Anda di halaman 1dari 11

Tugas 3 ETS-3233 Pelat dan Cangkang

Dosen

Prof. Dr. Ing. Johannes Tarigan


Disusun Oleh:

Nama :

Philip Amsal Apriano Ginting (120424001)

DEPARTEMEN TEKNIK SIPIL FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SUMATERA UTARA 2013

Soal :

balok

L1 = 4 m

L2 = 4 m

L3 = 5 m
Gambar 1:

L4 = 4 m

L5 = 6 m

Pelat lantai seperti gambar 1 diatas, dimana tebal pelat adalah 12 cm. Mutu beton fc= 30 Mpa. Beban q= 200 kg/m2. Sertakan pengaruh berat sendiri pelat. Hitung dan gambarkanlah, momen di pelat a, b, c, d,e, dengan stiglat/wiper dibandingkan dengan Hirchfled. Buat kesimpulan dari kedua metode tersebut dan komentar. Penyelesaian : Beban sendiri pelat :

Beban total pelat :

Modulus Elastisitas : Momen Inersia :

Metode Hirschfeld 1. Pelat a dan b

Lx = 5 m ; Ly = 4 m

Perletakan jepit-jepit :

( Momen : Arah x :

Arah y :

Lendutan : Arah x :

Arah y :

x = y .....ok!!

2.

Pelat c

Lx = 10 m ; Ly = 4 m

Perletakan jepit-jepit :

( Momen : Arah x :

Arah y :

Lendutan : Arah x :

Arah y :

x = y .....ok!!

3.

Pelat d

Lx = 4 m ; Ly = 4 m

Perletakan jepit-jepit :

( Momen : Arah x :

Arah y :

Lendutan : Arah x :

Arah y :

x = y .....ok!!

4.

Pelat e

Lx = 6 m ; Ly = 4 m

Perletakan jepit-jepit :

( Momen : Arah x :

Arah y :

Lendutan : Arah x :

Arah y :

x = y .....ok!!

Metode Stiglat/Wippel Asumsi nilai = 0 1. Pelat a dan b

Lx = 5 m ; Ly = 4 m

Momen arah x :

Momen arah y :

2.

Pelat c

Lx = 10 m ; Ly = 4 m

Momen arah x :

Momen arah y :

3.

Pelat d

Lx = 4 m ; Ly = 4 m

Momen arah x :

Momen arah y :

4.

Pelat e

Lx = 6 m ; Ly = 4 m

Momen arah x :

Momen arah y :

Rekapitulasi momen : Mtx (kg.m) 295,443 295,443 101,542 325,33 241,854 Metode Hirschfeld Mty Mlx (kg.m) (kg.m) 461,583 147,722 461,583 147,722 634,42 50,771 325,33 162,67 543,176 120,927 Mly (kg.m) 230,791 230,791 317,21 162,67 271,588 Metode Stiglat/Wippel Mtx Mty Mlx (kg.m) (kg.m) (kg.m) 439,64 521,925 111,543 439,64 521,925 111,543 557,714 813,33 92,95 402,474 402,474 137,465 447,023 591,51 83,657 Mly (kg.m) 211,714 211,714 390,4 137,465 263,784

Pelat a Pelat b Pelat c Pelat d Pelat e

Kesimpulan : Nilai momen tumpuan dengan metode stiglat/wippel selalu lebih besar daripada nilai momen tumpuan dengan metode hirschfeld (baik one way slab maupun two way slab). Nilai momen lapangan metode hirschfeld selalu lebih besar daripada nilai momen lapangan dengan metode stiglat/wippel, jika dalam bentuk two way slab. Nilai momen lapangan metode stiglat/wippel lebih besar daripada nilai momen lapangan dengan metode hirschfeld jika dalam bentuk one way slab.