Anda di halaman 1dari 4

Invasi bakteri tuberculosis

sembuh Infeksi primer

Sembuh dengan focus ghon

Infeksi pasca primer (reaktivitas)fibrotik Bakteri dorman

Bakteri muncul berapa tahun kemudian

sembuh dengan fibrotik

Reaksi infeksi/inflamsi, kavitas dan merusak parenkim paru

Produksi secret

Reaksi sistematis

Ansietas

Batuk produktif Anoreksia, mual, BB Ketidakefektifan bersihan jalan nafas Lemah

- Kurang tidur - Tidak bisa tidur

Ketidakseimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan

Intoleransi aktifitas

Gangguan pola tidur

Basil Tuberkulosis Droplet nukleat Air borne Infection Implantasi kuman terjadi pada respiratori bronkial atau alveoli

Fokus primer

Pasca primer Kompleks primer yang sembuh Reaktivitas kuman leukositosis Reinfeksi endogen Tubekulosis pasca primer

Kompleks primer Sembuh pada sebagian besar/ meluas Tubekulosis Primer

Gejala Respiratorik

Gejala sistemik

Batuk

Hemaptoe

Sesak nafas

Demam

Keringat malam

Anoreksia, BB menurun, malaise

Bersihan jalanResiko kompliksi Psikologis Gangguan nafas tidak pertukaran anemia efektif gas Cemas

Peningkatan suhu tubuh

Perubahan nutrisi kurang dari kebutuhan

M. Amin, 1999. Ilmu Penyakit Paru, Surabaya : Airlangga Univercity Press Carpenito. L.J (1999). Rencana Asuhan dan Dokumentasi Keperawatan, Edisi 2, Jakarta : EGC. Dongoes 1999. Rencana Asuhan Keperawatan, Jakarta : EGC

I.

WOC
Orang- orang yang terinfeksi TBC Batuk, bersin, debu lingkungan, dengan basil tuberkulosa

Saluran pencernaan

Jalan nafas

Luka terbuka neurofit + makrofag

Alveoli pada atas para / bagian atas lobus bawah

Reaksi peradangan

Edema bronkhial

Alveoli konsolidasadi

Kerusakan pertukaran gas

Pneumoni akut

Fibrosis

Sembuh tanpa cacat

Berjalan terus

Batuk Meluas

Kavitas

Nyeri dada

Sesak nafas

Kelelahan

Pneumoni baru

Memadat

Sembuh bersih

Anorexia Gangguan rasa nyaman Jalan nafas tidak efektif Kebutuhan nutrisi kurang Tuberkuloma

Kx diisolasi

Interaksi berkurang Gangguan rasa nyaman pada istirahat tidur Daya tahan tubuh menurun Koping individu tidak efektif