Anda di halaman 1dari 5

Anti Fungal Infeksi Jamur dibedakan : Infeksi Sistemik Infeksi Topikal (dermatofit) Penggolongan Obat Jamur ; 1. Gol.

l. Polien ekanisme !er"a : #erikatan kuat dengan sterol pada membran sel "amur $ membran sel bo%or& ter"adi ke'ilangan beberapa ba'an intrasel $ kerusakan (g tetap pada sel "amur A) Amfoterisin # * Indikasi untuk infeksi "amur sistemik * Sediaan : Fungi%id (Amfoterisin +, $ infeksi mikotik pada mata)& Fungi-one (Amfoterisin ./ mg01ial $ infeksi "amur (ang sangat para')& Talsutin 1aginal (tablet sisip 1aginal $ kombinasi tetrasiklin +// mg 2 Amfoterisin # ./ mg untuk infeksi ganda "amur dan bakteri) *In"eksi Amfoterisin # tersedia dlm 3ial ./ mg0+/ ml a4uades steril$ de5trose .,$ kadar /&+ mg0ml * 6osis /&78/&. mg0!g ## efektif untuk berbagai infeksi "amur) Pemberian selama 9 minggu bila perlu dpt dilan"utkan sampai 78: bulan *Tidak diabsorbsi ole' saluran %erna se'ingga diberikan se%ara parenteral * Pemberian a;al se%ara parenteral sering menimbulkan demam < menggigil $penderita 'arus dira;at di =uma' Sakit $ diperlukan penga;asan ketat < >"i dosis * Penggunaan "angka pan"ang $penurunan faal gin"al (filtrasi glomerulus?)& keadaan kembali normal bila terapi di'entikan #) @istatin * Indikasi utama untuk Aandida albi%ans ; !andidiasis kulit& selaput lendir& < saluran %erna * Absorbsi : @istatin 'an(a sedikit sekali diabsorbsi pada saluran %erna& pada dosis (ang dian"urkan tidak akan terdeteksi dalam dara'& 'ampir seluru'n(a dieksresi melalui feses dalam bentuk tidak diuba') #ila diberikan parenteral sering menimbulkan efek samping) * 6osis : Sediaan @istatin$6osis unit o Tablet 1aginal +//)/// unit0tab >0 !andidiasis 1aginal de;asa +8B 5 se'ari$+: 'ari o Tablet oral .//)/// unit0tab >0 !andidiasis mulut < esofagus de;asa 78: 5 se'ari o Suspensi0tetes oral +//)/// unit0ml (Aandistin) >0Terapi kandidiasis pada rongga mulut #a(i (+8B ml)& 6e;asa (+89 ml) ditetes dalam mulut dan dita'an beberapa ;aktu sebelum

ditelan (: 5 se'ari) >0!andidiasis kulit B87 5 se'ari o 3agistin O1ula ( etronida-ol .// mg 2 @istatin +//)/// >I) >0 infeksi %ampuran Tri%'omonas 1aginalis < Aandidida albi%ans 8 Tidak dian"urkan pada ibu men(usui& bila memerlukan pengobatan sebaikn(a 'entikan pemberian ASI selama men(usui 8 Penggunaan pada ;anita 'amil 'an(a "ika benar8benar diperlukan 8 6osis tunggal 'ari) * @ama 6agang : Aandistatin Suspensi& 6e%astatin tab& Flag(statin suppo 2. Gol. Imidazol Termasuk dalam golongan ini : !lotrima-ol& !etokona-ol& tiokona-ol& mikona-ol !etokona-ol (Form(%o& ekanisme !er"a : (%oral tab B// mg) empengaru'i permeabilitas dinding sel melalui peng'ambatan sitokrom P:./ etronida-ol B g $ masing8masing + g pagi dan malam atau B./ g $ 7 5 se'ari (C

"amur $ meng'ambat biosintesa trigliserida dan fosfolipid "amur $ meng'ambat beberapa en-im pada "amur (g mengakibatkan terbentukn(a toksik 'idrogen peroksida& "uga meng'ambat sintesis androgen *Indikasi : !andidiasis mukokutan (ang tdk responsif dengan nistatin atau obat lain ikosis sistemik& infeksi dermatofit pada kulit dan kuku tangan (tdk pada kuku kaki)& mikosis

saluran %erna kandidiasis selaput lendir& & kandidiasis 1aginal& *6osis : 6e;asa B// mg0'ari bersama makanan selama +: 'ari !andidiasis 1aginal kronis resisten :// mg0'ari $ . 'ari atau B// mg selama +: 'ari Anak 7 mg0!g0'ari * Dfek Samping : (ang paling sering ter"adi mual < munta' $ Obat ditelan bersama makanan * Interaksi Obat : Pen(erapan Obat di saluran %erna akan berkurang pada kondisi pE lambung tinggi $ antasida& antagonis EB (simetidin& ranitidin& famotidin)& omepra-ol& sukralfat * Pengaru' pd ke'amilan ; dilaporkan adan(a teratogenitas pd studi 'e;an %oba& tdk dian"urkan pd ibu men(usui ketokona-ol terdistribusi pd air susu * @ama dagang : Form(%o& Fungasol& Inter-ol& (%oral& Profungal

3. Gol. Triazol ekanisme !er"a : empengaru'i akti1itas Sitokrom P:./$ menurunkan sintesis ergosterol $ meng'ambat formasi sel membran Termasuk dalam golongan ini : Flukona-ol& Itrakona-ol Flukona-ol (6iflu%an ./ mg& +./ mg& infus B mg0ml) * Indikasi : Pengobatan kandidiasis (3aginal& orop'ar(ngeal&esop'ageal& infeksi salurun urin)& profilaksis pd transplantasi sum8sum tulang * 6osis : 3aginitis +./ mg dosis tunggal !andidiasis mukosa ./ mg0'ari $ C8+: 'ari Anak infus I3 789 mg0!g 'ari pertama $ 7 mg0kg0'ari Tinea pedis& korporis& kruris 1ersikolor& kandidiasis dermal Per oral ./ mg0'ari B8: minggu * Dfek Samping : dilan"utkan) * Interaksi : Flukona-ol meningkatkan efek ben-odia-epin& penggunaan bersama rifampisin menurunkan konsentrasi flukona-ol * Pengaru' ter'adap ke'amilan : Flukona-ol bersifat teratogenik pd penggunaaan dosis tinggi& tdk dian"urkan bagi ibu men(usui penggunaan flukona-ol ditemukan pd air susu * @ama 6agang : 6iflu%an& Ar(ptal& Aan%id& Fo1a-ol& Flu%oral Itrakona-ol (Furolnok +// mg0kapsul) *Indikasi : !andidasis orofarings < 1aginal& tinea korporis < tinea pedis *6osis : !andidiasis Orofarings +// mg0'ari $+. 'ari !andidasis 3aginal B// mg B kali se'ari $ + 'ari Tinea korporis < tinea kruris +// mg0'ari $+. 'ari atau B// mg0'ari $C 'ari * Dfek Samping : ual& sakit perut& dispepsia& pruritus& 'ipokalemia pd penggunaan "angka pan"ang 6imetabolisme di 'ati dan tidak bole' diberikan pada pasien dengan gangguan fungsi 'ati) Anak dan >sia lan"ut tidak dian"urkan * @ama 6agang : Sporano5& Spora%id& Furolno5& Golgat H ual& rasa tdk enak pada perut& flatulen%e& sakit kepala& ras' (pengobatan tdk

4. Gol. Anti Jamur Lain Friseoful1in *Antibiotik fungistatik (g di'asilkan ole' Peni%illium griseoful1um * ekanisme !er"a : eng'ambat mitosis sel "amur pada metafase& berikatan dengan keratin men(ebabkan resistensi ter'adap in1asi "amur) !ulit (ang sakit akan memiliki afinitas (ang tinggi ter'adap obat) Obat ini akan di'impun dalam sel pembentuk keratin lalu mun%ul bersama sel (g baru& berdifensiasi& terikat kuat dgn keratin s'g sel baru ini resisten t'd serangan "amur) !eratin (g mengandung "amur akan terkelupas dan diganti ole' sel (g normal) Antibiotik ini ditemukan pd kulit :8I "am setela' pemberian PO *Indikasi : Infeksi kulit& kulit kepala& rambut < kuku bila terapi topikal gagal !andidiasis < tinea 1ersikolor tdk dpt diobati dgn griseoful1in * 6osis : .// mg se'ari dlm dosis terbagi ( : 5 +B. mg) atau dosis tunggal Pada infeksi berat dosis dapat ditingkatkan 'ingga B5 lipat kemudian diturunkan "ika tela' ada respon Anak8anak +/ mg0!g se'ari dlm dosis terbagi atau tunggal * Fe"ala pada kulit akan berkurang setela' pengobatan :I8J9 "am tapi pen(embu'an sempurna ter"adi setela' beberapa minggu ** #iakan "amur negatif setela' + K B minggu se'ingga pengobatan sebaikn(a dilan"utkan sampai 7 K : minggu * Dfek samping : Sakit kepala& mual& munta'& diare) Obat ini men(ebabkan sensiti1itas ter'adap sinar mata'ari * Interaksi Obat : barbiturat menurunkan kadar griseoful1in& toksisitas meningkat dengan etanol& griseoful1in menurunkan akti1itas ;arfarin < efekti1itas kontrasepsi oral) Absorpsi obat meningkat "ika digunakan bersama makanan (ang mengandung lemak * @ama 6agang : Ful%in& Fungistop& Friseofort& (%ostop& Fri1in

Klasifikasi anti jamur topikal Klasifikasi 1.Bahan Kimia Anti Septik 2.Bahan Keratolitik ".Polien %.A&ole'(mi!a&ole *.Allamin+Ben&ilamin ,.-bat .ain$a Contoh Cestallani Fuchsin) Paint ( Solusio Carbol

Salep A hitefiel! !an asam uri!esilenat krim #$statin Klotrima&ol) ekona&ol) mikona&ol) Ketokona&ol) terkona&ol) tiokona&ol #aftifin) terbinafin) butenafin Amorolfin) Siklopiroks) halopro/in

@A A O#AT +)Amorolfine B)Asam #en-oat < Asam Salisilat 7)!lotrima-ol :)Dkona-ol nitrat .)!etokona-ol 9) ikona-ol nitrat C)@istatin I)Asam Salisilat J)Sulkona-ol nitrat +/)Terbinafin ++)Tiokona-ol +B)Tolnaftat

@A A 6AFA@F Lo%etar >nguentum M'itfield Aanesten&Fungiderm Pe1ar(l&Pe1isone !etomed&Form(%o 6aktarin (%ostatin !alpana5 D5elderm Lamisil Tros(d @aftate

#D@T>! SD6IAA@ !rim /&B. ,&/&., Salep 9/ mg 2 7/ mg !rim +, !rim +, !rim B, !rim B, !rim +//)/// >I Aairan !rim +, !rim +, !rim /&/+, !rim&gel +,

I@6I!ASI ikosis kulit < kuku ikosis kulit ikosis kulit ikosis kulit ikosis kulit ikosis kulit < kuku !andidiasis kulit ikosis kulit ikosis kulit ikosis kulit ikosis kulit < kuku ikosis kulit