Anda di halaman 1dari 8

LAPORAN KASUS

Identitas Pasien Nama : Ny.U

Jenis Kelamin: Perempuan Umur Alamat Masuk RS Anamnesis Keluhan Utama : Terdapat gelembung berisi cairan pada hampir seluruh tubuh sejak 4 hari sebelum masuk RS. Keluhan Tambahan: Gatal pada tubuh, demam, nyeri menelan, tidak nafsu makan, mual muntah, badan pegalpegal. Riwayat Penyakit Sekarang : Pasien mengeluhkan terdapat gelembung-gelembung kecil berisi cairan pada hampir seluruh permukaan tubuh berwarna kemerahan dan dirasakan gatal, tidak disertai rasa nyeri.keluhan ini dirasakan sejak 4 hari yang lalu. Awalnya gelembung-gelembung cairan ini muncul di dada, kemudian dirasakan semakin banyak dan menyebar ke muka, punggung,kedua tangan dan perut. Dan sebagian gelembung sudah ada yang pecah. Sejak 1 minggu sebelum masuk RS pasien merasakan demam yang dirasakan terus menerus sepanjang hari,juga ada nyeri saat menelan,tidak nafsu makan, mual muntah dan badan terasa pegal-pegal. Karena pasien semakin tidak nafsu makan dan terus mengalami mual muntah, maka pasien dirawat di rumah sakit. Riwayat Penyakit Dahulu : Belum pernah mengalami sakit seperti ini sebelumnya, dan tidak ada penyakit kulit sebelumnya. : 34 tahun : Sunter, Jakarta Utara : 1 Agustus 2010

Riwayat Pengobatan : Sudah minum parasetamol yang dibeli sendiri dari apotik, tetapi keluhan keluhannya tidak berkurang Riwayat Penyakit keluarga & lingkungan : Kedua anak pasien dan tetangga pasien mengalami gejala penyakit yang sama seperti pasien.

Pemeriksaan Fisik (5 Agustus 2010) Kesadaran : composmentis

Keadaaan Umum : sakit ringan Tanda Vital: Suhu Tensi Pernapasan Nadi : afebris : 110/80mmHg : 20x/menit : 76x/menit

Status generalisata Kepala Leher Thorax Abdomen Ekstremitas : tidak ada kelainan : tidak ada pembesaran kelenjar : BJ I-II murni reguler, ronkhi -/-, wheezing-/: BU (+) normal, nyeri tekan (-) : atas :edema -/- , turgor kulit baik ; bawah : edema-/-

Status Lokalis Pada regio fasialis, thorax, abdomen, ekstremitas atas kanan dan kiri terdapat vesikel-vesikel, pustul dan krusta.

Pemeriksaan Penunjang Laboratorium Hb Hematokrit Leukosit Trombosit Serologi 7,8g/dl 21,9 3.100 175.000 S.thypi 1/160 S.Parathypi 1/160 Diagnosis Kerja : Varisela Diagnosis Banding Herpes zoster Variola Impetigo

Pengobatan : IVFD Ringer Laktat 20 tetes / menit Parasetamol Asiklovir 3 x 500 mg 5 x 800 mg - Ondantron HCl - Siprofloksasin - Mupirocin cream - Bedak 2 x 8 mg 2 x 500 mg 10 gram

Nutrisi suplemen tab 3 x 1 Antasida 3x1

Prognosis : Bonam

Tinjauan Pustaka Varisela

Definisi Infeksi akut primer oleh virus varisela zoster yang menyerang kulut dan mukosa, klinis terdapat gejala konstitusi, kelainan kulit polimorf, terutama berlokasi di bagian sentral tubuh. Sinonim Cacar air, chicken pox Epidemiologi Tersebar kosmopolit menyerang terutama anak-anak tetapi dapat juga menyerang orang dewasa. Tranmisi penyakit ini secara aerogen. Masa penularannya lebih kurang 7 hari, dihitung dari timbulnya gejala kulit. Etiologi Virus varisela zoster, penamaan virus ini memberi pengertian bahwa infeksi primer virus ini menyebabkan penyakit varisela,sedangkan reaktivasi menyebabkan herpes zoster. Gejala Klinis Masa inkubasi penyakit ini berlangsung 14 sampai 21 hari. Gejala klinis mulai gejala prodormal yakni demam yang tidak terlalu tinggi, malese, nyeri kepan, kemudian disusul timbulnya erupsi kulit berupa papu eritematosa yang dalam waktu beberapa jam berubah menjadi vesikel. Berntuk vesikel ini khas berupa tetesan embun (tears drop). Vesikel akan berubah menjadi pustul dan kemudian menjadi krusta. Sementara proses ini berlangsung, timbul lagi vesikel-vesikel yang baru sehingga menimbulkan gambaran polimorf. Penyebarannya terutama di daerah badan dan kemudian menyebar secra sentrifugal ke muka dan ekstremitas, serta dapat menyerang selaput lendir mata,mulut, dan saluran napas bagian atas. Jika terdapat infeksi sekunder terdapat pembesaran kelenjar getah bening regional. Penyakit ini biasanya disertai rasa gatal. Komplikasi pada anak-anak umumnya jarang timbul dan lebih sering pada orang dewasa, berupa ensefalitis, pneumonia, glomerulonefritis, karditis, hepatitis, keratitis, konjungtivitis, otitis, arteritis, dan kelainan darah (bebeapa macam purpura).

Infeksi yang timbul pada trisemester pertama kehamilan dapat menimbulkan kelainan kongenital sedangkan infeksi yang terjadi beberapa hari menjelang kelahiran dapat menyebabkan varisela kongenital pada neonatus. Pembantu Diagnosis Dapat dilakukan percobaan Tzanck dengan cara membuat apusan yang diwarnai dengan giemsa. Bahan diambil dari kerokan dasar vesikel dan akan didapati sel datia berinti banyak. Diagnosis Banding Harus dibedakan dengan variola, penyakit variola lebih berat, gambarannya monomorf, dan penyebarannya dimulai dari akral tubuh, yakni telapak tangan dan telapak kaki. Pengobatan Pengobatan bersifat simptomatik dengan antipiretik dan analgesik, untuk

menghilangkan rasa gatal dapat diberikan sedativa. Lokal diberikan bedak yang ditambah dengan zat antigatal (mentol,kamfora) untuk mencegah pecahnya vesikel secara dini serta untuk menghilangkan rasa gatal. Jika timbul infeksi sekunder dapat diberikan antibiotika berupa salap dan oral. Dapat pula diberikan obat-obat antivirus. Varicella Zoster Immunoglobuline (VZIG)dapat mencegah atau meringankan varisela diberikan intramuskular dalam 4 hari setelah terpajan. Vaksinasi Vaksin Varisela berasal dari galur yang telah dilemahkan. Angka serokonversi mencapai 97%-99%. Diberikan pada yang berumur 12 bulan atau lebih. Lama proteksi belum diketahui pasti, meskipun demikian vaksinasi ulangan dapat diberikan setelah 4-6 tahun. Pemberiannya secara subkutan, 0,5 ml pada yang berusia 12 bulan 12 tahun. Pada usia diatas 12 tahun juga diberikan 0,5ml setelah 4-8 minggu diulangi dengan dosis yang sama. Bila terpajannya baru kurang dari 3 hari perlindungan vaksin yang diberikan masih terjadi. Sedangkan antibodi yang cukup sudah timbul antara 3-6 hari setelah vaksinasi.

Prognosis Dengan perawatan yang teliti dan memperhatikan higiene memberi prognosis baik dan jaringan parut yang timbul sangat sedikit.

DAFTAR PUSTAKA
Handoko,Ronny : Penyakit Virus. Dalam ilmu penyakit kulit dan kelamin, Jakarta FK UI. 1987 : 115- 116

Hamzah, Mochtar : Dermatoterapi. Dalam ilmu penyakit kulit dan kelamin, Jakarta FKUI. 1987 :342-345 www.emedicine-medscape.com/varicella