Anda di halaman 1dari 2

.

Klasifikasi Perdarahan Kelas 1 Darah hilang Presentase Nadi > 15 % < 100 x/menit 15-30 % > 100 x / menit 30-40 % > 120 x / menit 4 % / lebih 140 x/ menit atau lebih Tekanan darah Tekanan nadi Tes kapiler Respirasi Urin Normal atau meningkat Normal 14-20 x / menit 30 cc/ menit atau lebih SSP Cairan pengganti Sumber : (Abdul Gofar Sastrodiningrat, 2007) Sedikit cemas Kristaloid (+) 20-30 x / menit 20-30 cc/ menit Cemas Kristaloid Sangat Cemas Kristaloid + darah Konfus latergi Kristaloid + darah (+) 30-40 x / menit 5-15 cc/ menit (+) > 35 x / menit Tidak ada urin Menurun Menurun Menurun Normal Normal Menurun Menurun > 750 cc Kelas 2 750-1500 cc Kelas 3 1500-2000 cc Kelas 4 2000 cc / lebih

Klasifikasi syok hemoragik pada trauma 1) Pendarahan Kelas I : pendarahan ringan Kehilangan volume darah sampai 15 % Gejala klinis minimal Takikardia minimal Tekanan darah, frekuensi nadi dan frekuensi pernafasan normal

2) Pendarahan Kelas II : pendarahan sedang Kehilangan volume darah 15 % sampai 30 % Takikardia (> 100 pada orang dewasa) Takipnea Tekanan nadi berkurang Tekanan sistolik berubah sedikit Cemas, ketakutan

Produksi urin 20-30 mL/jam untuk orang dewasa.

3) Pendarahan Kelas III : pendarahan berat Kehilangan volume darah dari 30 % sampai 40 % volume darah : Perfusi tidak adekuat (takikardia dan takipnea yang jelas) Tekanan sistolik menurun

4) Pendarahan Kelas IV : Pendarahan sangat berat Kehilangan volume darah lebih dari 40 % volume darah : Jiwa terancam Penurunan tekanan darah sistolik yang cukup besar Tekanan nadi sangat sempit Produksi urin hampir tidak ada dan kesadaran menurun