Anda di halaman 1dari 40

1

Elan BAB II KAJIAN PUSTAKA, KERANGKA PEMIKIRAN, HIPOTESIS

2.1 Kajian Pustaka 2.1.1

Hotel Dalam salah satu bentuk aspek kepariwisataan yang mempunyai peranan

yang cukup penting adalah industri perhotelan yang dapat dikatakan juga sebagai sarana pendukung yang utama di sektor pariwisata.

2. . . Pen!e"tian Hotel Menurut He"#i s $a"%o dalam bukunya &Pe"'otelan( mendefinisikan hotel hotel sebagai berikut: &Hotel a#ala' )en!ina)an *an! #i+aji,kan %e%enu'i atu"an *an! ,e"laku #ala% %ena+a"kan )en!ina)an, %akanan, #an )e"lin#un!an atas ,a"an! ,a+aan )a"a ta%un*a( -2../0 1 Sedangkan menurut SK Menparpotel yaitu SK : KM 34 !K"#3 M$$%& '() definisi hotel adalah sebagai berikut:

&Hotel a#ala' suatu jenis ako%o#asi *an! %e%)e"!unakan se,a!ian atau selu"u' ,an!unan untuk %en*e#iakan jasa atau )ela*anan )en!ina)an, %akan #an %inu%, *an! #i)e"ole' se2a"a ko%e"sial se"ta %e%enu'i ketentuan )e"s*a"atan *an! #iteta)kan #ala% su"at ke)utusan(

Dari kutipan di atas dapat di simpulkan bahwa hotel adalah sebuah ruangan yang terdiri dari beberapa ruangan yang digunakan oleh tamu untuk beberapa ruangan yang digunakan oleh tamu untuk beberapa saat serta fasilitas yang diperlukan oleh tamunya.

2.1.1.2 Jasa #an 3asilitas Hotel

Sebuah hotel biasanya menawarkan berbagai jasa dan fasilitas penunjang kebutuhan tamunya) disamping menawarkan makanan dan penginapan. Menurut He"#i s $a"%o dalam bukunya &Pe"'otelan( hotel&hotel besar menyediakan segala jasa dan fasilitas yang dibutuhkan tamunya seperti: & a. Pe"tokoan ,. Pusat4)usat 'i,u"an 2. Nota"is #. $okte" e. Te%)at ke,u!a"an 5. Man#i sauna(

Sedangkan fasilitasnya yaitu:

& a.Kese'atan

,.Ai" 6on#itione" -A61 2.Tele7isi #.Ra#io e. Te%)at )a"ke" 5. Pe")ustakaan !. Kola% "ena!( -2../0 1

Dari kutipan diatas maka dapat disimpulkan hotel modern juga menyediakan banyak kemewahan hidup dalam satu tempat. $ara tamu dapat memakai kembali baju yang sudah di cuci dan disetrika)menelpon teman atau relasi bisnis dari dalam kamar) membeli bahan bacaan) baju atau barang pribadi lainnya.

2.1.1.3 Jenis4jenis Hotel

!otel peristirahatan dapat di anggap sebagai semiresidensial dengan cirri kepemilikan yang berbeda. Menurut He"#i s $a"%o dalam bukunya &Pe"'otelan( hotel dapat di klasifikasikan menjadi beberapa jenis yaitu: & . Hotel T"ansit 2. Hotel Resi#en 8. Hotel se%i Resi#en 9. Hotel Pe"isti"a'atan.( -2../0 21

Dari kutipan diatas bahwa pengklasifikasian hotel dapat juga ditentukan dengan cara lain misalnya atas dasar pasar) lokasi dan jasa layanan yang di tawarkan. Dari definisi tersebut hotel dapat diklasifikasikan menjadi empat jenis yaitu:
1. !otel %ransit *Transient Hotel+

!otel transit atau transiter) tanpa memandang nama yang di berikan) seperti motel) losmen) wisma atau apapun) merupakan turunan dari penginapan tua yang di operasikan utamanya untuk memberikan akomodasi bagi para pejalan atau traveler. ,irri yang membedakannya adalah bahwa ia menjual kamar&kamarnya) makanan tanpa didahului dengan persetujuan dengan tamu) akibatnya tariff hotel ditentukan atas dasar uang belanja harian. Di antara banyak hotel transiter) setiap hotel biasanya berupaya untuk menemukan klasifikasi lebih agar dapat melayani kebutuhan tamu tertentu. Dengan demikian di daerah&daerah yang menuju daerah pinggiran kota) ke jalan raya) ke -andar udara) dan kemana saja dapat dijumpai hotel jenis ini. !otel transiter mempunyai kebiasaan menyerahkan rekening hotel pada saat tamunya hendak berangkat dan apabila tamunya tinggal lebih dari satu minggu maka tagihan akan diserahkan pada akhir periode yang ditentukan) tergantung kebijakan kredit yang ada.
2. !otel residen *Residential Hotel+

!otel residen adalah rumah apartemen dengan jasa hotel dank arena alas an inilah maka hotel residen sering disebut hotel apartemen. .umlah hunian yang dijual ditentukan atas dasar lamanya penghuni) biasanya bulanan atau tahunan. !ampir setiap hotel residen mengoperasikan restoran dengan telepon) binatu dan jasa layanan khusus lainnya. /ang sewa biasanya ditagih di muka sementara tagihan lainnya akan diberikan secara berkala *mingguan+. 0da juga hotel&hotel terpencil yang utamanya melayani orang&orang tua) seringkali menawarkan penginapan dan makanan serta fasilitas rekreasi ringan dalam tariff yang sudah disatukan *paket+. !otel yang semata&mata residen sebenernya bukanlah hotel dalam pengertian menurut hukum) karena para penyewa tidak diam untuk sementara waktu. 1alaupun begitu metode pengelolaan dan perhitungan rekening hotel ini hampir sama dengan hotel transiter.perkembangan terakhir menunjukan bahwa para penyewa dapat memiliki tempat dengan membayar biaya manajemen dan pemeliharaan dalam waktu tertentu dan menyewakannya kepada orang lain lagi *pihak ketiga+ untuk menggunakan sementara waktu. !al ini mengakibatkan hotel sering kali berisikan penghuni residen dan penghuni transiter.
3. !otel Semiresiden *Semiresidential Hotel+

!otel semiresiden menawarkan kamar hunian dengan tariff mingguan atau bulanan dan juga tarif hunian dengan potongan harga bila anda ingin

tinggal lebih lama. !asilnya) hotel tipe ini jauh lebih menarik menurut penyewa yang kurang permanen yang tidak ingin terikat dengan perjanjian sewa sebagaimana layaknya pengunjung sementara yang ingin

mendapatkan peluang potongan harga karena diam di hotel lebih lama.


4. !otel $eristirahatan *Resort Hotel+

!otel peristirahatan hampir sama dengan hotel semiresiden) sama&sama menetapkan tarif hunian) mingguan) bulanan) atau musiman. 2leh karena para pengunjung adalah orang&orang yang ingin beristirahat atau bersenang&senang) maka hotel peristirahatan harus menyajikan artian yang memuaskan bagi keinginan ini di samping jasa hotel yang biasa. Kemudahan dan cepatnya perjalanan keseluruh wilayah telah memacu perkembangan hotel&hotel transit di daerah peristirahatan dimana rata&rata tinggal hanya satu atau dua hari.

2.1.1.4 Se!%entasi In#ust"i Pe"'otelan

0tas dasar kondisi ekonomi) jasa dan fasilitas yang disediakan oleh masing&masing hotel) Menurut He"#i s $a"%o dalam bukunya &Pe"'otelan( hotel dapat dibagi menjadi lima segmentasi hotel yaitu: & . Hotel Ekono%is 2. Hotel Melati 8. Hotel Bintan! 9. Hotel Eksekuti5

:. Hotel %e+a'.( -2../0 91

-erdasarkan kutipan diatas maka penulis dapat menyimpulkan bahwa hotel terbagi menjadi lima segmen diantaranya hotel ekonomis) melati) bintang)eksekutif) dan hotel mewah. Ke lima segmen diatas dapat dijelaskan yaitu sebagai berikut:
1. !otel 3konomis

!otel ekonomis adalah hotel yang menyediakan kebutuhan dasar pengunjung kamar dan ruangan yang bersih dan nyaman dan dekorasi yang secara umum dapat diterima oleh tamu. Dengan anggaran yang terbatas seorang tamu dapat menikmati fasilitas yang di sediakan oleh hotel ini. .asa dan fasilitas yang disediakan adalah dalam bentuk standar. 4una mengoptimalkan operasi) hotel ekonomis memepekerjakan

karyawan yang relatif sedikit dengan gaji yang relatif rendah pula. !otel ekonomis biasanya berada ditempat yang tidak strategis. !anya untuk sekedar singgah secara insidentil. Secara fisik hotel ekonomis hanya memiliki jumlah kamar hunian di bawah 5# buah.
2. !otel Melati

!otel melati adalah hotel dengan nuansa modern dan mendasarkan diri pada unsure komersial. Disamping dekorasi yang nyaman sebuah hotel melati yang tradisional biasanya juga menyediakan jenis makanan yang

khas dengan pelayanan tradisional pula. $engunjung yang datang sudah memiliki tingkatan *klas+ tertentu. Sehingga nuansa kemewahan yang khas sudah tampak dalam hotel jenis ini. $engelolaan yang professional sudah ada dalam hotel melati dan berada dalam lokasi yang cukup strategis. Secara fisik hotel melati merupakan sebuah bangunan yang besar dengan jumlah kamar hunian yang cukup banyak yaitu 5# sampai dengan "## kamar.
3. !otel -intang

!otel bintang adalah hotel dengan nuansa modern) komersial) dan berusaha bersaing dengan hotel eksekutif. !otel bintang biasanya menawarkan jasa dan fasilitas dengan tariff yang bersaing. !otel tipe ini menawarkan nuansa kamar hunian yang luas dengan berbagai dengan berbagai fasilitas dan dekorasi yang sangat nyaman. $rofesionalisme pengelola sudah dibutuhkan dalam hotel ini) disamping karyawan yang terlatih dan cakap. -eberapa hotel jenis ini sering dioperasikan sebagai condominium atau condotel atau sebuah gedung dengan beberapa ruangan yang disewakan dengan kenikmatan seperti milik sendiri. $emilik condo menyediakan jasa dan fasilitas seperti layaknya yang disediakan oleh sebuah hotel. .angka waktu tinggal tamu biasanya lebih lama di banding tamu hotel.
4. !otel Eksekutif

,irri hotel eksekutif adalah adanya nuansa kemewahan atau mendekati kemewahan dengan ekorasi dan kenyamanan yang menjanjikan. !otel jenis ini memerlukan pengelolaan yang professional dan karyawan yang terlatih. !otel eksekutif sering juga disebit hotel kelas satu atau hotel superior. -eberapa akomodasinya memiliki sudut andang yang sempurna dengan fasilitas yang cukup mewa. %arif hotel eksekutif ini membagi tingkat eksekutif di suatu negara. Disamping juga tergantung pada pasar) lokasi dan tipe akkomodasi yang disajikan.
5. !otel Mewah

!otel mewah sudah menunjukan unsure standar kemewahan tertentu tertentu) baik dari segi kemewahan maupun kenyamanan. %ingkat kebersihan dan efisiensi yang tinggi) staf yang terlatih khusus kompeten dan sopan dengan makanan dan minuman yang berkualitas sangat khusus pula. %ariff hotel mewah ini adalah tariff khusus) dengan pasar) lokasi dan tipe akomodasi yang disediakan. .asa dan fasilitas yang disediakan sangat khusus sehingga para tamu merasa bahwa dirinya adalah raja dengan reputasi pribadi *pri6asi+ yang sangat diperlukan.

2.1.2

Bia*a

-iaya merupakan objek yang dicatat) digolongkan) diringkas) dan disajikan oleh akuntansi biaya untuk memberikan informasi kepada manajemen

10

perusahaan yang bermanfaat untuk mengukur apakah kegiatan usahanya penghasilan laba atau mengalami kerugian.

2.1.2.1 Pen!e"tian Bia*a

/ntuk dapat menjalankan suatu usaha diperlukan sumber dana yang harus dikorbankan sebagai nilai pengganti untuk memperoleh keuntungan. Sumber dana yang dipergunakan seringkali disebut dengan biaya) menurut Mul*a#i dalam bukunya yang berjudul (Akuntansi Bia*a() mendefinisikan biaya sebagai berikut: (Bia*a a#ala' )en!o",anan su%,e" ekono%i, *an! #iuku" #ala% satuan uan! *an! tela' te"ja#i atau *an! ke%un!kinan akan te"ja#i untuk tujuan te"tentu(. -2..;0<1 Menurut 6a"te" #an Us"* dalam buku (Akuntansi Bia*a( yang diterjemahkan oleh K"ista) mendefinisikan biaya sebagai berikut. (Bia*a se,a!ai nilai tuka", )en!elua"an, )en!o",anan untuk %e%)e"ole' %an5aat(. -2..902=1 Sedangkan menurut Hansen, Mo+en dalam buku (Management Accounting( yang dialihbahasakan oleh An2ella A He"%a+an) mendefinisikan biaya sebagai berikut:

11

(Bia*a a#ala' kas atau nilai ekui7alen kas *an! #iko",ankan untuk %en#a)atkan ,a"an! atau jasa *an! #i'a"a)kan %e%,e"i %an5aat saat ini atau #i%asa #atan! ,a!i o"!anisasi(. -2..909.1 Dari uraian tersebut maka dapat diambil kesimpulan bahwa biaya adalah nilai tukar atau pengorbanan yang dikeluarkan oleh perusahaan untuk mendapatkan) menghasilkan) dan memelihara barang dan jasa yang dapat memberikan manfaat dimasa kini dan masa mendatang.

2.1.2.2 O,jek Bia*a

Sistem akuntansi manajemen dibuat untuk mengukur dan membebankan biaya kepada entitas yang disebut sebagai objek biaya. Menurut Hansen, Mo+en dalam buku (Management Accounting( yang dialihbahasakan oleh An2ella A He"%a+an) mendefinisikan objek biaya sebagai berikut: (O,jek ,ia*a #a)at ,e"u)a a)a)un, se)e"ti )"o#uk, )elan!!an, #e)a"te%en, )"o*ek, akti7itas, #an se,a!ain*a, *an! #iuku" #an #i,e,ankan(. -2..909 1 Sedangkan menurut 6a"te" #an Us"* dalam (Akuntansi Bia*a( yang diterjemahkan oleh k"ista bahwa suatu objek biaya *cost objek+ atau tujuan biaya *cost objektive+) didefinisikan sebagai berikut:

12

(O,jek ,ia*a a#ala' suatu ite% atau akti7itas *an! ,ia*an*a #iaku%utasi #an #iuku"(. -2..908.1 -erikut adalah item&item dan akti6itas&akti6itas yang dapat menjadi objek biaya: Ta,el 2. Akti7itas4Akti7itas *an! Menja#i O,jek Bia*a
$roduk -atch dari unit&unit sejenis $esanan pelanggan Kontrak 7ini produk $roses Departemen Di6isi $royek %ujuan strategis

Sumber: ,arter and /sry) 0kuntansi -iaya) Salemba 3mpat) .akarta) 8##4.

hal.3

-erdasarkan beberapa pengertian tersebut) maka dapat diambil kesimpulan bahwa objek biaya merupakan suatu akti6itas atau kegiatan dalam suatu perusahaan yang biayanya diakumulasi dan dibebankan.

2.1.2.3 Pen!!olon!an Bia*a

Dalam suatu perusahaan mungkin terdapat ratusan jenis biaya untuk tujuan analisis) jenis biaya&biaya ini harus dipilah&pilahkan dalam kelompok yang berguna untuk analisis tersebut. Salah satu cara pengelompokan yang la9im adalah berdasarkan fungsi yang ada pada perusahaan tersebut) seperti pada

pengelompokan biaya untuk akuntansi keuangan. Dengan pengelompokan tersebut biaya dibagi sesuai fungsi misalnya fungsi produksi) fungsi pemasaran) fungsi administrasi) dan sebagainya.

13

$enggolongan biaya diperlukan untuk mengembangkan data yang dapat membantu manajemen dalam mencapai tujuannya. /mumnya penggolongan biaya ini ditentukan atas dasar tujuan yang hendak dicapai dalam penggolongan tersebut. Menurut 6a"te" #an Us"* dalam buku (Akuntansi Bia*a( yang diterjemahkan oleh K"ista) klasifikasi yang paling umum didasarkan pada hubungan antara biaya dengan hal&hal sebagai berikut: ( . P"o#uk -satu lot, batch, atau unit #a"i suatu ,a"an! ja#i atau jasa1 2. >olu%e )"o#uksi 8. $e)a"te%en, )"oses, )usat ,ia*a - cost center1, atau su,#i7isi lain #a"i %anu5aktu" 9. Suatu ke)utusan, tin#akan atau e7aluasi(. -2..908.1 Sedangkan menurut Mul*a#i dalam buku &Akuntansi Bia*a(

menggolongkan biaya menjadi lima bagian) yaitu: & . O,jek )en!elua"an 2. 3un!si )okok #ala% )e"usa'aan
3. Hu,un!an ,ia*a #en!an sesuatu *an! #i,ia*ai

4. Pe"ilakun*a #ala% 'u,un!ann*a #en!an )e"u,a'an 7olu%e ke!iatan 5. Jan!ka +aktu )e%an5aatann*a(. -2..;0 81 -erdasarkan beberapa pengertian tersebut) maka biaya dapat digolongkan sebagai berikut: ". 2bjek pengeluaran. Dalam cara penggolongan ini) nama objek pengeluaran merupakan dasar penggolongan biaya. 8. :ungsi pokok dalam perusahaan .

14

Dalam perusahaan manufaktur) ada tiga fungsi pokok) yaitu fungsi produksi) fungsi pemasaran) dan administrasi umum. 2leh karena itu dalam perusahaan manufaktur) biaya dapat dikelompokan menjadi tiga kelompok: a. -iaya produksi Merupakan biaya yang terjadi untuk mengolah bahan baku menjadi produk jadi yang siap untuk dijual. ,ontohnya adalah biaya depresiasi mesin dan e;uipment) biaya bahan baku) biaya bahan penolong) biaya gaji karyawan yang bekerja dalam bagian&bagian baik yang langsung maupun yang tidak langsung berhubungan dengan proses produksi. b. -iaya pemasaran Merupakan biaya&biaya yang terjadi untuk melaksanakan kegiatan pemasaran produk) contonya biaya iklan) biaya promosi) biaya angkutan dari gudang perusahaan ke gudang pembeli. c. -iaya administrasi dan umum Merupakan biaya&biaya untuk mengkoordinir kegiatan produksi dan pemasaran produk) contonya biaya ini adalah biaya gaji karyawan bagian keuangan) akuntansi) personalia dan bagian hubungan masyarakat. 3. !ubungan biaya dengan sesuatu yang dibiayai. Sesuatu yang dibiayai dapat berupa produk atau departemen. Dalam hubungannya dengan sesuatu yang dibiayai) biaya dapat dikelompokkan menjadi dua golongan. a. -iaya langsung

15

-iaya langsung adalah biaya yang terjadi karena adanya sesuatu yang dibiayai. .ika sesuatu yang dibiayai tersebut tidak ada) maka biaya langsung ini tidak akan terjadi. Dengan demikian biaya langsung akan mudah diidentifikasikan dengan sesuatu yang dibiayai. -iaya produksi langsung terdiri dari biaya bahan baku dan biaya tenaga kerja langsung. b. -iaya tidak langsung -iaya tidak langsung adalah biaya yang terjadi tidak hanya disebabkan oleh sesuatu yang dibiayai. -iaya tidak langsung dalam hubungannya dengan produk disebut dengan istilah biaya produksi tidak langsung atau biaya o6erhead pabrik (faktory overhead costs). ,ontohnya adalah biaya bahan baku tidak langsung dan biaya tenaga kerja tidak langsung. 4. $erilakunya dalam hubungannya dengan perubahan 6olume kegiatan. a. -iaya 6ariabel -iaya 6ariabel adalah biaya yang jumlah totalnya berubah sebanding dengan perubahan 6olume kegiatan. ,ontoh biaya 6ariabel adalah biaya bahan baku) biaya tenaga kerja langsung. b. -iaya semi6ariabel -iaya semi6ariabel adalah biaya yang berubah tidak sebanding dengan perubahan 6olume kegiatan. -iaya semi6ariabel mengandung unsur biaya tetap dan unsur biaya 6ariabel) ,ontohnya adalah biaya inspeksi) biaya pemeliharaan dan perbaikan. c. -iaya semifixed

16

-iaya semifi<ed adalah biaya yang tetap untuk tingkat 6olume kegiatan tertentu dan berubah dengan jumlah konstan pada 6olume produksi tertentu. ,ontohnya adalah penyewaan truk pengangkut) dimana sewa tetap yang dibayarkan masih ditambahkan dengan beban 6ariabel didasarkan pada jarak tempuh.

d. -iaya tetap -iaya tetap adalah biaya yang jumlah totalnya tetap dalam kisaran 6olume kgiatan tertentu. ,ontoh biaya tetap adalah gaji direktur produksi. 5. .angka waktu manfaatnya atas dasar jangka waktu manfaatnya) biaya dapat dibagi menjadi dua) yaitu terdiri dari: a. pengeluaran modal (capital expenditures) $engeluaran modal adalah biaya yang manfaatnya lebih dari satu periode akuntansi *biasanya periode akuntansi adalah satu tahun kelender+. ,ontoh dari biaya pengeluaran modal adalah pengeluaran untuk pembelian akti6a tetap) untuk promosi besaran dan pengeluaran untuk riset dan pengembangan suatu produk. b. $engeluaran pendapatan (revenue expenditures) $engeluaran pendapatan adalah biaya yang hanya mempunyai manfaat dalam periode akuntansi terjadinya tersebut. ,ontohnya pengeluaran pendapatan antara lain adalah biaya iklan) biaya tele<) dan biaya biaya tenaga kerja.

17

2. .8 2. .8.

P"o%osi Pen!e"tian P"o%osi Menurut Stanton dalam bukunya &Foundamental of Marketing promosi adalah: Promotion is the element in an organizations marketing mix that serves to inform, persuade and remaind the market of product and or the organizingselling it in hopes of influencing the recifient feelings, beliefs or behavior !"###$%&'( $romosi adalah elemen pemasaran dalam suatu organisasi yang merupakan

serangkaian tindakan pemberitahuan) mempengaruhi dan meningkatkan pasar akan produk atau organisasi yang menjualnya. !al ini diharapkan akan mempengaruhi perasaan) keyakinan atau perilaku penerima.

Menurut M2 6a"t'* dalam bukunya &)asic Marketing mengartikan promosi sebagai berikut: Promotion is communicating information bet*een seller and potential bu+ers to influence attitudes and behavior !"##,$,'&( $romosi adalah mengkomunikasikan informasi antara penjual dan pembeli potensial untuk mempengaruhi sikap dan perilakunya . Menurut E7ans #an Be"%an dalam bukunya &Marketing( di

alihbahasakan oleh An#i menjelaskan promosi sebagai berikut: &P"o%osi a#ala' ele%en ,au"an )e%asa"an *an! #ilkukan )enjual %elalui akti7itas4akti7itas ko%unikasi satu a"a' *an! ,e"tujuan unuk

18

%e%,e" in5o"%asi, %e%)en!a"u'i #an %enin!katkan konsu%en akan )"o#uk, se'in!!a te"2a)ai suatu )e"tuka"an *an! %e%uaskan #ala% )e%asa"an.( !"##"$"&( Dari kutipan di atas dapat disimpulkan Secara umum promosi diartikan sebagai kegiatan perusahaan yang bertujuan untuk memperkenalkan produknya) meyakinkan dan membujuk konsumen.

2.1.3.2 Alat4alat P"o%osi

0lat&alat promosi yang biasa digunakan perusahaan menurut Stanle* dalam bukunya &Promotion( yang di alihbahasakan oleh E#i Soeka"no yaitu: - Advertising -iklan1 Setia) ,entuk )ena%)ilan se2a"a u%u% -non )e"sonal1 #an )"o#uk, jasa atau i#e4i#e *an! #is)onso"i ole' )e"usa'aan te"tentu ke)a#a konsu%en. Penjual %en!!unakan %e#ia te"tentu se)e"ti tele7isi, "a#io, su"at ka,a" #an %ajala'. " Publicit+-in5o"%asi1 In5o"%asi tentan! )"o#uk, jasa4jasa, atau i#e4i#e *an! #i)u,likasikan untuk ke)e"luan suatu )e"usa'aan #an )e"usa'aan ,e,as #a"i ke+aji,an untuk %e%,a*a" se%ua )esanan4)esanan *an! ,e"'u,un!an *an! tela' #i%uat ole' %e#ia4%e#ia )"o%osi #an ,iasan*a )esan *an! #isajikan a#ala' %en!enai )e%,e"ita'uan, ,e"ita4 ,e"ita atau in5o"%asi lainn*a. , Personal selling-Penjualan )e"seo"an!an1 Pen*ajian suatu )"o#uk, jasa4jasa atau i#e4i#e ole' seo"an! tena!a )enjual *an! ,e"'u,un!an lan!sun! se2a"a lisan #ala% ,entuk )e"2aka)an #en!an 2alon )e%,eli. % .ales promotion -ke!iatan )"o%osi1 Ke!iatan )"o%osi *an! ti#ak #iklasi5ikasikan ke #ala% ti!a 'al #i atas, teta)i k'usus #i"an2an! se,a!ai )elen!ka) #a"i ke!iatan )"o%osi ( !"##"$/( Dari kutipan di atas dapat di simpulkan bahwa 0lat&alat promosi yang berbeda dapat dipandang sebagai bentuk komunikasi yang berlainan. $erusahaan harus memahami kelebihan dan dan kekurangan setiap alat&alat promosi yang

19

diterapkan dan mengkomunikasikan informasi yang akan mendorong pelnggan untuk memilih produk mereka.

2.1.4

Bia*a P"o%osi

2.1.4.1 Pen!e"tian Bia*a P"o%osi

Menurut Stanle* dalam bukunya yang berjudul Promotion yang dialihbahasakan ole' E#i suka"no yaitu: &Suatu ,entuk )e%,ia*aan *an! #ikelua"kan untuk %elakukan ke!iatan )"o%osi( - 2..808:/1 Kegiatan promosi produk di mulai jauh sebelum produk tersebut siap untuk dijual) menurut Mul*a#i dalam bukunya &Akuntansi Bia*a( secara garis besar) biaya $romosi dapat dibagi menjadi dua bagian: & . Bia*a untuk %en#a)atkan )esanan -order getting cost1 ?aitu se%ua ,ia*a *an! #ikelua"kan #ala% usa'a %e%)e"ole' )esanan, %isaln*a@ ,ia*a !aji +i"ania!a, ko%isi )enjualan , a#7e"tensi #an )"o%osi. 2. Bia*a untuk %e%enu'i )esanan -order feeling cost1 ?aitu se%ua ,ia*a *an! #ikelua"kan untuk %en!usa'akan a!a" )"o#uk sa%)ai ketan!an )e%,eli, %isaln*a@ ,ia*a )e"!u#an!an, ,ia*a )e%,un!kusan #an )en!i"i%an, ,ia*a an!kut #an ,ia*a )ena!i'an.( -2...08:.1 Dari keterangan di atas dapat disimpulkan bahwa biaya promosi merupakan salah satu unsur biaya pemasaran dan dapat digolongkan dalam order

20

getting cost yang telah dikeluarkan perusahaan dalam rangka meningkatkan kepuasan konsumen) 6olume penjualan dan pangsa pasar untuk produk penjualan) sehimgga tujuan perusahaan memperoleh laba dalam menghadapi persaingan ketat dapat tercapai. -iaya promosi meliputi:
a. -iaya pemasangan iklan disurat kabar) majalah) radio dan bioskop. b. -iaya pembuatan billboard) papan nama untuk took pengecer) umbul&

umbul) stiker)dan poster.


c. -iaya sponsor dan pameran. d. =nsentif untuk salesman. e. -onus periodik untuk retailer atau took pengecer. f.

!adiah langsung untuk konsumen.

g. -iaya pembuatan kalender. h. -iaya pembuatan brosur&brosur dan sample produk) dan sebgainya.

2.1.4.2 Ma2a%4%a2a% Bia*a P"o%osi

-eberapa biaya yang termasuk biaya promosi yaitu:


a. -iaya =klan

21

Menurut Stanle* dalam bukunya Promotion yang di alihbahasakan oleh E#i suka"no yaitu: &Iklan a#ala' ,entuk ko%unikasi ,ukan )"i,a#i *an! #i!unakan ole' s)onso" te"tentu untuk %e%,ujuk atau %en!i%)o"%asikan )en#en!a" %en!enai suatu )"o#uk(. - 2..808:/1 ,ontohnya@ -iaya pemasaran iklan melalui media cetak) radio) billboard) brosur pamphlet) dan leaflet Dan -iaya pembuatan kalender) pembagian sales kit.
b. -iaya !ublisitas

Menurut Stanle* dalam bukunya &Promotion( yang di alihbahasakan oleh E#i suka"no yaitu: & Hu,un!an %as*a"akat %en2aku) selu"u' usa'a ko%unikasi *an! #i tujukan untuk %e%,an!un na%a ,aik . )u,lisitas %en!a2u )a#a usa'a4usa'a )e"usa'aan ,e"ko%unikasi ke)a#a %as*a"akat u%u% ,iasan*a %elalalui %e#ia %asa(. - 2..808:/1 ,ontohnya : -iaya sales call untuk berhubungan dengan travel agent" -iaya training untuk para karyawan sehingga karyawan mampu memberikan pelayanan yang baik dan memuaskan kepada konsumen.
c. -iaya !ersonal selling

22

Menurut Stanle* dalam bukunya &Promotion( yang di alihbahasakan oleh E#i suka"no yaitu: &Penjualan *an! #ilakukan ole' satu o"an! ke)a#a o"an! lain *an! #ilakukan se2a"a )"i,a#i(. - 2..808:/1 ,onthnya: -iaya sales call untuk berhubungan dengan travel agent" -iaya training untuk para karyawan sehingga karyawan mampu memberikan pelayanan yang baik dan memuaskan kepada konsumen.
d. -iaya !romotion

Menurut Stanle* dalam bukunya &Promotion( yang di alihbahasakan oleh E#i suka"no yaitu: &Suatu ,entuk )e%,ia*aan *an! #ikelua"kan untuk %elakukan ke!iata )"o%osi( - 2..808:/1 ,ontohnya: -iaya untuk memberikan hadiah langsung kepada para konsumen -iaya untuk mengikuti pameran dagang dan -iaya pemberian voucer potongan harga) compliment menginap) door pri#e"

23

Menurut He"#i s $a"%o dalam bukunya &Pe"'otelan( biaya promosi dibagi menjadi empat macam yaitu : & . Bia*a 0ravel mart activit+ 2. Bia*a printing supplies for exhibition 8. Bia*a promotion gift1souvenirs 9. Bia*a publicit+ :. Bia*a advertising and promotion -2../09/1 Dari kutipan diatas dapat di jelaskan bahwa lima macam biaya promosi yang dilakukan dihotel yaitu sebagai berikut: 1. -iaya Travel mart activity -iaya yang dikeluarkan untuk kegiatan promosi seperti untuk menyewa stand dipameran) biaya untuk mengikuti pameran) dan biaya untuk stand girls" 2. -iaya printing supplies for exhibition -iaya yang dikeluarkan untuk mencetak brosur) pamphlet sales kit map postcard dan lain&lain. 3. -iaya promotion gift$souvenirs -iaya yang dikeluarkan untuk kegiatan promosi seperti %ard holder T shirt dan jam. 4. -iaya publicity
-iaya yang dikeluarkan untuk biaya membuat spanduk) billboard) >,D) dan kegiatan sosial

5. -iaya advertising and promotion -iaya yang dikeluarkan untuk kegiatan promosi seperti membayar jasa media seperti radio dan Koran.

24

2. .9.8 3akto"43akto" *an! Me%)en!a"u'i Bia*a P"o%osi Menurut Stanle* dalam bukunya &Promotion( yang di alihbahasakan oleh E#i suka"no yaitu: 0da beberapa faktor yang mempengaruhi besarnya biaya promosi yang harus dipertimbangkan yaitu: &a. 2esearch 3uidance, *aitu su"7e* )asa", stu#i !a%,a"an )e"usa'aan, stu#i %e#ia #an )e%,a2a, se"ta e5ekti7itas )en!uku"an #an )enentuan 'asil )enjualan *an! %e"u)akan in5o"%asi *an! ,e"!una untuk %e%,uat an!!a"an ,ia*a )"o%osi.
b. 0ime Period, u%u%n*a )e"usa'aan %eneta)kan an!!a"an ,ia*a

)"o%osi untuk suatu )e"io#e +aktu *an! s)esi5ik.


c. 4ompan+

earning, )e"usa'aan ,e"usa'a %e%,atasi an!!a"an )"o%osin*a untuk %en2a)ai la,a *an! %e%uaskan )a#a ta'un *an! akan #atin!. an!!a"an *an! #i,uat akan #i)e"ke2il ole' To) %ana!e%ent, ja#i %e"eka %e%,uat an!!a"an le,i' tin!!i #a"i se'a"usn*a untuk ke%un!kinan %e%)e",aiki )osisi an!!a"an )a#a )"o!"a% 5inal.

d. 5nflation )+ Promotion managers, %anaje" )"o%osi %e%)e"ki"akan

e. 4ompotitors 6xpenditures, )e"usa'aan %en!!unakan )en!elua"an

,ia*a )"o%osi )a"a )esain! se,a!ai )e#o%an #ala% )en*usunan an!!a"an %e"eka.
f.

Product 4lass, ,ia*a )"o%osi *an! #ikelua"kan untuk %asin!4%asi%! alat )"o%osi 'a"us #isesuaikan #en!an jenis )"o#ukn*a. %e%asuki ta'a) )e"kenalan %e%e"lukan ,ia*a )"o%osi *an! ,esa".

g. .tage in the product life st+le , 2onto' @ )"o#uk ,aku *an! *an! h. 6conomic 4ondition, )e"usa'aan 2en#e"un! %en!u"an!i #ana untuk

%en!u"an!i #ana untuk )"o%osi )a#a saat ekono%i lesu #an %enin!katkan an!!a"an )"o%osi saat kon#isi ekono%i %en!ala%i &Boo%(.
i.

Previous 6xpenditures, *aitu )eneta)an an!!a"an )"o%osi ju!a )e"lu %e%)e"'atikan ke2en#e"un!an in5lasi.

25

j.

Mone+ Available for promotion, *aitu ,atas kete"se#iaan #ana )e"usa'aan untuk ke!iatan )"o%osi *an! akan #ilakukan.( -2..808:21

Dua faktor yang mempengaruhi baya promosi dan perlu diperhatikan dalam menyusun dan menetapkan anggaran biaya promosi menurut Stanle* dalam bukunya &Promotion( yang di alihbahasakan oleh E#i suka"no yaitu: & . Total ju%la' uan! *an! #isesuaikan untuk )"o%osi.
2. Ba!ai%ana #ana *an! te"se#ia te"se,ut #i an!!a"kan untuk setia)

alat )"o%osi,)"o#uk, #ae"a' )e%asa"an, )elan!!an #an lain4lain.( -2..808:.1

2.1.5

>olu%e Penjualan

2. .:. Pen!e"tian Penjualan Menurut Kotle" dalam bukunya &Marketing Mana7emen oppersaddie 2iver di alihbahasakan oleh Jaka +asana penjualan di artikan sebagai berikut: & Penjualan a#ala' t"ansaksi usa'a *an! %eli,atkan )en!i"i%an untuk suatu ko%o#iti, ,a"an! #a!an! atau 'ak %ilik, suatu 'ak atau jasa *an! #ituka"kan #en!an tunai, janji utuk %e%,aa*a" atau sejenisn*a atau #en!an !a,un!an #a"i 'al te"se,ut, t"ansaksi usa'a te"se,ut #i2a,ut #an #ila)o"kan #ala% suatu ju%la' uan! tunai untuk %e%,a*a" atau sejenisn*a(. -2..2099<1 Menurut Moekijat dalam -ukunya &Ka%us Manaje%en( mendefinisikan penjualan yaitu: & Melakukan )enjualan aa#ala' suatu ke!iatan *an! #i tujukan untuk %en2a"i )e%,eli, %e%)en!a"u'i #an %e%,e" )etunjuk a!a" )e%,elian #a)at %en*esuaikan ke,utu'an*a #en!an )"o#uksi *an! #i kelua"kan se"ta %en!a#akan )e"janjian atas 'a"!a *an! %en!untun!kan ke#ua ,ela' )i'ak(.

26

-2...09<1 Menurut Basu S+asta dalam bukunya & Manaje%en Penjualan( dapat diartikan sebagai berikut: &Menjual a#ala' il%u #an seni %e%)en!a"u'i )"i,a#i *an! #ilakukan ole' )enjual untuk %en!ajak o"an! lain a!a" ,e"se#ia %e%,eli ,a"an! atau jasa *an! #ita+a"kann*a( -2.. 09/1 Dari kutipan diatas dapat disimpulkan bahwa konsumen tidak akan membeli suatu produk perusahaan) jika perusahaan tidak melakukan usaha penjualan dan tidak melakukan tindakan promosi. -erdasarkan teori dari He"#i S. $a"%o Soe+a"jo dalam bukunya & Akuntansi Pe"'otelan( penjualan pada produk hotel di bagi menjadi tiga golongan yaitu:
1) Primar+ sale @ )en#a)atan *an! ,e"#i"i sen#i"i, te"%asuk

2oom sale Rental

2) 8erived sale @ )en#a)atan aki,at primar+ sale #en!an a#an*a ta%u

'otel akan #i "ai'@


Food sale )everage sale 0elephone sale 9aundr+1 valet sale :ther income

3) 5ndependent sale @ )en#a)atan *an! ti#ak ,e"asal #a"i ta%u *an!

%en!ina) %elainkan #a"i ta%u *an! 'an*a %en!!unakan jasa )e%akai "estou"an, s*imming pool, ban;uet, outside creating !"##"$,&<(

27

Dari kutipan diatas $enjualan produk di perhotelan dibagi menjadi tiga golongan yaitu pendapatan yang berdiri sendiri) pendapatan akibat primary sale dengan adanya tamu hotel) dan pendapatan yang tidak berasal dari tamu hotel yang menginap melainkan dari tamu yang hanya menggunakan jasa pemekai restaurant s&imming pool ban'uet outside creating"

2. .:.2 Tujuan Penjualan $ada umumnya para pengusaha mempunyai tujuan yaitu mendapatkan laba tertentu *semaksimal mungkin+ dan mempertahankan atau bahkan berusaha meningkatkannya untuj jangka waktu yang cukup lama tujuan tersebut dapat direalisasikan apabila penjualan dapat dilaksanakan seperti yang telah direncanakan. $erusahaan pada umumnya mempunyai tiga tujuan umum dalam penjualan ) yaitu:
1. Mencapai >olume penjualan tertentu. 2. Mendapatkan laba tertentu. 3. Menunjang pertumbuhan tertentu.

2. .:.8 Jenis4jenis Penjualan Menurut Hollan#e" dalam bukunya Accounting information teknologi di alihbahasakan oleh Riki bahwa penjualan dapat di klasifikasikan menjadi:
1. Penjualan se2a"a tunai a#ala' )enjualan *an! ,e"si5at 2as' an# 2a""*

)a#a u%u%n*a te"ja#i se2a"a kontan. Pe%,a*a"an #ala% jan!ka +aktu satu ,ulan *an! #i an!!a) se,a!ai )enjualan tunai.

28

2. Penjualan se2a"a k"e#it *aitu )enjualan #en!an ten!!an! +aktu "ata4

"ata #i atas satu ,ulan.


3. Penjualan se2a"a ten#e" *aitu )enjualan *an! #ilakukan %elalui

)"ose#u" ten#e" untuk %e%enu'i )e"%intaan )i'ak )e%,eli *an! %e%,uka ten#e" te"se,ut.
4. Penjualan eks)o" *aitu )enjualan *an! #ilaksanakan #en!an )i'ak

)e%,eli lua" ne!"i *an! %en!i%)o" ,a"an! te"se,ut


5. Penjualan se2a"a konsin*asi ,a"u %enjual ,a"an! se2a"a titi)an

ke)a#a )e%,eli *an! ju!a se,a!ai )enjual. A)a,ila ,a"an! te"se,ut ti#ak laku, %aka akan ke%,ali.
6. Penjualan se2a"a !"osi" *aitu )enjualan *an! ti#ak lan!sun! ke)a#a

)e%,eli teta)i %elalui )e"anta"a.( -2...0 :1 Dari kutipan diatas penjualan dapat diklasifikasikan menjadi enam macam cara penjualan yaitu penjualan secara tunai) penjualan secara kredit) penjualan secara tender) penjualan eksport) penjualan secara konsinyasi dan penjualan grosir.

2. .:.9 3akto"45akto" *an! Me%)en!a"u'i Penjualan Menirut Hollan#e" dalam bukunya &Accounting information teknologi( di alihbahasakan ole' Riki ada beberapa faktor yang berpengaruh terhadap tingkat penjualan yaitu: ". 0nalisis pasar mencakup:
a. 0nalisa perkembangan mode terakhir b. 0nalisa perubahan selera konsumen c. Kondisi perekonomian d. Kebijakan pemerintah

29

2. $enelitian dan pengembangan

Dengan adanya kegiatan penelitian dan pengembangan maka produk& produk yang dihasilkan oleh perusahaan akan lebih beragam dan memiliki kualitas yang baik.
3.

Komunikasi regulasi Dalam melaksanakan penjualannya) perusahaan harus selalu mengikuti peraturan atas ekspor&impor dan peraturan&peraturan lainnya

4. $engemasan

Kemasan yang menarik dan unik dapat menjadi daya tarik konsumen untuk mengetahui lebih lanjut tentang produk tersebut.
5. Sistem $engiriman

Sistem pengiriman harus baik yaitu kondisi barang kiriman harus terjaga dan yang paling penting adalah tepat waktu sesuai dengan kesepakatan.
6. $engendalian dan 36aluasi

%ujuan dari e6aluasi adalah untuk melihat kembali apakah pelaksanaan kegiatanpenjualan telah sesuai dengan rencana kegiatan e6aluasi ini dapat menjadi tolak ukur pengendalian di masa yang akan datang.

2. .:.: Konse) Penjualan

30

0da beberapa teori yang membahas konsep penjualan di antaranya yaitu: Menurut Kotle" dalam bukunya &marketing mana7emen opersaddiedie 2iver terjemaahkan oleh Jaka Aasana yaitu: & Konse) )enjualan ,e"ke*akinan ,a'+a )a"a konsu%en #an )e"usa'aan ,isnis, jika #i,ia"kan ti#ak akan se2a"a te"atu" %e%,eli 2uku) ,an*ak )*an! #i ta+a"kan ole' o"!anisasi te"se,ut 'a"us %elakukan usa'a )enjualan #an )"o%osi *an! a!"esi5(. -2...02 1 -erdasarkan teori dari 6a"te" #an Us"* dalam bukunya &cost accounting yang di alihbahasakan oleh Kas%an yaitu: &Sala' satu ko%)onen )alin! )entin! #ala% satu an!!a"an atau

esti%asi )enjualan *an! "ealistis ,e"#asa"kan analisis atas )enjualan #i %asa la%)au #an )asa" saat ini(. -2..:091 Menurut Stane* dalam bukunya &Promotion( yang di alihbahasakan oleh E#i suka"no penjulan kamar hotel yaiu: &Pen#a)atan #a"i se!ala sekto" *an! a#a #i 'otel, se)e"ti #a"i ,a!ian fitness #an s)a, restaurant, )en*e+aan "uan! )e"te%uan, ka%a" 'otel(. - 2..808:/1 ,ontohnya: Room occupancy rate merupakan tingkat hunian kamar dalam satu bulan berikutnya setelah biaya&biaya promosi dilakukan .

31

Dari kutipan di atas dapat di simpulkan bahwa konsumen dan perusahaan bisnis) jika dibiarkan tidak akan secara teratur membeli cukup banyak pyang di tawarkan oleh organisasi tersebut harus melakukan usaha penjualan dan promosi yang agresif.

2. .:./

Pen!e"tian >olu%e Penjualan Dari penjelasan mengenai penjualan) penjualan selalu dikaitkan dengan

istilah penjualan) besar kecilnya hasl penjualan dipengaruhi oleh jumlah produk yang terjual. $engertian 6olume penjualan menurut Jo'n $o+nes dan Jo"#an Elliot Goo#%an yang diterjemaahkan oleh Susanto Bu#'i#a"%o dalam bukunya &Ka%us Istila' Keuan!an #an In7estasi( yaitu: & >olu%e Penjualan *aitu total )enjualan *an! #i#a)at #a"i ko%o#itas *an! #i)e"#a!an!kan #ala% suatu %asa te"tentu( -2...0/9/1 Menurut Asse!a5 A,#ula' dalam bukunya &Ka%us Akuntansi( 6olume penjualan dapat didefinisikan yaitu: &>olu%e Penjualan *aitu ju%la' unit *an! te"jual #a"i unit )"o#uksi suatu )e%in#a'an #a"i )i'ak konsu%en #an teta) )a#a suatu )e"io#e tee"tentu( -2.. 09991 Dari kutipan diatas maka dapat disimpulkanbahwa >olume $enjualan adalah frekuensi penjualan dari transaksi usaha yang melibatkan pengiriman

32

untuk suatu komoditi) barang dagang atau hak milik) suatu hak atau jasa yang ditukarkan dengan tunai) janji utuk membaayar atau sejenisnya atau dengan gabungan dari hal tersebut) transaksi usaha tersebut dicabut dan dilaporkan dalam suatu jumlah uang tunai untuk membayar atau sejenisnya?.

2.1.5.7 3akto"45akto" ?an! Me%)en!a"u'i >olu%e Penjualan

Menurut Hollan#e" dalam bukunya &)ussnes( yang di alih bahasakan oleh Riki kegiatan penjualan di pengaruhi oleh beberapa faktor yaitu: -. Kon#isi #an ke%a%)uan )enjual $ala% kon#isi jual ,eli #i%ana te"ja#i )e%in#a'an ke)e%ilikan %eli,atkan #ua )i'ak, *aitu )enjual #an )e%,eli se,a!ai )i'ak ke#ua. $isini )enjual 'a"us %a%)u %e*akinkan )e%,eli a!a" #a)at %en2a)ai sas"an )enjualan *an! #i'a"a)kan. Untuk itu a#a ,e,e"a)a %asala' )entin! *an! san!at ,e"kaitan, *aitu@ a.Jenis #an ka"akte"istik ,a"an! *an! #ita+a"kan ,.Ha"!a )"o#uk 2.S*a"at )enjualan se)e"ti )e%,a*a"an, )u"na jual, !a"ansi #an se,a!ain*a. " Kon#isi )asa". Pasa", se,a!ai kelo%)ok )e%,eli atau )i'ak *an! %enja#i sasa"an #ala% )enjualan. A#a)un 5akto"45akto" *an! )e"lu #i)e"'atikan anta"a lain@ a.Jenis )asa" ,.Kelo%)ok )e%,eli atau se!%en )asa" 2.$a*a ,eli #.3"ekuensi )e%,elian*a e.Kein!inan #an ke,utu'ann*a 8. Mo#al $ala% %enjual )"o#uk akan %en!ala%i kesulitan a)a,ila )"o#uk te"se,ut ,elu% #ikenal ole' 2alon )e%,eli.untuk itu )enjual 'a"us

33

%e%)e"kenalkan )"o#uk te"le,i' #a'ulu #en!an 2a"a )"o%osi )e"a!aan ,aik#i #ala% )e"usa'aan %au)un #ilua" )e"usa'aan %au)un #ilua" )e"usa'aan,alat t"ans)o"tasi #an se,a!ain*a. Se%ua ini #a)at #ilakukan a)a,ila )enjual %e%iliki seju%la' %o#al *an! #i)e"lukan.
a.

Kon#isi o"!anisasi )e"usa'aan

Pa#a )e"usa'aan ,esa" %asala' )enjualan #itan!ani ole' ,a!ian te"sen#i"i *aitu ,a!ian )enjualan *an! #i )e!an! ole' o"an!4o"an! te"tentu B a'li )enjualan. Cain 'aln*a )a#a )e"usa'aan ke2il *an! #i)e!an! ole' 5un!si lain #ise,a,kan su%,e"#a*a *an! te",atas, o"!anisasi *an! si%)le #an %asala' *an! #i'a#a)in*a )un ti#ak te"lalu ko%)leks.)a#a u%u%n*a #itan!ani ole' )i%)inan.
b.

3akto" lain

Anta"a lain@ )e"iklanan, )e%,e"ian 'a#ia', )e"a!aan, na%un #ala% %elak sanakan*a #i)e"lukan #ana *an! ti#ak se#ikit. Ba!i )e"usa'aan *an! ,esa" 'al ini #ilakukan se2a"a "utin.( -2..80 2=1

Dari kutipan diatas dapat disimpulkan bahwa faktor&faktor yang mempengaruhi >olume $enjualan diantannya yaitu kondisi dan kemampuan penjual) kondisi pasar) dan modal.

2.1.6

Hu,un!an Bia*a P"o%osi #an >olu%e Penjualan. Seperti kita ketahui pendapatan perusahaan akan bersumber dari penjualan

produk perusahaan) sehingga keberhasilan pemasaran produk merupakan keberhasilan perusahaan dengan demkian maka penjualan produk perusahaan ini merupakan rangkaian kegiatan dalam perusahaan yang cukup memegang peranan bagi kelangsungan perusahaan tersebut.

34

Kegiatan yang harus dilakukan perusahaan dalam rangka penjualan produknya atau kegiatan pemasaran. Semua kegiatan yang terdapat dalam perusahaan membutuhkan biaya) termasuk biaya pemasaran ini. -iaya promosi dalam penelitian ini di golongkan menjadi biaya iklan) biaya publisitas) biaya personal selling) dan biaya sales promotion. -iaya promosi yang dikeluarkan perlu di rencanakan dan di kendalikan agar pengeluaran biaya untuk pemasaran ini tidak berlebihan dan sesuai dengan anggaran. Kebijaksanaan yang di ambil harus selalu mengacu pada tujuan dilaksanakanya pemasaran untuk meningkatkan 6olume penjualan) maka besar kecilnya anggaran yang disediakan untuk membiayai kegiatan&kegiatan ini pada akhirnya akan menentukan tinggi rendahnya penjualan yang di harapkan. -iaya&biaya promosi yang ada dapat meningkatkan atau menurunkan penjualan kamar hotel. 2leh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui biaya&biaya promosi mana yang dapat berpengaruh dalam peningkatan atau penurunan penjualan. -ila promosi itu gagal maka) akan menurunkan 6olume penjualan yang diperoleh karena telah di keluarkan biaya dalam fungsi pemasaran yang tidak mampu menarik konsumen seperti apa yang telah dikatakan oleh Mulyadi. Menurut Mul*a#i dalam bukunya &Akuntansi Bia*a( yaitu: &Penin!katan %au)un )enu"unan )enjualan #a)at te"ja#i ka"ena ke!iatan )"o%osi #ala% )e%asa"an ,e"'a#a)an #en!an konsu%en %e"u)akan 7a"ia,le *an! ti#ak #a)at #i ken#alikan ole' )e"usa'aan, #an ti#ak seo"an! )un #a)at %en!atakan a)a *an! #i lakukan konsu%en(. -2..:0 /:1

35

Menurut Bu2'a"i Al%a dalam bukunya yang berjudul &Manaje%en Pe%asa"an( menyebutkan bahwa: & Pa#a u%u%n*a a)a,ila #ana ,e"ta%,a' untuk ke!iatan )"o%osi %aka ju%la' )enjualan %enin!kat( -2...0 :;1 Dari kutipan di atas dapat di simpulkan bahwa biaya promosi yang di keluarkan untuk melakukan pemasaran dapat meningkatkan 6olume penjualan.

2.2

Ke"an!ka Pe%iki"an Dengan semakin banyaknya hotel yang sejenis) persaingan terjadi di

masyarakat semakin meningkat) setiap hotel berusaha untuk dapat menarik pelanggan sebanyak mungkin supaya dapat meningkatkan penjualan hotel) baik dari penyewaan kamar) maupun dari fasilitas&fasilitas hotel lainya. Salah satu yang digunakan pihak hotel dalam meningkatkan penjulannya adalah dengan melakukan kegiatan promosi. Kegiatan operasional perusahaan jelas

membutuhkan biaya) demikian pula dengan kegiatan promosi. $ersaingan atar hotel&hotel berbintang yang cukup ketat membuat pihak manajemen hotel di tuntut untuk dapat memilih cara dan strategi pemasaran yang paling efektif dalam menyampaikan produknya kepada konsumen sebagai usahanya meningkatkan dan mengembangkan kualitas pelayanan dan memperoleh pangsa pasar yang optimal. Strategi perusahaan untuk meningkatkan penjualan) bagian promosi melakukan perencanaan kegiatan promosi) bagian akuntansi

36

merencanakan biaya promosi) bagian penjualan melakukan perencanaan penjualan kemudian pelaksanaan kegiatan promosi yang sukses dan penjualan yang sukses akan menyebabkan 6olume penjualan meningkat. 2leh karena itu kegiatan promosi di dalam suatu perusahaan perhotelan memegang penting untuk

merealisasikan tujuan tersebut. Menurut He"#i s $a"%o dalam bukunya &Pe"'otelan( mendefinisikan hotel hotel sebagai berikut: &Hotel a#ala' )en!ina)an *an! #i+aji,kan %e%enu'i atu"an *an! ,e"laku #ala% %ena+a"kan )en!ina)an, %akanan, #an )e"lin#un!an atas ,a"an! ,a+aan )a"a ta%un*a( -2../0 1 Menurut 6a"te" #an Us"* dalam bukunya yang berjudul (4ost Accountin!( yang diterjemaahkan oleh Kas%an mendefinisikan biaya sebagai berikut: (Bia*a a#ala' se,a!ai nilai tuka", )en!elua"an, )en!o",anan untuk %e%)e"ole' )en#a)at(. -2..;0<1 Selanjutnya Basu s+asta dam bukunya &Meneje%en Pe%asa"an( mengemukakan: &P"o%osi a#ala' a"us in5o"%asi atau )e"suasi satu a"a' *an! #i,uat untuk %en!a"a'kan seseo"an! atau o"!anisasi ke)a#a tin#akan *an! %en2i)takan )e"tuka"an #ala% )e%asa"an(.

37

!"###$,'&( Menurut G"i55in #an E,e"t dalam bukunya &)ussnes yang di

alihbahasakan oleh Rik* -iaya $romosi yaitu: &Suatu ,entuk )e%,ia*aan *an! #ikelua"kan untuk %elakukan ke!iatan )"o%osi )"o%osi( - 2..808:/1 Menurut Kotle" dalam bukunya &Marketing Mana7emen oppersaddie 2iver di alihbahasakan oleh Jaka +asana penjualan di artikan sebagai berikut: & Penjualan a#ala' t"ansaksi usa'a *an! %eli,atkan )en!i"i%an untuk suatu ko%o#iti, ,a"an! #a!an! atau 'ak %ilik, suatu 'ak atau jasa *an! #ituka"kan #en!an tunai, janji utuk %e%,aa*a" atau sejenisn*a atau #en!an !a,un!an #a"i 'al te"se,ut, t"ansaksi usa'a te"se,ut #i2a,ut #an #ila)o"kan #ala% suatu ju%la' uan! tunai untuk %e%,a*a" atau sejenisn*a(. -2..2099<1 Menurut kotle" dalam bukunya &Markeing Management :ppersaddie 2iver penjualan di artikan sebagai berikut: &>olu%e Penjualan *aitu ju%la' unit *an! te"jual #a"i unit )"o#uksi suatu )e%in#a'an #a"i )i'ak konsu%en #an teta) )a#a suatu )e"io#e tee"tentu( -2..2099<1 Menurut Ali%ins*a' #an Panji dalam bukunya &Ka%us Istila' Akuntansi( >olume $enjualan dapt didefinisikan sebagai berikut: &>olu%e Penjualan a#ala' ju%la' )enjualan *an! ,e"'asil #i2a)ai atau in!in #i2a)ai ole' suatu )e"usa'aan )a#a )e"io#e te"tentu(

38

-2..802=;1 Menurut Ailia% k. 6a"te" dalam bukunya &Akuntansi ,ia*a( adalah: &Penentuan 7olu%e )enjualan #an ,au"an )"o%osi )"o#uk *an! #i)e"lukan untuk %en2a)ai la,a *an! #i in!inkan, analisis ni %e"u)akan alat *an! %en*e#iakan in5o"%asi ,a!i %anaje%en %en!enai 'u,un!an anta"a ,ia*a, la,a #an 7olu%e )enjualan( -2../0 /91

Dari kutipan di atas dapat disimpulkan bahwa kegiatan promosi dapat mempengaruhi 6olume penjualan. $enjelasan&penjelasan tersebut di atas dapat dituangkan dalam suatu skema kerangka pemikiran sebagai berikut:
!otel Santika

$enjualan jasa

0danya persaingan

Strategi perusahaan

-agian akuntansi Bagian p !"!si Bagian pennjua#an

39

Merencanakan kegiatan penjualan $erencanaan biaya Melakukan perencanaan kegiatan promosi

$enjualan
-iaya promosi meliputi:

1. -iaya travel mart activity 2. -iaya printing supplies for exhibition

3. 4. 5.

-iaya promotion gift$souvenirs -iaya publicity Bia$a advertising and promotion.

$romosi yang sukses

>olume penjualan

@bahwa pada umumnya apabila dana bertambah untuk kegiatan marketing *promosi+ maka penjualan meningkat? *-uchari alma) 8###A"5(+

40

Hi)otesis @ Bia*a P"o%osi %e%)un*ai Pen!a"u' te"'a#a) )enin!katan >olu%e Penjualan

Ga%,a" 2.2 Ske%a ke"an!ka Pe%iki"an

2.3

Hi)otesis !ipotesis yang dibuat oleh penulis yaitu biaya $romosi -erpengaruh

%erhadap $eningkatan >olume $enjualan