Anda di halaman 1dari 96

Laporan Akhir

Rencana Detail Tata Ruang Kecamatan Karangasem

BAB VIII
Peraturan Zonasi
8.1. Umum Peraturan zonasi merupakan ketentuan yang mengatur pemanfaatan ruang dan unsur-unsur pengendalian yang disusun untuk setiap SBWP sesuai dengan zona peruntukannya pada rencana rinci tata ruaang berdasarkan muatan UU no. 26 tahun 2 ! dan Peraturan "enteri Peker#aan Umum $o. 2 %ahun 2 &&. 'ungsi peraturan zonasi antara lain ( &. Sebagai pengendali mutu pemanfaatan ruang )ilayah berdasarkan *%*W +abupaten setempat 2. Sebagai instrumen pengendalian pemanfaatan ruang atau kegiatan pembangunan. Peraturan zoning yang lengkap akan memuat prosedur pelaksanaan pembangunan sampai ke tata cara penga)asannya. +etentuan-ketentuan yang ada karena dikemas menurut penyusunan perundang-undangan yang baku dapat disa#ikan landasan dalam penegakan hukum bila ter#adi pelanggaran. ,. Sebagai pedoman penyusunan rencana operasional. +etentuan zoning dapat men#adi #embatan dalam penyusunan rencana tata ruang yang bersifat operasionalkarena memuat ketentuan-ketentuan tentang pen#abaran rencana yang bersifat makro ke dalam rencana yang bersifat sub makro sampai pada rencana yang rinci. .. Sebagai acuan dalam penerbitan izin pemanfaatan ruang. /. Sebagai panduan teknis pengembangan0pemanfaatan lahan. Peraturan zonasi berisi ketentuan yang harus- boleh- dan tidak boleh dilaksanakan pada zona pemanfaatan ruang. +etentuan tersebut terdiri atas ketentuan
12. Singa#aya +onsultan VIII-1

Laporan Akhir

Rencana Detail Tata Ruang Kecamatan Karangasem

tentang amplop ruang 3koefisien dasar ruang hi#au- koefisien dasar bangunankoefisien lantai bangunan- dan garis sempadan bangunan4- penyediaan sarana dan prasarana- serta ketentuan lain yang dibutuhkan untuk me)u#udkan ruang yang amannyaman- produktif dan berkelan#utan. 8.1.1. Kegiatan atau Penggunaan Lahan +egiatan atau penggunaan lahan yaitu aturan yang berisi kegiatan yang diperbolehkan- diperbolehkan bersyarat- diperbolehkan terbatas atau dilarang pada suatu zona. 5turan kegiatan dan penggunaan lahan pada suatu zonasi dinyatakan dengan klasifikasi sebagai berikut ( &. I 6 Pemanfaatan yang diizinkan 3P 6 Permitted4 Sifat kegiatan sesuai dengan peruntukkan lahan yang direncanakan. %idak memerlukan penin#auan atau pembahasan atau tindakan lain dari pemerintah kabupaten0kota terhadap pemanfaatan tersebut. 2. T 6 Pemanfaatan diizinkan secara terbatas 3* 6 Restricted4 Pembatasan dilakukan dengan penentuan standar pembangunan minimumpembatasan pengoperasian- atau peraturan tambahan lainnya yang berlaku di )ilayah kabupaten0kota yang bersangkutan ,. B 6 Pemanfaatan memerlukan izin bersyarat 31 6 Conditional4 Pemanfaatan memerlukan izin penggunaan bersyarat. 7zin ini sehubungan dengan usaha menanggulangi dampak pembangunan di sekitarnya 3internalisasi dampak4 dapat berupa 5"859- *+9- dan *P9 .. :X: 6 Pemanfaatan tidak diizinkan 3not permitted4 +arena sifatnya yang tidak sesuai dengan peruntukan lahan yang direncanakan dan dapat menimbulkan dampak yang cukup besar bagi lingkungan di sekitarnya. Penentuan klasifikasi 37- %- B- atau :;:4 pemanfaatan ruang 3kegiatan atau penggunaan lahan4 pada suatu zonasi didasrkan pada dua pertimbangan yaitu pertimbangan umum dan pertimbangan khusus. &. Umum artinya berlaku untuk semua #enis penggunaan lahan (

12. Singa#aya +onsultan VIII-2

Laporan Akhir

Rencana Detail Tata Ruang Kecamatan Karangasem

a. +esesuaian

dengan

arahan

dalam

rencana

tata

ruang

kabupaten0kota< b. +eseimbangan antara ka)asan lindung dan budidaya dalam suatu )ilayah< c. +elestarian lingkungan 3perlindungan dan penga)asan terhadap pemanfaatan air- udara dan ruang ba)ah tanah4< d. %oleransi terhadap tingkat gangguan dan dampak terhadap peruntukkan yang ditetapkan< e. +esesuaian dengan kebi#akan pemerintah kabupaten0kota di luar rencana tata ruang yang ada< f. %idak merugikan golongan masyarakat- terutama golongan sosialekonomi lemah. 2. Khusus artinya berlaku untuk masing-masing karakteristik guna lahankegiatan atau komponen yang akan dibangun- dapat disusun berdasarkan ( a. *u#ukan terhadap ketentuan-ketentuan maupun standar- standar yang berkaitan dengan pemanfaatan ruang< b. *u#ukan terhadap ketentuan dalam Peraturan Bangunan Setempat< c. *u#ukan terhadap ketentuan khusus bagi unsur bangunan0komponen yang dikembangkan 3misalnya ( pompa bensin- B%S0Base %rancei=er Station- dan lain-lain4. Pernyataan pengaturan dapat disusun dengan meru#uk pada salah satu ekstrim yaitu yang diperbolehkan atau yang dilarang. Pernyataan aturan berdasarkan pendekatan tersebut adalah ( &. Berorientasi pada kegiatan yang diperbolehkan ( a. +egiatan yang se#enis dinyatakan diperbolehkan dengan eksplisit 3contoh ( >+egiatan yang diperbolehkan adalah .........- .....- dan .......>4 b. +egiatan yang tidak se#enis tidak dinyatakan 3berarti dilarang4 c. +egiatan yang tidak termasuk dalam aturan & dan 2 dapat disebutkan 3contoh ( :restoran- tapi tidak termasuk klub malam>4 2. Berorientasi pada kegiatan yang dilarang ( a. +egiatan yang se#enis dinyatakan dilarang dengan eksplisit 3contoh( >+egiatan yang dilarang meliputi .........- ?.....- dan .......>4
12. Singa#aya +onsultan VIII-3

Laporan Akhir

Rencana Detail Tata Ruang Kecamatan Karangasem

b. +egiatan yang tidak se#enis tidak dinyatakan 3berarti diperbolehkan4 c. +egiatan yang kurang dari / m24. 8.1.2. Ketentuan Intensitas Pemanfaatan Ruang +epadatan bangunan adalah hubungan antara +oefisien 9antai Bangunan 3+9B4- +oefisien 8asar Bangunan 3+8B4- ketinggian bangunan- #arak bebas yang diatur men#adi satu kesatuan yang serasi. 7ntensitas pemanfaatan ruang adalah besaran pembangunan yang se#enis dengan kegiatan yang dilarang- namun diperbolehkan dengan syarat 3contoh( >pertokoan dilarang- kecuali

diperbolehkan berdasarkan batasan +8B- +9B- +8@ atau kepadatan penduduk. 5turan intensitas pemanfaatan ruang minimum terdiri dari ( &. +oefisien 8asar Bangunan 3+8B4 maksimum< 2. +oefisien 9antai Bangunan 3+9B4 maksimum< ,. +oefisien dasar @i#au 3+8@4 minimum. 5turan yang dapat ditambahkan dalam intensitas pemanfaatan ruang antara lain ( &. +oefisien %apak Basemen 3+%B4 maksimum< 2. +oefisen Wilayah terbangun 3+W%4 maksimum< ,. +epadatan bangunan atau unit maksimum< .. +epadatan penduduk minimum. Penetapan besar +8B maksimum didasarkan pada pertimbangan ( &. %ingkat pengisian0peresapan air 3)ater recharge4 6 +8@ minimum< 2. Besar pengaliran air 3kapasitas drainase4< ,. Aenis penggunaan lahan< .. @arga lahan.

1atatan ( &. +8B maksimum 6 luas persil B C +8@ B C luas prasarana yang diperkeras< 2. 9uas prasarana yang diperkeras berkisar antara 2 -/ C dari +8B yang ditetapkan 3bukan dari luas persil4.
12. Singa#aya +onsultan VIII-4

Laporan Akhir

Rencana Detail Tata Ruang Kecamatan Karangasem

1ontoh ( Aika +8@ maks 6 2 C- dan luas prasarana yang diperkeras 6 . C dari +8Bmaka( +8B maks 6 & C - 2 C - 3. C +8B4 6 /!C

&-. +8B maks 6 D C +8B maks 6 D C0&-.

Penetapan besar +9B maksimum didasarkan pada pertimbangan ( &. @arga lahan< 2. +etersediaan dan tingkat pelayanan prasarana 3#alan4< ,. 8ampak atau kebutuhan terhadap prasarana tambahan< .. Ekonomi dan pembiayaan. +oefisien 8asar @i#au 3+8@4 adalah prosentase perbandingan luas lahan terbuka untuk penanaman tanaman dan atau peresapan air terhadap luas lahan0daerah perencanaan yang dikuasai 3lahan terbuka ( lahan perencanaan4 sesuai rencana tata ruang. +etentuan umum +8@ adalah sebagai berikut ( &. +8@ ditetapkan sesuai dengan peruntukan dalam rencana tata ruang )ilayah yang ditetapkan. +8@ minimum & C pada daerah yang sangat padat. +8@ ditetapkan meningkat setara dengan naiknya ketinggian bangunan dan berkurangnya kepadatan )ilayah< 2. Perhitungan +8@ secara umum berlaku rumus( & +8B4< ,. *uang %erbuka @i#au yang termasuk dalam +8@ sebanyak mungkin diperuntukkan bagi penghi#auan0penanaman di atas tanah. 8engan demikian area parkir dengan perkerasan lantai masGh tergolong *%@ asalkan ditanami pohon peneduh yang ditanam di atas tanah 3tidak di dalam pot0)adah yang kedap air4< .. Untuk ka)asan yang terdiri dari berbagai #enis dan kelas bangunan- +8@ dapat ditentukan untuk tiap-tiap kelas bangunan yang ada. /. Penetapan besar +8@ minimum didasarkan pada pertimbangan ( 6. %ingkat pengisian0peresapan air 3)ater recharge4 !. Besar pengaliran air 3kapasitas drainase4 D. *encana tata ruang 3*%@- tipe zonasi- dan lain-lain4 C - 3+8B F 2 C

12. Singa#aya +onsultan VIII-5

Laporan Akhir

Rencana Detail Tata Ruang Kecamatan Karangasem

Penetapan besar +%B maksimum didasarkan pada batas +8@ minimum yang ditetapkan. 1ontoh ( bila +8@ minimum 6 2/C- maka +%B maksimum 6 !/C Prinsip penetapan +W% sama dengan penetapan +%B- tetapi dalam unit blok peruntukan atau tapak 3bukan dalam unit persil4. 8.1.3. turan Tata !assa Bangunan %ata massa bangunan adalah bentuk- besaran- perletakan- dan tampilan bangunan pada suatu persil0tapak yang dikuasai. Pengaturan tata massa bangunan mencakup antara lain ( garis sempadan bangunan 3HSB4 minimum- #arak bebas antarbangunan minimum- tinggi bangunan maksimum atau minimum- amplop bangunan- tampilan bangunan 3opsional4 dan aturan lain yang dianggap perlu. . "aris #empa$an Bangunan !inimum Haris sempadan bangunan 3HSB4 adalah garis yang tidak boleh dilampaui oleh denah bangunan ke arah garis sempadan #alan yang ditetapkan dalam *encana %ata *uang Wilayah +abupaten Aembrana. HSB minimum ditetapkan dengan mempertimbangkan keselamatan- resiko kebakaran- kesehatan- kenyamanan dan estetika. +etentuan HSB adalah sebagai berikut ( &. *uang terbuka diantara HSB harus digunakan sebagai lahan penghi#auan atau daerah resapan air hu#an dan atau utilitas dan atau #alur pe#alan< 2. Untuk ka)asan sekitar pusat kota- ruang tersebut dapat dimanfaatkan #uga sebagai tempat parkir dan #alur pe#alan kaki< ,. Penggunaan ruang diantara garis sempadan bangunan harus memenuhi ketentuan dan stIndar yang berlaku tanpa mengurangi unsur penghi#auan dan atau resapan air hu#an. Penghitungan HSB mGnimum menggunakan humus sebagai berikut ( &. Untuk rumi#a J D m HSB 6 3 -/ K rumi#a4 F &m

12. Singa#aya +onsultan VIII-6

Laporan Akhir

Rencana Detail Tata Ruang Kecamatan Karangasem

2. Untuk rumi#a L D m HSB 6 -/ K rumi#a B. %arak Be&as antar Bangunan !inimum Selain harus memenuhi persyaratan HSB dan HSA- tata letak bangunan harus memenuhi ketentuan #arak bebas- atau lebih dikenal dengan HSB samping dan belakang. +etentuan #arak bebas ditentukan oleh #enis peruntukan lahan dan ketinggian bangunan baik untuk bangunan di atas tanah maupun bangunan di ba)ah tanah atau basement. +etentuan Aarak Bebas adalah sebagai berikut ( &. Pada bangunan renggang- #arak bebas samping dan belakang ditetapkan .m pada lantai dasar. Pada setiap penambahan lantai #arak bebas diatasnya ditambah -/ m dari #arak bebas lantai di ba)ahnya sampai mencapai #arak bebas ter#auh &/ m. +etentuan ini berlaku untuk bangunan selain rumah tinggal dan bangunan industri. 2. Pada bangunan industri dan gudang renggang- #arak bebas samping dan belakang ditetapkan /m pada lantai dasar. Pada setiap penambahan lantai #arak bebas diatasnya ditambah -/ m dari #arak bebas lantai di ba)ahnya. ,. Aarak bebas bangunan renggang pada ka)asan cagar budaya atau ka)asan khusus diatur dalam ketentuan mengenai cagar budaya atau ka)asan khusus. .. Untuk bangunan rapat atau berderet diperkenankan tidak ada #arak bebas sampai dengan lantai delapan- setelah lantai delapan- maka untuk lantai selan#utnya ditambah -/ m dari #arak bebas lantai di ba)ahnya. +etentuan ini tidak berlaku untuk bangunan rumah tinggal. '. Ketinggian Bangunan +etinggian bangunan adalah #umlah lantai penuh suatu bangunan dari lantai dasar sampai dengan lantai tertinggi. %inggi bangunan adalah #arak dari lantai dasar sampai dengan puncak atap bangunan yang dinyatakan dalam meter. +etinggian lantai dasar suatu bangunan diperkenankan mencapai &2 m diatas permukaan tanah atau #alan sekitarnya. Aika pada ka)asan terdapat kemiringan yang curam atau perbedaan yang besar- maka tinggi maksimal lantai dasar ditetapkan berdasarkan #alan masuk utama ke persil- dengan memperhatikan
12. Singa#aya +onsultan VIII-7

Laporan Akhir

Rencana Detail Tata Ruang Kecamatan Karangasem

keserasian prasarana.

lingkungan.

%inggi

bangunan

ditetapkan

dengan

mempertimbangkan keselamatan- risiko kebakaran- teknologi- estetika- dan

Perhitungan ketinggian sebuah bangunan ditentukan sebagai berikut ( &. +etinggian ruang pada lantai dasar disesuaikan dengan fungsi dan bentuk arsitektural bangunannya< 2. Aarak =ertikal lantai bangunan ke lantai berikutnya maksimal / m disesuaikan dengan fungsi bangunan 3kecuali bangunan ibadah- industrigedung olah raga- bangunan monumental dan bangunan gedung serba guna4< ,. 9antai mesanin dihitung dalam ketentuan arahan kepadatan bangunan< .. Penggunaan rongga atap diperhitungkan dalam ketentuan intensitas ruang. Penambahan lantai atau tingkat suatu bangunan harus mendapatkan persetu#uan instansi terkait. (. mp)op &angunan 5mplop bangunan ditetapkan dengan mempertimbangkan HSB- tinggi bangunan dan bukaan langit 3sky exposure4. Bukaan langit ditentukan dalam dera#at sudur dilihat dari garis as #alan. *. Tampi)an &angunan %ampilan bangunan ditetapkan dengan mempertimbangkan )arna bangunanbahan bangunan- tekstur bangunan- muka bangunan- gaya bangunankeindahan- dan keserasian dengan lingkungan sekitar. 8.1.+. turan Prasarana !inimum Prasarana adalah kelengkapan dasar fisik lingkungan yang memungkinkan lingkungan permukiman dan kegiatan lain dapat berfungsi sebagaimana mestinya. 1akupan prasarana yang diatur dalam Peraturan Monasi minimum adalah prasarana ( . Parkir Penyediaan parkir untuk setiap zonasi dan setiap kegiatan ditetapkan dangan standar yang berlaku umum untuk setiap kegiatan atau bangunan di daerah.

12. Singa#aya +onsultan VIII-8

Laporan Akhir

Rencana Detail Tata Ruang Kecamatan Karangasem

B. Bongkar !uat +egiatan-kegiatan yang melakukan bongkar muat di)a#ibkan menyediakan ruang bongkar muat yang memadai< +egiatan ini antara lain kegiatan perdagangan- pergudangan- pelayanan lainnya< %idak diperkenankan melakukan bongkar-muat di ruang milik #alan 3rumi#a4. '. (imensi %aringan %a)an $an Ke)engkapann,a -#treet Space. 8imensi zonasi. +elengkapan #alan yang diatur paling sedikit meliputi badan #alan- trotoarsaluran drainase. 5turan tambahan dapat dikenakan untuk penyediaan bahu #alan- teluk #alan untuk perhentian angkutan umum- dan median #alan. #aringan #alan dan kelengkapannya ditetapkan dengan mempertimbangkan fungsi #alan- =olume lalu-lintas dan peruntukan

(. Ke)engkapan Prasarana Lainn,a ,ang $ianggap per)u Prasarana lainnya yang diperlukan dapat di)a#ibkan atau dian#urkan sesuai kebutuhan- seperti penyediaan situ 3retention/detention pond- ruang terbuka publik- dan lain-lain4. "ateri aturan dapat meru#uk pada ketentuan prasarana yang diterbitkan oleh ( 8epartemen PU- 8epartemen Perhubungan- dan departemen teknis lainnya yang terkait< 7nstansi yang menerbitkan aturan teknis terkait- seperti P9$- P% +ereta 5pi- Pertamina- dan lain-lain. 8.1./. turan Lain0Tam&ahan 5turan lain dapat ditambahkan pada setiap zonasi. Untuk beberapa kegiatan yang diperbolehkan- misalnya (

12. Singa#aya +onsultan VIII-9

Laporan Akhir

Rencana Detail Tata Ruang Kecamatan Karangasem

+egiatan usaha yang diperbolehkan di zona hunian 3usaha rumahan)arung- salon- dokter praktek- dan lain-lain4 < 9arangan pen#ualan produk- tapi pen#ualan #asa diperbolehkan< Batasan luas atau persentase 3C4 maksimum dari luas lantai 3misalnya( kegiatan tambahan sepertisalon- )arung- fotokopi diperbolehkan dengan batas tidak melebihi 2/C dari +8B4< 5turan perubahan pemanfaatan ruang yang diperbolehkan. . turan Peru&ahan Kegiatan0Pemanfaatan &. +egiatan0Pemanfaatan %erbatas 3%4 Sebuah pemanfaatan ruang disebut pemanfaatan yang terbatas 3tanda %4 berarti bah)a pemanfaatannya mengandung batasan-batasan sebagai berikut ( Pembatasan pengoperasian- baik dalam bentuk pembatasan )aktu beroperasinya sebuah pemanfaatan ataupun pembatasan #angka )aktu pemanfaatan ruang tersebut untuk kegiatan yang diusulkan. Pembatasan intensitas ruang- baik +8B- +9B- +8@- #arak bebasataupun ketinggian pemerintah Monasi. Pembatasan #umlah pemanfaatan. Aika pemanfaatan yang diusulkan telah ada- masih mampu melayani- dan belum memerlukan tambahan 3contoh dalam sebuah ka)asan perumahan yang telah cukup #umlah mas#idnya- tidak diperkenankan membangun mas#id baru4- maka pemanfaatan tersebut tidak boleh dii#inkan- atau dii#inkan dengan pertimbangan-pertimbangan khusus. Pengenaan aturan-aturan tambahan seperti disinsentif- keharusan menyediakan analisis dampak lalu lintas- dan sebagainya. 2. +egiatan0Pemanfaatan Bersyarat 3B4 Aika sebuah pemanfaatan ruang memiliki tanda B atau merupakan pemanfaatan bersyarat- berarti untuk mendapatkan i#in- diperlukan persyaratan-persyaratan tertentu. Persyaratan ini diperlukan mengingat
12. Singa#aya +onsultan VIII-10

bangunan. Pembatasan ini dilakukan oleh dengan menurunkan nilai maksimum atau

kota

meninggikan nilai minimum dari intensitas ruang dalam Peraturan

Laporan Akhir

Rencana Detail Tata Ruang Kecamatan Karangasem

pemanfaatan ruang tersebut memiliki dampak yang besar bagi lingkungan sekitarnya. Persyaratan ini antara lain ( Penyusunan dokumen 5"859< Penyusunan Upaya Pengelolaan 9ingkungan 3U+94 dan upaya Pemantauan 9ingkungan 3UP94< Penyusunan 5nalisis 8ampak 9alu-lintas 35$8597$4< "engenakan biaya dampak pembangunan 3de=elopment impact fee4dan atau aturan disinsentif lainnya. Persyaratan ini dapat dikenakan secara bersamaan atau salah satunya sa#a. Penentuan persyaratan mana yang dikenakan ditentukan oleh Pemerintah +ota0+abupaten dengan mempertimbangkan besarnya dampak yang ditimbulkan oleh kegiatan0pemanfaatan ruang tertentu bagi lingkungan di sekitarnya. +etentuan yang dapat men#adi ru#ukan0acuan dalam penyusunan peraturan zonasi- terkait pemanfaatan bersyarat antara lain ( +eputusan "enteri $egara 9ingkungan @idup no.&! tahun tentang Aenis *encana Usaha dan atau +egiatan yang Wa#ib dilengkapi . dengan 5nalisis "engenai 8ampak 9ingkungan @idup< +eputusan "enteri $egara 9ingkungan @idup no.&N tahun 2 tentang Standa Pelayanan 8aerah +abupaten dan 8aerah +ota< +eputusan +epala Badan Pengendalian 8ampak 9ingkungan $o./6 %ahun &NN. tentang Pedoman "engenai Ukuran 8ampak Penting. B. Pemanfaatan Ruang Pe)engkap Pemanfaatan ruang pelengkap adalah suatu pemanfaatan termasuk dalam suatu subkategori di mana sub kategori menun#ukkan tidak dibolehkan dalam peruntukan tanah dasar tertentu- dapat dibolehkan sebagai pemanfaatan pelengkap pada peruntukan lahan tersebut- tergantung pada persyaratanpersyaratan yang ditentukan dalam Peraturan Monasi. Persyaratan-persyaratan tersebut disusun dengan mempertimbangkan ( &. +esesuaian dengan definisi pemanfaatan pelengkap< "inimal bidang 9ingkungan @idup di

12. Singa#aya +onsultan VIII-11

Laporan Akhir

Rencana Detail Tata Ruang Kecamatan Karangasem

2. +esesuaian dengan peraturan yang dapat diberlakukan pada penggunaan tersebut dalam peruntukan tanah dasar lain pada tipe peruntukan tanah yang sama 3ruang terbuka- pertanian- hunian- perdagangan dan #asa- atau industri4< ,. +esesuaian dengan pemanfaatan ruang utama di ka)asan tersebut- dimana prosentasenya tidak boleh melebihi fungsi utama ka)asan< .. Peraturan pemanfaatan yang diatur secara terpisah yang diidentifikasi sebagai :tidak diizinkan> pada suatu peruntukan tanah tertentu- tidak diizinkan sebagai pemanfaatan pelengkap pada peruntukan tanah tersebut< /. %idak merugikan dan atau mengganggu kegiatan masyarakat di sekitar ka)asan tersebut< 6. %ingkat kepentingannya terhadap kebutuhan publik- dan bukan hanya untuk keuntungan perorangan< !. Pertimbangan sosial budaya dan norma dalam masyarakat setempat. '. Ketentuan Pe)engkap Lain +etentuan pelengkap lain merupakan ketentuan pelengkap yang menguraikan peraturan di lokasi0ka)asan tertentu yang strategis sehingga memerlukan strategi khusus dalam pengendalian pembangunannya. 1ontoh ketentuan pelengkap ( Pemanfaatan yang diizinkan dalam suatu peruntukan lahan bisa lebih jauh dibatasi jika terdapat lahan-lahan ra an lingkungan. !i dalam setiap peruntukan lahan" dalam suatu persil tidak boleh terdapat struktur atau perbaikan" atau bagian padanya" dikonstruksi" dibangun" atau diubah" atau digunakan atau dira at kecuali untuk satu atau lebih tujuan atau kegiatan yang tercantum pada #atriks Pemanfaatan Ruang.$ +etentuan ini dapat berupa ketentuan teknis mengenai pemanfaatan terbuka atau tertutup 3di dalam gedung atau di ruang terbuka4- kriteria-kriteria atau ketentuan umum yang belum tercakup dalam Peraturan Penggunaan 9ahan sebelumnya. (. Pekarangan $an rea Lansekap +etentuan0aturan mengenai pekarangan dan area lansekap dapat diuraikan sebagai peraturan tambahan dalam Peraturan Monasi sesuai dengan kebi#akan
12. Singa#aya +onsultan VIII-12

Laporan Akhir

Rencana Detail Tata Ruang Kecamatan Karangasem

tiap pemerintah kabupaten0kota. 8asar pertimbangan dalam menyusun aturan tambahan tentang pekarangan dan area lansekap dalam peraturan zonasi antara lain ( &. %ingkat kepentingan komponen lansekap dalam zona tertentu di suatu )ilayah kabupaten0kota< 2. +esesuaian dengan ketentuan +8B dan +8@ dalam peraturan zonasi< ,. +esesuaian dengan arah kebi#akan pemerintah setempat< .. 8aya dukung lahan dan kondisi tanah< /. +epadatan penduduk dan intensitas bangunan< 6. +omponen pendukung di dalamnya- yang terkait dengan pemanfaatan ruang yang utama 3permukiman- industri- perdagangan- dan lain-lain4< !. $orma dan estetika lingkungan setempat.

*. Ketentuan )ain +etentuan lain yang dapat dimasukkan dalam peraturan zonasi- sebagai aturan tambahan antara lain ( &. 5turan mengenai pemunduran bangunan %setback&- kebun. 2. 5turan mengenai fasilitas tuna)isma- rumah #ompo dan fasilitas bagi penyandang cacat- meliputi ( 5turan ini disusun dengan pertimbangan persamaan hak sebagai )arga $egara 3masyarakat4- sehingga diperlukan perlakuan yang sama atas pemenuhan kebutuhan dan pelayanan umum< 5turan rinci lebih menekankan pada karakteristik khusus yang perlu diperhatikan untuk setiap fasilitas yang diperuntukkan. ,. 5turan mengenai off-street parking dan loading 5turan ini melengkapi aturan dalam peraturan zonasi yang terkait dengan pertimbangan dampak pembangunan < 5turan teknis ini dapat disertakan ataupun tidak disertakan dalam peraturan zonasi- dengan pertimbangan tingkat dampak yang ditimbulkan 3dapat dimasukkan dalam pemanfaatan bersyarat4. .. 5turan mengenai tata informasi- aksesoris bangunan- daya tampung rumah dan keindahan.

12. Singa#aya +onsultan VIII-13

Laporan Akhir

Rencana Detail Tata Ruang Kecamatan Karangasem

5turan-aturan tersebut disusun dan disesuaikan dengan kebi#akan pemerintah +abupaten Aembrana. Aika terdapat hal-hal yang belum tercakup dalam panduan ini yang dianggap perlu untuk disertakan dalam peraturan zonasi 3khusus untuk aturan teknis mengenai pembangunan dan pemanfaatan ruang4maka Pemerintah +abupaten Aembrana dapat menyesuaikannya dengan kebutuhan masyarakat- selama tidak merugikan masyarakat. 8.1.1. turan Khusus 1ontoh 5turan +husus ( 1. turan untuk 2ona Ra3an Ben4ana +a)asan ra)an bencana mencakup zona ra)an letusan gunung berapalongsor- kekeringan- kebakaran hutan- gelombang air pasang- abrasi pantai dan bencana tsunami. "ateri pengaturan disesuaikan dengan #enis bencana yang potensial. 8.2. Teks 2onasi -Zoning Te t.

8.2.1. Ketentuan Pemanfaatan Ruang $i 5i)a,ah Peren4anaan +etentuan kegiatan dan penggunaan lahan disesuaikan berdasarkan rencana pola ruang )ilayah perencanaan yang di#abarkan pada setiap Sub Bagian Wilayah Perencanaan 3SBWP4. +etentuan kegiatan tersebut antara lain adalah( 1. #B5P I +etentuan teknis zonasi kegiatan dan penggunaan lahan untuk SBWP 7 ini adalah sebagai berikut ( 1. 2ona Lin$ung a. 2ona Per)in$ungan #etempat -P#. 3&4 Sempadan Sungai 3PS-&4 +etentuan kegiatan dan penggunaan lahan untuk zona sempadan sungai di SBWP ini adalah ( Sempadan sungai yang diperbolehkan dalam ka)asan permukiman sekurang-kurangnya &/ meter di kiri dan kanan sungai yang tidak memiliki tanggul dan , meter di kiri dan kanan sungai yang memiliki tanggul. Untuk di luar ka)asan permukiman- sekurang-kurangnya ber#arak / meter di sebelah kiri dan kanan sungai yang tidak memiliki
12. Singa#aya +onsultan VIII-14

Laporan Akhir

Rencana Detail Tata Ruang Kecamatan Karangasem

tanggul dan 2/ meter di sebelah kiri dan kanan sungai yang memiliki tanggul. +egiatan budidaya sepan#ang sungai yang dapat mengganggu kelestarian fungsi sungai tidak diperbolehkan 3;4 kecuali pemanfaatan untuk aksesibilitas dan kegiatan keagamaan dan budaya setempat 3%4< Semua kegiatan pendirian bangunan di ka)asan sempadan sungai tidak dii#inkan 3;4 kecuali bangunan prasarana lalu lintas air dan bangunan pengambilan dan pembuangan air 3%4< +egiatan yang memperkuat fungsi perlindungan ka)asan sempadan sungai tetap boleh dilaksanakan tapi dengan pengendalian agar tidak adanya perubahan fungsi di masa mendatang- seperti kegiatan pertanian lahan basah dan perkebunan yang ada saat ini tidak dii#inkan untuk merubah fungsi yang dapat merusak atau mengganggu fungsi lindung di zona tersebut 3B4< +egiatan atau bentuk bangunan yang secara senga#a dan #elas menghambat arah dan intensitas aliran air sama sekali tidak diperbolehkan 3;4< Pemanfaatan untuk pemasangan reklame dan papa pengumuman 374< Pemanfaatan untuk pemasangan bentangan kabel listrikkabel telepon- dan pipa air minum 374< Pemanfaatan untuk pemancangan tiang atau pondasi prasarana #alan dan #embatan 374< +egiatan yang diizinkan bersyarat adalah kegiatan ruang terbuka hi#au untuk #alur hi#au 3B4. *uang %erbuka @i#au dii#inkan secara bersyarat dengan syarat(
%idak mengganggu fungsi lindung. +8B maksimal yang diperbolehkan adalah & C dan

merupakan bangunan yang tidak mengganggu fungsi sungai.


12. Singa#aya +onsultan VIII-15

Laporan Akhir

Rencana Detail Tata Ruang Kecamatan Karangasem +9B maksimal adalah -. dengan +8@ minimal N C. pengenaan

disintensif

bagi

pembangunan

yang

menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan. +egiatan pertanian lahan basah dan lahan kering yang diizinkan bersyarat adalah kegiatan eksisting yang sudah ada saat ini- pemanfaatan untuk budidaya pertanian dengan #enis tanaman yang diizinkan- kegiatan yang tidak merusak fungsi lindung. Syarat untuk pertanian lahan kering atau perkebunan tersebut adalah pertanian yang dikembangkan merupakan pertanian dengan konsep konser=asi lingkungan- yaitu dengan penanaman =egetasi berakar kuat#enis tanaman yang ditanam berupa tanaman tahunan sesuai dengan kondisi ka)asan dan mendukung pengembangan ka)asan sebagai daerah sempadan sungai 3B4< +egiatan yang dilarang adalah semua pemanfaatan budidaya yang dapat merusak fungsi dan kualitas air kecuali kegiatan yang diizinkan bersyarat 3;4< pengembangan sempadan sungai yang bersifat mengalir sepan#ang tahun 3perennial streams4 didukung ketersediaan #alan inspeksi sungai di sepan#ang kiri dan kanan sungai< pengembangan sempadan sungai pada sungai lainnya yang bersifat mengalir hanya pada musim hu#an 3intermitten stream4 dan mengalir hanya pada saat hu#an 3ephemeral streams4 yang berada di luar ka)asan permukiman harus pula dilengkapi #alan inspeksi sungai di sepan#ang kiri dan kanan sungai< pada sungai-sungai yang berada di ka)asan permukiman dan masih memungkinkan perlu dikembangkan ruang antara sungai dan ka)asan terbangun untuk mencegah pembangunan yang membelakangi sungai< pelarangan membuang sampah- limbah padat- cair dan0atau limbah B,

12. Singa#aya +onsultan VIII-16

Laporan Akhir

Rencana Detail Tata Ruang Kecamatan Karangasem

pengamanan terhadap #alur-#alur sungai yang dimanfaatkan sebagai daya tarik dan atraksi )isata< menyediakan taman tela#akan minimal & C 3sepuluh persen4 dari lebar sempadan< 324 Sempadan Pantai 3PS-24 +etentuan kegiatan dan penggunaan lahan untuk zona sempadan pantai di SBWP ini adalah ( Sempadan pantai ditetapkan sekurang-kurangnya & dari titik pasang tertinggi ke arah darat. +egiatan budidaya sepan#ang garis pantai yang dapat mengganggu kelestarian fungsi pantai tidak diperbolehkan 3;4 kecuali pemanfaatan untuk aksesibilitas dan kegiatan keagamaan dan budaya setempat 3%4< Pembatasan pendirian bangunan hanya untuk menun#ang kegiatan rekreasi pantai- pengamanan pesisirnelayan dan kegiatan pelabuhan 3%4< pelarangan semua #enis kegiatan yang dapat menurunkan kualitas lingkungan 3;4< +egiatan yang memperkuat fungsi perlindungan ka)asan sempadan pantai tetap boleh dilaksanakan tapi dengan pengendalian agar tidak adanya perubahan fungsi di masa mendatang. Seperti kegiatan pertanian lahan basah dan perkebunan yang ada saat ini tidak dii#inkan untuk merubah fungsi yang dapat merusak atau mengganggu fungsi lindung di zona tersebut 3B4< Wa#ib dikembangkan struktur alami dan struktur buatan untuk mencegah abrasi< Pengamanan dan perlindungan lokasi tertentu di ka)asan sempadan pantai sebagai ruang publik yang berfungsi sosial dan keagamaan< untuk pantai bertebing digunakan sempadan #urang< kegiatan meter

12. Singa#aya +onsultan VIII-17

Laporan Akhir

Rencana Detail Tata Ruang Kecamatan Karangasem

untuk bangunan di pantai bertebing )a#ib menggunakan ka#ian teknis dari tenaga ahli yang bersertifikat atau dikeluarkan oleh dinas teknis terkait 3B4. 3,4 Sempadan "ata 5ir 3PS-,4 +etentuan kegiatan dan penggunaan lahan untuk zona sempadan mata air di SBWP ini adalah ( *adius ka)asan sempadan mata air ini adalah 2
tepi mata airmeter dari

Pemanfaatan diprioritaskan untuk kegiatan penanaman pohon +egiatan yang diizinkan 374 yaitu ( kegiatan pengembangan0pembangunan sumber resapan air- cagar alam dan suaka margasat)a< kegiatan penataan dan pengembangan sempadan mata air< dan kegiatan pemanfaatan ruang lainnya yang dapat meningkatkan fungsi sempadan. +egiatan yang diizinkan terbatas 3%4 yaitu ( kegiatan pengembangan hutan lindung< kegiatan #asa pari)isata< pendirian bangunan yang merupakan bagian dari suatu #aringan atau transmisi bagi kepentingan umum yang keberadaannya telah mendapat persetu#uan dari instansi terkait- misal ( pos pengamat kebakaran- pos pen#agaanpapan petun#uk0penerangan- patok triangulasi- tugu< dan pengembangan mata air untuk kepentingan air minum kemasan 3in=estasi s)asta4 harus melalui ka#ian teknis. +egiatan yang dilarang 3;4 pada ka)asan sempadan mata air ini
adalah melakukan pengeboran air ba)ah tanah pada radius 2 3dua ratus4 meter di sekitar mata air- semua pemanfaatan ruang budidaya baik pertanian maupun non pertanian kecuali kegiatan yang diizinkan dan diizinkan terbatas diatas.

&. Ruang Ter&uka 6i7au -RT6.


12. Singa#aya +onsultan VIII-18

Laporan Akhir

Rencana Detail Tata Ruang Kecamatan Karangasem

+etentuan kegiatan dan penggunaan lahan untuk zona ruang terbuka hi#au adalah ( *uang tebuka hi#au di SBWP ini dikelompokan men#adi *%@ bentuk buatan 3taman0hutan kota4 dan *%@ alami 3perbukitan untuk zona mitigasi bencana4< 8ialokasikan pada pusat-pusat pelayanan sesuai dengan hirarki taman yang direncanakan< "emiliki #alan akses minimum berupa #alan lingkungan untuk taman lingkungan- #alan kolektor untuk taman kecamatan dan taman kota< "enyediakan taman p2kh dengan luasan kurang lebih / hektardengan ketentuan( "enyediakan akses masuk ke taman dari #alan utama "enyediakan sarana dan prasarana penun#ang taman seperti tempat parker- sarana bermain anak- tempat dudukgazebotoilet#alan pedestrian dan kelengkapankelengkapan lainnya. "enyediakan berbagai pepohonan dan bunga penghias taman. *%@ berupa taman )a#ib disediakan pada halaman perkantoran- pertokoan- dan tempat usaha umumnya berupa #alur trotoar dan area parkir terbuka. +etentuan penyediaan *%@ pada ka)asan ini adalah sebagai berikut( Untuk tingkat +8B ! C-N C perlu menambahkan tanaman dalam pot< Perkantoran- pertokoan dan tempat usaha dengan +8B diatas ! C- memiliki minimal 2 3dua4 pohon kecil atau sedang yang ditanam pada lahan atau pada pot berdiameter diatas 6 cm< Persyaratan penanaman pohon pada perkantoran- pertokoan dan tempat usaha dengan +8B diba)ah ! C- berlaku seperti persyaratan pada *%@ pekarangan rumah- dan ditanam pada area diluar +8B yang telah ditentukan.
12. Singa#aya +onsultan VIII-19

Laporan Akhir

Rencana Detail Tata Ruang Kecamatan Karangasem

Pada kondisi luas lahan terbuka terbatas- maka untuk *%@ dapat memanfaatkan ruang terbuka non hi#au- seperti atap gedung- teras rumah- teras-teras bangunan bertingkat dan disamping bangunan- dan lain-lain dengan memakai media tambahan- seperti pot dengan berbagai ukuran sesuai lahan yang tersedia< 9ahan dengan +8B diatas N C seperti pada ka)asan pertokoan di pusat kota- atau pada ka)asan-ka)asan dengan kepadatan tinggi dengan lahan yang sangat terbatas- *%@ dapat disediakan pada atap bangunan. Untuk itu bangunan harus memiliki struktur atap yang secara teknis memungkinkan. 4. #uaka )am $an 'agar Bu$a,a -R20#'. +etentuan kegiatan dan penggunaan lahan untuk zona suaka alam dan cagar budaya adalah ( Mona cagar budaya yang ditetapkan dalam SBWP ini adalah ka)asan Puri 5gung +arangasem< Pembatasan pengembangan kegiatan perdagangan dan #asa dan kegiatan budidaya lainnya kecuali untuk perumahan 3B4< 8ilarang mengembangakan rumah atau bangunan lain berlantai lebih dari satu 3;4< "engembangkan bangunan dengan arsitektur bali 3local karangasem4<

2. 2ona Bu$i$a,a a. 2ona Perumahan -R. +etentuan kegiatan dan penggunaan lahan untuk zona perumahan di SBWP ini adalah ( Pengembangan perumahan dimungkinkan pada zona-zona yang telah ditetapkan<

12. Singa#aya +onsultan VIII-20

Laporan Akhir

Rencana Detail Tata Ruang Kecamatan Karangasem

+egiatan perumahan pada #aringan #alan kolektor utama maupun sekunder diarahkan memiliki +8B . -/ C serta memiliki #umlah lantai maksimum 2 lantai. +egiatan yang diizinkan di zona perumahan ini 374 yaitu ( kegiatan pembangunan 0pengembangan sumber resapan air< kegiatan pembangunan0penataan sempadan sungai< kegiatan pembangunan perumahan perdesaan< pembangunan %PS< pengembangan dan pembangunan ruang terbuka hi#au seperti rekreasi taman 3taman pasif4- taman kota- *%@ lainnya< +egiatan yang diizinkan terbatas 3%4 meliputi ( kegiatan #asa seperti #asa keuangan0perbankan- #asa pelayanan pendidikan- #asa pelayanan kesehatan- #asa pelayanan sosial- #asa usaha pelayanan rekreasi dan hiburan- #asa usaha makanan dan minuman- #asa pera)atan0 perbaikan0 reparasi- #asa pengiriman pesanan0 ekspedisi#asa profesional- #asa pemakaman- #asa penginapan- #asa pari)isata- #asa pen#ualan0 perse)aan kendaraan pribadi0 niaga#asa pen#ualan0 perse)aan peralatan dan perlengkapan kendaraan- #asa umum lainnya< kegiatan perdagangan seperti )arung toko- pertokoan- pasar tradisional- pasar lingkungan- #enis perdagangan lainnya mengikuti pola perkembangan permukiman kegiatan pembangunan kantor pemerintahan dan kantor publik lainnya< pembangunan fasilitas pendukung @ankam 3mess- diklatperkantoran- polsek- koramil- polda4< dan +egiatan yang diizinkan bersyarat 3B4- meliputi ( kegiatan pembangunan transmisi- relay- dan distribusi listrik- telekomunikasi dan energi< kegiatan #asa pen#ualan bahan bakar 3SPBU- SPBE0H4<

12. Singa#aya +onsultan VIII-21

Laporan Akhir

Rencana Detail Tata Ruang Kecamatan Karangasem

kegiatan

pembangunan

fasilitas

lingkungan

seperti

7P5907P9% dan %P5< kegiatan pembangunan 7ndustri non polutif dan berskala kecil. Pengembangan perumahan komunal yang sudah diarahkan pada zona perumahan yang dikembangkan oleh pengembang )a#ib menyediakan sarana dan prasarana umum penun#ang< Sistem #aringan yang dikembangkan oleh pengembang pada perumahan komunal harus terkoneksi dengan system #aringan yang sudah dibuat oleh pemerintah +abupaten +arangasem< +egiatan yang dilarang pada zona perumahan adalah semua pemanfaatan ruang baik untuk budidaya pertanian maupun budidaya non pertanian kecuali yang dikategorikan diizinkan terbatas dan bersyarat tersebut di atas 3;4. &. 2ona Per$agangan $an %asa -K. +etentuan kegiatan dan penggunaan lahan untuk zona perdagangan dan #asa di SBWP ini adalah ( +egiatan perdagangan #asa yang diarahkan adalah perdagangan #asa tunggul- kopel dan deret. Mona ini diarahkan pada #alur#alur utama yang menguhubungkan pusat-pusat ka)asan dan pusat-pusat berkembang. +egiatan yang diizinkan 374 di zona perdagangan dan #asa ini yaitu ( kegiatan pembangunan0pengembangan sumber resapan air< pengembangan dan pembangunan ruang terbuka hi#au seperti rekreasi taman 3taman pasif4- taman kota- *%@ lainnya. kegiatan #asa seperti #asa keuangan0perbankan- #asa pelayanan pendidikan- #asa pelayanan kesehatan- #asa pelayanan sosial- #asa usaha pelayanan rekreasi dan hiburan- #asa usaha makanan dan minuman- #asa pera)atan0 perbaikan0 reparasi- #asa pengiriman pesanan0 ekspedisi12. Singa#aya +onsultan VIII-22

perdagangan

#asa

eksisting

yang

sudah

Laporan Akhir

Rencana Detail Tata Ruang Kecamatan Karangasem

#asa profesional- #asa pemakaman- #asa penginapan- #asa pari)isata- #asa pen#ualan0 perse)aan kendaraan pribadi0 niaga#asa pen#ualan0 perse)aan peralatan dan perlengkapan kendaraan- #asa umum lainnya< kegiatan perdagangan seperti )arung toko- pertokoan- pasar tradisional- pasar lingkungan- #enis perdagangan lainnya mengikuti pola perkembangan permukiman +egiatan yang dii#inkan terbatas 3%4- meliputi( +egiatan perumahan baik tunggal- kopel- maupun deret baik untuk kepadatan tinggi- sedang- dan rendah. 'asilitas pendukung permukiman. +egiatan yang dii#inkan bersyarat 3B4- meliputi ( kegiatan #asa pen#ualan bahan bakar 3SPBU- SPBE0H4< kegiatan pembangunan fasilitas lingkungan seperti 7P5907P9% dan %P5< +egiatan industry yang bias mengganggu baik dari segi polusi udara dan suara. Wa#ib membangun tela#akan selebar &-/ meter- tempat parkir dan sarana pendukung lainnya< +egiatan perdagangan dan #asa pada #aringan #alan kolektor utama maupun sekunder diarahkan memiliki +8B . -/ C serta memiliki #umlah lantai maksimum , lantai. 4. 2ona Perkantoran -KT. +etentuan kegiatan dan penggunaan lahan untuk zona perkantoran di SBWP ini adalah ( +egiatan perkantoran yang diarahkan adalah perkantoran pemerintah dan s)asta. Mona ini diarahkan pada satu ka)asan perkantoran yang merupakan pusat pemerintahan dan tersebar pada #alur-#alur utama. +egiatan yang diizinkan 374 di zona perkantoran yaitu ( kegiatan pembangunan0pengembangan sumber resapan air<

12. Singa#aya +onsultan VIII-23

Laporan Akhir

Rencana Detail Tata Ruang Kecamatan Karangasem

pengembangan dan pembangunan ruang terbuka hi#au seperti rekreasi taman 3taman pasif4- taman kota- *%@ lainnya. Perkantoran pemerintah dan s)asta 'asilitas umum untuk kepentingan kesehatan- social- dll +egiatan yang dii#inkan terbatas- meliputi( +egiatan perumahan baik tunggal- kopel- maupun deret baik untuk kepadatan tinggi- sedang- dan rendah. +egiatan industry yang bias mengganggu baik dari segi polusi udara dan suara. 'asilitas pendukung permukiman. kegiatan #asa seperti #asa keuangan0 perbankan- #asa pelayanan pendidikan- #asa pelayanan kesehatan- #asa pelayanan sosial- #asa usaha pelayanan rekreasi dan hiburan- #asa usaha makanan dan minuman- #asa pera)atan0 perbaikan0 reparasi- #asa pengiriman pesanan0 ekspedisi#asa profesional- #asa pemakaman- #asa penginapan- #asa pari)isata- #asa pen#ualan0perse)aan kendaraan pribadi0 niaga#asa pen#ualan0 perse)aan peralatan dan perlengkapan kendaraan- #asa umum lainnya< kegiatan perdagangan seperti )arung toko- pertokoan- pasar tradisional- pasar lingkungan- #enis perdagangan lainnya mengikuti pola perkembangan permukiman +egiatan yang dii#inkan bersyarat 3B4- meliputi ( kegiatan #asa pen#ualan bahan bakar 3SPBU- SPBE0H4< kegiatan pembangunan fasilitas lingkungan seperti 7P5907P9% dan %P5< Wa#ib memiliki tempat parkir Penggunaan zona perkantoran diarahkan memiliki +8B . / C serta memiliki #umlah lantai maksimum , lantai. $. 2ona Pertanian Lahan Basah -PL8181.

12. Singa#aya +onsultan VIII-24

Laporan Akhir

Rencana Detail Tata Ruang Kecamatan Karangasem

+etentuan kegiatan dan penggunaan lahan untuk zona pertanian lahan basah di SBWP ini adalah ( +egiatan yang diizinkan 374- meliputi ( pengembangan sumber resapan air< kegiatan pembangunan dan penataan sempadan sungai dan mata air< kegiatan pengembangan budidaya pertanian seperti budidaya sa)ah irigasi teknis- irigasi non teknis- sa)ah tadah hu#an- dan perikanan< mengoptimalkan produktifitas lahan sa)ah yang berigiasi teknis melalui intensifikasi pertanian< mengembangkan sistem pergiliran tanaman pada lahan sa)ah dengan pola 2 tanah< pembinaan dan peningkatan produksi komoditas andalan0unggulan daerah< kegiatan pendirian bangunan penun#ang usaha pertanian lahan basah0sa)ah irigasi teknis< pengembangan pertanian yang dapat meningkatkan berbasis pendapatan usahatani melalui peningkatan skala usaha dalam bentuk-bentuk corporate ' farming$ subak< +egiatan yang diizinkan bersyarat 3B4- meliputi ( kegiatan pengembangan budidaya peternakan kegiatan pembangunan transmisi- relay- dan distribusi listrik- telekomunikasi dan energi. +egiatan yang dilarang 3;4 adalah semua pemanfaatan ruang budidaya non pertanian kecuali yang diizinkan terbatasdiizinkan bersyarat dan kegiatan yang diatur dalam rencana rinci tata ruang ka)asan. Pengenaan disinsentif bagi pembangunan yang menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan.
12. Singa#aya +onsultan VIII-25

C padi dan &

C pala)i#a sebagai

alternatif yang tepat guna untuk mempertahankan kualitas

Laporan Akhir

Rencana Detail Tata Ruang Kecamatan Karangasem

e. 2ona Pertanian Lahan Kering -PL8182. +etentuan kegiatan dan penggunaan lahan untuk zona pertanian lahan kering di SBWP ini adalah ( +egiatan yang diizinkan 374- meliputi ( +egiatan pengembangan sumber resapan air< kegiatan pembangunan dan penataan sempadan sungai dan mata air kegiatan budidaya tanaman tahunan0perkebunan- kebun campuran atau lading dan perikanan pengembangan daerah< peningkatan produktifitas tanaman lahan kering< dan pengembangan industri ikutan di ka)asan lahan kering dengan tetap mengacu perlindungan setempat dan aturan teknis sektoral. +egiatan pemanfaatan ruang lainnya yang dapat meningkatkan fungsi perkebunan. +egiatan yang diizinkan terbatas 3%4- meliputi ( +egiatan permukiman campuran yang sesuai dengan daya dukung lahan- dan lebih diarahkan mengikuti permukiman eksisting dengan pola setempat. +egiatan pembangunan fasilitas pendukung permukiman dan fasilitas umum kegiatan pengembangan0pembangunan ruang terbuka hi#au seperti taman pemakaman- rekreasi taman 3taman pasif4 dan *%@ lainnya. +egiatan pembangunan %PS. +egiatan yang diizinkan bersyarat 3B4- meliputi ( kegiatan terbangun dengan fungsi yang menun#ang dan terkait dengan kegiatan perkebunan seperti( balai penelitiankantor lapangan dan bangunan lain yang se#enis dengan produksi komoditas andalan0unggulan

12. Singa#aya +onsultan VIII-26

Laporan Akhir

Rencana Detail Tata Ruang Kecamatan Karangasem

luas terbangun maksimum & C 3sepuluh persen4 dari luas kepemilikan< kegiatan budidaya peternakan< kegiatan budidaya transmisi- relay- dan distribusi listriktelekomunikasi dan energi< dan kegiatan pembangunan fasilitas akomodasi )isata skala kecil dengan luas bangunan 3+8B4 maksimal . C 3sepuluh persen4 dari luas kepemilikan pada lahan yang layak- +9B maksimal 2- dengan persyaratan memenuhi ketentuan teknis perlindungan setempat. f. 2ona Penun7ang Pari3isata -PL83. +etentuan kegiatan dan penggunaan lahan untuk zona penun#ang pari)isata di SBWP ini adalah ( Pengembangan pari)isata kerakyatan berbasis kearifan local dan masyarakat setempat< dapat dikembangkan fasilitas akomodasi pari)isata skala kecilfasilitas pari)isata yang berupa hamparan- dan pengembangan fasilitas penun#ang pari)isata seperti fasilitas makan dan minum- )arung0kios cinderamata secara terbatas dengan koefisien dasar bangunan setinggi-tingginya 6 kepemilikan pada lahan yang layak terbangun< tidak diperkenankan membangun fasilitas yang memerlukan areal lebih dari / @a< menerapkan pola dan arsitektur bangunan dengan ciri khas arsitektur Bali pada setiap bangunan akomodasi dan fasilitas penun#ang pari)isata< dalam mendirikan bangunan-bangunan fasilitas penun#ang pari)isata dilarang memanfaatkan lahan persa)ahan beririgasi teknis untuk menghindari ter#adinya alih fungsi lahan pertanian sa)ah produktif< dilarang membangun akomodasi )isata pada lahan dengan kemiringan diatas . C< C dari luas

12. Singa#aya +onsultan VIII-27

Laporan Akhir

Rencana Detail Tata Ruang Kecamatan Karangasem

pengembangan daya tarik )isata harus selaras- serasi dan diarahkan untuk tetap melestarikan kehidupan sosial budaya masyarakat dan keindahan panorama alam< +egiatan perumahan tidak diizinkan kecuali perumahan eksisting< tidak mengganggu fungsi dari ruang terbuka hi#au< menambah lahan parkir dan ruang terbuka hi#au< +etinggian bangunan maksimum &2 meter agar pemandangan 3=ie)4 ke arah ob#ek alam seperti sa)ah- sungai- bukit- pantai dan laut tidak terhalang. 2. #B5P II +etentuan teknis zonasi kegiatan dan penggunaan lahan yang terdapat di SBWP ini adalah sebagai berikut ( 1. 2ona Lin$ung a. 2ona 6utan Lin$ung -6L. +etentuan kegiatan untuk zona hutan linduna ng adalah ( +egiatan budidaya tidak diperbolehkan kecuali pemanfaatan untuk kegiatan upacara keagamaan< +egiatan yang dilarang adalah semua pemanfaatan budidaya yang dapat merusak fungsi dan kualitas hutan lindung. &. Per)in$ungan Terha$ap Ka3asan Ba3ahann,a -PB. +etentuan kegiatan untuk zona hutan lindung adalah ( +egiatan budidaya tidak diperbolehkan kecuali pemanfaatan untuk kegiatan upacara keagamaan< +egiatan yang diizinkan bersyarat adalah kegiatan ruang terbuka hi#au untuk #alur hi#au. *uang %erbuka @i#au dii#inkan secara bersyarat dengan ketentuan(
%idak mengganggu fungsi lindung. +8B maksimal yang diperbolehkan adalah C atau tidak

ada bangunan apapun. +egiatan yang dilarang adalah semua pemanfaatan budidaya yang dapat merusak fungsi dan kualitas hutan lindung.
12. Singa#aya +onsultan VIII-28

Laporan Akhir

Rencana Detail Tata Ruang Kecamatan Karangasem

4. 2ona Per)in$ungan #etempat -P#. 3&4 Sempadan Sungai 3PS-&4 +etentuan kegiatan dan penggunaan lahan untuk zona sempadan sungai di SBWP ini adalah ( Sempadan sungai yang diperbolehkan dalam ka)asan permukiman sekurang-kurangnya &/ meter di kiri dan kanan sungai yang tidak memiliki tanggul dan , meter di kiri dan kanan sungai yang memiliki tanggul. Untuk di luar ka)asan permukiman- sekurang-kurangnya ber#arak / meter di sebelah kiri dan kanan sungai yang tidak memiliki tanggul dan 2/ meter di sebelah kiri dan kanan sungai yang memiliki tanggul. +egiatan budidaya sepan#ang sungai yang dapat mengganggu kelestarian fungsi sungai tidak diperbolehkan 3;4 kecuali pemanfaatan untuk aksesibilitas dan kegiatan keagamaan dan budaya setempat 3%4< Semua kegiatan pendirian bangunan di ka)asan sempadan sungai tidak dii#inkan 3;4 kecuali bangunan prasarana lalu lintas air dan bangunan pengambilan dan pembuangan air 3%4< +egiatan yang memperkuat fungsi perlindungan ka)asan sempadan sungai tetap boleh dilaksanakan tapi dengan pengendalian agar tidak adanya perubahan fungsi di masa mendatang- seperti kegiatan pertanian lahan basah dan perkebunan yang ada saat ini tidak dii#inkan untuk merubah fungsi yang dapat merusak atau mengganggu fungsi lindung di zona tersebut 3B4< +egiatan atau bentuk bangunan yang secara senga#a dan #elas menghambat arah dan intensitas aliran air sama sekali tidak diperbolehkan 3;4< Pemanfaatan untuk pemasangan reklame dan papa pengumuman 374<

12. Singa#aya +onsultan VIII-29

Laporan Akhir

Rencana Detail Tata Ruang Kecamatan Karangasem

Pemanfaatan untuk pemasangan bentangan kabel listrikkabel telepon- dan pipa air minum 374< Pemanfaatan untuk pemancangan tiang atau pondasi prasarana #alan dan #embatan 374< +egiatan yang diizinkan bersyarat adalah kegiatan ruang terbuka hi#au untuk #alur hi#au 3B4. *uang %erbuka @i#au dii#inkan secara bersyarat dengan syarat(
%idak mengganggu fungsi lindung. +8B maksimal yang diperbolehkan adalah & C dan

merupakan bangunan yang tidak mengganggu fungsi sungai.


+9B maksimal adalah -. dengan +8@ minimal N C. pengenaan

disintensif

bagi

pembangunan

yang

menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan. +egiatan pertanian lahan basah dan lahan kering yang diizinkan bersyarat adalah kegiatan eksisting yang sudah ada saat ini- pemanfaatan untuk budidaya pertanian dengan #enis tanaman yang diizinkan- kegiatan yang tidak merusak fungsi lindung. Syarat untuk pertanian lahan kering atau perkebunan tersebut adalah pertanian yang dikembangkan merupakan pertanian dengan konsep konser=asi lingkungan- yaitu dengan penanaman =egetasi berakar kuat#enis tanaman yang ditanam berupa tanaman tahunan sesuai dengan kondisi ka)asan dan mendukung pengembangan ka)asan sebagai daerah sempadan sungai 3B4< +egiatan yang dilarang adalah semua pemanfaatan budidaya yang dapat merusak fungsi dan kualitas air kecuali kegiatan yang diizinkan bersyarat 3;4< pengembangan sempadan sungai yang bersifat mengalir sepan#ang tahun 3perennial streams4 didukung ketersediaan #alan inspeksi sungai di sepan#ang kiri dan kanan sungai< pengembangan sempadan sungai pada sungai lainnya yang bersifat mengalir hanya pada musim hu#an 3intermitten
12. Singa#aya +onsultan VIII-30

Laporan Akhir

Rencana Detail Tata Ruang Kecamatan Karangasem

stream4 dan mengalir hanya pada saat hu#an 3ephemeral streams4 yang berada di luar ka)asan permukiman harus pula dilengkapi #alan inspeksi sungai di sepan#ang kiri dan kanan sungai< pada sungai-sungai yang berada di ka)asan permukiman dan masih memungkinkan perlu dikembangkan ruang antara sungai dan ka)asan terbangun untuk mencegah pembangunan yang membelakangi sungai< pelarangan membuang sampah- limbah padat- cair dan0atau limbah B, pengamanan terhadap #alur-#alur sungai yang dimanfaatkan sebagai daya tarik dan atraksi )isata< menyediakan taman tela#akan minimal & C 3sepuluh persen4 dari lebar sempadan< 324 Sempadan Pantai 3PS-24 +etentuan kegiatan dan penggunaan lahan untuk zona sempadan pantai di SBWP ini adalah ( Sempadan pantai ditetapkan sekurang-kurangnya & dari titik pasang tertinggi ke arah darat. +egiatan budidaya sepan#ang garis pantai yang dapat mengganggu kelestarian fungsi pantai tidak diperbolehkan 3;4 kecuali pemanfaatan untuk aksesibilitas dan kegiatan keagamaan dan budaya setempat 3%4< Pembatasan pendirian bangunan hanya untuk menun#ang kegiatan rekreasi pantai- pengamanan pesisirnelayan dan kegiatan pelabuhan 3%4< pelarangan semua #enis kegiatan yang dapat menurunkan kualitas lingkungan 3;4< +egiatan yang memperkuat fungsi perlindungan ka)asan sempadan pantai tetap boleh dilaksanakan tapi dengan pengendalian agar tidak adanya perubahan fungsi di masa mendatang. Seperti kegiatan pertanian lahan basah dan
12. Singa#aya +onsultan VIII-31

meter

kegiatan

Laporan Akhir

Rencana Detail Tata Ruang Kecamatan Karangasem

perkebunan yang ada saat ini tidak dii#inkan untuk merubah fungsi yang dapat merusak atau mengganggu fungsi lindung di zona tersebut 3B4< Wa#ib dikembangkan struktur alami dan struktur buatan untuk mencegah abrasi< Pengamanan dan perlindungan lokasi tertentu di ka)asan sempadan pantai sebagai ruang publik yang berfungsi sosial dan keagamaan< untuk pantai bertebing digunakan sempadan #urang< untuk bangunan di pantai bertebing )a#ib menggunakan ka#ian teknis dari tenaga ahli yang bersertifikat atau dikeluarkan oleh dinas teknis terkait 3B4. 3,4 Sempadan "ata 5ir 3PS-,4 +etentuan kegiatan dan penggunaan lahan untuk zona sempadan mata air di SBWP ini adalah ( *adius ka)asan sempadan mata air ini adalah 2
tepi mata airmeter dari

Pemanfaatan diprioritaskan untuk kegiatan penanaman pohon +egiatan yang diizinkan 374 yaitu ( kegiatan pengembangan0pembangunan sumber resapan air- cagar alam dan suaka margasat)a< kegiatan penataan dan pengembangan sempadan mata air< dan kegiatan pemanfaatan ruang lainnya yang dapat meningkatkan fungsi sempadan. +egiatan yang diizinkan terbatas 3%4 yaitu ( kegiatan pengembangan hutan lindung< kegiatan #asa pari)isata< pendirian bangunan yang merupakan bagian dari suatu #aringan atau transmisi bagi kepentingan umum yang keberadaannya telah mendapat persetu#uan dari instansi

12. Singa#aya +onsultan VIII-32

Laporan Akhir

Rencana Detail Tata Ruang Kecamatan Karangasem

terkait- misal ( pos pengamat kebakaran- pos pen#agaanpapan petun#uk0penerangan- patok triangulasi- tugu< dan pengembangan mata air untuk kepentingan air minum kemasan 3in=estasi s)asta4 harus melalui ka#ian teknis. +egiatan yang dilarang 3;4 pada ka)asan sempadan mata air ini adalah melakukan pengeboran air ba)ah tanah pada radius 2 3dua ratus4 meter di sekitar mata air- semua pemanfaatan ruang budidaya baik pertanian maupun non pertanian kecuali kegiatan yang diizinkan dan diizinkan terbatas diatas. 3.4 *adius +esucian Pura 3PS-.4 +etentuan zonasi untuk ka)asan suci dan tempat suci yaitu berdasarkan konsep tri zona- mencakup( zona inti adalah zona utama karang kekeran sesuai dengan konsep maha ana yang diperuntukkan sebagai hutan lindung- ruang terbuka hi#au- ka)asan pertanian dan bangunan penun#ang kegiatan keagamaan< zona penyangga adalah zona madya karang kekeran yang sesuai konsep tapa )ana diperuntukkan sebagai ka)asan hutan- ruang terbuka hi#au- ka)asan budidaya pertanianfasilitas darmasala- pasraman- dan bangunan fasilitas umum penun#ang kegiatan keagamaan< zona pemanfaatan adalah zona nista karang kekeran yang sesuai konsep sri )ana diperuntukkan sebagai ka)asan budidaya pertanianbangunan permukiman bagi pengempon- penyungsung dan penyi)i pura- bangunan fasilitas umum penun#ang kehidupan sehari-hari masyarakat setempat serta melarang semua #enis kegiatan usaha dan0atau kegiatan yang dapat menurunkan kualitas lingkungan hidup dan nilai-nilai kesucian tempat suci< dan penentuan batas-batas terluar tiap zona radius ka)asan tempat suci didasarkan atas batas-batas fisik yang tegas
12. Singa#aya +onsultan VIII-33

ana yang dipolakan kedalam , 3tiga4

Laporan Akhir

Rencana Detail Tata Ruang Kecamatan Karangasem

berupa batas alami atau batas buatan- disesuaikan dengan kondisi geografis masing-masing ka)asan dan pan#ang radius antara garis lingkaran terluar zona pemanfaatan dan titik pusat lingkaran sekurang-kurangnya sama dengan radius ka)asan tempat suci sebagaimana dimaksud dalam Pasal / - ayat 324- diatur lebih lan#ut dalam rencana rinci tata ruang ka)asan tempat suci< untuk bangunan perumahan penduduk yang telah ada0bangunan-bangunan lainnya yang telah mendapat i#in bangunan yang berada dalam +a)asan *adius +esucian Pura akan ditata sehingga tidak mengganggu kesucian pura4< +etentuan umum peraturan zonasi untuk ka)asan tempat suci di +abupaten diatur lebih lan#ut dengan Peraturan Bupati +arangasem setelah mendapat ka#ian dari aspek keagamaan- budaya- sosial dan teknis dari lembaga yang terkait seperti P@87 dan "U8P. $. #uaka )am $an 'agar Bu$a,a -R20#'. +etentuan kegiatan dan penggunaan lahan untuk zona suaka alam dan cagar budaya adalah ( Mona cagar budaya yang ditetapkan dalam SBWP ini adalah ka)san 8esa %radisional 5sak- %imbrah dan Bugbug< Pembatasan pengembangan kegiatan perdagangan dan #asa dan kegiatan budidaya lainnya kecuali untuk perumahan 3B4< 8ilarang mengembangakan rumah atau bangunan lain berlantai lebih dari satu 3;4< "engembangkan bangunan dengan arsitektur bali 3local karangasem4< 2. 2ona Bu$i$a,a a. 2ona Perumahan -R. +etentuan kegiatan dan penggunaan lahan untuk zona perumahan di SBWP ini adalah (
12. Singa#aya +onsultan VIII-34

Laporan Akhir

Rencana Detail Tata Ruang Kecamatan Karangasem

+egiatan perumahan diarahkan pada zona-zona yang telah ditetapkan< Penggunaan perumahan pada #aringan #alan kolektor utama maupun sekunder diarahkan memiliki +8B . -/ C serta memiliki #umlah lantai maksimum 2 lantai< +egiatan yang diizinkan 374 di zona perumahan yaitu ( kegiatan pembangunan 0pengembangan sumber resapan air< kegiatan pembangunan0penataan sempadan sungai< kegiatan pembangunan permukiman perdesaan< pembangunan %PS< pengembangan dan pembangunan ruang terbuka hi#au seperti rekreasi taman 3taman pasif4- taman kota- *%@ lainnya. +egiatan yang diizinkan terbatas 3%4- meliputi ( kegiatan pembangunan0penataan sekitar mata air< kegiatan #asa seperti #asa keuangan0 perbankan- #asa pelayanan pendidikan- #asa pelayanan kesehatan- #asa pelayanan sosial- #asa usaha pelayanan rekreasi dan hiburan- #asa usaha makanan dan minuman- #asa pera)atan0 perbaikan0 reparasi- #asa pengiriman pesanan0 ekspedisi#asa profesional- #asa pemakaman- #asa penginapan- #asa pari)isata- #asa pen#ualan0 perse)aan kendaraan pribadi0 niaga- #asa pen#ualan0perse)aan peralatan dan perlengkapan kendaraan- #asa umum lainnya< kegiatan perdagangan seperti )arung toko- pertokoan- pasar tradisional- pasar lingkungan- #enis perdagangan lainnya mengikuti pola perkembangan permukiman dan menun#ang kegiatan )isata. kegiatan pembangunan kantor pemerintahan dan kantor publik lainnya< pembangunan fasilitas pendukung @ankam 3mess- diklatperkantoran- polsek- koramil- polda4<

12. Singa#aya +onsultan VIII-35

Laporan Akhir

Rencana Detail Tata Ruang Kecamatan Karangasem

kegiatan yang diizinkan bersyarat 3B4- meliputi ( kegiatan pembangunan transmisi- relay- dan distribusi listrik- telekomunikasi dan energi< kegiatan #asa pen#ualan bahan bakar 3SPBU- SPBE0H4< kegiatan pembangunan fasilitas lingkungan seperti 7P5907P9% dan %P5< kegiatan pembangunan 7ndustri non polutif dan berskala kecil. +egiatan yang dilarang 3;4 pada zona perumahan adalah semua pemanfaatan ruang baik untuk budidaya pertanian maupun budidaya non pertanian kecuali yang dikategorikan diizinkan terbatas dan bersyarat tersebut di atas. &. 2ona Pertanian Lahan Basah -PL8181. +etentuan kegiatan dan penggunaan lahan untuk zona pertanian lahan basah di SBWP ini adalah ( +egiatan yang diizinkan 374- meliputi ( pengembangan sumber resapan air< kegiatan pembangunan dan penataan sempadan sungai dan mata air< kegiatan pengembangan budidaya pertanian seperti budidaya sa)ah irigasi teknis- irigasi non teknis- sa)ah tadah hu#an- dan perikanan< mengoptimalkan produktifitas lahan sa)ah yang berigiasi teknis melalui intensifikasi pertanian< mengembangkan sistem pergiliran tanaman pada lahan sa)ah dengan pola 2 tanah< pembinaan dan peningkatan produksi komoditas andalan0unggulan daerah< kegiatan pendirian bangunan penun#ang usaha pertanian lahan basah0sa)ah irigasi teknis<
12. Singa#aya +onsultan VIII-36

C padi dan &

C pala)i#a sebagai

alternatif yang tepat guna untuk mempertahankan kualitas

Laporan Akhir

Rencana Detail Tata Ruang Kecamatan Karangasem

pengembangan

pertanian

yang

dapat

meningkatkan berbasis

pendapatan usahatani melalui peningkatan skala usaha dalam bentuk-bentuk :corporate B farming> subak< +egiatan yang diizinkan bersyarat 3 B4- meliputi ( kegiatan pengembangan budidaya peternakan kegiatan pembangunan transmisi- relay- dan distribusi listrik- telekomunikasi dan energi. +egiatan yang dilarang 3;4 adalah semua pemanfaatan ruang budidaya non pertanian kecuali yang diizinkan bersyarat dan kegiatan yang diatur dalam rencana rinci tata ruang ka)asan. Pengenaan disinsentif bagi pembangunan yang menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan. 4. 2ona Pertanian Lahan Kering -PL8182. +etentuan untuk pertanian lahan kering termasuk perkebunan di )ilayah zona ini adalah ( +egiatan yang diizinkan- meliputi ( +egiatan pengembangan sumber resapan air< kegiatan pembangunan dan penataan sempadan sungai dan mata air< kegiatan budidaya tanaman tahunan0 perkebunan- kebun campuran atau lading dan perikanan< pengembangan produksi komoditas andalan0 unggulan daerah< peningkatan produktifitas tanaman lahan kering< pengembangan industri ikutan di ka)asan lahan kering dengan tetap mengacu perlindungan setempat dan aturan teknis sektoral< +egiatan pemanfaatan ruang lainnya yang dapat meningkatkan fungsi perkebunan< +egiatan yang diizinkan terbatas 3%4- meliputi (

12. Singa#aya +onsultan VIII-37

Laporan Akhir

Rencana Detail Tata Ruang Kecamatan Karangasem

+egiatan permukiman campuran yang sesuai dengan daya dukung lahan- dan lebih diarahkan mengikuti permukiman eksisting dengan pola setempat< +egiatan pembangunan fasilitas pendukung permukimanfasilitas umum< kegiatan pengembangan0pembangunan ruang terbuka hi#au seperti taman pemakaman- rekreasi taman 3taman pasif4dan *%@ lainnya< +egiatan pembangunan %PS< +egiatan yang diizinkan bersyarat 3B4- meliputi ( kegiatan terbangun dengan fungsi yang menun#ang dan terkait dengan kegiatan perkebunan seperti( balai penelitiankantor lapangan dan bangunan lain yang se#enis dengan luas terbangun maksimum & persen dari luas kepemilikan< kegiatan budidaya peternakan< kegiatan budidaya transmisi- relay- dan distribusi listriktelekomunikasi dan energi< kegiatan pembangunan fasilitas akomodasi dengan luas bangunan 3+8B4 maksimal . C 3empat puluh persen4 dari luas kepemilikan yang layak terbangun- +9B maksimal &-/dengan persyaratan memenuhi ketentuan teknis perlindungan setempat. $. 2ona Penun7ang Pari3isata -PL83. +etentuan kegiatan dan penggunaan lahan untuk zona penun#ang pari)isata di SBWP ini adalah ( Pengembangan pari)isata kerakyatan berbasis kearifan local dan masyarakat setempat< dapat dikembangkan fasilitas akomodasi pari)isata skala kecilfasilitas pari)isata yang berupa hamparan- dan pengembangan fasilitas penun#ang pari)isata seperti fasilitas makan dan minum- )arung0kios cinderamata secara terbatas dengan

12. Singa#aya +onsultan VIII-38

Laporan Akhir

Rencana Detail Tata Ruang Kecamatan Karangasem

koefisien dasar bangunan setinggi-tingginya 6 kepemilikan pada lahan yang layak terbangun<

C dari luas

tidak diperkenankan membangun fasilitas yang memerlukan areal lebih dari / @a< menerapkan pola dan arsitektur bangunan dengan ciri khas arsitektur Bali pada setiap bangunan akomodasi dan fasilitas penun#ang pari)isata< dalam mendirikan bangunan-bangunan fasilitas penun#ang pari)isata dilarang memanfaatkan lahan persa)ahan beririgasi teknis untuk menghindari ter#adinya alih fungsi lahan pertanian sa)ah produktif< dilarang membangun akomodasi )isata pada lahan dengan kemiringan diatas . C< pengembangan daya tarik )isata harus selaras- serasi dan diarahkan untuk tetap melestarikan kehidupan sosial budaya masyarakat dan keindahan panorama alam< +egiatan perumahan tidak diizinkan kecuali perumahan eksisting< tidak mengganggu fungsi dari ruang terbuka hi#au< menambah lahan parkir dan ruang terbuka hi#au< +etinggian bangunan maksimum &2 meter agar pemandangan 3=ie)4 ke arah ob#ek alam seperti sa)ah- sungai- bukit- pantai dan laut tidak terhalang. 3. #B5P III +etentuan teknis zonasi kegiatan dan penggunaan lahan yang terdapat di SBWP 777 adalah sebagai berikut ( 1. 2ona Lin$ung a. 2ona Per)in$ungan #etempat -P#. 3&4 Sempadan Sungai 3PS-&4 +etentuan kegiatan dan penggunaan lahan untuk zona sempadan sungai di SBWP ini adalah ( Sempadan sungai yang diperbolehkan dalam ka)asan permukiman sekurang-kurangnya &/ meter di kiri dan
12. Singa#aya +onsultan VIII-39

Laporan Akhir

Rencana Detail Tata Ruang Kecamatan Karangasem

kanan sungai yang tidak memiliki tanggul dan , meter di kiri dan kanan sungai yang memiliki tanggul. Untuk di luar ka)asan permukiman- sekurang-kurangnya ber#arak / meter di sebelah kiri dan kanan sungai yang tidak memiliki tanggul dan 2/ meter di sebelah kiri dan kanan sungai yang memiliki tanggul. +egiatan budidaya sepan#ang sungai yang dapat mengganggu kelestarian fungsi sungai tidak diperbolehkan 3;4 kecuali pemanfaatan untuk aksesibilitas dan kegiatan keagamaan dan budaya setempat 3%4< Semua kegiatan pendirian bangunan di ka)asan sempadan sungai tidak dii#inkan 3;4 kecuali bangunan prasarana lalu lintas air dan bangunan pengambilan dan pembuangan air 3%4< +egiatan yang memperkuat fungsi perlindungan ka)asan sempadan sungai tetap boleh dilaksanakan tapi dengan pengendalian agar tidak adanya perubahan fungsi di masa mendatang- seperti kegiatan pertanian lahan basah dan perkebunan yang ada saat ini tidak dii#inkan untuk merubah fungsi yang dapat merusak atau mengganggu fungsi lindung di zona tersebut 3B4< +egiatan atau bentuk bangunan yang secara senga#a dan #elas menghambat arah dan intensitas aliran air sama sekali tidak diperbolehkan 3;4< Pemanfaatan untuk pemasangan reklame dan papa pengumuman 374< Pemanfaatan untuk pemasangan bentangan kabel listrikkabel telepon- dan pipa air minum 374< Pemanfaatan untuk pemancangan tiang atau pondasi prasarana #alan dan #embatan 374< +egiatan yang diizinkan bersyarat adalah kegiatan ruang terbuka hi#au untuk #alur hi#au 3B4. *uang %erbuka @i#au dii#inkan secara bersyarat dengan syarat(
12. Singa#aya +onsultan VIII-40

Laporan Akhir

Rencana Detail Tata Ruang Kecamatan Karangasem %idak mengganggu fungsi lindung. +8B maksimal yang diperbolehkan adalah & C dan

merupakan bangunan yang tidak mengganggu fungsi sungai.


+9B maksimal adalah -. dengan +8@ minimal N C. pengenaan

disintensif

bagi

pembangunan

yang

menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan. +egiatan pertanian lahan basah dan lahan kering yang diizinkan bersyarat adalah kegiatan eksisting yang sudah ada saat ini- pemanfaatan untuk budidaya pertanian dengan #enis tanaman yang diizinkan- kegiatan yang tidak merusak fungsi lindung. Syarat untuk pertanian lahan kering atau perkebunan tersebut adalah pertanian yang dikembangkan merupakan pertanian dengan konsep konser=asi lingkungan- yaitu dengan penanaman =egetasi berakar kuat#enis tanaman yang ditanam berupa tanaman tahunan sesuai dengan kondisi ka)asan dan mendukung pengembangan ka)asan sebagai daerah sempadan sungai 3B4< +egiatan yang dilarang adalah semua pemanfaatan budidaya yang dapat merusak fungsi dan kualitas air kecuali kegiatan yang diizinkan bersyarat 3;4< pengembangan sempadan sungai yang bersifat mengalir sepan#ang tahun 3perennial streams4 didukung ketersediaan #alan inspeksi sungai di sepan#ang kiri dan kanan sungai< pengembangan sempadan sungai pada sungai lainnya yang bersifat mengalir hanya pada musim hu#an 3intermitten stream4 dan mengalir hanya pada saat hu#an 3ephemeral streams4 yang berada di luar ka)asan permukiman harus pula dilengkapi #alan inspeksi sungai di sepan#ang kiri dan kanan sungai< pada sungai-sungai yang berada di ka)asan permukiman dan masih memungkinkan perlu dikembangkan ruang

12. Singa#aya +onsultan VIII-41

Laporan Akhir

Rencana Detail Tata Ruang Kecamatan Karangasem

antara sungai dan ka)asan terbangun untuk mencegah pembangunan yang membelakangi sungai< pelarangan membuang sampah- limbah padat- cair dan0atau limbah B, pengamanan terhadap #alur-#alur sungai yang dimanfaatkan sebagai daya tarik dan atraksi )isata< menyediakan taman tela#akan minimal & C 3sepuluh persen4 dari lebar sempadan< 324 Sempadan Pantai 3PS-24 +etentuan kegiatan dan penggunaan lahan untuk zona sempadan pantai di SBWP ini adalah ( Sempadan pantai ditetapkan sekurang-kurangnya & dari titik pasang tertinggi ke arah darat. +egiatan budidaya sepan#ang garis pantai yang dapat mengganggu kelestarian fungsi pantai tidak diperbolehkan 3;4 kecuali pemanfaatan untuk aksesibilitas dan kegiatan keagamaan dan budaya setempat 3%4< Pembatasan pendirian bangunan hanya untuk menun#ang kegiatan rekreasi pantai- pengamanan pesisirnelayan dan kegiatan pelabuhan 3%4< pelarangan semua #enis kegiatan yang dapat menurunkan kualitas lingkungan 3;4< +egiatan yang memperkuat fungsi perlindungan ka)asan sempadan pantai tetap boleh dilaksanakan tapi dengan pengendalian agar tidak adanya perubahan fungsi di masa mendatang. Seperti kegiatan pertanian lahan basah dan perkebunan yang ada saat ini tidak dii#inkan untuk merubah fungsi yang dapat merusak atau mengganggu fungsi lindung di zona tersebut 3B4< Wa#ib dikembangkan struktur alami dan struktur buatan untuk mencegah abrasi< kegiatan meter

12. Singa#aya +onsultan VIII-42

Laporan Akhir

Rencana Detail Tata Ruang Kecamatan Karangasem

Pengamanan dan perlindungan lokasi tertentu di ka)asan sempadan pantai sebagai ruang publik yang berfungsi sosial dan keagamaan< untuk pantai bertebing digunakan sempadan #urang< untuk bangunan di pantai bertebing )a#ib menggunakan ka#ian teknis dari tenaga ahli yang bersertifikat atau dikeluarkan oleh dinas teknis terkait 3B4. 3,4 Sempadan "ata 5ir 3PS-,4 +etentuan kegiatan dan penggunaan lahan untuk zona sempadan mata air di SBWP ini adalah ( *adius ka)asan sempadan mata air ini adalah 2
tepi mata airmeter dari

Pemanfaatan diprioritaskan untuk kegiatan penanaman pohon +egiatan yang diizinkan 374 yaitu ( kegiatan pengembangan0pembangunan sumber resapan air- cagar alam dan suaka margasat)a< kegiatan penataan dan pengembangan sempadan mata air< dan kegiatan pemanfaatan ruang lainnya yang dapat meningkatkan fungsi sempadan. +egiatan yang diizinkan terbatas 3%4 yaitu ( kegiatan pengembangan hutan lindung< kegiatan #asa pari)isata< pendirian bangunan yang merupakan bagian dari suatu #aringan atau transmisi bagi kepentingan umum yang keberadaannya telah mendapat persetu#uan dari instansi terkait- misal ( pos pengamat kebakaran- pos pen#agaanpapan petun#uk0penerangan- patok triangulasi- tugu< dan pengembangan mata air untuk kepentingan air minum kemasan 3in=estasi s)asta4 harus melalui ka#ian teknis. +egiatan yang dilarang 3;4 pada ka)asan sempadan mata air ini adalah melakukan pengeboran air ba)ah tanah pada
12. Singa#aya +onsultan VIII-43

Laporan Akhir

Rencana Detail Tata Ruang Kecamatan Karangasem

radius 2

3dua ratus4 meter di sekitar mata air- semua

pemanfaatan ruang budidaya baik pertanian maupun non pertanian kecuali kegiatan yang diizinkan dan diizinkan terbatas diatas. 3.4 *adius +esucian Pura 3PS-.4 +etentuan zonasi untuk ka)asan suci dan tempat suci yaitu berdasarkan konsep tri zona- mencakup( zona inti adalah zona utama karang kekeran sesuai dengan konsep maha ana yang diperuntukkan sebagai hutan lindung- ruang terbuka hi#au- ka)asan pertanian dan bangunan penun#ang kegiatan keagamaan< zona penyangga adalah zona madya karang kekeran yang sesuai konsep tapa )ana diperuntukkan sebagai ka)asan hutan- ruang terbuka hi#au- ka)asan budidaya pertanianfasilitas darmasala- pasraman- dan bangunan fasilitas umum penun#ang kegiatan keagamaan< zona pemanfaatan adalah zona nista karang kekeran yang sesuai konsep sri )ana diperuntukkan sebagai ka)asan budidaya pertanianbangunan permukiman bagi pengempon- penyungsung dan penyi)i pura- bangunan fasilitas umum penun#ang kehidupan sehari-hari masyarakat setempat serta melarang semua #enis kegiatan usaha dan0atau kegiatan yang dapat menurunkan kualitas lingkungan hidup dan nilai-nilai kesucian tempat suci< dan penentuan batas-batas terluar tiap zona radius ka)asan tempat suci didasarkan atas batas-batas fisik yang tegas berupa batas alami atau batas buatan- disesuaikan dengan kondisi geografis masing-masing ka)asan dan pan#ang radius antara garis lingkaran terluar zona pemanfaatan dan titik pusat lingkaran sekurang-kurangnya sama dengan radius ka)asan tempat suci sebagaimana dimaksud dalam ana yang dipolakan kedalam , 3tiga4

12. Singa#aya +onsultan VIII-44

Laporan Akhir

Rencana Detail Tata Ruang Kecamatan Karangasem

Pasal / - ayat 324- diatur lebih lan#ut dalam rencana rinci tata ruang ka)asan tempat suci< untuk bangunan perumahan penduduk yang telah ada0bangunan-bangunan lainnya yang telah mendapat i#in bangunan yang berada dalam +a)asan *adius +esucian Pura akan ditata sehingga tidak mengganggu kesucian pura4< +etentuan umum peraturan zonasi untuk ka)asan tempat suci di +abupaten diatur lebih lan#ut dengan Peraturan Bupati +arangasem setelah mendapat ka#ian dari aspek keagamaan- budaya- sosial dan teknis dari lembaga yang terkait seperti P@87 dan "U8P. &. 2ona Ruang Ter&uka 6i7au -RT6. +etentuan kegiatan dan penggunaan lahan untuk zona ruang terbuka hi#au adalah ( *uang tebuka hi#au di SBWP ini dikelompokan men#adi *%@ bentuk buatan 3taman0hutan kota4 dan *%@ alami 3perbukitan untuk zona mitigasi bencana4< 8ialokasikan pada pusat-pusat pelayanan sesuai dengan hirarki taman yang direncanakan< "emiliki #alan akses minimum berupa #alan lingkungan untuk taman lingkungan- #alan kolektor untuk taman kecamatan dan taman kota< *%@ berupa taman )a#ib disediakan pada halaman perkantoran- pertokoan- dan tempat usaha umumnya berupa #alur trotoar dan area parkir terbuka. +etentuan penyediaan *%@ pada ka)asan ini adalah sebagai berikut( Untuk tingkat +8B ! C-N C perlu menambahkan tanaman dalam pot< Perkantoran- pertokoan dan tempat usaha dengan +8B diatas ! C- memiliki minimal 2 3dua4 pohon kecil atau

12. Singa#aya +onsultan VIII-45

Laporan Akhir

Rencana Detail Tata Ruang Kecamatan Karangasem

sedang yang ditanam pada lahan atau pada pot berdiameter diatas 6 cm< Persyaratan penanaman pohon pada perkantoran- pertokoan dan tempat usaha dengan +8B diba)ah ! C- berlaku seperti persyaratan pada *%@ pekarangan rumah- dan ditanam pada area diluar +8B yang telah ditentukan. Pada kondisi luas lahan terbuka terbatas- maka untuk *%@ dapat memanfaatkan ruang terbuka non hi#au- seperti atap gedung- teras rumah- teras-teras bangunan bertingkat dan disamping bangunan- dan lain-lain dengan memakai media tambahan- seperti pot dengan berbagai ukuran sesuai lahan yang tersedia< 9ahan dengan +8B diatas N C seperti pada ka)asan pertokoan di pusat kota- atau pada ka)asan-ka)asan dengan kepadatan tinggi dengan lahan yang sangat terbatas- *%@ dapat disediakan pada atap bangunan. Untuk itu bangunan harus memiliki struktur atap yang secara teknis memungkinkan. 4. 2ona #uaka )am $an 'agar Bu$a,a -#'. +etentuan kegiatan dan penggunaan lahan untuk zona suaka alam dan cagar budaya adalah ( Mona cagar budaya yang ditetapkan dalam SBWP ini adalah +a)asan %aman U#ung Soekasada di 8esa %umbu dan rencana taman )isata alam di 8esa Bukit dan Seraya Barat< Pembatasan pengembangan kegiatan perdagangan dan #asa dan kegiatan budidaya lainnya 3B4< 8ilarang mengembangakan rumah atau bangunan lain berlantai lebih dari satu 3;4- kecuali untuk bangunan penun#ang di %aman Wisata 5lam< "engembangkan bangunan dengan arsitektur bali 3local karangasem4< 2. 2ona Bu$i$a,a a. 2ona Perumahan -R.

12. Singa#aya +onsultan VIII-46

Laporan Akhir

Rencana Detail Tata Ruang Kecamatan Karangasem

+etentuan kegiatan dan penggunaan lahan untuk zona perumahan di SBWP ini adalah ( +egiatan perumahan diarahkan mengikuti zona yang sudah ditetapkan< Pengembangan perumahan komunal di )a#ibkan menyediakan sarana dan prasarana dasar< Sarana dan prasarana dasar yang dikembangkan oleh pengembang yang berupa system #aringan )a#ib terhubung dengan system #aringan +ecamatan +arangasem< 8imungkinkan dikembangkan perumahan komunal di luar zona yang sudah ditetapkan dengan ketentuan(
Mona perumahan yang sudah ditetapkan tidak bias dikembangkan lagi 3memenuhi batas maksimum4< 8ikembangkan pada zona pertanian lahan kering yang memenuhi kriteria fisik layak bangun< %idak dikembangkan pada pertanian lahan basah yang produktif< "enyediakan kelengkapan sarana dan prasarana penun#ang perumahan<

+egiatan perumahan pada #aringan #alan kolektor utama maupun sekunder diarahkan memiliki +8B . -/ C serta memiliki #umlah lantai maksimum 2 lantai +egiatan yang diizinkan 374 di zona perumahan ini yaitu ( kegiatan pembangunan 0pengembangan sumber resapan air< kegiatan pembangunan0penataan sempadan sungai< kegiatan pembangunan permukiman perdesaan< pembangunan %PS< dan pengembangan dan pembangunan ruang terbuka hi#au seperti rekreasi taman 3taman pasif4- taman kota- *%@ lainnya. +egiatan yang diizinkan terbatas 3%4- meliputi ( kegiatan pembangunan0 penataan sekitar mata air< kegiatan #asa seperti #asa keuangan0 perbankan- #asa pelayanan pendidikan- #asa pelayanan kesehatan- #asa
12. Singa#aya +onsultan VIII-47

Laporan Akhir

Rencana Detail Tata Ruang Kecamatan Karangasem

pelayanan sosial- #asa usaha pelayanan rekreasi dan hiburan- #asa usaha makanan dan minuman- #asa pera)atan0 perbaikan0 reparasi- #asa pengiriman pesanan0 ekspedisi#asa profesional- #asa pemakaman- #asa penginapan- #asa pari)isata- #asa pen#ualan0perse)aan kendaraan pribadi0 niaga- #asa pen#ualan0perse)aan peralatan dan perlengkapan kendaraan- #asa umum lainnya< kegiatan perdagangan seperti )arung toko- pertokoan- pasar tradisionalpasar lingkunganpenyaluran grosirsupermarket- shopping center- #enis perdagangan lainnya mengikuti pola perkembangan permukiman kegiatan pembangunan kantor pemerintahan dan kantor publik lainnya< pembangunan fasilitas pendukung @ankam 3mess- diklatperkantoran- polsek- koramil- polda4< dan kegiatan yang diizinkan bersyarat 3B4- meliputi ( kegiatan pembangunan transmisi- relay- dan distribusi listrik- telekomunikasi dan energi< kegiatan #asa pen#ualan bahan bakar 3SPBU- SPBE0H4< kegiatan pembangunan fasilitas lingkungan seperti 7P5907P9% dan %P5< kegiatan pembangunan 7ndustri non polutif dan berskala kecil. +egiatan yang dilarang 3;4 pada zona perumahan adalah semua pemanfaatan ruang baik untuk budidaya pertanian maupun budidaya non pertanian kecuali yang dikategorikan diizinkan terbatas dan bersyarat tersebut di atas. &. 2ona Pertanian Lahan Basah -PL8181. +etentuan zonasi untuk penggunaan ruang lahan sa)ah di zona ini adalah ( +egiatan yang diizinkan 374- meliputi ( pengembangan sumber resapan air<

12. Singa#aya +onsultan VIII-48

Laporan Akhir

Rencana Detail Tata Ruang Kecamatan Karangasem

kegiatan pembangunan dan penataan sempadan sungai dan mata air kegiatan pengembangan budidaya pertanian seperti budidaya sa)ah irigasi teknis- irigasi non teknis- sa)ah tadah hu#an- dan perikanan< mengoptimalkan produktifitas lahan sa)ah yang berigiasi teknis melalui intensifikasi pertanian mengembangkan sistem pergiliran tanaman pada lahan sa)ah dengan pola 2 tanah< pembinaan dan peningkatan produksi komoditas andalan0unggulan daerah< kegiatan pendirian bangunan penun#ang usaha pertanian lahan basah0sa)ah irigasi teknis< pengembangan pertanian yang dapat meningkatkan berbasis pendapatan usahatani melalui peningkatan skala usaha dalam bentuk-bentuk corporate ' farming$ subak< +egiatan yang diizinkan bersyarat- meliputi ( kegiatan pengembangan budidaya peternakan< kegiatan pembangunan transmisi- relay- dan distribusi listrik- telekomunikasi dan energy< +egiatan yang dilarang 3;4 adalah semua pemanfaatan ruang budidaya non pertanian kecuali yang diizinkan bersyarat dan kegiatan yang diatur dalam rencana rinci tata ruang ka)asan. Pengenaan disinsentif bagi pembangunan yang menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan. C padi dan & C pala)i#a sebagai alternatif yang tepat guna untuk mempertahankan kualitas

4. 2ona Perke&unan -PL8182. +etentuan untuk pertanian lahan kering termasuk perkebunan di )ilayah zona ini adalah (
12. Singa#aya +onsultan VIII-49

Laporan Akhir

Rencana Detail Tata Ruang Kecamatan Karangasem

+egiatan yang diizinkan 374- meliputi ( +egiatan pengembangan sumber resapan air< kegiatan pembangunan dan penataan sempadan sungai dan mata air kegiatan budidaya tanaman tahunan0perkebunan- kebun campuran atau lading dan perikanan< pengembangan daerah< peningkatan produktifitas tanaman lahan kering< pengembangan industri ikutan di ka)asan lahan kering dengan tetap mengacu perlindungan setempat dan aturan teknis sektoral< +egiatan pemanfaatan ruang lainnya yang dapat meningkatkan fungsi perkebunan< +egiatan yang diizinkan terbatas 3%4- meliputi ( +egiatan permukiman campuran yang sesuai dengan daya dukung lahan- dan lebih diarahkan mengikuti permukiman eksisting dengan pola setempat< +egiatan pembangunan fasilitas pendukung permukiman dan fasilitas umum< kegiatan pengembangan0pembangunan ruang terbuka hi#au seperti taman pemakaman- rekreasi taman 3taman pasif4dan *%@ lainnya< +egiatan pembangunan %PS< +egiatan yang diizinkan bersyarat 3B4- meliputi ( kegiatan terbangun dengan fungsi yang menun#ang dan terkait dengan kegiatan perkebunan seperti( balai penelitiankantor lapangan dan bangunan lain yang se#enis dengan luas terbangun maksimum & persen dari luas kepemilikan< kegiatan budidaya peternakan< kegiatan budidaya transmisi- relay- dan distribusi listriktelekomunikasi dan energi<
12. Singa#aya +onsultan VIII-50

produksi

komoditas

andalan0unggulan

Laporan Akhir

Rencana Detail Tata Ruang Kecamatan Karangasem

dapat dikembangkan fasilitas akomodasi pari)isata skala kecil- fasilitas pari)isata yang berupa hamparan- dan pengembangan fasilitas penun#ang pari)isata seperti fasilitas makan dan minum- )arung0kios cinderamata dengan koefisien dasar bangunan setinggi-tingginya . C dari luas kepemilikan< $. 2ona Penun7ang Pari3isata -PL83. +etentuan kegiatan dan penggunaan lahan zona pari)isata di SBWP ini adalah ( Pengembangan pari)isata kerakyatan berbasis kearifan lokal dan masyarakat setempat. dapat dikembangkan fasilitas akomodasi pari)isata skala kecilfasilitas pari)isata yang berupa hamparan- dan pengembangan fasilitas penun#ang pari)isata seperti fasilitas makan dan minum- )arung0kios cinderamata dengan koefisien dasar bangunan maksimal 6 C dari luas kepemilikan yang layak terbangun< tidak diperkenankan membangun fasilitas yang memerlukan areal lebih dari / @a< menerapkan pola dan arsitektur bangunan dengan ciri khas arsitektur Bali pada setiap bangunan akomodasi dan fasilitas penun#ang pari)isata< dalam mendirikan bangunan-bangunan fasilitas penun#ang pari)isata dilarang memanfaatkan lahan persa)ahan beririgasi teknis untuk menghindari ter#adinya alih fungsi lahan pertanian sa)ah produktif< dilarang membangun akomodasi )isata pada lahan dengan kemiringan diatas . C< pengembangan daya tarik )isata harus selaras- serasi dan diarahkan untuk tetap melestarikan kehidupan sosial budaya masyarakat dan keindahan panorama alam< +egiatan perumahan tidak diizinkan kecuali perumahan eksisting<
12. Singa#aya +onsultan VIII-51

Laporan Akhir

Rencana Detail Tata Ruang Kecamatan Karangasem

tidak mengganggu fungsi dari ruang terbuka hi#au< menambah lahan parkir dan ruang terbuka hi#au< +etinggian bangunan maksimum &2 meter agar pemandangan ob#ek seperti bukit- gunung- sa)ah- sungai- laut dan pantai tidak terhalang< 8imungkinkan mengembangkan akomodasi )isata pada

pertanian lahan kering dengan +8B maksimal . C dan ketentuan teknis yang berlaku. +. #B5P I9 Monasi kegiatan dan penggunaan lahan yang terdapat di SBWP 72 ini adalah sebagai berikut ( 1. 2ona Lin$ung a. 2ona Per)in$ungan #etempat -P#. 3&4 Sempadan Sungai 3PS-&4 +etentuan kegiatan dan penggunaan lahan untuk zona sempadan sungai di SBWP ini adalah ( Sempadan sungai yang diperbolehkan dalam ka)asan permukiman sekurang-kurangnya &/ meter di kiri dan kanan sungai yang tidak memiliki tanggul dan , meter di kiri dan kanan sungai yang memiliki tanggul. Untuk di luar ka)asan permukiman- sekurang-kurangnya ber#arak / meter di sebelah kiri dan kanan sungai yang tidak memiliki tanggul dan 2/ meter di sebelah kiri dan kanan sungai yang memiliki tanggul. +egiatan budidaya sepan#ang sungai yang dapat mengganggu kelestarian fungsi sungai tidak diperbolehkan 3;4 kecuali pemanfaatan untuk aksesibilitas dan kegiatan keagamaan dan budaya setempat 3%4< Semua kegiatan pendirian bangunan di ka)asan sempadan sungai tidak dii#inkan 3;4 kecuali bangunan prasarana lalu lintas air dan bangunan pengambilan dan pembuangan air 3%4<

12. Singa#aya +onsultan VIII-52

Laporan Akhir

Rencana Detail Tata Ruang Kecamatan Karangasem

+egiatan yang memperkuat fungsi perlindungan ka)asan sempadan sungai tetap boleh dilaksanakan tapi dengan pengendalian agar tidak adanya perubahan fungsi di masa mendatang- seperti kegiatan pertanian lahan basah dan perkebunan yang ada saat ini tidak dii#inkan untuk merubah fungsi yang dapat merusak atau mengganggu fungsi lindung di zona tersebut 3B4< +egiatan atau bentuk bangunan yang secara senga#a dan #elas menghambat arah dan intensitas aliran air sama sekali tidak diperbolehkan 3;4< Pemanfaatan untuk pemasangan reklame dan papa pengumuman 374< Pemanfaatan untuk pemasangan bentangan kabel listrikkabel telepon- dan pipa air minum 374< Pemanfaatan untuk pemancangan tiang atau pondasi prasarana #alan dan #embatan 374< +egiatan yang diizinkan bersyarat adalah kegiatan ruang terbuka hi#au untuk #alur hi#au 3B4. *uang %erbuka @i#au dii#inkan secara bersyarat dengan syarat(
%idak mengganggu fungsi lindung. +8B maksimal yang diperbolehkan adalah & C dan

merupakan bangunan yang tidak mengganggu fungsi sungai.


+9B maksimal adalah -. dengan +8@ minimal N C. pengenaan

disintensif

bagi

pembangunan

yang

menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan. +egiatan pertanian lahan basah dan lahan kering yang diizinkan bersyarat adalah kegiatan eksisting yang sudah ada saat ini- pemanfaatan untuk budidaya pertanian dengan #enis tanaman yang diizinkan- kegiatan yang tidak merusak fungsi lindung. Syarat untuk pertanian lahan kering atau perkebunan tersebut adalah pertanian yang dikembangkan merupakan
12. Singa#aya +onsultan VIII-53

pertanian

dengan

konsep

konser=asi

Laporan Akhir

Rencana Detail Tata Ruang Kecamatan Karangasem

lingkungan- yaitu dengan penanaman =egetasi berakar kuat#enis tanaman yang ditanam berupa tanaman tahunan sesuai dengan kondisi ka)asan dan mendukung pengembangan ka)asan sebagai daerah sempadan sungai 3B4< +egiatan yang dilarang adalah semua pemanfaatan budidaya yang dapat merusak fungsi dan kualitas air kecuali kegiatan yang diizinkan bersyarat 3;4< pengembangan sempadan sungai yang bersifat mengalir sepan#ang tahun 3perennial streams4 didukung ketersediaan #alan inspeksi sungai di sepan#ang kiri dan kanan sungai< pengembangan sempadan sungai pada sungai lainnya yang bersifat mengalir hanya pada musim hu#an 3intermitten stream4 dan mengalir hanya pada saat hu#an 3ephemeral streams4 yang berada di luar ka)asan permukiman harus pula dilengkapi #alan inspeksi sungai di sepan#ang kiri dan kanan sungai< pada sungai-sungai yang berada di ka)asan permukiman dan masih memungkinkan perlu dikembangkan ruang antara sungai dan ka)asan terbangun untuk mencegah pembangunan yang membelakangi sungai< pelarangan membuang sampah- limbah padat- cair dan0atau limbah B, pengamanan terhadap #alur-#alur sungai yang dimanfaatkan sebagai daya tarik dan atraksi )isata< menyediakan taman tela#akan minimal & C 3sepuluh persen4 dari lebar sempadan< 324 Sempadan Pantai 3PS-24 +etentuan kegiatan dan penggunaan lahan untuk zona sempadan pantai di SBWP ini adalah ( Sempadan pantai ditetapkan sekurang-kurangnya & dari titik pasang tertinggi ke arah darat. meter

12. Singa#aya +onsultan VIII-54

Laporan Akhir

Rencana Detail Tata Ruang Kecamatan Karangasem

+egiatan budidaya sepan#ang garis pantai yang dapat mengganggu kelestarian fungsi pantai tidak diperbolehkan 3;4 kecuali pemanfaatan untuk aksesibilitas dan kegiatan keagamaan dan budaya setempat 3%4< Pembatasan pendirian bangunan hanya untuk menun#ang kegiatan rekreasi pantai- pengamanan pesisirnelayan dan kegiatan pelabuhan 3%4< pelarangan semua #enis kegiatan yang dapat menurunkan kualitas lingkungan 3;4< +egiatan yang memperkuat fungsi perlindungan ka)asan sempadan pantai tetap boleh dilaksanakan tapi dengan pengendalian agar tidak adanya perubahan fungsi di masa mendatang. Seperti kegiatan pertanian lahan basah dan perkebunan yang ada saat ini tidak dii#inkan untuk merubah fungsi yang dapat merusak atau mengganggu fungsi lindung di zona tersebut 3B4< Wa#ib dikembangkan struktur alami dan struktur buatan untuk mencegah abrasi< Pengamanan dan perlindungan lokasi tertentu di ka)asan sempadan pantai sebagai ruang publik yang berfungsi sosial dan keagamaan< untuk pantai bertebing digunakan sempadan #urang< untuk bangunan di pantai bertebing )a#ib menggunakan ka#ian teknis dari tenaga ahli yang bersertifikat atau dikeluarkan oleh dinas teknis terkait 3B4. 3,4 Sempadan "ata 5ir 3PS-,4 +etentuan kegiatan dan penggunaan lahan untuk zona sempadan mata air di SBWP ini adalah ( *adius ka)asan sempadan mata air ini adalah 2
tepi mata airmeter dari

kegiatan

Pemanfaatan diprioritaskan untuk kegiatan penanaman pohon +egiatan yang diizinkan 374 yaitu (
12. Singa#aya +onsultan VIII-55

Laporan Akhir

Rencana Detail Tata Ruang Kecamatan Karangasem

kegiatan pengembangan0pembangunan sumber resapan air- cagar alam dan suaka margasat)a< kegiatan penataan dan pengembangan sempadan mata air< dan kegiatan pemanfaatan ruang lainnya yang dapat meningkatkan fungsi sempadan. +egiatan yang diizinkan terbatas 3%4 yaitu ( kegiatan pengembangan hutan lindung< kegiatan #asa pari)isata< pendirian bangunan yang merupakan bagian dari suatu #aringan atau transmisi bagi kepentingan umum yang keberadaannya telah mendapat persetu#uan dari instansi terkait- misal ( pos pengamat kebakaran- pos pen#agaanpapan petun#uk0penerangan- patok triangulasi- tugu< dan pengembangan mata air untuk kepentingan air minum kemasan 3in=estasi s)asta4 harus melalui ka#ian teknis. +egiatan yang dilarang 3;4 pada ka)asan sempadan mata air ini adalah melakukan pengeboran air ba)ah tanah pada radius 2 3dua ratus4 meter di sekitar mata air- semua pemanfaatan ruang budidaya baik pertanian maupun non pertanian kecuali kegiatan yang diizinkan dan diizinkan terbatas diatas. 3.4 *adius +esucian Pura 3PS-.4 +etentuan zonasi untuk ka)asan suci dan tempat suci yaitu berdasarkan konsep tri zona- mencakup( zona inti adalah zona utama karang kekeran sesuai dengan konsep maha ana yang diperuntukkan sebagai hutan lindung- ruang terbuka hi#au- ka)asan pertanian dan bangunan penun#ang kegiatan keagamaan< zona penyangga adalah zona madya karang kekeran yang sesuai konsep tapa )ana diperuntukkan sebagai ka)asan
12. Singa#aya +onsultan VIII-56

ana yang dipolakan kedalam , 3tiga4

Laporan Akhir

Rencana Detail Tata Ruang Kecamatan Karangasem

hutan- ruang terbuka hi#au- ka)asan budidaya pertanianfasilitas darmasala- pasraman- dan bangunan fasilitas umum penun#ang kegiatan keagamaan< zona pemanfaatan adalah zona nista karang kekeran yang sesuai konsep sri )ana diperuntukkan sebagai ka)asan budidaya pertanianbangunan permukiman bagi pengempon- penyungsung dan penyi)i pura- bangunan fasilitas umum penun#ang kehidupan sehari-hari masyarakat setempat serta melarang semua #enis kegiatan usaha dan0atau kegiatan yang dapat menurunkan kualitas lingkungan hidup dan nilai-nilai kesucian tempat suci< dan penentuan batas-batas terluar tiap zona radius ka)asan tempat suci didasarkan atas batas-batas fisik yang tegas berupa batas alami atau batas buatan- disesuaikan dengan kondisi geografis masing-masing ka)asan dan pan#ang radius antara garis lingkaran terluar zona pemanfaatan dan titik pusat lingkaran sekurang-kurangnya sama dengan radius ka)asan tempat suci sebagaimana dimaksud dalam Pasal / - ayat 324- diatur lebih lan#ut dalam rencana rinci tata ruang ka)asan tempat suci< untuk bangunan perumahan penduduk yang telah ada0bangunan-bangunan lainnya yang telah mendapat i#in bangunan yang berada dalam +a)asan *adius +esucian Pura akan ditata sehingga tidak mengganggu kesucian pura4< +etentuan umum peraturan zonasi untuk ka)asan tempat suci di +abupaten diatur lebih lan#ut dengan Peraturan Bupati +arangasem setelah mendapat ka#ian dari aspek keagamaan- budaya- sosial dan teknis dari lembaga yang terkait seperti P@87 dan "U8P. &. 2ona #uaka )am $an 'agar Bu$a,a -#'. +etentuan kegiatan dan penggunaan lahan untuk zona suaka alam dan cagar budaya adalah (
12. Singa#aya +onsultan VIII-57

Laporan Akhir

Rencana Detail Tata Ruang Kecamatan Karangasem

Mona cagar budaya yang ditetapkan dalam SBWP ini adalah rencana taman )isata alam di 8esa Bukit dan Seraya Barat< Pembatasan pengembangan kegiatan perdagangan dan #asa dan kegiatan budidaya lainnya 3B4< 8ilarang mengembangakan rumah atau bangunan lain berlantai lebih dari satu 3;4- kecuali untuk bangunan penun#ang di %aman Wisata 5lam< "engembangkan bangunan dengan arsitektur bali 3local karangasem4< 2. 2ona Ka3asan Bu$i$a,a a. 2ona Perumahan -R. +etentuan kegiatan dan penggunaan lahan untuk zona perumahan di SBWP ini adalah ( +egiatan perumahan diarahkan mengikuti zona yang sudah ditetapkan< Pengembangan perumahan komunal di )a#ibkan menyediakan sarana dan prasarana dasar< Sarana dan prasarana dasar yang dikembangkan oleh pengembang yang berupa system #aringan )a#ib terhubung dengan system #aringan +ecamatan +arangasem< 8imungkinkan dikembangkan perumahan komunal di luar zona yang sudah ditetapkan dengan ketentuan(
Mona perumahan yang sudah ditetapkan tidak bias dikembangkan lagi 3memenuhi batas maksimum4< 8ikembangkan pada zona pertanian lahan kering yang memenuhi kriteria fisik layak bangun< %idak dikembangkan pada pertanian lahan basah yang produktif< "enyediakan kelengkapan sarana dan prasarana penun#ang perumahan<

+egiatan perumahan pada #aringan #alan kolektor utama maupun sekunder diarahkan memiliki +8B . -/ C serta memiliki #umlah lantai maksimum 2 lantai +egiatan yang diizinkan 374 di zona perumahan ini yaitu (
12. Singa#aya +onsultan VIII-58

Laporan Akhir

Rencana Detail Tata Ruang Kecamatan Karangasem

kegiatan pembangunan 0pengembangan sumber resapan air< kegiatan pembangunan0penataan sempadan sungai< kegiatan pembangunan permukiman perdesaan< pembangunan %PS< dan pengembangan dan pembangunan ruang terbuka hi#au seperti rekreasi taman 3taman pasif4- taman kota- *%@ lainnya. +egiatan yang diizinkan terbatas 3%4- meliputi ( kegiatan pembangunan0 penataan sekitar mata air< kegiatan #asa seperti #asa keuangan0 perbankan- #asa pelayanan pendidikan- #asa pelayanan kesehatan- #asa pelayanan sosial- #asa usaha pelayanan rekreasi dan hiburan- #asa usaha makanan dan minuman- #asa pera)atan0 perbaikan0 reparasi- #asa pengiriman pesanan0 ekspedisi#asa profesional- #asa pemakaman- #asa penginapan- #asa pari)isata- #asa pen#ualan0 perse)aan kendaraan pribadi0 niaga#asa pen#ualan0 perse)aan peralatan dan perlengkapan kendaraan- #asa umum lainnya< kegiatan perdagangan seperti )arung toko- pertokoan- pasar tradisionalpasar lingkunganpenyaluran grosirsupermarket- shopping center- #enis perdagangan lainnya mengikuti pola perkembangan permukiman kegiatan pembangunan kantor pemerintahan dan kantor publik lainnya< pembangunan fasilitas pendukung @ankam 3mess- diklatperkantoran- polsek- koramil- polda4< dan kegiatan yang diizinkan bersyarat 3B4- meliputi ( kegiatan pembangunan transmisi- relay- dan distribusi listrik- telekomunikasi dan energi< kegiatan #asa pen#ualan bahan bakar 3SPBU- SPBE0H4< kegiatan pembangunan fasilitas lingkungan seperti 7P5907P9% dan %P5<

12. Singa#aya +onsultan VIII-59

Laporan Akhir

Rencana Detail Tata Ruang Kecamatan Karangasem

kegiatan pembangunan 7ndustri non polutif dan berskala kecil. +egiatan yang dilarang 3;4 pada zona perumahan adalah semua pemanfaatan ruang baik untuk budidaya pertanian maupun budidaya non pertanian kecuali yang dikategorikan diizinkan terbatas dan bersyarat tersebut di atas. &. 2ona Pertanian Lahan Basah -PL8181. +etentuan zonasi untuk penggunaan ruang lahan sa)ah di zona ini adalah ( +egiatan yang diizinkan 374- meliputi ( pengembangan sumber resapan air< kegiatan pembangunan dan penataan sempadan sungai dan mata air< kegiatan pengembangan budidaya pertanian seperti budidaya sa)ah irigasi teknis- irigasi non teknis- sa)ah tadah hu#an- dan perikanan< mengoptimalkan produktifitas lahan sa)ah yang berigiasi teknis melalui intensifikasi pertanian< mengembangkan sistem pergiliran tanaman pada lahan sa)ah dengan pola 2 tanah< pembinaan dan peningkatan produksi komoditas andalan0unggulan daerah< kegiatan pendirian bangunan penun#ang usaha pertanian lahan basah0sa)ah irigasi teknis< pengembangan pertanian yang dapat meningkatkan berbasis pendapatan usahatani melalui peningkatan skala usaha dalam bentuk-bentuk corporate ' farming$ subak< +egiatan yang diizinkan bersyarat- meliputi ( kegiatan pengembangan budidaya peternakan<
12. Singa#aya +onsultan VIII-60

C padi dan &

C pala)i#a sebagai

alternatif yang tepat guna untuk mempertahankan kualitas

Laporan Akhir

Rencana Detail Tata Ruang Kecamatan Karangasem

kegiatan pembangunan transmisi- relay- dan distribusi listrik- telekomunikasi dan energy< +egiatan yang dilarang 3;4 adalah semua pemanfaatan ruang budidaya non pertanian kecuali yang diizinkan bersyarat dan kegiatan yang diatur dalam rencana rinci tata ruang ka)asan. Pengenaan disinsentif bagi pembangunan yang menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan. 4. 2ona Perke&unan -PL8182. +etentuan untuk pertanian lahan kering termasuk perkebunan di )ilayah zona ini adalah ( +egiatan yang diizinkan 374- meliputi ( +egiatan pengembangan sumber resapan air< kegiatan pembangunan dan penataan sempadan sungai dan mata air kegiatan budidaya tanaman tahunan0perkebunan- kebun campuran atau lading dan perikanan< pengembangan daerah< peningkatan produktifitas tanaman lahan kering< pengembangan industri ikutan di ka)asan lahan kering dengan tetap mengacu perlindungan setempat dan aturan teknis sektoral< +egiatan pemanfaatan ruang lainnya yang dapat meningkatkan fungsi perkebunan< +egiatan yang diizinkan terbatas 3%4- meliputi ( +egiatan permukiman campuran yang sesuai dengan daya dukung lahan- dan lebih diarahkan mengikuti permukiman eksisting dengan pola setempat< +egiatan pembangunan fasilitas pendukung permukiman dan fasilitas umum< produksi komoditas andalan0unggulan

12. Singa#aya +onsultan VIII-61

Laporan Akhir

Rencana Detail Tata Ruang Kecamatan Karangasem

kegiatan pengembangan0pembangunan ruang terbuka hi#au seperti taman pemakaman- rekreasi taman 3taman pasif4dan *%@ lainnya< +egiatan pembangunan %PS< +egiatan yang diizinkan bersyarat 3B4- meliputi ( kegiatan terbangun dengan fungsi yang menun#ang dan terkait dengan kegiatan perkebunan seperti( balai penelitiankantor lapangan dan bangunan lain yang se#enis dengan luas terbangun maksimum & persen dari luas kepemilikan< kegiatan budidaya peternakan< kegiatan budidaya transmisi- relay- dan distribusi listriktelekomunikasi dan energi< dapat dikembangkan fasilitas akomodasi pari)isata skala kecil- fasilitas pari)isata yang berupa hamparan- dan pengembangan fasilitas penun#ang pari)isata seperti fasilitas makan dan minum- )arung0kios cinderamata dengan koefisien dasar bangunan setinggi-tingginya . C dari luas kepemilikan< $. 2ona Penun7ang Pari3isata -PL83. +etentuan kegiatan dan penggunaan lahan zona pari)isata di SBWP ini adalah ( Pengembangan pari)isata kerakyatan berbasis kearifan lokal dan masyarakat setempat< dapat dikembangkan fasilitas akomodasi pari)isata skala kecilfasilitas pari)isata yang berupa hamparan- dan pengembangan fasilitas penun#ang pari)isata seperti fasilitas makan dan minum- )arung0kios cinderamata dengan koefisien dasar bangunan maksimal 6 C dari luas kepemilikan yang layak terbangun< tidak diperkenankan membangun fasilitas yang memerlukan areal lebih dari / @a<

12. Singa#aya +onsultan VIII-62

Laporan Akhir

Rencana Detail Tata Ruang Kecamatan Karangasem

menerapkan pola dan arsitektur bangunan dengan ciri khas arsitektur Bali pada setiap bangunan akomodasi dan fasilitas penun#ang pari)isata< dalam mendirikan bangunan-bangunan fasilitas penun#ang pari)isata dilarang memanfaatkan lahan persa)ahan beririgasi teknis untuk menghindari ter#adinya alih fungsi lahan pertanian sa)ah produktif< dilarang membangun akomodasi )isata pada lahan dengan kemiringan diatas . C< pengembangan daya tarik )isata harus selaras- serasi dan diarahkan untuk tetap melestarikan kehidupan sosial budaya masyarakat dan keindahan panorama alam< +egiatan perumahan tidak diizinkan kecuali perumahan eksisting< tidak mengganggu fungsi dari ruang terbuka hi#au< menambah lahan parkir dan ruang terbuka hi#au< +etinggian bangunan maksimum &2 meter agar pemandangan ob#ek seperti bukit- gunung- sa)ah- sungai- laut dan pantai tidak terhalang<

8imungkinkan

mengembangkan

akomodasi

)isata

pada

pertanian lahan kering dengan +8B maksimal . C dan ketentuan teknis yang berlaku. /. #B5P 9 Monasi kegiatan dan penggunaan lahan yang terdapat di SBWP 2 ini secara spesifik mengatur tentang ka)asan lindung- karena batas zonasi dari SBWP ini adalah ka)asan hutan lindung. +etentuan untuk SBWP ini adalah( +egiatan budidaya tidak diperbolehkan kecuali pemanfaatan untuk kegiatan upacara keagamaan< +egiatan yang dilarang adalah semua pemanfaatan budidaya yang dapat merusak fungsi dan kualitas hutan lindung.

12. Singa#aya +onsultan VIII-63

Laporan Akhir

Rencana Detail Tata Ruang Kecamatan Karangasem

Ta&e) 8.1 "atrik Monasi +egiatan di +ecamatan +arangasem Kegiatan 0 Penggunaan Lahan Perumahan *umah tunggal *umah kopel *umah deret 5srama *umah kost Panti asuhan Huest house Pa=iliun *umah dinas *umah sederhana *umah menengah *umah me)ah *umah adat dst. Per$agangan $an %asa *uko Warung %oko Pasar tradisional Pasar lingkungan Penyaluran grosir Supermarket Bahan bangunan dan perkakas "akanan dan minuman Peralatan rumah tangga @e)an peliharaan 5lat dan bahan farmasi Pakaian dan aksesoris Peralatan dan pasokan pertanian %anaman +endaraan bermotor dan RT 6 ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ;

:o I & 2 , . / 6 ! D N & && &2 &, II & 2 , . / 6 ! D N & && &2 &, &. &/ &6

6L

PB

P#

#'

RB

R1

R2

; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ;

; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ;

; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ;

; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ;

; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ;

7 7 % ; B B B B B 7 7 % 7

7 7 % % B B B B B 7 7 7 7

; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ;

; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ;

; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ;

; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ;

; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ;

; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ;

% % % B B B ; B % % % B % % % B

% % % B B B ; B % % % B % % % B

12. Singa#aya +onsultan VIII-64

Laporan Akhir

Rencana Detail Tata Ruang Kecamatan Karangasem

:o

Kegiatan 0 Penggunaan Lahan perlengkapannya Aasa bangunan Aasa lembaga keuangan Aasa komunikasi Aasa pera)atan 0 perbaikan 0 reno=asi barang Aasa bengkel SPBU Aasa penyediaan ruang pertemuan Aasa penyediaan makanan dan minuman Aasa tra=el dan pengiriman barang Aasa pemasaran properti Aasa perkantoran0bisnis lainnya %aman hiburan %aman perkemahan Bisnis lapangan olah raga Studio ketrampilan Panti pi#at *estoran Penginapan hotel Penginapan losmen 1ottage Salon 9aundry Penitipan he)an Penitipan anak dst. Pemerintahan +antor pemerintahan kota0kabupaten +antor kecamatan +antor kelurahan Polrestabes Polsek +antor s)asta dst. In$ustri

6L

PB

P#

RT 6

#'

RB

R1

R2

&! &D &N 2 2& 22 2, 2. 2/ 26 2! 2D 2N , ,& ,2 ,, ,. ,/ ,6 ,! ,D ,N . III & 2 , . / 6 I9

; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ;

; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ;

; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ;

; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ;

; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ;

; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ;

% % % % % ; % % % % ; ; ; B % % B B B B % % % %

% % % % % ; % % % % ; ; ; B % % B B B B % % % %

; ; ; ; ; ;

; ; ; ; ; ;

; ; ; ; ; ;

; ; ; ; ; ;

; ; ; ; ; ;

; ; ; ; ; ;

% % 7 % % B

% % 7 % % B

12. Singa#aya +onsultan VIII-65

Laporan Akhir

Rencana Detail Tata Ruang Kecamatan Karangasem

:o & 2

Kegiatan 0 Penggunaan Lahan Publikasi dan percetakan 'urniture dan manufaktur dst. #arana Pe)a,anan Umum %+ S8 S"P S"50S"+ Perguruan tinggi0akademi *umah sakit tipe B *umah sakit tipe 1 Puskesmas Puskesmas pembantu Posyandu Balai pengobatan Pos kesehatan 8okter umum 8okter spesialis Bidan Poliklinik +linik dan0atau rumah sakit 9apangan olah raga Helanggang olah raga Hedung olah raga Stadion "as#id Here#a Pura 2ihara +elenteng 9anggar0mushola Hedung pertemuan lingkungan Hedung pertemuan kota Hedung serba guna Balai pertemuan dan pameran Pusat informasi lingkungan

6L ; ;

PB ; ;

P# ; ;

RT 6 ; ;

#' ; ;

RB ; ;

R1 ; %

R2 ; %

9 & 2 , . / 6 ! D N & && &2 &, &. &/ &6 &! &D &N 2 2& 22 2, 2. 2/ 26 2! 2D 2N , ,& ,2

; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ;

; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ;

; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ;

; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ;

; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ;

; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ;

% B B B B B B B B % % % % % % B B 7 B B B 7 7 7 7 7 7 % % % % %

% B B B B B B B B % % % % % % B B 7 B B B 7 7 7 7 7 7 % % % % %

12. Singa#aya +onsultan VIII-66

Laporan Akhir

Rencana Detail Tata Ruang Kecamatan Karangasem

:o ,, ,. ,/ ,6 9I & 2 , . / 6 9II & 2 , . / 9II I & 2 , . / 6 ! D N & && &2 &, &.

Kegiatan 0 Penggunaan Lahan 9embaga sosial0organisasi kemasyarakatan %erminal tipe B %erminal tipe 1 9apangan parkir umum dst. Ruang Ter&uka 6i7au -RT6. @utan kota Aalur hi#au dan pulau #alan %aman kota %PU Sempadan0penyangga Pekarangan dst. Ruang Ter&uka :on 6i7au 9apangan Plasa %empat parkir %aman bermain dan rekreasi %rotoar dst. Peruntukan Lainn,a Pertanian lahan basah Pertanian lahan kering @oltikultura %ambak +olam %empat pelelangan ikan Perkebunan tanaman keras Perkebunan agrobisnis 9apangan penggembalaan Pemerahan susu +andang he)an Pengambilan air tanah Wisata alam Wisata buatan

6L ; ; ; ;

PB ; ; ; ;

P# ; ; ; ;

RT 6 ; ; ; ;

#' ; ; ; ;

RB ; ; ; ;

R1 % B B B

R2 % B B B

; ; ; ; ; ;

; ; ; ; ; ;

; ; ; ; ; ;

; ; ; ; ; ;

; ; ; ; ; ;

; ; ; ; ; ;

7 7 7 B % 7

7 7 7 B % 7

; ; ; ; ;

; ; ; ; ;

; ; ; ; ;

; ; ; ; ;

; ; ; ; ;

; ; ; ; ;

7 7 % 7 7

7 7 % 7 7

; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ;

; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ;

; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ;

; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ;

; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ;

; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ;

; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; 7

; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; 7

12. Singa#aya +onsultan VIII-67

Laporan Akhir

Rencana Detail Tata Ruang Kecamatan Karangasem

:o &/ IX & 2 , . / 6

Kegiatan 0 Penggunaan Lahan Wisata budaya dst. Peruntukan Khusus %PS 8aur ulang sampah Pengolahan sampah0limbah Penimbunan barang bekas B%S *umah pompa dst.

6L ;

PB ;

P# ;

RT 6 ;

#' ;

RB ;

R1 7

R2 7

; ; ; ; ; ;

; ; ; ; ; ;

; ; ; ; ; ;

; ; ; ; ; ;

; ; ; ; ; ;

; ; ; ; ; ;

% B ; ; % %

% B ; ; % %

Ta&e) 8.2 "atrik Monasi +egiatan di +ecamatan +arangasem 3(anjutan4 Kegiatan 0 Penggunaan Lahan Perumahan *umah tunggal *umah kopel *umah deret 5srama *umah kost Panti asuhan Huest house Pa=iliun *umah dinas *umah sederhana *umah menengah *umah me)ah *umah adat dst. Per$agangan $an %asa *uko Warung %oko Pasar tradisional Pasar lingkungan Penyaluran grosir Supermarket

:o I & 2 , . / 6 ! D N & && &2 &, II & 2 , . / 6 !

K1

PK1

PL11 PL12 PL13

PL3

% % B % ; ; B B ; % % % %

% % B % ; ; B B ; % % % %

; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ;

% % % % % % % % % % % % %

; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ;

; ; ; % % ; 7 7 ; ; ; ; ;

7 7 7 7 7 7 7

% % % B B B B

; ; ; ; ; ; ;

; ; ; ; ; ; ;

; ; ; ; ; ; ;

% ; % ; ; ; %

12. Singa#aya +onsultan VIII-68

Laporan Akhir

Rencana Detail Tata Ruang Kecamatan Karangasem

:o D N & && &2 &, &. &/ &6 &! &D &N 2 2& 22 2, 2. 2/ 26 2! 2D 2N , ,& ,2 ,, ,. ,/ ,6 ,! ,D ,N .

Kegiatan 0 Penggunaan Lahan Bahan bangunan dan perkakas "akanan dan minuman Peralatan rumah tangga @e)an peliharaan 5lat dan bahan farmasi Pakaian dan aksesoris Peralatan dan pasokan pertanian %anaman +endaraan bermotor dan perlengkapannya Aasa bangunan Aasa lembaga keuangan Aasa komunikasi Aasa pera)atan 0 perbaikan 0 reno=asi barang Aasa bengkel SPBU Aasa penyediaan ruang pertemuan Aasa penyediaan makanan dan minuman Aasa tra=el dan pengiriman barang Aasa pemasaran properti Aasa perkantoran0bisnis lainnya %aman hiburan %aman perkemahan Bisnis lapangan olah raga Studio ketrampilan Panti pi#at *estoran Penginapan hotel Penginapan losmen 1ottage Salon 9aundry Penitipan he)an Penitipan anak dst.

K1 7 7 7 7 7 7 7 % 7 7 7 7 7 % B 7 7 7 7 7 ; ; 7 % % 7 B 7 % 7 7 7 7

PK1 B % % % B % % % B % 7 7 % % B 7 % % 7 7 ; ; B % % B B B B % % % %

PL11 PL12 PL13 ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ;

PL3 ; % ; % ; % ; ; ; % 7 % ; % B 7 % % ; ; 7 7 ; ; 7 7 7 7 7 % % ; ;

12. Singa#aya +onsultan VIII-69

Laporan Akhir

Rencana Detail Tata Ruang Kecamatan Karangasem

:o III & 2 , . / 6 I9 & 2

Kegiatan 0 Penggunaan Lahan Pemerintahan +antor pemerintahan kota0kabupaten +antor kecamatan +antor kelurahan Polrestabes Polsek +antor s)asta dst. In$ustri Publikasi dan percetakan 'urniture dan manufaktur dst. #arana Pe)a,anan Umum %+ S8 S"P S"50S"+ Perguruan tinggi0akademi *umah sakit tipe B *umah sakit tipe 1 Puskesmas Puskesmas pembantu Posyandu Balai pengobatan Pos kesehatan 8okter umum 8okter spesialis Bidan Poliklinik +linik dan0atau rumah sakit 9apangan olah raga Helanggang olah raga Hedung olah raga Stadion "as#id Here#a Pura 2ihara

K1

PK1

PL11 PL12 PL13

PL3

% % % % % %

7 7 7 7 7 7

; ; ; ; ; ;

% % % % % %

; ; ; ; ; ;

% % % % % %

B B

% B

; ;

% %

; ;

B %

9 & 2 , . / 6 ! D N & && &2 &, &. &/ &6 &! &D &N 2 2& 22 2, 2. 2/

% B B B B B B B B % % % % % % % 7 % B B B % % % %

% B B B B B B B B % % % % % % % 7 % B B B % % % %

; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ;

% B B B B B B B B % % % % % % % 7 % B B B % % % %

; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ;

; ; ; ; ; B B % % ; % % % % % % % 7 B B B % % % %

12. Singa#aya +onsultan VIII-70

Laporan Akhir

Rencana Detail Tata Ruang Kecamatan Karangasem

:o 26 2! 2D 2N , ,& ,2 ,, ,. ,/ ,6 9I & 2 , . / 6 9II & 2 , . / 9II I & 2 , . / 6

Kegiatan 0 Penggunaan Lahan +elenteng 9anggar0mushola Hedung pertemuan lingkungan Hedung pertemuan kota Hedung serba guna Balai pertemuan dan pameran Pusat informasi lingkungan 9embaga sosial0organisasi kemasyarakatan %erminal tipe B %erminal tipe 1 9apangan parkir umum dst. Ruang Ter&uka 6i7au -RT6. @utan kota Aalur hi#au dan pulau #alan %aman kota %PU Sempadan0penyangga Pekarangan dst. Ruang Ter&uka :on 6i7au 9apangan Plasa %empat parkir %aman bermain dan rekreasi %rotoar dst. Peruntukan Lainn,a Pertanian lahan basah Pertanian lahan kering @oltikultura %ambak +olam %empat pelelangan ikan

K1 % % % % % 7 % % B B 7

PK1 % % % % % 7 % % B B 7

PL11 PL12 PL13 ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; % % % % % 7 % % B B 7 ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ;

PL3 % % % % % 7 7 ; B B %

7 7 7 B % %

7 7 7 B % %

; ; ; ; ; ;

7 7 % B 7 %

7 7 % B 7 %

% % % ; % ;

7 7 7 7 7

7 7 7 7 7

; ; ; ; ;

% % % % %

; ; ; ; ;

7 7 7 7 7

; ; ; ; ; ;

; ; ; ; ; ;

7 ; 7 ; ; ;

7 7 7 7 7 7

7 7 7 7 7 7

% % % ; ; ;

12. Singa#aya +onsultan VIII-71

Laporan Akhir

Rencana Detail Tata Ruang Kecamatan Karangasem

:o ! D N & && &2 &, &. &/ IX & 2 , . / 6

Kegiatan 0 Penggunaan Lahan Perkebunan tanaman keras Perkebunan agrobisnis 9apangan penggembalaan Pemerahan susu +andang he)an Pengambilan air tanah Wisata alam Wisata buatan Wisata budaya dst. Peruntukan Khusus %PS 8aur ulang sampah Pengolahan sampah0limbah Penimbunan barang bekas B%S *umah pompa dst.

K1 ; ; ; ; ; ; ; 7 7

PK1 ; ; ; ; ; ; ; 7 7

PL11 PL12 PL13 ; ; ; ; ; ; 7 ; 7 7 7 7 7 7 % 7 ; 7 7 7 7 7 7 % 7 ; 7

PL3 ; ; ; ; ; % 7 7 7

% B B ; % %

% B B ; % %

; ; ; ; ; ;

% B B % B %

% B B % B %

% ; ; ; B %

8.3. 8.3.1

Ketentuan Tata !asa Bangunan Ka3asan Lin$ung +etentuan ka)asan lindung di )ilayah perencanaan dalam ketentuan tata massa bangunan diuraikan sebagai berikut ( 1. ;ungsi Per)in$ungan #etempat "aris #empa$an Bangunan -"#B. Haris sempadan bangunan terhadap #alan minimal , meter. Haris sempadan bangunan pada sungai bertanggul di luar permukiman 2/ meter dari kaki tanggul terluar. Haris sempadan bangunan pada sungai tidak bertanggul di luar permukiman / meter dari bibir sungai. Haris sempadan bangunan pada sungai bertanggul di dalam permukiman , meter dari kaki tanggul terluar.

12. Singa#aya +onsultan VIII-72

Laporan Akhir

Rencana Detail Tata Ruang Kecamatan Karangasem

Haris sempadan bangunan pada sungai tidak bertanggul di luar permukiman &/ meter dari bibir sungai. Ketinggian !aksima) $an !inima) +etinggian bangunan maksimal di ka)asan perlindungan setempat yaitu maksimal & lantai. %arak &e&as antar &angunan minima) < Aarak bebas samping 2 meter dan #arak bebas belakang 2 meter. Tampi)an &angunan < Bangunan yang diperkenankan adalah bangunan yang mendukung fungsi sungai dan mata air- dan konstruksinya tidak mengganggu resapan air. 2. ;ungsi RT6 "aris #empa$an Bangunan -"#B. Haris sempadan bangunan terhadap #alan minimal , meter. Haris sempadan bangunan pada sungai bertanggul di luar permukiman 2/ meter dari kaki tanggul terluar. Haris sempadan bangunan pada sungai tidak bertanggul di luar permukiman / meter dari bibir sungai. Haris sempadan bangunan pada sungai bertanggul di dalam permukiman , meter dari kaki tanggul terluar. Haris sempadan bangunan pada sungai tidak bertanggul di luar permukiman &/ meter dari bibir sungai. Ketinggian !aksima) $an !inima) +etinggian bangunan maksimal yaitu & lantai. %arak &e&as antar &angunan minima) < Aarak bebas samping 2 meter dan #arak bebas belakang 2 meter. Tampi)an &angunan < Bangunan yang diperkenankan adalah konstruksinya tidak mengganggu resapan air dan mendukung fungsi pemakaman sebagai *%@ yang ramah lingkungan. 8.3.2 Ka3asan Bu$i$a,a

12. Singa#aya +onsultan VIII-73

Laporan Akhir

Rencana Detail Tata Ruang Kecamatan Karangasem

1. ;ungsi Permukiman 'ampuran HSB Pada Sungai HSB pada sungai yang bertanggul , meter dari kaki terluar tanggul dan yang tidak bertanggul &/ meter dari bibir sungai HSB pada bangunan rumah Untuk ruang milik #alan 3rumi#a4 L Dm- HSB minimum 6 O rumi#a. Untuk ruang milik #alan P Dm- HSB minimum 6 O rumi#a F & m. Sempadan bangunan terhadap #alan adalah minimal , meter +etinggian maksimal dan minimal ( +etinggian bangunan permukiman dan fasilitas penun#ang permukiman ini adalah 2 lantai. Aarak =ertical dari lantai dasar ke lantai atasnya tidak boleh lebih dari D meter. Aarak bebas antar bangunan minimal ( Permukiman campuran dengan fasilitas umum dan social dengan #arak bebas samping 2 meter dan #arak bebas belakang 2 meter. %ampilan bangunan ( Sebagian besar bangunan yang ada di Bali khususnya )ilayah perencanaan masih mengikuti sosok bangunan tradisional Bali yang salah satunya menggunakan konsep bentuk tri angga yaitu unsur kakibadan dan kepala. 5rahan arsitektural yang diperkenankan adalah arsitektural bangunan yang sesuai dengan adata tau kearifan lokalnya dan selaras dengan lingkungan- sehingga tetap men#aga tatanan dan citra ka)asan permukiman tersebut. 2. ;ungsi Penun7ang Pari3isata HSB ( Sempadan bangunan terhadap #alan adalah minimal 6 meter- pada bangunan bertingkat minimal setengah dari fasade bangunan. HSB pada sungai yang tidak bertanggul diluar permukiman / meter dari bibir sungai- sedangkan sungai yang bertanggul 2/ meter. +etinggian maksimal dan minimal (

12. Singa#aya +onsultan VIII-74

Laporan Akhir

Rencana Detail Tata Ruang Kecamatan Karangasem

+etinggian bangunan pada fungsi ini maksimal 2 lantai dengan #arak =ertical dari lantai dasar ke lantai atasnya tidak boleh lebih dari D meter. Aarak bebas antar bangunan minimal Untuk +a=ling L & meter2 - sempadan samping bangunan dan meter. Sementara sempadan belakang ditetapkan minimal & meter untuk sisi lahan ka=ling yang memiliki pan#ang lebih dari & untuk sisi lahan yang kurang dari & dan ekonomi dari pe#abat yang ber)enang. Untuk +a=ling Q / meter2 - sempadan samping bangunan dan meter. Sementara sempadan belakang ditetapkan minimal 2 meter untuk sisi lahan ka=ling yang memiliki pan#ang lebih dari & untuk sisi lahan yang kurang dari & dan ekonomi dari pe#abat yang ber)enang. Untuk / meter2 L ka=ling L & meter2 - sempadan samping bangunan dan sempadan belakang ditetapkan minimal , meter untuk sisi lahan ka=ling yang memiliki pan#ang lebih dari & meter. Sementara untuk sisi lahan yang kurang dari & sempadan Untuk & samping dan belakang ditetapkan meter maka berdasarkan meter maka sempadan meter maka sempadan

samping dan belakang ditetapkan berdasarkan pertimbangan teknis

samping dan belakang ditetapkan berdasarkan pertimbangan teknis

pertimbangan teknis dan ekonomi dari pe#abat yang ber)enang. meter2 L ka=ling L / meter2- sempadan samping bangunan dan sempadan belakang ditetapkan minimal 6 meter untuk sisi lahan ka=ling yang memiliki pan#ang lebih dari 2 meter. Sementara untuk sisi lahan yang kurang dari 2 sempadan samping dan belakang ditetapkan meter maka berdasarkan

pertimbangan teknis dan ekonomi dari pe#abat yang ber)enang. Untuk +a=ling P / meter2- sempadan samping bangunan dan meter. Sementara sempadan belakang ditetapkan minimal 6 meter untuk sisi lahan ka=ling yang memiliki pan#ang lebih dari / untuk sisi lahan yang kurang dari / meter maka sempadan

12. Singa#aya +onsultan VIII-75

Laporan Akhir

Rencana Detail Tata Ruang Kecamatan Karangasem

samping dan belakang ditetapkan berdasarkan pertimbangan teknis dan ekonomi dari pe#abat yang ber)enang. Tampi)an Bangunan +onsep bangunan berarsitektur Bali dan menyatu dengan alam atau kondisi setempat. "enerapkan pola dan arsitektur bangunan dengan ciri khas arsitektur Bali pada setiap bangunan akomodasi dan fasilitas penun#ang pari)isata< 8.+. 8.+.1 Ketentuan #arana Prasarana !inima) Ka3asan Lin$ung &. Perlindungan Setempat *uang terbuka hi#au berupa =egetasi tanaman berakar kuat- =egetasi tutupan lahan yang menyerap air Utilitas berupa #alan setapak dengan struktur yang mampu menyerap air 2. *%@ 3Pemakaman4 2egetasi tutupan lahan yang menyerap air Utilitas berupa #alan lingkungan atau #alan setapak dengan struktur yang mampu menyerap air %empat sampah 8.+.2 Ka3asan Bu$i$a,a &. Permukiman *uang terbuka hi#au berupa pekarangan- lapangan- dan #alur hi#au Utilitas berupa #alan lokal unsur luas bangunan dengan lebar perkerasan minimal , meter dan #alan lingkungan yang memenuhi unsure luas bangunan dengan perkerasan minimal &-2 B 2 meter. Prasarana lingkungan berupa tempat sampah dimana diharapkan setiap rumah tangga menyediakan tempat sampah indi=idu dengan menerapkan konsep ,*- pemindahan sampah ke %PS dilakukan dengan gerobag sampah secara berkala- drainase lingkungan tepi #alan. 2. +egiatan Penun#ang Pari)isata *uang terbuka hi#au berupa pekarangan- lapangan- dan #alur hi#au
12. Singa#aya +onsultan VIII-76

Laporan Akhir

Rencana Detail Tata Ruang Kecamatan Karangasem

*uang terbuka nonhi#au berupa area parker dan lapangan dengan perkerasan yang dapat menyerap air Utilitas berupa #alan lokal unsur luas bangunan dengan lebar perkerasan minimal , meter dan #alan lingkungan yang memenuhi unsure luas bangunan dengan perkerasan minimal &-2 B 2 meter. Prasarana lingkungan berupa tempat sampah dimana diharapkan menyediakan tempat sampah dengan menerapkan konsep ,*pemindahan sampah ke %PS dilakukan dengan gerobag sampah secara berkala- memperbanyak bidang peresapan air- drainase lingkungan tepi #alan- pengembangan sanitasi offsite untuk ka)asan )isata. 8./. Ketentuan Pe)aksanaan

8./.1 Ketentuan Insentif $an (isinsentif Pemberian insentif yang sifatnya akan merangsang perkembangan pada suatu ka)asan dapat ditempuh dengan memberikan kemudahan-kemudahan pengembangan se#ak dari tahap peri#inan sampai dengan tahap pembangunan dan operasional. Selain itu dapat pula ditempuh upaya mendahulukan infrastruktur atau prasarana dalam ka)asan yang selain memberi kemudahan #uga akan mengarahkan bentuk perkembangan ka)asan tersebut. +eberadaan infrastruktur atau prasarana yang mendahului tersebut akan merangsang berkembangnya kegiatan-kegiatan yang akan mengisi ka)asan yang bersangkutan. Pemberian disinsentif yang sifatnya akan menghambat atau membatasi perkembangan pada suatu ka)asan dapat ditempuh dengan penolakan se#ak dari tahap peri#inan pemanfaatan ruang dan peri#inan pembangunan lainnya sampai dengan pemberian sanksi. Selain itu dapat pula ditempuh dengan cara tidak memberikan pelayanan infrastruktur atau prasarana terhadap lokasi atau ka)asan yang bersangkutan. 8alam hal ini badan atau lembaga yang bertanggung #a)ab menangani infrastruktur atau prasarana tersebut harus konsisten dan konsekuen dengan penerapan perangkat disinsentif tersebut. Aenis perangkat0mekanisme insentif dan disinsentif dikelompokkan men#adi (

&.

Pengaturan0regulasi0kebi#akan dikelompokkan atas (

12. Singa#aya +onsultan VIII-77

Laporan Akhir

Rencana Detail Tata Ruang Kecamatan Karangasem

a. Perangkat yang berkaitan dengan elemen guna lahan seperti pengaturan hukum pemilikan lahan oleh s)asta dan pengaturan peri#inan< b. Perangkat yang berkaitan dengan pelayanan umum seperti kekuatan hukum untuk mengembalikan gangguan0pencemaran dan pengaturan penyediaan pelayanan umum oleh s)asta< c. Perangkat yang berkaitan dengan penyediaan prasarana seperti 5mdal. 2. a. Ekonomi0keuangan yang dikelompokkan atas ( Perangkat yang berkaitan dengan elemen guna lahan seperti Pa#ak Bumi dan Bangunan 3PBB4 dan retribusi perubahan pemanfaatan lahan< b. Perangkat yang berkaitan dengan pelayanan umum seperti pa#ak kemacetan- pa#ak pencemaran dan retribusi peri#inan- pembangunanbiaya dampak pembangunan< c. Perangkat yang berkaitan dengan penyediaan prasarana seperti ( user charge" de)elopment exaction dan initial cost for land consolidation. ,. a. b. Pemilikan0pengadaan langsung oleh pemerintah yang dikelompokkan atas ( Perangkat yang berkaitan dengan elemen guna lahan seperti penguasaan lahan oleh pemerintah< Perangkat yang berkaitan dengan pelayanan umum seperti pengadaan pelayanan umum oleh pemerintah 3air bersih- air limbahlistrik- telepon- angkutan umum4< c. Perangkat yang berkaitan dengan penyediaan prasarana seperti pengadaan infrastruktur dan pembangunan fasilitas umum oleh pemerintah. . adalah ( &. Pergeseran tatanan ruang yang ter#adi tidak menyebabkan dampak yang merugikan bagi pembangunan kota< (asar Pertim&angan 8asar pertimbangan dalam pemberian insentif dan disinsentif antara lain

12. Singa#aya +onsultan VIII-78

Laporan Akhir

Rencana Detail Tata Ruang Kecamatan Karangasem

2. Pada hakekatnya tidak boleh mengurangi hak masyarakat sebagai )arga negara- dimana masyarakat mempunyai hak dan dan martabat yang sama untuk memperoleh dan mempertahankan hidupnya< ,. %etap memperhatikan partisipasi masyarakat di dalam proses pemanfaatan ruang untuk pembangunan oleh masyarakat. B. Kriteria Pengenaan In!enti" # &. "endorong0merangsang pembangunan yang se#alan dengan rencana tata ruang< 2. "endorong pembangunan yang memberikan manfaat yang besar kepada masyarakat< ,. "endorong $i!in!enti" # &. "enghambat0membatasi pembangunan yang tidak sesuai dengan rencana tata ruang< 2. "enimbulkan dampak yang cukup besar bagi masyarakat di sekitarnya. '. &. 2. %enis $an Kategori Pengenaan Pengenaan insentif dan disinsentif dapat dikelompokkan berdasarkan( Perangkat0mekanismenya- misalnya regulasi- keuangan dan kepemilikan< Rbyek pengenaannya- misalnya guna lahan- pelayanan umum dan prasarana. (. 'ontoh Bentuk8Bentuk Insentif 5lternatif bentuk insentif yang dapat diberikan antara lain ( &. +emudahan izin< 2. Penghargaan< ,. +eringanan pa#ak< .. +ompensasi< /. 7mbalan< 6. Pola Pengelolaan< partisipasi masyarakat dan pengembang dalam pelaksanaan pembangunan.

12. Singa#aya +onsultan VIII-79

Laporan Akhir

Rencana Detail Tata Ruang Kecamatan Karangasem

!. Subsidi prasarana< D. Bonus0insentif< N. %8* 3%ransfer of 8e=elopment *ight- Pengalihan @ak "embangun4< & . +etentuan teknis lainnya. *. 'ontoh Bentuk8Bentuk (isinsentif 5lternatif bentuk disinsentif yang dapat diberikan antara lain ( &. Perpan#ang prosedur< 2. Perketat0tambah syarat< ,. Pa#ak tinggi< .. *etribusi tinggi< /. 8enda0charge* 6. Pembatasan prasarana< !. dan lain-lain. 5rahan peri#inan ini berkaitan dengan perangkat pengendalian pemanfaatan ruang yang di dalamnya terdapat mekanisme peri#inan- penga)asan dan penertiban. 1. Peri7inan Peri#inan merupakan upaya mengatur kegiatan-kegiatan yang memiliki peluang melanggar ketentuan perencanaan dan pembangunan- serta menimbulkan gangguan bagi kepentingan umum. "enurut UU $o. 26 %ahun 2 ! tentang Penataan *uang- mekanisme peri#inan merupakan mekanisme terdepan dalam pengendalian pemanfaatan ruang. Selain itukiner#a peri#inan pada suatu daerah mempunyai peran yang penting dalam menarik atau menghambat in=estasi. Penyelenggaraan mekanisme peri#inan yang efektif akan mempermudah pengendalian pembangunan dan penertiban pelanggaran rencana tata ruang. Bila mekanisme peri#inan tidak diselenggarakan dengan baikmaka akan menimbulkan penyimpangan pemanfaatan ruang secara legal. Penyimpangan semacam ini akan sulit dikendalikan dan ditertibkan. "ekanisme peri#inan #uga dapat dimanfaatkan sebagai perangkat insentif untuk mendorong pembangunan yang menghambat pemanfaatan ruang yang tidak sesuai dengan rencana tata ruang.

12. Singa#aya +onsultan VIII-80

Laporan Akhir

Rencana Detail Tata Ruang Kecamatan Karangasem

7#in pemanfaatan ruang adalah i#in yang berkaitan dengan lokasi- kualitas ruang dan tata bangunan yang sesuai dengan peraturan perundangundangan- hukum adat dan kebiasaan yang berlaku. Prinsip dasar penerapan mekanisme peri#inan dalam pemanfaatan ruang adalah sebagai berikut ( Setiap kegiatan dan pembangunan yang berpeluang menimbulkan gangguan bagi kepentingan umum- pada dasarnya dilarang kecuali dengan i#in dari Pemerintah +abupaten< Setiap kegiatan dan pembangunan harus memohon i#in dari pemerintah setempat yang akan memeriksa kesesuaiannya dengan rencana serta standar administrasi legal< Setiap permohonan pembangunan yang tidak sesuai dengan rencana tata ruang harus melalui pengka#ian mendalam untuk men#amin bah)a manfaatnya #auh lebih besar dari kerugiannya bagi semua pihak terkait sebelum dapat diberikan i#in. Pelaksanaan peri#inan tersebut di atas didasarkan atas pertimbangan dan tu#uan sebagai berikut ( "elindungi kepentingan umum 3public interest4< "enghindari eksternalitas negatif< "en#amin pembangunan sesuai dengan rencana serta standar dan kualitas minimum yang ditetapkan Pemerintah 8aerah. +e)enangan dalam kegiatan peri#inan adalah ( Sebagian besar i#in men#adi ke)enangan daerah< Pelaksanaan kegiatan dan pembangunan )a#ib memiliki i#in< Pemberi i#in )a#ib menga)asi dan menertibkan penyimpangan pelaksanaannya< Penerima i#in )a#ib melaksanakan ketentuan dalam peri#inan. Aenis-#enis peri#inan dan mekanismenya diuraikan sebagai berikut ( 7#in +egiatan 3Sektoral4 Persetu#uan pengembangan akti=itas0sarana0prasarana yang menyatakan bah)a akti=itas budidaya yang akan mendominasi
12. Singa#aya +onsultan VIII-81

Laporan Akhir

Rencana Detail Tata Ruang Kecamatan Karangasem

ka)asan memang sesuai atau masih dibutuhkan atau merupakan bidang yang terbuka di )ilayah tempat ka)asan itu terletak. 7#in ini diterbitkan instansi pembina0pengelola sektor terkait dengan kegiatan dominan tadi. %ingkatan instansi ditetapkan sesuai aturan di departemen0lembaga terkait. 7#in Prinsip Persetu#uan pendahuluan yang dipakai sebagai kelengkapan persyaratan teknis permohonan i#in 9okasi. Bagi perusahaan

P"8$0P"5- surat persetu#uan penanaman modal 3SPP"4 untuk P"8$ dari "enin=es0+etua B+P" atau surat pemberitahuan persetu#uan Presiden untuk P"5- digunakan sebagai 7#in Prinsip. 7#in %etap Persetu#uan akhir setelah 7#in 9okasi diperoleh. 7#in lokasi men#adi persyaratan- mengingat sebelum memberikan persetu#uan final tentang pengembangan kegiatan budidaya- lokasi ka)asan yang dimohon bagi pengembangan akti=itas tersebut #uga telah sesuai dan malah tingkat perolehan tanahnya telah memperoleh kema#uan berarti 3misalnya untuk ka)asan industri 6 C- sebelum P5+%R &NN,4. Selain itu kelayakan pengembangan kegiatan dari segi lingkungan hidup harus telah diketahui melalui hasil studi 5"859. 8engan diperoleh i#in %etap bagi ka)asan budidaya- selan#utnya tiap #enis usaha rinci yang akan mengisi ka)asan secara indi=idual perlu memperoleh 7#in Usaha sesuai karakteristik tiap kegiatan usaha rinci. S7P8 3Surat 7#in Penambangan 8aerah dan S7P5 3Surat 7#in Pengambilan 5ir4 dapat dikelompokkan dalam kategori 7#in Usaha selain yang sudah dikenal 3S7UP- S7UPP- dll4. 7#in Pertanahan a. 7#in 9okasi Persetu#uan lokasi bagi pengembangan akti=itas0 sarana0 prasarana yang menyatakan ka)asan yang dimohon pihak pelaksana pembangunan atau pemohon sesuai untuk dimanfaatkan bagi akti=itas dominan yang telah memperoleh 7#in Prinsip. 7#in 9okasi
12. Singa#aya +onsultan VIII-82

Laporan Akhir

Rencana Detail Tata Ruang Kecamatan Karangasem

akan dipakai sebagai dasar dalam melaksanakan perolehan tanah melalui pengadaan tertentu dan dasar bagi pengurusan hak atas tanah. 5cuan dari 7#in 9okasi ini antara lain adalah ( &4. +esesuaian lokasi bagi pembukaan0pengembangan akti=itas dilihat dari ( *encana %ata *uang Wilayah dan *encana 8etail %ata *uang< +eadaaan pemanfaatan ruang eksisting. 24. Bagi lokasi di ka)asan tertentu- suatu ka#ian khusus mengenai dampak lingkungan pengembangan akti=itas budidaya dominan terhadap kualitas ruang yang ada- hendaknya men#adi pertimbangan dini. Persyaratan tambahan yang dibutuhkanadalah ( Surat Persetu#uan Prinsip< Surat Pernyataan +esanggupan akan memberi ganti rugi atau penyediaan tempat penampungan bagi pemilik yang berhak atas tanah yang dimohon. b. @ak 5tas %anah Walaupun sebenarnya bukan merupakan peri#inan namun dapat dianggap sebagai persetu#uan kepada pihak pelaksana pembangunan untuk mengembangkan kegiatan budidaya di atas lahan yang telah diperoleh. "acam hak yang diperoleh sesuai dengan sifat pihak pelaksana dan sifat kegiatan budidaya dominan yang akan dikembangkan. Pada tingkat ka)asan- hak yang diberikan umumnya bersifat kolektif 3misalnya dikenal @HB 7nduk4. %ergantung sifat akti=itas budidayanya- hak kepemilikan indi=idual dapat dikembangkan dari hak kolektif. 7#in Perencanaan dan Bangunan a. 7#in Peruntukkan Penggunaan %anah

12. Singa#aya +onsultan VIII-83

Laporan Akhir

Rencana Detail Tata Ruang Kecamatan Karangasem

7#in

Perencanaan

dan0atau

rekomendasi

perencanaan

bagi

penggunaan tanah yang didasarkan pada *encana %ata *uang Wilayah 3*%*W4- *encana 8etail %ata *uang 3*8%*4 dan0atau *encana %eknik *uang +abupaten 3*%*+4. 7#in Peruntukkan Penggunaan %anah terdiri atas ( &4. 7#in Perencanaan 7#in Penggunaan %anah untuk keperluan mendirikan bangunan atau bangun bangunan 3to)er dan reklame4 dan site plan dengan ke)enangan pengendalian *encana 8etail %ata *uang +abupaten melalui tindakan korektif0penerapan sanksi. 7#in pemanfaatan ruang yang sebenarnya karena i#in lokasi menyatakan kesesuaian lokasi bagi pengembangan akti=itas budidaya dominan. 7#in Perencanaan menyatakan persetu#uan terhadap akti=itas budidaya rinci yang akan dikembangkan dalam ka)asan. Pengenalan akti=itas budidaya rinci dilakukan melalui penelaahan *encana %ata *uang 3*%*4 *inci +a)asan internal. +elengkapan sarana dan prasarana yang akan mendukung akti=itas budidaya rinci dan ketepatan pola alokasi pemanfaatan ruangnya dalam internal ka)asan atau sub ka)asan men#adi perhatian utama. 24. *ekomendasi Perencanaan *ekomendasi penggunaan tanah0lahan yang didasarkan pada *encana 8etail %ata *uang +abupaten untuk keperluan pelayanan informasi rencana daerah. b. 7#in 9ingkungan 7#in 9ingkungan pada dasarnya merupakan persetu#uan yang menyatakan akti=itas budidaya rinci yang terdapat dalam ka)asan yang dimohon SlayakT dari segi lingkungan hidup. 8ikenal dua macam 7#in 9ingkungan seperti di#elaskan pada bagian berikut ( &4. 7#in @R

12. Singa#aya +onsultan VIII-84

Laporan Akhir

Rencana Detail Tata Ruang Kecamatan Karangasem

7#in @R0Undang-undang Hangguan- terutama untuk kegiatan usaha yang tidak mempunyai dampak penting terhadap lingkungan hidup 3bukan obyek 5"8594. 7#in ini diterbitkan Bupati melalui Sek)ilda di daerah kabupaten. 24. Persetu#uan *+9 dan *P9 Persetu#uan *+9 dan *P9- untuk ka)asan yang sifat kegiatan budidaya rinci yang berada di dalamnya secara sendiri-sendiri maupun bersama-sama berdampak penting terhadap lingkungan hidup. 5cuan yang digunakan dengan demikian adalah dokumen 5"859 yang pada bagian akhirnya men#elaskan *+9 3*encana Pengelolaan 9ingkungan4 dan *P9 3*encana Pemanfaatan 9ingkungan4- pada tingkatan kegiatan budidaya rinci 3#ika dibutuhkan4 dan pada tingkat ka)asan. Persetu#uan *+9 dan *P9 diterbitkan oleh "enteri 9ingkungan @idup 3+a)asan terpadu4- dan "enteri terkait atau Bupati tergantung karakteristik ka)asan yang dimohon setelah melalui komisi 5"859 terkait. Setiap pemanfaatan ruang harus mendapat i#in sesuai dengan rencana tata ruang dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Perubahan pemanfaatan lahan harus melalui prosedur khusus yang berbeda dari prosedur reguler0normal. 8alam masa transisi tahapan rencana- i#in khusus dapat diberikan apabila dampak kegiatan yang dimohon negatif dan atau kecil. Permohonan perubahan pemanfaatan ruang yang disetu#ui harus dikenakan disinsentif berupa ( 8enda %de)elopment charge& sesuai #enis pelanggaran rencana tata ruang< Pengenaan sesuai biaya dampak pembangunan %de)elopment impact fee& eksternalitas yang harus diatasi dan upaya dengan

mengembalikannya ke kualitas sebelum proyek tersebut dibangun. Aenis peri#inan yang harus dimiliki ditetapkan dengan Peraturan 8aerah. 9embaga0dinas yang menertibkan peri#inan harus sesuai dengan pemberian

12. Singa#aya +onsultan VIII-85

Laporan Akhir

Rencana Detail Tata Ruang Kecamatan Karangasem

ker#a dan kompetensinya serta tidak boleh tumpang tindih. +etentuan lembaga0dinas pemberi i#in adalah sebagai berikut ( Peri#inan kegiatan men#adi ke)enangan 8inas Sektoral yang sesuai dengan kegiatan yang dimohon< Peri#inan Pemanfaatan *uang dan bangunan men#adi ke)enangan 8inas yang "enangani Perencanaan- Perancangan- Penataan dan 9ingkungan +ota< Peri#inan +onstruksi men#adi +e)enangan 8inas yang "enangani Bangunan< Peri#inan 9ingkungan men#adi +e)enangan 8inas0Badan yang "enangani 9ingkungan @idup< Peri#inan +egiatan +husus men#adi +e)enangan 8inas Sektoral yang Sesuai dengan +egiatan yang 8imohon< +egiatan yang "emerlukan +ombinasi dari 7#in di atas dikoordinasikan oleh Walikota melalui %im0Badan +oordinasi Penataan *uang 8aerah 3%+P*80B+*P84. 2. Penga3asan Penga)asan merupakan upaya-upaya untuk men#aga kesesuaian pemanfaatan ruang dengan fungsi ruang yang ditetapkan dalam rencana tata ruang. Rbyek penga)asannya adalah perubahan pemanfaatan ruang 3kegiatan pembangunan fisik4 yang ter#adi- baik yang sesuai maupun yang tidak sesuai dengan rencana beserta besaran-besaran perubahannya. +egiatan penga)asan pemanfaatan ruang terdiri dari ( Pemantauan Pemantauan dilakukan dengan cara pemeriksaaan yang melibatkan pelaku pelanggaran 3dengan memeriksa lebih #auh dokumen peri#inan yang dimilikinya4. %ahapan pelaksanaan pemantauan adalah sebagai berikut ( a. Penyidikan lapangan- dilakukan setelah tahap kegiatan pelaporan yang kemudian diperoleh indikasi penyimpangan pemanfaaatan ruang persil 3baik lokasi maupun tipologi penyimpangannya4. +emudian dibentuk tim penyidik yang terdiri atas beberapa dinas
12. Singa#aya +onsultan VIII-86

Laporan Akhir

Rencana Detail Tata Ruang Kecamatan Karangasem

terkait di daerah dan rencana ker#a penyidikan penyimpangan pemanfaatan ruang ke lapangan. Penyidikan ini dilakukan untuk memperoleh klarifikasi bukti pelanggaran yang telah ada pada %im Penyidik dengan yang ada pada penguasa lahan atau bangunan untuk dilihat dan diketahui penyebab pelanggaran. b. Pembahasan dan perumusan terbukti tidaknya secara teknis administratif diindikasikan penyimpangan sebelumnya. atau pelanggaran yang telah adalah %ahap berikutnya

mengklasifikasikan bentuk-bentuk pelanggaran- akibat pelanggaran dan penanggung#a)ab pelanggaran pemanfaatan ruang. c. 9aporan dan pemberitahuan. *umusan penyimpangan dan pelanggaran tersebut kemudian disusun laporan dan pemberitahuan kepada berbagai pihak yang berkepentingan. 9aporan hasil pemantauan diserahkan kepada kepala daerah untuk die=aluasi dan dibahas untuk merumuskan bentuk-bentuk penertiban. 9aporan hasil pemantauan diserahkan kepada instansi terkait untuk mempersiapkan kegiatan e=aluasi terhadap pelanggaran dan penyimpangan pemanfaatan ruang untuk mendukung penetapan penertiban yang perlu diambil. Pemberitahuan hasil pemantauan kepada pelaku pelanggaran untuk mempersiapkan pertanggung#a)aban pelanggaran pemanfaaatan ruang yang telah dilakukan. Pelaporan Upaya memberikan informasi secara obyektif mengenai pemanfaatan ruang baik yang sesuai maupun tidak sesuai dengan rencana tata ruang. Rbyek pelaporan adalah perubahan pemanfaatan ruang dalam persil0ka)asaan dan tata ruang )ilayah blok peruntukan. Perubahan pemanfaatan ruang tingkat persil meliputi perubahan fungsi kegiatan dan perubahan teknis bangunan yang ada di dalam persil. 5kumulasi perubahan persil merupakan perubahan blok peruntukan- sedangkan perubahan peruntukan merupakan perubahan ka)asan dan seterusnya men#adi perubahan )ilayah yang lebih luas. @asil dari proses
12. Singa#aya +onsultan VIII-87

Laporan Akhir

Rencana Detail Tata Ruang Kecamatan Karangasem

pelaporan ini berupa tipologi penyimpangan pemanfaatan ruangyaitu ( a. Besaran penyimpangan 3luasan- pan#ang- lebar4. b. Bentuk dan #enis penyimpangan 3fungsi- intensitas- atau teknis4. c. 5rah penyimpangan atau pergeseran pemanfaatan ruang. E=aluasi- yaitu usaha untuk menilai kema#uan kegiatan pemanfaatan ruang dalam mencapai tu#uan rencana tata ruang. +etentuan penga)asan di ka)asan perencanaan adalah sebagai berikut ( Penga)asan umum terhadap pemanfaatan ruang dan penyimpangan0pelanggaran rencana tata ruang harus dilakukan oleh aparat pada unit terkecil- yaitu kecamatan- kelurahan- *W dan *% serta oleh masyarakat umum< Penga)asan khusus terhadap penyimpangan0pelanggaran rencana tata ruang harus dilakukan oleh instansi pemberi i#in dan instansi lain yang terkait. 3. Penerti&an Ketentuan Umum Penertiban pemanfaatan ruang adalah usaha untuk mengambil tindakan agar pemanfaatan ruang yang direncanakan dapat ter)u#ud. %indakan penertiban pemanfataan ruang yang dilakukan oleh Pemerintah 8aerah melalui pemeriksaan dan penyelidikan atas semua pelanggaran0penyimpangan dalam pemanfaatan ruang yang dilakukan terhadap pemanfaatan ruang yang tidak sesuai dengan rencana tata ruang. Bentuk penertiban terhadap pelanggaran pemanfaatan ruang yang tidak sesuai dengan rencana tata ruang yang telah ditetapkan sebagai Peraturan 8aerah didasarkan pada bentuk pelanggaran yang dilakukan. %indakan penertiban perlu mempertingkan #enis pelanggaran rencana tata ruang sebagai berikut ( Pemanfaatan ruang tidak sesuai dengan fungsi ruang. 8alam kaitan ini bentuk penertiban yang dapat diterapkan antara lain adalah
12. Singa#aya +onsultan VIII-88

Laporan Akhir

Rencana Detail Tata Ruang Kecamatan Karangasem

peringatan- penghentian kegiatan0pembangunan dan pencabutan sementara i#in yang telah diterbitkan dan pencabutan tetap i#in yang diberikan< Pemanfaatan ruang sesuai dengan fungsi ruang tetapi intensitas pemanfaatan ruang menyimpang. Penyimpangan intensitas pemanfaatan ruang dan pembangunan mencakup besar luasan+oefisien 8asar Bangunan 3+8B4- +oefisien 9antai Bangunan 3+9B4 atau +oefisien 8asar @i#au 3+8@4 yang tidak sesuai dengan rencana tata ruang atau ketentuan lainnya yang berlaku. 8alam kaitan ini bentuk penertiban yang dapat diterapkan adalah penghentian kegiatan- atau pembatasan kegiatan pada luasan yang sesuai dengan rencana yang ditetapkan< Pemanfaatan ruang sesuai dengan fungsi ruang- tetapi tidak sesuai dengan ketentuan teknis. Penyimpangan ketentuan teknis mencakup pelanggaran tinggi bangunan- besar Haris Sempadan Bangunan 3HSB4- ketentuan parkir dan ketentuan teknis prasarana lainnya yang ditetapkan dalam rencana tapak ka)asan atau *encana %ata Bangunan dan 9ingkungan 3*%B94 atau standar kota yang ditetapkan. 8alam kaitan ini- bentuk penertiban yang dapat diterapkan Pemanfaatan adalah penghentian kegiatan dan pemenuhan persyaratan teknis< ruang sesuai dengan fungsi ruang- tetapi bentuk pemanfaatan ruang menyimpang. 8alam kaitan ini penertiban yang dapat dilakukan adalah penghentian kegiatan dan penyesuaian bentuk pemanfaatan ruang. Secara umum bentuk penertiban yang dapat diterapkan dalam rangka pengendalian pemanfaatan ruang antara lain ( Peringatan dan0atau %eguran Peringatan diberikan kepada kegiatan yang tidak mengurus i#in. Peringatan ruang. Penghentian Sementara
12. Singa#aya +onsultan VIII-89

merupakan

teguran

bagi

kegiatan

yang

baru

dilaksanakan tetapi melanggar0tidak sesuai dengan rencana tata

Laporan Akhir

Rencana Detail Tata Ruang Kecamatan Karangasem

Penghentian

sementara

diberikan

kepada

kegiatan

yang

melanggar0tidak sesuai dengan rencana tata ruang dan tidak mengindahkan peringatan0teguran yang diberikan oleh Pemerintah 8aerah. Pencabutan 7#in "engacu pada Pasal ,! Undang-undang $o. 2602 ! tentang Penataan *uang- setiap i#in pemanfaatan ruang yang tidak sesuai dengan rencana tata ruang yang telah ditetapkan- dapat dinyatakan batal atau dicabut oleh Pemerintah 8aerah. Pengenaan 8enda 8enda dikenakan pada proses peri#inan yang tidak tepat )aktuyaitu bagi kegiatan pembangunan yang sesuai dengan *encana %ata *uang tetapi belum memiliki i#in yang diperlukan. 8enda #uga dikenakan pada kegiatan pembangunan yang menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan sekitarnya. Pengenaan Sanksi Pengenaan sanksi dapat mengacu pada +etentuan Pidana yang tercantum pada Bab ;7 UU $o. 2602 kurungan maupun pidana denda. Ketentuan Penerti&an +etentuan penertiban dapat digambarkan seperti pada diagram berikut ini ( Kesesuaian Kegiatan Tipe Pe)anggaran Terha$ap Po)a Ruang Ti$ak #esuai #esuai %ipe & %ipe , %ipe 2 %ipe .
Dalam proses pembangunan Proses Pelaksanaan Bangunan telah selesai dibangun

! baik berupa pidana

Ketentuan Zoning %eg&'ation

#esuai Ti$ak #esuai

12. Singa#aya +onsultan VIII-90

Laporan Akhir

Rencana Detail Tata Ruang Kecamatan Karangasem

+etentuan penertiban yang diberlakukan menurut tipe pelanggaran yang dilakukan disa#ikan pada tabel berikut ini ( Ta&e) 8.+ +etentuan Penertiban "enurut %ipe Pelanggaran Tipe Pe)anggaran TIP* 1 a. %idak Beri#in b. +esesuaian +egiatan %erhadap Pola *uang 6 #esuai c. +etentuan Moning *egulation 6 #esuai Kegiatan Pem&angunan Tin$akan &4. Peringatan0teguran 24. "enghentikan sementara kegiatan pembangunan< ,4. Perintah untuk mengurus peri#inan< .4. Pengenaan denda. &4. "enghentikan sementara operasional kegiatan dan dapat diteruskan sampai )aktu yang ditentukan< 24. 9arangan melakukan perubahan fungsi dan fisik bangunan< ,4. Perintah mengurus i#in 7"B- i#in PBi#in usaha 3pemutihan peri#inan4< .4. Pengenaan denda. &4. "enghentikan sementara kegiatan pembangunan< 24. Perintah pengurusan 7"B dengan mere=isi gambar ker#a 38E84 sesuai dengan zoning regulation* ,4. "embongkar0menyesuai kan bagian bangunan yang tidak sesuai zoning regulation. &4. "emb ongkar0menyesuaikan bagian bangunan yang tidak sesuai zoning regulation< 24. Perint

8alam Proses

Sudah Aadi

TIP* 2 a. +esesua ian +egiatan %erhadap Pola *uang 6 #esuai b. +etentu an Moning *egulation 6 Ti$ak #esuai

8alam Proses 3JD C4

Sudah Aadi

12. Singa#aya +onsultan VIII-91

Laporan Akhir

Rencana Detail Tata Ruang Kecamatan Karangasem

Tipe Pe)anggaran

Kegiatan Pem&angunan

Tin$akan ah pengurusan 7"B sesuai zoning regulation< ,4. Penge naan denda.

TIP* 3 a. +esesua ian +egiatan %erhadap Pola *uang 6 Ti$ak #esuai b. +etentu an Moning *egulation 6 #esuai

8alam Proses

Sudah Aadi

&4. "enghentikan sementara kegiatan pembangunan< 24. Perintah untuk mengurus peri#inan< ,4. Perintah merubah #enis kegiatan sesuai rencana pola ruang< .4. Penyesuaian gambar ker#a08E8. &4. "enghentikan sementara operasional kegiatan usaha< 24. Perintah untuk mengurus 7"B< ,4. Perintah untuk mengurus 7#in PB sesuai rencana pola ruang< .4. %idak menerbitkan i#in operasional0i#in usaha yang tidak sesuai dengan rencana pola ruang. &4. "enghentikan kegiatan pembangunan< 24. Perintah mengurus 7"B sesuai rencana pola ruang dan ketentuan zoning regulation dengan mere=isi gambar 38E84< ,4. "embongkar bangunan. &4. "enghentikan operasional kegiatan usaha< 24. Perintah mengurus 7"B sesuai rencana pola ruang dan ketentuan zoning regulation dengan mere=isi gambar 38E84< ,4. Perintah mengurus 7#in PB sesuai rencana pola ruang dan ketentuan

TIP* + a. +esesuaian +egiatan %erhadap Pola *uang 6 Ti$ak #esuai b. +etentuan Moning *egulation 6 Ti$ak #esuai

8alam Proses

Sudah Aadi

12. Singa#aya +onsultan VIII-92

Laporan Akhir

Rencana Detail Tata Ruang Kecamatan Karangasem

Tipe Pe)anggaran

Kegiatan Pem&angunan

Tin$akan zoning regulation dengan mere=isi gambar 38E84< .4. "embongkar bangunan.

Sumber ( @asil *encana 8./.2 rahan #anksi %idakan penertiban dilakukan melalui pemeriksaan dan penyidikan atas semua pelanggaran dan ke#ahatan yang dilakukan terhadap pemanfaatan ruang yang tidak sesuai dengan rencana tata ruang yang ditetapkan. +egiatan penertiban dapat dilakukan secara langsung melalui penegakan hukum yang diselenggarakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan penertiban tidak langsung melalui pengenaan disinsentif pemanfaatan ruang melalui pengenaan retribusi secara progresif atau membatasi penyediaan sarana dan prasarana dasar lingkungannya. Pengenaan sanksi dapat berupa sanksi administratif 3dapat dikenakan pada aparat pemerintah atau masyarakat umumnya4- sanksi pidana 3penahanan atau kurungan4 maupun sanksi perdata 3pengenaan denda atau ganti rugi4. Pengenaan sanksi dia)ali terlebih dahulu dengan peringatan0teguran kepada aktor pembangunan yang dalam pelaksanaan pembangunannya tidak sesuai dengan rencana tata ruang yang dikeluarkan. +egiatan penertiban dapat dilakukan secara langsung melalui penegakan hukum yang diselenggarakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku- dan penertiban tidak langsung melalui pengenaan disinsentif pemanfaatan ruang melalui pengenaan retribusi secara progresif atau membatasi penyediaan sarana dan prasarana dasar lingkungannya. "acam sanksi yang dapat dikenakan pada pelanggaran ketentuan penataan ruang adalah ( . #anksi $ministrasi Sanksi administrasi dapat berupa tindakan pembatalan izin dan pencabutan hak. Sanksi ini dikenakan atas pelanggaran penataan ruang yang berakibat pada terhambatnya pelaksanaan program pemanfaatan ruang- baik yang
12. Singa#aya +onsultan VIII-93

Laporan Akhir

Rencana Detail Tata Ruang Kecamatan Karangasem

dilakukan oleh penerima i#in maupun pemberi i#in. Sanksi administratif merupakan sanksi yang dikenakan terlebih dahulu dibandingkan sanksi-sanksi lainnya. 8alam pemantauan pemanfaatan ruang 3pelanggaran persil4 kemungkinan yang melakukan pelanggaran adalah pemilik persil atau lembaga pemberi izin 3dalam hal ini di)akili oleh pe#abat yang bertanggung #a)ab4. Aenis sanksi bagi pelanggaran rencana tata ruang bagi masyarakat- terdiri dari ( &. Peringatan dan atau teguran< 2. Penghentian sementara pelayanan administratif< ,. Penghentian sementara kegiatan pembangunan dan atau pemanfaatan ruang< .. Pencabutan i#in yang berkaitan dengan pemanfaatan ruang< /. Pemulihan fungsi atau rehabilitasi fungsi ruang< 6. Pembongkaran bagi bangunan yang tidak sesuai dengan rencana tata ruang< !. Pelengkapan0pemutihan peri#inan< D. Pengenaan denda. Aenis pelanggaran rencana tata ruang yang dilakukan oleh aparat Pemerintah 8aerah adalah penertiban peri#inan yang tidak sesuai dengan rencana tata ruang dan atau tidak sesuai dengan prosedur administratif perubahan pemanfaatan ruang yang ditetapkan. 5parat Pemerintah 8aerah yang melakukan pelanggaran rencana tata ruang dapat dikenakan bagi aparat pemerintah pemberi i#in adalah ( teguran- pemecatan- denda atau mutasi. Sanksi tersebut diberi batas )aktu pelaksanaan terutama untuk putusan yang membutuhkan )aktu seperti pembongkaran atau pelaksanaan administrasi. 5pabila sampai batas )aktu yang telah ditentukan sudah terlampaui- sanksi administrasi belum dilaksanakan- maka pemerintah berhak menga#ukan kasus ke lembaga peradilan. B. #anksi Per$ata Sanksi perdata dapat berupa tindakan pengenaan denda atau pengenaan ganti rugi. Sanksi ini dikarenakan atas pelanggaran penataan ruang yang berakibat terganggunya kepentingan seseorang- kelompok orang atau badan hukum.
12. Singa#aya +onsultan VIII-94

Laporan Akhir

Rencana Detail Tata Ruang Kecamatan Karangasem

Sanksi perdata dapat berupa ganti rugi- pemulihan keadaan atau perintah dan pelanggaran melakukan suatu perbuatan. '. #anksi Pi$ana Sanksi pidana dapat berupa tindakan penahanan atau kurungan. Sanksi ini dikenakan atas pelanggaran penataan ruang yang berakibat terganggunya kepentingan umum. Sanksi pidana dapat berupa kurungan- denda dan perampasan barang. Berdasarkan ketentuan pidana sesuai UU $o. ,2 %ahun 2 Pemerintah 8aerah- maka ketentuan sanksinya adalah ( &. Setiap orang yang melanggar ketentuan penataan ruang diancam dengan pidana kurungan paling lama 6 3enam4 bulan atau denda paling banyak *p. / . . 3lima puluh #uta rupiah4< 2. %indak pidana tersebut di atas adalah pelanggaran< ,. Selain sanksi sebagaimana dimaksud pada poin 3&4 dan poin 324- dapat #uga dikenakan sanksi sesuai dengan Peraturan Perundang-undangan yang berlaku- seperti ketentuan sanksi berdasarkan UU $o. 2602 Penataan *uang- seperti yang disa#ikan pada tabel berikut. Ta&e) 8.3 Sanksi Berdasarkan Undang-Undang $o. 26 %ahun 2 %enis Pe)anggaran ki&at %idak menaati Perubahan rencana tata ruang fungsi ruang yang telah ditetapkan. #anksi Pidana pen#ara paling lama , 3tiga4 tahun dan denda paling banyak *p. / . . 3lima ratus #uta rupiah4 ! ! tentang . tentang

+erugian terhadap harta benda atau kerusakan


12. Singa#aya +onsultan VIII-95

#anksi Tam&ahan 5pabila dilakukan oleh suatu koorporasi- selain pidana pen#ara dan denda terhadap pengurusnyapidana yang dapat di#atuhkan kepada koorporasi berupa pidana denda dengan pemberatan , 3tiga4 kali daripada denda Pidana pen#ara +oorporasi dapat paling lama D di#atuhi pidana 3delapan4 tahun dan tambahan berupa ( denda paling a. Pencabutan i#in

Laporan Akhir

Rencana Detail Tata Ruang Kecamatan Karangasem

%enis Pe)anggaran

ki&at barang

+ematian orang

#anksi banyak *p. &./ . . 3satu miliar lima ratus #uta rupiah4 Pidana pen#ara paling lama &/ 3lima belas4 tahun dan denda paling banyak *p. /. . . 3lima miliar rupiah4 8ipidana dengan pidana pen#ara paling lama / 3lima4 tahun dan denda paling banyak *p. / . . 3lima ratus #uta rupiah4. 8apat dikenai pidana tambahan berupa pemberhentian secara tidak dengan hormat dari #abatannya.

#anksi Tam&ahan usaha< b. Pencabutan status badan hukum. Setiap orang yang menderita kerugian secara perdata kepada pelaku tindak pidana sesuai dengan hukum acara pidana.

Pe#abat pemerintah yang ber)enang yang menerbitkan i#in tidak sesuai dengan rencana tata ruang.

12. Singa#aya +onsultan VIII-96