Anda di halaman 1dari 36

MAGISTER ILMU MANAJEMEN UNIVERSITAS PADJAJARAN BANDUNG 2011

PENGELOLAAN FUNGSI-FUNGSI LOGISTIK PADA PERUSAHAAN MULTINASIONAL ABSTRACT Tujuan - Tujuan dari makalah ini adalah untuk meninjau dan menganalis literatur logistik dan aplikasinya terhadap pengelolaan fungsi-fungsi logistik pada perusahaan Multinasional khususnya yang ada di Indonesia. Selain itu makalah ini juga ingin melihat bagaimana business performance yang dihasilkan dari pengelolaan logistik perusahaan tersebut. Permasalah an! "#an!$a% & Bagaimana struktur dan pemilihan fungsi-fungsi logistik pada perusahaan Multinasional di Indonesia dan gambarannya terhadap performance perusahaan. Desa#n ' me%("(l(!# ' )en"e$a%an - Makalah ini membahas dan menyajikan dalam bentuk tabel, ikhtisar, literatur akademis tentang fungsi-fungsi logistik dan aplikasinya ke dalam perusahaan Multinasional yang ada di Indonesia. metode yang digunakan dalam makalah ini adalah studi literatur melalui pengumpulan data sekunder. A)l#$as# Pra$%#s )a"a In"us%r# & Makalah ini menggambarkan applikasi sistim pengelolaan logistik di Indonesia pada perusahaan Multinasional dan permasalahan-permasalah yang muncul di dalamnya. K(n%r#*us# Or#s#nal %ul#san Ma$alah & Makalah ini menyajikan sebuah gambaran kondisi dan permasalahan logistik di Indonesia dan aktivitasnya pada sebuah perusahaan Multinasional yang ada di Indonesia sehingga memberikan pengetahuan tentang faktor-faktor yang mempengaruhi kelancaran proses logistic dan permasalahan-permasalah dalam integrasi fungsi-fungsi logistik. Keywords : Logistic, Global Marketing, Multinational Company

PENGELOLAAN FUNGSI-FUNGSI LOGISTIK PADA PERUSAHAAN MULTINASIONAL

I+ PENDAHULUAN ,+,+ Penjelasan Fen(mena a%as T()#$ istribusi dan logistik yang mendunia telah memainkan peranan penting dalam pertumbuhan dan perkembangan perdagangan dunia. Terlebih lagi persaingan bisnis yang semakin ketat di era globalisasi ini menuntut perusahaan untuk menyusun kembali strategi dan taktik bisnisnya khususnya dari segi distribusi dan logistik. !sensi dari sebuah persaingan adalah terletak dari bagaimana sebuah perusahaan dapat mengimplementasikan proses-proses dari penciptaan produk atau jasa yang lebih murah, memiliki mutu lebih baik, dan lebih cepat untuk memperolehnya "cheaper, better and faster# dibandingkan pesaing bisnisnya. $lobal logistik merupakan suatu disain dan pengelolaan dari suatu sistem yang mengarahkan dan mengontrol aliran dari bahan %menuju-melaluikeluar& dari perusahaan dengan melintasi batas-batas negara dalam upaya mencapai tujuan perusahaan yaitu meminimumkan biaya total "Soebijantoro,'((()p.*#. +ogistik melibatkan integrasi informasi, transportasi, persediaan, pergudangan, penanganan material, kemasan, dan keamanan. Banyak sekali penelitian-peneliatian yang membahas tentang integrated dari fungsi-fungsi logistik seperti ,ahn and Ment-er "'((., p. . dalam van /oek et al 0112, p.0# yang meneliti tentang integrasi saluran dari fungsifungsi internal logistik yang masih sangat terbatas. Sedangkan menurut penelitian !llinger et al., 011.) van /oek and Mitchell,011.) 3iercy, 0114 dalam van /oek et al 0112, p.0 mengatakan bah5a penelitian yang ada saat ini menunjukkan bah5a kurangnya keselarasan bertentangan, kurangnya pemahaman dan antara antara area area fungsional rekan, serta ketidak fungsional disebabkan karena faktor-faktor seperti sistem penghargaan yang pemisahan fungsional, politik alokasi sumber daya

pedulian manajemen senior. 6leh karena itu logistik memerlukan sebuah pengelolaan yang terintegrasi dari beberapa proses distribusi yang ada mulai dari aktifitas yang melibatkan perpindahan fisik bahan mentah sampai dengan perpindahan barang

jadi dari tempat produksi ke tempat konsumen " onald 7. 8ood et al 0110, dalam 9ateora,$raham 0114, p.'22#. +ogistik dianggap sebagai suatu proses yang sangat penting, karena dengan pengelolaan yang efektif dan efisien akan menjadi salah satu sumber keunggulan kompetitif yang dapat diciptakan oleh perusahaan. asar-dasar kesuksesan dalam kompetisi di pasar dapat digambarkan dalam suatu model sederhana yang dinamakan sebagai :the triangular linkage of the company atau the hree C!s ; yaitu customers, competition dan company dengan hubungan keterkaitan diantara ketiganya seperti yang diperlihatkan pada $ambar berikut < "umber : www#ebi$$asia#com 3ada umumnya, kemacetan dalam mendistribusikan barang-barang dan jasa-jasa akan banyak menimbulkan kesulitaan baik dipihak konsumen maupun produsen. ,esulitan yang akan terjadi di pihak produsen meliputi terganggunya penerimaan penjualan sehingga target penjualan yang telah di tentukan tidak dapat terpenuhi. /al ini akan menyebabkan arus pendapatan yang dibutuhkan oleh perusahaan untuk melangsungkan kontinuitasnya tidak dapat diharapkan. Sedangkan kesulitan yang akan timbul di pihak konsumen akan menyebabkan tendensi harga yang meningkat. Tendensi harga yang meningkat terjadi akibat berkurangnya barang yang dita5arkan di pasar. +ogistik secara terus menerus mengalami tantangan baru dan sekarang ini berubah lebih cepat daripada masa-masa sebelumnya. Barangkali perubahan yang paling tampak adalah meningkatnya pemanfaatan teknologi. Beberapa diantaranya langsung tampak dalam pergerakan barang, misalnya identifikasi paket secara elektronik, penjejakan truk troli le5at satelit dan system pemanduan otomatis. Selain itu perdagangan secara elektronik menjadi jauh lebih canggih dan tersebar luas. Menjamurnya e-mail diikuti dengan segala macam e-business, e-commerce dan sebagainya memberikan manfaat yang efisien bagi

transformasi informasi terutama untuk pembelian yang kemudian berkembang menjadi e-purchasing dan e-procurement. Selain itu adanya tuntutan dalam memperbaiki pelayanan kepada pelanggan dimana pelanggan menuntut kualitas yang lebih tinggi, biaya yang lebih rendah, dan pelayanan yang lebih baik dengan meningkatkan tingkat pelayanan melalui pengurangan lead time yaitu 5aktu total dari pemesanan material, pengiriman dan sampai barang tersedia untuk digunakan tetapi dengan biaya atau harga serendah mungkin. Sehingga perusahaan untuk menghadapi tuntutan tersebut semaksimal mungkin menjadikan biaya logistik serendah mungkin dengan lead time sedapat mungkin mendekati nol. Selain fisik menjadi itu kecenderungan signifikan, lainnya adalah globalisasi. khususnya engan bagi meningkatnya komunikasi dan makin baiknya pengangkutan berarti bah5a jarak kurang sehingga perusahaan perusahaan yang bergerak dalam multinational company harus memperhatikan kecenderungan di pasar global agar dapat bersaing dengan perusahaanperusahaan lain karena dengan terbukanya pasar global mengakibatkan kompetisi makin keras dan perusahaan harus melihat setiap peluang agar tetap kompetitif. Selain itu terdapat perubahan kekuatan dalam rantai pasokan yang mengakibatkan perusahaan-perusahaan yang bergerak dalam multinational company mensyaratkan logistik yang sesuai dengan pesanan dari para pemasok. ,ecenderungan lain yang terjadi bagi perusahaan multinasional adalah mendirikan lokasi produksi yang berbiaya rendah dengan logistik yang efisien sehingga mendorong harga jual produk yang rendah. Selain itu perusahaan multinasional juga memanfaatkan sedikit pemasok dan mengembangkan hubungan jangka panjang dengan pemasok yang terbaik dan juga memanfaatkan pihak ketiga atau %utsourcing untuk mengambil alih sebagian atau keseluruhan logistik mereka agar perusahaan leluasa berkonsentrasi pada kegiatan intinya. Tetapi terlepas dari kecenderungan-kecenderungan diatas, faktor-faktor yang mendorong suatu perusahaan khususnya perusahaan multinasional

memperbaiki sistim logistik mereka adalah adanya tuntutan penghematan, karena pada tahun '(41an sampai '(21an berdasarkan survey yang dilakukan para peneliti menunjukkan bah5a logistik dikenal sebagai fungsi yang berbiaya tinggi sehingga pada tahun '((1an terjadi dorongan untuk memperbaiki logistik. Selain tuntutan penghematan, dorongan atau tekanan-tekanan lain yang harus diperhatikan perusahaan khususnya perusahaan multinasional yaitu bagaimana aktivitas-aktivitas yang terkait dalam logistik perusahaan dapat dikelola dengan lebih terintegrasi sehingga meminimalisir sejumlah masalah yang diakibatkan pengelolaan aktivitas-aktivitas logistik secara terpisah seperti adanya perbedaan kepentingan pada departemen-departemen yang mengelola masing-masing aktivitas-aktivitas logistik seperti departemen pembelian, departemen transportasi, pergudangan. armada distribusi, dan sebagainya, dimana bagian pembelian mungkin mencari pemasok yang paling andal, bagian pengendalian persediaan mencari biaya unit yang rendah, bagian pengelolaan material berupaya mendapatkan cara penanganan yang mudah, bagian transport berupaya agar setiap kendaraan memuat secara penuh dan sebagainya. Masing-masing departemen akan menilai kinerjanya menurut tujuan yang ingin dicapai masing-masing departemen sehingga permasalahan akan timbul jika tujuan-tujuan dari masing-masing departemen mengalami konflik. Sudah dapat dipastikan jika fungsi logistik di pisah-pisah, masalah pasti akan muncul karena tiap bagian akan bergerak kearah yang berbeda dan akan ada duplikasi upaya serta sumber daya yang terbuang. Selain itu fungsi logistik yang dilaksanakan terpisah akan menyulitkan dalam koordinasi arus informasi, mengakibatkan ketidakpastian, terjadinya penundaan dan ketidakefisienan yang pada akhirnya mengakibatkan terlambatnya pengiriman, order darurat, ekspedisi dan kekurangan. 6leh karena itu jalan untuk menghindari masalah ini adalah dengan memandang logistik sebagai suatu fungsi tunggal yang terpadu yang seluruh bagian bekerja sama untuk mendapatkan hasil keseluruhan yang terbaik bagi organisasi. Maka dari itu saya tertarik untuk membahas bagaimana pengelolaan fungsi-fungsi logistik pada perusahaan multinasional.

,+-+Rumusan Masalah 3ermasalahan yang akan di bahas dalam makalah ini adalah bagaimana pengelolaan fungsi-fungsi logistik pada perusahaan Mutinasional yang beroperasi di Indonesia. =umusan masalah akan di paparkan dalam bentuk pertanyaan sebagai berikut < '. Bagaimana ,onsep logistik dan perkembangan logistik> 0. ?pa saja fungsi-fungsi logistik< *. Bagaimana aplikasi pengelolaan logistik pada perusahaan multinasional>

,+.+ Tujuan Penel#%#an 3enelitian ini bertujuan antara lain sebagai berikut < '. @ntuk mengetahui bagaimana konsep logistik dan perkembangan logistik 0. @ntuk mengetahui apa saja fungsi-fungsi logistik *. @ntuk mengetahui bagaimana aplikasi dari pengelolaan logistik pada perusahaan Multinasional.

BAB II KA/IAN PUSTAKA -+,+ Anal#s#s L#%era%ur 0ar#a*el In%# ?lur model strategi manajemen dari fungsifungsi logistik pada perusahaan yang mempunyai banyak lini produk Me%("e Penel#%#an "an In"us%r#

nel#%#an dari sebuah agement dari

evie5 beberapa

Bagi sejum fungsi log aktifitas pe perusahaa leadership dalam pro pengelola diharapka mampu m perusahaa keunggula Integrasi supply cahain manajemen danMemeriksa sejumlah studi kasus tentang Sangat se

blikasikan yaitu integrasi anajemen dan ri manajemen

aktivitas proses bisnis serta sejumlah areapermasalahan reposisi pasar dari Aortel integrasi d supporting lainnya. Aet5ork 9orporation dan aktivitasmanagem aktivitas integrasi supplay chain memperol maksimali atau organ

has am bentuk

3enelitian-penelitian mengenai keselarasan internal antara fungsi-fungsi logistik dalam literatur yang di bahas

Metode yang digunakan adalah revie5 dari penelitian-penelitian logistik

mis pada antara fungsimengintip ke

akan

jari dengan riksa antarmuka

ebaya) dan aran sarankan.

Sebagian difokuskan penjualan demikian, fungsiona perusahaa ketergantu logistik ya kekuranga berartikula meningka logistik da fungsiona diidentifika metodolog satu "buka fungsiona Teknik ku memberik mampu m diperlukan ini interdis

sa dan ure yang n supply chain ga perspektif upply chain yang ang berhubungan re proses s organisasi komunikasi, dan kerjasama. ncanaan dari gement sebagai

+iteratur yang berhubungan dengan tiga Merevie5 literatur-literatur yang ada perspektif< '. integrasi supply chain yang mengcover isuisu yang berhubungan dengan integrasi core proses melintasi batas-batas organisasi melalui peningkatan komunikasi, partnership, aliansi dan kerjasama. 0. strategi dan perencanaan dari supply cahain management sebagai sebuah model strategi untuk kerjasama perdagangan, bersama dengan faktor yang berkaitan dengan jumlah perencanaan yang diperlukan.

Implemen untuk sup dengan pe dari organ akan mem khusus da banyak ka secara pe dalam me dari sejum yang tepa implikasi d

egi untuk ngan, bersama berkaitan ncanaan yang

*.implementasi isu-isu yang concern dengan faktor-faktor kritikal untuk kesuksesan implementasi, sama baiknya dengan isu-isu yang spesifik untuk antar dan intra aspekaspek organisasi dari inisiatif supply chain isu yang concern yang terkandung dalam sub-grup ini. kritikal untuk entasi, sama isu yang spesifik a aspek-aspek tif supply chain am sub-grup ini. tatif studi dengan Sebuah jaringan ng ada +37 dari logistik terpadu "I+A# merangkul en produsen, pengecer, pusat koleksi "99# an koordinasi dan pusat distribusi " 9#.di 8ilayah proyek i yang efisien bagi yang terletak di ,abupaten /alland yang n /alland, terletak antara C. D '(E14 FA C4 D *CEC. danF A lintang '' D 04E*4 dan F! D G0E12 and'*F bujur !. ?da 'G produsen dipertimbangkan dalam studi ini dan semua dari mereka yang terletak di /alland 9ounty. Selama empat dari mereka, hanya mereka alamat dan jumlah produksi tahunan yang tersedia. Tersisa sepuluh produsen memiliki informasi termasuk alamat pengiriman masing-masing poin. ?da GG poin pengiriman "alamat pelanggan yang sudah ada# dan kebanyakan mereka adalah terletak di Hastra $otland, /alland dan kabupaten SkIne

partner da yang mele menyebab "contoh S /al ini san buktiBfakta aplikasi da pada saat karenya im melalui se :big bang; 3engumpulan data, lokasi dan analisis rute optimasi dilakukan. Sistem informasi geografis "$IS# dan =oute +ogiJ perangkat lunak yang digunakan untuk analisis. !mpat skenario distribusi pangan diidentifikasi dan dianalisis dan dibandingkan dengan sistem yang ada.

3enelitian untuk men aliran +37 untuk mengemb pangan te sistem un 5ilayah / tujuan ini, belas prod 3enyampa 9 dibent produsen 99. Seba ada merek /alland ka bersebela dalam rad 99 dioptim D CCE'C FA '0 D *GE'C jauh dari 9 pusat jarin sistem lok 3embentu dan rute analisis, d memanfaa dan +ogiJ perangkat mendapat dampak d dibanding ke sistem,

terkoordin yang palin dengan sk "skenario yang sign 6psi II da skenario t transporta jarak, (0K untuk jum rute. 6psi efisiensi p kendaraan -+- Anal#s#s De1#n#s#2 K(nse) "an Per$em*an!an Te(r# a%as T()#$ an! se"an! "#%el#%# -+-+, Sejarah L(!#s%#$ Secara historis terminology logistik sudah dikenal sangat lama terutama sekali dalam bidang militer. +ogistik berasal dari bahasa Lunani F+ogosF yang berarti rangsum, kata, kalkulasi, alasan, cara berbicara, dan orasi. alam sejarah Lunani dan =oma5i kuno, istilah logistik digunakan sebagai pasokan senjata bagi para prajurit yang bertempur, yang berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya. pasukan. 3asukan =oma5i kuno dalam berperang selalu berpindah dari satu daerah ke daerah lain untuk menuntaskan ambisi Nulius 9aesar dalam menguasai dunia. @ntuk itulah diperlukan tenaga logistik yang handal, atau yang dahulu disebut sebagai F+ogistikasF. Tim logistikas bertugas untuk memberikan pasokan atau supply kepada prajurit yang bertempur. Istilah ini kemudian digunakan oleh militer modern dalam melakukan supply untuk keadaan perang, mulai dari informasi, transportasi, senjata, bahan makan, dan masih banyak lagi.
Saat ini logistik sudah diterapkan bukan hanya pada bidang militer saja tetapi juga pada bidang usaha atau bisnis. 3ada dasarnya tujuan utama penerapan konsep logistik pada

3ada

abad

MIM

logistik

dalam

militer

disebut

sebagai

seni

menggabungkan semua sarana transportasi, revictualling dan melindungi

bidang usaha atau bisnis adalah untuk meningkatkan nilai produk dan jasa untuk para pelanggan melalui penyediaan pelayanan dan kualitas terbaik dengan in&entory carrying cost yang lebih

rendah

"8isner,011* engan dikenal

dalam

3anduan

dan

irektori

+ogistik

Indonesia)01'',p.0'#. terminilogi logistik

demikian sebagai

konsepsi managing

logistik nodes

menekankan and links

pentingnya end'to end process business control secara efisien yang dalam "Bo5essoJ,0114)9hopra,0114)+ing li,0114) +i,0110) 3o5er,011C dalam Aofrisel, 01'') 3anduan dan irektori logistik Indonesia) p.00#. Aodes direfleksikan oleh warehouse atau distribution center dalam berbagai bentuk sedangkan links direfleksikan oleh intermodal transportation system dengan segala tipe alat transportasinya "ships, train, pipeline,water, lane and plane( . !volusi pemikiran tentang logistik didasarkan atas bagaimana melakukan pengelolaan yang paling efektif dan efisien atas pendistribusian barang dari produsen sampai ke konsumen akhir dengan perkembangan orientasi pentahapan berupa "/esse dan =odriOue) 011G dalam 3anduan dan direktori logistik Indonesia,01'') p.00# < '. Tahun '(C1an, 5orkplace logistics, 0. Tahun '(.1an, facility logistics, *. Tahun '(41an, corporate logistics, G. Tahun '(21an, Supply chain logistics, C. Tahun '((1an, $lobal logistics, .. Tahun 0111an, Supply chain management Secara khusus integrasi logistik dari tahun '(.1an sampai tahun 011an menurut /esse P =odriOue)011G dalam 3anduan dan direktori logistik Indonesia) 01'',p.0*, dapat digambarkan sebagai berikut <

Gam*ar E3(lus# De1#n#s# L(!#s%#$ "umber : )anduan dan direktori Logistik, *+,, -+-+, Be*era)a De1#n#s# l(!#s%#$ menuru% )ara ahl# 4 Penul#s 5%ahun6Halaman7 9hristopher,Martin, 01'',p.0 Ku%#)an De1#n#s# Logistics is the process of strategically managing the procurement, mo&ement and storage of materials, parts and finished in&entory -and the related information flows( through the organisation and its marketing channels in such a way that current and future profitability are ma.imised through the cost'effecti&e fulfilment of orders# +ogistik adalah sebuah proses strategis dalam mengelola pengadaan, perpindahan dan penyimpanan bahan, suku cadang dan persediaan barang jadi "dan arus informasi yang terkait# melalui organisasi dan saluran pemasaran sehingga menciptakan profitabilitas yang maksimal pada masa sekarang dan masa depan melalui efektifitas biaya dalam hal pemenuhan pesanan. Logistics can be defined as the process of planning, implementing and managing the

?lan =ushton and Steve 8alker,0114) p.G)

mo&ement and storage of raw materials, work'in'progress in&entory, finished goods and the associated information from the point of origin to the point of consumption# +ogistik dapat di definisikan sebagai sebuah proses dari perencanaan, implementasi dan pengelolaan dari perpindahan dan penyimpanan bahan mentah, barang setengah jadi sampai dengan barang jadi dan terkait informasi dari titik asal ke titik konsumsi. Napan Institute of logistics systems) 011.;p.2 Logistics is the management which synchroni$es such pro&iding actions as procurement, production, sales, and distribution with demands# /t aims to enhance corporate competiti&eness and increase corporate &alue by reali$ing fulfillment of customers! satisfaction, cutback of unprofitable in&entory and minimi$ation of its transfer, andmreduction of supply costs# +ogistik adalah pengelolaan yang mana mensinkronisasikan aktivitas-aktivitas seperti pengadaan, produksi, penjualan, dan distribusi dengan permintaan. /al ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing perusahaan dan meningkatkan nilai perusahaan dengan me5ujudkan pemenuhan kepuasan pelanggan, pengurangan persediaan yang tidak menguntungkan dan meminimalkan transfer, dan pengurangan biaya pasokan.

+ogistik $lobal adalah sebuah system desain dan manajemen yang secara langsung mengendaalikan aliran material kedalam dan keluar perusahaan lintas batas nasional, untuk mencapai tujuan perusahaan dengan biaya total minimum. +ogistik global meliputi manajemen material dan distribusi fisik. /enry Simamora,0111)p.'* 3erusahaan Multinasional "Multinational Corporation# adalah perusahaan yang memproduksi dan memasarkan barang atau

/irdini M.S!.MM)0112)p.'

jasa di beberapa Aegara dengan memiliki sejumlah pabrik di luar negeri dan memasarkan produknya melalui jaringan besar anak perusahaan yang dimiliki sepenuhnya. +ogistik berarti gerakan terorganisir dari barang, jasa dan kadang-kadang orang. alam perdagangan, logistik menangani gerakan fisik antara satu atau lebih peserta dalam rantai pasokan. ,etika kita berbicara mengenai sistim logistik internasional maka logistik melibatkan seperangkat macam kegiatan yang didedikasikan untuk transformasi dan distribusi barang, dari sumber bahan baku untuk distribusikan pada pasar akhir serta arus informasi yang terkait. Nika digambarkan aktivitas logistik akan terlihat pada gambar berikut <

Gam*ar A$%#3#%as L(!#s%#$ "umber : )anduan dan 0irektori Logistik /ndonesia,*+,, ?plikasi logistik memungkinkan efisiensi yang lebih besar dari setiap pilihan-pilihan yang tepat dari mode, terminal, rute dan penjad5alan pada distribusi barang atau jasa. Tujuan yang tersirat dari logistik adalah untuk membuat barang yang tersedia, bahan baku dan komoditas, memenuhi empat persyaratan utama yaitu "=odrigue, N-3 et al#"011(# he Geography of ransport "ystems, 1ofstra 2ni&ersity, 0epartment of Global "tudies 3 Geography( <

Pemenuhan (r"er< menyiratkan bah5a transaksi antara pemasok dan

pelanggan agar pelanggan merasa puas dengan produk tertentu adalah jika order dapat dipenuhi atau disediakan dalam jumlah yang disepakati.

Pemenuhan Pen!#r#man< 3engiriman barang juga harus disampaikan di imana keduanya melibatkan

lokasi yang tepat dan pada 5aktu yang tepat.

penjad5alan kegiatan distribusi, transportasi dan pengiriman. Pemenuhan $ual#%as< 6rder harus diberikan utuh "dalam kondisi baik#, menyiratkan bah5a setiap bentuk kerusakan harus dihindari selama transportasi dan pengiriman. /al ini sangat penting untuk produk-produk yang rapuh, rusak atau sensitif terhadap fluktuasi suhu.

B#a a )emenuhan< Biaya akhir urutan, termasuk biaya produksi dan +ogistik adalah multidimensi yang memberikan nilai tambah pada kegiatan

distribusi, harus kompetitif. Nika tidak, opsi lain akan dipertimbangkan. produksi, 5aktu, lokasi, dan kontrol elemen dari rantai suplai. ,egiatan dari logistik ini meliputi distribusi fisik) segmen transportasi diasal, dan manajemen material) segmen transportasi diinduksi. +ogistik dan manajemen rantai pasokan dapat menyediakan banyak cara untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas dan karenanya memberikan kontribusi signifikan terhadap mengurangi biaya per unit "Martin 9hristopher)01'')p..#. 3engintegrasian secara optimal dari proses-proses logistik di dalam perusahaan Multinasional tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan efisiensi, efektifitas dan mutu internal semata tetapi lebih jauh lagi menciptakan suatu keunggulan kompetitif bagi perusahaan. isamping itu perusahaan multinasional yang ingin bersaing dalam bisnis global harus memperhatikan strategi bisnis internasional apakah perusahaan akan mengejar biaya rendah, diferensiasi atau pasar niche dengan menetapkan bagaimana produk, pasar dan dasar persaingan akan di tangani melintasi negara-negara yang berbeda. Secara ,onseptual integrasi dari fungsi-fungsi logisik sudah ada pada a5al tahun'(41-an, 5alaupun dalam prakteknya tidak banyak perusahaan

mampu membangun sebuah integrasi fungsi-fungsi logistik untuk memperoleh competiti&e ad&antage secara efektif. " Brian 7. 6&neil dan Non +. iveson,'(('#. @ntuk sukses dalam lingkungan bisnis yang kompetitif saat ini, sebagian besar perusahaan melihat sejauh mana perusahaan mampu mengintegrasikan lintas batas-batas fungsional untuk menghasilkan layanan terbaik bagi customer "=emko Han /oek,?leJander !. !llinger,et.al, 0112#. -+-+- Fun!s# "an A$%#3#%as L(!#s%#$ 4 7ungsi dan aktivitas logistik pada dasarnya mencakup "$aneshan et al,'((()Nohnson and 3yke,0111# < +ocation transportations and logistics. Inventory and forecasting. Marketing and channel restructuring. sourcing and supplier management Information and electronic mediated environments. 3roduct design and ne5 product introduction. Service and aftersales support. reserve logistics and green issues. 6utsourcing and strategic alliancies Metrics and incentives $lobal issues

-+-+. Men!el(la L(!#s%#$ Gl(*al alam mengelola logistik global, manajemen logistik harus merencanakan tanggapan terhadap perubahan yang terjadi. 7aktor-faktor yang memberikan kontribusi dalam meningkatkan kompleksitas dan biaya logistik global sebagai pembanding dengan logistik domestic adalah < '. Narak, +ogistik $lobal membutuhkan transportasi yang lebih teratur untuk komponen, supplies dan produk akhir dibanding logistik akhir.

0. 7luktuasi nilai tukar mata uang sehubungan dengan variasi mata uang dalam logistik global perusahaan harus menyesuaikan perencanaannya terhadap keberadaan mata uang dan perubahan dalam tingkat nilai tukar. *. 3erantara asing, penambahan partisipasi perantara dalam proses logistik global karena kebutuhan negosiasi terhadap batas regulasi Aegara dan persetujuan dengan staf pemerintah local dan distributor. G. =egulasi, yang dibuat oleh pemerintah memberikan pengaruh terhadap peningkatan aktifitas ekspor impor. C. ,eamanan, dimana masalah keamanan menjadi penting bagi eksportir dalam mengirim produk ke luar negeri. @ntuk itu perusahaan harus menanggung biaya transportasi yang meningkat karena biaya asuransi yang meningkat sehubungan dengan masalah keamanan. -+-+8 Ruan! L#n!$u) L(!#s%#$ =uang perusahaan, dari manajemen bahan lingkup logistik mencakup seluruh baku

sampai ke pengiriman produk akhir dimana lingkup +ogistik terdiri atas pemrosesan order, pengendalian inventory, pembelian, pergudangan dan distribusiBtransportasi. Inti dari logistik adalah konsep integrasi yang berusaha mengembangkan seluruh system perusahaan. +ogistik ini merupakan perencanaan fundamental untuk menciptakan kerangka strategi manufaktur dan perencanaan melalui penerjemahan kebutuhan pasar yang pada gilirannya menghubungkannya kedalam strategi dan perencanaan pengadaan. Idealnya dalam logistik harus ada satu rencana mentalitas dalam bisis yang berusaha menggantikan strategi konvensional yang tidak terintegrasi antara rencana pemasaran, produksi, distribusi dan pengadaan dan ini merupakan misi dari manajemen logistik. -+-+9 Per$em*an!an Manajemen L(!#s%#$ "an Manajemen Ran%a# Pas($an 5Su))l Cha#n Mana!emen%7

3erkembangan +ogistik dan konsep Supply 9hain merupakan kolaborasi yang saling mengisi satu sama lainnya. ,onsep Supply 9hain yang relatif baru merupakan perpanjangan dari konsep logistik. /anya saja manajemen logistik lebih terfokus pada pengaturan aliran barang di dalam suatu perusahaan atau instansi, sedangkan manajemen Supply 9hain menganggap pengaturan secara internal tidaklah cukup. Integrasi harus dicapai untuk seluruh mata rantai pengadaan barang mulai dari yang paling hulu sampai ke yang paling hilir atau sampai kepada pelanggan terakhir. 3erkembangan-perkembangan terbaru dalam Supply 9hain Management terus bermunculan dan menjadi competitive advantage. Supply 9hain Management adalah kebutuhan untuk melakukan koordinasi rencana-rencana kerja antar pihak-pihak yang berbeda organisasi. Banyak organisasi yang gagal mengimplementasikan Supply 9hain Management karena ketidakmampuannya melakukan koordinasi antar-organisasi. ,onsep Supply 9hain Management didasarkan pada teori kontrol, di mana aliran materialBproduk akan optimal apabila dikontrol dari satu titik. Sejalan dengan konsep ini, Supply 9hain Management merekomendasikan bah5a aliran materialBproduk hendaknya dikendalikan oleh satu pihak atau channel dalam Supply 9hain dan semua channel yang lain mengikuti dan mendukung dengan memberikan informasi yang diperlukan. Tidak semua kebutuhan pelanggan dan produk dipertimbangkan ketika mengukur kinerja Supply 9hain. 3endekatan menyeluruh memungkinkan perusahaan untuk berfokus pada segmen utamanya dan menentukan target kinerja Supply 9hain sehingga dapat dicapai perubahan berarti pada kinerja Supply 9hain. Banyak perusahaan terkemuka telah menggunakan pendekatan ini untuk memperoleh manfaat utama dari desain ulang strategi Supply 9hain sekarang adalah 5aktunya untuk memperoleh manfaat lebih melalui pendekatan serupa. Manajemen Supply 9hain adalah sebuah proses di mana produk diciptakan dan disampaikan kepada konsumen dari sudut struktural. Sebuah Supply 9hain "rantai suplai# merujuk kepada jaringan yang rumit dari hubungan di mana organisasi mempertahankan dengan rekan bisnisnya untuk mendapatkan sumber produksi dan menyampaikan kepada konsumen. Tujuan yang hendak dicapai dari setiap Supply 9hain adalah untuk memaksimalkan nilai yang dihasilkan secara keseluruhan. Supply 9hain yang terintegrasi akan meningkatkan keseluruhan nilai yang dihasilkan oleh rantai suplai tersebut.

Beberapa teknik yang biasa digunakan dalam memenuhi pasokan barang antara lain sebagai berikut.

'.

System M=3, Material reOuirements planning "M=3# adalah program yang berdasar kepada program dasar perencanaan produksi dan sistem kontrol logistik yang digunakan untuk mengatur proses manufaktur.

0.

Nust In Time"NIT#, adalah sistem manajemen yang menyediakan barang sesuai dengan yang dibutuhkan, jumlah, kualitas, dan pada 5aktu yang tepat "Quantity, Quality, Time elivery#. NIT merupakan sistem manajemen pabrikasi yang bertumpu pada usaha peningkatan efisiensi secara berkesinambungan sehingga pabrik hanya menyediakan jenis barang yang diminta, sejumlah yang diperlukan dan saat yang dibutuhkan oleh konsumen.

*.

Sistem ,anban, ,anban adalah sistem sinyal. Seperti namanya, kanban menggunakan kartu untuk mengirimkan sinyal tentang apa yang dibutuhkan. ?lternatif lain, seperti menggunakan pembuat plastik atau bola "biasanya bola golf# dapat langsung digunakan untuk bergerak cepat, memproduksi atau mengirimkan barang ke toko. ,anban diatur sehingga hanya dapat melayani beberapa hal yang dibutuhkan oleh pelanggan "biasanya satu#. 3ada saat operator memulai pekerjaan, dia mengambil bahan dari kanban yang masuk, lalu memberitahukan kepada supplier apa yang dibutuhkan. ,anban secara berkala mengetahui barang apa yang telah FditarikF. 3erkiraan jumlah tidaklah berlaku dalam sistem kanban. /al ini berla5anan dari sistem tradisional yang FmendorongF filosofi pembuatan, yang semuanya dibuat berdasarkan perkiraan kebutuhan.

G.

Supplier 3roduct Integration "S3I#, Supplier 3roduct Integration mengandalkan kehandalan dari komponen dibandingkan dengan komponen sendiri. S3I pada dasarnya focus kepada outsourcing produksi dari kumpulan, sebagaimana Supply 9hain Management memfokuskan pada outsourcing barang selama pera5atan, kerusakan, dan pengoperasian komponen.

-+-+:

Isu-Isu Masa De)an "alam L(!#s%#$ In%ernas#(nal

eutsche 3ost

/+ telah mempublikasikan sebuah studi baru, F elivering

Tomorro5 - 9ustomer Aeeds in 0101 and Beyond. " deli&ering tomorrow Customer 4eeds in *+*+ and 5eyond 6 Global 0elphi "tudy7 0eutsche )ost 6G, 1ead8uarters7 9dition :une *++;#+ =iset ini memuat sejumlah pendapat dan analisis pakar yang diperoleh dari (11 responden internasional, termasuk 9!6 dari berbagai perusahaan multinasional terkemuka dan ilmu5an, mengenai isuisu seperti globalisasi, ekonomi, teknologi, logistik, lingkungan hidup serta masyarakat. Studi ini menunjukkan tren dalam bidang-bidang tersebut sampai dengan tahun 0101 dan seterusnya, yang juga berfungsi sebagai pedoman untuk strategi bisnis di masa depan. Isi laporan tersebut mencakup revolusi produk ramah lingkungan, transformasi teknologi terhadap kebiasaan dan ekspektasi pelanggan yang luas, didorong oleh teknologi) serta kemunculan 9ina sebagai pemimpin ekonomi dan teknologi. Studi tersebut menunjukkan perbedaan yang menarik dari beberapa negara, dengan membandingkan tren yang disampaikan oleh responden dari ?sia dengan yang disampaikan oleh responden dari negara Barat. Banyak responden, tanpa menghubungkan dengan asalnya, mengemukakan hipotesis ketertarikan tertentu pada perusahaan dan individu di ?sia. /asil studi menunjukkan bah5a isu seperti keberlanjutan, pendidikan dan tanggung ja5ab sosial akan semakin penting bagi perusahaan di masa depan. engan adanya program seperti $o$reen dan Teach 7irst yang diimplementasikan sekarang ini. eutsche 3ost /+, pada presentasi studi di 7orum unia di Stockholm. =iset dan analisis untuk studi F elivering Tomorro5 - 9ustomer Aeeds in 0101 and BeyondF yang dilaksanakan pada Nuni 0112 - Nanuari 011(. Menampilkan 2' tesis tentang masa depan yang disusun dan kemudian akhirnya dibahas oleh para peserta yang berjumlah (11 orang dari seluruh penjuru dunia, termasuk 9!6 dari berbagai perusahaan internasional terkemuka dan ilmu5an dari bidang ekonomi, futurology, dan logistik serta pakar yang dihadirkan oleh pelanggan terpilih dari berbagai sektor dengan diberikan kuesioner komprehensif untuk evaluasi. Studi tersebut memanfaatkan metodologi elphi, yang telah

digunakan sejak a5al '(C1an. Metodologi memberikan pendapat mereka.

elphi terdiri dari proses penilaian sistematis ini membantu

multitahap, di mana para pakar diberikan berbagai tesis dan diminta untuk 3endekatan memastikan studi elphi menghasilkan prediksi yang umumnya lebih tepat dan

konsisten daripada studi yang menggunakan survei umum. 3rediksi utama yang muncul dari studi ini berfokus pada tantangan perubahan iklim, pengaruh peningkatan jaringan Internet, dan semakin pentingnya industri logistik. Isu-Isu tersebut antara lain < -+-+:+, Peru*ahan #$l#m "an )en!uran!an CO3erubahan iklim telah dikenal luas sebagai salah satu tantangan terbesar yang dihadapi oleh umat manusia. 3eserta studi memprediksikan bah5a, pada tahun-tahun mendatang, keputusan membeli tidak akan lagi didasarkan pada merek kualitas atau harga semata,. i masa depan, pengaruh produk dan layanan terhadap lingkungan hidup akan berperan penting. 3ada tahun 0101, kemungkinan besar label juga akan menunjukkan berapa banyak karbon dioksida dikeluarkan untuk memproduksi dan mengantarkan barang tersebut. Sampai tahap tertentu, konsumen akan bersedia membayar lebih untuk produk dan layanan yang ramah lingkungan. engan sedikitnya penyedia layanan yang peduli terhadap lingkungan yang berusaha untuk mengatasi kelemahan daya saingnya sesegera mungkin, perilaku konsumen secara efektif akan memba5a peningkatan standar lingkungan hidup. /asil riset dan analisis terlihat sedikit perbedaan antara respon dari Timur dan Barat. Misalnya, pakar dari ?sia lebih cenderung mempercayai kemunculan Fkota-kota beremisi nolF di seluruh dunia daripada pakar di !ropa, ?frika, dan ?merika. 3akar ?sia juga mempercayai bah5a pelanggan siap untuk menerima 5aktu kirim yang lebih lama untuk pesanan mereka demi logistik yang lebih ramah lingkungan. -+-+:+- Perusahaan l(!#s%#$ *era"a "# "e)an

Terlepas dari krisis keuangan saat ini, pakar

elphi tidak melihat gangguan

besar dalam sistem sosial dan politik yang ada saat ini-pada 0101 dunia tetap akan menjadi ekonomi pasar. 3ersaingan demi pertumbuhan, kekayaan dan sumber daya akan terus berlanjut, dengan negara dan perusahaan sebagai pemain utama. Tren menuju produksi outsourcing akan berlanjut, dan banyak perusahaan akan bergantung pada jalur global untuk mencari kelebihan kompetitif. i lain sisi, studi elphi juga memprediksikan bah5a perusahaanperusahaan harus bekerja sama lebih sering dan lebih erat daripada sebelumnya. @ntuk mengatasi biaya energi yang tinggi, perusahaan logistik akan menginvestasikan lebih banyak sumber daya dibandingkan sebelumnya untuk mengembangkan dan menjalankan jaringan bersama. Memastikan bah5a logistik di masa depan semakin ramah lingkungan merupakan salah satu tujuan strategis perusahaan saat ini. Sebagai contoh, sekarang telah ada metode pengiriman carbon'neutral yang merupakan program perlindungan iklim yang mengikat pada target pengurangan emisi tertentu. -+-+:+. B#sn#s melalu# In%erne% - $a)an)un2 "# mana)un 3elanggan pada tahun 0101 akan semakin menghargai lingkungan hidup, tetapi tidak mengorbankan kecepatan pengiriman. Mereka ingin semua produk dan layanan tersedia dengan cepat. ?kibatnya, konsumen akan menuntut keterbukaan dan informasi real time yang lebih besar dari pemasok. /al ini akan membuat Internet menjadi lebih penting daripada sebelumnya< pada 0101, banyak penduduk dunia, terutama di negara maju dan berkembang, akan online dan sekitar tiga miliar orang akan menjalankan bisnisnya di <orld <ide <eb. ,ecepatan kejadian tersebut akan terus meningkat - bukan hanya di dunia bisnis, tetapi hampir di semua sektor kehidupan. Tuntutan untuk fleksibilitas dan ketersediaan permanen akan meningkat. -+-+:+8 Pre"#$s# ()%#m#s Meskipun serangan teroris dan pandemi global akan tetap menjadi ancaman di masa depan, para pakar percaya bah5a berbagai kondisi ini dapat dia5asi

melalui investasi finansial dan teknologi. Menariknya, 5alau para pakar ?sia lebih pesimis daripada pakar Barat terkait dengan keamanan dan kesehatan masyarakat, mereka cenderung memiliki keyakinan yang kuat terhadap kemampuan teknologi untuk mentransformasikan bisnis praktis dan memainkan peran inovatif dalam dunia bisnis. Tren serupa berlaku untuk peningkatan penduduk dunia. =esponden dari ?sia percaya bah5a kontrol populasi yang dilakukan oleh negara akan menjadi alat yang efektif untuk menahan pertumbuhan penduduk, dan sebagian besar memprediksikan bah5a penduduk dunia akan stabil pada tujuh dan delapan miliar. Aamun, responden dari belahan dunia yang lain percaya bah5a populasi akan terus meningkat, dan dengan demikian konsumsi sumber daya juga akan meningkat. Aamun, para pakar logistik pada umumnya optimis, Mereka percaya bah5a tantangan-tantangan di masa depan tersebut dapat dikontrol oleh ekonomi pasar. BAB III Pen!el(laan Fun!s#-Fun!s# L(!#s%#$ Pa"a Perusahaan Mul%#nas#(nal ,+,+Pr(1#l KFC In"(nes#a 3T. 7astfood Indonesia, Tbk. idirikan oleh ,elompok @saha $elael pada tahun '(42, dan terdaftar sebagai perusahaan publik sejak tahun '((G. 3erseroan menga5ali usaha 5arabala dengan pembukaan restoran ,79 pertama pada bulan 6ktober '(4( di Nalan Mela5ai, Nakarta. ,eberhasilan restoran QS= "Quick Service =estaurant# pertama ini kemudian diikuti dengan pembukaan restoran ,79 di kota-kota besar lainnya di Indonesia. Sebagai pemegang hak 5aralaba tunggal ,79 hingga saat ini, 3erseroan senantiasa membangun brand ,79 dan berbekal keberhasilan 3erseroan selama *0 tahun, ,79 telah menjadi brand hidangan cepat saji yang paling dominan, dan dikenal luas sebagai jaringan restoran cepat saji di Indonesia. 3ada tahun 01'1 3T.7astfood Indonesia telah mencapai total penjualan lebih dari =p0.('*..1C triliun. .+- 0#s#2 M#s# "an O*je$%#3e Perusahaan .+-+, 0#s# 4

Mempertahankan kepemimpinan ,79 dalam industry restoran cepat saji dan selalu menjadi brand Aomor ' yang termodern dan terfavorit dalam segi produk, harga, layanan, dan fasilitas restoran. .+-+- M#s# 4 Memperkokoh citra brand ,79 dengan strategistrategi dan ide-ide yang inovatif, meningkatkan suasana bersantap yang tak terlupakan dengan terus memberikan produk, layanan, serta fasilitas restoran yang selalu berkualitas mengikuti kebutuhan dan selera konsumen yang terus berubah.

.+-+. O*je$%#3e 4 Terus melakukan peremajaan restoran dengan tampilan dan desain yang termodern, sesuai dengan trend masa kini, dan memberikan suasana yang menyenangkan, nyaman, dan menyajikan produk berkualitas tinggi yang paling digemari oleh konsumen dengan kecepatan dan keramahtamahan yang tak tertandingi. .+. S%ra%e!# "an N#la#-n#la# Perusahaan .+.+, S%ra%e!# Perusahaan Selalu memberikan kepuasan :LumR; yang tak terhingga di 5ajah setiap konsumen untuk menjaga kepemimpinan pasar dengan strategi-strategi sebagai berikut< Menciptakan dan mengembangkan budaya yang kokoh di dalam organisasi dimana setiap karya5an memberikan perbedaan dengan berinovasi dan selalu berpikir di luar kebiasaan. Membangun pola pikir yang berorientasi pada Customer and "ales Mania dengan kesadaran tinggi untuk memberikan kepuasan kepada konsumen melebihi dari yang diharapkan. Memberikan perbedaan brand ,79 yang sangat kompetitif dengan berbagai ide dan strategi yang inovatif.

Mengembangkan kesinambungan dalam sumber daya manusia dan proses yang kuat berfokus pada pengembangan kompetensi dan kemampuan. Mempertahankan konsistensi dalam pencapaian prestasi yang terbaik. .+.+- N#la#-N#la# Perusahaan

Budaya 3erusahaan <e are the %wners of K=C ditanamkan dalam pemikiran setiap karya5an untuk menciptakan rasa memiliki, yang bertujuan untuk memberikan performa terbaik dalam mengerjakan semua tugas dan tanggung ja5abnya, khususnya dalam menyiapkan produk berkualitas dengan layanan yang cepat dan ramah.

Menjaga hubungan baik dan memberikan kepuasan melebihi yang diharapkan dengan menjalankan program 9/?M3S untuk memastikan kebersihan restoran -Cleanliness( , keramahtamahan dalam melayani konsumen -Hospitality(, ketepatan dalam menerima dan menyiapkan pesanan -Accuracy(, memastikan pera5atan restoran yang terbaik -Maintenance(, konsistensi dalam menyajikan produk bermutu tinggi setiap saat -Product(, dan kecepatan layanan selalu dijalankan -Speed of "er&ice(#

Inovasi tidak semata-mata diartikan sebagai ideide, langkah-langkah, strategistrategi atau terobosan baru untuk mencapai obyektif seseorang, tetapi juga meliputi perubahan pola pikir yang dimulai dari diri sendiri agar bisa sukses menghasilkan perubaha 3ada 01'1, Indonesia mencatat pertumbuhan Gross 0omestic )roduct "$ 3# sebesar .,'K. 3ada tahun yang sama, 3T 7astfood Indonesia Tbk meneruskan kinerja yang baik, hasil dari kenaikan penjualan gerai-gerai yang baru dibuka dan yang sudah dibuka sebelumnya. ari aspek biaya, 3erseroan berhasil mempertahankan harga pokok penjualan sebagai persentase terhadap penjualan, menunjukkan upaya berkelanjutan untuk mengendalikan biaya dan menjadikan supply chain management semakin efisien dan efektif. Sepanjang 01'1, terjadi pasang surut perekonomian global yang mencoba bangkit dari keterpurukan krisis keuangan terburuk pada generasi ini.

3emulihan yang terjadi tidak merata di negara-negara berkembang yang masih berjuang mengatasi kegiatan ekonomi yang lesu dan tingkat pengangguran yang tinggi, meskipun dengan ekonomi-ekonomi baru yang terus berjuang mengendalikan tekanan inflasi. ,ekuatiran terhadap resesi yang berulang, dipicu oleh krisis fiscal di !ropa dan melemahnya perekonomian di ?merika Serikat yang diperburuk dengan menurunnya ketersediaan lapangan kerja. ,elayakan hutang jangka panjang di negara-negara ekonomi maju, khususnya di !ropa, menjadi pusat perhatian sepanjang 01'1, dan kekha5atiran akan pengaruh buruknya masih meluas. i tengah tantangan perekonomian ini, 3T 7astfood Indonesia Tbk terus mencatat kinerja yang baik selama 01'1. 3erseroan melanjutkan pertumbuhan yang kuat dan dapat melanjutkan kemajuan kemajuan dan hasil-hasil yang baik dari tahun-tahun sebelumnya. Beberapa keberhasilan yang dicapai sepanjang tahun 01'1 antara lain< /asil penjualan pada 01'1 tercatat =p0,('G triliun atau sekitar '2,4K lebih tinggi dari hasil penjualan pada 011( sebesar =p0,GCG triliun. ,enaikan =pGC(,0 milyar tersebut adalah kontribusi dari lonjakan harga jual sepanjang tahun 01'1 sekitar rata-rata .K, hasil penjualan dari gerai-gerai yang baru dibuka, pertumbuhan yang kuat dari gerai-gerai yang sudah dibuka sebelumnya yang sudah dilakukan peremajaan tampilannya menjadi lebih segar dan modern, usaha pemasaran yang sukses, dan penambahan variasi produk dan layanan yang baru. 3eningkatan juga terjadi pada sejumlah indicator operasional utama lainnya. Secara keseluruhan, transaksi naik '0,.K, konsumen naik 01,4K, sementara rata-rata belanja naik C,GK. Secara same'store sales -"""(, transaksi naik C,0K, konsumen naik '0,4K, dan rata-rata belanja naik C,CK. +aba bersih sebelum pajak 01'1 naik menjadi =p0.',C( milyar, atau naik C,2K dari laba bersih sebelum pajak 011( sebesar =p0G4,'C milyar. /arga pokok penjualan sebagai persentase penjualan naik dari G1,0K pada 011( menjadi G0,CK pada 01'1, terutama disebabkan kenaikan harga bahan baku akibat tekanan inflasi.

Beban usaha naik menjadi =p',G*4 triliun pada 01'1 dari =p',0G4 triliun pada 011(, atau sekitar 'C,*K, disebabkan tekanan harga akibat inflasi dan regulasi 3emerintah yang baru terkait upah minimum.

?ktiva naik menjadi =p',0*. triliun pada 01'1 dari =p',1G' triliun pada 011(, atau naik '2,4K, hasil dari investasi yang berkelanjutan dalam ekspansi jaringan restoran.

Numlah karya5an 3erusahaan meningkat menjadi 'C.2G1 pada akhir 01'1 dari '*.00( pada 011(, sesuai komitmen 3erusahaan untuk merekrut dan melatih tim yang handal untuk memberikan dukungan kepada jaringan restoran ,79 yang tersebar luas di seluruh Indonesia dengan standar layanan yang memuaskan.

3erusahaan meneruskan ekspansi jaringan restorannya untuk mendominasi pangsa pasar di Indonesia agar dapat memaksimalkan brand opportunity K=C dan meminimalkan potensi kompetitor untuk mendirikan bisnis ayam goreng. Selama 01'1, 3erusahaan membuka *1 gerai baru di Nakarta dan di kota-kota lainnya di Indonesia. Selain itu, 3erusahaan melakukan image enhancement dan renovasi berskala besar pada sekitar C1 gerainya untuk meremajakan tampilan gerainya dan meningkatkan kenyamanan konsumen. 3ada akhir 01'1, jaringan restoran ,79 di Indonesia berjumlah *(2 gerai yang tersebar di (* kota di seluruh Indonesia. Bergabungnya Salim $roup pada '((1 sebagai salah satu pemegang saham utama semakin mendorong inisiatif ekspansi bisnis 3T. 7astfood Indonesia, dan pada '((* 3T.7astfood Indonesia terdaftar sebagai emiten di Bursa !fek Nakarta "sekarang Bursa !fek Indonesia#. ,epemilikan saham mayoritas 21K pada saat ini terdistribusi G*,2GK kepada 3T. $elael 3ratama dari $elael $roup dan *C,2GK kepada 3T. Megah !raraharja dari Salim $roup) sementara saham minoritas "01K# terbagi kepada Masyarakat dan ,operasi ,arya5an. 3T.7astfood Indonesia mendapatkan ijin memakai brand ,79 dari franchisor, LumR =estaurants International "L=I#, sebuah badan usaha dari LumR Brands Inc., perusahaan publik di ?merika Serikat dan pemilik 5aralaba dari empat brand ternama lainnya, yaitu< 3i--a /ut, Taco Bell, ?P8, dan +ong Nohn Silvers. +ima brand di ba5ah satu kepemilikan ini telah memproklamirkan LumR $roup

sebagai jaringan restoran cepat saji terbesar dan terbaik di dunia dalam memberikan variasi pilihan restoran ternama. ata 3emegang Saham 3T. 7astfood Indonesia Sumber < annual report ) #=astfood /ndonesia *+,+ 3roduk-produk utama ,79 adalah, Colonel>s %riginal ?ecipe dan 1ot 3 Crispy, yang tetap menjadi produk ayam goreng paling disukai di antara semua brand restoran cepat saji di seluruh Indonesia, yang konsisten dinilai ayam goreng paling enak versi berbagai survey konsumen di Indonesia. Selain produkproduk utama ini, juga tersedia Colonel 5urger, Crispy "trips, wister, dan Colonel @akiniku. Sebagai pelengkap produk produk utama ini, juga tersedia produk-produk yang disesuaikan dengan selera lokal, antara lain< 3erkedel, Aasi, Salad, dan ,79 "oup. @ntuk menambahkan variasi menu paket kombinasi dengan harga terjangkau bernilai tambah, Super 3anas dan ,79 6ttack terus dita5arkan. @ntuk memberikan perbedaan brand, ,79 dan menanamkan dalam kesadaran konsumen bah5a ,79 itu bernilai tambah, 3erseroan meluncurkan sederetan produk Goceng, yang terdiri atas '0 pilihan menu yang dihargai =pC.111. Hariasi pilihan menu Goceng diganti dari 5aktu ke 5aktu untuk mengikuti perubahan selera konsumen. Tahun 01'1, dua produk Goceng mendapatkan penerimaan tertinggi dalam uji produk, "paghetti dan 5urger 0elu.e yang ditambahkan dalam deretan produk Goceng terbukti sukses menyumbangkan kenaikan tajam pada Goceng menumiJ. Selain itu, pada 01'1, 3erseroan mulai mengembangkan ,79 9offee, sebagai layanan baru di semua gerai ,79 bertipe free'standing, menyajikan rangkaian produk kopi berkualitas, disajikan panas maupun dingin, dilayani di counter terpisah dengan ruangan duduk tersendiri untuk para pecinta kopi. @ntuk menarik konsumen pada jam-jam sepi, 3erseroan juga mengenalkan minuman bernama Krushers dengan aneka pilihan rasa. .+8 Pen!a;asan Mu%u 5Quality Assurance) "an L(!#s%#$ KFC In"(nes#a

3ada 01'1, untuk pertama kalinya ,79 Indonesia mendapatkan Sertifikat Sistem Naminan /alal "SN/# dari +336M M@I, disamping Sertifikat /alal =estoran yang telah dimiliki oleh 3T.7astfood Indonesia sejak '((C. 3ada audit Sistem Naminan /alal tersebut,,79 Indonesia mendapatkan predikat nilai ?. 3encapaian ini berkat dukungan manajemen yang besar terhadap kelanjutan status halal restoran. /al ini menjadi nilai tambah bagi ,79 Indonesia di tengah persaingan industry restoran cepat saji. ,79 Indonesia melakukan sosialisasi Sistem Naminan /alal yang dilakukan ?egional Auality 6ssurance "=Q?# di setiap daerah supaya seluruh pihak terkait, seperti )urchasing, Logistic, dan %peration memiliki kesamaan pemahaman mengenai Sistem Naminan /alal. Sistem penga5asan terhadap supplier dari tahun ke tahun mengalami peningkatan. 3ada a5al tahun 01'1, ,79 Indonesia, melalui epartemen Q?, melakukan refreshment training mengenai Cutting "heet kepada seluruh supplier ayam, yang merupakan pelatihan ulang terhadap standar kualitas ayam. Tujuan pelatihan Cutting "heet adalah supaya bahan baku dari seluruh supplier ayam memenuhi standar kualitas. ,79 Indonesia menetapkan sistem penga5asan kualitas terhadap seluruh supplier. Sistem penga5asan ini dilakukan melalui audit yang disebut "upplier racking, 6ssessment 3 ?ecognition "ST?= ?udit#. 3ada Nanuari Nuni 01'1 dilakukan =ood "afety 6udit "7S?# dan pada Nuli esember 01'1 dilakukan Auality "ystem 6ssessment "QS?#. Selama 01'1, Q? mengaudit 0( supplier kelas ' dan kelas 0, serta C supplier kelas * dan kelas G. @ntuk '2 supplier yang belum mengetahui dengan jelas tentang ST?= ?udit dilakukan )re'6ssessment 6udit. Melalui audit diharapkan supplier dapat meningkatkan kualitas bahan baku. 3emahaman staff Q? untuk meningkatkan kualitas supplier dan gudang selalu dilakukan. 3ada 7ebruari 01'1, staff Q? mengikuti refreshment training mengenai perkembangan terbaru teknik mengaudit supplier dan gudang yang diselenggarakan oleh Q? dari L=I. Sebagai penga5asan kualitas $udang +ogistik, ,79 Indonesia menetapkan sistem audit yang disebut 0istribution Auality 6udit " Q?# yang diaudit oleh Q? pada '* gudang di seluruh Indonesia. i masa yang

.+9 Penen%uan L($as# Gera# 3ertumbuhan total penjualan juga berasal dari pengembangan restoran menjadi *(2 gerai di akhir 01'1, yang berarti bertambah *1 gerai di sepanjang 01'1. Sebagian besar restoran yang dibuka pada 01'1 dapat memberikan kontribusi penjualan yang lebih besar, 5alaupun sebagian besar restoran dibuka pada k5artal ke-G 01'1, karena memerlukan persiapan yang lebih panjang dalam pengurusan perijinan dan permasalahan dengan ketersediaan listrik. 3enambahan *1 gerai pada 01'1, masih didominasi pada lokasi free'standing, ini menunjukkan kemampuan dan kapasitas ,79 Indonesia dalam melakukan ekspansi restoran di lokasi-lokasi prima yang mendukung pencapaian hasil penjualan yang optimal, peningkatan peluang prestasi, motivasi, dan promosi kepada *1 =M, sekitar .1 lebih ?=M, posisi baru untuk "hift Leader yang sangat membantu operasi restoran, * ?M, dan sekitar '.111 lo5ongan kerja yang tersedia untuk karya5an restoran. Ini memperlihatkan hasil dari pengalaman kerja dan kerjasama tim di %peration, 1uman ?esources, dan pembukaan restoran baru. 3otensi pasar yang ada yang tersebar di berbagai daerah merupakan suatu tantangan bagi 3erusahaan untuk melakukan penetrasi pasar, membidik, dan menyeleksinya, dimana kesemuanya ini merupakan strategi 3erusahaan dalam mengembangkan usahanya. +angkah a5al dari pengembangan pasar yang ada adalah dengan menyeleksi lokasi, dengan melihat dari berbagai aspek, mulai dari potensi usahanya dengan mempertimbangkan jumlah penduduk yang ada, mata pencarian, pusat bisnis, pengembangan demografi untuk masa yang akan datang, sampai kepada ketersediaan dan memadainya jalur +ogistik. Selanjutnya adalah evaluasi terhadap pemasaran, operasional, finansiil, sampai kepada aspek teknis yang harus dipersiapkan secara terinci dan terorganisasi. Setelah merampungkan semua ini barulah diambil suatu kesimpulan apakah lokasi raining dalam menyiapkan tenaga kerja yang dibutuhkan dalam 5aktu yang cukup sebelum

tersebut layak untuk dibuka usaha baru dengan membuka gerai di daerah tersebut. +angkah selanjutnya setelah penentuan lokasi, diteruskan dengan persiapan yang dimulai dengan rencana tipe restoran yang akan dibangun dan diteruskan dengan perencanaan lay'out restoran, fasilitas infrastuktur, interior, dan sebagainya. Setelah perencanaan ini selesai, tahap berikutnya adalah perhitungan investasi,penjad5alan proyek, proses eksekusi, dan pelaksanaan pekerjaan di lapangan B lokasi. Setelah pekerjaan di lapangan B lokasi selesai, dilakukan supervisi dan evaluasi untuk memastikan hasilnya sesuai dengan perencanaan dan standar yang ada, maka restoran ,79 tersebut siap untuk dioperasikan untuk melayani konsumen. =estoran yang selalu tampak segar dan nyaman adalah target penampilan yang harus dijaga dan dira5at secara konsisten agar kepuasan konsumen ketika berkunjung ke ,79 terpenuhi, dan hal ini yang akan menjadi nilai tambah restoran ,79 dibandingkan dengan restoran lainnya. .+: Pemas($ ,79 Indonesia memasok ayam karkas segar dan ayam potong beku dari sekitar lima belas supplier di seluruh Indonesia. Banyaknya supplier di dalam negeri tidak menjamin kelangsungan pasokan. 3asokan sering terputus pada hari-hari libur seperti Idul 7itri, Aatal P Tahun Baru, dan liburan sekolah. @ntuk mengantisipasi gangguan pasokan selama hari-hari tersebut, perusahaan membuat kontrak jangka panjang dengan merencanakan pesanan lebih a5al dan menyimpan persediaan ayam yang cukup sebelum hari-hari libur tersebut. Beberapa bumbu untuk produk-produk utama ,79, khususnya %riginal ?ecipe dan 1ot 3 Spicy diimpor dari ?merika Serikat, Singapura, dan Malaysia melalui beberapa importir yang 5ajib mengikuti standar L=I. Bahkan untuk produkproduk baru, beberapa bahan bakunya biasanya diimpor. engan kemajuan yang telah dicapai oleh supplier lokal dalam memproduksi substitusi produkproduk impor mengikuti standar yang diberikan, 3erusahaan secara bertahap dapat mengurangi ketergantungan terhadap bahan baku impor.

.+< Pen!a"aan 3engadaan ayam karkas segar atau ayam potong beku dalam jumlah besar sudah diharapkan dari restoran cepat saji yang mengoperasikan hampir G11 gerai di seluruh Indonesia yang menyajikan produk ayam sebagai produk utama. 8alaupun kebutuhan dalam jumlah besar ini umumnya tersedia di pasar sepanjang tahun, terkecuali pada hari-hari libur ketika pasokan sering terputus, namun harga ayam berfluktuasi setiap minggu tergantung pada ketersediaan ayam potong dari peternak di Indonesia. @ntuk menstabilkan kondisi ini, 3erusahaan melakukan kontrak pembelian dengan supplier terpilih untuk periode tetentu. Selain itu, 3erusahaan juga memanfaatkan peluang untuk menyimpan persediaan produk ayam dari pasar terbuka pada saat harga rendah atau pada saat pasokan melebihi permintaan .+= Per!u"an!an Sistem pergudangan 3ada 3T. 7ast food Indonesia dilakukan pada gerai masing-masing khusus untuk bahan-bahan yang tidak tahan lama dan mudah rusak "wet good# sedangkan untuk bahan makanan yang tahan lama " dry good# diperoleh dari pusat yang diimpor dari ,79 internasional sesuai kebutuhan masing-masing 5ilayah. ,+ KFC Ch#na $lobalisasi adalah salah satu strategi pertumbuhan dalam perusahaan, dan salah satu yang paling sukses Fakan globalF adalah KFC . ,79 merupakan sebuah rantai restoran ayam goreng ?merika yang mendominasi industri restoran di beberapa negara termasuk di 9ina. 3erusahaan global menghadapi pertanyaan-pertanyaan kritis ketika mereka memasukii pasar baru seperti bagaimana mereka melakukan lokalisasi terhadap produk yang dita5arkan apakah mereka akan melakukan adaptasi terhadap produk yang telah ada hanya untuk sebagai pembanding bagi konsumen pada pasar tersebut atau haruskah mereka memikirkan kembali business model dari ba5ah ke atas>

Tipikal dari pendekatan western untuk aktivitas foreign e.pansion adalah bagaimana menjual core product atau jasa yang bagus dengan cara yang sama seperti ketika mereka melakukan penjualan di !ropa atau ?merika,dan kantor pusat menga5asi dengan cermat untuk memastikan model ini diekspor dengan benar. 9ara ini seringkali dimulai dengan menjual barang-barang impor kepada e.pat community "komunitas asing# atau dengan membuka satu atau dua toko sebagai percobaan. Seperti kebanyakan perusahaan multinasional, ,79 pertama kali tertarik ke 9hina dengan ukuran potensi pasar negara< ',* miliar orang, 01K dari total dunia. Bahkan setelah reformasi ekonomi 9hina yang dimulai pada tahun '(42, 9ina tetap tinggi risiko investasinya sehingga sebagai negara tujuan untuk perusahaan multinasional selama dekade berikutnya 9ina masih tetap beresiko akibat ketidak pastian politik dan ekonominya. ,79 masuk ke 9ina pada tanggal '0 Nanuari '(24. ,79 merupakan restoran 8uick'ser&ice pertama yang masuk ke cina. Saat ini ,79 adalah restoran 8uick'ser&ice nomor satu di 9ina dengan hampir *.C11 restoran di lebih 411 kota. Bahkan setiap hari restoran ,79 di cina selalu bertambah satu. Selain ayam sebagai resep asli ,79, ,79 di 9ina juga memiliki menu ekstensif yang menampilkan daging sapi, seafood, hidangan nasi, sayuran segar, sup sarapan, makanan pencuci mulut dan produk lain yang sesuai dengan selera konsumen di 9ina. ,arya5an ,79 di 9ina adalah para penduduk lokal, yang di pimpin oleh Sam Su sebagai ,etua dan 9hief !ksekutif 6fficer dari LumR Brands yang merupakan Induk perusahaan ,79. empat @umBCs Growth "trategies. i tangan Sam Su, ,79 di 9ina tumbuh sangat pesat dan menempatkan 9ina sebagai peringkat pertama dari engan =inciannya) "'# 5uild dominant China brands) "0# 0ri&e profitable international growth ) "*# ?un great restaurants) dan "G# 9.pand 2#"# multibrand concepts . Ini menjadikan 9ina ultimate market place buat LumR. "Teguh S 3ambudhi)011C, S8? Sembada#. +aba operasi ,79 di 9ina telah mencapai dua kali lipat dalam tiga tahun terakhir mencapai S4CC

juta sehingga bagi LumR.

ivisi ,79 di 9hina menjadi penyumbang keuntungan terbesar

3ada a5al-a5al LumR Brands yang merupakan induk perusahaan ,79 masuk ke 9ina, manajemen pusat memberikan perhatian khusus pada pelatihan dan pengembangan serta rekruitmen dari karya5an dan manajemen untuk merekruit manajemer-manajer berbakat dan mempunyai kualifikasi yang sesuai dengan standar operasi LumR internasional. A"a %#!a $a%e!(r# *esar )ene$anan $e!#a%an *#sn#s KFC "# C#na Pem*an!unan Manus#a "an Talen%a2 L($al#sas#2 D#s%r#*us# > L(!#s%#$+ -+, L($al#sas# Model bisnis yang di jalankan ,79 di 9ina adalah lokalisasi. ?rtinya, bah5a perusahaan harus siap untuk menyesuaikan produk, jasa, praktek bisnis, bahkan sistem manajemen dan proses agar sesuai dengan konteks lokal, kebiasaan dan kebutuhan pelanggan yang berbeda, nilai-nilai sosial dan budaya, sistem politik, peraturan pemerintah, struktur industri dan driver, dan kekuatan kompetitif. +okalisasi yang di lakukan ,79 di 9ina bukan hanya dari manajemen maupun karya5an "lokalisasi bakat# tetapi juga lokalisasi produk. Setelah mendirikan dapur tes pertama di Shanghai pada akhir '((1-an, ,79 telah sibuk dengan sering pengenalan produk baru - produk yang dikembangkan di 9ina, karena 9ina. Semua produk baru telah dirancang dan dikembangkan dengan karakteristik 9ina lokal, dari konten dan rasa, rupa dan nama. 3roduk seperti ?yam $ulung Beijing, $olden ,upu-kupu @dang, 7our Seasons Salad Sayuran Segar, Beras 8angi Namur, Sup Tomat Telur Natuhkan, dia5etkan Sichuan 3ickle an Irisan daging babi Sup, Makanan +aut bubur Telur rop, dan bubur ?yam Namur membuat beberapa orang bertanya-tanya< apakah ,79 balik ke dalam rantai makanan 9ina cepat> isitulah menandai esensi, dan keberhasilan, program lokalisasi produk ,79 di 9ina. Selain bakat dan produk, program lokalisasi ,79 di 9ina menyentuh pada hampir setiap aspek operasi, dari pemasaran, iklan, positioning merek untuk rantai pasokan, distribusi, dan logistik. -+- D#s%r#*us# > L(!#s%#$ a#%u2

istribusi dan sistem logistik ,79 9ina adalah salah satu yang paling penting, dan paling diakui sebagai kontributor untuk kesuksesan ,79 di 9ina. 3ada saat pertama kali memasuki 9ina pada tahun '(24, ,79 dihadapkan dengan dua fakta dasar<

'. ,ualitas dan jangkauan jalan raya di 9hina jauh lebih rendah dibandingkan dengan negara-negara maju. Tidak ada jalan raya pada saat itu. Sebagai fakta, jalan raya pertama di 9ina hanya muncul di akhir '((1-an, tetapi akibat langsung dari pembangunan infrastruktur di 9ina yang selesai pada tahun 0111 maka sistem jalan raya saat ini di 9ina telah berjumlah sekitar .1.111 km,. engan kata lain, 9ina butuh 5aktu sekitar sepuluh tahun atau lima belas tahun paling banyak untuk membangun jaringan jalan raya nasional dan ini merupakan contoh yang jelas dari kecepatan pembangunan di 9ina. 0. ,urangnya penyedia layanan pihak logistik yang berkualitas yang mena5arkan penyimpanan, transportasi, dan jasa pengiriman di semua propinsi. Bahkan sampai dengan saat ini sangat sedikit perusahaan yang menyediakan layanan logistik .
ihadapkan dengan dua tantangan tersebut, ,79 mengadopsi pendekatan yang dimulai dengan memanfaatkan aset yang ada < $udang, truk, dan tenaga kerja yang di5arisi dari ,79 mitra lokal dengan system patungan. Selain itu ditambah dengan instalasi pelatihan karya5an sendiri dan kontrol kualitas dan sistem manajemen. alam beberapa tahun, standar operasional dari gudang dan armada truk yang diambil dari standar operasional lokal kemudian diba5a ke standar global ,79 internasional. engan distribusi dan sumber daya logistik secara langsung dan sepenuhnya di ba5ah kendali sendiri oleh ,79 lokal, ,79 9ina mampu mengembangkan lebih jauh dan lebih cepat ke 5ilayah geografis yang baru daripada pesaingnya. /al ini memungkinkan perusahaan untuk membangun keunggulan kompetitif melalui volume usaha, skala, efisiensi biaya, dan kepemimpinan merek dari 5aktu ke 5aktu. Sebuah sistem distribusi dan logistik yang di adaptasi dari kondisi local dan dilengkapi dengan strategi bisnis ,79 Internasional, ,79 9ina mampu membangun skala dan kecepatan bisnisnya melalui ekspansi restoran dengan cepat. dan berhasil menjadi penyumbang laba terbesar bagi perusahaan induknya yaitu LumR.

BAB I0 DAFTAR PUSTAKA


Soebijantoro, oddy. "'(((#. 3emasaran Internasional<Global Logistics and 0istribution, 3usat 3engembangan Bahan ?jar-@niversitas Mercu Buana.

Han /oek, =emko, ?leJander !. !llinger,et.al, "0112#. : Great di&ides: internal alignment between logistics and peer functions .The International Nournal of +ogistics Management, Hol.'( Ao.0, pp. ''1-'0(
$raham, 9ateora. "0114#. 3emasaran Internasional. Nakarta< Salemba !mpat. Buku 0. !disi '* !ko Indrajit, =ichardus. "011*#. =ubrik Tanya Na5ab !-Business, Hol. II Ao.'0. http<BB555.ebi--asia.comB10'0-011*BOPa,10'0.html. 3enerbit 33M dan ?sosiasi +ogistik Indonesia. "01''#. 3anduan P Indonesia. Nakarta< 3enerbit 33M. irektori +ogistik

6&neil, Brian 7 P Non +. Iveson, "'(('#. : "trategically Managing he Logistics =unctions;. +ogistics and Transportation =evie5) 04, G) ?BIBIA76=M $lobal. pg. *C(-*44 =odney Mc. ?dam P aniel Mc. 9ormack, "011'#. : /ntegrating business processes for global alignment and supply chain management . Business 3rocess Management Nournal. Hol.4 Ao.0, pp. ''*-'*1. M9B @niversity. amien 3o5er," 011C#. "upply chain management integration and implementation: a literature re&iew. Supply 9hain Management< an International Nournal '1BG. pp. 0C0-0.*. Techane Bosona, $irma $ebresenbet, Ingrid Aordmark P avid +jungberg, "01''#. :Integrated +ogistics Aet5ork for the Supply 9hain of +ocally 3roduced 7ood,

3art I< +ocation and =oute 6ptimi-ation ?nalyses;. :ournal of "er&ice "cience and Management, pp.'4G-'2*. eutsche 3ost ?$, /eadOuarters. "011(#. elivering Tomorro5 9ustomer Aeeds in 0101 and Beyond ? $lobal elphi Study, 3ublisher< eutsche 3ost ?$, Bonn, $ermany

+aporan Tahunan 3T. 7ast7ood Indonesia, Tbk," 01'1# .

http://202.155.2.90/co po !t"#!ct$o%&/%"'#$%(o#)&*/)"%$&#$%(o +!&$/01#,!po !%#-".!%/! %/00#A%%.!,120R"po t/2010/2AST/2AST#A%%.!,120R"po t#2010.p3( +aporan Tahunan LumR . "01'1#.
http<BB555.yum.comBannualreportBdo5nloadsBpdfB01'1?nnual=eport.pdf