Anda di halaman 1dari 20

STUDI KASUS PASIEN HIPERTENSI GRADE II PADA PASIEN USIA LANJUT DENGAN PENDEKATAN KEDOKTERAN KELUARGA DI PUSKESMAS KECAMATAN

PENJARINGAN JANUARI 2013

Oleh : Kelompok I Ahm!" R#$$%# A(")l K!"#* A"#k! T#+o Dh*!m!"# E*l!-..! Pe*/#*! Ne.!*! She#l! Re.#-! T#$! R!1#k! Ul!-"!*# Pem(#m(#-.: D*& C#+*! De/#2 M&Ke3 110&200'&010 110&200'&002 110&200'&00, 110&200'&002 110&200'& 110&200'&

KEPANITERAAN KEDOKTERAN KELUARGA 4AGIAN ILMU KESEHATAN MAS5ARAKAT 6AKULTAS KEDOKTERAN UNI ERSITAS 5ARSI JAKARTA 2013 1

LEM4AR PERSETUJUAN Laporan studi kasus Hipertensi Grade II pada Ny.R dengan pendekatan kedokteran keluarga di Puskesmas Kecamatan Penjaringan pada periode 19 Agustus !1 "eptem#er !$1% ini tela& disetujui ole& pem#im#ing untuk dipresentasikan dalam rangka memenu&i sala& satu tugas Kepaniteraan Ilmu Kese&atan 'asyarakat (akultas Kedokteran )ni*ersitas +AR"I #agian Kedokteran Keluarga. ,akarta- ,anuari !$1% Pem#im#ing

.r. /itra .e0i- '.Kes

KATA PENGANTAR Assalamu1alaikum 2r.2# Puji dan syukur "aya panjatkan Ke&adirat Alla& "23 atas Karunia dan Hidaya&4Nya se&ingga tugas "tudi Kasus Pasien dengan menggunakan penerapan pendekatan Ilmu Kedokteran Keluarga dengan judul H#pe*+e-3# G*!"e II p!"! N7&R "# P)3ke3m!3 Ke8!m!+!- Pe-9!*#-.!- Pe*#o"e 21 J!-)!*# : 1 6e(*)!*# 2013 dapat diselesaikan& 3ujuan pem#uatan "tudi Kasus Pasien dengan penerapan pendekatan Kedokteran Keluarga ini se#agai sala& satu tugas dalam menjalani Kepaniteraan Ilmu Kedokteran Keluarga (akultas Kedokteran )ni*ersitas +AR"I untuk periode !1 ,anuari 4 !! (e#ruari !$1%. )capan terima kasi& yang se#esar4#esarnya kepada 5 1. Pro6..r. Hj. 7omariya& R" '" PKK .K AI(' selaku guru #esar Kepaniteraan Ilmu Kedokteran Keluarga (akultas Kedokteran )ni*ersitas +AR"I !. .R. .r. Art&a 8udi "usila .uarsa- '.Kes selaku dosen pem#im#ing yang tela& mem#im#ing dan mem#erikan masukan yang #ersi6at mem#angun sekaligus se#agai Kepala "'( Ilmu Kese&atan 'asyarakat (akultas Kedokteran )ni*ersitas +AR"I %. .r. "ugma Agung Pur#o0o- '.- 'AR" selaku Koordinator Kepaniteraan Klinik Ilmu Kese&atan 'asyarakat (akultas Kedokteran )ni*ersitas +AR"I 9. .r. H. "umedi "udarsono- 'PH- .r. /itra .e0i- '.Kes- .r. .ian 'ard&iya& '.KK- .r. (at&ul ,anna&- '."i- I#u Ri6da 2ulansari- ".P- '.Kes- dr. .ini selaku dosen Kepaniteraan Klinik Ilmu Kedokteran Keluarga (akultas Kedokteran )ni*ersitas +AR"I :. "eluru& sta6 Puskesmas Kecamatan Penjaringan ,akarta )tara yang tela& mem#erikan #im#ingan dan data untuk kelancaran pem#uatan "tudi Kasus Pasien ini ;. "eluru& Rekan "eja0at yang tela& mem#erikan moti*asi dan kerja sama se&ingga tersusun laporan ini .alam pem#uatan laporan ini masi& #anyak kekurangan dan keter#atasan. <le& karena itu- kritik dan saran yang mem#angun sangat di&arapkan. %

2assalamu1alaikum 2r.2#. ,akarta- ,anuari !$1% Penulis 4ERKAS PASIEN A& I"e-+#+!3 P!3#eNama ,enis Kelamin )sia Pekerjaan Pendidikan Agama "uku 8angsa Alamat No. R' 4& A-!m-e3! .ilakukan secara auto4anamnesa pada tanggal $% "eptem#er !$1% pukul 1$.%$ 2I8 di 8P) Puskesmas Kecamatan 3ana& A#ang 1. Kelu&an )tama5 Nyeri kepala !. Kelu&an 3am#a&an5 Le&er terasa kaku %. Ri0ayat Penyakit "ekarang5 Pasien datang ke Puskesmas Kecamatan Penjaringan diantar ole& suaminya dengan kelu&an nyeri kepala sejak % &ari yang lalu. Kelu&an dirasakan terus menerus namun tidak sampai mem#uat akti*itas pasien se&ari4&ari terganggu. Nyeri kepala terasa seperti ditekan4tekan dan seringkali dirasakan di seluru& kepala. Kelu&an adanya mual dan munta& disangkal ole& pasien. Kelu&an adanya pilek #erulang disetai nyeri pada tulang4tulang 0aja& k&ususnya daera& pipi- da&i dan pangkal &idung disangkal ole& pasien. Pasien juga mengelu&kan le&ernya terasa kaku sejak % &ari yang lalu- namun pasien masi& #isa menggerakkan le&ernya secara #e#as. Ri0ayat adanya trauma daera& kepala dan le&er disangkal ole& pasien. Ri0ayat kelu&an serupa sering dialami pasien sejak : 9 5 Ny. R 5 Perempuan 5 ;1 ta&un 5 I#u Ruma& 3angga 5 "'P 5 Islam 5 ,a0a 5 'uara Karang 3imur Penjaringan 5 =%=>=

3anggal 8ero#at 5 != ,anuari !$1%

ta&un terak&ir- dan #iasanya muncul #ila pasien kelela&an atau #ila pasien #anyak pikiran. Pasien juga mengaku sering muda& emosi dan mara&4mara& ak&ir4ak&ir ini. Pasien mengatakan dirinya mempunyai ri0ayat tekanan dara& tinggi yang tela& diketa&uinya sejak : ta&un yang lalu. Pertama kali dirinya mengeta&ui dirinya menderita tekanan dara& tinggi saat #ero#at ke Puskesmas Kecamatan Penjaringan dengan kelu&an nyeri kepala. Pada saat itu dilakukan pemeriksaan tekanan dara&- dan &asilnya tinggiyaitu 1;$?1$$ mmHg. Namun pasien tidak #ero#at rutin semenjak didiagnosis dengan tekanan dara& tinggi. Hal dikarenakan pasien suda& merasa keadaannya mem#aik setela& minum o#at tekanan dara& yang didapat selama : &ari- se&ingga dirinya #ero#at &anya #ila ada kelu&an saja. .ari keterangan pasien- dokter yang memeriksa dirinya pertama kali suda& mem#erita&ukan #a&0a pasien &arus kem#ali kontrol #ila o#at mau &a#is. Ri0ayat sesak na6as #ila #ekerja #erat atau melakukan akti*itas #erat- atau &arus menggunakan dua #antal #ila tidur disangkal ole& pasien. Kelu&an adanya penurunan pengli&atan secara ti#a4ti#a? mendadak disangkal ole& pasien. Ri0ayat adanya kelema&an anggota #adan? stroke disangkal ole& pasien. "e&ari4&ari pasien #ekerja se#agai i#u ruma& tangga. 9. Ri0ayat Penyakit .a&ulu5 Pasien mengatakan dirinya mempunyai ri0ayat penyakit tekanan dara& tinggi sejak : ta&un yang lalu- namun tidak rutin #ero#at. Pasien &anya #ero#at #ila ada kelu&an Ri0ayat asma- dia#etes mellitus- 38 paru disangkal ole& pasien :. Ri0ayat Penyakit Keluarga5 Ri0ayat &ipertensi- asma- dia#etes melitus dan 38 paru dalam keluarga disangkal ;. Ri0ayat "osial @konomi Pasien tinggal di ruma& milik sendiri #ersama suaminya- dan satu keluarga lainnya yang #eranggotakan % orang- yang #ertinggal di sala& satu kamar keluarga pasangan Ny.R yang dikontrakkan sejak 1 ta&un terak&ir. Pasien suda& tinggal di ruma&nya yang saat ini sejak 1: ta&un. Pasien #ekerja se#agai i#u ruma& tangga. "uami pasien #ekerja se#agai pedagang keliling alat4alat ruma& tangga dengan menggunakan gero#ak. Pekerjaan ini suda& ditekuni 3n.. sejak 1: ta&un yang lalu. Peng&asilan yang didapat tidak :

menentu setiap &arinya. .alam se#ulan #erkisar antara Rp.1:$.$$$ &ingga Rp.!$$.$$$. .engan peng&asilan ini- keluarga pasangan 3n.. dan Ny.R tidak dapat mena#ung karena uangnya &a#is untuk keperluan se&ari4&ari. Keluarga ini mendapatkan #antuan keuangan dari anak pertamanya yang #ekerja se#agai kuli #angunan. 'enurut pasien- dirinya merupakan seseorang yang cukup akti6 dalam #ergaul di lingkungan tempat tinggalnya. .irinya suka mengikuti kegiatan pengajian dan acara perkumpulan lainnya #ersama tetangga4tetangga di R3?R2 setempat. 8egitu pula dengan suaminya yang mengikuti kegiatan ronde tiap % malam sekali. >. Ri0ayat Ke#iasaan5 Pasien dan suami memiliki ke#iasaan makan % kali se&ari- dan le#i& sering memasak. Pasien memiliki ke#iasaan mengkonsumsi makanan yang mengandung garam dan penyedap rasa- seperti ikan asin- telor asin- sayur lode& dan sayur asam yang di#eri garam dan penyedap rasa. Namun semenjak didiagnosis dengan penyakit tekanan dara& tinggi : ta&un yang lalu pasien mulai mengurangi menam#a&kan garam dan penyedap rasa dalam masakannya se&ari4&ari. Pasien menyangkal ri0ayat keluarga mengkonsumsi minum4minuman #eralko&ol. Keluarga Ny.R tidak ada yang memiliki ke#iasaan merokok. )ntuk pekerjaan ruma& tangga seperti mencuci- menyapu- memasak dikerjakan ole& pasien. 3erkadang 3n. . dan Ny. R &arus mem#antu mengurus cucunya yang #erusia ! ta&un. C& Peme*#k3!!- 6#3#k 1. Keadaan )mum 5 "edang !. Aital sign5 Kesadaran 3ek. .ara& (rek. Nadi "u&u %. "tatus Generalis5 Kepala 'ata kedua pupil C ; 5 Normal- ram#ut lurus- tidak muda& dica#ut- suda& #eru#an 5 Konjungit*a tidak anemis- sklera tidak ikterik- re6leks ca&aya 5 /ompos 'entis 5 1=$?1!$ mmHg 5 == B?menit 5 %;->/

(rek Pernapasan 5 !!B?menit

Le&er cmH!< 3&oraks A#domen @kstremitas 88 38 88 Ideal "tatus GiFi I'3

5 3idak tera#a pem#esaran KG8 dan kelenjar tiroid. ,AP :C$ 5 /or 5 8, I 8, II reguler- murmur D4E- gallop D4E

Pulmo 5 "uara na6as *esikuler DC?CE- r&onki D4?4E- 0&eeFing D4?4E 5 3ampak datar- simetris- #ising usus DCE normal- &epar dan lien tidak tera#a mem#esar 5 Akral &angat- edema D4E- kekuatan otot normal 5 ;$ kg 5 1:! cm 5 D1:!41$$E D1$ G B :!E H 9;-= kg H 1!=-! G D88 #erle#i&E 5 D88 5 38 Dm!EE H ;$ 5 !-%1$ H !:-9 5 D88 aktual 5 88 idealE B 1$$ G H ;$ 5 9;-= B 1$$ G

D& Peme*#k3!!- Pe-)-9!-. 3idak dilakukan 4ERKAS KELUARGA A& P*o1#l Kel)!*.! 1& K!*!k+e*#3+#k Kel)!*.! a. Identitas Kepala Keluarga5 "uami pasien #ernama 3n. . #erusia ;: ta&un #. Identitas Pasangan5 Pasien #ernama Ny. R #erusia ;1 ta&un c. "truktur Komposisi Keluarga5 T!(el 1 A-..o+! Kel)!*.! 7!-. T#-..!l Se*)m!h Ke")")k!No 1. !. N!m! 3n. . Ny.. R "!l!m Kel)!*.! Kepala Keluarga Istri Ge-"e* Um)* L P ;: t& ;1 t& Pe-"#: "#k!"'P "'P Peke*9!!Pensiun I#u ruma& tangga Ke+e*!-.!T!m(!h!Pemilik ruma& Pasien

>

2& Pe-#l!#!- S+!+)3 So3#!l "!- Ke3e9!h+e*!!- H#")p a. Lingkungan 3empat 3inggal T!(el 2 L#-.k)-.!- Temp!+ T#-..!l S+!+)3 kepem#l#k!- *)m!h: menumpang? kontrak ?&i#a& ?m#l#k 3e-"#*# D!e*!h pe*)m!h!-: k)m)h ;padat #ersi& ?#erjau&an ?me0a& K!*!k+e*#3+#k R)m!h "!- L#-.k)-.!Ke3#mp)l!Luas ruma&5 : B : m! Keluarga Ny. R tinggal di ruma& milik ,umla& peng&uni dalam satu ruma&5 : orang D % sendiri dengan lingkungan sekitar yang orang lainnya merupakan 1 keluarga yang kumu&. Namun ketersediaan air #ersi&mengkontrak di kamar keluarga pasangan Ny.RE jam#an keluarga serta tempat Luas &alaman ruma&5 3idak ada &alaman pem#uangan sampa& cukup #aik. 8ertingkat Lantai ruma& dari5 Keramik .inding ruma& dari5 3em#ok "aat #encana #anjir terjadi- ruma& ,am#an keluarga5 Ada 3empat #ermain5 3idak ada pasien terkena #anjir setinggi pa&a Penerangan listrik5 !$$ 0att orang de0asa sekitar 1 meter. "aat itu Ketersediaan air #ersi&5 Ada 3empat pem#uangan sampa& 5 Ada pasien dan suami tidak mengungsi. 'ereka #erdua tinggal di lantai ! ruma& mereka.

G!m(!* De-!h R)m!h Kel)!*.! P!3!-.!- T-&D "!- N7&R

1$

#. Kepemilikan #arang4#arang #er&arga5 D Kendaraan- elektronik- peralatan R3 E 4 1 #ua& tele*isi 4 ! #ua& kipas angin 4 1 #ua& &andp&one 4 1 #ua& kompor gas D ta#ung % kgE 4 1 #ua& lemari pendingin 3& Pe-#l!#!- Pe*#l!k) Ke3eh!+!- Kel)!*.!: a. "e#utkan jenis tempat #ero#at 5 Puskesmas #. 8alita5 K'" D4E c. Asuransi?,aminan kese&atan5 Kartu ,akarta "e&at

11

<& S!*!-! Pel!7!-!- Ke3eh!+!- =P)3ke3m!3> T!(el 3 Pel!7!-!- Ke3eh!+!6!k+o* Ke+e*!-.!/ara mencapai pusat pelayanan Angkot kese&atan 3ari6 pelayanan kese&atan Kualitas pelayanan kese&atan Gratis /ukup memuaskan Ke3#mp)l!Pasien jika mengalami sakit dirinya langsung #ero#at ke Puskesmas. Karena #iayanya yang mura& dan jarak yang tidak terlalu jau& dari ruma& pasiense&ingga dapat ditempu& dengan naik angkot. .an pasien juga merasa cukup puas dengan pelayanan yang ada di Puskesmas Kecamatan Penjaringan.

?& Pol! Ko-3)m3# M!k!-!- Kel)!*.! a. Ke#iasaan makan5 'enu makanan se&ari4&ari keluarga 3n. . dan Ny. R tidak menentu. 'enu makanan yang paling disukai adala& makanan seder&ana- seperti tempe- ta&utelor- sayur #erkua& dan jarang mengkonsumsi #ua&4#ua&an. Pasien juga masi& suka mengkonsumsi ikan asin namun tidak sesering dulu. "ekarang pasien makan ikan asin kurang le#i& 1B tiap minggunya. #. 'enerapkan pola giFi seim#ang5 Keluarga 3n. . dan Ny.R tidak terlalu memper&atikan pola makan giFi seim#ang dari menu makanan se&ari4&ari- karena pengeta&uan mengenai pola makan giFi seim#ang kurang. Pola makan pasien selama % &ari terak&ir se#agai #erikut5 - 3anggal !: ,anuari !$1% Pagi "iang 'alam 5 #u#ur 5 nasi- ikan asin- sayur5 nasi- tempe- sayur

1!

- 3anggal !; ,anuari !$1% Pagi "iang 'alam 5 #u#ur 5 nasi- telor- ta&u 5 nasi- telur asin- ta&u

- 3anggal !> ,anuari !$1% Pagi "iang 'alam 5 #u#ur 5 nasi- tempe- sayur lode& 5 nasi- ta&u- sayur lode&

,& Pol! D)k)-.!- Kel)!*.! a. (aktor pendukung terselesaikannya masala& dalam keluarga5 Pasien selalu didukung untuk #ero#at ole& suaminya. 8a&kan suami pasien selalu mengantar pasien #ero#at ke Puskesmas tiap kali pasien ingin #ero#at. #. (aktor peng&am#at terselesaikannya masala& dalam keluarga5 .alam penatalaksanaan penyakit pada Ny.R ini peran serta akti6 dari seluru& anggota keluarga kurang- terutama dalam menga0asi pola makan pasien se&ari4 &ari. Keluarga selalu dituntut untuk selalu mem#eri dukungan dan selalu mengingatkan pasien agar meminum o#at secara teratur dan rajin kontrol #ero#at serta mengingatkan agar pasien tetap patu& ter&adap anjuran dokter yang #er&u#ungan dengan pemuli&an kese&atan. 4& Ge-o.*!m 1. 8entuk keluarga5 Keluarga terdiri atas % generasi dengan kepala keluarga DKKE #ernama 3n. . #erusia ;: ta&un yang merupakan suami pasien Ny. R #erusia ;1 ta&un. 8entuk keluarga adala& )sila D)sia lanjutE dengan pimpinan keluarga pasangan usia lansia. !. 3a&apan siklus keluarga5 3a&apan siklus keluarga 3n. . dan Ny. R termasuk ke dalam #e#erapa ta&ap diantaranya 5 4 3a&ap keluarga dengan anak4anak yang de0asa (The Family with adolescent) 1%

3a&ap keluarga dengan anak4anak yang meninggalkan keluarga (Launching Family) 3n. . se#agai kepala keluarga menika& dengan Ny. R DpasienE- dan memiliki !

orang anak. Anak pertama #ernama 3n. 3 menika& dengan Ny. R dan tela& mempunyai satu orang anak yang #ernama An. 8 #erusia ! ta&un. 'ereka tela& memiliki ruma& sendiri dan tinggal dekat dengan ruma& pasien. Anak kedua #ernama Nn. N dan saat ini sedang #ekerja di Ara# "audi se#agai 3K2 sejak : ta&un yang lalu. %. (amily 'ap Dgam#arE

Sudah meninggal saat #erusia >$ t& karena usia tua

"uda& meninggal saat "uda& meninggal saat #erusia %9 t& #erusia 91t& karena kecelakaan

"uda& meninggal saat #erusia ;! t& karena usia tua

3n. . ;: t&

Ny.R ;1 t&

3n. 3 %> t&

Ny.R %; t&

Nn.N !9 t&

An.8 ! t&

Keterangan 5 5 Pasien ? penderita 5 Laki4laki 5 Perempuan 5 3inggal satu ruma& 5 'eninggal

19

C& I"e-+#1#k!3# pe*m!3!l!h!- 7!-. "#"!p!+ "!l!m kel)!*.! 1. 'asala& dalam organisasi keluarga 5 Pasien adala& seorang i#u ruma& tangga- dan tidak mempunyai kea&lian k&usus yang dapat digunakan untuk mencari peng&asilan atau melamar pekerjaan. "uami pasien adala& lansia dan #ekerja se#agai pedagang alat4 alat ruma& tangga dengan menggunakan gero#ak keliling. Anak pertama dan kedua suda& tidak lagi tinggal #ersama pasien. "e&ingga dalam mengingatkan pasien untuk #ero#at kurang dalam keluarga ini. Hu#ungan yang terjalin sesama anggota keluarga cukup #aik. !. 'asala& dalam 6ungsi #iologis5 "aat ini pasien menderita &ipertensi grade II yang suda& dideritanya selama : ta&un terak&ir. %. 'asala& dalam 6ungsi psikologis5 Pasien adala& seorang i#u ruma& tangga yang si#uk mengurus keluarga dan ruma&. "uami dan kedua anak pasien si#uk #ekerja se&ingga dukungan keluarga untuk kesem#u&an pasien kurang. 9. 'asala& dalam 6ungsi ekonomi dan pemenu&an ke#utu&an5 "um#er peng&asilan utama pada keluarga adala& dari suami yang merupakan pedagang alat4alat ruma& tangga keliling- terkadang mendapat uang tam#a&an dari anak pertamanya. )ntuk #iaya kese&atan- pasien tela& memiliki Kartu ,akarta "e&at dari program kese&atan Pemerinta& Pro*insi .KI. .engan #egitu pasien dapat #ero#at gratis. :. 'asala& lingkungan5 Lingkungan ruma& pasien kurang #aik. Ke#ersi&an lingkungan kurang terjaga karena merupakan lingkungan yang kumu&- serta padat se&ingga jarak antar ruma& saling #erdekatan. ;. 'asala& perilaku kese&atan5 Keluarga kurang mengerti akan pentingnya

kese&atan dan pemeli&araan kese&atan- se&ingga usa&a dalam meru#a& pola makan dan gaya &idup kurang diper&atikan D& D#!.-o3#3 Hol#3+#k =M)l+#!k3#!l> 1. Aspek personal5 Dalasan kedatangan- &arapan- kek&a0atiranE 1:

Pasien datang #ero#at ke Puskesmas diantar ole& suaminya- karena jarak yang dekat dan #iaya yang gratis serta kualitas pelayanan kese&atan yang dirasakan cukup memuaskan. Pasien tidak rutin #ero#at- dirinya &anya #ero#at #ila merasa ada kelu&an. Pasien sangat meng&arapkan dirinya dapat sem#u& dari penyakit tekanan dara& tingginya dengan mengkonsumsi o#at4o#atan yang didapat dari dokter di Puskesmas. Kek&a0atiran pasien saat ini adala& dirinya &arus minum o#at seumur &idup se&ingga dirinya merasa takut akan ketergantungan o#at. !. Aspek klinik5 Ddiagnosis kerja dan diagnosis #andingE .iagnosis kerja 5 Hipertensi Grade II %. Aspek risiko internal5 D6aktor46aktor internal yang mempengaru&i masala& kese&atan pasienE )ntuk kese&ariannya pasien sering lupa untuk kontrol makanan yang dikonsumsinya. Pasien masi& suka makanan dengan kadar garam yang tinggi. "elain itu pasien masi& melakukan pekerjaan ruma& tangga yang #erat se&ingga sering menim#ulkan nyeri kepala dan meningkatkan tingkat stress pada diri pasien- yang pada ak&irnya dapat meningkatkan tekanan dara&nya. Hal yang sering menim#ulkan stress pada pasien adala& #ila tidak mempunyai uang untuk keperluan se&ari4&ari serta #ila ingat anak keduanya yang #ekerja se#agai 3K2 di Ara# "audi sejak : ta&un terak&ir. .ari keterangan pasien- dirinya #elum perna& ketemu dengan anaknya terse#ut sejak #ekerja di Ara# "audi. "elain itu- pasien malas untuk #ero#at ke dokter dan kontrol tekanan dara&nya. Pasien &anya pergi #ero#at #ila ada kelu&an. Pasien adala& seorang muslim dan tidak perna& mele0atkan s&olat lima 0aktu0alaupun terkadang s&olatnya tidak tepat 0aktu. Pasien juga sering mengaji dan turut serta ikut pengajian se#ulan sekali di mesjid R3 setempat. 9. Aspek psikososial keluarga5 D6aktor46aktor eksternal yang mempengaru&i masala& kese&atan pasienE Keluarga pasien kurang memper&atikan kondisi penyakit pasien- jarang mengingatkan untuk menjaga pola makan dan kegiatan se&ari4&ari pasien. "elain itu keluarga ini masi& memiliki kesadaran yang kurang akan pentingnya kese&atan. .ari keterangan pasien suaminya sering mengingatkan pasien untuk control namun pasien yang malas untuk #ero#at. 1;

:. Aspek 6ungsional5 Dtingkat kesulitan dalam melakukan akti*itas se&ari4&ari #aik di dalam maupun di luar ruma&- 6isik maupun mentalE Akti*itas menjalankan 6ungsi sosial dalam ke&idupan dapat dijalankan sendiri ole& pasien. E& Re-8!-! Pel!k3!-!!T!(el < Re-8!-! Pe-!+!l!k3!-!!Aspek Aspek personal Kegiatan 4'enjelaskan kepada pasien untuk tetap rajin kontrol #ero#at dan mengikuti saran dokter untuk kesem#u&an penyakitnya. 4 'enjelaskan #a&0a penyakit osteoartritis adala& penyakit yang dise#a#kan adanya gangguan 6ungsi sendi yang #er&u#ungan dengan akti*itas- maupun proses penuaan yang #iasanya menyerang sendi #esar seperti Dpanggul-tulang #elakangE. Aspek klinik 4'em#erikan o#at penurun tekanan dara& /aptopril dengan dosis % B !: mg se&ari 4'em#erikan o#at pengencer dara& untuk meng&indari e6ek samping dari peningkatan tekanan dara& aspirin !B 1 ta#let se&ari 4'enjelaskan 6ungsi o#at yang #ekerja dalam penurunan tekanan dara& tinggi- cara kerja serta e6ek samping yang dapat ditim#ulkan ole& o#at 4'enganjurkan pasien untuk #erkonsultasi dengan #agian giFi untuk menetapkan pola makan pasien se&ari4&ari Pasien Pada saat kunjungan ke Puskesmas "asaran Pasien 2aktu Pada saat kunjungan ke Puskesmas Hasil di&arapkan 4Pasien menjaga agar penyakitnya tidak #ertam#a& para&. 4Pasien mengeta&ui tentang penyakitnya 8iaya Keterangan

4Pasien dapat memiliki tekanan dara& yang dalam rentang normal 4 Pasien mengerti akan pentingnya o#at- k&asiat o#at dan cara penggunaan o#at secara tepat untuk proses penyem#u&an serta mencega& komplikasi 4Pasien dapat mengeta&ui perkem#angan penyakitnya dan mendapatkan pemuli&an.

1>

4'enganjurkan pasien untuk rutin #ero#at dan control tekanan dara& Aspek risiko internal 4'em#eri edukasi pada pasien untuk meru#a& pola makan- meng&indari makanan dengan kandungan garam dan kolesterol tinggi 4'enyarankan untuk rutin #ero#at Aspek psikososial keluarga 4@dukasi keluarga untuk tetap mem#eri dukungan kepada pasien seperti mengingatkan untuk meminum o#at secara teratur- mengantarkan #ero#at agar dapat menjaga kese&atannya dengan pola makan yang #aik 4'enganjurkan kepada keluarga pasien untuk meningkatkan komunikasi yang #aik dengan pasien. 4'em#eri penyulu&an akan pentingnya kese&atan Aspek 6ungsional 4'enyarankan pasien untuk tidak melakukan akti*itas #erle#i&an dan menase&ati keluarga untuk ikut #erperan dalam menjalankan pekerjaan ruma& tangga se&ari4&ari untuk mem#antu pasien dan tidak mem#e#ankannya pada pasien Pasien dan keluarga Pada saat kunjungan keruma& Pasien dan keluarga Pada saat kunjungan ke ruma& Pasien dan keluarga Pada saat kunjungan ke ruma& 4Pasien meng&indari makanan dengan kandungan garam yang tinggi 4'engurangi resiko tekanan dara& tinggi 4Keluarga mema&ami keadaan 6isik pasien untuk pemuli&an kese&atan pasien. 4Keluarga mem#eri per&atian le#i& kepada pasien 4Pasien dan keluarganya sadar akan pentingnya &idup se&at Kondisi tu#u& pasien le#i& se&at dan kuatmeringankan gejala penyakit

6& A-!l#3! K!3)3 1. Aspek Personal Kelu&an kelu&an yang dirasakan pasien saat ini merupakan tanda #a&0a pasien memiliki respon kek&a0atiran- se&ingga #ila pasien merasakan kelu&an pasien datang #ero#at ke puskesmas. Hal ini #ersesuaian dengan teori perilaku kese&atan dalam #agian perilaku se&u#ungan dengan pencarian pengo#atan D health seeking 1=

behaviourE- dimana &al terse#ut merupakan respon dari se#ua& stimulus DsakitE. DNotoatmodjo- !$$>E. Pasien memiliki &arapan untuk melanjutkan &idupnya. Pasien mengatakan ini semua takdir yang di#erikan Alla& "23 serta pasien ik&las- dan ingin #ero#at teratur agar penyakitnya dapat disem#u&kan. Pada analisis aspek personal dapat dili&at #a&0a pasien adala& seseorang yang memiliki &arapan untuk dapat melanjutkan &idupnya. 'aka rencana penatalaksanaan menjelaskan kepada pasien mengenai penyakitnyakomplikasi penyakitnya- mem#erikan penjelasan kepada pasien agar pasien termoti*asi untuk kontrol rutin ke dokter setiap #ulannya secara teratur. 'enjelaskan kepada pasien #a&0a penyakit yang dideritanya tidak dapat disem#u&kan namun dapat terkontrol #ila pasien rutin #ero#at tiap #ulan. .engan &arapan pasien mema&ami mengenai penyakitnya dan rajin kontrol secara teratur dan pasien mengalami per#aikan dalam status kese&atannya dan kualitas &idup pasien akan meningkat. !. Aspek Klinis 8erdasarkan &asil anamnesis didapatkan #a&0a pasien mengalami nyeri kepala tanpa dida&ului ole& se#a# k&usus disertaikaku le&er sejak % &ari yang lalu. .isertai kelu&an lainnya seperti sering mara&4mara& atau muda& emosi. 'aka rencana penatalaksanaan iala& menjelaskan kepada pasien #a&0a penyakitnya iala& co#aan &idup dari Alla& "23 dan meyakinkannya #a&0a dapat dikontrol serta menjelaskan kepada pasien untuk selalu menjaga kese&atan dengan rajin kontrol dan minum o#at secara teratur. %. Aspek Risiko Internal Aspek risiko internal yang perlu diper&atikan adala& pola makan dan 6aktor ke#iasaan- maka rencana penatalaksanaan menjelaskan pola makan se&at dan mem#eri moti*asi untuk #erusa&a menjaga kese&atan dengan rajin kontrol dan minum o#at secara teratur. .engan &asil yang di&arapkan pasien ingin kontrol dan minum o#at secara teratur. 9. Aspek Psikososial Keluarga Kurangnya komunikasi antara pasien dengan suaminya menye#a#kan kurangnya per&atian dari suami pasien ter&adap penyakit yang diderita ole& pasien. 19

'aka rencana pelaksanaan iala& menjelaskan kepada pasien agar dapat mengajak suaminya untuk #erpartisipasi ikut serta dalam pengo#atan penyakit yang diderita ole& pasien. "erta menjelaskan kepada suami pasien mengenai penyakit pasien dan rencana pengo#atannya dan pentingnya untuk tetap #ero#at dan mendukung serta mengingati pasien agar tetap minum o#atnya secara rutin dan teratur. .engan &asil yang di&arapkan suami pasien le#i& memper&atikan dan mem#erikan dukungan kepada pasien. :. Aspek (ungsional 'enurut skala @/<G pasien termasuk derajat 1 dimana pasien mampu melakukan pekerjaan ringan se&ari4&ari seperti pekerjaan ruma&. .engan rencana pelaksanaan menyarankan pasien untuk tidak mem#enani dirinya sendiri dalam #erakti*itas- #erakti*itas sesuai dengan kemampuannya- serta tetap melakukan ola&raga. .engan &asil yang di&arapkan pasien dapat meningkatkan kualitas &idupnya. G& P*o.-o3#3 1. Ad *itam5 ad #onam !. Ad sanasionam5 du#ia ad #onam %. Ad 6ungsionam5 du#ia ad #onam

!$