Anda di halaman 1dari 3

Nama : Yuli Wicahyo NIM : 25313042

HOOVER DAM
Pembangunan Hoover Dam dimulai pada tahun 1930 dengan jumlah pekerja sekitar 21 ribu dibawah komando Frank Crowe. Hoover Dam dibangun dengan tujuan untuk menjinakkan Sungai Colorado yang terletak di Nevada. Sungai Colorado seringkali menyebabkan bencana berupa banjir bandang yang menghancurkan pemukiman warga dan merenggut nyawa. Pad akhirnya nanti Hoover Dam menjadi bendungan terbesar di Amerika dan pada saat itu di dunia. Pada masa pembangunan Hoover Dam ini sedang ada banyak sekali pengangguran di Amerika dan Hoover Dam telah membuka banyak sekali lapangan pekerjaan untuk mengatasi masalah pengangguran di seluruh Amerika Tidak hanya yang berasal dari Nevada saja tetapi dari daerah lain juga ikut mengadu nasib sebagai pekerja di pembanguna Hoover Dam. Pembangunan Hoover Dam ini sendiri tidak lepas dari banyaknya masalah selama proses pembangunannya. Tahap awal pembangunan adalah pembangunan jalan sepanjang 33 mil dilanjutkan dengan meledakkan tebing dan menerjalkannya. Dalam melakukan hal ini digunakan dinamit. Pekerja dibagi menjadi pekerja yang bekerja di atas dan di bawah. Pekerja yang bekerja di atas (+/- 700 kaki) bertugas untuk mengebor lubang untuk menempatkan dinamit. Pengamanan yang minim berupa tali yang dililitkan ke tubuh pekerja dan helm yang terbuat dari topi bisbol yang direndam dengan aspal berujung petaka. Jatuhan batu dari atas tidak dapat ditahan dengan sempurna sehingga dapat menyebabkan luka serius di kepala dan berujung dengan kematian. Tahap selanjutnya dalah membangun tunnel yang berguna untuk mengalihkan aliran Sungai Colorado untuk sementara selama proses pembangunan dam dilakukan. Ada empat buah tunnel yang disiapkan, masing-masing dua buah tunnel untuk setiap sisinya. Penggalian ini harus diselesaikan sebelum musim semi tiba agar tidak terjadi luapan air dari Sungai Colorado yang disebabkan oleh mencairnya es. Maka dari itu para pekerjan harus bekerja 7x24 jam setiap harinya. Hal yang paling menjadi masalah selama proses konstruksi ini adalah suhu di dalam terowongan yang bisa mencapai 140 derajat Fahrenheit. Hal ini dikarenakan tidak adanya ventilasi dan ketersediaan air minum yang minim. Banyak pekerja yang meregang nyawa

dikarenan suhu panas yang ektrim ini. Kematian terjadi dikarenakan tubuh terlalu panas sampai seperti direbus. Pembangunan tunnel bisa dikatakan berjalan lambat. Akan tetapi setelah itu untuk mengejar waktu tenggat Frank Crowe tidak kehabisan akal. Ia membuat sebuah kendaraan khusus dengan 4 platform yang dapat menampung puluhan pekerja di atasnya sehingga mereka bisa melakukan pengeboran lebih cepat lebih cepat yang disebut Jumbo Drill . Tetapi ternyata justru masalah bertambah dari situ. Akibat penggunaan kendaraan di dalam terowongan kedaan di dalam terowongan diperparah dengan adanya gas monoksida hasil buangan kendaraan. Banyak pekerja yang tewas akibat keracunan gas karbon monoksida. Pihak perusahaan tidak mau bertanggung jawab dan berdalih bahwa penyakit yang diderita pekerja merupakan penyakit pneumonia. Pekerja yang merasa dirugikan menggugat perusahaan ke meja hijau. Pada masa persidangan, perusahaan menjebak salah satu pekerja dengan membayar Pekerja Seks Komersial (PSK). Dalam tuntutannya pekerja tersebut mengeluhkan turunnya kemapuan seksnya tetapi hasil kesaksian PSK mengandaskannya. Sehingga perusaan terbebas dari tuntutan. Masalah lain yang tidak kalah penting adalah masalah pemukiman pekerja. Selama pembangunannya banyak pekerja yang membawa serta keluarganya ke lokasi konstruksi. Hal ini menyebabkan banyak sekali krisis sosial yang terjadi di area konstruksi Hoover Dam. Para keluarga dan pekerja tidak mendapatkan kehidupan yang layak di sana. Mereka tinggal di bawah tenda sederhana dan harus langsung berhadapan dengan terik matahari yang bisa mencapa 119 derajat Fahrenheit setiapa harinya. Lokasi tempat tinggal pekerja pun tidak dilengkap sanitasi yang baik dan sulitnya mendapat akses air bersih di daerah tersebut. Semua itu terus berlanjut hingga akhirnya dibangun sebuah lokasi untuk para pekerja yang disebut Boulder City. Warga membentangkan kain basah di pintu untuk menyaring debu agar tidak masuk sekaligus mendinginkan udara. Setelah tunnel selesai dibangun, aliran Sungai Colorado untuk pertama kalinya dapat dialihkan. Pada bagian atas (dekat inlet tunnel) dan bagian bawah (dekat outlet tunnel) diurug dengan material agar proses pembangunan dam tidak terganggu. Struktur yang diterapkan untuk membangun Hoover Dam adalah arc (lengkungan) karena akan lebih tahan terhadap tekanan air

mengingat panjangnya Sungai Colorado dan banyaknya air yang harus ditahan oleh dam tersebut. Pengecoran dam dilakukan dengan cermat dikarenakan hal ini sangat krusial. Pengecoran dibagi menjadi beberapa layer. Setiap layer harus dipastikan sudah kering dan kuat sebelum di tambah dengan layer selanjutnya. Oleh karena itu banyak direkrut pekerja baru agar pengecoran cepat selesai. Dalam kegiatan ini, ada pekerja yang tertimpa material dari atas sehingga mati dan terkubur dalam adonan cor. Pembangunan Hoover Dam akhirnya selesai dengan ditutupnya tunnel dan kembalinya aliran Sungai Colorado seperti semula. Danau Mead menjadi danau terbesar di Amerika yang dimanfaatkan untuk pengairan dan pembangkit listrik. Keanggunan dari Hoover Dam mungkin menjadi suatu kebanggaan bagi Frank Crowe sebagai arsitek tetapi perlu diingat juga 107 jiwa melayang selama pembangunannya.