Anda di halaman 1dari 5

25/05/2011 19:47:09

OVARIUM TUBA UTERINA (OVIDUCT) UTERUS VAGINA dr. MUTHMAINAH, MKes


Laboratorium Histologi FK UNS

ORGAN GENETALIA EKSTERNA

SISTEM REPRODUKSI WANITA


KORTEKS (zona parenkimatosa)

OVARIUM

Epitel germinativum T. albuginea Stroma Folikel-folikel ovarium Korpus luteum & albikans Sel-sel interstitiel ovarium MEDULA (zona vaskulosa) JP. longgar Pembuluh darah Pembuluh limfe Otot polos

OVARIUM OVARIUM

FOLIKEL-FOLIKEL OVARIUM
FOLIKEL-FOLIKEL OVARIUM

Folikel primordial Folikel yg sedang tumbuh (growing follicle): Folikel primer diliputi selapis sel granulosa berbentuk kubis. Folikel sekunder diliputi beberapa lapis sel granulosa yg padat. Folikel tersier/vesikuler diantara sel-sel granulosa terdpt rongga-rongga berisi cairan. Folikel yg sudah matang (folikel de Graaf) Folikel atretik

Printed with FinePrint trial version - purchase at www.fineprint.com Page 1 of 5

25/05/2011 19:47:15

ATRESIA FOLIKULER
Proses degenerasi pada folikel folikel atretik. Pada sebagian besar jumlah folikel & semua stadium folikel. Menyolok pada saat : tepat setelah lahir, selama pubertas & kehamilan. Ditandai dg : penghentian mitosis sel-sel granulosa, pelepasan sel-sel granulosa dr membrana basalis & kematian oosit. Pada folikel stadium akhir sel-sel / kelenjar interstitiel.

OVULASI

Proses pecahnya folikel matang yg disertai keluarnya oosit dan diterimanya oosit oleh pelebaran ujung tuba uterina (fimbriae). Terjadi pd hari ke-14 dr siklus menstruasi yg ideal 28 hari (variasi 1 minggu).

OVULASI

DIAGRAM PERTUMBUHAN SEL TELUR

Premordial Germ Cell (oogonia) -------------- mitosis Oosit I ------------------meiosis I B. Polar I Oosit II ---------meiosis II degenerasi Tdk fertilisasi Fertilisasi Oosit II B. Polar II Ovum degenerasi degenerasi

KORPUS LUTEUM

Kelenjar endokrin sementara yg dibentuk oleh sel-sel granulosa & sel-sel teka interna yg tersisa dlm korteks ovarium setelah terjadinya ovulasi. Susunan histologis : Sel granulosa lutein Sel teka lutein. Pembentukan korpus luteum dirangsang oleh hormon LH (Luteinizing hormone). Macam-macam korpus luteum: Korpus luteum menstrualis/korpus luteum spurium/ menstrual yellow body. Korpus luteum gravidarum/korpus luteum verum/gravidic yellow body.

Printed with FinePrint trial version - purchase at www.fineprint.com Page 2 of 5

25/05/2011 19:47:20

TUBA UTERINA (Tuba Falopii/Oviduct)

Infundibulum, ampula, isthmus & intramural/interstitiel.

L. mukosa

Epitel selapis silindris (sel tdk bersilia / sekretorik & sel bersilia). L. propria JP. Longgar.

L. muskularis

Otot polos sirkuler (dlm) & longitudinal (luar).

L. serosa

JP. Longgar dg mesotelium.

TUBA UTERINA

UTERUS
Perimetrium (L. serosa / adventitia) JP & mesotelium (serosa) atau JP saja (adventitia) Miometrium (L. muskularis) Otot polos 4 lapis : Stratum subserosum (longitudinal) Stratum supravaskuler (longitudinal & sirkuler) Stratum vaskuler (sirkuler & oblik) Stratum submukosum (longitudinal & sdkt sirkuler/oblik) Endometrium (L. mukosa) Epitel selapis silindris & L. propria. Stratum fungsional : ~Stratum kompakta ~Stratum spongiosa Stratum basal

PERUBAHAN ENDOMETRIUM (SELAMA SIKLUS MENSTRUASI)

SIKLUS MENSTRUASI
Fase proliferasi/estrogenik/folikuler (hari ke 5-14) Karena pengaruh estrogen. Sel-sel bag basal kel. uterina berproliferasi shg terbentuk kembali kelenjar yg utuh & epitel permukaan endometrium yg utuh. Sel-sel JP L. propria juga berproliferasi.

Fase menstruasi hari ke 1-4 dr siklus. Fase proliferasi/estrogenik/reparasi/folikuler hari ke 5-14 dr siklus. Fase sekresi/heterogenik/progravid/luteal hari ke 15-28 dr siklus.

Fase sekresi/progestasional/luteal (hari ke 15-28) Karena pengaruh progesteron. Kelenjar tubuler (kel. uterina) berkelok-kelok & lumen melebar krn timbunan sekret. Stroma (L. propria) tampak edema & terdapat pelebaran pemb. darah. Endometrium mencapai tebal maksimum ( 5 mm). Fase menstruasi (hari ke 1-4) Karena penurunan estrogen & progesteron. Pengelupasan stratum fungsional endometrium. Mukosa tampak tipis, terdiri dr JP yg mengandung bag. basal kelenjar uterina.

UTERUS FASE SEKRESI UTERUS FASE PROLIFERASI

Printed with FinePrint trial version - purchase at www.fineprint.com Page 3 of 5

25/05/2011 19:47:27
SERVIKS UTERI Kanalis serviks Mukosa membtk lipatan yg bercbg-cbg plika palmata. Epitel selapis silindris. L. propria : JP dg banyak kel. serviks (kel. tubuler) yg bercabang2 & bersifat mukus Kista Naboti

UTERUS FASE MENSTRUASI

Portio vaginalis

Epitel berlapis pipih

SERVIKS UTERI PLASENTA

Pars fetalis (korion) & pars maternalis (desidua basalis, septum plasenta, membran Nitabuch). Sawar / barier plasenta (memisahkan darah ibu & darah janin): endotel dinding kapiler, m. basalis kapiler, jaringan mesenkim, m.basalis trofoblas, sitotrofoblas & sinsitiotrofoblas. Kelenjar endokrin antara lain menghasilkan korionik gonadotropin, estrogen & progesteron.

PLASENTA
PLASENTA

VAGINA

VAGINA

L. mukosa

Epitel berlapis pipih L.propria: JP. longgar kaya serabut elastis & pemb.drh, limfosit & neutrofil relatif banyak, tdk ada kelenjar. L. muskularis

Otot polos sirkuler (dlm) & longitudinal (luar)

L. adventitia (L. fibrosa)

JP. padat kaya serabut elastis, pleksus vena & berkas-berkas saraf.

Printed with FinePrint trial version - purchase at www.fineprint.com Page 4 of 5

25/05/2011 19:47:33

GENETALIA EKSTERNA
Klitoris homolog dg penis Labium mayus Labium minus Kelenjar-kelenjar vestibuler : Kel. Vestibuler mayor/kel. Bartholini (identik dg kel. Bulbouretralis) pd kedua sisi dinding vestibulum. Kel. Vestibuler minor (identik dg kel. Littre) uretra dan klitoris. di sekitar muara

KELENJAR MAMMAE

MODIFIKASI KEL. SUDORIFERA. MORFOLOGI KEL.TUBULOALVEOLER KOMPLEKS. TIAP MAMMAE : 15 25 LOBUS. STRUKTUR HISTOLOGIS SESUAI JENIS KELAMIN, USIA & KEADAAN FISIOLOGIS.

SAAT PUBERTAS

DEWASA INAKTIF

PROLIFERASI SEL-SEL DUKTUS LAKTIFERUS. PENINGKATAN JML JAR. ADIPOSA PD JP INTERLOBARIS & INTERLOBULARIS. BENTUKAN TUBULOALVEOLER KECIL-KECIL PD UJUNG DUKTUS.

Duktus laktiferus (epitel skuamous kompleks) pars sekretorius (epitel selapis kubis, trdpt sel myoepitel). JP. sekitar alveoli/tubuli terdapat limfosit & sel plasma.

Proliferasi pars ekskretorius duktus laktiferus bercabang2. SAAT GRAVID Proliferasi pars sekretorius sel-sel pd tubulus / alveolus mengalami proliferasi. JP. Interlobaris relatif berkurang. Gambaran lobus-lobus lebih nyata.

SAAT LAKTASI

Terdapat gambaran tanda-tanda sekresi (gambaran mikroskopis alveoli / tubuli bermacam-macam). Pada JP sekitar alveoli / tubuli terdapat peningkatan jml sel plasma.

REFERENSI Bloom W and Fawcett D.W. 1971. A. Textbook of Histology. Ninth edition. Igaku Shoin Ltd. Tokyo. di Fiore M.S.H. 1974. Atlas of Human Histology. Fourth edition. Lea & Febiger. Philadelphia. Junqueira L.C and Carneiro J. 2003. Basic Histology Text and Atlas. Tenth edition. Mcgraw-Hill Companies. New York.

Printed with FinePrint trial version - purchase at www.fineprint.com Page 5 of 5

Anda mungkin juga menyukai