Anda di halaman 1dari 13

Analisis Kegagalan Minyak Transformator

Isolasi berfungsi untuk memisahkan bagian bagian yang mempunyai beda tegangan agar supaya diantara bagian bagian tersebut tidak terjadi lompatan listrik (flsh-over) atau percikan (spark-over). Kegagalan isolasi pada peralatan tegangan tinggi yang terjadi pada saat peralatan sedang beroperasi bisa menyebabkan kerusakan alat sehingga kontinyuitas sistem menjadi terganggu. Dari beberapa kasus yang terjadi menunjukkan bahwa kegagalan isolasi ini berkaitan dengan adanya partial discharge. artial discharge ini dapat terjadi pada material isolasi padat! material ioslasi cair dan juga material isolasi gas. "ekanisme kegagalan pada material isolasi padat meliputi kegagalan asasi (intrinsik)! elektro mekanik! streamer! termal dan kegagalan erosi. ada material isolasi gas kegagalan terutama disebabkan oleh mekanisme #ownsend dan mekanisme streamer. $edangkan kegagalan pada material isolasi cair disebabkan oleh adanya kavitasi! adanya butiran pada %at cair dan tercampurnya material isolasi cair. Kegagalan material isolasi cair ("inyak #ransformator) akan dijelaskan lebih lanjut.

Mekanisme Kegagalan Isolasi Cair


&da beberapa alasan mengapa isolasi cair digunakan! antara lain yang pertama adalah isolasi cair memiliki kerapatan '((( kali atau lebih dibandingkan dengan isolasi gas! sehingga memiliki kekuatan dielektrik yang lebih tinggi menurut hukum aschen. Kedua isolasi cair akan mengisi celah atau ruang yang akan diisolasi dan secara serentak melalui proses konversi menghilangkan panas yang timbul akibat rugi energi. Ketiga isolasi cair cenderung dapat memperbaiki diri sendiri (self healing) jika terjadi pelepasan muatan (discharge). )amun kekurangan utama isolasi cair adalah mudah terkontaminasi. *eberapa macam faktor yang diperkirakan mempengaruhi kegagalan minyak transformator seperti luas daerah elektroda! jarak celah (gap spacing)! pendinginan! perawatan sebelum pemakaian (elektroda dan minyak )! pengaruh kekuatan dielektrik dari minyak transformator yang diukur serta kondisi pengujian atau minyak transformator itu sendiri juga mempengaruhi kekuatan dielektrik minyak transformator. Kegagalan isolasi (insulation breakdown! insulation failure) disebabkan karena beberapa hal antara lain isolasi tersebut sudah lama dipakai! berkurangnya kekuatan dielektrik dan karena isolasi tersebut dikenakan tegangan lebih. ada perinsipnya tegangan pada isolator merupakan suatu tarikan atau tekanan (stress) yang harus dilawan oleh gaya dalam isolator itu sendiri agar supaya isolator tidak gagal. Dalam struktur molekul material isolasi! elektron-elektron terikat erat pada molekulnya! dan ikatan ini mengadakan perlawanan terhadap tekanan yang disebabkan oleh adanya tegangan. *ila ikatan ini putus pada suatu tempat maka sifat isolasi pada tempat itu hilang. *ila pada bahan isolasi tersebut diberikan tegangan akan terjadi perpindahan elektron-elektron dari suatu molekul ke molekul lainnya sehingga timbul arus konduksi atau arus bocor. Karakteristik isolator akan berubah bila material tersebut kemasukan suatu ketidakmurnian (impurity) seperti adanya arang atau kelembaban dalam isolasi yang dapat menurunkan tegangan gagal.

+radien tegangan dv,d- yang melalui sebuah isolator tidak konstan walaupun elektrodanya adalah pelat pelat sejajar! gradien tegangan paling curam terjadi dekat kepingan-kepingan. *ila dimensinya besar dibandingkan dengan jarak antara kedua pelat maka pada bagian tengah antara kedua pelat gradiennya seragam. *erikut ini beberapa faktor yang mempengaruhi mekanisme kegagalan yaitu .

Partikel Ketidak murnian memegang peranan penting dalam kegagalan isolasi. artikel debu atau serat selulosa dari sekeliling dielektrik padat selalu tertinggal dalam cairan. &pabila diberikan suatu medan listrik maka partikal ini akan terpolarisasi. /ika partikel ini memiliki permitivitas e 0 yang lebih besar dari permitivitas carian e '! suatu gaya akan terjadi pada partikel yang mengarahkannya ke daerah yang memiliki tekanan elektris maksimum diantara elektroda elektroda. 1ntuk partikel berbentuk bola (sphere) dengan jari jari r maka besar gaya 2 adalah .

/ika partikel tersebut lembab atau basah maka gaya ini makin kuat karena permitivitas air tinggi. artikel yang lain akan tertarik ke daerah yang bertekanan tinggi hingga partikel partikel tersebut bertautan satu dengan lainnya karena adanya medan. 3al ini menyebabkan terbentuknya jembatan hubung singkat antara elektroda. &rus yang mengalir sepanjang jembatan ini menghasilkan pemanasan lokal dan menyebabkan kegagalan.

Air &ir yang dimaksud adalah berbeda dengan partikel yang lembab. &ir sendiri akan ada dalam minyak yang sedang beroperasi,dipakai. )amun demikian pada kondisi operasi normal! peralatan cenderung untuk mambatasi kelembaban hingga nilainya kurang dari '( 4. "edan listrik akan menyebabkan tetesan air yang tertahan didalam minyak yang memanjang searah medan dan pada medan yang kritis! tetesan itu menjadi tidak stabil. Kanal kegagalan akan menjalar dari ujung tetesan yang memanjang sehingga menghasilkan kegagalan total.

Gelembung ada gelembung dapat terbentuk kantung kantung gas yang terdapat dalam lubang atau retakan permukaan elektroda! yang dengan penguraian molekul molekul cairan menghasilkan gas atau dengan penguatan cairan lokal melalui emisi

elektron dari ujung tajam katoda. +aya elektrostatis sepanjang gelembung segera terbentuk dan ketika kekuatan kegagalan gas lebih rendah dari cairan! medan yang ada dalam gelembung melebihi kekuatan uap yang menghasilakn lebih banyak uap dan gelembung sehingga membentuk jembatan pada seluruh celah yang menyebabkan terjadinya pelepasan secara sempurna. Sifat-Sifat Listrik Cairan Isolasi $ifat sifat listrik yang menentukan unjuk kerja cairan sebagai isolasi adalah .

Withstand reakdo!n kemampuan untuk tidak mengalami kegagalan dalam kondisi tekanan listrik (electric stress ) yang tinggi. Ka"asitansi Listrik per unit volume yang menentukan permitivitas relatifnya. "inyak petroleum merupakan subtansi nonpolar yang efektif karena meruapakan campuran cairan hidrokarbon. "inyak ini memiliki permitivitas kira-kira 0 atau 0.5 . Ketidak bergantungan permitivitas subtansi nonpolar pada frekuensi membuat bahan ini lebih banyak dipakai dibandingkan dengan bahan yang bersifat polar. "isalnya air memiliki permitivitas 67 untuk frekuensi 5( 3%! namun hanya memiliki permitivitas 5 untuk gelombang mikro.

#aktor daya 2aktor dissipasi daya dari minyak dibawah tekanan bolak balik dan tinggi akan menentukan unjuk kerjanya karena dalam kondisi berbeban terdapat sejumlah rugi rugi dielektrik. 2aktor dissipasi sebagai ukuran rugi rugi daya merupakan parameter yang penting bagi kabel dan kapasitor. "inyak transformator murni memiliki faktor dissipasi yang bervariasi antara '(-8 pada 0( o9 dan '(-: pada ;(o9 pada frekuensi 5( 3%. $esisti%itas $uatu cairan dapat digolongkan sebagai isolasi cair bila resitivitasnya lebih besar dari '(; <-m. ada sistem tegangan tinggi resistivitas yang diperlukan untuk material isolasi adalah '('= <-m atau lebih. (<>ohm)

Kekuatan &ielektrik
Kekuatan dielektrik merupakan ukuran kemampuan suatu material untuk bisa tahan terhadap tegangan tinggi tanpa berakibat terjadinya kegagalan. Kekuatan dielektrik ini tergantung pada sifat atom dan molekul cairan itu sendiri. )amun demikan dalam prakteknya kekuatan dielektrik tergantung pada material dari elektroda! suhu! jenis tegangan yang diberikan! gas yang terdapat dalam cairan dan sebagainya yang dapat

mengubah sifat molekul cairan. Dalam isolasi cairan kekuatan dielektrik setara dengan tegangan kegagalan yang terjadi. Dalam upaya memberikan gambaran tentang kekuatan dielektrik maka akan lebih memudahkan bila dua dielektrik seri ditinjau. Dalam hal ini medan dianggap seragam! arus bocor diabaikan dan konsentrasi fluks pada pinggiran juga diabaikan.

?leh karena perpindahan (displacement) netral sama! maka . @n' @n0 Dn'>Dn0 e'@n'>e0@n0 -' -0 @n'>(v',-') dan @n0>(v0,-0) e'! e0 adalah permitivitas v'! v0 adalah tegangan tiap dielektrik

/ika n buah dielektrik dalam hubungan seri maka gradien atau kuat medannya pada titik adalah .

/ika terdapat lapisan udara! minyak dan padat yang tebalnya (.5 inci dengan permitivitas masing-masing '! 0 dan 8A tegangan B>07( kB. *erdasarkan rumus diatas gradien tegangan udara :0( volt,mil! minyak '=( volt,mil dan bahan padat 7( volt,mil. ?leh karena itu udara mulai gagal saat 58 volt,mil! minyak pada saat 0(( volt,mil dan bahan padat pada saat 05- - :(( volt,mil.

Pengu'ian Kualitas Minyak Transformator '. engujian kekuatan elektrik minyak #ransformator Kekuatan listrik merupakan karakteristik penting dalam material isolasi. /ika kekuatan listrik rendah minyak transformator dikatakan memiliki mutu yang jelek. 3al ini sering terjadi jika air dan pengotor ada dalam minyak transformator. engujian perlu dilakukan untuk mengetahui kegagalan minyak transformator. *eberapa hal yang perlu diperhatikan dalam melakukan uji kegagalan ini antara lain.

/arak elektroda 0.5 mm *ejana dan elektroda harus benar-benar kering dan bersih setiap sebelum pengujian! elektroda harus dicuci dengan minyak transformator yang akan diuji. "inyak yang akan diuji harus diambil dengan alat yang benarbenar bersih! minyak pertama yang keluar dibuang supaya krankran menjadi bersih. "inyak lama pada waktu pertama alirannya dibuang. *otol tempat minyak transformator ditutup dengan lilin supaya kotoran dan uap air tidak masuk.

0.

engujian Biskositas "inyak #ransformator Biskositas minyak adalah suatu hal yang sangat penting karena minyak transformator yang baik akan memiliki viskositas yang rendah! sehingga dapat bersirkulasi dengan baik dan akhirnya pendinginan inti dan belitan trasformator dapat berlangsung dengan baik pula.

:. #itik )yala (flash point) #emperatur ini adalah temperatur campuran antara uap dari minyak dan udara yang akan meledak (terbakar) bila didekati dengan bunga api kecil. 1ntuk mencegah kemungkinan timbulnya kebakaran dari peralatan dipilih minyak dengan titik nyala yang tinggi. #itik nyala dari minyak yang baru tidak boleh lebih kecil dari ':5 o9! sedangkan suhu minyak bekas tidak boleh kurang dari ':( o 9. 1ntuk mengetahui titik nyala minyak transformator dapat ditentukan dengan menggunakan alat 9lose up tester. 8. emurnian "inyak #ransformator

"inyak transformator dapat terkontaminasi oleh berbagai macam pengotor seperti kelembaban! serat! resin dan sebagainya. Ketidakmurnian dapat tinggal di dalam minyak karena pemurnian yang tidak sempurna. engotoran dapat terjadi saat pengangkutan dan penyimpanan! ketika pemakaian! dan minyak itu sendiri pun dapat membuat pengotoran pada dirinya sendiri. *eberapa metode pemurnian minyak transformator dijelaskan dalam bagian berikut ini a). "endidihkan (boiling) "inyak dipanaskan hingga titik didih air dalam alat yang disebut *oiler. &ir yang ada dalam minyak akan menguap karena titik didih minyak lebih tinggi dari pada titik didih air. "etode ini merupakan metode yang paling sederhana namun memiliki kekurangan. ertama hanya air yang dipindahkan dari minyak! sedangkan serat! arang dan pengotor lainnya tetap tinggal. Kedua minyak dapat menua dengan cepat karena suhu tinggi dan adanya udara. Kekurangan yang kedua dapat diatasi dengan sebuah boiler minyak hampa udara (vacum oil boiler). &lat ini dipakai dengan minyak yang dipanaskan dalam bejana udara sempit (air tight vessel) dimana udara dipindahkan bersama dengan air yang menguap dari minyak. &ir mendidih pada suhu rendah dalam ruang hampa oleh sebab itu menguap lebih cepat ketika minyak dididihkan dalam alat ini pada suhu yang relatif rendah. &lat ini tidak menghilangkan kotoran pada kendala pertama! sehingga pengotor tetap tinggal. b). &lat $entrifugal (9entrifuge reclaiming) &ir serat! karbon dan lumpur yang lebih berat dari minyak dapat dipindahkan minyak setelah mengendap. 1ntuk masalah ini memerlukan waktu lama! sehingga untuk mempercepatnya minyak dipanaskan hingga 85 - 55 o9 dan diputar dengan cepat dalam alat sentrifugal. engotor akan tertekan ke sisi bejana oleh gaya sentrifugal! sedangkan minyak yang bersih akan tetap berada ditengah bejana. &lat ini mempunyai efesiensi yang tinggi. &lat sentrifugal hampa merupakan pengembangannya. *agian utama dari drum adalah drum dengan sejumlah besar piring , pelat (hingga 5() yang dipasang pada poros vertikal dan berputar bersama-sama. Karena piring mempunyai spasi sepersepuluh millimeter! piring piring ini membawa minyak karena gesekan dan pengotor berat ditekan keluar. c). enyaringan (2iltering) Dengan metode ini minyak disaring melalui kertas penyaring sehingga pengotor tidak dapat melalui pori-pori penyaring yang kecil! sementara embun atau uap telah diserap oleh kertas yang mempunyai hygroscopicity yang tinggi. /adi filter press ini sangat efesien memindahkan pengotor padat dan uap dari minyak yang merupakan kelebihan dari pada alat sentrifugal. <alaupun cara ini sederhana dan lebih mudah untuk dilakukan! keluaran yang dihasilkan lebih sedikit jika

dibandingkan dengan alat sentrifugal yang menggunakan kapasitas motor penggerak yang sama. 2ilter press ini cocok digunakan untuk memisahkan minyak dalam circuit breaker (9*)! yang biasanya tercemari oleh partikel jelaga (arang) yang kecil dan sulit dipisahkan dengan menggunakan alat sentrifugal. d). Cegenerasi (Cegeneration) roduk-produk penuaan tidak dapat dipindahkan dari minyak dengan cara sebelumnya. enyaringan hanya baik untuk memindahkan bagian endapan yang masih tersisa dalam minyak. $emua sifat sifat minyak yang tercemar dapat dipindahkan dengan pemurnian menyeluruh yang khusus yang disebut regenerasi. Dalam dengan menggunakan absorben untuk regenerasi minyak transformator sering dipakai di gardu induk dan pembangkit. &dsorben adalah substansi yang partikel partikelnya dapat menyerap produk produk penuaan dan kelembaban pada permukaannya. 3al yang sama dilakukan adsorben dalam ruang penyaring tabung gas yang menyerap gas beracun dan membiarkan udara bersih mengalir. Cegenerasi dengan adsorben dapat dilakukan lebih menyeluruh bila minyak dicampur dengan asam sulfur. &da dua cara merawat minyak dengan adsorben yaitu . o ertama! minyak yang dipanasi dapat dicampur secara menyeluruh dengan adsorben yang dihancurkan dan kemudian disaring. o Kedua! minyak yang dipanaskan dapat dilewatkan melalui lapisan tebal adsorben yang disebut perkolasi. &dsorben untuk regenerasi minyak transformator terdiri dari selinder yang dilas dengan lubang pada dasarnya dimana adsorber ditempatkan dengan minyak yang dipanaskan (7('((o 9) hingga mengalir ke atas melalui adsorber. Ketika minyak mengalir ke atas! filter tersumbat oleh partikel halus adsorber dan udara dibersihkan dari adsorber lebih cepat dan lebih menyeluruh pada awalnya. &dsorber yang digunakan untuk regenerasi minyak transformator kebanyakan yang terbuat silica gel dan alumina atau sejenis tanah liat khusus yang dikenal sebagai pemutih (bleaching earth)! lempung cetakan (moulding clay). #ransformator tentunya harus diistirahatkan (deenergi%ed) ketika minyaknya akan dimurnikan atau diregenerasi dengan salah satu metode diatas! walaupun demikian hal di atas dapat dilaksanakan dalam keadaan berbeban jika dilakukan perlakuan khusus. engembangan metode regenerasi minyak transformator dalam kedaan berbeban adalah dengan filter pemindah pemanas (thermal siphon filter) yang dihubungkan dengan tangki minyak transformator. 2ilter ini diisi dengan adsorben sebanyak ' 4 dari berat minyak transformator. Pengukuran Kondukti%itas Arus Searah Minyak Tansformator Konduktivitas minyak (k) sangat tergantung pada kuat medan! suhu dan pengotoran. )ilai konduktivitas diakibatkan oleh pergerakan ion. engukuran k dapat menunjukkan tingkat kemurnian minyak transformator. enguraian pengotor elektrolitik menghasilkan

ion positif dan negatif . 1ntuk satu jenis ion dengan muatan D' denmgan rapat ion n' maka kontribusi rapat arus yang ditimbulkan pada kuat medan @ yang tidak terlalu tinggi adalah . $'>D'n'v' $'>D'n'@ dimana v' dan n' adalah kecepatan dan mobilitas ion. "obilitas ion akan bernilai konstan hanya jika berlaku hukum ?hm. /ika terdapat kuat medan tertentu dalam medan dielektrik! maka akan berlangsung mekanisme kompensasi yang menyeimbangkan kerapatan berbagai jenis ion hingga tercapai keseimbangan antara penciptaan! rekombinasi serta kebocoran ion terhadap elektroda elektroda. Karena mobilitas ion yang berbeda! maka mekanisme juga berlaku dengan laju yang berbeda pula sehingga nilai k merupakan fungsi waktu. ?leh karena itu dalam mengukur nilai k dianjurkan untuk menunggu beberapa saat misalnya ' menit hingga mekanisme transien hilang. $usunan elektroda yang dgunakan dalam mengukur nilai k harus dilengkapi dengan elektroda cincin pengaman untuk menghilangkan pengaruh pada bidang batas dan arus arus permukaan yang dibumikan secara langsung.

+ambar susunan elektroda untuk tegangan searah '.@lektroda tegangan tinggi 0.@lektroda ukur :.@lektroda cincin pengaman "edan elektrik sedapat mungkin dibuat homogen. Disamping elektroda pelat umumnya digunakan elektroda selinder koaksial. /ika diterapkan tegangan 1 untuk medan homogen seluas & dan besar sel $ maka nilai k dapat dihitung dari nilai arus I sebagai berikut k > (I.$) , 1 & &rus yang terukur umumnya berkisar beberapa kiloampere. 1ntuk itu dapat digunakan galvanometer kumparan putar yang peka ataupun pengukur arus dengan penguat elektronik yang jauh lebih peka. Pengukuran #aktor &issi"asi Minyak Transformator

Cugi dielektrik dari suatu isolasi dengan kapasitansi 9 pada frekuensi jala jala w dapat dihitung dengan menggunakan faktor disipasi sebagai berikut . diel > 10w 9 tan d *esar rugi dielektrik dapat diukur dengan jembatan $chering

Gambar (embatan S)hering Cangkaian untuk mengukur Kapasitansi dan faktor dissipasi dengan jembatan $chering Kapasitansi 9- dan faktor dissipasi tan d harus diukur sebagai fungsi tegangan uji 1 dengan menggunakan rangkaian di atas. #egangan yang dibangkitkan oleh transformator tegangan tinggi # diukur dengan kapasitor 9" dan alat ukur tegangan puncak $". #abung uji diparalelkan dengan kapasitor standar dengan nilai kapasitansi 90 >07 p2. Tembus 'embatan serat dalam minyak Isolasi $etiap bahan igolasi cair mengandung pengotor makroskopik berupa partikel partikel serta selulosa! kapas dan lain sebagainya. /ika partikel itu menyerap embun maka akan bekerja gaya yang bergerak menuju daerah dengan kuat medan yang lebih tinggi dan mengarahkannya sesuai dengan arah medan @. "uatan dengan polaritas yang berlawanan akan diinduksikan pada ujung ujungnya sehingga mengarah mengikuti arah medan. Kedaaan ini menciptakan saluran konduktif yang menjadi panas akibat rugi rugi resistif sehingga menguapkan embun yang terkandung dalam partikel. #embus kemudian terjadi pada tegangan yang relatif rendah yang digambarkan sebagai tembus termal lokal pada bagian yang cacat.

Gambar (embatan S)hering Prosedur Pengu'ian Tegangan Gagal Minyak Transformator dengan erbagai Ma)am *lektroda+ *erbagai macam elektroda yang digunakan untuk pengetesan ini dimaksudkan untuk mendapatkan hasil pengujian kegagalan minyak transformator dalam keadan volume minyak tertekan! medan seragam dan tak seragam. a. emrosesan "inyak #ransformator (?il processing) Kekuatan dielektrik dari minyak transformator sangat dipengaruhi oleh pemrosesan dan kondisi pengujian! karean menentukan kualitas dari minyak transformator selama pengujian. $ifat minyak akan hilang melalui uap lembab! gas! ketidakmurnian! dan pengisian kedalam tangki pengujian. Kualitas minyak harus dicek secara periodik dengan oil cup tester! sehingga dapat diperoleh informasi bahwa pengurangan kekuatan elektrik dari minyak transformator diabaikan jika tangki ditutup 8 hari. /ika kekuatan dielektrik minyak menurun dari nilai awal =5 kB,05 mm sampai 55 kB,0.5 mm! atau jika lebih dari 8 hari setelah diisi minyak! maka minyak harus diganti. b. enerapan #egangan #egangan &9 dan tegangan impuls biasanya digunakan dalam pengujian. engujian dengan tegangan &9 dapat diperoleh dengan $teady voltage raising method dan <ithstand voltage method! dengan kenaikan dari 5 sampai '( 4 step! mulai =( 4 dari ekspektasi breakdown voltage. Impuls voltage dibuat dengan up and down method dari 5 sampai '( 4 step dari ekspektasi breakdown voltage. robablitas pengujian kegagalan dapat diperoleh dalam 0 cara yaitu . o #egangan &9 naik pada kegagalan dengan kecepatan konstan : kB,sec. rosedur ini diulang sampai 5(( kali dalam interval ' menit. o Boltage band antara ( sampai '(( 4 breakdown voltage! yang dibagai dalam beberapa level.#egangan &c telah diaplikasi selama ' menit 0( kali

tiap level tegangan! sedangkan tegangan impuls telah diaplikasi 0( kali tiap level tegangan.

Analisis Kegagalan Minyak Transformator


*eberapa faktor yang mempengaruhi kekuatan dielektrik minyak transformator antara lain fenomena stabilisasi! perawatan sebelum penggunaan minyak dan elektroda !pengaruh kecepatan minyak! pengaruh kapasitansi paralel terhadap sel pengujian! dan pengaruh daerah elektroda dan jarak celah. ,+ Peralatan Per)obaan 1ntuk memahami analisis yang dilakukan terlebih dahulu meninjau sekilas tentang prosedur dan alat percobaan yang dipakai dalam kegagalan minyak transformator. &da : jenis elektroda yang sering digunakan dalam percobaan yaitu @lektroda baja yang ringan dan kecil (berdiameter '( mm)! @lektroda kuningan-*ruce profil dengan luas daerah yang datar dan @lektroda baja selinderis koaksial dengan jarak celah dalam rentang yang lebar. -+ Prosedur "embersihan ersiapan elekroda pertama tama adalah pencucian dengan trichloroethylene! penggosokan permukaan secara standar dengan '((( grade kertas silikon karbid! kemudian dicuci dalam campuran air panas dan larutan sabun! pengeringan dan pemindahan debu dengan karet busa sintetis! pembilasan dengan air panas dan air suling. @lektroda dikeringkan dalam kabinet berlainan udara yang bersekat-sekat dan akhirnya digosok dengan tissue kain tiras lensa dengan memakai acetone setelah itu memakai trichloroethylene. $isa sambungan elektroda dicuci dengan air panas dan larutan sabun dan dibilas sesuai dengan prosedur diatas tiap kali setalah pengujian. .+ Pengu'ian *lektrik $emua pengujian dilakukan dengan gelombvang sinus tegangan &c dengan frekuensi 5( 3%.#egangan yang diberian dinaikkan secara seragam dalam semua pengujian dengan hargarata rata 0 kB,detik. $ebuag 9* dihubungkan ke sisi primer transformator dengan tujuan untuk memutus arus gangguan! yang jika arus gangguan dibiarkan terlalu lama akan mengakibatkan karbonisasi dan akan melubangi elektroda. /+ 0asil Per)obaan $tabilisasi. $etelah pengujian berturut turut! kekuatan dielektrik rata rata minyak mencapai tingkat yang stabil. $tabiliasi ini dipengaruhi oleh berbagai macam faktor seperti daerah elektroda! jarak celah! kualitas minya! energi yang dilepas dalam celah! elektroda pre treatment dan waktu antara kegagalan. $tabilisasi dipengaruhi oleh daerah elektroda. 1ntuk jenis elektroda baja selinderis yang besar! nilai stabil

setelah kira kira 0( kegagalan! sedang untuk elektroda kuningan dan elektroda baja kecil! nilai menjadi stabil setelah kira kira '( atau 5 kali kegagalan. Kualitas minyak dalam celah dapat berubah oleh sirkulasi yang kontiyu atau oleh perubahan porositas filter. Dalam banyak hal sirkulasi kontinyu minyak dalam celah selama pengujian dengan kecepatan : cm,detik meningkatkan persentase perbedaan antara kegagalan pertama dan tingkat stabil! tanpa merubah jumlah breakdown sebelum mencapai tingkat stabil. $tabilisasi juga dapat dikaitkan dengan pemindahan ketidak teraturan permukaan. $uatu perubahan pada porositas penyaring minyak (dari = m m ke '5 m m) hanya merubah persentase perbedaan antara nilai pertama dan nilai stabil ( lateu). "akin kasar permukaan elektroda maka makin lama periode stabilisasi. Dari hasil pengamatan diperoleh bahwa elektroda yang mendapat perlakuan gosokan kertas ampelas kualitas :0( mencapai nilai stabil setelah '5 atau 0( kali kegagalan! dan yang digosok dengan kertas ampelas kualitas terbaik praktis menunjukkan tiadanya stabilisasi. *eberapa stabilisasi dikarenakan terutama oleh pemindahan secara kasar gas yang diserap oleh permukaan elektroda selama perlakuan awal (pretreatment).

Kualitas "inyak
o o

o o

Ketidak murnian minyak dapat diklasifikasikan kedalam empat (8) kelompok yaitu. artikel debu atau fiber terlah ada dalam cairan. artikel ini menurunkan kekuatan dielektrik minyak dan partikel partikel ini dapat meloloskan diri dari proses filterasi jika ukurannya sangat kecil artikel yang dihasilkan oleh discharge terdahulu yang biasanya berupa partikel karbon yang dihasilkan dari penguraian minyak atau partikel metalik yang dipindahkan dari permukaan elektroda oleh discharge. &ir *ahan tambahan (additive) yang sengaja diberikan kedalam minyak untuk merubah sifat elektrisnya.

erilaku ketidak murnian dan atau ketidakmurnian dengan konstanta dielektrik yang lebih tinggi daripada cairan tertarik ke dalam daerah tekanan elektrik tinggi dan bahkan membentuk suatu partikel jembatan yang memungkinkan mengarah ke breakdown. erubahan porositas filter minyak (dari = m m menjadi '5m m) menandai adanya pengurangan kekuatan dielektrik rata rata sekitar '0 4 dengan pengujian menggunakan elektroda *ruce dengan jarak celah '.0 mm dan 8mm.

engaruh Kapasitansi @ksternal. $umber impedansi yang terlihat pada pengujian lebar celah mencakup kapasitansi sumber tegangan dan kapasitansi dari dari sel pengujian. Kedua komponen ini mempengaruhi bentuk gelombang arus discharge pada saat breakdown.

Komponen kedua dapa t dimodifikasi karena sel pengujian tergantung pada daerah elektroda dan lebar celah. "odifikasi dapat dilakukan dengan menambah secara paralel dengan sel pengujian berbagai macam nilai kapasitor.

engaruh Eebar 9elah dan Daerah @lektroda 3asil pengamatan yang telah dilakukan oleh peneliti menunjukkan bahwa pengaruh celah mendekati 7( kB,cm,dekade perubahan. Bariasi rata rata tegangan breakdown dengan logaritma lebar celah dapat dinyatakan dengan hubungan persamaan B > K d n! dimana K adalah konstanta! d adalah lebar celah dan n adalah faktor eksponensial yang bernilai antara ( dan '.

Kekuatan dielektrik turun dengan naiknya luasan daerah elektroda! namun pengurangan perdekade tidak akan bernilai yang sama untuk seluruh range daerah elektroda yang diuji. 3ubungan yang tidak linier ini terjadi antara kekuatan dilektrik dan logaritma luasan elektroda yang diamati.

Kesim"ulan
Dari hasil pembahasan dapat diambil beberapa kesimpulan antara lain. '. 3asil pengujian kualitas minyak transformator tidak lepas dari sifat sifat listrik yang dimilikinya yaitu . permitivitas! resistivitas! faktor dissipasi daya dan kekuatan dielektrik. 0. engujian minyak transformator dilakukan dengan menggunakan berbagai macam elektroda untuk mengetahui lebih rinci tentang kegagalan minyak transformator dalam kondisi tertekan! medan seragam maupun tak seragam. :. &liran minyak terlihat penting dan mempengaruhi kegagalan minyak transformator walaupun dalam kecepatan yang hanya beberapa cm,detik. 8. "embesarnya pengaruh lebar celah terhadap kekuatan dielektrik dikarenakan semakin cepatnya akumulasi partikel besar dalam celah yang memasuki volume tertekan melalui daerah medan seragam dan tak seragam pada pangkal elektroda. 5. ercobaan dengan elektroda kuningan dan baja ringan menunjukkan bahwa kekuatan dielektrik tergantung pada beberapa macam faktor seperti stabilisasi! luasan elektroda! lebar celah! kecepatan pengaliran minyak dan kapasitani dari sel uji.