Anda di halaman 1dari 15

ANALISIS EFISIENSI BAHAN BAKAR ENGINE YAMAHA MIO SPORTY PADA GOKART

Hadi Hartono Wibowo. Fakultas Teknologi Industri, jurusan Teknik Mesin. Hadihartonowibowo@yahoo.com Abstraksi

Bahan bakar merupakan terpenting dalam proses pembakaran. Untuk mengetahui efisiensi bahan bakar digunakan dalam penelitian ini yakni premium, pertamax, dan pertamax plus. Pengujian dilakukan pada engine Yamaha mio sporty yang diaplikasikan ke kendaraan gokart. Pada pengujian tersebut digunakan tachometer untuk mengetahui putaran motor gokart, dan untuk mengukur bahan bakar yang dipakai dengan gelas ukur. Putaran motor yang dipakai untuk pengujian pada 2000 rpm dan 3000 rpm. Hasil pengujian tiga jenis bahan bakar pada putran motor 2000 rpm dapat menghabiskan waktu 23 menit premium, 25 menit pertamax, dan 30 menit pertamax plus. Sedangkan pada putaran motor 3000 rpm dapat mengabiskan waktu 10 menit premium, 13 menit pertamax, dan 17 menit pertamax plus. Bahan bakar pertamax plus yang lebih efisien dikarenakan didalam bahan bakar tersebut tidak ada kandungan timbalnya serta nilai oktanya yang paling tinggi, sehingga pembakaran lebih sempurna.

Kata kunci :bahan bakar , efisiensi , spesifik fuel comsumtion, mesin matic, gokart.

I.

Pendahuluan Semakin bertambahnya kebutuhan manusia Bahan bakar minyak yang dihasilkan dari fosil memiliki keterbatasan jumlah prokduksi.

akan tranportasi membuat pengguna kendaraan bermotor di Indonesia semakin meningkat. Hal tersebut akan mengakibatkan makin meningkatnya pencemaran lingkungan. Penceraman yang

Pengurangan dan penghapusan subsidi bahan bakar minyak membuat terjadinya kenaikan harga bahan bakar minyak, baik bensin (premium, pertamax, dan pertamax plus), yang banyak dikomsumsi

dimaksud yaitu akibat dari gas yang keluar dari knalpot kendaraan bermotor, dimana dalam gas bekas tersebut mengandung unsur-unsur yang berbahaya bagi kesehatan serta dapat merusak lingkungan. Salah satu polutan yang bisa mematikan adalah gas karbonmonoksida (CO).

masyarakat dan industri. Dengan pemakaian yang relative tetap, besaran pengeluaran dana pembelian bahan bakar minyak. Maka, upaya yang bisa dilakukan adalah melakukan penghematan

pemakaian bahan bakar. Langkah lain adalah

meningkatkan efisiensi penggunaan bahan bakar, jangan sampai ada bahan yang terbuang atau lolos dari ruang siinder tanpa terbakar sempurna. Tingginya komsumsi bahan bakar dan kadar polusi dari kendaraan bermotor pada dasarnya dapat dikendalikan dan dikurangi. Beberapa cara yang dapat dilakukan adalah dengan cara

pertama

menemukan

minyak

dengan

cara

pengeboran adalah Colonel Edwin DRAKE dari Seneca Oil Company. Pertama akli Drake melakukan pengeboran minyak didalam perut bumi, pada kedalaman 69 kaki atau 21,03 meter utuk menghasilkan minyaknya sebanyak 20 bareel atau kurang lebih 5,6 kiloliter. Minyak bumi untuk menghasilkan energy yang digunakan oleh semua mesin-mesin modern serta digunakan dalam otomotif. Sebelum minyak jadi bahan bakar ada namanya minyak mentah adalah minyak yang berasal dari minyak bumi. 2..1.1 Minyak Mentah minyak mentah berasl dari mahluk hidup

memperbaiki proses yang terjadi didalam mesin. Pada proses pembakaran bahan bakar didalam silinder dipengaruhi oleh temperature, kerapatan campuran komposisi dan turbunlensi yang ada pada campuran. Adabila temperatur campuran bahan bakar dengan udara naik, maka semakin mudah campuran bahan bakar dengan udara tersebut untuk terbakar. Dengan temperature yang cukup

yang sudah mati tertanam dibawah perut bumi campuran bahan bakar dalam ini bensin dengan dalam waktu yang lama. Dari minyak mentah dapat udara akan lebih homogen. menghasilkan bahan bakar utuk otomotif atau II. Landasan Teori Tidak dapat dipungkiri bahwa minyak bumi merupakan bahan yang sangat dibutukan untuk kelangsungan cara hidup manusai modern saatini. Minyak bumi yang dapat diusahakan dan industri. Dalam minyak mentah dapat beberapa klasifikasi seperti: minyak mentah yang bersifat aspal atau aspaltik, minyak mentah mentah yang bersifat paraffin dan minyak mentah yang bersifat

pencampuran keduanya. Jika bagi oramg yang berkerja dikilang minyak dapat dibagi dua jenis yaitu: minyak mentah yang bersifat non pelumas dan minyak mentah pelumas.

dibudidayakan menjadi energy dan bahan-bahan lainya yang merupakan sarana hidup modern manusia diusahakan pengadaanya secara modern pada pertama kalinya ditahun 1859. Orang yang

valensinya terokat dengan atom karbon 2.1.2 Struktur Minyak Mentah Dalam hal ini minyak mentah mengandung sebagian besar unsur hidrokarbon yang maupun hydrogen. Dalam ikatan

hidrokarbon jenuh adalah rantai dari atomatom karbon yang terikat bersama dengan hydrogen dari valensi yang tersisa.

berhubungan dengan ikatan-ikatan sulfur, oksigen dan nitrogen. Selain itu adapun yang mengadung unsur logam dan lainnya akantetapi jumlahnya Struktur Hidrokarbon Tertutup Pada ikatan hidrokarbon tertutup ini adalah variasi rantai ikatannya, selain gambar ikatan hidrokarbon diatas dapat diuraikan bebeapa struktur untuk pembuatan bahanbakar sepert dibawah ini: Stuktur Hidrokarbon Semua benda yang ditemukan dialam ini terdiri dari kombinasi atomatom yang 2.1.3 Sifat dan Pengaruh Terhadap Bahan Bakar Bahan bakar atau bensin merupakan menjadi ikatan hidrokarbon tertutup. Ikatan hidrokarbon tertutup ini mempunyai dua gugusan ikatan hidrokarbon yaitu ikatan hidrokarbon tertutup Naflena atau siklo parafin dan ikatan hidrokarbon tertutup Aromatik.

hanya sedikit. Didalam minysk mentah terbentuk

berasal unsur-unsur kimia, dan didalam susunan bahan minyak bumi in unsur-unsur kimia yang paling mendominasi adalah karbon dan hidrogen sehigga bahan itu dapat dikatakasn tersusun dari ikatan hidrokabon. Didalam minyak bumi pencampuran ikatan yang dinamakan dengan hidrokarbon,

campuran dari ikatan hidrokarbon dengan jumlah C4 sampai dengan C10 yang memiliki titik didih diatara 35 200 C, tidak berwarna dan bening. Ditinjau dari segi bahan bakar, dalam hal ini bhan bakar minyak disebut dengan bbm, dari kinerja pada bahan bakar minyak tergantung oleh pengemudi yang berkerja pada mesin kendaraan adalah tergantung
0

hidrokarbon adalah suatu ikatan molekul yang terdiri dari atom-atom karbon dan hidrogen salah satu contoh ikatan hidrokarbon

Struktur Hidrokarbon Jenuh Pada rumus hidrokarbon ini akan tampak valensi atom karbon yang mengikat pada masing-masing atom hidrogen, serta ikatan hidrokarbon yang lainnya terdiri dari atomatom karbon dan hydrogen dimana semua

pada dua sifat utama bbm yaitu: 1. Dapat memberikan campuran bahan bakar dengan udara dalam

perbandingan

yang

benar

(yang

kerja mekanik. Ditinjau dari cara memperoleh energi termal ini, mesin kalor dibagi menjadi 2 golongan, yaitu : 1. Mesin pembakaran luar (External

biasanya diatur oleh karburator atau injector). 2. Dapat memberikan pembakaran secara normal pada saat yang tepat didalam

combustion engine), yaitu jika proses siklusnya. 2.2 Motor Bakar Apabila kita tinjau secara menyeluruh pembakaran dipindahkan ke fluida mesin apa saja yang umunya dari energi menjadi kerja mekanik. Misalnya, mesin listrik yang mana adalah sebuah mesin yang kerja mekaniknya 2. diperoleh dari sumber listrik. Sedangkan mesin gas combustion atau bensin adalah mesin yang berkerja mekaniknya diperoleh dari sumber pembakaran gas atau bensin Dari pada itu ada cara peninjauan mesin dengan cara lain, yaitu dengan cara meninjau misalnya mesin yang menggunakan bahan bakar bensin, yang dikategorikan sebagai mesin kalor. Yang dimaksud dengan mesin kalor adalah mesin yang mengguanakn sumber energy thermal untuk 2.4 engine) yang pada umumnya dikenal dengan nama motor bakar. Proses pembakarannya Mesin pembakaran dalam (Internal kerja mesin melalui dinding pemisah. Contohnya mesin uap dan turbin uap. pembakaran terjadi di luar mesin, energi termal dari gas hasil

berlangsung di dalam motor bakar itu sendiri, sehingga gas pembakaran yang terjadi sekaligus berfungsi sebagai fluida kerja. Contohnya motor diesel dan motor bensin. Motor Bensin Motor bensin merupakan salah satu jenis penggerak mula yang mengkonversikan energi thermal menjadi energi mekanik. Energi thermal

menghasilkan kerja mekanik atau bensin yang dapat merubah energi termal menjadi kerja mekanik. 2.3 Motor Bakar Bensin Salah satu penggerak mula yang banyak dipakai adalah mesin kalor. Mesin Kalor ialah mesin yang menggunakan energi termal untuk melakukan

tersebut diperoleh dari pembakaran bahan bakar dan udara. Motor bensin itu sendiri termasuk mesin pembakaran dalam (Internal combustion engine)

yang mana proses pembakaran terjadi pada ruang bakar. Lain halnya dengan mesin pembakaran luar yang mana proses pembakaran terjadi di luar mesin yang kemudian energi panas tersebut di pindahkan ke fluida kerja mesin melalui dinding pemisah. 2.3.1 Mesin Dua Langkah Pada mesin dua langkah pergerakan relatif lebih singkat dari empat langkah dikarenakan mesin dua langkah hanya pergerakan poros engkol hanya bergerak dua untuk menghasilkan energi mekanik. Ketika poros engkol berputar terjadi kompresi dan terjadi letupan api pada busi sehingga terjadi pembakaran pada bahan bakar dan minyak serta udara menjadi energi mekanik. 2.3.2 Cara Kerja Mesin Dua Langkah itu lubang bilas (transfer) dan lubang Sepeda motor matic yang menggunakan mesin dua langkah memerlukan dua langkah piston dalam satu siklus atau satu putaran poros engkol. Proses kompresi terjadi dua kali, kompresi primer terjadi di dalam crancase dan kompresi sekunder terjadi di ruang bakar. Proses kerja mesin dua 2. langkah: Ketika piston mencapai TMA, campuran bahan bakar dan udara yang telah dikompresi akan dinyalakan oleh busi. Langkah Usaha dan Kompresi buang (exhaust) tertutup oleh piston, selanjutnya campuran bahan bakar dan udara tadi dikompresi di ruang

Gambar 2.1 Siklus Mesin 2 Tak

1.

Langkah Pemasukan Pada langkah pemasukan, piston

bergerak dari titik mati bawah (TMB) ke titik mati atas (TMA). Sebelum piston mencapai TMA, terjadi kevakuman di dalam ruang crankcase, piston mulai membuka lubang pemasukan,

campuran bahan bakar dan udara dihisap masuk ke dalam crankcase. Saat

crankcase, kemudian ditransfer ke ruang bakar.

Gas (campuran bahan bakar dan udara) mendorong piston dan memutar poros engkol. Ketika piston bergerak ke TMB, piston menutup lubang pemasukan. Saat piston mencapai TMB, piston kembali mengompresi campuran udara dan bahan bakar di dalam crankcase. banyak 3. Langkah Buang dan Kompresi Saat piston bergerak menuju TMB, lubang buang terbuka dan mengalirkan sisa gas ke luar cylinder, campuran bahan bakar dan udara masih 2.3.3

dalam waktu yang bersamaan ruang bakar telah diisi kembali dengan

campuran bahan bakar dan udara.

Mesin Empat Langkah Sedangkan mesin empat langkah lebih pergerakan poros engkol untuk

menghasilkan energy mekanik. Ketika poros engkol berputar turun dan katup hisap terbuka untuk memasukan bahan bakar dan udara didalam ruang bakar, setelah itu poros engkol berputar keatas terjadi kompresi terhadap bahan bakar dan udara selanjutnya poros engkol turun kembali setelah Langkah terjadi pembakaran pada bahan bakar dan udara kemudian dilanjutkan poros engkol berputar keatas untuk membuang hasil pembakaran serta

dikompresi dalam crankcase. 4. Langkah Pembilasan Ketika piston membuka lubang bilas (transfer), proses pembuangan telah dimulai, campuran bahan bakar dan udara dalam crankcase masuk melalui Buang dan

menghasilkan energi mekanik. 2.3.4 Cara Kerja Mesin Empat Langkah Sepeda motor matic yang menggunakan

lubang transfer pada dinding cylinder mesin empat langkah memerlukan empat langkah dan mengalirkannya ke ruang bakar. piston dalam satu siklus atau dua putaran poros Campuran bahan bakar dan udara engkol. mendorong gas sisa pembakaran,

selanjutnya memutar poros engkol (crankshaft). 4. Langkah Buang Ketika piston mencapai TMB, katup buang terbuka, dan ketika piston naik Gambar 2.2 Siklus Mesin 4 tak 1. Langkah Masukan Saat piston bergerak dari TMA menuju TMB, katup masuk membuka, sehingga campuran bahan bakar dan udara dari karburator masuk ke ruang cylinder. 2. Langkah Kompresi Saat piston bergerak naik dari TMB menuju TMA, katup masuk dan katup buang tertutup. Selanjutnya, campuran udara dan bahan bakar dikompresi di ruang cylinder sampai piston mencapai TMA. 3. Langkah Kerja adalah Campuran udara dan bahan bakar yang telah dikompresi akan dibakar oleh busi, sehingga menimbulkan ledakan dan mendorong piston ke bawah, dimana sistem pembakaran belum Pembakaran adalah dimana terjadinya reaksi kimia yang cepat antara udara dan bahan bakar yang dapat terbakar, serta terjadinya cahaya untuk mrnghasilkan kalor. Pembakaran spotan lagi dari TMB ke TMA, gas secara sisa katup

bersamaan pembakaran

mendorong keluar

melalui

buang. Ketika piston kembali turun dari TMA ke TMB, katup buang tertutup dan katup masuk terbuka, sehingga

campuran bahan bakar dan udara kembali memenuhi ruang cylinder.

2.4

Sistem

Pembakaran

Bahan

Bakar

Dengan Udara.

mengalami oksidasi perlahan-lahan sehingga kalor yang dihasilkan tidak lepas, akan tetapi dipakai untuk menaikkan suhu bahan secara pelan-pelan smapai suhu menyala. Pembakaran sempurna adalah dimana pembakaran semuanya secara

konstituen yang dapat dibakar didalam bahan bakar dalam bentuk gas CO2, air (H2O), dan gas SO2, sehingga tidak terjadi bahan bakar yang tersisa.. Fuel Consumption, SFC) 2.5 Parameter Pengujian Mesin Motor Gokart Sebagai bahan perbandingan pada mesin gokart pada saat pengambilan data serta untuk jumlah bahan bakar yang dibutukan mrngetahui kinerja efisiensi pada mesin gokart, dengan mengunakan rumus dibawah ini: 1. Daya dan Torsi Mesin Motor Torsi dapat dihasilkan dari mesin dapat diukur dengan pada menggunakan momen kopel Sfc (2.2) untuk menghasilkan daya dalam waktu tertentu. Jika daya rem dalam satuan kW dan laju aliran massa bahan bakar dalam satuan kg/jam maka: Pada konsumsi bahan bakar spesifik adalah untuk mengetahui kerja pada mesin dikarenakan untuk mengetahui 2. Konsumsi bahan bakar spesifik (Specific

torquemeter

dengan poros poros uotput mesin. Karena itu sifat torquemeter yang bertindak sebagai rem pada sebuah mesin, maka daya yang dihasilkan oleh Sfc = poros output kadang disebut juga daya (kg/kW.h). rem (Brake Power). : mf = Laju aliran bahan bakar (kg/jam). Pe= ..(2.1) Besarnya laju aliran massa bahan bakar Dimana : Pe n T = Daya keluaran (Watt). = Putaran mesin (rpm). = Torsi (N.m). mf .(2.3) (mf) dihitung dengan persamaan Spesific Fuel consumption Dimana :

berikut:

Dimana : sgf vf tf = Spesifik grafity (0,7329 gr/ml).

Gambar 3.1 Diagram alir Pengujian efisiensi motor bakar pada gokart 3.2 Spesifikasi Pada Mesin Gokar. Dalam hal ini mesin yang digunakan sebagai pengerak pada gokart adalah mesin motor matik. Dimana mesin motor matik yang digunakan yaitu

= Volume bahan bakar yang diuji (ml). = Waktu untuk mengahbiskan bahan bakar yang diuji (detik).

mesin sepeda motor Yamaha mio. Adapun spesifikasi III. 3.1 Metologi Penulisan Diagram Alir Pengujian Efisiensi Motor Bakar Pada Gokart 4 langkah (SOHC-2 dengan klep pendingin Type mesin Mulai Diameter x Langkah Studi Literatur Volume silinder Perbandingan 8,8 : 1 Bahan Bakar : Premium, Pertamax, dan Pertamax Plus Silinder Setiap Bahan Bakar ditakar 150 ml Karburator Sistem pengapian Jenis pelumasan Torsi Kapasitas oli mesin Proses Pembakaran Transmisi Rasio gigi Pengujian Caster / Trail Silinder tunggal NCV 24 x 1 (merk Keihin) DC-CDI Wet Sump 7,84 N/m 0,9 liter Jenis V-belt otomatis 2,399 0,829 26,5 / 100 mm Rem belakang dipakai dua jenis rem yaitu: Selesai Sistem pengereman Hydraulic single disc (cakram) Jenis rem Drum (tromol) kompresi Kopling Jenis kopling kering (sentrifugal otomatis) udara, AIS (air induction system) EURO-2 (50 x 57,9) mm 113,7 CC mesinnya adalah sebagai berikut :

Bahan Bakar dan Udara di campur didalam Cylinder

dengan udara yang akan dialirkan ke ruang bakar. 4. Mengukur dengan kecepatan putar motor tachometer. Kecepatan

putaran motor yang dihasilkan pada Gambar 3.1 Mesin Motor Gokart yang Dipakai Adalah Motor Mio. 3.3 Persiapan Pengujian bakar dan udara dinaiksn pada ruang Untuk bahan yang akan di uji dari tiga jenis bahan bakar yaitu: premium, pertamax, dan pertamax plus serta alat yang dipakai saat pengujian yaitu: gelas ukur, tachometer digital, tangki bahan bakar, dan karburator. 3.4 Sistem Pengujian Pada bab ini menguji atau menganalisa ketiga jenis bahan bakar pada mesin motor digokart Pe = dengan beberapa cara sebagai berikut : 1. Bahan bakar ditakar didalam gelas ukur, dengan ukuran pada setiap bahan bakar yang diuji adalah 150 ml. Dimana : Pe = Daya keluaran (Watt). n = Putaran mesin (rpm). T = Torsi (N.m). Konsumsi bahan bakar spesifik (Spesifik Fuel Consumption,SFC) 5. bakar kecepatan putaran motor saat pisisi netral sebesar 2000 rpm. Kemudian pada saat pasokan bahan

mencapai 3000 rpm. Mengalisa efisiensi motor yang

mengunakan bahan bakar yang diuji. Analisa mngunakan tahap perhitungan sebagai berikut: Daya dan Torsi

2. Bahan bakar masuk tangki bahan bakar yang menampung bakar yang di uji.
3. Bahan bakar masuk kedalam mengatur

Sfc

kabrator.kaburator

pencampuran anatara bahan bakar

Dimana : Sfc = Spesific Fuel consumption (kg/kW.h). mf = Laju aliran bahan bakar (kg/jam). Besar laju aliran massa bahan bakar (mf) dihitungan dengan

menghabiskan waktu 10 menit. Pada bahan bakar pertamax diuji pada putaran motor 2000 rpm dapat menghabiskan waktu 25 menit sedangkan putaran motor 3000 rpm dapat menghabiskan 13 menit. Bahan bakar pertamax plus diuji pada putaran motor 2000 rpm dapat menghabiskan waktu 30 menit

sedangkan pada putaran motor 3000 rpm dapat menghabiskan waktu 17 menit. Seperti data dibawah ini:

persamaan berikut:

mf Tabel 4.1 Pengujian Bahan Bakar Keadaan Standar Dimana : sgf = Spesifik grafity (0,7329 Atau Tidak Berjalan. Jenis bahan bakar Putaran motor (rpm) Premium Pertamax IV. 4.1 Hasil dan Pembahasan Pertamax Pengujian Efisiensi Pengujian efisisensi dilakukan untuk plus 2000 150 30 2000 2000 Takaran bahan bakar (ml) 150 150 23 25 Waktu (menit)

gr/ml). vf = Volume bahan bakar yang

diuji (ml). tf = Waktu untuk mengahbiskan

bahan bakar yang diuji (detik)

mengetahui komsumsi dari 3 jenis bahan bakar yang di uji. Bahan bakar yang digunakan dalam pengujian yaitu: premium, pertamax, dan pertamax plus. Bahan bakar premium diuji pada putaran motor 2000 rpm dapat menghabiskan waktu 23 menit sedangakan pada putaran motor 3000 dapat

Tabel 4.2 Pengujian bahan bakar keadaan berjalan Jenis bahan bakar Putaran motor (rpm) Premium Pertamax Pertamax plus 3000 3000 3000 Takaran bahan bakar (ml) 150 150 150 10 13 17 Waktu (menit)

Bahan Bakar

Waktu (t)

Daya Keluaran (Pe)

Laju Aliran (mf) gr/jam

Spesifik Fuel Consumption (sfc) gr/Kw.jam

detik

Kw

Premium

600

2,461

659

267.777

Pertamax

780

2,461

507

206.013

Pertamax 1020 plus 2,461 388 157.659

4.2

Analisa Perhitungan

Tabel 4.4 Efisiensi Bahan Bakar Pada Putaran 3000 rpm.

Pada analisa ini dibutukan parameter perhitungan yang ada sebagai berikut tabel seperti berikut ini: Tabel 4.3 Efisiensi Bahan Bakar Pada Putaran 2000 rpm. Bahan Bakar Waktu (t) Daya Keluaran (Pe) detik Premium Pertamax Pertamax 1800 plus 1,641 219 133.455 1380 1500 Kw 1,641 1,641 Laju Aliran (mf) gr/jam 287 263 Spesifik Fuel Consumption (sfc) gr/Kw.jam 174.893 160.268

dapat menghabiskan waktu 17 V. KESIMPULAN DAN SARAN 5.1 KESIMPULAN Dari pembahasan sebelumnya 2. menit. Untuk analisa perhitungan spesifik fuel Comsumption pada ke tiga bahan sebagai berikut pada

dapat disimpulkan

dari hasil pengujian

pada tiga jenis bahan bakar pada mesin gokart sebagai berikut: 1. Pada pengujian efisiensi untuk mrengetahui komsumsi pada tiga jenis bahan bakar yang diuji. Pada bahan bakar premium diputaran motor 2000 rpm dapat

putaran motor 2000 rpm bahan premium 174.693 gr/Kw. Jam, pertamax 160.268 gr/Kw.jam dan pertamax plus 133.455 gr/Kw.jam sedangkan pada putaran motor 3000 rpm bahan bakar premium 267.777 gr/Kw.jam, pertamax

menghabiskan waktu 23 menit sedangkan pada diputaran 3000 rpm dapat mengabiskan waktu 10 menit, pada bahan bakar pertamax diputaran motor 2000 rpm dapat menghabiskan waktu 25 menit sedangkan diputaran motor 3000 rpm dapat menghabiskan waktu 13 menit, dan pada bahan bakar pertamax plus diputaran motor 2000 rpm dapat menghabiskan waktu 30 3.

206.013 gr/Kw.jam dan pertamax plus 157.659 gr/Kw.jam.

Selisih

perbandingan

komsumsi

bahan bakar premium, pertamax, dan pertamax plus dengan 2000 rpm adalah sebagai berikut: Selisih pemakaian bahan bakar

antara premium dan pertamax adalah 6% . Selisih pemakian bahan bakar antara premium dan pertamax plus adalah 23%.

menit sedangkan

pada diputaran 3000 rpm

Selisih pemakaian bahan bakar antara pertamax dan [1]

DAFTAR PUSTAKA

www.wikipedia.com/go-kart,diakses pada bulan november 2010.

pertamax plus adalah 17%. Selisih perbandingan komsumsi bahan bakar premium, pertamax, dan [2] pertamax plus dengan 3000 rpm adalah sebagai berikut: Selisih pemakaian bahan bakar antara premium dan pertamax adalah 17%. Selisih pemakaian bahan bakar antara premium dan pertamax plus adalah 41%. Selisih pemakaian bahan bakar [4] antara pertamax dan [3]

Wartawan, Anton l. Bahan Bakar Bensin Otomotif, cetakan pertama,Universitas Trisakti, Jakarta, 1997.

Suratman, M. Servis Dan Teknik Reparasi Sepeda Motor. PT. Pustaka Grafika. Bandung, 2002.

Daryanto. Teknik Otomotif, cetakan ketujuh, PT. Bumi Aksara, Jakarta, 2002.

pertamax plus adalah 24%. 4. Dari jenis bahan bakar tersebut yang lebih efisiensi terhadap [5]

Farid I. System Bahan Bakar Trouble Shooting,Pada Mesin Matic, Universitas Negeri Semarang, Semarang 2005

konsumsi pemakaiannya adalah pertamax plus, dikarenakan waktu yang dibutuhkan proses

pembakarannya lebih sempurna.