Anda di halaman 1dari 9

LAPORAN AKHIR PRAKTIKUM KIMIA DASAR I TITIK LELEH DAN DIDIH

OLEH : DEVI ESTERIA HASIANNA PURBA 1108105006 KELOMPOK III

JURUSAN KIMIA FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS UDAYANA 2011

TITIK LELEH DAN TITIK DIDIH

I.

TUJUAN PERCOBAAN

1. Menentukan titik leleh beberapa zat 2. Menentukan titik didih beberapa zat

II.

DASAR TEORI

1. Ti i! L"#"$

Titik leleh adalah temperatur dimana zat padat berubah wujud menjadi zat cair pada tekanan satu atmosfer . Pengaruh ikatan hidrogen terhadap titik leleh tidak begitu besar karena pada wujud padat jarak antarmolekul cukup berdekatan dan yang paling berperan terhadap titik leleh adalah berat molekul zat dan bentuk simetris molekul. Titik leleh senyawa organik mudah untuk diamati sebab temperatur dimana pelelehan mulai terjadi hampir sama dengan temperatur dimana zat telah habis meleleh semuanya. Jika zat padat yang diamati tidak murni , maka akan terjadi penyimpangan dari titik leleh senyawa murninya yang berupa penurunan titik leleh dan perluasan range titik leleh. Misal suatu asam murni diamati titik lelehnya pada temperatur 1
o

,1 o! " 1

,#

! dari titik lelehnya 1

!. Penambahan $% zat padat lain akan mengakibatkan ,1 o! " 1 ,# o! . ) *ata'rata

perubahan titik lelehnya menjadi 11& o! ' 11( o! dari 1 $,+ o! ,

titik lelehnya lebih rendah & o! dan range temperaturnya berubah menjadi # o! dari

-nsur halogen terikat oleh gaya .an der /aals yang lemah, gaya ini bertambah jika jari'jari bertambah besar , oleh sebab itu titik leleh bertambah besar dari atas ke bawah dalam satu golongan. 0ekuatan ikatan logam bertambah dari kiri ke kanan , sehingga titik leleh bertambah dari kiri ke kanan dalam satu periode. 1as mulia

memliki ikatan .an der /aals yang sangat lemah , sehingga titik lelehnya sangat kecil.
2. Ti i! Di%i$

Titik didih adalah suhu pada saat tekanan uap jnuh suatu cairan sama dengan tekanan atmosfer di sekitarnya. Pada saat itu, terjadi perubahan wujud zat cair menjadi gas. 2ir murni mendidih pada suhu 1$$! larutan belum mendidih dan tekanana uap yang dihasilkan kurang dari 34$mm5g. 2gar larutan tersebut mendidih, tekanan uap harus mencapai 34$mm5g.

III.

ALAT DAN BAHAN KIMIA YANG DIGUNAKAN

2lat 6
1. Termometer 2. 0apiler yang salah ujungnya tertutup 3. 1elas kimia 4. Pemanas 5. 0lem dan standar 6. Tabung reaksi kecil

7ahan 6
1. Parafin 2. 8at yang ditentukan tiik lelehnya 9 '

2zam 7enzoat

3. 8at yang ditentukan titik didihnya 9 '

:tanol

'

7utanol

IV.

CARA KERJA

A. P"&"& '(& Ti i! L"#"$ 1. Mintalah zat yang akan ditentukan titik lelehnya pada pengawas. Jika zat tersebut

masih kasar , maka digerus dalam mortar sampai jadi serbuk yang halus.
2. 2mbil kapiler yang akan digunakan untuk menentukan titik leleh. 3. Masukkan ujung terbuka kapiler ke dalam serbuk yang akan ditetukan titik

lelehnya sehingga kristal masuk ke dalam kapiler.


4. 0emudian kapiler diangkat dari serbuk dan dibalik sehinnga ujung tertutupnya

menghadap ke bawah. 0etok dinding kapiler dengan jari agar zat yang dientukan ini masuk masuk ke dasar kapiler.
5. -langi langkah ke + dan # sampai sekitar & " ; mm kapiler terisi kristal.

<si kapiler lainnya dengan cara yang sama.


6. <katkan kapiler pada termometer, dimana ujung kapiler sejajar dengan ujung

bawah termometer.
7. Pasang termometer pada standar dengan bantuan klem dan celupkan termometer

ini pada pemanas yang digunakan.


8. Panaskan pemanas , selama pemanasan sekali'kali diaduk. 9. 2mati zat padat dalam kristal dam amati temperatur. 10. 7aca termometer bila zat dalam kapiler mulai meleleh. 11. 2mati pula ketika semua zat padat telah meleleh.

B. P"&"& '(& Ti i! Di%i$ 1. Mintalah zat cair yang akan ditentukan titik didihnya pada pengawas. 2. Mintalah tabung reaksi kecil untuk tempat zat cair yang akan ditentukan titik

didihnya. Masukkan zat cair yang akan ditentukan titik didihnya kedalam tabung reaksi kecil sebanyak ;'1$ mm dari dasarnya.
3. 2mbillah sebuah pipa kapiler menghadap kebawah kedalam tabung reaksi kecil

yang berisi zat cairan yang akan ditentukan titik didihnya.


4. <katlah tabung reaksi kecil yang didalamnya berisi pipa kapiler dan zat yang akan

ditentukan titik didihnya pada termometer. -jung tabung reaksi kecil sejajar dengan ujung bawah termometer.
5. 2mbillah gelas kimia kemudian isi dengan parafin secukupnya dan letakkan diatas

pemanas.
6. Pasang termometer pada standar dengan bantuan klem dan celupkan termometer

ini pada cairan parafin di dalam gelas kimia yang berada diatas pemanas.
7. Panaskan pemanas , selama pemanasan sekali'kali cairan parafin diaduk . 8. 2mati zat cair yang berada didalam kapiler dan amati temperatur. 9. 7aca termometer bila zat cair dalam tabung reaksi kecil membentuk gelembung

'gelembung kontinu yang menyerupai kalung.

V.

HASIL PENGAMATAN

1. P"&"& '(& Ti i! L"#"$

Percobaan < B($(& S'$' ()(# S'$' S'$' ()(# S'$' *( M"# i&+

,i#i!-&

."/(&(,(& (#(

*( /"#"#"$

$(0i, /"#"#"$

.-i&

2sam 7enzoat

3$ !

($ !

11; !

1&$ !

!=min

Percobaan << B($(& S'$' ()(# ,i#i!-& S'$' ."/(&(,(& (#( 2sam 7enzoat 3# ! ($ ! 11 ! S'$' ()(# *( /"#"#"$ S'$' *( /"#"#"$ (0i, 1 $ ! 1 !=min M"# i&+ .-i&

2. P"&"& '(& Ti i! Di%i$

1( 2(&+ %i%i%i$!( & :tanol Propanol

M"%i'/

M'#(i "3#i$( +"#"/0'&+

T"30"& '! +"#"/0'&+ !-& i&'

2ir 2ir

&+ o! #$ o!

(1 o! ;# o!

VI.

PEMBAHASAN
1. P"&"& '(& Ti i! L"#"$

>alam percobaan menetukan titik leleh suatu zat, kami menggunakan bahan yaitu asam benzoat. ?ang dimana asam benzoat tersebut berbentuk kristal, berwarna putih dan berupa padatan. @ebelum dimasukkan ke dalam kapiler, asam benzoat dihaluskan terlebih dahulu, agar bisa dimasukkan kedalam kapiler tersebut. @ecara teori titik leleh dari asam benzoat adalah 1 ,#$!. >ari percobaan pertama yang telah kami lakukan dengan

o o menggunakan alat melting point , kami mendapatkan range sebesar 11; ! '1&$ ! dengan jarak range + o ! , hal ini menandakan bahwa zat tersebut tidak murni , karena

o o jarak range dari senyawa organik yang berupa kristal adalah $,& !'1 ! . Pada percobaan kedua dengan alat dan bahan yang sama tapi dengan suhu yang berbeda, kami mendapatkan range sebesar 11 !'1 $ !. 5al ini menandakan bahwa percobaan kedua kami tidak murni. @ama seperti percobaan pertama kami. Aaktor yang mempengaruhi rentang titik leleh diatas antara lain6 a. 0emurnian dari zat yang digunakan dalam percobaan menentukan titik leleh. b. @ifat, dan kuat lemahnya dari kekuatan intermolcular bertanggung jawab atas perbedaan diamati dalam titik mencair. >idalam sebuah percobaan, pasti ada ketidaksesuaian dari hasil yang didapat. 0etidaksesuain data dan teori ini mungkin juga disebabkan karena ketidaktelitian dan kelalaian kami dalam melakukan percobaan. Pada saat pemanasan kami tidak malihat dengan teliti suhu pada termometer yang menyebabkan penyimpangan berupa penurunan atau perluasa range titik leleh.

*ata'rata suhu awal meleleh dari kedua pengamatan tersebut adalah

11; C + 11 C

+$ C

B 11& !

*ata'rata suhu akhir zat habis meleleh dari kedua pngamatan tersebut adalah = 3$ C =1+$ C

1&$ C + 1 $ C

2. P"&"& '(& Ti i! Di%i$

Pada percobaan titik didih kami menggunakan etanol dan propanol mempunyai wujud cair,berwarna bening dan media yang kami gunakan adalah air. Pada percobaan pertama kami memanaskan etanol menggunakan pemanas biasa dengan range yang kami dapatkan adalah &+$! C (1 $! dan timbul gelembung dan jarak rangenya adalah +;$!. @edangkan pada percobaan kedua kami menggunakan senyawa propanol dengan range yang kami dapatkan adalah #$ $! " ;#$! dan timbul gelembung dan jarak rangenya adalah ##$!.

VII.

KESIMPULAN Titik leleh yaitu temperatur dimana zat padat berubah menjadi cairan pada 1 atm. 7ila zat yang diamati tidak murni, maka akan terjadi penyimpangan dari titik leleh senyawa murninya. Titik leleh suatu zat padat tidak mengalami perubahan yang berarti dengan adanya perubahan tekanan. Titik leleh dalam satu periode bertambah dari kiri ke kanan dan titik leleh bertambah dari satu golongan unsur transisi dari atas ke bawah dalam tabel periodik. Titik didih suatu zat merupakan suhu yang tekanan uap jenuhnya sama dengan tekanan atmosfer. Titik didih suatu zat bergantung pada tekanan atmosfer. Titik didih pada 1 atm )34$ torr , dinamakan sebagai titik didih normal.

VIII.

DAFTAR PUSTAKA

1. Tim Daboratorium 0imia >asar . $$3 . Penuntun Pratikum Kimia Dasar I . Jurusan

0imia AM<P2 , -niEersitas -dayana 9 7ukit Jmbaran , 7ali.


2. Permana , >edi . $$4 . Intisari Kimia SMA . Pustaka @etia 9 7andung . 3. @udarmo , -nggul . $$4 . Kimia Untuk SMA . :rlangga 9 Jakarta . 4. Rachmawati, M . 2004 . BUKU KIMIA SMA , :rlangga 9 Jakarta. 5. http6==www.chem'is'try.org 6. http6==journal.um.ac.id=indeF.php=mipa=article=Eiew=($&