Anda di halaman 1dari 101

PENGELANA TANGAN SAKTI

(Lovely Dear)

Seri 1.Sembilan Pusaka Wasiat Dewa Pemuda itu berusia duapuluh tahun, berwajah tampam.Alis matanya seperti golok dengan mulut yang selalu tersenyum, namun kalau orang memperhatikan wajahnya, orang mungkin akan terkejut.Tatapan mata itu bersinar lembut namun tajam menusuk tanda tenaga dalamnya sudah sangat tinggi sekali.Tubuhnya tegap membayangkan kegagahan.Bajunya berwarna putih bersih di lapisi rompi yang terbuat dari kulit harimau putih.Rambutnya di gelung ke atas dan di ikat seutas kain putih juga. Dengan langkah tegap berjalan menuruni Puncak Sian Thian San Puncak Para Dewa!."elihatannya saja dia berjalan perlahan, tapi kalau ada orang yang melihatnya, mereka pastiakan terkejut."arena dalam waktu singkat saja tubuh pemuda itu telah tiba di bawah bukit yang jaraknya sangat tinggi tersebut.Tidak heran, karena pemuda itu telah mengerahkan ilmu meringankan tubuh yang di sebut #$enjejak Angin, $engejar %ahaya& yang sakti. Setelah tiba di bawah, pemuda itu berhenti.Tubuhnya berbalik dan menatap ke arah gunung sambil termenung sesaat.Sepuluh tahun berlalu dengan cepat sejak dia di bawa ke atas puncak tersebut oleh seorang kakek tanpanama . Dia hanya tahu bahwa kakek itu adalah kakek tanpanama yang tidak mau di sebut guru olehnya, tapi kakek itu telah mengajarnya berbagai ilmu'ilmu yang sakti dalam waktu sepuluh tahun tersebut. $enurut kakek tanpanama itu, ilmu'ilmu tersebut adalah murni hasil ciptaannya yang belum pernah di kenal di dunia kang'ouw. (tulah sebabnya kakek tanpanama itu mengamarkan dia untuk berhati'hati menggunakan semua ilmu' ilmu tersebut.

Adadua tugas penting yang di berikan padanya oleh kakek tanpanama itu. )ang pertama yaitu* mencari dua orang murid kakek tanpanama itu yang telah murtad. )ang satu berjuluk Bu TekTo "ui (blis +olok Tanpa Tanding! dan Bu Tek Pian Sian ,i Dewi %ambuk Tanpa Tanding!. Sedangkan tugas yang ke dua ialah mencari dan mengumpulkan kembali Sembilan "itab pusaka -asiat Dewa yang tersebar di dunia kang'ouw sejak sepuluh tahun yang lalu."alau kitab itu jatuh ke tangan orang jahat, maka harus di ambil kembali. Tak berapa lama kemudian, pemuda itu kembali melakukan perjalanannya namun sudah tidak menggunakan ilmunya lagi."ali ini dia berjalan biasa sambil menikmati pemandangan alam di bawah pegunungan tersebut.Sementara dia berjalan, tiba'tiba di dengarnya suara orang yang sedang bertarung..atinya tertarik dan tubuhnya melesat sebat sekali seperti cahaya saja ke arah pertarungan tersebut. Tak lama kemudian di lihatnya bayangan empat orang hwesio yang sedang mengeroyok seorang wanita.+erakan ke empat hwesio yang menggunakan empat jenis senjata yang berbahaya tersebut sangat hebat sekali, seolah'olah tiada celah mengurung sang wanita dari empat penjuru. /yata bahwa mereka termasuk jago'jago tingkat satu dalam dunia persilatan /amun setelah diamati , wanita itu ternyata tidak lemah.Tubuhnya berkelebat dengan lincah kesana' ke sini tanpa dapat di sentuh sedikitpun oleh ke empat penyerangnya.Senjatanya sebuah payung kecil itu bergerak dengan sangat lihai sekali, bahkan lebih cepat dari gerakan ke'empat pengeroyoknya. Pertarungan tersebut berlangsung cukup lama dan pemuda itu maklum, walaupun wanita itu hebat, tapi setelah sekian lama bertanding keadaan tetapsama kuat."eempat orang tersebut tidak dapat lawannya begitu juga sebaliknya.Akhirnya dia tidak tahan lagi. #B0R.0/T(12&Semua orang terkejut, suara itu keras dan menggelegar sehingga mengacaukan konsentrasi mereka.Terpaksa mereka menarik senjata masing' masing dan melompat mundur. -anita itu berdiri tegak di tengah.Ternyata dia adalah seorang gadis yang sangat cantik sekali.3sianya paling banya delapan belas tahun.-ajahnya bulat telur denganalis mata yang tipis melengkung.$atanya yang bening memandang dengan tatapan yang tenang, setenang rembulan. Bibirnya tipisnya yang indah dengan bentuk bibir yang melengkung bak gendewa itu sangat menarik dan selalu tersenyummanis sehingga menampakkan lesung pipitnya yang segar

kemerahan.Rambutnya yang hitam lebat dan panjang itu di gelung ke atas. Pemuda itu terkesima memandangnya dan untuk sekejap lamanya dia tidak dapat berkata apa'apa.$elihat ini keempat hwesio tersebut gusar dan salah seorang di antaranya, yang tertua, segera membentaknya* #Bocah lancang, siapa kau berani mengganggu kami4& #$aa5, saya kebetulan lewat dan melihat adanya ketidakadilandi depan mata sehingga memberanikan diri untuk melerai1harap su'wi losuhu tidak marah2&Pemuda itu menjawab lembut dengan sinar mata yang tajam berwibawa. #Bagus, siapa suruh kau mau mencampuri urusan kami, apa kau tidak takut kami membunuhmu4&"embali .wesio itu membentak marah dan memandang dengan sikap mengancam.-alau demikian dia tidak berani sembarangan bergerak.Suara bentakan yang di keluarkan pemuda itu masih terngiang di telinganya dan itu tidak bisa di pandang enteng. #0h hwesio busuk mata keranjang, tak usah kau berlagak jagoan,mari kita lanjutkan pertarungan ini. "alian sudah menghinaku,apa kalian pikir bisa cuci tangan begitu saja4"alau nonamu ini tidak bisa memberi pelajaran keras pada kalian, jangan sebut aku (m .ong Sian ,i Bidadari Angin Dingin!& Tiba'tiba gadis itu berseru dengan suara yang terdengar jengkel tapi merdu sekali. Segera dia membentangkan payungnya dan dilain saat telah menggempur hebat ke arah si hwesio.$elihat ini, ke tiga temannya kembali membantu. Pemuda itu terkejut.Tampak wajahnya menyesal dengan sikap mereka.Tapi segera dia mengamati dengan lebih seksama.Dilihatnyalah kelemahan ke empat orang hwesio tersebut.$aka segera dia mengerahkan tenaganya dan mengirimkan suara lewat getaran suaranya ke telinga gadis itu dan memberi petunjuk. /amun gadis itu tidak memperhatikan, $atanya yang jeli itu tiba'tiba melirik sekilas ke arah Sian ,ee, akhirnya gadis itu tersenyum dan mulai memperhebat serangannya."ali ini dia mengganti permainan silatnya dan Sian ,ee terkejut melihat ilmu silat aneh yang di mainkan gadis itu karena dia mengenal dasar' dasarnya. .al ini tak heran, walaupun Sian ,ee tidak mempelajari ilmu'ilmu yang terdapat dalam Sembilan "itab -asiat Dewa tersebut, namun dia telah mempelajasi semua dasar'dasar dari ilmu'ilmu tersebut, sehingga dengan melihat saja dia langsung tahu.

Tak salah lagi, itu adalah ilmu yang terdapat dalam salah satu "itab -asiat Dewa yang bernama .ok $o %ap Sha "iam Sut Tigabelas Pedang Penakluk (blis! yang di mainkan dengan payungnya secara lihai sekali. Terjadi perubahan yang hebat.Saat keempat lawannya menyerang dari keempat arah secara bersamaan.)ang dari depan menyerang denganhud' him kebutan panjang!, dari kiri dengan sepasang roda besi, dari kiri dengan sepasang kaitan baja dan dari belakang dengan rantai bermata tujuh. .ebat sekali karena serangan itu menuju ke arah bagian'bagian tubuh yang mematikan./amun dengan tenang, tiba'tiba dari mulut gadis itu terdengar lengkingan yang amat kuat mirip Sai cu .o kang.Payungnya berputaran bagai kitiran yang amat kuat, membuka dan menutup menangkis semua serangan./amun anehnya, karena pada saat yangsama ke empat orang itu juga merasakan hawa tajam yang terus mengancam punggung, tengkuk dan pinggang mereka.Segera mereka mengalihkan perhatian untuk coba menangkis tapi hawa tajam itu sudah melukai mereka masing'masing walaupun tidak dalam, kecuali orang kedua yang nekat mengangkat tangan kirinya menangkis. #Aaaaakhh2...& #6i'tee12& "etiga hwesiolain berseru kuatir segera mendekati rekan mereka sementara gadis tersebut sudah melesat dan hilang dari pandangan mereka dan berdiri tak jauh dari situ. Setelah diamati , ternyata tangan kiri hwesio itu telah putus sampai di siku dan jatuh ke tanah. .wesio yang tertua segera berdiri dengan muka merah dan balik bertanya pada si gadis* #/ona, ada hubungan apakah kau dengan .ok $o "iam 7ng Raja Pedang Penakluk (blis! ,uichun 4& #.emm..Beliau adalah salah satu di antara dua guruku yang sakti, kau mauapa 4& Dara itu balas menjawab dengan kesal meskipun bibirnya masih tersenyum.. #Aah2 Tak diyana kau murid orang itu, baiklah kami tidak sanggup melawanmu dan mengingat orang tua tersebut, maka kami tidakakan terus mendesakmu lagi. Tapi kami pasti akan menuntuk balas suatu saat nanti1&Sehabis berkata demikian, mereka bertiga berlalu dari situ sambil menggendong saudara seperguruan mereka. Suasana kembali tenang.Tinggal ke dua orang itu yang ada.Si gadis memandang sang pria begitu juga sang pria. Tak seorangpun yang berani bicara untuk sekian lama, sampai akhirnya*

#$aa5kan kelancanganku nona1&Pemuda tersebut berkata sambil tersenyum. #.mm, namaku .ong 0r )ong, orang memanggilku (m .ong Sian,i, 1kalau boleh tahu siapa nama tuan4&+adis itu menjawab riang..akikatnya itu bukan jawaban karena tidak nyambung dengan permintaan maa5 pemuda itu, tapi siapa yang peduli tentang itu. Pemuda itu tertegun sejenak.$atanya menjelajahi gadis di depannya dari atas sampai ke kaki dengan tatapan yang penuh kekaguman./amun pikirannya juga sedang bekerja, dia memang punyanama dan julukan, tapi tentu saja dia malu untuk memperkenlkan sendiri, namun pikiran itu segera di tepisnya dan menjawab* #0h..akuseorang pengelana biasa saja namakuSian ,ee10h, nona apa kau tadi menggunakan .ok $o %ap Sha "iam Sut4 Darimanakah kau....& #,ihat serangan, .aiiiiitt1.2&Belum selesai dia berkata, gadis itu sudah menyerangnya dengan dahsyat dan tidak tanggung'tanggung.Payung gadis itu menyerangnya dengan gencar mengancam duapuluh enam titik di tubuhnya tanpa ampun. -alau bingung ternyata Sian ,ee tidak kurang waspadanya.Tubuhnya bergerak sebat dengan ilmu #$enjejak Angin, $engejar %ahaya& yang sakti. Dalam sekejap saja tubuhnya lenyap dari hadapan si gadis yang terkejut melihat ini./amun hanya sedetik kemudian tangan kiri gadis itu kembali telah memegang pisau kecilnya yang melesat cepat mengarah ke belakang punggungnya tanpa dia berbalik.,ihai sekali, sampai Sian ,ee juga berdecak kagum. Si gadis menunggu sambil berbalik./amun tidak terjadi apa'apa terhadap pemuda itu.Saat mereka kembali berhadapan, dia melihat pisau kecilnya telah di pegang oleh pemuda tersebut dengan tubuh pemuda tersebut masih tetap melayang sambil memandangnya dengan muka mendongkol #/ona, tolong hentikan seranganmu, aku tidak bermaksud buruk, mengapa engkau menyerangku seperti ini4& #.em, kau mengetahui ilmu silatku, sudah tentu aku curiga bahwa kau adalah salah satu orang yang ingin merampas ilmu ini, benarkah4&+adis itu menatap penuh selidik. #$aa5kan aku, memang aku sedang menyelidiki keberadaan kitab ilmu itu, bahkan bukan hanya itu, masih ada lagi delapan kitab yang lain untuk di kembalikan kepada pemiliknya yang sebenarnya1&

#Siapa pemiliknya yang sebenarnya..4&"embali gadis itu bertanya dengan ketus. #Pemilik sebenarnya adalah kakek sakti yang bertapa di Sian Thian San.$enurut beliau, salah satu muridnya yang murtad melarikan pusaka'pusaka tersebut dan menjadi rebutan di kang'ouw pada sepuluh tahun yang lalu.& #.em, apa kau pikir aku dapat percaya dengan mudah saja perkataanmu, siapa tahu ini cuma akal'akalanmu saja untuk menipuku4& #$aa5 nona )ong, kakek tanpa nama hanya berpesan padaku bahwa kalau ilmu' ilmu tersebut di gunakan untuk kebaikan dan kepentingan orang banyak maka aku tidak perlu mengambilnya, tapi kalau di gunakan untuk kejahatan maka aku wajib mengambilnya kembali bahkan kalau perlu mencabut ilmu itu1& +adis itu termenung sejenak akhirnya dia menarik na5as panjang dan berkata* #Aku tidak tahu apakah ilmu ini ku gunakan dengan baik atau tidak, tapi suhuku pernah berpesan bahwa akan datang seorang utusan dari Sian Thian San yang akan datang mengambil kitab tersebut dan aku diharuskan mengembalikannya.& #/ona, aku sudah melihat sepak terjangmu, dan kurasa kau boleh terus memiliki kitab itu1anggap saja sebagai hadiah perkenalan kita, karena sejak turun gunung, kaulah gadis pertama yang aku temui, bagaimana4&Sian ,ee berkata sambil tersenyum "embali 0r )ong tersenyum* #0h, kau mau kemanakah4...& +adis itu kemudian dia balik bertanya sementara matanya yang bening menatap dengan tatapan kagum pemud di depannya itu, #Akhh, nona )ong1& #3hh, usiamu lebih tua dariku, lebih enak kalau kau panggil aku )ong'moi dan aku memanggilmu ,ee'ko, bagaimana4&Potong 0r )ong tanpa malu'malu dan dengan tatapan mata agak di sipitkan.$emang gadis ini tidak begitu mementingkan banyak aturan'aturan, sehingga tidak terlalu masalah. #Baiklah )ong'moi, seperti yang ku katakan tadi aku hanyalah seorang pengelana yang bebas.Aku hanya ingin berkelana dan mengamalkan ilmu yang ku pelajari untuk menolong orang'orang yang membutuhkan, bagaimana dengan engkau sendiri )ong'moi4&

#Akupun sama saja ,ee'ko, sudah setahun aku berkelana sehingga orang'orang kemudian menjulukiku (m .ong Sian ,i. .em, engkau juga perlu sebuah julukan

yang bagus, dan rasanya tidak ada yang lebih cocok selain 1.&+adis itu terdiam sambil tangan kanannya meraba dahi tanda sedang berpikir keras. #0h, selainapa )ong'moi4&Sian ,ee mendesak dengan penasaran. #$mmm1melihat keadaanmu, maka lebih cocok adalah Pengelana Tangan Sakti, bagaimana4& #P0/+0,A/A TA/+A/ SA"T(4....hahaha, tampaknya bagus juga, terima kasih )ong'moi, sekarang kau mau ke manakah4& +adis itu tidak menjawab pertanyaannya, tapi kemudian dia berkata* #Baiklah ,ee'ko, kita berpisah sampai di sini, aku masih ada urusan lain yang harus ku kerjakan, sampai jumpa lagi1&Dalam sekejap bayangan gadis itu sudah melesat meninggalkannya dan membuat pemuda tersebut termenung. $enghadapi kepergian gadis itu, entah mengapa hatinya tiba'tiba merasa hampa sekali seperti kehilangan sesuatu.Tapi tak lama kemudian dia segera sadar dan melanjutkan perjalanannya.

0mpat hari kemudian sampailah dia di sebuah lembah yang tidak berpenghuni.Tidak ada yang menarik dengan lembah tersebut selain dinding' dindingnya yang curam dengan di kelilingi pohon'pohon yang lebat.)ang membuatnya tertarik adalah suara tertawa aneh yang bertenaga dalam tinggi yang di dengarnya dari jarak duapuluh li. Segera dia menuju kesana dan benar saja.Dari balik pepohonan dia melihatlima orang aneh yang saling berhadapan.Setelah di perhatikan tampaknya mereka sedang memperebutkan seorang anak berusia sepuluh tahun.Tampak tempat itu telah porak poranda.Pepohonan saling tumpang tindih dan masih tampak bekas' bekar pukulan. #.ehehehe1"ui%oa ,o $o (blis Tua 3lar Sembilan!, apa kau masih tidak mau mundur4&Seorang kakek aneh membentak marah.Tubuhnya tinggi kurus tapi seluruh muka dan tangannya di penuhi jarum'jarum seperti ,andak. #.emm, Tok %iam 6ian Sin "ui (blis Sakti Seribu 6arum Beracun!, melindungi diri sendiri saja kau hampir semaput, masih juga mau menggertakku1hohoho, aku takkan mundur sedtapakpun.& Balas kakek yang di panggil "ui%oa ,o $o itu. #Bagaimana dengan kalian4Apa kalian juga masih berkeras kepala4...& "embali

Tok %iam 6ian Sin "ui membentak sambil matanya menyapi dingin ke arah ke tiga lawan yang lain. #Aku, .wee Tok %iang "ui cu Si (blis Tangan Racun Api!, takkan mundur1Sin' Tong Anak Ajaib! itu harus ku dapatkan14& Seorang kakek yanglain dengan tangan yang merah membara membentak marah juga. #.ihihihihi1jika kita sepakat Tok %iam 6ian Sin "ui, rasanya kita berdua cukup untuk menyapu kedua bangkotan bau tanah ini...&Seorang nenek yang memiliki wajah tertutup rambutnya yang riap'riapan panjang menyahut dengan suara yang seram. Dia bukan lain adalah "iam %i "ui Sian ,i Bidadari (blis Berjari Pedang! Tok %iam 6ian Sin "ui menatap dengan wajah setengah di miringkan terhadap "iam %i "ui Sian ,i. 7taknya yang licik segera bekerja.#.eheh1baik1baik1mari kita berdua singkirkan kedua tikus tanah ini1tapi bagaimana dengan kau .ek .iat Bong "ui (blis "ubur Berdarah .itam!& Sahutnya sambil menatap seorang kakek berjubah hitam yang msih belum mengeluarkan suara. Semua mata memandang kepadanya dengan dengan pandangan mengancam.Tapi .ek .iat Bong "ui tidak mengublis mereka.$atanya tetap tertuju pada anak tersebut.Dia menginginkan anak itu sendiri, tujuannya ialah untuk memperdalam ilmunya dengan darah anak tersebut.Perhatiannya sedang ter5okus penuh untuk merebut anak tersebut, maka tidak dia perhatikan ke empat lawannya. "eempat lawannya memperhatikannya dengan tatapan curiga.Tiba'tiba .ek .iat Bong "ui mengeluarkan suara seperti orang menangis, sangat lirih namun ternyata menggetarkan seluruh yang ada sehingga mendatangkan perasaan mengidik jika orang biasa yang mendengarnya.Tangannya bergerak cepat melemparkan enam belas bomasap beracun ke tanah yang langsung menyebarkan bau nyengit orang mati.Asap tebal langsung menutupi area pertarungan tersebut. Semua orang terkejut karenaasap beracun itu sangat tebal sekali.$ereka melihat .ek .iat Bong "ui telah lenyap dari tempatnya berdiri. Tanpa pikir panjang "ui%oa ,o $o menggerakkan senjata sembilan ular ampuhnya ke arah kepulan asap untuk menjaga agar jangan sampai lawan kabur. Sementara dari sebelah depan Tok %iam 6ian Sin "ui juga sudah menggerakkan jurus #Taburan seribu jarum iblis& yang dahsyat unguk mencegah kalau'kalau hek hiat Bong kui melarikan diri. -alau serangan mereka dahsyat, namun mereka masih tetap menjaga arah

serangan mereka sehingga tidak mencelakakan anak yang menjadi rebutan mereka. Sementara .wee Tok %iang "ui cu dan "iam %i "ui Sian ,i juga telah mengibaskan tangan mereka untuk mengusirasap yang tebal sedangkan dari sebelah luar. Tampaknya mereka lebih berhati'hati daripada ke dua #sekutu& mereka yang nekat itu.. Terdengar jeritan kesakitan dari .ek hiat bong kui. Sementara "ui%oa ,o $o dan Tok %iam 6ian Sin "ui juga merasakan hal yang sama.Serangan mereka tiba'tiba terpental balik oleh sesuatu kekuatan yang maha dahsyat.Dalam kekagetan mereka terpaksa melompat mundur dengan segera. Setelahasap itu lenyap perlahan'lahan, tampaklah pemandangan yang membuat kaget semua orang.Anak ajaib yang mereka perebutkan tadi sudah lenyap. 6ustru yang tampak adalah .ek hiat Bong "ui yang terduduk di tanah dengan na5as tersegal'segal hampir tak percaya denganapa yang di alaminya. Apakah sebenarnya yang terjadi4Ternyata itu adalah pekerjan Sian ,ee.Dia mempergunakan saat manaasap menyebar dengan tebal dan saat perhatian kelima orang itu di tujukan kepada si anak ajaib tersebut, dia menyelinap di antara keredapan serangan ke dua iblis itu yang di tujukan kepada .ek'hiat bong kui. Saat dia tiba di dalam kepunganasap beracun itu, di lihatnya si anak ajaib itu duduk di atas tanah sambil tertotok. Sementara hek hiat bong kui juga sedang mengulurkan tangan untuk merampas anak itu.. Perbuatan Sian ,ee yang hendak mengambil anak tersebut telah tertangkap oleh mata hek hiat bong kui yang sedang melayang ke udara.Dengan cepat iblis itu sudah ada di hadapannya. Sian ,ee pikir waktu sudah tidak keburu lagi, kalau melayani iblis itu lebih lama lagi, makaasap akan segera buyar dan itu berarti dia harus bertempur melawanlima orang yang tangguh. Saat itulah kedua serangan Sementara "ui%oa ,o $o dan Tok %iam 6ian Sin "ui menyusul tiba. Berpikir sampai di sini, tak ayal lagi segera di kerahkannya jurus ke tiga dari ilmu Pat Sian +iam ,ie %iang Tarian $aut Delapan Dewa! yang bernama Bu 0ng(n Sian %iang Telapak Dewa Awan Tanpa Bayangan!. .ek hiat bong kui terkejut setengah mati ketika tubuh pemuda itu sudah ada setengah jengkaldi depan wajahnya. %epat dia pukulkan tangannya ke depan dengan pengerahan tenaga dalam tinggi, namun tidak tahu bagaimana, pemuda itu bergerak sangat cepat sekali, tahu'tahu sudah berada di belakangnya.Anehnya, dia masih tetap merasakan totokan yang dahsyat tepat mengenai jalan darah di dada dan di

sekitar tulang iganya. Saat itu juga di lihatnya tangan pemuda itu bergerak mengibas dua kali sehingga mementalkan semua serangan senjata'senjata "ui%oa ,o $o dan Tok %iam 6ian Sin "ui yang mengancam dirinya. Saatasap beracun itu sirna, .ek .iat bong kui mendapati dirinya tertotok diam di atas tanah. "eempat iblis yanglain segera mengerubutinya dengan tatapan heran, tapi juga mengancam melihat kondisi .ek hiat bong kui. #.em, .ek hiat bong kui1kau berani main gila apa4...&Bentak Tok %iam 6ian Sin "ui dengan marah. $ereka hendak mengerubuti .ek .iat Bong kui yang terlihat tak berdaya, tapi tiba'tiba melayanglah selembar daun kecil yang baru saja habis di petik..wee Tok %iang "ui cu segera menyambarnya dan membacanya. #$aa5, anak ini ku bawa pergi, Pengelana Tangan Sakti& Diam'diam keempat iblis itu terkejut.Pada masa itunama 8 (blis ,angit sangat terkenal, di samping 8 Siluman Bumi.Sepuluh tahun yang lalu mereka berlumba dengan para tokoh'tokoh golongan hitam dan putih lainnya dan berhasil mendapatkan 9 kitab dari sembilan kitab yang ada.Sementara yang dua lagi jatuh ke tangan 8 Siluman Bumi.$ereka menawan satu siucai untuk membaca kitab itu di hadapan mereka sehingga kepandaian mereka meningkat dengan pesat dan menjadi datuk'datuk iblis golongan hitam yang berkepandaian tinggi.$ereka kemudian membunuh siucai tersebut dan memusnahkan kedua kitab pusaka. Saat mengamati tulisan yang begitu halus, mereka segera sadar bahwa itu di tulis oleh seorang yang bertenaga dalam yang sangat sempurna sekali.$ereka sekalipun belum tentu bisa berbuat sebaik ini.Tanpa banyak bicara, mereka semua segera berpencar mengambil jalan masing'masing meninggalkan tempat tersebut. Sayang Sian ,ee tidak sempat bertempur dengan mereka, karena kalau ada, pasti dia sudah mengetahui keberadaan ke dua ilmu yang dia sedang cari'cari tersebut. Sian ,ee melesat membawa anak yang di sebut anak ajaib itu ke atas sebuah puncak gunung yang tinggi.Setelah di rasa cukup jauh dari kelima iblis tersebut dia meletakkan anak itu dan membebaskan totokannya. #Adik kecil, siapakah namamu4&Tanya Sian ,ee penuh selidik.

Anak itu segera menjatuhkan diri bertelut sambil mengucapkan terima kasih. #Budi in'kong sungguh setinggi langit, ijinkanlah siauw :tee melayani in'kong.& #.em, berdirilah..1sekarang ceritakan, mengapa kau sampai di perebutkan para iblis tersebut.& Sebenarnya Sian ,ee tidak perlu bertanya sebabnya.Pandangan matanya yang tajam dapat melihat bakat yang amat baik dalam diri anak itu."etika tadi dia meraba'raba tulang anak itu, dia merasakan suatu aliran hawa yang kuat mendesak'desak.Tapi dia diam saja sambil menunggu penjelasan anak itu. $aka berceritalah anak itu./amanya Bu Beng Tanpa /ama!. Dia tidak tahu siapa ayah bundanya, karena sejak kecil dia telah di pelihara oleh sepasang suami'istri tua yang berjuluk .ek ,iong Siang cu Sepasang /aga .itam! yang tinggal di perairan laut Po .ai, tapi kedua kakek suami istri itu telah mati karena usia tua dan meninggalkan dia sejak berumur ; tahun..anya saja sebelum kematian mereka, kedua suami istri itu sudah mengajar nya ilmu silat bahkan menyalurkan seluruh tenaga murni mereka padanya. Selama dua tahun dia terlunta'lunta sampai ada pertikaian para tokoh'tokoh persilatan yang sedang memperebutkan mestika 6amurApi pada se tahun yang lalu yang kabarnya sanggup melipatgandakan tenaga sakti. Dalam pertikaian tersebut entah bagaimana 6amurApi tersebut telah di makan olehnya sehingga orang'orang kemudian mengejarnya dan menyebut dia sebagai Sin'Thong Anak Ajaib!.Demikianlah anak itu menuturkan riwayatnya. #.em, adik kecil, sekarang setelah terbebas dari para iblis'iblis tersebut apa rencanamu, kau mau ke manakah4 Bu Beng tiba'tiba menjatuhkan diri bertelut dengan muka menyentuh tanah. #Siauw'tee tidak punya siapa'siapa lagi, kalau toako berkenan, ijinkan siauw'tee memanggilmu suhu dan ikut engkau kemanapun juga1& Sian ,ee tertarik dengan anak ini.#Baiklah aku suka menerimamu.$ulai sekarang engkau akan memakai nama #Sian& di depan namamu jadi menjadi Beng Sian1 karena kau sudah memiliki dasar'dasar silat yang cukup baik, aku akan menurunkan dua ilmu sakti padamu16ika kau berlatih dengan tekun, tidak ada lagi orang yang akan yang akan dengan mudah menganiayamu& "ata Sian ,ee dengan tersenyum. Demikianlah selama tiga bulan Sian ,ee tinggal di bukit itu dan mengajarkan Beng Sian dua ilmu yaitu salah satu jurus dari Pat Sian +iam ,ie ciang yang

bernama .ok ,iong .wee Sian ciang Telapak Dewa Api Penakluk /aga! dan ilmu meringankan tubuh yang di sebut .ui 0ng %u. Pada dasarnya Pat Sian +iam ,ie .ong hanya terdiri dari delapan jurus saja, namun delapan jurus ini dapat di latih sendiri'sendiri dan memiliki kembangan yang luas dan banya karena merupakan inti jurus yang di gabungkan dari berbagai ilmu silat yang ada sehingga hebatnya bukan kepalang.Sehingga suatu keuntungan bagi Beng Sian bisa melatih salah satu dari pada ilmu itu. "euntungan dari Beng Sian adalah karena dalam tubuhnya sudah mendekam kumpulan tenaga sakti yang di hasilkan dari 6amur Api, sehingga walaupun umurnya baru sepuluh tahun, tapi Sian ,ee melihat bahwa tenaganya sudah cukup menunjang untuk memainkan ilmu dahsyat tersebut. Tiga bulan kemudian, setelah memberi petunjuk secukupnya Sian ,ee menyuruh anak itu untuk terus berlatih sendiri di tempat itu sampai menguasai dengan baik ke dua ilmu tersebut, setelah itu barulah dia boleh mencari Sian ,ee.Beberapa hari kemudian Sian ,ee kembali melanjutkan perjalanan. Suatu hari Sian ,ee tiba dikota .ang %hou."otaini sangat ramai di kunjungi oleh para pendatang dari berbagai daerah."arena lapar, Sian ,ee segera memasuki sebuah rumah makan yang di lihatnya tidak terlalu penuh. Saat dia masuk, tampak di salah satu sudut ada satu tempat yang kosong.Segera dia menuju ke tempat tersebut dan memanggil pelayan yang segera datang tergesa'gesa melayaninya. #Tuan mau pesanapa 4&Tanya pelayan ini sambil tersenyum. #Bak'mie goreng, cap cay dan ayam bakar satu& Sian ,ee menjawab sambil tersenyum juga.Pelayan itu pergi dan tak lama kemudian sudah kembali sambil membawa pesanannya.Segera Sian ,ee makan dengan lahapnya. Saat dia sedang makan, tiba'tiba mengepulasap di luar. Seekor kuda merah yang gagah berhentidi depan rumah makan tersebut.Sang majikan ternyata adalah seorang gadis yang memakai sebuah kerudung menutupi wajahnya.Sian ,ee tidak ambil perduli, tapi ketika gadis itu melangkah memasuki rumah makan itu dan menuju ke arah tempat duduknya.)a, karena memang hanya di tempat duduknyalah yang belum penuh.Sian ,ee lalu memperlambat makannya. "etika gadis itu melewati satu meja yang terdapat enam orang kasar.Sambil tertawa'tawa dan berbisik, salah satu tangan dari orang yang paling dekat dengannya terulur meremas bokong sang gadis. $endapat perlakuandemikian, sang gadis naik pitam, dan akibatnya memang sangat buruk.0ntah bagaimana tubuh orang iru sudah terlempar bagai daun kering ke luar jendela dengan

tangan tertinggal di lantai. #.uh, nona kau kejam sekali1& Bangkit berdiri seorang di antara enam orang itu sambil membentak di ikuti keempat temannya yang lain yang segera berdiri dan mengurung #0h, gadis liar kurang ajar berani kau berlagakdi depan kami1&Seru salah seorang temannya yang marah. Tampaknya mereka belum sadar denganapa yang baru saja di perbuat oleh gadis itu. 0kspresi wajah gadis tersebut tidak tampak di balik kerudungnya, tapi dari sinar matanya yang berkilat'kilat, maka dapat di pastikan bahwa gadis tersebut sudah marah sekali. #$anusia'manusia bosan hidup1rasakan tangan nonamu ini1& /ona itu bergerak dengan sangat cepat, sehingga akibatnya kelima orang tersebut terlempar keluar bagai daun kering ke luar jendela. #Pucuk di cari, ulam tiba1hehehe, setelah sekian lama ternyata kitb itu ada padamu, bagus1bagus1nona serahkan kepadaku kitab yang ada padamu4&Tiba'tiba seorang kakek bongkok bercaping lebar yang duduk di sudut ruangan bergerak dan di lain saat telah berada di depan gadis itu. #.ehehe, Siluman Bongkok, enak saja kau, apa kau kira aku akan diam saja, kitab itu harus menjadi milikku14&Tiba'tiba dari arah pintu melayang seorang kakek kurus yang memiliki bentuk daun telinga yang besar seperti babi.Sambil membawa sebuah garukan. #.ah, Siluman Babi Sakti, kau mau berebut denganku4Bosan hidup1&"embali siluman bongkok itu membentak dengan marah, tapi kemudian dia menahan dirinya sambil memandang gadis tersebut. #/ona, segera keluarkan kitab yang ada padamu dan serahkan pada kami4& #.uh, kitabapa yang kau maksudkan, aku tidak mengerti4&Suara gadis itu merdu sekali menyahut dengan nyaring. #$ata kami tidak buta, tadi kau menggunakan ilmu yang aneh, kami tahu itu pasti salah satu ilmu dari kitab'kitab wasiat dewa1cepat serahkan1& Seru siluman Babi Sakti dengan nada mengancam #0nak saja, apa kau punya kemampuan14&+adis itu menantang. #"enapa tidak1heheheh1& Belum habis suaranya tiba'tiba siluman bongkok

sudah melesat ke depan mencengkeram ke arah dada gadis itu, sementara tangannya menotok ke arah pusar dan iga si gadis. .ebat sekali serangan ini.Semua orang berseru kuatir, terlebih Sian ,ee.Segera dia hendak membantu, tapi dilihatnya si gadis bergerak cukup cepat sehingga dapat menghindar dari serangan ganas lawan, sekali dia menggerakkan tangan ke arah pinggang maka di tangannya telah tergenggam sebatang pedang panjang yang lemas.Dia lalu balas menyerang dengan tak kalah hebatnya. #.ohoho1Siluman Bongkok, akhirnya kena batunya juga kau1.&Siluman Babi Sakti balik mengejek kawannya. Siluman Bongkok itu mendengus dan segera mengerahkan ilmu andalannya yang di sebut #Pat .e Pek "ut 6iauw %akar Tulang Putih Delapan Siluman! yang dahsyat.(lmu ini adalah gubahannya sendiri berdasarkan ilmu'ilmu dari kedua kitab wasiat dewa yang di dapat olehnya dan keempat rekan silumannya sepuluh tahun yang lalu..ebatnya bukan main, apalagi setelah di tambah dengan hawa' racun tulang'tulang manusia yang di pakai sebagai tempat latihan. Dari tangannya berkeredapan bayangan'bayangan cakar yang mengeluarkan suara mencicit tajam menyerang dari atas seperti burung rajawali mengarah ke seluruh bagian'bagian tubuh rahasia dari gadis tersebut.Setelah mengamati sejenak, Sian ,ee terkejut karena melihat bahwa dasar'dasar ilmu cakar itu adalah dari kitab %ui Beng Sian %iang Tangan Dewa Pengejar Roh! dan kitab "im Tiauw Sian "ang Tenaga Dewa Rajawali 0mas!. /amun, gadis itu melawan dengan tak kalah hebatnya.+erakan pedang lemasnya liukan tubuhnya,gaya ilmu silatnya dan pancaran tenaganya adalah pengerahan tingkat tinggi dari dalam kitab ilmu Thian ,iong Sip Pat "iam sut Delapanbelas Pedang /aga ,angit!. Pertempuran tersebut berlangsung seru.,imapuluh jurus telah lewat tapi keadaan masih tetapsama kuat.$elihat ini Siluman Babi Sakti perlahan menggenggam tongkat garukannya dan melangkah maju hendak membantu temannya, tapi tiba'tiba suatu suara mengejek terdengar dari samping. #.eh, $anusia babi, kau adalah tokoh besar yang sakti, apa kau tidak malu mau mengeroyok seorang gadis1& Tampak seorang pemuda pelajar seperti seorang siucai telah berdiri dan melangkah ke depan Si Siluman babi tersebut sambil tersenyum. #0h, kutu buku bosan hidup1cari mati kau1&Siluman babi sakti tampak marah dan mengangkat tangannya menampar pipi pemuda itu.Tapi si pemuda segera mengangkat tangannya menangkis.Terjadi adu tenaga dan keduanya terdorong

mundur satu langkah.Tampaknya tenaga mereka berimbang. Siluman babi terkejut.Tahu lawannya tidak bisa di pandang enteng, segera mengangkat senjatanya dan menyerang dengan gencar.Sian ,ee mengamati dasar ilmunya jugasama dengan Si Siluman Bongkok Si pemuda tidak mandah saja di serang.Tangannya bergerak ke balik jubahnya dan dilain saat dia sudah memegang sepasang poan'koan'pit yang ujung kuasnya terbuat dari kuas perak dan emas.Segera siucai itu balas menyerang. Ternyata (lmunya hebat.Sian ,ee yakin seratus persen bahwa itulah ilmu dari kitab .ong(n Sian Pit %iang Pukulan Pit Dewa Awan Angin! yang dahsyat.Siucai itu dapat memainkan kedua senjatanya itu dengan dahsyat menandingi siluman babi tersebut. Tempat itu sudah porak poranda.Pemilik rumah makan tampak meringkuk di sudut ruangan sedangkan orang'orang yang tadinya sedang makan sudah lari keluar semua.Tertinggal Sian ,ee di sudut ruangan yang mengamati mereka yang sedang bertarung. Setelah sekian lama pertempuran tersebut tampak seimbang.$ereka telah mengerahkan jurus'jurus yang paling ampuh.Sian ,ee berdiri perlahan kemudian berjalan ke tengah arena. Saat itu si bongkok sedang menyerang dengan jurus #Delapan %akar membetot sukma&, tubuhnya seolah'olah terbagi delapan dengan enambelas tangan yang menyerang dengan berbagai jurus dahsyat.Sementara si gadis berkerudung itu juga telah mengerahkan jurus ke delapanbelas yang bernama #Delapanbelas /aga $engamuk $endobrak ,angit&.Pedangnya bergerak lambat tapi sangat cepat sekali tibanya..awa pedang yang tajam mendesak ke semua penjuru dalam setarikan na5as.(ni adalah pengerahan jurus antara hidup dan mati dari mereka berdua. Dalam situasi inilah tubuh Sian ,ee melayang ke arah pertarungan mereka.Tubuhnya bergerak seperti bayangan yang mengelilingi dan menyusup' nyusup di antara amukan serangan kedua orang itu sambil mengerahkan jurus kedua dari ilmu Pat Sian +iam ,ie %iang, yaitu* %hit .ai Sui Sian %iang Telapak Dewa Air Tujuh Samudra!. Dalam waktu sepersekian detik semua serangan' serangan ke dua orang itu yang saling berbelit tampak redam di bawah tekanan gelembung'gelembung air padat yang keluar dari tangan Sian ,ee. $ereka terdesak ke belakang, dan dalam saat yang hampir bersamaan juga terdengar seruan kaget dari si Siluman Babi Sakti dan Si Siucai.$ereka juga sudah terpisah.

Saat mereka memandang ke tengah ruangan, tampak seorang pemuda tampan berpakaian putih dengan rompi harimau putih yang gagah telah berdiri di tengah mereka. #,ancang1Siapa kau, berani mencampuri urusan kami4&Siluman Babi Sakti berseru sambil memandang dengan mata mendelik marah. #Aku Pengelana Tangan Sakti1kita memang belum saling kenal, tapi kalian berdua telah berhutang kepadaku14&6awab Sian ,ee dengan suara tenang. #.weleh1hweleeeh1bocah sombong, hutang apa yang kau maksudkan4Apakah kau tidak tahu berhadapan dengan siapa4Siluman Bongkok bertanya dengan penasaran. #Dua kitab %ui Beng Sian %iang Tangan Dewa Pengejar Roh! dan kitab "im Tiauw Sian "ang Tenaga Dewa Rajawali 0mas!1.2&"embali Sian ,ee menjawab dengan suara tenang.Sementara ke dua siluman di depannya itu tampak terkejut. #"alian sudah memiliki kitab itu selama sepuluh tahun, jika saja ilmu itu di gunakan untuk kebaikan, maka kalianlulus ujian sebagai pemilik sejati yang di pilih oleh ilmu'ilmu tersebut, tapi ternyata kalian tidak lulus maka kalian harus mengembalikan ilmu tersebut1&Sian ,ee melanjutkan penjelasannya. #.uh, kitab itu sudah lama kami bakar, kau tidakakan bisa mendapatkannya lagi1hahahaha1&Siluman Babi Sakti menjawab sambil tertawa. #Baiklah, aku memang harus mencabut ilmu itu dari kalian1& #S7$B7/+1kau mengandalkanapa 4 $akan +arpuku1&Siluman Babi Sakti segera menggerakkan senjatnya menyerang diikuti oleh Siluman Bongkok. Sian ,ee sudah menyaksikan ilmu mereka, setelah menghindar sampai duapuluh jurus, Sian ,ee balas menyerang. #"alian merusak keaslian dan kemurnian ilmu'ilmu tersebut.,ihatlah, aku akan mengalahkan kalian dengan kedua ilmu tersebut1.eaahh1& "edua lawannya terkejut ketika melihat pemuda itu menyerang mereka dengan %ui Beng Sian %iang yang asli.Di tangan pemuda itu ilmu tersebut menjadi dahsyat berpuluh kali lipat. Setelah memainkan habis %ui Beng Sian %iang, Sian ,ee merubah dengan "im Tiauw Sian "ang yang menyambar'nyambar dari atas."edua datuk siluman sesat

tersebut tampak mulai terdesak.Apalagi saat Sian ,ee mulai memainkan kedua ilmu tersebut secara bergantian.$ereka tak sanggup bertahan lama. Telapak tangan pemuda tersebut bergerak bagaikan kilat yang mengurung rapat tanpa celah ke arah mereka.$elihat bahwa mustahil bagi mereka memperoleh kemenangan, mata mereka mulai melirik kesana'kemari untuk mencari jalan melarikan diri.Tapi Sian ,ee tidak membiarkan ke dua buruannya lolos. Siluman Babi Sakti tiba'tiba membanting sesuatu di lantai ruangan itu sehingga menimbulkanasap tebal.Tapi Sian ,ee sudah pernah menghadapi tipuan begini. Tubuhnya berputaran cepat dengan ilmu <$enjejak Angin, $engejar %ahaya& yang menimbulkan pusaran kuat yang mengusirasap tersebut dalam sekejap.Sehingga kedua siluman itu tetap terkurung. Akhirnya, sian ,ee mengakhiri serangannya dengan jurus #Rajawali Sakti $enggempur ,autan& .Tangan dan kakinya bergerak cepat bagai kitiran menyerang dari atas saling susul'menyusul.(lmu ini tampak sederhana, tapi tenaga yang terkandung di dalamnya menekan ke dua datuk siluman itu sehingga tidak bias berbuat apa'apa. "eduanya terlempar ke belakang menabrak dinding dan jatuh dengan tubuh pingsan.Dan Tian mereka telah di rusak oleh Sian ,ee.3ntuk seterusnya, kedua orang itu tidak lebih daripada manusia biasa yang tiada kepandaiansama sekali. Sian ,ee mengeluarkan satu tail emas yang di lemarkan kepada pemilik rumah makan tersebut. #Paman, saya rasa ini cukup untuk mengganti kerugian paman1maa5kan kami yang telah membuat keributan1&Pelayan itu menyembah dengan kepala terantuk'antuk sampai ke tanah sambil mengucapkan terima kasih.Tapi Sian ,ee sudah mengalihkan perhatian pada si gadis dan si siucai. Segera si siucai menjura dengan hormat* #Taihiap, namaku "ai 7ng, terima kasih atas bantuanmu, kau sungguh sangat hebat1& #Akh1segala kepandaian kucing kaki tiga begitu buat apa di banggakan1 kalianlah yang luar biasa1meskipun punya kepandaian tinggi, tapi tidak sombong.Tampaknya kedua ilmu itu berjodoh dengan kalian1& #0h,apa maksudmu4&"ali ini suara si gadis berkerudung itu yang terdenga."edua pemuda itu tertegun.Suara itu begitu merdu dan nyaman di dengar. #Aku tahu Thian ,iong Sip Pat "iam sut dan .ong(n Sian Pit %iang ada pada kalian. Aku membawa amanat pemilik kitab'kitab wasiat dewa tersebut untuk

mengumpulkan kembali kitab'kitab tersebut, tapi aku melihat bahwa kalian mempergunakan ilmu'ilmu itu dengan baik, maka aku putuskan untuk tetap memberikan kedua ilmu tersebut pada kalian1. /amakuSian ,ee, sampai jumpa lagi& Sian ,ee tidak banyak cakap lagi dan segere melesat bagaiasap , lenyap dari tempat itu. #7rang muda yang hebat1sayang dia cepat pergi1&Seri "ai 7ng dengan suara menyesal, tapi dia segera berbalik menghadap gadis berkerudung itu. #/ona, maa5kan kelancanganku yang mencampuri urusanmu tadi, bolehkan aku mengenal nama nona yang mulia4& #,ian +iok .ui, namaku ,ian +iok .ui1tidakapa , aku justru sangat berterima kasih dengan bantuanmu1tapi permisi karena aku tidak bias menemani lebih lama lagi.Aku harus pergi, selamat tinggal1kai 7ng2&+adis itu melayang ke luar sambil bersuit nyaring.Tak lama kemudian terdengar suara kuda yang di larikan cepat ke arah selatan.

Tamat.

Seri 9.Pusaka Golok Iblis dari Tanah Seberang

Siang itu di salah satu selat di tepi pantai lautPo .ai .Seorang nenek yang sedang duduk bertapa di atas sebuah batu karang terjal di pinggir selat tersebut, di kejutkan dengan adanya sesosok tubuh yang terdampar di pinggir pantai tersebut. Sejenak dia memicingkan matanya, setelah yakin tubuhnyapun segera melesat dan menyambar tubuh tersebut lalu kembali ke tempatnya semula.Semua ini di lakukannya hanya dalam waktu dua hitungan.

Tubuh itu dia letakkan di depannya.Setelah diamati , ternyata sosok itu adalah seorang pria berperawakan asing yang berusia kurang lebih limapuluh tahun.Pakaiannya sudah setengah hancur sedangkan pria itu sendiri tampak pingsan.Segera nenek itu menotok di beberapa bagian tubuhnya.Tak lama kemudian pria itu tersadar dan membuka matanya. #Di mana aku4&,ogat pria itu kedengaran kaku.$elihat di depannya ada seorang nenek, matanya menatap tajam penuh tandatanya . /enek tersebut hanya tersenyum padanya dan jari tangan kirinya menunjuk ke laut. #Aku menemukanmu disana 1ku lihat tubuhmu lemah, sebaiknya kau makan ini4&"ata nenek itu sambil menyodorkan tiga potong roti yang dia ambil dari buntelannya.Pria itu segera menyambutnya dan tanpa mengucapkan terima kasih langsung saja memasukkannya ke dalam mulut.Tampaknya dia memang sedang kelaparan sekali. Si nenek membiarkannya sampai selesai makan.Setelah itu diapun bertanya tentang asal'usul orang itu./amun yang ditanya hanya diam saja tanpa menjawab, melainkan segera duduk bersila sambil mengerahkan tenaga dalam. Tampaknya seperti sedang memulihkan keadaannya.Sepeminuman teh kemudian dia pun membuka matanya dan memandang si nenek. #Terima kasih kau sudah menolongku, entah bagimana ku dapat membalas kebaikan anda4&Pria tersebut menjura memberi hormat tapi bahasanya tidak lancar. Saat itu dari arah barat berkelebat sebuah bayangan dengan ringan sekali.Sebentar saja sudah berada di dekat mereka.Pria itu segera melompat berdiri tanpa menggerakkan kakinya.Tapi melihat nenek di depannya hanya terdiam saja sedangkan bayangan yang datang ternyata adalah seorang gadis yang sangat cantik, pria itu menjadi tenang kembali.Dia pikir mungkin gadis ini ada hubungannya dengan si nenek. #.ebat, ilmu meringankan tubuh yang bagus1siapakah yang mengajari nona4&Tanya pria tersebut sambil tersenyum. #$aa5, locianpwe, beliau ini adalah suboku yang ke dua yang mengajarkanku ilmu meringankan tubuh ini& +adis itu yang bukan lain adalah .ong 0r )ong menyahut sambil menunjuk nenek di sampingnya. #.ahaha1/aga sakti tak nanti menetaskan cacing, maa5 mataku buta tidak

melihat orang pandai1& "embali pria tersebut menjura sambil merangkapkan kedua tangannyadi depan dada. #Akhh1antar sesama golongan sendiri buatapa pakai banyak peradaban1 silahkan tuan menceritakan kenapa tuan sampai terdampar di pinggir pantai ini, padahal kalau di lihat dari tenaga dalam tuan, saya yakin tuan pasti berilmu sangat tinggi14& /enek menjawab sambil juga merangkapkan kedua tangannyadi depan dada. #.emm1kalau mau di ceritakan sangat panjang ceritanya, tapi perkenalkan, nama saya Paksi Pamungkas, orang di negeriku 6awadwipa menjulukiku #Batara Angin Pencabut /yawa& Sesungguhnya saya bersama salah seorang teman saya sedang dalam perjalanan mengejar seorang murid murtad kerajaan Atas Angin1 sayangnya di tengah laut kapal kami terjerat badai sehingga tidak ada yang selamat kecuali saya sendiri.&Pria itu terdiam sejenak, kemudian melanjutkan kembali. #"ami mengejarnya sampai ke tanah Tinggoan ini karena murid murtad tersebut di kabarkan lari kemari.Dia adalah seorang pemuda berdarah Tionggoan.Sedari kecil kami temukan dia terdampar di pinggir pantai dekat kerajaan Atas Angin dan kami mengambilnya sebagai murid, tapi ternyata dia memiliki si5at yang jahat.Setelah besar dia melarikan diri dan melarikan juga Pusaka terlarang yang sudah lama di segel di kerajaan kami& #0h, pusaka apakah itu locianpwe4&0r )ong memotong dengan tertarik. #(tu adalah Pusaka Sepasang +olok iblis yang selama ini tersimpan dalam ruang penyimpanan rahasia di kerajaan kami."alau sampai di salah gunakan maka akan merupakan bencana bagi dunia.& #.em, paman jangan kuatir, aku akan membantu paman mencari murid murtad tersebut itu dan merampas kembali Pusaka Sepasang +olok iblis agar dapat di bawa kembali ke negri paman1subo pasti akan mengijinkan, bukan& .ong 0r )ong tiba'tiba berseru dengan penuh semangat. /enek itu hanya tersenyum.#$uridku, itu sudah menjadi tugasmu untuk mencegah dunia ini dari bencanayang mungkin bisa terjadi, tapi kau harus waspada dan berhati'hati1& $elihat ini Pria bernama Paksi Pamungkas itu tersenyum lagi.#/ona, aku orang tua sangat menghargai bantuanmu, tapi bukannya aku meragukan, hanya saja setelah menguasai ilmu sepasang golok iblis tersebut, murid murtad itu sangat berbahaya.akusendiripun susah menaklukkan kekuatan golok itu, maukah nona melayaniku bermain'main sebentar, hanya untuk menenangkan hatiku saja4&

0r )ong itu memandang subonya yang hanya di balas dengan anggukan kepala saja oleh nenek itu.$aka dengan tenang dia lalu melangkah maju. #Silahkan paman, aku sudah siap12= #Baik, kerahkan seluruh kepandaianmu1.eaaaatttt2&Paksi Sampurna memulaikan serangannya dengan mendorong kedua telapak tangan ke depan sambil mengerahkan enampuluh persen tenaganya.Pukulannya mendatangkan kesiuran angain dingin yang berpusigan amat kuat menggempur ke arah 0r )ong, berusaha menggempur kuda'kudanya. $elihat ini 0r )ong tidak mau menunjukkan kelemahannya, segera di kerahkan tenaganya menyambut serangan itu denganmanis sekali.Terjadi adu tenaga yang singkat, namun itu cukup membuat mereka mengerti sampai di mana tingkat tenaga lawan. Paksi Pamungkas berdecak kagum.Tak di sangkanya semuda ini tapi gadis di depannya itu mampu melawan hampir seimbang dengannya.$aka tanpa ragu lagi dia mengerahkan ilmu olah kanuragannya yang sakti yaitu ilmu #Sepulu 6urus Amukan Batara Angin&.+erakannya aneh dan dahsyat.$endatangkan angin padat yang berpusingan yang membuatnya sulit di dekati. 0r .ong mengerahkan segenap kemampuan ilmu silatnya, tapi tetap tak mampu mendesak lawan.Setelah limapuluh jurus berlalu, segera dia melompat dan menyambar senjata payungnya yang di tancapkan di tanah. #Paman aku akan menggunakan senjataku1&Seru gadis itu.Paksi Pamungkas tersenyum dan segera menyambar sepotong kayu terdekat. #Silahkan1& 0r )ong langsung mengerahkan .ok $o %ap Sha "iam Sut dan menyerang dengan hebat.Pertarunganpun kembali berlanjut, dan ini membuat 0r .ong terkejut.Ternyata Pria yang berjuluk Batara Angin Pencabut /yawa ini memiliki ilmu pedang yang dapat menandingi ilmu pedangnya.Subonya sendiripun tidak dapat menandinginya lebih dari tigapuluh jurus bila dia menggunakan .ok $o %ap Sha kiam sut. #%ukup12& Tak lama kemudian Paksi Pamungkas menarik serangannya di ikuti oleh 0r .ong. #/ona kau hebat, tapi maukah kau mempelajari ilmu pedang yang baru ku

mainkan ini4jangankuatir ,kita tidak ada hubungan guru dan murid, anggap saja ini sebagai hadiah dariku karena kalian sudah berbaik hati membantuku., dan juga sebagai tambahan pengetahuan untuk melawan pengkhianat itu jika kau bertemu dengannya, bagaimana4&Pria itu menatap 0r )ong dan subonya bergantian. .ong 0r )ong, menatap subonya meminta kepastian. #Anak bodoh, orang mau memberi hadiah kau malah bengong dan tidak berterima kasih, mau tunggu apa lagi14&Bentak nenek itu.$endengar itu sserta merta 0r )ong bersujut. #Terima kasih paman, 0r )ong akan belajar dengan baik2& #Bagus, "au sudah memiliki dasar yang baik, dalam waktu satu bulan saja pasti kau dapat menguasai ilmu Sepuluh 6urus Titisan Dewa Angin dan Ajian %akra Bayu2& Demikianlah mulai saat itu selama sebulan, Paksi Pamungkas menyalurkan energi Ajian %akra Bayu dan melatih juga mewariskan ilmu pedangnya pada 0r )ong.

Seekor kuda merah di larikan dengan cepat ke arah selatan.Penunggangnya seorang perempuan berpakaian merah muda dan berkerudung merah muda juga.Dari bentuk tubuhnya yang langsing dan menarik, dapat di ketahui kalau dia itu seorang gadis yang masih muda belia. +adis itu melarikan kudanya dengan cepat ke selatan, seperti ada yang sedang di burunya.Rupanya kuda yang dia tunggangi juga adalah kuda pilihan yaitu Ang .iat $a "uda Darah $erah!. +adis itu bukanlain adalah ,ian +iok .ui, gadis sakti yang menguasai ilmu dari salah satu kitab -asiat Dewa, Thian ,iong Sip Pat "iam Sut.Setelah melarikan kudanya seharian +iok .ui menambatkan kudanya dan duduk di bawah sebuah pohon yang rindang. Baru saja dia beristirahat, tiba'tiba telinganya menangkap orang'orang yang sedang bertempur.Segera dia waspada dan berkelebat ke arah pertarungan tersebut.Tak lama kemudian dia melihat tiga orang yang sedang bertempur dengan sengitnya.Satu lawan dua. +iok .ui terus memperhatikan.$elihat ciri'ciri orang orang yang sedang

bertarung di keroyok itu, kalau tak salah perkiraannya adalah tiidak mirip penduduk pribumi.$aka dia diam saja dan memperhatikan. #.ahaha1manusia, kalau tidak segera menyerah dan, maka jangan salahkan kami Bu TekTo "ui dan Bu Tek Pian Sian ,i yang bertindak kejam1& +iok .ui tekejut, dia ingat2 $enurut gurunya Bu TekTo "ui dan Bu Tek Pian Sian ,i saat ini adalah merupakan tokoh'tokoh tingkat atas yang kepandaian mereka masih setingkat di atas 8 (blis dan 8 Siluman. Saat dia memperhatikan pertarungan tersebut, dia dapati bahwa pria yang di keroyok itu hampir terdesak.Segera jiwa kependekarannya timbul untuk menolong.$aka sambil mencabut pedang lemasnya, +iok .ui melayang ke tengah'tengan pertempuran dan menyerang Bu Tek Pian Sian ,i dengan hebat. Bantuan ini sungguh tak terduga'duga oleh kedua iblis tanpa tanding tersebut, namun mereka tidak dapat berbuat apa'apa.Dengan masuknya +iok .ui yang menyerang ganas sambil mengerahkan Thian ,iong Sip Pat "iam Sut yang dahsyat, keadaan berobah kedua iblis itu akhirnya terdesak. Perlahan, namun pasti Bu TekTo "ui dan Bu Tek Pian Sian ,i mulai tersudut.$au tidak mau mereka akhirnya memilih untuk angkat kaki dari situ daripada membahayakan nyawa mereka. #Terima kasih nona, bantuanmu sangat berarti bagi saya1&7rang asing itu bersuara dan menjura dengan membungkukkan badan.+iok .ui tertawa geli, karena suara orang tersebut sangat telo. Diaamati umur orang ada sekitar limapuluhan tahun. #Akh, paman sebenarnya tidak perlu bantuan saya10h paman kau terluka4&+iok .ui segera maju untuk menolong pria yang di lihatnya memuntahkan darahsegar itu #Tidak, kepandaian kedua orang itu sungguh sangat hebat, aku keracunan hebat, untung Ajian ,ebur Samudraku sudah ku kuasai sempurna, kalau tidak aku pasti sudah mati dari tadi.&Pria itu tersenyum, sementara di sela'sela bibirnya masih mengalir darah kental. #Tapi buktinya paman masih bisa berdiri, itu membuktikan bahwa racun mereka tidak berarti bagi paman4& #Akhh, sejak awal aku telah kecolongan.Aku mengira mereka orang baik sehingga tidak berprasangka, tapi mereka membokongku saat aku tidak siap1 sekarang nyawaku tidak lebih dari tiga hari lagi, maukah engkau

menolongku14&Pria itu memandang +iok .ui dengan tatapan penuh harap. #Baiklah paman, apa yang bisa ku lakukan untukmu4& #Aku akan mewariskan dua ilmu kepadamu, yaitu Ajian ,ebur Samudra dan Ajian +elap Sewu kepadamu, gunakanlah itu untuk mencari murid murtad yang membawa lari pusaka kerajaan Atas Angin yaitu Sepasang +olok iblis."emudian carilah sahabatku yang bernama Batara Angin Pencabut /yawa."u tahu dia masih hidup dan ada di daratan tionggoan ini1maukah kau4&"embali pria itu menatap +iok .ui. #Baik Paman, aku bersedia4& $ulai saat itu selama tiga hari Pria itu tidak memberi kesempatan +iok .ui untuk istirahat kecuali makan.Setiap pagi dan malam dia menyalurkan tenaga dalam dari Ajian ,ebur Samudra dan Ajian +elap Sewu pada +iok .ui sehingga dia mendapat kemajuan yang hebat. .ari ke empat +iok .ui berdiri di depan sebuah kuburan yang baru saja di buatnya.Dia tidak tahu siapa laki'laki yang telah mengajarnya dua ilmu pukulan yang dahsyat itu.Bukannya dia tidak bertanya, tapi dia tidak di beri kesempatan bertanya. Perlahan kakinya berjalan meninggalkan kuburan itu.Arahnya tak tentu, namun hatinya saat itu sedang senang. .oa san pai adalah partai yang terkenal selama ratusan tahun.$urid'muridnya banyak yang menjadi pendekar'pendekar pembela kejahatan.Banyak ilmu'ilmu warisan .oa San Pai yang hebat'hebat telah di kuasai oleh banyak anak muridnya yang berbakat. .ari itu suasana di puncak .oa San Pai ini tampak lain.$ereka kedatangan banyak tamu."urang lebih 8>'an orang./amun mereka bukan datang untuk berdamai, tpi memaksa .oa San Pai untuk tunduk dan bergabung dengan Perkumpulan +olok (blis. /ama ininama baru yang baru saja muncul. Dunia kang'ouwsama sekali tidak tahu darimana munculnya perkumpulan ini. )ang jelas, bahwa satu bulan terakhir ini .oa San Pai adalah yang kelima di datangi oleh Perkumpulan +olok (blis dengan ancaman akan di musnahkan jika tidak mau menurut. Seorang pria tampan berjubah hitam berdiri di atas sebuah puncak menara.Dua golok yang aneh tersampir di punggungnya.$atanya berwarna merah memandang tak berkedip ke bawah.Tampak pertarungan berdarah sedang

terjadi di bawahsana . Di kanan kirinya tampak bayangan dua tokoh sesat yang sangat sakti, yaitu Bu TekTo "ui dan Bu Tek Pian Sian ,i. Dia bukanlain adalah murid murtad dari "erajaan Atas Angin yang sedang di kejar oleh Batara Angin Pencabut /yawa dan rekan'rekannya.Pemuda tersebut adalah Pangeran Ragakaca.Sebenarnya pangeran Ragakaca ini masih berdarah Tionggoan.Baik perawakan maupun penampilannya memang lebih mirip orang pribumi.Saat dia tiba dan mulai merajalela, dia bertemu dengan dua iblis mahasakti yang bersedia mewariskan ilmu'ilmu mereka padanya.Dia kemudian mengganti namanya menjadi Thian Bu Tek. "etua .oa San Pai saat itu adalah %eng Sin %injin.Berusia kurang lebih enampuluh tahun saat dia sedang bersamadilah terjadi serangan ini.6adi yang menyambut para perusuh ini hanyalah ke dua sutenya yaitu, %eng .ui %injin dan %eng Tek %injin bersama barisan andalan %hit Seng Tin Barisan Tujuh Bintang! yang terkenal dari .oa San Pai. $ayat'mayat bergelimpangan sangat mengerikan.Tampak %eng .ui %injin dan %eng Tek %injin mengamuk di antara para pasukan +olok iblis yang telah membunuhi para anak murid mereka.-ajah mereka sedih.Tak di sangkaakan terjadi malapetaka seperti ini sementara ciangbunjin mereka sedang bersemedi tiga bulan bersama dengan muridnya di tempat rahasia di belakang gunung. /amunapa mau di kata.$alapetaka datang secara tiba'tiba..ari itu dunia kang' ouw menerima pengumuman yang di bawa oleh berita angin bahwa .oa San Pai telah di hancurkan.Dan ini membuat dunia kang'ouw resah. Satu minggu setelah itu, seorang pemuda tampan berbaju putih dengan rompi kulit harimau putih tampak berkelebat mendaki puncak +unung .oa San Pai tersebut.Siapa lagi kalau bukan Sian ,ee.Setelah sampai di atas dia segera menuju ke belakang bangunan'bangunan yang sudah porak'poranda itu.Saat itulah dari atas puncak berkelebat dua orang dengan cepat. Tampak dua orang yang berbedausia di hadapannya. )ang satu seorang kakek yang sudah tua sekali, sedangkan yang satunya pemuda yang sebaya dengannya #Siancai1siancai, orang muda siapakah kau dan apa keperluanmu di sini4&Sian ,ee mendengar suara kakek itu yang tenang bagai air.Dia kagum, orang tua ini pasti lihai sekali. #$aa5kan tee'cu, apakah siauw'tee berhadapan dengan ,ocianpwe %eng Sin %injin, ciangbunjin .oa San Pai yang mulia4&

#Benar anak muda, tapi seperti yang kau saksikan sekarang, .oa San Pai hanya tinggal nama lagi1.&Suara orang tua itu terdengar datar, mengandung nada kecewa yang amat sangat. #Siauw'tee turut berduka akan peristiwa ini locianpwe, siauw'tee berjanji akan turut membantu menyelidiki siapa dalang semua ini1& Sian ,ee berhenti sejenak, setelah menarik na5as panjang, dia melanjutkan* #"edatangan siauw' tee adalah mendapat bisikan "akek Tanpa /ama untuk menyerahkan sesuatu pada anda.&Tangannya merogoh ke balik baju dan mengeluarkan sejilid kitab yang baru kepada %eng Sin %injin. #(ni adalah kitab "im Tiauw Sian "ang Tenaga Dewa Rajawali 0mas! yang baru saja selesai siauw'tee tulis kembali.$enurut "akek Tanpa /ama, dari antara Sembilan "itab -asiat Dewa, ada empat kitab yang kurang beruntung sehingga terjatuh ke tangan golongan sesat, dua di antaranya sudah siauw'tee temukan jejeknya ketika bertarung dengan dua dari ,ima Siluman Bumi. /ah kitab ini, mohon di jaga oleh .oa San Pai dan di wariskan kepada yangberbakat . #Siancai1Siancai, Sembilan "itab -asiat Dewa adalah kitab yang tertinggi di dunia kang'ouw.Pantas saja siluman'siluman tersebut menjadi sangat lihai. Dan sekarang, hanya dengan melihat saja, sicu sudah dapat menuliskan kembali, akhh orang tua itu sungguh memiliki penerus yang hebat1.& Sian',ee lalu memohon diri dari %eng Sin %injin dan berkelebat dari tempat tersebut bagaikanasap saja..al ini membuat %iangbunjin .oa San pai itu menggelang kepala sambil meleletkan lidah saking kagumnya. #Suhu, dia sangat hebat sekali, apakah aku bisa jadi sama seperti dia4&Suara seorang pemuda memecah kesunyian itu. #Sayang sekali ilmu gurumu ini belum dapat melampaui kepandaian guru pemuda itu, tapi jika kau sungguh'sungguh belajar, kau akan tetap menjadi pendekar yang pilih tanding, tinggallah kau tiga bulan lagi sambil mempelajari kaukoat dari "im Tiauw Sian "ang Tenaga Dewa Rajawali 0mas! ini.Dengan tingkat yang kau miliki sekarang, tak sulit bagimu untuk mempelajarinya.&

Satu bulan berlalu dengan cepat.Di salah satu puncak di pegunungan -u )i San, yaitu Puncak Pelangi tampak sebuah bayangan berlari dengan sangat cepat sekali.Sekajap saja dia sudah berada di puncak tersebut. Saat dia tiba di puncak, di lihatnya dua orang yang sudah sangat tua sekali sedang duduk saling berhadapan menghadap sebuah papan catur.$elihat ini

pemuda itu yang bukanlain adalah Sian ,ee segera berlutut. #&$aa5 lojin, teecu terlambat1& #.ehehe..Sian ,ee, kau tidak punya banyak waktu lagi, segera kau jajal kepandaian kakek bangkotan aneh ini.& Sian ,ee terkejut, tapi dia tidak berani membantah.Di lihatnya kekek aneh yang mungkin sebaya dengan Si "akek Tanpa /ama itu memandang kepadanya dengan tatapan mata yang lembut.Dia terkejut, karena tatapan tersebut adalah tatapan orang yang sudah memiliki (weekang yang maha sempurna seperti gurunya.Sekilas dia segera dapat tahu bahwa dia tak mungkin menang. #$aa5kan tee'cu, locianpwe1kepandaian teecu tidak ada artinya bila di bandi g dengan locianpwe, tapi tee'cu tidak berani membantah perintah lo'jin, biarlah tee'cu yang bodoh mohon pelajaran1& Selesai berkata demikian, segera Sian ,ee mengerahkan tenaganya sepenuhnya dan dilain saat dia telah menyerang kakek tersebut dari delapan penjuru dengan jurus ke delapan dari Pat Sian +iam ,ie %iang Tarian $aut Delapan Dewa! nya, yaitu Tarian "emurkaan Delapan Dewa. (lmu ini sangat dahsyat sekali, karena merupakan perpaduan tujuh jurus yang di jadikan satu./amun anehnya, tidak terjadi kerusakan apapun di sekitar tempat tersebut oleh karena kakek tersebut yang ternyata mengerahkan apa yang di sebut #pembatas& .Pembatas ini menyebabkan mereka seperti sedang bertarung dalam sebuah arena yang tertutup rapat sehingga pengaruh dari pertempuran tersebut hanya berada sebatas lingkaran yang telah di buat itu. .anya bahayanya ialah, kalau yang mengerahkan pembatas itu kalah, maka e5eknyaakan langsung menghancurkan area yang sekitarnya yang seharusnya hancur. Sian ,ee kagum sekaliakan kehebatan kakek itu, karena hanya orang' orang yang sudah mencapai tingkat tenaga dalam yang amat tinggi seperti kakek ataupun gurunya sajalah yang dapat membuat #pembatas& seperti ini. Pertarungan tidak terlalu lama karena keadaan Sian ,ee kemudian berubah aneh, tadinya dia dalam posisi menyerang tapi sekarang matanya terpejam dan duduk bersila dengancara yang aneh sekali Sementara dari dalam tubuhnya keluar bayangan semu tiga orang yang bersilat memainkan empat macam ilmu yang asing.Sementara kakek aneh itupun sudah duduk bersila di hadapannya sambil tangan kanannya menunjuk ke dahi Sian ,ee. ,imajamkemudian, kedua orang itu berhenti.Sian ,ee bangun sambil menjura kepada kakek itu.#Terima kasih locianpwe mau memberi petunjuk yang berharga

ini pada tee'cu, tapi kalau boleh tahu, apakah nama'nama dari ketiga ilmu tersebut4& #Anak muda kau berbakat, itu sebabnya aku sangat gembira kau dapat menguasai ketiga ilmu itu dengan baik.(lmu yang pertama adalan Ajian Tapak Begawan Pamungkas, (lmu kedua adalah Ajian %akra Pancasona, ketiga adalah (lmu Tarian 6ari Sembilan Dewa...& kakek itu menarik na5as panjang, kemudian melanjutkan #Sebenarnya itu adalah ilmu terlarang dan rahasia dan kau bukan muridku, tapi dunia membutuhkan tanganmu maka aku mengajarkannya padamu, tapi kau harus ingat jika suatu hari ku dapati kau menggunakan ilmu' ilmu tersebut untuk kejahatan, aku akan datang mencabutnya sendiri& #Terima kasih locianpwe, namun ku tahu bahwa bukan tiada maksudnya, locianpwe mengajarkan ilmu ini pada teecu1bolehkan aku mengetahui14 #.emm1Dunia persilatan sekarang sedang dalam keadaan bahaya.Sepasang +olok (blis adalah sepasang +olok tumbal penghisap darah yang tak dapat di musnahkan oleh ilmu apapun selain oleh Ajian Tapak Begawan Pamungkas dan Ajian %akra Pancasona1.& #.eh, apa maksudmu ilmu yang ku ajarkan padanya tidak bisa menandingi +olok tersebut, tapi ku lihat ilmu'ilmu yang kau ajarkan padanya tidaklah di sebelah atas dari jurus Tarian "emurkaan Delapan Dewa14& Tiba'tiba "akek tanpanama menyelutuk penasaran dengan tatapan miring1 #.ohoho1siapa bilang4.anya maksudku, walaupun ilmu'ilmu yang lain bisa mengalahkan kekuatan golok tersebut, tapi hanya Ajian Tapak Begawan Pamungkas dan Ajian %akra Pancasona'lah yang bisa memusnahkan keberadaan kedua senjata tersebut1.& #Anak muda, (lmu pemegang Sepasang Pusaka itu tidaklah mengatasi tingkat yang kau miliki, tapi saat dia memegang sepasang pusaka tersebut, maka para iblis dalam pusaka itu akan merasuki dirinya dan membuat tenaganya meningkat puluhan kali lipat, berhati'hatilah1& #Satu lagi, kalau kau bertemu muridku, mengalahlah sedikit padanya1hahaha& Setelah selesai berkata demikian kedua orang kakek tua itu raib dari situ, meninggalkan Sian ,ee yang hanya termenung.Dia sadar bahwa kedua pusaka yang harus dia musnahkan itu memang suatu ancaman yang sangat serius bagi dunia kang'ouw.Tak lama kemudian tubuhnyapun berlalu bagaiasap dari tempat itu.

.ari itu Perkumpulan "ay Pang di propinsi See'7uw tampak sibuk.Paraangota perkumpulan sibuk menyambut para undangan yang datang.Rupanya ada peristiwa istimewa yang sedang mereka laksanakan, yaitu hari ulang tahun ketua "ai'pang yang bernama Tung %i berjuluk Sian Tung Sin "ai Pengemis Sakti Tongkat Dewa!. Acara itu juga sebenarnya di laksanakan untuk mengumpulkan para tokoh'tokoh utama dunia persilatan untuk merundingkan isu dunia persilatan akhir'akhir ini mengenai munculnya Perkumpulan +olok (blis yang merajalela. .ari menjelang siang, di tengah perjamuan yang di hadiri oleh hampir seratus undangan, acara kemudian di buka oleh %iang .ok Sun. %iang .ok Sun ini adalah wakil ketua "aipang.6ulukannya adalah ,iong Tung Sin "ai.Perawakannya tinggi besar dan berwibawa.Dia terkenal dengan tongkat /aganya yang lihai, dan dia juga sudah menguasai dua belas jurus dari pukulan .ang ,iong Sip Pat %iang yang menggegerkan dunia kangouw ratusan tahun silam. #%uwi sekalian, terima kasih atas kesediaan cuwi menyambut baik undangan dari Pang'cu kami, silahkan menikmati hidangan ala kadarnya1& Suaranya lantang dan kuat sehingga di dengar oleh semua orang sehingga mereka kagumakan tenaga orang ini. Di sebelah atas panggung tampak sebuah meja khusus yang lebih besar di kelilingi oleh 9? tempat duduk.Semuanya penuh dan ternyata mereka adalah orang'orang penting dari berbagai partai besar serta beberapa perkampungan yang ada. Di sela'sela tertawa dan senda gurau yang terjadi di antara mereka tiba'tiba seorang hwesio bertanya dengan nada serius. #.emm1Tung'pangcu,kamitahu bahwa ada hal lain yang cukup serius yang hendak di bicarakan dengan kami, apakah itu4&Dia adalah .ong Sin .wesio yang merupakan wakil dari ketua Siauw ,im Pai. Tung %i memandang semua orang sambil tersenyum* #%uwi sekalian yang terhormat, tentunya cuwi sekalian tahu berita menggeparkan akhir'akhir ini mengenai kemunculan Perkumpulan +olok (blis yang merajalela4(ni adalah suatu hal yang perlu kita pikirkan bersama1bagaimana menurut cuwi sekalian4&Berkata demikian kakek yang telah berusia kurang lebih enampuluh tahun ini menyapu semua yang hadir di situ dengan wajah tersenyum. #Benar, sampai saat ini ,ima partai sesat dan enam perkumpulan telah bergabung dengan mereka, bahkan ada empat perguruan besar yang telah mereka hancurkan, yaitu* "hong Tong pai, %ing San Pai, +o Bi Pai dan terakhir

.oa San Pai1ini tidak bias di biarkan terus karena kekuatan mereka makin bertambah besar, cepat atau lambat mereka akan menyantroni semua partai yang lain1&Seorang kaket menyambung dengan nada emosi. #Saya setuju dengan apa yang di katakan "ow %eng %injin dari "un ,un Pai, saya punya satu usul yang sekiranya bisa kita boleh lakukan bersama' sama14&)ang bertanya kali ini adalah "wan Tin 7k, dia adalah wakil ketua dari %ing ,ing Pai. #.emmm...silahkan saudara "wan mengemukakan maksud saudara, kami akan mendengarkan1&"embali Tung %i berkata sambil tersenyum. #Agaknya masa damai yang kita nikmati selama ini sudah mulai berakhir sehingga kita harus mulai angkat senjata lagi1Aku mengusulkan agar kita dapat memilih seorang Beng'cu yang akan memimpin pergerakan kita menghadapi para tokoh sesat tersebut, bagaimana4& Semua orang terdiam.$elihat suasana @akum ini, wakil ketua Siaw ,im Pai, "hong Bok .wesio angkat suara* #Siancai'siancai, memang sudah waktunya bagi kita untuk memilih seorang Beng'%u yang baru1tapi kalau kita memilih sekarang tidak adil karena tidak semua yang telah hadir.Dan lagi siapa yang cocok untuk memikul tugas yang berat ini tentunya harus berjiwa ksatria dan pemimpin yang bias di jadikan teladan, juga haruslah memiliki kepandaian yang cukup tinggi1..emm, baiknya sekarang kita pilih dulu pemimpin sementara yang akan memimpin kita untuk mengadakan persiapan selama tiga bulan ke depan ini, bagaimana4& #"alau soal kepandaian, kami tidak meragukan sama sekali akan keberadaan Siauw ,im Pai, %uma entah "hong Bok Suhu bersedia menerima tugas sementara ini ataukah tidak4Bagaimana menurut pendapat cuwi sekalian14& #A"3333RRRR1.2& #"ami setuju1..2& Semua orang sama tahu akan pamor dari Siauw ,im Pai yang mengatasi semua partai'partai lainnya, sehingga tidak ada yang menolak ketika akhirnya "hong Bok .wesio di pilih sebagai pemimpin sementara sambil mempersiapkan rapat pertemuan kaum pendekar untuk memilih Beng'cu baru. #.7.7.7.7.7777..7.7777111Sungguh suatu reuni yang menyenangkan2Tapi mengapa kalian tidak mengundang kami4...&

Tiba'tiba tempat itu di kejutkan oleh suara tertawa yang keras memekakkan telinga.Beberapa orang yang memiliki kepandaian tinggi segera duduk bersila untuk menahan terjangan suara yang amat kuat tersebut, tapi bagi anak'anak murid yang masih rata'rata segera roboh tak sadarkan diri dengan telinga serta hidung mengeluarkan darah. $elihat keadaan ini, "hong Bok .wesio segera mengerahkan segenap tenaganyaa dan berseru*#7mitohud, keluarlah1&, namun sayang suaranya masih kurang kuat melawan suara tertawa aneh tersebut sehingga akibatnya gentakan tenaganya membalik dan membuatnya luka dalam. Saat semua orang berseru khawatir terhadap hwesio tersebut, tiba'tiba di tempat itu telah muncul tiga orang yang berdiri tegak di tengah panggung.$ereka bukan lain adalah Thian Bu Tek atau Pangeran Raga"aca di ikuti oleh Bu TekTo "ui dan Bu Tek Pian Sian ,i. Di belakang mereka mengikuti se'pasukan besar kurang lebihlima ratus orang, lengkap dengan semua tokoh'tokohnya yang hebat'hebat. #.em, kalian memang memiliki rencara yang bagus, tapi sayang sekali karena tempat ini akan menjadi kuburan kalian1hahahaha2&Suara Thian Bu Tek menggema dengan nada sombong. Para tokoh'tokoh yang berkumpul terkejut melihat akan hal ini, apalagi melihat momok Bu Tek To "ui dan Bu Tek Pian Sian ,i yang menggetarkan dunia itu, segera mereka sadar bahwa tidak ada seorangpun dari antara mereka yang akan mampu menghadapi ke dua datuk sesat tersebut.. /amun Tung %i si Sian Tung Sin "ai sudah nekat da tidak mau kehiangan wibawa.Bagaimanapun semua yang hadir di situ adalah para tamunya.Segera memberi kode pada salah satu anak buahnya yang segera melepaskan tanda bungaapi ke udara.#.ehehe1kau boleh senang, tapi kami masih memiliki hampir seribu orang murid kaipang yang akan segera muncul membantu. #Bagus kita lihat saja, Bu Tek Pian Sian ,i, bungkam pengemis kelaparan bau tanah ini1&Thian Bu Tek memberi perintah. Belum habis suaranya, Tubuh nenek sakti itu segera melayang ke depan dengan sangat cepat sekali dan sudah menyerang dengan cambuk saktinya yang aneh. #Barisan Teratai ,ima 3nsur& Segera Tung %i berteriak, dan serentak empat orang yang merupakan wakil'wakilnya bergerak dengan cepat mengerahkan jurus'jurus terkuat dari .ang',iong Sip pat %iang yang mereka kuasai untuk menahan serangan Bu Tek Pian Sian ,i tersebut.

#-uuuuttt1.Tarr1tarrr1&#%iuuut1syuuuut'''syuuuut1.Pletarrrr2& Terjadi bentrokan tenaga dalam yang singkat, namun itu sudah membuat kelima orang itu terpental mundur dengan mulut melelehkan darahsegar . Semua orang segera sadarapa yang terjadi.Peta kekuatan terlalu besar, dan banyak yang mulai putus asa. #$asih tidak mau menyerah, mau tunggu apa lagi4&"embali terdengar suara dingin dari Thian Bu Tek1& #.uh, Siapa yang mau menyerah4..."au gembira kepagian manusia pengkhianat2&Suatu suara yang merdu di ikuti sesosok tubuh yang amat cantik bagaikan bidadari yang turun dari kayangan ang entah lewat mana, telah berdiri di tempat itu. +adis itu memiliki tubuh yang langsing dan wajah yang ayu.Dia bukanlain adalah ,ian +ion .ui."ali ini dia tidak memakai kerudung sehingga terlihatlah wajahnya yang amat cantik menawan itu, sedang tersenyum simpul. $elihat +adis ini, Thian Bu Tek terbelalak, sedangkan kedua iblis Bu TekTo "ui dan Bu Tek Pian Sian ,i tertawa girang. #+adis liar, akhirnya kau muncul juga di sini, hah1apakah orang yang kau tolong tempo hari itu sudah menjadi mayat41pasti1pasti1karena tidak ada orang yang dapat bertahan lebih dari satu hari bila terkena racun kami yang mematikan1&Bu Tek Pian Sian ,i bertanya dengan lagak sombong. #.ehehe, Bu Tek Pian Sian ,i kau mundurlah dulu, biar aku menangkap gadis ini untuk ketua1& Bu TekTo "ui memotong pembicaraan mereka. +iok .ui jadi marah mendengar ini, tanpa banyak bicara segera di loloskannya pedang lemasnya dan menyerang Bu TekTo "ui dengan dahsyat."epandaian +iok .ui sudah maju pesat di banding tiga bulan yang lalu. Serangan' serangnnya yang dahsyat dan mematikan sangat merepotkan Bu TekTo "ui sehingga mau'tak'mau dia harus mengeluarkan goloknya dan melayani gadis itu. Semua orang terkagum'kagum dan heran melihat gadis itu yang dapat menempur Bu TekTo "ui sama kuat tersebut.Diam'diam muncul setitik harapan di antara mereka utuk lolos. Tapi mereka melihat bahwa disana masih ada Bu Tek Pian Sian ,i dan pemuda yang di sebut ketua itu sertapara pengikutnya yang belum turun. #.ihihihi Setan +olok, sisakan lawan ini untukku saja, biar aku menjajalnya1&

#Tunggu dulu, masih ada aku yang akan melayanimu, nenek jahat2...& Tiba'tiba di tempat itu juga telah berdiri sorang gadis lain yang tak kalah cantiknya dari gadis yang sedang menempur Bu TekTo "ui tersebut. +adis ini memegang sebuah payung hitam pendek di tangannya, dan memandang Bu Tek Pian Sian ,i sambil tersenyum. #Ayolah nenek peot, aku akan melayanimu bermain sebentar sebelum aku menghukum pengkhianat dan pencuri pusaka itu12&Sambil berkata demikian, tangan kirinya menunjuk ke arah Thian Bu Tek. #Anak bau kencur kurang ajar, kau akan merasakan penderitaan yang tak akan habisnya1hiiaaaaatt2&1%tarrrrr1tarrrr1.& /enek itu berkelebat menyerang ke dua puluh tiga jalan darah di tubuh gadis itu yang bukanlain adalah 0r )ong. Dahsyat sekali serangan tersebut./amun 0r )ong tidak gugup.%epat dia lalu membentangkan paying kecilnya memutari tubuhnya.Dalam satu gerakan saja, semua totokan itu di patahkan dengan mudah, dan di lain saat dia telah memainkan .ok $o %ap Sha kiam sut dengan payungnya. Pertempuran berlangsung seru antara keempat orang tersebut.Tanpa terasa seratus jurus berlalu.Baik Bu TekTo "ui maupun Bu Tek Pian Sian ,i tak menyangka sama sekali jika kedua lawan mereka yang masih muda ini sanggup menandingi mereka.-alaupun sudah mengerahkan jurus'jurus tingkat tinggi mereka, namun tetap saja tidak bisa membuat perubahan. Saat'saat menentukan Bu TekTo "ui mengerahkan ilmu +olok puncaknya yang sakti, tiba'tiba ,ian +iok .ui bergerak dengan cara aneh.Tangan kirinya tiba'tiba menancarkan sinar biru terang, dan menghantam ke arah datuk itu yang tidak sempat menangkis dan langsung terpental ke belakang. Di saat yangsama suara berpusingan bagaiguntur $enggelegar di sertai terpaan angin aneh terdengar datang dari arah pertempuran 0r )ong dan Bu Tek Pian Sian ,i. /enek sesat inipun sudah sangat terdesak hebat sekali. #Ajian ,ebur Samudra1*& #6urus Titisan Dewa Angin12&Terdengar suara Thian Bu Tek yang terkejut sekaligus gentar. Segera dia mencabut sepasang golok (blis di punggungnya dan melompat ke tengah'tengah pertarungan sambil berseru* #$inggir kalian, biar +olok (blis yang menghadapi mereka& "edua datuk sesat itu sudah pernah merasakan kehebatan Sepasang +olok (blis segera merangkak menjauhi pertempuran tersebut.Tampak wajah Thian Bu Tek

berubah menjadi hitam semua dengan mata merah dan dengan gencar menyerang ke arah ke dua gadis tersebut. #Bagus, ternyata kaulah pencuri dan pengkhianat itu1.ari ini kau akan menerima balasanmu&. #.eh1heh1heh1+olok ini sudah di keluarkan, artinya hanya bisa di sarungkan oleh tumbal darah kalian1.eaaaattt1&Segera Thian Bu Tek berseru nyaring dan goloknya berkelebat cepat mengarah pada kedua gadis tersebut.Dalam waktu singkat saja mereka bertiga sudah terlibat pertempuran yang dahsyat dan aneh. +olok itu berputar'putar mengelilingi pemuda tersebut.Sedangkan sinar pedang dan payung serta pukulan'pukulan ke dua gadis tersebutmenggempur hebat dari jarak yang agak sedikit jauh. Dalam waktu singkat saja limapuluh jurus telah mereka lewati.Dan sebentar saja telah memasuki tahap puncak.0r )ong segera memindahkan pedang ke tangan kiri sambil mamainkan jurus Titisan Dewa Angin sementara tangan kirinya penuh dengan pengerahan Ajian %akra Bayu yang dahsyatnya bukan kepalang. Sementara itu +iok .ui menyalurkan kekuatan Ajian +elap Sewu di ujung pedangnya dan tangan kiri tetap mengerahkan kekuatan tertinggi dari Ajian ,ebur Samudra. Tanpa di beri aba'aba, kedua gadis itu seperti sehati saja, menyerang dari kedua sisi kanan dan kiri yang segera di sambut oleh sepasang +olok (blis yang mengaum'ngaum dahsyat. #Aiiing1..%iiiit1..B,ARRR11.B,AARRRR2&Pancaran sinar yang memekakkan telinga dan menyilaukan mata terjadi saat kekuatan'kekuatan tersebut beradu. Tampak dua sosok tubuh terlempar sambil memuntahkan darahsegar .Dua gadis itu terluka parah.Sementara tubuh Thian Bu Tek juga tertanam dalam tanah sampai di lutut. #.ehehe1masihkah kalian hendak melawan14&Suara Thian Bu Tek terdengar sambil mengejak. #.uh, +olok (blis yang jahat, sudah waktunya untuk di musnahkan1.&Tiba'tiba terdengan suara yang lembut.Sesosok bayangan telah berdiri di hadapan Thian Bu Tek. #Siapa kau1&Tanyanya dengan marah. #Aku, Aku datang untuk memusnahkan +olok (blis, akhh1sayang aku sedikit

terlambat.&Pemuda yang bukanlain adalahh Sian ,ee itu menjawab dengan suara menyesal sambil memandang ke arah dua gadis tersebut yang memandang kepadanya dengan girang. #,ee'"oko222&Serempak mereka berseru hampir bersamaan.Sian ,ee membalas menatap mereka berdua dengan tersenyum. #$asih bisakah kalian bertahan sebentar4& "edua gadis itu mengangguk perlahan. Sianlee segera memandang lagi Thian Bu Tek didepannya itu dan berkata dengan suara lembut* #Sadarlah, dan berikan senjata itu untuk di musnahkan.Pusaka ituakan berbahaya bagimu karena kau bukanlah pewaris sahnya. 6ika kau tetap melanjutkan menggunakannya, kau akan hancur sendiri& #.uh, siapa kau yang berani memerintahku1makan ini12& Tiba'tiba tangan Thian Bu Tek bergerak cepat melemparkan kedua senjata tersebut ke arah dada dan perut Sian ,ee& #A-AAAssss1&Terdengar teriakan dari 0r )ong yang khawatir, yang diikuti seruan tertahan dari +iok .ui serta para tokoh'tokoh yang hadir. 6arak yang begitu dekat itu sangatsusah untuk menghindar sehingga tidak sampai satu detik kedua ujung +olok itu telah menancap di dada dan perutnya. Semua orang menahan na5as sambil menunggu./amun aneh, tidak ada jeritan kesakitan dari mulun Sian ,ee."etika semua orang memandang lebih teliti.$ereka di kejutkan oleh suatu keaneha. Betapa tidak4"edua +olok itu menembus sampai ke belakang tubuh si pemuda tapi tidak membunuhnya.6ustru saat itulah keluarasap hitam berbau amis yang sangat banyak dari tubuh pemuda tersebut tepat di tempat tembusnya kedua golok iblis itu. Sesosok bayangan melesat memasuki arena dan langsung menyambar sepasang +olok yang keluar dari tubuh Sian ,ee sebelum ada seorangpun mencegahnya. Semua orang terkejut dan memandang penuh selidik.$ereka melihat seorang pria asing yang berompi aney telah berdiri di tengah'tengah panggung. Pria itumengangkat kedua tangannya dan membenturkan kedua pusaka tersebut.Terdengar seruan nyaring dan kedua pusaka itu yang telah berwarna

putih, lenyap dari kedua tangannya. Saat asap hitam yang keluar dari tubuh Sian ,ee lenyap, lukanya kembali seperti sedia kala,hanyatubuhnya saja yang berkeringat.Pria itu membalikkan tubuh dan menghadap Sian ,ee. &7rang muda aku adalah Paksi Pamungkas, julukanku Batara Angin Pencabut /yawa, Aku mengejar murid murtad ini yang mencuri pusaka kami, dan berkat pertolonganmu ke dua golok ini bahkan sudah di bersihkan unsur jahatnya oleh darah gaib.& #Darah +aib4Aku tak mengerti paman2&Tanya Sian ,ee heran. #(tulah yang mengherankanku, (lmu darah +aib adalah ilmu terlarang yang hanya di warisi oleh para leluhur "erajaan Atas Angin, hem1apakah kau menguasai dua ilmu yang di sebut Ajian Tapak Begawan Pamungkas dan Ajian %akra Pancasona4&"embali Paksi pamungkas bertanya. #Benar paman, aku menguasai ke dua ilmu itu1& #Pantas1.pantas1ketahuilah anak muda, perpaduan kedua ilmu itu, bila sudah mencapai tingkat yang paling tinggi akan membuat pemiliknya memiliki (lmu Darah gaib yang tanpa tanding.Banyak sekali kegunaan ilmu itu, kau harus hati' hari karena ilmu itu sangat dahsyat sekali& Sesudah itu pria tersebut berpaling mendekati 0r )ong. #Suhu1aku tidak bisa bergerak, racun golok itu sangat hebat.&0r )ong berkata pada pria itu. #6angan khawatir, hanya pemuda itu yang bisa menyembuhkanmu, tapi1&$endadak dia terdiam. #Tapi apa guru4&0r )ong balas menatap gurunya yang justru menatap ke arah +iok .ui yang saat itu juga memandang pada mereka dan mendengar kata' katanya. #Tampaknya hatimu harus sedia berbagi, karena gadis itu juga terluka sepertimu1& "edua gadis itu saling menatap lama, kemudian keduanya saling menganggukkan kepala sambil tertunduk. Sementara itu Sian ,ee tidak mendengar percakapan ketiga orang itu karena dia telah menghadap ke arah Thian Bu Tek, sementara ke dua datuk sesan Bu Tek

To "ui dan Bu Tek Pian Sian ,i sudah tidak nampak lagi di situ. #.uh, kau mau bunuh, bunuhlah1kau kira aku takut mati."au tidak lebih hanyalah seorang pengecut yang berlagak di hadapan lawan yang sudah tidak berdaya.&Seru Thian Bu Tek pada Sian ,ee. #.uh, manusia sepertimu layak mampus, tapi aku merasa kasihan jika kau harus mati menggenaskan.Biarlah paman ini membawamu pulang, tapi semua ilmumu harus lebih dahulu di hilangkan.&Tak seorangpun melihat bayangannya bergerak, tiba'tiba Thian Bu Tek menjerit dan terlempar.Dia coba bangkit sambil mengerahkan tenaga, tapi semua tenaganya telah musnah. Sian ,ee kemudian membalikkan badan dan berkelebat lenyap dari tempat itu sambil membawa 0r )ong dan +iok .ui. #Paman silahkan bawa, pengkhianat itu1&

TAMAT

Seri 2. Pusaka Golok Iblis dari Tanah Seberang


Siang itu di salah satu selat di tepi pantai laut Po .ai. Seorang nenek yang sedang duduk bertapa di atas sebuah batu karang terjal di pinggir selat tersebut, di kejutkan dengan adanya sesosok tubuh yang terdampar di pinggir pantai tersebut. Sejenak dia memicingkan matanya, setelah yakin tubuhnyapun segera melesat dan menyambar tubuh tersebut lalu kembali ke tempatnya semula. Semua ini di lakukannya hanya dalam waktu dua hitungan. Tubuh itu dia letakkan di depannya. Setelah di amati, ternyata sosok itu adalah seorang pria berperawakan asing yang berusia kurang lebih limapuluh tahun. Pakaiannya sudah setengah hancur sedangkan pria itu sendiri tampak pingsan. Segera nenek itu menotok di beberapa bagian tubuhnya. Tak lama kemudian pria itu tersadar dan membuka matanya. #Di mana aku4& ,ogat pria itu kedengaran kaku. $elihat di depannya ada seorang nenek, matanya menatap tajam penuh tanda tanya.

/enek tersebut hanya tersenyum padanya dan jari tangan kirinya menunjuk ke laut. #Aku menemukanmu di sana1ku lihat tubuhmu lemah, sebaiknya kau makan ini4& "ata nenek itu sambil menyodorkan tiga potong roti yang dia ambil dari buntelannya. Pria itu segera menyambutnya dan tanpa mengucapkan terima kasih langsung saja memasukkannya ke dalam mulut. Tampaknya dia memang sedang kelaparan sekali. Si nenek membiarkannya sampai selesai makan. Setelah itu diapun bertanya tentang asal'usul orang itu. /amun yang di tanya hanya diam saja tanpa menjawab, melainkan segera duduk bersila sambil mengerahkan tenaga dalam. Tampaknya seperti sedang memulihkan keadaannya. Sepeminuman teh kemudian dia pun membuka matanya dan memandang si nenek. #Terima kasih kau sudah menolongku, entah bagimana ku dapat membalas kebaikan anda4& Pria tersebut menjura memberi hormat tapi bahasanya tidak lancar. Saat itu dari arah barat berkelebat sebuah bayangan dengan ringan sekali. Sebentar saja sudah berada di dekat mereka. Pria itu segera melompat berdiri tanpa menggerakkan kakinya. Tapi melihat nenek di depannya hanya terdiam saja sedangkan bayangan yang datang ternyata adalah seorang gadis yang sangat cantik, pria itu menjadi tenang kembali. Dia pikir mungkin gadis ini ada hubungannya dengan si nenek. #.ebat, ilmu meringankan tubuh yang bagus1siapakah yang mengajari nona4& Tanya pria tersebut sambil tersenyum. #$aa5, locianpwe, beliau ini adalah suboku yang ke dua yang mengajarkanku ilmu meringankan tubuh ini& +adis itu yang bukan lain adalah .ong 0r )ong menyahut sambil menunjuk nenek di sampingnya. #.ahaha1/aga sakti tak nanti menetaskan cacing, maa5 mataku buta tidak melihat orang pandai1& "embali pria tersebut menjura sambil merangkapkan kedua tangannya di depan dada. #Akhh1antar sesama golongan sendiri buat apa pakai banyak peradaban1 silahkan tuan menceritakan kenapa tuan sampai terdampar di pinggir pantai ini, padahal kalau di lihat dari tenaga dalam tuan, saya yakin tuan pasti berilmu sangat tinggi14& /enek menjawab sambil juga merangkapkan kedua tangannya di depan dada.

#.emm1kalau mau di ceritakan sangat panjang ceritanya, tapi perkenalkan, nama saya Paksi Pamungkas, orang di negeriku 6awadwipa menjulukiku #Batara Angin Pencabut /yawa& Sesungguhnya saya bersama salah seorang teman saya sedang dalam perjalanan mengejar seorang murid murtad kerajaan Atas Angin1 sayangnya di tengah laut kapal kami terjerat badai sehingga tidak ada yang selamat kecuali saya sendiri.& Pria itu terdiam sejenak, kemudian melanjutkan kembali. #"ami mengejarnya sampai ke tanah Tinggoan ini karena murid murtad tersebut di kabarkan lari kemari. Dia adalah seorang pemuda berdarah Tionggoan. Sedari kecil kami temukan dia terdampar di pinggir pantai dekat kerajaan Atas Angin dan kami mengambilnya sebagai murid, tapi ternyata dia memiliki si5at yang jahat. Setelah besar dia melarikan diri dan melarikan juga Pusaka terlarang yang sudah lama di segel di kerajaan kami& #0h, pusaka apakah itu locianpwe4& 0r )ong memotong dengan tertarik. #(tu adalah Pusaka Sepasang +olok iblis yang selama ini tersimpan dalam ruang penyimpanan rahasia di kerajaan kami. "alau sampai di salah gunakan maka akan merupakan bencana bagi dunia.& #.em, paman jangan kuatir, aku akan membantu paman mencari murid murtad tersebut itu dan merampas kembali Pusaka Sepasang +olok iblis agar dapat di bawa kembali ke negri paman1subo pasti akan mengijinkan, bukan& .ong 0r )ong tiba'tiba berseru dengan penuh semangat. /enek itu hanya tersenyum. #$uridku, itu sudah menjadi tugasmu untuk mencegah dunia ini dari bencanayang mungkin bisa terjadi, tapi kau harus waspada dan berhati'hati1& $elihat ini Pria bernama Paksi Pamungkas itu tersenyum lagi. #/ona, aku orang tua sangat menghargai bantuanmu, tapi bukannya aku meragukan, hanya saja setelah menguasai ilmu sepasang golok iblis tersebut, murid murtad itu sangat berbahaya. aku sendiripun susah menaklukkan kekuatan golok itu, maukah nona melayaniku bermain'main sebentar, hanya untuk menenangkan hatiku saja4& 0r )ong itu memandang subonya yang hanya di balas dengan anggukan kepala saja oleh nenek itu. $aka dengan tenang dia lalu melangkah maju. #Silahkan paman, aku sudah siap12= #Baik, kerahkan seluruh kepandaianmu1.eaaaatttt2& Paksi Sampurna memulaikan serangannya dengan mendorong kedua telapak tangan ke depan sambil mengerahkan enampuluh persen tenaganya. Pukulannya mendatangkan

kesiuran angain dingin yang berpusigan amat kuat menggempur ke arah 0r )ong, berusaha menggempur kuda'kudanya. $elihat ini 0r )ong tidak mau menunjukkan kelemahannya, segera di kerahkan tenaganya menyambut serangan itu dengan manis sekali. Terjadi adu tenaga yang singkat, namun itu cukup membuat mereka mengerti sampai di mana tingkat tenaga lawan. Paksi Pamungkas berdecak kagum. Tak di sangkanya semuda ini tapi gadis di depannya itu mampu melawan hampir seimbang dengannya. $aka tanpa ragu lagi dia mengerahkan ilmu olah kanuragannya yang sakti yaitu ilmu #Sepulu 6urus Amukan Batara Angin&. +erakannya aneh dan dahsyat. $endatangkan angin padat yang berpusingan yang membuatnya sulit di dekati. 0r .ong mengerahkan segenap kemampuan ilmu silatnya, tapi tetap tak mampu mendesak lawan. Setelah limapuluh jurus berlalu, segera dia melompat dan menyambar senjata payungnya yang di tancapkan di tanah. #Paman aku akan menggunakan senjataku1& Seru gadis itu. Paksi Pamungkas tersenyum dan segera menyambar sepotong kayu terdekat. #Silahkan1& 0r )ong langsung mengerahkan .ok $o %ap Sha "iam Sut dan menyerang dengan hebat. Pertarunganpun kembali berlanjut, dan ini membuat 0r .ong terkejut. Ternyata Pria yang berjuluk Batara Angin Pencabut /yawa ini memiliki ilmu pedang yang dapat menandingi ilmu pedangnya. Subonya sendiripun tidak dapat menandinginya lebih dari tigapuluh jurus bila dia menggunakan .ok $o %ap Sha kiam sut. #%ukup12& Tak lama kemudian Paksi Pamungkas menarik serangannya di ikuti oleh 0r .ong. #/ona kau hebat, tapi maukah kau mempelajari ilmu pedang yang baru ku mainkan ini4 jangan kuatir ,kita tidak ada hubungan guru dan murid, anggap saja ini sebagai hadiah dariku karena kalian sudah berbaik hati membantuku., dan juga sebagai tambahan pengetahuan untuk melawan pengkhianat itu jika kau bertemu dengannya, bagaimana4& Pria itu menatap 0r )ong dan subonya bergantian. .ong 0r )ong, menatap subonya meminta kepastian.

#Anak bodoh, orang mau memberi hadiah kau malah bengong dan tidak berterima kasih, mau tunggu apa lagi14& Bentak nenek itu. $endengar itu sserta merta 0r )ong bersujut. #Terima kasih paman, 0r )ong akan belajar dengan baik2& #Bagus, "au sudah memiliki dasar yang baik, dalam waktu satu bulan saja pasti kau dapat menguasai ilmu Sepuluh 6urus Titisan Dewa Angin dan Ajian %akra Bayu2& Demikianlah mulai saat itu selama sebulan, Paksi Pamungkas menyalurkan energi Ajian %akra Bayu dan melatih juga mewariskan ilmu pedangnya pada 0r )ong. '''''''''''''''''''''''''' Seekor kuda merah di larikan dengan cepat ke arah selatan. Penunggangnya seorang perempuan berpakaian merah muda dan berkerudung merah muda juga. Dari bentuk tubuhnya yang langsing dan menarik, dapat di ketahui kalau dia itu seorang gadis yang masih muda belia. +adis itu melarikan kudanya dengan cepat ke selatan, seperti ada yang sedang di burunya. Rupanya kuda yang dia tunggangi juga adalah kuda pilihan yaitu Ang .iat $a "uda Darah $erah!. +adis itu bukan lain adalah ,ian +iok .ui, gadis sakti yang menguasai ilmu dari salah satu kitab -asiat Dewa, Thian ,iong Sip Pat "iam Sut. Setelah melarikan kudanya seharian +iok .ui menambatkan kudanya dan duduk di bawah sebuah pohon yang rindang. Baru saja dia beristirahat, tiba'tiba telinganya menangkap orang'orang yang sedang bertempur. Segera dia waspada dan berkelebat ke arah pertarungan tersebut. Tak lama kemudian dia melihat tiga orang yang sedang bertempur dengan sengitnya. Satu lawan dua. +iok .ui terus memperhatikan. $elihat ciri'ciri orang orang yang sedang bertarung di keroyok itu, kalau tak salah perkiraannya adalah tiidak mirip penduduk pribumi. $aka dia diam saja dan memperhatikan. #.ahaha1manusia, kalau tidak segera menyerah dan, maka jangan salahkan kami Bu Tek To "ui dan Bu Tek Pian Sian ,i yang bertindak kejam1&

+iok .ui tekejut, dia ingat2 $enurut gurunya Bu Tek To "ui dan Bu Tek Pian Sian ,i saat ini adalah merupakan tokoh'tokoh tingkat atas yang kepandaian mereka masih setingkat di atas 8 (blis dan 8 Siluman. Saat dia memperhatikan pertarungan tersebut, dia dapati bahwa pria yang di keroyok itu hampir terdesak. Segera jiwa kependekarannya timbul untuk menolong. $aka sambil mencabut pedang lemasnya, +iok .ui melayang ke tengah'tengan pertempuran dan menyerang Bu Tek Pian Sian ,i dengan hebat. Bantuan ini sungguh tak terduga'duga oleh kedua iblis tanpa tanding tersebut, namun mereka tidak dapat berbuat apa'apa. Dengan masuknya +iok .ui yang menyerang ganas sambil mengerahkan Thian ,iong Sip Pat "iam Sut yang dahsyat, keadaan berobah kedua iblis itu akhirnya terdesak. Perlahan, namun pasti Bu Tek To "ui dan Bu Tek Pian Sian ,i mulai tersudut. $au tidak mau mereka akhirnya memilih untuk angkat kaki dari situ daripada membahayakan nyawa mereka. #Terima kasih nona, bantuanmu sangat berarti bagi saya1& 7rang asing itu bersuara dan menjura dengan membungkukkan badan. +iok .ui tertawa geli, karena suara orang tersebut sangat telo. Dia amati umur orang ada sekitar limapuluhan tahun. #Akh, paman sebenarnya tidak perlu bantuan saya10h paman kau terluka4& +iok .ui segera maju untuk menolong pria yang di lihatnya memuntahkan darah segar itu #Tidak, kepandaian kedua orang itu sungguh sangat hebat, aku keracunan hebat, untung Ajian ,ebur Samudraku sudah ku kuasai sempurna, kalau tidak aku pasti sudah mati dari tadi.& Pria itu tersenyum, sementara di sela'sela bibirnya masih mengalir darah kental. #Tapi buktinya paman masih bisa berdiri, itu membuktikan bahwa racun mereka tidak berarti bagi paman4& #Akhh, sejak awal aku telah kecolongan. Aku mengira mereka orang baik sehingga tidak berprasangka, tapi mereka membokongku saat aku tidak siap1 sekarang nyawaku tidak lebih dari tiga hari lagi, maukah engkau menolongku14& Pria itu memandang +iok .ui dengan tatapan penuh harap. #Baiklah paman, apa yang bisa ku lakukan untukmu4& #Aku akan mewariskan dua ilmu kepadamu, yaitu Ajian ,ebur Samudra dan Ajian +elap Sewu kepadamu, gunakanlah itu untuk mencari murid murtad yang

membawa lari pusaka kerajaan Atas Angin yaitu Sepasang +olok iblis. "emudian carilah sahabatku yang bernama Batara Angin Pencabut /yawa. "u tahu dia masih hidup dan ada di daratan tionggoan ini1maukah kau4& "embali pria itu menatap +iok .ui. #Baik Paman, aku bersedia4& $ulai saat itu selama tiga hari Pria itu tidak memberi kesempatan +iok .ui untuk istirahat kecuali makan. Setiap pagi dan malam dia menyalurkan tenaga dalam dari Ajian ,ebur Samudra dan Ajian +elap Sewu pada +iok .ui sehingga dia mendapat kemajuan yang hebat. .ari ke empat +iok .ui berdiri di depan sebuah kuburan yang baru saja di buatnya. Dia tidak tahu siapa laki'laki yang telah mengajarnya dua ilmu pukulan yang dahsyat itu. Bukannya dia tidak bertanya, tapi dia tidak di beri kesempatan bertanya. Perlahan kakinya berjalan meninggalkan kuburan itu. Arahnya tak tentu, namun hatinya saat itu sedang senang. '''''''''''''''''''''''''''''''''''' .oa san pai adalah partai yang terkenal selama ratusan tahun. $urid'muridnya banyak yang menjadi pendekar'pendekar pembela kejahatan. Banyak ilmu'ilmu warisan .oa San Pai yang hebat'hebat telah di kuasai oleh banyak anak muridnya yang berbakat. .ari itu suasana di puncak .oa San Pai ini tampak lain. $ereka kedatangan banyak tamu. "urang lebih 8>'an orang. /amun mereka bukan datang untuk berdamai, tpi memaksa .oa San Pai untuk tunduk dan bergabung dengan Perkumpulan +olok (blis. /ama ini nama baru yang baru saja muncul. Dunia kang'ouw sama sekali tidak tahu darimana munculnya perkumpulan ini. )ang jelas, bahwa satu bulan terakhir ini .oa San Pai adalah yang ke lima di datangi oleh Perkumpulan +olok (blis dengan ancaman akan di musnahkan jika tidak mau menurut. Seorang pria tampan berjubah hitam berdiri di atas sebuah puncak menara. Dua golok yang aneh tersampir di punggungnya. $atanya berwarna merah memandang tak berkedip ke bawah. Tampak pertarungan berdarah sedang terjadi di bawah sana. Di kanan kirinya tampak bayangan dua tokoh sesat yang sangat sakti, yaitu Bu Tek To "ui dan Bu Tek Pian Sian ,i.

Dia bukan lain adalah murid murtad dari "erajaan Atas Angin yang sedang di kejar oleh Batara Angin Pencabut /yawa dan rekan'rekannya. Pemuda tersebut adalah Pangeran Ragakaca. Sebenarnya pangeran Ragakaca ini masih berdarah Tionggoan. Baik perawakan maupun penampilannya memang lebih mirip orang pribumi. Saat dia tiba dan mulai merajalela, dia bertemu dengan dua iblis mahasakti yang bersedia mewariskan ilmu'ilmu mereka padanya. Dia kemudian mengganti namanya menjadi Thian Bu Tek. "etua .oa San Pai saat itu adalah %eng Sin %injin. Berusia kurang lebih enampuluh tahun saat dia sedang bersamadilah terjadi serangan ini. 6adi yang menyambut para perusuh ini hanyalah ke dua sutenya yaitu, %eng .ui %injin dan %eng Tek %injin bersama barisan andalan %hit Seng Tin Barisan Tujuh Bintang! yang terkenal dari .oa San Pai. $ayat'mayat bergelimpangan sangat mengerikan. Tampak %eng .ui %injin dan %eng Tek %injin mengamuk di antara para pasukan +olok iblis yang telah membunuhi para anak murid mereka. -ajah mereka sedih. Tak di sangka akan terjadi malapetaka seperti ini sementara ciangbunjin mereka sedang bersemedi tiga bulan bersama dengan muridnya di tempat rahasia di belakang gunung. /amun apa mau di kata. $alapetaka datang secara tiba'tiba. .ari itu dunia kang'ouw menerima pengumuman yang di bawa oleh berita angin bahwa .oa San Pai telah di hancurkan. Dan ini membuat dunia kang'ouw resah. Satu minggu setelah itu, seorang pemuda tampan berbaju putih dengan rompi kulit harimau putih tampak berkelebat mendaki puncak +unung .oa San Pai tersebut. Siapa lagi kalau bukan Sian ,ee. Setelah sampai di atas dia segera menuju ke belakang bangunan'bangunan yang sudah porak'poranda itu. Saat itulah dari atas puncak berkelebat dua orang dengan cepat. Tampak dua orang yang berbeda usia di hadapannya. )ang satu seorang kakek yang sudah tua sekali, sedangkan yang satunya pemuda yang sebaya dengannya #Siancai1siancai, orang muda siapakah kau dan apa keperluanmu di sini4& Sian ,ee mendengar suara kakek itu yang tenang bagai air. Dia kagum, orang tua ini pasti lihai sekali. #$aa5kan tee'cu, apakah siauw'tee berhadapan dengan ,ocianpwe %eng Sin %injin, ciangbunjin .oa San Pai yang mulia4& #Benar anak muda, tapi seperti yang kau saksikan sekarang, .oa San Pai hanya tinggal nama lagi1.& Suara orang tua itu terdengar datar, mengandung nada kecewa yang amat sangat.

#Siauw'tee turut berduka akan peristiwa ini locianpwe, siauw'tee berjanji akan turut membantu menyelidiki siapa dalang semua ini1& Sian ,ee berhenti sejenak, setelah menarik na5as panjang, dia melanjutkan* #"edatangan siauw' tee adalah mendapat bisikan "akek Tanpa /ama untuk menyerahkan sesuatu pada anda.& Tangannya merogoh ke balik baju dan mengeluarkan sejilid kitab yang baru kepada %eng Sin %injin. #(ni adalah kitab "im Tiauw Sian "ang Tenaga Dewa Rajawali 0mas! yang baru saja selesai siauw'tee tulis kembali. $enurut "akek Tanpa /ama, dari antara Sembilan "itab -asiat Dewa, ada empat kitab yang kurang beruntung sehingga terjatuh ke tangan golongan sesat, dua di antaranya sudah siauw'tee temukan jejeknya ketika bertarung dengan dua dari ,ima Siluman Bumi. /ah kitab ini, mohon di jaga oleh .oa San Pai dan di wariskan kepada yang berbakat . #Siancai1Siancai, Sembilan "itab -asiat Dewa adalah kitab yang tertinggi di dunia kang'ouw. Pantas saja siluman'siluman tersebut menjadi sangat lihai. Dan sekarang, hanya dengan melihat saja, sicu sudah dapat menuliskan kembali, akhh orang tua itu sungguh memiliki penerus yang hebat1.& Sian',ee lalu memohon diri dari %eng Sin %injin dan berkelebat dari tempat tersebut bagaikan asap saja. .al ini membuat %iangbunjin .oa San pai itu menggelang kepala sambil meleletkan lidah saking kagumnya. #Suhu, dia sangat hebat sekali, apakah aku bisa jadi sama seperti dia4& Suara seorang pemuda memecah kesunyian itu. #Sayang sekali ilmu gurumu ini belum dapat melampaui kepandaian guru pemuda itu, tapi jika kau sungguh'sungguh belajar, kau akan tetap menjadi pendekar yang pilih tanding, tinggallah kau tiga bulan lagi sambil mempelajari kaukoat dari "im Tiauw Sian "ang Tenaga Dewa Rajawali 0mas! ini. Dengan tingkat yang kau miliki sekarang, tak sulit bagimu untuk mempelajarinya.& ''''''''''''''' Satu bulan berlalu dengan cepat. Di salah satu puncak di pegunungan -u )i San, yaitu Puncak Pelangi tampak sebuah bayangan berlari dengan sangat cepat sekali. Sekajap saja dia sudah berada di puncak tersebut. Saat dia tiba di puncak, di lihatnya dua orang yang sudah sangat tua sekali sedang duduk saling berhadapan menghadap sebuah papan catur. $elihat ini pemuda itu yang bukan lain adalah Sian ,ee segera berlutut. #&$aa5 lojin, teecu terlambat1&

#.ehehe..Sian ,ee, kau tidak punya banyak waktu lagi, segera kau jajal kepandaian kakek bangkotan aneh ini.& Sian ,ee terkejut, tapi dia tidak berani membantah. Di lihatnya kekek aneh yang mungkin sebaya dengan Si "akek Tanpa /ama itu memandang kepadanya dengan tatapan mata yang lembut. Dia terkejut, karena tatapan tersebut adalah tatapan orang yang sudah memiliki (weekang yang maha sempurna seperti gurunya. Sekilas dia segera dapat tahu bahwa dia tak mungkin menang. #$aa5kan tee'cu, locianpwe1kepandaian teecu tidak ada artinya bila di bandi g dengan locianpwe, tapi tee'cu tidak berani membantah perintah lo'jin, biarlah tee'cu yang bodoh mohon pelajaran1& Selesai berkata demikian, segera Sian ,ee mengerahkan tenaganya sepenuhnya dan di lain saat dia telah menyerang kakek tersebut dari delapan penjuru dengan jurus ke delapan dari Pat Sian +iam ,ie %iang Tarian $aut Delapan Dewa! nya, yaitu Tarian "emurkaan Delapan Dewa. (lmu ini sangat dahsyat sekali, karena merupakan perpaduan tujuh jurus yang di jadikan satu. /amun anehnya, tidak terjadi kerusakan apapun di sekitar tempat tersebut oleh karena kakek tersebut yang ternyata mengerahkan apa yang di sebut #pembatas& . Pembatas ini menyebabkan mereka seperti sedang bertarung dalam sebuah arena yang tertutup rapat sehingga pengaruh dari pertempuran tersebut hanya berada sebatas lingkaran yang telah di buat itu. .anya bahayanya ialah, kalau yang mengerahkan pembatas itu kalah, maka e5eknya akan langsung menghancurkan area yang sekitarnya yang seharusnya hancur. Sian ,ee kagum sekali akan kehebatan kakek itu, karena hanya orang' orang yang sudah mencapai tingkat tenaga dalam yang amat tinggi seperti kakek ataupun gurunya sajalah yang dapat membuat #pembatas& seperti ini. Pertarungan tidak terlalu lama karena keadaan Sian ,ee kemudian berubah aneh, tadinya dia dalam posisi menyerang tapi sekarang matanya terpejam dan duduk bersila dengan cara yang aneh sekali Sementara dari dalam tubuhnya keluar bayangan semu tiga orang yang bersilat memainkan empat macam ilmu yang asing. Sementara kakek aneh itupun sudah duduk bersila di hadapannya sambil tangan kanannya menunjuk ke dahi Sian ,ee. ,ima jam kemudian, kedua orang itu berhenti. Sian ,ee bangun sambil menjura kepada kakek itu. #Terima kasih locianpwe mau memberi petunjuk yang berharga ini pada tee'cu, tapi kalau boleh tahu, apakah nama'nama dari ketiga ilmu tersebut4&

#Anak muda kau berbakat, itu sebabnya aku sangat gembira kau dapat menguasai ketiga ilmu itu dengan baik. (lmu yang pertama adalan Ajian Tapak Begawan Pamungkas, (lmu kedua adalah Ajian %akra Pancasona, ketiga adalah (lmu Tarian 6ari Sembilan Dewa...& kakek itu menarik na5as panjang, kemudian melanjutkan #Sebenarnya itu adalah ilmu terlarang dan rahasia dan kau bukan muridku, tapi dunia membutuhkan tanganmu maka aku mengajarkannya padamu, tapi kau harus ingat jika suatu hari ku dapati kau menggunakan ilmu' ilmu tersebut untuk kejahatan, aku akan datang mencabutnya sendiri& #Terima kasih locianpwe, namun ku tahu bahwa bukan tiada maksudnya, locianpwe mengajarkan ilmu ini pada teecu1bolehkan aku mengetahui14 #.emm1Dunia persilatan sekarang sedang dalam keadaan bahaya. Sepasang +olok (blis adalah sepasang +olok tumbal penghisap darah yang tak dapat di musnahkan oleh ilmu apapun selain oleh Ajian Tapak Begawan Pamungkas dan Ajian %akra Pancasona1.& #.eh, apa maksudmu ilmu yang ku ajarkan padanya tidak bisa menandingi +olok tersebut, tapi ku lihat ilmu'ilmu yang kau ajarkan padanya tidaklah di sebelah atas dari jurus Tarian "emurkaan Delapan Dewa14& Tiba'tiba "akek tanpa nama menyelutuk penasaran dengan tatapan miring1 #.ohoho1siapa bilang4 .anya maksudku, walaupun ilmu'ilmu yang lain bisa mengalahkan kekuatan golok tersebut, tapi hanya Ajian Tapak Begawan Pamungkas dan Ajian %akra Pancasona'lah yang bisa memusnahkan keberadaan kedua senjata tersebut1.& #Anak muda, (lmu pemegang Sepasang Pusaka itu tidaklah mengatasi tingkat yang kau miliki, tapi saat dia memegang sepasang pusaka tersebut, maka para iblis dalam pusaka itu akan merasuki dirinya dan membuat tenaganya meningkat puluhan kali lipat, berhati'hatilah1& #Satu lagi, kalau kau bertemu muridku, mengalahlah sedikit padanya1hahaha& Setelah selesai berkata demikian kedua orang kakek tua itu raib dari situ, meninggalkan Sian ,ee yang hanya termenung. Dia sadar bahwa kedua pusaka yang harus dia musnahkan itu memang suatu ancaman yang sangat serius bagi dunia kang'ouw. Tak lama kemudian tubuhnyapun berlalu bagai asap dari tempat itu. ''''''''''''' .ari itu Perkumpulan "ay Pang di propinsi See'7uw tampak sibuk. Para angota perkumpulan sibuk menyambut para undangan yang datang. Rupanya ada peristiwa istimewa yang sedang mereka laksanakan, yaitu hari ulang tahun

ketua "ai'pang yang bernama Tung %i berjuluk Sian Tung Sin "ai Pengemis Sakti Tongkat Dewa!. Acara itu juga sebenarnya di laksanakan untuk mengumpulkan para tokoh'tokoh utama dunia persilatan untuk merundingkan isu dunia persilatan akhir'akhir ini mengenai munculnya Perkumpulan +olok (blis yang merajalela. .ari menjelang siang, di tengah perjamuan yang di hadiri oleh hampir seratus undangan, acara kemudian di buka oleh %iang .ok Sun. %iang .ok Sun ini adalah wakil ketua "aipang. 6ulukannya adalah ,iong Tung Sin "ai. Perawakannya tinggi besar dan berwibawa. Dia terkenal dengan tongkat /aganya yang lihai, dan dia juga sudah menguasai dua belas jurus dari pukulan .ang ,iong Sip Pat %iang yang menggegerkan dunia kangouw ratusan tahun silam. #%uwi sekalian, terima kasih atas kesediaan cuwi menyambut baik undangan dari Pang'cu kami, silahkan menikmati hidangan ala kadarnya1& Suaranya lantang dan kuat sehingga di dengar oleh semua orang sehingga mereka kagum akan tenaga orang ini. Di sebelah atas panggung tampak sebuah meja khusus yang lebih besar di kelilingi oleh 9? tempat duduk. Semuanya penuh dan ternyata mereka adalah orang'orang penting dari berbagai partai besar serta beberapa perkampungan yang ada. Di sela'sela tertawa dan senda gurau yang terjadi di antara mereka tiba'tiba seorang hwesio bertanya dengan nada serius. #.emm1Tung'pangcu,kami tahu bahwa ada hal lain yang cukup serius yang hendak di bicarakan dengan kami, apakah itu4& Dia adalah .ong Sin .wesio yang merupakan wakil dari ketua Siauw ,im Pai. Tung %i memandang semua orang sambil tersenyum* #%uwi sekalian yang terhormat, tentunya cuwi sekalian tahu berita menggeparkan akhir'akhir ini mengenai kemunculan Perkumpulan +olok (blis yang merajalela4 (ni adalah suatu hal yang perlu kita pikirkan bersama1bagaimana menurut cuwi sekalian4& Berkata demikian kakek yang telah berusia kurang lebih enampuluh tahun ini menyapu semua yang hadir di situ dengan wajah tersenyum. #Benar, sampai saat ini ,ima partai sesat dan enam perkumpulan telah bergabung dengan mereka, bahkan ada empat perguruan besar yang telah mereka hancurkan, yaitu* "hong Tong pai, %ing San Pai, +o Bi Pai dan terakhir .oa San Pai1ini tidak bias di biarkan terus karena kekuatan mereka makin

bertambah besar, cepat atau lambat mereka akan menyantroni semua partai yang lain1& Seorang kaket menyambung dengan nada emosi. #Saya setuju dengan apa yang di katakan "ow %eng %injin dari "un ,un Pai, saya punya satu usul yang sekiranya bisa kita boleh lakukan bersama'sama14& )ang bertanya kali ini adalah "wan Tin 7k, dia adalah wakil ketua dari %ing ,ing Pai. #.emmm...silahkan saudara "wan mengemukakan maksud saudara, kami akan mendengarkan1& "embali Tung %i berkata sambil tersenyum. #Agaknya masa damai yang kita nikmati selama ini sudah mulai berakhir sehingga kita harus mulai angkat senjata lagi1Aku mengusulkan agar kita dapat memilih seorang Beng'cu yang akan memimpin pergerakan kita menghadapi para tokoh sesat tersebut, bagaimana4& Semua orang terdiam. $elihat suasana @akum ini, %iangbunjin Siaw ,im Pai, "hong Bok .wesio angkat suara* #Siancai'siancai, memang sudah waktunya bagi kita untuk memilih seorang Beng'%u yang baru1tapi kalau kita memilih sekarang tidak adil karena tidak semua yang telah hadir. Dan lagi siapa yang cocok untuk memikul tugas yang berat ini tentunya harus berjiwa ksatria dan pemimpin yang bias di jadikan teladan, juga haruslah memiliki kepandaian yang cukup tinggi1..emm, baiknya sekarang kita pilih dulu pemimpin sementara yang akan memimpin kita untuk mengadakan persiapan selama tiga bulan ke depan ini, bagaimana4& #"alau soal kepandaian, kami tidak meragukan sama sekali akan keberadaan Siauw ,im Pai, %uma entah "hong Bok Suhu bersedia menerima tugas sementara ini ataukah tidak4 Bagaimana menurut pendapat cuwi sekalian14& #A"3333RRRR1.2& #"ami setuju1..2& Semua orang sama tahu akan pamor dari Siauw ,im Pai yang mengatasi semua partai'partai lainnya, sehingga tidak ada yang menolak ketika akhirnya "hong Bok .wesio di pilih sebagai pemimpin sementara sambil mempersiapkan rapat pertemuan kaum pendekar untuk memilih Beng'cu baru. #.7.7.7.7.7777..7.7777111Sungguh suatu reuni yang menyenangkan2 Tapi mengapa kalian tidak mengundang kami4...&

Tiba'tiba tempat itu di kejutkan oleh suara tertawa yang keras memekakkan telinga. Beberapa orang yang memiliki kepandaian tinggi segera duduk bersila untuk menahan terjangan suara yang amat kuat tersebut, tapi bagi anak'anak murid yang masih rata'rata segera roboh tak sadarkan diri dengan telinga serta hidung mengeluarkan darah. $elihat keadaan ini, "hong Bok .wesio segera mengerahkan segenap tenaganyaa dan berseru*#7mitohud, keluarlah1&, namun sayang suaranya masih kurang kuat melawan suara tertawa aneh tersebut sehingga akibatnya gentakan tenaganya membalik dan membuatnya luka dalam. Saat semua orang berseru khawatir terhadap hwesio tersebut, tiba'tiba di tempat itu telah muncul tiga orang yang berdiri tegak di tengah panggung. $ereka bukan lain adalah Thian Bu Tek atau Pangeran Raga"aca di ikuti oleh Bu Tek To "ui dan Bu Tek Pian Sian ,i. Di belakang mereka mengikuti se'pasukan besar kurang lebih lima ratus orang, lengkap dengan semua tokoh'tokohnya yang hebat'hebat. #.em, kalian memang memiliki rencara yang bagus, tapi sayang sekali karena tempat ini akan menjadi kuburan kalian1hahahaha2& Suara Thian Bu Tek menggema dengan nada sombong. Para tokoh'tokoh yang berkumpul terkejut melihat akan hal ini, apalagi melihat momok Bu Tek To "ui dan Bu Tek Pian Sian ,i yang menggetarkan dunia itu, segera mereka sadar bahwa tidak ada seorangpun dari antara mereka yang akan mampu menghadapi ke dua datuk sesat tersebut.. /amun Tung %i si Sian Tung Sin "ai sudah nekat da tidak mau kehiangan wibawa. Bagaimanapun semua yang hadir di situ adalah para tamunya. Segera memberi kode pada salah satu anak buahnya yang segera melepaskan tanda bunga api ke udara. #.ehehe1kau boleh senang, tapi kami masih memiliki hampir seribu orang murid kaipang yang akan segera muncul membantu. #Bagus kita lihat saja, Bu Tek Pian Sian ,i, bungkam pengemis kelaparan bau tanah ini1& Thian Bu Tek memberi perintah. Belum habis suaranya, Tubuh nenek sakti itu segera melayang ke depan dengan sangat cepat sekali dan sudah menyerang dengan cambuk saktinya yang aneh. #Barisan Teratai ,ima 3nsur& Segera Tung %i berteriak, dan serentak empat orang yang merupakan wakil'wakilnya bergerak dengan cepat mengerahkan jurus'jurus terkuat dari .ang',iong Sip pat %iang yang mereka kuasai untuk menahan serangan Bu Tek Pian Sian ,i tersebut.

#-uuuuttt1.Tarr1tarrr1& #%iuuut1syuuuut'''syuuuut1.Pletarrrr2& Terjadi bentrokan tenaga dalam yang singkat, namun itu sudah membuat kelima orang itu terpental mundur dengan mulut melelehkan darah segar. Semua orang segera sadar apa yang terjadi. Peta kekuatan terlalu besar, dan banyak yang mulai putus asa. #$asih tidak mau menyerah, mau tunggu apa lagi4& "embali terdengar suara dingin dari Thian Bu Tek1& #.uh, Siapa yang mau menyerah4..."au gembira kepagian manusia pengkhianat2& Suatu suara yang merdu di ikuti sesosok tubuh yang amat cantik bagaikan bidadari yang turun dari kayangan ang entah lewat mana, telah berdiri di tempat itu. +adis itu memiliki tubuh yang langsing dan wajah yang ayu. Dia bukan lain adalah ,ian +ion .ui. "ali ini dia tidak memakai kerudung sehingga terlihatlah wajahnya yang amat cantik menawan itu, sedang tersenyum simpul. $elihat +adis ini, Thian Bu Tek terbelalak, sedangkan kedua iblis Bu Tek To "ui dan Bu Tek Pian Sian ,i tertawa girang. #+adis liar, akhirnya kau muncul juga di sini, hah1apakah orang yang kau tolong tempo hari itu sudah menjadi mayat41pasti1pasti1karena tidak ada orang yang dapat bertahan lebih dari satu hari bila terkena racun kami yang mematikan1& Bu Tek Pian Sian ,i bertanya dengan lagak sombong. #.ehehe, Bu Tek Pian Sian ,i kau mundurlah dulu, biar aku menangkap gadis ini untuk ketua1& Bu Tek To "ui memotong pembicaraan mereka. +iok .ui jadi marah mendengar ini, tanpa banyak bicara segera di loloskannya pedang lemasnya dan menyerang Bu Tek To "ui dengan dahsyat. "epandaian +iok .ui sudah maju pesat di banding tiga bulan yang lalu. Serangan' serangnnya yang dahsyat dan mematikan sangat merepotkan Bu Tek To "ui sehingga mau'tak'mau dia harus mengeluarkan goloknya dan melayani gadis itu. Semua orang terkagum'kagum dan heran melihat gadis itu yang dapat menempur Bu Tek To "ui sama kuat tersebut. Diam'diam muncul setitik harapan di antara mereka untuk lolos. Tapi mereka melihat bahwa di sana masih ada Bu Tek Pian Sian ,i dan pemuda yang di sebut ketua itu sertapara pengikutnya yang belum turun. #.ihihihi Setan +olok, sisakan lawan ini untukku saja, biar aku menjajalnya1&

#Tunggu dulu, masih ada aku yang akan melayanimu, nenek jahat2...& Tiba'tiba di tempat itu juga telah berdiri sorang gadis lain yang tak kalah cantiknya dari gadis yang sedang menempur Bu Tek To "ui tersebut. +adis ini memegang sebuah payung hitam pendek di tangannya, dan memandang Bu Tek Pian Sian ,i sambil tersenyum. #Ayolah nenek peot, aku akan melayanimu bermain sebentar sebelum aku menghukum pengkhianat dan pencuri pusaka itu12& Sambil berkata demikian, tangan kirinya menunjuk ke arah Thian Bu Tek. #Anak bau kencur kurang ajar, kau akan merasakan penderitaan yang tak akan habisnya1hiiaaaaatt2&1%tarrrrr1tarrrr1.& /enek itu berkelebat menyerang ke dua puluh tiga jalan darah di tubuh gadis itu yang bukan lain adalah 0r )ong. Dahsyat sekali serangan tersebut. /amun 0r )ong tidak gugup. %epat dia lalu membentangkan payung kecilnya memutari tubuhnya. Dalam satu gerakan saja, semua totokan itu di patahkan dengan mudah, dan di lain saat dia telah memainkan .ok $o %ap Sha kiam sut dengan payungnya. Pertempuran berlangsung seru antara keempat orang tersebut. Tanpa terasa seratus jurus berlalu. Baik Bu Tek To "ui maupun Bu Tek Pian Sian ,i tak menyangka sama sekali jika kedua lawan mereka yang masih muda ini sanggup menandingi mereka. -alaupun sudah mengerahkan jurus'jurus tingkat tinggi mereka, namun tetap saja tidak bisa membuat perubahan. Saat'saat menentukan Bu Tek To "ui mengerahkan ilmu +olok puncaknya yang sakti, tiba'tiba ,ian +iok .ui bergerak dengan cara aneh. Tangan kirinya tiba' tiba menancarkan sinar biru terang, dan menghantam ke arah datuk itu yang tidak sempat menangkis dan langsung terpental ke belakang. Di saat yang sama suara berpusingan bagai guntur $enggelegar di sertai terpaan angin aneh terdengar datang dari arah pertempuran 0r )ong dan Bu Tek Pian Sian ,i. /enek sesat inipun sudah sangat terdesak hebat sekali. #Ajian ,ebur Samudra1*& #6urus Titisan Dewa Angin12& Terdengar suara Thian Bu Tek yang terkejut sekaligus gentar. Segera dia mencabut sepasang golok (blis di punggungnya dan melompat ke tengah'tengah pertarungan sambil berseru* #$inggir kalian, biar +olok (blis yang menghadapi mereka& "edua datuk sesat itu sudah pernah merasakan kehebatan Sepasang +olok (blis segera merangkak menjauhi pertempuran tersebut. Tampak wajah Thian Bu Tek

berubah menjadi hitam semua dengan mata merah dan dengan gencar menyerang ke arah ke dua gadis tersebut. #Bagus, ternyata kaulah pencuri dan pengkhianat itu1.ari ini kau akan menerima balasanmu&. #.eh1heh1heh1+olok ini sudah di keluarkan, artinya hanya bisa di sarungkan oleh tumbal darah kalian1.eaaaattt1& Segera Thian Bu Tek berseru nyaring dan goloknya berkelebat cepat mengarah pada kedua gadis tersebut. Dalam waktu singkat saja mereka bertiga sudah terlibat pertempuran yang dahsyat dan aneh. +olok itu berputar'putar mengelilingi pemuda tersebut. Sedangkan sinar pedang dan payung serta pukulan'pukulan ke dua gadis tersebutmenggempur hebat dari jarak yang agak sedikit jauh. Dalam waktu singkat saja limapuluh jurus telah mereka lewati. Dan sebentar saja telah memasuki tahap puncak. 0r )ong segera memindahkan pedang ke tangan kiri sambil mamainkan jurus Titisan Dewa Angin sementara tangan kirinya penuh dengan pengerahan Ajian %akra Bayu yang dahsyatnya bukan kepalang. Sementara itu +iok .ui menyalurkan kekuatan Ajian +elap Sewu di ujung pedangnya dan tangan kiri tetap mengerahkan kekuatan tertinggi dari Ajian ,ebur Samudra. Tanpa di beri aba'aba, kedua gadis itu seperti sehati saja, menyerang dari kedua sisi kanan dan kiri yang segera di sambut oleh sepasang +olok (blis yang mengaum'ngaum dahsyat. #Aiiing1..%iiiit1..B,ARRR11.B,AARRRR2& Pancaran sinar yang memekakkan telinga dan menyilaukan mata terjadi saat kekuatan'kekuatan tersebut beradu. Tampak dua sosok tubuh terlempar sambil memuntahkan darah segar. Dua gadis itu terluka parah. Sementara tubuh Thian Bu Tek juga tertanam dalam tanah sampai di lutut. #.ehehe1masihkah kalian hendak melawan14& Suara Thian Bu Tek terdengar sambil mengejak. #.uh, +olok (blis yang jahat, sudah waktunya untuk di musnahkan1.& Tiba'tiba terdengan suara yang lembut. Sesosok bayangan telah berdiri di hadapan Thian Bu Tek. #Siapa kau1& Tanyanya dengan marah.

#Aku, Aku datang untuk memusnahkan +olok (blis, akhh1sayang aku sedikit terlambat.& Pemuda yang bukan lain adalahh Sian ,ee itu menjawab dengan suara menyesal sambil memandang ke arah dua gadis tersebut yang memandang kepadanya dengan girang. #,ee'"oko222& Serempak mereka berseru hampir bersamaan. Sian ,ee membalas menatap mereka berdua dengan tersenyum. #$asih bisakah kalian bertahan sebentar4& "edua gadis itu mengangguk perlahan. Sian lee segera memandang lagi Thian Bu Tek didepannya itu dan berkata dengan suara lembut* #Sadarlah, dan berikan senjata itu untuk di musnahkan. Pusaka itu akan berbahaya bagimu karena kau bukanlah pewaris sahnya. 6ika kau tetap melanjutkan menggunakannya, kau akan hancur sendiri& #.uh, siapa kau yang berani memerintahku1makan ini12& Tiba'tiba tangan Thian Bu Tek bergerak cepat melemparkan kedua senjata tersebut ke arah dada dan perut Sian ,ee& #A-AAAssss1& Terdengar teriakan dari 0r )ong yang khawatir, yang diikuti seruan tertahan dari +iok .ui serta para tokoh'tokoh yang hadir. 6arak yang begitu dekat itu sangat susah untuk menghindar sehingga tidak sampai satu detik kedua ujung +olok itu telah menancap di dada dan perutnya. Semua orang menahan na5as sambil menunggu. /amun aneh, tidak ada jeritan kesakitan dari mulun Sian ,ee. "etika semua orang memandang lebih teliti. $ereka di kejutkan oleh suatu keaneha. Betapa tidak4 "edua +olok itu menembus sampai ke belakang tubuh si pemuda tapi tidak membunuhnya. 6ustru saat itulah keluar asap hitam berbau amis yang sangat banyak dari tubuh pemuda tersebut tepat di tempat tembusnya kedua golok iblis itu. Sesosok bayangan melesat memasuki arena dan langsung menyambar sepasang +olok yang keluar dari tubuh Sian ,ee sebelum ada seorangpun mencegahnya. Semua orang terkejut dan memandang penuh selidik. $ereka melihat seorang pria asing yang bertopi aneh telah berdiri di tengah'tengah panggung.

Pria itu mengangkat kedua tangannya dan membenturkan kedua pusaka tersebut. Terdengar seruan nyaring dan kedua pusaka itu yang telah berwarna putih, lenyap dari kedua tangannya. Saat asap hitam yang keluar dari tubuh Sian ,ee lenyap, lukanya kembali seperti sedia kala,hanya tubuhnya saja yang berkeringat. Pria itu membalikkan tubuh dan menghadap Sian ,ee. #&7rang muda aku adalah Paksi Pamungkas, julukanku Batara Angin Pencabut /yawa, Aku mengejar murid murtad ini yang mencuri pusaka kami, dan berkat pertolonganmu ke dua golok ini bahkan sudah di bersihkan unsur jahatnya oleh darah gaib.& #Darah +aib4 Aku tak mengerti paman2& Tanya Sian ,ee heran. #(tulah yang mengherankanku, (lmu darah +aib adalah ilmu terlarang yang hanya di warisi oleh para leluhur "erajaan Atas Angin, hem1apakah kau menguasai dua ilmu yang di sebut Ajian Tapak Begawan Pamungkas dan Ajian %akra Pancasona4& "embali Paksi pamungkas bertanya. #Benar paman, aku menguasai ke dua ilmu itu1& #Pantas1.pantas1ketahuilah anak muda, perpaduan kedua ilmu itu, bila sudah mencapai tingkat yang paling tinggi akan membuat pemiliknya memiliki (lmu Darah gaib yang tanpa tanding. Banyak sekali kegunaan ilmu itu, kau harus hati' hari karena ilmu itu sangat dahsyat sekali& Sesudah itu pria tersebut berpaling mendekati 0r )ong. #Suhu1aku tidak bisa bergerak, racun golok itu sangat hebat.& 0r )ong berkata pada pria itu. #6angan khawatir, hanya pemuda itu yang bisa menyembuhkanmu, tapi1& $endadak dia terdiam. #Tapi apa guru4& 0r )ong balas menatap gurunya yang justru menatap ke arah +iok .ui yang saat itu juga memandang pada mereka dan mendengar kata' katanya. #Tampaknya hatimu harus sedia berbagi, karena gadis itu juga terluka sepertimu1& "edua gadis itu saling menatap lama, kemudian keduanya saling menganggukkan kepala sambil tertunduk.

Sementara itu Sian ,ee tidak mendengar percakapan ketiga orang itu karena dia telah menghadap ke arah Thian Bu Tek, sementara ke dua datuk sesan Bu Tek To "ui dan Bu Tek Pian Sian ,i sudah tidak nampak lagi di situ. #.uh, kau mau bunuh, bunuhlah1kau kira aku takut mati. "au tidak lebih hanyalah seorang pengecut yang berlagak di hadapan lawan yang sudah tidak berdaya.& Seru Thian Bu Tek pada Sian ,ee. #.uh, manusia sepertimu layak mampus, tapi aku merasa kasihan jika kau harus mati menggenaskan. Biarlah paman ini membawamu pulang, tapi semua ilmumu harus lebih dahulu di hilangkan.& Tak seorangpun melihat bayangannya bergerak, tiba'tiba Thian Bu Tek menjerit dan terlempar. Dia coba bangkit sambil mengerahkan tenaga, tapi semua tenaganya telah musnah. Sian ,ee kemudian membalikkan badan dan berkelebat lenyap dari tempat itu sambil membawa 0r )ong dan +iok .ui. #Paman silahkan bawa, pengkhianat itu1& TAMAT /ote* Bagaimanakah nasib 0r )ong dan +iok .ui4 Apa yang terjadi saat munculnya datuk datuk sesat maha sakti yang mencoba mengambil alih Sian Thian San4 Semua ini akan di jawab dalam petualangan Sian ,ee di seri ke B.

Seri 3. Mun uln!a "it #u kiong $Istana Mustika Matahari%


,angit mendung, awan hitam berarak yang di ikuti guntur sabung menyabung menutupi sebuah lembah tak bernama yang terletak di tempat yang paling utara dari pegunungan .imalaya. Terpencil, di antara jurang'jurang yang curam dan yang sangat sukar di datangi manusia biasa, tampak empat buah kuburan berukuran masing'masing berukuran 9>'an meter dengan berbagai bentuk yang aneh'aneh tampak berdiri di antara ribuan tulang'tulang tengkorak manusia yang tinggi membentuk sebuah bukit. Di tengah'tengah empat kuburan tersebut berdiri berhadapan enam orang. 0mpat di antaranya tampak sangat tua sekali. Bentuk tubuh mereka yang ganjil memiliki perbawa hawa iblis yang menakutkan. Di hadapan mereka tampak dua orang pemuda dan pemudi yang berparas tampan dan cantik sekali sedang bersila dalam posisi yang aneh. Tubuh mereka melayang dengan kepala di bawah. Punggung saling membelakangi. Sementara

mereka berdiam diri sambil mengerahkan tenaga pada puncaknya, tiba'tiba terdengar pekikan yang aneh dari antara keduanya, satu tangan mereka di rentangkan ke samping, tangan yang lain di ulurkan menyentuh telapak dua di antara ke'empat kakek yang segera bersila menyambut tangan mereka dengan kepala di bawah dan tangan yang juga terulur menempel pada tanga mereka. Sedangkan dua kakak ganjil yang lain melayang di atas sambil memegang ke dua kaki pemuda dan pemudi tersebut. Tampak asap mengepul dari tubuh mereka. Sekeliling tubuh mereka menyebar hawa tenaga sakti yang amat kuat dari ke empat kakek ganjil tersebut yang berputaran di sekeliling sepasang pemuda tersebut. "eadaan ini berlangsung hampir dua jam. Saat semua telah mencapai titik puncak yang paling kritis dari pengerahan tenaga dalam mereka, tiba'tiba keempat kakek tersebut membentak keras. Tubuh mereka mencelat mundur. $asing'masing terlempar ke arah empat kuburan yang membuka dengan sendirinya serta menyambut tubuh mereka. Sementara sepasang muda'mudi itu berputaran seperti gaCing. Tiba'tiba terdengar teriakan mereka yang membahana. Di saat itulah tubuh keduanya terpisah ke dua arah yang berbeda. )ang wanita melesat ke atas sambil melakukan gerakan'gerakan aneh memainkan ilmu silat tingkat tinggi bagaikan elang yang menyambar'nyambar, sedangkan yang pria menembus ke dalam bumi sehingga membuat lubang yang sangat dalam, beberapa saat kemudian dia muncul lagi sambil melakukan gerakan silat yang anehdan dahsyat. +erakannya kokoh dan selalu menyambar'nyambar dengan cepat sehingga tubuhnya berpindah'pindah tanpa terlihat bayangannya. Tak lama kemudian keadaan diam, tenang. "edua orang yang melesat ke atas dan yang menembus ke bumi tersebut seolah'olah hilang tanpa bekas. Tanah yang berlubang itupun sudah menutup kembali dengan sendirinya, seolah'olah tidak pernah terjadi apa'apa. /amun beberapa saat kemudian terdengar suara tertawa yang mengidikkan. "eempat pintu kuburan terbuka lagi dan keempat kakek ganjil yang sakti itu telah keluar. Sesaat terdengar suara salah satu dari antara mereka* #.eheheheheh1akhirnya tidak sia'sia juga kita membuang tenaga selama lima tahun ini. "eluarlah kalian untuk menerima perintah12& 0ntah dari mana datangnya, tiba'tiba di hadapan keempat kakek tersebut muncul kabut kemerahan dan kebiruan yang amat pekat. Setelah kabut tersebut sirna, di hadapan mereka muncul kedua muda'mudi tadi.

Si pemuda berusia 99 tahun, berparas tampan dengan mata yang besar. Sinar matanya mencorong tajam berwarna merah darah itulah perbawa dari ilmu arian "itab Bumi. Sedangkan si wanita berusia DE tahun, sangat cantik dengan tubuh yang padat menggiurkan, matanya yang lentik itu bersinar'sinar kebiruan bagai samudra, yang juga merupakan perbawa dari ilmu Tarian "itab ,angit. #Selama dua'puluh tahun kami menyembunyikan diri sambil terus melatih dan menggabungkan semua ilmu kami dengan ilmu dalam kitab Thian Tee "ek Sian %iang Pukulan Dewa "utub ,angit F Bumi! sehingga terciptalah Thian'Te "ip' "wi',i'%iang Tarian "itab (blis ,angit Bumi!. Sekarang dengan tambahan tenaga dari kami, maka kemampuan kalian masing'masing sudah setara dengan tiga orang diantara kami kalau bergabung. Rasanya tiada lagi orang yang akan sanggup mengalahkan kalian dengan mudah1.hahahahahahahah4& Sang pria kemudian mewakili sumoinya bertanya* #Terima kasih atas petunjuk su'wi suhu, selama hidup kami pasti takkan melupakan budi kebaikan su'wi suhu& Salah satu dari ke'empat kekek ganjil tersebut menyahut dengan suara kereng dan mengejek* G.ah, ketahuilah1dengan sempurnanya melatih ilmu Thian'Te "ip'"wi',i'%iang tersebut, maka dalam tubuh kalian juga sudah mendekam racun jahat yang tak akan bisa di sembuhkan oleh obat apapun sehingga memperpendek umur kalian sampai pada umur B> tahun, lewat dari itu jika kalian tidak mendapat penawarnya, kalian akan mati menggenaskan. Tapi jika sebelum mencapai umur tersebut kalian telah mampu menjalankan tugas yang kami perinthkan, maka kalian akan mendapat penawarnya, kalau kalian menolak, walau kalian mampu membunuh kami sekalipun, kalian tidak akan mendapatkan obatnya.& Selesai berkata demikian, ke'empat kakek tersebut menatap sepasang muda'mudi itu yang sangat terkejut. #Suheng, apa maksudnya ini4...& Tanya si gadis dengan sinar mata yang tajam bergantian ke arah ke'empat orang tersebut dan ke arah suhengnya. #0ntahlah sumoi, ternyata mereka telah menipu kita selama ini1& Suaranya dingin dan datar. Sedangkan sepasang matanya bersinar'sinar aneh menakutkan, tapi dengan tenang dia menyahut* #"alau boleh tahu kami tahu apa maksud su'wi suhu melakukan hal ini kepada kami14& #.eemmm, sejak semula di antara kita tidak ada ikatan guru dan murid, kami mengambil kalian untuk mewarisi semua ilmu silat kami agar kalian dapat

mengerjakan keinginan kami untuk membalaskan dendam kami kepada musuh' musuh kami serta menghancurkan sepuluh partai besar, enam perkampungan dan tigapuluh enam perkumpulan dari golongan putih yang ada sekarang untuk menguasai dunia persilatan, dan kalian tidak memiliki pilihan lain1.hahahahah& "edua muda'mudi tersebut saling pandang dengan tatapan mata marah dan bersinar'sinar aneh, namun mereka hanya diam saja. Sampai keempat kakek tersebut mengundurkan diri kembali ke dalam kuburan mereka masing'masing, merekapun hanya diam saja. "emudian dengan tanpa suara pemuda itu berlalu dari tempat itu. Diikuti oleh sang gadis yang juga berlalu ke arah lain. '''>>>''' Seorang gadis bermata biru seperti samudra duduk dengan tenang di atas sebuah keledai telinga panjang yang berjalan perlahan dengan langkah satu' satu. -ajah sang gadis maupun keledainya nampak letih, rupanya mereka baru saja menempuh perjalanan yang jauh sekali #.arap nona berhenti sebentar1& Seorang pria cebol yang aneh telah berdiri menghadang sambil kedua tangannya bergerak kearah kepala keledai tersebut. Tak terdengar suara apapun, tiba'tiba saja keledai itu meleguh dan terbanting ke tanah, sementara gadis itu sudah melompat sambil membentak marah* &"au1kau1$engapa kau membunuh tungganganku yang tidak bersalah4...& Suara gadis itu meski terdengar marah namun tetap saja lembut dan enak di dengar1 #.ehehe, aku Tai Thouw "wi Setan Berkepala Besar! Bo Thong, jagoan nomor tiga dari ,ima (blis ,angit, asal aku suka, siapapun tak nanti dapat menghalangiku 1melihat kecantikanmu, maka mulai sekarang engkau akan ku jadikan permaisuriku& 7rang cebol itu tampak jumawa sekali, sambil berkata demikian matanya berkilat'kilat menatap si gadis dengan penuh na5su. #Bagus, engkau mau mengandalkan nama 8 (blis ,angit untuk mencari perkara denganku, kau akan menyesal seumur hidupmu& Sekali tangannya bergerak, selarik sinar kebiruan yang lembut dari (lmu Tarian "itab (blis ,angit, keluar perlahan dari jarinya mengarah ke dada orang cebol tersebut. Tiada suara, tiada perbawa tenaga yang dahsyat. Tak heran Tai Thouw "wi hanya pandang sebelah mata. #.ohoho, gadis muda yang sombong, jika dalam tiga jurus aku tak dapat membekukmu, aku akan menyembah di kakimu1& Seru si iblis "epala Besar itu dengan sombongnya. Tangannya di angkat dengan enteng, menepis pukulan lawan dengan mulut tersenyum'senyum sinis. .asilnya sunguh luar biasa. Tubuh

si setan kerdil itu mencelat tiga kali lebih cepat dari datangnya serangan lawan. Tubuhnya menghantam pepohonan sampai pohon ke tiga baru berhenti dan terbanting ke tanah dengan mata mendelik. Ternyata dia telah terluka sangat dalam dan parah. "e duapuluh sembilan anak buah Thai thouw kwi terbeliak kaget sama sekali. Tak di sangka, majikan mereka yang telah malang'melintang puluhan tahun hampir tanpa tanding ini di bikin mencelat dan semaput hanya dalam segebrakan saja. Pastilah wanita ini adalah dewi yang turun dari khayangan untuk memberi pelajaran pada mereka. Serentak mereka melemparkan senjata ke tanah dan berlutut menyembah si gadis. #$ohon Sian',i maa5kan kami yang tidak tahu tingginya gunung dalamnya laut sehingga berani mengganggu ketenangan Sian',i, mulai sekarang kami tunduk dan mengabdi pada Sian ,i& +adis itu yang tadinya sangat marah, tiba'tiba tersenyum aneh, suatu rencana besar tersirat di kepalanya. 0ntah apa itu, tapi hasilnya pasti jauh lebih baik daripada hanya membunuhi mereka saja. '''>>>''' .ari itu langit tampak bersinar cerah. Suara burung berkicauan memenuhi langit di sekitar puncak Sian thian San Puncak Para Dewa!. /amun pemandangan yang cerah ini di pecahkan oleh berkelebatnya bayangan seorang pemuda yang memondong dua orang gadis muda yang bukan main cantik wajah mereka dan juga memiliki tubuh yang indah menggiurkan, apalagi dengan baju merah dan putih yang mereka kenakkan, bagaikan bidadari yang turun dari khayangan. Pemuda tersebut berwajah tampan dengan alis mata yang gagah seperti golok. Sinar matanya tampak biasa, namun halus dan tajam tanda menyimpan rahasia kekuatan yang dahsyat dan sempurna tiada tara. Siapakah pemuda ini adanya4 Dan siapakah kedua gadis tersebut4 Pemuda itu bukan lain adalah Sian ,ee, sedangkan kedua gadis yang dibawanya itu adalah (m .ong Sian ,i Bidadari Angin Dingin!, .ong 0r )ong, dan ,ian +iok .ui. $ereka berdua masih dalam pengaruh hawa keji dari Sepasang +olok (blis. #6ai'hwa'cat penjahat pemetik bunga! dari manakah berani memasuki puncak terlarang ini tanpa iCin4& Tiba'tiba terdengar suara yang tenang dan berwibawa menyambut kedatangan Sian ,ee, di lain saat tampak enam bayangan berkerudung hitam berkelebat mengurungnya.

Sian ,ee terkejut dan mengerutkan kening melihat para penghadang ini, segera dia menurunkan kedua gadis dalam pondongannya #.emm, lo'enghiong, kita tidak pernah bertemu, seharusnyalah aku yang bertanya siapa kalian yang berani menghalangiku karena aku adalah pemilik tempat ini4& Seorang yang berada di tengah segera menyahut dengan suara penuh teguran* #.ohoho, bocah lancang, kami adalah enam dewa pelindung puncak Sian'Thian' san ini, sedangkan engkau, mau apa engkau datang kemari sambil membawa dua orang gadis yang tertotok, hemmm1pasti engkau mau melampiaskan na5su bejatmu bukan1sayangnya engkau bertemu dengan kami, dan kalau kau tidak melepaskan kedua gadis itu, kami akan memberimu hukuman1& Sian ,ee mengerutkan keningnya dan berpikir dalam hati* #Terlalu2 $asa dia di tuduh penjahat pemetik bunga4 enam dewa4 Apa'apaan ini4 .em apakah ,o'jin yang mengirim mereka ke mari, ada baiknya biar ku coba mereka1& hatinya jadi gembira dan mulutnya tersenyum aneh. Tanpa banyak bicara, tangan kanannya nya bergerak menjadi sembilan bayangan dengan dua jari menotok tanpa mengeluarkan suara kearah dada orang berkerudung hitam yang berbicara dengannya tersebut, sementara tangan kirinya bergerak ke arah kerudung yang di pakai lawan. Sengaja dia mengerahkan setengah bagian tenaganya dan menyerang dengan salah satu jurus dari ilmu Tarian 6ari Sembilan Dewa , karena dia melihat tatapan orang berkerudung tersebut sangat lembut, tanda memiliki tenaga dalam yang sempurna. 7rang berkerudung itu terkejut melihat serangan yang aneh dan dahsyat ini, dia tidak mendengarkan suara, tapi dirinya seperti di tindih oleh kekuatan yang sangat dahsyat, tapi tidak menjadi gugup. Dalam sekejap tubuhnya berputar setengah lingkaran ke kiri dan tangan kanannya dengan jari terbuka tiba'tiba keluar ledakan keras seperti petir menciptakan perisai seluas dua jengkal menyambut totokan pemuda itu sekaligus menghadang serangan tangan kiri yang mencoba menarik kerudungnya, sementara tangan kirinya berubah seperti ribuan bayangan banyaknya menyerang dengan cepat ke tigapuluh dua titik penting di tubuh lawan. Sian ,ee kagum bukan main. (tulah jurus pertama dari ilmu Seng .ip ,ui Sian %iang Telapak Dewa Petir Pemutar Bintang! yang amat dahsyat, dan kakek ini memainkannya hampir sama baik dengannya, tampaknya tingkat yang di miliki kakek ini masih di atas dari kepandaian ketua Siauw ,im Pai, "hong Bhok .wesio.

Tangannya kirinya tidak berhenti mengarah ke kerudung lawan, sementara tangan kanannya dengan gerakan memutar setengah lingkaran yang aneh, tahu'tahu sudah menotok kaku tangan kiri kakek itu yang sedang menyerang tigapuluh dua titik penting di tubuhnya. #Aiiiiiihhhhh1&, #Tak mungkin4...bagaimana engkau bisa mematahkan jurus ini4& Terdengar seruan'seruan kaget dari kakek itu yang segera meloncat mundur, bahkan dari ke lima orang berkerudung yang menonton dari samping. Serentak mereka bergerak dan sudah mengurung pemuda tersebut. #,o'cianpwe, tentu saja aku bisa mematahkannya karena aku juga memiliki ilmu tersebut, lihat ini1& Berkata demikian, Sian ,ee mulai memainkan jurus'jurus dari ilmu Seng .ip ,ui Sian %iang dengan dahsyat dan sempurna, bahkan keenam kakek tersebut sangat terkejut saat Sian ,ee memainkan secara lengkap jurus ke'satu sampai ke'tujuh dari Pat Sian +iam ,ie %iang Tarian $aut Delapan Dewa!. Saat pemuda itu selesai memainkan ilmu tersebut, serentak keenam orang itu melepaskan kerudung mereka masing'masing dan berlutut di depan pemuda itu. Tampaklah wajah tiap orang yang rata'rata berusia empatpuluh sampai limapuluh tahun di hadapannya. #Selamanya (lmu Pat Sian +iam ,ie %iang hanya memiliki satu pewaris yang menguasai secara lengkap, maa5kan kami yang tidak mengenal (t'Thian'Sian, kami sudah lama menanti di sini1& Sahut yang paling tua, namun sebelum dia melanjutkan, Sian ,ee sudah memotongnya* #0h, paman, apakah kalian semua di kirim oleh ,o'jin4& "eenam orang itu serentak mengangguk. #Paman sekalian, aku masih harus menyembuhkan kedua gadis itu yang terkena hawa (blis Sepasang +olok (blis, harap paman sekalian bersabar, setelah ini nanti kita bicara lagi. Tanpa menanti jawaban mereka, Sian ,ee sudah melangkah dan kembali memondong kedua gadis itu yang dalam keadaan lemah. Di lain saat, tubuhnya berkelabat lenyap ke dalam bangunan Sian Thian San tersebut. Pemuda tersebut meletakkan kedua orang gadis ini di atas kedua tempat tidur batu pualam dingin yang berdekatan. Sejenak dia termenung memandangi kedua gadis itu tanpa tahu harus berbuat apa. "edua gadis itu terkena pengaruh yang aneh dari sepasang senjata aneh yang datang dari tanah seberang. Pendekar dari tanah seberang yang bernama Paksi pamungkas'pun hanya mengatakan bahwa dialah yang bisa menyembuhkan kedua gadis itu, tapi tidak mengatakan bagaimana caranya.

Ada setengah jam dia termenung, tanpa di sadarinya, ke dua gadis itu telah siuman dan memandangnya tanpa bersuara. Tiba'tiba suara +iok .ui yang merdu memecahkan keheningan* #,ee'ko, mengapa engkau diam saja, apakah yang menggundahkan hatimu4...& #0h..oh..kalian berdua sudah sadar4...& $ukanya jadi merah, saat di dapatinya ke dua gadis itu memandanginya, #Bagaimana dengan kondisi kalian4 Apa yang kalian rasakan4& #"ami baik'baik saja meskipun kami tidak bisa mengerahkan tenaga, agaknya kami telah kehilangan tenaga murni dan tidak bisa bersilat lagi1& Seru gadis itu sedih, sehingga matanya berkaca'kaca hal mana membuat Sian ,ee terharu dan tidak tega1 #"au tenanglah .ui'moi, nanti kalau sudah sembuh, aku akan mintakan ,o'jin untuk mengambil kalian sebagai murid1& #Ada satu cara1& Tiba'tiba 0r )ong menyahut pelan, setengah berbisik #0h, benarkah )ong'$oi4 Apakah engkau tahu14& Sian ,ee dan +iok .ui memandang ke arah 0r yong dengan penuh tanda tanya. Apalagi +iok .ui, mengetahui kalau ada obat yang bisa menyembuhkannya, segera dia mendesak 0r )ong yang menatap mereka berdua bergantian dengan tatapan ragu. $ukanya yang cantik itu tampak merah karena jengah sehingga dia berpaling ke kanan. #,ee'ko, rahasia penyembuhan ini terkait dengan rahasia kami para wanita, bisakah engkau keluar sebentar, ada yang perlu ku rundingkan dengan +iok .ui' cici4 Tapi ku mohon engkau jangan mendengar pembicaraan kami4..& Tatap gadis itu dengan suara penuh permohonan. #Baiklah, aku akan keluar sebentar, sepuluh menit lagi aku akan kembali.& Berkata demikian, pemuda itu melangkah keluar dari kamar batu pualam tersebut. Sian ,ee berdiri di luar kamar sambil menggaruk'garuk kepalanya yang tidak gatal. Beberapa saat kemudian terdengar suara panggilan dari dalam kamar batu, segera dia masuk ke dalam. #,ee'ko, sebelum engkau menyembuhkan kami, cobalah engkau jawab dengan jujur pertanyaan kami. Apakah ada di antara kami yang kau sukai4& 0r yong bertanya perlahan sambil menatap tajam pemuda itu, demikian juga +iok .ui.

#0h, ini1ini1.4 $e1mengapa kalian bertanya begitu, apa hubungannya dengan kesembuhan kalian4 Tanya Sian ,ee gagap. Bagaimanapun juga, hatinya benar' benar kaget. "alau dia harus menjawab ke dua gadis itu di dua tempat berbeda, lain lagi ceritanya, tapi ini di hadapan keduanya sekaligus, bagaimana dia gak khaki2 #"ami dalam keadaan sekarat, tentu saja jawabanmu sangat penting artinya untuk sesembuhan kami, sekarang kau jawablah dengan jujur, bagaimanakah perasaanmu terhadap kami4& "embali 0r yong menimpali. Setelah termenung sebentar, maka sambil menarik na5as panjang Sian ,ee menjawab perlahan* #Sesungguhnya memang harus ku akui, bahwa aku suka pada )ong'moi, tapi juga sayang pada .ui'moi, kalian semua sangat berarti di hatiku sehingga sukar bagiku untuk memilih1lagipula aku belum ingin menikah karena ada tugas yang harus di selesaikan .& Dia terdiam sejenak mengambil na5as, #nah1sudah ku katakan dengan terus terang, terserah apa pendapat kalian.& Sian ,ee merasa lega di hatinya. Raasanya semua beban yang di tahan dalam dada telah bebas. Tapi dia mengerutkan kening saat melihat 0r )ong memalingkan wajahnya yang memerah sambil berkata pada +iok .ui* #.ui'cici, engkau sudah dengar bukan, pemuda mata keranjang ini ingin sekali panah mendapatkan dua ekor burung dara, sekarang terserah padamu142& #7h, )ong'moi, bukan begitu maksudnya1& Sian ,ee jadi gak enak dan pucat1 dan kepalanya menunduk, tidak tahu harus bilang apa. #,ee'koko, tahukah kau kalau kami berdua juga tidak menolakmu4 %uma kami masih ragu apakah engkau mau dan sanggup menjaga kami berdua4 "alau bisa berbagi adil dengan kami, maka tidak ada masalah lagi, begitu juga dengan penyakit kami ini.& "epala yang tadinya tertuntuk malu, tiba'tiba terangkat dengan wajah yang penuh tanda Tanya. $ulutnya hendak bertanya, tapi hakekatnya tidak perlu lagi, karena tatapan kedua gadis itu sudah menjawab semuanya. $eskipun Sian ,ee adalah seorang yang bodoh, tapi masakkan dia tidak mengerti arti perkataan wanita'wanita itu. Boleh di kata ini adalah keputusan yang mungkin luar biasa bagi kedua gadis itu tapi juga keberuntungan baginya. .anya masih ada satu tanda Tanya dalam pikirannya. /amun 0r yong seperti mengerti, lalu menjawab* #$enurut, suhu Paksi Pamungkas, pengaruh hawa iblis dalam darah kami hanya bisa di tawarkan oleh darah gaib dari pemilik Ajian Tapak Begawan Pamungkas dan Ajian %akra Pancasona. Dan kalau itu terjadi,

berarti kami tidak mungkin bisa menikah dengan orang lain kecuali pemilik darah gaib tersebut, karena hanya orang itulah yang bisa memiliki serta menyentuh tubuh kami. Sian ,ee terkejut, dia tidak habis pikir kalau ada kejadian se aneh itu. Tapi dia merasa kasihan pada ke dua gadis itu, jika dia menyanggupi permintaan tersebut, bukankah berarti dia telah membelenggu mereka. #,ee'koko, engkau jangan kwatirkan kami, jika engkau memang mencintai kami, kamipun rela bersama denganmu selamanya, hanya janganlah kau permainkan ketulusan hati kami42& kembali +iok .ui menambahkan. Sian ,ee terharu mendengar ini. Dia tidak punya jalan lain, akhirnya di mulailah pengobatan terhadap kedua gadis itu dengan menggunakan darahnya. Pengobatan yang aneh, karena darah gaibnya itu bukan di salurkan melalui mulut atau bagian yang lain, melainkan hanya melalui bagian yang paling sensiti@ dan paling rahasia dari wanita. '''>>>''' Sian ,ee berkelebat keluar, di dapatinya keenam orang tadi masih berdiri di luar sambil menantikannya. Segera dia bertanya pada kekek yang paling tua* #Baiklah paman, sekarang jelaskan kepadaku apa arti semua ini4 Dan apa maksud kalian menyebutku (t thian Sian4& #.arap (t thian Sian membaca surat dari ,o'jin ini2& Segera orang itu menyerahkan sesampul surat yang terbuat dari kulit beruang yang sudah di awetkan. 6elas di situ tulisan tangan ,o'jin yang amat di kenalnya. Dengan mengerutkan keningnya, dia membaca sampai habis kemudian mengangguk' angguk. #Baiklah, ,o'jin mengatakan bahwa kalian memang di persiapkan untuk membantuku mempertahankan Sian Thian San dari serangan musuh yang amat tangguh tapi beliau tidak menjelaskan musuh yang bagaimanakah itu14& "akek itu segera menjelaskan* #,imapuluh tahun yang lalu, ,o'jin pernah mengalahkan lima gembong dunia hitam yang merajalela. )ang empat orang pertama adalah Thian Tee Bong Su'kwi 0mpat (blis "uburan ,angit Bumi! yang akhirnya di buang dan di asingkan sampai jauh ke pegunungan .imalaya, sedangkan yang satu lagi, adalah $o'"auw "aucu, "ian "un $o 7ng %ui .o $eng, yang di usir ke Persia. ,o'jin baru mendapat tahu gerakan Thian Tee Bong Su'kwi selama tiga bulan ini yang berencana untuk mengambil alih Sian Thian San untuk di jadikan pusat kebangkitan dari partai mereka, sedangkan

dari $o'"auw sendiri belum jelas, itu sebabnya ,o'jin memanggil kami kembali untuk membantu kongcu1& Setelah merenung sejenak, akhirnya dia berkata* #Baiklah, kalau begitu saya menerima tugas ini, mulai sekarang, para paman ini akan memakai julukan Tujuh Dewa Bumi Pelindung Sian thian San. Satu lagi yang perlu di ingat, jangan menyebutku dengan sebutan kongcu, para paman lebih tua dari saya, itulah sebabnya para paman harap menyebut saya ,ee'ji Anak ,ee! saja.& #Bila itu kemauan ananda Sian ,ee kami setuju, tapi bila di luar kami tetap harus menyebutmu dengan gelar sebenarnya, untuk menegakkan wibawa Sian Thian San. 7h ya, kami hanya berenam, mengapa kongcu katakana bertujuh4 Siapakah pewaris .ong ,iong .wee Sian %iang4& #7h, dia adalah muridku, seorang anak kecil berusia sebelas tahun, namanya Beng Sian, tapi tenaga dan kepandaiannya hampir tidak selisih jauh dari paman berenam hanya dia masih kurang pengalaman. 3ntuk saat ini dia akan ikut denganku terus sampai dia bisa mandiri.& #Satu lagi, harap paman mengutus orang ke bukit Pek (n "ok san bukit Awan Putih!, untuk menjemput Beng Sian, katakan bahwa aku memanggilnya ke mari. Selama tiga bulan ke depan ini kita perlu berbenah diri tidak perlu melakukan pergerakan apapun, aku akan tinggal untuk sementara baru kemudian akan melanjutkan penyelidikan. Demikianlah sejak saat itu Sian ,ee, tinggal di Berdiam selama tiga bulan di Sian Thian San sambil menyempurnakan ilmu dari keenam pelindung tersebut. Di samping itu dia menyuruh mereka mengumpulkan enambelas murid pilihan mereka dan dia sendiri juga yang melatih mereka secara khusus dengan (lmu Pat Sian Pek "ut 6iauw yang terdiri dari delapan jurus. (lmu ini dia gubah dari Pat he Pek "ut 6iauwnya Siluman Bongkok, dia merasa sayang jika ilmu yang aneh ini hilang begitu saja, namun (lmu ini sudah di sempurnakan dan di hilangkan si5at'si5at kejinya, sehingga menjadi lebih dahsyat. '''>>>''' Tiga bulan berlalu dengan sangat cepat. Ternyata tidak sedikit juga kejadian' kejadian baru baru yang menghebohkan di dunia persilatan. Setelah di basminya Thian Bu Tek atau Pangeran Ragakaca sang pemegang Sepasang +olok (blis, dunia persilatan kembali di gemparkan oleh kematian menggenaskan para murid'murid lima partai besar dari Siauw ,im Pai, "un ,un Pai, %ing ,ing Pai, Bu Tong Pai dan Thai San Pai.

Peristiwa yang menggeparkan ini sangat mengganggu ketenangan dunia persilatan dan meresahkan setiap orang. Peristiwa kehancuran "hong Tong pai, %ing San Pai, +o Bie Pai dan .oa San Pai di tangan Sepasang +olok (blis dan begundalnya dulu sudah merupakan pukulan yang berat bagi golongan putih, sekarang ditambah lagi dengan peristiwa ini, benar'benar merupakan keresahan yang makin memperburuk wibawa golongan putih. Apalagi kematian para murid partai'partai ternama ini di ikuti pula dengan hilangnya salah satu kitab pusaka pegangan perguruan mereka. Tak pelak lagi, partai'partai tersebut yang tadinya tidak melibatkan diri dengan urusan'urusan di luar partai, sekarang turun gunung dan mulai mengadakan penyelidikan yang ketat dan hasilnya sungguh mengejutkan. #Sian Thian San2& /ama ini bergema di berbagai penjuru, sebagai penyebab semua kekacauan ini. Banyak bukti'bukti dan saksi mata yang menguatkannya sehingga tidak dapat menghindar. .anya saja, nama Sian Thian San adalah suatu nama yang agung dan penuh misteri yang tersimpan selama ratusan tahun, siapakah yang berani menyantroninya4.& Tidak ada jalan lain, isu yang menghebohkan ini akhirnya memancing munculnya para tokoh'tokoh tua simpanan dari berbagai partai besar ini yang telah lama mengasingkan diri dari dunia persilatan untuk keluar mempertahankan wibawa mereka. $ereka harus mencari keadilan, tapi mereka juga sadar bahwa itu tidak mudah karena yang mereka akan hadapi adalah Sian Shian San. %uma, benarkan Sian Thian San pelaku dan sumber dari semua malapetaka ini4 $ereka masih belum yakin seratus persen. Sudah satu bulan Sian ,ee mengadakan penyelidikan. /amun sampai sejauh ini dia belum menemukan titik terang siapa yang begitu kurang ajar berani menggunakan nama Sian Thian San untuk mengacau. +erakan ini begitu rapi dan terorganisir dengan baik. Sore itu Sian ,ee sendirian mendaki puncak Thai San Pai. "edatangannya ke puncak itu adalah untuk menyelidiki adanya gerakan rahasia yang akhirnya menuntunnya sampai di bawah kaki. Dengan lenggang seenaknya dia berjalan dengan kepala tertunduk. /amun tidak begitu lama, telinganya menangkap gerakan pertarungan dari arah depan, segera dia berkelebat menyembunyikan dirinya sambil terus mendekati sumber suara tersebut. Dari persembunyiannya, dia melihat seorang gadis berusia limabelas tahun, sedang duduk di atas sebuah tandu dengan sikap yang jumawa sekali. 6ubahnya panjang dengan gambar $atahari dan Bulan bersilang di dadanya. Di sampingnya tampak dua orang pemuda yang berdiri tenang. Sementara tak jauh dari situ, tampak dua orang kakek yang lain. )ang satu berusia enam puluh sedangkan yang satu sebaya dengan yang pertama dan

sedang duduk bersila di atas sebuah batu. Dia segera mengenal kakek yang berusia enampuluh itu sebagai Thai )ang Siansu, yaitu ketua Thai San Pai sendiri, tapi yang sedang bersila itu dia tidak tahu. $ereka tampaknya sedang mengamati pertarungan itu dengan wajah serius dan khawatir. Di hadapan mereka tampak dua orang pemuda yang sama usia, bertarung dengan sengit sekali. Sekejap Sian ,ee mengamati pertarungan itu, dia terkejut karena salah satu dari pemuda itu menggerakkan sepasang pedang dengan cara yang amat aneh. Sinar pedangnya bergulung'gulung membentuk lingkaran'lingkaran tanpa akhir yang mengurung lawan dengan ketat sekali. Dia kagum karena tampaknya itulah Thai "ek "iam sut yang telah di kuasai dengan sangat mahir sekali. Tapi setelah di amati, pemuda yang menjadi lawannya juga bukan lawan empuk karena ilmu pedangnya itu adalah PakThian .ui Sian "iam Pedang Dewa Terbang ke ,angit 3tara!, salah satu dari sembilan pusaka -asiat Dewa yang sedang di carinya. Tampak pertarungan itu, walaupun pemuda yang menggunakan Thai "ek "iam Sut itu cukup hebat, namun lambat laun, setelah lewat delapanpuluh jurus, mulailah daya serangnya berkurang. #.ahaha1Thai "ek Siansu, sungguh hebat engkau bisa melatih pewarismu dengan ilmu Thai "ek kiam sut yang sudah lapuk itu, namun kau harus ingat2 Di atas langit masih ada langit. ,ihatlah ilmu pedang PakThian .ui Sian "iam ciptaan ayahku itu akan menghancurkan kebesaran partaimu, kecuali engkau tunduk dan mengakui keberadaan kami, maka partaimu akan selamat...& +adis di tandu itu mengejek dengan seenaknya. #.uh, bocah tidak tahu adat, katakan pada ayahmu, mengapa dia begitu pengecut mengutus anak bau kencur sepertimu untuk membuat kekacauan. 1& )ang membalas ini adalah Thai yang Siansu. Sian ,ee mengerutkan keningnya. Tahulah dia apa yang terjadi, ternyata pemuda yang memainkan PakThian .ui Sian "iam itu adalah rombongan dari si gadis yang jumawa tersebut dan agaknya merupakan murid dari seorang tokoh yang telah berhasil mendapatkan salah satu dari Sembilan Pusaka Dewa. .atinya gembira sekali karena akhirnya dia menemukan jejak ilmu itu, namun saat itulah dia mendengar suara sang gadis* #Suheng, berhenti bermain'main, segera selesaikan pemuda goblok itu1& #Baik /iocu& Saat itulah pedangnya berkelebat amat cepat. Pemuda yang di sebut suheng oleh gadis itu telah mengerahkan jurus terakhir dari PakThian .ui Sian "iam yang dahsyat.

Sial ,ee memperhatikan, ternyata pemuda itu baru menguasai PakThian .ui Sian "iami tidak sampai setengah saja. /amun demikian, pemuda yang menjadi lawannya itu hampir tidak sanggup lagi melawan dan tampaknya akan segera kalah dalam dua jurus di muka. Segera Sian ,ee berbisik dengan ilmu #mengirim suara 6arak 6auh& ke telinga pemuda itu. Saat itu semua orang melihat pemuda yang telah terdesak itu tiba'tiba memejamkan mata sambil menggigit bibirnya. .asilnya hebat sekali, keadaan pertarungan berobah, karena secara aneh pemuda itu dapat menangikis dan meloloskan diri dari setiap serangan mematikan yang dahsyat dari PakThian .ui Sian "iam. Padahal pemuda itu hanya memainkan gerakan'gerakan dasar dari Thai "ek "iam Sut yang sederhana, ternyata dapat di pakai membendung ilmu pedang lawan yang sangat hebat. .al itu membuat si gadis penasaran, namun tidak bisa berbuat apa'apa. Bahkan Thai )ang siansu serta Thai "ek siansu juga heran. Pertarungan kembali berlangsung dengan keadaan yang amat aneh itu hingga tigapuluh jurus, sampai akhirnya sang gadis membentak sengit* #.entikan pertarungan, kita pulang12& Saat itu sang suheng memperhebat serangan dan kemudian melompat mundur dengan wajah penasaran. /amun pemuda itu tetap bergerak memainkan ilmu Thai "ek "iam sut itu seorang diri tanpa memperdulikan lawannya lagi. #Thai "ek Siansu, masalah ini belum selesai, bila tiba waktunya ayahku dan Toa' ciciku yang sakti pasti akan meluruk ke mari untuk menyelesaikan hutang lama ini1.& Dalam sekejap rombongan itu telah berlalu. Pemuda itu masih terus bersilat dengan mata yang tertutup rapat. Thai )ang siansu memburu ke arahnya dengan penasaran dan hendak berkata sesuatu untuk menghentikannya, namun Thai "ek Siansu segera menepuk pundaknya dari belakang. #Biarkan dia, jangan di ganggu2 Dia sedang mengalami penyempurnaan dari seorang sakti.& Thai )ang siansu terdiam sambil memandang ke sekeliling. /amun dia tidak menemukan siapa'siapa. Saat dia melihat ke arah susioknya, di lihatnya mata sang susiok tertuju pada kumpulan pohon bambu di sebelah kanan. Segera dia melesat ke sana untuk melihat, tapi dia tidak menemukan siapa'siapa selain dua buah benda yang melayang perlahan ke arahnya. )ang sebuah adalah daun sebesar telapak tangan bertulisan sesuatu, dan yang lain adalah sebuah kitab. Segera dia menangkap kedua benda tersebut, namun dia terkejut karena tangannya bergetar keras. Di sampul kitab itu tertulis dengan tulisan yang gagah #%ui Beng Sian "iam %iang& Pukulan Pedang Dewa Pengejar Roh!, ini salah satu

kitab pusaka persilatan. Thai "ek siansu juga sangat terkejut melihat kitab ini. Sedangkan di atas daun tersebut tertulis beberapa kata* #$aa5 atas kekurang sopananku Thai )ang'%iangbunjin, lain waktu cahye pasti akan mampir mengantar salam dari ,o'jin. "itab ini telah memilih sobat muda itu. Tertanda* Sian Thian San& Thai )ang siansu terpaksa kembali ke tempat susioknya dengan langkah lesu. Sementara si pemuda telah berhenti dan membuka mata. Segera dia berseru* #Akh, susiok, sayang wajahnya tidak sempat ku lihat1dia bergerak seperti angin.& #7rang muda yang luar biasa, entah siapa dia14 .akekatnya dia tidak bergerak seperti angin, melainkan telah mencapai tingkatan <mendahului angin dan bayangan= satu tingkat di bawah <menjejak cahaya= yang mungkin hanya di miliki oleh para dewa saja1& Desah Thak "ek siansu perlahan. #Susiok, di daun ini tertanda <SianThian San=, apakah pemuda yang susiok lihat itu mengenakan rompi kulit harimau putih4& #Benar, tahukah kau siapa dia4& Tanya Thai "ek siansu. #Dia pendekar yang baru muncul dengan julukan <Pengelana Tangan Sakti= tidak ada yang tahu sampai di mana ketinggian ilmu silatnya, .emm, kalau benar dia, mungkin saja kekacauan dunia persilatan ini akan dapat di atasi1& Sehabis berucap, Thai )ang siansu menghela na5as panjang sambil memandang kepada pemuda tampan di hadapannya. #"ang'ji, "au terimalah kitab ini dan mohon susiok memberi petunjuk. (lmu ini adalah salah satu dari sembilan (lmu pilihan dunia persilatan, kau sangat beruntung.1& '''>>>''' Sian ,ee berlari menuruni puncak Thai San Pai dengan penuh tanda Tanya. Siapa adanya gadis remaja dan pemuda yang mengerti ilmu PakThian .ui Sian "iam tersebut. Dia mengerahkan tenaganya ke seluruh tubuh dan di lain saat dia telah mengerahkan ilmu #$enjejak Angin, $engejar %ahaya&, tubuhnya melesat bagai asap ke arah Timur. Sekian lama dia berlari, namun belum juga dia menemukan di mana adanya gadis remaja dan rombongannya tadi. Akhirnya dia berhenti di pinggir sebuah sungai )ang %u'"iang yang cukup lebar. Tiga perahu besar berhenti di tengah' tengah sungai tersebut. Dari bendera yang berkibar, dia membaca tulisan #6it' %u'"iong& atau #(stana $ustika $atahari&.

Perhatiannya segera beralih ke tempat lain. Sekitar limapuluh tombak dari tempatnya berdiri, matanya menangkap suasana yang tidak mengenakkan. Segera tubuhnya melasat ke sana. Dilihatnya puluhan mayat bergelimpangan di mana'mana. .atinya sedih melihat kekejaman ini. Tubuhnya melesat ke depan. Tak berapa lama dia mendengar suara desingan senjata tajam dan hawa pukulan yang dahsyat saling beradu. Dia terkejut2 (ni bukan pertandingan biasa, tapi pertandingan antara dua orang ahli silat tingkat tinggi, dan tingkat mereka jauh di atas rata'rata pada ciangbunjin sembilan partai besar. Pedang terbang yang menyambar'nyambar bagaikan kilat mengurung lawan itu di gerakkan oleh seorang gadis muda berusia sembilan belas tahun yang amat cantik dan berperawakan bukan seperti orang tionggoan. Sedangkan lawan yang di hadapinya ternyata tak kalah hebatnya. Tubuhnya bergerak seperti orang menari dengan ratusan hawa panas'dingin yang tajam dan mengerikan keluar dari sekeliling tubuhnya, menangkis dan bahkan balas menyerang lawan dengan dahsyat. #.ahaha1nona (m, kau sungguh hebat sekali. Aihh, sebenarnya pertempuran ini tidak perlu di teruskan. 6ika saja engkau mau bergabung dengan kami, tentu kita akan menjadi lebih kuat untuk menaklukkan musuh kita1bagaimana4& #.uh, engkau pengkhianati kami dan membawa lari pusaka perguruan, serta membunuhi para pengikutku, sekarang seenaknya engkau mengajukan penawaran1makan pedangku& Tampak gadis itu amat marah. Di saat itu pedangnya bergerak lebih cepat lagi. /amun pemuda itupun tidak tinggal diam. Diapun segera meningkatkan pengerahan ilmunya sampai tingkat yang lebih tinggi. $elihat hal ini, Sian ,ee terkejut. "edua orang itu memiliki tingkat kekuatan maupun penguasaan ilmu yang sama, jika mereka tidak di pisahkan sekarang, takutnya hanya akan berakhir dengan parah antara keduanya. Segera tubuhnya melesat dengan sebat ke arah pertarungan. Dengan mengerahkan Thian "in .ong Sian %iang Telapak Dewa Angin Pelentur ,angit! dan Bu 0ng (n Sian %iang Telapak Dewa Awan Tanpa Bayangan!, tubuhnya menyusup bagaikan awan di antara kedua orang tersebut. "edua orang ini terkejut bukan main karena tiba'tiba saja suatu kekuatan yang amat dahsyat menangkis semua serangan mereka dan mendorong mereka untuk mundur. Sambil berseru keras mereka menarik tenaganya dan melompat mundur.

#"A31222& Si pemuda terkejut setengah mati saat melihat pemuda yang memisahkan mereka. Tubuhnya tergetar sesaat. #)ah, aku1apakah kita pernah bertemu4& Tanya Sian ,ee heran dengan keterkejutan lawan. #.emm, 0ngkau tidak mengenalku, tapi aku sangat mengetahui dirimu1& Belum selesai perkataannya, tubuhnya sudah melesat mengarah ke arah perahunya. Sian lee terkejut. /amun saat dia hendak bertanya kepada si gadis, tiba'tiba di lihatnya si gadis juga telah membalikkan tubuhnya untuk berlalu dari situ. #.eiiii, nona tunggu12& Terpaksa Sian ,ee melompat mengejar. Si gadis terkejut karena tiba'tiba pemuda itu sudah menghadang di depannya. #Apa maumu4...mengapa engkau menghadangku14& Suara si gadis terdengar halus dan lembut meskipun tampak menyembunyikan perasaannya. #$aa5 nona, aku tidak bermaksud buruk. /amaku Sian ,ee, aku kebetulan lewat di tempat ini dan melihat kalian sehingga menghentikan pertarungan hidup mati kalian1apakah tidak keberatan jika aku mendapat penjelasan4& Si gadis tersenyum. .anya sebuah senyum saja, namun hakikatnya tidak ada pria normal manapun yang bisa tahan dengan senyum seperti itu. Tak terkecuali Sian ,ee. $atanya terbeliak terpesona saat memandangi kecantikan gadis itu. #Baiklah, namaku %ui (m )an, aku sudah tahu siapa engkau, asal kau tidak ceriwis seperti pemuda tadi, akupun suka meladenimu.& Berkata demikian gadis itu kemudian melanjutkan perjalanannya dengan berlari cepat. Sian ,ee terkejut mendengarnya. Segera dia mengikuti dan mensejarkan langkanya. #/ona %ui, apakah hubunganmu $o'"auw "aucu %ui .o $eng4& #Beliau adalah kakekku& 6awabnya singkat. /amun ini saja sudah cukup membuat Sian ,ee mengerti semua keadaan. Ternyata gadis ini adalah orang $o'"auw yang telah di usir oleh ,o'jin puluhan tahun lalu. Banyak pertanyaannya, tapi diapun segera paham keadaan dan menyimpannya dalam hati dulu. Segera dia mengalihkan pertanyaannya ke lain* #Baru saja aku bertemu dengan serombongan gadis remaja dan pemuda yang memainkan ilmu pedang yang sama seperti yang nona %ui mainkan1apakah kau mengenalnya4

#Akh...ternyata kau sudah bertemu dengan adikku %ui (m %u1di manakah mereka4& +adis itu terkejut dan balik bertanya. #Aku melihat dia mengacau di Thai San Pai, jadi aku memberi pelajaran kepadanya. Sayangnya aku tidak tahu di mana dia sekarang.& $aka sian ,ee menceritakan peristiwa yang baru saja dia saksikan di puncak Thai San pai. #Anak itu ternyata masih juga beradat keras1kalau terjadi ke salah pengertian dengan %iangbunjin Thai San Pai, bukankah akan repot4 Aku harus memberi pelajaran pada anak itu.& "atanya dengan suara kesal. Sian ,ee hanya diam saja. #$aa5 nona %ui, apa maksudmu kesalah pahaman, dan kalau tidak salah, tadi nona mengatakan sudah mengenalku, darimana nona mengetahui14& +adis itu tersenyum simpul. $anis sekali. #"au adalah pendekar muda yang baru muncul dengan julukan Pengelana Tangan Sakti dari Sian thian San. Sampai saat ini tidak seorangpun tahu sampai di mana kehebatanmu, dan kau sangat susah di temui, bahkan kau di kabarkan sama seperti dewa yang berdiam di antara manusia untuk menolong mereka, benar tidak tebakanku14& #Akh1mengenai nama julukanku, memang orang menyebutku demikian, tapi soal kehebatan, kurasa nona terlalu melebih'lebihkan. Aku hanyalah pemuda biasa1& #)a1ya, pemuda biasa yang namanya sudah menggetarkan seluruh penjuru persilatan1bahkan Pelindung kanan dari 6it cu "iong'pun tak berani memperpanjang masalah denganmu1& +adis itu terus mendesak sambil tersenyum. Sian ,ee menarik na5ar panjang. Dia tidak habis mengerti, siapa yang menyebarkan isu'isu seperti itu di dunia kang'ouw. /amun dia kemudian terus bertanya* #Siapakah pemuda yang bertarung dengan nona tadi4& #Bangsat yang tadi bertarung denganku itu adalah Po Tee +iok, dia masuk ke dalam partai kami tiga bulan lalu dan menjadi orang kepercayaan kakek, tapi ternyata dia adalah seorang pengkhianat karena dialah Pelindung kanan dari 6it %u "iong. Sepuluh hari lalu dia melarikan pusaka ilmu rahasia "ian "un Sin "ang kami. Sukur dia belum menguasai ilmu tersebut dengan baik. "alau sudah, tentu akan sulit bagi kami untuk menandinginya. Tapi aku harus tetap mengejarnya.&

#$engapa kakek kalian tidak mengejar sendiri dan merebut kembali kitab pusaka tersebut serta menghukum murid murtad itu..4& "ata Sian ,ee sedikit penasaran. #Puluhan tahun yang lalu "akeku di kalahkan oleh seorang sakti dari Sian Thian San dan di paksa kembali ke Persia. Tadinya beliau ingin membalas setelah memperdalam ilmunya, namun dia mengurungkan niat tersebut saat usianya terus bertambah dan saat dia mengetahui suatu peristiwa besar akan terjadi di Tionggoan ini. Sepuluh hari lalu dia terluka parah oleh bokongannya yang licik dari Po tee +iok. "ekuatan kami berkurang, sehingga kami sulit untuk menempurnya. "edatangan kami kembali ke tionggoan ini sebenarnya di sebabkan adanya berita rahasia dari mata'mata kami tentang adanya pergerakan rahasia yang bergerak untuk menguasai wilayah Tionggoan ini. "ami belum berhasil mengetahui dengan jelas siapa mereka, tapi satu'satunya yang kami tahu ialah bahwa mereka memiliki bantuan kuat dari tokoh'tokoh silat dari suatu negeri di seberang lautan yang di sebut 6awadwipa. Bahkan mereka telah memiliki orang'orang yang telah di seludupkan di semua partai besar dan perkumpulan yang ada di tanah sentral ini1.& Sian ,ee terkejut sekali. Dalam hati dia berpikit* (ni adalah sesuatu yang sama sekali tidak di duganya. Dia tahu bagaimana kehebatan orang'orang dari negeri seberang itu karena salah satu dari lo'cianpwe yang mengajarinya ilmu silat berasal dari sana. Apakah ini yang di maksud orang tua itu saat mengatakan bahwa dirinya akan memikul tugas yang berat4 #Saat mendatangi partai'partai besar yang ada, kami hanya bermaksud menyelidiki keberadaan orang'orang yang di susupkan oleh 6it %u "iong saja dan tidak ada maksud lain. .anya saja kami tidak bisa terang'terangan mengatakan pada para ciangbunjin partai'partai tersebut tentang keadaan yang sedang terjadi karena mereka takkan percaya pada $o'"auw.& "embali gadis itu menjelaskan. Tak terasa mereka telah berjalan cukup jauh hingga sampailah mereka berdua di sebuah hutan yang lebat. Saat itu langkah mereka berdua terhenti. Di sekeliling mereka tampak bermunculan bayangan'bayangan yang segera mengepung tempat itu dengan senjata terhunus. 6umlah mereka tidak kurang dari lima orang. Sian ,ee mengernyitkan keningnya. "emunculan mereka ini sebenarnya tidak mengagetkan bagi Sian ,ee karena dengan kepandaiannya yang sangat tinggi, bila dia berkonsentrasi, tiada satu gerakanpun yang bisa lolos darinya dalam jarak tigapuluh li.

)ang mengagetkannya ialah karena orang'orang itu sangat di kenalnya dan mereka bukanlah orang'orang sembarangan. Di tambah lagi keadaan mereka tampak aneh sekali dengan pakaian serta jubah yang awut'awutan dn mata merah. $ereka adalah "etua Siauw ,im Pai, "hong Bok .wesioH "etua "un "un Pai, Pek ( cinjinH "etua Bu Tong PaiH Thian (n "iam 7ngH "etua %ing ,ing Pai, Bu 0ng SianjinH serta "etua "ai Pang Sian Tung Sin "ai. /amun demi dilihat adanya "hong Bok .wesio, Sian ,ee coba tersenyum dan segera menyapanya* #Apa kabar "hong Bok ,osuhu4 Baik'baikkah selama ini4& .wesio itu tersenyum aneh dengan mata mencorong kemerahan, #Sangat baik Sian'sicu, cuma ada banyak kejadian aneh yang menuntut pertanggungjawaban sicu1& hanya itu saja. Tiada yang lain. Siapapun tahu itu tidaklah cukup di pakai sebagai alasan untuk suatu pertempuran yang membuang nyawa, namun siapa yang mau peduli4 $eski Sian ,ee mau jawaban yang lebih juga terpaksa hanya bisa tersenyum masam. "arena tubuh ke lima orang itu sudah bergerak menyerangnya dengan dahsyat. Anehnya, hanya Sian ,ee yang mereka serang. Sedikitpun mereka tidak berusaha menyentuh %ui (m )an. Bahkan melirikpun tidak. Begitu bayangan ke lima orang itu bergerak, liba sinar senjata yang dahsyat juga bergerak. Sian ,ee'pun bergerak. 0ntah siapa yang lebih cepat, tapi semua berakhir begitu saja. Tak ada suara keluhan maupun teriakan kesakitan, hakekatnya %ui (m )an yang menyaksikanpun di buat tertegun dan berdecak kagum. Tak habis pikir membayangkan kalau ada manusia yang mampu bergerak sebegitu cepat seperti itu, tapi dia tidak bisa berpikir banyak karena kenyataan sudah terpampang di hadapannya. Pemuda itu berjalan perlahan menuju ke arahnya. #$ereka menyerangku hanya mengandalkan kecepatan tanpa jurus silat. Serangan yang sangat berbahaya karena entah aku menghindar atau tidakpun mereka tetap akan menjadi korban senjata kawan yang tidak bias di kendalikan. Tampaknya pikiran mereka di kuasai oleh ilmu ( .un to .oat tingkat tinggi dan racun perampas ingatan. (tu sebabnya mereka bertindak liar sehingga mudah bagiku untuk menotok mereka.& #Apa yang akan kau lakukan pada mereka4& Tanya gadis itu sambil memandang pemuda di hadapannya. Terbersit rasa kagum yang tidak bisa di sembunyikan dari tatapan matanya.

Sian ,ee tersenyum. #Apa nona punya sebuah mangkok4& #Ada1& %ui (m )an lalu mengeluarkan sebuh mangkok dari buntelan pakaiannya dan menyerahkannya pada pemuda tersebut. Sian ,ee mengambil mangkok yang di sodorkan lalu menggigit ujung jari dan mengeluarkan darahnya di atas mangkok tersebut sampai setengah. %ui (m )an hanya memandangi saja dengan heran. Setelah itu Sian ,ee bergerak cepat meminumkan darahnya ke pada kelima ciangbunjin tersebut. Selang lima menit saat khasiat darah gaib itu mulai bekerja dia membebaskan totokan mereka. "elimanya segera duduk bersila mengatur jalan darah untuk menetralisir hawa di tubuh mereka yang menjadi panas seperti bara api. $elihat keadaan telah tenang, Sian ,ee melepas pengawasan terhadap keadaan di sekelilingnya. /amun tanpa disadari oleh, dua pasang mata yang bersinar lembut dan luas saling pandang sambil menatap tak berkedip ke arah mereka. Saat itu terjadi pembicaraan rahasia di antara keduanya. #Anak itu menguasai Ajian %akra Pancasona dan Tapak Begawan Pamungkas12 Apakah kakek usil itu juga sudah sampai di tempat ini4& Bisik yang se orang ke pada rekannya dengan ilmu mengirim suara. #Tampaknya demikian, tapi apalah artinya, dia toh masih sangat muda4& jawab yang satu, juga menggunakan ilmu mengirim suara jarak jauh. #Benar masih muda, tapi tidakkah kau lihat getaran tenaga yang di pancarkan oleh matanya, kekuatannya jauh lebih hebat dari Po Tee +iok, bahkan tidaklah di bawah kita berdua1"emungkinan dia setara dengan guru kita "i Reksa Sadewa1& #"au benar kakang...hebat, walau kita sudah berlatih sekian tahun dengan menggunakan berbagai benda'benda mujiCat untuk meningkatkan tenaga dalam, tak nyana masih ada juga tokoh yang bisa menandingi, dan lagi masih sangat muda1& '''>>>''' Di tempat yang lain, Puncak Bu Tong Pai1 $ayat berserakan di mana'mana. Pertempuran yang besar tampaknya baru saja terjadi, bahkan pertarungan yang lain masih sementara berlangsung antara empat orang. Di undakan tangga aula bangunan Bu Tong Pai, tampak lima orang sedang duduk bersila karena luka dalam. $ereka adalah para pengurus utama Bu Tong Pai yang telah terluka dalam.

Di sisi sebelah sini tampak seorang pemuda berpakaian siucai dengan sepasang senjata Poan'koan'pitnya yang hebat masih sedang menempur dua orang aneh yang sakti. $ereka adalah Siluman 0lang Sakti dan Siluman 3lar Sungai "uning. Sedangkan di sisi yang lain seorang pemuda berpakaian putih yang lain, bergerak dengan jurus'jurus dahsyat bagaikan Rajawali menyambar, dengan sepasang trisula pendek, juga sedang menempur hebat dua orang manusia aneh yaitu Sepasang Siluman Tengkorak Biru. Pemuda yang pertama bukan lain adalah "ai 7ng yang bersenjatakan sepasang pit dengan ilmu .ong (n Sian Pit %iang yang sakti. Sedangkan pemuda yang kedua adalah ,iem "un, murid .oa San Pai yang mewarisi "im Tiauw Sian "ang yang dahsyat. Pertarungan itu masih terus berlangsung dengan seimbang dan dahsyat, tiba' tiba terdengar suara mengguntur yang dahsyat di keempat penjuru* #.ohoho1 empat Siluman yang terkenal tidak sanggup menyingkirkan dua orang pemuda yang tidak ternama4 Sungguh mengherankan.& Suara tersebut menyerang dengan hebat ke arah "ai 7ng dan ,iem "um. 7tomatis konsentrasi mereka terganggu. Di tempat itu tampak dua orang kakek tua bersorban yang berperawakan aneh, logatnya waktu berbicara, tampak seperti bukan penduduk asli tionggoan. "ai 7ng dan ,iem "un bersiaga meningkatkan kewaspadaan. Saat itu tiga bayangan berkelebat tiba dari bawah bukit. Tampak dua orang gadis yang amat cantik serta seorang anak berusia sebelas tahun telah berdiri dekat dengan tempat pertempuran tersebut sambil memandang ke arah kedua kakek bersorban terdebut. <.ui'cici, tampaknya kedua kakek ini sekomplotan dengan kedua nenek bersorban biru dan hijau tadi. Apa perlu kita lumpuhkan mereka sekalian4& Suara gadis itu perlahan dan lembut, namun anehnya suara itu dapat terdengar jelas oleh keempat orang yang sedang bertarung tersebut. Dua orang kakek aneh tersebut terkejut dan melirik sekilas ke arah gadis'gadis yang baru datang itu. Tentu saja mereka mengerti apa arti perkataan gadis berbaju putih itu karena nenek bersorban biru dan hijau yang di maksud pastilah /ini /aga .ijau dan /ini Racun .itam, rekan mereka yang membantu penyerbuan ke %ing ,ing pai. Dan tampaknya kedua orang itu telah tertawan musuh.

#)ong'moi, mari kita Bantu mereka1tawan saja hidup'hidup1& Seru si gadis yang di panggil .ui'cici itu yang langsung menyerbu ke dalam gelanggang pertempuran di ikuti oleh gadis yang satu lagi. Pertempuran antara kedua kakek bersorban tersebut melawan .ui +iok dan 0r )ong berlangsung dengan sangat ramai. Apalagi saat 0r )ong meningkatkan ilmunya dengan menggabungkan permainan .ok $o %ap Sha "iam Sut dengan 6urus Titisan Dewa Angin serta di selingi Ajian %akra Bayu yang merampas semangat lawan. ,awannya si kakek bersorban merah keteteran dan terkejut. (ni sama sekali tidak di sangkanya ada orang yang dapat memainkan (lmu dari para penguasa "erajaan Atas Angin yang dahsyat tersebut. Selang sepuluh jurus kemudian terpaksa Si kakak bersorban merah itu harus mengakui keunggulan 0r )ong. Pada jurus ke tigapuluh delapan, ajian %akra Bayu bersarang telak di dada kakek bersorban merah itu yang langsung terlempar dengan dada hangus dan tenaga musnah. Sementara itu di saat yang sama, +iok .ui juga telah meningkatkan permainan silatnya sampai pada kekuatan puncak dari Ajian +elap Sewunya yang sakti, meski demikian ternyata kakek bersorban kuning yang menjadi lawannya itu masih mampu menahan pukulannya. Segera dia meloncat ke atas. Dari atas tangannya bergerak'gerak melancarkan Ajian ,ebur Samudra, tangannya bersinar biru seketika itu juga. Si kakek bersorban kuning sama sekali tak menyangka akan adanya pukulan yang di takuti rimba hitam ini, namun terlambat. Baru saja kakek itu berseru kager, tubuhnya seudah di lingkupi cahaya kebiruan yang menyerap habis seluruh tenaganya dalam sekejap. $elihat akan hal ini empat siluman yang di layani oleh "ai 7ng dan ,iem "un jadi surut nyali mereka. Segera mereka membanting sesuatu ke tanah yang menimbulkan asap tebal. Di lain saat, mereka telah lenyap sambil membawa tubuh kedua kakek aneh bersorban itu. Segera "ai 7ng dan ,iem "un mendekati kedua gadis itu sambil tersenyum. Sedangkan kelima wakil dari bu Tong Pai itupun mendekati dan mengucapkan terima kasih pada mereka. Berlima. "ai 7ng yang sudah pernah bertemu dengan .ui +iok sebelumnya, sangat gembira ketika melihat gadis itu lagi, segera dia menyapa sang gadis* #Ahh, selamat bertemu lagi nona ,ian +iok .ui, apa kabar selama ini4& #Baik saudara "ai 7ng10h bagaimana kalian berdua bisa sampai di tempat ini4& Balas +iok .ui sambil tersenyum simpul.

#Saya kebetulan bertemu dengan saudara ,iem "un ini dalam perjalanan. Beliau inilah yang memberitahu kepadaku mengenai adanya penyerbuan rahasia dari para tokoh golongan sesat tersebut1& Semua mata kini di arahkan pada ,iem "un. $erasa dirinya di pandangi, mau tak mau ,iem "un akhirnya angkat suara juga* #"emarin aku sedang beristirahat di kelenteng "wan (m Bio. Saat aku terbaring di atas palang atap, bayangan keempat Siluman ini muncul dan membuat rencana mereka. Bahkan menyebut' nyebut nama 6it %u "iong (stana $ustika $atahari! dan juga nama Sian Thian San& #0h apa yang mereka katakan tentang Sian Thian San14& Tiba'tiba 0r )ong bertanya lebih lanjut dengan nada penasaran. #0ntahlah nona, meraka tidak menyebutkan banyak, hanya katanya1=Sian Thian kosong, segera selesaikan=1& #Aiiihhh, Saudara ,iem, in5ormasi anda sangat berharga sekali, saying kami tidak bias menemani lebih lama, jika ada waktu datanglah ke Sian Thian San1permisi& ,ian +iok .ui berseru sambil bersoja kea rah mereka semua di ikuti oleh 0r )ong dan Beng Sian. Sesaat kemudian mereka telah membalikkan tubuh tanpa banyak bicara dan melesat meninggalkan tempat itu. '''>>>''' Sian ,ee memandangi gadis cantik bermata biru di depannya itu sambil berdecak kagum. Belum pernah dia melihat seorang gadis yang memiliki mata yang bersinar biru seperti samudra lepas itu. Tadinya setelah menyelamatkan para ciangbunjin partai'partai besar yang ada, dia terpisah dengan %ui (m )an yang membawa darahnya untuk di minumkan pada ayahnya. Dalam perjalanan Sian ,ee bertemu dengan gadis bermata kebiruan ini yang sedang di keroyok oleh orang'orang 6it %u "iong. Segera dia menurunkan tangan membantu mengusir enam panglima 6it %u "iong dan semua pengikutnya. #/ona, mengapakah engkau berurusan dengan 6it %u "iong4& +adis itu terdiam. .anya memandang kepadanya dengan sinar mata yang aneh. Sekian lama tanpa suara. Tiba'tiba dia menarik na5as panjang. #$aukah engkau berteman denganku4& Pertanyaan yang aneh. .akekatnya jawaban ini tidak berhubungan dengan pertanyaan yang di tanyakan oleh Sian ,ee. /amun demikian, Sian ,ee melihat sesuatu yang lain di mata itu. Sesuatu

yang sangat menyedihkan dan tidak dapat di obati oleh yang lain selain seorang sahabat. +adis itu sedang kesepan. #Tentu saja mau, aku mempunyai banyak kawan dan sahabat. Bila di tambah dengan kau, bukankah sangat bagus sekali14& #Apakah kau sungguh'sungguh4& "embali pertanyaan itu di ucapkan. "ali ini dengan mata yang tajam yang coba menjenguk isi hatinya yang terdalam. Sian ,ee diam. Dia tidak menjawab dengan jawaban seperti pertanyaan yang sebenarnya tidak perlu di tanyakan. .akekatnya diapun hanya tersenyum, suatu senyuman yang sederhana, yang keluar dari hatinya yang paling dalam, tapi tanpa di ketahuinya telah merubah hati seorang (blis wanita maha sakti yang menjadi tangan kiri dari 6it %u "iong, ,o Thian Sian ,i Bidadari Pengacau ,angit!. #Tapi jika aku adalah musuhmu, masih maukah engkau berkawan denganku41& "embali mata itu mencoba menyelidiki kedalaman hatinya. #/ona, kalau seorang mau berkawan denganku, tidak perduli siapa dia, asalkan dia baik padaku dan tidak merugikanku, maka tiada alasan bagiku untuk menjauhinya1& +adis itu termenung beberapa saat. "epalanya tertunduk tanpa berkata apapun. "etika dia mengangkat wajahnya, dilihatnya pemuda itu sedang memandangnya dengan penuh kasih. Segera dia akan mengatakan sesuatu, namun saat itulah seseorang melayang mendekat ke arah mereka* #Sumoi, apa yang kau lakukan4 Apakah kau sudah lupa akan sumpahmu14& #"A33314 Sian ,ee terkejut melihat pemuda ini. "arena pemuda ini bukan lain adalah Po Tee +iok. Pemuda itu memandangnya sambil tersenyum'senyum. Saat wajahnya di alihkan ke arah gadis itu, tampak raut wajah yang cantik itu membesi dengan tatapan dingin. #Akhh, ternyata tadi kau hanya bersandiwara untuk menipuku4& kata Sian ,ee dengan suara yang penuh penyesalan #Sekarang kau tahu siapa aku4 Aku adalah Pelindung kiri 6it %u "iong ,o Thian Sian ,i, ,ie Iu ,an1& Tanyanya dengan sinar mata mencorong. Sian ,ee melihat ini, tapi tatapan itu masih sama seperti tadi, tatapan menyelidik, walaupun sekarang penuh bertenaga. Segera dia mengerahkan tenaganya untuk mengirimkan suara jarak jauh ke telinga gadis itu* #,an'moi, kau tetap sahabatku1 dan itu tidak akan berubah1&

Sekilas tampak seurat senyum cerah di wajah gadis itu. Tapi tidak lama. /amun itu cukup bagi Sian ,ee untuk memahami hati gadis itu. Saat itulah terdengar bentakan dari Po Tee +iok yang memberi aba'aba kepada sumoinya untuk mulai menyerang Sian ,ee dengan ilmu gabungan mereka.

#"au pergilah, Sian Thian San akan di serbu, jangan habiskan waktu di sini1kau harus melukai aku supaya akupun tidak perlu menyerbu ke sana1& Tiba'tiba suara halus itu terdengar di telinga Sian ,ee.
Sian ,ee berkonsentrasi melihat serangan mereka yang menebarkan hawa mujiCat. Si gadis menyerang dari atas, sedangkan sang pria menyerang dari bawah. .ebatnya, hawa yang di keluarkan dari tangan mereka bagaikan kabut tipis yang menyerang atas bawah, sehingga menghambat pergerakan tangan maupun kakinya. Diam'diam dia terkejut karena ini mengingatkan dia terhadap salah satu (lmu dari Sembilan Pusaka Dewa yang sedang di carinya, Thian Tee "ek Sian %iang Pukulan Dewa "utub ,angit F Bumi!. Ternyata ilmu ini jatuh pada mereka berdua. Sian ,ee tidak mau mengambil resiko. Segera dia kerahkan tenaganya dan tubuhnya melesat kedepan melancarkan pukulan dengan jurus "wi 6ian Pian Tee Sian %iang Telapak Dewa Bumi $erantai Ribuan (blis! yang dahsyat. Ribuan bayangan telapak dengan hawa mujiCat saling tindih di udara, saat pukulan dan tapak mereka bertiga saling beradu. Sian ,ee kagum bukan main. Diantara semua yang menguasai ilmu'ilmu dari Sembilan Pusaka Dewa, inilah yang terhebat yang pernah dia hadapi. /amun Sian ,ee bukanlah anak kemarin sore yang baru belajar silat. Benar kata %ui (m )an bahwa tidak ada yang mengetahui kedalman ilmu silatnya. (nipun terbukti. Tigapuluh jurus mereka bertarung, tapi tak satupun tanda bahwa Sian ,ee kewalahan. Akhirnya dia mengerahkan Tarian 6ari Sembilan Dewa yang dahsyat untuk mencecar lawan. Tanpa di sadari keduanya, tiba'tiba ,ie Iu ,an terlempar ke belakang dan memuntahkan darah segar dan pingsan. Sedangkan Po Tee +iok jatuh terduduk dengan kedua tangan tergantung lemas di kanan'kiri. Segera dia menggerakkan kakinya dengan ilmu meringankan tubuh, dia lari dari tempat itu sambil matanya melirik sekejab ke arah sumoinya sambil berkata dalam hati*#aku akan balaskan dendammu sumoi1&.

Sementara itu Sian ,ee segera menyambar tubuh si gadis yang pingsan dan di bawa lari dari tempat itu dengan kecepatan yang sulit di ikuti oleh mata orang berilmu tinggi sekalipun, #$enjejak Awan, $engejar %ahaya&1. JJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJ

Seri &. 'an urn!a Sian Thian San $(agian Awal%

#6DDAAAAAAAAAARRRR1..& Suara ledakan yang membahana terdengar di kejauhan. Asap dan api mengepul tinggi terlihat sangat mengerikan menyapu dan membumi'hanguskan semua yang ada di puncak tersebut. Alam menjadi sunyi. Semua mata dari delapan penjuru tertuju pada puncak tersebut. "ekagetan, ketakutan dan kesedihan semua membayang di wajah mereka yang melihat dari kejauhan. Apalagi saat mereka mengetahui dari mana datangnya suara yang dahsyat tersebut. #S(A/ T.(A/ SA/ .A/%3R21S(A/ T.(A/ SA/ .A/%3R2...& Teriakan itu sungguh sangat mengejutkan bagi siapapaun yang mendengarnya. Benarkah Sian Thian San hancur4 Benarkah ,egenda Para Dewa Pelindung Bulim sudah berakhir. Siapapun takkan percaya. Dan siapapun takkan bisa percaya. /amun yang nampak di depan mata ini bukan hanya suatu khayalan. Semua mata dapat melihat dengan jelas. 6auh di ketinggian puncak sana, Sian Thian San sedang terbakar dan masih terbakar1 '''>>>''' Sesaat setelah terjadinya ledakan di puncak itu, sesosok bayangan melesat sangat sepat. "ecepatannya tak terkira. $elebihi angin, secepat cahaya1 (lmu #$enjejak Angin, $engejar %ahaya& itu di kerahkan sampai pada tingkat paling tinggi yang bisa di kuasainya, menuju ke puncak Sian thian San. Beberapa menit kemudian, tampak bayangan'bayangan yang lain melesat naik, menuju ketinggian puncak tersebut. Dalam sekejap mereka tiba di atas. /amun mereka tidak dapat berbuat apa'apa. /ampak hanya berdiri saja seperti patung. Di hadapan mereka tampak pemandangan yang menyedihkan. Semua bangunan yang ada telah rata dengan tanah. Tidak satupun yang tersisa. Tampak seorang pemuda berpakaian putih dengan rompi kulit harimau putih berdiri di tengah'tengah reruntuhan seperti patung. $atanya memandang

kedepan dengan sinar mata mencorong tajam. Di hadapannya tampak enam mayat bergelimpangan dengan tubuh yang hampir hancur. $ereka adalah keenam dewa Peindung Sian stain San yang telah mati. Sementara di samping pemuda tersebut tampak seorang gadis yang amat cantik terduduk sambil menangis tanpa mengeluarkan suara. $atanya yang bersinar kebiruan itu sangat indah. Siapapun pasti akan terpesona memandangnya. Tapi kini gadis itu menangis. $engiringi semua kesedihan yang ada di sekitarnya. #Akhh ,ee'ko, kalau saja perjalananmu tidak tertunda karena mengobatiku, tentu tidak begini jadinya1kau1kau bunuh sajalah aku untuk menebus dosa ini1& Suara gadis itu terdengar amat memilukan1 Tiada jawaban dari pemuda di sampingnya. Bahkan bergerakpun tidak. $aka tanpa pikir panjang sang gadis bermata biru itupun tidak tahan lagi. Segera dia angkat kedua tangannya sambil menggerakkan kekuatan tertinggi dari Thian'Te "ip'"wi',i'%iang Tarian "itab (blis ,angit Bumi! yang dahsyat, dia memukul ke arah kepalanya. Sesaat lagi tangan itu pasti menguraikan isi kepalanya yang cantik. /amun saat tinggal beberapa inci dari batok kepalanya, tiba'tiba tangan itu terhenti dan tidak dapat maju lagi. Dua orang telah berdiri di sampingnya, tangan seorang memegang tangan yang lain. +adis ini heran siapa kedua gadis yang berani menahannya itu. Selagi dia hendak memberontak, sekejap kemudian dia mengurungkan niatnya tersebut. $atanya tertuju ke depan sana. Tepat di tengah'tengah di antara reruntuhan tersebut tampak sebuah meja batu bulat berdiameter lima meter yang terbagi sembilan bagian besar dengan sembilan warna. Tampak bayangan samar'samar di atasnya dua orang kakek yang sudah tua sekali namun sedang berdiri berhadapan tanpa bergerak. Tidak seorangpun mengenal mereka, kecuali Sian ,ee. "arena mereka adalah gurunya serta kakek aneh yang telah mewariskan tiga ilmu silat sakti kepadanya. Selagi mereka memandangi meja batu bulat tersebut, tampak tubuh Sian ,ee melayang kearah meja tersebut dan berdiri di tengah'tengahnya dengan mata tertutup. Sesaat kemudian terlihat bayangan tubuhnya di tengah'tengah kedua orang kakek tersebut yang menyerangnya dengan berbagai gerakan silat yang amat cepat dan dahsyat. Sian ,ee juga menyambutnya dengan memainkan delapan jurus (lmu silat yang aneh sekali dengan sangat cepat dan dahsyat tak terkira bahkan berganti'ganti dengan ilmu lain yang aneh. .akekatnya

merekapun belum pernah melihat ilmu yang aneh dengan perbawa yang dahsyat seperti ini. #Aiikh...itu Pat Sian +iam ,ie %iang...tapi mengapa begini aneh4...& Sahut seorang anak kecil berusia sebelas tahun dengan wajah keheranan bercampur takjub. Dia adalah Beng Sian, murid tunggal dari Sian ,ee. Tentu saja Beng Sian tidak tahu bahwa saat itu Sian ,ee sedang mengerahkan semua jurus ilmu silat yang di ketahuinya termasuk tiga ilmu sakti warisan si kakek aneh itu untuk melawan kedua orang tua itu. Tubuh mereka bergerak dengan sangat cepat sehingga sulit di ikuti mata ahli silat sekalipun. Sekitar tiga puluh menit lamanya Sian ,ee bersilat dengan gerakan'gerakan ilmu silat yang tinggi dan dahsyat, samar'samar dia mendengar suara bergema di telinganya secara bergantian. Ternyata itu adalah suara dari kedua kakek tersebut yang bergantian memberinya petunjuk. $akin lama'gerakannya makin berkurang bahkan akhirnya berada dalam keadaan diam sama sekali sedangkan kedua kakek itu tetap bergerak dengan gerakan yang amat cepat, bahkan kadang'kadang menghilang. Pertarungan ini sebenarnya adalah berkah yang besar buat Sian ,ee. Tanpa di sadarinya, dengan menggabungkan semua pengetahuan ilmu silat yang di milikinya sehingga setelah hampir lima jam pertempuran dengan berbagai petunjuk dari kedua kakek tersebut, dia telah memasuki pemahaman dasar baru yang lebih tinggi atas semua jenis ilmu silat berkat bantuan dari kedua orang kakek tersebut. "alau tadi dia bergerak sangat cepat seperti kedua kakek itu sehingga dia hampir kewalahan, namun semakin lama dia bergerak dia semakin memahami inti berbagai pergerakan, kecepatan, tenaga, perhitungan semua dasar ilmu silat yang di mainkan oleh kedua kakek tersebut. Semakin lama gerakannya makin terarah dan sederhana hingga akhirnya mencapai tahap berdiam diri. /amun tampaknya saja dia berdiam karena sesungguhnya dia sedang bergerak dalam kecepatan yang amat sukar di ikuti mata para ahli sekalipun untuk menghadapi serangan kedua kakek tersebut. (nilah tingkatan tertinggi dalam ilmu silat. Dalam keadaan ini Sian ,ee bergerak namun seperti tidak bergerak, diam seperti tidak diam, bergerak dengan ribuan jurus tapi nampak seperti tanpa jurus, bertenaga namun tampak seperti tanpa tenaga. Tak lama kemudian ketiganya berhenti. Sinar warna'warni yang tadi melingkupi tubuh Sian ,ee sirna. $eja Batu Bulat itu telah hancur tak berbekas. Tampak

wajah Sian ,ee segar dan bersinar'sinar, sedangkan kedua kakek itu nampak letih. Sian ,ee segera berlutut di hadapan kedua orang tersebut* #,o'6in, ,ee'ji sujud menghadap kau orang tua...,ee'ji tidak mampu menjaga keutuhan Sian Thian Sian dengan baik...& Pemuda itu berlutut dengan kepala tertunduk sedih. #6angan sedih anakku2 jauh sebelumnya, peristiwa ini sudah di ramalkan oleh para almarhum tetua di Sian thian San ini. /amun ramalan itu juga menyebutkan bahwa dari tengah'tengah kehancuran Sian Thian San akan muncul sang tunas dewa yang akan mempersatukan dua aliran ilmu ke dewaan yang kelak akan menghancurkan kekuatan jahat yang akan merajalela di dunia persilatan.& Semua terdiam. Peristiwa ini sungguh mengejutkan. /amun mereka tetap diam menatap bibir kakek itu sambil terus menunggu. #Sian Thian San adalah lambang kebanggaan,perlindungan dan keadilan. ,imaratus tahu yang lalu, ada dua kekuatan besar yang muncul di atas dunia ini. )ang pertama adalah Sian Thian San di daratan cina ini, dan kedua (stana Atas Angin di sebuah negeri seberang yang di sebut 6awaDwipa. "edua kekuatan ini merupakan simbol dan lambang kewibawaan dunia persilatan pada masanya dan bahkan masa'masa sesudahnya. Tapi Seratus tahun yang lalu, terjadi bencana di "erajaan Atas Angin. "arena salah seorang pemimpinnya memberontak dan membebaskan para tahanan abadi dari istana tersebut kemudian meloloskan diri dan mendirikan (stana tandingan yang di sebut #(stana $ustika ,angit&... "akek itu kemudian terdiam sesaat. #(stana sesat itu bergerak secara rahasia. Bahkan mereka memiliki ilmu'ilmu mujiCat yang amat hebat. Tak kalah dengan para penghuni (stana Atas Angin sendiri. $ereka bahkan hampir menguasai istana itu kalau saja tidak muncul sahabatku ini, si "akek Sakti Penunggang 6agat yang meredam kekuatan mereka. /amun demikian, "ekuatan (stana $ustika ,angit ini tidaklah musnah, bahkan tokoh sakti yang saat ini memimpin (stana tersebut memiliki ilmu yang amat mengerikan dan dahsyat bahkan boleh dikata seimbang dengan kami. Dia berumur empatpuluh tahun dan memiliki julukan #$aharaja $ustika ,angit&...& #$aa5 ,o'cianpwe, siauw'tit hanya ingin tahu, apakah hubungannya mereka dengan 6it %u "iong4& Tiba'tiba .ui +iok bertanya. .akekatnya pertanyaan ini ingin juga di dengar oleh semua orang, maka merekapun lebih memperhatikan lagi.

#"eduanya setali tiga uang, berasal dari akar yang sama. .anya saja 6it %u "iong (stana $ustika $atahari! sengaja di bangun di daratan tionggoan ini dan di kepalai oleh tiga murid terpandai dari si $aharaja $ustika ,angit. $ereka adalah Si Penunggang Angin, Si Penghancur Bumii. Tujuan mereka ialah menghancurkan Sian Thian San, (stana Atas Angin dan menguasai dunia persilatan serta membentuk dunia baru yang berdasarkan ideologi mereka...& #0h, bukankah ada tiga, siapakah yang satu lagi4 ,iem "un bertanya dengan suara penasaran. "akek itu tersenyum. Tapi matanya di arahkan kepada salah satu dari antara mereka, yakni si cantik ,ie Iu ,an. Demi mendapat tatapan tajam dari sang kakek, si gadis tak kuasa menahan, akhirnya dia menundukkan kepalanya dan berkata dengan suara perlahan* #(tu...aku adanya, ya...akulah si Dewi Pengacau langit dari 6it %u "iong...& #(iikhh...kalau begitu kau memata'matai kami4& ,u "ong %i berteriak marah sambil bersiap untu menyerang. Begitu juga teman'teman yang lainnya. /amun sebelum mereka berbuat apapun, Sian ,ee sudah menarik Iu ,an ke sampingnya. #6angan ganggu dia, sekarang dia bagian dari kita...& "atanya sambil menatap tersenyum. #Tapi..4& "embali "ong %i menyahut, tanda tak mengerti. #Percayalah ,u'heng, jika dia seperti yang kau pikirkan, kedua'suhu pasti takkan membiarkannya.& ,u "ong %u terhenyak, dia pikir benar juga. Akh masa hal sesepele itu saja tidak terpikirkan olehnya. Diam'diam dia menjadi malu dan mengangguk'angguk diam. "akek itu juga terdiam. Begitu pula kakek aneh di sebelahnya. Sampai lama tiada seorangpun yang bersuara. .ening.... Siapapun juga sedang tenggelam dalam pikiran mereka masing'masing. Terlalu banyak kejutan yang mereka alami dan dengarkan. Semua mulai tertunduk dan menilai diri serta kemampuan masing'masing. 0ntah berapa lama keadaan seperti ini. Tiba'tiba suara mereka di pecahkan oleh suara lembut si kakek aneh*

#$ulai saat ini kalian akan menghadapi lawan'lawan yang lebih tangguh, itu sebabnya kami berdua akan mematangkan semua ilmu dewa yang telah kalian pelajari agar dapat di gunakan dengan sempurna. Asal kalian bertujuh berlatih dengan tekun, dan dengan tingkat yang kalian miliki di tambah pil dewa, rasanya tidak akan lebih dari sebulan kalian akan mendapat banyak kemajuan.& $endengar akan hal ini, ketujuh orang yang berdiri di belakang Sian ,ee ini lalu menjatuhkan diri berlutut dan berterima kasih. Demikianlah "ai 7ng dengan .ong (n Sian Pin %iangnya, ,u "ong %i dengan %ui Beng Sian "iam ciangnya, ,ian .ui +iok dengan .ok $o %ap Sha %iangnya, %ui (m )an dengan Pak thian Sian .ui "iamnya, ,iem "un dengan "im Tiauw Sian "angnya, .ong 0r )ong dengan Thian ,iong Sip Pat "iamnya, ,ie Iu ,an dengan Thian Tee "ek Sian %iangnya, Dan terakhir, seorang pemuda yang berada di bagian paling belakang. Pemuda ini tidak terlalu tampan. /amun tubuhnya tegap dan kokoh bagai batu karang. Semua orang memandangnya dengan heran karena hakekatnya tidak ada orang yang mengenalnya. /amun setelah pemuda itu memperkenalkan diri, ternyata dia adalah Tio "im 6in dari keluarga Tio pewaris ilmu ,am Tee Sian .ui To +olok Terbang Dewa Bumi Selatan!, salah satu dari Sembilan Pusaka -asiat Dewa yang dahsyat. Selama sebulan penuh mereka di haruskan bersamadi dan berlatih silat melalui daya pikiran. %ara melatih ilmu seperti ini sangat aneh dan berbahaya sekali karena tubuh mereka tidak bergerak dan tidak makan hanya pikiran mereka yang berkerja sesuai dengan arahan'arahan dari kedua kakek sakti tersebut, namun ternyata setelah di lewati, ternyata membawa hasil yang besar sekali. -alau hanya satu bulan, namun hasil yang mereka telah capai adalah sama dengan hasil latihan empat puluh tahun. Apalagi di tambah dengan pil dewa penambah tenaga. '''>>>''' Sian ,ee mengajak Beng Sian meninggalkan puncak yang telah hancur itu. $eninggalkan ke tujuh rekan'rekannya bersama kedua orang gurunya yang akan melatih dan memperdalam ilmu mereka. .anya sekejap saja tubuhnya telah berada di bawah dari puncak Sian Thian San tersebut. "eadaannya sangat jauh berbeda dengan beberapa jam sebelumnya. Dengan adanya pemahaman baru dalam ilmu silatnya, dia sesungguhnya telah menjadi seorang mahaguru yang sangat sukar di cari tandingannya. #"ongcu...2& Tampak seorang pemuda memanggil Sian ,ee dengan tubuh gemetar dan mata penuh air mata. Pemuda itu datang bersama keempat rekannya. Sekejap kemudian pemuda itu berlutut, diikuti oleh rekan'rekannya

yang berlutut juga di sampingnya. $ereka adalah lima dari enambelas pengawal yang sempat selamatkan diri dari penyerbuan. #Bangunlah, dan ceritakan apa yang terjadi4& Sian ,ee tetap tenang dan menyuruh mereka berdiri. Sejenak keempat orang itu berdiri dengan kepala tertunduk. #"ami tiba'tiba di serang oleh tigabelas orang kakek bersorban yang amat sakti. "epandaian mereka tidaklah di bawah dari enam Pelindung bahkan mungkin setingkat di atas enam pelindung. Terjadi pertempuran yang dahsyat selama setengah hari, tapi kemudian enam pelindung dan kami juga tidak dapat bertahan. Saat mereka memasang peledak di sekeliling puncak, pelindung ke'enam sempat melemparkan kami ke bawah sebelum akhirnya dia mati terkena pukulan yang dahsyat.& #Sekarang apa yang akan kalian lakukan4& Tanya Sian ,ee dengan penuh selidik pada mereka. #kong'cu, kami ingin terus mengabdi. /amun kami kawatir kalau tenaga kami hanya akan merepotkan kongcu saja42& "embali jawab pemuda itu dengan suara kaku dan setengah menyesal. #.emm, mendekatlah, aku akan membantu kalian...& Tiba'tiba tubuhnya berkelebat mengelilingi ke lima pengawal tersebut. Tangannya bergerak ke arah tubuh mereka masing'masing sambil menotok seluruh nadi penting di tubuh mereka. Setelah itu dia menyuruh Beng Sian mengambil mangkok besar. Di lukainya ujung jari tangannya dan mendorong keluar darahnya dengan tenaganya. Setelah itu dia mulai meminumkan datah tersebut kepada mereka berlima. Dan menyuruh mereka bersamadi sambil saling menempelkan tangan selama enam jam. #Setelah bersemedi selama satu hari satu malam, maka kekuatan kalian akan meningkat duapuluh kali lipat dari sebelumnya. Tubuh kalian juga kebal dengan racun. Asal kalian rajin berlatih, kalian akan menjadi jago'jago yang pilih tanding. Aku mau kalian menyebar dan menghimpun kekuatan. Bila tiba saatnya Sian Thian San akan bangkit lagi untuk menggempur musuh, aku akan sangat membutuhkan bantuan kalian. .anya ingat2 6auhi kejahatan dan jalan'jalan sesat.& Setelah berkat demikian Sian ,ee dan Beng Sian lenyap dari tempat tersebut menuju ke arah selatan. Tujuan mereka hanya satu, mencari jejak ketigabelas tokoh penyerbu Sian Thian San dan istana 6it %u kiong. '''>>>'''

#.ahahahahaha.... akhirnya Sian Thian San hancur juga...Rasakan pembalasanku...2& Po Tee +iok berdiri di atas singasana (stana 6it %u "iong sambil tertawa senang. Ambisinya untuk menghancurkan Sian Thian San dan menguasai dunia persilatan akan segera terwujud. Di hadapannya tampak empat orang kakek aneh. $ereka bukan lain adalah Thian Tee Bong Su'kwi 0mpat (blis "uburan ,angit Bumi!. $ata mereka memandang ke arah pemuda tersebut dengan sinis. #.uh, apa yang kau sorakki4 Perjuangan kita masih jauh dari keberhasilan.1& Seru orang tertua. Po Tee +iok terdiam. $atanya memandang dengan sinar tajam ke arah mereka. #Dunia kang'ouw sekarang telah kehilangan pegangan mereka yang paling di harapkan. "alau aku tidak gembira menyambut hal ini, lantas Su'-i suhu suruh aku harus bagaimanakah4...& #(ni memang hasil yang bagus, namun belumlah merupakan kemenangan. $asih ada musuh'musuh tangguh yang harus di hadapi1dan mereka sekarang sudah menyadari keberadaan kita. Setidaknya haruslah ada ada rencana yang matang untuk menghadapi serangan balik mereka1& Pemuda itu mengerutkan kening. Dia hendak bicara, namun di urungkan juga karena di sampingnya tiba telah berdiri dua orang kakek dan nenek yang berperawakan aneh, serta seorang pemuda bertampang asing yang lebih tua lima tahun darinya. Segera Po Tee +iok menjatuhkan diri berlutut. #$urid Poo Tee +iok menghadap guru berdua1serta suheng.4& Perawakan "akek dan nenek tersebut tidak seperti orang pribumi kebanyakan. Pakaian merekapun aneh bentuknya dan tampak seperti dari golongan ningrat berdarah biru. /amun yang menarik dari mereka adalah sinar mata mereka yang amat lembut. Sinar mata seperti ini adalah tanda orang yang sudah mencapai tingkat tenaga dalam yang amat sempurna. Sementara bersujut, Po Tee +iok mendengar suara nenek itu* #Po Tee +iok, benar apa yang di katakan keempat gurumu itu, masih banyak tugas yang harus kau kerjakan utuk mencapai keberhasilan. Suhengmu ini baru saja kembali dari (stana $ustika langit di 6awadwipa. $ulai sekarang dia akan memperkuat kekuatanmu di tempat ini.&

#Baik subo, namun sangat di sayangkan, sumoi telah terluka parah saat bertanding dengan si bangsat Sian ,ee, dan sekarang dia lenyap tidak tahu kemana4...suatu saat nanti, aku akan membalas sematian sumoi...& Suara Po Tee +iok terdengar penuh kemarahan. #6angan khawatir, suhengmu akan menyelidiki masalah ini. /amun kau, segeralah bersiap. 6ika enam Panglima (blis dari (stana $ustika ,angit dan empat Putri +aib telah tiba, kita akan segera bergerak besar'besaran untuk menyempurnakan kekuasaan kita di tionggoan ini.& "ali ini si "akek yang menjawab sambil terkekeh'kekeh. #$aa5 suhu, seberapa hebatkah kepandaian mereka dan berapa lama lagikah kita harus menunggu4& "embali Po Tee +iok bertanya penasaran. Tampak kakek itu menarik na5as panjang dan menjawab* #.emmn, 0nam panglima (blis mungkin setingkat dengan kepandaianmu saat ini, tapi ke'empat Putri +aib adalah putri'putri pelindung (stana $ustika ,angit yang sangat sakti. Satu orang saja dari mereka setingkat di atas suhengmu dan hampir menyamai kepandaian kami sendiri. Paling lambat mereka akan tiba satu setengah bulan lagi, oleh karena itu pergunakanlah waktu yang singkat ini untuk terus berlatih memperdalam ilmumu.& #Baik suhu, tapi ada satu lagi yang menjadi pertanyaanku, bukankah kekuatan kita sudah cukup untuk menggempur para jago dari berbagai di tionggoan ini, kalaupun hanya sisa'sisa manusia'manusia tak berguna dari Sian Thian San termasuk si bangsat yang menamakan diri Pengelana Tangan Sakti itu, bukankah suhu dan subo sendiri bisa menghadapinya4& #.emmn, engkau terlalu menganggap enteng lawan, kami sudah melihat seperti apa adanya pemuda yang kau maksudkan itu, dalam hal ilmu silat mungkin kami masih sanggup menandinginya, tapi dia telah menguasai ilmu rahasia Darah +aib yang sangat sakti. Sekuat apapun kami tetap tidak akan dapat menandinginya. Satu'satunya jalan ialah mencoba ilmu baru ciptaan $aharaja $ustika ,angit yang khusus di ajarkan pada empat Putri +aib.& '''>>>''' -aktu satu bulan setengah berjalan begitu cepat. Sian ,ee sedang termenung di atas batu karang di tepi laut Po'.ai. Pikirannya berkecamuk. Penyelidikannya selama satu bulan ini telah membawanya menyadari bahwa lawan'lawan yang akan mereka hadapi bukanlah lawan yang enak.

Sampai lama dia termenung, tiba'tiba, tubuhnya bergerak. Dalam kecepatan yang amat mengagumkan tubuhnya seolah menghilang dari tempat berdirinya. Saat itu juga tidak terdengar suara apapun. Tiba'tiba batu karang yang di dudukinya tadi berhamburan dan sirna bagaikan debu di tiup angin. Diam'diam Sian ,ee terkejut sekali segera dia memandang ke arah datangnya serangan tersebut. Dia terkejut sekali karena di depannya telah berdiri tiga orang gadis yang cantik dengan dandanan minim. "etiga gadis ini tak kalah cantiknya dengan gadis' gadis yang pernah di temuinya. .anya saja dari raut wajah, dan bentuk pakaian mereka, dia dapat menduga tentu mereka dari daratan yang sama dengan si "akek Aneh yang mengajarkannya tiga ilmu sakti. Segera dia menyapa mereka* #$aa5kan cahye yang tidak tahu kehadiran nona sekalian sehingaga tidak menyambut dengan selayaknya...siapakah adanya nona bertiga ini4& +adis yang di tengah tersenyum manis dan berbicara dengan bahasa yang kaku namun suaranya merdu* #$aa5 tuan, kami baru tiba di daratan cina ini. /amaku Tara +ita, ini adik'adik seperguruanku Tara /ingrum dan Tara $urti. $asih ada lagi kakak kami yang paling tua Tara Shinta, sayangnya dia sudah mendahului kami bersama keenam pengawal kami untuk bertemu dengan paman dan bibi guru kami.& Setelah tersenyum sejenak, kembali gadis manis yang bernama Tara +ita itu melanjutkan* #"ami melihat tuan termenung, sehingga adikku telah lancang menjahili tuan. Sekali lagi kami mohon maa5.& #Akhh, tidak apa'apa, jika kalian tidak bermaksut merugikan orang lain, maka lupakan saja kejadian tadi.& Sian ,ee sudah menemukan ketenangannya dan segera membalas sambil tersenyum. #Terima kasih tuan, anda baik sekali. Aku melihat tuan bisa menghindari serangan dengan begitu mudah, apa tuan termasuk salah satu pendekar terhebat di tanah cina ini4& Pertanyaan ini membuat Sian ,ee melengak dan tersipu'sipu. #.ahaha, kalau hanya kepandaian sepertiku, mana ada harganya untuk di golongkan Pendekat Terhebat...masih banyak yang lain lagi.& "e tiga gadis itu saling menatap dengan sinar mata kagum. Tak di sangka baru saja mereka turun dari kapal, sudah bertemu dengan seorang jago yang mereka percayai ilmunya pasti tidaklah di bawah kepandaian mereka perorangan. 7tomatis timbul rasa hormat mereka.

#.emmn, sebenarnya kami masih ingin berbincang lama, namun waktu kami terbatas, lain kali saja kita bertemu lagi, kami mohon diri.& Selesai berkata demikian, mereka tersenyum dan berkelebat dari tempat itu.

Seri &. 'an urn!a Sian Thian San) (agian akhir.


Sian ,ee terhenyak. .eran dia, mengapa banyak sekali orang'orang asing dari 6awaDwipa datang ke daratan Tionggoan ini. Bahkan kepandaian merekapun tidaklah rendah. Apakah mereka bagian dari (stana $ustika ,angit4 Diam'diam dia mulai khawatir sampai akhirnya dia mendesah* #Akh, lawan begini banyak, bagaimana menghadapinya4& #.ihihi...kau memiliki ilmu maha sakti, masakkan engkau takut4& Tiba'tiba sebuah suara yang amat merdu menimpali desahannya. Sian ,ee terkejut sekali. Bagaimana mungkin dia tidak mendengar ataupun mendeteksi kehadiran seseorang dalam jarak tigapuluh li dari tempatnya, diam'diam dia menyesal atas keteledorannya. "ali ini dia lebih tekejut lagi, karena orang yang mengeluarkan suara itu adalah seorang gadis yang amat cantik dan ayu bukan main. Dia terpesona2 +adis ini begitu cantik, setelah di amati tampaknya wajah gadis itu mirip'mirip ketiga gadis tadi namun juga tidak mirip. Dengan pakaian yang putih dari bahan halus seperti gadis'gadis daratan lainnya, bahkan yang ini lebih cantik lagi dengan tubuh yang indah. +adis itu duduk di bawah pohon yang tak jauh dari situ. #/ona ini...4& #Aku adalah Sim Sian ,i...di negeri 6awa Dwipa aku di kenal sebagai Rara Ayu, aku murid kakek Aneh Penunggang 6agat...4& Belum selesai Sian ,ee bertanya, bibir manis yang merekah dari gadis itu telah memotong pembicaraannya bahkan memberi jawaban dengan lancar. Tentu saja dia tertegun dan makin terpesona memandang bibir tersebut. "embali gadis itu melanjutkan* #Aku mengenal tentang dirimu dari guruku, bahkan katanya kaupun telah mewarisi tiga jenis ilmu rahasia dari (stana Atas Angin kami4& #Akh...nona, sebenarnya akupun tak menyangka namun...& #Bagus, sekarang sambut seranganku...& "embali gadis itu memotongnya sambil tubuhnya bergerak seebat dengan kedua tangan bergerak cepat mengeluarkan

serangan yang dahsyat dengan jari'jari mungilnya yang mengeluarkan hawa pedang yang menggiriskan. Diam'diam Sian ,ee mendongkol juga dengan gadis ini. Datang'datang langsung menyerang. Tapi apa boleh buat, serangan itu sangat dahsyat, jika dia mandek saja, akan tidak baik buatnya. Segera dia bergerak mengikuti arah serangan lawan sambil mengerahkan ilmu meringankan tubuhnya. Di lain saat terjadilah pergantian jurus yang amat cepat dan dahsyat. Berkali'kali sang gadis mengeluarkan ilmu'ilmunya yang aneh, namun Sian ,ee juga menandinginya dengan ilmu'ilmu yang tak kalah aneh lagi. Akhirnya gadis itu berhenti. #.uh, kalau engkau hanya bisa memakai tiga ilmu warisan guruku, bukankah engkau terlalu memandang rendah diriku4 "alau begitu sambut Ajian Batara /aga $as yang satu ini...eaaaahhhh& Serangan yang satu ini luar biasa sekali. Segala sesuatu yang bergerak sejauh empat tombak seperti dari tempat itu seperti berhenti bergerak. Sian ,ee pun terkejut di buatnya. Pukulan itu di lakukan dalam jarak dua tombak. Datangnya juga amat cepat melebihi angin. Tak berani ayal, "aki Sian ,ee tertancap di tanah sebatas lutut. Tubuhnya terdiam dalam keheningan, namun pengaruh hawa yang keluar dari tubuhnya amat kuat melawan pengaruh dari Ajian Batara /aga $as tersebut. Dalam keadaan diam itulah, sesungguhnya tubuh Sian ,ee sedang bergerak dengan kecepatan yang amat mengagumkan sambi mengeluarkan Ajian Tapak Begawan Pamungkas untuk menahan ajian sang gadis. Tidak ada ledakan yang terjadi akibat pertemuan kedua tenaga dahsyat tersebut. Terjadi ledakan yang mat keras di iringi debu yang mengepul tinggi, setelah itu angin bertiup kencang dan semuanya tampak tenang dan mereka saling mengawasi dengan penuh selidik. Ternyata sesaat sebelum kedua pukulan mereka bertemu, keduanya segera menghentakkan pukulan mereka sehingga berbelok menghantam tanah di depan mereka. .al ini luar biasa sekali. "alau tenaga dalam mereka tidak amat kuat, mereka pasti akan terluka dlam. Biasanya hanya para tokoh angkatan tua yang tenaga dalamnya sudah sempurna saja yang bisa melakukannya. +adis itupun tersenyum. Sian ,ee'pun ikut tersenyum. Saat tubuh mereka berkelebat lenyap, di tempat mereka berdiri telah membentuk lubang sedalam dua meter. '''>>>'''

Puncak Siong San, dimana Siauw ,im Pai telah berdiri dengan megahnya selama ratusan tahun tampak tegang. Tak seorangpun tahu, tiba'tiba lonceng besar yang terdapat di tengah'tengah pendopo lenyap tanpa bekas. Tak seorangpun tahu siapa yang mengambilnya. (ni membayangkan betapa tingginya ilmu pencuri tersebut. .ari itu Siauw ,im Pai kedatangan tamu. Tamu ini bukan sembarang tamu. "hong Bhok .wesio sendiri yang menyambutnya di iringi oleh seluruh jago'jagi Siauw ,im Pai yang ada serta tak kurang dari seratus limapuluh orang. Siapa tamu istimewa yang mendapat penyambutan istimewa ini4 $ereka tak lain tak bukan adalah empat orang gadis cantik bersama seorang pemuda tampan yang bukan lain adalah Po Tee +iok sendiri. Di belakang mereka tampak duaratus orang yang di pimpin oleh enam orang berpakaian panglima perang yang aneh sekali. #"hong Bhok .wesio, aku Po Tee +iok ketua 6it %u "iong memerintahkan kau untuk tunduk di bawah perintah kami. "alian takkan punya jalan mundur selain mengabdi kepada (stana $ustika $atahari. "alau kalian menolak, kami akan membumi hanguskan puncak Siong'san ini sama seperti Sian Thian San...& terlihat senyum menyeringai dari Po Tee +iok yang pongah dan angkuh. #7mitohud..., sicu terlalu memandang rendah Siauw ,im Pai kami ini. Bagaimanapun juga Siauw ,im Pai di puncak ini adalah lambang kejayaan ratusan tahun...kami takkan tunduk di bawahperintah siapapun juga.& Sahut "hong Bhok .wesio dengan tenang. #"alau begitu aku rasa kita tidak perlu banyak bicara karena kalian sendiri yang mencari mati2...& teriak Poo Tee +iok, segera dia membari aba'aba. Serentak seluruh anak buahnya menyerbu sehingga terjadilah pertempuran yang seru. "orban mulai berjatuhan, namun paling banyak dari pihak siauw ,im Pai. "enyataannya seluruh pertempuran yang terjadi adalah berat sebelah karena lawan terlalu kuat. .anya ada beberapa tokoh Siauw ,im Pai dari angkatan tua yang boleh bertahan sama kuat, tapi itupun tidak lama. Tidak sampai tengah hari pertempuran terhenti. Tampak para hwesio Siauw ,im Pai tergeletak dengan luka'luka dan banyak yang mati. Beberapa tokohnya tampak duduk bersila untuk memulihkan luka dalam mereka. #.ahaha...bagaimana "hong Bhok .wesio, masihkan engkau berkeras untuk tidak mau tunduk di bawah 6it cu "iong4& "embali terdengar suara Po Tee +iok yang diiringi tawa menyeringai.

#7mitohudi...keputusan kami sudah bulat. Apapun yang terjadi kami tidak akan menyerah...& #Bangsat hidung kerbau keras kepala, matilah...& Sangking gusarnya, Po Tee +iok tak dapat menahan dirinya lagi. $atanya berkilat kemerahan. Satu pukulan bentuk bola tenaga yang amat dahsyat di lancarkan. Sudah tentu pukulan ini amat hebat dan tidak dapat di tahan oleh hwesio yang sudah lemah tersebut. "hong Bhok .wesio memejamkan mata menunggu kematian... /amun kematian itu tak kunjung datang juga. Sesaat pukulan itu akan menghantam "hong Bhok .wesio, tiba'tiba tampak sepasang tangan halus yang bertenaga amat kuat menangkis pukulan tersebut. Tangan tersebut amat lincah. Tidak ada bunyi yang di timbulkan saat pukulan Po Tee +iok bertemu dengan tangan halus itu. Ajaib, karena tangan itu tidak hancur, melainkan bergerak menangkap bola pukulan tersebut dan dengan entengnya membelokkan ke arahnya ke pohon terdekat. #Dhuaaaaaarrrr.....& Pohon tersebut hancur berkeping'keping. Po Tee +iok melengak kaget, sekejap dia memperhatikan bayangan seorang gadis yang amat cantik. #"au...& Po Tee +iok terkejut saat melihat seorang gadis yang dapat menyambut pukulannya. /amun bukan ke arah sang gadis tersebut saja sumber keterkejutannya, melainkan pada pria yang berdiri di samping gadis tersebut. Dia sangat mengenal sekali pria tersebut... '''>>>''' Sementara penyerangan di puncak Siong San terjadi, gerakan yang lain juga terjadi di tempat yang cukup jauh dari situ, yaitu di Bu Tong San. Tiga belas orang bersorban warna'warni di pimpin oleh si Penunggang Angin menyerang Bu Tong Pai yang saat itu sedang tidak siap. Pertempuran itupun tidak lama. Para penyerang terlalu tangguh, sementara para pemimpin teras Bu Tong Pai tidak berada di tempat. Syukurlah di saat'saat yang genting muncul tujuh orang yang memberi bantuan sehingga menyelamatkan Bu Tong Pai dari kehancuran. $ereka tidak lain adalah "ai 7ng dan kawan'kawan yang baru saja turun dari Sian Thian San dan sedang mencari Sian ,ee. Terjadi pertempuran yang dahsyat antara tokoh'tokoh sakti jaman itu. +erombolan 6it %u "iong tidak menyangka jika mereka akan mendapat perlawanan yang demikian hebat.

Si Penunggang Angin yang melihat ,ie Iu ,an, sumoi'nya berada di antara ke tujuh orang tersebut segera bergerak menghampiri sambil berseru* #Sumoi, apa maksudmu4 $engapa kau membantu pihak musuh4& #"ok suheng, maa5kan aku, sekarang aku tidak berpihak pada 6it %u "iong lagi...& Seru Iu ,an sambil tersenyum ke arah Si Penunggang Angin yang ternyata adalah she "ok tersebut. +adis ini tersenyum. $anis sekali, yah, hakekatnya tidak pernah sang suheng melihat senyuman cerah dari sang sumoy. Diam'diam dia heran. #Sumoi tahukah kau bahwa subo juga ada di sini4& #Aku tahu suheng, aku dapat merasakan hawa pembunuhnya2& Sahut si gadis tenang. #.ik..hik..hik, kalau kau sudah tahu mengapa kau tidak segera berlutut dan memberi melapor4G Tiba'tiba muncul sebuah bayangan si nenenek aneh yang langsung berdiri di hadapan Iu ,an. #$aa5kan murid yang tidak berbakti, subo2 Tapi murid tidak lagi bisa mengikuti 6it cu "iong...& "ali ini Iu ,an berbicara dengan kepala tertunduk. #Bagus, kalau kau tidak sehaluan lagi, matilah...2& "ata si nenek dengan suara geram. Segera dia mengangkat tangan hendak memukul, namun dua buah bayangan lain bergerak di menghalangi di depannya. #,an'moi, biar kami saja yang melawan mereka...& $enyusul ,ian +iok .ui dan .ong 0r )ong yang telah menghadang dengan senjata terhunus di tangan. #Siapa kalian4& /enek itu bertanya dengan ketus sambil memandang dengan mata berkilat. #Tidak perlu tahu siapa aku, kalau engkau hendak menyusahkan ,an'moi, aku takkan membiarkanmu...& +iok .ui segera bergerak menyerang sambil mengerahkan jurus Thian ,iong Sip Pat "iam Sut'nya. /enek itu mendengus melihat serangan lawan. Diam'diam dia terkejut karena lawannya yang masih muda ini ternyata memiliki ilmu yang dahsyat. Segera dia mengerahkan salah satu ilmu tongkat paling saktinya yaitu #(lmu Seribu Tongkat $enyengat Dewa& .

+erekan'gerakannya aneh. Tak kalah anehnya dengan Thian ,iong Sip Pat "iam Sut dari +iok .ui. Dengan ini mereka bertempur sebanyak limapuluh jurus dengan imbang. Sementara Si Penunggang Angin kemudian di hadapi oleh .ong 0r )ong yang mencecarnya dengan kedahsyatan ilmu pedangnya yang di mainkan bergantian menggunakan payungnya serta pedang tipis pendek di tangan kiri. -alaupun memiliki ilmu'ilmu yang sakti, namun Si Penunggang Angin tak mampu berbuat banyak untuk mengalahkan lawannya karena 0r )ong juga telah mengerahkan kedua ilmu pedang #Sepuluh 6urus Titisan Dewa Angin& dan #.ok $o %ap Sha "iam Sut& dengan dahsyat. Di sebelah, ,ian +iok .ui juga berkutat keras dengan si nenek aneh yang sakti. Pengerahan #Thian ,iong Sip Pat "iam Sut& yang di lambari #Ajian ,ebur Samudra& serta #Ajian +elap Sewu& membuat sang nenek tidak mampu mendesak lebih. "arena dia tahu kedahsyatan (lmu ,ebur Samudra yang mampu menghilangkan tenaga lawan, apa lagi Ajian +elap Sewu yang memiliki perbawa menggidikkan sangking dahsyatnya. Sementara Iu ,an telah mengundurkan diri dan bergabung dengan "ai 7ng bersama rekan'rekan lainnya untuk menahan gempuran tiga belas kakek sakti bersorban yang sakti. Ternyata dengan kepandaian mereka sekarang, tidak susah takut akan kalah. Akhirnya, karena tidak melihat jalan keluar yang lebih baik, maka pihak 6it cu "iongpun akhirnya mengundurkan diri. '''>>>''' #$au apa kau di sini4& "embali suara Po Tee +iok membentak. #.uh, Po Tee +iok, engkau membuat onar di mana'mana, kalau aku tidak melenyapkanmu, akan sulit rasanya membayangkan lebih banyak korban yang akan berjatuhan sebagai hasil pekerjaanmu yang penuh kelicikan...& Sian ,ee menyahut dengan tenang, namun matanya berkilat'kilat manahan emosi. #Bangsat, apa kau kira aku takut padamu, huh, kau rasakan kesaktian empat Putri +aib4& Sesudah demikian, dia memberi tanda pada keempat putri gaib untuk maju. "eempat putri itu memandang pada Sian ,ee sejenak. Tiba'tiba Tara +ita bersuara* #Tuan, sayang pertemuan kita kedua ini sebagai musuh...4&

#Benar...sangat di sayangkan sekali, namun apa boleh buat, aku tak dapat membiarkan kejahatan merajalela...& #Baik, kalau begitu kami berempat tidak sungkan lagi& #Silahkan...& 6awab Sian ,ee singkat. /amun saat keempat gadis itu hendak bergerak menyerang, tiba'tiba bayangan Sim Sian ,i mendahului menyerang* #.uh, apak kalian pikir aku hanya patung4...& Sejenak keempat gadis itu memendang ke arah Rara Ayu dengan pandangan mata menyelidik. #0h, apakah engkau murid istana Atas Angin yang berjuluk Putri Awan dan Angin4G Tanya Tara Shinta. #Tak usah banyak bicara, lihat pukulan....& Berkata demikian, Rara Ayu sudah menyerang dengan jurus'jurus yang mematikan dan dahsyat. Dengan begitu pertempuran empat lawan satupun terjadi dengan amat hebat. Sian ,ee membiarkan saja karena dia percaya akan kepandaian Rara Ayu. $atanya terus memandang Po Tee +iok dengan tajam. Perlahan'lahan dia melangkah mendekati pemuda tersebut. Saat itu di samping Po Tee +iok telah muncul seorang kakek yang berperawakan seperti pembesar. Di lihat dari dandanannya, Sian ,ee berani memastikan bahwa kakek ini pasti datang dari daerah yang sama dengan "akek Penunggang 6agad. #7rang muda semangatmu besar, namun kau bukan tandinganku, menyingkirlah...& "atanya sambil mengibaskan tangannya ke arah muka Sian ,ee. "ontan serangkum angin yang amat dahsyat menyerang Sian ,ee... Sian ,ee tersenyum. /amun tangannya tidak tinggal diam. Dia menggerakkan tanganya di kibaskan ke arah serangan kakek tersebut. Terjadi benturan tenaga kasat mata. tapi kakek itu terkejut karena tenaganya seolah'olah lenyap di telan samudra yang luas. #Bagus anak muda, kau sambutlah Ajian Brajakirana'ku2& Dari tangan kakek itu melesat sebuah sinar biru kehitam'hitaman sebesar jari kelingking. Sinar itu bergerak tidak terlalu cepat, namun dahsyatnya bukan kepalang. Dari tempat Sian ,ee berdiri, dia merasakan tenaga pukulan lawan yang aneh karena hawa pukulan itu membekukan semua gerakannya sehingga dadanya terasa sesak.

"eadaan ini berlangsung sangat cepat, namun walau demikia Sian ,ee bukan petarung kemarin sore. .anya dalam sekejap saja, segera Sian ,ee sadar bahaya dari pukulan tersebut. Segera dia mengempos semangatnya sambil mengerahkan Ajian Tapak Begawan Pamungkas dengan delapanpuluh persen tenaga (weekangnya. #Bleeedaaarrrrrr2....& Terjadi benturan tenaga yang dahsyat, pijaran bunga api menyilaukan mata berpendar dalam jarak empat tombak. "eduanya tak bergeming. /amun semua orangpun tahu dan dapat meihat betapa sepasang kaki kakek itu telah melesak sejengkal kedalam tanah sedangkan dari sudut bibirnya mengalir setetes darah segar. Po Tee +iok terkejut melihat akan hal ini. Segera tubuhnya melesat cepat ke depan sambil tangan kanannya mengerahkan tingkat tertinggi dari Thian'Te "ip' "wi',i'%iang menghantam dada sedangkan tangan kirinya mengerahkan ilmu Ajian Brajakirana yang dahsyat memukul ke arah perut. Tapi walau secepat apapun dia bergerak, tetap bukanlah lawan Sian ,ee yang berpuluh kali lipat lebih lihai darinya. Sedangkan kakek itu saja tidak sanggup melawannya. Pukulan Po Tee +iok tepat bersarang di dada dan perut Sian ,ee, namun sedetik itu juga Po Tee +iok merasakan tangannya amblas menembus tubuh lawan. Segera jeritan ngeri keluar dari tubuhnya. /amun saat itu juga tubuhnya telah terlempar sejauh lima tombak kebelakang dan pingsan. Sementara kakek aneh itu yang melihat Po Tee +iok terlempar, segera melesat dengan cepat menangkap tubuhnya dan melarikan diri dari situ sambil meninggalkan rekan'rekannya yang lain. Di sisi lain pertarungan antara Sim Sian ,i melawan keempat Putri +aib telah mencapai pada puncaknya. +erakan mereka amat cepatnya saling susul menyusul. Sian ,i terkejut dengan gerakan ilmu lawan yang saling membantu dengan amat rapat sekali. "eempat Putri +aib sendiri telah mengerahkan ilmu mereka yang paling dahsyat yaitu #Ajian Petaka (blis& yang sarat dengan hawa kematian mengerikan yang dahsyat. Tubuh mereka bergerak bagaikan bayangan'bayangan iblis yang menyerang dari berbagai penjuru. Sedangkan tubuh Sim Sian ,i sendiri tidak terlihat. .anya bayangan jari Pedang yang bergerak bagai jarum bertaburan di seluruh tubuhnya. "emana saja bayangan pedang itu bergerak, maka tampak pula bayangan'bayangan iblis itu hancur satu per satu.

Satu jam berikutnya kembali tersisa empat gadis itu saja. Di wajah mereka tampak cahaya keletihan. Begitu juga dengan Sim Sian ,i. +adis itu terlalu banyak mengerahkan tenaga. -alau demikian bibirnya yang mungil itumasih tetap tersenyum menghadapi pengeroyokan lawan'lawannya. Akhirnya 0mpat bayangan Putri +aib'pun bergerak merapat sambil berpegangan tangan membentuk lingkaran. Sim Sian ,i terhenyak melihat hal ini. /amun belum sempat dia membuka mulut mengucapkan sesuatu, tiba'tiba tubuh keempat gadis lawannya itu berputaran seperti gasing dengan apat cepatnya sehingga menimbulkan pusaran iblis berhawa panas yang amat dahsyat. (nilah tingkat terakhir dari #Ajian Petaka iblis&. 6arak lima tombak dari keempat gadis itu tidak terlepas dari daya sedotan yang amat kuat dari ilmu tersebut. Semua benda'benda yang tersedot kedalam pusarannya langsung hancur menjadi abu. Sim Sian ,i atau Rara Ayu terkejut sekali dan tak dapat menahan untuk tidak terseret ke dalam pusaran penghancur tersebut. /amun saat tubuhnya melayang ke arah pusaran, segera ia mengerahkan salah satu ilmu tertingginya yaitu #Ajian ,embu Sekilan& seangkan tangannya memukul kedepan dengan #Ajian Batara /aga $as& tingkat terakhir. #.aiiiiiiiiitttt......&, # Daaaaaaarrrrrrrrrrrrrrrrr....&, #Aiikh...2& Terdengar suara ledakan yang amat kuat. "eempat Putri +aib terlempar arah keempat penjuru dengan memuntahkan darah segar yang banyak. $ereka terluka dalam yang akan segera merengut nyawa mereka. Sementara di tengah bekas'bekas pusaran penghancur yang mulai memudar itu, tampak sesosok bayangan melayang bagai daun yang jatuh dari pohonnya, pingsan2. Tiada sepotong benangpun melekat di badannya. Semuanya hancur. 3ntung saja dia menguasai Ajian ,embu Sekilan yang membuatnya kebal. "alau tidak sedari tadi tubuhnya sudah pasti hancur lebur. #,i'$oi....2& Sian ,ee berseru tertahan dan memburu menangkap tubuh gadis yang polos yang pingsan dalam keadaan tanpa pakaian tersebut. Saat dia memeluknya, tubuh tersebut tampak lemah sekali seperti tidak bertenaga.

'''>>>''' Bagaimanakah keadaan Sim Sian ,i4 Seberapa kuatnyakah Ajian ,embu Sekilan mampu menahan gempuran Ajian Petaka (blis4 Bagaimana kelanjutan

petualangan para jago muda ini4 Dan bagaimana kisah asmara antara Sian ,ee dan para gadis'gadis cantik tersebut...4 /antikan kisah selanjutnya.