Anda di halaman 1dari 6

S T U D I A MD A L

PEMBANGUNAN BENDUNGAN TANJU DAN MILA


Untuk Pengembangan Rababaka Komplek Di Kabupaten Dompu - NTB

1
A AN NA AL LI IS SI IS S
P PR RO OY YE EK KS SI I P PE EN ND DU UD DU UK K
UMUM
Secara singkat proyeksi penduduk dapat didefinisikan sebagai perhitungan jumlah
penduduk pada masa akan datang dengan menggunakan perhitungan ilmiah. Semua
rencana pembangunan, baik ekonomi maupun sosial, menyangkut pertimbangan
tentang jumlah serta karakteristik penduduk di masa mendatang membutuhkan
proyeksi mengenai jumlah serta struktur penduduk yang dianggap sebagai
persyaratan minimum untuk proses perencanaan pembangunan.

METODE
Dalam proyek penduduk ini metode yang digunakan dengan pendekatan secara
matematis. Secara matematis metode proyeksi yang digunakan dalam analisis ini
adalah metode linear aritmetik, metode geometri, dan metode eksponensial. Uraian
masing-masing metode dijelaskan berikut ini.
Metode Linear Aritmatik
Dalam metode ini pertumbuhan penduduk diasumsikan relatif tetap atau
konstan setiap tahun. Metode ini digunakan jika hanya jumlah penduduk total
yang ingin diketahui dan jika data yang lebih spesifik untuk metode lain tidak
tersedia. Metode linear aritmatik dirumuskan :
cn P P
0 n
+ = rn) (1 P P
0 n
+ =
n
1
P
P
r
0
n

|
|
.
|

\
|
=
r
1
n=
n
P - P
c
0 n
=
Keterangan :
P
n
= penduduk pada tahun n
P
0
= penduudk pada tahun awal
c = jumlah pertambahan penduduk konstan (nilai absolut)
r = angka pertambahan penduduk (%)
n = periode (waktu) antara tahun awal dan tahun n
S T U D I A MD A L
PEMBANGUNAN BENDUNGAN TANJU DAN MILA
Untuk Pengembangan Rababaka Komplek Di Kabupaten Dompu - NTB

2
Metode Geometri
Pertumbuhan penduduk secara geometrik merupakan pertumbuhan penduduk
yang menggunakan dasar bunga majemuk. Angka pertumbuhan penduduk
dianggap sama untuk setiap tahun. Metode geometri dirumuskan :
n
0 n
r) (1 P P + = 1 -
P0
Pn
r
n
1
|
.
|

\
|
=
r) (1 Log
2 Log
n
+
=
Keterangan :
P
n
= penduduk pada tahun n
P
0
= penduduk pada tahun aal
r = angka pertumbuhan (%)
n = waktu dalam tahun (periode proyeksi)

Metode Eksponensial
Dalam metode eksponensial ini pertumbuhan penduduk secara terus menerus
setiap hari dengan angka pertumbuhan konstan. Metode eksponensial
dirumuskan :
rn
0 n
e x P P =
n
P
P
ln
r
0
n

|
|
.
|

\
|
=
r
(2) ln
n=
Keterangan :
P
n
= penduduk pada tahun n
P
0
= penduduk pada tahun aal
e = bilangan pokok sistem logaritma natural (2,7182818)
r = angka pertumbuhan penduduk (%)
n = waktu dalam tahun (periode proyeksi)

Untuk menentukan pilihan rumus proyeksi jumlah penduduk yang akan digunakan
dengan hasil perhitungan yang paling mendekati kebenaran mak dilakukan analisis
dengan menghitung standar deviasi atau koefisien korelasi; yang dirumuskan :
( )

1 n
X - Xi
S
2

untuk n > 20
( )

n
X - Xi
S
2

= untuk n = 20
Metode perhitungan proyeksi jumlah penduduk yang menghasilkan koefisien paling
mendekati 1 adalah metoda yang terpilih.
S T U D I A MD A L
PEMBANGUNAN BENDUNGAN TANJU DAN MILA
Untuk Pengembangan Rababaka Komplek Di Kabupaten Dompu - NTB

3
DATA DAN ASUMSI
Hasil proyeksi penduduk sangat dipengaruhi oleh ketersediaan dan kualitas data
yang didapatkan. Data yang digunakan dalam analisis penduduk ini bersumber dari
data statistik Kabupaten Dompu Dalam Angka. Data dan asumsi yang digunakan
dalam analisis ini adalah sebagai berikut :
1. Data jumlah penduduk Kabupaten Dompu selama kurun waktu 10 tahun
terakhir seperti tabel berikut.
Tabel 1. Jumlah Penduduk Kabupaten Dompu Tahun 2002-2011
Tahun
Jumlah Penduduk
(jiwa)
2002 189.600
2003 191.729
2004 199.357
2005 206.126
2006 206.414
2007 208.867
2008 213.185
2009 217.479
2010 218.973
2011 221.184
Sumber : Kabupaten Dompu Dalam Angka Tahun 2004-2012

2. Jumlah penduduk di wilayah studi (Kecamatan Manggelewa, Woja dan
Kecamatan Dompu) seperti pada tabel di bawah ini.
Tabel 2. Jumlah Penduduk di Wilayah Studi Tahun 2002-2011
Tahun
Kecamatan
Dompu
Kecamatan
Woja
Kecamatan
Manggelewa
Jumlah
Penduduk
(Wilayah Studi)
2008 47.743 50.423 27.233 125.399
2009 49.565 51.119 27.719 128.403
2010 49.854 51.704 27.777 129.335
2011 50.357 52.226 28.058 130.641
Sumber : Kabupaten Dompu Dalam Angka Tahun 2011

3. Proyeksi penduduk untuk wilayah Kabupaten Dompu dijadikan acuan dalam
proyeksi penduduk di wilayah studi, yaitu pada metode yang terpilih.
S T U D I A MD A L
PEMBANGUNAN BENDUNGAN TANJU DAN MILA
Untuk Pengembangan Rababaka Komplek Di Kabupaten Dompu - NTB

4
ANALISIS DAN PEMBAHASAN
Proyeksi Penduduk Kabupaten Dompu
Mengacu pada data jumlah penduduk di Kabupaten Dompu tahun 2002-2011,
maka hasil perhitungan laju pertumbuhan penduduk (r) untuk masing-masing
metode seperti pada tabel di bawah ini.
Tabel 3. Laju Pertumbuhan Penduduk (r) untuk Masing-masing Metode Proyeksi
Uraian Metode Aritmetika Metode Eksponensial Metode Geometrik
Laju Pertumbuhan (r)
dalam %
0,0185091 0,0172672 0,0171198
Sumber : Hasil Analisis, 2013

Dengan bertolak dari data tahun 2002 dan 2011 maka dihitung kembali jumlah
penduduk pada masing-masing metode proyeksi, tujuannya untuk mengetahui
karakter pertumbuhan masing-masing metode. Hasil perhitungan tersebut
seperti pada tabel berikut ini.
Tabel 4. Perhitungan Mundur Jumlah Penduduk Kabupaten Dompu
Tahun
Jumlah
Penduduk
(Jiwa)
Hasil Proyeksi (Jiwa)
Linear
Aritmetik
Geometrik Eksponensial
2002 189.600 189.600 189.600 189.600
2003 191.729 193.109 192.874 192.874
2004 199.357 196.619 196.204 196.204
2005 206.126 200.128 199.592 199.592
2006 206.414 203.637 203.039 203.039
2007 208.867 207.147 206.544 206.544
2008 213.185 210.656 210.111 210.111
2009 217.479 214.165 213.739 213.739
2010 218.973 217.675 217.430 217.430
2011 221.184 221.184 221.184 221.184
Sumber : Hasil Analisis, 2013

Untuk menentukan metoda proyeksi jumlah penduduk yang paling mendekati
kebenaran terlebih dahulu perlu dihitung standar deviasi dari hasil perhitungan
ketiga metoda di atas. Hasil perhitungan standar deviasi dari ketiga metoda
perhitungan tersebut dapat dilihat pada tabel berikut.
S T U D I A MD A L
PEMBANGUNAN BENDUNGAN TANJU DAN MILA
Untuk Pengembangan Rababaka Komplek Di Kabupaten Dompu - NTB

5
Tabel 5. Standar Deviasi dari Hasil Perhitungan Metode Aritmetika
Tahun
Tahun
ke (x)
Jumlah Penduduk
(jiwa)
Yi Yi - Y mean Yi - Y mean
2002 1 189.600 189.600 -17.691 312.985.634
2003 2 191.729 193.109 -14.182 201.131.015
2004 3 199.357 196.619 -10.673 113.907.237
2005 4 206.126 200.128 -7.163 51.314.300
2006 5 206.414 203.637 -3.654 13.352.203
2007 6 208.867 207.147 -145 20.948
2008 7 213.185 210.656 3.365 11.320.533
2009 8 217.479 214.165 6.874 47.250.959
2010 9 218.973 217.675 10.383 107.812.227
2011 10 221.184 221.184 13.893 193.004.335
Jumlah 55 2.072.914 - - 1.052.099.390
Y mean 207.291 - - 207.291
Standar Deviasi 10.812,02720
Sumber : Hasil Analisis, 2013

Tabel 6. Standar Deviasi dari Hasil Perhitungan Metode Geometrik
Tahun
Tahun
ke (x)
Jumlah Penduduk
(jiwa)
Yi Yi - Y mean Yi - Y mean
2002 1 189.600 189.600 -17.691 312.985.634
2003 2 191.729 192.874 -14.418 207.865.428
2004 3 199.357 196.204 -11.087 122.924.837
2005 4 206.126 199.592 -7.699 59.278.440
2006 5 206.414 203.039 -4.253 18.086.748
2007 6 208.867 206.544 -747 557.926
2008 7 213.185 210.111 2.819 7.949.580
2009 8 217.479 213.739 6.448 41.570.602
2010 9 218.973 217.430 10.138 102.783.092
2011 10 221.184 221.184 13.893 193.004.335
Jumlah 55 2.072.914 - - 1.067.006.620
Y mean 207.291 - - 207.291
Standar Deviasi 10.888,35576
Sumber : Hasil Analisis, 2013

Tabel 7. Standar Deviasi dari Hasil Perhitungan Metode Geometrik
Tahun
Tahun
ke (x)
Jumlah Penduduk
(jiwa)
Yi Yi - Y mean Yi - Y mean
2002 1 189.600 189.600 -17.691 312.985.634
2003 2 191.729 192.874 -14.418 207.865.429
2004 3 199.357 196.204 -11.087 122.924.838
2005 4 206.126 199.592 -7.699 59.278.441
2006 5 206.414 203.039 -4.253 18.086.749
2007 6 208.867 206.544 -747 557.926
2008 7 213.185 210.111 2.819 7.949.578
2009 8 217.479 213.739 6.448 41.570.599
2010 9 218.973 217.430 10.138 102.783.085
2011 10 221.184 221.184 13.893 193.004.325
Jumlah 55 2.072.914 - - 1.067.006.605
Y mean 207.291 - - 207.291
Standar Deviasi 10.888,35568
Sumber : Hasil Analisis, 2013

S T U D I A MD A L
PEMBANGUNAN BENDUNGAN TANJU DAN MILA
Untuk Pengembangan Rababaka Komplek Di Kabupaten Dompu - NTB

6
Hasil perhitungan standar deviasi memperlihatkan angka yang berbeda untuk
ketiga metoda proyeksi. Angka terkecil adalah hasil perhitungan proyeksi
dengan metoda Aritmetika. Jadi untuk memperkirakan jumlah penduduk
Kabupaten Dompu pada masa mendatang dipilih Metode Aritmetika. Dibawah
ini adalah hasil perhitungan penduduk dengan metode eksponensial hingga
tahun 2018.
Tabel 8. Proyeksi Penduduk Kabupaten Dompu Tahun 2011-2018
Tahun
Jumlah Penduduk
(jiwa)
2011 221.184
2012 224.693
2013 228.203
2014 231.712
2015 235.221
2016 238.731
2017 242.240
2018 245.749
Sumber : Kabupaten Dompu Dalam Angka Tahun 2004-2012

Proyeksi Penduduk Wilayah Studi
Metode proyeksi penduduk untuk wilayah Kabupaten Dompu dijadikan acuan
dalam proyeksi penduduk di wilayah studi. Metode yang digunakan dalam
proyeksi penduduk di wilayah studi adalah Metode Aritmetik, sesuai dengan
metode proyeksi penduduk di wilayah Kabupaten Dompu, dengan laju
pertumbuhan penduduk sebesar 0,0185091%. Hasil proyeksi penduduk di
wilayah studi hingga tahun 2018 dapat dilihat pada tabel di bawah ini.
Tabel 8. Proyeksi Penduduk Wilayah Studi Tahun 2011-2018
Tahun
Jumlah Penduduk
(jiwa)
2011 130.641
2012 133.059
2013 135.477
2014 137.895
2015 140.313
2016 142.731
2017 145.149
2018 147.567
Sumber : Kabupaten Dompu Dalam Angka Tahun 2004-2012