Anda di halaman 1dari 7

LAPORAN PENDAHULUAN ASUHAN KEPERAWATAN KLIEN DENGAN APENDISITIS Oleh : Subhan PENGERTIAN Apendisitis merupakan peradangan pada apendik

periformis. Apendik periformis merupakan saluran kecil dengan diameter kurang lebih sebesar pensil dengan panjang 2 - 6 inci. Lokasi apendik pada daerah illiaka kanan, di bawah katup iliacecal, tepatnya pada dinding abdomen di bawah titik Mc urney. PATOFISIOLOGI Apendik belum diketahui fungsinya, merupakan bagian dari sekum. !eradangan pada apendik dapat terjadi oleh adanya ulserasi dinding mukosa atau obstruksi lumen "biasanya oleh fecolif#faeses yang keras$. !enyumbatan pengeluaran sekret mukus mengakibatkan perlengketan, infeksi dan terhambatnya aliran darah. %ari keadaan hipoksia menyebabkan gangren atau dapat terjadi ruptur dalam waktu 2&-'6 jam. ila proses ini berlangsung terus-menerus organ disekitar dinding apendik terjadi perlengketan dan akan menjadi abses "kronik$. Apabila proses infeksi sangat cepat "akut$ dapat menyebabkan peritonitis. !eritonitis merupakan komplikasi yang sangat serius. (nfeksi kronis dapat terjadi pada apendik, tetapi hal ini tidak selalu menimbulkan nyeri di daerah abdomen.

Masa / tin a / ben!a asin" Obst#u$si lu%en a&en!i$s Pe#a!an"an se$#esi' %u$us ti!a$ !a&at $elua# Pe#e"an"an a&en!i$ Te$anan int#a lu%inal su&lai !a#ah te#"an""u Hi&($sia N)e#i Akut ---- )lserasi * in+asi bakteri ,ronis ---perporasi -ekrose * Pe%ben"$a$an a#in"an li%&(i!

ETIOLOGI )lserasi pada mukosa .bstruksi pada colon oleh fecalit "faeses yang keras$ !emberian barium erbagai macam penyakit cacing /umor 0triktur karena fibrosis pada dinding usus INSIDEN Apendiksitis sering terjadi pada usia tertentu dengan range 21-'1 tahun. !ada wanita dan laki-laki insidennya sama kecuali pada usia pubertas dan usia 22 tahun wanita lebih banyak dari laki-laki dengan perbandingan ' 3 2 PEN*EGAHAN !encegahan pada apendisitis yaitu dengan menurunkan resiko obstruksi atau peradangan pada lumen apendik. !ola eliminasi klien harus dikaji, sebab obstruksi oleh fecalit dapat terjadi karena tidak adekuatnya diit serat, diit tinggi serat. !erawatan dan pengobatan penyakit cacing juga meminimalkan resiko. !engenalan yang cepat terhadap gejala dan tanda apendiksitis meminimalkan resiko terjadinya gangren, perforasi, dan peritonitis. MANAGEMENT KOLA+ORASI Pen"$a ian Riwayat: %ata yang dikumpulkan perawat dari klien dengan kemungkinan apendisitis meliputi 3 umur, jenis kelamin, riwayat pembedahan, dan riwayat medik lainnya, pemberian barium baik lewat mulut#rektal, riwayat diit terutama makanan yang berserat. Pengkajian a, Data Sub)e$tiSebelu% (&e#asi -yeri daerah pusar menjalar ke daerah perut kanan bawah mual, muntah, kembung /idak nafsu makan, demam /ungkai kanan tidak dapat diluruskan %iare atau konstipasi Sesu!ah (&e#asi -yeri daerah operasi Lemas 4aus Mual, kembung !using b, Data Ob)e$tiSebelu% (&e#asi -yeri tekan di titik Mc. erney 0pasme otot /akhikardi, takipnea !ucat, gelisah ising usus berkurang atau tidak ada

%emam '5 - '5,2 6 Sesu!ah (&e#asi /erdapat luka operasi di kuadran kanan bawah abdomen /erpasang infus /erdapat drain#pipa lambung ising usus berkurang 0elaput mukosa mulut kering ., Pe%e#i$saan Lab(#at(#iu% Leukosit 3 71.111 - 75.111 # mm' -etrofil meningkat 82 9 : 6 yang meningkat sampai 21.111 mungkin indikasi terjadinya perforasi "jumlah sel darah merah$ !, Data Pe%e#i$saan Dia"n(sti$ ;adiologi 3 <oto colon yang memungkinkan adanya fecalit pada katup. arium enema 3 apendiks terisi barium hanya sebagian e, P(tensial K(%&li$asi !erforasi !eritonitis %ehidrasi 0epsis =lektrolit darah tidak seimbang !neumoni

Dia"n(sa Ke&e#a/atan N( DIAGNOSA KEPERAWATAN 7 -yeri abdomen berhubungan dengan obstruksi dan peradangan apen-diks. Sub)e$ti- : -yeri daerah pusar menjalar kedaerah perut kanan bawah. /ungkai kanan tidak dapat diluruskan.

TU0UAN / REN*ANA TINDAKAN KRITERIA -yeri berkurang. ,aji tanda +ital ,riteria 3 ,aji keluhan nyeri, tentukan ,lien mengungkapkan lokasi, jenis dan intensitas ra-sa sakit berkurang. nye-ri. )kur dengan skala 7:ajah dan posisi tubuh 71. tampak rilaks >elaskan penyebab rasa sakit, cara mengurangi. eri posisi ? duduk untuk me-ngurangi penyebaran infeksi pada abdomen. Ajarkan tehnik relaksasi. ,ompres es pada daerah Ob)e$ti- : sakit untuk mengurangi -yeri tekan di titik nyeri. Mc urney. Anjurkan klien untuk tidur pada posisi nyaman "miring dengan menekuk lutut kanan$. !uasa makan minum apabila akan dilakukan tindakan. 6iptakan lingkungan yang tenang. Laksanakan program medik. !antau efek terapeutik dan non terapeutik dari pemberian analgetik. ;esiko kekurangan +o lume cairan berhubung an dengan mual, muntah, anoreksia dan diare. 6airan dan elektrolit .bser+asi tanda +ital suhu, da-lam keadaan nadi, tekanan darah, pernaseimbang. pasan tiap & jam. ,riteria 3 .bser+si cairan yang keluar /urgor kulit baik. dan yang masuk. 6airan yang keluar dan >auhkan makanan#bau-bauan masuk seimbang. yang merangsang mual atau muntah. ,olaborasi pemberian infus dan pipa lambung. 0etelah diberikan penje- >elaskan prosedur persiapan lasan klien memahami operasi. tentang prosedur pemasangan infus. persiap-an dan sesudah puasa makan @ minum operasi sebelumnya 6 - 5 jam. cukur daerah operasi. ,riteria ,lien kooperatif dengan >elaskan situasi dikamar bedah. tindakan persiapan operasi maupun >elaskan akti+itas yang perlu dilakukan setelah operasi. sesudah operasi. Latihan batuk efektif. ,lien

'

,urang pengetahuan ten tang prosedur persiapan dan sesudah operasi. Sub)e$ti,lien # keluarga bertanya tentang prosedur persiapan dan sesudah operasi Ob)e$ti,lien tidak kooperatif terhadap tindakan per-

siapan operasi.

mendemonstrasikan latihan yang diberikan.

mobilisasi dini secara pasif dan aktif bertahap.

&

,erusakan integritas Luka insisi sembuh !antau luka pembedahan ku-lit berhubungan tanpa ada tanda infeksi. dari tanda-tanda dengan luka peradangan 3 de-mam, pembedahan. kemerahan, bengkak dan cairan yang keluar, warna jum-lah dan karakteristik. ;awat luka secara steril. eri makanan berkualitas atau dukungan klien untuk makan. Makanan mencukupi untuk mempercepat proses penyembuhan. eri antibiotika sesuai program medik.

DAFTAR PUSTAKA : 6arpenito,Lynda >uall. 2117. Buku Saku Diagnosa Keperawatan.=A6. >akarta. %oengoes, M.=. 2111. Rencana Asuhan Keperawatan: Pedoman untuk Perencanaan dan Pendokumentasian Perawatan Pasien. =A6. >akarta. BBB 2111. Diktat Kuliah Medikal Bedah II. !0(, <,.)nair. /A3 2111#2117. 0urabaya. ;othrock,>ane 6. 2111. Perencanaan Asuhan Keperawatan Perioperati ! =A6. >akarta! 0jamsuhidajat. ; @ >ong,:im de.7CC8. Buku Ajar Ilmu Bedah. =d. ;e+isi. =A6. >akarta

Anda mungkin juga menyukai