Anda di halaman 1dari 7

NAMA NIM

: :

JIHAD MAULANA 071.09.126

TUGAS KOMPLESI DAN KERJA ULANG SUMUR

SOAL A

1). Terangkan beberapa pertimbangan dalam pemilihan tipe komplesi dan sebutkan jenis-jenis nya ! Jawab : Beberapa pertimbangan dalam pemilihan Jenis/tipe Komplesi diantaranya adalah : a) Biaya b) Jenis Drive Mechanism c) Well problem (kepasiran, Scale, Artificial lift) d) Adanya rencana pengembangan atau Sec-Rec dll

Beberapa Tipe/Jenis Komplesi tersebut : 1). 2). Bottom Hole Completion Tubing Completion Single Completion Commingle Completion Multiple Completion 3). 4). 5). Liner Completion Gravel Pack Completion Sand Consolidation

2). Terangkan fungsi dan syarat perforasi ! Jawab :

Fungsi dari perforasi :

a). b). c). d). e).

Membuka zona produksi Squeeze cementing Memperbesar laju produksi (add perf) Memotong tubing/DP Membuat lubang sirkulasi

Syarat perforasi

1) Perhatikan posisi GOC & WOC 2) Perhatikan kualitas bonding semen 3) Jangan di casing collar 4) Jangan double casing 5) Perkirakan panjang penetrasi 6) Usahakan di tengah-tengah lubang 7) Perhatikan safety : - Radio silent, - Kondisi cuaca (hindari petir), - Listrik liar di Rig (0.25V ignite detonator), - Jangan witness di area line of fire, - Cathodic protection dlm kondisi off, - Zona yang akan di tembak harus terendam fluida komplesi

3). Sebutkan jenis scale dan faktor yang mempengaruhinya ! Jawab :


ZAT-ZAT UTAMA

JENIS SCALE

SIFAT-SIFAT UTAMA

REAKSI KIMIA

Hard Scales

BaCl2+Na2SO4 BaSO4+2NaCl Hampir tidak larut SrCl2+CaSO4 SrSO4+CaCl2 BaSO4, SrSO4, dalam asam. Evaporasi oleh panas yang berCaSO4, dan 2H2O Umumnya berwarna lebihan menyebabkan gypsum secara sendiriterang atau gelap bila mengalami presipitasi. CaSO4 juga sendiri atau dalam mengalami presipitasi dari mengandung pe-ngotor kombinasi, dan larutannya karena pengaruh ion dan seperti mi-nyak dan biasanya terdapat bercampur dengan air yang tidak SiO2. oksida besi. kompotibel.

Soft Scales

CaCO3+CO2+H2O CaCO3 dengan kan- Ca(HCO3)2 Larut dalam asam dan Pada reaksi ini, karbonat juga dapat dungan MgCO3 juga tersusun oleh CO2. digantikan dengan Fe dan Mg. yang sedikit, Biasanya berwarna Penyebab utamanya adalah FeCO3, SiO2, terang atau gelap bila CaSO4.2H2O, FeS, kehilangan tekanan, temperatur dan ada pengotor agitasi yang hebat. S. Fe+H2S FeS+H Fe2O3+3H2S 2FeS+3H2O+S 2Fe2O3+6H2S 2FeS3+6H2O 2Fe2S3+3O2 2Fe2O3+6S 6H2S+3O2 6H2O+6S Berlangsungnya reaksi-reaksi ini sangat tergantung pada jumlah oksigen yang ada.

Misc.

Susah larut dalam asam, dan dapat mengandung gas H2S. FeS, Fe2O3, H2O, Berwarna coklat tua S. hingga hitam.

Faktor-faktor yang mempengaruhi scale :

1. Calcium Carbonate Scale calcium carbonate terbentuk oleh kombinasi ion carbonate atau bicarbonate dengan persamaan reaksi : Ca++ + CO3+ CaCO3 CaCO3 + CO2 + H2O Ca++ + 2(HCO3)

2. Calcium Sulfate Pengendapan calcium sulfate dari air dihasilkan oleh reaksi berikut ini

: Ca++ + SO4= CaSO4

3. Barium Sulfate Barium sulfate adalah scale yang paling sukar larut, reaksi pembentukan scale barium sulfate adalah sebagai berikut : Ba++ + SO4- BaSO4 .

4. Stronsium Sulfate Strontium sulfate jarang dijumpai berdiri sendiri, biasanya bersamaan dengan barium membentuk scale (Ba,Sr)SO4.\ 5. Senyawa Besi scale dari senyawa besi yang umum ditemui bila air kontak dengan udara, sebagai contoh : 2Fe++ + 4HCO3 + H2O + O2 2Fe(OH)3 + 4CO2.

4). Jelaskan fungsi coiled tubing dan apa kelebihannya ! Jawab : 1. Penggunaan konvensional :

Pembersihan sumur dan kickoff Drill Stem Test Media untuk injeksi fluida untuk stimulasi Untuk memisahkan zona produksi pada squeeze cementing

2. Penggunaan Unconvensional :

Menurunkan packer dan penataan bridge plugs Coiled tubing Conveyed perforating(CTCP) Survei tekanan dan temperatur Pemasangan gravel pack Fishing

3.Penggunaan sebagai wireline :


Keperluan logging (pada kondisi open hole dan cased hole) Perforasi Penggambaran metoda produksi Test In-situ stress

4. Pengunaan dan keperluan masa depan :


Untuk keperluan multi zone completion system Keperluan survey radioaktif Melewatkan tubing Down hole traetment dan monitoringnya

Kelebihan dari coiled tubing : 1) 2) 3) 4) Mobilitas lebih cepat Bisa sirkulasi bersamaan dengan running in hole Bisa saat sumur hidup Lebih cepat dan aman

5). Yang diketahui tentang perbedaan land rig dengan snubbing unit ! Jawab : Hal yang membedakan dari land rig dan snubbing unit adalah ukurannya. Snubbing unit berukuran kecil sehingga mudah untuk di pindah pindah dan biayanya relative murah bila digunakan pada offshore.

6). Bagaimana cara mengatasi paraffin trouble ! Jawab : 1. Menaikkan Temperatur Minyak Mentah Memanaskan minyak mentah dengan heater.

Memanaskan minyak (oil heating) kemudian disirkulasikan dari sumur ke permukaan melalui fasilitas peralatan sistem produksi.

Mengalirkan minyak mentah melalui heater atau steam generator. uap (steam) dapat disirkulasikan untuk mencairkan parafin dalam flow line, tubing, casing, lubang sumur dan formasi.

2. Penggunaan Surfactant injeksi surfactant (surface active agent) mengurangi pengendapan parafin dengan menjadikan suatu permukaan yang dijadikan target (misalnya pipa) terlindungi dengan lapisan film dan dalam kondisi yang water-wet, sehingga mencegah kontak dan pengendapan parafin pada permukaan pipa.

3. Metode Pelarutan (Solvent Method) Menginjeksikan solvent ke dalam tubing atau flow line berbagai jenis solvent lainnya seperti gasoline, bensol, dan bahan kimia khusus yang dibuat untuk melarutkan endapan parafin. Pemakaian solvent secara kombinasi dengan metode pemanasan dapat menanggulangi pengendapan parafin secara efektif dan efisien. 4. Metode Mekanik Pembersihan endapan parafin yang melekat pada permukaan tubing dan flow line dapat dilakukan secara mekanis, dengan menggunakan peralatan scrapper dan hydra pig

5. Pembersihan Parafin Dengan Coiled Tubing Penggunaan coiled tubing umumnya dilakukan apabila endapan parafin yang melekat akan dibersihkan dengan pemompaan minyak panas, sementara sumurnya ditutup untuk melelehkan endapan. Operasi ini memerlukan tekanan yang lebih tinggi daripada tekanan sumur yang sedang ditutup agar minyak panas dapat mencapai tempat terendapkannya parafin. Selanjutnya lelehan parafin akan mengalir ke permukaan bersama fluida produksi.