Anda di halaman 1dari 16

PENGARUH ROA, ROE, NPM, EPS, DAN DER TERHADAP TINGKAT HARGA SAHAM (Pada perusahaan Food and

Baverages Di BEI Tahun 2008-2010)


Dwi Murtiningsih Fakultas Ekonomi Universitas Semarang
Abstarct:The share price is the price that has been agreed between the seller and the buyerat the time the stock traded. Assessment can be done with stock fundamental and technical analysis. The purposeof this study was to analyze how the\influence ROA, ROE, NPM, EPS and DER on the level of stock prices on the Indonesia Stock Exchange. Based on the description above, the title of the study is: "The effect of ROA, ROE. NPM, EPS and DER on the level of stock prices on companies Food and Baverages Registered in IDX Year 2008-2010. The population in this studyis a joint Food andBaverages Registered in IDX Year 2008-2010, with a sample of 13 companies, with the purpose of sampling techniques sampling. The type of data used are secondary data, using the method of data collection documentation, analysis tool used is multiple linear regression. The results in this study were:apartial test using the t test, ROA, ROE and DER had no significanteffecton stock prices. NPM and EPS have a significanteffecton stock prices. Keywords: Return on Assets, Return on Equity, Net Profit Margin, Earning Per Share, Debt To Equity Ratio, stock prices. Abstarksi: Harga saham merupakan harga yang telah disepakati bersama antara penjual dan pembeli pada saat saham diperdagangkan. Penilaian harga saham dapat dilakukan dengan analisis fundamental dan teknikal.Tujuan penelitian ini adalah menganalisis bagaimana \ pengaruh ROA, ROE, NPM, EPS dan DER terhadap tingkat harga saham di Bursa Efek Indonesia. Berdasarkan uraian diatas, maka judul dalam penelitian ini adalah: Pengaruh ROA, ROE. NPM, EPS dan DER terhadap tingkat harga saham pada perusahaan Food and Baverages Yang Terdaftar di BEI Tahun 2008-2010. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan Food and Baverages Yang Terdaftar di BEI Tahun 2008-2010, dengan sampel sebanyak 13 perusahaan, dengan teknik pengambilan sampel purpose sampling. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder, dengan menggunakan metode pengumpulan data dokumentasi, alat analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda. Hasil dalam penelitian ini adalah : pengujian secara parsial dengan menggunakan uji t, ROA, ROE dan DER tidak mempunyai pengaruh secara signifikan terhadap harga saham.NPM dan EPS mempunyai pengaruh secara signifikan terhadap harga saham. Kata Kunci: Return On Assets, Return On Equity, Net Profit Margin, Earning Per Share,Debt To Equity Ratio, harga saham.

81

PENDAHULUAN Sejak moneter pada terjadinya tahun begitu krisis 1998, banyak manufaktur

pemodal adalah untuk mendapatkan penghasilan dari modalnya (Stella, 2009). Dari aktivitas pasar modal harga saham merupakan factor yang sangat penting dan harus

menyebabkan perusahaan

bertumbangan. Salah satu alternatif bagi perusahaan untuk mendapatkan dana atau tambahan modal adalah melalui pasar modal. Pasar modal adalah sarana yang mempertemikan penjual dan pembeli efek ini satu

diperhatikan oleh investor dalam melakukan investasi karena harga saham menunjukkan prestasi emiten, pergerakan dengan harga saham emiten. searah Apabila

kinerja

dilaksanakan

berdasarkan

emiten mempunyai prestasi Yang semakin baik maka keuntungan yang dapat dihasilkan dari operasi usaha semakin besar. Harga merupakan perusahaan. pasar cermin dari saham kondisi dengan

lembaga resmi yang disebut bursa efek (Njo Anastasia, 2003). Perdagangan surat berharga merupakan cara menarik dana

masyarakat dalam hal ini investor untuk mengembangkan

Perusahaan

perekonomian dimana dana tersebut adalah modal yang dibutuhkan memperluas

prospek yang bagus akan memiliki harga saham yang tinggi dan

perusahaan

untuk

sebaliknya (Sunariyah, 2004). Salah satu analisis yang digunakan untuk menjelaskan pembentukan harga

usahanya. Dengan dijualnya saham pasar modal berarti masyarakat

diberi kesempatan untuk memiliki dan mendapatkan keuntungan.

saham adalah analisis fundamental. Analisis keyakinan dipengaruhi ini mendasarkan harga pada saham analisis

Dengan kata lain pasar modal dapat membantu pendapatan masyarakat. Motif dari perusahaan yang menjual sahamnya untuk memperoleh dana yang akan digunakan dalam
82

bahwa

oleh

fundamental perusahaan (Sari, 2004). Faktor perusahaan fundamental memegang peranan

pengembangan usahanya dan bagi

penting dalam proses pengambilan

keputusan. Penilaian saham secara akurat dapat meminimalkan resiko sekaligus mendapatkan membantu keuntungan investor wajar,

Tabel 2 Data rata-rata variabel rasio keuangan perusahaan Food and

Baverages di BEI (2008-2010). Rasio ROA ROE NPM EPS DER 2008 8.06 15.16 0.06 -22.76 1.34 2009 10.70 35.49 0.08 -13.73 1.64 2010 10.28 19.51 0.09 -3.78 1.16

mengingat inestasi saham di pasar modal merupakan jenis investasi berisiko menjanjikan besar. tinggi keuntungan meskipun relative

Pendekatan

fundamental

memfokuskan pada analisis-analisis untuk mengetahui kondisi

Sumber: ICMD Berdasarkan tabel 1 dan 2 dapat terjadi ditarik kesimpulan bahwa antara

fundamental perusahaan yang pada gilirannya dipengaruhi oleh kondisi perekonomian pada umumnya. Di Food and Indonesia perusahaan dapat

ketidakkonsistenan

harga saham pada perusahaan food and baverages dari tahun 2008-2010 yang terus meningkat tetapi rasio keuangannya berfluktuasi naik turun tiap tahunnya. Berdasarkan gambaran dari latar belakang tersebut maka perlu dilakukan penelitian dengan judul Pengaruh ROA, ROE, NPM, EPS, Dan DER Terhadap Tingkat Harga Saham Pada Perusahaan and

Baverages

berkembang pesat, hal ini terlihat dari jumlah keuntungan perusahaan yang mana juga berdampak terhadap meningkatnya harga saham. Tabel 1 Data rata-rata variabel harga saham perusahaan Food

Baverages di BEI (2008-2010). Harga Saham 2008 6063.46 2009 19852.31 2010 32990.77

Food

and

Baverages

Yang

Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia (BEI) Tahun 2008-2010.

Sumber: ICMD

83

TINJAUAN PUSTAKA Harga Saham Harga pasar suatu saham pada dasarnya merupakan harga yang telah disepakati bersama penjual dan pembeli pada saat saham

1. Harga nominal, harga yang tercantum dalam sertifikat

saham yang ditetapkan oleh emiten untuk menilai setiap lembar saham yang akan dikeluarkan. 2. Harga perdana, harga ini

diperdagangkan. Harga pasar saham sering juga disebut harga wajar, yakni harga dimana saham berpindah saham dari penjual ke pembeli dimana keduanya bersama-sama

merupakan pada waktu harga saham tersebut dicatat di bursa efek. 3. Harga pasar, harga harga ini yang

memiliki pengetahuan fakta yang relevan mengenai saham tersebut. Harga pasar saham sangat

merupakan

ditetapkan di bursa saham bagi saham perusahaan

dipengaruhi oleh berbagai macam faktor, seperti kondisi manajemen perusahaan, pendapatan saat ini,

publik atau estimasi harga untuk perusahaan yang tidak memiliki saham. 4. Harga penutupan, transaksi

pendapatan yang diharapkan pada masa yang akan datang serta yang

jual beli saham di bursa efek Indonesia dan yang dihentikan dilanjutkan

lingkungan

ekonomi

mempengaruhi suatu pasar modal. Perkembangan harga pasar saham dapat dilihat secara nyata pada daftar harga saham pasar saham yang terdaftar di bursa efek dan di publikasikan pada statistic harian, mingguan, bulanan dan tahunan. Harga saham dapat dibedakan sebagai berikut:

akan

keesokan harinya.

Analisis Fundamental Analisis fundamental

menyatakan bahwa setiap investasi saham mempunyai landasan yang kuat yang disebut nilai intrinsik yang dapat analisis
84

ditentukan yang

melalui sangat

suatu

hati-hati

terhadap kondisi perusahaan pada

saat sekarang dan prospeknya di masa mendatang. Nilai intrinsik

rasio

yang

digunakan

dalam

penelitian ini adalah: Return On Assets adalah

merupakan suatu fungsi dari faktorfaktor perusahaan yang

kemampuan sebuah unit usaha untuk memperoleh laba atas sejumlah asset yang dimiliki oleh unit usaha

dikombinasikan untuk menghasilkan suatu keuntungan (return) yang

diharapkan dengan suatu resiko yang melekat pada saham tersebut. Nilai inilah yang diestimasi para pemodal atau analis, dan hasil dari estimasi ini dibandingkan dengan nilai pasar sekarang (current market price)

tersebut. Rasio ini mengukur tingkat pengembalian investasi yang telah dilakukan perusahaan dengan

menggunakan seluruh aktiva yang dimiliki. Return On Equity mengukur pengembalian absolut yang akan diberikan perusahaan kepada para pemegang sahamnya. Net menunjukkan memperoleh penjualan laba yang Profit Margin kemampuan dari setiap

sehingga dapat diketahui sahamsaham yang overprice (Sunariyah, maupun 2004).

underprice

Francis (1988) menyatakan bahwa analisis fundamental mencoba

memperkirakan harga saham di masa yang akan datang dengan (1)

diciptakanoleh

mengestimasi nilai dari faktor-faktor fundamental yang mempengaruhi

perusahaan sedangkan perputaran aktiva menunjukkan seberapa jauh perusahaan penjualan dimilikinya. Earning Per Share mampu dari menciptakan aktiva yang

harga saham di masa yang akan datang. (2) menerapkan hubungan faktor-faktor tersebut harga sehingga saham.

diperoleh taksiran

Untuk memperkirakan harga saham menggunakan analisis fundamental yang menganalisis kondisi keuangan dan ekonomi perusahaan yang

merupakan rasio yang menunjukkan bagian laba untuk setiap tahun. EPS menggambarkan probabilitas

perusahaan yang tergambar pada setiap lembar saham (Fakhruddin, 2008).


85

menerbitkan saham tersebut. Rasio-

Debt

To

Equity

Ratio
ROA (X1) ROE

merupakan perbandingan antara total hutang terhadap total shareholders equity yang dimiliki perusahaan. Kerangka Pemikiran Harga saham merupakan

H1 H2 H3
H4

(X2) NPM

penerimaan besar pengorbanan yang dilakukan investor untuk penyertaan dalam perusahaan.Dapat dikatakan bahwa untuk memperkirakan harga saham dapat mengunakan analisis fundamental.Karena harga saham
EPS (X4) DER (X5) Harga Saham (Y1) (X3)

H4

H5

dipengaruhi oleh kinerja keuangan perusahaan yang tercermin dalam laporan keuangan. Jika informasi positif, maka diperkirakan harga saham akan merefleksikan kekuatan tersebut sehingga harga saham

Pengujian Hipotesis: H1 : ROA berpengaruh positif dan signifikan pada harga saham. H2 : ROE berpengaruh positif dan signifikan pada harga saham. H3 : NPM berpengaruh positif dan signifikan pada harga saham. H4 : EPS berpengaruh positif dan signifikan pada harga saham. H5 : DER berpengaruh negatif dan tidak signifikan padaharga saham.
86

tersebut akan meningkat. Berdasarkan uaraian di atas maka dapat digambarkan pemikiran teoritis yang menyatakan bahwa ROA, ROE, NPM, EPS dan DER merupakan faktor-faktor yang

berpengaruh terhadap tingkat harga saham. Oleh karena itu kerangka pemikiran dalam penelitian ini

adalah sebagai berikut:

METODE PENELITIAN Populasi dan Penentuan

Jenis dan Sumber Data Data yang dikumpulkan

Sampel. Populasi adalah kumpulan obyek penelitian yang memiliki

adalah data sekunder, yaitu jenis data yang diperoleh secara tidak langsung dari sumber pertama (perusahaan). Data dalam penelitian ini berupa laporan keuangan dan harga saham perusahaan yang terpilih menjadi sampel serta data lainnya yang berkaitan dengan penelitian ini.

kualitas-kualitas serta ciri-ciri yang ditetapkan. Berdasarkan kualitas dan ciri tersebut, populasi dapat dipahami sebagai kelompok obyek pengamatan yang minimal memiliki satu

persamaan kata. Teknik menggunakan metode sampling purposive

Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data laporan keuangan dan penutupan harga saham perusahaan Food and Baverages yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 20082010 melalui situs Bursa Efek (BEI), yaitu situs

sampling, karena populasi yang akan dijadikan sampel adalah populasi yang dimiliki dengan kriteria tertentu sesuai yang dikehendaki. Dimana sampel harus memenuhi kriteriakriteria penelitian : 1. Perusahaan sektor Food and

Indonesia

www.idx.co.id ICMD (Indonesian Capital Market Directory) dan Pusat Informasi Pasar Modal (PIPM).

Baverages yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 20082010. 2. Perusahaan menyajikan yang laporan selalu keuangan

Metode Pengumpulan Data Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan dokumentasi, dilakukan dengan cara menyalin atau menggandakan

selama periode 2008-2010. 3. Memiliki data-data yang lengkap sesuai dengan variabel penelitian yang dibutuhkan.
87

penelitian sebelumnya. Metode Analisis Regresi Linier Berganda Analisis regresi berganda pada dasarnya adalah studi mengenai

ketergantungan variable dependen dengan satu atau lebih variable independen 2006).Persamaan berikut: Y=a+ + + + + + regresi (Ghozali, sebagai

variabel variabel

independen dependen.

terhadap Berdasarkan

signifikansi dengan kriteria: Jika signifikansi > 0,05, maka H0 diterima sedangkan signifikansi < 0,05, maka H0 ditolak. Uji Koefisien Determinasi Digunakan untuk mengetahui

Keterangan: Y a = Harga Saham = constanta = koefisien regresi


= variabel = error

prosentase

besarnya

perubahan

variabel dependen yang disebabkan oleh variabel independen.Nilai

bebas

koefisien yang digunakan adalah Adjusted R Square atau dinyatakan dalam R2. Nilai R2 menunjukkan untuk tingkat kemampuan semua variabel bebas untuk mempengaruhi variabel terikat sedangkan sisanya ditentukan oleh variabel lain di luar variabel independen atau bebas. Dalam

term

Pengujian Hipotesis (Uji t) Uji mengetahui t adalah

tingkat

signifikansi

antara variabel independen terhadap variabel dependen. Hipotesis: H0 : tidak ada pengaruh positif antara variabel independen terhadap variabel dependen. Ha : ada pengaruh positif antara variabel independen terhadap variabel dependen. Dasar pengambilan keputusan: H0, Ha = sig > = 0,05 (ditolak) H0, Ha = sig < = 0,05 (diterima) Pengujian Simultan Uji F Uji F dilakukan untuk

kenyataan nilai Adjusted R Square dapat bernilai negatif, walupun yang dikehendaki harus bernilai positif. Menurut (Gujarati, 2003), jika dalam uji empiris di dapat nilai Adjusted R Square negatif, maka nilai R2 = 1, maka nilai Adjusted R Square = R2, sedangkan jikanilai R2 = 0, maka Adjusted R Square = (1=k)/(n-k). jika k > 1, maka Adjusted R Square akan bernilai negatif.
88

membuktikan apakah berpengaruh signifikan atau tidak secara simultan

HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Analisis Regresi Teknik analisa yang

terhadap berikut:

harga

saham

sebagai

Y = 1396.082 ROA + 169.314 ROE + 327274.804 NPM + 3.970 EPS 5366.205 DER Persamaan linier tersebut

digunakan dalam penelitian ini yaitu regresi berganda. Analisis ini

digunakan untuk melihat pengaruh antara variabel independen terhadap variabel dependen. Pada penelitian ini akan dilihat pengaruh antara ROA, ROE, NPM, EPS, DER saham

memberi pengertian sebagai berikut: 1. ROA sebesar 1396.082 yang

berarti bahwa kenaikan ROA sebesar 1 satuan harga akan saham

terhadap

tingkat

harga

meningkatkan

perusahaan Food and Baverages di BEI tahun 2008-2010. menggunakan Proses alat

sebesar 1396.082 dengan syarat variabel lain konstan. 2. ROE sebesar 169.314 yang berarti bahwa kenaikan ROE sebesar 1 satuan akan meningkatkan harga saham sebesar 169.314 dengan syarat variabel lain konstan. 3. NPM sebesar 327274.804 yang berarti bahwa kenaikan NPM sebesar 1 satuan harga akan saham

pengolahan

bantuSPSS dan untuk hasilnya dapat dilihat pada table 3: Variabel Unstandardized coefficients ROA ROE NPM EPS DER 1396.082 169.314 327274.804 3.970 -5366.205

meningkatkan

sebesar 327274.804 dengan syarat variabel lain konstan.

Sumber : Data Sekunder diolah Dalam menggunakan penelitian ini

4. EPS sebesar 3.970 yang berarti bahwa kenaikan EPS sebesar 1 satuan akan meningkatkan harga saham sebesar 3.970 dengan

Unstandardized

coefficients karena ukuran rasio yang digunakan sama. Berdasarkan dari hasil regresi yang didapat, maka dapat dibuat persamaan linier antara ROA, ROE, NPM, EPS, DER
89

syarat variabel lain konstan. 5. DER sebesar -5366.205 yang berarti bahwa kenaikan DER

sebesar 1 satuan akan menurunkan harga saham sebesar -5366.205 dengan konstan. Hasil Uji t Pembuktian terhadap syarat variabel lain

nilai

signifikansi

sebesar

0.519>0,05. c. NPM berpengaruh terhadap harga saham, dibuktikan dengan nilai signifikansi sebesar 0.022 < 0,05. d. EPS berpengaruh terhadap harga saham, dibuktikan dengan nilai signifikansi sebesar 0.007 < 0,05. e. DER tidak berpengaruh terhadap harga saham, dibuktikan dengan nilai signifikansi sebesar

hipotesis pada penelitian ini dapat dilakukan berdasarkan dari hasil uji t yang merupakan hasil

pengaruh secara parsial antara variabel independen terhadap

variabel dependen. Hasil uji t dapat dilihat pada table 4 : Tabel 4 Hasil Uji t Variabel ROA ROE NPM EPS DER thitung .889 .651 2.403 2.859 -.131 Sig. .380 .519 .022 .007 .508

0.508>0,05. Uji F Uji F digunakan untuk

melihat baik atau tidaknya model regresi yang digunakan.Pengujian uji F yaitu melihat pengaruh antara ROA, ROE, NPM, EPS, DER terhadap harga saham secara simultan. Pengujian didasarkan pada ketentuan-ketentuan berikut ini: 1. Merumuskan hipotesis Ha : ROA, ROE, NPM, EPS, DER berpengaruh

Sumber : Data sekunder diolah Berdasarkan hasil uji t maka dapat dilakukan pembuktian sebagai berikut: a. ROA tidak berpengaruh terhadap harga saham, dibuktikan dengan nilai signifikansi sebesar

terhadap harga saham secara simultan. 2. Batasan F hitung (Sugiyono, 2005) Ha : diterima bila sig = 0,05.
90

0.380>0,05. b. ROE tidak berpengaruh terhadap harga saham, dibuktikan dengan

Ha : ditolak bila sig = 0,05. Berdasarkan hasil uji F yang diperoleh seperti pada tabel 5 : Tabel 5 Hasil Uji F F hitung 24.237 Sumber : Data sekunder diolah Hasil uji F sebesar 24.237 dengan signifikansi 0,000 < = 0,05. Hasil ini membuktikan Ha yang menyatakan ROA, ROE, NPM, EPS, DER berpengaruh terhadap harga saham secara simultan (bersamasama). Sehingga dapat disimpulkan model regresi yang digunakan layak untuk digunakan sebagai penelitian. Koefisien Determinasi Hasil koefisien determinasi dapat dilihat pada tabel 6 : Table 6 Hasil Koefisien Determinasi Model Summary
Model R R Square
b

0,754.Hasil ini dapat diartikan bahwa variabel ROA, ROE, NPM, EPS, DER mampu menjelaskan variabel harga saham sebesar 75,4%

sedangkan sisanya dijelaskan oleh variabel lain yang tidak digunakan .000 dalam penelitian ini. Pembahasan Berdasarkan dari hasil

Signifikansi

analisis, maka hasil pengaruh ROA, ROE, NPM, EPS, DER terhadap harga saham dapat dijelaskan sebagai berikut: 1. Pengaruh Return On Assets Terhadap Harga Saham Return mempunyai On Assets tidak secara

pengaruh

signifikan terhadap harga saham. Terlihat pada data rata-rata ROA tiap tahunnya berfluktuasi naik turun tetapi harga saham terus

Adjusted R Square

mengalami peningkatan. Kondisi ini menggambarkan bahwa

.887(a)

.786

.754

a. Predictors : (Constanta), ROA, ROE, NPM, EPS, DER b. Dependent Variable : Harga Saham

kemampuan perusahaan dalam memperoleh laba dan untuk

Sumber : Data sekunder diolah Besarnya determinasi Adjusted R dapat koefisien dilihat pada sebesar
91

mengendalikan seluruh biayabiaya operasional sangat dan non

operasional

rendah.

Square

Karena perusahaan lebih banyak

memiliki total aktiva disbanding dengan laba bersihnya,

sehingga kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba bersih juga semakin kecil. Yang berarti dari total modal yang ada pada manajemen menghasilkan dengan tidak dapat

kemingkinan banyak aktiva yang menganggur akibatnya hanya

sebagian investor yang melirik dari segi profit assets. Koefisien regresi beta untuk ROA 1396.082 dengan arah

keuntungan modal

kemampuan

sendiri. Bisa juga dikarenakan modal pinjaman lebih besar

positif, artinya jika ROA naik harga saham ikut naik. 2. Pengaruh Return On Equity Terhadap Harga Saham Return mempunyai On Equity tidak secara

daripada modal sendiri sehingga perusahaaan menjadi tidak sehat dan mudah bangkrut. Koefisien regresi beta untuk ROE 169.314 dengan arah

pengaruh

signifikan terhadap harga saham. Dapat dilihat dari data rata-rata ROE tiap tahunnya

positif, artinya jika ROE naik harga saham ikut naik. 3. Pengaruh Net Profit Margin Terhadap Harga Saham Net mempunyai signifikan Profit pengaruh terhadap Margin secara harga

berfluktuktuasi naik turun tetapi harga saham terus mengalami peningkatan, disimpulkan ROE berarti bahwa tentu dapat turunnya akan

belum

saham.Hal tersebut terlihat dari data rata-rata NPM yang tiap tahunnya meningkat diimbangi dengan kenaikan NPM harga memiliki tinggi

menurunkan harga saham justru akan meningkat. Hal ini

disebabkan karena rata-rata ROE menunjukkan nilai yang rendah yaitu cenderung mengarah pada nilai kurang dari 1%. Karena jika tingkat keuntungan modal sendiri yang digunakan dalam operasi perusahaan semakin rendah
92

saham.Karena pengaruh yang

paling

terhadap harga saham sehingga kemampuan perusahaan untuk mendapatkan laba juga tinggi, semakin tinggi tingkat penjualan

maka

semakin

produktif

5. Pengaruh Debt To Equity Ratio Terhadap Harga Saham Debt To Equity Ratio tidak berpengaruh secara signifikan

perusahaan tersebut. Koefisien regresi beta untuk NPM 327274.804 dengan arah positif, artinya jika NPM naik harga saham ikut naik. 4. Pengaruh Earning Per Share Terhadap Harga Saham Earning Per Share

terhadap harga saham. Karena semakin tinggi DER maka

ketergantungan

perusahaan

terhadap hutang semakin tinggi pula sehingga daya tarik saham akan menurun dimata investor karena porsi hutang perusahaan semakin besar yang dapat beban besar pula.

mempunyai pengaruh signifikan terhadap harga saham. Hal

tersebut terlihat dari data ratarata EPS yang tiap tahunnya meningkat diimbangi dengan

menggambarkan perusahaan yang

kenaikan harga saham. Saat laba bersih naik dan jumlah lembar saham biasa turun mka EPS akan naik yang dapat menyebabkan harga pasar saham cenderung meningkat, ini berarti perusahaan berhasil memberikan pada tingkat para

Sebaliknya apabila DER semakin kecil menunjukkan semakin kecil pula aktivitas perusahaan yang dibiayai oleh hutang sehingga kinerja perusahaan semakin baik karena tingkat pengembalian

tinggi akan berdampak pada peningkatan harga saham. Koefisien regresi beta untuk DER -5366.205 dengan arah negatif, artinya jika DER naik harga saham menurun, begitu pula sebaliknya jika DER turun maka harga saham akan

kesejahteraan

pemegang saham. Semakin tinggi EPS semakin tinggi pula

probabilitas suatu perusahaan. Koefisien regresi beta untuk EPS 3.970 dengan arah positif, artinya jika EPS naik harga saham ikut naik.

mengalami peningkatan.

93

KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan Hasil pengaruh penelitian Return mengenai OnAssets

positif

dan

signifikan

terhadap harga saham. 5. Debt To Equity Ratio (DER) secara parsial berpengaruh dengan arah hubungan yang negatif tetapi tidak signifikan terhadap harga saham. Saran Saran yang bisa disampaikan berdasarkan dari hasil penelitian yang didapat, adalah sebagai berikut: 1. Bagi investor sebaiknya terlebih dahulu meliha kondisi market yang akan dituju secara

(ROA), Return On Equity (ROE), Net Profit Margin (NPM),

Earning Per Share (EPS) dan Debt To Equity Ratio (DER) terhadap harga saham pada

Perusahaan Food and Baverages di BEI tahun 2008-2010. Dapat ditarik berikut: 1. Return On Assets (ROA) secara parsial berpengaruh dengan arah hubungan yang positif tetapi tidak signifikan terhadap harga saham. 2. Return On Equity (ROE) secara parsial berpengaruh dengan arah hubungan yang positif tetapi tidak signifikan terhadap harga saham. 3. Net Profit Margin (NPM) secara parsial berpengaruh dengan arah hubungan yang positif dan signifikan kesimpulan sebagai

fundamental mikronya, dengan mempertimbangkan variabel

ROA, ROE, NPM, EPS dan DER. Dengan begitu diharapkan dapat menentukan aksi jual beli yang dapat menguntungkan. 2. Pihak manajemen dalam

melakukan kebijakan hutang, sebaiknya memperhatikan

kemampuan perusahaan dalam melakukan pembayaran, jangan sampai membuat investor ragu untuk menanamkan modalnya. Sebaliknya investor juga harus memperhatikan struktur hutang perusahaan, apakah sudah dalam keadaan ideal atau belum.
94

terhadap harga saham. 4. Earning Per Share (EPS) secara parsial berpengaruh dengan arah hubungan yang

DAFTAR PUSTAKA Darmadji, Tjiptono dan Fakhruddin, M. 2006, Pasar Edisi Modal Kedua.

Morris,

Ricard Agency

D,

Signalling, and

Theory

Accounting Policy Choice Accounting and Business

Indonesia.

Salemba Empat, Jakarta. Robbert Ang, (1997), Buku Pintar: Pasar Modal Indonesia.

Research; Winter 1987; 18, 69: ABI/ INFORM Global. Ghozali, Imam. 2006. Aplikasi

Mediasoft Indonesia. Halim, Abdul, Investasi. 2005, Edisi Analisis Kedua.

Analisis Multivariate dengan program pertama. Universitas Semarang. SPSS, Badan Edisi Penerbit

Salemba Empat. Jakarta.

Diponegoro,

Husna, Suad dan Eni Pudjiastuti, Gujarati, Damodar, 1997. Dasar, Penerbit Sawir, Husnan, Suad, 1993, Manajemen Keuangan.Edisi ketiga.BPFE-Yogyakarta. Anoraga, Pandji dan Piji Pakarti, 2001, Pengantar Rineka Pasar Cipta. 1994, Dasar-dasar Ekonometrika Cetakan Kelima,

Manajemen Keuangan, UPP AMP YKPN, Yogyakarta. Agnes, Kinerja 2005, Analisis dan

Erlangga, Jakarta Keuangan

Perencanaan Perusahaan.PT Utama. Jakarta.

Keuangan Gramedia

Hadianto, Bram, 2008, Pengaruh Earning Per Share Dan Price Earning Harga Ratio Saham Besar Terhadap Sector Dan

Modal.PT Jakarta.

Jogiyanto, 2003, Teori portofolio dan Analisis Investasi. Edisi Kedua. BPFE-Yogyakarta.

Perdagangan BEI,

Ritel Tahun 2000-2005 Di Jurnal Ilmiah

Akuntansi, Vol. 7 No. 2,


95

162-173, Universitas Kristen Maranatha Bandung. Subiyantoro, Edi dan Fransisca

BEJ, Jurnal Manajemen Bisnis, Vol. 1 No. 2. Anastasya, Njo dan Yanny

Andreani, 2003, Analisis Faktor-Faktor Yang

Widiastuty Gunawan, Imelda Wijiyanti, 2003, Analisis Factor Fundamental Dan

Mempengaruhi Harga Saham Pada Perusahaan Jasa

Risiko Sistematika Terhadap Harga Saham Property Di BEJ, Jurnal Akuntansi & Keuangan, Vol. 5 No. 2, 123-132, Univesitas Kristen Petra. Stella, 2009, Pengaruh Price To Earning Equity Ratio, Ratio, Debt Return To On

Perhotelan Yang Terdaftar Di Pasar Modal Indonesia, Jurnal Manajemen &

Kewirausahaan, Vol. 5 No. 2, 171-180, Universitas &

Merdeka

Malang

Universitas Kristen Petra. Respati, Wimba, 2006, Pengaruh Return On Equity, Economic Value Added, Net Working Capital Harga Ratio Saham Terhadap Industry

Assets Dan Price To Book Value Terhadap Harga Pasar Saham, Jurnal Bisnis & Akuntansi, Vol. 11 No. 2, 97-106, STIE Trisakti. Mariana. Hana dan Wahidahwati, 2008, Pengaruh FaktorFaktor Teknikal Fundamental Terhadap Dan Harga

Manufaktur Di BEJ, Jurnal Ekuitas, Vol. 10 No. 3, 394408, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia Surabaya. Nurani, Ratna, 2009, Pengaruh Fakto-Faktor Terhadap Fundamental Saham

Saham, Jurnal JAMBSP, Vol. 5 No. 1, 105-118, Ilmu

Harga

Pada Industry Perbankan Di

Sekolah

Tinggi

Ekonomi Indonesia Surabaya.

96

Anda mungkin juga menyukai