Anda di halaman 1dari 24

MOTION STUDY ( STUDI GERAKAN )

MOTION STUDY ( STUDI GERAKAN )


1. Motion Study ( Studi Gerakan ) 1.1 Defini i! Mak ud dan Tu"uan Studi gerakan merupakan salah satu metode pemetaan sistem kerja dengan menganalisis gerakan anggota badan saat bekerja yang diuraikan dalam elemen-elemen gerakan. Analisis diarahkan khususnya untuk dapat menghilangkan gerakan-gerakan yang tidak efektif, yang pada akhirnya dapat menghemat waktu kerja maupun pemakaian peralatan dan fasilitas kerja. Salah satu penguraian elemen gerakan yang sering digunakan adalah Therblig yang dikembangkan oleh Frank dan Lilian Gilbreth. Elemen gerakan ini terdiri dari ! elemen gerakan 1.# Manfaat Motion Study . "emperbaiki kemampuan pekerja karena menerapkan metode yang baik, penggunaan alat yang baik dan menghentikan kegiatan yang tidak perlu. #. $ehidupan mesin dapat ditingkatkan. %. "engurangi kelelahan pekerja. &. "engurangi biaya tenaga kerja karena pemborosan kurang dalam pabrik. #. Gerakan$Gerakan %unda&enta' untuk (e'ak anaan Ker"a Manua' (T)er*'i+ ) 'ila kita mengamati suatu pekerjaan yang sedang berlangsung hal yang sudah pasti terlihat adalah gerakan-gerakan yang membentuk kerja tersebut.(ntuk mempermudah penganalisaan terhadap gerakan)gerakan yang akan dipelajari perlu dikenal terlebih dahulu gerakan)gerakan dasar yang membentuk kerja tersebut. Guna melaksanakan maksud ini, maka Frank dan Lilian Gilberth telah berhasil men*iptakan symbol+kode dari gerakan)gerakan dasar kerja yang dikenal dengan nama ,-E.'L/G 0dieja dari nama Frank dan Lilian Gilberth se*ara terbalik1. 2isini mereka menguraikan gerakan-gerakan kerja kedalam ! gerakan dasar ,herbligs. Sebagian besar dari elemen)lemen dasar therblig merupakan gerakan tangan yang biasa terjadi apabila suatu pekerjaan terjadi, terlebih)lebih bila bersifat manual. Suatu pekerjaan dapat diuraikan menjadi beberapa elemen gerakan untuk mana studi dilakukan guna mendapatkan rangkaian gerakan yang lebih efisien. Suatu pekerjaan yang akan mempunyai

uraian yang berbeda ) beda bila dibandingkan dengan pekerjaan yang lain tergantung pada jenis pekerjaan tersebut. /stilah ini T)er*'i+ merupakan anagram dari 3Gilbreth3 dan di*iptakan oleh Frank dan Lillian Gilbreth untuk sistem mereka belajar, waktu dan menganalisis gerakan pekerja. ,herbligs biasanya bertujuan untuk tugas-tugas manual dan sering digunakan dalam bidang studi waktu dan gerak . "eskipun motion study dan ,herbligs biasanya berhubungan dengan tempat kerja mereka sama-sama dapat digunakan untuk mengoptimalkan proses lain, misalnya di rumah. ,eorinya adalah bahwa dengan menganalisis dan mengoptimalkan langkah-langkah yang terlibat dalam waktu tugas dapat diselamatkan. 2alam sebuah pabrik, waktu disimpan berarti produkti4itas yang lebih tinggi.. 2i rumah menghemat waktu pada tugas-tugas berarti lebih banyak waktu luang "eskipun Frank dan Lilian Gilberth telah menyatakan bahwa gerakan-gerakan kerja manusia dilaksanakan dengan mengikuti ! elemen dasar ,herblig dan+atau kombinasi dari elemen-elemen ,herblig tersebut, akan tetapi didalam membuat peta operator akan lebih efektif kalau hanya 5 elemen gerakan ,herblig berikut ini yang digunakan yaitu6 .e*h Grasp "o4e 7osition (se .elease 2elay -old 0.E1 0G1 0"1 071 0(1 0.L1 021 0-1 Gagasan mengefektifkan penerapan Therblig mun*ul dari seorang konsultan Methods Engineering ternama dari 8epang, yaitu "r. Shigeo Shingo. /a mengklasifikasikan Therblig yang telah dibuat oleh Gilbreth menjadi & kelompok yakni sebagai berikut a. $elompok gerakan uta&a

Elemen-elemen gerakan yang bersifat memberi nilai tambah termasuk di dalamnya, yaitu assemble, disassemble dan use. b. $elompok gerakan ,enun"an+ Elemen-elemen gerakan yang kurang memberikan nilai tambah, namun diperlukan. ,erdiri dari elemen gerakan reach, grasp, move dan released load. *. $elompok gerakan ,e&*antu Elemen-elemen gerakan yang tidak memberikan nilai tambah dan memungkinkan untuk dihilangkan. Elemen-elemen gerakan yang termasuk di dalamnya, yaitu search, select, position, hold, inspection dan pre-position. d. $elompok gerakan 'uar Elemen-elemen gerakan yang sama sekali tidak memberikan nilai tambah, sehingga sedapat mungkin dihilangkan. ,erdiri dari elemen gerakan rest to overcome fatigue, plan, unavoidable delay dan avoidable delay,. #.1 Ke'o&,ok Uta&a #.1.1 Merakit (A e&*'e) "erakit adalah elemen gerakan ,herbligs untuk menghubungkan dua obyek atau lebih menjadi satu kesatuan. Elemen kerja ini merupakan elemen ,herbligs yang efektif yang tidak dapat dihilangkan sama sekali tapi dapat diperbaiki. "erakit biasanya akan didahului oleh gerakan ,herbligs yang lain bisa berupa elemen gerakan pengarah 0position1 atau membawa 0mo4e1 dan diikuti oleh gerakan melepas 0release1. 7ekerjaan merakit dimulai disaat obyek sudah siap dipasangkan dengan obyek yang lain 0biasanya setelah diarahkan terlebih dahulu1 dan berakhir segera begitu obyek-obyek tersebut sudah tergabung sempurna. #.1.# Me&akai (U e) "emakai adalah elemen gerakan ,herblig dimana salah satu atau kedua tangan digunakan untuk memakai+mengontrol suatu alat+obyek untuk tujuan-tujuan tertentu selama kerja berlangsung. Lama waktu yang dipergunakan untuk gerakan ini tergantung pada jenis pekerjaan atau ke*akapan operator untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut. Seperli halnya dengan elemenelemen merakit, mengurai)marakit maka elemen gerakan memakai dapat diperbaiki dengan memperhatikan kondisi-kondisi tersebut di bawah ini 6

2apatkan dipergunakan peralatan pembantu seperti jigs atau fi9tures untuk memper*epat gerak kerja: 7eralatan pembantu ini dapat mempermudah dan memper*epat operasi yang harus dilakukan, dengan demikian diharapkan produkti4itas kerja akan dapat ditingkatkan.

2apatkah gerakan-gerakan kerja dilaksanakan dengan mesin atau peralatan kerja lainnya se*ara otomatis: Aplikasi teknologi tinggi yang serba otomatis seperti halnya dengan robot akan bisa menggantikan *ara kerja manual yang dirasa membosankan 0dalam proses parakitan1 dan lamban dengan harapan produktifitas akhirnya bisa ditingkatkan se*ara spektakuler.

2apatkan akti4itas perakitan dilaksanakan untuk beberapa unit sekaligus : 'ila hal ini bisa dilaksanakan maka akan dapat juga mampersingkat waktu kerja. Apakah mesin atau peralatan kerja telah dijalankan se*ara efien sesuai dengan kapasitas dan spesifikasi yang dimilki : untuk men*apai tingkat efisiensi yang tinggi, maka pekerjaan harus dilakukan dalam kondisi yang optimal. "asin perkakas misalnya harus dijalankan pada pemilihan ke*epatan potong 0*utting speed1, pemakanan 0feed1 dan kondisi-kondisi pemotongan lainnya yang seoptimal mungkin.

#.1.-

Men+urai Rakit (Dia e&*'y) Elemen gerak ini merupakan kebalikan dari elemen ,herblig merakit 0assemble1. 2i sini dilakukan gerakan memisahkan atau menguraikan dua obyek yang tergabung satu menjadi obyek-obyek terpisah. Gerakan mengurai rakit biasanya diawali oleh elemen memegang 0grasp1 dan dilanjutkan dengan membawa 0mo4e1 atau melepas 0release1. Gerakan ini dimulai pada saat pemegang atas obyek telah selesai yang dilanjutkan dengan usaha memisahkan dan berakhir disaat obyek telah terurai sempurna 0biasanya terus diikuti dengan gerakan ,herblig lainnya yaitu membawa arau melepas1.

#.# Ke'o&,ok (enun"an+ #.#.1 Me&*a.a den+an /e*an (Tran ,ort 0oaded) Elemen gerakan membawa adalah juga merupakan gerak pemindahan tangan, hanya saja disini tangan bergerak dalam kondisi membawa beban 0obyek1. Elemen gerakan ini diawali dan diakhiri pada saat yang sama dengan elemen gerakan menjangkau 0rea*h1 hanya saja disini tangan dalam kondisi membawa beban 0obyek1. Faktor-faktor yang mempengaruhi gerakannyapun hampir sama yaitu jarak perpindahan, tipe gerakan dan berat ringannya beban yang dibawa oleh tangan 0untuk menjangkau fa*tor ini tidak ada1. Elemen gerakan membawa

biasanya didahului oleh elemen gerakan memegang 0grasp1 dan dilanjutkan oleh elemen gerakan melepas 0release1 atau mengarahkan 0position1. Elemen gerak membawa termasuk ,herbligs yang efektif yang sulit sekali dieleminir dari siklus kerja yang berlangsung. "eskipun demikian waktu yang diperlukan untuk melaksanakan elemen gerak ini bisa dihemat dengan *ara mengurangi jarak perpindahan, meringankan beban yang harus dipindahkan, dan memperbaiki tipe pemindahan beban dengan menggunakan prinsip gra4itasi atau memakai peralatan material handling lainnya baik elemen gerakan menjangkau atau membawa dapat diperbaiki dengan mengikuti pedoman-pedoman berikut ini. 2apatkah jarak perpindahan obyek diperpendek: 2isini pengataran lokasi letak bahan dan Fasilitas $erja lainnya sangat penting dan berpengaruh terhadap jarak perpindahan ini. (ntuk itu harus diusahakan agar obyek yang paling sering di pakai diletakkan dalam jarak yang terdekat. Apakah *ara pemindahan obyek yang paling efektif sudah kita aplikasikan: mambawa atau memindahkan obyek dari satu lokasi ke lokasi yang lain bisa dilaksanakan dengan berbagai *ara baik se*ara manual maupun menggunakan peralatan material handling 0*on4eyor, *rame, kereta dorong, dll1. Apakah anggota badan seharusnya digunakan sudah tepat: dengan hanya menggerakan anggota badan yang diperlukan 0jari-jari pergelangan tangan, bahu, kaki, dll1, diharapkan tidak akan terjadi pemborosan tenaga sehingga waktu dapat pula dihemat. Apakah waktu gerakan perpindahan dapat dikurangi dan dengan *ara sekaligus memindahkan beban dalam unit banyak: 2engan mengangkat sekaligus beberapa obyek maka waktu yang diperlukan untuk memindahkan perunit obyek lebih ke*il. 2apatkah perubahan arah gerak yang mendadak dihindari: 7erubahan arah gerak mengakitbatkan pertambahan jarak yang harus dilakukan oleh tangan, dengan demikian waktu gerakpun akan bertambah. Selain itu ada pula fa*tor perlambatan yang diakibatkan oleh perubahan arah gerak tadi. 2apatkah obyek yang harus dipindahkan ini digelin*irkan 0manfaat prinsip gra4itasi1: 'ila obyek dapat bergerak sendiri atau berguling 0tergelin*ir1 karna pengaruh gra4itasi, maka tenaga yang seharusnya digunakan untuk memindahkan obyek ini dapat di hemat. ,enaga yang diperlukan disini mungkin hanya dibutuhkan untuk mendorong obyek tersebut. #.#.# Me&e+an+ (Gra ,)

"emegang adalah elemen gerakan tangan yang dilakukan dengan menutup jari-jari tangan obyek yang dikehendaki dalam suatu operasi kerja. ,herbligs ini biasanya didahului oleh gerakan menjangkau 0.ea*h1 dan dilakukan dengan gerakan membawa 0mo4e1. "emegang adalah termasuk elemen ,herbligs yang diklasifikasikan sebagai elemen gerakan efektif yang biasanya dapat dihilangkan akan tetapi dalam beberapa hal bisa diperbaiki. (ntuk memperbaiki elemen gerak memegang ini, beberapa pertanyaan ini bisa dipakai sebagai pedoman, yaitu sebagai berikut6 2apatkah beberapa obyek dipegang sekaligus pada saat yang bersamaan: 8ika hal ini memungkinkan maka waktu kerja yang ada akan bisa dihemat dan pekerjaan bisa diselesaikan lebih *epat. 2apatkah obyek dipindahkan dengan *ara kontak tangan 0*onta*t grasp1 bukannya dengan *ara dipegang penuh 0pi*kup grasp1: -al ini bisa dilakukan bilamana obyek tersebut dapatt dipindahkan dengan *ara menggelin*irkannya 0tidak harus dipegang dan dibawa1. 2apatkah obyek yang akan dipegang diletakkan sedemikian rupa sehingga memudahkan usaha gerakan memegang: Letak yang teratur memungkinkan pemegangan obyek lebih mudah dibandingkan kalau letak dari obyek tersebut berserakan. 2apatkah dipergunakan peralatann-peralatan pembantu 04a*uum, magnet, rubber, fingertip, dll1. (ntuk mempermudah gerakan-gerakan memegang obyek: 'ila ada peralatan yang dapat dipakai untuk mengganti fungsi tangan, untuk memegang, maka perbaikan akan diperoleh untuk elemen gerakan ini karena dengan demikian kerja anggota badan bisa dikurangi, sehingga datangnya kelelahan 0fatigue1 akan dapat ditunda lebih banyak lagi. 2emikian pula penggunaan jigs atau fi9ture untuk memasang benda kerja untuk jenis-jenis pekerjaan tertentu dan memper*epat gerakan kerja. #.#.Men"an+kau atau Me&*a.a Tan,a /e*an (Tran ,ort E&,ty) "enjangkau adalah elemen gerak ,herbligs yang menggambarkan gerakan tangan berpindah tempat ) tanpa beban atau hambatan 0resisten*e1 ) baik gerakan menuju atau menjauhi objek atau lokasi tujuan lainnya dan berakhir segera disaat tangan berhenti bergerak setelah men*apai obyek tujuannya. Elemen gerakan ini biasanya didahului oleh gerakan melepas 0release1 dan diikuti oleh gerakan memegang 0grasp1. ;aktu yang diperlukan untuk melaksanakan elemen gerakan menjangkau akan sangat tergantung dengan jarak gerakan tangan yang dilakukan kearah obyek yang dituju dan tipe gerakan menjangkaunya. Seperti halnya

dengan elemen gerakan memegang 0grasp1, maka elemen menjangkau ini dapat diklasifikasikan sebagai elemen ,herbligs yang efektif dan sulit untuk dihilangkan se*ara keseluruhan dari siklus yang ada. "eskipun demikian masih bisa dimungkinkan untuk diperbaiki dengan *ara memperpendek jarak jangkauan serta memberikan lokasi yang tetap untuk obyek yang harus di*apai selama siklus berlangsung. #.#.& Me'e,a (Re'ea e 0oa) Elemen gerak melepas terjadi pada saat tangan operator melepaskan kembali terhadap obyek yang dipasang sebelumnya. 2engan demikian elemen gerak ini diawali sesaat jari-jari tangan membuka lepas dari obyek yang dibawa dan berakhir se*ara begiru semua jari jelas tidak menyentu atau memegang obyek lagi. 'ila dibandingkan dengan elemen-elemen gerak ,herbligs lainnya, gerakan melepas merupakan gerakan yang relatif singkat. Elemen gerak melepas ini biasanya didahului oleh gerakan menjangkau 0rea*h1. Elemen gerak melepas termasuk elemen ,herbligs yang efektif dan bisa diperbaiki dengan memperhatikan pertanyaan-pertanyaan berikut 6 2apatkah gerakan ini dilaksanakan bersamaan dengan gerakan membawa 0mo4e1 : 2i sini obyek dibawa dan sekaligus dilepas sehingga dengan demikian akan dapat mengefisiensikan waktu. Apakah tempat menampung obyek setelah dilepas sudah didesain dengan baik : 'ila faktor kehati-hatian untuk melepas dapat dihilangkan pada saat melepas obyek maka waktu untuk gerakan terbit ini akan bisa berlangsung bisa. 7ada gerakan melepas, apakah posisi tangan langsung berada dalam kondisi kerja untuk melakukan elemen gerakan ,herbligs berikutnya : 'ila ,angan sudah siap untuk melakukan gerak selanjutnya berarti kelambatan 0idle1 antara tiap gerakan dapat dihindari. 2apatkah beberapa unit+obyek dibawa untuk kemudian dilepas se*ara bersamaan : $alau hal ini mungkin untuk melaksanakan maka tentunya waktu yang dibutuhkan untuk gerakan ini perunit akan lebih ke*il efisiensi gerakan bisa di*apai. #.- Ke'o&,ok (e&*antu #.-.1 Men1ari (Sear1)) "en*ari adalah gerakan elemen dasar gerakan pekerja untuk menentukan lokasi suatu obyek. Gerakan kerja dalam hal ini dilakkukan oleh mata. Gerakan dimulai pada saat mata bergerakan men*ari obyek dan berakhir bila obyek tersebut sudah ditemukan. Elemen ini sedapat

mungkin dieleminir 0 tujuan dari analisa ,herbligs adalah untuk menghilangkan sedapat mungkin gerakan- gerakan yang tidak perlu1 dengan *ara ) misalnya ) meletakkan material atau peralatan kerja pada lokasi yang tetap sehingga proses kerja men*ari dapat di hindari. (ntk mengurangi atau menghilangkan waktu untuk men*ari-*ari maka seorang peran*ang kerja harus memperhatikan beberapa pertanyaan berikut. Sudah jelaskah *iri ) *iri obyek yang akan di ambil.: 2isini pemasangan label atau kode-kode warna tertentu diharapkan akan memudahkan proses men*ari obyek. Apakah tata letak 0layout1 area kerja sudah diatur sebaik ) baiknya sehingga mampu mengeleminir proses men*ari.: 7engaturan letak material, peralatan atau fasilitas kerja lainnya harus ditempatkan sedemikian rupa dan tidak berubah-rubah sehingga tidak ada waktu terbuang untuk men*ari 0gerakan tangan otomatis tanpa menggerakkan mata1 Apakah pen*ahayaan untuk area kerja yang ada sudah memenuhi persyaratan ergonomis yang seharusnya : *ahaya merupakan faktor yang sangat penting dalam gerakan men*ari karena menentukan terlihat tidaknya obyek se*ara jelas. 2apatkah diran*ang tempat meletakkan tempat obyek yang tembus pandang: 2engan obyek yang tembus pandang maka obyek akan terlihat lebih jelas sekalipun dari luar yang tentunya akan memudahkan proses men*arinya. #.-.# Me&i'i) (Se'e1t) "emilih adalah elemen ,herbligs yang merupakan gerakan kerja untuk menemukan+memilih suatu obyek diantara dua atau lebih obyek yang sama lainnya. Elemen ,herbligs ini dimulai pada saat tangan dan mata mulai bergerak memilih dan berakhir bila obyek yang dikehendaki sudah ditemukan. Elemen memilih biasanya mengikut langsung elemen ,herbligs men*ari 0sear*h1. 'atas antara memulai memilih dan akhir dari men*ari agak sulit untuk ditentukan karena ada pembaharuan pekerjaan diantara dua gerakan tersebut yaitu gerakan yang dilakukan oleh mata. 'iasanya pula setelah gerakan memilih dilakukan akan diikuti gerakan memeriksa 0inspe*tion1. Gerakan memilih ini termasuk elemen-elemen ,herbligs yang diklasifikasikan tidak efektif sehingga sedapat mungkin gerakan ini dihindarkan. (ntuk menghindarkan elemen gerakan memilih ini maka beberapa pertanyaan berikut ini bias dipakai pedoman motion analisis yaitu6

Apakah obyek-obyek 0part1 yang ditempatkan dalam tempat yang sama: Gerakan memilih dapat dihilangkan bila obyek yang berbeda diletakkan se*ara terpisah tidak ter*ampur lagi. Apakah obyek yang sama telah memenuhi persyaratan inter*hangeability: 7art atau obyek seharusnya standard sehingga tidak ada perbedaan antara obyek yang satu dengan lain. 2isini mereka memiliki kemampuan untuk dipertukarkan 0inter*hangeability1 tanpa ada pengerjaan tambahan.

2apatkah dipergunakan suatu tempat material 0ra*k atau tray1 yang mampu mengatur posisi obyek sedemikian rupa sehingga tidak menyulitkan pada saat mengambil tanpa harus memilihmilih lagi:

#.-.-

Men+ara)kan (,o ition) "engarahkan adalah elemen gerakan ,herbligs yang terdiri dari menemptkan obyek pada lokasi yang dituju se*ara tepat. Gerakan mengarahkan ini biasanya didahului oleh elemen gerakan 0mo4e1 dan diikuti oleh kerakan merakit 0Assembling1 atau melepas 0release1. Gerakan dimulai sejak tangan memegang +mengontrol obyek tersebut kearah lokasi yang dituju dan berakhir pada saat gerakan berakhir atau melepas+memakai dimulai. ;aktu yang diperlukan untuk gerak mengarahkn ini juga dipengaruhi oleh kerja mata. $arena selama tangan mengarahkan obyek, mata harus mengontrol 0elemen men*ari paling tidak ikut berperan pula di sini1 agar obyek dapat dengan mudah ditempatkan pada lokasi ynag telah ditetapkan. Elemen gerak mengarahkan ini termasuk elemen ,herbligs yang tidak efktif sehingga untuk itu harus diusahakan menghilangkannya. ;aktu untuk mengarahkan saring bisa diefisienkan dengan memperhatikan pedoman-pedoman berikut ini 6

2apatkah dipergunakan suatu peralatan penuntun 0misal 6 wide, guide, funne, bushing, swinging, lo*ating, pin, dan lain-lain1 yang akan memudahkan penempatan suatu obyek : 2engan adanya peralatan pembantu ini maka waktu untuk mengarahkan obyek akan dapat dipersingkat.

Apakah gerakan pengarahan benar-benar dilakukan : untuk obyek-obyek yang tidak memerlukan pengarahan - obyek boleh dikatakan se*ara tidak beraturan ) maka gerak pengarahan obyek ini tidak diperlukan lagi, sehingga elemen gerak membawa 0mo4e1 bisa lebih singkat.

#.-.2

Me&e+an+ Untuk Me&akai

Elemen gerakan ,herbigs ini terjadi bila mana tangan memegang obyek tanpa menggerakkan obyek tersebut. 7erbedaannya dengan elemen memegang 0grasp1 tangan memegang obyek dan dilanjutkan dengan gerakan membawa 0mo4e1, sedangkan elemen gerakan memegang untuk memakai 0hold1 tidak demikian halnya. Elemen gerakan memegang untuk memakai ini terjadi dimana tangan yang satu melakukan gerak kerja memegang dan mengontrol obyek sedangkan tangan yang lain melakukan kerja terhadap obyek tersebut. Gerakan ini sering dijumpai pada akti4itas perakitan dimana satu tangan memegang untuk memakai dan tangan lainnya melakukan pekerjaan memasang. Elemen memegang untuk memakai adalah elemen ,herbligs yang efektif yang bisa dihilangkan dari siklus kerja yang ada dengan jalan memberi peralatan pembantu 0jigs atau fi9ture1 untuk memegang obyek. Elemen ini berawal pada saat satu tangan memegang dan memakai 0mengendalikan1 obyek dan berakhir begitu tangan yang lainnya selesai melakukan kerja terhadap obyek tersebut. #.-.3 Me&erik a (In ,e1t) Elemen terbit ini termasuk langkah kerja untuk menjamin bahwa obyek telah memenuhi persyaratan kualitas yang ditetapkan. Gerakan kerja dilaksanakan dengan penge*ekan se*ara rutin oleh operator selama proses kerja berlangung. Elemen dapat berupa gerakan melihat seperti memerikasa warna, meraba seperti memeriksa kahalusan permukaan benda kerja dan lain-lain akti4itas yang prinsipnya memeriksa obyek kerja untuk dibandingkan dengan standard yang lain. ;aktu yang diperlukan untuk kegiatan memeriksa ini akan bergantung kepada ke*epatan operator menemukan perbedaan antara obyek dengan performans standard yang dibandingkan. Eleken kerja ini termasuk dalam elemen ,herbligs yang tidak efektif dan dapat dihindari dengan mengikuti petunjuk-petunjuk berikut 6 2apatkah kerja memerikasa ini dihilangkan atau digabungkan dengan elemen kerja ,herbligs lainnya : 2engan adanya kombinasi operasi pemeriksaan dan gerakan kerja yang lain akan dapat menghemat waktu yang dibutuhkan untuk elemen kerja memeriksa apabila dilaksanakan se*ara tersendiri. 2apatkan dipergunakan satu atau lebih peralatan inspeksi yang mampu memeriksa beberapa obyek sekaligus : Apabila waktu yang dibutuhkankan untuk inspeksi dapat dikurangi dengan jalan menambah pen*ahayaan terhadap obyek yang diamati: (ntuk benda kerja yang ke*il atau pemeriksaan yang teliti maka faktor pen*ahayaan yang *ukup merupakan persyaratan mutlak.

Apakah dapat dimanfaatkan peralatan khusus untuk inspeksi yang dapat membantu atau menggantikan fungsi bagian tubuh 0tangan, mata, dan lain-lain:1 Adanya lensa pembesar, peralatan elektronik ataupun ataupun mekanik untuk pemeriksaan, dan lain-lain akan bisa diaplikasikan guna melakukan pemeriksaan se*ara lebih mudah dan teliti.

#.-.4

Men+ara)kan A.a' ( (re$(o ition) Elemen gerak mengarahkan awal adalah elemen kerja ,herbligs yang mengarahkan obyek pada suatu tempat sementara sehingga pada saat kerja mengarahkan obyek benar-benar dilakukan maka obyek tersebut dengan mudah akan bisa dipegang dan dibawa kearah tujuan yang dikehendaki. Elemen ,herbligs ini sering terjadi bersamaan dengan ,herbligs yang lain diantaranya adalah membawa 0mo4e1 dan melepaskan 0release1. (ntuk mengurangai waktu kerja mengarahkan awal bisa dilakukan dengan meran*ang peralatan pembantu untuk memegang 0holding de4i*e1 perkakas kerja atau obyek pada arah gerakan kerja yang semestinya.

#.2 Gerakan E'e&en 0uar #.2.1 I tira)at Untuk Men+)i'an+)kan 0e'a) (Re t To O5er1o&e %ati+ue) Elemen ini tidak terjadi pada setiap siklus kerja akan tetapi berlangsung se*ara periodik. ;aktu untuk memulihkan kondisi badan dari kelelahan fisik akibat kerja berbeda beda, tidak saja tergantung pada karakteristik pekerjaan yang ada tetapi juga tergantung indi4idu pekerjaanya. (ntuk memperbaiki elemen-elemen ,herblig besar performans kerja manusia. #.2.# Meren1anakan (,'an) Elemen ,herblig meren*ana ini merupakan proses mental dimana operator berhenti sejenak bekerja dan memikir untuk menentukan tindakan-tindakan apa yang harus melakukan selanjatnya. Elemen kerja ini bisa terjadi pada saat siklus kerja berlangung, akan tetapi umumnya sering bisa dijumpai pada pekerjaan-pekerjaan baru. <ara memperbaikinya adalah dengan memberi pelatihan 0training1 yang *ukup. #.2.- Ke'e&a)an Yan+ Tak Ter)indarkan (Una5oida*'e De'ay) $ondisi kelambatan kerja disini adalah diakibatkan oleh hal-hal yang diluar kontrol dari operator dan merupakan interupsi terhadap proses kerja yang sedang berlangsung. $ondisi ini menimbulkan terjadinya waktu menganggur 0idle time1 selama siklus kerja berlangsung baik yang dialamai oleh satu atau dua tangan operator. Sebagai *ontoh seorang operator karena yang diklasifikasikan sebagai nilai bisa dilaksanakan dengan memperhatikan faktor-faktor erginomi yang se*ara signifikan berpengaruh

kondisi kerja ynag ada *ukup melaksanakannya dengan satu tangan sedangkan tangan yang lain tidak melaksanakan kerja apa-apa. 2emikian juga adanya gangguan-gangguan lain diluar kontrol operator, misalnya aliran lstrik padam akan menyebabkan terjadinya kelambatan yang tidak bisa dihindarkan ini. $eadaan ini hanya dapat dieleminir atau dikurangi dengan *ara melakukan perubahan+perbaikan terhadap proses kerja atau melakukan tindakan-tindakan pre4entif lain dengan sebaik-baiknya. #.2.2 Ke'a&*atan Yan+ Da,at Di)indarkan (A5oida*'e De'ay) Setiap waktu menganggur 0idle time1 yang terjadi pada siklus kerja yang berlangsung merupakan tanggung jawab operator baik se*ara sengaja maupun tidak sengaja akan diklasifikasikan sebagai kelambatan yang bisa dihindarkan. $egiatan ini menunjukkan situasi yang tidak efektif yang dilakukan oleh operator 0merokok, mengobrol, mondar-mandir tanpa tujuan jelas, dan lain sebagainya1 sehingga perbaikan+penanggulangan yang perlu dilakukan lebih ditujukan kepada operatornya sendiri tanpa harus merubah proses operasi kerjanya. 2ari ke ! elemen ,herblig yang telah diuraikan pada dasarnya akan dapat diklasifikasaikan menjadi efektif atau infektif ,herblig. Elemen ,herblig yang efektif adalah semua elemen dasar yang berkaitan langsung dengan akti4itas kerja. ,herblig ma*am demikian seringkali bisa diperpendek akan tetapi sulit untuk dihilangkan sama sekali. (ntuk elemen ,herblig yang tidak efektif tidak berkaitan dengan akti4itas penyelesaian pekerjaan se*ara langsung dan seharusnya dieliminir dengan memperhatikan prinsip-prinsip dasar dari analisa operasi kerja dan ekonomis gerakan. 2emikian pula se*ara umum elemen-elemen ,herblig ini bisa diklasifikasikan ke dalam klompok kerja fisik, semi mental atau mental, objekti4e dan menganggur 0delay1. Se*ara ideal maka suatu akti4itas kerja akan terdiri hanya elemen kerja fisik fan objekti4e ,herblig. 7embagian kelompok-kelompok ,herblig seperti yang diuraikan ini adalah sebagai berikut 6 E%%E6TI7E T8ER/0IG ()y i1a' /a i1 Di5i ion "enjangkau 0rea*h1 "embawa 0mo4e1 "elepas 0release1 "emegang 0grasp1

"engarahkan awal 0pre-position1

O*"e1ti5e /a i1 Di5i ion "emakai 0use1 "erakit 0assemble1 "engurai rakit 0diassemble1 /NE%%E6TI7E T8ER/0IG Menta' Atau Se&i$Menta' /a i1 Di5i ion "en*ari 0sear*h1 "emilih 0sele*t1 "engarahkan 0position1 "emeriksa 0inspe*t1 "eren*anakan 0plan1

De'ay $elambatan yang tak terhindarkan 0una4oidable delay1 $elambatan yang dapat dihindarkan 0a4oidable delay1 /stirahat untuk menghilangkan lelah 0rest to o4er*ome fatigue1 "emegang untuk memakai0hold1. -. (rin i, Ekono&i Gerakan (T)e (rin1i,'e of Motion E1ono&y) -.1 Defini i! Mak ud dan Tu"uan 7roses telaah+analisis metode kerja pada prinsipnya akan menitik-beratkan pada studi tentang gerakan-gerakan kerja yang dilakukan oleh pekerja untuk menyelesaikan pekerjaan. 2ari hasil studi ini diharapkan akan dihasilakan gerakan-gerakan standard untuk menyelesaikan pekerjaan, yaitu rangkaian gerakan kerja yang efektif dan efisien. (ntuk men*apai maksud ini maka terlebih dahulu haruslah diperoleh kondisi pekerjaan yang memungkinkan dilakukannya gerakan-gerakan se*ara ekonomis. -al ini selanjutnya disebut sebagai =Studi Ekonomi Gerakan>. -.# (en+k'a ifika ian Ekono&i Gerakan (Motion E1ono&y)

(ntuk mendapatkan kondisi kerja yang baik yaitu yang memungkinkannya dilakukan gerakan yang ekonomis maka perlu diperhatikan faktor yang mempengaruhi yaitu 6 a. 7rinsip ekonomi gerakan dihubungkan dengan penggunaan badan b. 7rinsip ekonomi gerakan dihubungkan dengan tempat kerja berlangsung *. 7rinsip ekonomi gerakan dihubungkan dengan desain peralatankerja yang dipergunakan. 'erikut adalah penjelasan mengenai ketiga faktor tersebut di atas yang berhubungan dengan prinsip ekonomi gerakan. a. 7rinsip ekonomi gerakan dihubungkan dengan penggunaan badan "anusia memiliki kondisi fisik dan struktur tubuh yang memberi keterbatasan dalam melaksanakan gerakan kerja. 'ila mungkin kedua tangan harus memulai dan menyelesaikan gerakannya dalam waktu yang bersamaan. <ontoh 6 dalam proses merakit baut. $edua tangan jangan menganggur pada waktu yang bersamaan ke*uali sewaktu istirahat. Gerakan tangan harus simetris dan berlawanan arah. (ntuk menyelesaikan pekerjaan, maka hanya bagian-bagian tubuh yang memegang diperlukan sajalah yang bekerja agar tidak terjadi penghamburan tenaga dan kelelahan yang tidak perlu. -indari gerakan patah-patah karena akan *epat menimbulkan kelelahan. 7ekerjaan harus diatur sedemikian rupa sehingga gerak mata terbatas pada bidang yang menyenangkan tanpa perlu sering mengubah fokus. b. 7rinsip ekonomi gerakan dihubungkan dengan tempat kerja berlangsung ,empat-tempat tertentu yang tak sering dipindah-pindah harus disediakan untuk semua alat dan bahan sehingga dapat menimbulkan kabiasaan tetap. Letakkan bahan dan peralatan pada jarak yang dapat dengan mudah dan nyaman di*apai pekerja sahingga mangurangi usaha men*ari-*ari. Contoh : ada !ork-place lay-out

*.

,ata letak bahan dan peralatan kerja diatur sedemikian rupa sehingga memungkinkan urutanurutan gerakan yang terbaik. ,inggi tempat kerja harus sesuai dengan ukuran tubuh manusia. $ondisi ruangan pekerja seperti penerangan, temperatur, kebersihan, 4entilasi udara, dan lainlain, harus diperhatikan sehingga dapat diperboleh area kerja yang lebih baik. 7rinsip ekonomi gerakan dihubungkan dengan desain peralatan kerja yang dipergunakan. $urangi sebanyak mungkin pekerjaan tubuh 0manual1 apabila hal tersebut dapat dilaksanakan dengan peralatan kerja. (saha menggunakan peralatan kerja yang dapat melaksanakan berbagai ma*am pekerjaan sekaligus, baik yang sejenis maupun yang berlainan. <ontoh 6 "ultiple-Spindle Air ?perated yang mampu mengen*angkan @ buah dalam satu langkah mur sekaligus

Siapkan dan letakkan semua peralatan kerja pada posisi tepat dan *epat untuk memudahkan pemakaian atau pengambilan pada saat diperlukan tanpa harus bersusah payah men*ari-*ari. 2esain perlatan juga dibuat sedemikian rupa agar memberi kenyamanan genggaman tangan saat digunakan. 8ika tiap jari melakukan gerakan tertentu, maka beban untuk masing-masing jari tersebut harus dibagi seimbang sesuai energi dan kekuatan yang dimiliki oleh masing-masing jari.

&. (eta Ker"a Sete&,at 2.1 Defini i! Mak ud dan Tu"uan ,elah diuraikan terdahulu bahwa peta-peta untuk menganalisa kerja keseluruhan 0peta proses operasi, peta aliran proses, dan diagram alir1 merupakan peta yang bisa mengungkapkan keadaan nyata suatu proses se*ara keseluruhan yang kemudian bisa digunakan sebagai alat untuk menganalisa proses kerja yang berlangsung. Sedikit berlainan dengan peta-peta analisa kerja keseluruhan, maka peta-peta kerja untuk menganalisa kerja setempat akan digunakan untuk menganalisa dan memperbaiki proses kerja yang ada dalam suatu stasiun kerja, sehingga di*apai suatu keadaan ideal.

2.# Ma1a&$Ma1a& (eta Sete&,at Ada dua ma*am peta-peta kerja guna menganalisa kerja setempat yang perlu di bahas yaitu6 . 7eta 7ekerja dan "esin 0"an and "a*hine 7ro*ess <hart1 #. 7eta ,angan $iri dan ,angan $anan 0 left and .ight 7ro*ess *hart1 atau 7eta ?perator 0?perator 7ro*ess <hart1 2.#.1. (eta (eker"a dan Me in (Man and Ma1)ine (ro1e 6)art) 7eta 7ekerja mesin ini akan menunjukan hubungan waktu kerja antara siklus kerja operator 07ekerja1 dan siklus operasi dari mesin atau fasilitas kerja lainnya yang ditangani oleh pekerja dan mesin ini sering bekerja se*ara bergantian. 2isini ada empat kemungkinan terjadi -ubungan kerja antara pekerja dan mesin tersebut, Aaitu B ?perator bekerja ) mesin menganggur 0idle1. ?perator menganggur - mesin bekerja. ?perator bekerja ) mesin bekerja. ?perator menganggur ) mesin menganggur. 7ada dasarnya kondisi menganggur 0idle1 baik dari operator maupun mesin adalah suatu hal yang merugikan. ;aktu menganggur ini harus di hilangkan atau paling tidak ditekan seminimal mungkin dengan tetap mempertimbangkan batas)batas kemampuan manusia dan mesin. 7eta pekerja dan mesin akan menggambarkan koordinasi atau hubungan antara waktu bekerja dan menganggur dari kombinasi siklus kerja operator atau pekerja dan mesin. 7rosedur penggambaran peta kerja dan mesin dapat diuraikan sesuai dengan aturan-aturan sebagai berikut6 7ertama ) tama tuliskan = 7eta 7ekerja dan "esin = 0 "an and "a*hine 7ro*ess *hart 1 dan semua informasi yang berhungan dengan menganalisa masalah yang di analisa seperti 6 nama benda kerja, deskripsi dan operasi, nama operator dan jenis mesin yang di analisa , data waktu pada saat analisa dibuat, dan lain-lain.

Setelah semua identifikasi lengkap dinyatakan, langkah berikutnya menguraikan semua elemen - elemen pekerjaan 0baik pekerja atau operator mesin1 yang terjadi. 2isini peta pekerja dan mesin akan digambarkan dalam garis berskala 0skala garis disini menunjukan waktu atau lamanya akti4itas berlangsung1.

Lambang ) lambang garis berskala ini dapat dinyatakan 6

Garis penuh 0 solid line 1 yang terdapat pada kolom garis mesin. Garis putus ) putus 0 2ot Line1 yang terdapat pada kolom garis mesin akan menunjukan bahwa mesin dalam keadaan loading dan unloading yaitu kondisi dimana mesin idle atau tidak ada kerja produktif yang dilakukan saat itu. ,idak adanya garis dalam 4ertikal untuk kolom garis operator akan menunjukkan bahwa kondisi operator saat itu menganggur 0idle1 sedangkan kalau tidak adanya garis ini pada kolom garis mesin maka hal ini juga menunjukkan bahwa mesin sedang menganggur tidak terbebani. Garis ) garis 'erskala ini dibuat atau ditarik 4ertikal dan informasi waktu untuk masing masing elemen kerja dituliskan di samping. $olom garis yang menunjukkan siklus kerja operator dan mesin akan dibedakan. Seluruh elemen-elemen kerja baik produktif maupun tidak produktif 0idle1 untuk manusia dan mesin dipetakan se*ara penuh sampai siklus kerja berlangsung+diselesaikan. 7ada ujung bagian bawah dari kolom garis 4ertikal dituliskan kotak waktu kerja dan waktu menganggur dari operator dan demikian juga untuk mesin. ,otal waktu kerja produktif dan menganggur dari operator harus sama 0baik unit satuan waktu maupun panjang garis skala 4ertikalnya1 dengan total waktu ?perasi dan menganganggur dari mesin yang dioperasikan. Elemen)elemen waktu yang digambarkan dalam skala grafis tersebut diatas haruslah akurat dan waktu di sini men*erminkan waktu standar untuk menyelesaikan masing-masing elemen kerja. 2engan waktu standard di sini sudah men*ukupi kelonggaran-kelonggaran waktu yang dibutuhkan untuk operasi melepaskan lelah 0fitigue1, una4oidable delays, dan personal delays. ;aktu standard ini bisa di*ari dengan mengikuti prosedur pengukuran kerja 0,ime study atau work measurement1. Ke+unaan dari (eta ,eker"a dan &e in ada'a) 9 1. "enghasilkan data untuk menyelidiki, menganalisa dan memperbaiki stasiun kerja manusia mesin akan bisa ditingkatkan dengan jalan menyeimbangkan kerja mereka.

#. (ntuk memperbaiki kondisi-kondisi menganggur baik yang terjadi pada pekerja maupun pada mesin. 2.#.#. (eta tan+an kiri dan tan+an kanan (0eft and Ri+)t 8and 6)art) 7eta tangan kiri dan tangan kanan atau juga dikenal sebagai peta operator adalah peta kerja setempat yang bermanfaat untuk menganalisa gerakan tangan manusia didalam melakukan pekerjaan-pekerjaan yang bersifat manual. 'agi mereka yang terlatih dalam mempelajari teknik gerakan mikro 0yaitu orang yang mampu mem4isualisasikan bekerja dalam hal elemen gerakan dari bagan tangan1 peta operator atau peta tangan kiri tangan kanan, merupakan bantuan yang sangat sederhana dan efektif untuk menganalisis operasi kerja. ,idak ada alat pengatur waktu yang diperlukan, dan sebagian besar jenis pekerjaan analis dapat memberi perubahan seperti gerakan dari pengamatan operator di tempat kerja. ,ujuan utama dari tabel gerakan yang diamati tersebut adalah untuk membantu dalam menemukan *ara yang lebih baik melaksanakan tugas, tetapi tabel ini harus mempunyai nilai yang pasti dalam pelatihan operator. 2ua simbol yang umum digunakan dalam pembuatan peta operasi. Lingkaran ke*il menunjukkan transportasi, seperti menggerakkan tangan untuk memahami artikel, dan lingkaran besar menunjukkan tindakan seperti menggenggam, mengarahkan, menggunakan atau melepaskan artikel. <ontoh dalam menandatangani surat dengan pena, tangan kiri memegang kertas sementara tangan kanan melakukan berbagai gerakan. Langkah pertama dalam membuat peta operator atau peta tangan kiri tangan kanan adalah menggambar sketsa tempat kerja, meninjau isi dari bo9 dan lokasi alat dan bahan. Lalu mengamati operator dan membuat *atatan mental gerakannya, mengamati satu tangan pada suatu waktu. <atat gerakan atau elemen untuk tangan kiri di sisi kiri lembaran kerja, dan kemudian dengan *ara yang sama *atat gerakan untuk tangan kanan di sisi kanan lembaran kerja. $arena mungkin jarang untuk memperoleh gerakan kedua tangan dalam hubungan yang tepat pada draft pertama, biasanya diperlukan untuk mengulang proses. Selebihnya peta penggambaran dari peta operator ini dapat diuraikan sebagai berikut6 7ertama kali dituliskan =7eta ,angan $iri ,angan $anan> 0Left and .ight -and <hart1 atau =7eta ?perator> 0?perator 7ro*ess <hart1 dan identifikasi semua masalah yang berkaitan dengan semua pekerjaan yang dianalisa seperti mana benda kerja 0plus gambar dan sketsanya1, nomor gambar, deskripsi dari operasi atau proses, dan lain-lain.

7enggambaran peta juga dilakukan berdasarkan skala waktu dan dibuat peta skala untuk mengamati gerakan dari tangan kanan dan tangan kiri. Spa*e yang tersedia dalam hal ini diatur sedemikian rupa sehingga *ukup propersional berdasarkan skala tersebut. 2eskripsi dari setiap elemen tersebut di*antungkan dalam spa*e yang tersedia. 2isini elemen-elemen kerja tersebut harus *ukup besar untuk bisa diukur waktunya.

(ntuk tidak membingungkan maka penggambaran peta harus dilaksanakan satu persatu. Setelah pemetaan gerakan tangan kanan 0misalnya1 dilaksanakan se*ara penuh persiklus kerja, kemudian dilanjutkan dengan pemetaan se*ara lengkap. Gerakan yang dilakukan oleh tangan lain 0tangan kiri1. 7enggambaran peta biasanya dilakukan segera setelah elemen melepas 0release1 dengan kode >.L= dilakukan pada finished part. 'egitu elemen melepas sudah dilakukan, maka gerakan berikutnya biasanya akan merupakan gerakan kerja untuk siklus operasi yang baru yaitu meraih 0rea*h1 benda kerja baru dan seterusnya. Ke+unaan dari ,en++a&*aran ,eta tan+an kiri tan+an kanan ada'a) 9 . "enyeimbangkan gerakan kedua tangan dan mengurangi kelelahan.

#.

"enghilangkan atau mengurangi gerakan-gerakan yang tidak efisien dan tidak produktif sehingga tentunya akan mempersingkat waktu kerja.

%. Sebagai alat untuk menganalisa tata letak stasiun kerja. &. Sebagai alat untuk melatih pekerjaan baru dengan *ara kerja yang ideal. 6onto) ka u nya ,ada ,erakitan *aut dan rin+ dan ,erakitan k'i, ro,e. A. (erakitan /aut dan Rin+ Sebuah perusahaan manufaktur menggunakan delapan baut C in*i per in*i, dilengkapi dengan masing-masing tiga ring pada perakitan akhir di salah satu produknya. ?perasi ini difasilitasi dengan tiga *in*in yang sebelumnya berkumpul di baut, akibatnya baut dan ring yang dirakit oleh operator di bangku-bangku di bagian lain. . 7erakitan dengan "etode Lama 7erakitan baut dan ring awalnya dibuat dengan *ara sebagai berikut6 wadah dengan baut, ring kun*i, ring baja, dan ring karet disusun di atas sebuah meja seperti yang ditunjukkan pada Gambar berikut6 ?perator tangannya menjangkau ke wadah baut, mengambil baut dengan tangan kirinya, dan membawanya ke posisi di depannya. $emudian dengan tangan kanan ia mengambil ring kun*i dari wadah di meja dan meletakkannya di baut, kemudian ring baja pipih, dan ring karet.

7erakitan selesai, dan dengan tangan kiri operator membuangnya dalam wadah sebelah kirinya. -al ini mudah dilihat bahwa setiap satu dari tiga prinsip yang disebutkan di atas telah dilanggar saat operasi yang dilakukan dengan metode lama. ,angan kiri memegang baut sebagian besar waktu sementara tangan kanan bekerja se*ara produktif. Gerakan kedua tangannya tidak simultan atau simetris. #. "etode 7eningkatan Sebuah fi9ture sederhana terbuat dari kayu dan dikelilingi oleh bin logam, seperti yang ditunjukkan pada Gambar 0i1, 0ii1 dan 0iii1.

Gambar 0i1 Gambar 0iii1

Gambar0ii1

'in tersebut berisi ring yang diatur rangkap dua sehingga kedua tangan bisa bergerak se*ara bersamaan, perakitan ring untuk dua baut pada waktu yang sama. Seperti yang terlihat pada Gambar 0i1, bin berisi ring karet, bin # berisi ring baja pipih, bin % ring kun*i pipih, dan bin & terletak di pusat fi9ture berisi baut. 'agian bawah bin berbentuk lereng ke depan dengan sudut %DD sehingga bahan dapat keluar ke papan fi9ture oleh gra4itasi sebagai bagian-bagian yang digunakan dalam perakitan. 2ua lubang *ountersunk atau wadahnya dibuat di bagian depan fi9ture 0Gambar 0ii11 di mana tiga ring dipasang longgar, ring karet di bagian bawah, ring baja datar berikutnya, dan ring kun*i di atas. Sebuah lubang pada fi9ture sedikit lebih besar melewati dari diameter baut, seperti yang ditunjukkan pada Gambar 0ii1. Sebuah lun*uran logam ditempatkan di bagian depan fi9ture kayu, dengan permukaan terbuka ke kanan dan ke kiri dari dua wadahnya sehingga baut yang dirakit dengan ring mungkin jatuh ke bagian atas saluran ini dan dibawa ke bawah bangku 0Gambar 0iii11. 2alam merakit baut dan ring, dua tangan bergerak bersamaan menuju duplikat bin , pegang ring karet yang sambil beristirahat di fi9ture kayu di depan bin, dan geser *in*in karet ke tempat dua lubang pada fi9ture tersebut. $edua tangan kemudian dengan *ara yang sama menggeser ring baja ke tempat di atas ring karet, dan kemudian ring kun*i pipih di atasnya. Setiap tangan kemudian memegang baut dan slip mereka melalui ring yang berjajar pada lubang

konsentris. Lubang di ring karet sedikit lebih ke*il dari diameter luar dari benang pada baut sehingga ketika baut melalui itu terpaksa men*engkeram dan dengan demikian diiEinkan dengan tiga ring yang kemudian harus ditarik 4ertikal ke atas tanpa kehilangan ring. $edua tangan melepaskan rakitan se*ara bersamaan pada lun*uran logam. ?perator memulai siklus berikutnya dengan tangan dalam posisi ini, jari-jari pertama dan kedua tangan masing-masing berada dalam posisi untuk memahami ring karet yang hampir di ujung jari. "etode yang ditingkatkan bukan dengan metode lama perakitan baut dan ring sesuai dengan masing-masing dari tiga prinsip ekonomi gerak yang telah disebutkan. $edua tangan memulai dan mengakhiri gerakan mereka pada saat yang sama, dan mereka bergerak se*ara bersamaan dalam arah berlawanan. ,idak ada waktu menunggu, dan tangan tidak digunakan sebagai patokan untuk memegang bahan, sementara yang lain melakukan pekerjaan seperti pada metode lama. /. (erakitan K'i, Ro,e $lip rope yang terdiri dari tiga bagian yang berbeda6 0A1 ( bolt, 0'1 *asting, dan 0<1 mur heksagonal. $lip rope pada awalnya dirakit dengan *ara sebagai berikut6 ?perator memegang 0grasp1 baut ( dari bin dengan tangan kirinya dan membawanya di depannya. Lalu ia memegang *asting dari bin % dengan tangan kanannya dan merakit semua ke baut, dan dalam *ara yang sama ia memegang 0dari bin #1 dan dirakit di suksesi dua mur ke ujung baut ulir. 2ia kemudian meletakkan perakitan dengan tangan kanannya ke bin & di sebelah kanannya. (erik a 0e&*ar Ker"a untuk Ana'i i O,era i Salah satu pendekatan terhadap masalah dalam menemukan *ara yang lebih baik dari pekerjaan ini adalah subjektif untuk pertanyaan yang spesifik dan rin*i. 8ika beberapa orang tertarik pada pekerjaan mempertimbangkan pertanyaan-pertanyaan ini bersama-sama, solusi yang lebih memuaskan mungkin menjadi hasilnya. Selain mempelajari gerakan yang digunakan dalam melakukan operasi, juga diharapkan untuk memberikan pertimbangan untuk bahan, peralatan, jig, fi9ture, penanganan peralatan, kondisi kerja, dan faktor lain yang mempengaruhi pekerjaan. "enemukan *ara terbaik tidak selalu mudah, memerlukan imajinasi yang *ukup besar, ke*erdikan, dan diperlukan kemampuan in4entif. ?leh karena itu, kerja sama orang lain seperti pengawas, peran*ang alat, dan operator adalah analisis untuk memutuskan nilai.

Setelah merekam semua yang diketahui tentang pekerjaan, berbagai tahapan operasi harus dipertimbangkan6 /. "aterial 'isakah diganti "aterial murah: Apakah material yang dalam kondisi yang tepat ketika dibawa ke operator: Apakah bahan ukurannya sesuai, berat, dan penyelesaian yang digunakan paling ekonomis: Apakah bahan yang digunakan untuk sepenuhnya: 2apatkah ditemukan beberapa bahan yang digunakan untuk mengulang dan menolak dari masing-masing bagian: 2apatkah jumlah penyimpanan bahan dan bagian dalam proses dikurangi:

//. 7enanganan "aterial 'erapa kali material yang ditangani akan berkurang: 'isakah jarak pindah diperpendek: Apakah material yang diterima, dipindah, dan disimpan dalam kontainer sesuai: Apakah kontainer tetap bersih: Apakah ada keterlambatan penyampaian materi kepada operator: 'isakah operator dibebaskan dari penanganan material dengan menggunakan kon4eyor: 'isakah gerakan kembali dikurangi atau dihilangkan: Akankah penyusunan kembali tata letak atau menggabungkan operasi membuatnya tidak perlu untuk memindahkan materi: ///. 7eralatan, 8igs dan Fi9tures Apakah peralatnya jenis terbaik untuk pekerjaan ini: Apakah alat-alat dalam kondisi baik: 8ika alat pemotong logam, adalah sudut pemotongan alat yang benar, dan apakah berasal dari departemen alat-gerinda pusat: 2apatkah alat atau perlengkapan diubah sehingga mengurangi tingkat kebutuhan keahlian yang diperlukan untuk melakukan operasi: Apakah kedua tangan bekerja produktif dalam menggunakan alat atau perlengkapan: 2apatkah rekayasa perubahan dibuat untuk menyederhanakan desain:

/F. "esin A. Setup+7ersiapan -aruskah operator set up mesin sendiri: 2apatkah jumlah setup dikurangi dengan ukuran yang tepat: Apakah gambar, alat, dan pengukur diperoleh tanpa penundaan: Apakah ada keterlambatan dalam pembuatan pemeriksaan potongan pertama yang diproduksi: '. ?perasi 'isakah operasi dihilangkan: 2apat pekerjaan dilakukan dalam beberapa *ara: 2apatkah ke*epatan mesin atau feed ditingkatkan: 2apatkah feed otomatis dapat digunakan: 'isakah operasi dibagi menjadi dua atau lebih operasi pendek: 2apatkah dua atau lebih operasi digabungkan menjadi satu: 7ertimbangkan pengaruh kombinasi pada periode pelatihan. 2apatkah urutan operasi diubah: 2apatkah jumlah s*rap dan pekerjaan tidak penting dikurangi: 2apatkah bagian mengarahkan ke awal 0771 diganti menjadi operasi berikutnya: 'isakah interupsi dikurangi atau dihilangkan: /nspeksi dapat dikombinasikan dengan operasi: Apakah mesin dalam kondisi kerja yang baik: 'isakah perekat struktural digunakan:

F. ?perator Apakah operator memenuhi syarat untuk melakukan operasi ini: 'isa kelelahan yang tidak perlu dihilangkan dengan perubahan alat-alat, perlengkapan, tata letak, atau kondisi kerja: Apakah pengawasan memuaskan: 'isakah kinerja operator ditingkatkan dengan instruksi lebih lanjut:

F/. $ondisi $erja

Apakah *ahaya, suhu, dan 4entilasi memuaskan dalam pekerjaan: Apakah toilet, loker, tempat istirahat, dan fasilitas ganti memadai: Apakah ada bahaya yang tidak semestinya terjadi dalam operasi: Apakah ketentuan dibuat untuk operator bekerja baik duduk atau posisi berdiri: Apakah mereka memenuhi kebutuhan karyawan: Apakah panjang hari kerja dan waktu istirahat sudah ditetapkan untuk perkiraan ekonomi yang maksimum: 2aftar pertanyaan ini, meskipun tidak berarti lengkap setidaknya menunjukkan beberapa unsur yang masuk ke dalam pertimbangan yang matang dari masalah untuk menemukan *ara terbaik untuk melakukan pekerjaan. 2aftar ini seperti lembar *ek yang bisa disiapkan untuk digunakan dalam kondisi tertentu. Adapun pendekatan lain untuk masalah ini adalah untuk membagi pekerjaan ke dalam tiga fase6 0 1 bersiap-siapB 0#1 melakukan pekerjaan 0atau menggunakan1, dan 0%1 menyingkirkan atau membersihkan, sebagaimana telah disebutkan. ,ahap kedua adalah obyek utama dari pekerjaan, fase pertama dan fase ketiga adalah tambahan untuk itu. Sering kedua fase tersebut dapat dipersingkat dan disederhanakan tanpa mempengaruhi pada operasi fase melakukan atau menggunakan. RE%ERENSI

. #. %. &.

http6++www.s*ribd.*om+do*+&&D!&##G+"odul-#-7,/-#D D pemetaan-dan-analisis-metode-kerja http6++www.s4tuition.org+#D D+D5+what-is-motion-study.html 'arnes, ..". G5#. Motion and Time "tudy# $esign and Measurement of !ork . 8ohn ;iley H Sons, /n*, Iew Aork, (SA. ;ignjosoebroto, Sritomo. #DD5. Ergonomi "tudi %erak dan !aktu. Surabaya6 Guna ;idy