Anda di halaman 1dari 7

FORMULIR JUDUL SKRIPSI MAHASISWA JURUSAN FARMASI FMIPA UII

Nama Nim

Sri Wahyuni 09613179

JUDUL FORMULASI SEDIAAN CHEWABLE GUMMY EKSTRAK ETANOLIK BUAH MENGKUDU (Morinda citrifolia L.) DENGAN VARIASI KADAR SORBITOL-GULA STEVIA SEBAGAI PEMANIS

LATAR BELAKANG Rendahnya sistem imun merupakan salah satu masalah penting yang sering terjadi pada anak-anak, ini menyebakan berbagai bakteri dan virus akan lebih mudah masuk dalam tubuh sehingga anak akan lebih mudah terserang penyakit. Kebiasaan anak yang sulit untuk makan makanan yang bergizi dan bermain ditempat-tempat yang kurang bersih dapat menyebabkan penurunan pada sistem imunya. Oleh karena itu selain makanan yang biasa dikonsumsi sehari-hari, anak juga memerlukan asupan maknan yang dapat meningkatkan sistem imun misalnya saja buah mengkudu atau orang jawa sering menyebutnya dengan nama pace. Mengkudu merupakan tanaman dari kelurga Rubiaceae, buah dari tanaman mengkudu mudah sekali didapatkan dan produk olahan mengkudu sampai saat ini sangat beragam mulai dari minuman kesehatan, bahan kosmetik seperti sabun dan sampo, serta sediaan krim yang digunakan sebagai obat(1). Pada penelitian yang dilakukan oleh Sasmita dapat diketahui bahwa mengkudu berpotensi sebagai imunomodulator dimana mengandung beberapa senyawa yang dapat meningkatkan kadar IgM dan IgG dalam tubuh dan dengan meningkatnya kadar keduanya maka sistem imun dapat meningkat pula(2). Sebagaimana kita ketahui bahwa buah mengkudu mempunyai bau dan rasa yang kurang menyenangkan, bau yang menyengat dari buah mengkudu ini

disebabkan oleh adanya asam kaproat dan asam kaprat

(1)

. Dari kekurangan yang

dimiliki oleh mengkudu inilah muncul suatu ide untuk membuat suatu sediaan yang menarik dan rasanya disukai oleh masyarakat yaitu chewable gummy yang mengandung ekstrak buah mengkudu. Chewable gummy merupakan suatu sediaan yang berbentuk kenyal dan mempunyai rasa yang manis. Dimana yang membuat kenyal dari gummy ini adalah basisnya, yang akan digunakan sebagai basis dalam formulasi chewble gummy adalah campuran antara gelatin dan gliserin. Sediaan gummy harus mempunyai rasa yang manis dan disukai oleh konsumen, pemanis yang digunakan dalam sediaan kali ini adalah campuran dari sorbitol dan gula stevia, dari beberapa perbandingan keduanya maka akan muncul masalah berapa perbandingan pemanis yang digunakan dalam membuat chewable gummy dengan kandungan ekstrak buah mengkudu yang paling baik dan disukai oleh para konsumen.

PERUMUSAN MASALAH Diharapkan peneliti dapat menjawab pertanyaan yang dirumuskan sebagai berikut: 1. Apakah ekstrak buah mengkudu dapat diformulasikan dengan sorbitol dan gula stevia sebagai sediaan chewable gummy ? 2. Bagaimana pengaruh perbandingan sorbitol dan gula stevia sebagai pemanis terhadap sifat fisik sediaan chewable gummy? 3. Bagaimana tingkat kesukaan konsumen terhadap beberapa jenis perbedaan konsentrasi pemanis pada chewable gummy.

TUJUAN PENELITIAN Dari rumusan masalah diatas maka dapat diambil tujuan penelitian adalah sebagai berikut : 1. Untuk mengetahui pengaruh variasi kadar sorbitol dan gula stevia sebagai pemanis terhadap sifat fisik chewable gummy. 2. Untuk mengetahui tingkat kesukaan konsumen terhadap beberapa perbandingan pemanis yang digunakan untuk membuat chewable gummy.

METODE PENELITIAN Rancangan Penelitian A. Bahan dan Alat 1. Bahan yang digunakan Bahan-bahan yang digunakan adalah buah mengkudu (Moronda citrifolia L.) yang diperoleh dari pasaran, atanol, air ( bila tidak disebutkan secara spesifik berarti air suling), sorbitol, gula stevia, gelatin, gliserin, metil paraben, gom arab, asam sitrat monohidrat, laktosa. 2. Alat yang digunakan Alat untuk ekstraksi buah mengkudu, rotary evaporator, penangas air, seperangkat alat gelas, neraca elektrik, cetakan permen, waterbath, alat uji sifat fisik ( neraca elektrik, moisture balance, seperangkat alat KLT), corong kaca, labu ukur, pipet, pipet ukur.

Jalannya penelitian : Pengumpulan buah mengkudu Determinasi Pembuatan serbuk buah mengkudu dari buah mengkudu yang sebelumnya telah dikeringkan Ekstraksi buah mengkudu dengan cara dimaserasi dengan etanol 40% Pemeriksaan sifat-sifat fisik ekstrak buah mengkudu secara organoleptis Pembuatan sediaan chewable gummy dengan variasi kadar sorbitol dan gula stevia Uji stabilitas sediaan chewable gummy

Analisis hasil Kesimpulan

B. Cara Penelitan 1. Determinasi buah mengkudu (Morinda citrifolia L.) Determinasi buah mengkudu dilakukan di Laboratorium Biologi Farmasi Universitas Islam Indonesia dengan menggunakan buku panduan Flora of Java. 2. Penyiapan ekstrak Pembuatan ekstrak buah mengkudu dengan menggunakan metode maserasi dengan larutan penyari yaitu etanol 40% selama 5 hari. Larutan penyari yang digunakan adalah etanol dimana etanol dapat mengurangi bau dan rasa dari buah mengkudu yang kurang menyenangkan (3). 3. Pembuaan sediaan Formulasi sediaan chewable gummy yang mengandung ekstrak buah mengkudu sebagai zat aktif (sebagai imunomodulator). Berdasarkan penelitian sebelumnya disebutkan bahwa buah mengkudu dapat

meningkatkan kadar IgM dan IgG. Formulasi sediaan chewable gummy mengacu pada penelitian Zigo Yoga dengan mengambil perbandingan uji yang paling baik yaitu (4). Ekstrak temu hitam 10,584 mg Gelatin 1200 mg Gliserin 800 mg Gom arab 30 mg Laktosa 220 mg Esen jeruk 150 mg Gula stevia 1200 mg Metil paraben 3 mg Asam sitrat 70 mg Aquadest 2 ml

Berdasarkan formulasi yang digunakan oleh peneliti sebelumnya akan dilakukan perubahan pada konsentrasi pemanis, dimana pemanis yang dipakai yaitu perbandingan antara sorbitol beberapa macam perbandingan : Desain formulasi gummy candies ekstrak buah mengkudu Bahan (mg) Ekstrak Buah mengkudu gelatin gliserin Gom arab sorbitol Gula stevia laktosa Metil paraben Esen jeruk Asam sitrat Berat gummy 0,45 60 3000 0,45 60 3000 0,45 60 3000 0,45 60 3000 0,45 60 3000 1200 800 30 6 54 195 3 1200 800 30 12 48 195 3 1200 800 30 18 42 195 3 1200 800 30 0 60 195 3 1200 800 30 60 0 195 3 30,78 30,78 30,78 30,78 30,78 Formula1 Formula2 Formula 3 Formula 4 Formula 5 dan gula stevia dengan

ANALISIS HASIL Untuk analisi hasil dilakukan beberapa pengujian fisik sediaan diantaranya: 1. Uji organoleptis 2. Uji keseragaman bobot 3. Uji kadar air 4. Uji tingkat kesukaan ( hedonic test ) pada anak-anak Analisis hasil dilakukan dengan membandingkan hasil uji yang telah

dilakukan dengan kriteria yang diinginkan. DAFTAR PUSTAKA

(1) Baratawidjaja, Karnen Garna, 2000, Imunologi Dasar, Edisi Keempat, Balai Penerbit Fakultas Kedokteran Universitas

Indonesia, Jakarta (2) Winarti, C., 2005, Peluang Pengembangan Minuman Fungsional dari Buah Mengkudu (Morinda citrifolia), Bogor, Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pasca Panen Pertanian. (3) Sasmito, E., Yuniarta, N., dan Soegihardjo, C.J., 2008, Mekanisme Imunomodulator Ekstrak Buah Mengkudu (Morinda citrifolia L.) Pada Mencit Balb/c Yang Diinduksi Vaksin Hepatitis B, MOT, 13 (43). (4) Allen L.V., 2002, The Art Science and Technology of Pharmaceutical Compounding, 2nd Edition, American

Pharmaceutical Association, Washington D.C., 171-177. (5) Pratiwi, Galih, Hertiani,Triana, dan Mufrod, 2011, Optimasi Komposisi Sukrosa dan Aspartam Sebagai Bahan Pemanis Dalam Formula Tablet Effervescent Ekstrak Etanolik Buah Mengkudu, Majalah obat tradisional, 16 (2), 43-50. (6) Prasetyo, Zico, Yoga, 2011, Formulasi Sediaan Gummy Candies Ekstrak Rimpang Temu Hitam (Curcuma aeruginosa Roxb.) Dengan Variasi Kadar Gliserin-Gelatin Sebagai Basis, FMIPA Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta.

Pembimbing 1 Pembimbing 2

Drs. Mufrod, M. Sc.,Apt

Yogyakarta, 20 Desember 2012 Pelaksana Skripsi

( Sri Wahyuni )

Anda mungkin juga menyukai