Anda di halaman 1dari 4

PENGANTAR KEGIATAN LAPANGAN

Oleh : Barka Manilapai


Pandangan bagi seorang ahli tambang atau geologi maupun ilmu
kebumian lainnya, “lapangan”, berarti tempat dimana keadaan
batuan atah tanah dapat diamati, sedangkan kuliah lapangan atau
kegiatan lapangan merupakan suatu rumpun kegiatan yang
mempelajari cara-cara yang digunakan untuk mempelajari dan
menafsirkan struktur dan sifat batuan yang ada pada suatu lokasi atau
singkapan. Kajian lapagan merupakan dasar yang utama untuk
memperoleh pengetahuan geologi, dimana hal ini dapat dilakukan
mulai dengan cara yang sederhana, misalnya dengan mengunjungi
suatu singkapan atau tempat-tempat penggalian, membuat sketsa dan
catatan mengenai hubungan batuannya, mengumpulkan contoh
batuan, sampai pada cara yang memerlukan waktu berminggu-minggu
atau berbulan-bulan misalnya dengan melakukan pemetaan geologi
kemudian melengkapinya dengan analisa-analisa laboratorium.

Perlengkapan dasar dalam melakukan kegiatan lapangan

Perelengkapan dasar yang diperlukan untuk mempelajari,


memerikan serta mengumpulkan data maupun contoh batuan di
lapangan meliputi :

1. Kompas Geologi
Yang dimaksud kompas geologi adalah kompas yang selain dapat
dipakai untuk mengukur komponen arah, juga komponen besar
sudut.
2. Palu Geologi
Jenis palu geologi yang digunakan ada dua jenis yaitu "Pick Point"
yaitu jenis palu yang berujung runcing, umumnya dipakai di daerah
batuan keras (batuan beku dan metamorf). Sedangkan jenis lain
adalah "Chisel point" yang berujung datar seperti pahat, umumnya
dipakai untuk batuan yang berlapis (batuan sedimen).

Pick Point Chisel point

3. Lensa Pembesar
Lensa pembesar ayang umum dipakai adalah perbesaran 8-20 kali.
Lensa pembesar gunanya untuk mengetahui komponen penyusun
batuan, misalnya mineral maupun fosil.

4. Pita atau tali ukur atau meter (roll meter atau lipat)
Gunanya untuk mengukur lebar singkapan dsb.

5. Buku catatan lapangan dan alat tulis serta peta dasar


atau potret udara/SLAR
Buku catatan lapangan pada dasarnya adalah buku tulis yang cukup
baik, yang dipakai di lapangan dan sebagainya dengan kulit buku
yang tebal. Alat-alat tulis meliputi pensil-pensil (HB, 2H, 2B) pensil
mekanik (bila perlu), pesil warna, penghapus, mistar segitiga, busur
derajat, peruncing pensil, marker pen, Spidol / Stabilo dll. Untuk
memudahkan dalam mencatat atau meberi tanda pada peta
sebaiknya digunakan “clipboard” . Sedangkan peta dasar atau
potret udara gunanya untuk mengetahui gambaran secara garis
besar daerah yang akan kita selidiki, sehingga memudahkan
penelitian lapangan baik morfologi, litologi, struktur dll.

6. Kantong contoh batuan dan kertas label


Kantong contoh batuan (kantong sampel) dapat digunakan kantong
plastik yang kuat atau kantong jenis lain yang dapat dipakai untuk
membungkus contoh-contoh batuan dengan ukuran yang baik yaitu
kurang lebih (13 x 9 x 3) cm. Sedangkan kertas label digunakan
untuk memberi kode pada tiap contoh batuan sehingga mudah
untuk dibedakan. Dapat juga menggunakan "permanent spidol"
untuk meberi kode langsung pada kantong

7. Tas Lapangan
Sebiknya dibedakan mengenai tas yang dipakai untuk membawa
alat-alat dan peta serta yang dipakai untuk perbekalan dan contoh
batuan. Selain itu uga perlu dipertimbangkan mengenai ukurannya,
sebaiknya disesuaikan dengan kepentingan dan kondisi lapangan.

8. Komparator, Larutan HCL


Komparator dipakai untuk membantu dalam deskripsi batuan,
misalnya komparator butir, pemilahan (sorting) atau prosentase
komposisi mineral, maupun tabel-tabel determinasi batuan baik
batuan beku, batuan sedimen dan batuan metamorf, dan lain
sebagainya. Larutan HCL digunakan untuk menguji kadar karbonat.

9. Kamera
Gunanya untuk merekam gejala geologi yang ada di lapangan
sehingga memudahkan dalam membuat lapran, atau paling tidak
dapat sebagai bukti tentang gejala geologi yang ada.

Tahapan Pelaksanan Kegiatan Lapangan

Prosedur kegiatan lapangan dapat dibagi dalam tiga tahap yaitu :

1. Perencanaan
2. Kegiatan di Lapangan
3. Penyusunan Laporan

Tahapan Perencanaan
Meliputi kegiatan di kampus/rumah/kantor/studio dan perencanaan
kerja setelah berada di pangkalan / basecamp di lapangan. (basecamp
bisa sebagai penginapan/hotel)
Perencanaan di studio meliputi :

a. Pengumpulan data mengenai keadaan daerah (medan) : laporan


–laporan geologi yang pernah ada dan data lainnya yang
berhubungan dengan daerah yang akan dipetakan.
b. Mencari peta topografi / potret udara untuk peta dasar
(menggunakan peta topografi dan potret udara untuk
analisis/interpretasi awal morfologi, litologi, struktur dll)
c. Membuat rencana : tenaga, perlengkapan dan biaya.
d. Penyusun program kerja.

Berhasil tidaknya pekerjaan di lapangan nanti, akan


ditentukan oleh baik tidaknya perencanan ini. (ingat itu !!!!!!)

Setelah tiba di pangkalan yang telah direncanakan di studio, sebelum


melakukan kegiatan lapangan, dilakukan penyelidikan pendahuluan
(reconnaissance), yang tujuannya adalah :

a. Untuk mengenal medan, jalan-jalan, nama-nama kampung,


sungai, bukit-bukit dan sebagainya. Termasuk juga
membiasakan diri dan mempelajari adat-istiadat penduduk
setempat. Di Indinesia, umumnya dapat memperlambat
pekerjaan, dalam hal ini mempunyai arti yang penting, dan jika
tidak dilakukan dapat menyebabkan kesukaran kepada "fielder"
itu sendiri. .
b. Untuk secara sepintas dapat mengetahui jenis-jenis litologi.
Umpamanya mungkin sudah dapat diperkirakan beberapa
macam batuan dan bagaimana cara membaginya.
Setelah itu baru membuat perencanaan mengenai lintasan-
lintasan atau route yang akan ditempuh, disesuaikan dengan
jadwal waktu yang dibuat dalam progrsm kerja (perencanaan di
studio)

Peta dasar yang akan digunakan, selalu disiapkan lebih dari satu,
unutk di lapangan dan yang lain disimpan di pangkalan. Tiap harinya
supaya dibiasakan pada sore atau malam hari memindahkan hasil-
hasil pengamatan hari itu, dari peta lapangan kedalam peta yang di
basecamp. Tindakan ini dilakukan untuk menjaga aagar jika peta
lapangan hilang atau rusak atau kotor dan tidak dapat dibaca lagi,
masih ada di pangkalan.

Backup tersebut dapat dilakukan juga pada data GPS, kamera, dan
data dari buku lapangan.

~ Good Luck ~