Anda di halaman 1dari 36

Referat

DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL...................................................................................... DAFTAR ISI.................................................................................................. BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang................................................................................. BAB II TINJAUAN PUSTAKA................................................................. 2.1 Definisi............................................................................................. 2.2 Epidemiologi.................................................................................... 2.3 Etiologi............................................................................................. 2.4 Klasifikasi........................................................................................ 2.5 Patofisiologi..................................................................................... 2.6 anifestasi Klinis............................................................................ 2.! Diagnosis.......................................................................................... 2." #atalaksana....................................................................................... BAB III PENUTUP....................................................................................... 3.1 Kesimp$lan...................................................................................... DAFTAR KEPUSTAKAAN......................................................................... i ii

1 2 2 2 3 5 9 11 14 1! 33 33 34

RSUD. Soreang

Page i

Referat

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Epilepsi %&$ga dise'$t (ke&ang a)an*+ ditandai dengan akti,itas 'erle'i-an )ang tidak terkendali dari se'agian ata$ sel$r$- sistem saraf p$sat. .rang dari se'agian ata$ sel$r$- sistem saraf p$sat. .rang )ang memp$n)ai faktor predisposisi tim'$ln)a epilepsi akan mendapat serangan 'ila nilai 'asal dari eksita'ilitas sistem saraf %ata$ 'agian )ang peka ter-adap keadaan epileptic+ meningkat diatas nilai am'ang kritisn)a. /elama 'esarn)a eksita'ilitas tetap di&aga di'a0a- nilai am'ang ini1 maka serangan epilepsi tidak akan ter&adi. Epilepsi mer$pakan sala- sat$ pen)akit ne$rologis )ang $tama. Epilepsi sering di-$'$ngkan dengan disa'ilitas fisik1 disa'ilitas mental1 dan konsek$ensi psikososial )ang 'erat 'agi pen)andangn)a %pendidikan )ang renda-1 pengangg$ran )ang tinggi1 stigma sosial1 rasa renda- diri1 ke2ender$ngan tidak menika- 'agi pen)andangn)a+. /e'agian 'esar kas$s epilepsi dim$lai pada masa anak3anak. Epilepsi dapat men)erang anak3anak1 orang de0asa1 para orang t$a 'a-kan 'a)i )ang 'ar$ la-ir. 4ngka ke&adian epilepsi pada pria le'i- tinggi di'andingkan pada 0anita1 )ait$ 1335 pend$d$k akan menderita epilepsi se$m$r -id$p. Di 4merika /erikat1 sat$ di antara 166 pop$lasi %15+ pend$d$k terserang epilepsi1 dan k$rang le'i- 215 &$ta di antaran)a tela- men&alani pengo'atan pada lima ta-$n terak-ir. en$r$t World Health Organization %78.+ sekira 56 &$ta pend$d$k di sel$r$- d$nia mengidap epileps). Epilepsi s$kar $nt$k dikendalikan se2ara medis ata$ pharmacoresistant1 se'a' ma)oritas pasien dengan epilepsi adala- 'ersifat menentang.

RSUD. Soreang

Page 1

Referat

BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1. DEFINISI Epilepsi didefinisikan se'agai k$mp$lan ge&ala dan tanda3tanda klinis )ang m$n2$l dise'a'kan gangg$an f$ngsi otak se2ara intermiten1 )ang ter&adi aki'at lepas m$atan listrik a'normal ata$ 'erle'i-an dari ne$ron3ne$ron se2ara paroksismal. /edangkan serangan ata$ 'angkitan epilepsi )ang dikenal dengan 'er'agai ma2am etiologi. en$r$t International League Against Epilepsy %9L4E+ dan International Bureau for Epilepsy %9BE+ pada ta-$n 2665 epilepsi didefinisikan se'agai s$at$ kelainan otak )ang ditandai ole- adan)a faktor predisposisi )ang dapat men2et$skan ke&ang epileptik1 per$'a-an ne$ro'iologis1 kognitif1 psikologis dan adan)a konsek$ensi sosial )ang diaki'atkann)a. Definisi ini mem'$t$-kan sedikitn)a sat$ ri0a)at ke&ang epilepsi se'el$mn)a. Epileptic seizure adala- manifestasi klinis )ang ser$pa dan 'er$lang se2ara paroksismal1 )ang dise'a'kan ole- -iperakti,itas listrik sekelompok sel saraf di otak )ang spontan dan '$kan dise'a'kan ole- s$at$ pen)akit otak ak$t %:unprovoked;+.

2.2. EPIDEMIOLOGI Pada dasarn)a setiap orang dapat mengalami epilepsi. /etiap orang memiliki otak dengan am'ang 'angkitan masing3masing apaka- le'i- ta-an ata$ k$rang ta-an ter-adap m$n2$ln)a 'angkitan. /elain it$ pen)e'a' epilepsi 2$k$p 'eragam< 2edera otak1 kera2$nan1 stroke, infeksi1 infestasi parasit1 t$mor otak. Epilepsi dapat ter&adi pada laki3laki ma$p$n peremp$an1 $m$r 'erapa sa&a1 dan ras apa sa&a. =$mla- penderita epilepsi melip$ti 1325 dari pop$lasi. /e2ara $m$m

RSUD. Soreang

Page 2

Referat

diperole- gam'aran 'a-0a insidensi epilepsi men$n&$kan pola 'imodal< p$n2ak insidensi terdapat pada golongan anak dan $sia lan&$t.

2. . ETIOLOGI Epilepsi se'agai ge&ala klinis 'isa 'ers$m'er pada 'an)ak pen)akit di otak. /ekitar !65 kas$s epilepsi )ang tidak diketa-$i se'a'n)a dikelompokkan se'agai epilepsi idiopatik dan 365 )ang diketa-$i se'a'n)a dikelompokkan se'agai epilepsi simptomatik1 misaln)a tra$ma kepala1 infeksi1 kongenital1 lesi desak r$ang1 gangg$an peredaran dara- otak1 toksik dan meta'olik. Epilepsi kriptogenik dianggap se'agai simptomatik tetapi pen)e'a'n)a 'el$m diketa-$i1 misaln)a West syndrome dan Lenno !astaut syndrome. Bila sala- sat$ orang t$a epilepsi %epilepsi idiopatik+ maka kem$ngkinan 45 anakn)a epilepsi1 sedangkan 'ila ked$a orang t$an)a epilepsi maka kem$ngkinan anakn)a epilepsi men&adi 2653365. Be'erapa &enis -ormon dapat mempengar$-i serangan epilepsi seperti -ormon estrogen1 -ormon tiroid %-ipotiroid dan -ipertiroid+ meningkatkan kepekaan ter&adin)a serangan epilepsi1 se'alikn)a -ormon progesteron1 4>#81 kortikosteroid dan testosteron dapat men$r$nkan kepekaan ter&adin)a serangan epilepsi. Kita keta-$i 'a-0a setiap 0anita di dalam ke-id$pann)a mengalami per$'a-an keadaan -ormon %estrogen dan progesteron+1 misaln)a dalam masa -aid1 ke-amilan dan menopa$se. Per$'a-an kadar -ormon ini dapat mempengar$-i frek$ensi serangan epilepsi. Epilepsi m$ngkin dise'a'kan ole-< ? ? ? 4kti,itas saraf a'normal aki'at proses patologis )ang mempengar$-i otak. @angg$an 'iokimia ata$ meta'olik dan lesi mikroskopik di otak aki'at tra$ma otak pada saat la-ir ata$ 2edera lain. Pada 'a)i pen)e'a' paling sering adala- asfiksi ata$ -ipoksia 0akt$ la-ir1 tra$ma intrakranial 0akt$ la-ir1 gangg$an meta'olik1 malformasi kongenital pada otak1 ata$ infeksi.

RSUD. Soreang

Page 3

Referat

? ?

Pada anak3anak dan rema&a1 ma)oritas adala- epilepsi idiopatik1 sedangkan pada anak $m$r 536 ta-$n dise'a'kan karena fe'ris. Pada $sia de0asa pen)e'a' le'i- 'er,ariasi idiopatik1 karena 2edera kepala ma$p$n t$mor.

Pen)e'a' spesifik dari epilepsi se'agai 'erik$t < 1. Kelainan )ang ter&adi selama perkem'angan &aninAke-amilan i'$1 seperti i'$ menelan o'at3o'at tertent$ )ang dapat mer$sak otak &anin1 menglami infeksi1 min$m alko-ol1 ata$ mengalami 2idera. 2. Kelainan )ang ter&adi pada saat kela-iran1 seperti k$rang oksigen )ang mengalir ke otak %-ipoksia+1 ker$sakan karena tindakan. 3. >idera kepala )ang dapat men)e'a'kan ker$sakan pada otak. 4. #$mor otak mer$pakan pen)e'a' epilepsi )ang tidak $m$m ter$tama pada anak3anak. 5. Pen)$m'atan pem'$l$- dara- otak ata$ kelainan pem'$l$- dara- otak. 6. Radang ata$ infeksi pada otak dan selap$t otak. !. Pen)akit ket$r$nan seperti fenilketon$ria %BKC+1 sclerosis tu"erose dan ne$rofi'romatosis dapat men)e'a'kan ke&ang3ke&ang )ang 'er$lang. ". Ke2erend$ngan tim'$ln)a epilepsi )ang dit$r$nkan. 8al ini dise'a'kan karena am'ang rangsang serangan )ang le'i- renda- dari normal )ang dit$r$nkan pada anak.

Fakt!r "en#et$% Baktor3faktor pen2et$sn)a dapat 'er$pa < a. K$rang tid$r '. /tress emosional 2. 9nfeksi d. .'at3o'at tertent$ e. 4lko-ol

RSUD. Soreang

Page 4

Referat

f. Per$'a-an -ormonal g. #erlal$ lela-. Botosensitif

2.&. KLASIFIKASI Kla%'('ka%' )en$r$t Et'!l!g' 1. Epilepsi Primer %9diopatik+ Epilepsi primer -ingga kini tidak ditem$kan pen)e'a'n)a1 tidak ditem$kan kelainan pada &aringan otak did$ga 'a-0a terdapat kelainan ata$ gangg$an keseim'angan Dat kimia0i dan sel3sel saraf pada area &aringan otak )ang a'normal. 2. Epilepsi /ek$nder %/imptomatik+ Epilepsi )ang diketa-$i pen)e'a'n)a ata$ aki'at adan)a kelainan pada &aringan otak. Kelainan ini dapat dise'a'kan karena di'a0a- se&ak la-ir ata$ adan)a &aringan par$t se'agai aki'at ker$sakan otak pada 0akt$ la-ir ata$ pada masa perkem'angan anak1 2edera kepala %termas$k 2edera selama ata$ se'el$m kela-iran+1 gangg$an meta'olisme dan n$trisi %misaln)a -ipoglikemi1 fenilketon$ria %PKC+1 defisiensi ,itamin B6+1 faktor3faktor toksik %p$t$s alko-ol1 $remia+1 ensefalitis1 anoksia1 gangg$an sirk$lasi1 dan neoplasma.

Kla%'('ka%' U)$) 4da d$a klasifikasi epilepsi )ang direkomendasikan ole- 9L4E )ait$ pada ta-$n 19"1 dan ta-$n 19"9. International League Against Epilepsy %9L4E+ pada ta-$n 19"1 menetapkan klasifikasi epilepsi 'erdasarkan &enis 'angkitan %tipe serangan epilepsi+<

RSUD. Soreang

Page 5

Referat

1. /erangan parsial a. /erangan parsial seder-ana %kesadaran 'aik+ 3 3 3 3 3 3 3 3 3 Dengan ge&ala motorik Dengan ge&ala sensorik Dengan ge&ala otonom Dengan ge&ala psikis /erangan parsial seder-ana diik$ti dengan gangg$an kesadaran @angg$an kesadaran saat a0al serangan

'. /erangan parsial kompleks %kesadaran tergangg$+

2. /erangan $m$m seder-ana Parsial seder-ana men&adi tonik3klonik Parsial kompleks men&adi tonik3klonik Parsial seder-ana men&adi parsial kompleks men&adi tonik3klonik

3. /erangan $m$m a. 4'sens %Lena+ '. ioklonik 2. Klonik d. #onik e. 4tonik %4statik+ f. #onik3klonik 4. /erangan )ang tidak terklasifikasi %se-$'$ngan dengan data )ang k$rang lengkap+. Klasifikasi men$r$t sindroma epilepsi )ang dikel$arkan 9L4E ta-$n 19"9 1. ? BokalApartial %localized related+ a. 9diopatik Epilepsi 'enigna dengan gelom'ag pak$ di daera- sentral temporal %chilhood epilepsy #ith centrotemporal spikes+.

RSUD. Soreang

Page 6

Referat

? ? ? ?

Epilepsi 'enigna dengan gelom'ang paroksimal pada daeraoksipital. Epilepsi primer pada saat mem'a2a %primary reading epilepsy$% Epilepsi parsial kontin$a )ang kronik progesif pada anak ? anak %&o'eniko#(s )yndrome+ /indrom dengan 'angkitan )ang dipresipitasi oles$at$ rangsangan %k$rang tid$r1 alko-ol1 o'at o'atan1 -iper,entilasi1 refleks epilepsi1 stim$lasi f$ngsi kortikal tinggi1 mem'a2a+.

'. /imptomatik

? ? ? ? 2.

Epilepsi lo'$s temporalis Epilepsi lo'$s frontalis Epilepsi lo'$s parietalis Epilepsi lo'$s oksipitalis

2. Kriptogenik Epilepsi $m$m a. 9diopatik ? ? ? ? ? ? ? ? ? Ke&ang neonat$s familial 'enigna Ke&ang neonat$s 'enigna Ke&ang epilepsi mioklonik pada 'a)i Epilepsi lena pada anak Epilepsi lena pada rema&a Epilepsi mioklonik pada rema&a Epilepsi dengan serangan tonik3klonik pada saat ter&aga Epilepsi $m$m idiopatik lain )ang tidak termas$k sala- sat$ di atas. Epilepsi tonik klonik )ang dipresipitassi dengan akti,asi )ang spesifik. '. Kriptogenik ata$ simptomatik %'er$r$tan ses$ai dengan peningkatan $sia+ ? ? ?
RSUD. Soreang

/indroma West %spasm$s infantil+ /indroma Lenno !astaut Epilepsi mioklonik astatik
Page 7

Referat

? Epilepsi lena mioklonik 2. /imtomatik Etiologi non spesifik ? ? ? 3. ? ? ? ? ? 4. ? ? ? ? Ensefalopati mioklonik dini Ensefalopati infantil dini dengan "urst supressi Epilepsi simtomatik $m$m lainn)a )ang tidak termas$k di atas.

/indrom spesifik Bangkitan epilepsi se'agai komplikasi pen)akit lain

Epilepsi dan sindrom )ang tak dapat ditent$kan fokal ata$ $m$m Bangkitan $m$m dan fokal Bangkitan neonatal Epilepsi mioklonik 'erat pada 'a)i Epilepsi gelom'ang pak$ %spike #ave+ kontin)$ selama tid$r dalam Epilepsi afasia didapat %/indrom Landa$ ? Kleffner+ Epilepsi )ang tidak termas$k klasifikasi di atas #anpa gam'aran tegas fokal ata$ $m$m

/indrom k-$s$s Bangkitan )ang 'erkaitan dengan sit$asi tertent$ Ke&ang Demam Bangkitan Ke&angA /tat$s Epileptik$s 8an)a /ekali %Isolated+ Bangkitan 8an)a Pada Ke&adian eta'olik 4k$t1 4ta$ #oksis1 4lko-ol1 .'at3 .'atan1 Eklamsia1 8iperglikemi Eon Ketotik. Bangkitan Dengan Pen2et$s /pesifik %Epilepsi Reflektorik+

Diagnosis pasti epilepsi adala- dengan men)aksikan se2ara langs$ng ter&adin)a serangan1 nam$n serangan epilepsi &arang 'isa disaksikan langs$ng ole- dokter1 se-ingga diagnosis epilepsi -ampir selal$ di'$at 'erdasarkan alloanamnesis. Eam$n alloanamnesis )ang 'aik dan ak$rat &$ga s$lit didapatkan1 karena ge&ala )ang di2eritakan ole- orang sekitar penderita )ang men)aksikan sering kali tidak k-as1 sedangkan penderitan)a sendiri tidak ta-$ sama sekali
RSUD. Soreang Page 8

Referat

'a-0a ia 'ar$ sa&a mendapat serangan epilepsi. /at$3sat$n)a pemeriksaan )ang dapat mem'ant$ menegakkan diagnosis penderita epilepsi adala- rekaman elektroensefalografi %EE@+. 2.*. PATOFISIOLOGI .tak mer$pakan p$sat penerima pesan %imp$ls sensorik+ dan sekalig$s mer$pakan p$sat pengirim pesan %imp$ls motorik+. .tak iala- rangkaian 'er&$ta3 &$ta ne$ron. Pada -akekatn)a t$gas neron iala- men)al$rkan dan mengolaakti,itas listrik saraf )ang 'er-$'$ngan sat$ dengan )ang lain melal$i sinaps. Dalam sinaps terdapat Dat )ang dinamakan nerotransmiter. Acetylcholine dan norepinerprine iala- neurotranmiter eksitatif1 sedangkan Dat lain )akni @4B4 %!ama*Amino*Butiric*Acid+ 'ersifat in-i'itif ter-adap pen)al$ran akti,itas listrik saraf dalam sinaps. Bangkitan epilepsi di2et$skan ole- s$at$ s$m'er ga)a listrik saraf di otak )ang dinamakan fok$s epileptogen. Dari fok$s ini akti,itas listrik akan men)e'ar melal$i sinaps dan dendrit ke neron3neron di sekitarn)a dan demikian seter$sn)a se-ingga sel$r$- 'ela-an -emisfer otak dapat mengalami m$atan listrik 'erle'i- %depolarisasi+. Pada keadaan demikian akan terli-at ke&ang )ang m$la3m$la setempat selan&$tn)a akan men)e'ar ke'agian t$'$-Aanggota gerak )ang lain pada sat$ sisi tanpa disertai -ilangn)a kesadaran. Dari 'ela-an -emisfer )ang mengalami depolarisasi1 akti,itas listrik dapat merangsang s$'stansia retik$laris dan inti pada talam$s )ang selan&$tn)a akan men)e'arkan imp$ls3imp$ls ke 'ela-an otak )ang lain dan dengan demikian akan terli-at manifestasi ke&ang $m$m )ang disertai pen$r$nan kesadaran. %8ida)at12669+

.tak
RSUD. Soreang Page 9

Referat

ne$ron @4B4 en)al$rkan dan mengola- akti,itas listrik s)araf sinaps ne$rotransmiter P$sat Listrik /)araf E. Eksidatif Epileptogen Depolarisasi 'ela-an -emisfer ke&ang tanpa -ilang kesadaran /$'stansia retik$laris ke&ang pen$r$nan kesadaran 9nti t-alam$s

2.+.

MANIFESTASI KLINIK

RSUD. Soreang

Page 10

Referat

E"'le"%' $)$) < 1. a&or < @rand mal %melip$ti !55 kas$s epilepsi+. a. Primer '. /ek$nder Bangkitkan epilesi grand mal ditandai dengan -ilang kesadaran dan 'angkitan tonik3tonik. anifestasi klinik ked$a golongan epilepsi grand mal terse'$t sama1 per'edaan terletak pada ada tidakn)a a$ra )ait$ ge&ala penda-$l$ ata$ preiktal se'el$m serangan ke&ang3ke&ang. Pada epilepsi grand mal simtomatik selal$ dida-$l$i a$ra )ang mem'eri manifestasi ses$ai dengan letak fok$s epileptogen pada perm$kaan otak. 4$ra dapat 'er$pa perasaan tidak enak1 meli-at ses$at$1 men2i$m 'a$3'a$an tak enak1 mendengar s$ara gem$r$-1 menge2ap ses$at$1 sakit kepala dan se'again)a. Bangkitan epilepsi sendiri dim$lai dengan -ilang kesadaran se-ingga akti,itas penderita ter-enti. Kem$dian penderita mengalami ke&ang tonik. otot3 otot 'erkontraksi sangat -e'at1 penderita ter&at$-1 lengan fleksi dan t$ngkai ekstensi. Cdara par$3par$ terdorong kel$ar dengan deras se-ingga terdengar &eritan )ang dinamakan &eritan epilepsi. Ke&ang tonik ini kem$dian dis$s$l dengan ke&ang klonik )ang seola-3ola- mengg$n2ang3g$n2ang dan mem'anting3'anting t$'$- si sakit ke tana-. Ke&ang tonik3klonik 'erlangs$ng 2 3 3 menit.

RSUD. Soreang

Page 11

Referat

2.

inor a. Petit mal. Epilepsi petit mal )ang sering dise'$t p)kno epilepsi iala- epilepsi $m$m

)ang idiopatik.

elip$ti kira3kira 3345 dari kas$s epilepsi. Cm$mn)a tim'$l

pada anak se'el$m p$'ertas %435 ta-$n+. Bangkitan 'er$pa ke-ilangan kesadaran )ang 'erlangs$ng tak le'i- dari 16 detik. /ikap 'erdiri ata$ d$d$k sering kali masi- dapat diperta-ankan Kadang3kadang terli-at gerakan alis1 kelopak dan 'ola mata. /etela- sadar 'iasan)a penderita dapat melan&$tkan akti,itas sem$la. Bangkitan dapat 'erlangs$ng 'e'erapa rat$s kali dalam se-ari. Bangkitan petit mal )ang tak ditangg$langi 565 akan men&adi grand mal. Petit mal )ang tidak akan tim'$l lagi pada $sia de0asa dapat diramalkan 'erdasarkan 4 2iri < 1. #im'$l pada $sia 435 ta-$n dengan taraf ke2erdasan )ang normal. 2. 8ar$s m$rni dan -ilang kesadaran -an)a 'e'erapa detik. 3. 8ar$s m$da- ditangg$langi -an)a dengan sat$ ma2am o'at. 4. Pola EE@ k-as 'er$pa gelom'ang r$n2ing dan lam'at dengan frek$ensi 3 per detik. '. Bangkitan mioklon$s Bangkitan 'er$pa gerakan in,ol$nter misaln)a angg$kan kepala1 fleksi lengan )ang tei&adi 'er$lang3$lang. Bangkitan ter&adi demikian 2epatn)a se-ingga s$kar diketa-$i apaka- ada ke-ilangan kesadaran ata$ tidak. Bangkitan ini sangat peka ter-adap rangsang sensorik. 2. Bangkitan akinetik Bangkitan 'er$pa ke-ilangan kelola sikap t$'$- karena men$r$nn)a ton$s otot dengan ti'a3ti'a dan 2epat se-ingga penderita &at$- ata$ men2ari pegangan dan kem$dian dapat 'erdiri kem'ali. Ketiga &enis 'angkitan ini %petit mal1 mioklon$s dan akine3 tik+ dapat ter&adi pada seorang penderita dan dise'$t trias Lenno * !astaut% d. spasme infantile

RSUD. Soreang

Page 12

Referat

=enis epilepsi ini &$ga dikenal se'agai salaam spasm ata$ sindroma West% #im'$l pada 'a)i 3 3 6 '$lan dan le'i- sering pada anak laki3laki. Pen)e'a' )ang pasti 'el$m diketa-$i1 nam$n selal$ di-$'$ngkan dengan ker$sakan otak )ang l$as seperti proses degeneratif1 gangg$an aki'at tra$ma1 infeksi dan gangg$an pert$m'$-an. Bangkitan dapat 'er$pa gerakan kepala kedepan ata$ keatas1 lengan ekstensi1 t$ngkai tertarik ke atas1 kadang3kadang disertai teriakan ata$ tangisan1 miosis ata$ midriasis p$pil1 sianosis dan 'erkeringat.

E"'le"%' "ar%'al , 2-. /ar' %el$r$0 ka%$% e"'le"%'1. a+ Bangkitan motorik. Bok$s epileptogen terletak di korteks motorik. Bangkitan ke&ang pada sala- sat$ ata$ se'agian anggota 'adan tanpa disertai dengan -ilang kesadaran. Penderita seringkali dapat meli-at sendiri gerakan otot )ang misaln)a dim$lai pada $&$ng &ari tangan1 kem$dian ke otot lengan 'a0a- dan ak-irn)a sel$r$- lengan. anifestasi klinik ini dise'$t +acksonian marche '+ Bangkitan sensorik Bangkitan )ang ter&adi tergant$ng dari letak fok$s epileptogen pada koteks sensorik. Bangkitan somato sensorik dengan fok$s terletak di gyrus post centralis mem'eri ge&ala kesem$tan1 n)eri pada sala- sat$ 'agian t$'$-1 perasaan posisi a'normal ata$ perasaan ke-ilangan sala- sat$ anggota 'adan. 4kti,itas listrik pada 'angkitan ini dapat men)e'ar ke neron sekitarn)a dan dapat men2apai korteks motorik se-ingga ter&adi ke&ang3ke&ang. 2+ Epilepsi lo'$s temporalis. =arang terli-at pada $sia se'el$m 16 ta-$n. k-as sekali. emperli-atkan ge&ala fokalitas )ang anifestasi klinik fokalitas ini sangat kompleks karena fok$s

epileptogenn)a terletak di lo'$s temporalis dan 'agian otak ini melip$ti ka0asan penge2ap1 pendengar1 peng-id$ dan ka0asan asosiatif antara ketiga indra terse'$t dengan ka0asan pengli-atan. anifestasi )ang kompleks ini 'ersifat

RSUD. Soreang

Page 13

Referat

psikomotorik1 dan ole- karena it$ epilepsi &enis ini d$l$ dise'$t epilepsi psikomotor. Bangkitan psikik 'er$pa -al$sinasi dan 'angkitan motorik laDimn)a 'er$pa a$tomatisme. anifestasi klinik iala- se'agai 'erik$t< 1. Kesadaran -ilang se&enak. 2. Dalam keadaan -ilang kesadaran ini penderita mas$k kealam pikiran antara sadar dan mimpi,t#ilight state$% 3. Dalam keadaan ini tim'$l ge&ala fokalisasi )ang terdiri dari -al$sinasi dan a$tomatisme )ang 'erlangs$ng 'e'erapa detik sampai 'e'erapa &am. 8al$sinasi dan a$tomatisme )ang m$ngkin tim'$l < a. 8al$sinasi dengan a$tomatisme penge2ap. '. 8al$sinasi dengan a$tomatisme mem'a2a. 2. 8al$sinasi dengan a$tomatisme pengli-atan1 pendengaran ata$ perasaan ane2.2. DIAGNOSIS

Cnt$k dapat mendiagnosis seseorang menderita epilepsi dapat dilak$kan melal$i anamnesis dan pemeriksaan klinis dengan -asilpemeriksaan EE@ dan radiologis. Eam$n demikian1 'ila se2ara ke'et$lan meli-at serangan )ang sedang 'erlangs$ng maka epilepsi %klinis+ s$da- dapat ditegakkan. 1. 4namnesis 4namnesis -ar$s dilak$kan se2ara 2ermat1 rin2i dan men)el$r$-1 karena pemeriksa -ampir tidak pema- men)aksikan serangan )ang dialami penderita. Pen&elasan peri-al segala ses$at$ )ang ter&adi se'el$m1 selama dan ses$daserangan %melip$ti ge&ala dan laman)a serangan+ mer$pakan informasi )ang sangat 'erarti dan mer$pakan k$n2i diagnosis. 4namnesis &$ga mem$n2$lkan informasi tentang tra$ma kepala dengan ke-ilangan kesadaran1 meningitis1 ensefalitis1 gangg$an meta'olik1 malformasi ,ask$ler dan o'at3o'atan tertent$.

RSUD. Soreang

Page 14

Referat

4namnesi %a$to dan aloanamnesis+1 melip$ti< o o o o o o o o o o Pola A 'ent$k serangan Lama serangan @e&ala se'el$m1 selama dan paska serangan Brek0ensi serangan Baktor pen2et$s 4da A tidakn)a pen)akit lain )ang diderita sekarang Csia saat serangan ter&adin)a pertama Ri0a)at ke-amilan1 persalinan dan perkem'angan Ri0a)at pen)akit1 pen)e'a' dan terapi se'el$mn)a Ri0a)at pen)akit epilepsi dalam kel$arga

2. Pemeriksaan fisik $m$m dan ne$rologis eli-at adan)a tanda3tanda dari gangg$an )ang 'er-$'$ngan dengan epilepsi1 seperti tra$ma kepala1 infeksi telinga ata$ sin$s1 gangg$an kongenital1 gangg$an ne$rologik fokal ata$ dif$s. Pemeriksaan fisik -ar$s menepis se'a'3se'a' ter&adin)a serangan dengan mengg$nakan $m$r dan ri0a)at pen)akit se'agai pegangan. Pada anak3anak pemeriksa -ar$s memper-atikan adan)a keterlam'atan perkem'angan1 organomegali1 per'edaan $k$ran antara anggota t$'$- dapat men$n&$kkan a0al gangg$an pert$m'$-an otak $nilateral. 3. Pemeriksaan pen$n&ang a. Elektroensefalografi %EE@+ Pemeriksaan EE@ -ar$s dilak$kan pada sem$a pasien epilepsi dan mer$pakan pemeriksaan pen$n&ang )ang paling sering dilak$kan $nt$k rnenegakkan diagnosis epilepsi. 4dan)a kelainan fokal pada EE@ men$n&$kkan kem$ngkinan adan)a lesi str$kt$ral di otak1 sedangkan adan)a kelainan $m$m pada EE@ men$n&$kkan kem$ngkinan adan)a kelainan genetik ata$ meta'olik. Rekaman EE@ dikatakan a'normal.
RSUD. Soreang Page 15

Referat

1+ 4simetris irama dan ,oltase gelom'ang pada daera- )ang sama di ked$a -emisfer otak. 2+ 9rama gelom'ang tidak terat$r1 irama gelom'ang le'i- lam'at dis'anding se-ar$sn)a misal gelom'ang delta. 3+ 4dan)a gelom'ang )ang 'iasan)a tidak terdapat pada anak normal1 misaln)a gelom'ang ta&am1 pak$ %spike+1 pak$3om'ak1 pak$ ma&em$k1 dan gelom'ang lam'at )ang tim'$l se2ara paroksimal. Bent$k epilepsi tertent$ memp$n)ai gam'aran EE@ )ang k-as1 misaln)a spasme infantile memp$n)ai gam'aran EE@ -ipsaritmia1 epilepsi petit mal gam'aran EE@ n)a gelom'ang pak$ om'ak 3 sikl$s per detik %3 spd+1 epilepsi mioklonik memp$n)ai gam'aran EE@ gelom'ang pak$ A ta&am A lam'at dan pak$ ma&em$k )ang tim'$l se2ara serentak %sinkron+. '. Rekaman ,ideo EE@ Rekaman EE@ dan ,ideo se2ara sim$ltan pada seorang penderita )ang sedang mengalami serangan dapat meningkatkan ketepatan diagnosis dan lokasi s$m'er serangan. Rekaman ,ideo EE@ memperli-atkan -$'$ngan antara fenomena klinis dan EE@1 serta mem'eri kesempatan $nt$k meng$lang kem'ali gam'aran klinis )ang ada. Prosed$r )ang ma-al ini sangat 'ermanfaat $nt$k penderita )ang pen)e'a'n)a 'el$m diketa-$i se2ara pasti1 serta 'ermanfaat p$la $nt$k kas$s epilepsi refrakter. Penent$an lokasi fok$s epilepsi parsial dengan prosed$r ini sangat diperl$kan pada persiapan operasi. 2. Pemeriksaan Radiologis Pemeriksaan )ang dikenal dengan istila- ne$roimaging 'ert$&$an $nt$k meli-at str$kt$r otak dan melengkapi data EE@. Bila di'andingkan dengan ># /2an maka R9 le'i- sensitif dan se2ara anatomik akan tampak le'i- rin2i. R9 'ermanfaat $nt$k mem'andingkan -ipokamp$s kanan dan kiri 2.3. TATALAKSANA

O4at5!4at ant' e"'le"%'

RSUD. Soreang

Page 16

Referat

.'at antiepilepsi %.4E+ mer$pakan terapi $tama pada mana&emen epilepsi. Kep$t$san $nt$k mem$lai terapi didasarkan pada pertim'angan kem$ngkinan ter&adin)a serangan epilepsi selan&$tn)a dan risiko ter&adin)a efek '$r$k aki'at terapi o'at antiepilepsi. Politerapi se-ar$sn)a di-indari se'isa m$ngkin. Eam$n demikian1 k$rang le'i- 363565 pasien tidak 'errespon ter-adap monoterapi. #$&$an pengo'atan epilepsi dengan o'at antiepilepsi adalameng-indari ter&adin)a kekam'$-an dengan efek '$r$k )ang minimal %)ang dapat ditoleransi+. Di 9ndonesia tela- tersedia 'er'agai &enis .4E. Program &angka pan&ang1 dosis o'at ter'agi1 dan k$rangn)a pengertian tentang program terapi epilepsi mer$pakan faktor peng-am'at t$r$n)a min$m o'at. Kepat$-an min$m o'at mer$pakan -al penting $nt$k serangan. Pr'n%'"5"r'n%'" tera"' !4at ant'e"'le"%' 6 1. Menent$kan /'agn!%'% 7ang te"at Diagnosis )ang tepat sangat penting pada epilepsi. .rang )ang terdiagnosis epilepsi memp$n)ai 'e'erapa konsek$ensi. Penderita epilepsi akan memin$m o'at dalam &angka 0akt$ )ang lama )ang 'eraki'at pada kem$ngkinan adan)a efek )ang mer$gikan aki'at o'at antiepilepsi.

2. Menent$kan ka"an /')$la'n7a tera"' /engan !4at ant'e"'le"%' Setelah kejang pertama Kep$t$san $nt$k m$lai mem'erikan pengo'atan setela- ke&ang pertama1 men$r$t Leppik %2661+ dapat di'agi men&adi tiga kategori 'erdasarkan risiko ter&adin)a ke&ang selan&$tn)a1 )ait$ treat, possi"ly treat dan pro"a"ly treat. #a'el 1
RSUD. Soreang Page 17

Referat

A. Treat 6 1. =ika didapatkan lesi str$kt$ral < a. #$mor otak seperti meningioma1 glioma1 neoplastik '. alformasi arterio,enosa

2. 9nfeksi seperti a'ses dan ensefalitis -erpetika 2. #anpa lesi str$kt$ral1 nam$n dengan < a. Ri0a)at epilepsi pada sa$dara %'$kan pada orang t$a+ '. EE@ dengan pola epilepsi )ang &elas %epileptiform+ 2. Ri0a)at ke&ang ak$t %ke&ang aki'at pen)akit tertent$ ata$ ke&ang demam pada masa kanak3kanak+ d. Ri0a)at tra$ma otak ata$ stroke1 infeksi //P1 tra$ma kepala 'erat e. -odd(s postical paresis f. /tat$s epileptik$s B. P!%%'4l7 6 Bangkitan tanpa ada pen)e'a' )ang &elas dan tidak ditem$kan faktor risiko di atas. Cnt$k keadaan seperti ini diperl$kan pertim'angan )ang matang mengenai ke$nt$ngan dan risiko dari pengo'atan o'at antiepilepsi. Risiko pengo'atan o'at antiepilepsi $m$mn)a renda-1 sedangkan aki'at dari 'angkitan ked$a tergant$ng ga)a -id$p pasien.pengo'atan m$ngkin diindikasikan $nt$k pasien )ang akan mengendarai kendaraan ata$ pasien )ang memp$n)ai risiko 'esar ata$ tra$ma &ika mengalami 'angkitan ked$a. 8. Pr!4a4l7 n!t ,)e%k'"$n tera"' 9angka "en/ek )$ngk'n 4'%a /'g$nakan1 6 a. P$t$sn)a alko-ol '. Pen)ala-g$naan o'at 2. Ke&ang aki'at pen)akit ak$t seperti demam tinggi1 de-idrasi1 -ipoglikemik d. Ke&ang karena tra$ma%ke&ang t$nggal dengan segera setela- p$k$lan di kepala+ e. /indrom epilepsi 'enigna spesifik seperti < ke&ang demam ata$ epilepsi 'enigna dengan :spikes; sentrotemporal. f. Ke&ang karena tidak tid$r lama seperti ke&ang pada pela&ar dalam 0akt$30akt$ $&ian

RSUD. Soreang

Page 18

Referat

Setelah kejang lebih dua kali atau lebih Pada $m$mn)a pasien )ang mengalami serangan d$a kali ata$ le'imem'$t$-kan pengo'atan. Ke2$ali pada serangan3serangan tertent$ seperti ke&ang aki'at p$t$sn)a alko-ol1 pen)ala-g$naan o'at1 ke&ang aki'at pen)akit ak$t seperti demam tinggi1 de-idrasi1 -ipoglikemik1 ke&ang karena tra$ma %ke&ang t$nggal dengan segera setela- p$k$lan di kepala+1 sindrom epilepsi 'enigna spesifik seperti < ke&ang demam ata$ epilepsi 'enigna dengan :spikes; sentrotemporal1 ke&ang karena tidak tid$r lama seperti ke&ang pada pela&ar dalam 0akt$30akt$ $&ian dan ke&ang aki'at pen)e'a' non epileptik lainn)a.

. Me)'l'0 !4at 7ang "al'ng %e%$a' Pemili-an o'at antiepilepsi didasarkan pada d$a -al1 tipe serangan dan karakteristik pasien

a+ #ipe serangan #a'el 2 modifikasi 'rodie et al %2665+ dan pana)iotopo$los %2665+ #ipe serangan .irst*line Parsial simple F Kar'amaDepine kompleks dengan ata$ tanpa general sek$nder Benitoin Beno'ar'ital .kskar'aDepin
RSUD. Soreang

)econd*line/add on 4sam ,alproat Le,etira2etam Gonisamid Prega'alin

-hird line/ add on #iaga'in Higa'atrin Bel'amat Pirimidon


Page 19

Referat

Lamotrigin #opiramat #onik klonik @a'apentin 4sam ,alproat Kar'amaDepine Benitoin ioklonik Beno'ar'ital 4sam ,alproat #opiramat Le,etira2etam Gonisamid A"sence %tipikal dan 4sam ,alproat atipikal+ Lamotrigin 4tonik #onik 4sam ,alproat 4sam ,alproat Benitoin Epilepsy 'uvenil Epilepsy 'uvenil Beno'ar'ital a"sence 4sam ,alproat Etos$ksimid mioklonik 4sam ,alproat Beno'ar'ital '+ karakteristik pasien Dalam pengo'atan dengan o'at antiepilepsi karakteristik pasien -ar$s dipertim'angkan se2ara indi,id$. 8al3-al )ang perl$ dipertim'angkan adala- < efek '$r$k o'at1 dosis )ang tepat1 -arga1 pola -id$p dan $sia pasien. /$at$ o'at antiepilepsi m$ngkin efektif pada pasien tertent$ nam$n &ika ada kontra indikasi
RSUD. Soreang Page 20

Lamotrigin .kskar'aDepin

#opiramat Le,etira2etam Gonisamid Pirimidon Lamotrigin >lo'aDam >lonaDepam Beno'ar'ital Le,etira2etam Gonisamid Bel'amat

Etos$ksimid Lamotrigin #opiramat >lonaDepam >lo'aDam

>lonaDepam >lonaDepam Etos$ksimid

Referat

ata$ ter&adi reaksi )ang tidak 'isa ditoleransi maka se'aikn)a penggantian o'at dilak$kan. /e'agai 2onto- asam ,alproat pada 0anita1 k-$s$sn)a 0anita )ang masi- dalam $sia s$'$r. &. O"t')al'%a%' tera"' /engan /!%'% 'n/':'/$ Ketika o'at s$da- dipili- terapi se-ar$sn)a dim$lai dari dosis )ang paling renda- )ang direkomendasikan dan pelan3pelan dinaikkan dosisn)a sampai ke&ang terkontrol dengan efek samping o'at )ang minimal %dapat ditoleransi+. Dosis a0al < #erapi o'at antiepilepsi -ar$s di'erikan se2ara 'erta-ap dalam sat$ '$lan terapi $nt$k meminimalkan efek samping gastrointestinal dan ne$rologik )ang 'iasan)a ter&adi pada perm$laan terapi dengan o'at antiepilepsi. Brek$ensi efek samping ini 2ender$ng men$r$n pada 'e'erapa '$lan setela- terapi karena dapat ditoleransi. Be'erapa 2ara pem'erian dosis a0al < 0em"erian o"at mulai dari dosis su"terapetik /e&$mla- o'at antiepilepsi mem'erikan efek samping )ang di-$'$ngkan dengan dosis a0al1 di antaran)a kar'amaDepin1 etos$ksimide1 fel'amate1 lamotrigin1 pirimidone1 tiaga'in1 topiramat dan asam ,alproat. $n2$ln)a r$am pada pengg$naan lamotrigin di-$'$ngkan dengan dosis. Cnt$k meminimalkan efek samping pada pem'erian a0al ini1 o'at3o'at terse'$t 'iasan)a di'erikan m$lai dengan dosis s$'terapetik dan dinaikkan se2ara 'erta-ap sampai 'e'erapa mingg$ ter2apain)a range dosis )ang dian&$rkan. =ika efek '$r$k tidak dapat ditoleransi selama proses titrasi ini1 dosis -ar$s kem'ali pada kadar se'el$mn)a )ang dapat ditoleransi pasien. /etela- simptom meng-ilang1 proses titrasi dim$lai kem'ali dengan menaikkan dosis )ang le'i- ke2il. 0em"erian o"at mulai dari dosis terapetik

RSUD. Soreang

Page 21

Referat

Efek '$r$k terkait dosis a0al pem'erian pada o'at3o'at antiepilepsi seperti ga'apentin1 fenitoin1 dan feno'ar'ital mer$pakan masala- )ang ringan se-ingga terapi dengan o'at terse'$t dapat di'erikan m$lai dengan dosis terapetik )ang direkomendasikan. E,al$asi $lang /e'el$m 'erpikir ke ara- kegagalan o'at antiepilepsi dan penggantian o'at antiepilepsi dengan o'at lain1 faktor3faktor 'erik$t -ar$s die,al$asi kem'ali < Diagnosis epilepsi Klasifikasi tipe serangan ata$ sindrom epilepsi 4dan)a lesi aktif Dosis )ang adek$at dan ata$ laman)a terapi %missal < apaka- dosis terpaksa di'erikan dengan kadar maksimal )ang dapat ditoleransiI apaka- pengat$ran dosis )ang di'erikan 2$k$p 0akt$ $nt$k men2apai kondisi optimalI+ Ketaatan ter-adap pengo'atan %ketidaktaatan mer$pakan pen)e'a' )ang paling $m$m ter&adin)a kegagalan pengo'ata dan kam'$-n)a 'angkitan+.

#a'le 3 dosis o'at antiepilepsi $nt$k de0asa diam'il dari Brodie et al %2665+ .'at Dosis a0alDosis )angDosis Brek$ensi %mgA-ari+ paling $m$mmaintenan2e pem'erian %mgA-ari+ %mgA-ari+ %kaliA-ari+ 266 366 666 1663!66 46632666 132 234 Efek samping

Benitoin

Kar'amaDepin 266

8irs$tisme1 -ipertrofi g$si1 distres lam'$ng1 pengli-atan ka'$r1 ,ertigo1 -iperglikemia1 anemia makrositik Depresi s$ms$m t$lang1 distress
Page 22

RSUD. Soreang

Referat

.kskar'aDepin 1563666 Lamotrigin Gonisamid 1215325 166

96631"66 2663466 466 1666 2466 2663466 26 4 126 566 46

96632!66 1663"66 4663666 56632666 1"6634"66 1663166 16346 23" 663246 25631566 26366 266634666 126634"66

233 132 132 132 3 2 132 132 132 132 234 132 3 233 233 2

Et-os$Jimid 566 Bel'amat #opiramat >lo'aDam >lonaDepam Beno'ar'ital Pirimidon #iaga'in Higa'atrin @a'apentin 1266 25356 16 1 66 125 4316

lam'$ng1 sedasi1 pengli-atan ka'$r1 konstipasi1 r$am k$lit @angg$an @91 sedasi1 diplopia1 -iponatremia1 r$am k$lit 8epatotoksik1 r$am1 sindrom ste,en3 &o-nson1 n)eri kepala1 p$sing1 pengli-atan ka'$r /omnolen1 ataksia1 kelela-an1 anoreksia1 p$sing1 'at$ gin&al1 le$kopenia $al1 m$nta-1 BB K1 konstipasi1 diare1 gangg$an tid$r gg. @91 BB K 1 anoreksia1 n)eri kepala1 insomnia1 -epatotoksik Baringitis1 insomnia1 BB K1 konstipasi1 m$l$t kering1 sedasi1 anoreksia engant$k1 ke'ing$ngan1 kepala1 ,ertigo1 sinkop /edasi1 distress lam'$ng n)eri

$l$t kering1 p$sing1 sedasi1 langkater-$)$ng1 n)eri kepala1 eksaser'asi ke&ang generalisata Le$kopenia1m$l$t kering1 pengli-atan ka'$r1 mialgia1 penam'a-an 'erat1 kelela-an $al1 -epatotoksik

56631666 3666 3663466 2466

Prega'alin 156 Halproat 566 Le,etira2etam 1666

366 1563666 1666 56633666 266633666 166634666

RSUD. Soreang

Page 23

Referat

ekanisme ker&a .4E

*. Penggant'an O4at Penggantian o'at antiepilepsi pertama dilak$kan &ika <

RSUD. Soreang

Page 24

Referat

a+ =ika serangan ter&adi kem'ali meskip$n o'at antiepilepsi pertama s$dadi'erikan dengan dosis maksimal )ang dapat ditoleransi1 maka o'at antiepilepsi ked$a -ar$s segera dipili-. '+ =ika ter&adi reaksi o'at pertama 'aik efek samping1 reaksi alergi ata$p$n efek mer$gikan lainn)a )ang tidak dapat ditoleransi pasien. #erapi dengan o'at )ang ked$a -ar$s dim$lai dengan gam'aran se'agai 'erik$t< pertama1 dosis dari o'at ked$a -ar$s dititrasi sampai pada range dosis )ang direkomendasikan. .'at )ang pertama -ar$s dit$r$nkan se2ara 'erta-ap selama 133 mingg$. /etela- o'at )ang pertama dit$r$nkan1 dosis o'at ked$a %monoterapi+ -ar$s dinaikkan sampai serangan terkontrol ata$ dengan efek samping )ang minimal. Proses ini -ar$s dilan&$tkan sampai monoterapi dengan d$a ata$ tiga o'at primer gagal. /etela- proses terse'$t dilak$kan 'ar$ politerapi dipertim'angkan. 2+ onoterapi onoterapi r$pan)a s$da- men&adi pili-an dalam mem$lai pengo'atan epilepsi. Ber'agai ke$nt$ngan diperole- dengan 2ara it$1 )akni< %1+ m$dadilak$kan e,al$asi -asil pengo'atan1 %2+ m$da- die,al$asi kadar o'at dalam dara-1 %3+ efek samping minimal1 %dapat ditoleransi pada 563"65 pasien+ %Pello2k1 1995+1 dan %4+ ter-indar dari interaksi o'at3o'at. De0asa ini terapi o'at pada penderita epilepsi1 apap$n &enisn)a1 selal$ dim$lai dengan o'at t$nggal. Pili-an o'at ditent$kan dengan meli-at tipe epilepsiA'angkitan dan o'at )ang paling tepat se'agai pili-an pertama. /ekitar !55 kas$s )ang mendapat o'at t$nggal akan mengalami remisi dengan -an)a mendapat efek samping minimal. 4kan tetapi sisan)a akan tetap mengalami 'angkitan dan memerl$kan kom'inasi o'at %@ram1 1995+. d+ Politerapi Politerapi nampakn)a tidak selal$ mer$gikan. !oldsmith 1 de Biitencourt %1995+ mengatakan 'a-0a generasi 'ar$ .4E )ang dapat ditoleransi dengan 'aik
RSUD. Soreang Page 25

Referat

dan sedikit interaksi1 dapat dig$nakan $nt$k politerapi. /t$di terse'$t mengg$nakan ,iga'atrin se'agai terapi tam'a-an pada 19 kas$s epilepsi parsial refrakter. Pasien3pasien terse'$t se'el$mn)a s$da- mendapat terapi rata3rata 115 ma2am o'at. Dengan tam'a-an ,iga'atrin1 !35 pasien mengalami red$ksi frek$ensi 'angkitann)a le'i- dari 565L 525 kas$s mengalami red$ksi frek$ensi 'angkitann)a le'i- dari !65. /at$ pasien frek$ensi 'angkitann)a 'ertam'a-1 sedangkan 2 pasien mengalami 'angkitan mioklonik. Pengg$naan politerapi memerl$kan pengeta-$an )ang 'aik dalam farmakologi klinik1 ter$tama interaksi o'at. Ber'agai .4E lama1 memp$n)ai mode of a2tion )ang sama1 karena it$ interaksin)a sering tidak meng$nt$ngkan karena efek sampingn)a aditif %@oldsmit- F de Biiten2o$rt11995+. Kom'inasi .4E )ang le'i- spesifik m$ngkin le'i- meng$nt$ngkan1 misaln)a< ,alproat dan etos$ksimid dalam mana&emen 'angkitan a"sence refrakter. Di'andingkan dengan o'at3o'at lama1 o'at3o'at 'ar$ memp$n)ai mekanisme )ang 'er'eda dan le'i- selektif. $ngkin akan le'i- meng$nt$ngkan apa'ila dipakai kom'inasi spesifik. /elektif terapi kom'inasi )ang rasional1 memerl$kan pertim'angan efek klinis .4E1 efek samping1 interaksi o'at1 kadar terapetik dan kadar toksik serta mekanisme aksi tiap o'at. Kom'inasi optimal di2apai dengan mengg$nakan o'at3o'at )ang< %1+ memp$n)ai mekanisme aksi 'er'edaL %2+ efek samping relatif ringanL %3+ indeks terapi le'ar1 dan %4+ interaksi o'at ter'atas ata$ negatif. #$&$an ter2apai epilepsi antara lain iala-< 'angkitan terkendali dengan efek samping o'at relatif rigan ata$ tidak ada sama sekali %Berrendelli1 1995+. +. Pe)anta$an tera"'

RSUD. Soreang

Page 26

Referat

ana&emen $m$m epilepsi < a. '. 2. enge,al$asi kem'ali diagnosis se-ingga mendapat diagnosis )ang tepat enent$kan dan mengo'ati pen)e'a' engo'ati serangan < 3 3 enilai perl$n)a terapi o'at < #erapi o'at tidak diindikasikan $nt$k ke&ang aki'at pen)akit ak$t )ang reversi"le% 3 #erapi o'at tidak perl$ $nt$k epilepsi3epilepsi 'enigna )ang diketa-$i dengan pasti % ke&ang demam1 rolandic epilepsy+ 3 Dari ke&ang pertama %)ang tidak diketa-$i pen)e'a'n)a+1 nilai apaka- 'an)ak manfaatn)a apa'ila m$lai diterapi pada pasien3pasien dengan risiko tinggi. 3 3 Pem'erian o'at antiepilepsi )ang ses$ai #em$kan dan -indari fa2tor3faktor presipitat %alko-ol1 k$rang tid$r1 stress emosional1 demam1 k$rang makan1 menstr$asi1 dan lain3lain+ 3 E,al$asi dan pertim'angkan $nt$k tindakan pem'eda-an dan implantasi stim$lator ner,$s ,ag$s pada pasien )ang s$lit dio'ati dengan o'at antiepilepsi. d. en2ega- komplikasi aki'at serangan epilepsi < 3 3 3 8entikan ke&ang 8indari efek '$r$k o'at )ang tidak dapat ditoleransi pasien Per-atikan adan)a komplikasi psikososial dan o'ati &ika ada.

2. Ketaatan "a%'en

RSUD. Soreang

Page 27

Referat

Penelitian 8akim %2666+ men$n&$kkan 'a-0a kepat$-an min$m o'at menr$pakan faktor prediktor $nt$k ter2apain)a remisi pada epilepsi1 dimana pada penderita epilepsi )ang pat$- min$m o'at ter'$kti mengalami remisi 6 '$lan1 12 '$lan dan 24 '$lan ter$s mener$s di'anding dengan mereka )ang tidak pat$min$m o'at. Kriteria kepat$-an min$m o'at )ang dipakai adala- men$r$t Le) %199!+ 2it 8akim %2666+ adala- penderita dikatakan pat$- min$m o'at apa'ila memen$-i 4 -al 'erik$t < dosis )ang dimin$m ses$ai dengan )ang dian&$rkan1 d$rasi 0akt$ min$m o'at doidiantara dosis ses$ai )ang dian&$rkan1 &$mla- o'at )ang diam'il pada s$at$ 0akt$ ses$ai )ang ditent$kan1 dan tidak mengganti dengan o'at lain )ang tidak dian&$rkan. Ber'agai faktor dapat mempengar$-i kepat$-an pasien dalam men&alani pengo'atan. Be'erapa penelitian men$n&$kkan 'a-0a kepat$-an min$m o'at pada penderita epilepsi dipengar$-i ole- d$k$ngan kel$arga1 d$k$ngan dokter1 pengar$- faktor moti,asi1 adan)a efek samping o'at1 pengo'atan monoterapi 1 pengar$- 'ia)a pengo'atan serta adan)a pengar$- stigma aki'at epilepsi %K)ngas1 26611 B$2k et al1 199!L 2it L$kman12666+. Pe)aka'an OAE "a/a anak Berdasarkan penilaian ne$ropsikologik ter-adap anak3anak dengan epilepsi memperli-atkan masala- akademik m$n2$l dari defisiensi kognitif spesifik dan '$kan disf$ngsi kognitif se2ara $m$m. @angg$an kognitif 'er-$'$ngan dengan &enis serangan1 sindrom epilepsi1 faktor etiologi1 m$n2$ln)a serangan pada $sia dini1 sering mengalami serangan1 fok$s epilepsi1 dan .4E. 4nak )ang menerima politerapi pada $m$mn)a mengalami gangg$an kognitif )ang 'erat dari anak )ang menerima monoterapi. Defisiensi kognitif pada anak dengan epilepsi 2$k$p 'er,ariasi1 missal gangg$an memori1 'er'a-asa. pen$r$nan kapasitas $nt$k memperli-atkan ses$at$1 pen$r$nan efisiensi dalam proses informasi1 gangg$an persepsi pendengaran dan

RSUD. Soreang

Page 28

Referat

Pem'erian .4E pada anak -ar$s dipertim'angkan s2ara 'enar1 dengan meng-adapi efek 'er'eda ter-adap f$ngsi kognitif dan perilak$. Pada anak pengar$- feno'ar'ital ter-adap f$ngsi kognitif tidak 'egit$ n)ata tetapi dapat mem'$at anak men&adi -iperaktif. /ementara it$ fenitoin dalam kadar ser$m )ang tinggi dapat menim'$lkan enselopati )ang progresif1 retardasi mental1 dan pen$r$nan kemamp$an mem'a2a. Kar'amaDepin dan ,alproat mengaki'atkan gangg$an kognitif )ang ringan. Pada kadar )ang tinggi1 ,alproat dapat menggangg$ f$ngsi motorik1 sementara kar'amDepin &$str$ memper'aiki ke2epatan kiner&a pada gerakan selektif tertent$. Lagi p$la kar'amDepin dapat memper'aiki koordinasi mata3tangan dan keterampilan tangan. Pe)aka'nan OAE "a/a ;an'ta 0a)'l /e'agian penderita mengalami kenaikan frek$ensi serangan selama -amil. Benomena ini karena 'er'agai faktor dan )ang paling men2olok adala- per$'a-an konsentrasi .4E dalam ser$m. Dengan 'ertam'a-n)a ke-amilan maka konsentrasi .4E makin men$r$n. 8al ini karena per$'a-an dalam ikatan protein plasma. Cnt$k memeli-ara konsentrasi .4E dalam ser$m dari penderita -amil1 dosis .4E -ar$s dinaikkan. Cnt$k fenitoin1 dosisn)a dinaikkan pada "55 penderita L sementara it$ kenaikan kar'amaDepin ter&adi pada !65 penderita dan feno'ar'ital se'an)ak !65 p$la. Per$'a-an disposisi .4E dalam ser$m 'iasan)a m$lai ter&adi pada $m$r ke-amilan 16 mingg$. /at$ '$lan ses$da- mela-irkan1 konsentrasi dan dosis fenotoin akan kem'ali ke sit$asi se'el$m ter&adi ke-amilan. Dan $nt$k kar'amaDepin dan fono'ar'ital memerl$kan 0akt$ )ang lama. Pet$n&$k pem'erian .4E selama -amil 1. @$nakan o'at pili-an pertama )ang ses$ai dengan &enis serangan dan sindrom epilepsi 2. Laksanakan prinsip monoterapi dengan dosis dan kadar dalam ser$m )ang paling renda- dan efektif $nt$k melind$ngi ter-adap serangan tonik3klonik
RSUD. Soreang Page 29

Referat

3. 8indari pengg$naan ,alproat ata$ karmaDepin apa'ila ada ri0a)at kel$arga tentang efek ne$ral3t$'e 4. 8indari politerapi1 k-$s$sn)a kom'inasi dengan ,alproat1 kar'amaDepin dan feno'ar'ital 5. Panta$la- kadar .4E dalam ser$m se2ara terat$r dan apa'ila m$ngkin periksala- kadar .4E 'e'as ata$ tak terkait 6. #er$skanla- pem'erian tam'a-an folat setiap -arin)a dan pastikan kadar folat dalam ser$m dan eritrosit dalam 'atas normal selama periode organogenesis pada trimester pertama !. 4pa'ila kadar ,alproat1 -indari kadar dalam ser$m )ang tinggi. Bagilao'at tadi 334 kali pem'erian setiap -arin)a ". Pada kas$s3kas$s )ang di'eri ,alproat ata$ kar'amaDepin1 ta0arkanla$nt$k pemeriksaan alfa fetoprotein pada $m$r ke-amilan 16 mingg$ dan pemeriksaan $ltrasonografi pada ke-amilan 1"319 mingg$1 $nt$k men2ari defek ne$ral3t$'ee Cltrasonografi pada ke-amilan 22324 mingg$ dapat mendeteksi s$m'ing dan kelainan &ant$ng

E"'le"%' 7ang %$kar /'!4at' Dalam literat$re dikenal istila- intracta"le epilepsy ata$ refractory epilepsy1 )ang 'erarti 'a-0a serangan )ang ada s$lit $nt$k tak dapat dikendalikan dengan .4E 'a-0a dengan dosis )ang mendekati dosis toksik. Kas$s demikian ini mer$pakan 263365 dari sel$r$- penderita epilepsi. 4pa'ila meng-adapi keadaan maka ada 'e'erapa -al )ang perl$ dipertan)akan1 antara lain < a. 4paka- diagnosisn)a s$da- 'enar '. 4paka- penderita pat$- min$m o'at se2ara terat$r 2. 4pakan .4E )ang di'erikan s$da- ses$ai dengan &enis serangan )ang ada
RSUD. Soreang Page 30

Referat

d. 4paka- ada gangg$an a'sor's pada sal$ran pen2ernaan e. 4paka- ada interaksi dengan o'at )ang lain f. 4paka- ada kelainan str$kt$r otak1 misaln)a massa1 t$mor1 infark1 kalsifikasi dif$s1 -idrosefal$s dan g. 4paka- ada fa2tor presipitasi misaln)a k$rang tid$r1 kelela-an1 2a-a)a 'erkedip3kedip dan emosi Be'erapa &enis o'at %.4E dan '$kan .4E+ tela- di2o'a $nt$k mengatasi epilepsi )ang s$kar dikendalikan serangann)a. Bl$nariDin dan nefepin1 d$a &enis kalsi$m antagonist )ang 'er'eda1 perna- di2o'a se'agai ad&$,ant $nt$k mengatasi serangan epilepsi )ang refrakter. Ked$a o'at tadi men$n&$kkan -asil )ang l$ma)an 'aik1 nam$n demikian ada p$la penderita )ang tetap mengalami serangan. Tera"' !"erat'( 4pa'ila dengan 'er'agai &enis .4E dan ad&$,ant tidak mem'erikan -asil sama sekali1 maka terapi operatif -ar$s diperim'angkan dalam sat$ dasa0arsa terak-ir1 tindakan operatif $nt$k memper2epat $nt$k mengatasi epilepsy refrakter makin 'an)ak diker&akan. .perasi )ang paling aman adala- reseksi lo'$s temporalis 'agian anterior. Le'i- k$rang !63"65 penderita )ang mengalami operasi ter'e'as dari serangan1 0ala$p$n diantaran)a -ar$s min$m o'at .4E. Pendekatan teknik operasi lainn)a adala- reseksi korteksi otak1 -emisferektomi1 dan reseksi m$ltilo'$lar pada 'a)i dan pem'eda-an korp$s kalos$m. Peng0ent'an "eng!4atan Kep$t$san $nt$k meng-entikan pengo'atan sama pentingn)a dengan mem$lai pengo'atan. Dipi-ak lain1 penderita ata$ orang t$a n)a pada $m$mn)a menan)akan < 'erapa lama ata$ sampai kapan -ar$s min$m o'atI $nt$k mem$t$skan apaka- pengo'atan dapat di-entikan ata$ 'el$m1 ata$ tidak dapat di-entikan ata$ men&a0a' pertan)aan )ang dia&$kan penderitaA orang t$an)a tadi
RSUD. Soreang Page 31

Referat

memang tak m$da-. Cnt$k it$ perl$ mema-ami diagnosis %termas$k serangann)a+ dan prognosis epilepsi. =enis serangan dapat p$la dipakai $nt$k memperkirakan tingkat kekam'$-an apa'ila .4E di-entikan. #ingkat kekam'$-an )ang paling rendaadala- &enis serangan a"sence )ang k-as. Kem$dian 'ert$r$t3t$r$t makin tinggi tingkat kekam'$-ann)a adala- klonik ata$ mioklonik1 ke&ang tonik3klonik primer1 parsial seder-anadan parsial kompleks1 serangan )ang le'i- dari sat$ &enis1 dan epilepsy +ackson. Konsep peng-entian o'at minimal 2 ta-$n ter'e'as dari serangan pada $m$mn)a dapat diterima ole- kalangan praktisi. Peng-entian o'at dilaksanakan se2ara 'erta-ap1 dises$aikan dengan keadaan klinis penderita. Dengan demikian &elas 'a-0a peng-entian .4E memerl$kan pertim'angan )ang 2ermat1 dan kepada penderita ata$ orang t$an)a -ar$s di'erikan pengertian se2$k$pn)a.

RSUD. Soreang

Page 32

Referat

RSUD. Soreang

Page 33

Referat

BAB III PENUTUP

.1.Ke%')"$lan Epilepsi didefinisikan se'agai k$mp$lan ge&ala dan tanda3tanda klinis )ang m$n2$l dise'a'kan gangg$an f$ngsi otak se2ara intermiten1 )ang ter&adi aki'at lepas m$atan listrik a'normal ata$ 'erle'i-an dari ne$ron3ne$ron se2ara paroksismal. anifestasi serangan ata$ 'angkitan epilepsi se2ara klinis dapat di2irikan se'agai 'erik$t )ait$ ge&ala )ang tim'$ln)a mendadak1 -ilang spontan dan 2ender$ng $nt$k 'er$lang. Bangkitan epilepsi 'isa diaki'atkan ole2ederakepala1 stroke1 t$mor otak1 infeksi otak1 kera2$nan1 ata$ &$gapert$m'$-an &arigan saraf )ang tidak normal %neuro develop mental pro"lems+1 pengar$genetik )ang mengaki'atkan m$tasi. Diagnosis epilepsi didasarkan atas anamnesis dan pemeriksaan klinis dengan -asil pemeriksaan EE@ dan radiologis. #$&$an pengo'atan adala- $nt$k mengatasi ke&ang dengan dosis optimal terenda-. Peng-entian .4E -ar$s tepat 2ara1 0akt$1 dan indikasi. Efek samping )ang $m$m dari .4E adala- memperlam'at motorik dan perkem'angan psikomotor1 kes$litan memper-atikan dan gangg$an memori ringan1 dan menim'$lkan efek teratogenik %&arang+. 4pa'ila ter&adi rek$rensi setela- penge-entian .4E maka di'erikan .4E dengan dosis maksimal efektif.

RSUD. Soreang

Page 34

Referat

DAFTAR KEPUSTAKAAN

1. Guyton AC., Hall JE., Sistem saraf. In : Buku Ajar Fisiologi "#e$t%ook of &e!i'al ()ysiology* E!isi +.(ener%it Buku EGC.Jakarta. 1++,

e!okteran e!okteran

-. (in.on /., 0am1ak E1ile1si (a!a As1ek e)i!u1an (enyan!angnya. S&F Saraf /S20 0r. &. Haulussy, Am%on, In!onesia. Cermin 0unia e!okteran 3o. 145, -665. 7. E1ile1si. A8aila%le at : )tt1:99:::.fkui.org9. ;. E1ile1si. A8aila%le at : )tt1:99:::.me!i'astore.'om9 4. E1ile1si. Buku Ajar 3euro1sikiatri Fakultas e!okteran 2n)as. -66; ,. Staf (engajar Ilmu ese)atan Anak Fakultas e!okteran 2ni8ersitas e!okteran

In!onesia. E1ile1si. Bagian Ilmu 2ni8ersitas In!onesia. Jakarta. 1+<4

ese)atan Anak Fakultas

5. Be)rman /E., liegman /&., Jenson HB., 3elson #e$t%ook of (e!iatri's. 15t) e!ition. Saun!ers. ()ila!el1)ia. -66;.

RSUD. Soreang

Page 35