Anda di halaman 1dari 3

Pekerjaan Perencanaan Refvitalisasi Keraton Kanoman Kota Cirebon Tahun Anggaran 2013

D. APRESIASI DAN INOVASI Konsep Dasar Desain arsitektur Keraton Cirebon dengan karakteristik bangunannya, pada dasarnya mengacu kepada rancangan arsitektur dengan tanpa mengabaikan perkembangan jaman yang terwujud dalam gaya/style arsitektural yang sedikit banyak menjadi inspirasi dalam mendesain bangunan secara keseluruhan. MACAM-MACAM KONSEP ARSITEKTUR Arsitektur Tropis Indonesia Arsitektur tropis merupakan wujud kompromi perancangan lingkungan binaan untuk menjawab kondisi alam yang beriklim tropis, yang ditandai dengan sinar matahari yang melimpah, tingkat curah hujan dan kelembaban udara yang tinggi. Arsitektur tropis yang benar sudah pasti selaras dengan alam. Umumnya bangunan tradisional menggunakan atap miring dalam berbagai modifikasi, misalnya atap gonjong, pelana, limasan, sehingga air hujan bisa langsung mengalir, tidak tertahan di atas atap. Dilengkapi dengan teras dan tritisan yang lebar, untuk menciptakan daerah bayangan sehingga sinar matahari tidak langsung menerobos ke dalam bangunan. Langit-langit di bangunan tropis dibuat setinggi mungkin sehingga aliran udara tersikulasi dengan baik dengan meniadakan attic (ruang di bawah atap) yaitu plafond dibuat menerus, menempel langsung di bawah struktur atap.

32

Pekerjaan Perencanaan Refvitalisasi Keraton Kanoman Kota Cirebon Tahun Anggaran 2013

Dalam dunia arsitektur modern, arsitektur tropis diwujudkan dalam desain bangunan yang diorientasikan untuk pencahayaan dan penghawaan alami, pengaturan ruangruang yang bersifat terbuka untuk menciptakan ventilasi silang. Beratap pelana, berkanopi lebar untuk menciptakan pembayangan, memiliki bukaan yang lebar-menerus hingga langit-langituntuk menciptakan penghawaan dan pencahayaan alami, penggunaan warna-warna natural. Ciri khas lain hunian bergaya tropis adalah digunakannya bentuk-bentuk geometris serta garis desain yang simpel tanpa banyak detail.

Arsitektur Kontemporer Untuk mewakili dan mengikuti lajunya perkembangan jaman maka diterapkan gaya arsitektural kontemporer. Penerapan gaya kontemporer ini bisa dilihat pada penerapan kaca menerus dan tinggi ang mempunyai arti bersandar pada yang kuasa dan bentuk bangunan geometris dengan makna keseimbangan dari citra hukum dan hak asasi manusia di Indonesia. Selain itu terdapat juga pada penggunaan material bangunan yang menggunakan bahan-bahan hasil olahan teknologi modern, contohnya kusen alumunium, stainless steel dan sebagainya.

Arsitektur Klasik (Classic Architectures) Gaya arsitektur yang merupakan bagian sejarah, yang merupakan paduan arsitektur tradisional dan barat. Gaya arsitektur ini tidak lekang dengan waktu, mempunyai

33

Pekerjaan Perencanaan Refvitalisasi Keraton Kanoman Kota Cirebon Tahun Anggaran 2013

karakter wibawa yang sangat menonjol, serta penambahan detail pada bagian-bagian tertentu bangunan sehingga mempunyai karakter bangunan yang kuat dan

mempunyai tempat tersendiri dalam perkembangan mode arsitektur modern. Semua unsur karakteristik, Filosofi dan gaya-gaya arsitektural tersebut dipadu secara apik dan selaras sehingga terlihat kompak dan sinergi.

34