Anda di halaman 1dari 2

Owusu dan Ansah (2000) meneliti ketepatan waktu pelaporan keuangan dari 47 perusahaan di Zimbabwe, yang menguji ariabel

ukuran perusahaan, pro!itabilitas, gearing (ke"epatan), item luar biasa, bulan dari akhir tahun keuangan, kompleksitas operasi perusahaan dan umur perusahaan# $asil penelitiannya menemukan bukti empiris bahwa ukuran perusahaan, kompleksitas operasi perusahaan, umur perusahaan dan bulan dari akhir tahun keuangan berpengaruh terhadap audit reporting lead time. %emudian ukuran perusahaan, pro!itabilitas, umur perusahaan dan audit reporting lead time mempengaruhi ke"epatan perusahaan dalam mengumumkan pendapatan awalnya, tetapi hanya ukuran perusahaan yang mempengaruhi ketepatan waktu penyampaian laporan keuangan akhir tahun yang telah diaudit#

&i 'ndonesia, (aleh (2004) meneliti ariabel) ariabel seperti rasio gear, ukuran perusahaan, konsentrasi kepemilikan perusahaan, pro!itabilitas, umur perusahaan dan exstra ordinary item# *amun, penelitian ini hanya menemukan satu bukti empiris yaitu ariabel exstra ordinary saja yang berpengaruh signi!ikan terhadap ketepatan waktu pelaporan keuangan perusahaan manu!aktur#
(elanjutnya, %homsiyah (200+) melakukan penelitian analisis hubungan struktur dan indeks "orporate go ernan"e dengan kualitas pengungkapan# ,ariabel) ariabel yang digunakan antara lain struktur kepemilikan, komposisi dewan komisaris independen, keberadaan komite audit, dan indeks "orporate go ernan"e ('-.)# /enelitian ini membuktikan bahwa struktur kepemilikan, komposisi komisaris independen, dan keberadaan komite audit tidak memiliki hubungan dengan penyampaian laporan keuangan# (emakin baik perusahaan menerapkan prinsip)prinsip .-. semakin "epat perusahaan menyampaikan laporan keuangan kepada publik# (elain itu, 0irakusuma (2001) melakukan penelitian mengenai !aktor)!aktor yang yang mempengaruhi rentang waktu penyajian laporan keuangan ke publik# ,ariabel yang digunakan antara lain ukuran perusahaan, jenis industri, pro!itabilitas, sol abilitas, reputasi auditor, jenis pendapat akuntan, rentang waktu penyelesaian proses audit dan perbedaan peran internal audit dalam suatu perusahaan# $asil penelitian membuktikan sol abilitas dan opini dapat mempengaruhi rentang waktu pengumuman laporan keuangan tahunan auditan ke publik# (edangkan ukuran perusahaan, jenis industri, internal audit, pro!itabilitas, dan reputasi auditor tidak menunjukkan adanya pengaruh terhadap rentang waktu pengumuman laporan keuangan tahunan yang diaudit ke publik# $ilmi dan Ali (2002) melakukan penelitian terhadap !aktor)!aktor yang mempengaruhi ketepatan waktu penyampaian laporan keuangan# $asil penelitian mereka menunjukkan bahwa pro!itabilitas, likuiditas, kepemilikan publik dan reputasi kantor akuntan publik (%A/)

berpengaruh signi!ikan terhadap ketepatan waktu penyampaian laporan keuangan, sedangkan leverage keuangan, ukuran perusahaan dan opini akuntan publik tidak signi!ikan berpengaruh terhadap ketepatan waktu penyampaian laporan keuangan# (edangkan (ulistyo (2030) melakukan penelitian mengenai Analisis 4aktor)!aktor yang berpengaruh terhadap ketepatwaktuan penyampaian laporan keuangan pada perusahaan yang listing di 5ursa 6!ek 'ndonesia# ,ariabel) ariabel yang digunakan dalam penelitian antara lain pro!itabilitas, likuiditas, le erage, ukuran perusahaan, kompleksitas operasi, kepemilikan publik, reputasi kantor akuntan publik, dan opini auditor# /enelitian ini membuktikan bahwa pro!itabilitas, ukuran perusahaan, kompleksitas operasi, kepemilikan publik, dan reputasi %A/ berpengaruh signi!ikan terhadap ketepatwaktuan penyampaian laporan keuangan# (edangkan likuiditas, le erage, dan opini auditor tidak berpengaruh terhadap ketepatwaktuan penyampaian laporan keuangan# &alam penelitain %adir (2033) mengenai !aktor)!aktor yang berpengaruh terhadap ketepatwaktuan pelaporan keuangan perusahaan studi empiris pada perusahaan manu!aktur yang terda!tar di 5ursa 6!ek 7akarta, hasil penelitian membuktikan bahwa ukuran perusahaan, pro!itabilitas, rasio gearing, pos)pos luar biasa, dan umur perusahaan tidak berpengaruh signi!ikan terhadap ketepatwaktuan pelaporan, sedangkan kepemilikan manajerial dan kepemilikan institusional berpengaruh signi!ikan terhadap kettepatwaktuan pelaporan keuangan perusahaan#