Anda di halaman 1dari 26

MAKALAH INDIVIDU PUISI SEBAGAI SEBUAH STRUKTUR YANG BERMAKNA DAN BERNILAI ESTETIS

Makalah ini Disusun Untuk Memenuhi Tugas Akhir Mata Kuliah Bahasa Indonesia Pengampu: Siti Isnaniah, S.Pd.

Oleh: NURWAHIDA PUSPITASARI J 110 070 038

PROGRAM FISIOTERAPI D IV FAKULTAS ILMU KEDOKTERAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA 2008


BAB I 1

PENDAHULUAN Fiksi adalah salah satu bentuk penulisan kreatif. Fiksi merupakan karya hasil rekaan yang mengandalkan kekuatan imajinasi dan ceritanya sendiri memang fiktif, tidak benar-benar terjadi. Fiksi dapat berbentuk novel, cerita pendek, novelete, drama dan puisi. Pada waktu sekarang, tampak puisi Indonesia modern kian dimintai oleh semua lapisan masyarakat Indonesia, tidak hanya terbatas pada anakanak muda, pelajar dan mahasiswa saja, melainkan dimintai oleh masyarakat pada umumnya. bahan al ini disebabkan oleh puisi itu selain memberikan kehidupan batin, menghaluskan budi, kenikmatan seni, juga memperkaya

juga sering membangkitkan semangat hidup yang menyala, dan Puisi merupakan karya seni yang puitis. !esuatu itu disebut puitis bila

mempertinggi rasa ketuhanan dan keimanan. hal itu dapat membangkitkan perasaan, menarik perhatian, menimbulkan tanggapan yang jelas dan secara umum bila hal itu menimbulkan keharuan "#joko Pradopo, $%%%&. !elain itu puisi sebagai salah satu karya seni sastra dapat dikaji dari bermacam-macam aspek. Puisi dapat dikaji dari struktur dan unsur-unsur, jenis-jenis dan ragam-ragamnya, dan dapat juga dikaji dari sudut sejarahnya. Puisi itu adalah struktur yang tersusun dari bermacam-macam unsur dan sarana kepuitisan, puisi ada juga beragam-ragam serta sepanjang sejarahnya puisi selalu mengalami perubahan dan perkembangan, dan puisi dari waktu ke waktu selalu ditulis dan dibaca orang. 'eskipun demikian orang tidak akan memahami puisi secara sepenuhnya tanpa mengetahui dan menyadari bahwa puisi itu karya estetis yang bermakna, yang mempunyai arti, bukan hanya sesuatu yang kosong tanpa makna. (leh karena itu, sebelum pengkajian aspek-aspek yang lain, perlu lebih dahulu puisi dikaji sebagai sebuah struktur yang bermakna dan bernilai estetis.

)ertolak pada kondisi yang telah diuraikan diatas, penulis memandang perlu untuk memberikan pemahaman kepada semua lapisan masyarakat, baik itu anak-anak muda, pelajar, mahasiswa, dan masyarakat umum dalam memaknai puisi sebagai sebuah struktur yang bermakna dan bernilai estetis. *ntuk pemahaman itu, secara berturut-turut melalui tulisan ini akan diuraikan+ ",& hakekat puisi, ")& perbedaan puisi dan prosa, "-& unsur-unsur puisi, "#& macam-macam puisi, ".& ketaklangsungan ekspresi.

BAB II PEMBAHASAN 1. Hakekat Puisi Poetry is feeling confessing it self it to it self, in moments of solitude and embodying it self in symbols which are the nearest possible representations of the feeling in the exact shape in which it exists in the poets mind. All poetry is of the nature soliloquy. Poetry is the natural fruit of solitude and meditation. The persons who have most feeling of their own, have the highest faculty of poetry "Frederik, 1011+ 12&. Puisi merupakan karya seni yang puitis. 'enurut #joko menimbulkan tanggapan yang jelas atau secara umum keharuan. Puisi merupakan bahasa multidimensional yang mampu menembus pikiran, perasaan dan imajinasi manusia. (leh karena itu puisi harus hadir untuk membawa kehidupan dan kesenangan manusia. )ertolak dari hal-hal di atas, puisi merupakan karya seni yang memiliki sifat dan ciri tersendiri. 4ustru dengan syarat dan ciri-ciri itulah yang menyebabkan puisi dapat berbeda dengan karya-karya lain. #engan adanya perbedaan itulah menyebabkan kita selalu bertanya apakah puisi itu. *ntuk menjawab pertanyaan itu, rasa-rasanya sukar sekali dirumuskan dalam definisi yang lengkap. )eberapa ahli sastra dan sastrawan telah mencoba memberikan definisi sebagai berikut+ "1& puisi adalah seni peniruan, 5. gambar bicara yang bertujuan untuk mengajar dan kesenangan "!ir Philip !ydney&, "$& luapan secara spontan perasaan yang kuat yang bersumber dari perasaan yang berkumpul dalam ketenangan "6illiam 6ordsworth&, "/& puisi adalah lahar imajinasi yang menahan terjadinya gempa bumi "7ord )yron&, "8& puisi adalah ekspresi kongkrit dan artistik pemikiran manusia dalam bahasa yang emosional yang berirama "6att #unton&, "2& puisi adalah ekspresi pengalaman imajinatif yang bernilai dan berarti sederhana yang 8 Pradopo "$%%%+ 3/& puitis adalah jika membangkitkan perasaan, menarik perhatian, menimbulkan

disampaikan dengan bahasa yang tepat "7ancelles , )recrombie&, "9& puisi adalah pendramaan pengalaman yang bersifat menafsirkan bahasa yang berirama ",l :enbernd dalam #joko Pradopo, $%%%+ 2&. 'emang agak suka bagi kita untuk merumuskan definisi yang tepat mengenai puisi. (leh sebab itu yang lebih penting lagi bagi kita adalah melihat ciri atau unsur uang ada dalam puisi. 4ika kita sederhanakan bahwa aspek-aspek yang terdapat dalam puisi ada tiga hal, yaitu "1& pikiran, ide, atau emosi, "$& bentuk, "/& kesan, yang semuanya itu terungkap lewat media bahasa. 2. Perbedaan Puisi dan Prosa ;arya sastra terdiri atas dua jenis sastra "genre&, yaitu prosa dan puisi. Prosa disebut juga karangan bebas, sedangkan puisi disebut juga karangan terikat. ;arangan bebas maksudnya tidak terikat oleh aturan-aturan ketat, sedangkan karangan terikat berarti puisi itu terikat oleh aturan-aturan ketat. *ntuk membedakan puisi dengan prosa atau dengan bentuk sastra yang lain, Perrina "dalam ,hmad )adrun, 1010+ 2& berpendapat bahwa perbedaan puisi dan prosa adalah pada derajatnya. Puisi lebih padat dan terpusat, menggunakan lebih sedikit kata-kata. !edangkan menurut #joko Pradopo "$%%%+ 11& bahwa "1& perbedaan puisi dan prosa adalah perbedaan aktivitas kejiwaan. Puisi merupakan ekspresi kreatif, artinya kesan-kesan yang ditangkap kemudian dipadatkan. !edangkan prosa adalah ekspresi konstruktif, artinya kesan-kesan yang ditangkap oleh ingatan kemudian disebarkan, "$& pada umumnya prosa bersifat bercerita sehingga cenderung untuk puisi menguraikan, menjelaskan, atau memberikan informasi, sedangkan kepadatannya puisi bersifat sugestif dan assosiatif.

merupakan aktivitas yang bersifat pencurahan jiwa yang padat, karena

3. Unsur-Unsur Puisi :iap-tiap ahli mempunyai pendapat yang berbeda tentang unsur-unsur puisi. :entu saja perbedaan itu dilatari oleh teori yang mereka anut. 'eskipun pendapat itu berbeda namun masih mengandung unsur yang sama. #alam bukunya <, handbook for the study of poetry= , 7tenbernd dan 7ewis tidak menyatakan dengan jelas tentang unsur-unsur puisi tetapi kalau dilihat dari outline buku mereka terlihat+ "1& sifat puisi, "$& bahasa puisi+ diksi, imajeri, bahasa kiasan, saran retorika, "/& bentuk+ nilai bunyi, verifikasi, bentuk dan makna, "8& isi+ narasi, emosi dan tema. >urrey dalam bukunya <,ppreciation of Poetry= scara ?jelas mengatakan bahwa puisi memiliki unsur-unsur+ "1& pemikiran "tema&, "$/& makna tambahan, "/& imajeri, "8& emosi, "2& bunyi, "9& ritme dan, "3& bentuk "dalam ,hmad )adrun, 1010+ 9&. -. , @ichard "dalam :arigan, 1018& mengatakan bahwa unsur puisi terdiri dari+ "1& hakekat puisi+ tema, rasa, nada, amanat dan tujuan, "$& metode puisi+ diksi, imajeri. "/& kata-kata nyata, majas, ritme dan rima. 'eyer dalam bukunya <:he )edford Introduction to 7iterature= mengatakan bahwa unsur puisi+ "1& diksi, "$& imajeri, "/& bahasa kiasan, "8& simbol, "2& bunyi, "9& ritme, "3& bentuk "dalam ,hmad )adrun, 1010+ 9&. ;alau diamati beberapa pendapat di atas, kita dapat mencatat ada beberapa unsur yang sama. )ertolak dari kesamaan tersebut, kita dapat mengambil kesimpulan bahwa unsur-unsur puisi antara lain+ "1& diksi, "$& imajeri, "/& bahasa kiasan, "8& sarana retorika, "2& bunyi, "9& irama, "3& tipografi, "1& tema dan makna. *nsur-unsur puisi yang disebut diatas merupakan unsur yang selalu ada dan agak menonjol. ;alaupun masih ada tergantung dari mana kita melihatnya. )erikut di bawah ini diterangkan dengan jelas masing-masing unsur puisi tersebut. a. #iksi 9 unsur-unsur lain yang tidak hal tersebut tercakup, maka itu merupakan suatu kewajaran, karena

#iksi merupakan salah satu unsur yang cukup menentukan dalam penulisan puisi. *ntuk memilih kata dengan baik diperlukan penguasaan tanpa menguasai bahasa dengan baik maka sangat sulit bagi penyair untuk memilih kata dengan tepat. #engan demikian syarat utama dalam diksi pilihan kata adalah menguasai bahasa. 'eyer "dalam ,hmad )adrun, 1010+ 0& mengatakan bahwa dalam fungsinya untuk memadatkan suasana, kata-kata dalam puisi hendaknya menyampaikan makna secara lambat dan bersifat ekonomis. 4adi katakata dalam puisi hendaknya disusun sedemikian rupa sehingga dapat menyalurkan pikiran dan perasaan penulisnya dengan baik. Penyair -hairil ,nwar telah melakukan perubahan-perubahan puisi <,ku=. al ini penting dalam puisi yang ditulisnya, terutama keberhasilan sebuah puisi. )ukan saja penulis-penulis di bidang atau disiplin lain yang memiliki tingkat-tingkat diksi, tetapi juga penyair atau sastrawan. !ehubungan dengan hal itu 'eyer "dalam ,hmad )adrun, 1010+ 0& membagi diksi dalam tiga tingkat, diksi formal, diksi pertengahan, dan diksi informal. #iksi formal adalah bermartabat, impersonal, dan menggunakan bahasa yang tinggi. #iksi pertengahan agak sedikit tidak formal dan biasanya kata-kata yang digunakan adalah yang dipakai oleh kebanyakan orang yang berpendudukan. !edangkan diksi informal mencakup dua+ bahasa sehari-hari "koloAual&, dan dialek yaitu meliputi dialek geografis dan sosial. #enotasi dan konotasi merupakan bagian dari diksi. #enotasi merupakan makna kata dalam kamus, makna kata secara obyektif yang pengertiannya menunjuk pada benda yang diberi nama dengan kata itu. 'eyer "dalam ,hmad )adrun, 1010+ 1%& melihat bahwa konotasi adalah bagaimana kata digunakan dan asosiasi orang yang timbul dengan kata itu. 'akna konotasi dapat diperoleh melalui asosiasi dan sejarahnya.

menunjukkan bahwa peran kata sangat besar dalam menentukan

!atu hal yang perlu dicatat, sebuah puisi yang baik hendaknya mengandung kata-kata yang bermakna konotasi karena kata-kata yang demikian dapat memperkaya dan menyalurkan makna dengan baik. b. Imajeri An image is anything that we can se, hear, smell, touch, or taste. In other words, an image is anything which we can experience trough the senses "Frederik, 1011+ $%&. Imajeri merupakan salah satu alat keputusan. Imajeri berfungsi untuk memperjelas, menimbulkan suasana khusus, sehingga pembaca dapat merasakan apa yang terdapat dalam puisi seakan-akan hidup atau terdapat dihadapannya. ;ita hendaknya membedakan istilah imaji dan imajeri. )agi Perrine "dalam ,hmad )adrun, 1000+ 12&, istilah imaji lebih banyak mengarah pada sebuah gambaran , sesuatu yang tampak dalam pikiran dan imajeri adalah representasi pengalaman yang bersifat indra melalui bahasa. 'enurut ,ltterbernd dan 7ewis "dalam ,hmad )adrun, 1010+ 12& bahwa gambar pikiran disebut imaji dan gambar-gambar pikiran dan bahasa yang menggambarkannya disebut imajeri. 4adi dari definisi-definisi diatas dapat disimpulkan bahwasanya imaji adalah gambar pikiran dan imajeri adalah representasi gambar pikiran dalam bahasa. ,dapun macam-macam imajeri yaitu+ Pertama imajeri visual "visual imagery& yaitu yang dihasilkan oleh indera penglihatan. Imajeri ini cukup banyak digunakan oleh penyair, misalnya dalam kutipan puisi berikut. )*, @IB#* Ibu, lihatlah ana mu muda belia !etiap wa tu sepan"ang masa #udu termenung berhati du a " amCah, dalam ,hmad )adrun, 1010+ 19&

;edua, imajeri pendengaran "auditory imagery& yaitu yang dihasilkan oleh indra pendengaran. -ontohnya sebagai berikut. ).@,D*B #I,7*B $ergulung alun e"ar menga"ar $ersora sorai suara memecah %endidih berbuih apas menghempas %undur ma"u di pasir putih ",li !jahbana, dalam ,hmad )adrun, 1010+ 13& ;etiga, imajeri penciuman "olfactory imagery&. -ontohnya dapat dilihat dalam kutipan berikut. P.',B#,B>,B !.B4, ;,7, !en"a yang basah mereda an hutan yang terba ar &elelawar' elelawar ra sasa datang dari langit e labu tua $au mesiu di udara, bau mayat, bau otoran uda "@endra, dalam ,hmad )adrun, 1010+ 11& ;eempat, imajeri pengecapan "gustatory imagery& yaitu dihasilkan oleh indra pengecapan. Imajeri ini agak jarang dijumpai dalam puisi. -ontohnya dapat dilihat pada kutipan berikut. ),77,#, :.@)*B* BD, ,:'( ;,@P( (o o pandan menega , men"ilat darah dipedang Ia telah membunuh bapa nya "@endra, dalam ,hmad )adrun, 1010+ 10& ;elima, imajeri perabaan "tactile imagery& yang dihasilkan oleh indra perabaan seperti keras, lembut, basah dan panas. -ontohnya terdapat dalam kutipan puisi dibawah ini. !.'.B:,@, 7,B>I: $unyi apa gurangan, bertahan'tahan asing dan "auh %ere a're a bahagia, meraba'raba rahasia &eti a tanganmu men"amah, dingin dan a u &itapun terdiam dalam pandang yang be u "Ismail, dalam ,hmad )adrun, 1010+ $%& 0

;eenam, imajeri organik "organic imagery&, dalam hal ini berkaitan dengan perasaan yang dapat seperti kelaparan, kehausan, kelelahan, kebosanan. ,dapun contohnya dapat dilihat pada kutipan berikut. !.!.(@,B> !.#,B> '.B-,@I A u bosan pada sepi &arena hidup tida lah sepi Tapi a u telah mengerti "@osidi, dalam ,hmad )adrun, 1010+ $1& ;etujuh, imajeri gerakan "kinesthetic imagery& yaitu menggambarkan sesuatu yang bergerak atau tidak bergerak. -ontohnya. ;.).B,@,B &ebenaran ditubuh u ini meloncat'loncat #ari iri e anan dan dari anan e iri "4oss !arhadi, dalam ,hmad )adrun, 1010+ $$& #alam satu puisi terdapat bermacam-macam imaji dan antara yang satu dengan lainnya saling berkaitan. c. )ahasa ;iasan )ahasa kiasan mempunyai sifat yang umum yaitu mempertalikan sesuatu dengan cara menghubungkan dengan sesuatu yang lain ",lterbernd, dalam ,hmad )adrun, 1010+ $9&. ;emudian bagi Perrine bahasa kiasan adalah bahasa yang tidak saja bermakna harfiah. 4enis-jenis bahasa kiasan tersebut adalah+ 1& Perbandingan "simile& $& 'etafora /& Perumpamaan epos "epic simile& 8& Personifikasi 2& 'etonimia 9& !enekdoki 3& ,llegori 1& !imbol

1%

)erikut ini secara singkat diterangkan pengertian masing-masing jenis bahasa kiasan. Perbandingan "simile& ialah bahasa kiasan yang menyamakan satu hal dengan hal lain dengan mempergunakan kata-kata pembanding seperti+ bagai, sebagai, bak, seperti, semisal, seumpama, laksana, sepantun, penaka, se, dan lain-lain. 'etafora adalah bahasa kiasan seperti perbandingan hanya tidak menggunakan kata pembanding seperti bagai, laksana dan lain-lain. 'enurut )ecker metafora adalah melihat sesuatu dengan perantaraan benda lain. 'etafora terdiri dari dua term+ term pokok "tenor& dan term kedua "vehicle&. :erm pokok menyebutkan hal yang dibandingkan, term kedua adalah yang dibandingkan. Perumpamaan atau perbandingan epos ialah perbandingan yang dilanjutkan, atau diperpanjang yaitu dibentuk dengan cara melanjutkan sifat-sifat pembandingan lebih lanjut dalam kalimat-kalimat atau frasefrase yang berturut-turut. Personifikasi merupakan bahasa kiasan yang mirip dengan metafora. #alam hal ini personifikasi adalah menggambarkan sifat-sifat manusia dalam binatang, benda atau konsep. #alam puisi personifikasi berfungsi untuk memberi kejelasan dan membuat hidup lukisan. 'etonimia dan sinekdoki merupakan bahasa kiasan yang hampir sama sehingga keduanya kadang-kadang sukar dibedakan. 'etonimia dalam bahasa Indonesia sering disebut pengganti nama. !inekdoki adalah bahasa kiasan yang menyebutkan suatu bagian yang penting suatu benda "hal& untuk benda atau hal itu sendiri. !inekdoki ini ada dua macam+ 1& Parsprototo, yaitu sebagian untuk keseluruhan $& :otum pro parte, yaitu keseluruhan untuk sebagian ,legori adalah cerita kiasan ataupun lukisan yang mengiasankan hal atau kejadian lain. ,legori dibagi menjadi dua+ yang bersifat sejarah dan politik. 11

!imbol adalah sesuatu yang mewakili sesuatu yang lain. (byek yang hidup atau tidak hidup yang mewakili sesuatu yang lain. Istilah simbol sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari, misalnya timbangan sebagai simbol atau lambang keadilan, bunga sebagai simbol cinta, cantik dan lain-lain. d. !arana @etorika !arana retorika merupakan susunan kata-kata yang artistik untuk memperoleh tekanan dan efek-efek tertentu. !arana retorika ada bermacam-macam diantaranya tautologi , pleonasme, litotes, tautologi dan penjumlahan "enumerasi&. !edangkan sarana retorika bagi pujangga baru sesuai dengan konsepsi estetika yang menghendaki keseimbangan yang simetris dan juga aliran romantik yang penuh curahan perasaan. 'aka sarana retorik yang dominan ialah tautologi , pleonasme, keseimbangan, retorik retisense, paralelisme dan enumerasi. )erikut ini dijelaskan secara singkat pengertian masing-masing sarana retorika. :autologi adalah sarana retorika yang mengatakan hal atau keadaan dua kali. 'isalnya supaya arti kata atau keadaan itu lebih mendalam bagi pembaca atau pendengar. 'isalnya silih berganti, tiada berhenti, tiada kuasa, tiada berdaya. Pleonasme "keterangan berulang& ialah sarana retorika yang sepintas lalu seperti tautologi , tetapi kata yang kedua sebenarnya telah tersimpul dalam kata yang pertama. #engan demikian, sifat atau hal yang dimaksudkan lebih terang "#joko Pradopo, $%%%+ 02&. 'isalnya dalam sajak sebut+ naik meninggi, turun melembah jauh ke bawah, jatuh kebawah, dan lain-lain. .numerasi ialah sarana retorika yang berupa pemecahan suatu hal atau keadaan menjadi beberapa bagian dengan tujuan agar hal atau keadaan itu lebih jelas dan nyata bagi pembaca atau pendengar "!lamet 'uljana, dalam #joko Pradopo, $%%%+ 09&. 1$

Paralellisme "pensejajaran& ialah mengulang

isi kalimat

yang

maksud tujuannya serupa. 'enurut -ohen "dalam ,hmad )adrun, 1010+ 83& paralelisme adalah pensejajaran antara dua bagian kalimat yang sama, perulangan susunan kalimat atau perulangan kata-kata pada awal puisi dan menimbulkan musik. 'isalnya dapat dilihat dalam kutipan puisi berikut. $iarpun eng au tida dilihat $iarpun eng au tida diminat )ng aupun turut men"aga "aman *!anuse Pane, dalam #joko Pradopo, $%%%+ 03&. iperbola adalah sarana retorika yang melebih-lebihkan suatu hal atau keadaan "#joko Pradopo, $%%%+ 01&. !arana retorika itu digunakan untuk memperbesar kenyataan atau emois dan merupakan suatu cara untuk menunjukkan pentingnya suatu masalah. #engan kata lain hiperbola digunakan untuk intensitas, menyangatkan dan ekspresivitas. Paradoks menurut Perrine "dalam ,hmad )adrun, 1010+ 21& adalah sebuah bentuk pertentangan mengenai situasi atau pernyataan yang masih mengandung kebenaran. !edangkan menurut #joko Pradopo "$%%%+ 001%%& paradoks adalah sarana retorika yang menyatakan sesuatu secara berlawanan, tetapi sebetulnya tidak apabila sungguh-sungguh dipikirkan dan dirasakan. -ontohnya dalam sajak <;epada (rang 'ati= bait pertama berisi pernyataan yang paradoks. &alau dimaaf an men"adi ta tahu diri. ;iamus adalah sarana retorika yang menyatakan sesuatu diulang dan salah satu dengan kalimatnya dibalik posisinya "#joko Pradopo, $%%%+ 1%%&. 'isalnya terdapat dalam sepenggal sajak berikut ini+ #iri mengeras dalam ehidupan &ehidupan mengeras dalam diri ":oto !udarto, dalam #joko Pradopo, $%%%+ 1%%& ,mbiguitas biasanya disebut makna ganda. #alam karya sastra imbuigitas adalah yang wajar, karena dapat menghasilkan humor, memperkaya arti dan merefleksikan persepsi pengarang tentang kehidupan

1/

yang kompleks. 'isalnya dalam kutipan puisi ,mir ,hmad )adrun, 1010+ 28&. !atu &e asih u A u manusia +indu rasa +indu rupa

amCah "dalam

;ata e asih u dapat diartikan pacar, :uhan atau seseorang yang paling kita sayangi. Itu semua tergantung dari pembaca dan penafsirannya. .llipsis merupakan sarana retorika yang menghilangkan sebuah kata atau beberapa kata dalam struktur guna mencapai ekspresi yang padat "-uddon dalam ,hmad )adrun, $%%%+ 29&. 'isalnya dalam sajak %ulut ,aut %encegah seharusnya adalah kata di mulut laut yang mencegah. !uatu kenyataan dalam puisi penyair tidak menggunakan satu jenis sarana retorika akan tetapi kadang-kadang dua atau lebih. !ehingga akan tercipta puisi yang memiliki tingkat kekreatifan yang tinggi. e. )unyi #alam puisi bersifat estetik, merupakan unsur puisi untuk mendapatkan keindahan dan tenaga ekspresif. )unyi disamping hiasan dalam puisi, juga menimbulkan rasa dan menimbulkan bayangan angan yang jelas, menimbulkan suasana yang khusus, dan sebagainya. )unyi pernah menjadi unsur kepuitisan yang utama dana sastra romantik, yang timbul sekitar abad ke 11 E 10 di .ropa )arat. Para penyair romantik dan simbolis ingin menciptakan puisi yang mendekati musik, membunyikannya dan berirama kuat. 'ereka ingin merubah kata menjadi gaya suara, bahkan mereka menginginkan agar kata%kata puisi adalah suara belaka. #alam puisi dipergunakan sebagai orkestrasi, ialah untuk menimbulkan bunyi musik. )unyi konsonan dan vokal disusun begitu rupa sehingga menimbulkan bunyi yang merdu dan berirama seperti bunyi musik.

18

;ombinasi-kombinasi bunyi yang merdu itu biasanya disebut efoni, bunyi yang indah dan kombinasi-kombinasi bunyi-bunyi vokal "asonansi&+ a, e, i, u, e, o, bunyi-bunyi konsonan bersuara "voiced& b, d, g, j, bunyi luAuida+ r, l, dan bunyi sengau+ m, n, ng, ny, dapat menimbulkan bunyi yang merdu dan berirama. )unyi yang merdu itu dapat mendukung suasana yang mesra, kasih sayang, gembira dan bahagia. !ebaliknya, kombinasi bunyi yang tidak merdu, parau, penuh bunyi+ k, p, t, s ini disebut kakafoni "cacophony&. ;akafoni ini cocok dan dapat untuk memperkuat suasana yang tidak menyenangkan, kacau balau, serba tak teratur, bahkan memuakkan. )unyi dihasilkan dengan cara antara lain yaitu onomatope dan rima. .nomatope adalah peniruan bunyi alam atau penggunaan kata menyerupai bunyi asli. 'isalnya dalam sepenggal puisi berikut. -icit elelawar %enghimbau di ubun bu it "Famawi Imron, dalam ,hmad )adrun, 1010+ 3%& #alam puisi tersebut penyair menampilkan bunyi cicit kelelawar yang mana biasanya terdengar pada waktu malam. #engan adanya peniruan bunyi semacam itu maka hal-hal yang digambarkan dalam isi menjadi jelas. -ara kedua untuk memperoleh bunyi yang dapat menunjang makna secara langsung adalah rima atau sajak. 'enurut !lamet 'uljana "dalam ,hmad )adrun, 1010+ 31& rima atau sajak adalah pola estetika bahasa yang berdasarkan ulangan suara yang diusahakan dan dialami dengan kesadaran. Persamaan bunyi "rima& mencakup persamaan bunyi yang terletak di tengah, di akhir, diterasi, dan asonansi. ,literasi adalah perulangan konsonan yang sama pada awa kata yang bermacam-macam atau persamaan bunyi konsonan dalam kata "'eyer dalam ,hmad )adrun, 1010+ 31&. !edangkan asonansi adalah perulangan bunyi vokal yang berdekatan. ,literasi dan asonansi berfungsi untuk memperdalam rasa, orkestrasi dan memperlancar ucapan. 12 yang

)etapapun pentingnya sajak, namun dengan munculnya aliran ekspresionisne, sajak sebagai sarana estetika jadi terdesak. ,liran eksprecionisme masuk ke Indonesia dipelopori oleh -hairil ,nwar, mengakibatkan timbulnya sajak-sajak bebas yang tak mementingkan pola sajak "akhir&. ,kan tetapi tahun 102% pemakaian bunyi dan persajakan dihidupkan kembali, hanya saja pemakaiannya tidak untuk orkestrasi. #apat kita simpulkan bahwa bunyi dalam puisi mempunyai peran yang bermacam-macam, pada pandangan aliran atau konvensi yang berlaku. f. Irama +hythm is any waveli e recurrence of motion or sound ":ijaroh Frederik, 1011+ 1%&. Irama didefinisikan sebagai pergantian turun naik, panjang pendek, keras lembut, cepat lambat, ucapan bunyi dengan teratur "#joko Pradopo, $%%%+ 8%&. #alam puisi, irama dapat diperoleh dengan perulangan bunyi, diterapi, asonansi, perulangan kata, perulangan bait dan penekanan kata. Irama itu dapat dibagi menjadi dua macam, yaitu metro dan ritme. 'etrun adalah irama yang tetap artinya pergantian sudah tetap menurut pola tertentu. !edangkan ritme adalah irama yang disebabkan pertentangan atau pergantian bunyi tinggi rendah secara teratur, tetapi tidak merupakan jumlah suku kata yang tetap, melainkan hanya menjadi gema dendang sukma penyairnya. #engan adanya irama, maka puisi akan terdengar merdu, mudah dibaca dan dapat menyebabkan aliran perasaan ataupun pikiran tak terputus dan terkonsentrasi sehingga menimbulkan bayangan angan yang jelas dan hidup. Puisi yang merdu bunyinya dikatakan melodis. 'elodi adalah paduan susunan deret suara yang teratur dan berirama ";usbini, dalam #joko Pradopo, $%%%+ 89&. 'elodi timbul karena pergantian nada katakatanya, tinggi rendah bunyi berturut-turut.

19

#alam terdeklamasi irama ketepatan ekspresi didapatkan dengan mempergunakan tekanan-tekanan pada kata. ,da tiga jenis tekanan, yaitu tekanan dinamik, tekanan nada dan tekanan tempo. :ekanan dinamik adalah tekanan pada kata yang terpenting, menjadi sari kalimat dan bait sajak. :ekanan nada ialah tekanan tinggi "rendah&. Perasaan girang dan gembira, perasaan marah, dan keheranan, sering menaikkan suara sedang perasaan sedih merendahkan suara. :ekanan tempo adalah lambat cepatnya pengucapan suku kata atau kalimat. Pada dasarnya penyair menggunakan irama dalam puisi adalah untuk menciptakan susunan bunyi yang menyenangkan dan untuk memperkuat makna, serta irama yang merdu akan dapat merangsangh imajinasi pembaca atau pendengar untuk lebih memahami makna puisi. g. :ipografi :ipografi secara harfiah berarti mencetak dengan desain khusus, susunan atau rupa barang cetak. :ipografi merupakan unsur visual puisi namun unsur ini mempunyai peranan cukup penting karena dapat menarik perhatian pembaca. !elain itu tipografi juga dapat membantu pembaca memahami makna atau situasi yang tergambar dalam puisi. 'isalnya pada puisi artojo ,ndangdjaja tidak bervariasi, tersusun dalam bentuk bait yang disusun secara lurus. !edangkan puisi ,jib @osidi tipografinya agak bervariasi, ada bait yang menonjol dan ada pula bait yang tidak menonjol. !emua itu tidak hanya dapat menarik perhatian pembaca, tetapi juga dapat membantu pembaca dalam memahami makna atau situasi yang tergambar dalam puisi. :ipografi puisi artojo tidak bervariasi hal itu berkaitan dengan sikap penduduk desa dalam menghadapi musibah yaitu pasrah, sedangkan pada tipogafi puisi ,jib ada dua bait yang menonjol, hal ini menggambarkan masalah yang lebih penting atau lebih diutamakan dalam kehidupan, terutama hubungan manusia dan :uhan. h. :ema dan 'akna 13

!etiap penyair mempunyai konsep dalam mencipta karya sastra. ;onsep utama atau ide sentral dalam karya sastra disebut tema "-ohen dalam ,hamd )adrun, 1010+ 1%/&. )ila kita mengamati tema puisi Indonesia modern maka kelihatannya cukup kompleks. ,rtinya itu mencakup segala aspek kehidupan manusia, misal tentang cinta, penderitaan, perjuangan dan keagamaan. :ema banyak dipengaruhi oleh lingkungan yang melatarbelakangi penyair, misalnya puisi-puisi ,mir amCah banyak dipengaruhi oleh latar belakang kehidupannya sehingga temannya berkisar pada masalah kerinduan dan kesunyian, sedangkan puisi -hairil ,nwar memiliki tema yang bermacam-macam, yang pada hakekatnya merupakan refleksi lingkungan yang melestarikannya. 'isalnya puisi yang bertema cinta dan perjuangan. !etiap penyair memiliki tema yang disenangi. 'akna dalam puisi bermacam-macam, sebanyak pengalaman manusia itu sendiri kalau kita melihat beberapa teori yang berkembang dan kita hubungkan dengan puisi maka masalah makna dapat dilihat dari berbagai sudut, misalnya sudut guna, pengarang struktural, kaitannya dengan kenyataan dan sebagainya. #alam upaya memahami makna puisi dapat tidak dapat dilepaskan dengan pemahaman bahasa atau lambang yang digunakan dalam puisi. :anpa memahami hal itu maka sulit bagi kita memahami makna yang terkandung dalam puisi. 4. Ma a!-Ma a! Puisi !ecara sederhana, kita dapat membagi puisi berdasarkan isi dan bahasa yang digunakan. )erdasarkan isi yang dikandung puisi dapat dibagi tiga macam+ puisi epik, puisi lirik, dan puisi dramatic. !edangkan berdasarkan bahasa yang digunakan puisi dapat dibagi menjadi dua+ puiosi transparan, dan puisi prismatic.

11

Puisi epik disebut juga puisi naratif. )entuk puisinya agak panjang dan berisi cerita kepahlawanan, tokoh kebangsaan, masalah surga, neraka :uhan dan kematian "-ohen dalam ,hmad )adrun, 1010+ 112&. Puisi epik bersifat obyektif. ,rtinya penyair menceritakan hal-hal yang diluar dirinya serta biasanya mengandung unsur-unsur emosi. ,dapun yang termasuk puisi epik dalam sastra Indonesia antara lain syair dan balada. !yair merupakan salah satu jenis puisi lama yang bersajak a a a a, tiap bait terdiri empat baris, satu baris terdiri delapan sampai dua belas suku kata, keempat baris kalimatnya mempunyai hubungan arti dan isi. !yair berisi nasehat dan cerita. )alada dibagi menjadi dua+ yang bersifat nyanyian, dan bersifat sastra "modern&. 4enis pertama dikembangkan secara oral dan anonim. )alada yang bersifat nyanyian ini masih terdapat di bagian utara Dunani, )alkan dan !isilia. )alada jenis kedua sudah diketahui pengarangnya dan dikenal dengan istilah puisi balada. )alada biasanya berisi gambaran kehidupan masyarakat, petualangan, perang, cinta, kematian dan hal-hal yang bersifat supernatural. Puisi transparan ialah puisi yang mudah dipahami, tidak ada kata-kata atau lambang yang sukar dipahami, sedangkan puisi prismatic lebih sukar karena banyak kata yang memiliki makna ganda dan kata yang demikian memerlukan penafsiran. ". #etak$an%sun%an Eks&resi #ikemukakan @iffaterre "dalam #joko Pradopo, $%%%+ $11& bahwa puisi merupakan ekspresi tidak langsung. ;etidaklangsungan ekspresi itu disebabkan oleh tiga hal + "a& penggantian arti " diplacing of meaning., "b& penyimpangan arti "distorting of meaning., "c& penciptaan arti "creating of meaning&. a. Penggantian ,rti Penggantian arti disebabkan oleh penggunaan metafora dan metonimi. Dang dimaksudkan metafora dan metonimi secara umum 10

adalah bahasa kiasan, yang meliputi simile, personifikasi, dan sinekdoki, metafora, dan metonimi. !ecara khusus arti metafora adalah kiasan yang melihat sesuatu dengan perantaraan benda lain ")ecker dalam #joko Pradopo, $%%%+ $1$&. 'etonimi itu kiasan pengganti nama, misalnya sungai -Iiliwung diganti nama menadi sunyai kesayangan dalam salah satu sajak :oto !udarto )ahctiar. b. Penyimpangan ,rti ,rti atau makna bahasa puisi itu menyimpang atau memencong dari arti bahasa yang tertulis. Penyimpangan atau pemencongan "makna& itu disebabkan oleh tiga hal, yaitu sebagai berikut. 1& ,mbiguitas )ahasa puisi itu bersifat banyak tafsir"poly interpretable.. !ifat banyak tafsir ini disebabkan oleh penggunaan metafora dan ambiguitas. ,mbiguitas ini dapat berupa $& ;ontradiksi !ering kali puisi itu menyatakan sesuatu secara kebalikannya. *ntuk menyatakan arti "makna& secara kebalikan itu dipergunakan gaya ucap paradoks dan ironi. Paradoks itu gaya bahasa yang menyatakan sesuatu secara berlawanan atau bertentangan dalam wujud bentuknya. !edangkan ironi adalah gaya untuk menyatakan sesuatu secara kebalikan. >aya ini biasanya untuk menyindir atau mengejek. /& Bonsense Bonsense adalah kata-kata yang secara linguistic tidak mempunyai arti. 'eskipun tidak mempunyai arti secara linguistic tetapi mempunyai makna dalam puisi karena konvensi puisi. 'isalnya kata-kata dalam mantra seringkali berupa nonsense. Bonsense itu dalam makna mempunyai makna magis, makna gaib, dan dapat mempengaruhi dunia gaib. $% kata frase, kausa, atau kalimat yang taksa atau mempunyai makna yang lebih dari satu.

c. Penciptaan ,rti Pada waktu sekarang puisi ditulis dalam sebuah ruang teks, bukan puisi lisan. (leh karena itu ruang teks diorganisasikan untuk menciptakan arti baru secara linguistik tidak ada artinya. ,kan tetapi pengorganisasian ruang teks itu menimbulkan makna. #iantara sarana-sarana penciptapencipta arti atau makna itu adalah sajak "rima&, enjamberment, homologue dan tipografi.

$1

BAB III PENU'UP A. Si!&u$an Puisi merupakan karya seni yang puitis. !esuatu disebut puisi jika dapat memmbangkitkan perasaan, menarik perhatian, menimbulkan tanggapan yang jelas atau secara umum menimbulkan keharuan. *nsur-unsur puisi terdiri atas+ diksi, imajery, bahasa kiasan, sarana retorika, bunyi, irama, tipografi, serta tema dan makna. al-hal tersebut merupakan unsur yang selalu ada dan agak menonjol dalam setiap puisi. ;eputusan itu dapat dicapai dengan bermacam-macam cara, misalnya dengan bentuk visual+ tipografi, susunan bait. #engan bunyi+ persajakan, asonansi, aliterasi, kiasan bunyi, lambang rasa, dan orkestrasi. #engan pemilihan kata "diksi&+ bahasa kiasan, sarana retorika, unsur-unsur ketatabahasaan, dan sebagainya. Puisi dapat dibagi berdasarkan isi dan bahasa yang digunakan. )erdasarkan isi yang dikandung puisi dapat dibagi menjadi tiga macam+ puisi epik, puisi lirik dan puisi dramatic. !edangkan berdasarkan bahasa yang digunakan puisi dapat dibagi menjadi dua, yaitu puisi transparan dan puisi prismatic. Puisi merupakan ekspresi tidak langsung. ;etidaklangsungan ekspresi itu disebabkan oleh tiga hal+ "1& penggantian arti " displacing meaning&, "$& penyimpangan arti "distorting of meaning&, dan "/& penciptaan arti "creating of meaning&. B. Saran al-hal di atas merupakan unsur-unsur yang terdapat dalam puisi yang mana puisi adalah sebuah struktur yang bermakna dan bernilai estetis. :ujuan penulisan adalah sebuah struktur yang bermakna dan bernilai estetis. :ujuan penulisan makalah ini yaitu berbagai pengetahuan dan pengalaman di seputar penulisan dan cara memaknai sebuah puisi. $$

Penulis menyarankan agar dalam menciptakan sebuah tulisan khususnya puisi digunakan alur pemikiran yang puitis dan dalam kata-katanya memiliki makna yang tinggi sehingga dapat membangkitkan perasaan bagi orang-orang yang membacanya. Perasaan tersebut dapat berupa sedih, semangat, gembira, perjuangan dan sebagainya.

$/

DA('A) PUS'A#A ,hmad )adrun. 1010. Teori Puisi. 4akarta+ #epartemen Pendidikan dan ;ebudayaan. ,lternand, 7ynn dan 7eslie 7. 7ewis. 103%. A /andboo for The !tudy 0f Poetry. 7ondon+ 'ac'illan -ompany. #ahirisaini. $%%9. Pra tis %enulis Puisi. http+GGdahirisiani.blogspot.comG$%%9G%2G praktis-menulis-puisi.html "diakses tanggal 12 #esember $%%3& .sroA eru Prasetyo. $%%8. Pembelajaran 'enulis Puisi )erbaris Pertanian 'elalui :eknik Pancingan E ;ata ;unci di !'P Begeri $ !elo. %a alah. )oyolali+ !'P B $ !elo.

4uliana :iaroh Frederik. 1011. )nglish Poetry. 4akarta+ #epartemen Pendidikan dan ;ebudayaan. Pesu ,ftarudin. 1018. Pengantar Apresiasi Puisi. )andung+ ,ngkasa. Pamela ,llen. $%%8. %embaca, dan %embaca ,agi. Dogyakarta+ Indonesiatera Perrine, 7awrence. 1033. !ound and !ense An Introduction to Poetry. Bew Dork+ andcourt )race 4oravich, Inc. @ochmad #joko Pradopo. $%%%. Peng a"ian Puisi. Dogyakarta+ >ajah 'ada *niversity Press. !apardi #joko #amono. $%%2. Puisi 1et %a"alah )le troni Puisi 1usantara. http+GGwww.puisinetGindeHGphpIoptionJcomKcontentLtaskJblogcategoryL idJ10LitemidJ88 "diakses tanggal 12 #esember $%%3&. !iswantoro. $%%$. Apresiasi Puisi'Puisi 'uhammadiyah *niversity Press. !astra Inggris. !urakarta+

!udane. $%%3. $agaimana Te ni %enulis Puisi yang $ai . http+GGid.answer.yahoo.comG AuestionGindeHIMidJ$%%3%1%0$219/3,,3. "diakses tanggal 12 #esember $%%3&. :arigan, >untur. 1018. Prinsip'Prinsip #asar !astra. )andung+ ,ngkasa

$8

7ampiran 1. #,7,' >.7('),B> Alun bergulung nai meninggi Turun melembah "auh e bawah ,idah omba menyera buluh !urut embali di air gemuruh &ami mengalun di samudra'%2 $ersora gembira tinggi membu it !edih mengaduh "atuh e bawah !ilih berganti tiada berhenti #idalam su a di dalam du a 3a tu bahgia wa tu merana %asa tertawa masa ecewa &ami berbuai dalam nafasmu Tiada uasa tiada tertawa Turun nai dalam 4rama'%u "!t. :akdir ,lisjahbana& ,nalisis puisi+ #alam sajak tersebut tampak segalanya selalu berimbang dan simetris, berupa persamaan pertentangan+ silih berganti E tiada berhentiN suka duka, bahgia -meranaN tertawa E kecewa. ;eseimbangan ini disebabkan oleh tautology, perseimbangan "balance., maupun paralelisme.

$2

7ampiran $. @IB#*;* #i saat a u rindu &utelan lu a yang emarin tiba diambang sen"a &arena lenti matanya bu an lagi mili u #an senyumnya bu an lagi untu u Ada yang tersisa Tetapi matahari ta an menghapus hu"an #an angin ta an berputar arah $iarlah sisa bayang'bayangan hilang diantara wa tu !elamat "alan $awalah serta rindu u #an buanglah angan u 5ang ta an pernah a u temui ataupun men"emputnya *Burwahida Puspitasari&

$9