Anda di halaman 1dari 13

USULAN PROGRAM KREATIFITAS MAHASISWA JUDUL PROGRAM Rancang Bangun Framework Sistem Pemantauan Go Green Berbasis Teknologi ISOLAP

Integrated Spatial Online Analytical Processing BIDANG KEGIATAN: PKM KARSA CIPTA Diusulkan oleh: Fatimah Az Zahra 11622095 Angkatan Angkatan Angkatan 2011 2011 2011

Kuntum Puri Duwita 11622015 Naufal Syauqi 11622045

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH GRESIK GRESIK 2013

LEMBAR PENGESAHAN 1. Judul : Rancang Bangun Framework Sistem Pemantauan Go Green Berbasis Teknologi ISOLAP 2. Bidang Kegiatan : PKM KC 3. Bidang Ilmu : Teknologi dan Perangkat lunak 4. Ketua Pelaksana Kegiatan a. Nama Lengkap : Fatimah Az Zahra b. Nim : 11622095 c. Jurusan : Teknik Informatika d.Universitas : Universitas Muhammadiyah Gresik e. Alamat Rumah dan No Telp/ Hp : JL.KH.KHOLIL 15/27 087805834901 f. Alamat Email : zahrawesomexd@gmail.com 5. Anggota Pelaksana Kegiatan/Penulis : 3 orang 6. Biaya Kegiatan Total a. Dikti : Rp. b. Sumber Lain : 7. Jangka Waktu Pelaksanaan : Gresik, Oktober 2013 Kaprtikaodi Teknik Inform Ketua Pelaksana Kegiatan,

Soffiana Agustin NIP.

Fatimah Az Zahra NIM. 11622095

Wakil Rektor Kemahasiswaan

Bidang Mengetahui/Menyetujui;

Dosen Pendamping

Harunur Rosyid M.kom NIP.

Soffiana Agustin S.Kom,. M.Kom NIP. 131803254

DAFTAR ISI Lembar Pengesahan i Lembar Biodata ii Ringkasan iii Daftar Isi iv I. Pendahuluan 1 II. Tinjauan Pustaka 2 III. Metode Pendekatan 4 IV. Pelaksanaan Program 4 V. Hasil dan Pembahasan 6 VI. Kesimpulan Dan Saran 8 VI. Daftar Pustaka 8

D. Ringkasan Perubahan lingkungan yang terjadi disebabkan oleh pembangunan industri yang terlalu pesat tanpa dibarengi dengan kepedulian akan pentingnya keseimbangan lingkungan hayati. Setidaknya dalam 11.300 tahun terakhir suhu bumi telah naik 70-80%, hal ini berdasarkan informasi dari Laporan Turn Down the Heat World Bank. Proses perubahan iklim tersebut tidak terpantau dengan serius dan sering menjadi isu belaka tanpa ada kegiatan rill yang signifikan. Dari permasalahan ini maka dibuat suatu sistem pemantauan kerusakan lingkungan yang didasari oleh teknologi Integrated Spatial Online Analitycal Processing (ISOLAP) yang bisa memantau perubahan lingkungan dan memberikan feed back berupa data ataupun solusi secara efisien, tidak hanya memiliki kualitas kecepatan pemantauan yang akurat tetapi aman, dan mengurangi kekhwatiran masyarakat setempat

terhadap ancaman polusi. Sistem ini mengintegrasikan konsep spatial data yang diperoleh berdasarkan lokasi suatu area dari satelit dengan permodelan matematis data untuk mengolah data multidimensi yang disebut dengan Online Analitycal Processing (OLAP). Integrasi kedua teknologi ini juga diharapkan dapat diimplementasikan menjadi suatu pelopor jenis spatial online remote yang dapat diproduksi massal dan berkelanjutan. Untuk uji coba awal lingkup kecil dilakukan di wilayah Kabupaten Gresik karena wilayah ini merupakan kawasan industry utama di wilayah Jawa Timur dan telah berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir. Tujuan dari system ini adalah menciptakan solusi untuk keseimbangan lingkungan ditengah gencarnya perubahan lingkungan berdasarkan data perubahan lingkungan yang terukur dan dikelola oleh sistem ini. Proses dari penelitian ini diawali dengan perancangan basis data warehouse dan dilanjutkan dengan pembangunan arsitektur sistem dan hardware. Kemudian memberikan inputan data yang dikelola berupa data temporal lokasi berdasarkan kondisi geografis dan sosial lokasi tersebut. Sistem yang telah dibangun dengan teknologi ISOLAP akan memberikan output berupa report and suggestion / laporan dan saran baik dalam bentuk grafis mapun secara terstruktur untuk mengatasi perubahan lingkungan dalam suatu area tertentu. Laporan dan saran tersebut

diharapkan mampu membantu mengatasi masalah perubahan lingkungan pada lingkungan tersebut.

PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah Perkembangan dunia industri telah menggerus banyak lahan hijau yang mengakibatkan ketidakseimbangan dari lingkungan. Secara perlahan namun pasti pengurangan lahan hijau itu telah terjadi dan tidak terasa dimana Suhu bumi saat ini lebih panas dibanding 70-80% periode selama 11.300 tahun terakhir atau sejak akhir Zaman Es. Laporan Turn Down the Heat World Bank menyebutkan suhu bumi berpotensi naik sebanyak 4 derajat di akhir abad ini jika komunitas global gagal menanggapi isu perubahan iklim. Kurangnya data dan informasi yang akurat tentang adanya perubahan lingkungan menyebabkan keresahan pada masyarakat. Proses pembenahan lingkungan yang tidak terstruktur menyebabkan era pertumbuhan lingkungan yang lambat. Untuk itu dibutuhkan suatu teknologi ISOLAP yang diharapkan mampu memberikan data dan informasi yang akurat tentang perubahan lingkungan. Proses perubahan lingkungan dipelajari untuk mengetahui distribusi spasial, pola perubahan dan struktur sosial wilayah studi. Pemodelan matematis sebagai fungsi dalam OLAP digunakan untuk melakukan perbandingan, perencanaan, evaluasi, deteksi potensi kejadian, penentuan solusi efektif, dan pengendalian berbagai program yang telah dijalankan oleh pemerintah melalui framework. Pemodelan matematis merupakan perangkat (tool) penting untuk analisis distribusi dan pengendalian kerusakan lingkungan lingkup kecil tertentu (outbreak), lingkup lebih luas dan lingkup global, untuk lingkup terkecil kita uji coba di wilayah kabupaten Gresik. Dalam pemodelan matematis keseluruhan entitas baik pada outbreak, dapat diformulasikan dalam bentuk asumsi, variabel, dan paremeter. Proses pemodelan matematis dalam bentuk simulasi komputer merupakan perangkat

eksperimental untuk menguji kerangka konseptual yang dibangun, menentukan prediksi kuantitatif, menentukan sensitivitas perubahan nilai parameter spesifik dan menghitung parameter kunci dari data yang tersedia. Pemahaman karakteristik perubahan lingkungan dalam suatu area , provinsi, pulau, dan negara merupakan pendekatan yang sangat tepat untuk melakukan upaya penurunan kerusakan tersebut.

A. Perumusan Masalah:

1. Apakah teknik ISOLAP efektif dalam memberikan data dan informasi yang akurat dalam hal perubahan lingkungan? 2. Apakah dengan adanya teknik ISOLAP dapat menunjang dalam pengontrolan kondisi lingkungan sekitar antara donatur dan petugas sehingga menjadi lebih efisien ? 3. Bagaimana merancang jaringan internet agar terkoneksi dengan user / pengguna (tempat berpolusi di berbagai daerah)? 4. Bagaimana mengimplementasikan perancangan framework ISOLAP pada kawasan lingkup berpolusi daerah setempat? 5. Apakah teknologi Intregated Spatial On Line Analytical Processing (ISOLAP) dapat lingkungan? digunakan sebagai sistem pemantau perubahan

C. Tujuan: 1. 2. 3. 4. Menjadikan teknik ISOLAP efektif dalam memberikan data dan informasi yang akurat dalam hal perubahan lingkungan. Mengotimalkan dan efektifitas pengontrolan external dan kondisi lingkungan sekitar antar donatur dan petugas. Merancang konsep dan mengoptimalkan jaringan internet agar terkoneksi dengan user/pengguna. Mengimplementasikan perancangan framework (ISOLAP) pada kawasan lingkup berpolusi.

5.

Menggunakan rangan bangun framework Integrated Spatial On Line Analytical (SOLAP) sebagai system pemantau perubahan lingkungan.

B. Dari kegunaan ini di harapkan bagi: a. Untuk Mahasiswa

1. Menambah pengetahuan dan pengalaman pengabdian masyarakat setempat. 2. Mengembangkan IPTEK di kalangan mahasiswa. 3. Melatih mahasiswa agar dapat menggali ide-ide kreatif yang dimilki.

b.

Untuk Masyarakat

1. Mengurangi tingkat kekhawatiran terhadap polusi terutama polusi berbahaya yang dapat merusak jantung. 2. Dapat berperan aktif bersama dalam mencegah polusi yang merebak di Gresik

F. TINJAUAN PUSTAKA

a. Kondisi umum : Dikota Gresik, sangat sulit untuk mendapatkan udara yang segar. Di perkirakan 70% pencemaran udara di sebabkan akibat adanya kendaraan bermotor. Kondisi lingkungan gresik yang mayoritas penduduk nya adalah karyawan dan banyaknya transmigrasi desa ke kota gresik serta perusahaan perusahaan yang memproduksi barang yang menghasilkan limbah. Penulis melakukan terobosan baru dengan penggunaan ISOLAP dengan

mengoptimalkan penyebaran donatur penghijauan untuk masyarakat kota gresik terutama di daerah pantai Tuban dan Kawasan Industri Gresik. 1. Biologi molekuler Analytic Polution Konsep Polusi Udara adalah suatu campuran gas yang terdapat pada lapisan yang mengelilingi bumi. Udara dalam istilah meteorologi disebut atmosfir yang merupakan campuran gas-gas yang tidak bereaksi satu dengan lainnya (innert). Komposisi udara yang normal merupakan campuran gas-gas meliputi 78% N2; 20% O2; 0,93% Ar; 0,03% CO2 dan sisanya terdiri dari neon (Ne), Helium (He), metan (CH4) dan hidrogen (H2) dengan konsentrasi yang kecil. Jika terjadi penambahan gas-gas lain yang menimbulkan gangguan serta perubahan komposisi tersebut, maka dapat dikatakan udara sudah tercemar. Udara yang dicemari oleh zat-zat atau bahan-bahan pencemar yang dapat merubah komposisi udara tersebut akan merugikan kesehatan manusia, kelestarian tanaman dan hewan, serta dapat mengganggu estetika lingkungan. Subtansi pencemar yang terdapat di udara dapat masuk ke dalam tbuh manusia melalui system pernapasan. Dari paru-paru, zat pencemar diserap oleh system peredaran darah dan menyebar ke seluruh tubuh. Dampak kesehatan yang paling sering di jumpai adalah ISNA (Infeksi Saluran Napas Atas) termasuk di antara nya, asma,bronchitis dan gangguna pernapasan berbahaya lain nya. Konsep SOLAP Spatial On Line Analytical Processing (SOLAP) dapat didefinisikan sebagai platform visual yang dibangun untuk mendukung proses analisis spatio-temporal dan eksplorasi data dengan pendekatan multidimensional dan ditampilkan dalam lingkungan kartografis yang dilengkapi diagram tabular. SOLAP merupakan jenis aplikasi level client user dalam lingkup aplikasi data warehouse yang disajikan dalam lingkungan aplikasi sistem informasi peta geografis atau pemetaan dalam lingkungan web. Arsitektur sistem SOLAP tersusun atas struktur multidimensional pada basisdata yang terhubung dengan waktu, SOLAP server dan SOLAP client. Basisdata

spatio temporal menyimpan geometri yang diasosiasikan dengan dimensi dan ukuran data. SOLAP server menangani basisdata spatio temporal (data yang berhubungan dengan jarak-waktu). Multidimensional dan komputasi numeris untuk penentuan nilai yang merupakan asosiasi/relasional antar dimensi atau parameter yang memungkinkan untuk dilakukan. SOLAP client dapat didefinisikan sebagai suatu perangkat lunak yang menyediakan navigasi dengan basisdata spasial dan beberapa tingkatan informasi model tampilan, peta, tabel, diagram, dan sinkronisasi antar data. Sistem SOLAP telah dikembangkan dan diimplementasikan selama beberapa tahun terakhir untuk berbagai tujuan organisasi seperti transportasi, kesehatan, keamanan, kehutanan, agribisnis, arkeologi, dan aplikasi untuk SAR (Search And Rescue).

Informasi pada SOLAP disajikan dalam berbagai bentuk. Informasi utama berupa histogram yang terdiri atas 7 jenis meliputi grafik batang horizontal dan pandemik, grafik lingkaran, grafik titik, grafik garis, grafik areal serta kombinasi dari keseluruhan. Informasi utama lainnya adalah dalam bentuk kartografis. Terdiri dari beberapa jenis, peta sederhana (peta tunggal yang ditampilkan dengan beberapa elemen endemik dan merefleksikan dimensi spatial). Peta tematik kompleks (peta tematik terdiri atas berbagai variabel visual seperti warna, pola dan simbol) yang dilengkapi dengan histogram (Nadeau et al, 2005).

G. METODE PELAKSANAAN Teamwork Kompetensi Sumber Daya Manusia Dalam rangka pelaksanaan program ini ada beberapa metode yang akan digunakan. Metode ini meliputi pemasangan software, pembuatan desain struktur sistem, pembuatan desain struktur data warehouse, pembuatan kolerasi penyambungan antar jaringan, dan pembuatan arsitektur sistem. 1. Pemasangan perangkat lunak Dibuat dengan sistem networking dan online mentoring. 2. Pembuatan desain struktur sistem

Desain struktur sistem yang disajikan dibedakan berdasarkan lima klasifikasi data, yaitu : Data spatia lokasi yang memuat semua data terkait dengan letak suatu daerah, kondisi sosio ekonomi dan geografis. Data surveilan host yang memuat semua perilaku data terkait dengan pencemaran pada lingkungan, kesehatan manusia dan hewan. Data surveilan polusi yang memuat data daerah polusi, tujuannya untuk melakukan diagnosis infeksi swine polution. Data surveilan daerah penecemaran lingkungan memuat data yang

diperlukan untuk proses analisis dinamika transmisi pencemaran serta kondisi demografi/sosioekonomi yang memungkinkan mekanisme tersebut terjadi. Data parameter pendukung memuat semua data yang memungkinkan perubahan lingkungan terjadi pada suatu wilayah tertentu seperti kondisi meteorologis, infrastruktur, bencana alam dan latar belakang sosial ekonomi masyarakat.

3. Pembuatan desain struktur data warehouse-mining. Basisdata warehouse dibangun untuk menampung masukan keseluruhan sumber data (data source) dari pengguna melalui proses ETL (Extract, Transform dan Loading). Basisdata warehouse terdiri dari sejumlah data mart, seperti data mart struktur genetik, struktur molekuler, dan epidemiologi. Data warehouse memerlukan server OLAP yang akan digunakan untuk proses visualisasi melalui OLAP Tool, Reporting Tool atau Prediktif (Forecasting).

4. Pembuatan arsitektur sistem Data operasional bersumber dari basisdata yang bekerja dalam arsitektur terdistribusi. Basisdata ini berada di berbagai lokasi yang terpisah secara geografis, misalkan setiap node client mewakili satu server basisdata di Universitas Muhammadiyah Gresik. Data dari setiap provinsi akan dikirim

melalui jaringan internet dan diproses menggunakan mekanisme ETL dalam komputer server basisdata warehouse. Dalam server ini terdapat aplikasi OLAP yang berfungsi untuk memvisualisasikan informasi dalam bentuk grafis. Informasi grafis ini akan direlasikan dengan informasi spasial yang diambil dari server basis data spasial.

BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN Tabel 1. Tabel Pelaksanaan Program RANCANGAN BIAYA Tabel 2 Bahan Habis Pakai No Uraian 1. Spidol Permanent Snowman Pot tanaman Bibit tanaman Tanah Pupuk ponska Mika laminating Bolpoint Snowman Isolasi Kertas A4 1 rim Correction pen Lem tembak Isi staples Tanaman besar Total Satuan Harga Satuan 5 6500 Jumlah Satuan 5@6500 Jumlah Harga Total 32.500

2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13.

600 50 200 100 100

15000 25.000 7000/sack 35.000/sak 500 3500

600@10000 100@20000 200@7000 100@35.000 100@500 2 pack 3@25.000 2@40000 4@3000 20@1000 3@1000 200@3000

6000.000 2000.000 1400.000 3500.000 50000 30000 75.000 80000 12.000 20000 3000 600000

3 2 4 20 3 200

25000 40000 3000 1000 1000 30000

1380250

Tabel 3 Bahan Penunjang Uraian Penggaris besi Gunting Peraut pensil Alat lem tembak Plastik tanaman Tas kresek Staples Tali rafia Tali tampar Total Satuan 2 unit 2 unit 2 unit 4 unit 700 unit 1 pack 2 unit 7 unit 7 unit Harga Satuan 5000 5000 3000 25000 2000 1500 8000 25.000 40 Jumlah satuan 2@5000 2@5000 2@3000 4@25000 700@2000 1 pack 2@8000 5@25.000 40@3500 Total 10.000 10.000 60.000 60.000 1.400000 50000 16.000 125.000 140.000

Tabel 4. Biaya lain-lain No 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. Uraian Cetak proposal Akomodasi Biaya pemasaran Biaya komunikasi Konsumsi Biaya analysis peracangan Satuan 4 Harga Satuan 4@6000 Jumlah Satuan 20.000 500.000 700.000 500.000 600.000

Total

LEMBAR BIODATA KETUA: Nama : Fatimah Az Zahra Tempat, tanggal Lahir : Bogor, 27 Juni 1995 Jenis Kelamin : Perempuan Alamat : Jl. KH Kholil 15/27 Telepon : +62 87805834901 E-mail : zahrawesomexd@gmail.com ANGGOTA 1: Nama : Kuntum Puri Duwita Tempat,tanggal Lahir : Banyuwangi, 28 Juli 1993 Jenis Kelamin : Wanita Alamat : Jl.Usman sadar rusunawa karang turi lt.1 A no.9 gresik Telepon : 085748456065 E-mail : wigatiagdy@gmail.com ANGGOTA 2: Nama : Naufal Syauqi Tempat,tanggal Lahir : Lamongan, 13 Maret 1991 Jenis Kelamin : Pria Alamat : JL Saman Hudi 69 Gresik Telepon : 085733662408 E-mail : wigatiagdy@gmail.com

BIODATA PEMBIMBING: Nama : Soffiana Agustin S.kom M.kom Tempat,tanggal Lahir : Bandung, 4 Juni NIP : 131803251 Jenis Kelamin : Wanita Fakultas/Program Studi : STEI/Teknik Informatika Perguruan Tinggi : Universitas Muhammadiyah Gresik