Anda di halaman 1dari 2

SWOT Analysis

Analisis SWOT (Strength, Weaknesses, Opportunities, and Threats) merupakan salah satu alat yang dapat digunakan dalam membuat perencanaan strategis pada suatu organisasi atau individu (Hung, 2006). Dalam penggunaannya, analisa SWOT memiliki kemampuan untuk menganalisis baik faktor internal maupun eksternal (Kheng-Hor dan Munro-Smith, 1999; Lerner, 1999 dikutip dari Hung, 2006). Pada dasarnya, analisis SWOT mengidentifikasi Kekuatan (Strength) yang merupakan aset seperti motivasi, teknologi, kemampuan finansial yang meningkatkan peluang dan menghadapi ancaman. Kelemahan (Weaknesses) diartikan sebagai kekurangan atau kebutuhan suatu organisasi yang perlu dipenuhi. Peluang (Opportunities) didefinisikan sebagai keadaan eksternal yang dapat memenuhi permintaan tertentu pada organisasi. Sedangkan Ancaman (Threats) merupakan tantangan eksternal yang harus dihadapi oleh organisasi (Horn, Niemann et al., 1994 dikutip dari Hung, 2006). Hasil dari analisis SWOT antaralain adalah Framework untuk menentukan strategi dalam memenuhi kebutuhan dari faktor eksternal dengan mengandalkan potensi internal. Menurut Christensen (1997) (Dikutip dari Hung, 2006), analisi SWOT merupakan pemetaan dan identifikasi penggerak yang harus dipertimbangkan oleh organisasi. Mengaplikasilan SWOT dengan tepat merupakan suatu hal yang sangat penting untuk mendapatkan manfaat dari analisis tersebut. Template yang biasa digunakan antara lain (Tabel 1): Tabel 1. Template Analisis SWOT (Fine, 2009)
Strengths Criteria examples Advantages of proposition? Capabilities? Competitive advantages? Resources, Assets, People? Experience, knowledge, data? Financial reserves, likely returns? Marketing - reach, distribution, awareness? Innovative aspects? Location and geographical? Price, value, quality? Accreditations, qualifications, certifications? Opportunities Criteria examples Market developments? Competitors' vulnerabilities? Industry or lifestyle trends? Technology development and innovation? Global influences? New markets, vertical, horizontal? Niche target markets? Geographical, export, import? Tactics: e.g., surprise, major contracts? Business and product development? Information and research?

Weaknesses Criteria examples Disadvantages of proposition? Gaps in capabilities? Lack of competitive strength? Reputation, presence and reach? Financials? Own known vulnerabilities? Timescales, deadlines and pressures? Cash flow, start-up cash-drain? Continuity, supply chain robustness? Effects on core activities, distraction? Reliability of data, plan predictability? Morale, commitment, leadership? Accreditations, etc? Processes and systems, etc? Management cover, succession? Management cover, succession? Philosophy and values?

Threats Criteria examples Political effects? Legislative effects? Environmental effects? IT developments? Competitor intentions - various? Market demand? New technologies, services, ideas? Vital contracts and partners? Sustaining internal capabilities? Obstacles faced? Insurmountable weaknesses? Loss of key staff? Sustainable financial backing? Economy - home, abroad? Seasonality, weather effects?

Analisis SWOT merupakan elemen krusial untuk membantu organisasi memahami kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dalam proses penyusunan perencanaan strategis. Dalam merencanakan tentu akan terdapat banyak tantangan yang disebabkan oleh globalisasi. Oleh karena itu, SWOT merupakan alat pertama yang menggunakan pendekatan secara sistematis untuk mengembangkan perencanaan strategis suatu organisasi.

Sumber: Fine, Lawrence G. The SWOT Analysis: Using Your Strength to Overcome Weakness, Using Opportunities to Overcome Threats. 2009. Kick It LLC. Hung, Luu Nguyen Quoc. Using SWOT Analysis To Understand The Institutional Environments: A Guide For Can Tho University. 2006. (Diakses tanggal 2 Februari 2014 pukul 20.00)