Anda di halaman 1dari 78

AL-AQIDAH ATH-THAHAWIYYAH

2014M / 1435H - Khazanah Naqsyabandiyyah Mujaddidiyyah, Naqsyabandi Akademi Quran Sunnah Hadits. 1

> y# < < & =m# )` $9 #) <%
Ya Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku. Dan permudahkanlah untukku urusanku.
Dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku. Supaya mereka mengerti perkataanku. [20:25-28]

)
)



)
)

b
b
@
@
a
a

@
@
c
c
i
i
u@
u@

@
@
c
c

@
@
i
i
@
@

z
z

@
@
a
a
z
z
b
b


@
@
@
@

y
y

@
@
a
a
@
@
A
A
L
L
-
-

A
A
Q
Q
I
I
D
D
A
A
H
H
A
A
T
T
H
H
-
-
T
T
H
H
A
A
H
H
A
A
W
W
I
I
Y
Y
Y
Y
A
A
H
H

Karangan:
A AL L- -I IM MA AM M A AL L- - A AL LL LA AM MA AH H A AB BI I J JA A A AF FA AR R A AH HM MA AD D I IB BN NI I M MU UH HA AM MM MA AD D A AT TH H- -T TH HA AH HA AW WI I
R RA AH HI IM MA AH HU UL LL LA AH H ( (2 23 39 9 3 32 21 1H H) )

Terjemahan Melayu:
Abdu Dhaif Faqir Haqir Khakpaey Buzurgan La Syaik Miskin Fani
H HA AD DH HR RA AT T M MA AU UL LA AW WI I J JA AL LA AL LU UD DD DI IN N A AH HM MA AD D I IB BN NI I N NU UR RU UD DD DI IN N A AR R- -R RO OW WI I A AL L- -A AM MA AN NI I
Afallahu Anhu Waan Walidaihi Waan Jamiil Muslimin


Terbitan Edaran:
KHAZANAH NAQSYABANDIYYAH MUJADDIDIYYAH
NAQSYABANDI AKADEMI QURAN SUNNAH HADITS
MARKAZI KHANQAH ABUL-KHALILIYYAH NAQSYABANDIYYAH MUJADDIDIYYAH
KHANQAH MADRASAH ULUL AZMI
KAMPUNG SEPAKAT WIRA DAMAI, BATU CAVES,
GOMBAK, SELANGOR DARUL EHSAN, MALAYSIA

SHAFAR 1435 HIJRI / DISEMBER 2013 MASIHI

AL-AQIDAH ATH-THAHAWIYYAH
2014M / 1435H - Khazanah Naqsyabandiyyah Mujaddidiyyah, Naqsyabandi Akademi Quran Sunnah Hadits. 2












































AL-AQIDAH ATH-THAHAWIYYAH
2014M / 1435H - Khazanah Naqsyabandiyyah Mujaddidiyyah, Naqsyabandi Akademi Quran Sunnah Hadits. 3

KANDUNGAN
KATA PENDAHULUAN 6
TAARRUF MUALLIF 8
TEKS MATAN: AL-AQIDAH ATH-THAHAWIYYAH 15
TERJEMAHAN: AL-AQIDAH ATH-THAHAWIYYAH 24
MUQADDIMAH 25
1. SHIFAT KETUHANAN DAN KEESAAN ZAT ALLAH 26
2. SHIFAT DAN ASMA ALLAH ADALAH QADIM 27
3. KENABIAN DAN KERASULAN NABI MUHAMMAD 29
4. AL-QURAN ADALAH KALAM ALLAH 30
5. RUYAT MELIHAT ALLAH DI DALAM SYURGA 31
6. KESELAMATAN DALAM AGAMA ISLAM 32
7. MENTANZIHKAN SHIFAT ALLAH 33
8. ISRA DAN MIRAJ 33
9. KEHIDUPAN AKHIRAT 34
10. QADHA DAN QADAR 35
11. TAQDIR DALAM ILMU ALLAH 35
12. PEMBAHAGIAN ILMU PENGETAHUAN 36
13. BERIMAN DENGAN LAUH DAN QALAM 36
14. KETETAPAN TAQDIR ALLAH 37
15. BERIMAN DENGAN ARASY DAN KURSI 38
16. BERIMAN PADA MALAIKAT, PARA NABI, RASUL DAN KITAB 39
17. AHLI QIBLAH ADALAH MUSLIMIN 39
18. AL-QURAN BUKAN MAKHLUK 39
19. AHLI QIBLAH BUKAN KAFIRIN 40
20. HARAPAN UNTUK MUKMININ 40
21. PENGERTIAN IMAN 41
22. PARA MUKMININ ADALAH AWLIYA AR-RAHMAN 41
23. RUKUN-RUKUN IMAN 41
24. KEWAJIBAN TERHADAP RUKUN IMAN 42
AL-AQIDAH ATH-THAHAWIYYAH
2014M / 1435H - Khazanah Naqsyabandiyyah Mujaddidiyyah, Naqsyabandi Akademi Quran Sunnah Hadits. 4

25. AKIBAT BAGI PELAKU DOSA BESAR 42
26. BERSHALAT DI BELAKANG AHLI QIBLAH 43
27. LARANGAN MEMBERONTAK TERHADAP PEMIMPIN 44
28. ITTIBA MENGIKUT AHLI SUNNAH WAL-JAMAAH 44
29. HAJI DAN JIHAD ADALAH BERTERUSAN 45
30. BEBERAPA TUGAS PARA MALAIKAT 45
31. PERSOALAN DAN AZAB KUBUR 46
32. HARI KEBANGKITAN DAN KITAB AMALAN 46
33. HARI PEMBALASAN DAN TIMBANGAN AMAL 46
34. SYURGA DAN NERAKA 47
35. SETIAP MANUSIA MENURUT TAQDIRNYA 47
36. KEMAMPUAN TAAT ADALAH BESERTA PERBUATAN 47
37. TIADA KEKUATAN MELAINKAN DENGAN ALLAH 48
38. KEHENDAK ALLAH MENGATASI SEGALA KEHENDAK 48
39. DOA ORANG YANG HIDUP UNTUK YANG MATI 49
40. KECINTAAN TERHADAP PADA SHAHABAT 50
41. PARA KHULAFA AR-RASYIDIN 50
42. ASYARAH MUBASYARAH 51
43. MENYATAKAN KEBAIKAN PARA SHAHABAT DAN AHLI BAIT 52
44. MENYATAKAN KELEBIHAN PARA ULAMA SALAF 52
45. SEORANG NABI MENGATASI SELURUH PARA AWLIYA 52
46. KARAMAT PARA AWLIYA 53
47. ALAMAT TANDA-TANDA QIYAMAT 53
48. JAMAAH DAN IJMA UMMAT 53
49. ISLAM ADALAH AGAMA TUNGGAL WASHATHIYYAH 54
50. PEGANGAN ITIQAD AGAMA ISLAM 54
KHATIMAH 56
ISNAD DAN SILSILAH KITAB AL-AQIDAH ATH-THAHAWIYYAH 58
TAARRUF PENTERJEMAH 60
BAHAN RUJUKAN 62
AL-AQIDAH ATH-THAHAWIYYAH
2014M / 1435H - Khazanah Naqsyabandiyyah Mujaddidiyyah, Naqsyabandi Akademi Quran Sunnah Hadits. 5







































AL-AQIDAH ATH-THAHAWIYYAH
2014M / 1435H - Khazanah Naqsyabandiyyah Mujaddidiyyah, Naqsyabandi Akademi Quran Sunnah Hadits. 6

KATA PENDAHULUAN

- = | - | = - , . . - - - - , | , . - , = , . . - - , ; - - = _ - | , , - , .
=| : .| : ; - _ , - - - = `, = - , v - = = = _ - , - = , . = | - | _ - , , - ,, - - ,
- , , , , . . = , . ; : . | - , - = . , , , -| , = =| - , . | , - , | _ ' - , _ - = - - : ,
`=| , | - = , , _ `=| , | `; v - `_ - = | - | , | = , - , =| _ , , . ` | _ _ , . , _ , - . | _
= | - . _ - - - = - _ = - . , , , , . - : = , ` = - _ - , = = - v , , | - - - | = . - = |
, = - , | = \ - _ - _ - , - , = _ | = . =| , , = , . - , . - _ , , , . , = _ =| : | - ' - = , - _
- - - . ' , - v _ , | , - - . - | _ . = | . | . `| = | - _ = , _ - -| , = =| , - - | _ ,
-, , , : ' , | , = , | _ _ = - , - , =| - =| : | - = - , = _ , , - ; = . =| - , - - = = =
- -| , - | _ ,`=| = - _ - , = | = ,=| - _ , = ' , _ -| ; . - , =| , . , - ,=| v _ , - =
; . , = - - -=| - = . - . `_ = = - = - - , _ - _ , _ _ 14 - 18 ; - 1435 -,
, = , 18 - 22 , , 2013 , . - -, _ - -=| , = , -, - : ' , . - . _ - -, - . - = ; . : ,
. _ - = , , | ' . . - = _ , . v - , , v | , , v , , v , = .
AL-AQIDAH ATH-THAHAWIYYAH
2014M / 1435H - Khazanah Naqsyabandiyyah Mujaddidiyyah, Naqsyabandi Akademi Quran Sunnah Hadits. 7

Dengan Nama Allah Yang Maha Pemurah Yang Maha Pengasih

egala pujian bagi Allah yang telah menciptakan Insan daripada ketulan darah dan
telah mengajarkannya dengan perantaraan penulisan Qalam, dan Allah telah
mengajarkan Insan dari ilmu-ilmu pengetahuan dan pengenalan-pengenalan
Marifat apa yang tidak pernah dia ketahui. Dan semoga Allah Taala melimpahkan
limpahan Shalawat Rahmat dan Salam Kesejahteraan ke atas sebaik-baik ciptaanNya
Hadhrat Sayyidina Wa Maulana Baginda Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi
Wasallam dan ke atas Para Ahli Keluarganya dan Para Shahabatnya dan sesiapa yang
mengikuti mereka dengan Ihsan, Iman dan Islam.
Amma Badu; Adapun sesudah itu, maka berkata seorang hamba yang lemah
dhaif, faqir, hina lagi binasa, yang sangat memerlukan dengan Rahmat Allah Taala,
Hadhrat Jalaluddin Ahmad Ibni Nuruddin Ar-Rowi Al-Amani semoga Allah
mengurniakan keampunan baginya dan bagi kedua ibubapanya di kedua-dua
kehidupan Dunia dan Akhirat.
Sesungguhnya daku tatkala telah melihat kelesuan pegangan Itiqad manusia di
zaman ini pada Marifat mengenali Allah Taala dan kelemahan Iman mereka, dan
kesalahan pada menshifatkan Allah Taala dengan Shifat-shifat yang tiada layak
bagiNya Jalla Syanuhu, dan kesilapan pada menggunakan Nama-NamaNya yang Maha
Tinggi pada tempat yang tidak selayaknya bagi menuntut kepentingan Dunia, dan
mereka menyesatkan Para HambaNya kepada perkara apa yang akan membinasakan,
dan tersebarnya kesesatan dan kemaksiatan dalam kalangan masyarakat awam Ummat
Muslimin yang mana tidak pernah kita melihatnya sebelumnya seumpamanya, maka
daku telah berkeinginan untuk menulis sebuah Risalah pada mensyarahkan Matan Al-
Aqidah Ath-Thahawiyyah ke Bahasa Melayu bagi mencerahkan pandangan kami dan
Para Ikhwan kami dari kegelapan Zhulmat dan kesesatan sebagai peringatan dan
petunjuk kepada sebaik-baik petunjuk dan bimbingan, setelah mana daku telah
menghadiri Majlis Ilmu pada menambahkan Tafaqquh pemahaman dalam Agama Din
Islam bersama dengan Hadhrat Al-Fadhilah yang berkelebihan, Syaikhul-Masyaikh,
Jurukhidmat Ilmu yang mulia, Maulana Asy-Syaikh Abdul Hadi Ibni Muhammad Al-
Kharsah Ad-Damsyiqi Hafizhahullah semoga berkekalan keberkatannya dan semoga
Allah memeliharanya, pada tarikh 14 hingga 18 Muharram 1435 Hijrah bersamaan 18
hingga 22 November 2013 Masihi di Pusat Dakwah Islamiah, Jabatan Mufti Kerajaan,
Negeri Sembilan Darul Khusus, Malaysia.
Dan pada Allah daku bertawakkal, dan tiada daya keupayaan, dan tiada
kekuatan, dan tiada Taufiq melakukan ketaatan melainkan dengan keupayaan dan
kekuatan dan Taufiq Allah.

S
AL-AQIDAH ATH-THAHAWIYYAH
2014M / 1435H - Khazanah Naqsyabandiyyah Mujaddidiyyah, Naqsyabandi Akademi Quran Sunnah Hadits. 8

TAARRUF MUALLIF
adhrat Imam Abu Jaafar Ahmad Ibni Muhammad Ibni Salamah Ibni Salamah
Ibni Abdul Malik Ibni Salamah Ibni Salim Ibni Sulaiman Ibni Habaab Al-Azdi
Al-Hajari Al-Misri Ath-Thahawi Rahmatullah Alaih (239-321H) telah
dilahirkan pada 11 Rabiul Awwal 239H di Mesir dan telah dibesarkan di sana.
Azdi adalah nama suatu suku kaum yang masyhur di Yaman, Hajar adalah nama
sebuah suku yang terbit dari Azdi kerana Suku Azdi adalah terbahagi kepada dua suku
iaitu Hajar dan Syanuah, maka nama Nisbat Azdi adalah bagi membezakan dirinya
dari Suku Azdi Syanuah.
Keturunan keluarganya telah berpindah ke Mesir setelah dikuasai oleh Muslimin
dan mereka telah menetap di sebuah perkampungan yang bernama Thaha, dari kerana
itulah nama Nisbat Ath-Thahawi telah dijadikan nama nisbat yang masyhur baginya.
Beliau juga dikenali dengan nama nisbat Al-Jizi kerana beliau pernah menetap seketika
di sebuah tempat bernama Jizah.

TAHUN KELAHIRANNYA
Terdapat perbezaan pendapat berdasarkan riwayat yang berbeza-beza mengenai
tahun kelahiran beliau:
1. 227H - Miftahus-Saadah
2. 229H Allamah Aini
3. 237H - Dairatul-Maarif dan Tadzkiratul-Huffazh
4. 238H - Ibnu Khaliqan
5. 239H - Ibnu Asaakir dan Ibnu Yunus
Pendapat yang paling diterima adalah tahun 239H sebagaimana menurut
pendapat Hadhrat Ibnu Yunus kerana beliau adalah seorang yang memiliki kelayakan
dan pengetahuan yang jelas mengenai Para Ulama di Mesir.
Hadhrat Ibnu Nuqtah juga menurut pendapat ini dan Hadhrat Abdul Qadir
Qurasyi telah menukilkannya di dalam Kitab Jawahirul-Mudhiah, Hadhrat Yaaqut
Hamawi telah menukilkan di dalam Kitab Mujamul-Buldaan, Hadhrat Ibnu Jauzi telah
menukilkannya di dalam Kitab Al-Muntazim dan Hadhrat Ibnu Hajar telah
menukilkannya di dalam Kitab Lisanul-Mizan bahawa kesemuanya melaporkan
bahawa tahun kelahiran Hadhrat Imam Thahawi adalah pada 239H.
Hadhrat Imam Sayuthi juga telah menyatakannya tahun yang sama di dalam Kitab
Husnul-Muhadharah dan Hadhrat Syah Abdul Aziz di dalam Kitab Bustanul-
Muhadditsin. Begitulah juga dengan Hadhrat Ibnu Katsir di dalam Kitab Bidayah dan
Hadhrat Ibnu Taghzi di dalam Kitab An-Nujum Azh-Zhahirah.
Beliau adalah salah seorang Imam Ahli Sunnah Wal-Jamaah yang menampilkan
pegangan Aqidah Asyaari dan Maturidi serta merupakan seorang yang memiliki
kelayakan tinggi dalam bidang Syariat Islam khasnya berkenaan Ilmu Fiqah dan
Hadits. Beliau juga hidup sezaman dengan Hadhrat Imam Abul-Hassan Asyaari dan
Hadhrat Imam Abu Manshur Al-Maturidi Rahimahumallah.

H
AL-AQIDAH ATH-THAHAWIYYAH
2014M / 1435H - Khazanah Naqsyabandiyyah Mujaddidiyyah, Naqsyabandi Akademi Quran Sunnah Hadits. 9

PENDIDIKANNYA
Pada awalnya beliau adalah pengikut Mazhab Syafii dalam bidang Fiqah
kemudian telah bertukar kepada Mazhab Hanafi dan telah menjadi salah seorang
pembela Mazhab Hanafi. Beliau memulakan pengajiannya dengan belajar daripada
bapa saudara sebelah ibunya yang bernama Hadhrat Imam Ismail Ibni Yahya Al-
Muzani Rahimahullah (175-264H) yang merupakan salah seorang pengikut utama
Mazhab Syafii. Walaubagaimanapun beliau telah melihat bapa saudaranya telah
menggunakan beberapa hujjah Mazhab Hanafi bagi menyelesaikan beberapa
permasalahan yang tiada penyelesaiannya dalam Mazhab Syafii. Bapa saudaranya
merujuk kepada karya-karya penulisan dua orang shahabat Hadhrat Imam Abu
Hanifah Rahimahullah iaitu Hadhrat Imam Abu Yusuf dan Hadhrat Imam Muhammad
yang telah mengkodifikasikan ajaran Fiqah Mazhab Hanafi.
Hadhrat Imam Thahawi berasa teruja dengan ajaran-ajaran dan pendapat Hadhrat
Imam Abu Hanifah dan shahabatnya Rahimahumullah dan mula mengambil tindakan
mengkaji karya-karya dan pemahaman Fiqah Mazhab Hanafi lalu beliau telah bertukar
kepada mengikuti Mazhab Hanafi.
Beliau hidup dalam suatu zaman kegemilangan perkembangan Ilmu Fiqah dan
Hadits ketika mana para murid dan para pengikut keempat-empat Imam Fiqah Syariat
sedang memperkembangkan pengajaran dan mengamalkan ajaran-ajaran Para Imam
mereka. Zaman tersebut adalah zaman yang paling diingati kegemilangannya dengan
pengajian Fiqah dan Hadits dan Hadhrat Imam Thahawi telah mengambil kesempatan
yang berharga itu dengan mempelajarinya daripada semua Para Ulama Haqq pada
zamannya.

PARA GURUNYA
Para Guru beliau adalah begitu ramai, antara Para Gurunya yang begitu masyhur
adalah seperti berikut:
1. Hadhrat Harun Ibnu Said Ali Rahimahullah iaitu guru kepada Hadharat Imam
Muslim, Imam Abu Dawud dan Imam Nasaii Rahimahumullah.
2. Hadhrat Rabi Ibni Sulaiman Al-Jizi Rahimahullah iaitu guru kepada Hadharat
Imam Abu Dawud dan Hadhrat Imam Nasai Rahimahumallah.
3. Hadhrat Abu Ibrahim Ismail Ibni Yahya Al-Muzani iaitu bapa saudara sebelah
ibunya.
4. Hadhrat Yunus Ibni Abdul Ala As-Sadafi Al-Misri Rahimahullah yang mana
Hadharat Imam Muslim, Imam Nasaii dan Imam Ibni Majah juga telah
meriwayatkan sebilangan Hadits daripada beliau.
5. Hadhrat Ali Ibni Said Ibni Nuh Rahimahullah.
6. Hadhrat Isa Ibni Ibrahim Al-Ghafiqi Rahimahullah.
7. Hadhrat Sulaiman Ibni Syuaib Al-Kaisani Rahimahullah.
8. Hadhrat Abu Qurah Muhammad Ibni Humaid Ar-Ruaini Rahimahullah.
9. Hadhrat Malik Ibni Abdullah At-Tujaibi Rahimahullah.
10. Hadhrat Ibrahim Ibni Mazruq Rahimahullah.

AL-AQIDAH ATH-THAHAWIYYAH
2014M / 1435H - Khazanah Naqsyabandiyyah Mujaddidiyyah, Naqsyabandi Akademi Quran Sunnah Hadits. 10

PARA MURIDNYA
Hadhrat Imam Thahawi Rahimahullah mempunyai ratusan Murid yang terkenal,
antaranya ialah:
1. Hadhrat Hafizh Abu Qasim Sulaiman Ibni Ahmad Ath-Thabarani Rahimahullah,
pengarang Kitab Mujam Al-Kabir, Mujam Ash-Shaghir dan Mujam Al-Awsath.
2. Hadhrat Hafizh Abu Said Abdur Rahman Ibni Ahmad Al-Misri Rahimahullah,
pengarang Kitab Tarikh Mishri.
3. Hadhrat Abu Bakar Muhammad Ibni Ibrahim Al-Muqri Rahimahullah, seorang
Rawi periwayat Hadits dalam Kitab Syarah Maani Al-Aatsar.
4. Hadhrat Abu Bakar Muhammad Ibni Jaafar Al-Baghdadi Rahimahullah yang
begitu dikenali sebagai Ghundar.
5. Hadhrat Ali Ibni Ahmad Al-Mishri iaitu putera Hadhrat Imam Thahawi
Rahimahumallah.
6. Hadhrat Maslamah Ibni Qasim Al-Qurtubi Rahimahullah.

USIANYA
Menurut Hadhrat Imam Badruddin Al-Aini Rahmatullah Alaih, ketika Hadhrat
Imam Ahmad Ibni Hanbal Rahimahullah meninggal dunia usia Hadhrat Imam Thahawi
adalah 12 tahun, berusia 27 tahun ketika Hadhrat Imam Bukhari meninggal dunia,
berusia 32 tahun ketika Hadhrat Imam Muslim meninggal dunia, berusia 44 tahun
ketika Hadhrat Imam Ibnu Majah meninggal dunia, berusia 46 tahun ketika Hadhrat
Imam Abu Dawud meninggal dunia, berusia 50 tahun ketika Hadhrat Imam Tirmidzi
meninggal dunia dan berusia 74 tahun ketika Hadhrat Imam Nasai meninggal dunia.
Menurut Hadhrat Maulana Hafizh Mufti Said Ahmad Palanpuri Hafizhahullah,
Hadhrat Imam Thahawi berusia:
1. 2 tahun ketika wafat Hadhrat Imam Ahmad pada tahun 241H,
2. 16 tahun ketika wafat Hadhrat Imam Daarimi pada tahun 255H,
3. 17 tahun ketika wafat Hadhrat Imam Bukhari pada tahun 256H,
4. 23 tahun ketika wafat Hadhrat Imam Muslim pada tahun 261H,
5. 34 tahun ketika wafat Hadhrat Imam Ibnu Majah pada tahun 273H,
6. 36 tahun ketika wafat Hadhrat Imam Abu Dawud pada tahun 275H,
7. 40 tahun ketika wafat Hadhrat Imam Tirmidzi pada tahun 279H,
8. 64 tahun ketika wafat Hadhrat Imam Nasai pada tahun 303H,
9. 72 tahun ketika wafat Hadhrat Imam Ibnu Khuzaimah pada tahun 311H.

KEWAFATANNYA
Menurut Hadhrat Imam Dhzahabi dan Hadhrat Syah Abdul Aziz, usia Hadhrat
Imam Thahawi Rahimahullah adalah 80 ketika saat kewafatannya iaitu pada tahun
321H. Hadhrat Imam Abul-Hassan Asyaari Rahimahullah wafat pada tahun 324H dan
Hadhrat Imam Abu Manshur Al-Maturidi Rahimahullah wafat pada tahun 333H.
Mereka adalah di kalangan Para Imam dalam bidang Aqidah yang mewakili Ahli
Sunnah Wal-Jamaah.
AL-AQIDAH ATH-THAHAWIYYAH
2014M / 1435H - Khazanah Naqsyabandiyyah Mujaddidiyyah, Naqsyabandi Akademi Quran Sunnah Hadits. 11

Terdapat riwayat yang lain mengatakan beliau wafat ketika berusia 82 tahun.
Beliau meninggalkan dunia ini pada hari Khamis 14 Dzul Qa'idah 321H dan telah
dikebumikan di Quraafah, Mesir.

ANTARA KARYANYA
Beliau telah menghasilkan beberapa karya seperti Syarah Maani Al-Aatsar dan
Musykil Al-Aatsar yang sangat bernilai dan dijadikan sebagai bahan pengajian dan
rujukan dalam bidang Fiqah bagi sebilangan besar para penuntut dan Para Ulama
Islam di seluruh dunia selama lebih seribu tahun.
Beliau merupakan seorang Mujtahid dan mahir dalam permasalahan Fiqah
Empat Mazhab sebagaimana yang dinyatakan oleh Hadhrat Ibnu Abdul-Baar dan
Hadhrat Kawtsari. Beliau adalah seorang Imam dalam bidang Ilmu Kalam dan Ilmu
Aqaid.

KITAB AQIDAH THAHAWIYYAH
Kitab kecil yang menjadi Matan Aqidah Thahawiyyah ini adalah menampilkan
pegangan asas Aqidah yang perlu diketahui dan dipercayai serta diamalkan oleh setiap
Muslim sebagaimana menurut kesepakatan Ahli Sunnah Wal-Jamaah berdasarkan
pegangan Hadhrat Imam Abu Hanifah Rahimahullah dan dua orang shahabat beliau
iaitu Hadhrat Imam Abu Yusuf dan Hadhrat Imam Muhammad Rahimahumallah yang
merupakan para pengasas bagi pegangan Aqidah Maturidiyyah.
Dengan Rahmat Allah Taala, Kitab Aqidah Thahawi ini telah diterima dan
digunakan sebagai teks pengajian asas Ilmu Aqidah di kebanyakan Madrasah di
negara-negara Tanah Arab, Tanah Hindi, Tanah Melayu dan dan di seluruh pelusuk
alam dan nusantara sehingga ke hari ini.

PENSYARAH KITAB AQIDAH THAHAWIYYAH
Terdapat ramai Para Ulama yang telah mengarang kitab syarahan bagi
menghuraikan Kalam perkataan Hadhrat Imam Thahawi Rahimahullah namun belum
pernah diterbitkan seperti:
1. Hadhrat Najmuddin Abu Syuja Bakras Al-Nashiri Al-Baghdadi Rahimahullah.
2. Hadhrat Umar Ibni Ishaq Al-Ghaznawi Rahimahullah.
3. Hadhrat Allamah Mahmud Al-Qawnuni Rahimahullah.
4. Hadhrat Ali Ibni Muhammad Shadr Al-Adhrai Rahimahullah.

KITAB SYARAH BAGI AQIDAH THAHAWIYYAH
Adapun kitab syarah bagi Aqidah Thahawi yang telah diterbitkan adalah seperti
berikut:
1. Syarah Al-Aqidah Ath-Thahawiyyah juga dikenali sebagai Bayan As-sunnah
Wal-Jamaah oleh Hadhrat Al-Allamah Al-Faqih Al-Muhaqqiq Abdul Ghani
Al-Ghunaimi Al-Maidani Al-Hanafi Ad-Damsyiqi, wafat tahun 1298H.
Ditahqiqkan oleh Hadhrat Muhammad Muthi Al-Hafizh dan Hadhrat
Muhammad Riyadhz Al-Malih Rahimahumallah.
AL-AQIDAH ATH-THAHAWIYYAH
2014M / 1435H - Khazanah Naqsyabandiyyah Mujaddidiyyah, Naqsyabandi Akademi Quran Sunnah Hadits. 12

2. Syarah Al-Aqidah Ath-Thahawi oleh Hadhrat Ali Ibni Ali Ibni Muhammad
Ibni Abil-Izz Al-Hanafi Rahimahullah. Syarahannya adalah agak terperinci
tetapi telah dicemari dengan kenyataan Hadhrat Ibnu Taimiyyah Rahimahullah
dan Hadhrat Ibni Qayyim Rahimahullah yang terkeluar dari kenyataan Ahli
Sunnah Wal-Jamaah.
3. Syarah Al-Aqidah Ath-Thahawiyyah oleh Hadhrat Najmuddin Abi Syuja
Bakabras An-Nashiri Al-Baghdadi Rahimahullah.
4. Syarah Aqidah Ahli As-Sunnah Wal-Jamaah oleh Hadhrat Akmaluddin
Muhammad Ibni Muhammad Al-Babarati Rahimahullah (712-786H) yang
ditahqiqkan oleh Hadhrat Ad-Doktor Arif Aytakan dan diterbitkan pada tahun
1409H/1989M.
5. Syarah Aqidah Al-Imam Ath-Thahawi oleh Hadhrat Abu Hafshin Sirajuddin
Umar Ibni Ishaq Al-Ghaznawi Al-Hindi Rahimahullah dan telah ditahqiqkan
oleh Hadhrat Asy-Syaikh Hazim Al-Kailani Al-Hanafi Rahimahullah dan
Hadhrat Doktor Muhammad Abdul Qadir Nasshar Rahimahullah.
6. Syarah As-Siraj oleh Hadhrat Umar Ibni Ishaq Al-Ghaznawi Al-Misri
Rahimahullah.
7. Syarah Aqidah oleh Hadhrat Muhammad Ibni Ahmad Ibni Masud Al-Qunawi
Rahimahullah.
8. Syarah Ash-Shadr oleh Hadhrat Ali Ibni Muhammad Al-Adzrai
Rahimahullah.
9. Syarah Aqidah Ath-Thahawiyyah oleh Hadhrat Hassan Kafi Al-Aqhisari Al-
Busnawi Rahimahullah yang wafat pada tahun 1024H.
10. At-Taliqat Ath-Thayyibah oleh Hadhrat Qari Muhammad Thayyib, mantan
pengetua Darul Ulum Deoband. Beliau telah menampilkan dalil-dalil Naqli
daripada Quran dan Hadits bagi menyokong kitab Aqidah Thahawiyyah.
11. Mukhtashar Syarah Al-Aqidah Ath-Thahawiyyah oleh Hadhrat Doktor Umar
Abdullah Kamil Rahimahullah.
12. Syarah Al-Aqidah Ath-Thahawiyyah oleh Hadhrat Abdul Halim Ahmad
dalam Bahasa Melayu Jawi dan telah diterbitkan oleh Dewan Bahasa dan
Pustaka, Kuala Lumpur pada tahun 2009M.
13. Al-Aqida Al-Tahawiyya terjemahan dan syarahan dalam Bahasa Inggeris oleh
Hadhrat Mawlana Fahim Hussain, diterbitkan oleh Dar Al-Hikmah
Publications, South Africa pada tahun 2011M.

Jumhur Para Ulama Ahli Sunnah Wal-Jamaah telah bersepakat menerima Kitab
Aqidah Thahawiyyah ini sebagai pegangan yang wajib dipelajari. Para Salaf yang
sezaman dengan beliau dan Para Khalaf yang datang sesudah beliau telah menyaksikan
kewibawaan dan ketinggian martabat ilmu pengetahuan beliau dalam bidang Aqidah,
Fiqah dan Hadits.


AL-AQIDAH ATH-THAHAWIYYAH
2014M / 1435H - Khazanah Naqsyabandiyyah Mujaddidiyyah, Naqsyabandi Akademi Quran Sunnah Hadits. 13































AL-AQIDAH ATH-THAHAWIYYAH
2014M / 1435H - Khazanah Naqsyabandiyyah Mujaddidiyyah, Naqsyabandi Akademi Quran Sunnah Hadits. 14

















. - : , ` ., -, - = . | _ _ . ' =, -
. - : , ` ., -, - = . | _ _ . ' =, -


AQIDAH MUSLIMIN ADALAH BAHAWA:
SESUNGGUHNYA ALLAH TAALA ADA TANPA
BERTEMPAT


















AL-AQIDAH ATH-THAHAWIYYAH
2014M / 1435H - Khazanah Naqsyabandiyyah Mujaddidiyyah, Naqsyabandi Akademi Quran Sunnah Hadits. 15














TEKS MATAN:
AL-AQIDAH
ATH-THAHAWIYYAH















AL-AQIDAH ATH-THAHAWIYYAH
2014M / 1435H - Khazanah Naqsyabandiyyah Mujaddidiyyah, Naqsyabandi Akademi Quran Sunnah Hadits. 16

` - ` - ' ` , - , , | > = , - = , ` _ = - , ` , ,. _ - ` =
` , , , . , ' ' ` , - _ . , . ' ' - _ , ' . , , .
, ` _ , ' `, _ ` , . , ., , ,, ,, . . _ ` , ' _ = ` - ` , - ` , ` _
_ ,. . = ,, ' , ~ , , ` ., ' ` . , ` , , , ` , ., , , ` . . ,
-, , = ` , , , , = . = , - . , :, ` , . . _ ` , . . _ `, - ` , ` , . .
_ ` . < , , . . , , , . . . , , _ . , ` , , . . , ., . `, , ` , . . ` `
. , ` , . . ` _ ` . , ` , . . `, ` . ` - . _ . , ` ` ., . ' , , . , ` - . , - - .
_ _ , ` , ` . ., , - , . . , ` . _ , . - . , , ,
, , , , , , , ` , , . . , . , . ' _ ` , : . , , ,, ' , `, .
, , - - , - , . . , , - , `, , _ . ` ' , _ ` , ,, ` ,
, . ` ,, ., , . - _ , . - , . , ' ` ` ` ,- ' _ , , _ ' ,- . - ` ,
,- , , : - ` , - , , . : , ' ` ` _ _ ,, , . _
, _ , . ' , , , _ . . , - ` _ _ . | | , , - - = = _ _ , , .| .| _, _, ,| ,| = = _ _ . .
- - , , . ` _ ` , ' , _ , . . , . ` , , . - . . , , , .- , _ ' `, . - ` , .,
, , ` , ., ' , . - ` , , ., ' , ` , , = , , ` , . , . , _ , ,-
, ,, , , , . , ` ` . , . . ` , ., . ` , , . , . , , '
, , . , , , . , , . ` , , `, _ . , . `, . , . , , - , , _ . , . ` , ,
, ` ., , , . , , . ` , . . , . . . _ ` . , . .
` . ` - , . . . . , . . ` , : , . ' , ` ' . . , . ` - ` . _
AL-AQIDAH ATH-THAHAWIYYAH
2014M / 1435H - Khazanah Naqsyabandiyyah Mujaddidiyyah, Naqsyabandi Akademi Quran Sunnah Hadits. 17

= , , , , ` ` ' =. , ._ ' , ` ' - , ._ _ ` , ` ' , . , ._ ` ` - ` , . , . , . `
. , . , . ` , ` ' , , . - ` ., _ ` . , . , ` ` ` , , ` ` ` , _ , , . , ` ,
' ` ., ` - ` , , _ , - ` , , , ' _, , ` . , . . , . , . ` = . `
, , , ` , ., , . ' , ` _ _ ` , , ,- , . . ` ` ' , ` ., _ : - , . ' , ` ' , ` ` `
= , - , , , - , , `, . ` , , ' ` ` ` , , , .
` ` = , , ` , ' , ` , , - ., = = | | = = -, -, = = . . ` ' , = , ,
, , . . = = , , v v | | ,, ,, ,| ,| = = . . , ' , ` ' ` ` , - , , . . `, ` , , . ,
, . . = , _ ` _ , , . ' ., , , , , _ , - , .
, , ' ` ` , . , , . , ' , ,, - . - ` , _ - ~ , . , ` , = ,
` . _ ` , - - ` , ` , , , -, -, = = = = , , _ _ _ _ `, `, , , . . , ` _ ` _ ' _ ` = , ` , .
- . : - ., ` . - _, ` , ` , . = _ , , , , ` , ,
, ` _ ' _ . . ` - : ` ' ` , , _ , . ` , ` , ' , . , ` ` ,
, . , ` , , - , , ` , . = _ , , , , , _ ` , ,
. , . ` ` . . ~ _ ,, ` ,, , . _ , ` - = , `
` ` , , , , _ ` ,, ` , ` - . - ` , ` ` - ` -, , , . . ' , , . . - _,
. . , , . , , , . , ` . , , ` ., , . , _ , _ ` . , , ,
. . ` , ` . ` , . - - ` , . , . , . ' _ . , ' , ,, . _ `
, ` , , , , , ' , ' ` , , , ,, . ,' , ' , ,, , ' , , `, _ . ` ' , ` , ,, ` ,
, , ' , , , ` , , ` ,, , . , ` , ' . , , , , ` ` _ , ` , _ , `, , . .
` , . ` , . ` , , .,` ` , .,` . ` , - , . . , ,` ., , - ` , _ . ,
`, , - ' . , - ` , , , . , . . _ . , . . . , . , . . . ,- , - , ` .
` ' . , ' . . , ' , ` _ - , . ' , , ` ` _ . = _ , , , , ` , _ , .-
AL-AQIDAH ATH-THAHAWIYYAH
2014M / 1435H - Khazanah Naqsyabandiyyah Mujaddidiyyah, Naqsyabandi Akademi Quran Sunnah Hadits. 18

, = ` . . ` , - ., . = ` , ._ ' , ` = , . , . ' -, _ ,
' -, ._ - - = = = = | | . . - - _ _ | | ; ; . . . = _ , , , , -. , , . , . , - ` ,
' , ` = , , . ` - . , ` _ ` - , ` , - , . ` _ , . - _ .
, ' , ` ' - ` = , _ `, - . , , = , , , ,
`, ` - - ` , `, ` - ` _ ` - , - . `, , ` : , . , ` ` .
, : ' ` , , , , ` , ' , `, . ` , , . ` , ` , ` - ` . , . , - , ,, .
, ` ` , , . . = , . ` ' _ _ , . . = . , ' . _ ' , =
- . , , = _ _ : : ` ` , . , . _ ` , . , ` ' ` , ` = ` , : _ ,
- . . , . ` ` , - , . , . _ - = , . . - _ - _ : = , , , , , , .
, . = ~ , , _ ' , , ` , , , v v , , . .
- - , , - - , , , , . . | | | | ., ., . . ' , _ ` ` - , . , . _ ` ` - , . .
, , . , ` - ` , - ` _ , ` , ` ` , _ ` ' , , . = , . _ _ -
` , - , . . . , . , - ` -, , , . , - , . , ` _
, ` , ` - , , , . ` . , ' , , , . . , ` ` . . . , ` , , ' ` -, , , ,
~ . , ' , . , ` , ` , _, , , , , - _, , ` _ , . , - _ - ` ` , , _
_ ` = , ' ` ` , - ` , _ , , ` _ , , . , , - ` , ` , , _
_ , , ` ` ` = , , - ` , , , ` _ , , . - ` . ` , , ` , , ,
, , . ' =- ' ` , , ` , . , ` , . ' . , ` , , ` , =- ` . , _ ' . `, , ' . =
` ` - . ` _ : ,, ` - ` _ , , , .
` . . , . ` , , . , . ` ` , , . , . ` - ` , . , . . , . _ ` - , , ' ._
, : . , ' ` . , ' , , , , -, , = , ` _ ` , ,, ` , . =
, - - = = _ _ = = _ _ = = , , . . , . . | | - - = = | | = = _ _ - - = = _ _ . . , ,
AL-AQIDAH ATH-THAHAWIYYAH
2014M / 1435H - Khazanah Naqsyabandiyyah Mujaddidiyyah, Naqsyabandi Akademi Quran Sunnah Hadits. 19

. _ = _ - . , , . ' .- , ` = , , , . , , -
., ' , , , . , , ' ' , . , ` , , , ' _ - , . ` , `
, , ` , ` ` . - , , _ , , ` , . ' - , - ~ - ` , . , . = ` -
,, ,, - , , . , ` , _ , , . , , , . , ` , ` , ' , ` ` , , ` .
' ` , ' _ , , . , ` ' ` ` , , ` , - _ ` ' . , ` ` ' _ ` ` , .
` , , - . , ` ' _ . = _ , , , , ` , , . ` , ` , ' - , ` . ` _
` , , . , . ` - ` , = , . ` _ _ , = . , . ` - ., . , . , ` ' ` ` `
_ ` . . , , ` _ ` _, . . ` ` , ' , ` - ` . = _ , , , , , . ` ,
` = . . `, , , _ ' - , , . . , , - , . . ` - ` . -
' . , . ` ` , ' - ' , . , , - ` , . . , . , ` . ' , _ . .
` . ` -, , ` - ' , ' , . , ` , , , `, - ` , ` , - ` , , ~ , . . ' ` ,, .,
, . , ` ` , , , - ` , . ` , ` , , , , - ` ,, , , . ` ` = ` , , . , . ` , , ` , .
, . , - ` , , ` , . . , . , ` ,- ` _ ` . . , ` - ` - ,
' - ` , . , . ` , , ` _ , . , ` . ` , , - . . , - ` _, . ` _ _ ` , = . _
= , , , ` _, , , . ` - . , . , - , . ' ` ' . , . , ` ` .
, , ` , , , - , , ' , _ - , , ` _ . , . , ' , ` ., ` , ' , , , . ` , ~ , . ' , ` ` , ,
= ' ,~ ` ` , , , ' ` ` , , ., . . , . ` , . , = , , ` , , , -. , , _
- _ , ` , , ` - , , ` ` , = . , ` - ` , ` ., , : . ` ` , ` , ' - ` _ `
, ` . ` ` , , ` , , _ - . , , . , ' , ' ` ` - ` . = _ , , , ,
` _ . , - ` ., ` , , ` ` , , ` - ` ., , . , , ` , , , ' . , = _ ` , .
, ` , , , ` - . . . , ` , , , ` , , , . . , ` , , - ,
, , - - - - . . . . . . | | c c | | , , = = . . , . . , ` , , ` _ , ` , `, ,- ` - ` , , ` , , , ~
AL-AQIDAH ATH-THAHAWIYYAH
2014M / 1435H - Khazanah Naqsyabandiyyah Mujaddidiyyah, Naqsyabandi Akademi Quran Sunnah Hadits. 20

, ` ' ~ ` , , ` , , - ` , . : , ' . = , ' , , ,
, - ` , , ` _ , ' ` , , - ` , , , , , , , , . , . ` , ` , , , ` _
, ' . ` _ - ` _ , . , , ` . - . , , , - , '
, . _ . ` , , . , . ` ` , ' - ` , - , ` , . _ . , . , ` ,, , , , , .
. , , , , , , ,= , ` , , _ : , . ` _ , , ` , = . , . , ` .,
' _ - ' ` ` - ` . = _ , , , , . , - . , ` ` ., . , . , - ` , _,
' _ ` , ` , . ' ` _, , - . ` _ , ., . ` , ,, , ., . , ` _ , ~ , , ., ,
~ ` , , ~ = ` , , - , ., , , ` ' ` , , , . , , . ` , ` , , , ` . _ , ' .
, ` _ ' ` , - , . - ` . ' , , - , , . , ` - ' . ' , . , ` `
' - _, , - , . , , = ' ` , , , ` ` . , , ' _ - _ ` ,
, - . , - . . , . , - ' _ , - , ` . , . _ ' , . , ' , ` , , , - , ,
, ` . `, = ` , _ , . , ` . ` , . , ` , ` , , . , . = - ` , , ,
- = , . ` , ` , : ' ., ' , , ' ,_ _ , . , . _ . ` ' .
, ` , ` , , _ _ _ ` , , , , ` , _ - . . , . - _ _ ` , = . _
= , , , , , ` . - , _ ,. . = ,, , . , ` _ _ ., _ , - ` ' ` - , ,
` - , ` _ . . , ` , ` , . , - , . . , , , , , , - . , , . .
, , . , . , ` . , , ' ,, . . , - ` , ` ` _ - , . . , . ' , , . , . , . . =
- - ` , ` _ - , - ` , ' . . ` , , - ` . ` , .
` , , ` _ . ` , . , , _ ` , . , ` - ` . , - ` _ , ` ' , ` ` _ .
_ . , = , _ - ` . , , ,- ` , , . , ` - ` _, ' `, . ., .
' - ` , , , _ _ , . ' ` = - , ` . - , ` , _ , ` , .. .
, _ , . , , , ` - = ` . , . _ v v , , . . = = . . , , v v = = - - , , . .
AL-AQIDAH ATH-THAHAWIYYAH
2014M / 1435H - Khazanah Naqsyabandiyyah Mujaddidiyyah, Naqsyabandi Akademi Quran Sunnah Hadits. 21

, ' - ` = , . . , `, , ` , ` , = . `, = , ., , . . `, = , ., .
` , ., , ` , ` _ v v - - , , , , v v | | , , , , v v , , = = . . , . - , . - , . . - , . - , . .
- ' , . - . , = . , ` , = , . . ` , . - _ ~ = , . ,, .
, , , = . , _ , ,- , , = , . , . . , _ . . , ` ` ' , .
, , . . . ` , ` - , , . , , . , ` , ` _ ~ , ' , . ` ` .,
, - , . ` , ., , . v v , , . . - - , , - - , , , , . . ., ., . . , ` . . ,- .
, . , , , . , . = , - ` ., ` , . , , . - _ - . , . , ` : _
, . , ` _ , . . _ = ~ , , . _ , ' ` ` _ = ~ ,
. , . _ ' - . , = , . ` . , , ., . _ ' - , _ . , ` - ' . ' -. . _ ` ,
= . _ = , , , , , . . ` , ` - ` . ' - ` , , ., . ` , ' ' - ` , , ., ` `
`, ` . ` , , , , _ - _ , ` , ` , ., . ` , ` , . , - _ , . - ' ` , , , , . , - . , . ` , ` . ` , ,
, , , ~ , . . , ` ` . - , _ ` , = . = _ , , , ' ` , . . , , _ , ` . ` ,
_ . _ = ` . , ` , - _ _, . ` . ` , ` , , - = . _ . _ = ` . ` ,
` . _ . _ = ` . ` , ` _ , ' _ ~ . _ . _ = ` , . ` ` , - . ` , ` ., , . `
' , ` ., . , . , , ` ` _ , ` , = . = _ , , , , , , ` , , - ` . , ` ` , ,
, - ` _ , ` , _ , ` , = . = _ , , , , , ` - ' , . ` ' , ` , , , , , ` ` ,
, ` . , _ , ~ - , ' , , ` _ , , , , ` ` , ~ , , , ' ` , ` , , ` , - ` , _ , ` ,
' ` . ` _ . _ = ` , ' , ~ . , ' - , ' -. . _ ` , = . = _ ,
, , , , ' ,_ - = , . , ` _ `, ' ` _ - , ,
` . , ` . ` . ` , , , ` , ` , ' - _ , . , , . '
, ` = , . . `, ` , ., . , - , , . , ` , , ` ., ` , , _ _ ` , . , . ` ` . ' -
. , , . ' _ - . , . ,, ` , ` , . , _ , - ' . - _, . , , . . , ` , `
AL-AQIDAH ATH-THAHAWIYYAH
2014M / 1435H - Khazanah Naqsyabandiyyah Mujaddidiyyah, Naqsyabandi Akademi Quran Sunnah Hadits. 22

, - . , , , ., . ` _ . _ , , , , . , ` , ` , ' , ` ` - ` , _,
` ` - , . ` ` , , , _ , ,, , , ` ` ` . , . ` , ` , = _, ` , , , .
, ` - ` , _, ` , . _ ., , . , . ` . ` ` , . ` , , . , ` _ , `, - ` .
. , ' ` , ~ _ . ` . , , - - , . , , , . , _ , , , . , ` , =
. _ , ` . , - , . ` , ` , . = , , . . `=| `=| , , - - = = = = , , := := ; ;
_ _ = = ., ., | | , , , , := := ; ; . . , , . . , ` , , ` ` , , ` . _ , . , ` , , ` = , , . , - ,
, _ , . , . , , . , ` , , ` ~ , , , ~ , . ` - ` , , . . _ =
- . , ` , , ` , ` ` . , ' = ' `, . ` _ . , , - , , , . , .
. , . ' - , _. . ' ` , , ' . ` , ` `, . ' ` , , . ' , , . - , , , . - , `, .
, _ `, , _ , , - ' , ` , - , - ` . , . , ` - ` , , , , . , ` ,
` . , ' _ , , .. , = . , ` , ` , .



















AL-AQIDAH ATH-THAHAWIYYAH
2014M / 1435H - Khazanah Naqsyabandiyyah Mujaddidiyyah, Naqsyabandi Akademi Quran Sunnah Hadits. 23







































AL-AQIDAH ATH-THAHAWIYYAH
2014M / 1435H - Khazanah Naqsyabandiyyah Mujaddidiyyah, Naqsyabandi Akademi Quran Sunnah Hadits. 24














TERJEMAHAN:
AL-AQIDAH
ATH-THAHAWIYYAH
















AL-AQIDAH ATH-THAHAWIYYAH
2014M / 1435H - Khazanah Naqsyabandiyyah Mujaddidiyyah, Naqsyabandi Akademi Quran Sunnah Hadits. 25

MUQADDIMAH
Dengan Nama Allah Yang Maha Pemurah Yang Maha Pengasih

` - ` - ' ` , - , , , ` _ = - , ` , ,. _ - ` =
Telah berkata Hadhrat Al-Allamah Hujjatul-Islam Abu Jaafar Al-Warraq Ath-Thahawi
di Mesir semoga Allah merahmatinya:
` , , , . , ' ' ` , - _ . , . ' ' . , - _ , ' . , , .
, ` _ , ' , `, _ ` , . , ., , ,, ,, . _ ` , ' , _ = ` - ` , - ` , ` _
_ ,. . = ,, ' , ~ , , ` ., ' ` . , ` , , , ` , ., , , ` . .
Ini adalah peringatan pada menerangkan pegangan Aqidah Ahli Sunnah Wal-Jamaah
atas Mazhab Fuqaha Millah Hadhrat Imam Abu Hanifah An-Numan Ibni Tsabit Al-
Kufi dan Hadhrat Abu Yusuf Yaaqub Ibni Ibrahim Al-Anshari dan Hadhrat Abu
Abdullah Muhammad Ibni Al-Hassan Asy-Syaibani Ridhwanullahi Alaihim Ajmain,
semoga keridhaan Allah terlimpah ke atas mereka sekaliannya, dan apa yang apa yang
menjadi Itiqad pegangan daripada Ushul Ad-Din yakni dasar Agama Islam dan
menerusinya mereka mematuhi untuk mendekatkan diri kepada Rabbil-Alamin Tuhan
Semesta Alam.
, _ -, , = ` , , , , =
Kami mengatakan mengenai Tawhid terhadap Allah dan sebagai orang yang berpegang
dengan Itiqad dengan Tawfiq Allah:

AL-AQIDAH ATH-THAHAWIYYAH
2014M / 1435H - Khazanah Naqsyabandiyyah Mujaddidiyyah, Naqsyabandi Akademi Quran Sunnah Hadits. 26

SHIFAT KETUHANAN DAN KEESAAN ZAT ALLAH

.` :, , . - , = .
1. Bahawa sesungguhnya Allah adalah Satu tiada sekutu bagiNya,
.` _ . ,
2. Dan tiada sesuatu semisalNya,
.` ` , -`, _ . ,
3. Dan tiada sesuatu yang dapat melemahkanNya,
.` _ . ,
4. Dan tiada Tuhan selainNya.
. . , , <
5. Dia Qadim yang sedia ada tanpa permulaan,
. . , , ,
6. Dia Daim yang berterusan tanpa penghujungan,
.` , , . , _ , .
7. Dia Tiada Dia Fana binasa dan Dia tiada terhapus,
.` , ,`, . ., , . ,
8. Dan tiada berlaku sesuatu melainkan apa yang Dia kehendaki,
` ` . .` , .
9. Sangkaan waham tidak sampai untuk memahamiNya,
.` , . ` _` . ,
10. Dan kefahaman tidak dapat mengetahuiNya,
.` . ` `, . ,
11. Dan Dia tidak menyerupai makhluk ciptaan,
.` .,` , . _ -
12. Dia Hayyun yang hidup tidak akan mati,
.` , . ,' ,
13. Dia Qayyum yang berdiri sendiri tidak akan tidur,
. - - , -
14. Dia Khaliq yang mencipta tanpa berhajat,
AL-AQIDAH ATH-THAHAWIYYAH
2014M / 1435H - Khazanah Naqsyabandiyyah Mujaddidiyyah, Naqsyabandi Akademi Quran Sunnah Hadits. 27

. ,` , _ _
15. Dia Raziq yang member rezeki tanpa kesukaran,
. - , ., `
16. Dia Mumit yang mematikan tanpa ketakutan,
` , . , .
17. Dia Baits yang membangkitkan semula tanpa kepayahan.

SHIFAT DAN ASMA ALLAH ADALAH QADIM

. - . , _ .
18. Dia sentiasa Qadim sedia ada dengan ShifatNya sebelum penciptaannya,
, , , , , , ,, . ,` , , , .
19. Tiada bertambah sesuatu Shifat dengan sebab penciptaan mereka dan tiada
sebelum mereka daripada ShifatNya,
. `, , ' ,, ,, . : ` , _ ' . , . ,
20. Dan sebagaimana Dia adalah Azali dengan ShifatNya demikianlah juga Dia
sentiasa berada atas ShifatNya sehingga Abadi,
. - , - - , ,
21. Bukanlah kerana sesudah penciptaan makhluk lalu Dia menuntut faedah
dengan Nama Al-Khaliq,
_ , `, , - , , . , .
22. Dan bukan kerana penciptaan makhluk lalu Dia menuntut faedah dengan
Nama Al-Bari.
. .,` ,, . , ` , ,,` ,' , _ `
23. BagiNya adalah makna Rububiyyat dan bukan Marbub,
_ , , - . , -
24. Dan makna Al-Khaliq yang mencipta dan bukan makhluk yang dicipta.
, ` - : , , ,- , ` - . ,- ' , _ , ' _ ,-` ` ` ' ,
, , - . ` ` ' , : . ,, _ _
25. Dan sebagaimana bahawa sesungguhnya Dia Muhyi yang menghidupkan yang
mati setelah mana Dia menghidupkan, Dia berhak dengan nama tersebut
sebelum menghidupkan mereka, begitu juga Dia berhak dengan nama Al-
AL-AQIDAH ATH-THAHAWIYYAH
2014M / 1435H - Khazanah Naqsyabandiyyah Mujaddidiyyah, Naqsyabandi Akademi Quran Sunnah Hadits. 28

Khaliq yang mencipta sebelum menjadikan penciptaan mereka, demikian itu
adalah kerana bahawa sesungguhnya Dia adalah Qadir yang berkuasa atas
segala sesuatu,
. _ , _ ,
26. Dan setiap segala sesuatu adalah faqir bergantung hajat terhadapNya,
, , , ' , . _
27. Dan setiap urusan adalah mudah ke atasNya,
. _ ` _ -, .
28. Dia tidak bergantung harapan kepada sesuatu apa pun.
` _ . ` _, ,` , _ , .
29. Tiada yang seumpamaNya sesuatu pun, dan Dia adalah yang Maha Mendengar
yang Maha Melihat.
. , - -
30. Dia menciptakan makhluk dengan Ilmu pengetahuanNya,
. _ ' ,` , _` ,
31. Dan Dia telah menentukan Taqdir bagi mereka dengan suatu perkadaran,
,` , . , . , . . . -
32. Dan Dia telah menetapkan bagi mereka dengan ajal kehidupan,
.,` , -`, . ' _ , .-, , ,
33. Dan tidak tersembunyi ke atasNya sesuatu pun sebelum Dia menciptakan
mereka,
.,` , -, . ' ., ,` , ,
34. Dan Dia telah mengetahui apa yang akan mereka lakukan sebelum Dia
menciptakan mereka,
,` , , = , ,` , ' , , . .
35. Dan memerintahkan mereka dengan ketaatan terhadapNya dan melarang
mereka dari kemaksiatan terhadapNya.
. , , ,, , ,-, _ ,
36. Dan segala sesuatu berjalan dengan TaqdirNya dan Masyiah kehendakNya,
.,` , . . , . ` ` , ,
37. Dan Masyiah kehendakNya yang akan terlaksana tiada kehendak Masyiah bagi
Para Hamba melainkan apa yang Dia telah kehendaki untuk mereka,
AL-AQIDAH ATH-THAHAWIYYAH
2014M / 1435H - Khazanah Naqsyabandiyyah Mujaddidiyyah, Naqsyabandi Akademi Quran Sunnah Hadits. 29

, , ' , , , . . ,` , . .
38. Maka apa yang Dia kehendaki untuk mereka akan terjadi dan apa yang Dia
tidak kehendaki tidak akan terjadi.
. . _ `, , ` , ., , . , ,,
39. Dia memberikan petunjuk Hidayat kepada sesiapa yang Dia kehendaki, dan
Dia menjaga dan Dia menyelamatkan mereka dengan Fadhal limpah
kurniaNya,
. . _ , , -, , . , .`, ,
40. Dan Dia menyesatkan sesiapa yang Dia kehendaki, dan Dia membiarkan dan
menguji mereka dengan keadilanNya.
,` , , . , . , , .,` ,
41. Dan kesemua mereka berada dalam lingkungan Masyiah kehendakNya antara
Fadhal limpahan kurniaanNya dan keadilanNya.
. , . . ,` , .
42. Dan Dia adalah Mutaal yang Maha Tinggi dari sebarang lawan dan tandingan.
, . . . , . ` - . ` . , . . ` _ . .
43. Tiada sesiapa yang dapat menolak Qadha ketentuanNya dan tiada sesiapa yang
boleh menghalang hukumanNya dan tiada sesiapa yang mampu mengatasi
bagi urusanNya.
. . ' ` , ' , . : , ` .
44. Kami beriman dengan demikian itu kesemuanya, dan kami yaqin bahawa
semuanya datang daripada sisiNya.

KENABIAN DAN KERASULAN NABI MUHAMMAD

._ =. ' ` ` , , , , = _ . ` -` . , ._ - ' ` ' , , ._ . , ' ` ,` _ ,
45. Dan bahawa sesungguhnya Baginda Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam
adalah HambaNya yang terpilih, dan NabiNya yang terbaik, dan RasulNya
yang diridhai.
. . , . ` , - ` ` ,
46. Dan sesungguhnya Baginda adalah Khatamul-Anbiya penutup sekalian Para
Anbiya,
. . , . ` ,
47. Dan Imamul-Atqiya pemimpin sekalian Para Muttaqin,
AL-AQIDAH ATH-THAHAWIYYAH
2014M / 1435H - Khazanah Naqsyabandiyyah Mujaddidiyyah, Naqsyabandi Akademi Quran Sunnah Hadits. 30

. , ' ` ` , ,
48. Dan Sayyidul-Mursalin ketua sekalian Para Mursalin,
. ` . _ ` ., - ,
49. Dan Habib Rabbil-Alamin kekasih Tuhan Semesta Alam,
, , _ ` ,` ` , ` ,` ` , , .
50. Dan setiap dakwaan Nubuwwah kenabian sesudah Nubuwwah kenabian
Baginda adalah sesat dan ikutan Hawa Nafsu.
. ,` . , _,' , , , ` - , _ , , ` - ` .,` ' ,` , .
51. Dan Baginda diutuskan kepada sekalian Jin dan seluruh Manusia dengan
kebenaran yang Haqq dan petunjuk Hidayat dan dengan membawa Nur dan
sinaran cahaya.

AL-QURAN ADALAH KALAM ALLAH

. ., ` , , , , ` . = ` ., . ,
52. Dan sesungguhnya Al-Quran adalah Kalam Allah, Ia nyata daripadaNya tanpa
Kaifiyyat sebagai perkataan,
_ ` , ' , . ,- , ,` _
53. Dan Dia telah menurunkannya ke atas RasulNya sebagai wahyu,
. - : _ .,` , ' ` ` . ,
54. Dan Para Mukminin membenarkannya atas yang demikian sebagai kebenaran
yang Haqq,
- , = ` ` ` ' ,` , ' , . `, , , - , , ,
55. Dan mereka meyakini bahawa Ianya adalah Kalam Allah Taala dengan secara
Haqiqat bukanlah sebagai makhluk sepertimana perkataan kalam makhluk.
. , , ` ` ` ' , , `
56. Justeru, barangsiapa yang mendengarinya lalu menganggapkan bahawa
sesungguhnya Ia adalah kalam perkataan manusia maka sesungguhnya dia
telah menjadi Kafir.
., - , , ` , ' , ` , , = ` ` , = | = = | = = -, = -, . . , , = , ' `
. , . , = ,| ,, | v , = = ,| ,, | v , = . . , , ` `, . , . , - , ` ` ' ` , ' , .
AL-AQIDAH ATH-THAHAWIYYAH
2014M / 1435H - Khazanah Naqsyabandiyyah Mujaddidiyyah, Naqsyabandi Akademi Quran Sunnah Hadits. 31

57. Dan sesungguhnya Allah telah mencelakannya, mengaibkannya dan
menjanjikannya dengan Neraka Saqar sebagaimana Allah Taala telah
berfirman:
=' )
Aku akan memasukkannya ke dalam Neraka Saqar. [74:26]
Adapun ketikamana Allah Taala menjanjikan dengan Neraka Saqar adalah bagi
sesiapa yang berkata:
) # ) `% ;9#
Ini tidak lain hanyalah perkataan manusia. [74:25]
Kita telah mendapat pengetahuan dan kami telah yakin bahawa sesungguhnya
Ia adalah Qaul Khaliqul-Basyar perkataan pencipta manusia, dan Ia tidak
menyerupai Qaul Basyar perkataan manusia.
, , _ ` _ , = .. , ,
58. Dan barangsiapa menshifatkan terhadap Allah Taala dengan sesuatu
pengertian makna daripada pengertian makna manusia maka sesungguhnya
dia telah Kafir,
, , , ., ' . . , - , _ ,
59. Maka, barangsiapa yang melihat kepada pemahaman ini dia akan mendapat
iktibar pengajaran dan akan menjauhkan dirinya dari menyerupai perkataan
golongan Kuffar,
, , . , ` ` ' , , .
60. Dan dia dapat mengetahui bahawa sesungguhnya Dia dengan sekalian
ShifatNya bukanlah sepertimana manusia.

RUYAT MELIHAT ALLAH DI DALAM SYURGA

` , _ ` . , = ` , , . , ~ - _ , ` - . - ,,' , , = -,, ` , - = -,, ` , - = =
,`, _ _ , ,`, _ _ , . . ., - : . - , .` , = ` _ ' _ ` ` _ ,
. _ ' _ ` , ,` , , , , , = _ . ,` ` , _, -` . ` - .
. , ' , ` , ` . , _ , ` , ' ` :
61. Dan Ruyat melihat Allah Taala adalah benar bagi Ahli Syurga tanpa meliputi
dan tiada Kaifiyyat sebagaimana Kitab Tuhan kita telah menyatakannya:
AL-AQIDAH ATH-THAHAWIYYAH
2014M / 1435H - Khazanah Naqsyabandiyyah Mujaddidiyyah, Naqsyabandi Akademi Quran Sunnah Hadits. 32

`_` $ <) $5 $
Wajah-wajah orang-orang Mukmin pada hari itu berseri-seri.
Kepada Tuhannyalah mereka melihat. [75:22-23]
Dan tafsirannya adalah atas apa yang dikehendaki oleh Allah Taala dan Dialah
yang mengetahuinya, dan setiap apa yang datang mengenai hal perkara
tersebut dari Hadits Shahih daripada Hadhrat Baginda Rasulullah Shallallahu
Alaihi Wasallam maka ianya adalah sebagaimana yang telah disabdakannya
dan pengertian maknanya adalah atas apa yang telah dikehendakinya,
janganlah kita masuk ke dalam urusan perkara tersebut dengan mentakwilkan
menurut pandangan akal fikiran kita dan janganlah meletakkan sebarang
sangkaan dengan menurut Hawa Nafsu kita.
` ` , , ` _ , , , , , = _ . ,` , , - , ` , , . , ,
, .
62. Bahawa sesungguhnya tidak ada keselamatan seseorang dalam Agamanya
melainkan seseorang yang mensejahterakan dengan menyerahkan
penafsirannya bagi Allah Azza Wa Jalla dan bagi RasulNya Shallallahu Alaihi
Wasallam dan mengembalikan ilmu pengetahuan yang terdapat kekeliruan
atasnya kepada Allah yang mengetahuinya.

KESELAMATAN DALAM AGAMA ISLAM

, ,, ` ,, ~ _ . ` .` . , .
63. Dan tidak teguh ketetapan pendirian dalam Agama Islam melainkan atas dasar
benar-benar menyerahkan diri dan menuntutkan keselamatan.
` , =` - , _ . , -,` - ` ` , ` - - .` ` , ,, ` , _ , , , ` `
. _, - . , . , ' . , . . ., ` , , .` , . , , , . , ,
. , , ,` . _ , _ , , , ` - - . , ` .` ,` . .
64. Maka barangsiapa yang ingin mengetahui apa-apa yang telah ditegah dari
mengetahuinya dan kefahamannya tidak mahu tunduk dengan menyerahkan
dirinya akan terhijablah keinginannya dari mendapat ketulenan Tawhid dan
kesucian pengenalan Marifah dan kesahihan Iman. Maka dia akan terumbang-
ambing di antara kekufuran dan keimanan, di antara Tashdiq membenarkan
dan Takzib mendustakan, di antara Iqrar mengakui dan Inkar mengingkari,
menjadi orang yang was-was, hanyut, bingung dan bersyak keraguan, bukan
sebagai orang Mukmin yang membenarkan dan tidak menafikan dan tidak
mendustakan.
AL-AQIDAH ATH-THAHAWIYYAH
2014M / 1435H - Khazanah Naqsyabandiyyah Mujaddidiyyah, Naqsyabandi Akademi Quran Sunnah Hadits. 33

MENTANZIHKAN SHIFAT ALLAH

, . , . ' _ . , ' , ,, . _ ` , ` , , , , , ' , ' ` , , , ,, .
,' , ' , ,, , ' , , `, _ . ` ' , ` , ,, ` , , , ' , , , ` , , ` ,, .
65. Dan tiada sah Iman dengan Ruyat melihat Allah Taala bagi Ahli Syurga Darus-
Salam bagi sesiapa dari mereka yang menganggap dengan sangkaan Waham
atau mentakwilkannya dengan pemahaman sangkaan sendiri kerana Takwil
Ruyat melihat Allah dan Takwil setiap pengertian makna yang dihubungkan
secara Idhzafat terhadap Rububiyyah Ketuhanan adalah dengan meninggalkan
Takwil dan melazimkan Taslim yakni dengan menyerahkan pengertian
maknanya kepada Allah dan RasulNya,
, , ` , ' , , , , ` ` _ , ` , _ , `, , . . ` , .
66. Dan di atasnyalah tertegaknya Agama Ummat Muslimin dan barangsiapa yang
tidak menjauhi penafian dan penyerupaan pasti tergelincir dan tidak akan
sekali-kali betul dalam permasalahan Tanzih pensucian.
.,` ` , .,` . ` , - , . . , ,` ., , - ` , _ . , ` , . ` , ,
`, , - ' .
67. Kerana sesungguhnya Tuhan kita yang Maha Besar dan Maha Tinggi adalah
Maushuf yang dishifatkan dengan Shifat Wahdaniyyah Keesaan, dan
dipercirikan dengan ciri-ciri Fardaniyyah ketunggalan, tiada seseorang pun dari
kalangan makhluk yang terdapat dalam pengertian makna Shifat tersebut,
, - ` , , , . , . . _ . , . . . , . , . .
68. Dan Dia Maha Tinggi kesucianNya dari sebarang batasan had dan hujung
kesudahan, rukun-rukun, anggota-angota tubuh dan alat-alat perkakas,
. ,- , - , ` . ` ' . , ' . .
69. Keenam-enam arah tidak dapat meliputiNya sepertimana semua benda baharu
yang dijadikan.

ISRA DAN MIRAJ

, ' , ` _ - . , ' , , ` ` _ . = _ , , , , ` , _ , .- , = ` . .
` , - ., . = ` ._
70. Dan kenaikan Miraj adalah kebenaran yang Haqq, dan sesungguhnya Hadhrat
Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam telah Isra menempuh perjalanan malam hari
dan telah mengalami Uruj kenaikan dengan dirinya dalam Yaqazhah secara
AL-AQIDAH ATH-THAHAWIYYAH
2014M / 1435H - Khazanah Naqsyabandiyyah Mujaddidiyyah, Naqsyabandi Akademi Quran Sunnah Hadits. 34

berkesedaran menuju ke langit, kemudian menuju ke tempat yang Allah
kehendaki dari pihak yang tinggi di atas,
, ' , ` = , . , . ' -, _ , ' -, ._ - - = = = = | | . . - - _ _ | | ; ; . .
71. Dan Allah telah memuliakan Baginda dengan apa yang Dia kehendaki, dan Dia
telah mewahyukan kepada Baginda apa yang Dia hendak mewahyukan, firman
Allah Taala:
$ >. #9# $ &
Hatinya tidak mendustakan apa yang telah dilihatnya. [53:11]
. = _ , , , , -. , , . , .
72. Maka semoga Allah Taala melimpahkan Shalawat Rahmat ke atas Baginda dan
mensejahterakan Baginda dalam kehidupan Akhirat dan Dunia.

KEHIDUPAN AKHIRAT

, - ` , ' , ` = , , . ` - .
73. Dan Kolam Haudhz yang Allah Taala telah memuliakan dengan Hadhrat Nabi
Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam sebagai pertolongan untuk
Ummatnya adalah kebenaran yang Haqq.
, ` _ ` - , ` , - , . ` _ , . - _ .
74. Dan Syafaat yang Dia sediakan untuk mereka adalah benar sebagaimana yang
telah diriwayatkan dalam beberapa perkhabaran Hadits.
, ' , ` ' - ` = , _ `, - .
75. Dan Mitsaq perjanjian yang Allah Taala telah ambil dari Hadhrat Nabi Adam
Alaihissalam dan zuriat anak cucunya adalah benar.
, , = , , , , `, ` - - ` , `, ` - ` _ ` - , - .
`, , ` : , . , ` ` .
76. Dan sesungguhnya Allah Taala mengetahui dan sentiasa mengetahui bilangan
sesiapa yang akan memasuki Syurga dan bilangan sesiapa yang akan memasuki
Neraka dengan suatu jumlah tertentu, maka tiada bertambahan pada bilangan
jumlah tersebut dan tiada pula berkurangan dari jumlahnya.
, : ' ` , , , , ` , ' , `, . ` , , . ` , ` , ` - ` .
77. Dan begitu juga dengan Afal perbuatan mereka pada apa yang diketahui dari
mereka bahawa mereka akan melakukannya, dan setiap orang dipermudahkan
mengikut kepada ketentuan apa dia diciptakan.
AL-AQIDAH ATH-THAHAWIYYAH
2014M / 1435H - Khazanah Naqsyabandiyyah Mujaddidiyyah, Naqsyabandi Akademi Quran Sunnah Hadits. 35

, . , - , ,, .
78. Dan segala amalan manusia adalah dengan menurut iktibar pada
kesudahannya.

QADHA DAN QADAR

, ` ` , , . . = .
79. Dan orang yang bertuah ialah orang yang bertuah dengan menurut Qadha
ketentuan Allah Taala,
, ` ' _ _ , . . = .
80. Dan orang yang celaka ialah orang yang celaka dengan menurut Qadha
ketentuan Allah Taala.
, ' . _ ' , = - . , , = _ _ : : ` ` , . , . _ ` , .
81. Dan asal kadar Taqdir adalah rahsia Allah Taala pada makhluk ciptaanNya,
Para Malaikat Muqarrabin pun tidak akan dapat melihat atas perkara tersebut
dan begitu juga dengan Para Nabi yang diutus itu.
, ` ' ` , ` = ` , : _ , - . . , . ` ` , - , . , . _ - = , . . - _
- _ : = , , , , , , .
82. Dan Taammuq mendalami dan mengkaji mengenai Qadha dan Qadar adalah
jalan perantaraan yang membawa kepada kehinaan, dan merupakan tangga
yang menyekat Rahmat, dan merupakan suatu darjat keterlaluan. Maka
awasilah dengan sebaik-baiknya dari pandangan, fikiran dan sangkaan was-
was hati yang sedemikian.

TAQDIR DALAM ILMU ALLAH

, . = ~ , , _ ' , , ` , , ,
v v , , . . - - , , - - , , , , . . | | | | ., ., . .
83. Kerana sesungguhnya Allah Taala telah menyembunyikan ilmu pengetahuan
berkenaan Taqdir dari makhlukNya dan Dia telah melarang mereka dari
mencarinya, sebagaimana Allah Taala telah berfirman di dalam KitabNya:
`` $ ` =`
Dia tidak akan ditanya tentang apa yang diperbuatNya dan merekalah yang akan
ditanyai. [21:23]
AL-AQIDAH ATH-THAHAWIYYAH
2014M / 1435H - Khazanah Naqsyabandiyyah Mujaddidiyyah, Naqsyabandi Akademi Quran Sunnah Hadits. 36

' , _ ` ` - , . , . _ ` ` - , . . , , .
84. Barangsiapa bertanya: Kenapa Dia telah melakukan demikian? Maka
sesungguhnya orang itu telah menolak keputusan Hukum Kitab Al-Quran, dan
barangsiapa yang menolak keputusan Hukum Kitab Al-Quran adalah dari
golongan orang-orang Kafirin.
, ` - ` , - ` _ , ` , ` ` , _ ` ' , , . = .
85. Maka ini adalah sejumlah himpunan perkara apa yang diperlukan terhadapnya
oleh sesiapa yang dicerahkan hatinya dari kalangan Para Awliya Allah Taala,
, _ _ - ` , - , .
86. Dan ianya adalah Darjat Para Rasikhin iaitu orang-orang yang teguh dalam
ilmu pengetahuan.

PEMBAHAGIAN ILMU PENGETAHUAN

. . , .
87. Kerana sesungguhnya ilmu pengetahuan terbahagi kepada dua jenis,
, - ` -, , .
88. Pertama: Ilmu pengetahuan Mawjud yang ada pada makhluk,
, , - , .
89. Dan kedua: Ilmu pengetahuan Mafqud yang tiada pada makhluk.
, ` _ , ` , ` - , , , . ` . , ' , , .
90. Maka, mengingkari ilmu pengetahuan Mawjud yang ada pada makhluk adalah
Kufur dan mendakwa ilmu pengetahuan Mafqud yang tiada pada makhluk
juga adalah Kufur,
, . , ` ` . . . , ` , , ' ` -, , , , ~ . , ' , .
91. Dan tidak teguh keimanan melainkan dengan menerima ilmu pengetahuan
yang ada pada makhluk dan meninggalkan penuntutan ilmu pengetahuan yang
tidak ada pada makhluk.

BERIMAN DENGAN LAUH DAN QALAM

, ` , ` , _, , , , , - _, , ` _ , .
92. Dan kami beriman dengan Lauh dan Qalam dan dengan segala perkara apa
yang telah dituliskan.
AL-AQIDAH ATH-THAHAWIYYAH
2014M / 1435H - Khazanah Naqsyabandiyyah Mujaddidiyyah, Naqsyabandi Akademi Quran Sunnah Hadits. 37

, - _ - ` ` , , _ _ ` = , ' ` ` , - ` , _ , , ` _ ,
, .
93. Maka jikalau sekiranya berhimpun seluruh makhluk atas sesuatu perkara yang
Allah Taala telah tuliskan ketetapannya padanya bahawasanya ia pasti tetap
akan berlaku, jika sekiranya mereka hendak menjadikannya tidak berlaku maka
sama sekali mereka tidak akan berkeupayaan ke atasnya.
, , - ` , ` , , _ _ , , ` ` ` = , , - ` , , , ` _ , , .
94. Dan jikalau sekiranya berhimpun seluruh makhluk atas sesuatu perkara yang
Allah tiada menuliskan sebarang ketetapanNya padanya, jika sekiranya mereka
hendak menjadikannya berlaku maka sama sekali mereka tidak akan
berkeupayaan ke atasnya.
- ` . ` , , ` , , , , .
95. Telah kering tinta dakwat Qalam menuliskan dengan apa yang akan berlaku
sehingga ke Hari Qiyamat,
, ' =- ' ` , , ` , . , ` , . ' . , ` , , ` , =- ` .
96. Dan apa yang telah ditetapkan tidak menimpa seseorang hamba maka ia tetap
tidak akan menimpanya dan apa yang telah ditetapkan akan menimpa
seseorang hamba ia tetap tidak menyalahinya.

KETETAPAN TAQDIR ALLAH

, _ ' `, . , ' . = ` ` - .
97. Dan wajib ke atas seseorang hamba mengetahui bahawa sesungguhnya Allah
adalah mendahului Ilmu PengetahuanNya pada setiap kelakuan yang berlaku
dari kalangan makhlukNya.
` _ : ,, ` - ` _ , , , . ` . , . . ` , , , . . ` ` , , .
, . ` - ` , , . . , . . _ ` - , , ' ._
98. Maka Dia telah mentaqdirkan yang demikian itu sebagai Taqdir yang Muhkam
teguh dan Mubram kuat, tidak ada yang dapat membatalkan pada TaqdirNya,
dan tiada yang dapat menghalang, dan tiada yang dapat menghilangkan, dan
tiada yang dapat mengubah, dan tiada yang boleh mengurangkan dan
menambahkan dari kalangan makhlukNya yang berada di setiap lapisan
langitnya dan buminya,
AL-AQIDAH ATH-THAHAWIYYAH
2014M / 1435H - Khazanah Naqsyabandiyyah Mujaddidiyyah, Naqsyabandi Akademi Quran Sunnah Hadits. 38

, : . , ' ` . , ' , , , , -, , = , ` _ ` , ,, ` , . =
, - - = = _ _ = = _ _ = = , , . . , . . | | - - = = | | = = _ _ - - = = _ _ . .
99. Dan yang demikian itu adalah sebahagian dari ikatan kepercayaan Iman, dan
Ushul tunjang pengenalan Marifah dan pengiktirafan pengakuan terhadap
Tawhid Keesaan Allah dan Rububiyyah KetuhananNya, sebagaimana Allah
Taala telah berfirman di dalam KitabNya:
,=z 2 ` ) #)?
Dan Dia telah menciptakan segala sesuatu, dan Dia telah menetapkan kadar
ukurannya dengan serapi-rapinya. [25:2]
Dan firmanNya lagi:
%. `& !# #% #)
Dan adalah ketetapan Allah itu suatu ketetapan yang pasti berlaku. [33:38]
, , . _ = _ - . , , . ' .- , ` = , , , . , ,
- ., ' , , , . , , ' ' , .
100. Maka kecelakaanlah bagi sesiapa yang melawan terhadap Allah Taala dalam
masalah Taqdir dan hadir untuk memerhatikannya dengan hati yang tidak
sihat, sesungguhnya dia telah mencari dengan sangkaan wahamnya pada
mengkaji perkara-perkara ghaib yang mejadi rahsia tersembunyi, dan dengan
sebab apa yang telah dikatakannya maka dia menjadi orang yang berdusta dan
berdosa.

BERIMAN DENGAN ARASY DAN KURSI

, ` , , , ' _ - .
101. Dan Arasy dan Kursi adalah kebenaran yang Haqq.
, ` , ` , , ` , ` .
102. Dan Dia adalah Mustaghni yang terkaya tidak berhajat kepada Arasy dan
apa-apa yang selain dariNya.
` - , , _ , , ` , . ' - , - ~ - ` .
103. Dia meliputi dengan setiap sesuatu dan berada mengatasi segala sesuatu dan
sesungguhnya Dia melemahkan makhlukNya dari meliputiNya.



AL-AQIDAH ATH-THAHAWIYYAH
2014M / 1435H - Khazanah Naqsyabandiyyah Mujaddidiyyah, Naqsyabandi Akademi Quran Sunnah Hadits. 39

BERIMAN PADA MALAIKAT, PARA NABI, RASUL DAN KITAB

, , . = ` - ,, ,, - , , . , ` , _ , , . , , , .
104. Dan kami mengatakan, sesungguhnya Allah telah mengambil Hadhrat Nabi
Ibrahim sebagai Khalil kekasih, dan Dia telah berkalam dengan Hadhrat Nabi
Musa secara kata-kata dengan penuh keimanan, kepercayaan dan penyerahan.
, ` , ` , ' , ` ` , , ` . ' ` , ' _ , .
105. Dan kami beriman dengan Para Malaikat, dan Para Nabiyyin, dan Kitab-kitab
yang telah diturunkan kepada Para Mursalin,
, , ` ' ` ` , , ` , - _ ` ' .
106. Dan kami bersaksi bahawa mereka berada atas kebenaran yang Haqq dan
jelas.

AHLI QIBLAH ADALAH MUSLIMIN

, ` ` ' _ ` ` , . ` , , - . , ` ' _ . = _ , , , ,
` , , . ` , ` , ' - , ` . ` _ ` , , .
107. Dan kami menamakan Ahli Qiblat kami sebagai Muslimin Mukminin, selama
mana mereka tetap mengakui dengan apa yang telah dibawa oleh Hadhrat Nabi
Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam, dan baginya dengan segala apa yang
telah dikatakannya dan perkhabarannya adalah benar dipercayai tanpa
diingkari.
, . ` - ` , = , . ` _ _ , = .
108. Dan kami tidak menyelongkar tentang Zat Allah dan kami tidak bertengkar
pada Agama Allah.

AL-QURAN BUKAN MAKHLUK

, . ` - ., . , . , ` ' ` ` ` _ ` . . , , ` _ ` _, . . ` ` ,
' , ` - ` . = _ , , , , .
109. Dan kami tidak berbantah-bantah mengenai Al-Quran dan kami bersaksi
bahawa Ianya adalah Kalam Rabbil-Alamin iaitu perkataan Tuhan Semesta
Alam, yang telah dibawa turun oleh Hadhrat Jibril Ruhul-Amin, lalu dia
mengajarkannya kepada Hadhrat Sayyidil-Mursalin Nabi Muhammad
Shallallahu Alaihi Wasallam,
AL-AQIDAH ATH-THAHAWIYYAH
2014M / 1435H - Khazanah Naqsyabandiyyah Mujaddidiyyah, Naqsyabandi Akademi Quran Sunnah Hadits. 40

, ` , ` = . . `, , , _ ' - , .
110. Dan Ia adalah Kalam Allah Taala, tiada suatu perkataanNya pun yang
menyamai perkataan makhluk-makhluk,
, . , , - .
111. Dan kami tidak mengatakan bahawa Ia adalah makhluk,
, . ` - ` . - ' .
112. Dan kami tidak menentang Jamaah Ummat Muslimin.

AHLI QIBLAH BUKAN KAFIRIN

, . ` ` , ' - ' , . , , - ` .
113. Dan kami tidak mengkafirkan seseorang pun dari kalangan Ahli Qiblah
dengan sebab dosa yang dilakukan selama mana dia tidak menghalalkannya,
, . , . , ` . ' , _ . . ` .
114. Dan kami tidak mengatakan bahawa tiada mudharat sebarang dosa dengan
beserta keimanan bagi sesiapa yang melakukannya.

HARAPAN UNTUK MUKMININ

` -, , ` - ' , ' , . , ` , , , `, - ` , ` , - ` , , ~ , . . ' ` ,, .,
, . , ` ` , , , - ` .
115. Kami mengharapkan untuk Para Muhsinin orang-orang yang berbuat
kebaikan dari kalangan Para Mukminin orang-orang yang beriman bahawa Dia
mengampunkan terhadap mereka dan memasukkan mereka ke Syurga dengan
RahmatNya dan kami tidak berasa aman ke atas mereka dari azab Allah, dan
kami tidak menyaksikan mereka dengan mendapat Syurga,
, ` , ` , , , , - ` ,, , , . ` ` = ` , , .
116. Dan kami meminta keampunan untuk mereka yang berdosa dan kami berasa
bimbang ke atas mereka dan kami tidak akan membiarkan mereka berasa
berputus asa.
, . ` , , ` , . , . , - ` , , ` , . .
117. Berasa aman terlepas dari azab siksa Allah dan berputus asa dari Rahmat
Allah, kedua-duanya boleh mengeluarkan seseorang daripada Millah ajaran
Agama Islam, dan jalan kebenaran yang Haqq bagi Ahli Qiblah adalah di antara
kedua-duanya.
AL-AQIDAH ATH-THAHAWIYYAH
2014M / 1435H - Khazanah Naqsyabandiyyah Mujaddidiyyah, Naqsyabandi Akademi Quran Sunnah Hadits. 41

, . , ` ,- ` _ ` . . , ` - ` - , ' - ` , .
118. Dan seseorang hamba tidak terkeluar daripada keimanan melainkan dengan
mengingkari apa-apa perkara yang memasukkannya ke dalam perkara
keimanan.

PENGERTIAN IMAN

, . ` , , ` _ , . , ` . ` , , - . .
119. Dan Iman adalah Iqrar pengakuan dengan lidah dan membenarkan dengan
hati jiwa.
, - ` _, . ` _ _ ` , = . = _ , , , ` _, , , . ` - .
120. Dan segala apa perkara yang sah datangnya daripada Hadhrat Rasulullah
Shallallahu Alaihi Wasallam berkenaan perkara Syariat dan keterangan
semuanya adalah benar.
, . , - , ' ` ' . , . , ` ` . , , ` , , , - , , ' , _ - ,
, ` _ . , .
121. Dan Iman ada satu dan pada asalnya Ahli Iman adalah sama dan Fadhilat
kelebihan yang ada di antara mereka adalah dengan berdasarkan Khasyyah
iaitu sifat takut dan ketaqwaan, dan dengan menyalahi kehendak Hawa Nafsu
dan melazimi dengan perkara yang lebih utama.

PARA MUKMININ ADALAH AWLIYA AR-RAHMAN

, ' , ` ., ` , ' , , , . ` , ~ .
122. Dan Para Mukminin mereka yang beriman semuanya adalah Awliya Ar-
Rahman,
, ' , ` ` , , = ' ,~ ` ` , , , ' ` ` , , ., . .
123. Dan yang paling mulia di kalangan mereka pada sisi Allah adalah yang paling
taat di kalangan mereka dan yang paling mengikuti ajaran Al-Quran.

RUKUN-RUKUN IMAN

, . ` , . , =
124. Dan Iman adalah beriman dengan Allah,
,
125. Dan beriman dengan Para MalaikatNya,
AL-AQIDAH ATH-THAHAWIYYAH
2014M / 1435H - Khazanah Naqsyabandiyyah Mujaddidiyyah, Naqsyabandi Akademi Quran Sunnah Hadits. 42

, `
126. Dan beriman dengan Kitab-kitabNya,
` ` _ ,
127. Dan beriman dengan Para RasulNya,
, , , -. ,
128. Dan beriman dengan Hari Akhirat,
, _ - _ , ` , , ` - , , ` ` , = .
129. Dan beriman dengan Taqdir yang baiknya dan yang buruknya, dan yang
manisnya dan yang pahitnya adalah daripada Allah Taala.

KEWAJIBAN TERHADAP RUKUN IMAN

, ` - ` , ` ., , :
130. Dan kami adalah orang-orang Mukminun yang beriman dengan kesemua
perkara-perkara tersebut,
. ` ` , ` , ' - ` _ ` , ` . ` ` , , ` , , _ - . , , .
131. Kami tidak membezakan antara seseorang pun daripada Para RasulNya, dan
kami membenarkan mereka kesemuanya atas apa-apa ajaran yang mereka
bawa bersamanya.

AKIBAT BAGI PELAKU DOSA BESAR

, ' , ' ` ` - ` . = _ , , , , ` _ . , - ` ., ` , , ` ,
` , ` - ` ., , . , , ` , , , ' . = , _ ` , .
132. Dan orang-orang yang melakukan dosa-dosa besar dari kalangan Ummat
Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam berada di dalam Neraka tidak untuk
selama-lamanya apabila mereka mati dan mereka berada dalam keadaan
sebagai orang-orang yang mentawhidkan Allah, walaupun mereka tidak
bertaubat setelah mereka bertemu Allah dalam keadaan mereka mengenal
Allah dan beriman kepadaNya,
, ` , , , ` - . . . , ` , , , ` , , , . . , ` , , - ,
, , - - - - . . . . . . | | c c | | , , = = . .
133. Mereka berada dalam KehendakNya dan HukumNya, jika Dia kehendaki
maka Dia akan mengampunkan bagi mereka dan memaafkan terhadap mereka
AL-AQIDAH ATH-THAHAWIYYAH
2014M / 1435H - Khazanah Naqsyabandiyyah Mujaddidiyyah, Naqsyabandi Akademi Quran Sunnah Hadits. 43

dengan Fadhzal limpahan kurniaNya, sebagaimana Allah Azza Wa Jalla telah
memperingatkan di dalam KitabNya:
` $ 9 9 '$
Dan Dia mengampuni dosa yang selain syirik bagi siapa yang dikehendakiNya.
[4:116]
, . . , ` , , ` _ ,
134. Dan jika Dia mengkehendaki maka Dia akan mengazab siksa mereka di dalam
Neraka dengan KeadilanNya,
` , `, ,- ` - ` , , ` , , , ~ , ` ' ~ ` , , ` , , - ` .
135. Kemudian Dia akan mengeluarkan mereka daripada Neraka dengan
RahmatNya dan dengan Syafaat Para Pemberi Syafaat dari kalangan orang-
orang yang Ahli Taat kepadaNya, kemudian Dia akan menghantarkan mereka
ke SyurgaNya.
, : , ' . = , ' , , , , - ` , , ` _ , ' ` , , - ` , ,
, , , , , , . , .
136. Yang demikian itu adalah kerana Allah Taala menolong orang-orang Ahli
Marifat yang mengenaliNya dan Dia sekali-kali tidak akan menjadikan untuk
mereka dalam kedua-dua kehidupan Dunia dan Akhirat sama seperti orang-
orang yang Ahli Ingkar yang mana mereka tidak mendapat petunjuk
HidayatNya dan mereka tidak akan memperoleh bahagian daripada Wilayat
pertolonganNya.
` , ` , , , ` _ , ' . ` _ - ` _ , .
137. Allahumma, wahai Allah, wahai Penolong Agama Islam dan Ahlinya,
teguhkanlah kami atas ajaran Agama Islam sehingga kami bertemu denganMu
bersama Agama ini.

BERSHALAT DI BELAKANG AHLI QIBLAH

, , ` . - . , , , - , ' .
138. Dan kami berpandangan bahawa boleh bershalat di belakang setiap orang
yang Shalih berkebaikan dan yang Fajir berkesalahan dari kalangan Ahli
Qiblah,
, _ . ` , , .
139. Dan dibolehkan bershalat jenazah ke atas jenazah sesiapa yang telah mati dari
kalangan mereka.
AL-AQIDAH ATH-THAHAWIYYAH
2014M / 1435H - Khazanah Naqsyabandiyyah Mujaddidiyyah, Naqsyabandi Akademi Quran Sunnah Hadits. 44

, . ` ` , ' - ` , - , ` , . _ .
140. Dan kami tidak menetapkan seseorang pun dari kalangan mereka dengan
balasan Syurga dan tidak pula dengn balasan Neraka,
, . , ` ,, , , , , . . , , , , , , ,= , ` , , _ : , . ` _
, , ` , = .
141. Dan kami tidak menyaksikan atas mereka dengan sebarang kekufuran, dan
tiada sebarang kesyirikan, dan tiada sebarang kemunafiqan selama mana belum
terzahir daripada mereka sesuatu dari perkara yang sedemikian, dan kami
serahkan segala isi hati mereka kepada Allah Taala.
, . , ` ., ' _ - ' ` ` - ` . = _ , , , , . , - . ,
` ` ., .
142. Dan kami tidak berpandangan bahawa harus mengangkat pedang untuk
membunuh ke atas seseorang dari kalangan Ummat Muhammad Shallallahu
Alaihi Wasallam kecuali terhadap sesiapa yang telah wajib hukuman bunuh ke
atasnya.

LARANGAN MEMBERONTAK TERHADAP PEMIMPIN

, . , - ` , _, ' _ ` , ` , . ' ` _, , - . ` _ , ., . ` , ,, .,
143. Dan kami tidak berpandangan bahawa harus keluar memberontak ke atas
Para Imam pemerintahan dan para pemimpin urusan kami, walaupun mereka
melakukan kezaliman dan kami tidak mendoakan keburukan ke atas mereka,
, . , ` _ , ~ , , ., , ~ ` , , ~ = ` , , - , ., , , ` ' ` , , , . , .
144. Dan kami tidak berlepas tangan dari mentaati mereka, dan kami memandang
bahawa mentaati mereka adalah sebahagian daripada mentaati Allah Azza Wa
Jalla sebagai suatu kefardhuan selama mana mereka tidak menyuruh dengan
perkara maksiat,
, ` , ` , , , ` . _ , ' .
145. Dan kami mendoakan untuk mereka dengan kebaikan dan keselamatan dari
keburukan.

ITTIBA MENGIKUT AHLI SUNNAH WAL-JAMAAH

, ` _ ' ` , - .
146. Dan kami Ittiba mengikuti As-Sunnah dan Al-Jamaah,
AL-AQIDAH ATH-THAHAWIYYAH
2014M / 1435H - Khazanah Naqsyabandiyyah Mujaddidiyyah, Naqsyabandi Akademi Quran Sunnah Hadits. 45

, - ` . ' , , - , , .
147. Dan kami menjauhi kegelinciran dan perselisihan pendapat dan perpecahan,
, ` - ' . ' , . .
148. Dan kami mengasihi terhadap orang-orang yang Ahli Adil dan Amanat,
, ` ` ' - _, , - , .
149. Dan kami membenci terhadap orang-orang yang Ahli Zalim dan Khianat,
150. Dan kami akan mengatakan: Allah lebih mengetahui dalam apa-apa
perkara yang menjadi kesamaran kepada kami mengenai pengetahuanNya.
, , = ' ` , , , ` ` . , , ' _ - _ ` , , - . ,
- . . , .
151. Dan kami berpandangan bahawa harus menyapu atas dua Khuf ketika dalam
perjalanan Safar dan ketika dalam hadir tidak bermusafir sebagaimana yang
telah datang pada keterangan Hadits.

HAJI DAN JIHAD ADALAH BERTERUSAN

, - ' _ , - , ` . , . _ ' , . , ' , ` , , , - , , , ` .
`, = ` , _ , . , ` . ` , .
152. Dan Ibadat Haji dan Jihad adalah berterusan bersama-sama Ulil-Amri Para
Pemimpin Ummat Muslimin, sama ada yang Shalih dari kalangan mereka
mahupun yang Fajir penderhaka dari kalangan mereka sehinggalah ke Hari
Qiyamat, tiada sesuatu pun yang boleh membatalkan kedua-duanya dan tiada
sesuatu pun yang boleh mengurangkan kedua-duanya,

BEBERAPA TUGAS PARA MALAIKAT

, ` , ` , , . , . = - ` , , , - = .
153. Dan kami beriman dengan Malaikat Kiraman Katibin, kerana sesungguhnya
Allah telah menjadikan mereka sebagai penjaga yang memelihara ke atas kita.
, ` , ` , : ' ., ' , , ' ,_ _ .
154. Dan kami beriman dengan Malaikat Maut yang diwakilkan dengan tugas
mencabut Ruh-ruh sekalian alam,




AL-AQIDAH ATH-THAHAWIYYAH
2014M / 1435H - Khazanah Naqsyabandiyyah Mujaddidiyyah, Naqsyabandi Akademi Quran Sunnah Hadits. 46

PERSOALAN DAN AZAB KUBUR

, , . _ . ` ' .
155. Dan dengan azab siksa kubur bagi sesiapa yang berhak menjadi ahlinya,
, ` , ` , , _ _ _ ` , , , , ` , _ - . . , . - _ _ ` , =
. = _ , , , , , ` . - , _ ,. . = ,, , .
156. Dan dengan persoalan Munkar dan Nakir di dalam kuburnya berkenaan
Tuhannya dan Agamanya dan Nabinya atas apa yang telah datang
mengenainya perkhabaran daripada Hadhrat Rasulullah Shallallahu Alaihi
Wasallam dan daripada Hadharat Para Shahabat Ridhwanullahi Alaihim.
, ` _ _ ., _ , - ` ' ` - , , ` - , ` _ . .
157. Dan kubur boleh menjadi suatu taman daripada taman-taman Syurga atau
suatu lubang daripada lubang-lubang Neraka.

HARI KEBANGKITAN DAN KITAB AMALAN

, ` , ` , . , - , . . , , ,
158. Dan kami beriman dengan kebangkitan sesudah mati dan pembalasan amal-
amal pada Hari Qiyamat,
, ,
159. Dan pembentangan amalan,
, - .
160. Dan perhitungan amalan,
, , . .
161. Dan pembacaan kitab amalan,

HARI PEMBALASAN DAN TIMBANGAN AMAL

, , . , .
162. Dan pembalasan pahala dan siksa,
, ` . ,
163. Dan Titian Shirat,
, ' ,, . .
164. Dan Mizan neraca timbangan amalan.
AL-AQIDAH ATH-THAHAWIYYAH
2014M / 1435H - Khazanah Naqsyabandiyyah Mujaddidiyyah, Naqsyabandi Akademi Quran Sunnah Hadits. 47

SYURGA DAN NERAKA

, - ` , ` ` _ - , . . , . ' , , . , . .
165. Dan Syurga dan Neraka adalah dua makhluk yang tidak akan binasa selama-
lamanya dan tidak akan habis,
, . = - - ` , ` _ - , - ` , ' .
166. Dan sesungguhnya Allah Taala telah menciptakan Syurga dan Neraka
sebelum penciptaan makhluk dan Dia telah menciptakan untuk kedua-duanya
ahli yang akan menghuninya,
. ` , , - ` . ` , . ` , , ` _ . ` .
167. Maka barangsiapa yang Dia kehendaki dari kalangan mereka untuk menuju
ke Syurga adalah sebagai Fadhzal limpahan kurnia dariNya, dan barangsiapa
yang Dia kehendaki dari kalangan mereka untuk menuju ke Neraka adalah
sebagai Keadilan daripadaNya,

SETIAP MANUSIA MENURUT TAQDIRNYA

, , , _ ` , . , ` - ` .
168. Dan setiap orang akan beramal mengikut apa ketetapan yang telah
diselesaikan baginya dan dia akan tetap kembali kepada apa yang telah
diciptakan untuknya.
, - ` _ , ` ' , ` ` _ . _ .
169. Dan kebaikan dan kejahatan adalah dua perkara yang telah ditaqdirkan ke
atas Para Hamba.

KEMAMPUAN TAAT ADALAH BESERTA PERBUATAN

, = , _ - ` . , , ,- ` , , . , ` - ` _, ' `, . ., . ' - ` , ,
, _ _ .
170. Dan kemampuan untuk melakukan ketaatan yang mewajibkan perlaksanaan
perbuatan dengannya seperti kemampuan memberikan Tawfiq yang tidak
boleh dishifatkan terhadap makhluk dengannya maka kemampuan tersebut
adalah beserta dengan perbuatan,
, ' ` = - , ` . - , ` , _ , ` , .. . , _ .
AL-AQIDAH ATH-THAHAWIYYAH
2014M / 1435H - Khazanah Naqsyabandiyyah Mujaddidiyyah, Naqsyabandi Akademi Quran Sunnah Hadits. 48

171. Dan adapun kemampuan melakukan ketaatan dari sudut kesihatan,
kelapangan, dan keupayaan, dan kesejahteraan alat-alat perkakas dan anggota
adalah termasuk dalam jenis kemampuan sebelum perbuatan,
, , , , ` - = ` . , . _ v v , , . . = = . . , , v v = = - - , , . .
172. Dan Khithab adalah bertakluk dengannya, dan ianya sebagaimana Firman
Allah Taala:
#=3` !# $ ) $``
Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya.
[2:286]
, ' - ` = , . .
173. Dan segala perbuatan Para Hamba adalah makhluk ciptaan Allah dan Kasab
usaha adalah daripada pihak Para Hamba.

TIADA KEKUATAN MELAINKAN DENGAN ALLAH

, `, , ` , ` , = . `, = , ., .
174. Dan Allah tidak sekali-kali membebankan mereka melainkan dengan apa
yang mereka berkesanggupan,
, . `, = , ., . ` , , ., ` , ` _ v v - - , , , , v v | | , , , , v v , , = = . .
175. Dan mereka tiada berkesanggupan melainkan dengan apa yang Dia telah
bebankan terhadap mereka, dan ianya adalah Tafsir bagi Kalimat Hauqalah,
Tiada daya upaya dan tiada kekuatan melainkan dengan Allah.
, . - , . - , . . - , . - , . . - ' , . - . , = . , ` , = .
176. Kami mengatakan bahawa tiada helah bagi seseorang, dan tiada pergerakan
bagi seseorang, dan tiada keupayaan bagi seseorang untuk berpaling dari
maksiat terhadap Allah melainkan dengan pertolongan Allah,
, . ` , . - _ ~ = , . ,, . , , , = .
177. Dan tiada kekuatan bagi seseorang untuk menegakkan ketaatan terhadap
Allah dan tetap teguh di atasnya melainkan dengan Tawfiq daripada Allah.

KEHENDAK ALLAH MENGATASI SEGALA KEHENDAK

, _ , ,- , , = , , . . , . _ .
178. Dan setiap perkara adalah berlaku mengikut Masyiah kehendak Allah Taala,
Ilmu pengetahuanNya, QadhaNya dan QadarNya.
AL-AQIDAH ATH-THAHAWIYYAH
2014M / 1435H - Khazanah Naqsyabandiyyah Mujaddidiyyah, Naqsyabandi Akademi Quran Sunnah Hadits. 49

. , ` ` ' , . , .
179. Masyiah kehendakNya adalah mengatasi segala Masyiat kehendak-kehendak
yang lain,
, . . ` , ` - , , .
180. Dan QadhaNya adalah mengatasi segala helah-helah yang lain.
, , . , ` , ` _ ~ , ' , .
181. Dia melakukan apa yang Dia kehendaki dan Dia tetap tidak zalim untuk
selama-lamanya.
` ` ., , - , . ` , ., , . v v , , . . - - , , - - , , , , . . ., ., . .
182. Maha Qudus KesucianNya dari segala kejahatan dan kebinasaan, dan Maha
Suci TanzihNya dari segala keaiban dan kecacatan,
`` $ ` =`
Dia tidak ditanya tentang apa yang diperbuatNya dan merekalah yang akan
ditanyai. [21:23]

DOA ORANG YANG HIDUP UNTUK YANG MATI

, ` . . ,- . , . , , , . .
183. Dan pada permohonan Doa orang-orang yang hidup dan Shadaqah mereka
adalah dapat mendatangkan manafaat bagi orang-orang yang telah mati.
, = , - ` ., ` , . , , . - _ - . .
184. Dan Allah Taala adalah menjawab segala permohonan Doa dan Dia
menunaikan segala hajat.
, , ` : _ , . , ` _ , . . _ = ~ , , . _ , ' ` ` _
= ~ , . , . _ ' - .
185. Dan Dia memiliki segala sesuatu dan tiada sesuatu pun yang dapat
memilikiNya dan sesuatu apa pun tidak terkaya dari Allah Taala walau sekelip
mata, dan barangsiapa yang berasa terkaya dari Allah Taala walau sekelip
mata, maka sesungguhnya dia telah Kafir dan menjadi orang-orang yang ahli
menuju kebinasaan.
, = , . ` . , , ., . _ ' - , _ .
186. Dan Allah memiliki Shifat Marah dan Shifat Ridha tidak sepertimana
seseorang pun dari kalangan makhluk.
AL-AQIDAH ATH-THAHAWIYYAH
2014M / 1435H - Khazanah Naqsyabandiyyah Mujaddidiyyah, Naqsyabandi Akademi Quran Sunnah Hadits. 50

KECINTAAN TERHADAP PADA SHAHABAT

, ` - ' . ' -. . _ ` , = . = _ , , , , .
187. Dan kami mencintai Para Shahabat Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam,
, . ` , ` - ` . ' - ` , .,
188. Dan kami tidak melampau-lampau dalam mencintai seseorang daripada
mereka,
, . ` , ' ' - ` , .,
189. Dan kami tidak berlepas diri dari seseorang pun daripada mereka,
, ` ` `, ` . ` , , , , _ - _ , ` , ` .,
190. Dan kami memarahi terhadap sesiapa yang memarahi mereka dan terhadap
orang-orang yang memperingati mereka dengan tidak menyebutkan kebaikan,
, . ` , ` , . , - _ .
191. Dan kami tiada memperingati mereka kecuali dengan menyebutkan kebaikan,
, - ' ` , , , , . , - . , . ` , ` . ` , , , , , ~ , . .
192. Dan mencintai mereka adalah pegangan Agama Din Islam, Iman dan Ihsan
manakala memarahi mereka adalah Kufur kekafiran, Nifaq kemunafiqan dan
Thugyan melampaui batasan.

PARA KHULAFA AR-RASYIDIN

, ` ` . - , _ ` , = . = _ , , , ' ` , . . _ , , . ` , _ . _ = `
. , ` , - _ _, . ` .
193. Dan kami mengitsbatkan Kekhalifahan sesudah Hadhrat Rasulullah
Shallallahu Alaihi Wasallam pertamanya adalah kepada Hadhrat Abu Bakar
Ash-Shiddiq Radhiyallahu Anhu sebagai mengutamakan kelebihan dan
mendahulukan baginya ke atas sekalian Ummat,
` , ` , , - = . _ . _ = ` .
194. Kemudian kepada Hadhrat Umar Ibni Al-Khatthab Radhiyallahu Anhu,
` , ` . _ . _ = ` .
195. Kemudian kepada Hadhrat Utsman Radhiyallahu Anhu,
` , ` _ , ' , ~ _ . _ . _ = ` , . ` ` , - . ` , ` ., , . ` ' , ` ., .
AL-AQIDAH ATH-THAHAWIYYAH
2014M / 1435H - Khazanah Naqsyabandiyyah Mujaddidiyyah, Naqsyabandi Akademi Quran Sunnah Hadits. 51

196. Kemudian kepada Hadhrat Ali Ibni Abi Thalib Radhiyallahu Anhu, dan
mereka adalah Para Khulafa Ar-Rasyidin dan Para Imam yang mendapat
petunjuk.

ASYARAH MUBASYARAH

, . , , ` ` _ , ` , = . = _ , , , , , , ` , , - ` .
197. Dan sesungguhnya sepuluh orang yang telah disebutkan nama-nama mereka
oleh Hadhrat Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam dan memberikan khabar
gembira terhadap mereka dengan janji mendapat Syurga,
, ` ` , , , - ` _ , ` , _ , ` , = . = _ , , ,
198. Kami bersaksi bahawa bagi mereka adalah dengan balasan Syurga, atas apa
yang telah dipersaksikan oleh Hadhrat Baginda Rasulullah Shallallahu Alaihi
Wasallam untuk mereka,
, , ` - ' .
199. Dan perkataan Baginda adalah benar.
, ` ' , ` , , , ,
200. Dan mereka adalah Hadhrat Abu Bakar,
, ` ` ,
201. Dan Hadhrat Umar,
, ` .
202. Dan Hadhrat Utsman,
, _
203. Dan Hadhrat Ali,
, ~ -
204. Dan Hadhrat Thalhah,
, ' , , ` _
205. Dan Hadhrat Az-Zubair,
,
206. Dan Hadhrat Saad,
, ,
207. Dan Hadhrat Said,
AL-AQIDAH ATH-THAHAWIYYAH
2014M / 1435H - Khazanah Naqsyabandiyyah Mujaddidiyyah, Naqsyabandi Akademi Quran Sunnah Hadits. 52

, ` ` , ~ ` , ,
208. Dan Hadhrat Abdur-Rahman Ibni Auf,
, ' ` , ` , , ` , - ` , _ , ` , ' ` . ` _ . _ = ` , ' , ~ .
209. Dan Hadhrat Abu Ubaidah Ibni Al-Jarrah, dan beliau adalah orang yang
paling amanah lagi dipercayai dari kalangan Ummat ini, Radhiyallahu Anhum
Ajmain.

MENYATAKAN KEBAIKAN PARA SHAHABAT DAN AHLI BAIT

, ' - , ' -. . _ ` , = . = _ , , , , .
210. Dan barangsiapa yang menyebut perkataan yang baik mengenai Para
Shahabat Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam,
, ' ,_ - = , . .
211. Dan Para Isteri Baginda yang suci dari segala keburukan,
, ` _ `, ' ` _ - , , ` .
212. Dan Para Zuriat Baginda yang suci dari segala kekotoran, maka
sesungguhnya dia telah terlepas dari Nifaq kemunafiqan.

MENYATAKAN KELEBIHAN PARA ULAMA SALAF

, ` . ` . ` , , , ` , ` , ' - _ , . , , . ' , ` = , .
213. Dan Para Ulama Salaf daripada kalangan orang terdahulu dan sesiapa yang
sesudah mereka dari kalangan Para Thabiin adalah Ahli Kebaikan, dan Ahli
Atsar Hadits, dan Ahli Fiqah dan Ahli Pemerhati,
. `, ` , ., . , - , .
214. Tidak sepatutnya menyebut tentang hal keadaan mereka kecuali dengan cara
yang indah,
, , ` , , ` ., ` , , _ _ ` , .
215. Dan barangsiapa yang menyebutkan tentang mereka dengan keburukan maka
dia adalah berada di atas jalan yang tidak benar.

SEORANG NABI MENGATASI SELURUH PARA AWLIYA

, . ` ` . ' - . , , . ' _ - . , . ,, ` , ` , . , _ , - ' .
- _, . , , . .
AL-AQIDAH ATH-THAHAWIYYAH
2014M / 1435H - Khazanah Naqsyabandiyyah Mujaddidiyyah, Naqsyabandi Akademi Quran Sunnah Hadits. 53

216. Dan kami tidak melebihkan seseorang dari kalangan Para Awliya mengatasi
seseorang dari kalangan Para Anbiya Alaihimussalam, dan kami mengatakan
bahawa seorang Nabi adalah lebih Afdhal dari sekalian Para Awliya.

KARAMAT PARA AWLIYA

, ` , ` , - . , , , ., . ` _ . _ , , , , .
217. Dan kami beriman dengan apa yang telah datang berkenaan dari Karamat
mereka dan dengan apa yang Shahih dari nukilan Para Lelaki Tsiqat daripada
riwayat mereka,

ALAMAT TANDA-TANDA QIYAMAT

, ` , ` , ' , `
218. Dan kami beriman dengan syarat-syarat yang merupakan tanda alamat saat
tibanya Hari Qiyamat,
` - ` , _, ` ` - .
219. Seperti keluarnya Dajjal,
, ` ` , , , _ , ,, , , ` ` . .
220. Dan turunnya Hadhrat Nabi Isa Ibni Maryam Alaihisslam dari langit,
, ` , ` , = _, ` , , , .
221. Dan kami beriman dengan terbit matahari dari arah Baratnya,
, ` - ` , _, ` , . _ ., , .
222. Dan keluarnya Dabbatul-Ardhz binatang melata di muka bumi dari
tempatnya.
, . ` . ` ` , . ` ,
223. Dan kami tidak membenarkan kepada Kahin peramal yang mendakwa tahu
perkara-perkara ghaib dan tidak mempercayai kepada Arraf yang merupakan
tukang tilik,

JAMAAH DAN IJMA UMMAT

, . , ` _ , `, - ` . . , ' ` , ~ _ . ` .
224. Dan kami tidak membenarkan sesiapa yang mendakwa sesuatu perkara yang
bertentangan dengan Kitab Al-Quran dan Sunnah dan Ijma Ummat.
, , - - , . , , , . , _ , , , .
AL-AQIDAH ATH-THAHAWIYYAH
2014M / 1435H - Khazanah Naqsyabandiyyah Mujaddidiyyah, Naqsyabandi Akademi Quran Sunnah Hadits. 54

225. Dan kami berpendapat bahawa Jamaah penyatuan adalah benar dan betul
manakala Firqah perpecahan adalah penyelewengan dan azab.

ISLAM ADALAH AGAMA TUNGGAL WASHATHIYYAH

, ` , = . _ , ` . , - , . ` , ` , . = , , . . `=| `=| , , - - = = = =
, , := := ; ; , _ _ = = ., ., | | , , , , := := ; ; . . , , . .
226. Dan Agama Allah di bumi dan di langit adalah satu iaitu Agama Islam, Allah
Taala telah berfirman:
) $!# !# `=`}#
Sesungguhnya Agama yang diridhai di sisi Allah hanyalah Islam. [3:19]
Dan Firman Allah Taala:
M `39 =`}# $
Dan Aku telah ridha Agama Islam itu sebagai Agama bagi kamu. [5:3]
, ` , , ` ` , , ` . _ .
227. Dan ianya adalah berada di tengah-tengah antara shifat Ghuluw keterlaluan
dan Taqshir mengurangkan,
, , ` , , ` = , .
228. Dan antara golongan Tasybih yang menyerupakan sebahagian Shifat Allah
dengan shifat makhluk dan golongan Tathil yang membekukan sesetengah
Shifat Allah,
, , - , , _ .
229. Dan antara fahaman Jabariyyah yang menafikan kehendak manusia dan
fahaman Qadariyyah yang mengatakan bahawa manusia menjadikan
perbuatannya sendiri,
, , . , , .
230. Dan antara perasaan aman dari azab Allah dan berputus harapan dari Rahmat
Allah.

PEGANGAN ITIQAD AGAMA ISLAM

, ` , , ~ , , , ~ .
231. Maka inilah Agama kami dan Itiqad pegangan kami secara Zhahir dan
Bathin,
AL-AQIDAH ATH-THAHAWIYYAH
2014M / 1435H - Khazanah Naqsyabandiyyah Mujaddidiyyah, Naqsyabandi Akademi Quran Sunnah Hadits. 55

, ` - ` , , . . = - . , ` , , ` , ` ` .
232. Dan kami berlindung kepada Allah dan berlepas diri dari setiap orang yang
bertentangan dengan apa yang telah kami nyatakan dan perjelaskan.
, ' = ' `, . ` _ . , , - , , .
233. Dan kami meminta kepada Allah Taala semoga Dia memperteguhkan kami
atas Iman dan memberikan pengakhiran kepada kami dengan Iman,
, , . . , . ' - , _. . ' ` , , ' . ` , ` `, . ' ` , .
234. Dan semoga Dia memelihara kita dari segala Hawa Nafsu yang berbagai-
bagai, dan pandangan-pandangan yang berbeza, dan Mazhab ikutan yang
tertolak, seperti golongan Musyabbihah,
, ' , .
235. Dan golongan Mutazilah,
, - , ` , .
236. Dan golongan Jahmiyyah,
, - , `, .
237. Dan golongan Jabariyyah,
, _ `,
238. Dan golongan Qadariyyah,
, _ , , - ' , ` , - , - ` . , .
239. Dan yang selain mereka dari kalangan orang-orang yang menentang As-
Sunnah dan Al-Jamaah, dan bersekutu pada kesesatan,
, ` - ` , , , , . , ` , . , ' _ , . , . , = . , ` , ` , .
240. Dan kami berlepas diri daripada mereka dan mereka adalah sesat pada
pandangan kami dan mereka adalah tertolak, dan dengan Allahlah segala
perlindungan dan Tawfiq.









AL-AQIDAH ATH-THAHAWIYYAH
2014M / 1435H - Khazanah Naqsyabandiyyah Mujaddidiyyah, Naqsyabandi Akademi Quran Sunnah Hadits. 56

KHATIMAH

egala Pujian bagi Allah, Tuhan Semesta Alam bahawa inilah pegangan Aqidah
Agama kami Zhahir dan Bathin. Barangsiapa yang menuduh kami dengan perkara
yang lain daripada apa yang telah kami nyatakan maka kami berlepas diri darinya dan
perkataan itu bukanlah daripada kami.
Maka bukanlah kami daripada golongan Wahabi yang telah mengingkari
Aqidah Asyaariyyah dan Maturidiyyah dan mengitsbatkan Jihat bagi Allah, dan
bukan golongan Mujassimah yang menjisimkan Allah Taala sebagaimana jisim
jasmani, dan bukan golongan Musyabbihah yang menyerupakan Allah dengan
makhluk, dan bukan golongan Jabariyyah yang menafikan ikhtiar, dan bukan
golongan Qadariyyah yang mengitsbatkan bahawa hamba adalah pencipta bagi
perbuatannya sendiri, dan bukan golongan Jahmiyyah, Mutazilah, Murjiah dan Ahli
Firqah yang memecahbelahkan Ummat.
Dan kami bukanlah daripada golongan Rawafidhah Syiah pada Ushul dan
Furunya seperti Sabaiyyah, Jaafariyyah, Zaidiyyah, Imamiyyah, Nushairiyyah,
Alawiyyah, Itsna Asyariyyah dan sebagainya yang telah mensyirikkan Allah Taala,
mendustakan Rasulullah Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam, mengubah
Kitabullah dan Hadits Rasulullah dan telah mencela serta mengkafirkan sebilangan
besar Para Shahabat Kiram dan telah menghina Isteri-isteri Baginda yang suci,
Ridhwanullahi Alaihim Ajmain.
Dan kami bukanlah daripada golongan Ahmadi Qadiani yang menafikan
Khatamun-Nubuwwat Hadhrat Baginda Nabi Muhammad Rasulullah Shallallahu
Alaihi Wasallam dan menafikan Hadhrat Baginda Nabi Isa Ibni Maryam
Alaihimassalam telah dinaikkan ke langit, dan bukanlah dari golongan Salafi yang
mengikut Ibnu Taimiyyah, Ibnu Qayyim dan Muhammad Ibni Abdul Wahhab dan
para pengikut mereka yang telah terkeluar dari Ijma Ummat, dan bukan dari
golongan Druze yang tidak mendirikan Shalat, dan bukan dari golongan Mamati yang
mengatakan bahawa Nabi Muhammad Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
sebagai mayat yang sudah mati.
S
AL-AQIDAH ATH-THAHAWIYYAH
2014M / 1435H - Khazanah Naqsyabandiyyah Mujaddidiyyah, Naqsyabandi Akademi Quran Sunnah Hadits. 57

Dan kami bukanlah daripada golongan Ahli Dhalalah yang menyembah
Syaitan dan bukan daripada golongan Musyrikin yang menyembah berhala dan bukan
daripada golongan Majusi yang menyembah api, dan bukan Shabii yang menyembah
bintang-bintang dan matahari, dan bukan daripada golongan Yahudi yang dimurkai
kerana mengingkari dan telah membunuh Para Nabi, dan bukan golongan Nashrani
yang sesat mengatakan bahawa Hadhrat Nabi Isa sebagai anak Tuhan.
Dan kami bukan dari golongan Pluralism yang menyamakan kedudukan
Agama Islam dengan semua Agama, dan bukan golongan Liberalism yang
berfahaman bebas, dan bukan golongan Sekularism yang mengasingkan tuntutan
Agama Islam dari politik, dan bukan golongan Socialism, Komunism dan Kapitalism
yang menafikan tuntutan Syariat Islam dalam pentadbiran dan pemerintahan, dan
bukan golongan yang mencampur-adukkan ajaran semua Agama sebagaimana Sai
Baba dan Ayah Pin.
Dan kami bukan golongan yang gilakan nama, pangkat dan kemewahan
Duniawi, dan bukan golongan yang cintakan maksiat, kesesatan dan syahwat Nafsani,
dan bukan dari golongan Munafiqin yang lidahnya bagaikan Muslim sejati tetapi
hatinya adalah bagaikan serigala Syaitani, dan kami bukanlah daripada golongan yang
menjadi pengikut Al-Masih Ad-Dajjal.
Bahkan sesungguhnya kami adalah orang-orang yang mengikuti golongan
Ahli Sunnah Wal-Jamaah iaitu mereka yang mengikut Sunnah Rasulullah Shallallahu
Alaihi Wa Aalihi Wasallam dan mengikut Jamaah Para Shahabat, dan kami
mengikuti Para Thabiin dan Thabi Thabiin yang mengikuti Para Shahabat
Ridhwanullahi Alaihim Ajmain.
Walhamdulillahi Rabbil Alamin.







AL-AQIDAH ATH-THAHAWIYYAH
2014M / 1435H - Khazanah Naqsyabandiyyah Mujaddidiyyah, Naqsyabandi Akademi Quran Sunnah Hadits. 58

ISNAD DAN SILSILAH KITAB AL-AQIDAH ATH-THAHAWIYYAH

Dengan Nama Allah Yang Maha Pemurah Yang Maha Pengasih.

esungguhnya daku hamba yang dhaif faqir haqir di bawah telapak kaki Para
Masyaikh lagi miskin Hadhrat Maulawi Abu Al-Ahmad Jalaluddin Ahmad Ibni
Nuruddin Ar-Rowi Al-Amani Afallahu Anhu Waan Walidaihi Fid-Daarain
telah menerima Ijazah pembacaan Kitab Matan Al-Aqidah Ath-Thahawiyyah karangan
Hadhrat Al-Imam Abu Jaafar Ahmad Ibni Muhammad Ath-Thahawi Rahmatullah
Alaih oleh Hadhrat Asy-Syaikh Abdul Hadi Ibni Muhammad Al-Kharsah
Hafizhahullah pada hari Jumaat 18 Muharram 1435 Hijrah bersamaan 22 November
2013 Masihi di Pusat Dakwah Negeri Sembilan Darul Khusus, Malaysia dan telah
diberikan keizinan untuk meriwayatkan daripadanya sebagaimana beliau telah
menerima dan meriwayatkan daripada gurunya iaitu:
Hadhrat Al-Muhaddits Asy-Syaikh Muhammad Ibni Alawi Al-Maliki dan beliau
daripada ayahandanya Hadhrat Al-Muhaddits Alawi Al-Maliki dan beliau daripada
Hadhrat Al-Hafizh Al-Musnid Al-Imam Abu Al-Asaad Muhammad Abdul Hayy Al-
Kattani dan beliau daripada ayahandanya Hadhrat Al-Muhaddits Abdul Kabir Al-
Kattani dan beliau daripada Hadhrat Al-Muhaddits Abdul Ghani Ad-Dehlawi dan
beliau daripada ayahandanya Hadhrat Abi Said dan Hadhrat Abu Sulaiman
Muhammad Ishaq Ad-Dehlawi dan beliau daripada ayahandanya Hadhrat Asy-Syah
Waliullah Qutbuddin Ahmad Ibni Abdur Rahim Ad-Dehlawi dan beliau daripada
Hadhrat Abu Ath-Thahir Muhammad Ibni Ibrahim Al-Kurdi Al-Kurani dan beliau
daripada ayahandanya Hadhrat Asy-Syaikh Ibrahim dan beliau daripada Hadhrat Ash-
Shafi Ahmad Al-Qusyasyi dan beliau daripada Hadhrat Ahmad Ibni Ali Asy-Syanawi
dan beliau telah berkata:
S
AL-AQIDAH ATH-THAHAWIYYAH
2014M / 1435H - Khazanah Naqsyabandiyyah Mujaddidiyyah, Naqsyabandi Akademi Quran Sunnah Hadits. 59

Telah mengkhabarkan kepada kami oleh Hadhrat Asy-Syams Muhammad Ibni
Ahmad Ar-Ramli daripada Hadhrat Az-Zain Abu Yahya Zakariyya Ibni Muhammad
Al-Anshari daripada Hadhrat Al-Hafizh Abi Naim Ridhzwan Al-Mustamali daripada
Hadhrat Asy-Syaraf Abu Ath-Thahir daripada Hadhrat Al-Kuyak daripada Hadhrat
Ibrahim Ibni Barakat Al-Baali Al-Maruf Bibni Al-Qarsyiyyah daripada Hadhrat Abu
Abdullah Muhammad Ibni Abu Al-Hassan Ahmad Al-Yunaini daripada Hadhrat Al-
Hafizh Abu Musa Muhammad Ibni Abi Bakar Al-Madini daripada Hadhrat Ismail Ibni
Al-Fadhzal Ibni Al-Ikhsyid daripada Hadhrat Abu Al-Fatah Manshur Ibni Al-Hassan
At-Taali daripada Hadhrat Abu Bakar Muhammad Ibni Ibrahim Al-Muqri daripada
Hadhrat Al-Imam Al-Kabir Al-Hafizh Abu Jaafar Ahmad Ibni Muhammad Ibni
Salamah Ath-Thahawi Al-Azdi Al-Hanafi Rahmatullahi Alaihim Ajmain.
Dan semoga Allah melimpahkan Shalawat Rahmat dan Salam kesejahteraan ke
atas Hadhrat Sayyidina Wa Maulana Muhammad An-Nabiyyi Al-Ummiyyi dan ke atas
Ahli Keluarganya dan Para Shahabatnya dan Para Ikhwannya dan Para Pewarisnya dan
Para Pencintanya dan sesiapa yang mengikuti mereka dengan Ihsan sehingga ke Hari
Qiyamat.
Dan segala pujian bagi Allah Tuhan Semesta Alam.















AL-AQIDAH ATH-THAHAWIYYAH
2014M / 1435H - Khazanah Naqsyabandiyyah Mujaddidiyyah, Naqsyabandi Akademi Quran Sunnah Hadits. 60

TAARRUF PENTERJEMAH

adhrat Maulawi Jalaluddin Ahmad Ibni Nuruddin Ar-Rowi Al-Amani telah
dilahirkan pada tahun 1395H bersamaan 1973M di Ipoh dan telah dibesarkan
di Kampung Aman, Pokok Assam, Taiping, Perak Darul Ridhzuan, Malaysia.
Beliau adalah anak bongsu dari tiga orang adik beradik. Abangnya yang sulung
bernama Jamaluddin dan kakaknya yang tengah bernama Jamaliah.
Beliau mula mempelajari Al-Quran, Shalat dan Puasa semenjak berusia 5
tahun di bawah bimbingan dan asuhan ibunya Hadhrat Hajjah Halijah Binti Abdur
Rahman. Beliau telah dimasukkan ke sekolah akademik Inggeris St. Georges
Institutions ketika berusia 7 tahun sehingga 17 tahun. Ayahnya meninggal dunia
ketika dia berusia 8 tahun dan beliau telah dibesarkan dan dididik oleh ibunya
sehingga dewasa dan menamatkan persekolahan menengah.
Ketika berusia 19 tahun beliau telah melibatkan diri dengan majlis pengajian
Ilmu Agama dimasjid-masjid, beramal dengan amalan Thariqat Qadiriyyah setelah
menerima Baiat Qadiriyyah daripada Hadhrat Syaikh Ismail Kanni Damat Barkatahu
dan beramal dengan Thariqat Naqsyabandiyyah Khalidiyyah setelah menerima Baiat
dan menempuh Suluk Khalidiyyah di bawah asuhan Hadhrat Syaikh Muhammad
Abdullah Kamal Bin Syuhud Al-Khalidi Rahimahullah, dan beramal dengan Thariqat
Naqsyabandiyyah Haqqaniyyah setelah menerima Baiat daripada Hadhrat Sulthanul-
Qulub Syaikh Raja Ashman Syah Haqqani Rahimahullah serta bergiat dalam usaha
Dakwah dan Tabligh setelah beliau mendapat limpahan cahaya Hidayah daripada
Allah Subhanahu Wa Taala untuk kembali kepadaNya dan berada dalam
keridhaanNya.
Pada tahun 1416H/1996M ketika berusia 21 tahun beliau telah meninggalkan
tanah air dan kampung halamannya untuk pergi menyambung pembelajarannya
menuntut ilmu pengetahuan Syariat Agama Islam di Al-Jamiah Al-Asyrafiyyah,
Lahore, Pakistan selama 7 tahun sehingga tahun 1423H/2001M dan beliau pernah
mendapat kesempatan bershuhbat dengan Hadhrat Syaikhul-Hadits Wat-Tafsir
Maulana Syaikh Muhammad Musa Ar-Ruhani Al-Bazi Rahimahullah, Hadhrat
Syaikhul-Hadits Wat-Tafsir Maulana Abdur-Rahman Asyrafi, Hadhrat Syaikhul-
Hadits Wat-Tafsir Maulana Muhammad Shufi Sarwar Rahimahullah dan Hadhrat
Syaikhul-Hadits Wat-Tafsir Maulana Hamidullah Jaan Shahib Damat Barakatahum.
Ketika berusia 25 tahun beliau telah berkesempatan berbaiat, bershuhbat dan
memperolehi Ijazat dan keizinan daripada Hadhrat Khwajah Khwajagan Quthub
Dauran Sayyidina Wa Maulana Khwajah Khan Muhammad Shahib di Khanqah
Sirajiyyah, Kundiyan, Mianwali, Pakistan atas perjalanan Thariqat Naqsyabandiyyah
Mujaddidiyyah iaitu semenjak tahun 1420H/1998M sehingga 1423H/2001M dan telah
mempelajari kitab-kitab Hadhrat Para Masyaikh Mujaddidiyyah seperti Maktubat
Imam Rabbani, Maarif Laduniyyah, Mabda Wa Maad, Mukasyafat Ainiyyah, Idhzah
Thariqah, Hidayat Thalibin dan sebagainya.
H
AL-AQIDAH ATH-THAHAWIYYAH
2014M / 1435H - Khazanah Naqsyabandiyyah Mujaddidiyyah, Naqsyabandi Akademi Quran Sunnah Hadits. 61

Ssebelum berpisah dari Hadhrat Syaikhnya, beliau telah menerima kebenaran
Ijazat untuk memberi Baiat dan mengajarkan Ilmu Thariqat Naqsyabandi Mujaddidi
sebagai seorang Syaikh ketika berusia 28 tahun. Kemudian pada tahun 2001M ketika
berlakunya krisis di Afghanistan yang telah menyebabkan berlakunya tunjuk perasaan
secara besar-besaran di Pakistan menentang pencerobohan Amerika ke atas Negara
Afghanistan, beliau telah kembali ke Malaysia sebelum sempat menamatkan
pengajiannya di Jamiah Asyrafiyyah.
Beliau telah mendirikan perkahwinan ketika berusia 30 tahun dan sehingga
kini beliau telah dikurniakan dengan 3 anak lelaki dan 2 perempuan. Dalam kesibukan
beliau dengan urusan Duniawi, beliau tetap berkesempatan menghasilkan beberapa
terjemahan dan karangan penulisan risalah dan kitab yang berkaitan dengan ilmu
pengetahuan Agama Islam dalam Bahasa Melayu khususnya dalam bidang Thariqat
Tashawwuf aliran Naqsyabandiyyah Mujaddidiyyah dan Aqidah Ahli Sunnah Wal-
Jamaah Asyairah dan Maturidiyyah. Di samping itu beliau juga bergiat dalam
penulisan Syair dan beberapa cabang kesenian yang lain.
Ketika mencapai usia 35 tahun beliau mula menceburkan dirinya dalam
bidang pengajaran dan pentarbiyahan dengan beliau mewujudkan beberapa Khanqah
di sekitar negeri Selangor Darul Ihsan yang berfungsi sebagai tempat pengajaran dan
pembelajaran ilmu pengetahuan Thariqat Tashawwuf dan memberikan Tarbiyyah
Suluk atas jalan Thariqat Naqsyabandi Mujaddidi. Beliau telah menerima tauliah
mengajar Al-Quran dan Fardhu Ain di Selangor pada 1432H/2010M dan telah mula
bertugas sebagai Guru Agama Rakyat di Sekolah Rendah KAFA Al-Humaira,
Kampung Nakhodapada tahun 1433H/2011M dan berkhidmat sebagai Imam, Khatib
dan Ahli Jawatankuasa Masjid Jamek Kariah Kampung Nakhoda, Batu Caves,
Selangor Darul Ehsan pada tahun 1434H/2012M ketika berusia 39 tahun hingga kini.
Ketika berusia 40 tahun pada tahun 1435H/2013M beliau telah berkesempatan
belajar secara Talaqqi dan bershuhbat dalam program Tafaqquh Perdana anjuran
Jabatan Mufti Negeri Sembilan Darul Khusus bersama Hadhrat Syaikh Abdul Hadi
Ibni Muhammad Al-Kharsah Ad-Damsyiqi Asy-Syadzili Hafizhahullah bagi
mempelajari Kitab Al-Aqidah Ath-Thahawiyyah dan Fiqh Al-Akbar Imam Abu
Hanifah serta telah memperolehi Sanad dan Silsilah yang sampai kepada Hadhrat
Imam Abu Hanifah, Sanad dan Silsilah yang sampai kepada Hadhrat Imam Abul-
Hassan Asyaari dan Sanad dan Silsilah yang sampai kepada Hadhrat Imam Ath-
Thahawi, dan beliau telah mendapat Ijazah daripada beliau untuk mengajarkan Kitab
Hikam Athaiyyah dan mensyarahkannya. Pada usia dan pada tahun yang sama
beliau telah menghadiri majlis pengajian Daurah Bersanad dan Ijazat bagi Kitab
Mukhtashar Ibnu Abi Jamrah iaitu ringkasan Shahih Bukhari daripada Hadhrat
Maulana Allamah Syaikh Yusri Rusydi As-Sayyid Jabar Al-Hassani Al-Misri
Hafizhahullah dan telah menerima Ijazah mengajar dan mensyarahkannya, dan telah
memberikan kepada beliau Ijazah keizinan mengajarkan Thariqat Syadziliyyah
Darqawiyyah Shiddiqiyyah.
AL-AQIDAH ATH-THAHAWIYYAH
2014M / 1435H - Khazanah Naqsyabandiyyah Mujaddidiyyah, Naqsyabandi Akademi Quran Sunnah Hadits. 62

BAHAN RUJUKAN

1. Matan Al-Aqidah Ath-Thahawiyyah Imam Abu Jaafar Ahmad Ibni
Muhammad Ibni Salamah Ath-Thahawi (239-321H)
2. Syarah Aqidah Al-Imam Ath-Thahawi Syaikh Abu Hafshin Sirajuddin Umar
Ibni Ishaq Al-Ghaznawi Al-Hindi (704-773H)
3. Syarah Aqidah Ahlis-Sunnah Wal-Jamaah Syaikh Akmaluddin Muhammad
Ibni Muhammad Al-Babirati (712-786H)
4. Syarah Al-Aqidah Ath-Thahawiyyah Al-Allamah Al-Faqih Abdul Ghani Al-
Ghunaimi Al-Maidani (1298H)
5. Aqidatul Thahawi Maulana Qari Muhammad Thayyib Deobandi (1315-
1403H)






























AL-AQIDAH ATH-THAHAWIYYAH
2014M / 1435H - Khazanah Naqsyabandiyyah Mujaddidiyyah, Naqsyabandi Akademi Quran Sunnah Hadits. 63












































AL-AQIDAH ATH-THAHAWIYYAH
2014M / 1435H - Khazanah Naqsyabandiyyah Mujaddidiyyah, Naqsyabandi Akademi Quran Sunnah Hadits. 64

#=# & !# v {# / $E % $/ `39 M# 3=9 =)?
Ketahuilah olehmu bahawa sesungguhnya Allah menghidupkan bumi sesudah matinya, sesungguhnya Kami telah
menjelaskan kepadamu tanda-tanda kebesaran Kami supaya kamu memikirkannya. [57:17]
y) _ )
y) _ ) y) _ )
A
AAT
TT-
--T
TTA
AA
A
AAL
LLI
IIQ
QQA
AAT
TT

A
AAL
LLA
AA A
AAL
LL-
--I
II
T
TTI
IIQ
QQA
AAD
DD
. '`
=,-| _| _.- _= v _- _| .,-=|
==- _-v ;| ,=| _, , =>| ,=| ,:- ;,|,-
,=| ;,, _, _.' _,< - -,=| - -- = -

._ ,,,
-,.== -,=,= --
.,=- -= .| _-.| ;=,=
-,,- ,,| - ;- -,.== -,=,=
,,, ..- _ _, .,, ,, . ,,, ,,

1435 / 2013
AL-AQIDAH ATH-THAHAWIYYAH
2014M / 1435H - Khazanah Naqsyabandiyyah Mujaddidiyyah, Naqsyabandi Akademi Quran Sunnah Hadits. 65

Dengan Nama Allah Yang Maha Pemurah Yang Maha Pengasih
sal Tawhid dan apa yang menjadi Itiqad Shahih yang sebenar ialah bahawa
Allah adalah Satu, Esa, Tunggal bukan dari sudut bilangan yakni Keessan
Allah bukanlah sepertimana rangkaian nombor tetapi ianya bermaksud
bahawa tiada sesuatupun yang ada sebelumNya dan tiada sesuatupun yang ada
sesudahNya. Dia tidak melahirkan dan tidak dilahirkan. Dia tidak menyerupai sesuatu
dan tiada sesuatu yang dapat menyerupaiNya. Shifat Allah terbahagi kepada dua
bahagian, iaitu Shifat Zatiyyah dan Shifat Filiyyah. Shifat Zatiyyah bermakna Shifat-
shifat yang wujud pada Zat Allah Subhanahu Wa Taala, manakala Shifat Filiyyah
adalah Shifat Afal Perbuatan Allah yang terzhahir pada sesuatu makhluk. Shifat
Filiyyah adalah terzhahir pada Maful yakni makhluk yang diciptakanNya. Perbezaan
antara Shifat Zatiyyah dan Shifat Filiyyah adalah seperti berikut:
1. Shifat Zatiyyah ialah apabila sekiranya lawan bagi sesuatu Shifat tidak boleh
disandarkan kepada Allah Taala, contohnya seperti Shifat Hidup, Ilmu, Iradat,
Qudrat, Mendengar, Melihat dan Berkalam. Shifat Zat juga dikenali sebagai
Shifat Maani yang hukumnya adalah Qadim sepertimana hukum Qadim bagi
Zat.
2. Shifat Filiyyah ialah apabila sekiranya lawan bagi sesuatu Shifat boleh juga
disandarkan kepada Allah seperti contohnya Shifat Menghidupkan dan
Mematikan, Shifat Memberikan Manafaat dan Mendatangkan Mudharat, Shifat
memuliakan dan Menghinakan dan sebagainya. Shifat Fiil juga adalah seperti
Takhliq menciptakan makhluk, Tarziq memberikan rezeki, menjadikan dan
memulakan penciptaan dan sebagainya.
Sesungguhnya nikmat yang paling besar ialah dapat menuruti dan
menghidupkan perkataan dan perbuatan Hadhrat Baginda Nabi Muhammad
Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam sehingga seluruh perkataan dan perbuatan kita
dapat menuruti Sunnah Baginda yang merupakan Nushush bagi Agama Islam.
Perbezaan yang timbul di kalangan Ummat Islam bukanlah terhadap Nushush tersebut
tetapi perbezaan yang timbul adalah pada pemahaman terhadap Nushush. Orang-
orang yang Ittiba mengikuti Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam dengan perasaan cinta,
maka perbuatan dan perkataan mereka adalah cenderung kepada menuruti perbuatan
dan perkataan Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam. Orang-orang yang berilmu
pengetahuan adalah mereka yang memiliki ilmu pengetahuan dan pemahaman tentang
Al-Kitab dan As-Sunnah. Mereka memiliki suatu kedudukan yang tinggi pada
pandangan Allah. Menyamaratakan orang-orang yang berilmu pengetahuan dengan
orang-orang yang tidak berilmu pengetahuan adalah salah di sisi Agama Islam.
A
AL-AQIDAH ATH-THAHAWIYYAH
2014M / 1435H - Khazanah Naqsyabandiyyah Mujaddidiyyah, Naqsyabandi Akademi Quran Sunnah Hadits. 66

Para 'Ulama adalah orang-orang yang memiliki ilmu pengetahuan Agama Islam
dan mempunyai kefahaman tentang Al-Kitab dan As-Sunnah dan mereka beramal
dengan perbuatan dan perkataan Baginda Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam dan
mengajarkan segala pengajaran Baginda. Mereka adalah pewaris Para Anbiya yang
mewarisi kefahaman ilmu pengetahuan Agama dan Ittiba' mengikuti Sunnah Baginda
dengan Ikhlas dan Ridha.
Tanda seseorang itu beriman dengan Kenabian dan Kerasulan Baginda Nabi
Muhammad Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam adalah dia Ittiba' mengikuti Nabi
dan berusaha menghidupkan semua Sunnat Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam. Para
'Ulama Islam adalah mereka yang memahami berkenaan Rukun-rukun Agama dan
Ushul-ushul Syari'at. Para 'Ulama hendaklah menyeru manusia kepada penghasilan
Ma'rifat dan Ahwal supaya manusia dapat Ittiba' mengikuti Rasulullah Shallallahu
'Alaihi Wasallam dengan Bashirah dan keterangan mata hati serta memerhatikan dan
mengenalpastikan segala Ahwal yang berlaku.
Arkan Ad-Din yakni Rukun-rukun Agama Islam terbahagi kepada tiga iaitu
Islam, Iman dan Ihsan. Ushul Syara' adalah terbahagi kepada empat bahagian iaitu
Kitabullah, Sunnah Rasulullah, Ijma' dan Qiyas. Golongan Zhahiriyyah adalah mereka
yang menolak Qiyas dan mereka adalah golongan Mubtadi'ah yang melakukan Bida'ah
dengan melanggar dan menolak Ijma' Para 'Ulama Ahli Sunnah. Imam dalam bidang
'Aqidah bagi Ahli Sunnah Wal-Jama'ah adalah Imam Asy'ari dan Imam Maturidi.
Golongan yang menolak mereka adalah golongan Khawarij, Mu'tazilah, Syi'ah
Rafidhah, Murjiah, Wahabiyyah Mujassimah dan Musyabbihah yang kesemuanya
adalah dalam golongan yang sesat pada 'Aqidahnya.
Ahli Sunnah Wal-Jama'ah adalah jemaah Ummat Islam yang terbesar dan digelar
sebagai Sawad Al-A'zham yang dipimpin oleh Para 'Ulama Salafus-Shalih. Rukun-
rukun Islam yang membicarakan permasalahan Fiqah adalah dipimpin oleh Imam Abu
Hanifah, Imam Malik, Imam Syafi'i dan Imam Ahmad Ibni Hanbal Rahimahumullah
dan para pengikut Mazhab mereka adalah dikenali sebagai Hanafi, Maliki, Syafi'i dan
Hanbali. Rukun-rukun Iman yang membicarakan permasalahan 'Aqidah Tawhid adalah
dipimpin oleh Imam Abu Manshur Maturidi dan Imam Abul-Hassan Asy'ari manakala
pada Rukun-rukun Ihsan yang membicarakan permasalahan Tashawwuf Akhlaq,
Ahwal, 'Ibadat Qalbi dan pembukaan ilmu tentang hati adalah dipimpin oleh Sayyid
Ath-Thaifah Imam Junaid Baghdadi Rahimahumullah. Segala ilmu pengetahuan
mereka sampai kepada kita dengan sandaran Sanad yang Muttashil bersambungan
dengan mereka.
AL-AQIDAH ATH-THAHAWIYYAH
2014M / 1435H - Khazanah Naqsyabandiyyah Mujaddidiyyah, Naqsyabandi Akademi Quran Sunnah Hadits. 67

Seseorang 'Alim yang berilmu pengetahuan Haqq, yang hidup hatinya dengan
mengingati Allah, maka ramai orang yang akan mengikutinya. Seseorang yang 'Alim
hendaklah lembut hatinya, dan tanda-tanda hati yang lembut ialah matanya mudah
untuk mengeluarkan air mata manakala tanda-tanda hati yang keras ialah mata yang
tidak dapat menangis mengeluarkan air mata kerana takutkan Allah Taala.
Seseorang 'Alim yang memperbanyakkan Zikrullah maka hatinya akan
bercahaya dan dengan memperbanyakkan amalan Sunnat maka setiap perbuatannya
akan bercahaya dengan Nur Nubuwwah dan terhasillah hal-hal yang sesuai dengan
Syari'at dalam seluruh kehidupannya. Ahli Hal adalah mendahului cahaya Nur mereka
sebelum perkataan-perkataan mereka.
Para 'Ulama adalah pewaris Para Anbiya dan mereka turut mewarisi Nur
Nubuwwah. Para 'Ulama perlu menangis sebelum memberikan ceramah pengajaran
Agama supaya perasaan insaf dapat terbentuk dalam jiwa para pendengar. Kemudian,
Para 'Ulama perlu menyeru manusia kepada pengahasilan hal-hal Syari'at dan Ma'rifat
supaya manusia kembali kepada 'Ibadat dan menjalani kehidupan menurut Sunnat.
Manusia telah diperintahkan dengan melakukan amalan 'Ibadat dan menghasilkan
keyakinan dan Ma'rifat yang mana segala manafaat 'Ibadat dan Ma'rifat adalah untuk
manusia itu sendiri dan dikembalikan kepada makhluk kerana Allah adalah Maha Kaya
dari mengambil sebarang manafaat daripada makhluk ciptaanNya. Maka, manafaat
'Ibadat dan Ma'rifat adalah dikembalikan kepada Para HambaNya dan bukan untuk
Allah Taala. Allah tidak mengambil sebarang manafaat daripada makhlukNya dan
makhluk tidak dapat mendatangkan sebarang manafaat dan mudharat kepadaNya.
Meskipun bilangan orang Kafir lebih ramai dari bilangan orang Islam, tetapi mereka
tiada dapat mendatangkan sebarang mudharat kepada Allah Ta'ala. Meskipun bilangan
orang Islam lebih ramai dari bilangan orang Kafir, namun mereka tiada dapat
mendatangkan sebarang manafaat kepada Allah Ta'ala.
Allah Maha berdiri sendiri tanpa memerlukan sebarang pergantungan daripada
sebarang makhluk ciptaanNya. Allah adalah wujud dengan ZatNya semenjak Azali dan
kekal sehingga Abadi, demikianlah juga dengan sekalian Shifat Zatiyyah dan Fi'liyyah
dan AsmaNya ada semenjak Azali sehingga Abadi. Allah ada tanpa bertempat.
Kenyataan ini seringkali dipersoalkan tentang daripada siapa kata-kata ini dinisbatkan?
Adapun kenyataan tersebut adalah benar kesahihannya dan menurut kenyataan yang
diriwayatkan daripada Hadhrat Sayyidina 'Ali Ibni Abi Thalib Radhiyallahu 'Anhu.
Kenyataan tersebut adalah benar Shahih kerana Allah tidak menyerupai makhluk.
Tempat dan masa adalah Zharaf dan Zharaf adalah makhluk, maka tempat dan masa
adalah makhluk sedangkan Allah bukanlah makhluk. Allah adalah Azali dan tidak
tertakluk dengan tempat dan masa.
AL-AQIDAH ATH-THAHAWIYYAH
2014M / 1435H - Khazanah Naqsyabandiyyah Mujaddidiyyah, Naqsyabandi Akademi Quran Sunnah Hadits. 68

'Aqidah Tanzih adalah mensucikan Allah dari sebarang perkaitan dengan Zharaf
yang merujuk kepada tempat dan masa. Ini adalah 'Aqidah yang tsabit ketetapannya
menurut 'Aqidah Ahli Sunnah. Allah tidak tertakluk dengan sebarang tempat dan
sebarang masa. Wujud Allah adalah Azali. Menurut keterangan yang tsabit daripada
Hadhrat Imam Ja'afar Sadiq Radhiyallahu 'Anhu bahawa, barangsiapa yang
mentsabitkan Allah daripada sesuatu, di dalam atau pada sesuatu, ataupun di atas
sesuatu, maka dia adalah Kafir. Kerana, jika demikian maka bermakna Allah adalah
bergantung dengan sesuatu dan jika dikiaskan Allah dengan demikian maka keadaan
Allah menjadi Mahdud yakni terbatas dan terhad sedangkan Allah adalah Zat yang
tiada batas dan had bagiNya. Allah adalah melampaui segala batasan had. Jika Allah
dikiaskan sebagai jisim, maka jika dikatakan Allah duduk di atas 'Arasy bererti kita
meletakkan kias terhadap suatu Zat yang tiada had berada di atas sesuatu zat yang
terhad dan terbatas, sedangkan keadaan ini adalah mustahil. Maka, kenyataan yang
mentsabitkan Allah dengan sesuatu tempat atau sesuatu masa adalah Bathil.
Mengkiaskan Zat tanpa had berada di atas zat yang terhad adalah tertolak dan tertegah
di sisi akal yang waras kerana seolah-olah Allah diliputi dan dikelilingi oleh sesuatu
yang memiliki had seperti Kursi dan 'Arasy, sedangkan Allah adalah Maha Suci dari
segala apa yang dishifatkan dan dimisalkan. 'Aqidah Yahudi mengatakan bahawa Allah
menciptakan makhluk dalam enam tempoh masa lalu pada hari ketujuh Allah berehat
di atas 'Arasy dengan pengertian makna duduk untuk beristirahat. Ini adalah 'Aqidah
Kufur. Tiada sesiapa pun dari kalangan Para 'Ulama Ahli Sunnah yang mentafsirkan
kalimah Istawa sebagai makna duduk kerana yang demikian itu adalah 'Aqidah Tajsim.
Subhanahu Wa Ta'ala 'Amma Yashifun, Maha Suci Allah dan Maha Tinggi dari segala
apa yang mereka shifatkan. Tiada tersembunyi sesuatu apa pun tentang makhluk di sisi
Allah, semuanya berada dalam 'IlmuNya dan Dia mengetahuinya sebelum ianya
berlaku, ketika ianya sedang berlaku dan sesudah ianya berlaku. Wallahu A'lam.
Allah memberikan rezeki kepada makhluk bukan secara Nisbat Haqiqi
sebaliknya dengan secara Nisbat Majazi. Sebagaimana maksud Hadhrat Nabi 'Isa
'Alaihissalam membuatkan rupabentuk seekor burung tetapi dengan izin daripada
Allah ianya dapat menjadi hidup. Manusia tidak boleh memberikan sebarang kesan
menerusi perbuatannya. Manusia tidak boleh memberikan rezeki tetapi Allah yang
memberikan rezeki kepada manusia menerusi tangan-tangan manusia. Haqiqat sebenar
adalah Allah yang memberikan kesan dan kiasan kepada makhluk dengan syarat
bahawa manusia hendaklah beri'tiqad bahawa makhluk tidak boleh memberikan kesan
melainkan dengan izin Allah Ta'ala. Tiada yang menciptakan, yang memberikan rezeki
dan sebagainya melainkan Allah. Tiada yang dapat menghalang apa yang Allah hendak
berikan dan tiada yang dapat memberi apa yang Allah hendak halangkan.
AL-AQIDAH ATH-THAHAWIYYAH
2014M / 1435H - Khazanah Naqsyabandiyyah Mujaddidiyyah, Naqsyabandi Akademi Quran Sunnah Hadits. 69

Tiada yang dapat mematikan melainkan Allah Taala. Allah mematikan
makhlukNya tanpa sebarang ketakutan. Tiada yang dapat mematikan dan
menghidupkannya semula melainkan Allah. Barangsiapa mengi'tiqadkan sesiapa boleh
menghidupkan dan mematikan maka sesungguhnya dia telah mensyirikkan Allah
Taala. Allah membangunkan dan membangkitkan manusia tanpa sebarang kesusahan
dan kepayahan. Allah bangunkan manusia dari tidur dari bangkitkan mereka dari
kematian dengan tanpa kesusahan. Semuanya adalah sangat mudah bagi Allah.
Membangunkan makhluk untuk kali yang kedua adalah lebih mudah jika
dibandingkan dengan menjadikannya pada kali yang pertama sebagaimana menurut
sisi pemahaman manusia.
Isim Tafdhil iaitu katanama yang menunjukkan kepada kelebihan, apabila
dinisbatkan kepada Allah tidaklah menunjukkan kepada kelebihan suatu nisbat atas
sesuatu nisbat, sebaliknya bermakna sama yakni Qudrat Allah adalah sama ketika
sebelum dan selepas sesuatu itu berlaku. Sebagai contohnya, cawan kaca bahawa
mengeluarkan sesuatu bahan kaca daripada pasir adalah susah, ketika mana sudah
dijadikan dalam keadaan kaca maka untuk menjadikan sesuatu daripada kaca tersebut
adalah mudah.
Ibarat ini adalah di sisi manusia, tetapi kekuasaan Qudrat Allah adalah sama
sebelum Dia menciptakan makhluk dan sesudah Dia menciptakannya. Zat Allah
bukanlah tempat bagi Shifat-shifat yang baharu. Allah tidak memerlukan makhluk
untuk menjadikan DiriNya sempurna. Seluruh Shifat adalah Dalalat yang menunjukkan
atas Kamalat kesempurnaanNya, bermakna Allah tidak tertakluk dengan Shifat
Hawadits iaitu segala yang bershifat baharu.
Allah Qadim sebelum menciptakan makhluk. Allah berkeadaan Wujud semenjak
Azali dan Allah tidak mengalami sebarang pertambahan pada Shifat-shifatNya. Allah
adalah Azali dan Abadi, tiada tersembunyi sesuatu apa pun tentang makhluk dari
sisiNya. Allah adalah terhimpun dengan segala Shifat Kamalat yang sempurna
semenjak Azali sehingga Abadi. Shifat-shifat Allah tidak bertambah dan tidak
berkurangan selama-lamanya. Allah adalah Khaliq dan Shifat Khaliq adalah Qadim
bagiNya. Kewujudan Allah ada sebelum wujudnya sekalian makhluk. Bukanlah kerana
makhluk diciptakan maka menyebabkan Allah bershifat dengan Shifat Khaliq, bahkan
Allah adalah Khaliq semenjak Azali sebelum Dia menciptakan makhlukNya dan Dia
kekal sebagai Khaliq kekal Abadi selama-lamanya. Begitulah juga dengan sekalian
Asma dan Shifat Allah adalah tsabit semenjak Azali sebelum Asma dan Shifat tersebut
dizhahirkan. Di manakah takluk Asma sebelum berlaku penciptaan makhluk?
Sesungguhnya Allah telah meletakkan suatu tuntutan pada setiap AsmaNya. Allah
adalah bershifat dengan sekalian ShifatNya sebelum penciptaan makhlukNya.
AL-AQIDAH ATH-THAHAWIYYAH
2014M / 1435H - Khazanah Naqsyabandiyyah Mujaddidiyyah, Naqsyabandi Akademi Quran Sunnah Hadits. 70

Allah adalah Rabb sebelum Dia menciptakan makhluk. Dia adalah Tuhan
Semesta Alam sebelum semesta alam ini diciptakan. Allah dishifatkan sebagai
Penghidup orang-orang yang telah mati meskipun Dia belum melakukannya di Hari
Kebangkitan semula. Sebagaimana seorang atau sesuatu yang menyembuhkan dikenali
sebagai Tabib, doktor, penawar, penyembuh, ubat dan sebagainya. Jika seseorang Tabib
tidak dapat menyembuhkan penyakit, dia tetap akan dikenali sebagai seorang Tabib.
Begitu juga dengan sesuatu ubat penawar dan yang seumpamanya akan tetap dikenali
sebagai ubat penawar meskipun adakalanya ia tidak dapat menyembuhkan penyakit.
Allah adalah Raziq yang memberikan rezeki kepada sekalian makhlukNya dengan
KekuatanNya dan PerbuatanNya. Takluk Shuluhi Qadim adalah dinisbatkan kepada
Allah manakala Takluk Tanjizi Hadits adalah dinisbatkan kepada makhluk.
Tiada perbezaan antara Uluhiyyah dan Rububiyyah menurut 'Aqidah, bahawa
tiada pemisahan antara kedua-dua konsep tersebut dengan Nisbat Talazum yakni
melazimi antara satu sama lain. Bermaksud bahawa, Tawhid Uluhiyyah adalah
melazimkan Tawhid Rububiyyah. Setiap yang bukan Rabb maka bukanlah Ilah. Seruan
Tawhid adalah kepada Ilah dan Tawhid Uluhiyyat yang mana ianya adalah
melazimkan Tawhid Rububiyyat. Para Nabi tidak menyeru kepada Rab dan Tawhid
Rububiyyah tetapi sebaliknya mereka menyeru kepada Tawhid Uluhiyyah. Tidak boleh
bagi kita mengasingkan kedua-dua pemahaman Tawhid Uluhiyyah dari Tawhid
Rububiyyah. Berkenaan kitab Syarah 'Aqidah Thahawiyyah yang muktamad adalah
nukilan Hadhrat Syaikh 'Abdul Ghani Rahimahullah dan hendaklah menolak Syarah
'Aqidah Thahawiyyah yang dikarang oleh Syaikh 'Abdul 'Izz yang telah terkeluar dari
'Aqidah Ahli Sunnah Wal-Jama'ah kerana terdapat banyak kekeliruan dan didapati
ianya menuruti 'Aqidah Wahabiyyah dan telah terpesong.
Manusia dan sekalian makhluk adalah faqir dan bergantung sepenuhnya
terhadap Allah Ta'ala untuk melakukan setiap pergerakan. Sekalian Shifat adalah
memerlukan Zat Allah. Manusia diperintahkan dan digagahi untuk makan dan minum
kemudian ditaqdirkan kepada mereka untuk membuang najis. Allah tidak memerlukan
sesuatu apa pun. Allah menciptakan segala sesuatu dengan 'IlmuNya. Setiap penciptaan
makhluk adalah bertakluk dengan 'Ilmu, Iradat dan Qudrat Allah Ta'ala. Bermaksud
bahawa pengetahuan Allah adalah meliputi setiap makhluk dan pilihan kehendak Allah
adalah mendahului penciptaan makhluk dan kuasa keupayaan Allah adalah beserta
tatkala berlakunya penciptaan makhluk.
Takluk 'Ilmu Allah pada makhlukNya adalah pada perkara yang umum, wajib,
harus dan mustahil. 'IlmuNya adalah bershifat Qadim sebagaimana ZatNya dan 'Ilmu
pengetahuanNya adalah sedia ada semenjak Azali sebelum makhluk tersebut
diciptakan.
AL-AQIDAH ATH-THAHAWIYYAH
2014M / 1435H - Khazanah Naqsyabandiyyah Mujaddidiyyah, Naqsyabandi Akademi Quran Sunnah Hadits. 71

Takluk Iradat Allah terhadap makhluk adalah sebelum penciptaan makhluk dan
sebagaimana Zat Allah adalah Qadim sedia ada semenjak Azali, maka demikianlah juga
dengan Shifat Iradat Allah adalah Qadim sedia ada semenjak Azali, sebagaimana
keinginan untuk membina masjid ada sebelum masjid tersebut dibina, kemudian
baharulah lukisan dan rangka binaan bangunan masjid itu disiapkan. Iradat Allah
adalah berserta dengan Ikhtiar pilihan Allah, yakni Allah memilih setiap makhlukNya
untuk sesuatu fungsi dan tugas yang tertentu untuk masa dan tempoh tertentu dan
yang demikian itu adalah sesuai menurut kehendak Iradat dan Masyiat Allah Ta'ala.
Takluk Qudrat Allah terhadap makhluk adalah menzhahirkan Mumkinat sesuai
dengan kehendak Iradat dan Masyiat Allah Ta'ala ketika mana penciptaan makhluk
tersebut dizhahirkan. Allah yang menentukan sesuatu zarrah yang tertentu untuk
menjadi makhluk-makhluk tertentu dalam rupabentuk-rupabentuk yang tertentu
menurut kehendakNya. Setiap perkara yang berlaku adalah berlaku dengan kehendak
Allah, apa yang Dia kehendaki akan terjadi dan akan berlaku manakala apa yang Dia
tidak kehendaki maka ianya tidak akan terjadi dan tidak akan berlaku. Tiada sesiapa
pun yang boleh mewajibkan sesuatu ke atas Allah Ta'ala. Allah sahaja yang boleh
mewajibkan sesuatu ke atas DiriNya. Makhluk adalah tertakluk dengan Taqdir Allah.
Apa sahaja yang Allah kehendaki itulah yang akan terjadi dan apa sahaja yang Dia
mahu maka itulah yang akan berlaku. Kehendak dan kemahuan Allah adalah mengatasi
segala kehendak dan kemahuan makhluk. Allah sendiri sahaja yang layak untuk
mewajibkan sesuatu ke atas DiriNya.
Bertawassul dengan hak orang-orang yang menuju kepadaNya adalah
diperbolehkan kerana ianya adalah dengan kekurniaan Allah Ta'ala. Segala yang
berlaku dalam tadbir perancangan manusia adalah untuk menzhahirkan Qudrat Allah.
Setiap manusia berada dalam Kehendak Allah dan tiada sesiapa pun yang boleh
menolak Kehendak Allah Ta'ala. Allah adalah Ghalib yang mengalahkan dan
menguasai ke atas makhlukNya dan Dia tidak dapat dikalahkan dan dikuasai oleh
makhlukNya. Allah sahaja yang layak menang untuk memberikan peringatan kepada
manusia. Golongan Mulhid yang tidak bertuhan sentiasa berusaha untuk menentang
Allah dan merekalah yang akan kalah. Sabar dan Yaqin adalah merupakan darjat Iman
yang paling tinggi, jika ianya dapat dicapai maka Allah akan menjadikan seseorang itu
sebagai pemimpin di kalangan masyarakatnya.
Nabi Muhammad adalah Hamba Allah yang dihantar untuk seluruh Jin dan
Manusia dengan kebenaran, cahaya Nurani dan petunjuk Hidayat. Nabi diutus untuk
memberikan peringatan kepada seluruh alam. Jin adalah termasuk dalam alam dan
seruan Agama Islam juga adalah dimaksudkan terhadap golongan Jin. Kaifiyyat adalah
Shifat Makhluqat, sedangkan Allah adalah suatu Zat yang tanpa sebarang Kaifiyyat.
AL-AQIDAH ATH-THAHAWIYYAH
2014M / 1435H - Khazanah Naqsyabandiyyah Mujaddidiyyah, Naqsyabandi Akademi Quran Sunnah Hadits. 72

Adalah mustahil bagi Allah Taala memiliki sebarang Kaifiyyat kebagaimanaan.
Al-Quran adalah Kalam Allah tanpa Kaifiyyat perkataan, huruf mahupun suara. Kalam
Allah tidak boleh digambarkan pada segala sesuatu yang selain Zat Allah Ta'ala. 'Arasy
adalah perkara Ma'alum yakni sesuatu yang diketahui manakala Istawa adalah perkara
Majhul yang tidak diketahui. Beriman dengan Istawa Allah Ta'ala adalah Wajib dan
bertanya tentang Kaifiyyatnya adalah Bida'ah. Jama'ah adalah bersatu atas jalan yang
benar. Allah telah meredhai Islam sebagai Agama bagi manusia. 'Aqidah Ahli Sunnah
Wal-Jama'ah yang sebenar adalah berada di antara 'Aqidah Jabariyyah dan Qadariyyah.
Menghindarkan diri dari golongan yang sesat adalah wajib.
Soal: Kita tidak boleh mempercayai perkataan Tukang Nujum. Bagaimanakah
untuk kita menerima khabar Tukang Nujum tentang bakal kemunculan Hadhrat
Baginda Nabi Muhammad Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam?
Jawab: Allah Ta'ala menzahirkan perkara Irhas sebelum Kenabian adalah sebagai
dalil kebenaran bahawa Hadhrat Baginda Nabi Muhammad Rasulullah Shallallahu
'Alaihi Wasallam adalah seorang Nabi yang benar.
Soal: Bolehkah manusia menjadikan Malaikat sebagai pembantu?
Jawab: Tiada Nash yang menyatakan bahawa kita boleh meminta petolongan
daripada Malaikat kerana mereka ada tugas-tugas mereka sendiri yang telah
dikhususkan oleh Allah Ta'ala kepada mereka. Adapun Jin-jin mendakwa mereka
adalah Ruh suci namun mereka adalah menyesatkan manusia, maka meminta
pertolongan daripada Jin-jin Muslim mahupun Kafir adalah dilarang, kerana sebaik-
baik Jin adalah sejahat-jahat manusia.
Ahli Sunnah Wal-Jama'ah tidak mengkafirkan mereka yang Ahli Bida'ah dan
Fasiq kerana mereka juga adalah Ahli Syahadat dan Ahli Qiblat, tetapi sebahagian Para
'Ulama Ahli Sunnat telah mengkafirkan mereka yang mentajsimkan Allah sebagaimana
jisim. Kita tidak menghukumkan Kafir ke atas seseorang individu secara khusus kerana
kita tidak tahu bagaimana kesudahan hayat mereka, tetapi kita menghukumkan Kafir
ke atas perbuatan Kufur yang mereka telah lakukan. Takrif bagi Ahli Qiblah adalah
sesiapa yang mengucapkan Dua Kalimah Syahadat, mendirikan Shalat berkiblatkan
Kaabah di Makkah dan makan sembelihan seperti kita. Mereka yang menambah-
nambahkan perkara Agama tanpa melakukan kekafiran maka hukumnya adalah Fasiq.
Perbuatan yang diciptakan Allah adalah terbahagi kepada dua bahagian:
1. Ketaatan yang disukai Allah.
2. Kemaksiatan yang tidak disukai Allah.
AL-AQIDAH ATH-THAHAWIYYAH
2014M / 1435H - Khazanah Naqsyabandiyyah Mujaddidiyyah, Naqsyabandi Akademi Quran Sunnah Hadits. 73

Hendaklah menisbatkan segala perkara dan perbuatan yang baik kepada Allah
Ta'ala dan hendaklah menisbatkan segala perkara dan perbuatan yang buruk kepada
diri sendiri atau kepada asbab atau kepada Syaitan. Hasanat Abrar adalah Sayyiat
Muqarrabin yang bermaksud bahawa amalan kebaikan Para Abrar adalah terhitung
sebagai amalan keburukan di sisi Para Muqarrabin. Muqarrabun adalah lebih tinggi
kedudukan martabat dari Abrar. Segala penyakit hati dapat membatalkan pahala
'Ibadat. Iman adalah 'Ilmul-Yaqin dan Ihsan adalah 'Ainul-Yaqin
Terdapat martabat kewalian yang bershifat umum dan ada martabat kewalian
yang khusus yang diistilahkan sebagai Wilayat 'Ammah dan Wilayat Khasshah. Orang
wanita juga berkongsi dalam martabat dan Maqamat Kewalian kerana Martabat
Kewalian tidaklah hanya dikhususkan kepada golongan lelaki sahaja, bahkan terdapat
juga dari kalangan wanita beriman yang telah dapat mencapai kedudukan martabat
yang tinggi di sisi Allah menerusi keimanan dan amalan Shalihah mereka. Seluruh
ketaatan terhadap Allah adalah wajib.
Berkenaan Martabat Tujuh ada diperbahaskan di kalangan Para 'Ulama Ahli
Sunnat. Kita tidak seharusnya menolak sesuatu perkara yang kefahaman kita masih
belum dapat memahaminya. Yakni, kita tidak seharusnya menghukumkan konsep
Martabat Tujuh sebagai sesat hanya kerana kita tidak dapat memahami perbahasan dan
penghuraiannya, sebaliknya hendaklah kita meninggalkan perbahasan apa yang kita
masih belum mampu memahaminya. Sebagaimana riwayat Israiliyyat adalah
dibenarkan untuk diceritakan kerana ianya telah diriwayatkan oleh Para 'Ulama Bani
Israil meskipun adakalanya riwayat tersebut agak pelik dan tidak masuk akal, namun
kita tetap dibenarkan untuk sama ada mempercayainya atau tidak mempercayainya,
maka demikianlah juga seharusnya kita bersikap terhadap segala riwayat dan huraian
yang telah dipersembahkan oleh Para 'Ulama Ahli Sunnah Wal-Jama'ah yang kita masih
belum mampu untuk memahaminya, hendaklah meninggalkannya sehinggalah Allah
menentukan Taqdir untuk kita dapat memahaminya.
Para 'Ulama Ahli Sunnah adalah mereka yang ikhlas dan bertaqwa, maka
mustahil mereka mengetengahkan sesuatu yang Bathil dan menyesatkan kepada
ummat manusia. Adakah sama orang-orang yang berilmu pengetahuan dengan mereka
yang tiada berilmu pengetahuan? Sekali-kali tidak akan sama.
Wallahu A'lam Wa 'Ilmuhu Atamm.





AL-AQIDAH ATH-THAHAWIYYAH
2014M / 1435H - Khazanah Naqsyabandiyyah Mujaddidiyyah, Naqsyabandi Akademi Quran Sunnah Hadits. 74














a a
= , .,.- ~' , .= ,


















AL-AQIDAH ATH-THAHAWIYYAH
2014M / 1435H - Khazanah Naqsyabandiyyah Mujaddidiyyah, Naqsyabandi Akademi Quran Sunnah Hadits. 75

,,-, ~, = ,,
- ,
. ' , , ,` , ` , - ` -` `, _ ` ` , ,` . , , ` . _ = ` - , -
, - ' . ` , , , , .` , ` ' , = ` _ , , ' ,` ' ` - ' ,, , = - _ _ ` , '
, ` - , ' , . - , _ = ` , ' . , , _ = - ' , , -` , _` '
, , . ` ' _ . ' . , . , , , , , . , , , - ` , ` - , ` ` . ` ` `
, ` , , ` , ' ` ` . , - , _ . . ` ` , - , _ . ` , ` , , .
, ` , - - , _ ' - , . . , , - , _ ' , . . _ - _ , _ ' . . ` , ,
- , _ . . - _ , . , , . ` . , . . ` ` . , . ` ` . , . ` . , . , , : `
` , ` - , . ` , ` - , . . - . , . - , ` , , , . , - ' '
' . _ , ` = , , . ` , . , . , _ , , . , . , , ` _ ` _ _ , . , ` . . ' , . ` , .
, ' _ . , , . _ , , . . . , ` _ . ` = , ` . `, _
= , ` . ' , , . , _ _ . , ` , - . , , ` , ` . , . ' . , . ~ , , , ` . , . , -
, , . . , , ` , - _ . . , , . . ` - ` , . . , ` - ` , .
` . . , ` , . - ` , _ = , ` , . . , - , ` ` ' . ` , ' , . , - . . , `
- . ` , ' ` . , = , ` , ' - ` ` ` , . , ` , , , - ` , . , ` ' - , _
` , ` - , . , , - , , , . , . , . - , . , . - ` , , , - , . . `, ` _ , , , `,
, ` : . , . , . ' _ , - , , , ` ' . , . . . , ~ , .
` . . , ` , , , , . . ` , . , ` _ - ' , , , . - , , . , ` ,
` , , , . . ` , . , ` , ` - , . , ` ' ` = ` ` . , ` ,
, _ ` , , , , , , , - , , ' . - ` ` ' . `, . , , , , , ' ,
AL-AQIDAH ATH-THAHAWIYYAH
2014M / 1435H - Khazanah Naqsyabandiyyah Mujaddidiyyah, Naqsyabandi Akademi Quran Sunnah Hadits. 76

` . , , . ' ` ` ' , , , , . , . ' ` ` , , ` - , ` , , - , , , . , .
, , - ` , ' , , , ` , ` , , ` , - . ` - = . ` , ' , , ' , , , , , ' _
- . ` , ` ` , ' , , , ' _ . ' - , , ` ` _ . = _ , , , - , . _ ' , ` . _ ` _
' - ` . , _ . , , , . ` , , , . ' , . , . , - , . , ` ` ,
, ` ` . , . . = , _ ` , ` ' _ , ' , , , , , ` - ` . ` , ` , =
, ` _ ` , , . , , , , : . . = . , , , ' , , . ` , , ' . _
, - , _ . , , . ` . , _ . , - ` _ . _ , . . , . - , , . , .
, - ` . , . _ , , , - . , , . , . , ` , , _ , , . , _ ` , , . _
= . , - , ` _ ' , . ` ` - , ' . - ` , _ , , . , . , - ` . , = ` .
- , ' _ - ' , . ` _ - ' . , _ ` . , . `, ` . , ' , , - ` , - _ , _
, ~ , . `, , - _ - , ' , . . ' ` ` , ` , . ` , . _ . , ' . , , . `
- - , , . , . : ` . . , _ . . - , , ` . , ` - , ` -
. , . , - , , , . , . , . . , ` ` - ` . , . , ` - , , . . =
, ` - , , ` . , `, _ ` , - . - , ` , .
, . . , , . ` _ ` . , ' - _ ' , ` = . , . . , -
, . , ` , ` , , - . ` , ' _ . . ,` ,` , ` . ,', , = , . ,
, , - , ` , : , ' - , . , _ . , ,` . ` , . ,' `, ,
, , - . , - , . . ,` , ,`, . , , , ,` , ' = . ,` . , . . - ,
, , , , ` ,` , ` , ~ ,` . , = _ . ` -` ` , = _ - , ' . , ,
, , . . ' , . , _ - ,` , . ,` _ ,`, , ' . - - . _ , , ' , - , . = ` `,
_ - , , - , . , , , . , . , ` - , ` _ , - ` ' . = , . , , ` .
AL-AQIDAH ATH-THAHAWIYYAH
2014M / 1435H - Khazanah Naqsyabandiyyah Mujaddidiyyah, Naqsyabandi Akademi Quran Sunnah Hadits. 77

~ ` ` _ , _ . , ' ` - ' _ - . `, - ` , . - ` . , `, ` , , . _ , ` _ . , , , .
. , . : _ . , , ` , . , . ~ . ' , ` . , . , _ ' . . , ,
' ` - . ' , . ' = . , , _ . ' - ` . , : ' . ` . ` _ ` ,
, ' . , , , ` . . , . ` . . - , . , ' . ` , . , ` - _ ` . , ` - ` . , ` . ,
, ' , , . - . , - ` , ` ` _ - . , ` - , . , , . , , `, . ` , _ , , , , ,
` - , . , . = . - ~ , - = , , . , . , - ` ' ` , . - ` . , ,
` _ _ . , _ _ = . - ` , , , , . ` ` ` , , `, , .
, , _ ` . , , _ . , , , - , . , , ' . ' = ' , , -. , _
, - , , . ` , ` ` = , _ , - , . , ` , , ` . , , ,
- , , . - , , . '` , , . _ ' ,` .' , , , =` ` - , , .
` -` , ` . ' - ` , . . , , , = _ . = ,` _ ,
- ` ' , . ,` , _ , . . , _ ` , ` , ' ` ` _ _ , . , - ,
. _ , = . , , , . - , ,` , , , ` . , . , ' ,` ,
- , , ` , . , , - - ` ' , . ' _ _ ,` , , . , ` = ` . , ,
, _ ` _ - , _ , ,, ` - ,`, . _ ,` ' , . ,` ,` , ` ,` , - ` ' , , ,
, .' , : ` , , , , , - ' , , , , = , , . ,` , , ` , - . . , . ,
, , _ , . , , ' , , . ,` ,` . . ,` -` , , , = ` ,` ,` . , .
` ` - ' - . , , = ,` , -, . ' . , _ . ' . ,` ,,
, , , ` . ,` , , . ` . `, ` . = , . , , ` . `, _ . ' . ' , , , _ - ,`, . ' , , ,
_ . ' _ : . , , . , , . . - ' , _ . ' , , , ,` , , , = ,` -`, . ' . ,
, .` ,`, ` . . _ ' . ` ` , . , , _ ,` . _ ,` , = ` , , , =
AL-AQIDAH ATH-THAHAWIYYAH
2014M / 1435H - Khazanah Naqsyabandiyyah Mujaddidiyyah, Naqsyabandi Akademi Quran Sunnah Hadits. 78

` ` . ` , ` . ,` , ` ` , - , , , = _ . ` -` , . _ , - ` ` ` , ,
` - , . , - , - ' , - , , ` . - , , . , . . ' ,` , . . ` . , , ` ,` , . , ,
- , , , . ,` -` . . , = , . , _ . . ,` , ' . . , , , ` , `,
` , ,', - , , ' -, , . , . ,` ' , , , - , ` - , ` , , , , ` - , ~
, - ' ,` , = _ . _ , -, - , . , , - , , = ` , , , , , ' ` , ,
. , .` , , , ' , _ ' : , . . , , ,` , ' ,
.
` ` . ,` _ , - ` ,
.` ` , . ,` , = _ . _ _ ` , . ` ` , ` , ` ` , , , , = _ . = -
,` . : ` ` , , . . ' ` = _ . _ , , ,` , ' , = _ . = ,` _ , `
-' , . ` ` ,` _` - ,` -` , _ , - ` , . . _ . , .` , ` ` , , , ,
, = _ , _ , . , ' , , , ` , , . , = _ . ' _ ` ` , , .
` _ , , ` , = _ . _ ` , ` , , , ,` , ' ` ,, _ , , . , , ` - .
. , , - , , , , = _ . ` _ ` . , ` , , . - _ = `, - , . = ` - ', - ,
, ~ , . , - , , , , ,` , -, ` , ' - . = . . , ' ' . ,
` ' ,` , . , , - , . , -` . . - , ,` ,` , = , , - ,` ,' , . ,` ` , . ` , ` . ,
` _ , ' . = , , , ' _ - ' _ ` _ , , . ' - ' ` _ ` , '
`, _ ,` , . , , ,` . . . - , , ' ` _ ,` , ,` , ' , ` , . , . ` ,`, . . ' ,` ,
` ,` ` =, . ' , . .` , ' = ` - , ~ , , , ~ , , = ` , ' _ , ,
- , ~ , , , ~ , , .