Anda di halaman 1dari 4

Ischialgia Akibat Spasme Otot Piriformis

1. Definisi Ischialgia atau sciatica secara umum diartikan sebagai nyeri menjalar ke bawah sepanjang perjalanan saraf ischiadiskus. (Cailliet, 1981). asa nyeri sering ditimbulkan setelah melakukan aktifitas yang berlebihan, terutama banyak membungkukkan badan atau banyak berdiri dan berjalan. asa nyeri juga sering dipr!"!kasi karena mengangkat barang yang berat. #adang nyeri menjalar dari pantat sampai ke bawah tungkai dan kaki. $yeri terasa disertai kasemutan dan pegal%pegal pada pantat dan tungkai. &ika dibiarkan maka lama kelamaan akan mengakibatkan kelemahan angg!ta badan bawah ' tungkai bawah yang disertai dengan mengecilnya !t!t%!t!t tungkai bawah tersebut. (. )ti!l!gi Di tahun 19(8, *e!man menyebutkan bahwa +,- kasus ischialgia ditransmisikan melalui musculus pirif!rmis. .erjadinya ischialgia disebabkan saraf ischiadikus yang mengalami tekanan !leh !t!t pirif!rmis bisa akibat trauma pada !t!t pirif!rmis, hipertr!pi !t!t pirif!rmis, inflamasi kr!nik, bursitis tend!n pirif!rmis, dll, sehingga perjalanan impuls pada saraf ischiadikus serta daerah%daerah yang dipersarafinya terganggu. /enurut 0idharta (1981), penyebab ischialgia dapat diklasifikasikan sebagai berikut2 a) Ischialgia sebagai perwujudan neuritis primer Ischialgia sebagai perwujudan neuritis primer adalah adanya peradangan pada saraf ischiadikus. Ischialgia ini sering berhubungan dengan diabetes melitus (D/), masuk angin, flu, sakit ker!ngk!ngan dan nyeri pada persendian. Ischialgia ini dapat disembuhkan dengan menggunakan $034D (Non-Steroid Anti Inflammatory Drugs). 5ejala utama Neuritis Ischiadikus primer adalah adanya nyeri yang dirasakan berasal dari daerah antara sacrum dan sendi panggul, tepatnya pada Foramen Infrapiriforme atau Incisura Ischiatika dan menjalar sepanjang perjalanan n. Ischiadikus dan lanjutannya pada n. Peroneus Communis dan n. Ti ialis. Neuritis Ischiadikus primer timbul akut, sub akut dan tidak berhubungan dengan nyeri punggung bawah kr!nik. Neuritis Ischiadikus dapat diketahui dengan adanya nyeri tekan p!sitif pada n. Ischiadikus, m. Ti ialis anterior dan m. Peroneus !ongus. b) Ischialgia sebagai perwujudan entrapment radikulitis dan radikul!pati Ischialgia ini dapat terjadi karena Nucleus Pulposus yang jeb!l ke dalam "analis #erte ralis akibat $ernia Nucleus Pulposus (6$7, osteofit atau peradangan (remat!id spondilitis angkilopoetika, herpes %oster, tuberkul!sa) atau karena adanya tum!r pada kanalis &erte ralis.

7ada kasus ini pasien akan merasakan nyeri hebat, dimulai dari daerah lum osacral menjalar menurut perjalanan n. Ischiadikus dan lanjutannya pada n. Peroneus Communis dan n. Ti ialis. /akin ke distal nyeri akan berkurang, ini disebabkan karena radiks saraf yang terangsang sehingga nyeri yang dirasakan akan berkurang. Ischialgia ini dikenal sebagai Ischialgia Disgonik. Data%data yang dapat diper!leh untuk mengetahui adanya Ischialgia 'adikulopati antara lain2 (1) $yeri punggung (!o( )ack Pain), (() 3danya peningkatan tekanan di dalam ruang arachnoidal* seperti2 batuk, bersin dan mengejan, (+) 8akt!r trauma, (1) !ordosis !um osacral yang berkurang, (9) 3danya keterbatasan :ingkup 5erak 0endi (:50) lum osacral* (,) $yeri tekan pada lamina :1, :9 dan 01, (;) .es :ase<ue selalu p!sitif, (8) .es $ffiger hampir selalu p!sitif. c) Ischialgia sebagai perwujudan dari entrapment neuritis Ischialgia ini terjadi karena n. Ischiadikus terperangkap !leh pr!ses pat!l!gis yang terjadi di berbagai jaringan yang dilewatinya. &aringan tersebut antara lain2 (1) Pleksus !um osakralis yang diinfiltrasi !leh sel%sel sarcoma eproperitonial, karsinoma uteri dan o&ari, (() 5aris persendian sakroiliaka dimana bagian%bagian dari pleksus lum osakralis sedang membentuk n. Ischiadikus mengalami peradangan +sakrolitis,, (+) )ursitis di sekitar trochantor mayor femoris* (1) )ursitis pada ursa m. Piriformis, (9) 3danya metatasis karsinoma prostat di tu er ischii. .empat dari pr!ses pat!l!gi primer dari ischialgia ini dapat diketahui dengan adanya nyeri tekan dan nyeri gerak. $yeri tekan dapat dilakukan dengan penekanan langsung pada sendi panggul, tr!chant!r may!r, tuber ischii dan spina ischiadika. 0edangkan nyeri gerak dapat dipr!"!kasi dengan cara melakukan tes patrick dan k!ntra patrick. Cara pelaksanaan dari tes patrick adalah pasien tidur terlentang dengan knee fleksi dan tumit diletakkan di atas lutut tungkai yang satunya. #emudian lutut yang fleksi tadi ditekan ke bawah. 7emeriksaan ini bertujuan untuk merangsang nyeri pada sendi panggul. 0edangkan tes k!ntra patrick kebalikan dari tes patrick, caranya knee fleksi dengan arah gerakan end!r!tasi dan adduksi, kemudian knee did!r!ng ke medial. .es ini untuk membuktikan adanya kelainan pada sendi sakr!illiaka.

+. 7at!l!gi /aggs ((=1=) berpendapat bahwa salah satu penyebab sindr!ma pirif!rmis adalah cedera. >t!t pirif!rmis sangat rentan untuk terjadi cedera berulang akibat gerakan (repetiti"e m!ti!n injury ' /4). /4 terjadi apabila !t!t bekerja diluar kemampuannya, atau tidak diberi cukup waktu untuk fase rec!"ery, akibatnya, !t!t menjadi memendek (/aggs, (=1=). 0pasme yang terjadi pada musculus pirif!rmis, selain mengiritasi dapat pula menekan ner"us ischiadicus. 6al tersebut terjadi karena apabila !t!t pirif!rmis memendek,

maka n.ischiadicus terjebak. 3kibatnya aliran ' suplai darah ke . ischiadicus pun terhambat, sedangkan iritasi terjadi akibat tekanan !leh !t!t pirif!rmis tersebut ( Cluett, (==1). 7enekanan pada serabut N. Ischiadicus ini akan memberikan perangsangan, sehingga akan menimbulkan nyeri yang bert!lak dari daerah !t!t pirif!rmis menjalar sampai tungkai dan nyeri ini dirasakan hanya pada satu tungkai saja, karena ada nyeri kemudian timbul spasme pada !t!t%!t!t yang dilewati seperti m.-luteus* m. Triscep Surae* m. $amstring dan !t!t%!t!t para &erte ra lum osakra. Ischialgia !leh karena adanya penekanan saraf Ischiadicus menyebabkan nyeri seperti ?sakit gigi@ (berdenyut ) seperti bisul mau pecah dan linu. $yeri hebat dirasakan bert!lak dari daerah pantat dan menjalar menurut perjalanan ner&us Ischiadicus dan lalu pada ner&es peroneus atau ner&us ti ialis. 1. .anda dan 5ejala #linis a) $yeri $yeri didefinisikan sebagai suatu keadaan yang mempengaruhi sese!rang dan eksistensinya diketahui bila see!rang merasakannya (.amsuri, (==;) /enurut International Association for Study of Pain (4307), nyeri adalah sens!ri subyektif dan em!si!nal yang tidak menyenangkan yang didapat terkait dengan kerusakan jaringan aktual maupun p!tensial, atau menggambarkan k!ndisi terjadinya kerusakan. $yeri merupakan keluhan utama yang dirasakan pada penderita ischialgia. 7ada kasus ischialgia akibat spasme !t!t pirif!rmis, nyeri berasal dari daerah pantat dan menjalar menurut perjalanan n. ischiadicus dan selanjutnya pada n. ti ialis dan n. peroneus communis. 3danya nyeri tersebut membuat pasien enggan menggerakkan badannya sehingga lama% kelamaan akan menimbulkan keterbatasan gerak dan kelemahan !t!t. b) 0pasme >t!t 0pasme !t!t sudah pasti terjadi pada daerah m. piriformis. #arena pada kasus ini penyebabnya adalah spasme m. piriformis. $amun akibatnya juga bisa menimbulkan spasme pada !t!t lain. 0pasme biasanya mengenai m. erector spine dan pada m. .uadratus lum orum. 0ering terdapat ketidakseimbangan t!nus !t!t antara m. a ductor hip dan juga antar adductor hip. 7ada m. hamstring juga kadang lebih tegang dari yang lain. c) 5angguan 3ktifitas 7ada kasus ischialgia ini gangguan aktifitas terjadi karena pada tungkai yang sakit mengalami penurunan kekuatan !t!t akibat nyeri sehingga kaki yang sehat menjadi tumpuannya. 9. #!mplikasi

#!mplikasi yang dapat di timbulkan pada penderita ischialgia antara lain2 a) #ekakuan sendi terjadi akibat tungkai dan kaki jarang digerakkan dalam waktu yang lama sehingga terjadi perlengketan jaringan dan kemampuan m!bilitas sendi menurun. b) 3tr!pi !t!t terjadi karena ada rasa nyeri sehingga !t!t tidak dik!ntraksikan. 6al ini akan mempercepat pr!ses atr!pi. c) #!ntraktur !t!t terjadi akibat tungkai dan kaki jarang digerakkan dalam waktu yang lam asehingga terjadi perlengketan jaringan. d) Def!rmitas dapat terjadi di "ertebra (l!rd!sis, sk!li!sis), tungkai bahkan kaki yang disebabkan kebiasaan yang salah sebagai pr!taksi mengurangi nyeri. ,. Diagn!sa Aanding a) Sindroma Stenosis Spinalis /erupakan Ischialgia kedua sisi yang diakibatkan !leh penyempitan kanalis, sebab tulang lamina dan peri!stenum menebal dan mengeras, ini akibat lanjutan dari spondilosis, rasa tidak nyaman pada kedua tungkai yang menjalar sepanjang bagian tulang belakang paha dan berkelanjutan ke bagian samping luar bawah, kalau berjalan dalam waktu yang lama. b) Sindroma /eralgia Parestetika /erupakan parastesia yang dirasakan pada bagian anter!lateral paha. .rauma, peninggian pel"is sesisi karena pemendekan salah satu tungkai, duduk sila terlampau lama, !besitas, kehamilan, penggunaan k!rset yang ketat atau tali pinggang yang terlalu lebar merupakan fact!r eti!l!gic yang bersifat mekanik dari munculnya sindr!ma meralgia parastetika ini. c) Sindroma Neuritis 0 turatorius /erupakan nyeri yang terasa berpangkal pada daerah medial inguinal dan menjalar sepanjang medio&entral dari paha. &ika hernia yang menjadi penyebabnya, maka rasa nyeri itu dapat dipr!"!kasi !leh bersin atau batuk. d) "laudikasio Intermitten /erupakan nyeri yang menjalar pada tungkai satu sisi. #edua sisi yang timbul sewaktu berjalan kurang lebih 1== m. Aila dipakai untuk berjalan rasa sakit'nyeri itu timbul dan rasa itu hilang sewaktu dipakai untuk istirahat, hal ini dsebabkan gangguan peredaran darah pada tungkai.