Anda di halaman 1dari 38

BAB I STATUS PASIEN

I. IDENTITAS PASIEN Nama Jenis Kelamin Usia Agama Suku Pendidikan Terakhir Status Pernikahan Peker!aan Alamat Tanggal II. asuk P(li : Ny. P : Perempuan : 41 tahun : Islam : Jawa : S P : Sudah enikah : I"u #umah Tangga : Sindangsari$ #T%4 #&%' K(ta )an!ar : 1*+%1+,%14

RIWAYAT PERAWATAN a. #awat Jalan ". #awat Inap : "elum pernah : "elum pernah

III.

RIWAYAT PSIKIATRI AUT-ANA N.SIS dilakukan pada pasien di P(li Psikiatri #SU/ )an!ar A. Keluhan Utama Sedih dan tidak "isa tidur B. Riwayat Gangguan Sekarang Pasien datang sendiri ke #umah Sakit pada tanggal 1* Januari ,%14 (leh kera"at pasien dikarenakan pasien sedih dan tidak "isa tidur 1 minggu yang lalu anak paling ke0il pasien masuk ke #SU/ )an!ar$ aki"atnya ge!ala pasien semakin terlihat yaitu perasaan khawatir$ 0emas$ nyeri punggung$ keluar keringat dingin$ letih$ lesu$ malas "erakti1itas$ sering "erpikiran negati2 dan pesimis$ pasien !uga merasa "ersalah dikarenakan sering "erpikiran mungkin ke!adian+ke!adian ini adalah aki"at dari d(sanya di masa lalu. Pasien !uga masih mer(k(k 1 "ungkus per hari sampai saat ini. 1

Riwayat Penyakit Dahulu !" tahun yang lalu pasien menikah dengan suami yang pertama$ pasien mengaku suaminya galak dan sering marah+marah$ suaminya "eker!a di Jakarta sehingga !arang pulang ke rumah$ mulai saat itu pasien merasa sedih$ 0emas$ dan tidak "isa tidur dikarenakan merasa tertekan (leh si2at suaminya. !# tahun yang lalu pasien hamil anak pertama 3laki+laki4$ tetapi suaminya tidak "isa datang saat pasien melahirkan dikarenakan alasan yang tidak !elas$ akhirnya pasien merasa sedih dan menyusul suaminya ke tempat ker!anya di Jakarta "ersama anaknya. Tetapi saat di Jakarta$ ternyata suaminya sudah menghamili pem"antunya$ melihat hal terse"ut pasien merasa di"(h(ngi (leh suaminya dan pasien langsung menuntut 0erai suaminya.Se!ak saat itu$ pasien merasa sedih dan memutuskan untuk mer(k(k untuk menghilangkan kesedihannya. Pasien mer(k(k 1 "ungkus per hari. !$ tahun yang lalu pasien menikah lagi dengan (rang lain$ dan mempunyai 5 anak 3laki+ laki ,$ perempuan 14$ suami pasien "eker!a di )(g(r se"agai "uruh dengan pendapatan kurang$ suami pasien pulang se"ulan sekali$ hal ini mem"uat pasien merasa khawatir dan sedih dikarenakan takut terulang lagi ke!adian "uruk dengan mantan suaminya dulu. Pendapatan suami yang kurang mem"uat pasien merasa semakin tertekan dalam hidupnya dikarenakan pasien harus menghidupi anak dari mantan suami$ 5 anak dari suami "aru$ dan ayah+ i"u pasien. &alaupun pasien sudah sering "eker!a se"agai "uruh pa"rik$ namun pendapatan pasien masih sangat kurang sekali. %! tahun yang lalu ayah pasien meninggal$ hal ini mem"uat pasien sangat sedih dan tidak "isa tidur$ ge!ala+ge!ala terse"ut semakin "ertam"ah ketika ' tahun kemudian i"u pasien meninggal 3tahun ,%1,4$ pasien merasa semakin gelisah$ 0emas$ dan sedih. /i tahun yang sama pasien menyusul suaminya ke tempat ker!anya$ )(g(r. Tetapi pasien kaget memerg(ki suaminya ternyata selingkuh dengan Janda "eranak dua. 6al ini mem"uat pasien sangat terpukul karena terulang kem"ali ke!adiannya dengan mantan suaminya$ se!ak saat itu pasien sering ,

menangis$0emas$ gelisah$ mudah lupa$ sulit untuk 2(kus$ dan perasaan khawatir yang "erle"ihan. D. Riwayat Gangguan Se&elumnya a. Gangguan '(ikiatrik Se!ak 7 ,4 tahun yang lalu sampai sekarang pasien merasa dike0ewakan (leh mantan suami dan suaminya sekarang dikarenakan suami pasien selingkuh dengan wanita lain. Pasien !uga merasa tertekan dikarenakan harus menanggung "e"an keluarga 3harus menghidupi 4 anak dan ayah+i"u pasien4 &. Gangguan )e*ik Pasien tidak mempunyai penyakit medis se"elumnya. +. Gangguan ,at P(ik-akti. Pasien adalah per(k(k akti2 se!ak tahun 1881 + sekarang Pasien tidak pernah mengk(nsumsi 9at psik(akti2 dan alk(h(l E. Riwayat Kehi*u'an Pri&a*i /u&ungan (-(ial Sikap pasien terhadap saudara lain rendah diri dikarenakan adanya perasaan tidak enak aki"at selalu merep(tkan saudara. Riwayat 'en*i*ikan Pendidikan terakhir pasien hanya sampai tingkat S/$ tetapi pasien sempat "ersek(lah sampai kelas : S/$ tetapi tidak dilan!utkan dikarenakan (rang tua pasien tidak mempunyai "iaya untuk melan!utkan sek(lahnya sehingga diputuskan untuk "erhenti. 6al ini mem"uat pasien merasa ke0ewa$ sedih dan rendah diri karena tidak sama dengan teman se"ayanya yang masih "isa sek(lah. Perkem&angan k-gniti. Pasien tidak memiliki gangguan "ela!ar$ prestasi "ela!ar dinilai "iasa sa!a. Perkem&angan em-(i *an .i(ik Pasien dinilai memiliki em(si yang depresi2$ tampak selalu sedih dan letih.

a.

Riwayat )a(a Dewa(a Riwayat 'eker0aan Setelah pasien tidak melan!utkan pendidikannya di S/$ pasien hanya "eker!a se"agai "uruh lepas dilingkungannya Riwayat 'ernikahan Pasien sudah menikah dua kali Riwayat keagamaan Pasien sangat ra!in "eri"adah$ pasien rutin menga!i di rumahnya setiap s(re sampai malam. Riwayat akti1ita( (-(ial Pasien "ergaul angat "aik dengan teman+temannya Riwayat hukum Pasien tidak pernah "ermasalah se0ara hukum. as!id dekat

&. Riwayat Keluarga Pasien merupakan anak pertama dari dua "ersaudara. Adik pasien "erumur 5' tahun laki+laki "ernama Ant($ adik pasien sudah "erkeluarga dan tinggal di Jakarta. +. Situa(i Kehi*u'an Sekarang Pasien tinggal "ersama suami$ "eserta 4 anaknya. Pasien sangat sayang terhadap suaminya dan anak+anaknya. Tetapi pasien masih mempunyai rasa takut dan khawatir yang "erle"ih terhadap suaminya dikarenakan pernah diselingkuhi suaminya. Pasien "erakti1itas sehari+hari se"agai i"u rumah tangga$ Pendapatan keluarga pasien dirasa sangat kurang menurut pasien.

III.STATUS )ENTA2 A. De(kri'(i Umum Penam'ilan

Pasien se(rang perempuan$ "er"adan kurus$ tinggi sekitar 1;; 0m dan "erat :, kg$ tampak tidak "erpenampilan menarik$ tidak ada kelainan "entuk tu"uh$ tidak ada gangguan "er!alan$ pasien "er!alan n(rmal. Pasien "erkulit saw( matang$ ram"ut tertutup !il"a". Pasien memakai gamis "agus tidak a0ak+ a0akan.

Perilaku *an akti1ita( '(ik-m-t-r Pasien nampak gelisah$ sedih$ menangis$ perhatian pasien sangat "aik$ dan sangat "erminat untuk diwawan0ara. Pewan0ara tidak sulit menggali keluhan dari pasien. K(nsentrasi pasien 0ukup "aik$ mudah untuk men!awa" pertanyaan dari pemeriksa. Saat diwawan0arai pasien !uga merasa senang. Pasien men!awa" pertanyaan pemeriksa dengan nada sedih. Sika' terha*a' 'emerik(a Pada wawan0ara pertama$ pewawan0ara tampak mudah untuk menggali in2(rmasi perihal keluhan pasien$ pasien 0ukup k((perati2$ dan men!awa" pertanyaan dari pewan0ara dengan nada yang sedih$ pasien perhatian terhadap pertanyaan yang dil(ntarkan (leh pewan0ara. Kadang$ pasien sedih dan menangis karena merasa hidupnya sangat "anyak 0("aan dan masalah. Pasien masih mempunyai rasa takut terhadap suaminya. Pem&i+araan 3speech4 <ara "er"i0ara =(lume "er"i0ara : Sp(ntan$ rele1an$ suara lemah : rendah

Ke0epatan "er"i0ara : 0ukup >angguan "er"i0ara B. Alam Pera(aan ((d A2ek : Sedih : /epresi2 ; : tidak ada a2asia$ tidak ada disartria$ tidak ada ek(lalia.

Kesesuaian

: Sesuai

Gangguan Per(e'(i /alu(ina(i o o o o Audit(rik =isual Taktil >ustat(rik : Tidak ada : Tidak ada : Tidak ada : tidak ada : tidak ada

Ilu(i

D.

Gangguan Pikir o o Bentuk Pr-(e( Pikir o Pr-*ukti1ita( o K-ntinuita( )l(0king Pre(kupasi : Tidak ada. : Ada : <ukup 5 #ealistik 3?4

Ass(siasi l(nggar : Tidak ada Ink(herensia : Tidak ada. : Tidak ada. : Tidak ada. : Tidak ada : Tidak ada.

&(rd salad
Ne(l(gisme Flight of Idea

Sirkumstansial
o I(i 'ikir

o Gangguan i(i 'ikiran : Ter"atas Waham )i9arre : Tidak ada.

Persekut(rik@paran(id : Tidak Ada <uriga Ke!ar #e2erensi Ke"esaran Th(ught (2 inserti(n : Tidak Ada : Tidak Ada : Tidak ada. : Tidak ada. : Tidak ada.

Th(ught (2 "r(ad0asting: Tidak ada. Th(ught (2 withdrawal : Tidak ada. Delution of control 6&(e(i E. Sen(-rium *an K-gniti. Ke(a*aran : <(mp(s mentis 6rienta(i : "aik o &aktu 3pasien mampu menyatakan sekarang ini siang@s(re@malam4 o Tempat 3pasien dapat menye"utkan "ahwa saat ini sedang "erada di P(li Psikiatri4 o -rang 3pasien tahu "ahwa ia sedang diwawan0arai (leh /(kter o Daya ingat : )aik o /aya ingat !angka pan!ang 3pasien dapat mengingat alamat rumah$ nama sek(lah S/$ S P4 ' uda4 : Tidak Ada : Tidak ada

o /aya ingat !angka pendek 3pasien dapat mengingat menu sarapan pagi tadi4 o /aya ingat yang "aru+"aru ini ter!adi 3pasien dapat mengingat kapan ia datang ke rumah sakit4 o /aya ingat segera 3pasien dapat mengingat nama d(kter muda yang wawan0ara saat itu$ dan dapat mengulang dengan "aik urutan nama "enda Akursi$ pulpen$ tele1isiB4 K-n(entra(i : k(nsentrasi 0ukup "aik 7. Daya Nilai Daya nilai (-(ial : )aik enurut pasien men0uri adalah per"uatan tidak "aik. U0i *aya nilai : )aik isalnya !ika pasien menemukan d(mpet 3dengan identitas pemilik4 di!alan dan terdapat uang #p. 1.%%%.%%%$+ ia akan mengem"alikan d(mpet "eserta uang terse"ut ke kant(r P(lisi Daya nilai realita(: )aik G. /. I8 Reality Test Ability 3RTA4 5 Baik Tilikan : Tilikan dera!at III

IK/TISAR PENE)UAN YANG BER)AKNA ((d A2ek >angguan persepsi >angguan pr(ses pikir #TA : Sedih : /epresi2 : Tidak ada : Tidak ada * : )aik

>angguan isi pikir Tilikan Cakt(r stress(r

: Tidak ada : Tilikan dera!at III : Permasalahan dengan mantan suaminya dan suaminya sekarang yang "erselingkuh$ "e"an untuk menghidupi 4 anak dan ayah+i"u$ dan ayah+i"u pasien yang meninggal

8I.

76R)U2ASI DIAGN6STIK )erdasarkan PP/>J+III kasus ini dig(l(ngkan kedalam : AKSIS I P(ik-tik Ada a2ek depresi2 yang men(n!(l Terdapat ge!ala kehilangan minat dan kegem"iraan dan "erkurangnya energi 3menurunnya akti1itas4 disertai perasaan sedih dan tertekan Terdapat k(nsentrasi "erkurang$ gagasan tentang perasaan "ersalah$ harga diri dan keper0ayaan diri "erkurang$ tidur terganggu. Terdapat dua epis(de telah "erlangsung masing+masing selama minimal , minggu dengan sela waktu "e"erapa "ulan tanpa gangguan a2ekti2 yang "ermakna. Tidak dise"a"kan gangguan (riginal$ int(ksikasi ("at AKSIS II AKSIS III AKSIS I8 AKSIS 8 5 /iagn(sis tertunda 5 Tidak ditemukan adanya penyakit medis. 5 asalah supp(rt system 5 >AC S<AD. 1 tahun *%+'1 E >AC S<AD. Pemeriksaan :%+;1 5 7##.! Gangguan De're(i Berulang E'i(-*e Kini Berat tan'a Ge0ala

8II. AKSIS I P(ik-tik

E8A2UASI )U2TIAKSIA2 5 7.##.! Gangguan De're(i Berulang E'i(-*e Kini Berat tan'a Ge0ala

AKSIS II 5 Diagn-(i( tertun*a AKSIS III 5 Ti*ak a*a ma(alah me*i( AKSIS I8 5 )a(alah (u''-rt (y(tem AKSIS 8 5Gl-&al A((e(ment -. 7un+ti-ning 3GA74 S A2E % tahun 9$:;% <GA7 'emerik(aan =$:>% 8

8III. a. ". 0. d.

DA7TAR )ASA2A/ -rgan("i(l(gik : Tidak ada. Psik(l(gi S(sial Keluarga : Tidak ada : asalah supp(rt system

: 6idup se"agai tulang punggung keluarga

I?.

PR6GN6SIS Cakt(r + 2akt(r yang mendukung kearah pr(gn(sis "aik: o Spiritualitas pasien yang "aik 3ra!in "eri"adah4 o Kesadaran pasien untuk "er("at Cakt(r + 2akt(r yang mendukung kearah pr(gn(sis "uruk: o Tidak ada dukungan keluarga o )e"an ek(n(mi keluarga yang "erat Kesimpulan pr(gn(sisnya adalah: Fu( ad 1itam Fu( ad 2un0ti(nam Fu( ad sanati(nam : ad "(nam : du"ia ad "(nam : du"ia ad "(nam

?.

PENATA2AKSANAAN

%. 7armak-tera'i Amitriptilin 3 1 ta" G % G 1 ta" 4 !. Tera'i P(ik-tera'i

1%

a.

em(ti1asi pasien agar minum ("at teratur dan k(ntr(l rutin setelah pulang dari perawatan.

".

em"eri dukungan dan perhatian kepada pasien dalam menghadapi masalah serta mem"erikan d(r(ngan agar le"ih ter"uka "ila mempunyai masalah dan !angan memper"erat pikiran dalam menghadapi suatu masalah.

0.

em"erikan edukasi kepada pasien "ahwa ("at yang diminum tidak menim"ulkan ketergantungan !ustru se"agai peng(ntr(l 9at kimia di (tak agar ge!ala yang dialami pasien "isa terk(ntr(l dan pasien "isa men!alani kehidupan sehari+hari seperti se"elum sakit

#.

Tera'i K-gniti. en!elaskan pada pasien tentang penyakit dan ge!ala+ge!alanya$ menerangkan tentang ge!ala penyakit yang tim"ul aki"at 0ara "er2ikir$ perasaan dan sikap terhadap masalah yang dihadapi.

".

Tera'i S-(ial eli"atkan pasien se0ara akti2 dalam kegiatan terapi akti1itas kel(mp(k di #S agar ia dapat "erakti1itas dan "erinteraksi dengan lingkungannya

>.

Tera'i Keluarga en!elaskan kepada keluarga pasien mengenai penyakit pasien$ penye"a"nya$ 2akt(r pen0etus$ per!alanan penyakit dan pemikirannya. ren0ana terapi serta mem(ti1asi keluarga pasien untuk selalu mend(r(ng pasien mengungkapkan perasaaan dan

=.

Tera'i Peker0aan eman2aatkan waktu luang dengan melakukan h("i atau peker!aan yang "erman2aat.

11

BAB II TN@AUAN PUSTAKA DEPRESI !.% De're(i

!.%.% Kelainan A.ekti. Istilah kelainan a2ekti2 men0akup penyakit+penyakit dengan gangguan a2ek 3m((d4 se"agai ge!ala primer$ sedangkan semua ge!ala lain "ersi2at sekunder. A2ek "isa terus menerus depresi atau gem"ira 3dalam mania4 dan kedua epis(de ini "isa tim"ul pada (rang yang sama$ karena itu dinamai Apsik(sis manik+depresi2B. Penyakit dengan hanya satu !enis serangan dise"ut unip(lar$ dan !ika epis(de manik dan depresi2 keduanya ada dise"ut "ip(lar5. ((d merupakan su"!eti1itas peresapan em(si yang dialami dan dapat dutarakan (leh pasien dan terpantau (leh (rang lainH termasuk se"agai 0(nt(h adalah depresi$ elasi dan marah. Kepustakaan lain$ mengemukakan m((d$ merupakan perasaan$ atau nada Aperasaan hatiB sese(rang$ khususnya yang dihayati se0ara "atiniah4. Pasien dalam keadaan m((d terdepresi memperlihatkan kehilangan energi dan minat$ merasa "ersalah$ sulit "erk(nsentrasi$ hilangnya na2su makan$ "erpikir mati atau "unuh diri. Tanda dan ge!ala lain termasuk peru"ahan dalam tingkat akti1itas$ kemampuan k(gniti2$ "i0ara dan 2ungsi 1egetati1e 3termasuk tidur$ akti1itas seksual

1,

dan ritme "i(l(gik yang lain4. >angguan ini hampir selalu menghasilkan hendaya (handicap4 interpers(nal$ s(sial dan 2ungsi peker!aan4. Klasi2ikasi gangguan suasana perasaan 3m((d@a2ekti24 menurut PP/>J+III;: C5% .pis(de C5%.1 C5%.* C51 anik ania tanpa ge!ala psik(tik ania dengan ge!ala psik(tik anik ITT C5%.% 6ip(mania

C5%.8 .pis(de

>angguan A2ekti2 )ip(lar C51.% >angguan a2ekti2 "ip(lar$ epis(de hip(manik C51.1 >angguan a2ekti2 "ip(lar$ epis(de kini manik tanpa ge!ala psik(tik C51., >angguan a2ekti2 "ip(lar$ epis(de kini manik dengan ge!ala psik(tik C51.5 >angguan a2ekti2 "ip(lar$ epis(de kini depresi2 ringan atau sedang .5% Tanpa ge!ala s(matik .51 /engan ge!ala s(matik C51.4 >angguan a2ekti2 "ip(lar$ epis(de kini depresi2 "erat tanpa ge!ala psik(tik C51.; >angguan a2ekti2 "ip(lar$ epis(de kini depresi2 "erat dengan ge!ala psik(tik C51.: >angguan a2ekti2 "ip(lar$ epis(de kini 0ampuran C51.' >angguan a2ekti2 "ip(lar$ epis(de kini dalam remisi C51.* >angguan a2ekti2 "ip(lar lainnya C51.8 >angguan a2ekti2 "ip(lar ytt

C5,

.pis(de /epresi2 C5,.% .pis(de depresi2 ringan .%% Tanpa ge!ala s(matik .%1 /engan ge!ala s(matik C5,.1 .pis(de depresi2 sedang .1% Tanpa ge!ala s(matik .11 /engan ge!ala s(matik C5,., .pis(de depresi2 "erat tanpa ge!ala psik(tik C5,.5 .pis(de depresi2 "erat dengan ge!ala psik(tik C5,.* .pis(de depresi2 lainnya C5,.8 .pis(de depresi2 ITT 15

C55

>angguan /epresi2 )erulang C55.% >angguan depresi2 "erulang$ epis(de kini ringan .%% Tanpa ge!ala s(matik .%1 /engan ge!ala s(matik C55.1 >angguan depresi2 "erulang$ epis(de kini sedang 1% Tanpa ge!ala s(matik .11 /engan ge!ala s(matik C55., >angguan depresi2 "erulang$ epis(de kini "erat tanpa ge!ala psik(tik C55.5 >angguan depresi2 "erulang$ epis(de kini "erat dengan ge!ala psik(tik C55.4 >angguan depresi2 "erulang$ kini dalam remisi C55.* >angguan depresi2 "erulang lainnya C55.8 >angguan depresi2 "erulang ITT

C54

>angguan Suasana Perasaan 3 ((d@A2ekti24 C54.% Sikl(timia C54.1 /istimia

enetap

C54.* >angguan suasana perasaan 3m((d@a2ekti24 menetap lainnya C54.8 >angguan suasana perasaan 3m((d@a2ekti24 menetap ITT C5* >angguan Suasana Perasaan 3 ((d@A2ekti24 Dainnya C5*.% >angguan suasana perasaan 3m((d@a2ekti24 tunggal lainnya .%% .pis(de a2ekti2 0ampuran C5*.1 >angguan suasana perasaan 3m((d@a2ekti24 "erulang lainnya .1% >angguan depresi2 singkat "erulang C5*.* >angguan suasana perasaan 3m((d@a2ekti24 lainnya I/T C58 !.%.! De.ini(i /epresi adalah gangguan psikiatri yang men(n!(lkan mood se"agai masalahnya$ dengan "er"agai gam"aran klinis yakni gangguan epis(de depresi2$ gangguan distimik$ gangguan depresi2 may(r dan gangguan depresi2 unip(lar serta "ip(lar5. /epresi merupakan satu masa terganggunya 2ungsi manusia yang "erkaitan dengan alam perasaan yang sedih dan ge!ala penyertanya$ termasuk peru"ahan pada p(la tidur dan na2su makan$ psik(m(t(r$ k(nsentrasi$ anhed(nia$ kelelahan$ rasa putus asa dan tak "erdaya$ serta gagasan "unuh diri1. 14 >angguan Suasana Perasaan 3 ((d@A2ekti24 ITT

Jika gangguan depresi2 "er!alan dalam waktu yang pan!ang (distimia) maka (rang terse"ut dikesankan se"agai pemurung$ pemalas$ menarik diri dari pergaulan$ karena ia kehilangan minat hampir disemua aspek kehidupannya5. !.%.# E'i*emi-l-gi >angguan depresi "erat$ paling sering ter!adi$ dengan pre1alensi seumur hidup sekitar 1; persen. Perempuan dapat men0apai ,;J. Sekitar 1%J perawatan primer dan 1;J dirawat di rumah sakit. Pada anak sek(lah didapatkan pre1alensi sekitar ,J. Pada usia rema!a didapatkan pre1alensi ;J dari k(munitas memiliki gangguan depresi2 "erat5.. 1. Jenis Kelamin Perempuan ,K lipat le"ih "esar di"anding laki+laki. /iduga adanya per"edaan h(rm(n$ pengaruh melahirkan$ per"edaan stres(r psik(s(sial antara laki+laki dan perempuan$ dan m(del perilaku yang dipela!ari tentang ketidak"erdayaan4. Pada pengamatan yang hampir uni1ersal$ terdapat pre1alensi gangguan depresi2 "erat yang dua kali le"ih "esar ada wanita di"andingkan dengan laki+lak. Pada penelitian lain dise"utkan "ahwa wanita , hingga 5 kali le"ih rentan terkena depresi di"andingkan laki+laki. &alaupun alasan adanya per"edaan terse"ut tidak diketahui$ alasan untuk per"edaan terse"ut didalilkan se"agai keterli"atan dari per"edaan h(rm(nal$ e2ek kelahiran$ per"edaan stress(r psik(s(sial dan m(del perilaku keputusasaan yang dipela!ari1$5 Pada penelitian yang dilakukan NI 6 3,%%,4 ditemukan "ahwa pre1alensi yang tinggi pada wanita di"andingkan pria kemungkinan dikarenakan adanya ketidakseim"angan regulasi h(rm(n yang langsung mempengaruhi su"stansi (tak yang mengatur em(si dan m((d 0(nt(hnya dapat dilihat pada situasi P S 3Pre Menstrual Syndrome4. Untuk wanita yang telah menikah$ depresi dapat diperparah dengan masalah keluarga dan peker!aan$ merawat anak dan (rangtua lan!ut usia$ kekerasan dalam rumah tangga dan kemiskinan. ,. Usia #ata+rata usia sekitar 4% tahun+an. 6ampir ;%J (nset diantara usia ,%+;% tahun. >angguan depresi "erat dapat tim"ul pada masa anak atau lan!ut usia. /ata terkini menun!ukkan gangguan depresi "erat diusia kurang dari ,% tahun. 1;

ungkin

"erhu"ungan

dengan

meningkatnya

pengguna

alk(h(l

dan

penyalahgunaan 9at dalam kel(mp(k usia terse"ut4. Pada umumnya$ rata+rata usia (nset untuk gangguan depresi2 "erat adalah kira+kira 4% tahun$ dimana ;%J dari semua pasien mempunyai (nset antara usia ,% dan ;% tahun. >angguan depresi2 "erat !uga memiliki (nset selama masa anak+ anak atau pada lan!ut usia. )e"erapa data epidemi(l(gis menyatakan "ahwa insidensi gangguan depresi2 "erat mungkin meningkat pada (rang+(rang yang "erusia kurang dari ,% tahun 3Kaplan$ ,%1%4. Pada penelitian lain yang dilakukan (leh Akhtar 3,%%'4 didapatkan "ahwa tingkat pre1alensi tertinggi ter!adi pada kel(mp(k usia ,%+,4 tahun 314$5J4 dan yang terendah pada kel(mp(k usia L'; tahun 34$5J4$ sementara data yang didapatkan dari NI 6 3,%%,4 menye"utkan "ahwa tingkat depresi ter"anyak ditemukan pada kel(mp(k usia L1* 31%J4. 5. Status Perkawinan &anita yang tidak menikah memiliki ke0enderungan le"ih rendah untuk menderita depresi di"andingkan dengan wanita yang menikah namun hal ini "er"anding ter"alik untuk laki+laki4. Pada umumnya$ gangguan depresi2 "erat ter!adi paling sering pada (rang yang tidak memiliki hu"ungan interpers(nal yang erat$ pasangan yang "er0erai atau "erpisah. Penelitian yang dilakukan (leh Akhtar 3,%%'4 memperlihatkan "ahwa pre1alensi tertinggi dari depresi didapatkan pada pasangan yang "er0erai atau "erpisah. tahun

4. Cakt(r S(si(ek(n(mi dan )udaya Tidak ditemukan k(relasi antara status s(si(ek(n(mi dan gangguan depresi "erat. /epresi le"ih sering ter!adi di daerah pedesaan di"anding daerah perk(taan4. )erdasarkan penelitian yang dilakukan (leh National Academy on An Aging Society 3,%%%4 didapatkan data "ahwa pada kel(mp(k resp(nden dengan pendapatan rendah ditemukan tingkat depresi yang 0ukup tinggi yaitu se"esar 1:

;1J. Pada penelitian Akhtar 3,%%'4 ditemukan tingkat depresi terendah pada kel(mp(k pendidikan Sek(lah enengah Atas 3S A4 se"esar 38$1J4 dan se"aliknya tingkat depresi yang tertinggi ditemukan pada resp(nden dengan kel(mp(k pendidikan yang le"ih tinggi se"esar 315$4J4. &alaupun hasil ini dapat men!adi indikasi adanya per"edaan tingkat depresi pada tingkat pendidikan$ namun hal terse"ut tidak memiliki k(relasi p(siti2 dengan ter!adinya gangguan depresi21. !.%." Eti-l-gi .ti(l(gi depresi terdiri dari: 1. Cakt(r genetik /ari penelitian keluarga didapatkan gangguan depresi may(r dan gangguan "ip(lar terkait erat dengan hu"ungan saudaraH !uga pada anak kem"ar$ suatu "ukti adanya kerentanan "i(l(gik$ pada genetik keluarga terse"ut. /ata genetik dengan kuat menyatakan "ahwa suatu 2akt(r penting di dalam perkem"angan gangguan m((d adalah genetika. Tetapi$ p(la penurunan genetika adalah !elas melalui mekanisme yang k(mpleks. )ukan sa!a tidak mungkin untuk menyingkirkan e2ek psik(s(sial$ tetapi 2akt(r n(n genetik kemungkinan memainkan peranan kausati2 dalam perkem"angan gangguan m((d pada sekurangnya "e"erapa (rang. Penelitian keluarga menemukan "ahwa sanak saudara dera!at pertama dari penderita gangguan depresi2 "erat "erkemungkinan , sampai 5 kali le"ih "esar daripada sanak saudara dera!at pertama1. ,. Cakt(r )i(kmia Se!umlah "esar penelitian telah melap(rkan "er"agai kelainan di dalam meta"(lit amin "i(genik yang men0akup neur(transmitter n(repine2rin$ ser(t(nin dan d(pamine 3>am"ar ,.1.4.14. /alam penelitian lain !uga dise"utkan "ahwa selain 2akt(r neur(transmitter yang telah dise"utkan di atas$ ada "e"erapa penye"a" lain yang dapat men0etuskan tim"ulnya depresi yaitu neur(transmitter asam amin( khususnya >A)A 3Gamma-Aminobutyric Acid4 dan peptida neur(akti2$ regulasi neurend(krin dan neur(anat(mis1. Pada regulasi neur(end(krin$ gangguan m((d dapat dise"a"kan terutama (leh adanya kelainan pada sum"u adrenal$ tir(id dan h(rm(n pertum"uhan. Selain itu 1'

kelainan lain yang telah digam"arkan pada pasien dengan gangguan m((d adalah penurunan sekresi n(0turnal melant(nin$ penurunan pelepasan pr(laktin terhadap pem"erian trypt(phan$ penurunan kadar dasar CS6 3Follicle Stimullating ormon4 dan D6 3!uteini"ing laki+laki 3Trisdale$ ,%%54. ormon4$ dan penurunan kadar test(ster(n pada

>am"ar ,.1.4.1.

ekanisme ter!adinya depresi dengan eti(l(gi neur(transmitter

Ada dua hip(tesis ter!adinya depresi se0ara "i(kimia$ yaitu: a. 6ip(tesis Katek(lamin )e"erapa penyakit depresi "erhu"ungan dengan de2isiensi katek(lamin pada resept(r (tak. #eserpin yang menekan amina (tak diketahui kadang+ kadang menim"ulkan depresi lam"at5. /isamping itu$ 6P> 3 eta"(lit primer n(radrenalin (tak4 menurun dalam urin pasien depresi sewaktu mereka mengalami epis(de depresi dan meningkat di saat mereka gem"ira5. ". 6ip(tesis Ind(lamin 6ip(tesis ind(lamin mem"uat pernyataan serupa untuk ;+

hidr(Kitriptamin 3; 6T4. meta"(lit utamnya asam ;+hidr(ksi ind(lasetat 3;6IAA4 menurun dalam D<S pasien depresi$ dan ; 6IAA rendah pada (tak

1*

pasien yang "unuh diri. D+Tript(2an$ yang mempunyai e2ek antidepresi meningkatkan ;6T (tak5. 5. Cakt(r 6(rm(n Kelainan depresi may(r dihu"ungkan dengan hipersekresi k(rtis(l dan kegagalan menekan sekresi k(rtis(l sesudah pem"erian deKametas(n. Pasien depresi resisten terhadap penekanan deKametas(n dan hasil a"n(rmal ini didapatkan pada sekitar ;%J pasien$ terutama pada pasien dengan depresi "ip(lar$ waham dan ada riwayat penyakit ini dalam keluarga5. &anita dua kali le"ih sering dihu"ungkan dengan pruerperium atau men(pause. )unuh diri dan saat masuk rumah sakit "iasanya se"elum menstruasi. Selama penyakit a2ekti2 "erlangsung sering tim"ul amen(re. 6al ini menggam"arkan "ahwa gangguan end(krin mungkin merupakan 2akt(r penting dalam menentukan eti(l(gi5. 4. Cakt(r Kepri"adian Prem(r"id Pers(nalitas sikl(timik men!adi sasaran gangguan a2ek ringan selama hidupnya$ keadaan ini tidak "erhu"ungan dengan penye"a" eksterna. Kepri"adian depresi ditun!ukkan dengan perilaku murung$ pesimis dan kurang "ersemangat. Pers(nalitas hip(mania "erperilaku le"ih riang$ energetik dan le"ih ramah dari rata+rata4 ereka dengan rasa per0aya diri rendah$ senantiasa melihat dirinya dan dunia luar dengan penilaian pesimistik. Jika mereka mengalami stres "esar$ mereka 0enderung akan mengalami depresi. Para psik(l(g menyatakan "ahwa mereka yang mengalami gangguan depresi2 mempunyai riwayat pem"ela!aran depresi dalam pertum"uhan perkem"angan dirinya. ereka "ela!ar seperti m(del yang mereka tiru dalam keluarga$ ketika menghadapi masalah psik(l(gik maka resp(n mereka meniru perasaan$ pikiran dan perilaku gangguan depresi2. -rang "ela!ar dengan pr(ses adapti2 dan maladapti2 ketika menghadapi stres kehidupan dalam kehidupannya di keluarga$ sek(lah$ s(sial dan lingkungan ker!anya. Cakt(r lingkungan mempengaruhi perkem"angan psik(l(gik dan usaha sese(rang mengatasi masalah. Cakt(r pem"ela!aran s(sial !uga menerangkan kepada kita mengapa masalah psik(l(gik ke!adiannya le"ih sering mun0ul pada angg(ta keluarga dari generasi ke generasi. Jika anak di"esarkan dalam suasana pesimistik$ 18

dimana d(r(ngan untuk ke"erhasilan !arang atau tidak "iasa$ maka anak itu akan tum"uh dan "erkem"ang dengan kerentanan tinggi terhadap gangguan depresi24. ;. Cakt(r Dingkungan .nam "ulan se"elum depresi$ pasien depresi mengalami le"ih "anyak peristiwa dalam hidupnya. ereka merasa ke!adian ini tidak memuaskan dan mereka keluar dari lingkungan s(sial. *%J serangan pertama depresi didahului (leh stress$ tetapi angka ini akan !atuh men!adi hanya ;%J pada serangan "erikutnya. Pasien depresi diketahui !uga le"ih sering pada anak yang kehilangan (rang tua di masa kanak+kanak di"andingkan dengan p(pulasi lainnya5. enurut Creud$ kehilangan ("yek 0inta$ seperti (rang yang di0intai$ peker!aan tempatnya "erdedikasi$ hu"ungan relasi$ harta$ sakit terminal$ sakit kr(nis dan krisis dalam keluarga merupakan pemi0u epis(de gangguan depresi2. Seringkali k(m"inasi 2akt(r "i(l(gik$ psik(l(gik dan lingkungan merupakan 0ampuran yang mem"uat gangguan depresi2 mun0ul1$4. Satu pengamatan klinis yang telah lama direplikasi adalah "ahwa peristiwa kehidupan yang menye"a"kan stress le"ih sering mendahului epis(de pertama gangguan m((d daripada epis(de selan!utnya 1. Satu te(ri yang dia!ukan untuk men!elaskan pengamatan terse"ut adalah "ahwa stress yang menyertai epis(de pertama menye"a"kan peru"ahan "i(l(gi (tak yang "ertahan lama. Peru"ahan yang "ertahan lama terse"ut dapat meye"a"kan peru"ahan keadaan 2ungsi(nal "er"agai neur(transmitter dan sistem pem"eri sinyal intraneur(nal. 6asil akhir dari peru"ahan terse"ut akan menye"a"kan sese(rang "erada pada resik( yang le"ih tinggi untuk menderita epis(de gangguan m((d selan!utnya$ "ahkan tanpa adanya stres(r eKternal1. !.%.> Kla(i.ika(i 1. .pis(de /epresi2 Pada semua tiga 1ariasi dari epis(de depresi2 khas yang ter0antum di "awah ini: ringan$ sedang dan "erat$ indi1idu "iasanya menderita suasana perasaan 3m((d4 yang depresi2$ kehilangan minat dan kegem"iraan$ dan "erkurangnya energy yang menu!u meningkatnya keadaan mudah lelah dan "erkurangnya akti1itas. )iasanya ada rasa lelah yang nyata sesudah ker!a sedikit sa!a. >e!ala la9im lainnya adalah 3/epkes #I$ 18854: ,%

a. K(nsentrasi dan perhatian "erkurang ". 6arga diri dan keper0ayaan diri "erkurang 0. >agasan tentang perasaan "ersalah dan tidak "erguna 3"ahkan pada epis(de tipe ringan sekalipun4 d. Pandangan masa depan yang suram dan pesimistis e. >agasan atau per"uatan mem"ahayakan diri atau "unuh diri 2. Tidur terganggu g. Na2su makan "erkurang Suasana perasaan (mood) yang menurun itu "eru"ah sedikit dari hari ke hari$ dan sering kali tak terpengaruh (leh keadaan sekitarnya$ namun dapat memperlihatkan 1ariasi diurnal yang khas seiring "erlalunya waktu. Se"agaimana pada epis(de manik$ gam"aran klinisnya !uga menun!ukkan 1ariasi indi1idual yang men0(l(k$ dan gam"aran tak khas adalah lumrah$ terutama di masa rema!a. Pada "e"erapa kasus$ anKietas$ kegelisahan dan agitasi m(t(rik mungkin pada waktu+waktu tertentu le"ih men(n!(l daripada depresinya$ dan peru"ahan suasana perasaan 3m((d4 mungkin !uga terselu"ung (leh 0irri tam"ahan seperti irita"ilitas$ minum alk(h(l "erle"ih$ perilaku histri(nik$ dan eksaser"asi ge!ala 2("ik atau ("sesi2 yang sudah ada se"elumnya$ atau (leh pre(kupasi hip(k(ndrik. Untuk epis(de depresi2 dari ketiga+tiganya tingkat keparahan$ "iasanya diperlukan masa sekurang+kurangnya , minggu untuk penegakkan diagn(sis$ akan tetapi peri(de le"ih pendek dapat di"enarkan !ika ge!ala luar "iasa "eratnya dan "erlangsung 0epat 3/epkes #I$ 18854. )e"erapa di antara ge!ala terse"ut di atas mungkin men0(l(k dan memperkem"angkan 0iri khas yang dipandang se0ara luas mempunyai makna klinis khusus. <(nt(h paling khas dari ge!ala s(matik ialah kehilangan minat atau kesenangan pada kegiatan yang "iasanya dapat dinikmati$ tiadanya reaksi em(si(nal terhadap lingkungan atau peristiwa yang "iasanya menyenangkan$ "angun pagi le"ih awal , !am atau le"ih daripada "iasanya$ depresi yang le"ih parah pada pagi hari$ "ukti ("!ekti2 dari retardasi atau agitasi psik(m(t(r yang nyata 3dise"utkan atau dilap(rkan (leh (rang lain4$ kehilangan na2su makan se0ara men0(l(k$ penurunan "erat "adan 3sering ditentukan se"agai ;J atau le"ih dari "erat "adan "ulan terakhir4$ kehilangan li"id( se0ara men0(l(k. )iasanya$

,1

sindr(m s(matik ini hanya dianggapp ada apa"ila sekitar empat dari ge!ala itu pasti di!umpai 3/epkes #I$ 18854. C5,.% .pis(de depresi2 ringan Suasana perasaan m((d yang depresi2$ kehilangan minat dan kesenangan$ dan mudah men!adi lelah "iasanya dipandang se"agai ge!ala depresi yang paling khasH sekurang+kurangnya dua dari ini$ ditam"ah sekurang+ kurangnya dua ge!ala la9im di atas harus ada untuk menegakkan diagn(sis pasti. Tidak "(leh ada ge!ala yang "erat di antaranya. Damanya seluruh epis(de "erlansung ialah sekurang+kurangnya sekitar , minggu 3/epkes #I$ 18854. Indi1idu yang mengalami epis(de depresi2 ringan "iasanya resah tentang ge!alanya dan agak sukar "aginya untuk meneruskan peker!aan "iasa dan kegiatan s(0ial$ namun mungkin ia tidak akan "erhenti "er2ungsi sama sekali 3/epkes #I$ 18854. C5,.1 .pis(de depresi2 sedang Sekurang+kurangnya harus ada , dari 5 ge!ala yang paling khas yang ditentukan untuk epis(de depresi2 ringan$ ditam"ah sekurang+kurangnya tiga 3dan se"aiknya empat4 ge!ala lainnya. )e"erapa ge!ala mungkin tampil amat meny(l(k$ namun ini tidak esensial apa"ila se0ara keseluruhan ada 0ukup "anyak 1ariasi ge!alanya. Damanya seluruh epis(de "erlangsung minimal sekitar , minggu 3/epkes #I$ 18854. Indi1idu dengan epis(de depresi2 tara2H sedang "iasanya menghadapi kesulitan nyata untuk meneruskan kegiatan s(sial$ peker!aan dan urusan rumah tangga 3/epkes #I$ 18854. C5,., .pis(de depresi2 "erat tanpa ge!ala psik(tik Pada epis(de depresi2 "erat$ penderita "iasanya menun!ukkan ketegangan atau kegelisahan yang amat nyata$ ke0uali apa"ila retardasi merupakan 0iri terkemuka. Kehilangan harga diri dan perasaan dirinya tak "erguna mungkin men0(l(k$ dan "unuh diri merupakan "ahaya nyata terutama pada "e"erapa kasus "erat. Anggapan di sini ialah "ahwa sindr(m s(matik hampir selalu ada pada epis(de dpresi2 "erat. Semua tiga ge!ala khas yang ditentukan untuk epis(de depresi2 ringan dan sedang harus ada$ ditam"ah sekurang+kurangnya empat ge!ala lainnya$ dan ,,

"e"erapa diantaranya harus "erintensitas "erat. Namun$ apa"ila ge!ala penting 3misalnya agitasi atau retardasi4 meny(l(k$ maka pasien mungkin tidak mau atau tidak mampu utnuk melap(rkan "anyak ge!alanya se0ara terin0i. /alam hal demikian$ penentuan menyeluruh dalam su"kateg(ri epis(de "erat masih dapat di"enarkan. .pis(de depresi2 "iasanya seharusnya "erlangsung sekurang+ kurangnya , minggu$ akan tetapi !ika ge!ala amat "erat dan "er(nset sangat 0epat$ maka mungkin di"enarkan untuk menegakkan diagn(sis dalam waktu kurang dari , minggu. Selama epis(de depresi2 "erat$ sangat tidak mungkin penderita akan mampu meneruskan kegiatan s(sial$ peker!aan atau urusan rumah tangga$ ke0uali pada tara2 yang sangat ter"atas. Kateg(ri ini hendaknya digunakan hanya untuk epis(de depresi2 "erat tunggal tanpa ge!ala psik(tikH untuk epis(de selan!utnya$ harus digunakan su"kateg(ri dari gangguan depresi2 "erulang. C5,.5 .pis(de depresi2 "erat dengan ge!ala psik(tik .pis(de depresi2 "erat yang memenuhi kriteria menurut C5,., tersse"ut di atas$ disertai waham$ halusinasi atau stup(r depresi2. &ahamnya "iasanya meli"atkan ide tentang d(sa$ kemiskinan atau malapetaka yang mengan0am$ dan pasien dapat merasa "ertanggung !awa" atas hal itu. 6alusinasi audit(rik atau (l2akt(rik "iasanya "erupa suara yang menghina atau menuduh atau "au k(t(ran atau daging mem"usuk. #etardasi psik(m(t(r yang "erat dapat menu!u pada stup(r. Jika diperlukan$ waham atau halusinasi dapat ditentukan se"agai serasi atau tidak serasi dengan suasana perasaan 3m((d4. /iagn(sis "anding. Stup(r depresi2 perlu di"edakan dari ski9(2renia katat(nik$ stup(r dis(siati2$ dan "entuk stup(r (rganik lainnya. Kateg(ri ini hendaknya hanya digunakan untuk epis(de depresi2 "erat tunggal dengan ge!ala psik(tikH untuk epis(de selan!utnya harus digunakan su"kateg(ri gangguan depresi2 "erulang. C5,.* .pis(de depresi2 lainnya .pis(de yang termasuk di sini adalah yang tidak sesuai dengan gam"aran yang di"erikan untuk epis(de deprresi2 pada C5,.%+C5,.5$ meskipun kesan diagn(stik menyeluruh menun!ukkan si2atnya se"agai depresi. <(nt(hnya ,5

termasuk 0ampuran ge!ala depresi2 3khususnya !enis s(matik4 yang "er2luktuasi dengan ge!ala n(n diagn(stik seperti ketegangan$ keresahan dan penderitaanH dan 0ampuran ge!ala depresi2 s(matik dengan nyeri atau keletihan menetap yang "ukan aki"at penye"a" (rganik 3seperti yang kadang+kadang terlihat pada pelayanan rumah sakit umum4. C5,.8 C55 .pis(de depresi2 ITT >angguan /epresi2 )erulang >angguan ini tersi2at dengan epis(de "erulang dari depresi se"agaimana di!a"arkan dalam epis(de depresi2 ringan$ sedang$ atau "erat$ tanpa riwayat adanya epis(de tersendiri dari peninggian suasana perasaan dan hiperakti1itas yang memenuhi kriteria mania dan hiperakti1itas ringan yang memenuhi kriteria hip(mania segera sesudah suatu epis(de depresi2 3kadang+ kadang tampaknya di0etuskan (leh tindakan peng("atan depresi4. Usia dari (nset$ keparahan$ lamanya "erlangsung$ dan 2rekuensi epis(de dari depresi$ semuany sangat "er1ariasi. Umumnya epis(de pertama ter!adi pada usia le"ih tua di"anding dengangangguan "ip(lar$ dengan usia (nset rata+rata lima puluhan. .pis(de masing+masing !uga lamanya antara 5 dan 1, "ulan 3rata+rata lamanya sekitar : "ulan4 akan tetapi 2rekuensinya le"ih !arang. Pemulihan keadaaan "iasanya sempurna di antara epis(de$ namun se"agian ke0il pasien mungkin mendapat depresi yang akhirnya menetap$ terutama pada usia lan!ut 3untuk keadaan ini$ kateg(ri ini harus tetap digunakan4. .pis(de masing+masing dalam "er"agai tingkat keparahan$ seringkali di0etuskan (leh peristiwa kehidupan yang penuh stersH dalam "er"agai "udaya$ "aik epis(de tersendiri maupun depresi menetap dua kali le"ih "anyak pada wanita daripada pria. )agaimanapun seringnya sese(rang pasien gangguan depresi2 "erulang mengalami epis(de depresi2 se"agai penderitaan$ tidak mustahil "aginya akan mengalami epis(de manik. Jika ternyata ter!adi epis(de manik$ maka diagn(sisnya harus diu"ahmen!adi gangguan a2ekti2 "ip(lar. !.%.= Ge0ala .pis(de depresi. ((d terdepresi$ kehilangan minat dan "erkurangnya energy adalah ge!ala utama dari depresi. Pasien mungkin mengatakan perasaannya sedih$ ,4

tidak mempunyai harapan$ di0ampakkan$ atau tidak "erharga. .m(si pada m((d depresi kualitasnya "er"eda dengan em(si duka 0ita atau kesedihan yang n(rmal5. Pasien dalam keadaan m((d terdepresi memperlihatkan kehilangan energi dan minat$ merasa "ersalah$ sulit "erk(nsentrasi$ hilangnya na2su makan$ "erpikir mati atau "unuh diri. Tanda dan ge!ala lain termasuk peru"ahan dalam tingkat akti1itas$ kemampuan k(gniti2$ "i0ara dan 2ungsi 1egetati1e 3termasuk tidur$ akti1itas seksual dan ritme "i(l(gik yang lain4. >angguan ini hampir selalu menghasilkan hendaya interpers(nal$ s(sial dan 2ungsi peker!aan4. Adapun gam"aran klinik dari pasien depresi ini antara lain5: 1. Adanya ge!ala psik(l(gis "erupa penurunan 1italitas umum$ yang mungkin dinyatakan pasien se"agai suatu kehilangan dan sedih. )iasanya dia menarik diri dari kehidupan s(sialnya. Segala sesuatu kelihatannya tanpa harapan$ selalu murung$ ansietas mungkin ada atau pasien mungkin men0("a untuk menyem"unyikan keluhannya 3depresi senyum4. ,. =ariasi diurnal$ dimana semua ge!ala 0enderung mem"uruk pada dini hari dan mem"aik di siang hari. 5. )unuh diri$ dapat men!adi tanda awal penyakit. Kemungkinan "unuh diri sulit diduga se"elumnya$ tetapi selalu harus diperhitungkan. Pikiran "unuh diri seharusnya selalu ditanyakan dan !ika ada harus dianggap serius. Penderita depresi !arang mem"unuh keluarganya$ tetapi kalau ter!adi "iasanya karena dia merasa harus menyelamatkan keluarganya dari kehidupan yang sengsara. 4. #etardasi atau perlam"atan "erpikir "iasa ditemukan dan di0erminkan dalam pem"i0araan serta pergerakannya. Ada kemiskinan pikiran dan kesulitan "erk(nsentrasi. Pada kasus lain agitasi mungkin men!adi ge!ala d(minan$ disertai dengan adanya kegelisahan m(t(rik yang nyata. ;. Perasaan "ersalah sering ditemukan disertai meng(meli diri sendiri dan turunnya penilaian diri. /alam kasus "erat$ "isa tim"ul waham dimana penyakit yang dideritanya merupakan suatu hukuman untuk d(sanya di masa lampau$ "aik itu d(sa yang dikhayalkannya maupun kesalahan yang memang "enar+"enar pernah ia lakukan. Pasien !uga "isa merasa "ahwa dia dipandang rendah dan dituduh "e!ad (leh (rang lain. Kemungkinan ada keasyikan sendiri$ hip(k(ndriasis dan waham hip(k(ndria. ungkin !uga ada waham kemiskinan atau waham nihilistik. ,;

:. 6alusinasi !arang ditemukan$ tetapi dapat tim"ul pada kasus "erat. '. /epers(nalisasi dan derealisasi tidak !arang ter!adi. Pasien menyatakan "ahwa dia kehilangan perasaan dan mempunyai sensasi asing. /ia merasa tidak nyata dan "aginya "enda+"enda terlihat tidak nyata. *. Pikiran dan tindakan "erisi perasaan "ersalah atau menyalahkan diri sendiri mungkin ditemukan. 8. Ins(mnia sering ditemukan. >e!ala khasnya pasien mula+mula "angun dini hari$ kemudian semakin lama semakin pagi dan "ahkan akhirnya dapat men!adi ins(mnia t(tal. 1%. An(reksia$ k(nstipasi$ gangguan pen0ernaan$ penurunan "erat "adan$ amen(re dan kehilangan li"id( "iasa ditemukan. tanda aut(n(m ansietas. Pikiran untuk melakukan "unuh diri dapat tim"ul pada sekitar dua pertiga pasien depresi$ dan 1%+1;J melakukan "unuh diri. ereka yang dirawat dirumah sakit dengan per0("aan "unuh diri dan ide "unuh diri mempunyai umur hidup le"ih pan!ang di"anding yang tidak dirawat. )e"erapa pasien depresi terkadang tidak menyadari ia mengalami depresi dan tidak mengeluh tentang gangguan m((d meskipun mereka menarik diri dari keluarga$ teman dan akti2itas yang se"elumnya menarik "agi dirinya. 6ampir semua pasien depresi 38'J4 mengeluh tentang penurunan energi dimana mereka mengalami kesulitan menyelesikan tugas$ mengalami kendala disek(lah dan peker!aan$ dan menurunnya m(ti1asi untuk terli"at dalam kegiatan "aru. Sekitar *%J pasien mengeluh masalah tidur$ khusunya ter!aga dini hari 3terminal ins(mnia4 dan sering ter"angun dimalam hari karena memikirkan masalh yang dihadapi. Ke"anyakan pasien menun!ukkan peningkatan atau penurunan na2su makan$ demikian pula dengan "ertam"ah dan menurunnya "erat "adan serta mengalami tidur le"ih lama dari yang "iasa 3/epkes #I$ 18854. ungkin ter!adi kelelahan dan letargi$ atau

!.%.; Diagn-(i( K(nsep gangguan !iwa yang terdapat dalam PP/>J III ini meru!uk kepada /S +I= dan k(nsep disability "erasal dari The I</+1% #lassification of Mental and ,:

$eha%ioral &isorders'

enurut PP/>J 3,%%54$ gangguan a2ekti2 "erupa depresi dapat

ter"agi men!adi epis(de depresi2 dan epis(de depresi2 "erulang$ dimana epis(de depresi2 sendiri ter"agi men!adi epis(de depresi2 ringan$ sedang$ dan "erat. Sedangkan untuk epis(de "erulang ter"agi men!adi epis(de "erulang epis(de kini ringan$ epis(de kini sedang$ epis(de kini "erat tanpa ge!ala psik(tik$ epis(de kini "erat dengan ge!ala psik(tik dan epis(de kini dalam remisi. /S +I= mende2inisikan se!umlah gangguan psikiatrik yang dapat diidenti2ikasi 3meskipun ada kemungkinan tumpang tindih4 dan "erisi kriteria diagn(stik yang spesi2ik untuk setiap diagn(sis. /iagn(sis di"uat "erdasarkan kenyataan dari riwayat pasien yang khas dan tampilan klinis yang 0(0(k dan memenuhi se!umlah kriteria diagn(stik yang ditentukan 3suatu diagn(stik p(litetik$ tidak perlu seluruh kriteria dipenuhi untuk mem"uat diagn(sa4. /S +I= telah memper"aiki rea"ilitas diagn(sis 3kemungkinan (rang yang "er"eda akan mem"uat diagn(sis yang sama pada pasien yang sama4$ tetapi hanya mempunyai dampak yang sederhana terhadap 1aliditas. 6al ini "(leh !adi karena /S + I= telah meme0ah k(ndisi psikiatrik men!adi terlalu "anyak "agian+"agian dan setiap "agian tidak mewakili suatu k(ndisi yang sah. &alaupun /S +I= dapat dipergunakan lintas kultural$ penggunaannya pada situasi tertentu memerlukan kehati+hatian dalam menginterpretasikan ge!ala+ge!ala. /i samping kriteria yang ditentukan se0ara (perasi(nal$ /S +I= !uga menggunakan sistem klasi2ikasi multiaksial untuk menangkap in2(rmasi penting lainnya$ yaitu: 1. ,. 5. 4. Aksis I : >angguan+gangguan klinis yang digam"arkan di atas. Aksis II : >angguan+gangguan kepri"adian atau retardasi mental Aksis III : >angguan+gangguan 2isik yang "erhu"ungan dengan gangguan mental Aksis I= : /a2tar masalah psik(s(sial dan lingkungan$ "isaanya selama setahun se"elumnya$ tetapi tidak selalu demikian$ seperti tidak punya peker!aan$ per0eraian$ pr("lem keuangan$ k(r"an penelantaran anak dan lain+ lain. /S +I= telah menyusun gangguan m((d tam"ahan "aik di dalam "adan teks dan didalam appendiks. >angguan+gangguan terse"ut adalah sindr(m yang "erhu"ungan dengan depresi$ "erupa gangguan depresi2 ringan 3minor depressi%e diorder4$ gangguan ,'

depresi2 singkat rekuren$ dan gangguan dis2(rik pramenstruasi. Pada gangguan depresi2 ringan keparahan ge!ala tidak men0apai keparahan yang diperlukan untuk diagn(sis gangguan depresi2 "erat. Pada gangguan depresi2 singkat rekuren ge!ala epis(de depresi2 memang men0apai keparahan ge!ala yang diperlukan untuk diagn(sis gangguan depresi2 "erat tetapi hanya untuk waktu singkat$ dengan lama waktu yang tidak memenuhi kriteria diagn(stik untuk gangguan depresi2 "erat. /S +I= menuliskan kriteria diagn(stik untuk gangguan depresi2 "erat se0ara terpisah dari kriteria diagn(stik untuk diagn(sis "erhu"ungan dengan depresi$ dan !uga menuliskan deskript(r keparahan untuk epis(de depresi2 "erat. a. /epresi2 )erat dengan <iri Psik(tik Adanya 0iri psik(tik pada gangguan depresi2 "erat men0erminkan penyakit yang parah dan merupakan indikat(r pr(gn(stik yang "uruk. ". /epresi2 )erat dengan <iri elank(lik

Kepentingan yang p(tensial untuk mengenali 0iri melank(lik dari gangguan depresi2 "erat adalah untuk mengidenti2ikasi suatu kel(mp(k pasien yang dinyatakan (leh "e"erapa data adalah le"ih resp(nsi1e terhadap terapi 2armak(l(gi daripada pasien n(nmelank(lik. 0. /epresi2 )erat dengan <iri Atipikal /iperkenalkannya tipe depresi dengan 0iri atipikal yang dide2inisikan se0ara resmi adaah se"agai resp(ns terhadap penelitian dan data klinis yang menyatakan "ahwa pasien atipikal memiliki karakteristik yang spesi2ik dan dapat diramalkan. <iri atipikal klasik adalah makan "erle"ihan dan tidur "erle"ihan. !.%.9 Pemerik(aan Penun0ang Selain dari klasi2ikasi yang telah dipaparkan di atas$ ada "e"erapa instrumen+ instrumen pengukur tingkat depresi dapat digunakan untuk mem"antu mem"erikan penilaian yang ("!ekti2 terhadap k(ndisi depresi yang dialami (leh pasien. )erikut ini adalah "e"erapa instrumen yang sering digunakan$ yaitu: a. ". 0. )e0kMs /epressi(n In1ent(ry 6amilt(n /epressi(n S0ale The Nung Sel2+#ating /epressi(n S0ale )e0k /epressi(n In1ent(ry 3)/I4 adalah tes depresi untuk mengukur keparahan dan kedalaman dari ge!ala G ge!ala depresi seperti yang tertera dalam the American ,*

Psychiatric Association(s &iagnosti) and Statistical Manual of Mental &isorders Fourth *dition 3/S +I=4 pada pasien dengan depresi klinis. )/I dapat digunakan untuk dewasa ataupun rema!a yang "erumur 15 tahun ke atas$ dan merupakan se"uah ukuran standar dari depresi yang terutama digunakan dalam penelitian dan untuk menge1aluasi dari e2ektti1itas peng("atan dan terapi. )/I tidak dapat digunakan se"agai instrumen untuk mendiagn(sis$ tetapi le"ih kepada identi2ikasi dari adanya depresi dan tingkat keparahannya sesuai dengan 0riteria dari /S +I=. Pertanyaan+pertanyaan yang tertera pada )/I II menilai ge!ala+ ge!ala khas dari depresi seperti gangguan m((d$ pesimisme$ perasaan gagal$ ketidakpuasan diri$ perasaan "ersalah$ merasa dihukum$ ketidaksukaan terhadap diri sendiri$ pendakwaan terhadap diri$ pikiran untuk "unuh diri$ menangis$ iritta"ilitas$ penarikan diri dari kehidupan s(sial$ gam"aran tu"uh$ kesulitan "eker!a$ ins(mnia$ kelelahan$ na2su makan$ kehilangan "erat "adan dan kehilangan li"id(.

!.%.A Penatalak(anaan Peng("atan pasien dengan gangguan m((d harus diamanahkan pada se!umlah tu!uan. Pertama$ keamanan pasien harus ter!amin. Kedua$ pemeriksaan diagn(stik yang lengkap pada pasien harus dilakukan. Ketiga$ suatu ren0ana peng("atan harus dimulai yang men!awa" "ukan hanya ge!ala sementara tetapi !uga kesehatan pasien selan!utnya1. /(kter dari masalah harus mengintegrasikan am"i1alensi 2armak(terapi mengenai dengan kegunaan inter1ensi ("at dapat psik(terapeutik. Jika d(kter memandang gangguan m((d pada dasarnya "erkem"ang psik(dinamika$ menye"a"kan resp(ns yang "uruk$ ketidakpatuhan$ dan kemungkinan d(sis yang tidak adekuat untuk !angka waktu yang singkat. Se"aliknya$ !ika d(kter menga"aikan ke"utuhan psik(s(sial pasien$ hasil dari 2armak(terapi mungkin terganggu,. %. Tera'i 7armak-l-gi( Antidepresan yang tersedia sekarang 0ukup "er1ariasi di dalam e2ek 2armak(l(gisnya. =ariasi terse"ut merupakan dasar untuk pengamatan "ahwa pasien indi1idual mungkin "eresp(ns terhadap antidepresan lainnya. =ariasi ,8

terse"ut !uga merupakan dasar untuk mem"edakan e2ek samping yang terlihat pada antidepresan1. Pem"edaan yang paling dasar diantara antidepresan adalah pada pr(ses 2armak(l(gis yang ter!adi$ dimana ada antidepresan yang memiliki e2ek 2armak(dinamika !angka pendek utamanya pada tempat am"ilan kem"ali 3reupta)e sites4 atau pada tingkat inhi"isi en9im m(n(amine (ksidasi. "eker!a untuk men(rmalkan neur(transmitter yang a"n(rmal di (tak khususnya epine2rin dan n(repine2rin. Antidepresan lain "eker!a pada d(pamin. 6al ini sesuai dengan eti(l(gi dari depresi yang kemungkinan diaki"atkan dari a"n(rmalitas dari sistem neur(transmitter di (tak 3NI 6$ ,%%,4. -"at antidepresan yang akan di"ahas adalah antidepresi generasi pertama 3Trisiklik dan A-Is4$ antidepresi g(l(ngan kedua 3SS#Is4 dan antidepresi g(l(ngan ketiga 3S#NIs4:. a. Trisiklik Trisiklik merupakan antidepresan yang paling umum digunakan se"agai peng("atan lini pertama untuk gangguan depresi2 "erat 3Kaplan$ ,%1%4. >(l(ngan trisiklik ini dapat di"agi men!adi "e"erapa g(l(ngan$ yaitu trisiklik primer$ tetrasiklik amin sekunder 3n(rtriptyline$ desipramine4 dan tetrasiklik tersier 3imipramine$ amitriptlyne4. /ari ketiga g(l(ngan ("at terse"ut$ yang paling sering digunakan adalah tetrasiklik amin sekunder karena mempunyai e2ek samping yang le"ih minimal. -"at g(l(ngan tetrasiklik sering dipilih karena tingkat kepuasan klinisi dikarenakan harganya yang murah karena se"agian "esar g(l(ngan dari ("at ini tersedia dalam 2(rmulasi generik1.. >(l(ngan se"agai ("at trisiklik reupta)e "eker!a dengan mengham"at amin reupta)e tersier neur(transmitter di (tak. Se0ara "i(kimia$ ("at amin sekunder diduga "eker!a pengham"at n(repine2rin$ sedangkan mengham"at reupta)e ser(t(nin pada sinaps neur(n.hal ini mempunyai implikasi "ahwa depresi aki"at kekurangan n(repine2rin le"ih resp(nsi1e terhadap amin sekunder$ sedangkan depresi aki"at kekurangan ser(t(nin akan le"ih resp(nsi1e terhadap amin tersier;. ". A-Is 3Monoamine +,idase Inhibitors4 A-Is telah digunakan se"agai antidepresan se!ak 1; tahun yang lalu. >(l(ngan ini "eker!a dalam pr(ses pengham"atan deaminasi (ksidati2 5%

katek(lamin di mit(k(ndria$ aki"atnya kadar eine2rin$ n(reprine2rin dan ;+6T dalam (tak naik 3Ar(9al$ ,%%'4. -"at ini sekarang !arang digunakan se"agai lini pertama dalam peng("atan depresi karena "ersi2at sangat t(ksik "agi tu"uh. Selain karena dapat menye"a"kan krisis hipertensi2 aki"at interaksi dengan tiramin yang "erasal dari makanan+makanan tertentu seperti ke!u$ anggur dan a0ar$ hati1. A-Is !uga dapat mengham"at en9im+en9im di hati terutama sit(kr(m P4;% yang akhirnya akan mengganggu meta"(lisme ("at di

0. SS#Is 3Selecti%e Serotonin -eupta)e Inhibitors4 SS#Is adalah !enis peng("atan yang !uga men!adi pilihan lini pertama pada gangguan depresi2 "erat seain g(l(ngan trisiklik 3Kaplan$ ,%1%4. -"at g(l(ngan ini men0akup 2lu(Ketine$ 0ital(pram dan setraline. SS#Is sering dipilih (leh klinisi yang pengalamannya mendukung data penelitian "ahwa SS#Is sama man!urnya dengan trisiklik dan !auh le"ih "aik dit(leransi (leh tu"uh karena mempunyai e2ek samping yang 0ukup minimal karena kurang memperlihatkan pengaruh terhadap sistem k(linergik$ adrenergik dan histaminergik. Interaksi 2armak(dinamik yang "er"ahaya akan ter!adi "ila SS#Is dik(m"inasikan dengan A-Is$ karena akan ter!adi peningkatan e2ek ser(t(nin se0ara "erle"ihan yang dise"ut sindr(m ser(t(nin dengan ge!ala hipertermia$ ke!ang$ k(laps kardi(1askular dan gangguan tanda 1ital;. d. SN#Is 3Serotonin and Norepinephrine Inhibitors 4 >(l(ngan antidepresan SN#Is "eker!a dengan mekanisme yang hampir sama dengan g(l(ngan SS#Is$ hanya sa!a pada SN#Is !uga mengham"at dari reupta)e n(repine2rin 3NI 6$ ,%%,4. Selain dari g(l(ngan ("at yang telah di"ahas se"elumnya$ masih ada "e"erapa alternati2 yang digunakan untuk terapi medikament(sa pada pasien depresi dengan keadaan tertentu. 6al terse"ut dapat terlihat le"ih !elas pada gam"ar di "awah ini.

51

>am"ar ,.1.1%.1 Pilihan ("at+("atan antidepresan pada lini pertama e. Terapi N(n Carmak(l(gis Tiga !enis psik(terapi !angka pendek yang digunakan dalam peng("atan depresi2 "erat adalah terapi k(gniti2$ terapi interpers(nal dan terapi perilaku1 telah menemukan predi0t(r resp(ns terhadap "er"agai peng("atan se"agai "erikut ini : 314 dis2ungsi s(sial yang rendah menyatakan resp(ns yang "aik terhadap terapi interpers(nal$ 3,4 dis2ungsi k(gniti2 yang rendah menyatakan resp(ns yang "aik terhadap terapi k(gniti2+perilaku dan 2armak(terapi$ 354 dis2ungsi ker!a yang tinggi mengarahkan resp(ns yang "aik terhadap 2armak(terapi$ 344 keparahan depresi yang tinggi menyatakan resp(ns yang "aik terhadap terapi interpers(nal dan 2armak(terapi. Pada awalnya$ terapi ini dikem"angkan (leh Aar(n )e0k yang memusatkan pada dist(rsi k(gniti2 yang didalilkan ada pada gangguan depresi "erat. Tu!uan terapi ini untuk menghilangkan epis(de depresi2 dan men0egah

5,

rekurennya dengan mem"antu pasien mengidenti2ikasi dan u!i k(gniti2 negati21.. Terapi interpers(nal dikem"angkan (leh >erald Klerman$ memusatkan pada satu atau dua masalah interpers(nal pasien yang sedang dialami sekarang$ dengan menggunakan dua anggapan: pertama$ masalah interpers(nal sekarang kemungkinan memiliki akar pada hu"ungan awal yang dis2ungsi(nal. Kedua$ masalah interpers(nal sekarang kemungkinan terli"at di dalam men0etuskan atau memper"erat ge!ala depresi2 sekarang1. !.%.%$ Pr-gn-(i( >angguan m((d 0enderung memiliki per!alanan penyakit yang pan!ang dan pasien 0enderung mengalami kekam"uhan. .pis(de depresi2 yang tidak di("ati "erlangsung : sampai 15 "ulan$ sementara se"agian "esar epis(de yang di("ati "erlangsung kira+kira 5 "ulan. enghentikan antidepresan se"elum 5 "ulan hampir selalu menye"a"kan kem"alinya ge!ala1. Pasien yang dirawat di rumah sakit untuk epis(de pertama gangguan depresi2 "erat memiliki kemungkinan ;%J untuk pulih dalam tahun pertama. )anyak penelitian telah "erusaha untuk mengidenti2ikasi indikat(r pr(gn(stik yang "aik dan "uruk di dalam per!alanan gangguan depresi2 "erat. .pis(de ringan$ tidak adanya ge!ala psik(tik$ 2ungsi keluarga yang sta"il$ tidak adanya gangguan kepri"adian$ tinggal dalam waktu singkat di rumah sakit dalam waktu yang singkat$ dan tidak le"ih dari satu kali perawatan di rumah sakit adalah indikat(r pr(gn(stik yang "aik. Pr(gn(sis "uruk dapat meningkat (leh adanya penyerta gangguan distimik$ penyalahgunaan alk(h(l dan 9at lain$ ge!ala gangguan ke0emasan$ dan riwayat le"ih dari satu epis(de se"elumnya1. !.! De're(i Berat Dengan Ge0ala P(ik-tik !.!.% De.ini(i /epresi "erat dengan ge!ala psik(tik adalah /epresi "erat dengan ge!ala psik(tik adalah perasaan sedih$ rasa lelah yang "erle"ihan setelah akti1itas rutin yang "iasa$ hilang minat dan semangat$ malas "erakti1itas dan "iasanya menghadapi kesulitan nyata untuk meneruskan kegiatan s(sial$ perker!aan rumah dan urusan

55

rumah tangga$ gangguan p(la tidur dan terdapat waham dan halunsinasi atau stup(r depresi.

!.!.! Kriteria Diagn-(tik a. Kriteria depresi "erat dengan ge!al psik(tik menurut /S +I= : 1. ((d menurun hampir sepan!ang hari$ hampir setiap hari$ seperti yang ditun!ukkan "aik melalui lap(ran su"!ekti2 3perasaan sedih atau k(s(ng4$ atau pengamatan (rang lain 3tampak "ersedih4 ,. enurunnya minat atau kesenangan yang nyata pada semua atau hampir semua akti1itas hampir sepan!ang hari$ hampir setiap hari. 5. Penurunan "erat "adan yang "ermakna walaupun tidak diet atau "erat "adan "ertam"a6. 4. Ins(mnia atau hipers(mnia hampir setiap hari ;. Agitasi atau retardasi psik(m(t(r atau kegelisahan hampir setiap hari :. Delah atau hilang energi hampir setiap hari '. Perasaan tidak "erarti atau rasa "ersalah yang tidak sesuai atau "erle"ihan *. enurunnya kemampuan "erpikir atau k(nsentrasi$ ataun keragu+raguan hampir setiap hari 8. Pikiran "erulang mengenai kematian$ upaya melakukan "unuh diri. 1%. &aham dan halusinasi. a. <iri psik(tik k(ngruen m((d : waham dan halusinasi yang seluruh isinya k(nsisten dengan depresi2 yang khas yaitu ketidakmampuan pri"adi$ rasa "ersalah$ kematian. ". <iri psik(tik tidak k(ngruen m((d : &aham dan halusinasi yang isinya tidak meliputi depresi2 khas yaitu ketidakmampuan pri"adi$ rasa "ersalah$ kematian. &aham yang termasuk adalah ge!ala seperti waham ke!ar$ insersi pikiran$ siar pikiran dan waham kendali. Dima atau le"ih ge!ala@ kriteria diatas telah ada selama peri(de waktu , minggu dan menun!ukan peru"ahan 2ungsi se"elumnya. Setidaknya 1 ge!ala m((d menurun atau , ge!ala kehilangan minat atau kesenangan.

54

".

Kriteria depresi "erat dengan ge!al psik(tik menurut /S +I= 1. K(nsentrasi dan perhatian "erkurang ,. 6arga diri dan keper0ayaan diri "erkurang 5. >agasan tentang rasa "ersalah dan tidak "erguna 4. Pandangan masa depan yang suram dan pesimistis ;. >agasan atau per"uatan mem"ahayakan diri atau "unuh diri :. Tidur terganggu '. Na2su makan "erkurang *. "iasanya menghadapi kesulitan nyata untuk meneruskan kegiatan s(sial$ perker!aan rumah dan urusan rumah 8. waham dan halunsinasi atau stup(r depresi$ &ahamnya "iasanya meli"atkan ide tentang d(sa$ kemiskinan atau malapetaka yang mengan0am$ dan pasien dapat merasa "ertanggung !awa" atas hal itu. 6alusinasi audit(rik atau (l2akt(rik "iasanya "erupa suara yang menghina atau menuduh atau "au k(t(ran atau daging mem"usuk. #etardasi psik(m(t(r yang "erat dapat menu!u pada stup(r. Jika diperlukan$ waham atau halusinasi dapat ditentukan se"agai serasi atau tidak serasi dengan suasana perasaan 3m((d4.

5;

BAB III PENUTUP #.% Ke(im'ulan De're(i a*alah (uatu k-n*i(i yang le&ih *ari (uatu kea*aan (e*ihB &ila k-n*i(i *e're(i (e(e-rang (am'ai menye&a&kan terganggunya akti1ita( (-(ial (ehari:harinya maka hal itu *i(e&ut (e&agai (uatu Gangguan De're(i. Be&era'a ge0ala Gangguan De're(i &erat *engan ge0ala '(ik-tik a*alah 'era(aan (e*ihB ra(a lelah yang &erle&ihan (etelah akti1ita( rutin yang &ia(aB hilang minat *an (emangatB mala( &erakti1ita(B *an gangguan '-la ti*ur *an ter*a'at waham *an halu(ina(i atau (tu'-r *e're(i. De're(i (ering meru'akan (alah (atu 'enye&a& utama ke0a*ian &unuh *iri. Terapi yang di"erikan yaitu Carmak(l(gi dan psik(terapi atau k(nseling. /ukungan dari (rang+(rang terdekat serta dukungan spiritual !uga sangat mem"antu dalam penyem"uhan.

5:

DA7TAR PUSTAKA 1. Kaplan and Sadd(0k. #omprehensi%e .e,tboo) +f Psychiatry. 'th .d. Dippin0(tt &iliams And &ilkins. Philadelphia$ ,%1%. ,. 6al1ers(n JA et al. /epressi(n. 3-nline4. ,%11. O,5 Juni ,%11P. A1aila"le 2r(m http:@@emedi0ine.0(m 5. Ingram$ dkk. 1885. <atatan kuliah Psikiatri. Jakarta: "uku ked(kteran .>< 4. Ar(9al &$ >an S. Psik(tr(pik dalam Carmak(l(gi dan Terapi edisi ;. Jakarta : CKUI$ ,%%'. ;. aslim$ #usdi. /iagn(sis >angguan Jiwa$ #u!ukan #ingkasan PP/>J+III A>angguan /epresiB. PT Nuh Jaya. Jakarta$ ,%%1. :. aslim #. Panduan Praktis Penggunaan Klinis -"at dan Psik(tr(pik edisi ketiga. Jakarta. ,%%,

5'

5*