Anda di halaman 1dari 22

PERKEMBANGAN EMBRIO AYAM Disusun untuk memenuhi tugas Matakuliah Perkembangan Hewan yang dibimbing oleh Dr.

Umie Lestari, M.Si dan Dra. Hj. Nursasi Handayani, M.Si

Oleh O!!ering H, kelom"ok # Dina$ia So!iatul Ulya Diany )agil +li,abeth Marlynda Shierly S +rma /unita 0yrga 1!ryani 3ustu 4idi 5en6ana Putra %&&#'('&' %&&#'('&'*'* %&&#'('&'-.( %&&#'('&'-#* %&&#'('&'-2& %&&#'('&'-..

UNIVERSITAS NEGERI MALANG FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM JURUSAN BIOLOGI MARET 2012

BAB I PENDAHULUAN

%.% Latar Belaka ! +mbriogenesis adalah "roses "embentukan dan "erkembangan embrio. Proses ini meru"akan taha"an "erkembangan sel setelah mengalami "embuahan atau !ertilisasi. +mbriogenesis meli"uti "embelahan sel dan "engaturan di tingkat sel. Sel "ada embriogenesis disebut sebagai sel embriogenik.Se6ara umum, sel embriogenik tumbuh dan berkembang melalui bebera"a !ase, antara lain sel tunggal 7yang telah dibuahi8, 9lastomer, 9lastula, 3astrula, Neurula, dan +mbrio atau :anin. Setelah !ertilisasi ,igot mulai membentuk suatu organisme multiseluler dimulai dengan "roses "embelahan yaitu urutan "embelahan mitosis membagi $olume telur menjadi banyak sel;sel ke6il. Selama taha"an "embelahan tidak terjadi "ertambahan $olume embrio, jadi walau"un terjadi "embelahan sel teta"i tidak diikuti dengan "ertumbuhan sel.<iri khas stadium "embelaahaan adalah bahwa "embelahan berlangsung tan"a istirahat dan rasio inti sito"lasma bertambah ke6il. Pembelahan blastomer terdiri atas "embelahan inti7kariokenesis8 yang kemudian diikuti oleh "embelahan sel 7sitokenesis8, dan alur "embelahan sama dengan bidang meta"hase dari !ase mitosis yang telah dialaminya. Salah satu "eristiwa yang terjadi dalam re"roduksi adalah rangkaian taha"an "erkembangan janin atauembrio. Pada taha" ini terjadi "erkembangan yang signi!ikan dari janin. Mulai dari awalnyahanya seru"a satu sel dan kemudian terus membelah menjadi bebera"a sel dan akhirnya berbentuk organisme sem"urna yang terdiri dari ribuan bahkan jutaan sel, "ola dasar "erkembangan embrio a$es dan embrio katak, yaitu melalui taha"an "embelahan, blastula,gastrula, neurula dan organogenesis. Pembelahan a$es meru"akan "embelahan meroblastik,artinya "embelahan hanya berlangsung dikee"ing lembaga saja.Semua "roses tersebut merangkum dalam bebera"a taha"an se"erti taha" morula, blastula, gastrula, dan organogenesis.

%.( R"#"$a Ma$ala% %. 9agaimana taha"an;taha"an embryogenesis "ada kelas 1$es= (. 9agaimana bentuk "eta nasib dari kelas 1$es= #. 1"a "erbedaan "erkembangan embryogenesis "ada 1m"hio>us, )e"til, dan 1$es= %.# T"&"a

%. Mengetahui taha"an;taha"an embryogenesis "ada kelas 1$es (. Mengetahui bentuk "eta nasib dari kelas 1$es #. Mengetahui "erbedaan "erkembangan embryogenesis "ada 1m"hio>us, )e"til, dan 1$es

BAB II PEMBAHASAN

2'1' Ta%a(a )Ta%a(a E#*r+,!e e$+$ A-e$ 1' MORULA Pembelahan "ada a$es adalah ti"e meroblastik 7tidak sem"urna8 yaitu "embelahan hanya "ada sebagian ,igot yaitu daerah germinal dis6. 5arena a$es mengandung kuning telur dalam jumlah yang sangat banyak maka "embelahannya hanya terbatas "ada sebuah tudung ke6il sito"lasma 76akram8 "ada kutub animal. ?aha" Morula melakukan "embelahan "ertama "ada bidang meredian. Pembelaham ke( "ada bidang meredian tegak lurus bidang "embelahan "ertama. Pembelahan ke# "ada bidang $ertikal melintang meredian bidang "embelahan "ertama dan "rosesnya sudah tidak sinkron lagi. Pembelahan ke' "ada bidang $ertikal melintang "embelahan ke( atau sirkum!erensial 7melingkar8 yang memotong bagian tengah deretan blastomer dari daerah "eri"heral dan "embelahan ini menghasilkan * sel di tengah %( sel di "inggir. Sel tengah berhubungan dengan yolk bawah. Sel "inggir sudah le"as dari yolk ke6uali daerah te"i.

3ambar %. Proses "embelahan "ada embrio 1$es 9lastomer;blastomer yang terbentuk dari hasil bebera"a "embelahan awal, biasanya bagian atas dan "inggirnya dibatasi membrane "lasma, teta"i "ada bagian bawahnya terbuka "ada yolk yang mendasarinya. Pembelahan selanjutnya, menyebabkan embrio meluas se6ara radial kearah "eriblas. Selain "embelahan

yang terjadi didaerah "ermukaan telur, "ada embrio #( sel mem"erlihatkan "ola "embelahan yang berbeda. Pada saat ini bidang "embelahan menjadi se6ara e@uatorial dibawah "ermukaan la"isan sel berinti, sehingga sel;sel tersebut terbagi menjadi dua la"isan, yaitu la"isan atas dan la"isan bawah yang berbatasan dengan yolk. Pembelahan selanjutnya yang sejenis menyebabkan sel berla"is;la"is. Pembelahan terjadi se6ara sentri!ugal ketika blastoderm mem"erbesar ukurannya. ?eta"i "erluasan tersebut tidak men6a"ai daerah "aling te"i, sehingga bagian te"i daerah "eri!er blastoderm masih mem"unyai ketebalan sela"is sel. 5etika mebrio men6a"ai kuranglebih seratus sel, bagian dasar blastoderm berbatasan dengan rongga sub germinal. Selanjutnya, sel;sel blastoderm akan bermigrasi se6ara indi$idual kedalam rongga subgerminal, kemudain beragregasi dan dengan "roses delaminasi terbentuk la"isan kedua. Dengan demikian sekarang embrio a$es terdiri atas dua la"isan, yaitu la"isan atas 7e"iblas8 dan la"isan bawah 7hi"oblas8.

3ambar (. Pembentukan hi"oblas "ada embrio 1$es 2' BLASTULA 9lastulasi meru"akan salah satu stadium yang mem"ersia"kan embrio untukmenyusun kembali sejumlah sel "ada taha" "erkembangan selanjutnya. Distribudi yolk"ada setia" jenis

telur "ada suatu s"e6ies ber"engaruh terhada" bentuk;bentukblastula. Umumnya blastula memiliki sebuah rongga yang disebut rongga blastula 7blasto6oel8. Dikenal bebera"a ma6am blastula, yaitu %. <oeloblastula. /aitu blastula berbentuk bulat, dihasilkan oleh telur;telur isolesitaldan oligolesital. Misalnya blastula "ada Syna"ta s", 1sterias s", 1m"hio>us,dan 1m"hibia. )ongga blastula terda"at di tengah atau eksentrik ke arah kutub anima. (. Diskoblastula, yaitu blastula berbentuk 6akram atau tudung. 9lastodisk tam"akberkembang menyeru"ai 6akram di atas massa yolk. Dihasilkan oleh telurtelolesital. Misalnya blastula "ada ayam, dan ikan ,ebra. )ongga blastulaterbentuk "ada bagian bawah 6akram atau tudung diantara blastodisk dan yolk. #. 9lastokista, yaitu blastula yang menyeru"ai kista. 9lastula ini memiliki massasel;sel dalam 7inner 6ell mass8 "ada bagian dalam embrio dan dikelilingi olehtro"oblas. Dihasilkan oleh telur isolesital. Misalnya blastula "ada mamalia. '. Stereoblastula, yaitu blastula massi! tan"a rongga blastula. Dihasilkan oleh telur sentrolesital . Misalnya blastula "ada berbagai jenis serangga 9lastula "ada burungAa$es adalah blastula berbentuk 6akram atau tudung. Setelah la"isan tunggal blastoderem terbentuk, selanjutnya blastoderem mengalami "embelahan se6ara ekuatorial atau hotisontal, dan menghasilkan #;' la"isan sel. Pada stadium ini, blastodisk terdiri atas dua daerah yang berbeda, yaitu a.area "ellusida, yaitu daerah yang tam"ak bening terletak di atas ronggasubgerminalb. b.area o"aka, yaitu daerah yang tam"ak gela", terletak "ada bagian te"iblastodisk.Pada bebera"a jenis a$es, rongga subgerminal juga meru"akan ronggablastula. Pada ayam dan bebek, blasto6oel terbentuk setelah terjadi delaminasi blastoderem membentuk la"isan sel bagian bawah yang disebut hi"oblas "rimer, danla"isan sel bagian atas yang disebut e"iblas. <elah diantara hi"oblas dan e"iblas disebut blasto6oel.

/lea-a!e 0"rr,1

Pell"2+3a ,(a2a

P,$ter+,r #ar!+ al 5, e

K,ller4$ $+2kle 1 Pr+#+t+-e $treak P 3ambar .. Pembentukan rongga blastula "ada ayam 73ilbert, %B*.8. .'GASTRULA C D

<iri khas taha" gastrulasi "ada unggas adalah adanya alur "rimiti! yang berbeda yag dibentuk dari blasto"orus yang menyem"it. Pembentukan alur "rimiti! meru"akan awal gastrulasi dan ditandai dengan terjadinya "enebalan di bagian "osterior yang mula;mula bentuknya menyeru"ai segitiga.

3ambar -."embentukan alur "rimiti! hingga terda"at "ematang dan "arit "rimiti, serta nodus Hensen. Penebalan ini selain terjadi oleh adanya ingresi sel;sel ke dalam 7membentuk hi"oblas8, juga karena sel;sel "ada e"iblas bagian latero"osterior akti! ber"oli!erasi, dan sel;sel tertentu "ada e"iblas akan bermigrasi ke "osterior, kemudian berkon$ergensi ke arah median. 1kibat tumbuh kon$ergen ini, bakal alur "rimiti! menebal dan menyem"it dan memanjang. ?um"ukkan sel;sel "ada wilayah ini bermigrasi kedalam blastosol dengan 6ara ingresi dan in$olusi melalui bagian tengah bakal alur yang berubah menjadi lekukan memanjang yang disebut "arit "rimiti!. 1lur yang memanjang dari "osterior ke anterior dan terdiri atas se"asang tanggul atau "ematang "rimiti! dengan sebuah "arit "rimiti! diantaranya

adalah alur "rimiti! de!initi!. Ujung anterior alur de!initi! menebal dan disebut nodus Hensen. Pembentukan "arit "rimiti! ditunjang oleh melarutnya membran basal la"isan e"iblas "ada tem"at beringresi dan berin$olusinya sel;sel bakal mesoderm dan bakal endoderm kedalam blastosol. Se"erti "ada am!ibia, sel;sel yang sedang melakukan migrasi ini berubah bentuk, menyem"it di bagian a"ikal sehingga menjadi sel;sel botol.

3ambar 2 ingresi sel;sel melalui "arit "rimiti! 1danya sel;sel botol akan menyebabkan sel;sel dibelakangnya untuk bermigrasi juga. Setelah melewati "arit "rimiti!, sel;sel botol kembali ke bentuknya semula. Sel;sel "resumti! endoderm akan beringresi lebih jauh ke atas blastosol dan menyelina" dalam hi"oblas, serta mendesak hi"oblas semula, selanjutnya akan diisi oleh endoderm intraembrio dan menjadi ata" dari rongga subgerminal yang ada di bawah blastosol. )ongga subgerminal tersebut akan menjadi arkenteron. Pada unggas, arkenteron bukanlah suatu rongga baru yang dibentuk oleh suatu gerakan mor!ogenetik. 1rkenteron ini baru ata"nya saja beru"a la"isan selular, yakni endoderm, teta"i belum mem"unyai dinding lateral yang selular, dan alasnya "un masih yolk yang inert nonseluler. 1las dan dinding lateral yang terdiri dari endoderm, baru dibentuk setelah ada "eli"atan;"eli"atan "emisah wilayah antraembrio dan ekstraembrio. 1lur "rimiti! unggas, homolog dengan blasto"orus katak, sebab meru"akan tem"at

bermigrasinya sel;sel dari "ermukaan ke dalam embrio. Nodus Hensen, yang dibangun terutama oleh sel;sel yang akan membentuk notokorda, diangga" homolog dengan bibir dorsal blasto"orus sebab da"at menginduksi "embentukan ke"ing neural bila ditrans"lantasikan ke e"idermis. 3ambar * "enyebaran mesoderm hasil ingresi ke seluruh arah "ada blastoder

Dngresi sel;sel "ersumti! mesoderm tidak sejauh migrasi bakal endoderm, tidak sam"ai ke la"isan hi"oblas, namun teta" di dalam blasrosol dan beru"a mesenkim bebas yang tidak berkelom"ok. Sel;sel itu akan membentuk mesoderm intraembrio, terletak di antara ektoderm dan endoderm, kemudian menyebar ke arah lateral, "osterior, dan interior. Daerah interior untuk sementara belum menda"at mesoderm, sehingga tem"at ini baru dibangun oleh la"isan ektoderm dan endoderm. Dari "ermukanan, wilayah blastoderm dalam menda"at mesoderm tam"ak lebih bening dan disebut sebagai "roamnion. Makin lanjut umur embrio, "roamnion "un akan makin menge6il dn akhirnya hilsng karena sudah sama dengan wilayah lainnya "ada ektoderm yaitu memiliki ketiga la"isan lembaga. Proamnion bukanlah bakal amnion.

Saat terjadinya migrasi sel;sel melalui "arit "rimiti! disebut taha" utama gastrulasi yang meru"akan saat ter"enting dalam gastrulasi. Setelah wilayah "ersumti! semuanya "indah ke tem"at yang semestinya, maka "ermukaan embrio hanya terdiri atas ektoderm. +ktoderm terus bere"iboli agar da"at merangkum dan menutu" yolk. /olk "ada unggas sangat banyak, sel;sel yang ber"eran "enting dalam e"iboli adalah sel;sel marginal "ada "erbatasan antara area "elusida dan o"aka yang masih menem"el "ada yolk. Sel;sel marginal ini bertautan erat dengan membran $itelin dan menyeret sel;sel lain untuk meluas. Perluasan ektoderm terjadi serem"ak dalam bentuk ham"aran.

3ambar B.718 regresi alur "rimiti! dan "ertumbuhan notokorda.

3ambar B798 "embentukan notokorda dan sel;sel yang bermigrasi lewat nodus Hensen.

0ase selanjutnya dari gastrulasi ialah regresi alur "rimiti!. 1lur "rimiti! yang sudah men6a"ai "anjang maksimum, kira;kira 2.E dari "anjang blastoderm akan mulai memendek ditandai dengan mundurnya nodus Hensen. Sel;sel nodus hensen dan "resumti! notokorda yanng beringresi dan berin$olusi lewat nodus ini, bermigrasi ke arah anterior membentuk mesoderm ke"ala 7mesenkim8 di "aling anterior dan diikuti oleh notokorda. Pembentukan notokorda sejalan dengan melarutnya membran basal dibawahnya dan dibawah e"iblas, serta oleh adanya !aktor "enyebar yang dihasilkan hanya oleh nodus Hensen. 9akal notokorda yang baru mun6ul dari nodus hensen ke arah interior disebut sebagai Fhead "ro6essG. Mundurnya nodus hensen sejalan dengan terbentuknya notokorda bagian "osterior. Pembentukan notokorda bagian "osterior bukan dengan ingresi lewat nodus hensen melainkan dengan berkondensasinya mesoderm yang menyebar kebagian "osterior.

3ambar %&. "embentukan notokorda Pada akhirnya, nodus hensen dan alur "rimiti! akan habis, sedangkan bagian untraembrio akan tam"ak memanjang "ada bagian blastoderm dan ujung "osterior hingga ke anterior. Pada akhir gastrulasi, se"erti halnya "ada am!ibia dihasilkan ketiga ma6am la"isan lembaga, notokorda, dan arkenteron teta"i masih belum terjadi "emisahan antara bagian intaraembrio dan ekstraembrio.

6' NEURULASI Neurulasi berasal dari kata neuro yang berarti sara!. Neurulasi adalah "roses "enem"atan jaringan yang akan tumbuh menjadi sara!, jaringan ini berasal dari di!erensiasi e6toderm, sehingga disebut neural e6toderm. Sebagai indu6er "ada "roses neurulasi adalah 6horda mesoderm yang terletak di bawah neural e6toderm. Neurulasi da"at juga diartikan dengan "roses awal "embentukan sistem sara! yang melibatkan "erubahan sel;sel ektoderm bakal neural, dimulai dengan "embentukan ke"ing neural 7neural "late8, li"atan neural 7neural !olds8 serta "enutu"an li"atan ini untuk membentuk neural tube, yang terbenam dalam dinding tubuh dan berdesi!erensiasi menjadi otak dan korda s"inalis dan berakhir dengan terbentuknya bumbung neural. Diduga bahwa "erubahan mor!ologi yang terjadi selama neurulasi sejalan dengan "erubahan kromosom dan "ola "roteinnya. Penelitian ini dilakukan untuk membandingkan mor!ologi kromosom dan "ola "rotein. Neurulasi meru"akan "eriode yang sensiti! sebagaimana "ada stadia gastrula. Setelah !ase gastrulasi selesai maka berlanjutlah "ada !ase neurulasi. Pada taha" awal Noto6hord 7 Sumbu "rimiti! embrio dan bakal tem"at $ertebral 6olumn 8 menginduksi ektoderm di atasnya. Sel H sel e6toderm berubah menjadi "anjang dan tebal dari"ada sel disekitarnya atau disebut juga dengan "oli!erasi menjadi lem"eng sara! 7neural "late8.Pembentukan ini terleak "ada bagian dorsal embrio.5emudian bagian te"i neural "late menebal dan tumbuh ke atas yang akhirnya terbentuk neural !old atau li"atan neural. Selanjutnya terbentuk li"atan sara! ke arah dalam yang dibatasi oleh neural !old terhada" la"isan skin e6toderm, selanjutnya terjadi !usi neural !old kanan;kiri dan bagian tengah membentuk "arit atau biasa disebut dengan "arit neural 7neural groo$e8 kemudian terbentuk tabungAbumbung sara! 7neural tube8 dengan lubangnya yang disebut neural 6anal atau neuro6oel. Selanjutnya neural tube akan tenggelam di bawah e6toderm 7skin e6toderm8. Selama neurulasi juga terbentuk "ial neural 7neural 6rest8 yang berasal dari sel;sel lem"eng sara! yang tidak membentuk tabung sara!. Neural 6rest akan membentuk ganglion;ganglion sara!, sedangkan neural tube akan membentuk sistem sara! "usat Neural "late meli"at 7neural !old8 yang kemudian menjadi alur

sara! 7neural groo$e8.Neural !old akan meninggi 7neural 6rest8 dan menyatu sehingga terbentuk tabung sara! 7neural tube8. Saat "embentukan tabung sara! 7neural tube8,sel;sel neural 6rest akan ter"isah dan akan bermigrasi jauh dari neuro ektodermal.Neural 6rest akan menjadi lokasi yang dituju kemudian berdi!erensiasi menjadi sel;sel ganglia s"inalis dan otot otonom,dan sebagainya. Mesensim yang berasal dari neural 6rest disebut ektomesensim. Selama minggu kelima, tingkat "ertumbuhan yang berbeda menimbulkan banyak lekukan "ada tabung neural, sehingga dihasilkan tiga daerah otak otak de"an, otak tengah dan otak belakang. Otak de"an berkembang menjadi mata 7sara! kranial DD8 dan hemis!er otak. Perkembangan semua daerah korteks serebri terus berlanjut se"anjang masa kehidu"an janin dan masa kanak;kanak. Sistem ol!aktorius dan thalamus juga berkembang dari otak de"an. Sara! kranial DDD dan DC 7o66ulomotorius dan tro6hlearis8 terbentuk dari otak tengah. Otak belakang membentuk medula, s"ons, serebelum dan sara! kranial lain. 3elombang otak da"at di6atat melalui elektroense!alogram 7+338 "ada minggu ke;*. I Medula s"inalis terbentuk dari ujung "anjang tabung neural. Pada mudigah, korda s"inalis berjalan se"anjang kolumna $ertebralis, teta"i setelah itu korda s"inalis tumbuh lebih lambat. Pada minggu ke;(', korda sinalis memanjang hanya sam"ai S%, saat lahir sam"ai L# dan "ada orang dewasa sam"ai L%. Mielinisasi korda s"inalis mulai "ada "ertengahan gestasi dan berlanjut se"ajang tahun "ertama kehidu"an. 0ungsi sina"s sudah 6uku" berkembang "ada minggu ke dela"an sehingga terjadi !leksi leher dan badan. Struktur ektodermal lainnya, yaitu neural 6rest, berkembang menjadi sistem sara! "eri!er. Sel neural 6rest yang terle"as dari te"i lateral li"atan neural, menghasilkan ganglion s"inal dan ganglion sistem autonom serta sejumlah sel jenis lain. Mesoderm "araksial, yang "aling dekat dengan notokord dan neural tube yang sedang berkembang, berdi!erensiasi untuk membentuk "asangan blok jaringan atau somit. Somit "ertama mun6ul "ada hari ke;(&. ?erda"at sekitar #& "asagan somit "ada hari ke;#& yang meningkat menjadi total '' "asangan. Somit berdi!erensiasi menjadi sklerotom, miotom, dan dermatom yang masing;masing menghasilkan tulang rangka sumbu, otot rangka dan dermis kulit.

Pada "erkembangannya, Neural tube akan mengalami organogenesis menjadi bebera"a bagian "enting se"erti J Otak dan sumsum tulang belakang J Sara! te"i otak dan tulang belakang J 9agian "ersara!an indra se"erti mata, hidung dan kulit J <hromato"hore kulit dan alat;alat tubuh yang ber"igmen. Neural tube mem"unyai ujung ; ujung yang disebut dengan neuro"ore. Neuro"ore ada ( ma6am yaitu Anterior Neuropore yang akan membentuk otak dan bagian; bagiannya dan Posterior neuropore yang akan membentuk !leksura atau li"atan yang akan menjadi batas antara bagian;bagian otak. Susunan sara! mula H mula terdiri dari # bagian, yaitu bumbung neural, jambul neural dan placode indra. 9umbung Neural akan menjadi en6e"halon di anterior dan medulla s"inalis anterior. Encephalon akan berkembang menjadi # bagian, yaitu prosencephalonAotak de"an yang akan menjadi Telencephalon dan Diencephalon. MesencephalonAotak tengah akan berkembang menjadi 6erebral a@uedu6t. RhombencephalonAotak belakang akan berkembang menjadi Myelencephalon dan metencephalon.:ambul neural menghasilkan ganglia ner$i 6raniales dan s"inales juga rongga otak 7$entrikel8, ada ' $entrikel yang berisi 6airan serebros"inalA 6airan otak . 9agian ini ber!ungsi menjaga otak agar teta" dalam keadaan basah dan menjaga otak teta" "ada bentuk dan tem"atnya. Placode indra adalah suatu jejeran e"idermis yang menebal di daerah lateral 6a"ut, yang terdiri dari %. Placode nasus, disam"ing $entro H anterior 6a"ut (. Placode lens, berhubungan dengan tonjolan o"ti6 di daerah "rosen6e"halon yang bakal jadi dien6e"halon #. Placode acoustic 7oti68, di dorso lateral tentang bagian tengah rhomben6e"halon '. Placode calyculi gustatorii, yang terletak di lidah, "haryn>, "alatum molle atau ada juga di "ermukaan sebelah luar 6a"ut. Neuron H neuron ner$us 6entrale 7 sara! "usat 8 berasal dari neuroblast "rimiti$e, yang berasal dari sel H sel la"isan terdalam bumbung neural. Neuron H neuron ner$us "eri"herioum 7sara! te"i8 berasal dari jambul neural dan bebera"a

"la6ode indra.Ner$i s"inales yang berjejer se6ara metamerisme, dibentuk dari sel; sel jambul neural dan bumbung neural. Dari jambul neural dihasilkan radi> dorsalis dan dari bumbung neural dihasilkan radi> $entralis. Neurilemma dan sela"ut S6hwann berasal dari s"ongiblast yang dating dari jambul neural. 9egitu juga dengan "ia meter, dibentuk dari sel H sel yang berasal dari jambul neural, sedangkan dura meter berasal dari sel H sel mesenkim. :adi "ada umumnya tela 6onjungti$a 7jaringan "engikat8 susunan sara! "usat berasal dari e6toderm juga. Mula H mula Neural tube yg sudah tertutu" terdiri dari Neuroe"itel akan membelah dengan 6e"at dan menghasilkan banyak sel neuroe"itel yang kemudian menjadi la"isan yang disebut Neuroe"itelium. Lalu sel neuroe"itel membentuk sel;sel sara! Primiti! atau Neuroblas yang nantinya akan membentuk ,ona yang disebut la"isan mantel. 5emudian la"isan mantel akan membentuk FSubstansia 3rissea medulla s"inalis F.La"isan medula s"inalis yang "aling luar dan ada dalam la"isan mantel disebut la"isan marginal,sebagai akibat mielinisasi dan berwarna "utih shg disebut FSubstansia 3rissea alba medulla s"inalis F 1kibat dari bertambahnya neuroblas "d la"isan mantel mengakibatkan "enebalan $entral dan dorsal. Di!erensiasi Histologiknya sebagai berikut %. Sel Sara! (. Sel 3lia #. Sel;sel 5rista neuralis '. Sara!;sara! S"inalis .. Pembentukan Selubung myelin

3ambar %%. Proses neurulasi

2'2' Peta Na$+* E#*r+,!e e$+$ A-e$ Peta nasib menggambarkan tentang nasib berbagai daerah yang terda"at "adasuatu embrio. Orang "ertama yang membuat "eta nasib adalah 4alter Cogt. Da mengadakan "er6obaan "ada blastula am"hibian dengan menggunakan ,at warnaneutral red untuk mewarnai berbagai daerah yang terda"at "ada embrio, danselanjutnya diikuti "erkembangannya hingga stadium tertentu. <ara yang demikianmemungkinkan untuk diketahui bahwa daerah yang "ernah diwarnai "ada stadiumlanjut menjadi daerah 1 atau 9. <ara ini memungkinkan nasib dari bagian;bagianembrio da"at ditelusuri dan digambarkan dalam bentuk "eta dan diberi nama dengan "eta nasib. Peta nasib bangsa a$es hanya terbatas bagi e"iblast, karena hy"oblast tidak menyumbangkan sel;selnya ke"ada embrio. Sel;sel hy"oblast membentuk la"isan;la"isan di luar daerah embrio yang ber"eran sebagai "elindung dan "emberi makan. 5etiga la"isan lembaga embrio sebenarnya dan sela"ut;sela"ut ekstra embrio dibentuk dari sel;sel e"iblast.9akal notokord terletak di tengah antara bakaal e6toderm anterior dan baakaal endoderm "osterior.

2'.' Per*e3aa E#*r+,!e e$+$ (a3a A#(%+,7"$8 A-e$8 A#(%+*+a'

5eterangan +mbriogenesis 1m"hio>us

Pada saat !ase blastula bentuknya bola, disebut juga blastula bundar. 9erasal dari telur homole6ithal 7mengalami "embelahan se6ara holoblastik teratur8dan mediole6hital. 3astrulasi am"hio>us diawali "ada daerah $egetati! embrio. 5utub $egetati! menjadi mendatar dan terdorong dan meli"at ke arah dalam. Proses ini dinamakan in$aginasi. La"isan yang terin$aginasi se6ara bertaha" akan menghilangkan rongga blastula dan bertemu dengan la"isan blastomer yang berada di kutub anima. Mitosis berjalan terus diikuti dengan terjadinya "elentikan sel;sel dari luar ke dalam melalui te"i blasto"orus. Proses ini disebut in$olusi. Melalui in$aginasi dan in$olusi, terbentuk e6toderm dan endoderem. +ktoderem sekarang membungkus embrio se6ara keseluruhan melalui "roses e"iboli. -;2 jam sesudah "embuahan, terbentuk gastrula yang memiliki struktur berbentuk 6angkir, terdiri atas la"isan sel bagian luar yang disebut e"iblas yang akan menjadi ektoderem, dan la"isan sel bagian dalam atau hi"oblas yang akan menjadi mesoderem dan endoderem. )ongga yang dibatasi oleh kedua "ertemuan la"isan ini disebut arkenteron atau gastro6oel. Lubang yang menghubungkan rongga ini dengan daerah sebelah luarnya disebut blasto"orus. Pada awal gastrulasi, blasto"orus sangat besar, namun dengan "emanjangan dan "endataran bagian dorsal gastrula, blasto"orus menjadi semakin ke6il hingga tam"ak sebagai suatu

lubang sem"it yang terbuka atau "ori saja. Pada am"hio>us ketika neural "late berin$aginasi, e6toderm e"idermis mulai meli"at dan bergerak melingku"i di dorso mediannya yang mulai berlangsung sejak dari bibir dorsal blasto"hore. Pelingku"an e6toderm sehingga menutu"i bumbung neural didorsal, berlangsung terus dari "osterior ke anterior. Sehingga hanya ada satu neuro"hore terbentuk "ada am"hio>us, yakni yang anterior. +mbryogenesis a$es

9lastula "ada a$es bentuknya 6akram, disebut juga dengan blastula ge"eng, berasal dari telur homole6hital yang mengalami "embelahan holoblastik tak teratur, dan telur megale6hital membelah se6ara meroblastik. 9lastula berada diatas yolk atau jaringan "enyalur makanan.Pada !ase gastrula mula;mula terjadi "enebalan didaerah bakal median embrio di 6audal. Penebalan itu disebut primitive streak 7lem"eng sederhana8. Setelah "rimiti$e streak men6a"ai "emanjangan yang "enuh "ada umur inkubasi %* jam, ujung 6e"hali6 mulai beregresi dan terbentuk suatu struktur yang disebut head "ro6ess atau li"atan ke"ala. 9agian area "ellusida yang berdekatan dengan "rimiti$e streak mulai menebal membentuk area embrional. Mengiringi "embentukan dan "emanjangan "rimiti$e streak, area "ellusida mengalami "erubahan bentuk dari bentuk 6akram sirkuler menjadi bentuk kon!igurasi bulat. Sumbu memanjang bakal tubuh embrio di"erankan oleh "rimiti$e streak. ?erbentuknya "rimiti$e streak dan Nodus HansenKs maka "eriode utama gastrulasi dimulai. La"isan;la"isan lembaga dibentuk melalui migrasi sel;sel e"iblas kea rah nodus HensenKs dan "rimiti$e streak, dan sel;sel beringresi untuk membentuk la"isan lembaga tengah dan bawah 7mesoderem dan endoderem8. Sel;sel "ertama yang melintasi "rimiti$e streak bagian anterior adalah bakal endoderem dan diikuti oleh bakal mesoderem. Sel;sel bakal mesoderem menyebar diantara e"iblas dan hi"oblas membentuk la"isan tengah yang kini disebut sebagai mesoderem. Sel;sel yang bermigarasi melalui nodus HensenKs meluas ke de"an dan sel;sel tersebut terkondensasi membentuk notokorda, sedangkan sisa sel;sel e"iblast yang tidak berin$aginasi melalui daerah "rimiti$e akan teta" menjadi ektoderem. Neurulasi a$es, arkenteron dibentuk ketika li"atan lateral menekan dan memisahkan embrio menjauhi kuning telur. Sekitar bagian "ertengahan dari "anjang embrio akan teta" bertaut ke kuning telur

melalui batang kuning telur yang sebagian besar terbentuk dari sel;sel hi"oblas. Pembentukan tabung neuron, "erkembangan Notokord,dan somit terjadi seru"a se"erti "ada katak. +mbryogenesis am"hibia.

Pembelahan awal yang terjadi "ada embrio katak bersi!at sinkron atau bersamaan waktunya, namun membentuk struktur yang asimetris. Perbedaan "embelahan ini di"engaruhi oleh kutub yang terjadi "ada sel embrio hewan, yaitu kutub animal dan kutub $egetal. Pada katak, bagian kutub $egetal yang berisi kuning telur terda"at dalam jumlah yang lebih sedikit atau membelah lebih sedikit.Sel embriogenik ini akan terus membelah dan membentuk struktur blastomer, yaitu struktur kum"ulan sel yang membentuk bola "adat.9lastula terbentuk ketika sel embrio katak 7struktur blastomer8 terus membelah, bergerak, dan membentuk rongga "ada bagian dalam 7membentuk struktur bola berongga8. Pada katak, rongga ini disebut blastocoel dan terisi 6airan internal yang dibatasi oleh sel e"itel.3astrulasi dimulai dengan terbentuknya suatu 6elah di bawah bidang e@uator kurang lebih "ada daerah kelabu. Pada daerah kelabu memiliki konstitusi sel;sel yang berbeda dengan daerah lain. Pada daerah ini, tegangan "ermukaan sel lebih rendah dan sel;sel lebih bersi!at mobil. Salah satu !a6tor yang menyebabkan sel;sel "ada daerah kelabu memiliki mobilitas yang tinggi adalah karena sel;sel mengalami "erubahan bentuk menjadi sel;sel botol yang lehernya terorientasi ke "ermukaan sehingga memungkinkan berlangsungnya "er"indahan sel ke dalam. Pada daerah tersebut mula;mula terjadi indentasi atau "elengkungan yang disusul dengan terjadinya in$aginasi dan "ada akhirnya terjadi migrasi selLa"isan "ertama yang ber"indah adalah sebagian ke6il dari endoderem yang disusul dengan ber"indahnya kordamesoderem. Sejalan dengan itu terbentuk suatu rongga baru yang disebut rongga arkenteron yang tumbuh semakin besar sejalan dengan berlangsungnya gastrulasi. Sementara itu rongga blasto6oel mulai tereliminasi sedikit demi sedikit.Neurulasi "ada 5atak, notokord terbentuk dari mesoderm dorsal yang berkondensasi "ersis di atas arkenteron. ?abung neuron berawal sebagai lem"engan ektoderm dorsal, "ersis diatas notokord yang berkembang.Setelah notokord terbentuk, lem"eng neuron meli"at ke arah dalam

dan menggulung menjadi ?abung neuron 7neural tube8 yang akan menjadi sistem sara! "usat 7otak dan sumsum tulang belakang8.

DAFTAR PUSTAKA

1dnan. (&&*. Perkembangan Hewan. Makassar :urusan 9iologi 0MDP1 UNM. 1nonim. (&%( Pertumbuhan pada Hewan. htt" AAwww. Praweda.6o.id. Diakses "ada tanggal %2 0ebruari (&%(. 1nonim. (&%(. Embriologi htt" AAwww.biologyre!eren6e.6omA<o;DnA De$elo"ment. Diakses "ada tanggal %2 !ebruari (&%( <am"bell. %B*2. !iologi Edisi kelima "ilid #. :akarta +rlangga. Sudarwati, Sri.%BB&. Dasar Dasar Perkembangan Hewan. 0MDP1 D?9