Anda di halaman 1dari 2

Apa TBC Paru itu///&&0

Cara Penularan TBC ,. -e.ara /angsung Bakteri TBC yang terdapat pada per.ikan ludah*.airan hidung penderita TBC Paru yang berpindah ke orang lain yang sehat saat penderita ber.akap-.akap, batuk, bersin* ber.iuman. $uman yang tersembur tersebut terhisap dan masuk ke dalam paru-paru orang yang sehat. B. -e.ara Tidak /angsung $adang penderita TBC Paru meludah* membuang dahakdisembarang tempat. Bila tempat tersebut kebetulan dapat menjadi tempat kuman TBC bertahan hidup, maka sewaktuwaktu bila ludah mengering dan tertiup angin, maka dapat saja terhirup oleh orang yang kebetulan berada di sekitar tempat tersebut.

TBC PARU
Penyakit Menular Bukan Kutukan, dan Dapat Disembuhkan Dengan Pengobatan Teratur

TBC paru merupakan penyakit infeksi paru-paru yang bersifat menahun, menular, dan disebabkan oleh kuman TBC. TBC paru bukan merupakan kutukan, tetapi merupakan penyakit infeksi dan dapat mengenai siapa saja. TBC Paru dapat disembuhkan, walau memang harus melalui program pengobatan dalam jangka waktu yang lama dan teratur (+ bulan!.

Tanda dan 1e2ala TBC Paru////0 ". Batuk berdahak yang tidak sembuh-sembuh selama lebih dari " bulan #. $adang-kadang disertai batuk darah %. $adang sesak nafas dan dada terasa sakit. &. 'emam Disusun !leh "athalia Rose #ransis$a Karma "%M& P'&()&'(&'&**&('+ (. )afsu makan berkurang*tidak selera . Berat Badan menurun*kurus +. Berkeringat pada malam hari &&&&&&& Bila terdapat ge2ala3ge2ala tsb, segera Kementerian Kesehatan R% Program ,tudi Kepera-atan Cirebon '(*. hubungi petugas kesehatan4 periksakan diri ke Puskesmas, Rumah ,akit4dokter untuk memastikan benar tidaknya anda terserang penyakit TBC Paru&

Cara Pen$egahan penularan ". Pastikan Balita mendapatkan imunisasi BC6 #. 7indari kontak lansung*ber.iuman dengan penderita TBC paru. %. Tingkatkan daya tahan tubuh dengan menjalankan program hidup sehat (bersih pakaian, diri, dan lingkungan, makan makanan bergi8i, olahraga teratur, istirahat sesuai kebutuhan, kontrol kesehatan se.ara rutin, hindari merokok*minum alkohol, dan bila perlu mengkonsumsi suplemen! &. Bila ada anggota keluarga yang terkena TBC Paru anjurkan agar menjalani program pengobatan TBC se.ara teratur dan sampai selesai, menutup mulut saat batuk*bersin. -elain itu, sediakan tempat khusus yang diisi .airan karbol*lisol*air sabun dan tertutup untuk menampung dahak*ludah penderita. (. Tingkatkan pen.ahayaan tempat tinggal (.ahaya matahari bisa masuk ke dalam rumah dengan baik sehingga ruangan tidak lembab! dan perbaiki 4entilasi rumah. . $eluarga penderita harus memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan untuk men.egah penularan penyakit

Pera-atan Penderita TBC ". Tingkatkan kondisi kesehatan tubuh #. 0alani program pengobatan se.ara terartur, rutin, dan sampai selesai. a. Paket ,1 diperuntukkan bagi penderita baru yang dalam dahaknya ditemukan adanya kuman TBC *basil tahan asam (BT, +!2 - Tahap awal, lama pengobatan + # bulan dan obat diminum se.ara teratur dan rutin tiap hari. - Tahap lanjutan, selama + & bulan, obat diminum sebanyak %3 seminggu b. Paket B1 diperuntukkan penderita kambuhan atau penderita yang gagal*tidak seslesai dalam menjalani pengobatan paket ,2 - Tahap awal, pengobatan selama % bulan - Tahap lanjutan, dijalankan selam + ( bulan. %. Perbaiki kondisi kebersihan dan kesehatan lingkungan rumah dan sekitar tempat tinggal (Pebaiki 4entilasi, kebersihan, dan tingkatkan .ahaya matahari yang masuk ke rumah, dll! &. 5oti4asi penderita untruk menjalani pengobatan sampai selesai

Tempat utuk mendapatkan pelayanan pengobatan* perawatan*konsultasi TBC paru2 Puskesmas, Rumah sakit, dan4dokter praktik 'i seluruh Puskesmas saat ini sedang ada program pemberantasan TBC paru se.ara nasional dan bersifat tampa biaya alias 1RAT%5555&&&&&&6666

$ebanyakan kegagalan pengobatan TBC paru adalah keengganan penderita untuk menjalani program pengobatan yang relatif lama dan membosankan. -ehingga adanya moti4asi*dorongan dari keluarga, pasangan, teman dekat, petuga kesehatan ataupun masyarakat di sekitar tempat tinggal penderita menjadi hal yang sangat penting dalam menunjang keberhasilan program pengobatan penderita TBC.