Anda di halaman 1dari 14

Status Pasien

I. Identitas Pasien a. Nama b. Umur c. Jenis Kelamin d. Pendidikan e. Peker!aan ". #$ama $. II. uku Anamnesis a. Keluhan Utama *+ mata merah b. Keluhan Tambahan *+ Pe$el( n,eri( $an!el( kabur( nr)c)s( silau !ika terkena sinar matahari( dan cek)t-cek)t. c. -i&a,at Pen,akit ekaran$ atu hari ,an$ lalu mata kanan terkena ka,u. Mata men!adi merah( n,eri( pandan$an kabur( silau( dan nr)c)s. den$an )bat tetes mata( tetapi keluhan tidak berkuran$. III. Kesan a. Kesadaran : .)mp)s mentis b. Keadaan Umum : Baik c. *+ : palpebra ben$kak( mata merah(nr)c)s melihat kabur. d. * : tenan$ udah di)bati h. #lamat : %slam : Ja&a : Kanci '( alam Kanci( Band)n$an( Ma$elan$ : Bp. M : 52 tahun : Laki-laki : Tamat mp : Buruh

IV.

Pemeriksaan Subjektif OD 20120 OS 20130


1

PEMERIKSAAN /isus Jauh

-e"raksi K)reksi /isus dekat Pr),eksi inar Pr),eksi 4arna V.

Tidak dilakukan Tidak dilakukan Tidak dilakukan Tidak dilakukan Tidak dilakukan Tidak dilakukan Tidak dilakukan

Pemeriksaan Objektif OD Kedudukan alis baik Ben$kak 3mm N)rmal Tidak ada $an$$uan 55mm ilia len$kap Tidak ada radan$ Tidak ada radan$ Tidak ada radan$ Ne$ati" imetris Tidak ada $an$$uan N)rmal 55mm Palpasi terasa ken,al 6n)rmal7 OS

PEMERIKSAAN 5. ekitar Mata 6supersilia7 2. Kel)pak mata - Pasan$an - 8erakan - Lebar - Tepi kel)pak - Mar$) intermar$inalis 9. #pparatus lakrimalis - ekitar $land. Lakrimalis - ekitar sakus lakrimalis - U!i -e$ur$itasi 3. B)la mata - Pasan$an - 8erakan - Ukuran 5. T%* 2. K)n!un$ti:a - Palpebra superi)r - =)rni> - Palpebra in"eri)r - Bulbi ?. klera '. K)rnea - Ukuran - Kecembun$an - Limbus - Permukaan

ada radan$ ada radan$

;iperemis 6<7 ;iperemis 6<7 ;iperemis 6<7 %n!eksi 6<7 Kemerahan %n!eksi 6-7 N)rmal

55 mm Lebih cembun$ dari sklera Jernih Terdapat 8)resan pada ten$ah k)rnea arah :etikal den$an pan!an$ $)resan ?mm Terdapat 8)resan pada ten$ah k)rnea arah :etikal

Licin

- Medium

Jernih

den$an pan!an$ $)resan - Placid) @. Kamera )kuli anteri)r - Ukuran - %si 50. %ris - 4arna - Pasan$an - 8ambaran - Bentuk 55. Pupil - Ukuran - Bentuk - Tempat - Tepi - -e"lek direct - -e"lek indirect 52. Lensa - #da1tidak - Ke!ernihan - letak - &arna kekeruhan 59. K)rpus :itreum 53. -e"leks "undus VI. ?mm -e$ular Tidak dan$kal Jernih .)klat imetris Baik Bulat 3 mm Bulat di ten$ah -e$uler < < #da Jernih di ten$ah belakan$ iris Jernih *ran$e Jernih *ran$e < < #da Jernih re$uler

Kesimpulan Pemeriksaan a. *+: Terdapat 8)resan pada ten$ah k)rnea arah :etikal den$an pan!an$ $)resan ?mm b. * : Tidak ditemukan adan,a kelainan

VII.

* : Diagn sis !anding 8lauk)ma #kut

a. *+: #brasi K)rnea( Keratitis( K)n!un$ti:itis #kut( %ritis #kut( VIII. Diagn sis Pasti a. *+: #brasi K)rnea I". ". #erapi +icl)"enac 6/)ltaren7( 0(5A( Kl)ram"enik)l 6.hl)r)ptic7( 5A Pr gn sis

a. /isam: Baik b. anam: Baik c. /itam:Baik d. K)smeticam: Baik

Pemba$asan Abrasi K rnea Definisi #brasi k)rnea adalah k)ndisi dimana hilan$n,a permukaan epitel lapisan mata k)rnea ,an$ disebabkan )leh trauma mekanis ke permukaan mata . Klasifikasi #brasi k)rnea dapat diklasi"ikasikan seba$ai traumatis( benda asin$ terkait( lensa k)ntak ,an$ terkait( atau sp)ntan. Lecet k)rnea sp)ntan !u$a dikenal seba$ai er)si berulan$. ebuah abrasi k)rnea traumatis adalah abrasi k)rnea klasik di mana trauma mekanis den$an hasil mata dalam cacat di permukaan epitel. #brasi k)rnea traumatis serin$ disebabkan )leh kuku( cakar( p)t)n$an kertas atau kart)n( make-up aplikat)r( perkakas tan$an( caban$( dan daun. #brasi k)rnea benda asin$ terkait cacat pada epitel k)rnea ,an$ tertin$$al setelah pen$hapusan atau mencabut sp)ntan dari benda asin$ k)rnea. #brasi k)rnea benda asin$ biasan,a disebabkan )leh p)t)n$an karat( ka,u( kaca( plastik( "iber$lass( atau bahan nabati ,an$ telah men!adi tertanam dalam k)rnea. #brasi k)rnea lensa k)ntak terkait cacat pada epitel k)rnea ,an$ tertin$$al setelah pen$$unaan lensa berlebihan. p)ntan cacat di epitel k)rnea dapat ter!adi tanpa cedera lan$sun$ atau benda asin$. Mata ,an$ telah men$alami abrasi traumatis sebelumn,a atau mata ,an$ memiliki cacat ,an$ mendasari di epitel k)rnea rentan terhadap masalah ini

Epidemi l gi

Pada tahun 5@'9 di sebuah rumah sakit umum di %n$$ris( 2 persen dari semua kasus baru mata. Trauma men,umban$ 22 persen dari atau 3 persen dari semua kasusB lecet k)rnea atau benda asin$ k)rnea atau k)n!un$ti:a men,umban$ '0 persen dari kasus mata trauma atau 9 persen dari semua kasus. Eti l gi Menusuk di mata( misaln,a den$an kuku( tanaman( atau sikat make up. K)t)ran( pasir( serbuk $er$a!i( abu( atau benda asin$ lainn,a meniup ke mata dan tertan$kap di ba&ah kel)pak mata. Kimia luka bakar . #$resi" men$$)s)k mata #nda. Pen$$unaan lensa k)ntak ,an$ salah. %n"eksi mata. eperti keratitis Tidak melindun$i mata selama )perasi sementara di ba&ah anestesi umum. Jika mata #nda tidak ditutup selama )perasi( k)rnea dapat men$erin$( membuat #nda lebih rentan terhadap abrasi k)rnea. %akt r Resik =akt)r risik) untuk abrasi k)rnea meliputi: Memiliki k)rnea kerin$ atau lemah Memakai lensa k)ntak Beker!a dalam pen$aturan den$an baha,a mata( seperti l)$am atau berkebun Berpartisipasi dalam )lahra$a di mana cedera mata disen$a!a dapat ter!adi.

&ejala N,eri ,an$ mun$kin memperburuk saat membuka atau menutup mata
6

ebuah perasaan bah&a benda asin$ di mata #nda

Pen$lihatan kabur -)bek Kemerahan ensiti:itas terhadap caha,a akit kepala

Pat fisi l gi #da dua kate$)ri lecet: dan$kal 6,an$ tidak melibatkan membran B)&man7 dan dalam 6mereka ,an$ menembus membran B)&man( tetapi tidak pecah membran +escemet itu7. Lecet mun$kin hasil dari benda asin$( lensa k)ntak( bahan kimia( kuku( sikat rambut( caban$-caban$ p)h)n( debu dan se!enisn,a. K)rnea memiliki si"at pen,embuhan ,an$ luar biasa. Lesi ,an$ murni epitel serin$ sembuh den$an cepat dan sempurna tanpa !arin$an parut. Lesi ,an$ memperpan!an$ ba&ah B)&man lebih cenderun$ menin$$alkan bekas luka permanen. Pr)ses pen,embuhan epitel dimulai ketika sel-sel epitel basal men$alami mit)sis( mempr)duksi sel-sel baru ,an$ menempati luka se$ar. el-sel basal epitel mematuhi untuk str)ma dalam dua cara: mereka men$eluarkan membran basal dan mereka men$andun$ hemidesm)s)mes( ,an$ pada dasarn,a pasak pen!a$a r)da ,an$ men)n!)l melalui permukaan p)steri)r sel basal dan ke str)ma( masin$masin$ diadakan di tempat )leh urat sara" penahan. etiap $an$$uan pr)duksi sel basal akan membuat mata lebih rentan terhadap er)si berulan$. Diagn sis Meskipun lecet k)rnea dapat dilihat den$an )phthalm)sc)pes ( celah lampu mikr)sk)p memberikan perbesaran ,an$ lebih tin$$i ,an$ memun$kinkan untuk e:aluasi ,an$ lebih men,eluruh. Untuk membantu dalam melihat( sebuah "lu)rescein n)da ,an$ men$isi cacat k)rnea dan bersinar den$an caha,a biru

k)balt umumn,a ditanamkan pertama. ebuah pencarian ,an$ cermat harus dilakukan untuk setiap benda asin$( khususn,a mencari di ba&ah kel)pak mata . .edera $unakan berikut palu atau p)&er-alat harus selalu menin$katkan kemun$kinan benda asin$ menembus ke mata( ,an$ mendesak )"talm)l)$i pendapat harus dicari. Peng batan Pen$)batan akan ber:ariasi ter$antun$ pada si"at dari luka. *bat tetes mata antispasm)dic dapat diterapkan untuk merin$ankan ketidakn,amanan ,an$ disebabkan )leh $erakan )t)t mata paksa. Jika abrasi ,an$ disebabkan )leh benda asin$( tetes mata atau salep antibi)tik mun$kin diresepkan untuk mence$ah in"eksi . alep tidak di$unakan untuk men$)bati luka tembus karena ada kemun$kinan ba$i mereka untuk kerusakan struktur mata. etiap benda asin$ di mata atau pada permukaan ba$ian dalam kel)pak mata akan dihapus den$an mencuci den$an cairan steril men,eluruh 6iri$asi7. %ni diikuti den$an pen$hapusan "isik den$an alat bedah steril !ika perlu. Jika benda asin$ telah men,ebabkan abrasi( :aksinasi tetanus dapat diberikan untuk mence$ah l)ck!a& 6tetanus7( suatu in"eksi bakteri ,an$ berp)tensi men$ancam !i&a ,an$ disebabkan )leh .l)stridium tetani. Mata patch atau saus tekanan atas mata ,an$ terluka di$unakan selama bertahun-tahun( men$hambat tetapi semakin ban,ak bukti menun!ukkan $e!ala berulan$ bah&a ini resp)n pen,embuhan. Namun( mun$kin

memerlukan aplikasi dressin$ tekanan 23-!am. #ir mata buatan !u$a mun$kin diperlukan untuk pelumasan. ecara umum( memakai lensa k)ntak harus sementara dihentikan. +alam beberapa situasi( lensa k)ntak lunak( ,an$ di$unakan seba$ai terapi perban( dapat mempr)m)sikan pen,embuhan. Memakai kacamata matahari dapat men$uran$i rasa sakit dari ")t)")bia. *bat n,eri )ral mun$kin diresepkan. Mata akan dika!i ulan$ dalam &aktu 23 !am. Jika abrasi k)rnea tetap ada( kun!un$an tindak lan!ut dalam 9 sampai 3 hari serin$ ditun!ukkan. .edera lebih
8

serius mun$kin memerlukan pemeriksaan harian dan pen$)batan sampai pen,embuhan !elas 6biasan,a dalam &aktu 3'-@2 !am7. Jika k)mplikasi menciptakan !arin$an parut ,an$ ekstrim( pr)sedur laser ,an$ dapat dilakukan untuk men$haluskan bekas luka dan men$embalikan permukaan k)rnea untuk memperbaiki pen$lihatan 6keratect)m, ph)t)therapeutic7. laserasi mun$kin perlu bedah perbaikan. K mplikasi Kadan$-kadan$ epitel dapat disembuhkan kuran$ patuh terhadap ,an$ mendasari membran basement di mana hal ini mun$kin terlepas pada inter:al sehin$$a menimbulkan er)si k)rnea berulan$ . Pen'ega$an Pence$ahan bertu!uan untuk men$hindari cedera pada k)rnea atau memberikan pen$)batan dini harus cedera ter!adi. Jika sesuatu $)resan atau menembus salah satu mata #nda( mencari perhatian medis se$era. Untuk men$hindari melukai k)rnea: Jan$an men$$)s)k mata #nda. Memakai kacamata keselamatan atau kacamata pelindun$ ketika berpartisipasi dalam )lahra$a( peker!aan halaman( k)nstruksi( atau ke$iatan lain ,an$ bisa melukai mata #nda. .ara terbaik adalah memakai kacamata ,an$ sepenuhn,a men$elilin$i mata dan sentuhan kulit #nda. Jika tidak( benda asin$ masih bisa terban$ di ba&ah $elas dan masuk ke mata #nda. ;al ini terutama pentin$ selama beker!a den$an )b!ek ,an$ berp)tensi tin$$i kecepatan( seperti memalu paku atau $rindin$ l)$am. .uci tan$an anda sebelum meme$an$ lensa k)ntak #nda. Bersih dan memakai lensa k)ntak seba$ai diarahkan. Tidak pernah tidur di lensa k)ntak #nda( kecuali !ika disetu!ui )leh d)kter mata #nda. Pr gn sa 4aktu pen,embuhan ter$antun$ pada ukuran dari abrasi k)rnea.
9

Keban,akan lecet sembuh dalam dua sampai ti$a hari( sementara lecet ,an$ lebih besar ,an$ melibatkan lebih dari satu seten$ah dari luas permukaan k)rnea dapat men$ambil empat sampai lima hari. Pada pasien den$an lecet k)rnea traumatis ,an$ dira&at di kant)r-kant)r )"talm)l)$i( 2' persen telah berulan$ $e!ala sampai ti$a bulan setelah cedera.

+#=T#- PU T#K# 5.%l,as( idarta.( Trauma Mata : %lmu Pen,akit Mata edisi keti$a. =K-U%( Jakarta( 2003. ;al: 25@(223-5. 2.James( Bruce.( Trauma :*"tam)l)$i edisi kesembilan .

C r l a n $ $ a ( J a k a r t a ( 2 0 0 2 . ; a l : 5??(5'5(5'2(5'3. 9.%l,as( idarta.( Trauma Tumpul Mata : %lmu Pen,akit Mata. Jakarta( 2002.;al : 229-2. a$un$ et)(

10

3./au$han( +aniel(8.( Trauma :*"tam)l)$i Umum edisi ke-53. 4id,a Medika( Jakarta(2000. ;al: 9'0(9'3. 5.Batterburr,( Mark.( Trauma :*phthalm)l)$,. Clse:ier( L)nd)n( 200?. ;al : ?2(?'. 2.4 e b b ( Lenn)>.#.( Trauma :Manual )" C,e Cmer$encies .

Butter&)rth ;einemann(L)nd)n( 2003. ;al : 553-2( 529-3.

Pengobatan Meskipun lecet kecil mun$kin tidak memerlukan pen$)batan khusus( lecet ,an$ lebih besar biasan,a di)bati selama beberapa hari den$an t)pikal antibi)tik untuk mence$ah in"eksi dan kadan$-kadan$ t)pikal c,cl)ple$ic untuk men$uran$i n,eri dan menin$katkan ken,amanan. D kutipan diperlukan E. ebuah studi besar tun$$al )leh J)hn 4 -a!a( et al;. Menun!ukkan bah&a han,a 0(?A dari lecet k)rnea benar-benar men!adi terin"eksi tanpa tetes antibi)tik( mempertan,akan perlun,a praktik tersebut. D5E c,cl)ple$ic !u$a dapat men$uran$i peradan$an sekunder iris dikenal seba$ai iritis sebuah D. ru!ukanF E ebuah tin!auan 2000 namun tidak menemukan bukti ,an$ baik untuk mendukun$ pen$$unaan c,cl)ple$ics 1 m,driatics . D2E ;al ini serin$ perca,a bah&a mata bantalan di$unakan dalam Gpatch tekananG dapat menin$katkan ken,amanan dan menin$katkan pen,embuhan den$an mence$ah berulan$ kel)pak mata berkedip ,an$ dapat men,ebabkan distrupti)n "isik lebih lan!ut ke k)rnea. D kutipan diperlukan E studi Terkendali memiliki namun tidak didukun$ pern,ataan ini. D9E D3E Karena pen$enalan bahan k)ntak lensa baru( terutama hidr)$el silik)n ( pen$)batan tekanan patch sedan$ bertahap dan di$antikan )leh Glensa k)ntak perbanG. Bahan-bahan ini baru men,ediakan )ksi$en lebih ban,ak untuk k)rnea dan dapat dipasan$ erat 6memberikan $erakan minimal7 den$an risik) rendah hip)ksia dan edema k)rnea. Lensa ini san$at men$uran$i rasa sakit pasien dan memun$kinkan pasien untuk men$el)la tetes. Untuk er)si k)rnea berulan$( pen$)batan mun$kin telah den$an )perasi laser disebut keratect)m, ph)t)therapeutic .

11

#nestesi t)pikal tidak akan di$unakan untuk men$)ntr)l rasa sakit terus karena mereka dapat men$uran$i pen,embuhan dan pen,ebab sekunder keratitis . D5E T#BCL #ntibi)tik t)pikal N #%+ dan 5

Obat N #%+ t)pikal +icl)"enac s)lusi 0(5A

D sis

(arga )generik* +

K mentar

6/)ltaren7( atu empat kali sehari turun

H 52 untuk 5 mL+apat menunda pen,embuhan luka. 8unakan hati-hati pada pasien &ithbleedin$ kecenderun$an.

Ket)r)lac s)lusi 0(5A

6#cular7( atu empat kali sehari turun

H 52 untuk 5 mL;indari pen$$unaan dalam lensa k)ntak pasien &h)&ear. ;entikan pen$$unaan !ika ter!adi kerusakan epitel.

#ntibi)tik t)pikal Bacitracin 6#K-Tracin7(2-3 kali sehari 512-inch pita 500 unit per salep $ Kl)ram"enik)l 6.hl)r)ptic7( salep 5A +ua tetes setiap ti$a !am H 5 untuk 9(5 $

H 22 selama 9(5;entikan pen$$unaan !ika tidak ada $ perbaikan setelah satu min$$u.

.ipr)"l)>acin 6.il)>an7(;ari 5: dua tetes setiap 55 menit s)lusi 0(9A selama enam !am( kemudian dua tetes setiap 90 menit untuk sisa hari ;ari 2: +ua tetes per !am ;ari 9-53: +ua tetes setiap empatH 35 untuk 5 mL#nti-pseud)m)nas ke$iatan !am Critr)misin 0(5A salep 2-3 kali sehari 512-inch pita H 9 sampai H 2 untuk 9(5 $

8entamisin 68aram,cin7 atu sampai dua tetes setiapH 50 6H 5 sampai#nti-pseud)m)nas ke$iatan salep( 0(9A atau larutan empat !am atau pita 512-inch 2-9H 507 untuk 5 kali sehari mL *"l)>acin s)lusi 0(9A 6*cu"l)>7(;ari 5 dan 2: atu sampai dua tetes setiap 90 menit ;ari 9 sampai ?: atu sampai dua

12

Obat

D sis tetes per !am

(arga )generik* +

K mentar

;ari ' sampai selesai pen$)batan:H 30 untuk 5 mL#nti-pseud)m)nas ke$iatan atu sampai dua tetes empat kali sehari.

N #%+ I n)n-ster)id anti-in"lamasi M#T# patch Menambal mata tidak la$i direk)mendasikan untuk lecet k)rnea. 2 ( 9 ( 5 ebuah meta-analisis dari lima u!i c)ba terk)ntr)l secara acak 6-.T7 $a$al untuk men$un$kapkan penin$katan la!u pen,embuhan atau perbaikan pada skala n,eri. 5 +ua -.T berikutn,a 6satu pada anak-anak ( satu pada )ran$ de&asa7 melap)rkan hasil ,an$ sama. 2 ( 9 +i masa lalu( menambal dian$$ap men$uran$i rasa sakit den$an men$uran$i dan menurunkan kel)pak mata berkedip-diinduksi trauma pada k)rnea ,an$ rusak. Namun( patch itu sendiri adalah pen,ebab utama rasa sakit di 3' persen pasien. 2 #nak-anak den$an kesulitan ,an$ lebih besar patch telah ber!alan dibandin$kan mereka ,an$ tanpa patch. 9 elan!utn,a( patch dapat men,ebabkan pen$iriman )ksi$en menurun( kelembaban menin$kat( dan kesempatan ,an$ lebih tin$$i in"eksi . Jadi( sebenarn,a dapat men$hambat menambal pr)ses pen,embuhan. ? ( ' #nal$esik t)pikal T)pikal n)n-ster)id anti-in"lammat)r, dru$s 6N #%+7 seperti dikl)"enak 6/)ltaren7 dan ket)r)lac 6#cular7 ,an$ sederhana ber$una dalam men$uran$i rasa sakit dari lecet k)rnea. @ +alam re:ie& sistematis dari lima -.T( pen$$unaan N #%+ t)pikal menurunkan n,eri den$an rata-rata 5(9 cm pada skala 50 cm n,eri standar. @ kualitati"( pasien ,an$ men$$unakan N #%+ t)pikal menun!ukkan bantuan ,an$ lebih besar dari rasa sakit dan $e!ala lain. @ Pasien men$$unakan N #%+ t)pikal dapat men$ambil anal$esik )ral ,an$ lebih sedikit 6dua dari ti$a studi7( kembali beker!a sebelumn,a 6satu penelitian7 ( dan memerlukan lebih sedikit nark)tika. @ #nestesi t)pikal harus dihindari setelah pemeriksaan a&al. Mereka bisa men$hambat pen,embuhan dan men,ebabkan kerusakan k)rnea. MJ+-%#T%. M,driatics tidak la$i direk)mendasikan untuk pen$)batan n,eri pada pasien den$an lecet k)rnea. 50 M,driatics sebelumn,a diresepkan untuk merin$ankan ke!an$ )t)t ciliar, ,an$ diperkirakan ter!adi pada pasien den$an lecet k)rnea. Namun( dalam satu -.T den$an terbatas tindak lan!ut( n,eri adalah serupa pada pasien ,an$ men$$unakan pelumas mata atau m,driatic 62 persen h)matr)pine D;)mapinE7( sendiri atau dik)mbinasikan den$an #%N t)pikal. 50 #ntibi)tik t)pikal Karena in"eksi bersamaan dapat men,ebabkan pen,embuhan lebih lambat dari lecet k)rnea( beberapa d)kter men$$unakan pen$)batan antibi)tik pr)"ilaksis( meskipun tidak ada bukti kuat untuk pen$$unaan ini. # dua tahun( n)n-plaseb) terk)ntr)l( k)h)rt penelitian pr)spekti" 55 pr)"ilaksis antibi)tik t)pikal untuk abrasi k)rnea menun!ukkan bah&a pen$$unaan salep kl)ram"enik)l 5 persen dikaitkan den$an rendahn,a risik) ulkus berikutn,a( terutama !ika pr)"ilaksis mulai dalam &aktu 5' !am setelah cedera . ebuah sin$le-blind( plaseb) n)n-terk)ntr)l acak- 52 menun!ukkan bah&a lecet k)rnea pada pasien ,an$ di)bati den$an tetes mata asam "usidic tidak men,embuhkan secara si$ni"ikan lebih cepat dibandin$kan pasien ,an$ di)bati den$an salep kl)ram"enik)l. Jika antibi)tik di$unakan( salep 6misaln,a( Baci-tracin D#K-TracinE( eritr)misin( $entamisin

13

D8aram,cinE7 adalah pelumas lebih dari tetes dan dian$$ap pen$)batan lini pertama. Pada pasien ,an$ memakai lensa k)ntak( antibi)tik anti-pseud)m)nas 6misaln,a( sipr)"l)ksasin D.il)>anE( $entamisin( )"l)ksasin D*cu"l)>E7 harus di$unakan( dan k)ntak men$$unakan lensa harus dihentikan. +ata perc)baan klinis ,an$ kuran$( namun disarankan bah&a lensa k)ntak dihindari sampai abrasi sembuh dan tentu sa!a antibi)tik selesai. 59 L% #N anal$esik Tidak ada bukti lan$sun$ tersedia dari u!i klinis untuk e"ikasi anal$esik )ral dalam pen$)batan lecet k)rnea. Namun( karena keban,akan lecet sembuh tanpa !an$ka pan!an$ ,an$ si$ni"ikan k)mplikasi( pen$hilan$ rasa sakit adalah perhatian utama dan dasar pen$$unaan rutin anal$esik )ral. #nal$esik )ral ,an$ lebih murah dari preparat t)pikal. Tidak ada studi secara lan$sun$ alamat peran( !ika ada( dari anal$esia )pi)id. Karakteristik pasien indi:idu 6misaln,a( usia( pen,akit( aler$i )bat secara bersamaan( kemampuan untuk ment)lerir N #%+s( p)tensi untuk pen,alah$unaan )pi)id( k)ndisi ker!a seperti men$emudi dan )perasi mesin7 harus memandu terapi. Pengobatan Pen$)batan akan ber:ariasi ter$antun$ pada si"at dari luka. *bat tetes mata antispasm)dic 6c,cl)ple$ic7 dapat diterapkan untuk merin$ankan ketidakn,amanan ,an$ disebabkan )leh $erakan )t)t mata paksa. Jika abrasi ,an$ disebabkan )leh benda asin$( tetes mata atau salep antibi)tik mun$kin diresepkan untuk mence$ah in"eksi . alep tidak di$unakan untuk men$)bati luka tembus karena ada kemun$kinan ba$i mereka untuk kerusakan struktur mata batin. etiap benda asin$ di mata atau pada permukaan ba$ian dalam kel)pak mata akan dihapus den$an mencuci den$an cairan steril men,eluruh 6iri$asi7. %ni diikuti den$an pen$hapusan "isik den$an alat bedah steril !ika perlu. Jika benda asin$ telah men,ebabkan abrasi( :aksinasi tetanus dapat diberikan untuk mence$ah l)ck!a& 6tetanus7( suatu in"eksi bakteri ,an$ berp)tensi men$ancam !i&a ,an$ disebabkan )leh .l)stridium tetani. Mata patch atau saus tekanan atas mata ,an$ terluka di$unakan selama bertahun-tahun( tetapi semakin ban,ak bukti menun!ukkan bah&a ini men$hambat resp)n pen,embuhan. Namun( $e!ala berulan$ mun$kin memerlukan aplikasi dressin$ tekanan 23-!am. #ir mata buatan !u$a mun$kin diperlukan untuk pelumasan. ecara umum( memakai lensa k)ntak harus sementara dihentikan. +alam beberapa situasi( lensa k)ntak lunak( ,an$ di$unakan seba$ai terapi perban( dapat mempr)m)sikan pen,embuhan. Memakai kacamata matahari dapat men$uran$i rasa sakit dari ")t)")bia. *bat n,eri )ral mun$kin diresepkan. Mata akan dika!i ulan$ dalam &aktu 23 !am. Jika abrasi k)rnea tetap ada( kun!un$an tindak lan!ut dalam 9 sampai 3 hari serin$ ditun!ukkan. .edera lebih serius mun$kin memerlukan pemeriksaan harian dan pen$)batan sampai pen,embuhan !elas 6biasan,a dalam &aktu 3'-@2 !am7. Jika k)mplikasi menciptakan !arin$an parut ,an$ ekstrim( pr)sedur laser ,an$ dapat dilakukan untuk men$haluskan bekas luka dan men$embalikan permukaan k)rnea untuk memperbaiki pen$lihatan 6keratect)m, ph)t)therapeutic7. laserasi mun$kin perlu bedah perbaikan.

14