Anda di halaman 1dari 90

BAB I PENDAHULUAN I.

1 Latar Belakang Pembangunan kesehatan bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan, dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang, agar terwujud derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya, sebagai investasi bagi pembangunan sumber daya manusia yang produktif secara sosial dan ekonomi. Guna mencapai tujuan pembangunan kesehatan tersebut, kebijakan Kementerian Kesehatan diselenggarakan berdasarkan visi asyarakat !ehat "ang misi & '. (. ). *. eningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui pemberdayaan masyarakat, termasuk swasta dan masyarakat madani. elindungi kesehatan masyarakat dengan menjamin ketersediaan upaya kesehatan. enjamin ketersediaan dan pemerataan sumber daya kesehatan. enciptakan tata kelola kepemerintahan yang baik +alam mewujudkan visi tersebut pemerintah melakukan berbagai program andiri dan #erkeadilan$. %isi Kementerian Kesehatan akan dicapai melalui

pengembangan kesehatan tradisional dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. ,leh karena itu revitalisasi pengembangan tanaman obat keluarga berperan penting dalam menciptakan paradigma sehat di masyarakat. Pemerintah telah menetapkan -ndang--ndang nomor ). tahun (//0 tentang Kesehatan1 dalam pasal *2 diatur bahwa salah satu penyelenggaraan upaya kesehatan adalah pelayanan kesehatan tradisional. #erdasarkan cara pengobatannya, pelayanan kesehatan tradisional terbagi menjadi pelayanan kesehatan tradisional yang menggunakan keterampilan dan pelayanan kesehatan tradisional yang menggunakan ramuan. 3ndonesia merupakan negara yang kaya dengan keanekaragaman hayati. 4erdapat lebih kurang )/./// jenis tanaman yang tersebar di seluruh tanah air1 sekitar 0..// spesies berkhasiat obat. Kurang lebih )// spesies digunakan sebagai bahan pengobatan tradisional oleh industri obat tradisional. ,leh karena itu, keanekaragaman hayati yang ada di 3ndonesia merupakan aset dan sumberdaya yang harus dipelihara dan dikelola untuk dapat menjadi warisan leluhur dan bermanfaat bagi masyarakat guna pemeliharaan kesehatan. #ack to 5ature, itulah slogan yang kerap kita dengar saat kita berhadapan dengan dunia pengobatan. 4idak hanya masyarakat awam, dokter sendiri pun punya impian bahwa
1

pengobatan medis modern ini bersinergi dengan alam, sehingga memaksimalkan efek terapi dan mengecilkan, atau bahkan meniadakan efek samping. +i 3ndonesia pemanfaatan obat tradisional sudah dilakukan masyarakat sejak dulu, dan menjadi warisan nenek moyang secara turun temurun. 5amun sebagai warisan nasional, obat tradisional atau yang lebih dikenal sebagai obat asli 3ndonesia 6,738 itu masih menghadapi hambatan besar untuk memasuki pasar dunia dengan tingkat kepercayaan sebagai sebuah produk obat. 9ingga hari ini, sebagian besar ,73 masih dikategorikan hanya sebagai suplemen atau makanan tambahan. Padahal, potensi yang dimiliki 3ndonesia dalam bidang ,73 sangat besar. 4idak kurang dari :.')'.'// spesies atau sekitar ':,); dari total spesies herbal dunia berada di 3ndonesia. 9al demikian bisa terjadi karena 3ndonesia merupakan wilayah tropis terbesar di dunia, sehingga tanaman-tanaman tropis yang berkhasiat bisa tumbuh subur di mutiara khatulistiwa ini. Problem utama penggunaan tanaman-tanaman obat ini adalah bahwa saat ini hampir semua jamu tidak memuat dosis yang rinci, sehingga sulit diawasi kemungkinan terjadinya efek samping. 4entang hal ini, dosis kandungan yang dimiliki produsen jamu berbeda-beda satu dengan lainnya. 9al ini akibat cara peracikan jamu yang masih hanya berdasarkan kepercayaan turun temurun. Kenyataan ini sangat berbeda dengan cara penyajian obat modern yang memiliki ukuran pasti, termasuk catatan efek samping yang mungkin ditimbulkannya. asyarakat 3ndonesia mengenal dan memanfaatkan jamu sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan. Penggunaan jamu di masyarakat merupakan suatu kenyataan yang bersifat empirik, untuk mencapai kesembuhan atau pemeliharaan dan peningkatan taraf kesehatan serta diwariskan secara turun temurun, dan tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat tanpa dibuktikan secara ilmiah. Permenkes nomor //)< enkes<P=><(/'/ tentang !aintifikasi ?amu dalam penelitian berbasis pelayanan kesehatan merupakan usaha untuk memanfaatkan jamu dalam pelayanan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. !aat ini gaya hidup kembali ke alam 6back to nature8 semakin berkembang dan diminati oleh berbagai kalangan masyarakat, terutama kalangan masyarakat perkotaan serta telah menjadi perhatian masyarakat dunia. enurut @9,, 2/; populasi dunia bergantung pada herbal medicine. Pertumbuhan pasar global produk herbal medicine mencapai '/-':; setahun. 4ahun (//0 nilai perdagangan obat tradisional di 3ndonesia mencapai sekitar >p 2,: triliun.
2

#erdasarkan hasil >iset Kesehatan +asar 6>iskesdas8 tahun (/'/, presentase penduduk 3ndonesia yang pernah mengkonsumsi jamu pada semua kelompok umur laki-laki dan perempuan, baik di pedesaan maupun perkotaan adalah sebanyak :0,'(;, dimana 0:; menyatakan bermanfaat untuk kesehatan. +ari data hasil >iset Kesehatan +asar tahun (//A, prevalensi hipertensi pada penduduk umur '2 tahun ke atas di 3ndonesia adalah sebesar )',A;. +i !ulawesi !elatan, prevalensi 9ipertensi adalah (0,/;, dan di kota akassar sebesar (),: ;. -ntuk penyakit +iabetes elitus ellitus, berdasarkan data >iskesdas (//A, prevalensi nasional Penyakit +iabetes Prevalensi penyakit + sedangkan prevalensi + !edangkan di Kota

adalah ','; 6berdasarkan diagnosis tenaga kesehatan dan gejala8. +i !ulawesi !elatan, berdasarkan diagnosis oleh tenaga kesehatan adalah /,:; berdasarkan diagnosis dengan gejala adalah sebesar /,2;. adalah sebesar /,*;. akassar tahun (/'( yang akassar, didapatkan asyarakat 6#K4 8

akassar Prevalensi +

#erdasarkan hasil identifikasi pengobat tradisional di kota dilakukan oleh #alai Kesehatan 4radisional

data jumlah pengobat tradisional yang memberikan pelayanan herbal adalah sebanyak
:*,2; dengan kasus yang banyak ditangani adalah 9ipertensi 6)),));8, 7sam urat

6)),));8, +iabetes 9iperkolesterol 6':,';8.

ellitus 6)/,);8, >ematik 6(A,(;8, Kanker 6'2,(;8, dan asyarakat 6#K4 8

+ari data hasil kunjungan pasien di #alai Kesehatan 4radisional

akassar pada tahun (/'', pasien yang mendapatkan pelayanan herbal adalah sebanyak )/,':; dari seluruh kunjungan. Pada tahun (/'( 6?anuari-?uni8, pasien yang mendapatkan pelayanan herbal sebanyak **,:; dari seluruh kunujungan. +engan melihat perkembangan dan tingginya minat masyarakat untuk mendapatkan pelayanan herbal, maka #alai Kesehatan 4radisional asyarakat 6#K4 8 akassar akan melakukan pengkajian untuk mengidentifikasi pemanfaatan herbal terhadap penanganan hipertensi, diabetes mellitus, hiperkolesterolemia, dan hiperurisemia oleh masyarakat di kota akassar.

I.2. Rumusan Masalah #erdasarkan latar belakang tersebut, maka disusun rumusan masalah pada pengkajian ini yakni & #agaimana Gambaran Pemanfaatan 9erbal terhadap Penanganan
3

9ipertensi, +iabetes di kota akassar$.

ellitus, 9iperkolesterolemia, dan 9iperurisemia oleh

asyarakat

I.3 Tujuan Pengkaj an 1. Tujuan Umum 7dapun yang menjadi tujuan umum dalam pengkajian ini adalah untuk 9iperkolesterolemia, dan 9iperurisemia oleh 2. Tujuan !husus 4ujuan Khusus dari pengkajian ini adalah & a. b. c. d. engidentifikasi pemanfaatan herbal terhadap penanganan 9ipertensi. engidentifikasi pemanfaatan herbal terhadap penanganan +iabetes ellitus. engidentifikasi pemanfaatan herbal terhadap penanganan 9iperkolesterolemia. engidentifikasi pemanfaatan herbal terhadap penanganan 9iperurisemia. asyarakat di kota akassar. endapatkan ellitus, Gambaran Pemanfaatan 9erbal terhadap Penanganan 9ipertensi, +iabetes

I." Man#aat Pengkaj an 7dapun yang menjadi manfaat dari pengkajian ini adalah & '. emperoleh data akassar. (. emperoleh data dasar untuk pengembangan pemanfaatan herbal. akassar kepada mitra kerja, mitra binaan, dan masyarakat. ). !osialisasi tugas pokok dan fungsi #K4 mengenai pemanfaatan herbal terhadap penanganan hipertensi, diabetes mellitus, hiperkolesterolemia, dan hiperurisemia oleh masyarakat di kota

BAB II MET$DE PEN%!A&IAN II.1 Alur !eg atan


asyarakat yang memanfaatkan herbal di 'A provinsi jejaring 4

asyarakat yang memanfaatkan herbal di provinsi !ul-!el asyarakat yang memanfaatkan herbal di kota akassar

Pengembangan 4,G7 < Pelayanan herbal di Puskesmas < asyarakat II.2 'aktu (an L)kas Pengkaj an Pengkajian ini dilakukan dari bulan ?uni - 7gustus tahun (/'( di wilayah kerja puskesmas di kota akassar & '. Puskesmas 4amalanrea (. Puskesmas 4amamaung ). Puskesmas #ara-#arayya *. Puskesmas ?umpandang #aru :. Puskesmas Pattingaloang II.3 &en s Pengkaj an ?enis pengkajian yang digunakan adalah survei yang bersifat deskriptif, meliputi wawancara dengan menggunakan kuesioner terhadap pasien 69ipertensi, + , 9iperkolesterolemia, 9iperurisemia8 yang berkunjung ke Puskesmas terpilih di Kota akassar.

II." P)*ulas (an +am*el a. Populasi "ang menjadi populasi dalam pengkajian ini adalah seluruh pasien 69ipertensi, + , 9iperkolesterolemia, 9iperurisemia8 yang berkunjung di Puskesmas di Kota akassar.
5

b. !ampel !ampel dipilih berdasakan quota sampling yaitu sebanyak *// responden. II., Alat (an Bahan a. Kuesioner b. 74K c. Komputer dan Perangkat Pengolah +ata d. #uku !aku 9erbal #K4 II.- &alann.a Pengkaj an a. Taha* *ers a*an / '. >apat persiapan (. Penyusunan proposal ). Presentasi proposal *. Perbaikan proposal :. Penetapan proposal 0. Taha* k))r( nas '. Pengurusan ijin ke #alitbangda Kantor Gubernur Provinsi !ulawesi !elatan (. >apat koordinasi dengan +inas Kesehatan Kota ). >apat koordinasi dengan Puskesmas 1. Taha* *elaksanaan @awancara responden menggunakan kuesioner II.2 3ara Pengum*ulan Data a. +ata Primer +ata primer diperoleh dari hasil wawancara dengan menggunakan kuesioner terhadap responden. b. +ata !ekunder +ata sekunder mencakup data dari +inas Kesehatan Kota akassar, sumber-sumber tertulis , seperti buku-buku, literatur, dan laporan hasil hasil penelitian yang relevan dengan pengkajian ini mencakup data hasil @9, dan riset kesehatan dasar 6>iskesdas8.
6

akassar

II.4 Tekn k Anal s s Data 4eknik yang digunakan adalah 7nalisa -nivariat, yaitu untuk menganalisis frekuensi masing-masing variabel pengkajian. II.5 Tekn k Peng)lahan (an Pen.aj an Data Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan komputer melalui program !P!! 6Service Package for Social Science8 versi 'A dan microsoft eBcel serta disajikan dalam bentuk tabulasi dan narasi.

BAB III TIN&AUAN PU+TA!A III.1 T njauan Umum tentang H *ertens enurut laporan >iskesdas (//A 6>iset Kesehatan +asar (//A8 prevalensi hipertensi di 3ndonesia sebesar )',A;.'' 7ngka ini cukup tinggi dan bila tidak mendapat pengobatan akan berakhir dengan kematian akibat serangan jantung, stroke dan gagal
7

ginjal. 3tu sebabnya penyakit hipertensi sering disebut the silent killer. >iskesdas merupakan hasil riset berbasis komunitas dengan sampel rumah tangga dan anggota rumah tangga yang dilaksanakan di **/ kabupaten<kota 6dari jumlah keseluruhan sebanyak *:* kabupaten<kota8yang tersebar di )) provinsi di 3ndonesia pada tahun (//A sehingga data dapat mewakili populasi di tingkat kabupaten<kota di seluruh 3ndonesia. Peningkatan 3ndeks assa 4ubuh 63 48 erat kaitannya dengan penyakit hipertensi baik pada laki-laki maupun pada perempuan. Kenaikan berat badan 6##8 sangat berpengaruh pada mekanisme timbulnya kejadian hipertensi pada orang yang obes akan tetapi mekanisme terjadinya hal tersebut belum dipahami secara jelas namun diduga pada orang yang obes terjadi peningkatan volume plasma dan curah jantung yang akan meningkatkan tekanan darah 6!ihombing, (/'/8. 9ipertensi merupakan suatu keadaan terjadinya peningkatan tekanan darah yang memberi gejala berlanjut pada suatu target organ tubuh sehingga timbul kerusakan lebih berat seperti stroke 6terjadi pada otak dan berdampak pada kematian yang tinggi8, penyakit jantung koroner 6terjadi pada kerusakan pembuluh darah jantung8 serta penyempitan ventrikel kiri < bilik kiri 6terjadi pada otot jantung8. !elain penyakit-penyakit tersebut, hipertensi dapat pula menyebabkan gagal ginjal, penyakit pembuluh lain, diabetes mellitus dan lain-lain. (C* Penderita hipertensi sangat heterogen, hal ini membuktikan bahwa hipertensi bagaikan moDaik, diderita oleh orang banyak yang datang dari berbagai subkelompok berisiko di dalam masyarakat. 9ipertensi dipengaruhi oleh faktor risiko ganda, baik yang bersifat endogen seperti neurotransmitter, hormon, dan genetik, maupun yang bersifat eksogen, seperti rokok, nutrisi, stresor dan lain-lain. +i seluruh dunia, hipertensi merupakan masalah yang besar dan serius. +i samping karena prevalensinya yang tinggi dan cenderung meningkat di masa yang akan datang, juga karena tingkat keganasan penyakit yang diakibatkan sangat tinggi seperti penyakit jantung, stroke, gagal ginjal dan lain-lain, juga menimbulkan kecacatan permanen dan kematian mendadak. Kehadiran hipertensi pada kelompok dewasa muda, sangat membebani perekonomian keluarga, karena biaya pengobatan yang mahal dan membutuhkan waktu yang panjang, bahkan seumur hidup 6!ugiharto, (//A8. enurut @9, yang dikutip oleh !lamet !uyono 6(//'&(:)8 batas tekanan darah yang masih dianggap normal adalah '*/<0/ mm9g dan tekanan darah sama dengan atau lebih dari './<0: mm9g dinyatakan sebagai hipertensi. !ecara umum seseorang dikatakan menderita hipertensi jika tekanan darah sistolik<diastolik '*/<0/ mm9g 6normalnya '(/<2/
8

mm9g8.

enurut ?an 7. !taessen, et.al., !eseorang dikatakan hipertensi apabila tekanan

darah sistolik 64+!8 E'*/ mm9g atau tekanan darah diatolik 64++8 E 0/ mm9g. #eberapa tahun lalu @9, memberi batasan 4+! ')/ C ')0 mm9g atau 4++ 2: C 20 mm9g sebagai batasan normal tinggi. +engan makin banyaknya penelitian tentang komplikasi hipertensi terhadap Kardiovaskuler dan Ginjal, maka ditetapkan batasan tekanan darah untuk hipertensi semakin rendah. %asum et.al. dalam penelitiannya bahwa tekanan darah normal tinggi 6prehipertensi8 yaitu sistolik ')/ s<d ')0 mm9g, distolik 2: s<d 20 mm9g mempunyai risiko tinggi untuk kejadian kardiovaskuler dibandingkan dengan kelompok tekanan darah optimal sistolik F '(/ mm9g dan distolik F 2/mm9g. !ecara umum seseorang dikatakan menderita hipertensi jika tekanan darah sistolik<diastolik '*/<0/ mm9g 6normalnya '(/<2/ mm9g8 6!ugiharto, (//A8. Pencegahan hipertensi dilakukan melalui dua pendekatan & i8 intervensi untuk menurunkan tekanan darah dipopulasi dengan tujuan menggeser distribusi tekanan darah kea rah yang lebih rendah. Penurunan 4+! sebanyak ( mm9g di populasi mampu menurunkan kematian akibat stroke, P?K, dan sebab lain masing-masing sebesar .;, *; dan );. Penurunan 4+! ) mm9g ternyata dapat menurunkan kematian masing-masing sebesar 2;, :; dan *;. 6(8 ii8 strategi penurunan tekanan darah ditujukan pada mereka yang mempunyai kecenderungan meningginya tekanan darah, kelompok masyarakat ini termasuk mereka yang mengalami tekanan darah normal dalam kisaran yang tinggi 64+! ')/-')0 mm9g atau 4++ 2:-20 mm9g8, riwayat keluarga ada yang menderita hipertensi, obsitas, tidak aktif secara fisik,atau banyak minum alcohol dan garam. #erbagai cara yang terbukti mampu untuk mencegah terjadinya hipertensi, yaitu pengendalian berat badan, pengurangan asupan natrium kloride, aktifitas alcohol, pengendalian stress, suplementasi fish oil dan serat The :-year primary prevention of hypertension meneliti berbagai faktor intervensi terdiridari pengurangan kalori, asupan natrium kloride dan alcohol serta peningkatan aktifitas fisik. 9asil penelitian menunjukkan penurunan berat badan sebesar :,0 pounds berkaitan dengan penurunan 4+! dan 4++ sebesar ',) mm9g dan ',( mm9g. Penelitian yang mengikut sertakan sebanyak *A./// individu menunjukan perbedaan asupan sodium sebanyak '// mmo'<hari berhubungan dengan perbedaan 4+! sebesar : mm9g pada usia ':-'0 tahun dan '/ mm9g pada usia ./-.0 tahun. eningginya 4+! dan 4++, meningkatnya sirkulasi kadar kateholamin, cortisol, vasopressin, endorphins, andaldosterone, dan penurunan ekskresi sodium di urine merupakan respons dari
9

rangsangan stress yang akut. 3ntervensipemnegdalian stress seperti relaksasi, meditasi dan biofeedback mampu mencegah dan mengobati hipertensi 6#udisetio, (//'8. Gaktor pemicu hipertensi dapat dibedakan atas yang tidak dapat terkontrol 6seperti keturunan, jenis kelamin, dan umur8 dan yang dapat dikontrol 6seperti kegemukan, kurang olahraga, merokok, serta konsumsi alkohol dan garam8. Penderita hipertensi yang sangat heterogen membuktikan bahwa penyakit ini bagaikan mosaik, diderita oleh orang banyak yang datang dari berbagai subkelompok berisiko didalam masyarakat. 9al tersebut juga berarti bahwa hipertensi dipengaruhi oleh faktor resiko ganda, baik yang bersifat endogen seperti neurotransmitter, hormon dan genetik, maupun yang bersifat eksogen seperti rokok, nutrisi dan stressor 6!igarlaki, (//.8. !asaran pengobatan hipertensi untuk menurunkan morbiditas dan mortalitas kardiovaskuler dan ginjal. +engan menurunkan tekanan darah kurang dari '*/<0/ mm9g, diharapkan komplikasi akibat hipertensi berkurang. Klasifikasi prehipertensi bukan suatu penyakit, tetapi hanya dimaksudkan akan risiko terjadinya hipertensi. 4erapi non farmakologi antara lain mengurangi asupan garam. ,lah raga, menghentikan rokok dan mengurangi berat badan, dapat dimulai sebelum atau bersamasama obat farmakologi. III.2. T njauan Umum tentang D a0etes Mell tus +engan meningkatnya prevalensi diabetes melitus di 3ndonesia dapat menimbulkan dampak negatif yaitu berupa penurunan kualitas sumber daya manusia 6!+ 8 terutama akibat penyulit menahun yang ditimbulkannya. Kualitas !+ usaha-usaha agar !+ yang berarti. +iabetes merupakan unsur yang sangat penting dalam masa krisis ekonomi seperti saat ini. ,leh karena itu diperlukan tersebut tetap menjadi produktif tanpa adanya gangguan penyakit elitus adalah penyakit gangguan metabolisme karbohidrat karena

defisiensi insulin yang ditandai dengan meningkatnya kadar gula dalam darah dan adanya gula dalam urin 6glukosuria8 6Hely !., dan 3ndirawati, (//*8. +iabetes ellitus 6+ 8 adalah penyakit gangguan metabolisme yang bersifat khronis dengan karakteristik hiperglisemia. #erbagai komplikasi dapat timbul akibat kadar glukosa darah yang tidak terkontrol seperti neuropati, hipertensi, ?antung koroner, retinopati, nepropati, gangren, dl'. @9, mengestimasikan tahun (/// terdapat 'A' juta penduduk dunia yang menderita + dan pada tahun (/)/ akan menjadi ).. juta. ( Gaktor lingkungan seperti merokok, kurang olahraga, pola makan salah, kegemukan merupakan determinan utama. !ecara umum 6nasional8 pada >iskesdas (//A didapatkan bahwa
10

obesitas sentral, hipertensi, merokok dan kegemukan merupakan faktor risiko terjadinya hiperglisemia. +iabetes ellitus tidak dapat disembuhkan tetapi kadar glukosa darah dapat yang baik. !asaran pengendalian dengan dikendalikan melalui diet, olah raga, dan obat-obatan. -ntuk dapat mencegah terjadinya komplikasi kronik, diperlukan pengendalian + kriteria nilai baik antara lain glukosa darah puasa 2/ -F '// mg<dl, ( jam sesudah makan 2/ -'** mg<dl, 7'I F .,:;, kolesterol total F (// mg<dl, trigliserida F ':/ mg<dl, 3 4 '2,: -F () kg<m( dan tekanan darah ')/<2/ mm9g. #erdasarkan >iskesdas (//A pada responden usia ': tahun ke atas didapat prevalensi + :,A;, diantaranya ',:; telah mengetahui dirinya menderita + . -ntuk mencegah komplikasi per?u pengontrolan berat badan, dengan kriteria tidak baik mengendalikan faktor risiko +

tekanan darah, diet dan olahraga. 7nalisis data pada responden yang telah mengetahui dirinya menderita + , ternyata mempunyai pengendalian + seperti mempunyai kadar glukosa darah ( jam sesudah makan J '** mg<dl pada laki-3aki .2; dan pada perempuan 2',' ;, tekanan darah tidak terkontrol 6J 130/80 pada laki-3aki A/; dan pada perempuan A.,2;, 3 4K() pada laki-3aki ./,2; dan pada perempuan ..,0; 6 ihardja, (/'/8. III.3 T njauan Umum tentang H *erk)lester)lem a 7terosklerosis merupakan suatu penyakit yang banyak dibicarakan karena merupakan penyyebab utama morbiditas dan mortalitas dari manifestasi klinis berupa penyakit jantung koroner dan stroke, yang terjadi baik di negara maju maupun di negara berkembang seperti di 3ndonesia. Penyebab aterosklerosis adalah multifaktor, antara lain& diabetes mellitus, hipertensi, merokok, dan hiperkolesterolemia. 9iperkolesterolemia didefinisikan sebagai keadaan dengan peningkatan kadar kolesterol lebih dari nilai rujukan, namun dianggap sebagai faktor risiko tinggi untuk keadaan penyakit jantung koroner adalah apabila peningkatan kadar kolesterol E (*/ mg<dl. Kolesterol yang paling berperan pada kejadian aterosklerosis adalah small!dense H+H 67chmad, (//'8. 9iperkolesterolemia adalah kondisi saat konsentrasi kolesterol di dalam darah melebihi batas normal. Kolesterol adalah lipid ampifatik yang termasuk dalam golongan sterol dan di dalam tubuh dapat ditemukan dalam bentuk bebas dan ester dengan asam lemak. Kolesterol merupakan senyawa penyusun membran dari sel hewan. !terol ini telah terbukti memiliki peranan penting dalam berbagai fungsi sel, termasuk dalam penentuan
11

fungsi enDim dan permeabilitas membran. 4idak ada senyawa lain dari kelompok sterol yang dapat menggantikan seluruh peran dari kolesterol pada membran sel mamalia. -mumnya sel mamalia tidak dapat hidup saat tidak terdapat kolesterol. III." T njauan Umum tentang H *erur sem a 7sam urat 67-8 telah diidentifikasi lebih dari ( abad yang lalu, namun beberapa aspek patofisiologi dari hiperurisemia tetap belum dipahami dengan baik. !elama beberapa tahun hiperurisemia telah diidentifikasi bersama-sama atau dianggap sama dengan gout, namun sekarang 7- telah diidentifikasi sebagai marker untuk sejumlah kelainan metabolik dan hemodinamik. +alam keadaan normal terdapat keseimbangan antara pembentukan dan degradasi nukleutida purin serta kemampuan ginjal dalam mengekskresikan 7-. 7pabila terjadi kelebihan pembentukan atau hambatan pengeluaran atau keduanya maka akan terjadi peningkatan konsentrasi 7- darah yang disebut dengan hiperurisemia. 7ngka kejadian hiperurisemia di masyarakat dan berbagai kepustakaan barat sangat bervariasi, diperkirakan antara (,) - 'A,.;, sedangkan kejadian gout bervariasi antara /,'. - ',).; 6@isesa dan !uastika, (//08. Gout adalah penyakit yang disebabkan oleh peningkatan konsentrasi asam urat dalam cairan tubuh 6hiperurisemia8 dan adanya gangguan metabolisme protein. Gangguan asam urat ini diperkirakan terjadi pada 2*/ dari setiap '//./// orang, dan mewakili sekitar :; dari total penyakit radang sendi. !ekitar 0/; kasus diperkirakan terjadi akibat kelainan proses metabolisme dalam tubuh 6gout primer8 dan umum diderita oleh laki-laki berusia lebih dari )/ tahun. !edangkan '/; lagi umumnya diderita oleh wanita dan disebabkan oleh gangguan hormon. Peningkatan produksi asam urat dapat terjadi karena tingginya konsumsibahan pangan yang mengandung purin, atau meningkatnya sintesa purin dalam tubuh, misalnya karena adanya penyakit inborn errors of metabolism purine pada tumor. Penurunan pengeluaran asam urat biasanya disebabkan oleh adanya gangguan ginjal, pengaruh pemberian obat, atau pengaruh beberapa jenis Dat giDi yang dapat menghambat pengeluaran asam urat 6-ripi et al (//(8. Kondisi kelaparan juga dapat meningkatkan kadar asam urat darah dan urin. 9al ini terjadi sebagai konsekuensi dari mobilisasi cadangan protein dalam tubuh dan hambatan ekskresi asam urat oleh asam laktat dan produk asam lainnya yang dihasilkan pada kondisi kelaparan. 4erdapat dua macam gout, yaitu gout primer dan gout sekunder. Gout primer disebabkan oleh faktor genetik dan
12

lingkungan. Gout sekunder disebabkan oleh adanya komplikasi dengan penyakit lain, seperti hipertensi dan artherosklerosis. Pada kasus gout primer, selain ketiadaan enDim hiposantin-guanin fosforibosil transferase yang menyebabkan bertambahnya sintesa purin, ada juga pengaruh faktor genetik yang dapat menyebabkan gangguan pada penyimpanan glikogen atau defisiensi enDim pencernaan. 9al ini menyebabkan tubuh lebih banyak menghasilkan senyawa laktat atau trigliserida yang berkompetisi dengan asam urat untuk dibuang oleh ginjal. Gaktor lingkungan yang memicu terjadinya gout primer adalah konsumsi makanan, alkohol, dan obat-obatan. Konsumsi makanan yang tinggi kandungan purinnya dapat meningkatkan kadar asam urat dalam urin antara /,:-/,A: g<ml purin yang dikonsumsi. Konsumsi makanan yang tinggi kadar lemaknya dapat mengganggu pengeluaran asam urat dari ginjal, begitu juga dengan konsumsi alkohol. Gout juga dapat terjadi akibat efek samping dari mengkonsumsi obat-obatan tertentu, seperti antidiuretika, diuretika 6furosemida dan hidroklorotiaDida8, salisilat, etambutol, piraDinamit, dan akibat penyalahgunaan obat pencahar 6%itahealth (//.8. 7sam laktat yang diproduksi sebagai hasil dari aktivitas olahraga atau gerakan fisik juga dapat menurunkan pengeluaran asam urat. 5amun, kenaikantersebut akan kembali normal dalam beberapa jam kemudian. Pada gout sekunder, penderita hipertensi dan hiperkolesterolemia cenderung mengalami hiperurisemia. 9al ini disebabkan karena obat antihipertensi yang dikonsumsi 6terutama thiaDide8 diduga secara tidak langsung mempengaruhi metabolisme lemak. Pengaruh ini menyebabkan pengeluaran asam urat menjadi berkurang. Gout juga dipicu oleh penyakit anemia kronis yang dapat mengganggu metabolisme tubuh. Penyakit lain yang juga merupakan faktor risiko bagi penyakit gout adalah diabetes mellitus dan gangguan ginjal. >esistensi insulin pada sindrom metabolik dan diabetes mellitus tipe ( dapat meningkatkan kadar leptin dalam tubuh. Heptin merupakan regulator konsentrasi asam urat dalam darah. Peningkatan kadar leptin ini memicu terjadinya hiperurisemia 6#udianti, (//28 III., T njauan tentang Her0al untuk H *ertens Pemanfaatan daun belimbing wuluh sebagai obat hipertensi masih terbatas dan kebanyakan yang dimanfaatkan adalah buah belimbing wuluh. enurut penelitian yang dilakukan oleh 9ernani, et al 6(//:8, pemberian ekstrak daun belimbing wuluh terbukti dapat menurunkan tekanan darah hewan uji dan terbukti lebih baik dibandingkan dengan pemberian ekstrak buahnya. Ketika ekstrak buah diinjeksikan terhadap hewan uji, daya kerja jantung meningkat dibandingkan bila menggunakan ekstrak daun 69idayanti, (//A8.
13

4ujuan pengobatan hipertensi dengan tanaman obat adalah mengobati hipertensi dengan memperbaiki penyebabnya sesuai filosofi tanaman obat sebagai obat konstruktif, yaitu memperbaiki< membangun organ atau sistem yang rusak yang mengakibatkan terjadinya hipertensi. 4etapi mengingat 0/; - 0:; penyebab hipertensi tidak diketahui 6hipertensi esensial8 maka kerja dari tanaman obat dalam memperbaiki<membangun organ<sistem yang rusak juga tidak diketahui. !ebagai akibatnya, karena penyebab hipertensi yang tidak diketahui ini dipastikan lebih dari satu penyebab maka terdapat banyak tanaman obat yang ternyata cocok untuk banyak penderita yang berbeda satu sama lain, penderita satu cocok dengan tanaman tertentu dan penderita yang lain cocok dengan tanaman lain. 5amun demikian pada beberapa tanaman obat hipertensi dapat diketahui fungsinya dalam menurunkan tekanan darah, seperti antara lain & - +iuretikum, sangat banyak jenis - 7nti-andrenergik - %asodilator 4etapi selain fungsi-fungsi yang sudah diketahui tersebut tidak diketahui fungsinya dalam memperbaiki< membangun organ atau sistem yang rusak sebagai penyebab sebenarnya dari hipertensi. 4anaman obat memiliki kelebihan dalam pengobatan hipertensi karena umumnya tanaman obat memiliki fungsi selain mengobati hipertensi juga mengobati penyakit penyerta atau penyakit komplikasi sebagai akibat tekanan darah tinggi. 4anaman obat yang penting untuk hipertensi adalah #elimbing wuluh 6"#verrhoa bilimbi $% & #oroco "'elosia argentea $inn% & Ketepeng kecil 6"'assia tora $inn% & !ambiloto "#ndrographis paniculata (ess% & !ambung nyawa ")ynura procumbens "$our% *err% & !eledri 6#pium graveolens H.8, dan Kumis kucing 6+rthosiphon stamineus #enth.8 63skandar, (//A8. 4elah dilakukan !aintifikasi ?amu pada tahun (/'' untuk * ramuan, yaitu ramuan anti hipertensi, anti diabetes mellitus, anti hiperkolesterolemia, dan anti hiperurisemia. +esain studi yang dilakukan adalah pre-post intervention dengan besar sampel masingmasing '(: untuk efikasi dan */ untuk keamanan. Hama studi yang dilakukan adalah * minggu. #erikut ini formula hasil saintifikasi jamu & - Gormulasi ramuan anti hipertensi R6 +aun seledri +aun kumis kucing :g )g L vasodilator 6pelebaran pembuluh darah8 L diuretik
14

+aun pegagan +aun meniran >impang temulawak >impang kunyit R6 +aun jati belanda :g +aun kemuning 7kar kalembak +aun meniran >impang temulawak >impang kunyit R6 +aun kapel +aun tempuyung Kayu secang +aun meniran >impang temulawak >impang kunyit R6 +aun sambiloto +aun brotowali +aun meniran >impang temulawak >impang kunyit

)g )g )g )g

L penurun tekanan darah L penambah daya tahan tubuh L penyegar badan L pelancar pencernaan M pengurang rasa sakit

- Gormulasi anti hiperkolesterol L penekan nafsu makan, penekan lipase pankreatik )g :g )g )g )g L penghambat kenaikan berat badan L pencahar L penambah daya tahan tubuh L penyegar badan L pelancar pencernaan M pengurang rasa sakit

- Gormulasi hiperurisemia 6 asam urat 8 )g (g :g )g )g )g L anti oksidan kuat L diuretik lemah, urikosurik L penghambat Bantin oksidase L penambah daya tahan tubuh L penyegar badan L pelancar pencernaan M pengurang rasa sakit

- Gormula anti diabetes militus :g :g )g )g )g L penurun gula darah baik tipe ' maupun tipe ( L penurun gula darah L penambah daya tahan tubuh L penyegar badan L pelancar pencernaan M pengurang rasa sakit

III.- T njauan tentang Her0al untuk D a0etes Mell tus ,bat diabetes mellitus oral yang digunakan pada saat ini adalah golongan sulfonilurea, biguanida dan acarbose. !aat ini beberapa tanaman di 3ndonesia telah digunakan sebagai obat diabetes mellitus dan telah diteliti secara ilmiah, antara lain sambiloto 6#ndrographis paniculata (ess.8, johar 6'assia siamea $amk8, dandang
15

gendis 6Ilinicanthus nutans Hindau8, bawang putih 6#llium sativum H.8 dan cecendet 6Physalis minima H.8 !elain Physalis minima H. ada beberapa spesies Physalis yang terdapat di 3ndonesia yaitu Physalis peruviana dan Physalis angulata. +i daerah ?awa #arat Physalis angulata 6ciplukan8 telah digunakan sebagai obat diabetes mellitus. Physalis angulata $. 6ciplukan8 adalah tanaman semusim berupa herba dari famili !olanaceae. 4anaman ini tumbuh di dataran rendah hingga '(//m di atas permukaan laut, sebagai tumbuhan pengganggu di ladang, kebun, semak dan ditepi jalan.Kandungan senyawa kimia tumbuhan ini antara lain alkaloid, flavonoid, saponin, fisalin 7, fisalin #, witafisalin 7, witafisalin #, terpen dan asam sitrat. !ecara tradisional tumbuhan ini digunakan sebagai pencahar, obat bisul, gusi berdarah, mulas, jantung lemah, terkilir, perut nyeri, kencing nanah, kencing manis 6daun dan buahnya8, susah kencing, ayan, encok,kecacingan, radang saluran pernafasan, infeksi kerongkongan, radang testis, diuretik, dan sakit kuning dari buahnya yang telah masak 7!utjiatmo, dkk, (/''8. #erbagai jenis obat antidiabetik oral banyak ditemukan di apotik dan biasanya tergolong obat yang mahal dan harus terus menerus digunakan, hingga bagi yang tidak mampu sulit memperolehnya. +i samping itu di daerah yang tidak mempunyai apotik, obat untuk penyakit ini sulit ditemukan. -ntuk itu perlu dicarikan cara alternatif. !alah satunya adalah menggunakan obat yang ada di sekitarnya yaitu dan tanaman obat. #erbagai jamujamuan telah dipromosikan sebagai antidiabetes, dan khasiatnya tersebar dari mulut ke mulut, dengan bukti manfaatnya. -ntuk lebih memberikan dasar bagi bukti manfaatnya, dipandang sangat perlu untuk melakukan penelitian, agar dapat dipertanggung jawabkan secara ilmiah. ekanisme kerjanya mungkin tidak diketahui secara pasti, namun dapat diperkirakan bahwa efeknya dalam menurunkan kadar gula darah mungkin sama seperti obat-obat hipoglikemia oral 6@idowati, '00A8. #adan Pengawas ,bat dan akanan membagi pemanfaatan tanaman obat dalam tiga strata, yaitu jamu, obat herbal terstandar, dan fitofarmaka. ?amu dikembangkan dari warisan yang dimiliki masyarakat suku bangsa3ndonesia. !trata di atas jamu adalah obat bahan alam atau obat herbal terstandar yang bahan bakunya sudah dalam bentuk ekstrak dan aspek keamanan serta khasiatnya telah teruji pada hewan percobaan yang dikenal sebagai uji praklinik. !trata teratas dalam dalam industri ,4 atau farmasi adalah produk fitofarmaka, dalam bentuk ramuan ekstrak, terutama untuk pelayanan kesehatan formal, dan telah melalui uji klinik di instalasi pelayanan kesehatan formal. enurut keputusan
16

enkes >3 5o.A.' tahun '00(, fitofarmaka adalah sediaan obat yang telah dibuktikan keamanan dan khasiatnya, bahan bakunya terdiri dari simplisia atau sediaan galenik yang memenuhi persyaratan yang berlaku. Pemilihan ini berdasarkan atas, bahan bakunya relatif mudah diperoleh, didasarkan pada pola penyakit di 3ndonesia, perkiraan manfaatnya terhadap penyakit tertentu cukup besar, memiliki rasio resiko dan kegunaan yang menguntungkan penderita, dan merupakan satu-satunya alternatif pengobatan. !ediaan obat tradisional yang digunakan masyarakat yang saat ini disebut sebagai ,erbal *edicine atau -itofarmaka perlu diteliti dan dikembangkan 6Nein, (//:8. ,bat herbal adalah tanaman atau bagian dari tanaman yang digunakan untuk penambah rasa, pewarna, dan atau untuk penggunaan terapeutik. Penggunaan yang paling sering adalah untuk perawatan kesehatan. 4ersedia dalam bentuk ekstrak kering atau dalam keadaan masih segar untuk langsung dikonsumsi. Penggunaan her0al *a(a *as en (engan *era8atan me( s +okter mungkin menghadapi pasien yang menggunakan obat herbal, sehingga perlu menyadari diakuinya efek dari produk herbal tersebut. +okter perlu menyadari dampak buruk dari kemungkinan buruk yang timbul dari interaksi antara obat medis dengan herbal yang digunakan 6"aheya M 3smail, (//08. !ebanyak '/' dari .:A sampel pasien rawat jalan di suatu rumah sakit adalah pengguna sediaan herbal. 9erbal yang mereka gunakan termasuk di dalamnya adalah .chinacea (',2;, gingko biloba '),0;, garlic A,0;, ginseng .,0;. $0at her0al untuk ( a0etes #anyak penelitian membuktikan adanya efek hipoglikemik dari suatu tanaman. #eberapa tanaman di antaranya seperti berikut& '8 ahkota dewa #erdasarkan penelitian !aragih 6(//'8 terbukti bahwa rebusan daging buah segar mahkota dewa 6Phaleria macrocarpa O!cheff.P #oerl.8 mampu menurunkan kadar glukosa darah secara bermakna pada tikus yang menderita diabetes mellitus tergantung insulin meskipun efek yang dihasilkan lebih rendah daripada efek insulin. Perasan daging buah mahkuta dewa menghasilkan efek hipoglikemik yang setara dengan tolbutamid pada tikus yang menderita diabetes mellitus yang tidak tergantung insulin. +ari kedua penelitian tersebut menggambarkan bahwa daging buah makutadewa mampu menurunkan kadar glukosa darah tikus percobaan yang menderita diabetes mellitus baik tergantung atau tidak tergantung insulin.
17

(8 Ieplukan #aedowi 6'0028 telah melakukan penelitian terhadap ciplukan secara in vivo pada mencit. +ari penelitiannya tersebut, didapatkan informasi bahwa ekstrak daun ciplukan dengan dosis (2,: mH<kg ## dapat mempengaruhi sel Q-insulin pankreas. )8 !ambiloto !eluruh tanaman sambiloto dapat digunakan sebagai bahan ramuan untuk mengatasi diabetes mellitus 6-tami, (//)8. !ambiloto 6#ndrographis paniculata 6#urm.f.8 5ees8 mengandung senyawa aktif andrografolida yang menurut unawwara 6(//*8 mempunyai aksi seperti insulin. Penggunaan tumbuhan obat tidak sesederhana yang dipikirkan orang selama ini. !emuanya harus dipelajari dan memerlukan pengalaman tersendiri. !alah mengenali tumbuhan obat yang dimaksud juga tidak akan menyembuhkan penyakit. 7palagi, salah menggabungkan beberapa tumbuhan obat yang khasiatnya berlawanan. ,bat herbal seperti obat-obat lainnya, tidak bisa dikonsumsi sembarangan. 4etap ada dosis yang harus dipatuhi, seperti halnya resep dokter. #uah mahkota dewa, misalnya, hanya boleh dikonsumsi dengan perbandingan ' buah dalam ) gelas air. #uah mahkota dewa segar yang dikonsumsi secara langsung, bisa menyebabkan bengkak di mulut, sariawan, mabuk, kejang sampai pingsan. Penggunaan tanaman obat harus berdasarkan asas manfaat dan keamanan. ?ika bermanfaat untuk penyembuhan penyakit, tetapi tidak aman karena beracun, harus dipikirkan kemungkinan timbulnya keracunan akut maupun keracunan kronis yang mungkin terjadi. III.2 T njauan tentang Her0al untuk H *erk)lester)lem a Penanganan atau pencegahan terjadinya obesitas sangat diperlukan agar penyakitpenyakit yang dapat ditimbulkan oleh obesitas tersebut dapat dihindari. Penggunaan obat pelangsing umumnya banyak dipilih untuk menangani dan mencegah terjadinya obesitas. #ahan obat yang diperkenankan sebagai pelangsing adalah obat-obat yang berfungsi mengurangi nafsu makan, merangsang pembakaran lemak, dan menghambat penyerapan lemak dalam batas tertentu 6#irari M #hutani (//A8. #ahan alam yang banyak digunakan untuk jamu pelangsing tubuh, antara lain daun jati belanda, bangle, kemuning, lempuyang, kunyit, temu ireng, dan kencur. Penggunaan obat pelangsing tersebut biasanya dikonsumsi secara oral dalam bentuk pil atau kapsul serta dapat juga dijadikan sebagai minuman jamu tradisional. ?enis obat pelangsing lain yang saat ini sedang dikembangkan cara
18

pembuatannya adalah obat pelangsing aromaterapi dari tumbuhan herbal yang diklasifikasikan sebagai tumbuhan aromatik. Kandungan senyawa kimia dalam tumbuhan yang berpotensi sebagai pelangsing aromaterapi adalah minyak atsiri. inyak atsiri merupakan Dat yang memberikan aroma pada tumbuhan yang memiliki komponen atsiri dengan karakteristik tertentu. Komponen aroma dari minyak atsiri cepat berinteraksi saat dihirup. 5agai 6(//28 melaporkan pengaruh minyak esensial terhadap saraf otonom menggunakan tikus di bawah anesthesis uretan. 7roma dari minyak esensial jeruk dapat menstimulasi saraf simpatis, mengendalikan jaringan adiposa putih dan coklat, kelenjar adrenal dan ginjal, dan menghambat saraf parasimpatis, serta mengendalikan perut. ekanisme tersebut menstimulasi saraf simpatik pada bro/n adipose tissue 6#748 dan diduga menurunkan nafsu makan dan mengurangi bobot badan. ?aringan adipose coklat 6#748 mengatur panas tubuh melalui mekanisme termogenesis 6#rees et al% (//28. Keharuman ditunjukkan untuk mengubah indeks fisiologis, seperti suhu tubuh, tekanan darah, dan glukosa darah melalui kontrol aktivitas saraf otonom. Penelitian tentang potensi aromaterapi sebagai pelangsing pernah dilakukan sebelumnya oleh 7nggraeni 6(/'/8 yang menyatakan bahwa senyawa Qelemenon yang terkandung dalam minyak atsiri temulawak dapat menurunkan bobot deposit lemak tikus putih Sprague!0a/ley. #angle 61ingiber purpureum8 merupakan salah satu tumbuhan aromatik asli 3ndonesia 6Gambar '8. #angle memiliki beberapa khasiat di antaranya sebagai obat lemah jantung, sakit kepala, rematik, pencahar, penurun panas, peluruh kentut, peluruh dahak, penyembuh sakit perut, cacingan, sakit kuning, ramuan jamu wanita setelah melahirkan, mengatasi kegemukan 6@ijayakusuma et al. '00A8, serta sebagai antioksidan dan antiradang. !ampai saat ini banyak obat yang digunakan untuk penanganan hiperlipidemia, baik obat sintetik maupun obat tradisional. !alah satu obat tradisional yang telah banyak digunakan oleh masyarakat 3ndonesia adalah tanaman jati belanda. ?ati belanda diklasifikasikan ke dalam divisi !permatophyta, subdivisi 7ngiospermae, kelas +icotyledoneae9 bangsa alvales9 suku !terculiaceae9 marga GuaDuma, jenis )ua2uma ulmifolia Hamk. 4anaman ini memiliki nama umum jati belanda, dengan nama daerah jati londo 6?awa8, jatus landi 6!umatera8, dan sinonim )ua2uma tomentusa Kunth. Kandungan kimia daun dan kulit batang jati belanda adalah alkaloid, dan flavonoid, dengan kandungan utama pada daunnya adalah tanin. Penggunaan tanaman jati belanda secara tradisional adalah bagian daun sebagai pelangsing tubuh, biji sebagai obat mencret, sembelit,
19

karminatif, kulit batang sebagai diaforetik, bengkak kaki, dan bagian buah<daun untuk obat diare, batuk, nyeri perut, tonik, astringen. 4emugiring 6'urcuma heyneana merupakan tanaman obat yang sering digunakan sebagai sebagai obat tradisional untuk mengatasi hiperlipidemi. 4emugiring merupakan suatu tanaman yang bermarga Iurcuma yang banyak terdapat di daerah tropis termasuk di 3ndonesia umumnya hidup di daerah yang lembab dan mudah dibudidayakan. >impang temu giring mengandung minyak atsiri /,2-);, amilum, damar, lemak, tanin dan Dat pahit, Dat warna kuning, saponin, dan flavonoid. Kurkumin atau bis!"3!hydro4y!3!metho4y! cinnamoyl ! methane& I'(9(/,. adalah kristal berwarna kuning gelap tidak larut dalam air atau eter, larut dalam alkohol. Kurkumin memiliki sifat sebagai antioksidan. =kstrak etanol rimpang temugiring =kstrak etanol rimpang temugiring 6 'urcuma heyneanae %al.8 dapat mencegah terjadinya peningkatan kadar kolesterol total darah tikus putih jantan galur @istar yang diberi emulsi lemak sapi 6Girmansyah, (/'/8 #iosintesis kolesterol berkaitan juga dengan biosintesis trigliserida 6@idyaningsih, (/''8. "ang biasa dimanfaatkan untuk pengobatan kolesterol tinggi adalah daun jati belanda 6)ua2uma ulmifolia8, kemuning 6*urraya paniculata8, dan tempuyung 6Sonchus arvensis8. +aun jati belanda dipercaya bisa meluruhkan lemak dan menurunkan kadar kolesterol dalam darah. 4anaman yang berasal dari negara 7merika beriklim tropis ini tumbuh secara liar di wilayah tropis lainnya seperti di Pulau ?awa. ?ati belanda mengandung senyawa tannin, damar, triterpen, alkaloid, karotenoid, flavonoid, dan asam fenol. !elain bisa menurunkan kadar kolesterol, tanaman ini juga berkhasiat untuk melangsingkan tubuh, astrigen, sebagai obat diare dan obat batuk. !edangkan kemuning mengandung atsiri, damar, tannin, glikosida, dan meransin. 4anaman yang biasa tumbuh liar di semak belukar, tepi hutan, atau ditanam sebagai tanaman hias dan tanaman pagar ini bisa dipakai untuk mengobati radang buah Dakar napas 6bronkhitis8, infeksi saluran kencing, kencing nanah, keputihan, sakit gigi, dan haid tidak teratur. ?uga untuk mengurangi lemak tubuh berlebihan, pelangsing tubuh, nyeri pada tukak 6ulkus8, memar akibat benturan, rematik, keseleo, digigit serangga dan ular berbisa, ekDema, dan luka terbuka pada kulit. 4anaman tempuyung memiliki rasa pahit dan bersifat mendinginkan. Pada prinsipnya semua bagian tanaman ini bisa dimanfaatkan. 4api, yang paling sering adalah bagian daunnya. Penurun kadar kolesterol tinggi dengan kandungan kimia saponin,
20

flavonoida, politenol, alfa-lactucerol, beta-lactucerol, manitol, inositol, kalium, silika, dan taraksasterol adalah manfaat yang bisa didapatkan dari daun tempuyung. #ila diramu, jati belanda, kemuning, dan tempuyung bisa menjadi obat herbal untuk menurunkan kadar kolesterol dalam darah. !enyawa tanin dan musilago yang terkandung dalam daun ?ati belanda dapat mengendapkan mukosa protein yang ada di dalam permukaan usus halus sehingga dapat mengurangi penyerapan makanan. +engan demikian proses obesitas 6kegemukan8 dapat dihambat. 9asil penelitian tentang daun jati belanda memperkuat penggunaannya secara ilmiah sebagai tanaman obat. =kstrak daun jati belanda yang diberikan secara oral dengan konsentrasi ': persen dan )/ persen dapat menurunkan kadar kolesterol total serum kelinci. !edangkan hasil penelitian pada daun kemuning menunjukkan, pemberian infus daun ini sebesar '/ persen, (/ persen, )/ persen, dan */ persen sebanyak /,: ml pada mencit dapat menurunkan berat badannya secara bermakna. 3ni menunjukkan telah terjadi peningkatan pembakaran lemak tubuh. Kolesterol merupakan salah satu komponen dari lemak. #eberapa teori yang lain menyebutkan bahwa khasiat daun jati belanda dan kemuning adalah karena kandungan damarnya. ekanismenya sebagai berikut, kolesterol yang terbentuk menjadi asam empedu berikatan dengan damar dan segera dieksresi melalui feses. Iepatnya asam empedu dieksresikan oleh tubuh akan disertai oleh cepatnya pembentukan asam empedu sehingga kolesterol dalam tubuh segera diubah menjadi asam empedu. +engan demikian, proses ini akan mengurangi kadar kolesterol. !ementara itu, bahan simplisia yang digunakan berkhasiat meningkatkan metabolisme tubuh sehingga pembakaran timbunan lemak dalam tubuh akan meningkat. +engan demikian akan mengurangi kadar lemak tubuh. 3ni berarti akan mengurangi terbentuknya kolesterol karena lemak merupakan faktor risiko tinggi terhadap kolesterol. Karena merupakan bahan-bahan alami, jika digunakan secara teratur dan terukur, herbal-herbal ini bisa membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah. III.4 T njauan tentang Her0al untuk H *erur sem a Penggunaan obat-obatan sintetik seringkali menimbulkan efek samping yang tidak diinginkan. ,leh karena itu, sebagian masyarakat mulai beralih untuk menggunakan tanaman obat yang dianggap minim akan efek samping. !alah satu tanaman obat yang banyak digunakan untuk mengobati asam urat adalah tanaman akar kucing 6#calypha indica H.8.Penelitian yang berhubungan dengan tanaman ini sudah cukup banyak dan telah
21

dibuktikan keefektifannya untuk mengatasi asam urat, namun hasilnya tidak sebanding dengan allopurinol. !elain akar kucing, tanaman yang dapat digunakan untuk menurunkan asam urat adalah rosella. 6,ibiscus sabdariffa H.8. #erdasarkan penelitian oleh Kidpron, dengan mengkonsumsi rosella,ditemukan penurunan kreatinin, asam urat, sitrat, tartrat, kalsium, natrium, dan fosfat dalam urin pada ). pria yang mengkonsumsi jus rosella sebanyak '.(* g<dH<hari. !enyawa yang diduga berkhasiat untuk menurunkan asam urat adalah senyawa flavonoid dikarenakan pada kaliks atau kelopak rosella, ternyata ditemukan banyak senyawa flavonoid, contohnya antosianin, hibisin, hibisetin, gosipetin, sabdaretin, dan delfinidin 67stuti, (/''8. 4anaman kepel atau Stelechocarpus burahol 6#l.8 9ook.f. M 4h. !ecara empirik telah digunakan sebagai obat bahan alam oleh masyarakat. !ecara ilmiah, penelitian pendahuluan aneka kegunaan daun tanaman kepel 6S% 5urahol8 biasa digunakan oleh masyarakat dalam pengobatan asam urat. 9asil penelitian menunjukkan pemberian infus daun kepel bisa menurunkan kadar asam urat darah pada tikus 6!usilowati, (///8 dan pada ayam 69ening, (//(8. Graksi larut dan tidak larut petroleum eter daun kepel dapat menyebabkan penurunan kadar asam urat 6Purwatiningsih dan 9akim8. 3ndonesia telah mengenal beberapa tanaman obat yang diakui bisa digunakan untuk mengobati asam urat, antara lain sambiloto, sidaguri, salam, kumis kucing, meniran, dan anting-anting. -mumnya sifat-sifat farmakologis tanaman ini adalah diuretik 6peluruh kencing8 dan antiradang, karena dalam pengobatan modern pun, sifat-sifat obat sintetik yang dimanfaatkan untuk mengobati asam urat adalah antiradang 6untuk mengurangi embengkakan akibat penumpukan kristal asam urat8 dan juga diuretik 6untuk membantu pembuangan kelebihan asam urat dalam darah agar tidak terus menumpuk di dalam tubuh8. 5amun yang wajib 7nda ingat, jika 7nda sedang menjalani pengobatan modern, 7nda tidak dianjurkan untuk menggunakan obat tradisional dalam waktu yang bersamaan, karena bisa jadi dosisnya menjadi berlipat ganda sehingga justru malah membahayakan. #erikut ini tanaman yang digunakan untuk asam urat & '. !ambiloto 6 #ndrographis panniculata 8 7slinya merupakan tanaman dari 3ndia . +i beberapa daerah sambiloto dikenal juga dengan nama papaitan, ki peurat, bidara, kayu mas, lang, ki pait, sampiroto, atau ki oray. !ambiloto mengandung beberapa senyawa flavanoid, alkane, keton, aldehid dan juga beberapa mineral seperti kalsium, kalium dan natrium. >asanya pahit, namun tanaman ini
22

dikenal sebagai antiradang, penghilang nyeri atau analgetik, dan juga penawar racun. #agian tanaman yang digunakan adalah seluruh tanaman. (. !idaguri 6 Sida rhombifolia 8 +ikenal dengan nama daerah guri, siliguri, kahindu, sadagori, otok-otok atau bitumu. Kandungan kimia yang sudah diketahui adalah alkaloid, kalsium oksalat, tannin, saponin, fenol, asam amino, minyak atsiri, Dat phlegmatic untuk ekspektoran, dan lubrikan. 7karnya mengandung alkaloid, steroid dan aphredine. !idaguri memiliki rasa manis, sedikit panas dan sejuk. +alam pengobatan, sidaguri digunakan sebagai antiradang, peluruh kencing dan penghilang rasa sakit. #agian tanaman yang digunakan adalah akarnya. ). +aun salam 6 =ugenia polyanta 8 dikenal masyarakat 3ndonesia sebagai bumbu masak karena memiliki keharuman yang khas yang bisa menambah keleDatan masakan nusantara. +aun salam rasanya kelat dan bersifat astringent. !enyawa-senyawa seperti minyak atsiri,tannin dan flavonoid banyak terdapat dalam daunnya. -ntuk pengobatan memang daunnya lah yang paling banyak digunakan, tetapi akar, kulit dan buahnya pun berkhasiat sebagai obat. *. Kumis kucing 6 +rthosiphon aristatus 8 ?uga telah lama dikenal sebagai diuretik yang berkhasiat sebagai penghancur batu saluran kencing. >asanya manis sedikit pahit, dulunya banyak tumbuh di selokan dan anak sungai, namun sekarang tak sedikit orang yang gemar menanamnya di pekarangan rumah. Garam kalium dalam tanaman ini memang berkhasiat melarutkan batu ginjal, karenanya banyak digunakan sebagai obat penghancur batu. Kandungan sinsetin-nya bersifat sebagai antibakteri, dan tanaman ini juga mengandung senyawa orthosiphonin kumis kucing glikosida. !ifat diuretik tanaman ini berguna untuk membantu tubuh membuang kelebihan asam urat lewat urin. :. eniran 6 Phyllanthus niruri 8 eniran juga dikenal dapat membersihkan hati, sebagai antiradang, pereda demam, peluruh kencing, peluruh dahak, peluruh haid, menjernihkan penglihatan, serta menambah nafsu makan. !eperti halnya kumis kucing, sifat diuretiknyalah yang digunakan untuk mengobati asam urat. >asanya pahit, sejuk dan bersifat astringen. 9erba ini berkhasiat sebagai antiradang, antibiotik, peluruh kencing, pencahar dan penghenti perdarahan. -mumnya orang menggunakan bagianakarnya untuk menangani penyakit asam urat.
23

!aat ini terkenal sebagai tanaman obat yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh.

BAB I: HA+IL DAN PEMBAHA+AN Ta0el 1 D str 0us Res*)n(en Menurut &en s Pen.ak t ( !)ta Makassar &en s Pen.ak t 9ipertensi +iabetes ellitus 9iperkolesterol 9iperurisemia 4otal Sumber 6 0ata Primer&7017 N). ' ( ) * &umlah '*( :A 2A ''* *// Persentas 7;< ):.: '*.(: ('.A: (2.: '//

+ari tabel diatas menunjukkan bahwa distribusi responden berdasarkan jenis penyakit yaitu tertinggi adalah 9ipertensi sebanyak '*( responden 6):,:;8 dan terendah adalah +iabetes ellitus yaitu sebanyak :A responden 6'*,(:;8 Ta0el 2 D str 0us Res*)n(en Menurut Nama Puskesmas ( !)ta Makassar Nama Puskesmas Pattingalloang 4amamaung 4amalanrea ?umpandangbaru #ara-#araya 4otal Sumber 6 0ata Primer&7017 N). ' ( ) * : &umlah 2. 2* 2/ A. A* *// Persentas 7;< ('.: (' (/ '0 '2.: '//
24

+ari tabel diatas menunjukkan bahwa distribusi responden berdasarkan sebaran di puskesmas yaitu tertinggi di puskesmas pattingalloang sebanyak 2. responden 6(',:;8 dan terendah di puskesmas bara-barayya yaitu sebanyak A* responden 6'2,:;8.

HIPERTEN+I Ta0el 3 D str 0us Res*)n(en H *ertens Menurut Nama Puskesmas ( !)ta Makassar N). ' ( ) * : Nama Puskesmas &umlah Persentas 7;< )) )/ (A (. (. '*( ().( ('.' '0./ '2.) '2.) '//./

Pattingalloang ?umpandang #aru #ara-baraya 4amalanrea 4amamaung 4otal Sumber 6 0ata Primer&7017

#erdasarkan tabel diatas menunjukkan bahwa berdasarkan sebaran di puskesmas penderita hipertensi tertinggi di Puskesmas Pattingalloang sebanyak )) responden 6(),(;8 dan terendah di Puskesmas 4amamaung dan Puskesmas 4amalanrea masing-masing sebanyak (. responden 6'2,);8. Ta0el " D str 0us Res*)n(en H *ertens Menurut Umur N). ' ( ) * : !el)m*)k Umur JK./ :/-:0 */-*0 )/-)0 (/-(0 &umlah :* *. )/ 2 * '*( Persentas 7;< )2./ )(.* ('.' :.. (.2 '//./

4otal Sumber 6 0ata Primer& 7017

#erdasarkan tabel diatas menunjukkan bahwa penderita hipertensi tertinggi pada umur lebih dari ./ tahun dengan jumlah penderita sebanyak :* responden 6)2;8, umur :/:0 tahun sebanyak *. responden 6)(,*;8, dan umur */-*0 tahun sebanyak )/ responden 6:,.;8.
25

Ta0el , D str 0us Res*)n(en H *ertens Menurut &en s !elam n N). ' ( &en s !elam n Haki-Haki Perempuan &umlah )( ''/ '*( Persentas 7;< ((.: AA.: '//./

4otal Sumber 6 0ata Primer& 7017

#erdasarkan tabel diatas menunjukkan bahwa penderita hipertensi laki-laki sebanyak )( responden 6((,:;8 dan perempuan sebanyak ''/ responden 6AA,:;8. Ta0el D str 0us Res*)n(en H *ertens Menurut Pekerjaan N). ' ( ) * Pekerjaan &umlah Persentas 7;< :..) '..( '*.2 '(.A '//./

3>4 2/ !wasta () Pensiunan (' P5! '2 4otal '*( Sumber 6 0ata Primer& 7017

#erdasarkan tabel diatas menunjukkan bahwa distribusi responden berdasarkan pekerjaan, paling tinggi adalah 3bu >umah 4angga yaitu sebanyak 2/ responden 6:.,);8, @iraswasta sebanyak () responden 6'.,(;8, dan Pensiunan sebanyak (' responden 6(';8.

Ta0el 2
26

D str 0us Res*)n(en H *ertens Menurut Pen( ( kan N). ' ( ) * : . A Pen( ( kan tidak tamat !+ !+ ! P ! 7 +) !' !( &umlah A *( )* ): . '* * Persentas 7;< *.0 (0.. ().0 (*.. *.( 0.0 (.2 '//./

4otal '*( Sumber 6 0ata Primer& 7017

#erdasarkan tabel diatas menunjukkan bahwa ditribusi responden 9ipertensi berdasarkan pendidikan terakhir yaitu paling tinggi !+ sebanyak *( responden 6(0,.;8, ! 7 sebanyak ): responden 6(*,.;8, ! P sebanyak )* responden 6(),0;8, dan terendah !( sebanyak * responden 6(,2;8. Ta0el 4 D str 0us Res*)n(en Menurut 3ara Mengetahu Men(er ta H *ertens N). ' ( ) 4enaga Kesehatan Periksa 4ekanan +arah sendiri #erdasarkan Keluhan &umlah '') (/ 0 '*( Persentas 7;< A0.. '*.' ..) '//./

4otal Sumber 6 0ata Primer& 7017

#erdasarkan tabel diatas menunjukkan bahwa responden hipertensi mengetahui menderita hipertensi dari tenaga kesehatan sebanyak '') responden 6A0,.;8, melakukan pemeriksaan tekanan darah sendiri sebanyak (/ responden 6'*,';8 dan berdasarkan keluhan sebanyak 0 responden 6.,);8.

Ta0el 5 D str 0us Res*)n(en Menurut Penggunaan Her0al N). ' "a &umlah '/A Persentas 7;< A:..
27

4idak

):

(*.. '//./

4otal '*( Sumber 6 0ata Primer& 7017

#erdasarkan tabel diatas menunjukkan bahwa sebanyak '/A responden 6A:,.;8 menggunakan herbal untuk menangani hipertensi yang diderita dan sebanyak ): responden 6(*,.;8 tidak pernah menggunakan herbal. Ta0el 1= D str 0us Res*)n(en Menurut &en s Her0al .ang ( ketahu untuk Penanganan H *ertens N). &en s Her0al &umlah (: '2 '2 '* '/ 2 A A . : : * ) ( ( ( ( ( ' ' ' ' ' ' ' ' ' ' Persentas 7;< 'A.. '(.A '(.A 0.0 A :.. *.0 *.0 *.( ).: ).: (.2 (.' '.* '.* '.* '.* '.* /.A /.A /.A /.A /.A /.A /.A /.A /.A /.A ' +aun sirsak ( Kumis Kucing ) +aun belimbing * !eledri : #awang putih . +aun jarak A Habu siam 2 !ambiloto 0 !ambung 5yawa '/ entimun '' engkudu '( +aun pepaya ') +aun salam '* +aun jeruk ': >osella '. kunyit 'A ?intan hitam '2 +aun bila '0 Pegagan (/ 4eratai (' +aun 4apak +ara (( #iojanna () +aun kelapa (* +aun urbei (: +aun gedi (. ahkota dewa (A +aun angga (2 +aun pandan Sumber 6 0ata Primer& 7017

28

#erdasarkan tabel diatas menunjukkan bahwa jenis herbal yang diketahui untuk penanganan 9ipertensi paling banyak adalah +aun !irsak sebanyak (: responden 6'A,.;8, Kumis kucing dan +aun #elimbing masing-masing sebanyak '2 responden 6'(,A;8, !eledri sebanyak '* responden 60,0;8, dan #awang putih sebanyak '/ responden 6A;8. Ta0el 11 D str 0us Res*)n(en Menurut 3ara Mem*er)leh Her0al untuk H *ertens N). ' ( ) * : . enanam sendiri Pasar 4etangga 4oko obat<7potik 5akes lain Pengobat 4radisional &umlah :: )' '. ) ' ' '/A Persentas 7;< :'.* (2.0 '*.0 (.2 /.0 /.0 '//./

4otal Sumber 6 0ata Primer& 7017 diperoleh dengan 6'*,0;8. Ta0el 12

#erdasarkan tabel diatas menunjukkan bahwa tanaman herbal paling banyak enanam !endiri yaitu sebanyak :: responden 6:',*;8, diperoleh dari Pasar sebanyak )' responden 6(2,0;8, dan diperoleh dari tetangga sebanyak '. responden

D st r0us Res*)n(en Menurut Bentuk Her0al .ang ( gunakan untuk Penanganan H *ertens N). ' ( Bentuk Her0al !egar serbuk dalam kapsul &umlah '/* ) '/A Persentas 7;< 0A.'0 (.2 '//./

4otal Sumber 6 0ata Primer& 7017

#erdasarkan tabel diatas menunjukkan bahwa responden 9ipertensi paling banyak menggunakan herbal dalam bentuk segar yaitu sebanyak '/* responden 60A,'0;8 dan bentuk serbuk dalam kapsul sebanyak ) responden 6(,2;8.

29

Ta0el 13 D str 0us Res*)n(en Menurut Bag an Tanaman Her0al .ang ( gunakan Sumber 6 0ata Primer& 7017
&en s Her0al Akar ' !eledri Kumis Kucing Pegagan +aun sirsak entimun 6/,A;8 Batang . 6*,(;8 '2 6'(,A;8 ' 6/,A;8 (:6 'A,.;8 : 6),:;8 A 6*,0;8 Daun Bunga Bj Buah Um0 +e( aan + a* Paka Batang > Daun

engkudu !ambung 5yawa #awang putih +aun papaya #iojanna +aun jeruk +aun salam !ambiloto ?intan hitam +aun bila 4eratai +aun belimbing +aun 4apak +ara Habu siam +aun jarak +aun kelapa >osella +aun urbei +aun gedi Kunyit ahkota dewa +aun angga +aun pandan . 6*,(;8

: 6),:;8

'/ 6A,/;8 * 6(,2;8 ' 6/,A;8 ( 6',*;8 ) 6(,';8 A 6*,0;8 ( 6',*;8 ( 6',*;8 ' 6/,A;8 '2 6'(,A;8 ' 6/,A;8 ' . 6*,(;8 2 6:,.;8 ' 6/,A;8 ( 6',*;8 ' 6/,A;8 ' 6/,A;8 ( 6',*;8 ' 6/,A;8 ' 6/,A;8 ' 6/,A;8 6/,A;8

30

#erdasarkan tabel diatas menunjukkan bahwa sebagian besar bagian tanaman herbal yang digunakan adalah daun, seperti pada +aun sirsak sebanyak (: reponden 6'A,. ;8, kumis kucing dan daun belimbing masing-masing sebanyak '2 responden 6'(,A;8.

Ta0el 1" D str 0us Res*)n(en Menurut 3ara Meramu Her0al &en s Her0al !eledri Kumis Kucing Pegagan +aun sirsak entimun engkudu !ambung 5yawa #awang putih +aun pepaya #iojanna +aun jeruk +aun salam !ambiloto ?intan hitam +aun bila 4eratai +aun belimbing +aun 4apak +ara Habu siam +aun jarak +aun kelapa >osella +aun urbei +aun gedi kunyit ahkota dewa D re0us '/ 6A,/;8 '2 6'(,.;8 ' 6/,A;8 (* 6'.,0;8 D se(uh ' 6/,A;8 D *eras ' 6/,A;8 D lala* ( 6',*;8 D jus t (ak ( ramu

' 6/,A;8 ( 6',*;8 ) 6(,';8 * ' 6/,A;8 6(,2;8

. 6*,(;8 * 6(,2;8 * 6(,2;8 ( 6',A;8 ) 6(,';8 A 6*,08

' 6/,A;8

: 6),:;8 ' 6/,A;8

( 6',*;8 ( 6',*;8 ' 6/,A;8 'A 6'(;8 ' 6/,A;8

' 6/,A;8 ( * 6(,2;8 ' 6/,A;8 6',*;8

2 6:,.;8 ' 6/,A;8 ( 6',*;8 ' 6/.A;8 ' 6/,A;8 ( 6',*;8 ' 6/,A;8
31

+aun angga ' 6/,A;8 +aun pandan ' 6/,A;8 Sumber 6 0ata Primer& 7017 #erdasarkan tabel diatas menunjukkan bahwa paling banyak herbal yang digunakan diramu dengan cara direbus yaitu +aun !irsak sebanyak (* responden 6'.,0;8, Kumis kucing sebanyak '2 responden 6'(,.;8, +aun belimbing sebanyak 'A responden 6'(;8, dan !eledri sebanyak '/ responden 6A;8. Ta0el 1, D str 0us Res*)n(en Menurut 3ara Menggunakan Her0al N). ' ( Penggunaan +iminum +ilalap &umlah 02 0 '/A Persentas 7;< 0'.: 2.*' '//./

4otal Sumber 6 0ata Primer& 7017

#erdasarkan tabel diatas menunjukkan bahwa 9erbal paling banyak digunakan dengan cara diminum yaitu sebanyak 02 responden 60',:;8 dan dilalap sebanyak 0 responden 62,*';8. Ta0el 1D str 0us Res*)n(en Menurut E#ek +am* ng .ang D rasakan +etelah mengk)nsums Her0al N). ' ( "a 4idak ada &umlah . '/' Persentas 7;< :.. 0*.)0 '//./

4otal '/A Sumber 6 0ata Primer& 7017

#erdasarkan tabel diatas menunjukkan bahwa sebanyak '/' responden 6:,.;8 tidak merasakan adanya efek samping setelah menggunakan herbal. +an hanya sebanyak . responden 6:,.;8 merasakan ada efek samping setelah menggunakan herbal. Ta0el 12 D str 0us Res*)n(en Menurut E#ek +am* ng ?ang Terja( +etelah Mengk)nsums Her0al
32

N). ' ( ) * : . A ual Keringat dingin 5gilu tulang<persendian !ering bersendawa aag Gatal-gatal 4idak ada efek samping

&umlah ' ' ' ' ' ' '/' '/A

Persentas 7;< /,0) /,0) /,0) /,0) /,0) /,0) 0*,)0 '//./

4otal Sumber 6 0ata Primer& 7017

#erdasarkan tabel diatas menunjukkan bahwa efek samping yang dirasakan oleh . responden setelah mengkonsumsi herbal yaitu mual sebanyak ' responden 6/,0);8, keringat dingin sebanyak ' responden 6/,0);8, ngilu tulang sebanyak ' responden 6/,0);8, sering bersendawa sebanyak ' responden 6/,0);8, maag sebanyak ' responden 6/,0);8, dan gatal-gatal sebanyak ' responden 6/,0);8. Ta0el 14 D str 0us Res*)n(en Menurut 3ara Mengatas E#ek +am* ng .ang Terja( +etelah Mengk)nsums Her0al N). ' ( ) * pemakaian dihentikan sementara minum air putih &umlah ) ( ' '/' . Persentas 7;< (,2 ',2A /,0) 0*,)0 '//./

minum air kelapa 4idak ada efek samping 4otal Sumber 6 0ata Primer& 7017

#erdasarkan tabel diatas menunjukkan bahwa dari . responden yang merasakan adanya efek samping, sebanyak ) responden 6(,2;8 mengatasi efek samping dengan cara menghentikan sementara pemakaian herbal, ( responden 6',2A;8 minum air putih, dan ' responden 6/,0);8 minum air kelapa. DIABETE+ MELLITU+
33

Ta0el 15 D str 0us Res*)n(en D a0etes Mell tus Menurut Nama Puskesmas ( !)ta Makassar N). ' ( ) * : Nama Puskesmas ?umpandang #aru 4amalanrea #ara-baraya Pattingalloang 4amamaung &umlah '* ') '( '' A :A Persentas 7;< (*.. ((.2 ('.' '0.) '(.) '//./

4otal Sumber 6 0ata Primer& 7017 penderita +iabetes 6'(,);8. Ta0el 2=

#erdasarkan tabel diatas menunjukkan bahwa berdasarkan sebaran di puskesmas ellius tertinggi di Puskesmas ?umpandangbaru sebanyak '* responden 6(*,.;8 dan terendah di Puskesmas 4amamaung sebanyak A responden

D str 0us Res*)n(en D a0etes Mell tus Menurut &en s !elam n N). ' ( &en s !elam n &umlah '' *. :A Persentas 7;< '0.) 2/.A '//./ ellitus laki-laki

Haki-Haki Perempuan 4otal Sumber6 0ata Primer& 7017

#erdasarkan tabel diatas menunjukkan bahwa penderita +iabetes

sebanyak '' responden 6'0,);8 dan perempuan sebanyak *. responden 62/,A;8.

Ta0el 21 D str 0us Res*)n(en D a0etes Mell tus Menurut Umur N). ' ( ) * !el)m*)k Umur &umlah ) ') (( '0 :A Persentas 7;< :.) ((.2 )2.. )).) '//./

)/-)0 */-*0 :/-:0 JK./ 4otal Sumber6 0ata Primer& 7017

34

#erdasarkan tabel diatas menunjukkan bahwa penderita +iabetes

ellitus tertinggi

pada umur :/-:0 tahun dengan jumlah penderita sebanyak (( responden 6)2,.;8, umur lebih dari ./ tahun sebanyak '0 responden 6)),);8, dan umur */-*0 tahun sebanyak ') responden 6((,2;8. Ta0el 22 D str 0us Res*)n(en D a0etes Mell tus Menurut Pen( ( kan N). ' ( ) * : . A Pen( ( kan tidak tamat !+ !+ ! P ! 7 +) !' !( &umlah * ': '/ (' ' : ' :A Persentas 7;< A./ (..) 'A.: )..2 '.2 2.2 '.2 '//./

4otal Sumber6 0ata Primer& 7017

#erdasarkan tabel diatas menunjukkan bahwa distribusi responden +iabetes ellitus berdasarkan pendidikan terakhir yaitu paling tinggi ! 7 sebanyak (' responden 6).,2;8, !+ sebanyak ': responden 6(.,);8, ! P sebanyak '/ responden 6'A,:;8, dan terendah +) dan !( masing-masing sebanyak ' responden 6',2;8.

Ta0el 23 D str 0us Res*)n(en D a0etes Mell tus Menurut Pekerjaan N). ' ( ) * Pekerjaan &umlah ): 0 A . :A Persentas 7;< .'.* ':.2 '(.) '/.: '//./

3>4 Pensiunan P5! !wasta 4otal Sumber6 0ata Primer& 7017

#erdasarkan tabel diatas menunjukkan bahwa distribusi responden +iabetes ellitus berdasarkan pekerjaan, paling tinggi adalah 3bu >umah 4angga yaitu sebanyak ): responden 6.',*;8, Pensiunan sebanyak 0 responden 6':,2;8, dan P5! sebanyak A responden 6'(,);8.
35

Ta0el 2" D str 0us Res*)n(en Menurut 3ara Mengetahu Men(er ta D a0etes Mell tus N). ' ( ) * Pemeriksaan laboratorium 4enaga kesehatan Pemeriksaan sendiri Keluhan &umlah Persentas *' '* ' ' :A A'.0 (*.. '.2 '.2 '//./

4otal Sumber 6 0ata Primer& 7017 +iabetes

#erdasarkan tabel diatas menunjukkan bahwa responden mengetahui menderita ellitus dari hasil pemeriksaan laboratorium sebanyak *' responden 6A',0;8, pemeriksaan tenaga kesehatan sebanyak '* responden 6(*,.;8 dan berdasarkan keluhan serta pemeriksaan sendiri masing-masing sebanyak ' responden 6',2;8.

Ta0el 2, D str 0us Res*)n(en D a0etes Mell tus Menurut Penggunaan Her0al N). "a 4idak 4otal Sumber 6 0ata Primer& 7017 menggunakan herbal untuk menangani +iabetes ' ( &umlah *. '' :A Persentas 7;< 2/.A '0.) '//./

#erdasarkan tabel diatas menunjukkan bahwa sebanyak *. responden 62/,A;8 ellitus yang diderita dan sebanyak '' responden 6'0,);8 tidak pernah menggunakan herbal. Ta0el 2D str 0us Res*)n(en Menurut 3ara Mem*er)leh Her0al N). &umlah Persentas 7;<
36

enanam sendiri 4etangga dari keluarga Pasar Pengobat 4radisional 5akes lain 4otal Sumber 6 0ata Primer& 7017 diperoleh dengan

' ( ) * : .

(' '/ A : ( ' *.

*:..: ('.A* ':.(2 '/.2A *.) (.' '//./

#erdasarkan tabel diatas menunjukkan bahwa tanaman herbal paling banyak enanam !endiri yaitu sebanyak (' responden 6*:,.:;8, diperoleh dari 4etangga sebanyak '/ responden 6(',A*;8, dan diperoleh dari Keluarga sebanyak A responden 6':,(2;8.

Ta0el 22 D str 0us Res*)n(en Menurut &en s Her0al .ang ( ketahu untuk *enanganan D a0etes Mell tus N). ' ( ) * : . A 2 0 '/ '' '( ') '* ': '. 'A '2 '0 (/ &en s Her0al !ambiloto #rotowali +aun bila Kayu anis >osella +aun Gedi eniran #uah ahoni #uah Pinang +aun Paliasa engkudu Iiplukan 4apak +arah Kapsul Iina 7kar +urian Kulit Hangsat !ambung 5yawa +aun !alam Kunyit +aun @aru &umlah (: ') : ( ( ' ' ' ' ' ' ' ' ' ' ' ' ' ' ' Persentas 7;< *).0; ((.2; 2.2; ).:; ).:; '.2; '.2; '.2; '.2; '.2; '.2; '.2; '.2; '.2; '.2; '.2; '.2; '.2; '.2; '.2;
37

(' +aun iana (( 4idak 4ahu ?enis 9erbal Sumber 6 0ata Primer& 7017

' ''

'.2; '0.);

#erdasarkan tabel diatas menunjukkan bahwa jenis herbal yang diketahui untuk penanganan 9ipertensi paling banyak adalah !ambiloto sebanyak (: responden 6*),0;8, #rotowali sebanyak ') responden 6((,2;8, +aun bila sebanyak : responden 62,2;8, dan >osella serta Kayu anis sebanyak ( responden 6),:;8. Ta0el 24 D str 0us Res*)n(en Menurut Bentuk Her0al .ang ( gunakan untuk Penanganan D a0etes Mell tus N). ' ( ) Bentuk Her0al !egar +ikeringkan !erbuk dalam kapsul &umlah *( ) ' *. Presentas 7;< 0'.)/ ..:( (.'A '//./ ellitus paling

4otal Sumber 6 0ata Primer& 7017

#erdasarkan tabel diatas menunjukkan bahwa responden +iabetes dan dalam bentuk dikeringkan sebanyak ) responden 6.,:(;8. Ta0el 25

banyak menggunakan herbal dalam bentuk segar yaitu sebanyak *( responden 60',)/;8

D str 0us Res*)n(en Menurut Bag an Tanaman Her0al .ang ( gunakan


&en s Her0al !ambiloto #rotowali Kayu anis +aun Gedi eniran #uah ahoni #uah Pinang +aun Paliasa ' 6',2;8 38 Akar Batang ') 6((,2;8 ( 6),:;8 ' 6',2;8 ' 6',2;8 ' 6',2;8 ' 6',2;8 Daun (: 6*),0;8 Bunga Bj Buah Um0 +eluruh !ul t + a* Paka

engkudu Iiplukan >osella 4apak +arah Kapsul Iina +aun bila 7kar +urian Kulit Hangsat !ambung 5yawa +aun !alam Kunyit +aun @aru +aun iana ' 6',2;8 ' 6',2;8 : 62,2;8 ' 6',2;8

' 6',2;8 ' 6',2;8 ' 6',2;8 ' 6',2;8 ' 6',2;8 ' 6',2;8

' 6',2;8

' 6',2;8 ' 6',2;8 ' 6',2;8

Sumber 6 0ata Primer& 7017 #erdasarkan tabel diatas menunjukkan bahwa sebagian besar bagian tanaman herbal yang digunakan adalah daun, seperti pada !ambiloto sebanyak (: reponden 6*),0 ;8, +aun #ila sebanyak : responden 62,2;8, Gedi, +aun !alam, +aun @aru, dan +aun eniran, Paliasa, !ambung 5yawa, iana masing-masing sebanyak ' responden 6',2;8, Ta0el 3= D str 0us Res*)n(en Menurut 3ara Meramu Her0al &en s Her0al !ambiloto #rotowali Kayu anis +aun Gedi eniran #uah ahoni #uah Pinang D re0us (* 6*(,';8 ') 6((,2;8 ' 6',2;8 ' 6',2;8 ' 6',2;8 ' 6',2;8
39

dan #rotowali yang digunakan adalah bagian batang sebanyak ') responden 6((,2;8.

D se(uh ' 6',2;8

D *eras

D lala*

D jus

T(k ( ramu

' 6',2;8

' 6',2;8

+aun Paliasa engkudu Iiplukan >osella 4apak +arah Kapsul Iina +aun bila 7kar +urian Kulit Hangsat !ambung

' 6',2;8 ' 6',2;8 ' 6',2;8 ( 6),:;8 ' 6',2;8 ' 6',2;8 : 62,2;8 ' 6',2;8 ' 6',2;8

5yawa ' 6',2;8 +aun !alam ' 6',2;8 Kunyit ' 6',2;8 +aun @aru ' 6',2;8 +aun iana ' 6',2;8 Sumber 6 0ata Primer& 7017 #erdasarkan tabel diatas menunjukkan bahwa paling banyak herbal yang digunakan diramu dengan cara direbus yaitu !ambiloto sebanyak (* responden 6*(,';8, #rotowali sebanyak ') responden 6((,2;8, +aun bila sebanyak : responden 62,2;8, dan >osella sebanyak ( responden 6),:;8. Ta0el 31 D str 0us Res*)n(en Menurut 3ara Menggunakan Her0al N). ' +iminum &umlah *. Persentas 7;< '//./ '//./

4otal *. Sumber 6 0ata Primer& 7017 menggunakan herbal untuk penanganan +iabetes

#erdasarkan tabel diatas menunjukkan bahwa dari *. responden yang ellitus, seluruh responden tersebut menggunakan herbal dengan cara diminum yaitu sebanyak *. responden 6'//;8. Ta0el 32 D str 0us Res*)n(en Menurut E#ek +am* ng .ang ( rasakan +etelah Mengk)nsums Her0al N). ' "a &umlah * Persentas 7;< 2.A/
40

tidak ada efek samping

*( *.

0'.)/ '//./

4otal Sumber 6 0ata Primer& 7017

#erdasarkan tabel diatas menunjukkan bahwa sebanyak *( responden 60',)/;8 tidak merasakan adanya efek samping setelah menggunakan herbal. +an hanya sebanyak * responden 62,.0.;8 yang merasakan ada efek samping setelah menggunakan herbal. Ta0el 33 D str 0us Res*)n(en Menurut E#ek +am* ng .ang Terja( +etelah Mengk)nsums Her0al N). ' ( ) * ual ?antung berdebar 5yeri lambung 4idak ada efek samping &umlah ' ' ( *( *. Persentas 7;< (.'A (.'A *.): 0'.) '//./

4otal Sumber 6 0ata Primer& 7017

#erdasarkan tabel diatas menunjukkan bahwa efek samping yang dirasakan oleh * responden setelah mengkonsumsi herbal yaitu 5yeri lambung sebanyak ( responden 6*,):;8, ual dan ?antung berdebar masing-masing sebanyak ' responden 6(,'A;8 Ta0el 3" D str 0us Res*)n(en Menurut 3ara Mengatas E#ek +am* ng +etelah Mengk)nsums Her0al N). ' ( ) Pemakaian dihentikan sementara Ke pelayanan kesehatan 4idak ada efek samping &umlah ) ' *( *. Persentas 7;< ..:( (.'A 0'.) '//./

4otal Sumber 6 0ata Primer& 7017

#erdasarkan tabel diatas menunjukkan bahwa dari * responden yang merasakan adanya efek samping, sebanyak ) responden 6.,:(;8 mengatasi efek samping dengan cara
41

menghentikan sementara pemakaian herbal, dan ' responden 6(,'A;8 ke pelayanan kesehatan. HIPER!$LE+TER$LEMIA Ta0el 3, D str 0us Res*)n(en H *erk)lester)lem a Menurut Nama Puskesmas ( !)ta Makassar N). ' ( ) * : Nama Puskesmas 4amamaung 4amalanrea Pattingalloang ?umpandang #aru 2A &umlah Persentas 7;< (/ '0 '2 'A ') '//,/ (),/ (',2 (/,A '0,: '*,0

#ara-baraya 4otal Sumber 6 0ata Primer& 7017

#erdasarkan tabel diatas menunjukkan bahwa berdasarkan sebaran di puskesmas penderita 9iperkolesterolemia tertinggi di Puskesmas 4amamaung sebanyak (/ responden 6();8 dan terendah di Puskesmas #ara-baraya sebanyak ') responden 6'*,0;8.

Ta0el 3D str 0us Res*)n(en H *erk)lester)lem a Menurut Umur Umur )/-)0 */-*0 :/-:0 E./ 4otal Sumber 6 0ata Primer& 7017 N). ' ( ) * &umlah '' )) () (/ 2A Persentas 7;< '(,. )A,0 (.,* () '//

#erdasarkan tabel diatas menunjukkan bahwa penderita 9iperkolesterolemia tertinggi pada umur */-*0 tahun dengan jumlah penderita sebanyak )) responden 6)A,0;8, umur :/-:0 tahun sebanyak () responden 6(.,*;8, dan umur E./ tahun sebanyak (/ responden 6();8.
42

Ta0el 32 D str 0us Res*)n(en H *erk)lester)lem a Menurut &en s !elam n N). '. (. &en s !elam n Haki-Haki Perempuan &umlah Persentas 7;< '* '.,' A) 2A 2),0 '//,/

4otal Sumber 6 0ata Primer& 7017

#erdasarkan tabel diatas menunjukkan bahwa penderita 9iperkolesterolemia lakilaki sebanyak '* responden 6'.,';8 dan perempuan sebanyak A) responden 62),0;8.

Ta0el 34 D str 0us Res*)n(en H *erk)lester)lem a Menurut Pekerjaan N). ' ( ) * Pekerjaan 3>4 P5! !wasta Pensiunan &umlah *2 () '' : 2A bahwa Persentas 7;< ::,( (.,* '(,. :,A '//,/ distribusi responden

4otal Sumber 6 0ata Primer& 7017 #erdasarkan tabel diatas menunjukkan

9iperkolesterolemia berdasarkan pekerjaan, paling tinggi adalah 3bu >umah 4angga yaitu sebanyak *2 responden 6::,(;8, P5! sebanyak () responden 6(.,*;8, dan Pegawai !wasta sebanyak '' responden 6'(,.;8. Ta0el 35 D str 0us Res*)n(en H *erk)lester)lem a Menurut Pen( ( kan
43

N). Pen( ( kan tidak tamat !+ '. !+ (. ). *. :. .. A. ! P ! 7 +) !' !(

&umlah Persentas 7;< ) ),* (/ '2 (* * '* * 2A bahwa (),/ (/,A (A,. *,. '.,' *,. '//,/ distribusi responden

4otal Sumber 6 0ata Primer& 7017 #erdasarkan tabel diatas menunjukkan

9iperkolesterolemia berdasarkan pendidikan terakhir yaitu paling tinggi ! 7 sebanyak (* responden 6(A,.;8, !+ sebanyak (/ responden 6();8, ! P sebanyak '2 responden 6(/,A;8, dan !' sebanyak '* responden 6'.,';8.

Ta0el "= D str 0us Res*)n(en Menurut 3ara Mengetahu Men(er ta H *erk)lester)lem a N). &umlah Persentas 7;< 4enaga kesehatan '. )A *(,: Pemeriksaan Haboratorium (. *) *0,* Keluhan ). A 2,/ 4otal 2A '//,/ Sumber 6 0ata Primer& 7017 #erdasarkan tabel diatas menunjukkan bahwa responden mengetahui menderita 9iperkolesterolemia dari hasil pemeriksaan laboratorium sebanyak *) responden 6*0,*;8, pemeriksaan tenaga kesehatan sebanyak )A responden 6*(,:;8 dan berdasarkan keluhan sebanyak A responden 62;8. Ta0el "1 D str 0us Res*)n(en H *erk)lester)lem a Menurut Penggunaan Her0al N). '. (. "a 4idak menggunakan 4otal &umlah Persentas 7;< :. )' 2A .*,* ):,. '//,/
44

Sumber 6 0ata Primer& 7017 #erdasarkan tabel diatas menunjukkan bahwa sebanyak :. responden 6.*,*;8 menggunakan herbal untuk menangani 9iperkolesterolemia dan sebanyak )' responden 6):,.;8 tidak pernah menggunakan herbal.

Ta0el "2 D str 0us Res*)n(en Menurut 3ara Mem*er)leh Her0al N). enanam sendiri Pasar 5akes lain 4oko obat<7potik +okter 4etangga 4otal Sumber 6 0ata Primer& 7017 ' ( ) * : . diperoleh dengan &umlah Persentas 7;< (2 '* * * * ( :. :/ (: A.'* A.'* A.'* ).:A '//,/

#erdasarkan tabel diatas menunjukkan bahwa tanaman herbal paling banyak enanam !endiri yaitu sebanyak (2 responden 6:/;8 dan diperoleh dari Pasar sebanyak '* responden 6(:;8. Ta0el "3 D str 0us Res*)n(en Menurut &en s Her0al .ang ( ketahu untuk *enanganan H *erk)lester)lem a N). ' ( Nama Tanaman +aun !irsak +aun !alam &umlah ?g Mengetahu ') '( Persentas 7;< '*,0/; '),2/;
45

) Habu !iam * Kemuning : !ambung 5yawa . #unga >osella A !ambiloto 2 engkudu 0 ?ati #elanda '/ Keji #eling '' entimun '( Kunyit ') Kunyit Putih '* +aun iyana ': +aun #elimbing '. +aun Kaca-Kaca 'A Kalembak '2 #awang putih '0 ?intan 9itam (/ ahkota +ewa (' 4apak +ara (( +aun Paliasa () +aun angga (* Kumis Kucing (: +aun #enalu (. +aun 4apak +ara (A +aun Gedi (2 4emulawak (0 Kencur )/ @ortel )' eniran )( +aun ?arak )) +aun Kelapa )* +aun urbei Sumber 6 0ata Primer& 7017

A . : * ) ) ( ( ( ( ( ( ( ( ' ' ' ' ' ' ' ' ' ' ' ' ' ' ' ' ' '

2,//; .,0/; :,A/; *,./; ),*/; ),*/; (,)/; (,)/; (,)/; (,)/; (,)/; (,)/; (,)/; (,)/; ','/; ','/; ','/; ','/; ','/; ','/; ','/; ','/; ','/; ','/; ','/; ','/; ','/; ','/; ','/; ','/; ','/; ','/;

#erdasarkan tabel diatas menunjukkan bahwa jenis herbal yang diketahui untuk penanganan 9iperkolesterolemia paling banyak adalah +aun sirsak sebanyak ') responden 6'*,0;8, +aun salam sebanyak '( responden 6'),2;8, Habu siam sebanyak A responden 62;8, Kemuning sebanyak . responden 6.,0;8, dan !ambung nyawa sebanyak : responden 6:,A;8.

Ta0el ""
46

D str 0us Res*)n(en Menurut Bentuk Her0al .ang ( gunakan untuk Penanganan H *erk)lester)lem a !egar +ikeringkan serbuk dalam kapsul Iairan 4otal Sumber 6 0ata Primer& 7017 N). '. (. ). *. &umlah Persentas 7;< :/ 20.(0 * A.'* ' '.A0 ' '.A0 :. '//,/

#erdasarkan tabel diatas menunjukkan bahwa responden 9iperkolesterolemia paling banyak menggunakan herbal dalam bentuk segar yaitu sebanyak :/ responden 620,(0;8 dan dalam bentuk dikeringkan sebanyak * responden 6A,'*;8. Ta0el ", D str 0us Res*)n(en Menurut Bag an Tanaman Her0al .ang D gunakan
N). ' ( ) * : . A 2 0 '/ '' '( ') '* ': Nama Tanaman ?ati #elanda Kemuning Kalembak +aun !alam Keji #eling #awang putih +aun #elimbing +aun KacaKaca !ambiloto Habu !iam ?intan 9itam ahkota +ewa +aun !irsak 4apak +ara entimun ' 6','/;8 ' 6','/;8 ( 47 ') 6'*,0;8 ( 6(,);8 ( 6(,);8 ) 6),*;8 A 62;8 ' 6',';8 ' 6',';8 Akar &umlah Batang &umlah Daun &umlah ( 6(,);8 . 6.,0;8 ' 6',';8 '( 6'),2;8 ( 6(,);8 ' 6',';8 Bunga &umlah Bj &umlah Buah &umlah Um0 &umlah +eluruh &umlah

6(,);8 '. 'A '2 '0 (/ (' (( () (* (: (. (A (2 (0 )/ )' )( )) )* +aun Paliasa +aun angga engkudu !ambung 5yawa #unga >osella Kumis Kucing +aun iyana +aun #enalu +aun 4apak +ara +aun Gedi 4emulawak Kencur @ortel Kunyit Kunyit Putih eniran +aun ?arak +aun Kelapa +aun urbei ' 6',';8 ' 6',';8 ' 6',';8 ' 6',';8 ( 6(,);8 ' 6',';8 ' 6',';8 ' 6',';8 ' 6',';8 ' 6',';8 ' 6',';8 ( 6(,);8 ( 6(,);8 ' 6',';8 : 6:,A;8 * 6*,.;8 ' 6',';8 ' 6',';8 ) 6),*;8

Sumber 6 0ata Primer& 7017 #erdasarkan tabel diatas menunjukkan bahwa sebagian besar bagian tanaman herbal yang digunakan adalah daun, seperti pada +aun sirsak sebanyak ') reponden 6'*,0;8, +aun salam sebanyak '( responden 6'),2;8, Kemuning sebanyak . responden 6.,0;8, dan !ambung nyawa sebanyak : responden 6:,A;8. Ta0el "D str 0us Res*)n(en Menurut 3ara Meramu Her0al .ang ( gunakan
Nama N). ' ( Tanaman ?ati #elanda Kemuning
T(k D ramu

D re0us &umlah ( 6(,);8 . 6.,0;8

D se(uh &umlah

D *eras &umlah

D lala* &umlah

D jus &umlah

7+e( aan + a* Paka <

D *arut &umlah

&umlah

48

) * : . A 2 0 '/ '' '( ') '* ': '. 'A '2 '0 (/ (' (( () (* (: (. (A (2 (0 )/ )' )( )) )*

Kalembak +aun !alam Keji #eling #awang putih +aun #elimbing +aun KacaKaca !ambiloto Habu !iam ?intan 9itam ahkota +ewa +aun !irsak 4apak +ara entimun +aun Paliasa +aun angga engkudu !ambung 5yawa #unga >osella Kumis Kucing +aun iyana +aun #enalu +aun 4apak +ara +aun Gedi 4emulawak Kencur @ortel Kunyit Kunyit Putih eniran +aun ?arak +aun Kelapa +aun urbei

' 6',';8 '( 6'),2;8 ( 6(,);8 ' 6',';8 ( 6(,);8 ( 6(,);8 ) 6),*;8 A 62;8 ' 6',';8 ' 6',';8 ')6'*,0; 8 ' 6',';8 ( 6(,);8 ' 6',';8 ' 6',';8 ' 6',';8 ' * 6*,.;8 ( 6(,);8 ' 6',';8 ' 6',';8 ' 6',';8 ' 6',';8 ' 6',';8 ' 6',';8 ' 6',';8 ' 6',';8 ' 6',';8 ' 6',';8 ' 6',';8 ' 6',';8 ' 6',';8 ' 6',';8 49 ' 6',';8 ' 6',';8 6',';8 ' 6',';8 ' 6',';8 ' 6',';8 ' 6',';8

Sumber 6 0ata Primer& 7017

#erdasarkan tabel diatas menunjukkan bahwa paling banyak herbal yang digunakan diramu dengan cara direbus yaitu +aun sirsak sebanyak ') reponden 6'*,0;8, +aun salam sebanyak '( responden 6'),2;8, Kemuning sebanyak . responden 6.,0;8, dan !ambung nyawa sebanyak *responden 6*,.;8.

Ta0el "2 D str 0us Res*)n(en Menurut 3ara Menggunakan Her0al N). '. (. +iminum +ilalap &umlah Persentas 7;< :: ' :. 02.(' '.A0 '//,/

4otal Sumber 6 0ata Primer& 7017

#erdasarkan tabel diatas menunjukkan bahwa sebanyak :: responden 602,(';8 tidak merasakan adanya efek samping setelah menggunakan herbal. +an hanya sebanyak ' responden 6',A0;8 merasakan ada efek samping setelah menggunakan herbal. Ta0el "4 D str 0us Res*)n(en Menurut E#ek +am* ng .ang ( rasakan +etelah Mengk)nsums Her0al N). '. (. "a tidak ada 4otal &umlah Persentas 7;< ( ).:A :* :. 0..*) '//,/

Sumber 6 0ata Primer& 7017


50

#erdasarkan tabel diatas menunjukkan bahwa sebanyak :* responden 60.,*);8 tidak merasakan adanya efek samping setelah menggunakan herbal. +an hanya sebanyak ( responden 6),:A;8 yang merasakan ada efek samping setelah menggunakan herbal. Ta0el "5 D str 0us Res*)n(en Menurut E#ek +am* ng .ang Terja( +etelah Mengk)nsums Her0al N). '. (. ual 4idak ada efek samping &umlah Persentas 7;< ( :* :. ).:A 0..*) '//,/

4otal Sumber 6 0ata Primer& 7017 responden setelah mengkonsumsi herbal yaitu

#erdasarkan tabel diatas menunjukkan bahwa efek samping yang dirasakan oleh ( ual 6).:A;8

Ta0el ,= D str 0us Res*)n(en Menurut 3ara Mengatas E#ek +am* ng +etelah Mengk)nsums Her0al N). sementara inum air putih 4idak ada efek samping 4otal Sumber 6 0ata Primer& 7017 (. ). '. Pemakaian dihentikan &umlah Persentas 7;< ' '.A0 ' :* :. '.A0 0..*) '//,/

#erdasarkan tabel diatas menunjukkan bahwa dari ( responden yang merasakan adanya efek samping, sebanyak ' responden 6',A0;8 mengatasi efek samping dengan cara menghentikan sementara pemakaian herbal, dan ' responden 6',A0;8 meminum air putih. HIPERURI+EMIA Ta0el ,1 D str 0us Res*)n(en H *erur sem a Menurut Nama Puskesmas ( !)ta Makassar N). Nama 4amamaung ' Pattingalloang ( 4amalanrea ) &umlah )' (* (( Persentas 7;< (A,( (',' '0,)
51

#ara-baraya ?umpandang #aru 4otal Sumber 6 0ata Primer&7017 * :

(( ': ''*

'0,) '),( '//,/

#erdasarkan tabel diatas menunjukkan bahwa berdasarkan sebaran di puskesmas penderita 9iperurisemia tertinggi di Puskesmas 4amamaung sebanyak )' responden 6(A,(;8 dan terendah di Puskesmas ?umpandangbaru sebanyak ': responden 6'),(;8. Ta0el ,2 D str 0us Res*)n(en H *erur sem a Menurut &en s !elam n N). &en s kelam n Haki-Haki ' Perempuan ( 4otal Sumber 6 0ata Primer& 7017 &umlah )' 2) ''* Persentas 7;< (A,( A(,2 '//,/

#erdasarkan tabel diatas menunjukkan bahwa penderita 9iperurisemia laki-laki sebanyak )' responden 6(A,(;8 dan perempuan sebanyak 2) responden 6A(,2;8 Ta0el ,3 D str 0us Res*)n(en H *erur sem a Menurut Umur !el)m*)k Umur (/-(0 )/-)0 */-*0 :/-:0 E./ 4otal Sumber 6 0ata Primer& 7017 N). ' ( ) * : &umlah ) ) )' */ )A ''* Persentas 7;< (,. (,. (A,( ):,' )(,: '//,/

#erdasarkan tabel diatas menunjukkan bahwa penderita 9iperurisemia tertinggi pada umur :/-:0 tahun dengan jumlah penderita sebanyak */ responden 6):,';8, umur lebih dari ./ tahun sebanyak )A responden 6)(,:;8, dan umur */-*0 tahun sebanyak ') responden 6(A,(;8.

52

Ta0el ," D str 0us Res*)n(en H *erur sem a Menurut Pekerjaan 3>4 !wasta P5! Pensiunan tidak bekerja 4otal Sumber 6 0ata Primer& 7017 N). ' ( ) * : &en s Pekerjaan &umlah :0 (( 'A ': ' ''* Persentas 7;< :',2 '0,) '*,0 '),( /,0 '//,/

#erdasarkan tabel diatas menunjukkan bahwa distribusi responden 9iperurisemia berdasarkan pekerjaan, paling tinggi adalah 3bu >umah 4angga yaitu sebanyak :0 responden 6:',2;8, Pegawai swasta sebanyak (( responden 6'0,);8, dan P5! sebanyak 'A responden 6'*,0;8. Ta0el ,, D str 0us Res*)n(en H *erur sem a Menurut Pen( ( kan T ngkat Pen( ( kan tidak tamat !+ !+ ! P ! 7 +) !' !( 4otal Sumber 6 0ata Primer& 7017 N). ' ( ) * : . A &umlah A (A (* (0 0 '. ( ''* Persentas 7;< .,' (),A (',' (:,* A,0 '*,/ ',2 '//,/

#erdasarkan tabel diatas menunjukkan bahwa distribusi responden 9iperurisemia berdasarkan pendidikan terakhir yaitu paling tinggi ! 7 sebanyak (0 responden 6(:,*;8, !+ sebanyak (A responden 6(),A;8 dan ! P sebanyak (* responden 6(',';8.

Ta0el ,53

D str 0us Res*)n(en Mengetahu Men(er ta H *erur sem a N). 4enaga Kesehatan ' Pemeriksaan Haboratorium ( Keluhan ) 4otal Sumber 6 0ata Primer& 7017 &umlah *) ). ): ''* Persentas 7;< )A,A )',. )/,A '//,/

#erdasarkan tabel diatas menunjukkan bahwa responden mengetahui menderita 9iperurisemia dari hasil pemeriksaan tenaga kesehatan sebanyak *) responden 6)A,A;8, dari hasil pemeriksaan laboratorium sebanyak ). responden 6)',.;8 dan berdasarkan keluhan sebanyak ): responden 6)/,A;8. Ta0el ,2 D str 0us Res*)n(en H *erur sem a Menurut Penggunaan Her0al N). B asa menggunakan "a ' 4idak ( 4otal Sumber 6 0ata Primer& 7017 &umlah A. )2 ''* Persentas 7;< .*,0 )),) '//,/

#erdasarkan tabel diatas menunjukkan bahwa sebanyak A. responden 6.*,0;8 menggunakan herbal untuk menangani 9iperurisemia dan sebanyak )2 responden 6)),);8 tidak pernah menggunakan herbal.

Ta0el ,4 D str 0us Res*)n(en Menurut 3ara Mem*er)leh Her0al N). Asal Tanaman Her0al enanam sendiri ' Pasar ( &umlah )/ (( Persentas 7;< )0.*A (2.0:
54

4oko obat<7potik 4etangga 4enaga kesehatan toko obat<apotek dan pasar Penjual ?amu 9utan tetangga dan tanam sendiri !ungai 4otal Sumber 6 0ata Primer& 7017 ) * : . A 2 0 '/ diperoleh dengan

'/ A ( ' ' ' ' ' A.

').'. 0.(' (..) '.)( '.)( '.)( '.)( '.)( '//,/

#erdasarkan tabel diatas menunjukkan bahwa tanaman herbal paling banyak enanam !endiri yaitu sebanyak )/ responden 6)0,*A;8, diperoleh dari Pasar sebanyak (( responden 6(2.0:;8, dan diperoleh dari 4oko obat<7potik sebanyak '/ responden 6'),'.;8. Ta0el ,5 D str 0us Res*)n(en Menurut &en s Her0al .ang ( ketahu untuk *enanganan H *erur sem a N). ' ( ) * : . A 2 0 '/ '' '( ') '* ': '. 'A '2 '0 (/ (' (( () (* Nama Tanaman +aun !irsak !ambiloto +aun !alam #uah erah Kayu !ecan Habu !iam +aun Paliasa engkudu ahkota +ewa +aun iyana Kumis Kucing #unga >osella !ambung 5yawa +aun Kaca-Kaca ?ahe #uah 5aga 4emulawak +aun #elimbing 7kar +ewa +aun Paria ?intan 9itam !arang !emut +aun 5anas 4empuyung &umlah '2 '/ A A . : : : * * * * ) ) ) ) ( ( ( ( ( ( ( ' Persentas 7;< ':,2/; 2,2/; .,'/; .,'/; :,)/; *,*/; *,*/; *,*/; ),:/; ),:/; ),:/; ),:/; (,./; (,./; (,./; (,./; ',2/; ',2/; ',2/; ',2/; ',2/; ',2/; ',2/; /,0/;
55

(: +aun Kepel (. +aun Pepaya (A Pasak bumi (2 +aun Gedi (0 +aun ?eruk )/ Keji #eling )' entimun )( +aun !angga )) #rotowali )* #awang Putih ): +aun @aru ). +aun lumut )A Kunyit )2 4apak #erduri )0 eniran Sumber 6 0ata Primer& 7017

' ' ' ' ' ' ' ' ' ' ' ' ' ' '

/,0/; /,0/; /,0/; /,0/; /,0/; /,0/; /,0/; /,0/; /,0/; /,0/; /,0/; /,0/; /,0/; /,0/; /,0/;

#erdasarkan tabel diatas menunjukkan bahwa jenis herbal yang diketahui untuk penanganan 9iperurisemia paling banyak adalah +aun sirsak sebanyak '2 responden 6':,2/;8, !ambiloto sebanyak '/ responden 62,2;8, #uah merah dan +aun salam masingmasing sebanyak A responden 6.,'/;8, dan Kayu secan sebanyak . responden 6:,);8. Ta0el -= D str 0us Res*)n(en Menurut Bentuk Her0al .ang ( gunakan untuk Penanganan H *erur sem a N). ' ( ) * : Bentuk Tanaman Her0al !egar +ikeringkan serbuk dalam kapsul Iairan segar dan serbuk dalam &umlah .' 2 ( * ' A. Persentas 7;< 2/.(. '/.:) (..) :.(. '.)( '//,/

kapsul 4otal Sumber 6 0ata Primer& 7017

#erdasarkan tabel diatas menunjukkan bahwa responden 9iperurisemia paling banyak menggunakan herbal dalam bentuk segar yaitu sebanyak .' responden 62/,(.;8, dalam bentuk dikeringkan sebanyak 2 responden 6'/,:);8, dan dalam bentuk cairan sebanyak * responden 6:,(.;8. Ta0el -1 D str 0us Res*)n(en Menurut Bag an Tanaman Her0al .ang ( gunakan
56

N). ' ( ) * : . A 2 0 '/ '' '( ') '* ': '. 'A '2 '0 (/ (' (( () (* (:

Nama Tanaman +aun Kepel Kayu !ecan 4empuyung +aun !alam Habu !iam

Akar &umlah

Batang &umlah * 6),:/;8

Daun &umlah ' 6/,0/;8 ' 6/,0/;8 ' 6/,0/;8 A 6.,'/;8 ' 6/,0/;8

Bunga &umlah

Bj &umlah

Buah &umlah

Um0 &umlah

+eluruh &umlah

) 6(,./;8

( 7kar +ewa !ambiloto +aun iyana +aun Paria +aun Pepaya +aun !irsak #uah 5aga engkudu ' Pasak bumi ?intan 9itam ' #unga >osella ' +aun Gedi +aun Paliasa +aun ?eruk Keji #eling entimun ahkota +ewa ( 4emulawak ?ahe ' +aun !angga 6/,0/;8 57 6',2/;8 ) 6(,./;8 6/,0/;8 6/,0/;8 ' 6/,0/;8 : 6*,*/;8 ( 6',2/;8 ' 6/,0/;8 ' 6/,0/;8 ) 6(,./;8 ) 6(,./;8 6/,0/;8 ( 6',2/;8 6',2/;8 ' 6/,0/;8 0 6A,0/;8 * 6),:/;8 ( 6',2/;8 ( 6',2/;8 '2 6':,2/;8 ( 6',2/;8 : 6*,*/;8

(. (A (2 (0 )/ )' )( )) )* ): ). )A )2 )0

Kumis Kucing !ambung 5yawa ' #rotowali #awang Putih +aun @aru +aun #elimbing +aun KacaKaca +aun lumut Kunyit 6/,0/;8

) 6(,./;8 ) 6(,./;8

' 6/,0/;8

' 6/,0/;8 ' 6/,0/;8 ( 6',2/;8 ( 6',2/;8 ' 6/,0/;8 ' 6/,0/;8 ' #uah erah ' !arang !emut +aun 5anas 4apak #erduri eniran 6/,0/;8 ' 6/,0/;8 ' 6/,0/;8 ' 6/,0/;8 6/,0/;8 ' 6/,0/;8

Sumber 6 0ata Primer& 7017 #erdasarkan tabel diatas menunjukkan bahwa sebagian besar bagian tanaman herbal yang digunakan adalah daun, seperti pada +aun sirsak sebanyak '2 responden 6':,2/;8, !ambiloto sebanyak 0 responden 6A,0;8 dan +aun salam sebanyak A responden 6.,'/;8, sedangkan pada tanaman Kayu secan yang banyak digunakan adalah bagian batang yaitu sebanyak * responden 6),:/;8.

Ta0el -2 D str 0us Re*)n(en Menurut 3ara Meramu Her0al


N). Nama Tanaman D re0us D se(uh D *eras D lala* D jus
T(k D ramu 7+e( aan + a* Paka <

D *arut

58

' ( ) * : . A 2 0 '/ '' '( ') '* ': '. 'A '2 '0 (/ (' (( () (* (: (. (A (2 (0 )/

+aun Kepel Kayu !ecan 4empuyung +aun !alam Habu !iam 7kar +ewa !ambiloto +aun iyana +aun Paria +aun Pepaya +aun !irsak #uah 5aga engkudu Pasak bumi ?intan 9itam #unga >osella +aun Gedi +aun Paliasa +aun ?eruk Keji #eling entimun ahkota +ewa 4emulawak

&umlah ' 6/,0/;8 : 6*,*/;8 ' 6/,0/;8 A 6.,'/;8 ' 6/,0/;8 ' 6/,0/;8 '/ 62,2;8 ' 6/,0/;8 ( 6',2/;8 ( 6',2/;8 '2 6':,2/;8

&umlah

&umlah

&umlah

&umlah

&umlah

&umlah

( 6',2/;8 ' 6/,0/;8 ' 6/,0/;8 ( 6',2/;8

' 6/,0/;8

' 6/,0/;8 ) 6(,./;8 ' 6/,0/;8 ( 6',2/;8 ' 6/,0/;8 ' 6/,0/;8 : 6*,*/;8 ' 6/,0/;8 ' 6/,0/;8 ' 6/,0/;8 ) 6(,./;8 * 6),:/;8 /,0/; ' 6/,0/;8

' 6/,0/;8

( 6',2/;8

( ' ?ahe +aun !angga Kumis Kucing !ambung 5yawa #rotowali #awang Putih +aun @aru 6/,0/;8 ' 6/,0/;8 * 6),:/;8 ) 6(,./;8 ' 6/,0/;8 ( 6',2/;8 ' 6/,0/;8 6',2/;8 ( 6',2/;8

' 59

6/,0/;8 )' )( )) )* ): ). )A )2 )0 +aun #elimbing +aun KacaKaca +aun lumut Kunyit #uah erah !arang !emut +aun 5anas 4apak #erduri eniran ( 6',2/;8 ) 6(,./;8 ' 6/,0/;8 ' 6/,0/;8 ' 6/,0/;8 ' 6/,0/;8 ' 6/,0/;8 ' 6/,0/;8 ' 6/,0/;8

Sumber 6 0ata Primer& 7017 #erdasarkan tabel diatas menunjukkan bahwa paling banyak herbal yang digunakan diramu dengan cara direbus yaitu +aun sirsak sebanyak '2 responden 6':,2/;8, !ambiloto sebanyak '/ responden 62,2;8, +aun salam masing-masing sebanyak A responden 6.,'/;8, dan Kayu secan sebanyak : responden 6*,*/;8.

Ta0el -3 D str 0us Res*)n(en Menurut 3ara Menggunakan Her0al N). 3ara menggunakan +iminum ' +ikompres ( 4otal Sumber 6 0ata Primer& 7017 &umlah A* ( A. Persentas 7;< 0A.)A (..) '//,/

#erdasarkan tabel diatas menunjukkan bahwa dari A. responden yang menggunakan herbal untuk penanganan 9iperurisemia, sebanyak A* reponden 60A,)A;8 menggunakan herbal dengan cara diminum dan sebanyak ( responden 6(,.);8 menggunakan dengan cara dikompres. Ta0el -" D str 0us Res*)n(en Menurut E#ek +am* ng .ang ( rasakan +etelah Mengk)nsums Her0al N). E#ek +am* ng "a ' tidak ada ( 4otal Sumber 6 0ata Primer& 7017 &umlah ) A) A. Persentas 7;< ).0: 0..': '//,/
60

#erdasarkan tabel diatas menunjukkan bahwa sebanyak A) responden 60.,':;8 tidak merasakan adanya efek samping setelah menggunakan herbal dan sebanyak ) responden 6),0:;8 merasakan ada efek samping setelah menggunakan herbal. Ta0el -, D str 0us Res*)n(en Menurut E#ek +am* ng .ang Terja( +etelah Mengk)nsums Her0al Bentuk E#ek +am* ng Pusing +iare ngilu tulang<persendian 4idak ada efek samping 4otal Sumber 6 0ata Primer& 7017 N). ' ( ) * &umlah ' ' ' A) A. Persentas 7;< '.)( '.)( '.)( 0..': '//,/

#erdasarkan tabel diatas menunjukkan bahwa efek samping yang dirasakan oleh ) responden setelah mengkonsumsi herbal yaitu pusing, diare, dan ngilu tulang atau persendian masing-masing sebanyak ' responden 6',)(;8. Ta0el -D str 0us Res*)n(en Menurut 3ara Mengatas E#ek +am* ng +etelah Mengk)nsums Her0al N). ' ( 3ara Mengatas pemakaian dihentikan sementara 4idak ada efek samping &umlah ) A) A. Persentas ).2: 0..': '//./

4otal Sumber 6 0ata Primer& 7017

#erdasarkan tabel diatas menunjukkan bahwa sebanyak ) responden 6),2:;8 mengatasi efek samping dengan cara menghentikan sementara pemakaian herbal.

61

PEMBAHA+AN

#erdasarkan hasil pengkajian yang dilakukan, menunjukkan bahwa distribusi responden berdasarkan jenis penyakit sebagai berikut& 9ipertensi '*( responden 6):,:;8, 9iperurisemia ''* responden 6(2,:;8, 9iperkolesterolemia 2A responden 6(',A:;8, dan +iabetes ellitus :A responden 6'*,(:;8. #erdasarkan sebaran Puskesmas responden yang diwawancara sebagai berikut& Puskesmas Pattingalloang sebanyak 2. responden 6(',:;8, Puskesmas 4amamaung sebanyak 2* responden 6(';8, Puskesmas 4amalanrea sebanyak 2/ responden 6(/; 8, Puskesmas ?umpandangbaru sebanyak A. responden 6'0;8, dan Puskesmas #ara-barayya sebanyak A* responden 6'2,:;8. +istribusi pengambilan sampel hampir merata di setiap Puskesmas karena frekuensi pengambilan responden sama untuk semua Puskesmas. HIPERTEN+I / +istribusi responden 9ipertensi menurut umur yakni pada usia */-*0 tahun sebanyak )/ responden 6(',';8, umur :/-:0 tahun sebanyak *. responden 6)(,*;8, dan tertinggi pada usia ./ tahun ke atas sebanyak :* responden 6)2;8. 9al ini menunjukkan bahwa semakin meningkatnya umur, faktor resiko untuk terkena penyakit hipertensi juga semakin meningkat. -mur merupakan faktor risiko penyakit hipertensi yang tidak dapat dicegah karena menurut penelitian semakin meningkat umur seseorang maka semakin besar risiko terkena hipertensi. enurut +ede Kusmana dari +epartemen Kardiologi -niversitas 3ndonesia 6(//A8, bahwa umur penderita hipertensi antara (/-)/ tahun prevalensinya adalah :-'/;, umur dewasa muda prevalensinya antara (/-(:; dan umur diatas :/ tahun sekitar ./;. enurut penelitian yang dilakukan !uyati 6(//:8, di >umah
62

!akit 3slam ?akarta, bahwa penderita hipertensi umumnya berusia antara ).-:/ tahun yaitu :.,A;. !ementara penelitan >asmaliah dkk 6(//:8, di +esa Pekan Habuhan dan 5elayan 3ndah Kecamatan edan Habuhan mencatat bahwa penderita hipertensi terbanyak pada umur *:-./ tahun sebesar )/,2;. #erdasarkan hasil penelitian bahwa penderita hipertensi laki-laki sebanyak )( responden 6((,:;8 dan perempuan sebanyak ''/ responden 6AA,:;8. +an berdasarkan pekerjaan, paling tinggi adalah 3bu >umah 4angga yaitu sebanyak 2/ responden 6:.,);8, @iraswasta sebanyak () responden 6'.,(;8, dan Pensiunan sebanyak (' responden 6(';8. !ebagian besar pasien yang datang di puskesmas pada saat dilakukan pengkajian adalah wanita yang bekerja sebagai ibu rumah tangga. 9al ini sesuai dengan hasil hasil survei kesehatan rumah tangga 6!K>4, (//'8 di kalangan penduduk umur (: tahun ke atas menunjukkkan bahwa prevalensi penderita hipertensi lebih tinggi pada wanita daripada laki-laki yaitu (A; laki-laki dan (0; wanita menderita hipertensi 6!ugiharto, (//A8. Prevalensi terjadinya hipertensi pada pria dan wanita masih terjadi kontroversi. enurut beberapa penelitian menunjukkan prevalensi hipertensi pada wanita lebih banyak daripada pria tetapi beberapa penelitian lain menunjukkan bahwa hipertensi lebih sering ditemukan pada kaum pria daripada kaum wanita disebabkan pada umumnya yang bekerja adalah pria, dan pada saat mengatasi masalah pria cenderung untuk emosi dan mencari jalan pintas seperti merokok, mabuk minum C minuman alkohol, dan pola makan yang tidak baik sehingga tekanan darahnya dapat meningkat. !edangkan pada wanita dalam mengatasi, masih dapat mengatasinya dengan tenang dan lebih stabil. 4etapi tekanan darah cenderung meningkat pada wanita setelah menopause daripada sebelum menopause, hal ini disebabkan oleh faktor psikologi dan adanya perubahan dalam diri wanita tersebut. #ila ditinjau perbandingan antara perempuan dan pria, ternyata terdapat angka yang cukup bervariasi. +ari laporan !ugiri di ?awa 4engah didapatkan angka prevalensi .,/; untuk pria dan '',.; untuk perempuan. Prevalensi di !umatera #arat '2,.; pria dan 'A,*; perempuan, sedangkan daerah perkotaan di ?akarta didapatkan '*,.; pria dan '),A; perempuan. !edangkan menurut hasil survei prevalensi dan faktor risiko penyakit tidak menular oleh +inas Kesehatan Provinsi jawa 4engah tahun (//. menunjukkan bahwa pria lebih banyak menderita hipertensi dibandingkan wanita, yaitu sebesar ((,0; dan perempuan '0,2; 67ris !ugiharto8. !edangkan menurut 7rif ansjoer, dkk, pria dan enurut
63

wanita menapouse mempunyai pengaruh yang sama untuk terjadinya hipertensi.

5. #ustan bahwa wanita lebih banyak yang menderita hipertensi dibanding pria, hal ini disebabkan karena terdapatnya hormon estrogen pada wanita 6!ugiharto, (//A8. +ari hasil wawancara penderita hipertensi ditemukan bahwa responden mengetahui menderita hipertensi, tertinggi berdasarkan hasil pemeriksaan tenaga kesehatan '') responden 6A0,.;8. 9al ini dikarenakan di kota akassar sarana pelayanan kesehatan tersebar merata dan ditunjang pula oleh program pelayanan kesehatan gratis. Penggunaan herbal pada penderita hipertensi mencakup '/A responden 6A:,.;8. 9al ini memperlihatkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap herbal cukup tinggi. 5amun jenis herbal yang digunakan masih sangat bervariasi. 7da (2 jenis herbal, dengan jenis terbanyak daun sirsak dikonsumsi oleh (: responden 6'A,.;8, daun belimbing oleh '2 responden 6'(,A;8, kumis kucing oleh '2 responden 6'(,A;8, seledri oleh '* responden 60,0;8, dan bawang putih oleh '/ responden 6A;8. Iara responden memperoleh herbal paling tinggi adalah dengan menanam sendiri sebanyak :: responden 6:',*;8, membeli di pasar )' responden 6(2,0;8, dan diperoleh dari tetangga '. responden 6'*,0;8. 9al ini menunjukkan bahwa penggunaan herbal mudah dan murah bagi masyarakat. #entuk herbal yang digunakan secara umum adalah herbal segar, dikonsumsi oleh '/* responden 60A,'0;8. #agian tanaman yang paling banyak digunakan adalah daun, diolah dengan cara direbus, dan cara penggunaannya adalah dengan diminum, dilakukan oleh 02 responden 60',:;8. !ebanyak '/' responden 60*,)0;8 mengaku tidak merasakan adanya efek samping setelah mengkonsumsi herbal. #erikut ini penelitian mengenai manfaat '/ jenis herbal yang paling banyak digunakan oleh responden untuk menangani 9ipertensi & '. +aun !irsak 6#nnona muricata $% +aun sirsak mengandung minyak atsiri, sineol :/-.:;, R-pinen, limonene dan dipenten. !elain itu mengandung senyawa asetoginin dan pada konsentrasi tinggi, senyawa asetoginin memiliki keistimewaan sebagai antifeedent. enurut penelitian yang dilakukan oleh ?oshi -9,dkk dari +epartemen Garmakologi, >K Iollege of Pharmacy, 3ndia bahwa ekstrak daun tanaman sirsak dapat menurunkan tekanan darah dengan mengurangi resistensi pembuluh darah perifer 6?oshi -9, (//)8. (. Kumis Kucing 6+rthosiphon stamineus 5enth8 !uatu penelitian tentang pengaruh pemberian campuran ekstrak daun salam dan daun kumis kucing terhadap tekanan darah */ ekor tikus putih jantan yang dibuat
64

hipertensi dengan diberi 5acl (,:;. =kstrak campuran kedua tanaman diberikan secara peroral dan pada hari ke-). perlakuan, tikus-tikus tersebut diukur tekanan darahnya secara langsung. 4ernyata formula campuran kedua bahan alam tersebut memiliki efek penurunan tekanan darah tikus yang efek maksimum dicapai pada dosis '// mg<(// g bb. Kemungkinan mekanisme penurunan tekanan darah terjadi melalui efek diuretic keddua bahan, karena Dat-Dat terlarut yang bersifat diuretic dapat menambah kecepatan pembentukan urin dan meningkatkan jumlah pengeluaran Dat-Dat terlarut dalam air. Gungsi utama diuretik adalah untuk memobilisasi cairan udem, yang berarti mengubah keseimbangan cairan sedemikian rupa sehingga cairan ekstrasel dan tekanan darah kembali normal. !elain itu, hasil uji klinis campuran kumis kucing dan juga seledri membuktikan efektivitasnya dalam menurunkan hipertensi 6%ademikum 4anaman ,bat untuk !aintifikasi ?amu8. Kumis kucing 6+rthosiphon stamineus 5enth8, daunnya mengandung alkaloida, saponin, flavonoida, polifenol. Khasiat dan kegunaan daun ini sebagai diuretik, pelarut kalsium oksalat,dan anti bakteri. Penggunaan sebagai anti hipertensi adalah karena khasiat diuretik yang dimilikinya 69andayani, '00A8. ). +aun #elimbing 6#verrhoa bilimbi $%8 -ji anti hipertensi terhadap hewan uji menunjukkan bahwa ekstrak belimbing yang telah dimurnikan ternyata mempunyai efek penurunaan tekanan darah lebih tinggi dibandingkan ekstrak kasar. -ntuk durasi penurunan tekanan darah, ekstrak yang telah dimurnikan mempunyai waktu lebih lama dibandingkan ekstrak kasar. =kstrak daun belimbing wuluh yang telah dimurnikan mempunyai prospek untuk dikembangkan sebagai obat antihipertensi1 karena obat yang dikembangkan dari bahan alam dinilai cukup aman bila dibandingkan obat antihipertensi sintetik yang mempunyai efek samping yang tidak diinginkan 69ernani, dkk, (//08. #elimbing wuluh 6#verrhoa bilimbi8 termasuk dalam famili ,Badilaceae merupakan salah satu tanaman obat yang berpotensi dimanfaatkan untuk obat antihipertensi. 4elah dibuktikan oleh #ipat et al., 6(//28 bahwa daun belimbing wuluh dapat menurunkan tekanan darah melalui stimulasi diuretik pada hewan babi, dan tidak mengamati langsung penurunan tekanan darah setelah diberi larutan uji. *. !eledri 6#pium graveolens $8
65

+ari -ji praklinik yang dilakukan bahwa infusa daun seledri (/1 */ ; dosis 2 mH<ekor pada tikus putih dengan pembanding furosemida dosis ',* mg<ekor, dapat memperbanyak urin secara bermakna. Pemberian perasan daun seledri menurunkan tekanan darah kucing sebesar ')-'A mm 9g. =kstrak daun seledri menurunkan tekanan darah kucing sebesar '/-)/ mm9g. !edangkan uji klinik yang melibatkan *0 penderita hipertensi diberi tingtur 6setara ( g<ml ekstrak herba seledri8 ) kali sehari )/-*: tetes. 9asilnya memberikan efek terapetik pada (.,:;, efek moderat pada **,0; dan tidak memberikan efek pada (2,.;. Penambahan madu dan sirup pada jus herba segar dosis */ ml<) B sehari menunjukkan efektivitas pengobatan pada '* dari '. kasus hipertensi 6Gormularium ,bat 9erbal 7sli 3ndonesia8. +ari penelitian pengaruh fraksi etanol air dan etil asetat akar seledri 6 #pium graveolens H8 terhadap darah tikus hipertensi yang diinduksi dengan 5aIl dan prednison, dapat disimpulkan bahwa fraksi etanol air dosis (/ mg<kgbb dan */ mg<kgbb dan fraksi etil asetat dosis */ mg<kgbb dapat menurunkan tekanan darah sistol, diastol, dan tekanan arteri rata-rata pada tikus hipertensi secara signifikan 6PS/,/:8 dengan potensi efek antihipertensi sebanding dengan kaptopril (,: mg<kgbb 6!iska, dkk, (//08. Penelitian sebelumnya melaporkan bahwa fraksi akar seledri ini mempunyai aktivitas sebagai diuretik 6#udiman, (//01 Nainudin, (//08. +iduga fraksi ini menurunkan tekanan darah melalui mekanisme penurunan tahanan perifer pembuluh darah tanpa menyebabkan penurunan laju jantung yang berarti. 9al ini juga diperkuat oleh gejala lain yang diamati selama percobaan, yakni terjadinya diuresis pada tikus 6data tidak ditampilkan8. 4erjadinya diuresis menunjukkan adanya penambahan volume urin yang diproduksi dan menunjukkan peningkatan jumlah pengeluaran Dat-Dat terlarut dan air. !ebagai akibatnya terjadi penurunan cairan volume ekstrasel. Pada kondisi hipertensi, proses diuresis akan menurunkan kadar natrium dalam cairan tubuh dan dengan adanya efek vasodilatasi maka terjadi penurunan resistensi perifer yang kemudian menurunkan tekanan darah 6!etiawati, (//*8. +ari uraian di atas, dapat dilihat bahwa fraksi akar seledri kecuali fraksi etil asetat dosis (/ mg<kgbb memiliki efek antihipertensi yang nyata dalam menurunkan tekanan darah tikus hipertensi. Pada dosis yang digunakan, fraksi mempunyai efek yang sebanding dengan kaptopril dalam menurunkan tekanan darah sistol, tekanan darah diastol, dan tekanan arteri rata-rata hewan percobaan. +engan demikian dapat diasumsikan bahwa akar seledri merupakan
66

tanaman obat yang mempunyai prospek yang baik untuk dikembangkan sebagai obat antihipertensi sehingga layak untuk diteliti lebih lanjut 6!iska, dkk, (//08. :. #awang Putih 6#llium sativum8 #awang putih adalah obat ajaib untuk jantung. #awang putih memiliki efek yang baik pada semua sistem kardiovaskular termasuk tekanan darah. +alam studi klinis, bawang putih telah terbukti menurunkan tekanan sistolik (/-)/ mm 9g dan diastolik sebesar '/-(/ mm 9g. Ketika orang-orang dengan tekanan darah tinggi diberikan satu siung bawang putih setiap hari selama '( minggu, tekanan darah diastolik mereka dan kadar kolesterol secara signifikan berkurang. akan satu siung bawang putih ekanisme ditemukan memiliki efek menguntungkan dalam mengelola hipertensi.

farmasi efek bawang putih terhadap tekanan darah diyakini terkait dengan efek pada sistem saraf otonom, sifat penurun lipid dan mengandung senyawa kadar sulfur yang tinggi 6?oshi -9, (//)8. Penelitian awal tentang efek hipotensif 6penuruan tekanan darah8 dari ekstrak umbi bawang putih dilakukan oleh Goushee et al% 6'02(8. Perlakuan diberikan dengan dosis /,'1 /,(:1 dan /,: ml<kg ## secara oral. =fek hipotensif ekstrak mulai muncul ' jam setelah perlakuan dan menghilang (* jam kemudian. +osis /,: ml<kg ## merupakan dosis perlakuan yang memiliki aktivitas hipotensif paling tinggi. =kstrak umbi bawang putih dengan dosis (,* g<individu<hari mampu menurunkan tekanan darah penderita hipertensi. Penurunan tekanan darah muncul :C'* jam setelah perlakuan. =kstrak tersebut mengandung allisin 6)8 ',);. =fek samping pada sukarelawan setelah perlakuan tidak ditemukan 6 c ahon dan %argas, '00)8. Penelitian juga menunjukkan bahwa pemanfaatan umbi bawang putih dalam bumbu masakan dapat menekan peluang terkena hipertensi. >ata-rata konsumsi umbi bawang putih ')* gram per bulan dianjurkan untuk mencegah hipertensi 6Tidwai et al%& (///8. ekanisme penurunan tekanan darah diperkirakan berkaitan dengan vasodilatasi otot pembuluh darah yang dipengaruhi senyawa dalam ekstrak umbi bawang putih. Potensial membran otot polos mengalami penurunan hingga nilainya negatif. 9al ini menyebabkan tertutupnya 'a78!channel dan terbukanya 98!channel sehingga terjadi hiperpolarisasi. Konsekuensinya otot akan mengalami relaksasi 6!iegel et al%& '00(8. !enyawa aktif umbi bawang putih yang diketahui mempengaruhi ketersediaan ion Ia(U untuk kontraksi otot jantung dan otot polos pembuluh darah adalah kelompok
67

ajoene 6'*-':8. Konsentrasi ion Ia(U-intraseluler yang tinggi dapat menyebabkan vasokonstriksi yang menyebabkan hipertensi. !enyawa aktif tersebut diperkirakan dapat menghambat masuknya ion Ia(U ke dalam sel, sehingga konsentrasi ion Ia(U intraseluler menurun dan terjadi hiperpolarisasi, diikuti relaksasi otot. >elaksasi menyebabkan ruangan dalam pembuluh darah melebar, sehingga tekanan darah turun 69ermawan, (//)8. .. +aun ?arak. Kami belum menemukan penelitian daun jarak dalam menangani hipertensi. A. Habu !iam 6Sechium edule8 #uah dan daun Sechium edule !w. mengandung saponin. +i samping itu buahnya juga mengandung alkaloid dan tannin, sedangkan daunnya mengandung flavonoida dan polifenol. Kegunaan Habu !iam yaitu sebagai +iuretik, kandungan air pada labu siam memiliki efek diuretik yang baik sehingga melancarkan buang air kecil. !elain itu, labu siam dapat menurunkan tekanan darah. elalui urine yang banyak terbuang akibat sifat diuretik dari labu siam, kandungan garam di dalam darah pun ikut berkurang. #erkurangnya kadar garam yang bersifat menyerap atau menahan air ini akan meringankan kerja jantung dalam memompa darah sehingga tekanan darah akan menurun. Kandungan alkoloidnya berfungsi sebagai vasodilator. ,leh sebab itulah, labu siam bisa menurunkan darah tinggi 6+epkes >3, (///8. Habu siam kaya akan Kalium yang berguna bagi tubuh untuk mengendalikan tekanan darah, terapi darah tinggi, serta membersihkan karbondioksida di dalam darah. Kalium juga bermanfaat untuk memicu kerja otot dan simpul saraf. Kalium yang tinggi juga akan memperlancar pengiriman oksigen ke otak dan membantu memperlancar keseimbangan cairan, sehingga tubuh menjadi lebih segar. Habu siam memiliki efek diuretik, sehingga mampu menurunkan kadar garam di dalam darah melalui pembuangan air seni. #erkurangnya kadar garam yang bersifat menyerap atau menahan air ini akan meringankan kerja jantung dalam memompa darah, sehingga tekanan darah akan menurun 6Poltekkes alang8.

2. !ambiloto 6#ndrographis paniculata8


68

9asil penelitian yang dilakukan oleh =ffendi gunawan menunjukkan bahwa tekanan darah setelah minum cairan infusa sambiloto sebesar'/.,)<.2,A mm9g, lebih rendah daripada tekanan darah sebelum minum cairan infusa sambiloto yaitu sebesar ''2,/<AA,: mm9g 6pF/,/'8. Kesimpulan yang didapat adalah sambiloto menurunkan tekanan darah 6Gunawan, (//.8. Penelitian mengenai senyawa aktif sambiloto pertama kali dilakukan oleh #oorsman. Pada tahun '20A, ia berhasil mengisolasi kristal tidak berwarna, yang berasa pahit, dan dinamai andrografida. 7ndrografida diekstraksi dengan pelarut air dari berbagai bagian tanaman #% paniculata 5ess. 4ahun '0'/, Gorter melakukan ekstraksi dengan pelarut etanol 0:; sehingga berhasil mengisolasi senyawa berumus molekul I(/9)/,: lalu disebut andrografolid. !etelah itu semakin banyak ditemukan senyawa aktif dari sambiloto misalnya neoandrografolida, andrografisida, dan andropanosida. !ama seperti andrografolida ketiganya tergolong diterpen lakton 67nonim (//:8. 4urunan oksigen dari senyawa-senyawa diatas juga terdapat pada sambiloto seperti deoksiandrografolida, deoksipanikolin, mono o!metilwitin, apigeninAV-*-dimetileter, dideoksiandrografolida 6andrografonin8 dan deoksiandrografosida. !elain itu, telah pula ditemukan beberapa turunan glikosida diterpena yang dinamai neoandrografolida. asih banyak pula senyawa minor lain dengan kandungan tidak lebih dari ';. !enyawa yang telah berhasil diisolasi dari akar sambiloto antara lain senyawa glikosida flavanon 6andrografidin 78 dan glikosida flavon 6@9, '0008. =fek Garmakologi tanaman sambiloto telah digunakan selama berabad-abad untuk penawar racun bisa ular, pengobatan infeksi saluran pernapasan, meningkatkan kekebalan tubuh, dan menurunkan panas 6Glach M >umawas '00.. @inarto 6(//)8 dalam bukunya mengutarakan beberapa manfaat tanaman sambiloto lainnya, yaitu sebagai antibakteri, antioksidan, antitumor, antiperadangan, obat diabetes, hipertensi dan diare 6>ahayu, (//.8. 0. !ambung 5yawa 6)ynura procumbens 6Hour.8 err8

Kandungan Kimia sambung nyawa adalah Glavonoid, kaempferol-)-+-rutinoside dan astragalin9 tannin, asam kafeat, ),:-di-,-asam kafeoilkuinat dan *,:-di-,-asam kafeoilkuinat, terpenoids9 steroid 6>osidah dkk., (//08. Penelitian menunjukkan bahwa sambung nyawa dapat digunakan sebagai obat hipertensi, anti virus herpes, anti hiperglikemik, anti inflamasi, anti hiperlipidemia dan anti hipertensi. !edangkan secara
69

tradisional biasa digunakan untuk obat bengkak, rematik, herpes simpleks . Penelitian juga menyebutkan, )ynura procumbens *err% memiliki efek antipiretik, analgetik, antikarsinogenik dan mutagenik, serta anti bakteri 6+ewi, (/''8.
10.

entimun 6'ucumis Sativus $inn8 Penelitian yang dilakukan oleh Nauhani Khusnul,dkk. Penelitian selama enam hari, hari pertama tekanan darah lansia diukur untuk mendapatkan tekanan darah rata-rata sebelum perlakukan, selanjutnya selama lima hari setiap lansia diberi perlakuan berupa jus mentimun sebanyak '// gram dan diukur tekanan darahnya pada ( jam, . jam, dan 0 jam setelah perlakuan, 9asil penelitian ini menunjukkan ada pengaruh bermakna dari pemberian jus mentimun terhadap penurunan tekanan darah, penurunan terbesar terjadi pada ( jam dan setelah perlakuan hari * dan : setelah perlakuan pemberian jus mentimun 6Khusnul, (/'(8.

DIABETE+ MELLITU+ +istribusi responden +iabetes ellitus berdasarkan umur, tertinggi pada umur :/:0 tahun sebanyak (( responden 6)2,.;8, lebih dari ./ tahun sebanyak '0 responden 6)),);8, */-*0 tahun sebanyak ') responden 6((,2;8, dan umur )/-)0 tahun sebanyak ) responden 6:,);8. #erdasarkan jenis kelamin, terbanyak pada wanita sebanyak *. responden 62/,A;8 dan laki-laki sebanyak '' reponden 6'0,);8 dengan tingkat pekerjaan tertinggi adalah ibu rumah tangga 6.',*;8 dan pensiunan 6':,2;8. Prevalensi +iabetes dari ': tahun. +iabetes ellitus di 3ndonesia sebesar '.:-(.); pada penduduk usia J eliitus adalah tipe ( yang terjadi lebih dari 0/; assa ellitus dapat menyerang warga segala lapisan umur dan sosial

ekonomi, sebagian besar +iabetes Prevalensi penderita +

biasanya pada usia */ tahun keatas 6Hely dan 3ndirawati 4., (//*8. cenderung meningkat seiring bertambahnya 3ndeks 4ubuh 63 48 baik pada kelompok laki-3aki maupun perempuan. #eberapa penelitian menunjukkan hubungan yang erat antara 3 4 dengan faktor risiko , jadi fokus mencapai berat badan normal adalah salah satu pendekatan untuk mengurangi faktor-faktor risiko lainnya seperti tekanan darah, dislipidemia dan gula darah. ,besitas meningkatkan resistensi insulin, dalam hal ini perlu program diet, olahraga dan obat-obat yang aman bagi penderita dalam mencapai berat badan yang normal. Penelitian yang dilakukan Karmel dkk
70

pada usia (.-2: tahun menunjukkan )0,/; pasien diabetes tidak memonitor berat badan, ):,); tidak mengontrol tekanan darah, )*,A; tidak melakukan aktifitas fisik yang cukup dan (',A; tidak minum injeksi obat + 6 ihardja, (/'/8. +i 3ndonesia berdasarkan penelitian epidemiologis didapatkan prevalensi +iabetes mellitus sebesar ',: C (,); pada penduduk yang usia lebih ': tahun, bahkan di daerah urban prevalensi + sebesar '*,A; dan daerah rural sebesar A,(;. Prevalensi tersebut meningkat (-) kali dibandingkan dengan negara maju, sehingga +iabetes mellitus merupakan masalah kesehatan masyarakat yang serius 69astuti, (//28. +ari hasil penelitian yang dilakukan, sebagian besar penderita +iabetes yaitu sebanyak *' responden 6A',0;8 mengetahui menderita +iabetes ellitus ellitus melalui

pemeriksaan laboratorium. 9al ini menunjukkan bahwa tingkat kesadaran dan pengetahuan masyarakat untuk memeriksakan diri di laboratorium < pelayanan kesehatan sudah sangat baik. #erdasarkan penggunaan herbal pada penderita + yakni sebanyak *. responden 62/,A;8 menggunakan herbal. +engan melihat presentasi penggunaan herbal oleh penderita + , hal ini menunjukkan bahwa tingkat peminatan masyarakat akan herbal sangat bagus. Iara memperolehnya pula sangat mudah dan murah, berdasarkan hasil pengkajian ini, jumlah responden yang menanam sendiri sebanyak (' responden 6*:,.:;8 dan diperoleh dari tetangga sebanyak '/ responden 6(',A*;8. #erdasarkan bentuk herbal yang digunakan, sebagian besar responden memilih herbal dalam bentuk segar yaitu sebanyak *( responden 60',)/;8. ?enis herbal yang banyak digunakan adalah sambiloto sebanyak (* responden 6*),0;8 dan brotowali sebanyak ') responden 6((,2;8. 9al ini menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan masyarakat akan herbal untuk penanganan + sudah baik, dimana berdasarkan penelitian < referensi yang diperoleh menunjukkan bahwa jenis herbal sambiloto dan brotowali memang dapat digunakan untuk menurunkan kadar gula dalam darah. Pada umumnya, bagian tanaman yang digunakan adalah daun, kecuali pada brotowali bagian tanaman yang digunakan adalah batang. 9erbal yang digunakan diolah dengan cara direbus. +ari *. reponden yang menggunakan herbal, semua responden tersebut menggunakan herbal dengan cara diminum 6'//;8. !ebanyak *( responden 60',);8 tidak merasakan adanya efek samping setelah mengkonsumsi herbal. #erikut ini penelitian mengenai manfaat '/ jenis herbal yang paling banyak digunakan oleh responden untuk menangani +iabetes ellitus &
71

'. !ambiloto 6#ndrographis paniculata (ess8 #erdasarkan hasil penelitian, sediaan herbal yang diberikan berupa seduhan simplisia kering sambiloto dengan dosis '/ gr dalam air sebanyak * gelas direbus menjadi ) gelas, diminum ) kali sehari sebelum makan. 9asil studi kasus membuktikan adanya penurunan kadar gula darah selama (* hari. Penelitian lain menunjukkan, penurunan kadar glukosa darah setelah diberi ==9! 6=kstrka =tanol 9erba !ambiloto8 dosis ( 6)0.)) ;8, dan dosis ) 6**.'( ;8 lebih tinggi dibandingkan dengan kontrol < I I ' ; 6/.:0 ;8 yang perbedaannya sangat signifikan 6pF/./'8. !edangkan bila dibandingkan dengan pembanding < Glibenklamid 6:'.(0 ;8 tidak memperlihatkan perbedaan yang signifikan 6pJ/./:8. Kesimpulannya bahwa ==9!, dosis ( 6'.* g<kg##8 dan dosis ) 6(.2 g<kg##8 efektif menurunkan kadar glukosa darah, yang potensinya setara dengan Glibenklamid 6?onathan, (//A8. #erdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh !uryadhana 6-53K7 @idya andala !urabaya8 dengan menggunakan binatang percobaan tikus dinyatakan, bahwa ekstrak daun sambiloto dengan dosis /,: g<kg bb, ' g<kg bb dan ',: g<kg bb dapat menghambat kenaikan kadar glukosa darah tikus normal. (. #rotowali 6Tinospora crispa +ari hasil :;i Praklinik didapatkan bahwa infusa batang brotowali :;, A.:;, dan '/;b<v dengan pemberian parenteral dapat menurunkan kadar glukosa darah kelinci, dibandingkan dengan glibenklamid. ekanisme insulinotropic Tinospora crispa diteliti invitro menggunakan insulin secreting clonal <!cell line& 934-4':. =kstrak air mensentisasi sel Q pada Ia( ekstrasel dan menimbulkan akumulasi Ia( intrasel sehingga terjadi peningkatan pelepasan insulin 6Gormularium ,bat 9erbal 7sli 3ndonesia8. #erdasarkan buku Gormularium obat herbal asli 3ndonesia, uji praklinik& infusa batang brotowali :;, A,:;, dan '/;b<v dengan pemberian parenteral dapat menurunkan kadar glukosa darah kelinci, dibandingkan dengan glibenklamid. ekanisme insulinotropic Tinospora crispa diteliti in vitro menggunakan insulin secreting clonal <!cell line& 934-4':. =kstrak air mensensitisasi sel < pada Ia( ektra sel dan menimbulkan akumulasi Ia( intrasel sehingga terjadi peningkatan pelepasan insulin.
72

). +aun #ila #elum diketahui dan didapatkan penelitian mengenai manfaat daun bila untuk penanganan +iabetes *. Kayu ellitus.

anis 6'innamomun burmanii8

#erdasarkan buku Gormularium obat herbal asli 3ndonesia, uji praklinik menunjukkan bahwa =kstrak kulit kayu manis dapat menurunkan kadar glukosa pada uji toleransi glukosa. =fek hipoglikemk diduga melalui peningkatan sekresi insulin. !enyawa sinamitanin #' yang diisolasi dari kulit kayu manis memperlihatkan efek antihiperglikemik pada sel )4)-H'. Kombinasi sinamitanin #' dan insulin dapat meningkatkan pengeluaran glukosa. =kstrak etanol kayu manis pada dosis '//, ':/ dan (// mg<Kg## secara nyata dapat menurunkan kadar gula darah pada tikus yang diinduksi aloksan. -ji klinik menunjukkan bahwa pemberian kayu manis ',) atau . g<hari setiap hari selama */ hari dapat menurunkan kadar glukosa puasa '2-(0;. -ji klinik ./ pasien + mendapat placebo atau kayu manis dosis 6' g, ) g, atau . g8<hari selama */ hari. Pada kelompok kayu manis ' g<hari, gula darah puasa turun (,0 mmol<H1 pada kelompok ) g<hari gula darah puasa turun (,/ mmol<H1 dan pada kelompok . g<hari gula darah puasa turun ),2 mmol<H. :. >osella 6,ibiscus sabdarifa $inn8 Penelitian dilakukan dengan memanfaatkan esktrak rosela pada tikus putih diabetes. Penelitian dilakukan untuk mengungkapkan kemampuan hipoglikemik 6menurunkan kadar glukosa darah8 rosela, merupakan uji praklinis dengan desain eksperimental dan menggunakan tikus putih 6=attus norvegicus8 sebagai hewan uji. 9asil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak rosela dengan dosis (:/ mg<kg ## dapat menurunkan kadar glukosa darah sebesar (*,)';, sedangkan rosela dengan dosis :// mg<kg ## terjadi penurunan kadar glukkosa sebesar )(,*);. Perlakuan dengan hewan uji dengan ekstrak rosela (:/ dan :// mg<kg ##, menunjukkan penurunan kadar glukosa darah menjadi normal kembali. Kondisi ini diperkirakan senyawa-senyawa aktif yang terdapat di dalam rosela mampu memperbaiki fungsi dan jumlah sel Q pankreas yang rusak akibat aloksan. Perbaikan sel Q pankreas tersebut berakibat kembalinya kemampuan sel Q pankreas memproduksi insulin. !elanjutnya
73

insulin akan menurunkan kadar glukosa dalam darah hewan uji. 9asil penelitian tersebut sejalan dengan penelitian sebelumnya, yang dilakukan oleh ardiah dkk pada tahun (//A. 9asil penelitian tersebut mengungkapkan bahwa ekstrak rosela )/; dan ./; dapat memperbaiki jumlah sel Q pankreas berturut-turut (*,2 dan ((,( sel. Perbaikan sel Q pankreas akan menyebabkan pankreas mampu kembali memproduksi insulin, yang selanjutnya insulin akan menurunkan kadar glukosa darah. #erdasarkan hasil penelitian terungkap bahwa ekstrak rosela mampu menurunkan kadar glukosa darah pada hewan uji yang telah dibuat diabetes, hal dapat menjadi indikasi bahwa rosela mempunyai kemampuan antidiabetes 6Ihristanto 7di 5ugroho8. Penelitian juga dilakukan oleh >udi !etiawan, ekstrak kelopak bunga rosela 6,ibiscus sabdariffa H%8 mempunyai pengaruh dalam menurunkan kadar gula darah pada tikus putih yang diinduksi aloksan. =kstrak kelopak bunga rosela 6 ,ibiscus sabdariffa H%8 dosis uji .: mg< (// g ##, ')/ mg< (// g ## dan '0: mg< (// g ## mempunyai pengaruh dalam menurunkan kadar gula darah yang lebih rendah disbanding glibenklamid. Penelitian eksperimental pre and posttest controlled group design menggunakan )/ ekor tikus sprague-dawley jantan dengan usia W ) bulan dan berat badan W (//g, dibagi : kelompok, yaitu kontrol negatif 6aXuadest8, kontrol positif 6glibenklamid /,/.*mg<(//g##<(ml8, ekstrak kelopak bunga rosela dosis ' 6.: mg<(//g##<(ml8, dosis ( 6')/mg<(//g##<(ml8, dan dosis ) 6'0:mg<(//g##<(ml8. +ata hasil penelitian dianalisis dengan uji anova dan uji post hoc. 9asil Penelitian menunjukkan perbedaan yang bermakna dalam menurunkan kadar gula darah. .. +aun Gedi 6#belmoschus manihot $8 #elum diketahui dan didapatkan penelitian mengenai manfaat daun gedi untuk penanganan +iabetes ellitus.

A.

eniran 6Phylanthus niruri %al.8 !uatu uji klinis juga membuktikan bahwa Gilantin dan hipofilantin merupakan komponen utama meniran yang diperkirakan berperan dalam penurunan kadar gula darah. 9al ini ditunjukkan dengan adanya percobaan pemberian ekstrak air meniran pada tikus yang telah diinduksi aloksan, ternyata kadar gulanya menurun.
74

#eberapa laporan penelitian menunjukkan potensi ekstrak meniran dalam menurunkan kadar glukosa darah penderita + . 7yensu 6'02'8, menyebutkan bahwa meniran dapat digunakan sebagai obat antidiabetes. Ihairul et al% 6(///8, melaporkan bahwa ekstrak metanol tanaman meniran menunjukkan efek hipoglikemik pada kelinci putih jantan. Penelitian yang dilakukan oleh !himiDu et al% 6'0208, memberikan informasi mengenai mekanisme biokimiawi ekstrak meniran dalam menurunkan kadar glukosa darah 6Ihasbi Gahri8. =kstrak metanol akar meniran menunjukkan aktivitas penurunan kadar glukosa darah pada seluruh dosis perlakuan yaitu ( mg<(//g ##, * mg<(//g ##, . mg<(//g ##, 2 mg<(//g ## dan '/ mg<(//g ##. Perlakuan ekstrak dosis '/ mg<(// g ## menunjukkan penurunan kadar glukosa darah 6)),:2;8 yang tidak berbeda nyata dengan perlakuan Glibenclamide 6):,..;8 6Gahri, (//:8. Kemampuan = 7 6=kstrak etanol 7kar eniran8dalam menurunkan kadar glukosa darah tikus diabetik berkaitan dengan aktivitas biologis senyawa dalam tanaman meniran. #eberapa penelitian menunjukkan bahwa senyawa aktif dalam tanaman meniran yang berpengaruh hipoglikemik termasuk dalam kelompok polifenol, yaitu ellagitanin jenis asam ellagat 6!himiDu et al%&'0201 4aylor, (//)8. 7sam ellagat dapat menghambat kerja enDim aldosa reduktase. enurut !himiDu et al%&6'0208, ekstrak alkohol meniran mengandung senyawa-senyawa asam ellagat & asam brevivolin karbosiklik dan enDim etil brevifolin karboksilase yang dapat menghambat kerja enDim aldosa reduktase 67>8. +iantara ketiga senyawa tersebut asam ellagat memberikan aktivitas paling kuat yaitu enam kali lebih besar daripada paten Xuercitrin yang juga dikenal sebagai penghambat enDim 7> 6!himiDu et al%& '0208. 7ktivitas hipoglikemik = 7 terjadi melalui peningkatan penggunaan glukosa dalam hati. Pada penderita + , proses perubahan glukosa menjadi fruktosa 6jalur polyol8 mengalami peningkatan, sehingga keseimbangan metabolisme terganggu 69ernawan, (///8. Proses peningkatan penggunaan glukosa tersebut terjadi, diperkirakan melalui penghambatan laju aliran jalur polyol dan peningkatan glikolisis sehingga meningkatkan pemasukan glukosa ke dalam siklus 4I7. 9al ini didasarkan pada penelitian yang menunjukkan bahwa kerja enDim 7> pada jalur polyol dapat dihambat oleh senyawa 1opolrestat 64rueblood dan >amasamy, '0028. !ecara umum, aktifitas hipoglikemik = 7 sebagai berikut& - Men ngkatkan kelarutan gluk)sa (arah.
75

diduga melalui cara

ekanisme aktifitas hipoglikemik = 7 glikosida flavonoid.

diduga karena adanya kandungan senyawa diduga disebabkan senyawa

ekanisme hipoglikemik = 7

glikosida flavonoid yang terabsorpsi dalam darah dan meningkatkan kelarutan glukosa darah sehingga mudah untuk diekresikan melalui urin 6Ihairul et al%, (///8. - Mengham0at kerusakan )ks (at # *a(a sel *ankreas. ,kamoto 6'00.8, melaporkan bahwa alloksan merusak sel pankreas dengan menginduksi pembentukan radikal bebas hidroksil. >adikal bebas hidroksil menyerang substansi esensial sel pankreas. 4erapi dengan = 7 pankreas 6seperti membran plasma sel, lisosom, mitokondria dan +578 dan mengawali kerusakan sel diduga memiliki mekanisme hipoglikemik melalui pankreas, sehingga sel dapat inaktivasi radikal bebas hidroksil yang menyerang sel

mensekresi insulin secara lebih baik. 4anaman meniran mengandung berbagai antioksidan terutama golongan flavonoid 6!ugati dan ?ohnny, '00'8. 9al ini sejalan dengan pernyataan Palmer dan Paulson 6'00A8, bahwa konsumsi senyawa flavonoid dapat mengurangi radikal hidroksil dan radikal peroksil, namun macam senyawa yang berpengaruh dan mekanisme hipoglikemik = 7 2. ahoni 6S/ietenia mahagoni8 4elah dilakukan penelitian terhadap ektrak etanol biji mahoni 6 S/ietenia mahagoni8 terhadap penurunan kadar glukosa darah tikus putih menggunakan uji toleransi glukosa. =kstrak serbuk biji mahoni dilakukan secara maserasi menggunakan etanol 0.;, kemudian maserat dipekatkan menggunakan penguat vakum dan dikeringkan dengan free2e dryer% !elanjutnya dilakukan pengujian kadar gula darah terhadap tikus putih yang terdiri dari * kelompok, yaitu sebagai pembanding negative digunakan suspensi I I ';, setelah dilakukan orientasi dosis, dipilih ( dosis ekstrak :/ m <kg bb dan '// m<kg bb dan sebagai pembanding positif digunakan glibenklamid dosis ' m<kg bb. Pemberian ekstrak etanol biji mahoni dosis :/ m <kg bb dan '// m<kg bb memberikan efek penurunan kadar gula darah dengan potensi yang sama dengan glibenklamid dosis ' m<kg bb 6Hinghuat Humban >aja8. enurut Prof.9embing @ijayakusuma, herbal yang berkhasiat hipoglikemik dapat digunakan untuk membantu menurunkan kadar gula darah pada penderita + adalah #iji tipe 33 yang tidak tergantung insulin. 9erbal yang berkhasiat hipoglikemik salah satunya ahoni 6S/ietenia mahagoni8 6Prof.9embing @ijayakusuma8. !edangkan
76

belum diketahui 6Gahri, (//:8.

enurut #adan Pengawas ,bat dan

akanan 6#P, 8 bahwa salah satu tanaman yang ahoni.

dapat digunakan sebagai antidiabet adalah #iji


9. #uah Pinang 6#reca catechu8

#elum diketahui dan didapatkan penelitian mengenai manfaat buah pinang untuk penanganan +iabetes ellitus.

'/. +aun Paliasa 69leinhovia hospita $inn8 4elah dilakukan penelitian eksperimental yang bertujuan mengetahui pengaruh infus daun kayu paliasa terhadap penurunan kadar glukosa darah kelinci. untuk melengkapi data khasiat bahan tersebut. 9ewan coba yang digunakan adalah kelinci jantan, berat badan '.:-( kg, sebanyak ': ekor yang dibagi dalam : kelompok. Kelompok 3 6kontrol8 diberi akuadcs1 kelompok 'H 333 dan 3% mendapat perlakukan dengan pemberian infus bahan : mH<kg bb. secara oral, masing-masing dengan konsentrasi :1 '/ dan ':; b<v & kelornpok % mendapat&iYlteiklamid : mH<kg bb. !ebagai pcmbanding. !ampel darah diambil guna pengukuran kadar glukosa darah sebelum dan setelah 0: perlakuan, yang dilakukan selama : jam dengan interval waktu ' jam. Penentuan kadar glukosa darah secara fotometer, dengan metoda glukosa oksidasc. 9asil penelitian menjukkan bahwa ( jam setelah pemberian infiis :1 '/ dan ':; b<v terjadi penurunan kadar glukosa darah yang nyata dibandingkan kontrol. +ibandingkan dengn1 glibenklamid, penurunan kadar glukosa darah oleh infiis :; dan '/; b<v lebih rendah sedangkan dengan infius ':; b<v tidak berbeda nyata pada taraf signifikansi ';.

HIPER!$LE+TER$LEMIA +istribusi responden menurut kelompok umur, umur */-*0 tahun sebanyak )) responden 6)A,0;8, :/-:0 tahun sebanyak () responden 6(.,*;8, lebih dari ./ tahun sebanyak (/ responden 6();8, dan umur )/-)0 tahun sebanyak '' responden 6'(,.;8. 9al ini menunjukkan bahwa penderita hiperkolesterolemia bisa saja terjadi pada semua kelompok umur dewasa.

77

enurut hasil pengkajian yang dilakukan, penderita 9iperkolesterolemia laki-laki sebanyak '* responden 6'.,';8 dan perempuan sebanyak A) responden 62),0;8 dengan pekerjaan paling tinggi adalah sebagai 3bu >umah 4angga yaitu sebanyak *2 responden 6::,(;8, P5! sebanyak () responden 6(.,*;8, dan Pegawai !wasta sebanyak '' responden 6'(,.;8. enurut penelitian yang dilakukan oleh =llya >. + , dkk, bahwa rata profil lipid pada pria lebih rendah dari pada wanita. Pada pria nilai rata-rata kolesterol total adalah '2(,: W )),) mg<dl, trigliserida '(A,. W :.,( mg<dl, K-9+H *A.0 W '0,. mg<dl, KH+H ''',0 W (0,* mg<dl, sedangkan pada wanita nilai rata-rata kolesterol total ('*,. W */,: mg<dl, trigliserida ')*,0 W :),A mg<dl, K-9+H :*,* W '/,. mg<dl, K-H+H ')),( W )),) mg<dl 6 =llya, dkk, '0008 enurut cara responden mengetahui menderita hiperkolesteolemia, responden mengetahui kadar kolesterolnya tinggi melalui pemeriksaan laboratorium sebanyak *) responden 6*0,*;8 dan melalui tenaga kesehatan )A responden 6*(,:;8. +ari hasil ini terlihat bahwa tingkat kesadaran masyarakat dan ketersediaan sarana kesehatan di masyarakat sudah baik. #erdasarkan riwayat penggunaan herbal pada penderita hiperkolesterolemia yakni sebanyak :. responden 6.*,*;8 pernah menggunakan herbal. +engan melihat presentasi penggunaan herbal oleh penderita hiperkolesterolemia, hal ini menunjukkan bahwa tingkat peminatan masyarakat akan herbal sudah baik. Iara memperolehnya pula sangat mudah dan murah. #erdasarkan hasil pengkajian ini, jumlah responden yang menanam sendiri sebanyak (2 responden 6:/;8 dan diperoleh dari pasar sebanyak '* responden 6(:;8. #erdasarkan bentuk herbal yang digunakan, sebagian besar responden memilih herbal dalam bentuk segar yaitu sebanyak :/ responden 620,(0;8 dan dalam bentuk dikeringkan sebanyak * responden 6A,'*;8. ?enis herbal yang paling banyak digunakan untuk hiperkolesterolemia adalah daun sirsak sebanyak ') responden 6'*,0;8 dan daun salam sebanyak '( responden 6'),2;8, bagian tanaman yang digunakan adalah daun dan diramu dengan cara direbus lalu diminum. !ebanyak :: responden 602,(';8 menggunakan herbal dengan cara diminum. !ebanyak :* reponden 60.,*);8 tidak merasakan adanya efek samping setelah mengkonsumsi herbal. #erikut ini penelitian mengenai manfaat '/ jenis herbal yang paling banyak digunakan oleh responden untuk menangani 9iperkolesterolemia & '. +aun !irsak 7#nnona muricata $.8
78

#elum diketahui dan didapatkan penelitian mengenai manfaat daun sirsak untuk penanganan 9iperkolesterolemia. (. +aun !alam 6Sy2ygium polyanthum ">ight88 =kstrak air daun salam dapat menurunkan kadar kolesterol H+H dan menaikkan kadar-kadar kolesterol 9+H pada serum darah tikus putih. =kstrak air daun salam konsentrasi ( Zg<ml menurunkan kadar kolesterol total kultur primer tikus '0,(; dibandingkan terhadap biakan control. Kadar kolesterol ini diukur setelah ( jam inkubasi. 9asil uji ini dengan Dat antihiperlipidemia, provastatin, pada konsentrasi *// Zg<ml menurunkan kadar kolesterol berturut-turut sebanyak ',* dan .A,' ; dibandingkan terhadap biakan control setelah inkubasi ( dan ) jam 6%ademikum 4anaman ,bat untuk !aintifikasi ?amu8. !edangkan menurut penelitian yang dilakukan oleh !uhardjono dan %incentius 7gung, pemberian ekstrak .ugenia polyantha dari /,'2 gr daun salam segar, /,). gr daun salam segar, dan /,A( gr daun salam segar<hari selama ': hari dapat meningkatkan kadar 9+H kolesterol serum tikus jantan galur wistar hiperlipidemia secara bermakna. !emakin tinggi dosis ekstrak .ugenia polyantha yang diberikan semakin tinggi peningkatan kadar 9+H kolesterol serum tikus jantan galur @istar hiperlipidemia 6!uhardjono dan 7gung, (//28. +an hasil penelitian lain menunjukkan bahwa pemberian ekstrak .ugenia polyantha /,'2gr1/,).gr1dan /,A(gr<hari selama ': hari dapat menurunkan kadar H+H kolesterol tikus hiperlipidemia secara bermakna, dengan dosis /,A(gr<hari sebagai dosis yang menurunkan kadar H+H kolesterol serum lebih tinggi dibanding dengan dosis lainnya6 artina dan Pidrayanti, (//28.
3. Habu !iam 6Sechium edule8

%itamin # kompleks yang disebut sebagai vitamin #), berfungsi untuk menurunkan produksi %H+H 6very low density lipoprotein8 di dalam hati, sehingga produksi kolesterol H+H 6low density lipoprotein8 dan trigliserida dapat menurun. Habu siam mengandung komponen saponin yang sanggat berperan dalam penurunan kolesterol karena dapat menghambat dan mencegah penyerapan kolesterol di dalam darah 6Poltekkes alang8.
79

*. Kemuning 6*urraya paniculata "ang biasa dimanfaatkan untuk pengobatan kolesterol tinggi adalah daun jati belanda 6)ua2uma ulmifolia8, kemuning 6*urraya paniculata8, dan tempuyung 6Sonchus arvensis8. kemuning mengandung atsiri, damar, tannin, glikosida, dan meransin. 4anaman ini dapatdigunakan untuk mengurangi lemak tubuh berlebihan, pelangsing tubuh, nyeri pada tukak 6ulkus8, memar akibat benturan, rematik, keseleo, digigit serangga dan ular berbisa, ekDema, dan luka terbuka pada kulit. 9asil penelitian pada daun kemuning menunjukkan, pemberian infus daun ini sebesar '/ persen, (/ persen, )/ persen, dan */ persen sebanyak /,: ml pada mencit dapat menurunkan berat badannya secara bermakna. 3ni menunjukkan telah terjadi peningkatan pembakaran lemak tubuh. Kolesterol merupakan salah satu komponen dari lemak yang terdapat dalam darah. #eberapa teori yang lain menyebutkan bahwa khasiat daun jati belanda dan kemuning adalah karena kandungan damarnya. ekanismenya sebagai berikut, kolesterol yang terbentuk menjadi asam empedu berikatan dengan damar dan segera dieksresi melalui feses. Iepatnya asam empedu dieksresikan oleh tubuh akan disertai oleh cepatnya pembentukan asam empedu sehingga kolesterol dalam tubuh segera diubah menjadi asam empedu. +engan demikian, proses ini akan mengurangi kadar kolesterol. :. !ambung 5yawa ")ynura procumbens +ari -ji praklinik pada pengujian ekstrak etano daun dewa terhadap tikus normal dan tikus diabetes yang diinduksi streptoDocotin, sebanyak '* dosis tunggal berbeda diberikan selama A hari dengan control positif metformin dan glibenklamid menghasilkan dosis optimum ':/ mg<kg## yang efektif menurunkan kolesterol dan trigliserida. Graksi butanol daun dewa dosis )/, '//, dan )// mg<kg## yang diberikan selama (' hari pada mencit putih betina yang diinduksi minyak kelapa mampu mengurangu total kolesterol dan trigliserida serta meningkatkan 9+H 6Gormularium obat herbal asli 3ndonesia8. !alah satu cara penurunan yang sekarang diminati dan dikembangkan adalah dengan pengobatan tradisional dengan daun sambung nyawa. +aun sambung nyawa mengandung Dat C Dat fitokimia antara lain flavonoid yang mampu menurunkan kadar kolesterol darah, serta menghalangi adanya reaksi oksidasi kolesterol H+l dalam tubuh.
80

4ujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efek ekstrak daun sambung nyawa terhadap kadar kolesterol darah tikus diabetik. Populasi penelitian adalah tikus jantan umur ( bulan berat antara ':/ C (// gram.!ampel '( ekor tikus, tiap kelompok terdiri ) tikus, disampling dari keseluruhan populasi penelitian dengan teknik random sampling. !ampel dibagi menjadi * kelompok dengan ) variabel& dosis ekstrak daun sambung nyawa, metformin, dan placebo 6 variabel bebas 8, kadar kolesterol 6 variabel tergantung 8, galur, jenis kelamin, berat tikus, dan pakan 6 variabel kendali 8. +ata diuji dengan anava satu jalan, diuji lanjut dengan uji ?arak Ganda +uncan. 9asil penelitian menunjukkan rata C rata kadar kolesterol setelah perlakuan pada kelompok 7 K ..,.. mg<dl, # K (2,(' mg<dl, I K *.,(: mg<dl, +K .0,2* mg<dl. +iperoleh G hitung 6 '*,(** 8 dengan G tabel 6 *,/A K :;8, jadi pada taraf kepercayaan : ; G hitung J G tabel sehingga dinyatakan ada perbedaan nyata antara keempat kelompok perlakuan. 9asil -?G+ menunjukkan ekstrak daun sambung nyawa efektif menurunkan kadar kolesterol darah tikus diabetik. Kesimpulan penelitian ini adalah ekstrak daun sambung nyawa efektif menurunkan kadar kolesterol darah tikus diabetik. 5amun perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang efek lain ekstrak daun sambung nyawa bagi kesehatan 65urwahyuni, (//.8. .. >osella 6,ibiscus sabdarifa $inn8 #erdasarkan uji praklinik, pemberian ekstrak kering kelopak bunga rosella :// dan '// mg<kg pada tikus dengan diet kolesterol tinggi selama . minggu dapat menurunkan kadar kolesterol ((; dan (.;, sedangkan trigliserida )); dan (2;. !ementara kadar 9+H tidak terkadi perubahan yang nyata. +an uji kinik menunjukkan ekstrak kering kelopak bunga rosella '// mg<hari selama ' bulan dapat menurunkan secara nyata kadar kolesterol total, menungkatkan kadar 9+H dan memperbaiki rasio 47G<9+H pada pasien dengan sindrom metabolic, selain itu juga terjadi penurunan kadar trigliserida. >ebusan kelopak rosella menurunkan kadar trigliserida darah pada mencit yang mengalami hiperlipidemia sebagai model hewan coba 6Gormularium obat herbal asli 3ndonesia8. Kadar trigliserida kelinci yang diberi makan kolesterol menurun *.-:0; setelah diberi ekstrak bunga rosella selama '/ minggu, demikian juga kadar kolesterol total dan kolesterol H+H menurun secara nyata jika dibandingkan control. inuman teh
81

kelopak bunga rosella dapat meningkatkan 9+H-I secara bermakna pada pasien

hipertensi, hal ini sangat menguntungkan karena 9+H-I merupakan factor penjaga penyakit jantung koroner. =kstrak bunga rosella dalam bentuk kapsul './// mg 6*/,' mg antosianin, (/ mg flavonoid, dan (2 mg polifenol8 per hari yang diberikan bersamaan dengan makanan selama satu bulan dapat menurunkan kolesterol secara nyata A',*; pasien dengan rata-rata penurunan sebesar '(; 6%ademikum tanaman obat untuk saintifikasi jamu jilid (8. A. !ambiloto 6#ndrographis paniculata 5ess.8 9asil penelitian yang dilakukan =my Gatmawaty menunjukkan bahwa ekstrak daun sambiloto 6#ndrographis paniculata 5ess.8 berpengaruh terhadap kadar kolesterol total, 9+H, H+H dan trigliserida darah tikus 6=attus norvegicus8 diabetes. +ari lama pemberian ekstrak daun sambiloto, pada pemberian selama (2 hari, merupakan lama pemberian paling berpengaruh terhadap kadar kolesterol total, 9+H, H+H dan trigliserida hingga mendekati kadar pada tikus kontrol 6normal8. 4etapi secara statistic antara perlakuan (' dan (2 hari pada kadar kolesterol total, 9+H dan trigliserida tidak mempunyai perbedaan secara nyata. 9al ini menunjukkan bahwa kedua perlakuan memiliki efektifitas yang sama pada kadar kolesterol total, 9+H dan trigliserida darah tikus 6Gatmawaty, (//28. 2. engkudu 6*orinda citrifolia +ari uji praklinik ekstrak buah, daun, dan akar mengkudu menurunkan kadar kolesterol total dan trigliserida, pada tikus dislipdemia yang diinduksi. Pada tikus dislipdemia yang diinduksi diet tinggi lemak, ekstrak buah, daun dan akar menyebabkan penurunan kadar kolestero total, trigliserida, H+H kolesterol, indeks aterogenik, dan rasio 4I<9+H secara bermakna. =kstrak akar menyebabkan peningkatan 9+H. ekanisme antidislipdemi *orinda citrifolia melalui beberapa cara antara lain inhibition biosintesis, absorpsi, dan sekresi lipid diduga karena adanya multiple antioksidan dalam mengkudu 6Gormularium obat herbal asli 3ndonesia8. 0. ?ati #elanda 6)ua2uma ulmifoliae $amk8 +ari -ji praklinik, efek antiobesitas daun jati belanda telah diteliti oleh >ahardjo,dkk 6(//.8, melalui aktivitas penghambatan enDim lipase pancreas tikus putih jantan. =nDim lipase berperan penting dalam hidrolisis lemak menjadi asam lemak,
82

gliserol, monoasiligliserol dan diasiligliserol. Penghambatan enDim lipase pancreas dang aster dapat menutup absorpsi lemak dan meningkatkan ekskresi lemak lewat feses sehingga dapat digunakan untuk mengatasi obesitas. Penelitian ini menggunakan ekstrak etanol daun jati belanda konsentrasi '/, (/, dan )/; sebanyak /.: mH<(// g bb<hari diberikan per oral sekali sehari selama )/ hari dengan pembanding orsilat (.'. mg<(// g bb<hari. 9asil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun jati belanda mampu menurunkan aktivitas lipase pancreas secara nyata 6Gormularium obat herbal asli 3ndonesia8. Penelitian lain mengenai daun jati belanda berdasarkan hasil pemantapan efikasi khasiat dan keamanan produk terpilih, yaitu ekstrak terpilih untuk pelangsing adalah ekstrak klorofom karena ekstrak ini mempunyai efek samping yang mempengaruhi deposit lemak, M secara in vitro enDim lipase merupakan activator 6bersama ekstrak heksana8. =kstrak terpilih untuk penurun kolesterol adalah ekstrak etanol, karena walaupun ekstrak kloform memiliki aktivitas penurun kolesterol secara in vivo pada mencit lebih baik dibandingkan air 6 dan memliki efek yang tidak berbeda nyata dengan ekstrak heksana8 dan memiliki efek hipokolesterolemia secara in vitro 9 G C Io7 reduktase yang paling baik 6bersama ekstrak steroid8, namun secara in vivo pada kelinci ekstrak terbaik adalah ekstrak etanol 6Hatifah K.+arusman8. !edangkan menurut penelitian =lin,dkk bahwa ekstrak air daun jati belanda dengan dosis :/mg<kg bb mampu menghambat peningkatan kadar kolesterol total dan H+H secara berbeda bermakna terhadap control pada tikus jantan 6!ukandar, dkk, (//08.
10. Keji #eling 6Stachytarpheta mutabilis8

#elum diketahui dan didapatkan penelitian mengenai manfaat Keji #eling untuk penanganan 9iperkolesterolemia. HIPERURI+EMIA +istribusi responden berdasarkan umur, yakni tertinggi pada umur :/-:0 tahun sebanyak */ responden 6):,';8, umur lebih dari ./ tahun sebanyak )A responden 6)(,:;8, */-*0 tahun sebanyak )' responden 6(A,(;8, umur )/-)0 tahun dan (/-(0 tahun masingmasing sebanyak ) responden 6(,.;8. #erdasarkan jenis kelamin menunjukkan bahwa penderita 9iperurisemia laki-laki sebanyak )' responden 6(A,(;8 dan perempuan sebanyak 2) responden 6A(,2;8. +istribusi responden 9iperurisemia menurut pekerjaan, paling tinggi adalah 3bu >umah 4angga yaitu sebanyak :0 responden 6:',2;8, Pegawai
83

swasta sebanyak (( responden 6'0,);8, dan P5! sebanyak 'A responden 6'*,0;8. +ari hasil pengkajian ini menunjukkan bahwa penderita hiperurisemia banyak terjadi pada usia lanjut. 9al ini sesuai dengan penelitian yang dilakukan di wilayah kerja puskesmas +r.!oetomo !urabaya, bahwa penyakit radang sendi yaitu artritis pirai 6asam urat8 berjumlah A( orang 62;8, terdiri dari )* 6*A,(;8 wanita berumur J:/ tahun, (: 6)*,A;8 wanita F:/ tahun 6Pipit Gesty,dan 7nis >osyiatul 9., 7fnan 7ris8. !elain itu penderita hiperurisemia pada pengkajian ini adalah lebih banyak wanita dan menurut pekerjaan yang paling tinggi adalah ibu rumah tangga karena penelitian yang dilakukan di puskesmas ini sebagian besar pasien yang berkunjung ke puskesmas adalah ibu-ibu. ?ika dibandingkan dengan penelitian-penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa penderita asam urat lebih banyak terjadi pada pria. #agi wanita yang memasuki usia menopause dan beberapa tahun sesudahnya akan mengalami berbagai keluhan dan permasalahan kesehatan 67li, (//)8. enurut penelitian yang dilakukan oleh Pipit Gesty, dkk bahwa penyakit 7rtritis Pirai 67sam -rat8 merupakan salah satu penyakit yang banyak dijumpai pada laki-laki usia antara )/-*/ tahun, sedangkan pada wanita umur ::-A/ tahun, insiden wanita jarang kecuali setelah menopause 6Gesty,dkk, (/'/8. Gout adalah penyakit yang disebabkan oleh peningkatan konsentrasi asam urat dalam cairan tubuh 6hiperurisemia8 dan adanya gangguan metabolisme protein 6!pector '00)8. Gangguan asam urat ini diperkirakan terjadi pada 2*/ dari setiap '//./// orang, dan mewakili sekitar :; dari total penyakit radang sendi. !ekitar 0/; kasus diperkirakan terjadi akibat kelainan proses metabolisme dalam tubuh 6gout primer8 dan umum diderita oleh laki-laki berusia lebih dari )/ tahun. !edangkan '/; lagi umumnya diderita oleh wanita dan disebabkan oleh gangguan hormon. Penderita hiperurisemia ini mengetahui menderita hiperurisemia dari tenaga kesehatan sebanyak *) responden 6)A,A;8 dan pemeriksaan laboratorium sebanyak ). responden 6)',.;8. +ari hasil pengkajian yang dilakukan, menunjukkan bahwa sebanyak A. responden 6.*,0;8 pernah menggunakan herbal untuk menangani hiperurisemia yang diderita. 9erbal yang paling banyak diketahui masyarakat untuk penanganan hiperurisemia adalah daun sirsak sebanyak '2 responden 6':,2;8 dan sambiloto '/ responden 62,2;8. +imana sebanyak )/ responden 6)0,*A;8 memperoleh herbal dari hasil menanam sendiri, serta (( responden 6(2,0:;8 memperoleh dari pasar. 9erbal yang digunakan paling banyak dalam bentuk segar yaitu sebanyak .* responden 62/,(.;8 menggunakan dalam bentuk segar.
84

#agian tanaman yang digunakan paling banyak adalah daun dengan cara diramu yakni direbus lalu diminum yaitu sebanyak A. responden 6..,A;8. #erdasarkan pengkajian ini juga sebanyak ''( responden 602,(;8 tidak merasakan adanya efek samping setelah mengkonsumsi herbal. 9al ini menunjukkan bahwa sebagian besar herbal tidak memberikan efek samping jika dikonsumsi. #erikut ini penelitian mengenai manfaat '/ jenis herbal yang paling banyak digunakan oleh responden untuk menangani hiperurisemia & '. +aun !irsak 6#nnona muricata $8 #erdasarkan sebuah penelitian yang dilakukan oleh para ahli kesehatan berhasil mengungkap sebuah fakta, ternyata ektrak daun buah sirsak terbukti efektif untuk mengobati asam urat. +aun sirsak diketahui memiliki khasiat untuk mengobati asam urat, karena daun sirsak mengandung beberapa kandungan yang mampu mengatasi dan menstabilkan kadar purin dalam tubuh. +aun sirsak ini tidak hanya pada buahnya saja yang memiliki manfaat, namun ternyata daun sirsak jauh lebih baik dan lebih baik dan lebih banyak manfaatnya. +aun sirsak telah diteliti oleh ahli kesehatan dunia dan diketahui mampu mengobati penyakit asam urat dengan cepat dan efektif.

2. !ambiloto 6#ndrographis paniculata8 #erdasarkan hasil penelitian, sambiloto berguna sebagai antiinflamasi. Penyakit yang dapat disembuhkan dengan sambiloto adalah asam urat. enurut uji praklinis, sambiloto memiliki efek antiinflamasi, percobaan pada mencit menunjukkan bahwa infuse daun :',* mg<'//g bb secara oral dapat meningkatkan antiiflamasi. +ari penelitian lain yang dilakukan oleh 4ahoma !iregar bahwa ekstrak alkohol sambiloto mempunyai efek antiinflamasi terhadap udem yang ditimbulkan dengan karagenin pada telapak kaki tikus 6!iregar, '00/8. ). +aun !alam 7Sy2ygium polyanthum ">ight88 +aun salam dapat mengatasi asam urat. Glavonoid dalam +aun salam dapat menurunkan kadar asam urat dalam tubuh. Pada tahun (//2, !riningsih, dari #PP4 6#adan Pengkajian dan Penerapan 4eknologi8, menemukan bahwa pada uji praklinik,
85

dosis +aun salam (/ mg<(// gram ## mampu menurunkan kadar asam urat darah yang setara dengan sintetik allopurinol dosis (,A mg<kg ##. *. #uah erah 6Pandanus 'onoideus8

7sam urat disebabkan karena terganggunya fungsi lever sehingga lever memproduksi asam urat secara berlebihan. 7sam urat akhirnya tertampung di dalam ginjal menjadi batu dan dibawa ke ujung-ujung jari tangan dan kaki serta mengumpul di sana. 4okoferol dalam buah merah mengencerkan darah dan memperbaiki sistem kerja lever. !istem kerja lever, setelah diperbaiki, memproduksi kadar asam urat yang normal. =kstrak n-heksan buah merah lebih menunjukkan efek imunostimulan dan efek toksik dibandingkan dengan ekstrak etanol dan etil asetat. =kstrak buah merah memiliki efek imunostimulan terhadap sel limfosit pada konsentrasi yang rendah 6/,/.2A: mg<mH8, dan dapat memberikan efek toksik pada konsentrasi yang lebih tinggi 6'*,/// g<mH8. =kstrak buah merah memberikan efek sitotoksik terhadap sel tumor kelenjar susu, pada semua tingkat konsentrasi, dan paling efektif pada konsentrasi '*,/// mg<mH 6Kumala, dkk, (//.8.

:. Kayu secan 6'aesalpinia sappan $%8 Kayu secan dapat menghambat efek hialuronidase, antikoagulan, antitrombus. Penelitian efek analgetik infusa kulit kayu secang pada mencit putih dosis ((: mg<'/ g## menunjukkan efek yang tidak berbeda dengan asetosal /,(: mg<g ## dalam menekan rasa sakit akibat pemberian asam asetat. =kstrak etanol A/; kayu secang juga dilaporkan dapat menurunkan kadar asam urat pada tikus hiperurisemia. .. Habu !iam 6Sechium edule8 Habu siam juga sangat baik bagi penderita asam urat. =fek diuretik dari labu siam akan melancarkan pembuangan air kecil, sehingga kelebihan asam urat dapat segera dikeluarkan dari dalam tubuh 6Poltekkes malang8. A. +aun Paliasa 69leinhovia hospita $inn.8
86

#elum diketahui dan didapatkan penelitian mengenai manfaat daun paliasa untuk penanganan hiperurisemia. 2. engkudu 6*orinda citrifolia $ #elum diketahui dan didapatkan penelitian mengenai manfaat mengkudu untuk penanganan hiperurisemia. 0. ahkota +ewa 6Phaleria macrocarpa8 #uah mahkota dewa dapat menurunkan kadar asam urat. Kandungan antioksidan yang terdapat dalam buah mahkota dewa mencegah tubuh kita terkena dampak radikal bebas sehingga secara tidak langsung juga dapat menurunkan kadar asam urat. !elain itu khasiat mahkota dewa yang lain adalah sebagai obat leukimia dan mengobati berbagai pernyakit kulit. +alam kulit buah mahkota dewa terkandung senyawa alkaloid& saponin, dan flavonoid. !edang dalam daunnya terkandung alkaloid& saponin dan polyfenol. -lavonoid memiliki bermacam-macam efek, antara lain sebagai imunostimulan 6 aratani, (//.8.

'/.

iana < 3ler 6'oleus atropurpureus 5enth8 iana mengandung flavonoid, saponin dan polifenol dan bermanfaat sebagai antiinflamasi. 9asil pemisahan fraksi-fraksi infusa daun iler dengan menggunakan metode KH4 preparatif diperoleh empat buah fraksi. =fek antiinflamasi terbaik diberikan oleh fraksi ketiga dari infusa, dengan nilai persentase radang sebesar */,'A; dan nilai persentase inhibisi radang sebesar )',A/;, pada dosis :/ mg<kg bb. 7nalisis kualitatif dengan spektrofotometer ultraviolet menunjukkan bahwa senyawa tersebut mempunyai gugus kromofor dengan panjang gelombang )(',( nm dan ('),* nm, sedangkan analisis kualitatif dengan spektrofotometer inframerah menunjukkan bahwa senyawa tersebut mempunyai gugus amina 659(8, alkil dan cincin aromatic 64jitraresmi, '00:8.

87

BAB : !E+IMPULAN DAN +ARAN :.1 !es m*ulan 7dapun yang menjadi kesimpulan dari kajian ini adalah & '8 #erdasarkan hasil pengkajian, penggunaan herbal untuk 9ipertensi cukup tinggi oleh masyarakat yaitu sebanyak '/A responden 6A:,.;8. (8 )8 *8 Penggunaan herbal untuk + 6.*,*;8. Penggunaan herbal untuk 9iperurisemia sebanyak A. responden 6.*,0;8. :.2 +aran &
88

yaitu sebanyak *. responden 62/,A;8.

Penggunaan herbal untuk 9iperkolesterolemia yaitu sebanyak :. responden

'8

enjadi tanggung jawab bersama #K4 , +inkes Provinsi, +inkes Kota, Puskesmas, dan lintas sektor terkait untuk meningkatkan !osialisasi Penggunaan 9erbal di !arana Kesehatan Gormal dan ?amu (/'', yaitu & asyarakat.

(8 +iharapkan agar masyarakat menggunakan >amuan 9erbal berdasarkan !aintifikasi - Gormulasi ramuan anti hipertensi R6 +aun seledri +aun kumis kucing +aun pegagan +aun meniran >impang temulawak >impang kunyit :g )g )g )g )g )g L vasodilator 6pelebaran pembuluh darah8 L diuretik L penurun tekanan darah L penambah daya tahan tubuh L penyegar badan L pelancar pencernaan M pengurang rasa sakit

- Gormulasi anti hiperkolesterol R6 +aun jati belanda :g +aun kemuning 7kar kalembak +aun meniran >impang temulawak >impang kunyit )g :g )g )g )g L penekan nafsu makan, penekan lipase pankreatik L penghambat kenaikan berat badan L pencahar L penambah daya tahan tubuh L penyegar badan L pelancar pencernaan M pengurang rasa sakit

- Gormulasi hiperurisemia 6 asam urat 8 R6 +aun kapel +aun tempuyung Kayu secang +aun meniran >impang temulawak >impang kunyit )g (g :g )g )g )g L anti oksidan kuat L diuretik lemah, urikosurik L penghambat Bantin oksidase L penambah daya tahan tubuh L penyegar badan L pelancar pencernaan M pengurang rasa sakit

- Gormula anti diabetes militus


89

R6 +aun sambiloto +aun brotowali +aun meniran >impang temulawak >impang kunyit :g :g )g )g )g L penurun gula darah baik tipe ' maupun tipe ( L penurun gula darah L penambah daya tahan tubuh L penyegar badan L pelancar pencernaan M pengurang rasa sakit

90