Anda di halaman 1dari 136

BAB 1.

DATA PENGALAMAN PERUSAHAAN


A. DATA ORGANISASI PERUSAHAAN
A.1. Pendahuluan
Latar belakang perusahaan ini merupakan keinginan kami untuk
berwirausaha dengan baik. Ini merupakan suatu tantangan yang tidak mudah dan
memerlukan perjuangan dan keuletan. Motivasi tersebut kami dasari sebagai
langkah awal PT. SARANA PERENCANA JAYA untuk mewujudkan keinginan
diatas dengan bekerja keras dan berusaha memberikan pelayanan yang sebaik-
baiknya kepada seluruh rekanan.
PT. SARANA PERENCANA JAYA didirikan dengan dilandasi semangat
profesionalisme untuk memenuhi tantangan akan jasa konsultansi dimasa sekarang
dan akan datang. Seperti diketahui jasa konsultansi akan sangat diperlukan
partsipasinya dalam pembangunan Nasional.
.
A.2. Data Ad!n!"t#a"! Pe#u"ahaan
1. Nama erusahaan ! PT. SARANA PERENCANA JAYA
". #antor usat ! #omplek ratama $sri %-"& Soekarno-'atta
#el. %ipamokolan( #e). *an)asari
#ota +andung ,lp. -&"". ////&0/0
1. Studio ! #omplek ratama $sri %-"& Soekarno-'atta
,lp. -&"". ////&0/0
2. $kta Notaris
$kta endirian ! PT.SARANA PERENCANA JAYA
No. ,anggal ! No. 13 ,anggal "" $pril "&&4
Notaris ! 'arry Susanto( S'
0. Surat engukuhan #ehakiman ! #eputusan Menteri #ehakiman *I.
No. $'5-1"001.$'.&1.&1 ,ahun "&&4
6. N..7. - Nomor okok 7ajib ajak . ! "1.1&2.&"&.4-2"4.&&&
1
3. ..#. - engukuhan engusaha #ena ajak .
Nomor ! 8M-1&197:.&49#.&1&19"&&/
:enis 5saha ! /1"2. :asa +angunan( $rsitek dan teknik
Nomor engukuhan ! #. &".3/4.&04.4-2"4.&&&
Mulai ,anggal ! "/ Maret "&&/
/. ,.;. -,anda ;aftar erusahaan .
Nomor endaftaran ! 1&111011231"
Status ! usat
Masa +erlaku ! "4 :uli "&12
4. S.#.;. - Surat #eterangan ;omisili erusahaan.
Nomor ! &1 9 ; 9I 9"&&/
7ilayah ! %isaranten
#e)amatan ! *an)asari
#elurahan ! %ipamokolan
*, 9 *7 ! &/ 9 &1
1&. *eferensi +ank ! +ank Mandiri %abang Metro +andung
11. S I 5 ! No. 01&91-01""9"&&496243-+,
1". I 5 : # ! 1-1"31-&421&/-1-&&&110
11. S8*,I<I#$, +$;$N 5S$'$ !
Layanan :asa #onstruksi +idang ! ,ata Lingkungan No. &&&&"021
Layanan :asa #onstruksi +idang ! Sipil No. &&&&"014
12. S8*,I<I#$, $M;$L !
Sertifikat ,anda *egistrasi #ompetensi ! &&/19L:9$M;$L-19L*#9#L'
2
A.$. St#u%tu# O#&an!"a"! Pe#u"ahaan
STRUKTUR ORGANISASI
PT. SARANA PERENCANA JAYA
Ga'a# 1.1. St#u%tu# O#&an!"a"! Pe#u"ahaan
B. DA(TAR PENGALAMAN )ERJA SEJENIS
3
DIRE)TUR UTAMA
)ARUNIA HARTINI P* ST
)ABAG TE)NIS
I#. A. D. Sa+ut#a
DIRE)TUR
YAYAT SUPRIATNA
)ABAG )EUANGAN
Ind#a Suhenda#
)OMISARIS
,HERA-ATI.
B.1. Uu
;okumen ini dipersiapkan oleh #onsultan selaku konsultan yang telah lulus
prakualifikasi dalam engadaan :asa #onsultasi pekerjaan tersebut di atas.
5raian berikut member gambaran tentang segala yang dimiliki oleh perusahaan dan
pengalamannya yang terkait. *in)ian lebih lanjut dari latar belakang perusahaan dan
aktifitasnya diberikan pada lembar = lembar berikut ini.
B.2. Pen&alaan Pe#u"ahaan.
a. Studi #elayakan
Meliputi studi besaran dan investasi yang diperlukan dalam suatu konstruksi
dengan penelitian pendahuluan guna menentukan kelayakan sosial( teknik dan
ekonomi suatu proyek.
b. engembangan 7ilayah !
engembangan 7ilayah #ota
engembangan 7ilayah *egional

). Studi dan $nalisa ;ampak Lingkungan !


eren)anaan ,empat embuangan Sampah $khir -,$.
Studi 5saha engelolaan Lingkungan -5#L = 5L .
$nalisa ;ampak Lingkungan engembangan 7ilayah
$nalisa ;ampak Lingkungan engembangan Industri
B.$. Da/ta# Pen&alaan )e#0a Se0en!"
;isamping itu )1n"ultan telah menyelesaikan beberapa paket pekerjaan. +ersama
ini kami lampirkan daftar pengalaman perusahaan untuk pekerjaan sejenis selama
periode 1& - Sepuluh . tahun terakhir.
4
Ta'el 1.1 Da/ta# Pen&alaan )e#0a Se0en!"
N1 Pen&&una Ja"a 2 Su'e# Dana Naa Pa%et Pe%e#0aan L!n&%u+ La3anan Pe#!1de
O#an&
Bulan
N!la! )1nt#a% M!t#a )e#0a
1 2 $ 4 5 6 7 8
1
;inas ertambangan dan 8nergi
#ab. +elitung ,imur
enyusunan $M;$L ,erpadu 7ilayah
ertambangan *akyat di #ab. +elitung ,imur
,ata Lingkungan 1" :uli "&11-"/
Nopember "&11
6 >rang *p. 114."01.&&& -
"
;inas +ina Marga dan Sumber
;aya $ir #ab. #utai #artanegara
<S dan $M;$L eningkatan :alan ;ua :alur asar
Mangkurawang Menuju Lapangan emuda
#e)amatan ,enggaraong
,ata Lingkungan
10 $gustus "&11-11
;esember "&11 1" >rang *p. 2/4.440.&&& -
1 I5-I$IN *aden <atah alembang
enyusunan ;okumen $M;$L #ampus + I$IN
*aden <atah di :akabaring
,ata Lingkungan
/ >rang *p. 033.&&&.&&& -
2
;inas #ebersihan dan
ertamanan #ota %irebon
enyusunan *evisi $M;$L ,$ #opiluhur
,ata Lingkungan 11 September "&11- 11
;esember "&11
3 >rang *p. "66./"2./&& -
0 ,. :akarta Intiland
$M;$L embangunan #awasan erdagangan dan
ertokoan ,. :akarta Intiland
,ata Lingkungan
2 :uni "&1"-
/ Nopember "&1"
6 orang *p. "&&.&&&.&&& -
6 ,. 7IN,$I ?$*M8N,
enyusunan dan embuatan 5paya engelolaan
Lingkungan 'idup atas *en)ana embangunan
abrik ?armen ,. 7IN,$I ?$*M8N,
,ata Lingkungan
1/ $gustus "&1" -
12 >ktober "&1"
1 orang *p. "&.&&&.&&& -
3
+adan Lingkungan 'idup
#abupaten #epulauan $nambas
enyusunan #ajian Lingkungan 'idup Strategis
-#L'S. #abupaten #epulauan $nambas
,ata Lingkungan
1 September "&1" - &"
;esember "&1"
3 orang *p. "03.40&.&&& -
/
+adan Lingkungan 'idup
#abupaten #epulauan $nambas
enyusunan ;okumen Lingkungan 5#L-5L
engerukan $lur dan #olam #uala Maras
,ata Lingkungan
1 September "&1" - &"
;esember "&1"
3 orang *p. "64.0"0.&&& -
4
;inas ekerjaan 5mum #ota
%imahi
5#L @ 5L ek. embangunan *usunawa
Leuwigajah
,ata Lingkungan &1 Nopember "&11 2 orang *p. 24.//0.&&& -
1&
+adan engendalian Lingkungan
'idup #abupaten +andung
enyusunan ;okumen 5#L-5L I$L ,ahu
#e)amatan %angkuang
,ata Lingkungan
1& :uni "&1& -
"/ September "&1&
2 orang *p. 12.02".30&
,. *en)ana
%ipta Mandiri
11
emerintah #ab. Sukabumi
;inas #epariwisataan
#ebudayaan #epemudaan dan
>lahraga
ekerjaan $M;$L 5ntuk *evitalisasi dan
embangunan
Sarana dan rasarana >lahraga -?>*. %isaat
,ata Lingkungan
" $gustus "&1& -
" Nopember "&1&
0 orang *p. 12/./1&.&&&
,. *en)ana
%ipta Mandiri
1"
emerintah #ab. +andung
;inas erumahan( enataan
*uang ;an #ebersihan
enyusunan 5L95#L $ir +ersih rogram ",; ,ata Lingkungan
&/ >ktober "&&4 -
&/ ;esember "&&4
2 orang *p. 24.0&&(&&&
,. *en)ana
%ipta Mandiri
11
%isanggarung
#-&" eren)ana dan
rogram
Studi 5#L dan 5L Sabo ;am %ibatu( #ab. ?arut ,ata Lingkungan
"4 $pril "&&4 -
"4 $gustus "&&4
3 orang *p. 11"."6".&&&
,. *en)ana
%ipta Mandiri
12 ;inas #ebersihan dan *eview ;8; ,$ #opiluhur ,ata Lingkungan "0 Mei "&&4 - 0 orang *p. 41.330(&&& ,. *en)ana
5
N1 Pen&&una Ja"a 2 Su'e# Dana Naa Pa%et Pe%e#0aan L!n&%u+ La3anan Pe#!1de
O#an&
Bulan
N!la! )1nt#a% M!t#a )e#0a
ertamanan
emkot %irebon
"" $gustus "&&4 %ipta Mandiri
10
;inas #ebersihan dan
ertamanan
emkot +andung
<easiblity Studi ;an $nalisis #ajian Lingkungan *,'
8ks ,$ %i)abe
,ata Lingkungan
"6 Mei "&&4 -
"6 $gustus "&&4
0 orang *p. 46.3&&(&&&
,. *en)ana
%ipta Mandiri
16 ,. Nikomas ?emilang
enyusunan ;okumen $nalisis Mengenai ;ampak
-$M;$L. embangunan #awasan Industri Sepatu
,. Nikomas ?emilang
,ata Lingkungan
"& :uni "&&4 -
"& September "&&4
6 orang *p. 130.140(&&&
,. *en)ana
%ipta Mandiri
6
C. RE(ERENSI DARI PENGGUNA JASA
Berdasarkan daftar pengalaman kerja pada Sub Bab sebelumnya, maka kami
lampirkan referensi dari pengguna jasa untuk pekerjaan sejenis selama
periode 1 !Sepulu"# ta"un terak"ir !Terlampir Pada Folder terpisah yang
telah terupload#.
D. URAIAN PENGALAMAN )ERJA SEJENIS
Berdasarkan daftar pengalaman kerja pada Bab sebelumnya, maka kami
lampirkan uraian pengalaman kerja dari Konsultan untuk pekerjaan sejenis
selama periode 1 !Sepulu"# ta"un terak"ir !Terlampir Pada Folder terpisah
yang telah terupload#.
$
+erikut ini adalah pengalaman perusahaan dengan pekerjaan sejenis !
1. engguna :asa ! ,. :akarta Intiland
". Nama aket ekerjaan ! $M;$L embangunan #awasan erdagangan dan ertokoan ,. :akarta Intiland
1. Lingkup roduk 5tama ! - Sosialisasi ! surat kabar setempat
- ertemuan #onsultasi Masyarakat 9 #onsultasi ublik
- enetapan #$ $N;$L ditandatangani oleh #epala +L'; rovinsi :awa +arat
- Survey( pengambilan sampling dan analisis komponen lingkungan terkena dampak
penting
- *ekomendasi #elayakan Lingkungan $N;$L( *#L dan *L ditandatangani oleh
?ubernur :awa +arat
2. Lokasi #egiatan ! #ota ,asikmalaya
0. Nilai #ontrak ! *p. "&&.&&&.&&&
6. No. #ontrak ! -
3. 7aktu elaksanaan ! 2 :uni "&1" - / Nopember "&1"
/. Nama emimpin #emitraan ! -
$lamat ! -
Negara $sal ! -
4. :umlah ,enaga $hli ! ,enaga $hli $sing - >+
,enaga $hli Indonesia 6 >+
1&. erusahaan Mitra #erja :umlah tenaga ahli
$sing Indonesia
a. AAAAAAAAAAA. - >rang +ulan - >rang +ulan
b. AAAAAAAAAAA. - >rang +ulan - >rang +ulan
). AAAAAAAAAAA. - >rang +ulan - >rang +ulan
d. AAAAAAAAAAA. - >rang +ulan - >rang +ulan
,enaga $hli tetap yang terlibat !
osisi #eahlian :umlah >rang +ulan
1. #etua ,im $hli Lingkungan 1
". ,enaga $hli $hli Lingkungan 1
1. ,enaga $hli $hli Sosial 8konomi +udaya 1
2. ,enaga $hli $hli +iologi 1
0. ,enaga $hli $hli #esehatan Masyarakat 1
6. ,enaga $hli $hli Lalu Lintas dan ,ransportasi 1
%
1. engguna :asa ! ,. 7IN,$I ?$*M8N,
". Nama aket ekerjaan ! enyusunan dan embuatan 5paya engelolaan Lingkungan 'idup atas *en)ana
embangunan abrik ?armen ,. 7IN,$I ?$*M8N,
1. Lingkup roduk 5tama !
- Survey( pengambilan sampling dan analisis komponen lingkungan terkena dampak
- *ekomendasi 5#L - 5L ditandatangani oleh #epala +adan Lingkungan 'idup -+L'.
Majalengka
2. Lokasi #egiatan ! #abupaten Majalengka
0. Nilai #ontrak ! *p. "&.&&&.&&&
6. No. #ontrak ! -
3. 7aktu elaksanaan ! 1/ $gustus "&1" - 12 >ktober "&1"
/. Nama emimpin #emitraan ! -
$lamat ! -
Negara $sal ! -
4. :umlah ,enaga $hli ! ,enaga $hli $sing - >+
,enaga $hli Indonesia 1 >+
1&. erusahaan Mitra #erja :umlah tenaga ahli
$sing Indonesia
a. AAAAAAAAAAA. - >rang +ulan - >rang +ulan
b. AAAAAAAAAAA. - >rang +ulan - >rang +ulan
). AAAAAAAAAAA. - >rang +ulan - >rang +ulan
d. AAAAAAAAAAA. - >rang +ulan - >rang +ulan
,enaga $hli tetap yang terlibat !
osisi #eahlian :umlah >rang +ulan
1. #etua ,im $hli Lingkungan 1
". ,enaga $hli $hli Lalu Lintas dan ,ransportasi 1
1. ,enaga $hli $hli Sosial 8konomi +udaya 1
&
1. engguna :asa ! +adan Lingkungan 'idup #abupaten #epulauan $nambas
". Nama aket ekerjaan ! enyusunan #ajian Lingkungan 'idup Strategis -#L'S. #abupaten #epulauan
$nambas
1. Lingkup roduk 5tama !
- Survey dan analisis komponen lingkungan terkena dampak
- $nalisis daya dukung dan daya tampung lingkungan
- ;okumen #ajian Lingkungan 'idup Strategis -#L'S. #abupaten #epulauan
$nambas yang merupakan satu kesatuan dari *,*7 #ep. $nambas

2. Lokasi #egiatan ! #abupaten #epulauan $nambas
0. Nilai #ontrak ! *p. "03.40&.&&&
6. No. #ontrak ! -
3. 7aktu elaksanaan ! 1 September "&1" - &" ;esember "&1"
/. Nama emimpin #emitraan ! -
$lamat ! -
Negara $sal ! -
4. :umlah ,enaga $hli ! ,enaga $hli $sing - >+
,enaga $hli Indonesia 3 >+
1&. erusahaan Mitra #erja :umlah tenaga ahli
$sing Indonesia
a. AAAAAAAAAAA. - >rang +ulan - >rang +ulan
b. AAAAAAAAAAA. - >rang +ulan - >rang +ulan
). AAAAAAAAAAA. - >rang +ulan - >rang +ulan
d. AAAAAAAAAAA. - >rang +ulan - >rang +ulan
,enaga $hli tetap yang terlibat !
osisi #eahlian :umlah >rang +ulan
1. #etua ,im $hli Lingkungan 1
". ,enaga $hli $hli 'idrologi 1
1. ,enaga $hli $hli ,ata *uang 7ilayah 1
2. ,enaga $hli $hli Sosial 8konomi +udaya 1
0. ,enaga $hli $hli ertanian 1
6. ,enaga $hli $hli #imia - <isik 1
3. ,enaga $hli $hli +iologi 1
1
1. engguna :asa ! +adan Lingkungan 'idup #abupaten #epulauan $nambas
". Nama aket ekerjaan ! enyusunan ;okumen Lingkungan 5#L-5L engerukan $lur dan #olam #uala
Maras
1. Lingkup roduk 5tama !
- Survey( pengambilan sampling dan analisis komponen lingkungan terkena dampak
- *ekomendasi 5#L - 5L ditandatangani oleh #epala +adan Lingkungan 'idup -+L'.
#abupaten #epulauan $nambas

2. Lokasi #egiatan ! #abupaten #epulauan $nambas
0. Nilai #ontrak ! *p. "64.0"0.&&&
6. No. #ontrak ! -
3. 7aktu elaksanaan ! 1 September "&1" - &" ;esember "&1"
/. Nama emimpin #emitraan ! -
$lamat ! -
Negara $sal ! -
4. :umlah ,enaga $hli ! ,enaga $hli $sing - >+
,enaga $hli Indonesia 3 >+
1&. erusahaan Mitra #erja :umlah tenaga ahli
$sing Indonesia
a. AAAAAAAAAAA. - >rang +ulan - >rang +ulan
b. AAAAAAAAAAA. - >rang +ulan - >rang +ulan
). AAAAAAAAAAA. - >rang +ulan - >rang +ulan
d. AAAAAAAAAAA. - >rang +ulan - >rang +ulan
,enaga $hli tetap yang terlibat !
osisi #eahlian :umlah >rang +ulan
1. #etua ,im $hli Lingkungan 1
". ,enaga $hli $hli Lingkungan 1
1. ,enaga $hli $hli #esehatan Masyarakat 1
2. ,enaga $hli $hli Sosial 8konomi +udaya 1
0. ,enaga $hli $hl i 'idrologi 1
6. ,enaga $hli $hli #imia - <isik 1
3. ,enaga $hli $hli +iologi 1
11
1. engguna :asa ! ;inas ekerjaan 5mum #ota %imahi
". Nama aket ekerjaan ! 5#L @ 5L ek. embangunan *usunawa Leuwigajah
1. Lingkup roduk 5tama !
- Survey( pengambilan sampling dan analisis komponen lingkungan terkena dampak
- *ekomendasi 5#L - 5L ditandatangani oleh #epala +adan Lingkungan 'idup -+L'.
#ota %imahi

2. Lokasi #egiatan ! #ota %imahi
0. Nilai #ontrak ! *p. 24.//0.&&&
6. No. #ontrak ! -
3. 7aktu elaksanaan ! &1 Nopember "&11
/. Nama emimpin #emitraan ! -
$lamat ! -
Negara $sal ! -
4. :umlah ,enaga $hli ! ,enaga $hli $sing - >+
,enaga $hli Indonesia 2 >+
1&. erusahaan Mitra #erja :umlah tenaga ahli
$sing Indonesia
a. AAAAAAAAAAA. - >rang +ulan - >rang +ulan
b. AAAAAAAAAAA. - >rang +ulan - >rang +ulan
). AAAAAAAAAAA. - >rang +ulan - >rang +ulan
d. AAAAAAAAAAA. - >rang +ulan - >rang +ulan
,enaga $hli tetap yang terlibat !
osisi #eahlian :umlah >rang +ulan
1. #etua ,im $hli Lingkungan 1
". ,enaga $hli $hli Sipil 1
1. ,enaga $hli $hli #esehatan Masyarakat 1
2. ,enaga $hli $hli Sosial 8konomi +udaya 1
12
1. engguna :asa ! +adan engendalian Lingkungan 'idup #abupaten +andung
". Nama aket ekerjaan ! enyusunan ;okumen 5#L-5L I$L ,ahu #e)amatan %angkuang
1. Lingkup roduk 5tama !
- Survey( pengambilan sampling dan analisis komponen lingkungan terkena dampak
- *ekomendasi 5#L - 5L ditandatangani oleh #epala +adan Lingkungan 'idup -+L'.
#abupaten +andung

2. Lokasi #egiatan ! #abupaten +andung
0. Nilai #ontrak ! *p. 12.02".30&
6. No. #ontrak ! -
3. 7aktu elaksanaan ! 1& :uni "&1& - "/ September "&1&
/. Nama emimpin #emitraan ! -
$lamat ! -
Negara $sal ! -
4. :umlah ,enaga $hli ! ,enaga $hli $sing - >+
,enaga $hli Indonesia 1 >+
1&. erusahaan Mitra #erja :umlah tenaga ahli
$sing Indonesia
a. ,. *en)ana %ipta Mandiri - >rang +ulan 1 >rang +ulan
b. AAAAAAAAAAA. - >rang +ulan - >rang +ulan
). AAAAAAAAAAA. - >rang +ulan - >rang +ulan
d. AAAAAAAAAAA. - >rang +ulan - >rang +ulan
,enaga $hli tetap yang terlibat !
osisi #eahlian :umlah >rang +ulan
1. #etua ,im $hli Lingkungan 1
". ,enaga $hli $hli Sipil 1
1. ,enaga $hli $hli #esehatan Masyarakat 1
2. ,enaga $hli $hli Sosial 8konomi +udaya 1
13
1. engguna :asa ! emerintah #ab. Sukabumi ;inas #epariwisataan #ebudayaan #epemudaan dan
>lahraga
". Nama aket ekerjaan ! ekerjaan $M;$L 5ntuk *evitalisasi dan embangunan Sarana dan rasarana
>lahraga -?>*. %isaat
1. Lingkup roduk 5tama !
- Sosialisasi ! surat kabar setempat
- ertemuan #onsultasi Masyarakat 9 #onsultasi ublik
- enetapan #$ $N;$L ditandatangani oleh #epala +L' #abupaten Sukabumi
- Survey( pengambilan sampling dan analisis komponen lingkungan terkena dampak
penting
- *ekomendasi #elayakan Lingkungan $N;$L( *#L dan *L ditandatangani oleh
+upati Sukabumi

2. Lokasi #egiatan ! #abupaten Sukabumi
0. Nilai #ontrak ! *p. 12/./1&.&&&
6. No. #ontrak ! -
3. 7aktu elaksanaan ! " $gustus "&1& - " Nopember "&1&
/. Nama emimpin #emitraan ! -
$lamat ! -
Negara $sal ! -
4. :umlah ,enaga $hli ! ,enaga $hli $sing - >+
,enaga $hli Indonesia 2 >+
1&. erusahaan Mitra #erja :umlah tenaga ahli
$sing Indonesia
a. ,. *en)ana %ipta Mandiri - >rang +ulan 1 >rang +ulan
b. AAAAAAAAAAA. - >rang +ulan - >rang +ulan
). AAAAAAAAAAA. - >rang +ulan - >rang +ulan
d. AAAAAAAAAAA. - >rang +ulan - >rang +ulan
,enaga $hli tetap yang terlibat !
osisi #eahlian :umlah >rang +ulan
1. #etua ,im $hli Lingkungan 1
". ,enaga $hli $hli Sipil 1
1. ,enaga $hli $hli #esehatan Masyarakat 1
2. ,enaga $hli $hli Sosial 8konomi +udaya 1
0. ,enaga $hli $hli +iologi 1
14
1. engguna :asa ! emerintah #ab. +andung ;inas erumahan( enataan *uang ;an #ebersihan
". Nama aket ekerjaan ! enyusunan 5L95#L $ir +ersih rogram ",;
1. Lingkup roduk 5tama !
- Survey( pengambilan sampling dan analisis komponen lingkungan terkena dampak
- *ekomendasi 5#L - 5L ditandatangani oleh #epala +adan Lingkungan 'idup -+L'.
#abupaten +andung
2. Lokasi #egiatan ! #abupaten +andung
0. Nilai #ontrak ! *p. 24.0&&(&&&
6. No. #ontrak ! -
3. 7aktu elaksanaan ! &/ >ktober "&&4 - &/ ;esember "&&4
/. Nama emimpin #emitraan ! -
$lamat ! -
Negara $sal ! -
4. :umlah ,enaga $hli ! ,enaga $hli $sing - >+
,enaga $hli Indonesia 2 >+
1&. erusahaan Mitra #erja :umlah tenaga ahli
$sing Indonesia
a. ,. *en)ana %ipta Mandiri - >rang +ulan 1 >rang +ulan
b. AAAAAAAAAAA. - >rang +ulan - >rang +ulan
). AAAAAAAAAAA. - >rang +ulan - >rang +ulan
d. AAAAAAAAAAA. - >rang +ulan - >rang +ulan
,enaga $hli tetap yang terlibat !
osisi #eahlian :umlah >rang +ulan
1. #etua ,im $hli Lingkungan 1
". ,enaga $hli $hli Sipil 1
1. ,enaga $hli $hli #esehatan Masyarakat 1
2. ,enaga $hli $hli Sosial 8konomi +udaya 1
15
1. engguna :asa ! %isanggarung #-&" eren)ana dan rogram
". Nama aket ekerjaan ! Studi 5#L dan 5L Sabo ;am %ibatu( #ab. ?arut
1. Lingkup roduk 5tama !
- Survey( pengambilan sampling dan analisis komponen lingkungan terkena dampak
- *ekomendasi 5#L - 5L ditandatangani oleh #epala +adan Lingkungan 'idup -+L'.
#abupaten ?arut
2. Lokasi #egiatan ! #abupaten ?arut
0. Nilai #ontrak ! *p. 11"."6".&&&
6. No. #ontrak ! -
3. 7aktu elaksanaan ! "4 $pril "&&4 - "4 $gustus "&&4
/. Nama emimpin #emitraan ! -
$lamat ! -
Negara $sal ! -
4. :umlah ,enaga $hli ! ,enaga $hli $sing - >+
,enaga $hli Indonesia 2 >+
1&. erusahaan Mitra #erja :umlah tenaga ahli
$sing Indonesia
a. ,. *en)ana %ipta Mandiri - >rang +ulan " >rang +ulan
b. AAAAAAAAAAA. - >rang +ulan - >rang +ulan
). AAAAAAAAAAA. - >rang +ulan - >rang +ulan
d. AAAAAAAAAAA. - >rang +ulan - >rang +ulan
,enaga $hli tetap yang terlibat !
osisi #eahlian :umlah >rang +ulan
1. #etua ,im $hli Sipil +angunan $ir 1
". ,enaga $hli $hli Lingkungan 1
1. ,enaga $hli $hli #esehatan Masyarakat 1
2. ,enaga $hli $hli Sosial 8konomi +udaya 1
0. ,enaga $hli $hl i 'idrologi 1
6. ,enaga $hli $hli #imia - <isik 1
3. ,enaga $hli $hli +iologi 1
16
1. engguna :asa ! ;inas #ebersihan dan ertamanan emkot %irebon
". Nama aket ekerjaan ! *eview ;8; ,$ #opiluhur
1. Lingkup roduk 5tama !
- Survey( pengambilan sampling dan peren)anaan ,$ #opiluhur
- ;okumen *eview ;8; ,$ #opiluhur disetujui oleh ;inas #ebersihan dan
ertamanan emkot %irebon
2. Lokasi #egiatan ! #ota %irebon
0. Nilai #ontrak ! *p. 41.330(&&&
6. No. #ontrak ! -
3. 7aktu elaksanaan ! "0 Mei "&&4 - "" $gustus "&&4
/. Nama emimpin #emitraan ! -
$lamat ! -
Negara $sal ! -
4. :umlah ,enaga $hli ! ,enaga $hli $sing - >+
,enaga $hli Indonesia 2 >+
1&. erusahaan Mitra #erja :umlah tenaga ahli
$sing Indonesia
a. ,. *en)ana %ipta Mandiri - >rang +ulan 1 >rang +ulan
b. AAAAAAAAAAA. - >rang +ulan - >rang +ulan
). AAAAAAAAAAA. - >rang +ulan - >rang +ulan
d. AAAAAAAAAAA. - >rang +ulan - >rang +ulan
,enaga $hli tetap yang terlibat !
osisi #eahlian :umlah >rang +ulan
1. #etua ,im $hli Lingkungan 1
". ,enaga $hli $hli Sipil 1
1. ,enaga $hli $hli #esehatan Masyarakat 1
2. ,enaga $hli $hli Sosial 8konomi +udaya 1
0. ,enaga $hli $hl i ?eodesi 1
1$
1. engguna :asa ! ;inas #ebersihan dan ertamanan emkot +andung
". Nama aket ekerjaan ! <easiblity Studi ;an $nalisis #ajian Lingkungan *,' 8ks ,$ %i)abe
1. Lingkup roduk 5tama !
- Survey( pengambilan sampling dan analisis kajian lingkungan
- ;okumen <easiblity Studi ;an $nalisis #ajian Lingkungan *,' 8ks ,$ %i)abe
disetujui oleh ;inas #ebersihan dan ertamanan emkot +andung

2. Lokasi #egiatan ! #ota +andung
0. Nilai #ontrak ! *p. 46.3&&(&&&
6. No. #ontrak ! -
3. 7aktu elaksanaan ! "6 Mei "&&4 - "6 $gustus "&&4
/. Nama emimpin #emitraan ! -
$lamat ! -
Negara $sal ! -
4. :umlah ,enaga $hli ! ,enaga $hli $sing - >+
,enaga $hli Indonesia 2 >+
1&. erusahaan Mitra #erja :umlah tenaga ahli
$sing Indonesia
a. ,. *en)ana %ipta Mandiri - >rang +ulan 1 >rang +ulan
b. AAAAAAAAAAA. - >rang +ulan - >rang +ulan
). AAAAAAAAAAA. - >rang +ulan - >rang +ulan
d. AAAAAAAAAAA. - >rang +ulan - >rang +ulan
,enaga $hli tetap yang terlibat !
osisi #eahlian :umlah >rang +ulan
1. #etua ,im $hli Lingkungan 1
". ,enaga $hli $hli ,ata *uang 7ilayah 1
1. ,enaga $hli $hli #esehatan Masyarakat 1
2. ,enaga $hli $hli Sosial 8konomi +udaya 1
0. ,enaga $hli $hl i +iologi 1
1%
1. engguna :asa ! ,. Nikomas ?emilang
". Nama aket ekerjaan ! enyusunan ;okumen $nalisis Mengenai ;ampak -$M;$L. embangunan
#awasan Industri Sepatu ,. Nikomas ?emilang
1. Lingkup roduk 5tama !
- Sosialisasi ! surat kabar setempat
- ertemuan #onsultasi Masyarakat 9 #onsultasi ublik
- enetapan #$ $N;$L ditandatangani oleh #epala +L' #abupaten Sukabumi
- Survey( pengambilan sampling dan analisis komponen lingkungan terkena dampak
penting
- *ekomendasi #elayakan Lingkungan $N;$L( *#L dan *L ditandatangani oleh
+upati Sukabumi

2. Lokasi #egiatan ! #abupaten Sukabumi
0. Nilai #ontrak ! *p. 130.140(&&&
6. No. #ontrak ! -
3. 7aktu elaksanaan ! "& :uni "&&4 - "& September "&&4
/. Nama emimpin #emitraan ! -
$lamat ! -
Negara $sal ! -
4. :umlah ,enaga $hli ! ,enaga $hli $sing - >+
,enaga $hli Indonesia 2 >+
1&. erusahaan Mitra #erja :umlah tenaga ahli
$sing Indonesia
a. ,. *en)ana %ipta Mandiri - >rang +ulan " >rang +ulan
b. AAAAAAAAAAA. - >rang +ulan - >rang +ulan
). AAAAAAAAAAA. - >rang +ulan - >rang +ulan
d. AAAAAAAAAAA. - >rang +ulan - >rang +ulan
,enaga $hli tetap yang terlibat !
osisi #eahlian :umlah >rang +ulan
1. #etua ,im $hli Lingkungan 1
". ,enaga $hli $hli Sipil 1
1. ,enaga $hli $hli #esehatan Masyarakat 1
2. ,enaga $hli $hli Sosial 8konomi +udaya 1
0. ,enaga $hli $hli +iologi 1
6. ,enaga $hli $hli Lalu Lintas dan ,ransportasi 1
1&
BAB 2. PENDE)ATAN dan METODOLOGI
A. TANGGAPAN dan SARAN Te#hada+ )ERANG)A ACUAN )ERJA
A.1. Tan&&a+an dan Sa#an Se9a#a Uu Te#hada+ )A)
5ntuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat( dilakukan pembangunan di segala
bidang. Salah satu modal pembangunan ialah sumberdaya alam. Sumberdaya alam
yang ada jumlahnya terbatas( maka perlu dilakukan pengelolaan sumberdaya guna
meningkatkannya. Salah satu usaha meningkatkan sumberdaya ialah dengan
pembangunan berkelanjutan yang berwawasan lingkungan. embangunan
berkelanjutan yang berwawasan lingkungan diupayakan agar terjadi kelestarian
sumberdaya untuk keperluan generasi sekarang dan mendatang. Salah satu upaya
pengelolaan sumberdaya alam ialah dengan mengembangkan sumberdaya air.
;alam pelaksanaan pekerjaan ini* konsultan akan tetap berpedoman pada lingkup
pekerjaan sesuai dengan #erangka $)uan #erja9,erm >f *eferen)e -#$#. pekerjaan
tersebut. Se)ara umum lingkup kegiatan yang diuraikan dalam #$# telah diuraikan
dan sesuai dengan tahapan kegiatan.
$kan tetapi tidak tertutup kemungkinan dalam pelaksanaannya akan ada beberapa
aspek serta permasalahan yang harus disesuaikan dengan kondisi lokasi dan
keinginan dari masyarakat setempat serta kajian dari aspek lingkungan perlu
dijadikan bahan pertimbangan. >leh karena setiap pembangunan sekarang ini harus
mengedepankan aspek lingkungan terutama aspek sosial masyarakat agar tidak
menimbulkan persepsi negatif di masyarakat. Sehingga keberhasilan pelaksanaan
pekerjaan ini akan dapat ter)apai jika konsultan memahami dengan seksama
terhadap apa yang dimaksud di dalam #erangka $)uan #erja -,erm of
*eferen)e9,>*..
A.2. Tan&&a+an Te#hada+ Lata# Bela%an& Pe%e#0aan
antai di #abupaten #arangasem telah mengalami abrasi( dimana pada lokasi ini
merupakan daerah konsentrasi energi gelombang yang menghantam pantai(
sehingga mengakibatkan erosi pantai yang )ukup besar. 'al ini akan mengan)am
permukiman( pertanian( sarana dan prasarana jalan( tempat ibadah( obyek dan
fasilitas pendukung wisata( dan fasilitas umum lainnya. emerintah melalui
#ementeriaan ekerjaan 5mum akan melakukan upaya penanggulangan erosi
2
pantai. Namun untuk pengembangan lebih lanjut( perlu adanya peren)anaan design
sehingga nantinya dapat dimanfaatkan dalam pelaksanaan sehingga hasil
pembangunan pengamanan pantai betul-betul tepat sasaran dan berwawasan
lingkungan.
Mengingat hal tersebut embangunan pengaman pantai sebagai prasarana
pengendalian abrasi pantai merupakan salah satu alternatif dalam mengatasi
masalah tingginya tingkat abrasai pantai. ;isamping itu( pembangunan pengaman
pantai merupakan suatu usaha konservasi kawasan pantai( ;imana pembangunan
yang akan dilakukan ini harus merupakan pembangunan berkelanjutan yang
berwawasan lingkungan agar terjadi kelestarian sumberdaya untuk keperluan
generasi sekarang dan mendatang.
A.$. Tan&&a+an Te#hada+ Ma%"ud dan Tu0uan Pe%e#0aan
Mengingat bahwa pembangunan ini akan menimbulkan dampak yang )ukup luas dan
berarti terhadap lingkungan( maka enyusunan $M;$L merupakan suatu keharusan
untuk dikerjakan. ;imana dalam studi lingkungan ini akan mengkaji dengan
mendalam untuk mengetahui lebih awal dampak-dampak yang timbul dan
komponen-komponen lingkungan yang akan terkena dampak dari ren)ana
pembangunan yang akan dilaksanakan.
Melihat beberapa hal tersebut di atas maka maksud dari penyusunan $M;$L ini
adalah melaksanakan analisa mengenai dampak lingkungan akibat pelaksanaan
kegiatan #onservasi pantai %andidasa di #abupaten #arangasem dengan analisa
dampak( evaluasi dampak dan rena)ana pengelolaan lingkungan serta ren)ana
pemantauan lingkungan untuk mewujudkan pembanguan pengaman pantai yang
berwawasan lingkungan.
Sedangkan tujuan penyusunan $M;$L itu sendiri adalah mengidentifikasi ren)ana
kegiatan yang berpotensi menimbulkan dampak penting terhadap lingkungan dan
terpenuhinya persyaratan lingkungan untuk ren)ana #onservasi antai %andidasa di
#abupaten #arangasem.
A.4. Tan&&a+an Te#hada+ L!n&%u+ Pe%e#0aan
#onsultan menyadari bahwa keberhasilan pelaksanaan pekerjaan ini akan ter)apai
jika memahami dengan seksama terhadap apa yang dimaksud di dalam #erangka
$)uan #erja. ;engan demikian keseluruhan lingkup pekerjaan yang masuk
didalamnya bisa terlaksana sepenuhnya dengan baik( dan sasaran dari pekerjaan
21
yang diharapkan bisa ter)apai dengan tepat waktu. ;an konsultan )ukup memahami
apa yang disajikan dalam #$#( maupun penjelasan-penjelasan yang disampaikan
dalam rapat penjelasan yang telah dilakukan.
:enis-jenis kegiatan yang harus dilaksanakan dalam studi ini telah dijabarkan se)ara
rin)i dalam #$#. ;an setelah mempelajari( maka #onsultan menanggapi bahwa
sebenarnya item pekerjaan yang ter)antum dalam #$# )ukup banyak dan )ukup
luas( sehingga dalam pelaksanaan pekerjaan nantinya konsultan akan lebih )ermat
dalam menentukan metode pelaksanaan agar semua item kegiatan yang harus
terlaksana tidak ada yang terlewatkan atau item pekerjaan yang tumpang tindih.
;engan demikian keluaran yang diharapkan dari pelaksanaan studi ini dapat ter)apai
sesuai dengan alokasi waktu( biaya dan mutu pekerjaan.
A.6. Tan&&a+an Te#hada+ -a%tu
;alam #erangka $)uan #erja telah ditetapkan bahwa jangka waktu pelaksanaan
pekerjaan ini adalah 0 -lima. bulan atau 10& -seratus lima puluh. hari kalender
memang terlihat )ukup pendek apalagi melihat volume pekerjaan yang meliputi kajian
semua aspek baik teknis( lingkungan dan ekonomi. $kan tetapi dengan pengalaman
konsultan dengan dalam penanganan dan dukungan ,enaga $hli yang )ukup
berpengalaman dalam bidangnya( maka konsultan dalam hal ini akan menerapkan
strategi penanganan pekerjaan se)ara terperogram dan terkoordinasi.
5ntuk mengantisipasi padatnya kegiatan yang harus dilakukan oleh konsultan( maka
dalam penyusunan +agan $lir dan :adwal elaksanaan( :adwal ersonil dan :adwal
enggunaan $lat harus sangat hati-hati dan harus konsekuen dengan :adwal
masing-masing( agar tidak terdapat kegiatan yang mundur. $pabila ada kegiatan
yang mundur maka semua kegiatan yang telah disusun tidak akan berjalan sesuai
dengan kehendak.
#onsultan akan berusaha memanfaatkan sebaik mungkin waktu yang disediakan
untuk menyelesaikan pekerjaan dengan kualitas seperti yang diharapkan( dengan
dukungan dari berbagai pihak yang terkait dengan pekerjaan ini.
A.7. Tan&&a+an dan Sa#an Te#hada+ Pe#"1n!l2(a"!l!ta" Pendu%un& da#! PP)
5raian mengenai ,enaga $hli seperti yang disyaratkan dalam #$#( baik mengenai
jenis keahlian( maupun kualifikasi pendidikan( serta pengalaman personil( menurut
#onsultan telah sesuai dengan lingkup kegiatan yang dituntut dalam studi ini. ;alam
22
hal ini konsultan akan mengusulkan ,enaga $hli dengan pendidikan -S1. sesuai
bidang keahliannya( bersetifikat sebagai ,enaga $hli yang dikeluarkan $sosiasi
#eahlian atau +adan9Lembaga yang berwenang serta memiliki pengalaman sesuai
bidang keahlian untuk menangani pekerjaan sejenis.
;alam hal fasilitas( untuk kelan)aran pelaksanaan pekerjaan ini( pihak proyek
telah menyediakan fasilitas meliputi!
emberian surat pengantar untuk operasional maupun koordinasi dan dukungan
dengan instansi terkait.
eminjaman referensi yang ada pada proyek.
emberian informasi mengenai ketentuan yang berkaitan dengan pekerjaan
#ewajiban #onsultan.
Menyediakan tenaga ahli sesuai dengan keperluan studi 9 pekerjaan.
Melaksanakan pekerjaan sesuai dengan #$#( serta peraturan lain yang akan di
sepakati bersama.
Menyediakan fasilitas transportasi sesuai keperluan.
Menyediakan biaya mobilisasi dan demobilisasi tenaga dari dan ke lokasi
pekerjaan.
Konsultan menanggapi bahwa kebutuhan akan fasilitas dan peralatan yang
disediakan oleh pihak pemrakarsa pekerjaan sangat erat hubungannya dengan
kelancaran pekerjaan( sehingga tidak ada kendala peralatan dan fasilitas yang
dihadapi oleh pelaksana pekerjaan pada saat pelaksanaan nantinya.
23
B. PENDE)ATAN dan METODOLOGI
B.1. Uu
ulau +ali merupakan salah satu daerah tujuan wisata international di Indonesia.
Industri pariwisata di +ali merupakan salah satu tulang punggung perekonomian
nasional yang )ukup besar. Sebagian dari pusat-pusat pariwisata di ulau +ali
berkembang pesat di daerah pantai. $khir-akhir ini masalah yang mun)ul didaerah
pantai tersebut( tidak hanya erosi yang mengakibatkan mundurnya garis pantai( atau
mun)ulnya tanah timbul sehingga garis pantai maju se)ara tidak terkontrol( tetapi juga
pemanfaatan daerah pantai yang belum mempertimbangkan sumber daya alam yang
profesional. ;alam penanganan masalah erosi pantai dan muara sungai yang meliputi
segala aspek maka diperlukan peren)anaan yang terpadu dan menyeluruh.
antai di #abupaten #arangasem telah mengalami abrasi( dimana pada lokasi ini
merupakan daerah konsentrasi energi gelombang yang menghantam pantai( sehingga
mengakibatkan erosi pantai yang )ukup besar. 'al ini akan mengan)am permukiman(
pertanian( sarana dan prasarana jalan( tempat ibadah( obyek dan fasilitas pendukung
wisata( dan fasilitas umum lainnya. emerintah melalui #ementeriaan ekerjaan
5mum akan melakukan upaya penanggulangan erosi pantai. Namun untuk
pengembangan lebih lanjut( perlu adanya peren)anaan design sehingga nantinya
dapat dimanfaatkan dalam pelaksanaan sehingga hasil pembangunan pengamanan
pantai betul-betul tepat sasaran dan berwawasan lingkungan.
,ujuan dan manfaat pembangunan tidak semata-mata untuk kepentingan ekonomi
melainkan pembangunan kesejahteraan dan budaya yang peduli terhadap masalah =
masalah lingkungan. Manfaat bagi warga menuju pada keseimbangan kesejahteraan
raga dan jiwa -balanced needs between the body and the mind.. $ntara sisi konstruksi
dan produk harus memperhatikan dan memperhitungkan daya dukung -carrying
capacity. tidak saja daya dukung se)ara ekonomis melainkan juga daya dukung
sosial( budaya( serta lingkungan. emerintah menyadari sepenuhnya bahwa
pelaksanaan pembangunan di segala bidang haruslah dilaksanakan se)ara bijaksana
dengan mengembangkan sistem pembangunan yang berwawasan lingkungan dengan
tetap memperhatikan #epentingan-kepentingan pelestarian sumber daya alam dan
lingkungan hidup serta mengendalikan adanya pen)emaran. ;alam hubungan dengan
pembangunan pengaman pantai dan upaya menekan timbulnya dampak penting
terhadap pen)emaran lingkungan maka dipandang perlu pemrakarsa kegiatan
menyusun 5paya engolahan Lingkungan dan 5paya emantauan Lingkungan.
rinsip-prinsip pengelolaan lingkungan hidup seperti yang dirumuskan dalam undang-
24
undang Nomor "1 tahun 1443 yang menga)u pada pengertian pengelolaan
lingkungan meliputi kebijaksanaan penataan( pemanfaatan( pengembangan(
pemeliharaan( pemulihan( pengawasan( dan pengedalian lingkungan hidup dapat
dilaksanakan dengan baik.
Studi $M;$L kegiatan pembangunan pengamanan pantai menga)u pada pada
eraturan emerintah *I No. "3 ,ahun 1444 tentang $nalisis Mengenai ;ampak
Lingkungan -$M;$L..
enyusunan $M;$L ini menga)u pada ketentuan perundangan-undangan sebagai
berikut!
5ndang-5ndang ;asar Negara *epublik Indonesia
5ndang-5ndang *epublik Indonesia Nomor 3 ,ahun "&&2 tentang Sumber ;aya
$ir
eraturan emerintah Nomor 16 ,ahun "&&0 tentang engembangan Sistem
enyediaan $ir Minum -S$M.
#eputusan Menteri ekerjaan 5mum No. 1/19#,S9M9"&&0.
Surat 8daran +ersama #epala +appenas dan Menteri #euangan Nomor
1"&19;.II9&19"&&& S8-1/9$9"&&& ,anggal 13 Maret "&&& ,entang etunjuk
penyusunan *en)ana $nggaran +iaya -*$+. untuk jasa konsultansi -+iaya
Langsung ersonil -Remuneration. dan +iaya Langsung Non ersonil -Direct
Reimbursable Cost..
Surat 8daran Menteri ekerjaan 5mum no ""9S89M9"&&3 tentang edoman
+esaran +iaya ersonil dalam enyusunan 'arga erkiraan Sendiri -'S. 9
*en)ana $nggaran +iaya -*$+. aket ekerjaan #onsultasi di Lingkungan
;epartemen ekerjaan 5mum
eraturan emerintah No. 01 ,ahun 1441 tentang $nalisis Mengenai ;ampak
Lingkungan +eserta elaksanaannya.
eraturan Menteri 5 No. 269*,9144& tentang edoman ,eknis $M;$L
royek-proyek di Lingkungan ekerjaan 5mum.
#eputusan Menteri 5 No. 0&69#,S91441( ,entang edoman ,ata Laksana
$M;$L royek-proyek di Lingkungan ekerjaan 5mum.
25
#eputusan Menteri Negara Lingkungan 'idup No. 1&9M8NL'9/91442 tentang
edoman enentuan ;ampak enting.
#eputusan Menteri Negara Lingkungan 'idup No. 129M8NL'9191442( tentang
edoman 5mum enyusunan $nalisa ;ampak Lingkungan.
#eputusan Menteri Negara Lingkungan 'idup No. 1"9M8NL'9191446( tentang
edoman 5mum *#L dan *L.
#eputusan Menteri Negara Lingkungan 'idup No. 149M8NL'9/91446( tentang
:enis 5saha atau #egiatan yang wajib dilengkapi dengan $nalisis Mengenai
;ampak Lingkungan.
+erbagai ketentuan tersebut di atas mewajibkan pihak pemrakarsa ren)ana kegiatan
untuk melakukan studi $M;$L. ;i samping itu( ketentuan tersebut juga akan
digunakan sebagai a)uan dalam penyusunan ren)ana pengelolaan lingkungan hidup
dan ren)ana pemantauan lingkungan hidup.
B.1.1. Naa Pe%e#0aan
Nama ekerjaan ini adalah $M;$L #onservasi antai %andidasa di #abupaten
#arangasem.
B.1.2. L1%a"! Pe%e#0aan
Lokasi pekerjaan $M;$L #onservasi antai %andidasa di #abupaten #arangasem
adalah di pantai )andidasa #abupaten #arangasem.
B.1.$. Ma%"ud dan Tu0uan
Ma%"ud )e&!atan
Maksud dari pekerjaan ini adalah melaksanakan analisa mengenai dampak
lingkungan akibat pelaksanaan #onservasi antai %andidasa di #ab. #arangasem
dengan analisa dampak( evaluasi dampak dan ren)ana pengelolaan lingkungan serta
ren)ana pemantauan lingkungan
Tu0uan )e&!atan
Mengidentifikasikan ren)ana kegiatan proyek yang berpotensi menimbulkan dampak
penting terhadap lingkungan.
Mengidentifikasikan komponen-komponen lingkungan hidup yang akan terkena
dampak penting akibat kegiatan proyek.
26
Memprakirakan mengevaluasi ren)ana kegiatan proyek yang menimbulkan
dampak penting terhadap lingkungan.
Merumuskan saran dan tindak lanjut dalam upaya pengelolaan dan pemantauan
lingkungan yang berupa *en)ana engelolaan Lingkungan -*#L. dan *en)ana
emantauan Lingkungan -*L..
B.1.4. -a%tu Pela%"anaan Pe%e#0aan
5ntuk pelaksanaan pekerjaan $M;$L #onservasi antai %andidasa di #abupaten
#arangasem disediakan waktu tidak lebih dari 0 -lima. bulan atau 10& -seratus dlima
puluh. hari termasuk mobilisasi terhitung setelah ditetapkan Surat erintah Mulai #erja
oleh #epala Satuan #erja.
B.1.8. )e&!atan Yan& D!la%"ana%an
U#a!an )e&!atan dan )elua#an
+erikut ini uraian kegiatan yang harus dilakukan dalam penyusunan ;okumen
$M;$l #onservasi antai %andidasa di #ab. #arangasem yang terdiri dari B
1. ;okumen #erangka $)uan $N;$L -#$-$N;$L.
". ;okumen $nalisis ;ampak Lingkungan 'idup -$N;$L.
1. ;okumen *en)ana engelolaan Lingkungan 'idup -*#L.
2. ;okumen *en)ana emantauan Lingkungan 'idup -*L.
0. ;okumen *ingkasan 8ksekutif
Sedangkan tahapan-tahapan yang akan dilaksanakan dalam menyusun dokumen
$M;$L tersebut diatas( adalah sebagai berikut !
1. Su#:e3 Pendahuluan
#egiatan ini diperlukan agar #onsultan mempunyai gambaran tentang lokasi studi(
kondisi tapak proyek( pengumpulan data primer dan sekunder( koordinasi dengan
instansi yang bertanggung jawab dan instansi terkait serta sebagai bahan
masukan untuk proses pelingkupan -s)oping..
2. Mela%"ana%an S1"!al!"a"! AMDAL
,ujuan dilaksanakan sosialisasi adalah mengakomodasi keterlibatan masyarakat
dan keterbukaan informasi dalam proses $M;$L.
Instansi yang bertanggung jawab dan dibantu #onsultan meliputi !
Mengumumkan ren)ana usaha dan9atau kegiatan sebelum dimulai
penyusunan dokumen $M;$L melalui media masa( papan pengumuman.
2$
Menyelenggarakan konsultansi publik kepada warga masyarakat yang
berkepentingan dalam penyusunan dokumen #erangka $)uan $N;$L.
Memberikan informasi mengenai dokumen #$-$N;$L( $N;$L( *#L( dan
*L.
Menanggapi saran( pednapat dan tanggapan yang disampaikan oleh warga
masyarakat yang berkepentingan.
$. Pen3u"unan )e#an&%a A9uan ANDAL ,)A;ANDAL.
;alam menyusun dokumen #$-$N;$L perlu mempertimbangkan faktor-faktor
sebagai berikut !
a. #eanekaragaman
$N;$L bertujuan menduga kemungkinan terjadinya dampak dari suatu
ren)ana dan kegiatan terhadap lingkungan hidup. #eanekaragaman ren)ann
usaha dan kegiatan serta rona lingkungan hidup( menyebabkan kemungkinan
timbulnya suatu dampak terhadap lingkungan hidup akan berbeda-beda pula.
;engan adanya #erangka $)uan $N;$L diharapkan dapat memberikan
arahan tentang komponen kegiatan dan komponen rona lingkungan yang
harus ditelaah dan diamati dalam penyusunan $N;$L.
b. #eterbatasan Sumber ;aya
enyusunan $N;$L seringkali dihadapkan pada keterbatasan sumber daya(
seperti keterbatasan waktu( dana( tenaga dan metoda. ;engan adanya #$ =
$N;$L akan menyesuaikan ketegasan tentang bagaimana menyesuaikan
tujuan dan hasil yang ingin di)apai dalam penyusunan $N;$L dengan
keterbatasan sumber daya tanpa mengurangi mutu pekerjaan $N;$L.
4. S!dan& Pe'aha"an2P#e"enta"! )e#an&%a A9uan ANDAL ,)A;ANDAL.
Sidang embahasan #erangka $)uan $N;$L -#$-$N;$L. dilaksanakan setelah
draft #$-$N;$L tersebut telah diselesaikan dan diserahkan kepada #omisi
$M;$L. $pabila dokumen #$-$N;$L tersebut ke #omisi enilai $M;$L se)ara
administrasi sudah lengkap( maka dokumen tersebut siap dan layak
dipresentasikan dinilai di hadapan #omisi enilai $M;$L dan masyarakatv yang
berkepentingan.
5. Su#:e3 Pen&u+ulan Data
Survey pengumpulan data yang dilaksanakan merupakan suvey lanjutan untuk
mendapatkan data primer maupun sekunder untuk menyusun dokumen $N;$L.
:enis maupun jumlah yang dibutuhkan di dalam pengumpulan data primer
2%
merupakan data-data yang sudah disepakati di dalam dokumen #erangka $)uan
$N;$L demikian pula( untuk data sekunder.
6. Pen&1lahan dan Anal!"!" Data
;alam tahap ini dilakukan pengolahan dan analisis data primer dan sekuner
sesuai dengan metode analisis yang di)antumkan dalam #$-$N;$L. ;emikian
pula terhadap sampel-sampel yang perlu dianalisis di laboratorium. ;alam
melakukan analisis data( diharapkan berpedoman pada edoman ,eknis
enyusunan $M;$L untuk melaksanakan identifikasi dampak( dapat mengunakan
Matriks Interaksi dan <low %hart -+agan $lir.( serta metode yang lain( sedangkan
proses pelingkupan juga dilaksanakan pada tahap identifikasi ini( sehingga
diperoleh dampak penting -hipotik.( dan isu-isu pokok yang diprakirakan akan
terjadi. $dapun untuk prakiraan dampak( akan dilakukan berdasarkan besarana
-magnitude. perubahan komponen lingkungan akibat adanya kegiatan proyek dan
berdasarkan perbandingan tingkat kepentingan nilai parameter lingkungan hidup
dengan nilai ambang batas. 5ntuk mengevaluasi dampak bersifat langsung atau
tidak langsung( sinergis atai antagonis( kumulatif atau tidak.
1. #egiatan yang 'arus ;itelaah ;ampaknya
a. ,ahap pra-#onstruksi
b. ,ahap #onstruksi
). ,ahap as)a-#onstruksi
". #omponen Lingkungan Cang ;itelaah
#omponen lingkungan yang berpotensi terkena dampak akibat kegiatan proyek
meliputi ! komponen biogeofisik = kimia( sosial ekonomi dan budaya serta
sarana dan prasarana umum di sekitar lokasi proyek. Se)ara rin)i( komponen
lingkungan pada masing-masing aspek yang dipandang relevan ditelaah dalam
enyusunan $M;$L #onservasi antai %andidasa di #ab. #arangasem
meliputi !
a. $spek +iogeofisik = #imia
'idrologi
<isiografi( morfologi( topografi dan struktur geologi.
*uang( Lahan dan ,anah meliputi penggunaan ruang -tata ruang.( tata
guna lahan serta jenis dan sifat fisik kimia tanah pada tapak proyek.
+iologi meliputi meliputi inventarisasi jenis( komposisi( nilai ekologis dan
penyebaran flora9 fauna terutama yang dilindungi baik di darat maupun
di air -aDuatik..
2&
b. $spek Sosial 8konomi dan +udaya
1. #ependudukan
". <aktor 8konomi ! #egiatan perekonomian masyarakat yang menonjol
dalam kaitannya dengan ekonomi setempat maupun regional( lapangan
usaha dan mata pen)aharian masyarakat yang utama9 dominan di
sekitar lokasi studi.
1. Sosial +udaya
#ondisi kesehatan masyarakat dan kesehatan lingkungan di wilayah
studi( termasuk jenis-jenis penyakit yang sering terjadi maupun ve)tor
bpenyakit yang ada.
Sikap dan persepsi masyarakat terhadap kehadiran proyek.
erubahan sosial yang terjadi dan yang diperkirakan akan terjadi
akibat kehadiran proyek.
#egiatan masyarakat setempat yang berkaitan dengan keberadaan
proyek seperti kegiatan adat istiadat dan aktivitas masyarakat.
#eberadaan peninggalan sejarah yang bersinggungan langsung
dengan aktivitas proyek.
). Sarana dan rasarana 5mum
Men)akup inventarisasi dan analisis jumlah dan lokasi sarana9 prasarana
umum di wilayah studi( antara lain ! jalur transportasi darat( pelabuhan laut
dan sarana9prasarana perekonomian dll.
1. rakiraan dan 8valuasi ;ampak
erkiraan dampak ditekankan pada pengaruh ren)ana kegiatan terhadap
komponen lingkungan baik fisik kimia( biotis maupun sosekbudkes. Metode
perkiraan dampak vpada keputusan Menteri #ependudukan dan Lingkungan
'idup -#L'.( tentang edoman enentuan ;ampak enting. ;idalam dampak
penting dari suatu kegiatan ditentukan oleh hal-hal sebagai berikut !
:umlah Manusia yang terkena dampak
Luas wilayah persebaran dampak
Lamanya dampak berlangsung
Intensitas ;ampak
+anyaknya komponen lingkungan lainnya yang akan terkena dampak
Sifat kumulatif dampak
+erbalik atau tidak berbaliknya dampak tersebut
3
+erdasarkan hal tersebut diatas maka metode perkiraan digunakan dalam studi ini
bersifat informal yaitu metode perkiraan dan profesional judgement berdasarkan
profesi yang dimiliki pakar. Selanjutnya hasil dari penggunaan metode tersebut
digambarkan dalam matrik sederhana yang menunjukan interaksi antara
komponen lingkungan yang terkena dampak.
$dapun evaluasi dampak didasarkan atas intensitas dampak serta derajat
pentingnya dampak yang terjadi. ;ari hasil penelitian tersebut akan dapat
diketahui komponen kegiatan mana yang menimbulkan dampak dan komponen
lingkungan mana yang terkena dampak paling besar. Selanjutnya dapat
memberikan rekomendasi ren)ana kegiatan yang akan dilaksanakan perlu adanya
evaluasi dampak se)ara holistik dengan menialai dampak yang terjadi terhadap
semua komponen lingkungan se)ara integrasi dan menyimpulkan pengaruh
keberadaan proyek tersebut.
7. Pen3u"unan D1%uen ANDAL R)L dan PRL
enyusunan draft dokumen $N;$L dapat dilakukan lebih awal tanpa harus
menunggu proses pengolahan data dan selesainya uji laboratorium dan siap
dipresentasikan apabila se)ara teknis dan administrative sudah lengkap. *en)ana
engelolan Lingkungan -*#L. dan *en)ana emantauan Lingkungan -*L.
hendaknya disusun dengan memperhatikan pendekatan-pendekatan teknis(
ekonomis dan kelembagaan dengan menga)u pada hasil studi evaluasi
lingkungan yang telah dilakukan( sehingga dapat dirumuskan sebagai berikut!
1. *en)ana engelolaan Lingkungan -*#L.
*#L hendaknya berisi ketentuan-ketentuan pokok pengelolaan dampak
berdasarkan hasil kajian terhadap lingkungan dan ditulis se)ara singkat dan
jelas bersifat instruktif dan berisi ketentuan antara lain !
:enis dampak yang harus dikelola
,ata )ara atau teknik pengolahannya
Lingkup tugas dan tanggung jawab pemrakarsa dan instansi terkait
Sumber dana
". *en)ana emantauan Lingkungan -*L.
*L hendaknya berii tentang ketentuan-ketentuan pokok pemantauan hasil
pelaksanaan *#L dan ditulis se)ara singkat dan jelas( dan bersifat instruktif
serta berisi !
31
#omoponen lingkungan yang dipantau
,ata )ara pemantauan yang men)akup lokasi dan periode atau lamanya
waktu pemantauan
Lingkup tugas dan tanggung jawab pmerakarsa dan instansi terkait.
8. S!dan& Pe'aha"an2Pen!la!an D1%uen ANDAL* R)L dan RPL
Sidang pembahasan9penilaian dokumen $N;$L( *#L dan *L dihadapan #omisi
enilai $M;$L dan masyarakat yang berkepentingan apabila dokumen - dokumen
tersebut telah diserahkan dan se)ara administrasi telah dinyatakan lengkap dan
layak untuk dinilai.
4. Pen3u"unan La+1#an A%h!# D1%uen ANDAL* R)L dan RPL
;raft dokumen $N;$L( *#L dan *L yang telah dinilai oleh #omisi $M;$L
selanjutnya diperbaiki( dan hasil perbaikan dokumen-dokumen tersebut
merupakan laporan akhir untuk mendapatkan rekomendasi kelayakan dari +upati.
B.$. Pe'de%atan Stud! Pen3u"unan AMDAL
A. )1n"e+ Pe'an&unan Be#%elan0utan
rinsip-prinsip umum pembangunan berkelanjutan dalam sistem pengaturan
sumberdaya alam yang mengalami perkembangan yang )epat sejak ;eklarasi
Sto)kholm = 3"( kemudian berkembang dan diperluas dalam ;eklarasi *io pada
tahun 144"( dan kemudian men)apai pun)aknya pada ;eklarasi :ohannesburg pada
tahun "&&". ;iantara prinsip-prinsip umum pembangunan berkelanjutan adalah
sebagai berikut!
a. #ewajiban yang dimuat dalam rinsip "1 ;eklarasi Sto)kholm dan prinsip "
;eklarasi *io yang mengatur hak berdaulat negara atas sumberdaya alam dan
tanggungjawab negara untuk men)egah dampak lingkungan yang bersifat lintas
batas batas negaraB
b. rinsip melakukan tindakan pen)egahan -the principle of prevention action)B
'. rinsip bertetangga yang baik dan kewajiban melakukan kerjasama internasionalB
d. rinsip pembangunan berkelanjutan -the principle of sustainable development.B
e. rinsip kehati-hatian -the precautionary principle.B
f. rinsip pen)emar membayar -the polluter pays principle.B dan
g. rinsip kebersamaan dengan tanggungjawab yang berbeda -the principle of
common but differentiated responsibility..
32
#onsep berkelanjutan ini setidaknya mengandung dua dimensi( yaitu dimensi waktu
karena berkelanjutan yang tidak lain menyangkut apa yang akan terjadi di masa
mendatang( dan dimensi interaksi antara sistem ekonomi dan sistem sumberdaya
alam dan lingkungan -'eal( 144/ dalam <auEi( "&&2.. eEEey -144". melihat aspek
keberlanjutan dari sisi yang berbeda. ;ia melihat bahwa keberlanjutan memiliki
pengertian statik dan dinamik. #eberlanjutan statik diartikan sebagai pemanfaatan
sumberdaya alam terbarukan dengan laju teknologi yang konstan( sementara
keberlanjutan dinamik diartikan sebagai pemanfaatan sumberdaya alam yang tidak
terbarukan dengan tingkat teknologi yang terus berubah -<auEi( "&&2.. ;alam
kaitannya dengan pembangunan berkelanjutan( terdapat dua kaidah yang harus
diperhatikan dalam pengelolaan sumberdaya alam dan lingkungan( yaitu -ear)e dan
,urner( 144&.!
a. 5ntuk sumberdaya alam yang terbarukan -renewable resources. dinyatakan
bahwa laju pemanenan harus lebih ke)il atau sama dengan laju regenerasi
-produksi lestari..
b. 5ntuk masalah lingkungan dinyatakan bahwa laju pembuangan -limbah. harus
lebih ke)il atau setara dengan kapasitas asimilasi lingkungan.
$spek operasional dari konsep keberlanjutan ini dapat dipahami lebih jauh dengan
adanya lima alternatif pengertian sebagaimana yang diuraikan erman( -1446. dalam
<auEi -"&&2.( sebagai berikut!
a. Suatu kondisi dikatakan berkelanjutan -sustainable. jika utilitas yang diperoleh
masyarakat tidak berkurang sepanjang waktu dan konsumsi tidak menurun
sepanjang waktu -non-declining consumption..
b. #eberlanjutan adalah kondisi dimana sumberdaya alam dikelola sedemikian rupa
untuk memelihara kesempatan produksi di masa mendatang.
'. #eberlanjutan adalah kondisi dimana sumberdaya alam -natural capital stock.
tidak berkurang sepanjang waktu -non-declining..
d. #eberlanjutan adalah kondisi dimana sumberdaya alam dikelola untuk
mempertahankan produksi jasa sumberdaya alam.
e. #eberlanjutan adalah kondisi dimana kondisi minimum keseimbangan dan daya
tahan -resilience. ekosistem terpenuhi.
Selain definisi operasional diatas( 'aris -"&&&. dalam <auEi -"&&2. melihat bahwa
konsep keberlanjutan dapat diperin)i menjadi tiga aspek pemahaman( yaitu!
33
a. )e'e#lan0utan e%1n1!( yang diartikan sebagai pembangunan yang mampu
menghasilkan barang dan jasa se)ara kontinu untuk memelihara keberlanjutan
pemerintahan dan menghindari terjadinya ketidakseimbangan sektoral yang dapat
merusak produksi.
b. )e'e#lan0utan l!n&%un&an! Sistem yang berkelanjutan se)ara lingkungan harus
mampu memelihara sumberdaya yang stabil( menghindari eksploitasi
sumberdaya alam dan fungsi penyerapan lingkungan. #onsep ini juga
menyangkut pemeliharaan keanekaragaman hayati( stabilitas ruang udara( dan
fungis ekosistem lainnya yang tidak termasuk kategori sumber-sumber ekonomi.
'. )e'e#lan0utan "1"!al! #eberlanjutan se)ara sosial diartikan sebagai sistem yang
mampu men)apai kesetaraan( menyediakan layanan so)ial termasuk kesehatan(
pendidikan( gender( dan akuntabilitas politik.
Menurut Munasinghe -1441.( pembangunan berkelanjutan mempunyai tiga tujuan
utama( yaitu! tu0uan e%1n1! ,economic objective.* tu0uan e%1l1&! ,ecological
objective. dan tu0uan "1"!al ,social objective.. ,ujuan ekonomi terkait dengan
masalah efisiensi -efficiency. dan pertumbuhan -growth.B tujuan ekologi terkait
dengan masalah konservasi sumberdaya alam -natural resources conservation.B dan
tujuan sosial terkait dengan masalah pengurangan kemiskinan -poverty. dan
pemerataan -euity.. ;engan demikian( tujuan pembangunan berkelanjutan pada
dasarnya terletak pada adanya harmonisasi antara tujuan ekonomi( tujuan ekologi
dan tujuan sosial. Menurut $S%8 -144/. keberlanjutan adalah keberfungsian suatu
sistem saat ini dan yang akan datang dengan memperhatikan aspek lingkungan(
sosial( ekonomi( dan teknologi. #eberlanjutan banyak dipengaruhi oleh variabel
variabel teknis dan non teknis -%hoguill( 1446..
B. )e'!0a%an L!n&%un&an Te#%a!t den&an Pen3u"unan D1%uen AMDAL
embangunan berkelanjutan adalah upaya sadar dan teren)ana yang memadukan
aspek lingkungan hidup( sosial( dan ekonomi ke dalam strategi pembangunan untuk
menjamin keutuhan lingkungan hidup serta keselamatan( kemampuan(
kesejahteraan( dan mutu hidup generasi masa kini dan generasi masa depan.
Namun kegiatan pembangunan juga mengandung risiko terjadinya pen)emaran dan
kerusakan lingkungan. #ondisi ini dapat mengakibatkan daya dukung( daya tampung(
dan produktivitas lingkungan hidup menurun yang pada akhirnya menjadi beban
sosial. >leh karena itu( lingkungan hidup Indonesia harus dilindungi dan dikelola
34
dengan baik berdasarkan asas tanggung jawab negara( asas keberlanjutan( dan asas
keadilan. Selain itu( pengelolaan lingkungan hidup harus dapat memberikan
kemanfaatan ekonomi( sosial( dan budaya yang dilakukan berdasarkan prinsip
kehati-hatian( demokrasi lingkungan( desentralisasi( serta pengakuan dan
penghargaan terhadap kearifan lokal dan kearifan lingkungan. enggunaan sumber
daya alam harus selaras( serasi( dan seimbang dengan fungsi Iingkungan hidup.
Sebagai konsekuensi dari kebijakan( ren)ana( dan9atau program pembangunan
harus dijiwai oleh kewajiban melakukan pelestarian lingkungan hidup dan
mewujudkan tujuan pembangunan berkelanjutan.
#ebijakan lingkungan hidup bertitik tolak dari ?aris-?aris +esar 'aluan Negara
-?+'N. yang men)antumkan bahwa hakekat pembangunan Indonesia adalah
pembangunan untuk manusia seutuhnya dengan )iri-)iri pokok-pokok keselarasan
hubungan antara manusia dengan ,uhan Maha en)ipta( antara manusia dengan
masyarakat dan antara manusia dengan lingkungan alam. :adi( apapun yang kita
bangun( arah pembangunan tersebut tidak boleh melepaskan diri dari tujuan
membentuk manusia seutuhnya.
Implementasi adanya kebijakan lingkungan hidup telah ditandai dengan adanya
5ndang-5ndang No. 1" ,ahun "&&4 tentang erlindungan dan engelolaan
Lingkungan 'idup. Sebagai pelaksanaan dari 55 tersebut dikeluarkanlah eraturan
emerintah No. "3 ,ahun 1444 tentang $nalisis Mengenai ;ampak Lingkungan.
Menurut peraturan( kegiatan yang diprakirakan berpotensi memberikan dampak
terhadap lingkungan meliputi !
1. erubahan bentuk alam dan bentang alam.
". 8ksploitasi sumberdaya alam baik yang terbaharui
maupun yang tidak terbaharui.
1. roses dan kegiatan yang se)ara potensial dapat
menimbulkan pemborosan( pen)emaran( kerusakan lingkungan hidup serta
kemerosotan sumberdaya alam dalam pemanfaatannya.
2. roses dan kegiatan yang hasilnya dapat
mempengaruhi alam( lingkungan buatan serta lingkungan sosial budaya.
0. roses dan kegiatan hasilnya akan dapat
mempengaruhi pelestarian kawasan konservasi sumberdaya alam dan 9 atau
perlindungan )agar budaya.
35
6. Introduksi jenis tumbuh-tumbuhan( jenis hewan dan
jasad renik.
3. embuatan dan penggunaan bahan hayati dan non
hayati.
/. enerapan teknologi yang diprakirakan mempunyai
potensi besar untuk mempengaruhi lingkungan.
4. #egiatan yang mempunyai resiko tinggi dan 9 atau
mempengaruhi pertahanan negara.
Se)ara bertahap pula( emerintah usat telah mendelegasikan wewenangnya
kepada emerintah ;aerah dalam pemeliharaan lingkungan hidup dan pengelolaan
sumber daya alam se)ara selektif sesuai dengan yang ter)antum dalam 5ndang-
5ndang No 1" ,ahun "&&2 tentang emerintahan ;aerah. Mendayagunakan sumber
daya alam untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat dengan memperhatikan
kelestarian fungsi dan keseimbangan lingkungan hidup( pembangunan berkelanjutan(
kepentingan sosial- ekonomi dan budaya masyarakat lokal serta penataan ruang.
Sebagai pemrakarsa dari kegiatan #onservasi antai %andidasa di #ab.
#arangasem( maka terdapat beberapa kebijakan pengelolaan lingkungan dan upaya=
upaya yang harus dilakukan oleh +alai 7ilayah Sungai +ali-enida yaitu sebagai
berikut !
Setiap kegiatan yang menyangkut kepentingan orang
banyak atau masyarakat luas maka dalam penggunaan sumber daya alam harus
diikuti dengan usaha 9 langkah yang mendukung kegiatan dan kepentingan
masyarakat di sekitar proyek.
Setiap kegiatan yang menyangkut eksploitasi sumber
daya alam atau penurunan tingkat produktivitas S;$ harus diikuti 9 diimbangi
dengan tindakan pembinaan( peremajaan( dan pembinaan se)ara fisik.
Selalu memperhatikan kelestarian ekologi dan
kepentingan ekonomi se)ara seimbang.
Senantiasa melakukan evaluasi dan peninjauan
terhadap kegiatan yang telah dilakukan demi terlaksananya kebijakan-kebijakan
pembangunan yang baik dan berwawasan lingkungan.
C. Pende%atan Stud! Pen3u"unan D1%uen AMDAL
36
!nalisis "engenai Dampak #ingkungan $idup %!"D!#) adalah kajian lingkungan
hidup yang digunakan untuk memprakirakan dampak penting terhadap lingkungan
dari suatu ren)ana kegiatan. 'asil $M;$L dimaksudkan untuk memberi arahan bagi
pihak peran)ang ren)ana kegiatan untuk mengendalikan dampak lingkungan yang
diperkirakan terjadi. ;engan demikian( ren)ana kegiatan akan menjadi lebih ramah
lingkungan dan lebih dapat diterima masyarakat sekitar. 'asil $M;$L juga menjadi
dasar bagi pengambilan keputusan oleh pihak yang berwenang tentang suatu
ren)ana kegiatan dan memberi jaminan kepada pemberi iEin bahwa dampak
lingkungan dari ren)ana kegiatan dapat dan akan ditanggulangi. $M;$L sebaiknya
dilakukan pada tahap awal peren)anaan ren)ana kegiatan( sebelum diselesaikannya
ran)ang-bangun rin)i -detailed engineering design.( agar semua hasil $M;$L dapat
menjadi masukan bagi ran)ang-bangun rin)i.
roses $M;$L akan menghasilkan 2 -empat. buah dokumen utama sebagai berikut(
1. Laporan #erangka $)uan $N;$L -#$-$N;$L. yang menjelaskan lingkup kajian
dampak lingkungan hidup yang akan dilakukan. 'asil penilaian dokumen #$-
$N;$L adalah sebuah kesepakatan antara pemrakarsa dengan pemerintah
tentang apa yang akan dikaji dalam tahap $N;$L.
". Laporan $nalisis ;ampak Lingkungan 'idup -$N;$L. yang menuangkan hasil
kajian antara lain tentang prakiraan dan evaluasi dampak penting yang dilakukan
dalam studi $N;$L. Laporan ini ditutup dengan pembahasan tentang dampak-
dampak yang dianggap penting serta arahan untuk pengelolaan dampaknya.
1. ;okumen *en)ana engelolaan Lingkungan 'idup -*#L. yang dikembangkan
berdasarkan arahan dalam $N;$L dan berisi uraian tentang bagaimana dampak
penting negatif akan diminimalisasi dan dampak penting positif akan dioptimalkan
pengaruhnya.
2. ;okumen *en)ana emantauan Lingkungan 'idup -*L. berisi uraian tentang
bagaimana dampak-dampak penting akan dipantau untuk memastikan bahwa
pengaruhnya pada lingkungan hidup dan masyarakat sekitar dapat teratasi.
3$
Ga'a# 2.1 P#1"e" AMDAL Yan& Men&&a'a#%an D1%uen L!n&%un&an dan
Pen!la!ann3a
;isamping itu( terdapat dokumen *ingkasan 8ksekutif yang merupakan ringkasan
dari dokumen $N;$L dan *#L9*L. ;okumen *ingkasan 8ksekutif( $N;$L( dan
*#L9*L digunakan sebagai dasar bagi intansi pemerintah yang berwenang untuk
mengambil ke-putusan tentang layak-tidaknya suatu ren)ana kegiatan dari segi
lingkungan hidup. Selain itu( dokumen-dokumen ini juga dimanfaatkan oleh
pemrakarsa untuk meran)ang kegiatan yang berwawasan lingkungan.
;okumen #erangka $)uan $N;$L -#$-$N;$L. memegang peranan yang sangat
penting dalam proses $M;$L karena dalam dokumen inilah pemrakarsa
menuangkan niatnya melakukan kajian $N;$L dan menjelaskan apa saja yang akan
dikaji. 5ntuk menentukan apa yang akan dikaji( akan dilakukan suatu tahap yang
disebut +el!n&%u+an.
D. TUJUAN PELING)UPAN
Seperti halnya dengan kajian-kajian yang lain( kajian $N;$L membutuhkan fokus
yang jelas( batasan yang pasti( dan mengikuti rambu-rambu yang disepakati. <okus
3%
dan batasan itu ditentukan sebelum kajian dilaksanakan( yaitu pada tahap
meran)ang kajian. ,anpa ran)angan kajian yang jelas( kajian dampak lingkungan
-$N;$L. berpotensi menjadi sebuah kajian tidak berarah yang kemudian tidak ada
nilai dan manfaatnya. *an)angan kajian $N;$L itulah yang dikenal sebagai Flingkup
studi $N;$LG dan merupakan hasil proses pelingkupan. ;engan kata lain(
pelingkupan bertujuan untuk e#an9an& %a0!an ANDAL agar menjadi kajian yang
tepat sasaran.
ada umumnya( sebuah ran)angan kajian ilmiah harus menjawab pertanyaan A+a
yang dikajiH D!ana dan kapan kajian dilakukanH Ba&a!ana kajian akan
dilakukanH S!a+a saja yang terlibat dalam kajianH >leh karena itu( ran)angan suatu
kajian $N;$L harus meliputi!
fokus kajian( terutama dampak-dampak penting yang diperkirakan akan terjadi
lokasi dimana kajian akan dilakukan
kapan kajian akan dilakukan
metode studi dan
tenaga ahli apa saja yang akan dilibatkan dalam kajian
*an)angan kajian $N;$L yang baik akan memberi manfaat tambahan bagi
pelaksanaan $M;$L( yaitu dalam hal pemakaian biaya( tenaga( dan waktu se)ara
efektif dan efisien.
ada akhir proses elingkupan akan dihasilkan sejumlah pernyataan yang
membentuk ran)angan kajian $N;$L( yaitu!
pernyataan-pernyataan tentang dampak yang akan dikaji dalam $N;$L( dikenal
dengan sebutan Idampak penting hipotetikJ. ;ampak-dampak ini( berdasarkan
hipotesa -dugaan awal.( diperkirakan akan terjadi dan memerlukan kajian yang
mendalam untuk membuktikan dugaan tersebutB dan
penentuan lokasi dan waktu kajian $N;$L yang menggambarkan wilayah-
wilayah dimana kajian terhadap dugaan dampak akan dilakukan serta faktor
waktu yang berkaitan dengan kajian dampak.
#edua hasil pelingkupan di atas kemudian dipakai untuk menentukan metodologi
studi serta tenaga ahli yang akan dilibatkan dalam $N;$L.
E. LANG)AH )ERJA DALAM PROSES PELING)UPAN
5ntuk melaksanakan proses pelingkupan( eraturan Menteri Negara Lingkungan
'idup Nomor / ,ahun "&&6 memaparkan sejumlah langkah kerja dalam bentuk tata-
3&
laksana. ?ambar 1." menunjukkan alur proses pelingkupan sesuai dengan aturan
pemerintah( khususnya ermen L' &/9"&&6.
Ga'a# 2.2 P#1"e" Pel!n&%u+an "e"ua! Pe#en LH <822<<6
Seluruh langkah kerja ini didasari oleh suatu proses berpikir yang baku dalam dunia
penelitian ilmiah( yaitu bagaimana meran)ang suatu kajian. ;engan memahami esensi dari
setiap langkah kerja maka tidak sulit untuk memahami apa yang perlu dilakukan pada setiap
langkah kerja. 8sensi proses pelingkupan )ukup sederhana( sebagaimana terlihat dalam
tabel di bawah ini -,abel ".1..
,abel ".1 8sensi ,ata Laksana elingkupan Sesuai ermen L' &/9"&&6
4
(. INPUT DAN OUTPUT PELING)UPAN
Setiap tahap yang ter)antum dalam ?ambar 1." menggunakan input -masukan.
tertentu dan menghasilkan output -hasil. tertentu pula. +eberapa tahapan dapat
menggunakan input yang sama. Sedangkan masing-masing tahap akan
menghasilkan output yang spesifik dan menjadi dasar bagi tahap selanjutnya. ,abel
1." menjabarkan input dan output dari masing-masing tahap di atas.
;ampak yang perlu atau akan dikaji dalam $N;$L harus dinyatakan se)ara lengkap
karena informasi itu akan digunakan untuk meren)anakan kajian $N;$L. $da unsur-
unsur informasi yang sebaiknya ditulis dalam pernyataan dampak hipotetik.
,abel "." Input dan output untuk setiap tahapan pelingkupan
41
5nsur-unsur ini berguna untuk membentuk ran)angan kajian $N;$L atau dikenal
sebagai Ilingkup kajian $N;$LJ( yang terdiri dari!
1. batas wilayah studi dan rentang waktu prakiraan dampak.
". metode penelitian yang diharapkan dapat membuktikan hipotesa tentang dampak
yang dikajiB
1. kedalaman studi $N;$L( digambarkan sebagai jumlah sampel yang harus
dikumpulkan dan dianalisisB
2. susunan tim $M;$L yang diperlukan untuk melakukan kajian dengan interaksi(
metodologi( dan kedalaman studi di atas.
42
B.4. Met1d1l1&! Pela%"anaan Pe%e#0aan
emilihan metode studi untuk kegiatan penyusunan $M;$L diperlukan dalam rangka
mendapatkan hasil telaahan analisis dan evaluasi dampak yang mungkin terjadi
dengan hasil lebih tepat dan akurat. 5ntuk men)apai hal tersebut diperlukan suatu
proses pengumpulan data dan informasi dasar jenis-jenis kegiatan dan rona
lingkungan saat ini yang bersifat sebagai data yang sahih dan reliable. *en)ana
#onservasi antai %andidasa di #abupaten #arangasem memerlukan data-data yang
terkait dengan data proyek se)ara teknis maupun data-data rona lingkungan yang
menggambarkan kondisi lingkungan awal sebelum dilakukan ren)ana kegiatan.
enyusunan $M;$L #onservasi antai %andidasa di #abupaten #arangasem(
memerlukan data-data yang terkait dengan data proyek se)ara teknis maupun data-
data rona lingkungan yang menggambarkan kondisi lingkungan awal -base line.
sebelum dilakukan ren)ana kegiatan.
;asar pendekatan studi yang dilakukan adalah dengan )ara mengenali seluruh
interaksi antar komponen kegiatan dan lingkungan dalam suatu ekosistem se)ara
terpadu. #egiatan identifikasi dampak( prakiraan dampak dan evaluasi dampak
merupakan suatu proses kegiatan $N;$L guna memperoleh tingkatan besar dan
pentingnya dampak yang selanjutnya menjadi a)uan dalam kegiatan pengelolaan
dan pemantauan lingkungan. ola pendekatan yang akan dilakukan untuk
pembuatan studi $N;$L dapat dilihat pada ?ambar ".1. +erikut ini metode studi
yang dilakukan dalam penyusunan ;okumen $M;$L !
1. SOSIALISASI MEDIA MASA DAN )ONSULTASI PUBLI)
#egiatan sosialisasi dengan masyarakat sekitar pada untuk *en)ana #onservasi
antai %andidasa di #abupaten #arangasem dilakukan dengan " )ara yakni melalui
sosialisasi di media massa serta konsultasi publik masyarakat sekitar. #egiatan
sosialisasi pada media massa dan konsultasi publik ini merupakan kegiatan informasi
awal bahwa akan dilakukan kegiatan *en)ana #onservasi antai %andidasa di
#abupaten #arangasem dan fasilitas penunjangnya. ,ujuan dari kegiatan sosialisasi
pada media massa dan konsultasi publik ini untuk mendapatkan masukan yang
berupa saran pendapat dan tanggapan masyarakat se)ara langsung tentang ren)ana
proyek. Masukan dan tanggapan tersebut akan dijadikan sebagai bahan kajian dan
43
telaahan dalam penyusunan $M;$L. ;ari kegiatan publikasi ren)ana kegiatan
tersebut juga akan diketahui semua aspirasi masyarakat yang berhubungan dengan
proyek. #egiatan publikasi dan sosialisasi ren)ana kegiatan dalam proses $M;$L
bertujuan untuk !
1. Melindungi kepentingan masyarakat di sekitar ren)ana #onservasi antai
%andidasa di #abupaten #arangasem
". Memberdayakan masyarakat dalam pengambilan keputusan atas kegiatan
*en)ana #onservasi antai %andidasa di #abupaten #arangasem dan fasilitas
penunjangnya yang berpotensi menimbulkan dampak terhadap lingkungan.
1. Memastikan adanya transparansi dalam keseluruhan proses $M;$L dan ren)ana
kegiatan tersebut.
2. Men)iptakan suasana kemitraan yang setara antara semua pihak yang
berkepentingan( yaitu dengan menghormati hak-hak semua pihak untuk
mendapatkan informasi dan mewajibkan semua pihak untuk menyampaikan
informasi yang harus diketahui pihak lain yang terpengaruh.
2. METODE PENGUMPULAN DATA
:enis data yang dibutuhkan untuk Studi $M;$L dapat men)akup data primer
maupun data sekunder yang erat hubungannya dengan dampak penting yang akan
ditimbulkan oleh ren)ana kegiatan konservasi pantai )andidasa do #ab.
#arangasem. ;ata primer merupakan data yang didapat melalui pengukuran(
pengamatan( wawan)ara9kuesioner atau sampling -yang kemudian dianalisis di
laboratorium. se)ara langsung di lapangan. Sedangkan data sekunder merupakan
data yang dikumpulkan melalui data penelitian orang lain atau instansi yang telah
dipublikasikan untuk umum dan dapat dipertanggungjawabkan se)ara ilmiah.
;alam pelaksanaan kegiatan pengumpulan data( dilakukan pendekatan yang
disesuaikan dengan komponen lingkungan yang akan diamati( yaitu antara lain!
a. endekatan enelaahan ustaka
Metode ini adalah melalui penelahaan terhadap buku ( jurnal ilmiah atau publikasi
umum lainnya -sumbernya valid. yang erat kaitannya dengan studi $M;$L
#onservasi antai %andidasa di #abupaten #arangasem.
,ermasuk dalam hal ini adalah memperhatikan studi-studi $M;$L yang pernah
dilaksanakan oleh berbagai instansi yang ada di dalam dan disekitar daerah
lingkungan kerja #abupaten karangasem rovinsi +ali. enyusun juga dapat
menggunakan data yang ada dari hasil studi $M;$L tersebut selama data
44
tersebut masih relevan untuk dapat dipergunakan dikaitkan dengan komponen
lingkungannya.
Ga'a# 2.$. D!a&#a Al!# Pen3u"unan AMDAL
b. endekatan Survei Lapangan
;alam metode survei lapangan ini dapat dibedakan lagi atas beberapa metode
sesuai dengan komponen lingkungan yang akan diteliti!
a. Metode engukuran dan engamatan Langsung
Metode ini adalah dengan melakukan pengukuran dan pengamatan
komponen lingkungan se)ara langsung sesuai dengan kondisi yang ada di
lapangan misalnya! kualitas udara( kepadatan lalu-lintas dan lainnya.
b. Metode Sampling Sesaat atau eriodik
Metode ini adalah dengan )ara pengambilan sampel komponen lingkungan
pada saat yang telah ditentukan sebelumnya se)ara berkala atau periodik
45
untuk kemudian dilakukan analisis sampelnya di laboratorium( misalnya!
pengambilan sampel air( udara( dan lainnya.
). Metode 7awan)ara dengan #uesioner
Metode wawan)ara dengan kuesioner ini pada dasarnya adalah melakukan
tanya jawab se)ara langsung kepada penduduk yang berada di sekitar
ren)ana pembangunan untuk mendapatkan tanggapan dan persepsinya
mengenai hal-hal yang berkaitan dengan kegiatan yang akan dilaksanakan.
>leh karena itu metode ini umumnya digunakan untuk pengamatan
komponen sosial ekonomi dan budaya. ,erdapat " -dua. jenis data yang akan
digunakan untuk aspek sosial ekonomi dan budaya( yaitu data primer dan
data sekunder. ;ata primer diperoleh dengan melakukan wawan)ara atau
diskusi dengan masyarakat atau dengan tokoh masyarakat dan aparat
pemerintah. 7awan)ara akan dilakukan oleh surveyor yang dipandu dengan
kuisioner. ;ata sekunder diperoleh dari monografi9potensi kelurahan dan
ke)amatan maupun dari I#abupaten karangasem ;alam $ngkaJ atau dari
dinas-dinas terkait.
). endekatan Instansional
endekatan ini dengan mengadakan pendekatan langsung kepada instansi terkait
yang diharapkan memiliki data yang diperlukan dalam studi $M;$L.
engumpulan dan analisa data yang berupa parameter = parameter dari berbagai
komponen lingkungan perlu dilakukan untuk!
a. Menelaah( mengamati( dan mengukur rona lingkungan awal yang
diprakirakan akan terkena dampak besar dan penting dari kegiatan proyek.
b. Menelaah( mengamati( dan mengukur komponen ren)ana kegiatan yang di
prakirakan akan terkena dampak besar dan penting dari lingkungan hidup
sekitarnya.
). Memprakirakan kualitas lingkungan akibat kegiatan proyek( berdasarkan
perhitungan pada data -parameter. rona lingkungan awal.
Se)ara umum metode pengumpulan data untuk keseluruhan komponen
lingkungan yang akan ditelaah yang terkait dengan dampak penting hipotetik(
dapat dilihat pada ,abel ".1.
Ta'el 2.$. Met1de Pen&u+ulan Data P#!e# dan Se%unde#
46
)1+1nen
L!n&%un&an
Jen!" Data Julah dan L1%a"!
Met1de
Pen&u+ulan
Data
In"tan"! 3an&
D!hu'un&!
( I S I ) = ) I M I A
- <ISI>?*$<I ;$N
?8>L>?I
- ,opografi
- ?eologi
- :enis ,anah
- Morfologi dll
7ilayah #abupaten
#abupaten #arangasem
Inventarisasi data
sekunder
+S #abupaten
#arangasem
- *5$N?( L$'$N
;$N ,$N$'
( ,ata ?una
Lahan
( *,*7
( 7ilayah studi
( 7ilayah studi
&verlay peta tata
guna lahan
>verlay peta
*,*7
+appeda kab
#arangasem
+appeda kab
#arangasem
-#5$LI,$S
5;$*$ ;$N
#8+ISIN?$N
( #ualitas udara
( ,ingkat
kebisingan
sesaat
- tapak proyek dan lokasi
sekitar pelaksanaan
pekerjaan
- tapak proyek dan lokasi
sekitar pelaksanaan
pekerjaan
$nalisa
Laboratorium
$nalisa
Laboratorium
Laboratorium
lingkungan
Laboratorium
lingkungan
- ,*$NS>*,$SI ( Kolume lalu-
lintas
( #erusakan
jalan
( #ema)etan
lalu-lintas
( #e)elakaan
lalu-lintas
( 7ilayah studi dan akses
jalan menuju wilayah studi
( 7ilayah studi dan akses
jalan menuju wilayah studi
( 7ilayah studi dan akses
jalan menuju wilayah studi
( 7ilayah studi dan akses
jalan menuju wilayah studi
Inventarisasi dan
observasi
>bservasi
>bservasi
>bservasi
;inas perhubungan
B I O L O G I ( #eanekaraga
man vegetasi
( #eanekaraga
man satwa
( +iota perairan
7ilayah studi
7ilayah studi
7ilayah studi
>bservasi dan
inventarisasi
>bservasi dan
inventarisasi
$nalisa
laboratorium
SOSIAL;E)ONOMI
BUDAYA
- ;8M>?*$<I
- S>SI$L
- :umlah
penduduk
- #epadat
an penduduk
- :enis
kelamin
- Mobilita
s penduduk
#abupaten #arangasem
#abupaten #arangasem
Inventarisasi
Inventarisasi dan
+S #abupaten
#arangasem
+S #abupaten
4$
)1+1nen
L!n&%un&an
Jen!" Data Julah dan L1%a"!
Met1de
Pen&u+ulan
Data
In"tan"! 3an&
D!hu'un&!
+5;$C$
- S>SI$L
8#>N>MI
- ,ingkat
pendidikan
- Sarana
pendidikan
- :umlah
pemeluk
- Sarana
peribadatan
- Mata
pen)aharian
- #egiata
n
perekonomian
- ,ingkat
pendapatan
- Interaksi
Sosial dan bu-
daya
- #amtib
mas
- Sikap9
ersepsi
masyarakat
#abupaten #arangasem
wawan)ara
Inventarisasi dan
wawan)ara
#arangasem
+S #abupaten
#arangasem
- #8S8'$,$N
M$SC$*$#$,
- #esehat
an masyarakat
- #esehat
an lingkungan
- <asilitas
kesehatan
uskesmas embantu di
#abupaten #arangasem
Inventarisasi dan
wawan)ara
;inas #esehatan
#abupaten
#arangasem
Sumber! $nalisis penyusun $M;$L( "&1"
$. Met1de Pen&u+ulan Data P#!e#
;ata primer fisik-kimia dan biologi dapat diperoleh dengan mengambil )ontoh
-sampel. di lapangan( yang kemudian dianalisis di laboratorium. Sedangkan data
primer sosial ekonomi budaya dan kesehatan masyarakat yang berada dalam batas
wilayah studi -diutamakan yang terkena dampak.( dilakukan dengan )ara tanya-
4%
jawab atau wawan)ara se)ara langsung pada responden. ertanyaan disusun dalam
bentuk kuesioner( yang digunakan pewawan)ara sebagai a)uan dalam mendapatkan
data yang diperlukan.
;ata primer yang perlu dikumpulkan untuk mendiskripsikan rona lingkungan
awal9saat ini( adalah sebagai berikut!
1. Data )1+1nen L!n&%un&an (!"!%;)!!a
a. )ual!ta" Uda#a dan )e'!"!n&an
;ata kualitas udara merupakan data primer yang diperoleh dari pengukuran
dilapangan. engukuran kualitas udara dilakukan di wilayah studi dan di
pemukiman yang diprakirakan akan terkena dampak akibat kegiatan
pembangunan. #ualitas udara di daerah lokasi dan sekitarnya sangat tergantung
pada kondisi geografi( topografi( klimatologi( dan meteorologi daerah tersebut(
sedangkan untuk kebisingan dapat timbul baik oleh proses9kegiatan alam seperti
angin dan aktifitas manusia. 5ntuk parameter kualitas udara ambien dan
kebisingan yang diambil untuk studi $M;$L adalah gas dan partikel -debu. serta
tingkat kebisingan.
engukuran dilapangan didasarkan pada pergerakan dan arah angin yang
dominan. engambilan )ontoh udara ambien dilakukan dengan mengoperasikan
Impinger untuk gas dan dust sampler untuk pengukuran debu. Larutan gas dan
)ontoh udara yang diperoleh dianalisis di laboratorium menggunakan
spektrophotometer dan kromatografi gas.
engambilan )ontoh tersebut didasari atas pertimbangan( bahwa gas polutan dan
debu dalam udara ambien maupun tingkat kebisingan akan terdispersi( serta
kemungkinannya dapat menimbulkan dampak terhadap reseptor( yaitu manusia
dan lingkungan di sekitarnya. Lokasi sampling ditetapkan berdasarkan
pertimbangan-pertimbangan berikut!
1. *en)ana proyek
". $rah dan ke)epatan angin yang dominan di ren)ana proyek
1. ola atau distribusi pemukiman penduduk9kegiatan disekitar lokasi proyek
elaksanaan pengambilan )ontoh udara dan analisis terhadap kadar bahan
pen)emar udara dilakukan melalui kerja sama dengan Laboratorium yang ditunjuk
oleh emerintah.

4&
,itik )ontoh pengamatan kualitas udara dilakukan pada titik yang dianggap
representatif dengan 1 -tiga. lokasi yang mewakili dari berbagai arah angin
sekeliling daripada letak lokasi proyek. 5ntuk kebisingan dilakukan juga pada 1
-tiga. lokasi yang sama dengan lokasi kualitas udara -debu dan gas. dengan
pengambilan sampling setiap titik yang dilakukan se)ara sesaat -grab sample..
*in)ian penempatan titik sampling kualitas udara dan tingkat kebisingan adalah!
Metode pengambilan sampel udara ambien dan kebisingan yang dilakukan
menga)u pada eraturan Menteri #esehatan *I No. 12&09Men#es9S#9LI9"&&"
tentang +aku Mutu #ualitas 5dara $mbien.
'. )ual!ta" A!# Pe#u%aan
arameter kualitas air permukaan yang diambil adalah sangat tergantung dari
keberadaan badan air terdekat( berdasarkan pola aliran yang ada. arameter yang
dipilih adalah berdasarkan eraturan emerintah No. /" ,ahun "&&1 tentang
engelolaan #ualitas $ir dan engendalian en)emaran air dan eraturan
?ubernur +ali No / tahun "&&3. engambilan sampel kualitas air permukaan
dilakukan pada badan air dekat pada sungai dengan tiga titik yaitu hulu( tengah
dan hilir
9. )ual!ta" a!# 'e#"!h
engambilan sampel juga dilakukan untuk kualitas air tanah9sumur untuk
mengetahui kualitas air tanah sebelum kegiatan proyek pembangunan dilakukan.
engambilan air sumur dilakukan pada warga atau permukiman terdekat dengan
lokasi proyek.
5ntuk mengetahui ada tidaknya bakteri 8. %oli maka pada air sumur dan air ;$M
perlu dilakukan pengambilan sampel mikrobiologi. $dapun batas syarat ada
tidaknya unsur mikroba pada air bersih menga)u pada er.Menkes *I. No
2169M8N#8S9er9IL9 144& dimana untuk air minum jumlah 8. )oli adalah &
sedang untuk air bersih bukan perpipaan batas syaratnya adalah 0& MN9:,.
d. S!"te T#an"+1#ta"!
#eberadaan ren)ana #onservasi antai %andidasa yang diprediksi akan
menimbulkan bangkitan lalu lintas baru dan kemungkinan kerusakan jalan yang
akan menambah beban jalan di sekitar lokasi( mengingat jumlah dan jenis
kendaraan yang akan membawa peralatan dan material pipa serta material
5
penunjang )ukup signifikan dalam menambah kepadatan lalu-lintas. ;engan
makin banyaknya truk-truk9kendaraan berat yang melewati jalan menuju lokasi
proyek akan menyebabkan turunnya tingkat pelayanan lalu lintas. ;engan
memperkirakan besarnya perubahan tingkat pelayanan jalan yang ditimbulkan
akibat kegiatan proyek( dapat diketahui sejauh mana pengaruh bangkitan lalu
lintas baru tersebut berdampak pada kinerja lalu lintas ruas jalan maupun
persimpangan.
5ntuk mengetahui kondisi transportasi di wilayah studi maka diperlukan
pengambilan data primer pada ruas jalan keluar masuk lokasi proyek dengan
pengamatan pada hal-hal sebagai berikut!
1. $tribut jalan meliputi dimensi bagian-bagian jalan( yaitu panjang ruas jalan(
lebar jalur lalu lintas dan geometrik simpangB
". Kolume lalu lintas terklasifikasiB
1. ?erakan membelok arus lalu lintas pada persimpangan -turning movement..
5ntuk memperoleh data primer( kegiatan yang dilakukan adalah survei
inventarisasi jalan -inventory survey.( survei volume lalu lintas terklasifikasi -traffic
counting survey.( survei pergerakkan membelok -turning movement survey. dan
survei bangkitan lalu lintas kawasan pembanding. ,eknik pelaksanaannya adalah
sebagai berikut -;irektorat :enderal erhubungan ;arat( anduan engumpulan
;ata( "&&1.!
1. Su#:e! In:enta#!"a"! 0alan ,inventory survey.>
a. Maksud dan tujuan survei inventarisasi jalan -inventory survey.
Maksud pelaksanaan survei inventarisasi jalan adalah untuk mengumpulkan
data yang berkaitan dengan atribut jalan( meliputi!
1. anjang ruas jalanB
". Lebar jalanB
1. *uang emanfaatan :alan -*5M$:$.B dan
2. ?eometrik simpangB
,ujuan pelaksanaan survei inventarisasi jalan adalah untuk dipergunakan
dalam!
1. Menghitung kapasitas jalanB
". Menghitung kapasitas persimpanganB dan
1. $nalisis kinerja ruas jalan dan persimpangan
b. ,arget data
;ata yang akan diamati dan dikumpulkan serta di)atat melalui formulir
survei inventarisasi jalan( men)akup!
51
1. anjang ruas jalanB
". Lebar jalan( daerah manfaat jalan( lajur-lajur lalu lintas dan trotoarB
1. :enis dan lokasi rambu-rambu lalu lintas( marka jalan serta lokasi dari
perlengkapan jalan lainnyaB dan
2. ;esain geometrik persimpangan.
). 7aktu pelaksanaan!
Survei dilaksanakan pada jam di luar jam sibuk.
d. Metodologi pelaksanaan!
1. Lokasi survei ditentukan pada ruas jalan dan persimpangan yang
merupakan area terkena dampak yaitu Jalan Keluar Masuk
Pelaksanaan Kegiatan Konservasi Pantai Candidasa yang menjadi
jalan akses menuju lokasi proyek
". Lama survei! 1 hari
2. Su#:e! ?1lue lalu l!nta" te#%la"!/!%a"! ,traffic counting survey.>
a. Maksud dan tujuan survei volume lalu lintas terklasifikasi -traffic counting
survey.
Maksud pelaksanaan survei volume lalu lintas terklasifikasi adalah untuk
mengumpulkan data volume lalu lintas pada suatu ruas jalan. ,ujuan
pelaksanaan survei volume lalu lintas terklasifikasi adalah men)atat setiap
kendaraan yang lewat -melewati suatu titik atau garis tertentu. sehingga
didapatkan informasi mengenai!
1. ola arus lalu lintasB
". Kolume lalu lintas tiap pergerakkanB
1. #omposisi kendaraan dalam lalu lintasB
2. <aktor untuk memprediksi lalu lintas yang akan datangB dan
0. ,ingkat okupansi kendaraan dalam lalu lintas.
b. ,arget data
;ata yang akan diamati dan dikumpulkan serta di)atat melalui formulir
survei volume lalu lintas terklasifikasi adalah jumlah kendaraan yang
melewati titik pengamatan dalam periode waktu 10 menit yang dipisahkan
dalam 2 kategori yaitu kendaraan ringan -light vehicle.( kendaraan berat
-heavy vehicle.( sepeda motor -motorcycle. dan kendaraan tidak bermotor
-unmotori'ed..
). 7aktu pelaksanaan
52
Survei dilaksanakan selama 1 hari pada jam sibuk pagi( siang dan sore
masing-masing selama 1 jam.
d. Metodologi pelaksanaan
1. Lokasi survei ditentukan pada dua titik (alan Keluar "asuk )elaksanaan
Kegiatan Konservasi )antai Candidasa*
". Lama survei! 1 hari
$. Su#:e! &e#a%an e'el1% ,turning movement survey.>
a. Maksud dan tujuan survei gerakan membelok -turning movement survey.
Maksud pelaksanaan survei gerakan membelok adalah untuk
mengumpulkan data volume lalu lintas tiap gerakan pada persimpangan.
,ujuan pelaksanaan survei gerakan membelok adalah men)atat setiap
kendaraan yang bergerak pada persimpangan sehingga didapatkan
informasi mengenai!
1. ola arus lalu lintas pada persimpanganB dan
". Kolume lalu lintas tiap arah pergerakanB
b. ,arget data
;ata yang akan diamati dan dikumpulkan serta di)atat melalui formulir
survei gerakan membelok adalah jumlah kendaraan yang bergerak pada
persimpangan pada tiap-tiap arah pergerakkan dalam periode waktu 10
menit yang dipisahkan dalam 2 kategori yaitu kendaraan ringan -ligth
vehi)le.( kendaraan berat -heavy vehicle.( sepeda motor -motorcycle. dan
kendaraan tidak bermotor -unmotori'ed..
). 7aktu pelaksanaan
Survei dilaksanakan selama 1 hari pada jam sibuk pagi( siang dan sore
masing-masing selama 1 jam.
d. Metodologi pelaksanaan
1. Lokasi survei ditentukan pada (alan Keluar "asuk )elaksanaan Kegiatan
Konservasi )antai Candidasa*
". Lama survei! 1 hari.
Selain jumlah volume kendaraan untuk mendapatkan kapasitas ruas dan
persimpangan jalan dibutuhkan data geometrik ruas dan persimpangan yang berupa
besaran lebar badan jalan( bahu jalan( median( dan hambatan samping( dimana data
ini dapat diketahui dari survey inventori jalan.
Mengenai survey akan dijelaskan sebagai berikut!
a. Su#:e3 :1lue lalu l!nta"
53
Survey lalu lintas bertujuan untuk mengetahui kondisi lalu lintas di sekitar
lokasi proyek. Survey lalu lintas dilakukan baik di ruas jalan maupun di
persimpangan. :enis survey yaitu survey pen)atatan jumlah kendaraan -per
jenis kendaraan per arah..
'. Su#:e3 In:ent1#! Jalan
Survey ini dilakukan untuk menginventarisasi tentang situasi( panjang jalan(
lebar bahu( trotoar( median( drainase( persimpangan dengan jalan lain(
bangunan pelengkap jalan dan lain-lain yang berada di daerah pengawasan
jalan dengan pengamatan minimal 0& meter dan maksimal "0 meter( atau
sesuai dengan kebutuhan.
elaksanaan ini harus sesuai dengan pedoman survey jalan yang dikeluarkan
oleh ;irektorat :enderal +ina Marga No. &169,9+N#,9144& dan pedoman yang
berlaku lainnya serta sesuai dengan permintaan emberi ,ugas.
e. Ruan&* Lahan dan Tanah
arameter yang diamati adalah peruntukan lahan dengan kategori sebagai berikut
1. enggunaan lahan pada saat ini di sekitar ren)ana kegiatan9proyek. >byek
yang diamati adalah kondisi penggunaan lahan di kawasan )elaksanaan
Kegiatan Konservasi )antai Candidasa sebagai lokasi ren)ana )elaksanaan
Kegiatan Konservasi )antai Candidasa serta penggunaan lahan di luar
kawasan yang diprakirakan akan terpengaruh oleh ren)ana kegiatan9proyek.
#egiatan pengamatan penggunaan lahan di sekitar ren)ana kegiatan9proyek ini
dilakukan sebagai dasar untuk mendeskripsikan rona awal penggunaan lahan.
". eruntukan lahan yang sudah diren)anakan sesuai *en)ana ,ata *uang
7ilayah #abupaten #arangasem. #egiatan inventarisasi penggunaan lahan di
sekitar ren)ana kegiatan9proyek ini dilakukan untuk memprakirakan pola
penggunaan lahan apabila tidak ada kegiatan pembangunan9proyek.
1. enggunaan lahan yang akan dikembangkan untuk )elaksanaan Kegiatan
Konservasi )antai Candidasa di Kabupaten Karangasem( dikembangkan sesuai
atau tidaknya dengan ren)ana tata ruang wilayah yang ada. #egiatan ini
dilakukan untuk penyesuaian -mat)hing. dengan ren)ana tata ruang yang ada
sehingga tidak menyimpang dengan ren)ana tata ruang yang ada.
2. #arakteristik tanah dan kemampuan tanah di lokasi kegiatan yang berpengaruh
pada kekuatan menahan struktur bangunan pengaman pantai.
2. Data )1+1nen L!n&%un&an B!1l1&!
54
a. ?e&eta"!
Metodologi pengumpulan data untuk aspek biologi men)akup komponen berikut!
$nalisis fungsi vegetasi dalam ekosistem!
1. ,umbuhan sebagai evapotranspirator
". ,umbuhan sebagai penghasil senyawa allelokimia
1. Sebagai penyelenggara relung ekologi -sumber pangan( tempat istirahat(
bermain dan berkembang biak satwa liar.
Metode pengumpulan data primer untuk vegetasi dilakukan dengan )ara
pengamatan langsung di lapangan baik di lokasi permukiman terdekat dengan
lokasi proyek maupun di dalam tapak areal proyek. engamatan dilakukan untuk
mendapatkan inventarisasi jenis( jumlah( dan karakteristik vegetasi darat tersebut(
serta potensinya sebagai pendukung ekosistem daratan dan kategori
kelangkaannya. engumpulan data dilakukan se)ara kualitatif dan kuantitatif
dengan penetapan pembuatan plot-plot )uplikan dan se)ara wawan)ara langsung
pada penghuni permukiman terdekat di wilayah proyek.
engambilan data vegetasi dilakukan se)ara purposive random sampling dengan
metode lot -berpetak. ?anda
1
( yakni dengan dengan banyak petak yang
tersebar se)ara sistematis menurut bentuk komunitas. 5kuran petak berbeda-beda
menurut kelompok tumbuhan( yaitu !
lot 1& L 1& m( kelompok tumbuhan verba untuk diameter batang M "& )mB
lot 0 N 0 m ( kelompok tumbuhan bawah yaitu untuk diameter batang O "& )m
dan tinggi M 1(0 m
lot 1 L 1 m( kelompok semak9anakan9perdu yaitu dengan tinggi & - 1(0 m.
#arena )ukup luasnya lokasi proyek( maka pengumpulan vegetesi dilakukan
dengan sampling dengan metode purposive sampling -sampling bertujuan.( hal ini
sesuai dengan perbedaan komunitas yang ada pada lokasi proyek. +erdasarkan
karakteristik topografis area lokasi proyek tersebut maka sampling analisis
vegetasi juga berdasarkan perbedaan komunitas tersebut. Luas sampling untuk
area perbukitan( dataran dan sekitar tempat berair( karena merupakan komunitas
yang homogen hanya diambil 0 P dari luas area yang sama.
1
55
Ga'a# 2.4. C1nt1h Penentuan Cu+l!%an Sa+l!n& B!1l1&!
'. Sat@a da#at
engumpulan data fauna yang hidup pada lokasi proyek dan sekitarnya yang
termasuk dalam wilayah dampak( meliputi fauna yang bergerak aktif maupun yang
pasif. engumpulan data fauna pada lokasi proyek adalah fauna yang menempati
relung ekologis( meliputi Mammalia( $ves( *eptilia dan is)es.
5ntuk lokasi satwa di darat yang diamati sama dengan lokasi pengamatan untuk
vegetasi darat( dan dilakukan se)ara bersamaan dengan pengamatan untuk
vegetasi darat. #omponen satwa darat yang diamati dan diinventarisasi adalah
satwa liar yang mungkin ada maupun satwa binaan( baik dari jenis mammalia
maupun jenis-jenis burung -aves.. Metode pengumpulan data lainnya dilakukan
dengan )ara wawan)ara dengan warga sekitar proyek elaksanaan #egiatan
#onservasi antai %andidasa di #abupaten #arangasem.
engumpulan data pada komponen fauna yang terkait dengan jenis hewan
bergerak aktif seperti pada golongan Mammalia dan $ves dilakukan dengan
menggunakan metode +ampling ,iotik %hewan bergerak) - .aris /ransek. ada
metode ini peneliti berjalan sepanjang garis transek yang panjangnya L.
engamatan hewan dilakukan pada kedua sisi transek( kemudian jarak - r . antara
lokasi hewan yang terlihat - N . dengan pengamat - Q . diperkirakan panjangnya.
#arena luasnya daerah pengamatan( maka analisis fauna dilakukan dengan
sampling dengan metode purposive sampling -sesuai dengan perbedaan
komunitas.. Luas sampling hanya diambil 0 P.
56
Ga'a# $.5. C1nt1h Met1de T#an"e%
$. Data )1+1nen L!n&%un&an S1"!al;E%1n1!;Buda3a
engumpulan data primer sosial( ekonomi dan budaya masyarakat dilakukan
dengan wawan)ara terstruktur menggunakan daftar pertanyaan sebagai pedoman
wawan)ara. 7awan)ara dilakukan dengan memperhatikan keragaman dan strata
sosial masyarakat dan melihat jarak tempat tinggal dari sumber dampak.
*esponden anggota masyarakat biasa terutama mereka yang tinggal di sekitar
lokasi ren)ana kegiatan.
ertimbangan lain dalam pengambilan sampling adalah pemilihan masyarakat
yang benar-benar berpotensi mendapat dampak langsung ataupun masyarakat
yang dianggap sebagai pemerhati lingkungan sekitar.
Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah sampel a)ak proporsional.
engambilan sampel dilakukan berdasarkan proporsi jumlah ## pada ;esa di
wilayah studi.
:umlah sampel !n!al yang diambil ditentukan berdasarkan proporsi
menggunakan persamaan sebagai berikut
2
2
2 /
) 1 (
d
p p z
n
o



a. S1"!al;E%1n1!
engumpulan data primer untuk aspek sosial-ekonomi dilakukan dengan )ara!
1. Masukan langsung dari masyarakat yang berada di dalam batasan sosial atau
batasan wilayah studi $N;$L( yaitu masyarakat di wilayah yang berada dekat
proyek yang mungkin terkena dampak langsung maupun tidak langsung hasil
kuisioner pada saat sosialisasi dan konsultasi publik.
5$
N
N
n n
h
h

". Masukan langsung dari masyarakat pemerhati setelah memba)a pemasangan
iklan di koran lokal maupun nasional.
1. 'asil kuisioner untuk masyarakat yang berada di dalam batasan sosial atau
batasan wilayah studi $N;$L( yaitu masyarakat di wilayah maupun masyarakat
terdekat proyek yang mungkin terkena dampak langsung maupun tidak
langsung.
Metode yang digunakan untuk pengambilan sampel dilakukan dengan sistem Simple
*andom Sampling -sampel a)ak sederhana.( dengan pemilihan responden pada
wilayah ;esa terdekat yang menjadi wilayah studi. engambilan sampel dilakukan
berdasarkan proporsi jumlah ##.
'. S1"!al;Buda3a
engumpulan data primer untuk aspek sosial-budaya dilakukan sama dengan
pengumpulan data aspek sosial-ekonomi yaitu!
1. Masukan langsung dari masyarakat yang berada di dalam batasan sosial atau
batasan wilayah studi $N;$L( yaitu masyarakat di wilayah yang mungkin
terkena dampak langsung maupun tidak langsung hasil kuisioner pada saat
sosialisasi dan konsultasi publik.
". Masukan langsung dari masyarakat pemerhati setelah memba)a pemasangan
iklan di koran nasional dan lokal.
1. 'asil kuisioner untuk masyarakat yang berada di dalam batasan sosial atau
batasan wilayah studi $N;$L( yaitu masyarakat di wilayah yang mungkin
terkena dampak langsung maupun tidak langsung
Metode yang digunakan untuk pengambilan sampel dilakukan dengan sistem Simple
*andom Sampling -sampel a)ak sederhana.. #emudian jumlah sampel minimal ##
tersebut didistribusikan di wilayah studi yang ditentukan dengan rumus sebagai
berikut
dimana! n ! jumlah sampel minimal yang diambil
N ! jumlah populasi
! asumsi proporsi jumlah ## yang setuju dengan ren)ana kegiatan
pembangunan proyek R &.0 -diambil angka yang akan memaksimumkan
jumlah sampel.
S ! taraf signifikansi dari distribusi normal R &.&0
E ! 1.46 -angka tabel distribusi normal baku untuk taraf signifikan &.&0.
5%
d ! tingkat kesalahan pengambilan sampel -besarnya delta9error antara
ekspektasi dengan observasi R &.&0.
h
n
! jumlah sampel per kelurahan wilayah studi -##.
h
N
! jumlah populasi per kelurahan wilayah studi -##.
Sampling masing-masing di " ;esa didistribusikan dengan )ara a)ak dengan
menggunakan tabel bilangan a)ak berdasarkan daftar nama ## yang ada
dikelurahan. Nama ## yang tersampling yang nantinya diberi kuisioner.
4. Data )1+1nen L!n&%un&an )e"ehatan Ma"3a#a%at
engumpulan data primer( dilakukan melalui wawan)ara langsung terhadap
penduduk di wilayah studi terutama di wilayah tapak proyek. arameter lingkungan
yang diperkirakan terkena dampak ren)ana pembangunan dan berpengaruh
terhadap kesehatan adalah!
1. Sanitasi Lingkungan
Sanitasi Lingkungan yang dimaksud di sini adalah )erminan kondisi kesehatan
lingkungan hidup. enduduk di wilayah studi akan menghasilkan limbah
domesti) seperti limbah dapur( limbah kamar mandi( jamban( limbah
padat9sampah( serta air bersih yang digunakan( dapat mempengaruhi sanitasi
lingkungan disekitarnya. ;ata ini digunakan untuk mengetahui kondisi
kesehatan lingkungan dan perilaku masyarakat terhadap kesehatan di wilayah
studi.
". ,ingkat kesehatan Masyarakat
#ondisi sanitasi lingkungan yang terkena dampak kegiatan ditambah dengan
kondisi kesehatan masyarakat setempat( akan sangat berpengaruh terhadap
tingkat kesehatan masyarakat. engumpulan data primer kondisi kesehatan
masyarakat dilakukan melalui wawan)ara langsung dan menyebar kuesioner
terhadap penduduk diwilayah studi. #uesioner yang digunakan diran)ang
sedemikian rupa sehingga dapat diperoleh data identitas responden( umur
berdasarkan tahun( pekerjaan( pendidikan( lama tinggal( kebiasaan merokok
dan kondisi kesehatan saat ini terutama hal-hal yang terkait dengan kelainan
faal.
5ntuk menganalisis data primer digunakan beberapa metoda statistika yang
digunakan untuk membantu menganalisis hubungan( pengaruh atau komparasi
pada variabel kontrol dan variabel yang diteliti.
5&
;ata-data hasil kegiatan #onsultasi ublik -sosialisasi pada masyarakat. juga
mendukung keseluruhan metode pengumpulan data primer di atas( yaitu berupa
saran( tanggapan dan pendapat dari masyarakat yang berkepentingan terhadap
keberadaan proyek #onservasi antai %andidasa di #abupaten #arangasem
beserta sarana prasarananya tersebut.
$. Met1de Pen&u+ulan Data Se%unde#
;ata sekunder merupakan data yang dikumpulkan melalui instansi terkait dengan
studi $M;$L elaksanaan #egiatan #onservasi antai %andidasa di #abupaten
#arangasem beserta sarana prasarananya. ;ata sekunder yang diambil umumnya
adalah data fisiografi( hidrologi( tata ruang dan lahan( sosial-ekonomi( budaya( dan
kesehatan masyarakat. ;ata ini antara lain berupa peta-peta( data statistik( laporan
studi( laporan puskesmas di daerah wilayah studi dan lain sebagainya. ;ata
sekunder ini dapat diperoleh dari laporan penyelidikan9studi terdahulu maupun
data9informasi yang berasal dari instansi9dinas terkait.
+eberapa data sekunder dapat diperoleh melalui!
a. +adan Lingkungan 'idup #abupaten #arangasem( untuk memperoleh data-data
terkait kebijakan lingkungan yang dibuat dan peraturan perundang-undangan yang
berlaku di wilayah studi.
b. +adan eren)anaan dan embangunan ;aerah #abupaten #arangasem untuk
memperoleh data fisiografi( hidrologi( tata ruang dan lahan( dan seluruh sarana
dan prasarana di wilayah studi.
'. +adan usat Statistik #abupaten #arangasem untuk memperoleh data demografi
dan kependudukan di wilayah #abupaten #arangasem
d. ;inas erhubungan #ominfo #abupaten #arangasem( untuk memperoleh data-
data terkait kebijakan kegiatan transportasi darat( data lalu-lintas dan jaringan jalan
di wilayah studi.
e. ;inas 5 #abupaten #arangasem untuk memperoleh data Sistem ;rainase di
wilayah studi dan studi-studi yang terkait dengan sistem drainase permukiman dan
juga sistem jaringan jalan di #abupaten #arangasem.
f. uskesmas di wilayah #abupaten #arangasem untuk memperoleh data kesehatan
lingkungan dan kesehatan masyarakat di wilayah studi.
g. #antor #e)amatan( #abupaten #arangasem untuk memperoleh data demografi
dan kependudukan( serta sosial-ekonomi-budaya.
". #antor ;esa9#elurahan untuk memperoleh data demografi dan kependudukan.
i. Instansi terkait lainnya
6
4. METODE ANALISIS DATA
5ntuk memprakirakan besaran dampak akan digunakan metoda formal dan informal
sesuai masing-masing aspek lingkungan. ;ata primer dan sekunder yang telah
dikumpulkan tidak semuanya dilakukan analisis. enentuan dan analisis data(
bergantung pada kemungkinan terjadinya prakiraan dampak besar dan penting( di
wilayah sekitar lokasi dan akibat adanya ren)ana9usaha kegiatan #onservasi antai
%andidasa #abupaten #arangasem.
$nalisis data untuk tiap komponen dijelaskan sebagai berikut!
A. Met1da (1#al
Metoda formal yang digunakan dalam prakiraan ini adalah pendekatan dengan
perhitungan matematik. ;engan metode ini( hubungan sebab akibat yang
menggambarkan dampak kegiatan proyek terhadap komponen lingkungan akan
dirumuskan se)ara kuantitatif( misalnya dalam bentuk rasio-rasio kuantitatif dan
model-model matematik. %ontoh-)ontoh model matematik adalah sebagai berikut.
Metode analisis data untuk setiap komponen lingkungan adalah !
1. Data )1+1nen L!n&%un&an (!"!%;)!!a
a. )ual!ta" uda#a dan )e'!"!n&an
$nalisis data dilakukan dengan )ara membandingkan antara data yang terukur
dengan baku mutu kualitas udara ambien yang menga)u pada!
eraturan emerintah No.21 ,ahun 1444 tentang engendalian en)emaran
5dara
#eputusan Menteri Lingkungan 'idup No.2/9M8NL'91191446 5ntuk +aku Mutu
,ingkat #ebisingan
eraturan ?ubernur No / tahun "&&3
;ata awal ini akan berguna sebagai pembanding pada saat pengelolaan dan
pemantauan kelak( apakah daerah ini terkena dampak pen)emaran udara dan
kebisingan akibat #onservasi antai %andidasa di #abupaten #arangasem.
#ualitas udara merupakan salah satu komponen lingkungan yang menjadi dampak
proyek( pada saat pelaksanaan pekerjaan konstruksi maupun saat operasional
-pas)a-konstruksi.. >leh karena itu( diperlukan pengukuran dan analisis untuk
mengetahui kondisi kualitas udara sebelum proyek berjalan( agar dapat
dibandingkan dengan kondisi kualitas udara saat proyek berjalan. ?angguan atau
61
2
) , (
2
1
exp
2
. 2

,
_


z z
L
Z X
z
u
Q
C

perubahan kualitas udara( terutama akan terjadi sebagai akibat kegiatan
transportasi dan pengoperasian proyek. rakiraan dampak yang akan timbul
karena kegiatan tersebut terhadap kualitas udara( akan didekati dengan model
kualitas udara berdasarkan distribusi ?auss.
'ubungan antara tingkat pengemisian pen)emar dengan konsentrasi pen)emar
yang akan terjadi terhadap lingkungan dinyatakan dalam persamaan!
;engan!
%-E(N. R #onsentrasi Eat pen)emar -Tg9m
1
.
UL R Laju emisi persatuan jarak -gr9se). m.
N R :arak sumber pen)emar ke penerima -m.
E R #etinggian penerima di atas tanah -m.
u R #e)epatan angin rata-rata
V R #oefisien dispersi vertikal ?aussian
+esarnya baku mutu emisi sumber bergerak dapat dihitung berdasarkan faktor
emisi dari -HO >ffset ubli)ation No. 6"( 14/". +esarnya emisi -pollutan. bahan
bakar solar untuk masing-masing parameter kualitas udara se)ara lebih jelas
disajikan pada Ta'el 2.4.
Ta'el 2.4. Ba%u Mutu E!"! P1llutan Pe#
$
Bahan Ba%a#
N1. P1lutan (a%t1# E!"! ,%&2"atuan @a%tu.
1 S>" 3(4022
" N>" 4("1&1
1 %> 16(2""6
2 artikulat9;ebu "(&&40
Sumber! 7'> >ffset ubli)ation N&. 6"( 14/"
+esarnya emisi R <aktor 8misi N :umlah +ahan +akar
Metode analisis dan peralatan untuk aspek kualitas udara dan kebisingan adalah
sebagai berikut!
Ta'el 2.5. Met1de Anal!"!" )ual!ta" Uda#a dan )e'!"!n&an
N1 Pa#aete#
Met1de
Anal!"!"
Alat
Anal!"!"
Ba%u Mutu
,&2
$
.
1 Sulfur ;ioksida -S>". ararosanilin Spe)trophotometer ""&
" #arbon Monoksida -%>. N;I* N;I* $nalyEer "6&
1 Nitrogen ;ioksida -N>". SaltEman Spe)trophotometer 4"(0
2 >ksidan ->1. %hemilumines)ent Spe)trophotometer &(1 ppm
0 'idrokarbon -'%. <lame IoniEation ?as %hromatography 4/(3
6 artikel O 1& m -M1&. ?ravimetrik ,imbangan $nalitik 4"(0
62
N1 Pa#aete#
Met1de
Anal!"!"
Alat
Anal!"!"
Ba%u Mutu
,&2
$
.
#u-antitatif( dust
sampler
3 ;ebu ?ravimetrik ,imbangan $nalitik
#u-antitatif( dust
sampler
"6&
/ ,imbal -b. ?ravimetrik
engabuan
'i-Kol
$$S
6&
4 Nitrat -N'1. Nessier Spe)trophotometer 116&
1& '"S Mer)urythio)yanate N;I* $nalyEer 2"
11 #ebisingan Statistik Sound Level Meter 00W db -$.
3&WW db -$.
)ete#an&anA
+aku Mutu #ualitas 5dara $mbien sesuai .2191444 dan eraturan ?ubernur +ali
No./ tahun "&&3 serta +aku Mutu #ebisingan sesuai #8-2/9M8NL'91191446B
WR +aku Mutu ,ingkat kebisingan di erumahan dan emukimanB
WWR +aku Mutu ,ingkat #ebisingan di #awasan Industri.
'. )ual!ta" A!#
arameter kualitas air permukaan yang diteliti merujuk pada eraturan emerintah
Nomor /" ,ahun "&&1 tentang engelolaan #ualitas $ir dan engendalian
en)emaran $ir dan eraturan ?ubernur +ali No / ,ahun "&&3( sedangkan untuk
kualitas air sumur dibandingkan dengan eraturan Menteri #esehatan *I No.
2169Menkes9er9IL9144& tentang Syarat-Syarat engawasan #ualitas $ir. arameter(
metode analisis dan peralatan yang digunakan untuk penelitian kualitas air adalah
sebagai berikut.
Ta'el 2.6. Met1da Anal!"!" )ual!ta" A!# Pe#u%aan
N1 Pa#aete# Satuan
Ba%u Mutu
A!# )ela" II B.
Met1da
A. (ISI)A
1 ,emperatur
o
% deviasi 1
,ermometer
"
,otal ;isolved Solid
-,;S. mg9L 1&&&
?ravimetri
1
adatan ,ersuspensi
-SS. mg9L 0&
?ravimetri
63
N1 Pa#aete# Satuan
Ba%u Mutu
A!# )ela" II B.
Met1da
B. )IMIA
1 p' - 6(& - 4(& p' meter
" +arium mg9L +a --. $$S
1 +esi mg9L <e --. Spektrofotometri
2 +oron mg9L + 1 $$S
0 Mangan mg9L Mn --. Spektrofotometri
6 ,embaga mg9L %u &(&" $$S
3 Seng mg9L Qn &(&0 $$S
/ #rom 'eksavalen mg9L %r
6X
&(&0
$$S
4 #admium mg9L %d &(&1 $$S
1& *aksa mg9L 'g &(&&" $$S
11 ,imbal mg9L b &(&1 $$S
1" $rsen mg9L $s 1 $$S
11 Selenium mg9L Se &(&0 $$S
12 #obalt mg9L %o &(" $$S
10 #hlorida mg9L %l 6&& $rgentometri
16 Sulfat mg9L S>2 --.
Spektrofotometri
13 Sianida mg9L %N &(&" Spektrofotometri
1/ Sulfida mg9L '"S &(&&" Iodometri
14 <luorida mg9L < 1(0 Spektrofotometri
"& Sisa #hlor +ebas mg9L %l" &(&1 Iodometri
"1 ,otal hospat
mg9L >2-
&("
Spektrofotometri
"" Nitrat
mg9L N>1-
N 1&
Spektrofotometri
"1 Nitrit
mg9L N>"-
N &(&6
Spektrofotometri
"2 $monia +ebas mg9L N'1-N --.
Spektrofotometri
"0 +>; mg9L >" 1
7inkler
"6 %>; mg9L >" "0
*efluN9,itimetri
"3 ;isolved >Nygen -;>. mg9L >" 2
Iodometri
"/ ;etergent $nionik mg9L L$S &(" Spektrofotometri
"4 <enol mg9L &(&&1 Spektrofotometri
1& Minyak @ Lemak mg9L 1 ?ravimetri
C. MI)ROBIOLOGI
1 <e)al %oliform MN91&&ml "&&& -
" ,otal )oliform MN91&&ml 1&&&& -
#eterangan! W. R No. /" ,ahun "&&1
64
Ta'el 2.7. Met1de Anal!"!" )ual!ta" A!#
N1 Pa#aete# Met1de Anal!"!" Alat Anal!"!" Ba%u Mutu
A. (ISI)A
1 7arna #alorimetrik9
spektrofotometrik
#alorimeter9
Spektrofotometer
0& ,%5
" *asa dan +au >rganoleptik -- ,idak
berasa dan
berbau
1 #ekeruhan ,urbidimetrik ,urbidimeter "0 N,5
2 adatan terlarut
-,;S.
?ravimetrik ,imbangan $nalitik
dan kertas saring
&(20 m
10&& mg9l
0 Suhu 8Npansion ,ermometer Suhu 5dara
t 1
&
%
B. )IMIA
N1 Pa#aete# Met1de Anal!"!" Alat Anal!"!" Ba%u Mutu
1 $ir *aksa-'g. Spektroskopi
Serapan $tom
$tomi) $bsorption
Spe)trophotometer
-$$S.
&(&&1mg9l
" $rsen -$s. embentukan $rsen
Spektroskopi
Serapan $tom
$tomi) $bsorption
Spe)trophotometer
-$$S.
&(&0mg9l
1 <lorida -<. Spektrofotometrik Spektrofotometer 1(0 mg9l
2 #rom
heNavalent -%r
6X
.
#o-resipitasi
Spektros kopi
Serapan $tom
<lameless $tomi)
$b sorption
Spe)trophoto meter
-$$S.
&(&0mg9l
0 #admium -%d. 8kstraksi solven =
Spektroskopi
Serapan $tom
<lameless $tomi)
$b sorption
Spe)trophoto meter
-$$S.
&(&&0mg9l
6 Nitrit sebagai N" Spektrofotometrik Spektrofotometer 1 mg9l
3 Nitrat sebagai N1 Spektrofotometrik Spektrofotometer 1& mg9l
/ Selenium -Se. *eduksi dengan
Nyala hidrogen
-Spektroskopi
Serapan $tom.
Spektroskopi
Serapan $tom
&(&1 mg9l
4 $luminium -$l. Spektrofotometrik(
Spektroskopi
Serapan $tom
Spektrofotometer(
$$S
&(" mg9l
1& +esi -<e. Spektrofotometrik( Spektrofotometer( 1 mg9l
65
N1 Pa#aete# Met1de Anal!"!" Alat Anal!"!" Ba%u Mutu
Spektroskopi
Serapan $tom
$$S
11 #esadahan
-%a%>1.
#onduktivitimetrik Salinometer 0&& mg9l
1" #lorida -%l. ,itrasi $rgentometrik ,itrasi 6&& mg9l
11 Mangan -Mn. Spektrofotometrik(
Spektroskopi
Serapan $tom
Spektrofotometer(
$$S
&(0 mg9l
12 h otensiometrik h meter 6(0 = 4
10 Qeng -Qn. 8kstraksi solven =
Spektroskopi
Serapan $tom
<lameless $tomi)
$b sorption
Spe)trophoto meter
-$$S.
10 mg9l
16 Sulfat -S>2. ?ravimetrik Skala $nalisis 2&& mg9l
13 Sianida Spektrofotometrik(
Spektroskopi
Serapan $tom
Spektrofotometer(
$$S
&(1 mg9l
1/ ,imbal-b. Spektrofotometrik(
Spektroskopi
Serapan $tom
Spektrofotometer(
$$S
&(1 mg9l
B. )IMIA ORGANI)
N1 Pa#aete# Met1de Anal!"!" Alat Anal!"!" Ba%u Mutu
1 Qat
>rganik-#Mn>2.
,itrasi +uret 1&mg9l
" ;iterjen ,itrasi +uret &(0mg9l
C. MI)ROBIOLOGI
N1 Pa#aete# Met1de Anal!"!" Alat Anal!"!" Ba%u Mutu
1 <e)al %oliform MN or <iltration MN ,able( <ilter
hol-der and
)ounterfunnel
0&
" ,otal %oliform MN or <iltration MN ,able( <ilter
hol-der and
)ounterfunnel
1&
Sumber! #epMen#es No.2169M8N#8S9er9IL9144&
5ntuk analisis mikrobiologi air minum9bersih adalah menggunakan se)ara mikrobiologi
dengan metode MN9:,( sesuai dengan persyaratan pada er.Men.#es *I No. 216
9M8N.#8S98*9IL9144&.
66
Ta'el 2.8. Met1de Anal!"!" Pen&u0!an M!%#1'!1l1&!" A!# Be#"!h
Pa#aete# Satuan Met1de
Bata"
Ma%"!u.B
AM AB P2N
,otal kolifom
:,91&&
ml
,abung ganda( $'$
4""1.8(8d."&.144/
& 1&90&
#oliform tinja
:,91&&
ml
,abung ganda( $'$
4""1.8(8d."&.144/
& Y
$ngka lempeng
total
:,91&&
ml
Metode ,abur $'$
4"10.+(8d."&.144/
Y Y
Sumber! er.Men.#es *I No. 216 9M8N.#8S98*9IL9144&
9. S!"te D#a!na"e
;alam menganalisis sistem hidrologi9drainase di kawasan studi( maka peren)anaan
arah dan pola aliran serta sistem jaringan drainase diarahkan untuk dapat
menampung limpasan air hujan di area peren)anaan sesuai )urah hujan ren)ana
yang ditetapkan. 'al-hal yang diamati se)ara primer dianalisis sesuai dengan ada
tidaknya kemampuan saluran dalam menampung debit banjir( maupun kemampuan
tukad untuk mengalirkan air maupun kelayakan daya tampung yang dimiliki
d. S!"te T#an"+1#ta"!
;ata-data transportasi berupa volume lalu-lintas dari berbagai jenis kendaraan
dianalisis dengan menggunakan prediksi peningkatan jumlah kendaraan terhadap
pola distribusinya di jalan. rediksi jumlah kendaraan sangat penting untuk
memprakirakan sampai berapa lama terjadi kema)etan( tinggi kerusakan jalan dan
tingkat pelayanan jalan.
;ata survey volume lalu lintas dapat dianalisa se)ara diskriptif dengan perhitungan
volume lalu-lintas seluruh jalan yang diteliti dan tiap jenis kendaraan yang diamati
untuk setiap interval 10 menit. ;ianalisa pula ke)enderungan arus lalu-lintas pada
jam-jam pun)ak pagi( siang dan malam hari.
5ntuk mengetahui tingkat kerusakan jalan( perlu terlebih dahulu dilakukan prakiraan
pertambahan jumlah lalu lintas dan jenis kendaraan yang lewat9digunakan. ,ahap
berikutnya adalah menganalisa tingkat kerusakan jalan dengan metode analisis yang
umumnya digunakan oleh +ina Marga yaitu!
1. N!la! P#1"enta"e )e#u"a%an ,N+.
6$
Nilai prosentase kerusakan merupakan prosentase luas permukaan jalan yang
rusak terhadap keseluruhan bagian jalan yang ditinjau dengan nilai Np
sebagai berikut!
Nilai Np R " jika kerusakan &P - 0P ! sedikit sekali
Nilai Np R 1 jika kerusakan 0P - "&P ! sedikit
Nilai Np R 0 jika kerusakan "&P - 2&P ! sedang
Nilai Np R 3 jika kerusakan M 2& ! banyak
2. N!la! '1'1t %e#u"a%an 0alan ,N'.
Nilai bobot kerusakan jalan dapat dilihat dari pengamatan langsung dari jalan
dengan bentuk kerusakan sebagai berikut!
a. ,ambalan ! 2
b. *etak ! 0
). Lepas ! 0(0
d. Lubang ! 6
e. $lur ! 6
f. ?elombang ! 6(0
g. $mbles ! 3
h. +elahan ! 3
$. N!la! 0ulah %e#u"a%an 0alan ,N0.
Nilai jumlah kerusakan jalan merupakan perkalian antara nilai prosentase
kerusakan jalan -Np. dan nilai bobot kerusakan jalan -Nb.. Nilai jumlah
kerusakan jalan -Nj. diperoleh dari Manual enilaian #ondisi ermukaan
:alan( ;itjen +ina Marga( tahun 1434( sehingga N0 C N+ D N'.
Ta'el 2.E N!la! Julah )e#u"a%an ,N0.
N1
Jen!" %e#u"a%an
Sed!%!t
"e%al!
Sed!%!t Sedan& Ban3a%
1
"
1
2
0
6
3
/
,ambalan
*etak
Lepas
Lubang
$lur
?elombang
$mbles
+elahan
/
1&
11
1"
1"
11
13
12
1"
10
16.0
1/
1/
14.0
"1
"1
16
"&
"3.0
1&
1&
1".0
10
10
"&
"0
1/.0
2"
2"
20
24
24
6%
N1
Jen!" %e#u"a%an
Sed!%!t
"e%al!
Sed!%!t Sedan& Ban3a%
:umlah
Sumber! Manual enilaian #ondisi ermukaan :alan( ;irektorat :endral +ina Marga
4. N!la! )e#u"a%an Jalan ,N#.
Nr merupakan nilai yang diperoleh dari total nilai jumlah kerusakan.
5. N!la! )en3aanan ,Nn.
Nilai kenyamanan jalan diperoleh dari hasil penilaian dengan batasan sebagai
berikut!
a. Nyaman R 1&
b. #urang nyaman R 20
). ,idak nyaman R 00
6. N!la! Ga'un&an )1nd!"! ,N&.
Ng merupakan nilai yang diperoleh dari gabungan antara nilai kerusakan -Nr.
dan nilai kenyamanan -Nn. dengan hubungan sebagai berikut!
Ng R &(0 Nr X &(0 Nn
7. N!la! )1nd!"! Pe#u%aan Jalan ,?.
K adalah nilai yang diperoleh dari nilai gabungan kondisi. ;engan
diketahuinya nilai gabungan kondisi( maka dapat ditentukan nilai kondisi
permukaan jalan
Ta'el 2.1<. Hu'un&an N!la! Ga'un&an )1nd!"! den&an N!la! )1nd!"! Pe#u%aan
N1. )1nd!"! N!la! )1nd!"! Pe#u%aan N!la! Ga'un&an )1nd!"!
1
"
1
2
Sangat baik
+aik
Sedang
:elek
/-1&
6-/
2-6
O2
"&-1&
1&-0&
0&-30
30-10&
Sumber! Manual enilaian #ondisi erkerasan :alan ;irektoral :endral +ina Marga
e. Ruan&* Lahan dan Tanah
arameter yang diamati adalah peruntukan lahan dengan kategori sebagai berikut
1. enggunaan lahan pada saat ini disekitar ren)ana kegiatan9proyek. >byek yang
diamati adalah kondisi penggunaan lahan di sekitar lokasi proyek serta
penggunaan lahan di luar lokasi proyek yang diprakirakan akan terpengaruh
oleh ren)ana kegiatan9proyek. #egiatan pengamatan penggunaan lahan
6&
disekitar ren)ana kegiatan9proyek ini dilakukan sebagai dasar untuk
mendeskripsikan rona awal penggunaan lahan.
". eruntukan lahan yang sudah diren)anakan emerintah #abupaten
#arangasem melalui *en)ana ,ata *uang 7ilayah -*,*7. yang ada.
1. $nalisis terhadap perubahan tata guna lahan dan tata ruang dilakukan dengan
melihat kesesuaian antara proyek yang dilaksanaka1n dengan produk
*,*79*,*# ataupun *;,*# di wilayah yang menjadi lokasi proyek.
/. Data )1+1nen L!n&%un&an B!1l1&!
$nalisa komponen biologi dapat dijelaskan sebagai berikut !
/.1. ?e&eta"! da#at
:umlah individu Spesies $
)e#a+atan R ----------------------------------------------- L 1&&P
Luas area sampling
:umlah plot ditemukan Spesies $
(#e%@en"! R ----------------------------------------------- L 1&&P
:umlah seluruh plot
:umlah basal area spesies $
D1!na"! R ----------------------------------------------- L 1&&P
Luas area sampling
#erapatan Spesies $
)e#a+atan #elat!/ R ----------------------------------------------- L 1&&P
#erapatan seluruh jenis
<rekwensi Spesies $
(#e%@en"! #elat!/ R ---------------------------------------------- L 1&&P
<rekwensi seluruh jenis
;ominansi Spesies $
D1!nan"! #elat!/ R ----------------------------------------------- L 1&&P
;ominansi seluruh jenis
Inde% N!la! Pent!n& R #erapatan relatif X <rekwensi relatif X
;ominansi relatif.
Referensi - !goes +oegianto0 12230 4 5kologi Kuantitatif 4 6saha 7asional0
+urabaya
;ari data indek nilai penting -IKi. yang berkisar antara & = 1 -1&&P.( dapat digunakan
untuk mendiskripsikan adanya dominansi suatu spesies dalam komunitas.

/.2. (auna da#atan
$
<auna dataran yang teridentifikasi dapat diprediksi kepadatan populasinya.
#epadatan populasi -N. dalam suatu tempat -$.( dapat dihitung dengan rumus !
% !goes +oegianto0 12230 4 5kologi Kuantitatif 4 6saha 7asional0 +urabaya)
n-"n =1.$
N R ----------------
"Lr
Sedangkan analisis struktur komunitas fauna daratan( digunakan indeks Simpson
-1424.( sebagai berikut !
ni-ni-1.
R -------------------
N-N-1.
;imana adalah indek dominansi dan ni adalah jumlah individu spesies ke i ( bila
suatu komunitas memiliki keanekaragaman jenis yang tinggi( maka akan mempunyai
dominansi yang rendah. :enis keanekaragaman dapat dihitung dengan rumus !
;s R 1 -
;imana ;s adalah indeks #eanekaragaman Simpson( nilai berkisar antara & = 1
makin mendekati 1 tingkat keanekaragaman makin tinggi.
'asil pengamatan burung dianalisis kelimpahannya dengan indeks #elimpahan
:orgennsen( dengan perhitungan !
D C n! 2 N F 1<< G
; R Indeks #elimpahan jenis burung 1
ni R :umlah individu burung jenis 1
N R :umlah individu total semua jenis burung
&. Data )1+1nen L!n&%un&an S1"!al;E%1n1!;Buda3a
$nalisis komponen sosial-ekonomi-budaya dilakukan dengan tujuan untuk melihat
pola ke)enderungan dan bukan merupakan pola hubungan antar variabel( sehingga
digunakan metode statistik deskriptif. ;ata-data demografi dan kependudukan
dianalisis se)ara kuantitatif melalui beberapa rumusan seperti perhitungan
kepadatan penduduk( proyeksi jumlah penduduk dengan dasar perhitungan kondisi
penduduk saat ini.
5ntuk data sosial-ekonomi seperti masalah ketenaga-kerjaan dan tingkat
pendapatan dapat dianalisis se)ara kualitatif berdasarkan kegiatan mobilisasi tenaga
kerja untuk pembangunan serta kegiatan perekonomian setempat yang
mendukungnya.
$1
5ntuk data sosial-budaya yang meliputi persepsi masyarakat( ada tidaknya
keresahan masyarakat9sosial( kamtibmas dapat dianalisis se)ara kualitatif
berdasarkan data yang telah dihasilkan dari hasil wawan)ara9kuisioner dan
konsultasi publik yang telah dilakukan. +eberapa rumusan yang dapat digunakan
untuk aspek sosial-ekonomi-budaya adalah sebagai berikut!
Ra"!1 'e'an ketergantungan !e"endency #atio$ %u&andjoko 'ar"ani( IT)
Press$
;* R -&-12. 60
X
N k
)-10-62.
;imana!
;* Rdependen)y ratio -P.
-&-12. dan 60
X
R jumlah penduduk yang berusia & = 12 dan lebih dari 62 tahun.
-10-62. R jumlah penduduk yang berusia 10 = 62 tahun -usia roduktif.
# Rsatuan per 1&&
#epadatan Pendudu% ,Den9!t3. %u&andjoko 'ar"ani( IT) Press$
; R ) o
#
; R kepadatan enduduk wilayah dan tahun tertentu -jiwa9km".
o R :umlah penduduk pada wilayah dan tahun tertentu -jiwa9km
"
.
L R Luas wilayah -km
"
.
Ra"!1 Jen!" )ela!n ,"eD Rat!1. %u&andjoko 'ar"ani( IT) Press$
+R R ) #aki 8 k
) 9anita
D!ana! S* R SeN *atio -P.
Laki R :umlah enduduk laki-laki -jiwa.
7anita R :umlah enduduk 7anita -jiwa.
# R Satuan er 1&&
h. Data )1+1nen L!n&%un&an )e"ehatan Ma"3a#a%at
#omponen kesehatan masyarakat yang akan dianalisis dalam studi $M;$L ini
adalah data-data yang terkait dengan sarana dan prasarana kesehatan( tenaga
$2
medis( temuan jenis penyakit terbanyak( perilaku masyarakat terkait dengan
kesehatannya( dan fasilitas sanitasi lingkungan yang dimiliki masyarakat. Metode
analisanya adalah statistik deskriptif( baik bersifat kualitatif maupun kuantitatif.
5ntuk menganalisa aspek kesehatan masyarakat digunakan metode profesional
judgement yang didukung oleh data hasil kuesioner maupun data sekunder dari
uskesmas setempat. :enis penyakit yang digunakan sebagai indikator dalam
analisa ini adalah Infeksi Saluran ernapasan $tas -IS$.( alergi serta diare. IS$
merupakan suatu penyakit yang disebabkan oleh virus atau bakteri yang menyerang
saluran pernapasan bagian atas -hidung dan pangkal tenggorok.. enyakit ini
ditularkan melalui udara %airborne infection). >leh karena itu( angka kejadian
penyakit IS$ %prevalensi) akan meningkat seiring dengan meningkatnya tingkat
pen)emaran udara di lingkungan tersebut. Selain IS$( alergi juga bisa ditimbulkan
akibat terjadinya pen)emaran udara. :enis penyakit lain yang dapat dijadikan
indikator untuk menganalisis dampak terhadap kesehatan masyarakat adalah
meningkatnya jenis penyakit yang dominan di daerah tersebut selain IS$ dan alergi
yaitu diare yang disebabkan karena penurunan kualitas lingkungan akibat genangan
ataupun pen)emaran terhadap air permukaan9air sumur penduduk.
$nalisis resiko kualitatif dan kuantitatif diprakirakan dengan menggunakan data
ke)enderungan penyakit yang diderita masyarakat Zsekitar yang kemudian
dikorelasikan dengan penyakit yang biasa timbul akibat kegiatan. $nalisis biaya
dampak kesehatan dilakukan dengan perhitungan terhadap jumlah penyakit yang
biasa diderita oleh masyarakat akibat kegiatan dan kemudian dihitung biaya
penanggulangan dampak kesehatan tersebut. $nalisis perubahan perilaku
masyarakat dilakukan untuk menentukan besaran dampak yang dihasilkan akibat
isu pokok pada suatu kegiatan.
5. METODE PRA)IRAAN DAMPA) PENTING
rakiraan dampak yang dimaksud merupakan proses pendugaan adanya dampak
lingkungan akibat kegiatan proyek #onservasi antai %andidasa di #abupaten
#arangasem pada perspektif ruang( waktu( dan tahapan kegiatan( baik ditinjau dari
besaran dampak maupun tingkat kepentingan dampak. +esaran dampak menunjukkan
besarnya perubahan lingkungan yang terjadi akibat ren)ana kegiatan. Sedangkan tingkat
kepentingan dampak menunjukkan nilai pentingnya perubahan lingkungan akibat
ren)ana kegiatan.
$3
Langkah awal dalam memprakirakan dampak adalah dengan mengidentifikasi dampak
kegiatan proyek *en)ana #onservasi antai %andidasa di #abupaten #arangasem
terhadap komponen lingkungan. roses identifikasi dampak dilakukan dengan
menggunakan metode )heklist yang dituangkan dalam matriks interaksi antara
komponen kegiatan dengan komponen lingkungan. roses selanjutnya adalah
melakukan pelingkupan untuk menentukan komponen kegiatan dan lingkungan yang
benar-benar mempunyai kaitan yang sangat kuat yang nantinya akan diprediksi dan
dievaluasi dampaknya. Selain identifikasi( dalam memprediksi dampak juga dibuat
diagram alir dampak untuk memperlihatkan alur dampak( sehingga akan terlihat gradasi
dampak yang meliputi dampak primer( sekunder dan tersier.
Metode yang akan digunakan untuk melakukan prakiraan dampak dapat memilih dari
salah satu metode yang ada tergantungan pada jenis komponen lingkungan yang
dimaksud. $dapun metode-metode yang digunakan adalah sebagai berikut!
a. Met1de Pende%atan M1del Mateat!"
Melalui penggunaan rumus matematis yang sesuai dengan kegiatan proyek serta
keadaan alam disekitar proyek yang akan diperkirakan seberapa jauh dampak yang
akan terjadi. ;ampak yang diperkirakan dengan metode pendekatan model matematis
adalah penurunan jumlah vegetasi( debu dan penurunan kualitas udara( tumpahan
material di jalan(tersedianya jalan akses( ke)elakaan kerja( perubahan kualitas air
permukaan( erosi dan sedimentasi( perubahan kuantitas dan kualitas air tanah(
pengendalian banjir( peningkatan limbah padat dan )air domesti).
'. Met1de Pende%atan Be#da"a#%an Anal1&!
rakiraan dampak dengan metode ini adalah dengan mengkaji masalah lingkungan
yang timbul di suatu lokasi yang mempunyai perilaku ekosistem yang sama dengan
lokasi proyek yang akan diperkirakan dampaknya.
Lokasi tersebut dipakai sebagai suatu pembanding9analog dari suatu lokasi proyek
yang akan dipakai sebagai studi( dalam hal ini lokasi proyek *en)ana #onservasi
antai %andidasa di #abupaten #arangasem( sehingga akan diperoleh prakiraan
masalah-masalah lingkungan yang akan timbul dari kegiatan proyek ini. #omponen
lingkungan yang prakirakan dampaknya berdasarkan pada analogi adalah! #eresahan
masyarakat( nilai kompensasi( gangguan kesehatan masyarakat( ter)iptanya
kesempatan kerja( kerusakan jalan( dan timbulan limbah +1 -padat dan )air.( dll.
9. Met1de Pende%atan Be#da"a#%an E+!#!"
$4
Melalui metode yang berdasarkan hukum-hukum yang berlaku di lingkungan yang
menggambarkan sebab akibat. #omponen lingkungan yang prakiraan dampaknya
berdasarkan empiris antara lain peningkatan estetika lingkungan( timbulnya bau tidak
sedap dan vektor penyakit( pengembangan pariwisata( pengembangan budidaya
perikanan..
d. Met1de Pende%atan den&an Pen&&unaan Ba%u Mutu L!n&%un&an
rakiraan dampak dengan metode ini menggunakan pendekatan pada standar atau
kriteria baku mutu lingkungan yang telah ditetapkan berdasarkan pada peraturan
perundangan yang berlaku( baik yang berskala nasional( sektoral maupun regional.
Standar -baku mutu.ataupun kriteria ini umumnya dipergunakan sebagai pembanding
terhadap nilai parameter komponen lingkungan yang telah maupun yang akan
diperkirakan berubah terhadap nilai ambang batas yang diperbolehkan atau diijinkan.
#omponen lingkungan yang menggunakan baku mutu lingkungan adalah kualitas air(
kualitas udara dan kebisingan.
e. Met1de Pen!la!an Pa#a Ahl! ,Profesional Judgement.
;ampak lingkungan yang akan timbul dari proyek #onservasi antai %andidasa di
#abupaten #arangasem diprakirakan oleh para anggota tim ahli sesuai dengan
keahlian dari masing-masing anggota tim. ;engan pengalaman dalam disiplin ilmu
pakar yang bersangkutan mempunyai intuisi yang kuat terhadap sesuatu hal dalam
bidang atau komponen yang ditekuni( dari alasan ini maka pendugaan komponen
lingkungan dapat didekati dengan kepakaran para ahli dibidangnya. #omponen
lingkungan yang digunakan biasanya bukan komponen yang detail( tetapi merupakan
bidang yang luas. #omponen lingkungan yang prakirakan dampaknya berdasarkan
penilaian -judgement. adalah! kualitas udara dan kebisingan( air tanah( flora dan
fauna( kesehatan masyarakat( konflik sosial9ketidakpuasan( sanitasi lingkungan( serta
persepsi dan sikap masyarakat.
+eberapa metode formal yang dapat digunakan untuk menghitung perubahan
lingkungan adalah sebagai berikut!
1. Pe#u'ahan )ual!ta" Uda#a
Selain dengan gaussian methode( perubahan kualitas udara dapat dihitung melalui
pendekatan konversi IS5 -Indeks Standar en)emar 5dara. yang berpedoman
pada #eputusan #epala +$8;$L No. #ep. 1&3-9#$+$8;$L91191443 tentang
$5
edoman ,eknis erhitungan dan elaporan serta Informasi IS5 sebagai
berikut!
Ta'el 2.11. Bata" ISPU dala "atuan SI ,+ada T C 25 C dan 76< H&.
Inde%" Standa#
Pen9ea#
Uda#a
24 0a PM1<
,&2$.
24 0a SO2
,&2$.
80a CO
&2$.
1 0a O$
,&2$.
1 0a NO2
,&2$.
0&
1&&
"&&
1&&
2&&
0&&
0&
10&
10&
2"&
0&&
6&&
/&
160
/&&
16&&
"1&&
"6"&
0
1&
13
12
26
03(0
1"&
"10
2&&
/&&
1&&&
1"&&
-".
-".
111&
""6&
1&&&
130&
Sumber! #ep-1&39#$+$8;$L91191443
#ategori dan rentang olutan Standart IndeN( sebagai berikut!
& - 0& ! +aik
01 - 1&& ! Sedang
1&1 = 144 ! ,idak sehat
"&& = "44 ! Sangat tidak sehat
1&& - keatas ! +erbahaya
2. )e'!"!n&an %a#ena 1'!l!ta" alat dan ate#!al
ernyataan tingkat bising sesuai dengan #epmen L' Nomor #8-
2/9M8NL'91191446 tentang +aku Mutu ,ingkat #ebisingan sebagai berikut!
T!n&%at +ising E%!:alenA

i
L 1 , 0
J ek
10 N
N
1
log 10 L
dengan! N R :umlah total pengukuran
N: R :umlah pengukuran pada tingkat bising Li
Lek R ,ingkat bising ekivalen
T!n&%at +ising S!an&A

eki
L
J S
N L
. 1 , 0
10
15
1
log 10
dengan! LS R ,ingkat bising siang
Leki R :umlah jam pada tingkat kebisingan Lek
T!n&%at B!"!n& MalaA

eki
L
J M
N L
. 1 , 0
10
9
1
log 10
dengan! LM R ,ingkat bising malam
$6
Lek R :umlah jam pada tingkat kebisingan Lek
T!n&%at B!"!n& S!an&;MalaA
1
]
1

+

eki eki
L
J
L
J SM
N N L
. 1 , 0 . 1 , 0
10
9
1
10
15
1
log 10
dengan! LSM R ,ingkat bising siang-malam
Lek R :umlah jam pada tingkat kebisingan Lek
Metode formal untuk menghitung tingkat kebisingan di sekitar lokasi kegiatan
akibat lalu-lintas darat adalah sebagai berikut!
Ae C 7*4. 1<
;8
/
2
#2B
;imana!
$e R tingkat kebisingan yang dilemahkan oleh absorbsi udara -d+.
f R tingkat frekuensi sumber bising -'E.
r R jarak sumber ke reseptor -m.
+ R kelembaban relative -P.
5ntuk skala perubahan kualitas kebisingan selain dapat dihitung dengan formula
diatas( se)ara umum skala tingkat kebisingan dapat dikonversi melalui Nilai Skala
#ualitas Lingkungan #ebisingan.
Ta'el $.12. S%ala )ual!ta" L!n&%un&an )e'!"!n&an
S%ala T!n&%at %e'!"!n&an ,dBA.
0 0&-6& -a. 0&-00 -b. 0&-0" -).
2 6&-3& -a. 00- 61 -b. 0"-04 -).
1 3&-/& -a. 61-31-b. 04-62 -).
" /&-4& -a. 31- /" -b. 62-33 -).
1 4&-1&& -a. /"-1&& -b. 33-1&& -).
Sumber! %anter and 'ill( 1444
#eterangan! a. sesaat pada suatu waktu
b. sering di beberapa tempat
). terus menerus di beberapa tempat
$tau dapat pula dihitung akumulasi rambatan tingkat kebisingan kegiatan
operasional proyek dengan formula sebagai berikut! %Ra'if "0 !dhi :0 ;<<1)
LP t1tal C 1< l1& ,P1
2
2P<
2
. H ,P2
2
2P<
2
.
;imana!
L total R tingkat kebisingan total -d+$.
$$
1 R intensitas suara sumber 1 -N9m".
" R intensitas suara sumber " -N9m".
& R Intensitas suara referensi -N9m".
erubahan tingkat kebisingan karena perubahan jarak dapat dihitung dengan
rumus!
L " R L1 - "& log -*"9*1.
;imana!
L 1 R tingkat kebisingan pada jarak r1 -d+$.
L " R tingkat kebisingan pada jarak r" -d+$.
r1 R jarak pengukukuran kebisingan dari sumber kebisingan 1
r" R jarak pengukukuran kebisingan dari sumber kebisingan "
Ta'el 2.1$. Ra'atan B!"!n& Pe#alatan )1n"t#u%"!
Ja#a% da#!
Su'e#
B!"!n& ,R.*

Ra'atan B!"!n&* dBA


Ceent
M!De#
C#ane De##!9%
Hae#
P!le
& 11&(& 1&&(& 40(& 110(&
1&& 6"(& 0"(& 23(& 63(&
"&& 06(& 26(& 21(& 61(&
1&& 0"(0 2"(0 13(& 0/(&
2&& 0&(& 2&(& 10(& 00(&
0&& 2/(& 1/(& 11(& 01(&
3. )ual!ta" A!#
5ntuk menentukan besarnya beban pen)emaran kegiatan terhadap kualitas air
akan digunakan bentuk persamaan sebagai berikut!
BP C t1tal ,BP d+. 0 ; t1tal ,BP t+.0
dimana!
dp R dengan proyek
tp R tanpa proyek
j R jenis9sumber limbah
$%
;engan menganggap bahwa antara air dengan limbah akan ter)ampur dengan
sempurna maka besarnya kandungan parameter tertentu dalam air -badan air.
akan dihitung dari persamaan MiNing Qone Model sebagai berikut!
C C I<.C< H I1.C1
I< H I1
dimana!
U& R laju aliran badan air
U1 R laju aliran limbah )air
%& R konsentrasi Eat tertentu dalam badan air
%1 R konsentrasi Eat tertentu dalam air limbah
% R konsentrasi Eat tertentu dalam sungai9perairan setelah ber)ampur
4. ?1lue A!# L!'ah
Metode formal untuk menghitung produksi limbah )air adalah sebagai berikut! %=r*
!chmad "ufid0 )engelolaan !ir #imbah0 12>2)
?9 C ,<*7 ; <*8. D I D P
dimana!
K) ! produksi limbah )air -m1.
U ! kebutuhan air bersih( l9orang9hari
! jumlah pemakai -orang.
5. )e'utuhan A!# 'e#"!h
#ebutuhan air total dihitung berdasarkan jumlah pemakai air yang telah diproyeksikan
untuk 0-1& tahun mendatang dan kebutuhan rata-rata setiap pemakai setelah
ditambahkan "&P sebagai faktor kehilangan air -kebo)oran.. #ebutuhan total ini dipakai
untuk mengetahui apakah sumber air yang dipilih dapat digunakan. #ebutuhan air
ditentukan dengan perhitungan sebagai berikut!
a. 'itung kebutuhan air dengan persamaan berikut!
dengan pengertian!
Urnd R kebutuhan air -liter9hari.
D R konsumsi air per orang per hari -liter9orang9hari.
$&
R jumlah jiwa yang akan dilayani sesuai tahun peren)anaan -jiwa.
f R faktor maksimum -1(&0-1(10.
b. 'itung kebutuhan air total dengan persamaan!
dengan pengerean!
Ut R kebutuhan air total dengan faktor kehilangan air "&P -liter9hari.
'. +andingkan dengan hasil pengukuran debit sumber air baku apakah dapat
men)ukupi kebutuhan ini. :ika tidak men)ukupi )ari alternatif sumber air baku lain.
6. S!"te t#an"+1#ta"!
Kolume kendaraan yang lewat di jalan dianalisis dengan menggunakan prediksi
peningkatan jumlah kendaraan terhadap pola distribusinya. ;ampak yang
diperkirakan timbul dalam aspek transportasi adalah kema)etan lalu lintas dan
kerusakan jalan. ;engan memperkirakan besarnya kema)etan yang ditimbulkan
akibat kegiatan proyek( parameter yang ditinjau adalah kapasitas jalan dan derajat
kejenuhan. 5ntuk memperkirakan derajat kerusakan jalan( perlu terlebih dahulu
dilakukan prakiraan pertambahan jumlah lalu lintas dan jenis kendaraan yang
lewat9digunakan. ,ahap berikutnya adalah menganalisis tingkat kerusakan jalan
dengan )ara yang digunakan oleh +ina Marga.
:umlah volume material dan jadwal pengangkutannya untuk memprediksikan
volume kendaraan pengangkut material yang akan beroperasi selama kegiatan
berlangsung. ertambahan transportasi tersebut dapat dihitung sebagai berikut!
-*aEif M( $dhi C( "&&1..
N C ,N.?.2,T.I.*
;imana!
N R jumlah truk -N9hari.
K R volume bahan bangunan -m1.
, R waktu kontruksi -bulan.
U R transported soil -m19hari. R 6& D 89%m
8 R waktu effisiensi
%m R ne)essary time -menit. R 1.1 L X 16
L R jarak transportasi -km.
N R -N.K.9-,.U.
%
5ntuk memprakirakan ada tidaknya perubahan tingkat pelayanan jalan atau
derajat kejenuhan suatu jalan -;S. dapat dipakai a)uan "anual Kapasitas (alan
=ndonesia %"K(=) 122?* $pabila dikerjakan se)ara manual rumus-rumus yang
dipakai adalah sebagaimana diuraikan dibawah. +erikut ini adalah rumusan yang
digunakan dalam analisa prakiraan dampak.
erhitungan #apasitas :alan
C C C1 B (C@ B (C"/
;imana!
% R #apasitas -smp9jam.
%o R #apasitas dasar -smp9jam.
<%w R <aktor penyesuaian kap. $kibat lebar jalur lalu lintas
<%sp R <aktor penyesuaian kap. $kibat pemisahan arah
<%sf R <aktor penyesuaian kapasitas akibat hambatan
samping
;erajat :enuh
DS C I2C
;imana!
;S R ;erajat :enuh
U R $rus Lalu Lintas -smp 9 jam.
% R kapasitas aktual -p)u9h.
% R %> N <%w N <%S N <%S< N <%%S
%& R kapasitas dasar -p)u9h.
<%w R adjusment faktor untuk lebar jalan
<%S R adjusment faktor untuk arah
<%S< R adjustment faktor untuk kebebasan samping -bahu jalan atau
kerb.
<%%S R adjustment faktor untuk besarnya kota.
#e)epatan $rus +ebas
(? C ,(:1 H (?@. B((?"/ B ((?#9
;imana!
<K R #e)epatan arus bebas kendaraan ringan -km9jam.
%1
<vo R #e)epatan arus bebas dasar kendaraan ringan -km9jam.
<Kw R enyesuaian untuk akibat hambatan samping dan lebar bahu
<<Ksf R <aktor penyesuaian akibat hambatan samping dan lebar
bahu
<<Kr) R <aktor penyesuaian akibat kelas fungsional jalan dan tata
guna Lahan
#e)epatan rata-rata
#e)epatan rata-rata dihitung dengan mempergunakan M#:I 1443 dengan input
ke)epatan arus bebas dan derajat jenuh.
7. S1"!al;E%1n1!;Buda3a
Model formal akan digunakan untuk menduga jumlah penduduk setelah proyek
pembangunan dilaksanakan( mengikuti formula sebagai berikut!
Pn C P1 ,1 H #
n
.
;imana!
n R jumlah penduduk pada saat proyek dilaksanakan
o R jumlah penduduk pada saat pengukuran -rona lingkungan awal.
r R rata-rata pertumbuhan penduduk selama kurun waktu n-
t R waktu prediksi -tahun.
5ntuk aspek sosial ekonomi dan budaya prakiraan besarnya dampak dilakukan
dengan " -dua. )ara yaitu dengan metode formal dan dengan metode informal.
Metode formal digunakan untuk memprakirakan besarnya perubahan dari variabel-
variabel yang dapat terukur se)ara kuantitatif( diantaranya perubahan pendapatan(
adanya kesempatan kerja( perubahan mata pen)aharian.
Sedangkan metode informal yang digunakan adalah teknik analogi. Metode ini
digunakan untuk memprakirakan besarnya dampak dari variabel-variabel yang
bersifat kualitatif misalnya( keresahan masyarakat. +erikut ini disajikan )ara yang
digunakan untuk perhitungan prakiraan dampak komponen sosekbudkes.
Ta'el $.15. Met1de P#a%!#aan Da+a% )1+1nen S1"e%'ud%e"
N1 )1+1nen Ind!%at1# Met1de P#a%!#aan da+a%
1 endapatan
Masyarakat
eningkatan 9penurunan
pendapatan
Naik( jika!
@ A = Q a 9 " S 9 n
%2
N1 )1+1nen Ind!%at1# Met1de P#a%!#aan da+a%
turun jika!
B A X Q a 9 " S 9 n
" Mata
en)aharian
erubahan mata pen)aharian :umlah penduduk yang
kehilangan mata pen)aharian
1 #esempatan
#erja
,ersedianya lapangan kerja dan
berusaha
:umlah tenaga kerja yang
terserap oleh proyek dan
mun)ulnya kesempatan
berusaha
2 Interaksi
Sosial
ersepsi masyarakat terhadap
pendatang
$nalisa kualitatif terhadap hasil
kuesioner tentang adanya
pendatang baru.
0 Sikap dan
ersepsi
$danya persepsi masyarakat
dengan adanya proyek -baik
dalam bentuk ganti rugi maupun
perubahan sosial( ekonomi dan
budaya.
$nalisa kualitatif -proporsi.
berdasarkan pendapatan
masyarakat -dari data kuesioner.
8. )e"ehatan L!n&%un&an dan )e"ehatan Ma"3a#a%at
+esaran dampak men)akup jenis( sifat( sebaran dan beban yang diproyeksikan
kepada jumlah penduduk terkena dampak. Sementara ke)enderungan
dimaksudkan sebagai dampak yang segera mun)ul dan dampak tertunda. :adi
metoda yang akan digunakan hendaknya merupakan rangkuman dan dua hal
tersebut.
+eberapa metoda yang dapat dipergunakan untuk prakiraan dampak kesehatan
masyarakat yang berkaitan dengan perubahan lingkungan berdasar #eputusan
#a. +$8;$L Nomor #8. 1"291"91443 tentang anduan #ajian $spek
#esehatan Masyarakat ;alam enyusunan $M;$L antara lain adalah!
erkiraan perluasan habitat vektor penyakit
$nalisis risiko kualitatif dan kuantitatif
$nalisis jalur pemajanan di masa depan
$nalisis risiko epidomiologis -absolute risk( attributable( dan relatif risk.
$nalisis biaya dampak kesehatan
$nalisis perubahan perilaku masyarakat terhadap dampak kesehatan.
rakiraan besarnya dampak merupakan selisih kualitas lingkungan( yaitu pada
saat kegiatan ren)ana #onservasi antai %andidasa di #abupaten #arangasem
berlangsung mulai tahap pra konstruksi sampai pas)a konstruksi -*L dengan
%3
proyek. dan kondisi kualitas lingkungan pada saat belum dibangunnya proyek
-*L tanpa proyek..
+erbeda dengan prakiraan dampak penting yang ditinjau berdasarkan enam
kriteria untuk satu komponen lingkungan( besarnya dampak atau kriteria kualitas
lingkungan yang terjadi dan ditinjau per komponen kegiatan untuk satu komponen
lingkungan.
;ari kajian pada bab prakiraan dampak atau penentuan besarnya perubahan
kualitas lingkungan akibat kegiatan( besarnya perubahan kualitas lingkungan
tersebut diberi bobot dalam angka 1 hingga 0( yang disesuaikan dengan data dari
literatur @ a)uan yang digunakan yaitu +tandard +kala Kualitas #ingkungan dari
%hafid <andeli( I!nalisis "engenai Dampak #ingkungan )rinsip Dasar dan
)emapanannya Dalam )embangunanJ( ,abel 3.11. hal. 164.
+erdasarkan a)uan ini( perubahan kualitas lingkungan dibagi dalam 0 -lima.
skala( yaitu!
skala 1 ! kondisi lingkungan sangat buruk
skala " ! kondisi lingkungan buruk
skala 1 ! kondisi lingkungan sedang
skala 2 ! kondisi lingkungan baik
skala 0 ! kondisi lingkungan sangat baik
Seperti pada tabel ".16 dan ".13 berikut adalah skala kualitas lingkungan yang
dapat digunakan untuk menilai skala besarnya perubahan kualitas lingkungan.
Ta'el 2.16. )#!te#!a )ual!ta" L!n&%un&an Ge1 (!"!% )!!a
%4
%5
N1
)1+1nen
L!n&%un&an
N!la! dan Rentan&an B.
1 2 $ 4 5
I
1
"
II
1
III
1
"
1
I?
1
"
?
1
"
1
2
)UALITAS UDARA
;ebu - mg9m1.
+au
)EBISINGAN
,ingkat #ebisingan
-d+$.
TANAH J LAHAN
,opografi -P.
,ata ?una Lahan
8rosi Longsoran
HIDROLOGI
#ualitas $ir
a. 7arna
b. *asa
). +au
d. #ekeruhan
;ebit -m19hr.
LING)UNGAN
8stetika Lingkungan
Limbah ;omestik
-m19hr.
#ualitas :alan
?angguan Lalu-lintas
&."6
Sangat
berbau
M 6&
10
,erjadi
perubahan
/1-1&&P
M 1& kali
Setahun
'itam-)oklat
$sin
Sangat
berbau
#eruh
berlumpur
O 1
#ondisi
alamiah
kurang
M 0.0&
M 2&P rusak
M 2&P
&."&-&."0
+erbau
06-6&
/-10
erubahan
61-/&P
6-4 kali per
tahun
$gak )oklat
ayau
+erbau tanpa
di)ium
langsung
#eruh
1-1&
#ondisi
alamiah
sedang
2.36-0.0&
"1-2&P
*usak
"1-2&P
&.11-&.14
$gak berbau
01-00
0-/
erubahan
21-6&P
0-1 kali per
tahun
#uning
$sam
+erbau bila
di)ium
langsung
$gak keruh
1&-0&
#ondisi
alamiah
)ukup
2.&1-2.30
11-"&P
rusak
O 1&P
&.&6-&.1"
Sedikit
berbau
20-6&
"-0
erubahan
"1-2&P
"-1 kali per
tahun
$gak kuning
$gak asam
$gak berbau
bila di)ium
langsung
+ening
berwarna
0&-1&&
#ondisi
alamiah baik
1."6-2.&&
O 1&P
*usak
O 1&P
&.&0
,idak berbau
21-20
&-"
erubahan
"&P
,idak pernah
longsor
,erang
,awar
,idak berbau
+ening tak
berwarna
M 1&&
#ondisi
alamiah
sangat baik
1."0
,idak terjadi
kerusakan
,idak
terganggu
Sumber! <andeli( %hafid -144".
W. #eterangan! nilai9kriteria
1. sangat jelek
". jelek
1. sedang
2. baik
0. sangat baik
Ta'el 2.17. )#!te#!a )ual!ta" L!n&%un&an B!1l1&! dan S1"e%'ud%e"a"
N1. )1+1nen L!n&%un&an
N!la! dan Rentan&an B.
1 2 $ 4 5
I
1
"
1
II
1
"
1
2
0
BIOLOGI
#eanekaragaman <lora
#eanekaragaman <auna
#erapatan *elatif Kegetasi
-ph9ha.
SOSE)BUD)ESMAS
Mata en)aharian
Interaksi Sosial -Norma
Sosial.
Nilai +udaya
#esehatan Masyarakat -0
ma)am jenis penyakit
terbanyak.
ersepsi Masyarakat
&-&.13
&-&.13
"&
Menganggur
,erjadi
perubahan
sangat besar
Sda
1-0 semuanya
penyakit
infeksi.
Sangat tidak
setuju -M3&P.
&.1/-&.10
&.1/-&.10
"1-0&
,idak
menentu
,erjadi
perubahan
besar
Sda
1-1
penyakit
infeksiB 2-0
bukan
,idak setuju
-0&-64P.
&.16-&.01
&.16-&.01
01-1&&
$da mata
pen)aharian
,erjadi
perubahan
agak besar
Sda
1-" penyakit
infeksiB 1-0
bukan.
#urang setuju
-1&-24P.
&.02-&.31
&.02-&.31
1&1-"&&
$da mata
pen)aharian
pokok
'anya sedikit
terjadi
perubahan.
Sda
1 penyakit
infeksiB "-0
bukan
Setuju
-1&-"4P.
&.3"
&.3"
"&&
$da mata
pen)aharian
pokokX
sambilan.
,idak terjadi
perubahan
Sda
,idak ada
penyakit
infeksi
Sangat setuju
-O1&P.
Sumber! <andeli( %hafid -144".
W. #eterangan! nilai9kriteria
1. sangat jelek 2. baik
%6
". jelek 0. sangat baik
1. sedang
Selanjutnya melalui proses perhitungan ini akan diperoleh skala besarnya
perubahan kualitas lingkungan bila dibandingkan dengan kualitas lingkungan pada
kondisi awal -sebelum ada proyek. yang juga dibagi menjadi 1 -tiga. skala( baik
positip maupun negatip yaitu!
skala 1 ! besar perubahan kualitas lingkungan -prakiraan dampak. ke)il
skala " ! besar perubahan kualitas lingkungan sedang
skala 1 ! besar perubahan kualitas lingkungan besar
5ntuk penentuan dampak penting maka batasan kriteria penentuan dampak
penting dapat ditunjukkan pada ,abel 1.1/. ;engan menggunakan berbagai
metode prakiraan dampak( dampak penting hipotetik yang diindikasikan akan
timbul dianalisis untuk mengetahui sifat dan tingkat kepentingan dampak yang
selanjutnya dipakai sebagai a)uan untuk melakukan evaluasi dampak penting.
;ampak penting dikelompokkan menjadi dua( yaitu!
;ampak positif9negatif penting
;ampak positif9negatif tidak penting
;ampak positif merupakan dampak yang ditimbulkan akibat ren)ana kegiatan
yang difatnya menguntungkan9meningkatkan kualitas lingkungan hidup yang ada
sebelumnya. Sedangkan dampak negative merupakan dampak yang ditimbulkan
akibat ren)ana kegiatan yang sifatnya dapat merugikan9menurunkan kondisi
lingkungan hidup.
5ntuk memprakirakan ukuran pentingnya dampak maka diperlukan batasan
kriteria dampak penting dan tidaknya dampak berdasarkan prioritas dampak
penting hipotetik dampak yang telah dihasilkan sebelumnya. +erdasarkan UU No
*+ ta,un +--. tentang perlindungan dan pengelolaan Lingkungan 'idup( maka
dampak penting ditentukan berdasarkan kriteria!
a. +esarnya jumlah penduduk yang akan terkena dampak ren)ana usaha
dan9atau kegiatanB
b. Luas wilayah penyebaran dampakB
). Intensitas dan lamanya dampak berlangsungB
d. +anyaknya komponen lingkungan hidup lain yang akan terkena dampakB
e. Sifat kumulatif dampakB
f. +erbalik atau tidak berbaliknya dampakB dan9atau
g. #riteria lain sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
%$
Setiap komponen lingkungan yang ditinjau dari enam kriteria tersebut dengan
kriteria pentingnya dampak akan dibagi menjadi " -dua. penggolongan yaitu
-enting. dan , -,idak enting.. enentuan arti pentingnya perubahan kualitas
lingkungan digunakan sebagai a)uan eraturan emerintah Nomor "3 ,ahun
1444 tentang $nalisis Mengenai ;ampak Lingkungan 'idup pasal 1 dan pasal 0(
dan #eputusan #epala +adan engendalian ;ampak Lingkungan No. #ep &06
,ahun 1442( dan 55 No 1" tahun "&&4 yang menyebutkan bahwa dampak
penting suatu komponen lingkungan hidup ditentukan oleh!
1* (umlah manusia yang terkena dampak*
engertian manusia yang akan terkena dampak men)akup aspek yang luas(
maka kriteria penting dikaitkan dengan sendi-sendi kehidupan yang di
masyarakat mempunyai posisi 9 nilai penting. ;ampak lingkungan ren)ana
usaha9kegiatan yang penentuannya didasarkan pada sendi-sendi kehidupan
pada masyarakat dan jumlah manusia yang terkena dampak menjadi penting
bilamana! I manusia di wilayah studi $N;$L yang terkena dampak lingkungan
tetapi tidak menikmati manfaat dari usaha9kegiatan( jumlahnya sama atau lebih
besar dari jumlah manusia yang menikmati manfaat dari usaha9kegiatan di
wilayah studiJ.

;* #uas wilayah penyebaran dampak
;ampak lingkungan dari ren)ana usaha9kegiatan bersifat penting bilamana
Jren)ana usaha9kegiatan mengakibatkan adanya wilayah yang mengalami
perubahan mendasar dari segi intensitas dampak( atau tidak berbalik dampak
atau segi kumulatif dampak.
C* #amanya dan intensitas dampak berlangsung
;ampak kegiatan dapat berlangsung lama atau dalam waktu singkat pada
setiap tahap pembangunan ren)ana kegiatan. $tas dasar pengertian ini maka
dampak lingkungan bersifat penting apabila ren)ana usaha9kegiatan
mengakibatkan timbulnya perubahan mendasar dari segi lamanya dan
intensitas dampak.
3* ,anyaknya komponen lingkungan lainnya yang terkena dampak
;ikarenakan dampak terhadap komponen lingkungan akan berdampak lanjut
terhadap komponen lingkungan lainnya( sehingga atas pengertian ini dampak
tergolong penting bila! ren)ana usaha9kegiatan menimbulkan dampak sekunder
dan dampak lanjutan lainnya yang jumlah komponennya lebih atau sama
dengan komponen yang terkena dampak primer.
%%
D* +ifat kumulatif dampak tersebut
;ampak suatu usaha9kegiatan tergolong berdampak penting bilamana!
a. ;ampak lingkungan berlangsung berulang kali dan terus menerus sehingga
pada kurun waktu tertentu tidak dapat diasimilasi oleh lingkungan alam
atau sosial yang menerimanya.
b. +eragam dampak lingkungan bertumpuk dalam suatu ruang tertentu
sehingga tidak dapat diasimilasi oleh lingkungan alam atau so)ial yang
menerimanya.
). ;ampak lingkungan dari berbagai sumber kegiatan menimbulkan efek yang
saling memperkuat -sinergis..
E* ,erbalik atau tidak berbaliknya dampak
;ampak bersifat penting bilamana! perubahan yang akan dialami oleh suatu
komponen lingkungan tidak dapat dipulihkan kembali walaupun dengan
intervensi manusiaJ.
?* Kriteria lain sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi
;ampak bersifat penting bilamana!
1. Ilmu pengetahuan dan ,eknologi 9rekayasa sangat sulit diperoleh( dipelajari
dan diterapkan
". ,eknologi yang sulit diterapkan dan tidak didukung teori ilmu pengetahuan
dinilai penting
1. Sedangkan untuk menentukan skala pentingnya masing-masing kriteria
dampak dapat ditunjukkan pada ,abel ".1/.
Ta'el 2.18. Bata"an )#!te#!a Penentuan Da+a% Pent!n&
,Ke"/ Ka/)a"edal No/-0123..4$
N1.
(a%t1# Penentu Da+a%
Pent!n&
)#!te#!a Da+a% Pent!n&
T!da% +ent!n& Pent!n&
1 :umlah manusia yang
terkena dampak
erbandingan antara
penduduk yang terkena
dampak negatip dengan
penduduk yang menikmati
manfaat kurang dari 1&&P
erbandingan antara
penduduk yang terkena
dampak negatip dengan
penduduk yang menik-mati
manfaat lebih besar atau
sama dengan dari 1&&P
" Luas wilayah persebaran
dampak
,idak ada wilayah yang
mengalami perubahan
mendasar dari segi inten-
$da wilayah yang
mengalami perubahan
mendasar dari segi
%&
N1.
(a%t1# Penentu Da+a%
Pent!n&
)#!te#!a Da+a% Pent!n&
T!da% +ent!n& Pent!n&
sitas dampak tidak
berbaliknya dampak atau
segi kumulatif dampak
intensitas dampak atau
tidak berbaliknya dampak
atau segi kumulatif dampak
1 Lama berlangsungnya
dampak dan intensitas
dampak
;ampak yang terjadi hanya
berlangsung pada kurang
dari satu tahapan kegiatan
intensitas dampak!
,idak ada perubahan
pada sifat fisik atau hayati
lingkungan yang
melampaui baku mutu
lingkungan yang telah
ditetapkan
,idak ada perubahan
mendasar pada
komponen lingkungan
hidup yang melampaui
kriteria mendasar
berdasar pertimbangan
ilmiah
,idak ada spesies langka(
endemik yang dilindungi
menurut peraturan
perundang-undangan
yang berlaku( teran)am
punah atau habitat
alaminya mengalami
kerusakan
,idak ada gangguan atau
kerusakan pada kawasan
lindung
,idak ada kerusakan atau
pemusnahan benda-
benda bersejarah
;ampak yang terjadi hanya
berlangsung pada kurang
dari satu tahapan kegiatan
intensitas dampak!
$da perubahan pada
sifat fisik atau hayati
lingkungan yang
melampaui baku mutu
ling-kungan yang telah
ditetapkan
$da perubahan
mendasar pada kom-
ponen lingkungan hidup
yang melampaui kriteria
men-dasar berdasar
pertim-bangan ilmiah
$da spesies langka (
endemik yang dilindungi
menurut peraturan per-
undang-undangan yang
berlaku( teran)am punah
atau habitat alaminya
mengalami kerusakan
$da gangguan atau
kerusakan pada
kawasan lindung
$da kerusakan atau
pemusnahan benda-
benda bersejarah
Mengakibatkan konflik
&
N1.
(a%t1# Penentu Da+a%
Pent!n&
)#!te#!a Da+a% Pent!n&
T!da% +ent!n& Pent!n&
,idak mengakibatkan
konflik di kalangan
masyarakat( emda
maupun emerintah
usat
,idak mengubah atau
memodifikasi area yang
mempunyai keindahan
alami yang tinggi
di kalangan masyarakat(
emda maupun
emerin-tah usat
Mengubah atau
memodifikasi area yang
mempunyai keindahan
alami yang tinggi
2 #omponen lain yang
terkena dampak
,idak menimbulkan dampak
sekunder dan dampak
lanjutan lainnya yang jumlah
komponennya lebih atau
sama dengan komponen
lingkungan yang terkena
dampak primer
menimbulkan dampak
sekunder dan dampak
lanjutan lainnya yang
jumlah komponennya lebih
atau sama dengan
komponen lingkungan yang
terkena dampak primer
0 Sifat kumulatif dampak ,idak kumulatif +ersifat kumulatif( tidak
dapat diasimilasi oleh
lingkungan dan bersifat
sinergetik
6 +erbalik atau tidak
berbaliknya dampak
;apat dipulihkan ,idak dapat dipulihkan
Ta'el 2.1E. )#!te#!a Penentuan Da+a% Pent!n& )1+1nen (!"!%;)!!a
N1 (a%t1# Penentu
Da+a% Pent!n&
)#!te#!a Da+a% Pent!n&
T!da% Pent!n& Pent!n&
1 :umlah manusia yang
terkena dampak
enduduk di wilayah studi yang
terkena dampak O 0&P
enduduk di wilayah studi
yang terkena dampak M 0&PB
dan penduduk di luar wilayah
studi berpotensi terkena
dampak
" Luas 7ilayah
persebaran dampak
Luas tapak kegiatan dan
disekitar tapak kegiatan dengan
radius O 0&& m
Melebihi luas tapak kegiatan
dengan radius M 0&& m
1 Lama
berlangsungnya
;ampak yang terjadi
berlangsung pada O satu
;ampak yang terjadi
berlangsung pada M satu
&1
N1 (a%t1# Penentu
Da+a% Pent!n&
)#!te#!a Da+a% Pent!n&
T!da% Pent!n& Pent!n&
dampak dan
Intensitas dampak
tahapan kegiatan
erubahan pada sifat fisik
lingkungan tidak melampaui
baku mutu yang telah
ditetapkan
,idak mengakibatkan konflik
di kala ngan masyarakat(
pemkot maupun pemerintah
pusat
tahapan kegiatan
erubahan pada sifat fisik
lingkungan melampaui
baku mutu yang telah
ditetapkan
Mengakibatkan konflik di
kala ngan masyarakat(
pemkot maupun
pemerintah pusat
2 #omponen yang
terkena dampak
,idak menimbulkan dampak
lanjutan pada komponen lain
menimbulkan dampak lanjutan
pada komponen lain
0 Sifat #omulatif
;ampak
,idak komulatif #omulatif dalam waktu dan
ruang yang sama
6 +erbalik atau tidak
berbaliknya dampak
;apat berbalik tanpa melalui
pengelolaan
,idak dapat berbalik9dapat
berbalik setelah melalui
pengelolaan
Sumber! 'asil $nalisis ,im enyusun $M;$L
Ta'el 2.2<. )#!te#!a Penentuan Da+a% Pent!n& )1+1nen S1"e%'ud
N1 (a%t1# Penentu
Da+a% Pent!n&
)#!te#!a Da+a% Pent!n&
T!da% Pent!n& Pent!n&
1 :umlah manusia yang
terkena dampak
:umlah penduduk yang
mengalami perubahan struktur
ekonomi( sosial dan budaya
se)ara positif lebih besar
dibanding yang terkena
dampak negatif
:umlah penduduk yang
mengalami perubahan struktur
ekonomi( sosial dan budaya
se)ara positif lebih ke)il
dibanding yang terkena
dampak negatif
" Luas 7ilayah
persebaran dampak
,erpusat( berada di sekitar
lokasi kegiatan pembangunan
proyek
Menyebar minimal sampai
batas wilayah studi9 desa
lokasi proyek
1 Lama
berlangsungnya
dampak dan
Intensitas dampak
;ampak yang terjadi
berlangsung pada O satu
tahapan kegiatan
,idak ada wilayah yang
;ampak yang terjadi
berlangsung pada satu atau
lebih tahapan kegiatan
,erdapat wilayah yang
mengalami perubahan
&2
N1 (a%t1# Penentu
Da+a% Pent!n&
)#!te#!a Da+a% Pent!n&
T!da% Pent!n& Pent!n&
mengalami perubahan
mendasar dari struktur
ekonomi( sosial dan budaya
warganya
,idak merubah struktur
8#S>S+5; warga
,idak mengakibatkan konflik
se)ara vertikal maupun
horisontal
mendasar dari struktur
ekonomi( sosial dan budaya
warganya
merubah struktur
8#S>S+5; warga
Mengakibatkan konflik
se)ara vertikal maupun
horisontal
2 #omponen yang
terkena dampak
,idak menimbulkan perubahan
struktur 8#S>S+5; yang
negatif bagi masyarakat luas di
luar area proyek
menimbulkan perubahan
struktur 8#S>S+5; yang
negatif bagi masya rakat luas
di luar area proyek
0 Sifat #umulatif
;ampak
erubahan struktur
8#S>S+5; tidak bersifat
komulatif dalam jangka panjang
bagi masyarakat disekitar area
proyek
erubahan struktur
8#S>S+5; bersifat komulatif
dalam jangka panjang bagi
masyarakat disekitar area
proyek
6 +erbalik atau tidak
berbaliknya dampak
erubahan struktur
8#S>S+5; dapat men)apai
keseimbangan kembali
erubahan struktur
8#S>S+5; tidak dapat
men)apai keseimbangan
kembali
Su'e#A 'asil $nalisis ,im enyusun $M;$L
Ta'el 2.21. )#!te#!a Penentuan Da+a% Pent!n& )1+1nen )e"ehatan Ma"3a#a%at
N1 (a%t1# Penentu
Da+a% Pent!n&
)#!te#!a Da+a% Pent!n&
T!da% Pent!n& Pent!n&
1 :umlah manusia yang
terkena dampak
enduduk di wilayah studi yang
terkena dampak O 0&P
enduduk di wilayah studi
yang terkena dampak M0&PB
dan penduduk di luar wilayah
studi berpotensi terkena
dampak
" Luas 7ilayah
persebaran dampak
,erpusat( berada di sekitar
lokasi kegiatan pembangunan
proyek
Menyebar minimal sampai
batas wilayah studi9 desa
lokasi proyek
&3
N1 (a%t1# Penentu
Da+a% Pent!n&
)#!te#!a Da+a% Pent!n&
T!da% Pent!n& Pent!n&
1 Lama
berlangsungnya
dampak dan
Intensitas dampak
;ampak yang terjadi bersifat
sementara( tidak berlangsung
lama dan tidak menyebabkan
perubahan mendasar pada
kondisi kesehatan masyarakat
;ampak yang terjadi
berlangsung lama( sehingga
menyebabkan perubahan
mendasar pada kondisi
kesehatan masyarakat.
,erjadi lonjakan kasus
penyakit9kematian minimal "
kali dari kondisi normal
akibat kegiatan proyek
,erdapat kasus penyakit
yang dapat menimbulkan
kematian
2 #omponen yang
terkena dampak
,idak menimbulkan dampak
lanjutan pada komponen lain
menimbulkan dampak lanjutan
pada komponen lain
0 Sifat #omulatif
;ampak
,idak komulatif #omulatif dalam waktu dan
ruang yang sama
6 +erbalik atau tidak
berbaliknya dampak
;apat berbalik tanpa melalui
pengelola an
,idak dapat berbalik9dapat
berbalik setelah melalui
pengelolaan
Su'e#A 'asil $nalisis ,im enyusun $M;$L
Ta'el 2.22. )#!te#!a Penentuan Da+a% Pent!n& )1+1nen H!d#1l1&!
N1 (a%t1# Penentu
Da+a% Pent!n&
)#!te#!a Da+a% Pent!n&
T!da% Pent!n& Pent!n&
1 :umlah manusia yang
terkena dampak
enduduk di wilayah studi yang
terkena dampak O 0&P
enduduk di wilayah studi
yang terkena dampak M0&PB
dan penduduk di luar wilayah
studi berpotensi terkena
dampak
" Luas 7ilayah
persebaran dampak
,erpusat( berada di sekitar
lokasi kegiatan pembangunan
proyek
Menyebar minimal sampai
batas wilayah studi9 desa
lokasi proyek
1 Lama
berlangsungnya
dampak dan
;ampak yang terjadi
berlangsung pada O satu
tahapan kegiatan
;ampak yang terjadi
berlangsung lebih dari satu
tahapan kegiatan
&4
N1 (a%t1# Penentu
Da+a% Pent!n&
)#!te#!a Da+a% Pent!n&
T!da% Pent!n& Pent!n&
Intensitas dampak ,idak menyebabkan
perubahan yang mendasar
pada sistem drainase
Meskipun terjadi peningkatan
aliran permukaan( namun
tidak menga kibatkan
peningkatan frekuensi
kejadian banjir
menyebabkan perubahan
yang mendasar pada sistem
drainase
Menyebabkan peningkatan
aliran permukaan sehingga
akan mengakibatkan
kawasan akan sering9selalu
tergenang apabila hujan
2 #omponen yang
terkena dampak
,idak menimbulkan dampak
lanjutan pada komponen lain
menimbulkan dampak lanjutan
pada komponen lain
0 Sifat #omulatif
;ampak
,idak komulatif #omulatif dalam waktu dan
ruang yang sama
6 +erbalik atau tidak
berbaliknya dampak
;apat berbalik tanpa melalui
pengelolaan
,idak dapat berbalik9dapat
berbalik setelah melalui
pengelolaan
Ta'el 2.2$. )#!te#!a Penentuan Da+a% Pent!n& )1+1nen T#an"+1#ta"!
N1 (a%t1# Penentu
Da+a% Pent!n&
)#!te#!a Da+a% Pent!n&
T!da% Pent!n& Pent!n&
1 :umlah manusia yang
terkena dampak
enduduk di wilayah studi yang
terkena dampak O 0&P
enduduk di wilayah studi
yang terkena dampak M0&PB
" Luas 7ilayah
persebaran dampak
,erpusat( berada di sekitar
lokasi kegiatan pembangunan
proyek
Menyebar minimal sampai
batas wilayah studi9 desa9
jalan-jalan arteri di sekitar
lokasi proyek
1 Lama
berlangsungnya
dampak dan
Intensitas dampak
;ampak yang terjadi
berlangsung pada O satu
tahapan kegiatan
,idak menyebabkan
perubahan mendasar pada
sarana dan prasarana
transportasi
,idak menyebabkan
perubahan pada sarana
perjalanan
;ampak yang terjadi
berlangsung pada M satu
tahapan kegiatan
menyebabkan perubahan
mendasar pada sarana dan
prasarana transportasi
menyebabkan perubahan
pada sarana perjalanan t
&5
N1 (a%t1# Penentu
Da+a% Pent!n&
)#!te#!a Da+a% Pent!n&
T!da% Pent!n& Pent!n&
2 #omponen yang
terkena dampak
,idak menimbulkan dampak
lanjutan pada komponen lain
menimbulkan dampak lanjutan
pada komponen lain
0 Sifat #omulatif
;ampak
,idak komulatif #omulatif dalam waktu dan
ruang yang sama
6 +erbalik atau tidak
berbaliknya dampak
;apat berbalik tanpa melalui
pengelola an
,idak dapat berbalik9dapat
berbalik setelah melalui
pengelolaan
Su'e#A 'asil $nalisis ,im enyusun $M;$L
;ari " data yaitu data prakiraan pentingnya dampak berdasarkan 6 kriteria
berdasar pada No. "3 tahun 1444 yaitu skala -penting. dan , -tidak
penting. serta skala perubahan kualitas lingkungan yang diperoleh dengan
menggunakan metode formal dan non formal( yang disatukan dalam bentuk matrik
tipe Leopold dimana setiap kolom komponen kegiatan dan komponen lingkungan
akan diisikan skala besar dampak lingkungan -M. dan skala pentingnya dampak
-I..
Sebagai evaluasi akhir dampak kegiatan terhadap komponen lingkungan( apabila!
1. $pabila R 1 dan besar prakiraan dampak " berarti dampak besar dan
penting
2. $pabila R 1 dan besar prakiraan dampak 1 tetapi prakiraan pentingnya
dampak -. untuk jumlah manusia yang terkena dampak( maka dampak yang
terjadi merupakan dampak besar dan penting
3. $pabila " dan besar prakiraan dampak 1 dengan salah satu kriteria
dampak penting adalah jumlah manusia yang terkena dampak( maka dampak
merupakan dampak besar dan penting
4. $pabila 1 dan besar prakiraan dampak R 1 maka dampak merupakan
dampak besar dan penting
5. $pabila " dan besar prakiraan dampak " maka dampak merupakan
dampak besar dan penting
6. ;i luar hasil evaluasi tersebut( bukan merupakan dampak besar dan penting
6. METODE E?ALUASI DAMPA) PENTING
a. Telaahan Te#hada+ Da+a% Pent!n&
&6
,elaahan terhadap dampak penting akan dilakukan se)ara holistik( maksudnya dengan
telaahan yang bersifat holistik di sini( adalah telaahan se)ara totalitas terhadap beragam
dampak penting dengan kegiatan yang merupakan penyebab9sumber dampak. Semua
komponen lingkungan yang terkena dampak penting tersebut -baik positif maupun
negatif.( telaah sebagai satu kesatuan yang saling terkait dan saling mempengaruhi(
sehingga dapat diketahui sejauh mana pertimbangan dampak penting yang bersifat
positif( dengan yang bersifat negatif.
,elaahan se)ara holistik atas berbagai komponen lingkungan yang diprakirakan akan
terkena dampak penting diberikan dalam pedoman mengenai 5kuran ;ampak enting.
;ampak penting hasil evaluasi ini merupakan dampak penting yang akan dikelola. ;ari
hasil evaluasi dampak lingkungan ini pula akan diusulkan beberapa )ara
penanggulangan dampak untuk menghindari( mengurangi( memperbaiki atau
kompensasi terhadap setiap dampak yang merugikan dan dianggap penting. ;alam
penanggulangan dampak( masalah sosial ekonomi dan sosial budaya akan mendapat
perhatian utama.
'. Telaahan Se'a&a! Da"a# Pen&el1laan
5ntuk memudahkan penyusunan *en)ana engelolaan Lingkungan -*#L.( maka
telaahan dibuat sedemikian rupa( sehingga dapat dilihat dengan jelas!
1. 'ubungan sebab-akibat antara ren)ana kegiatan dan rona lingkungan awal dengan
dampak positif dan negatif yang diprakirakan akan timbul.
". %iri dari dampak penting yang timbul( seperti!
$pakah terdapat dampak penting( baik positif maupun negatif akan berlangsung
terus menerus selama kegiatan yang bersangkutan berlangsung
$pakah terdapat hubungan timbal-balik yang antagonis antara dampak yang satu
dengan dampak yang lain
+ilamana ambang batas dampak penting mulai dilampaui setelah ren)ana
kegiatan dilaksanakan( atau akan berlangsung terus menerus sejak masa pra
konstruksi sampai dengan masa pas)a konstruksi berakhir.
1. #esenjangan antara perubahan kondisi masyarakat yang diinginkan dan perubahan
kondisi masyarakat yang mungkin terjadi akibat ren)ana kegiatan. 5ntuk itu perlu
diketahui kondisi masyarakat yang akan terkena dampak negatif dan kondisi
masyarakat yang akan terkena dampak positif.
&$
2. Luas sebaran dapak penting! lokal( regional atau bahkan internasional yang melewati
batas Negara.
;ari matrik dampak besar dan penting dari ren)ana kegiatan( dapat dilakukan kajian
dampak se)ara holistik sehingga akan terlihat se)ara jelas karakteristik lingkungan yang
mengalami perubahan( agar dapat digunakan!
1. Sebagai arahan yang jelas komponen parameter lingkungan mana yang perlu
dikelola dan jenis kegiatan mana yang berpotensi menimbulkan dampak besar dan
penting sehingga perlu dikendalikan se)ara )ermat.
". Sebagai dasar dalam menentukan usaha-usaha apa yang diperlukan untuk menekan
dampak besar dan penting.
1. ;igunakan untuk mengevaluasi efektivitas biaya yang diren)anakan untuk
penanggulangan dampak.
2. engambil keputusan untuk menetapkan keputusannya.
'asil evaluasi dampak tersebut akan digunakan untuk menyusun suatu alternative
pengendalian dan pen)egahan dampak negatip dan pengembangan dampak positip
dalam ren)ana pengelolaan dan ren)ana pemantauan lingkungan -*#L9*L..
7. RENCANA PENGELOLAAN LING)UNGAN ,R)L. DAN RENCANA
PEMANTAUAN LING)UNGAN ,RPL.
$M;$L mempunyai filosofi dasar bahwa dampak lingkungan tidak mutlak terjadi jika ada
perhatian pada faktor lingkungan di tahap peren)anaan. $M;$L berlandaskan 1 -tiga.
prinsip( yaitu men)egah( meminimalisasi( dan mengendalikan.
) Men)egah dampak -avoidance. = bahwa suatu dampak dapat di)egah dengan
meran)ang( dari awal( kegiatan yang berwawasan lingkungan.
) Minimalisasi dampak -minimi'ation. = bahwa jika suatu dampak tidak dapat di)egah(
dampak tersebut dapat ditekan besaran dan9atau sebarannya.
) engendalian dan9atau kompensasi dampak -mitigation and9or )ompensation. =
bahwa jika suatu dampak tidak dapat di)egah dan tidak dapat diminimalisasi( dampak
tersebut dapat dikendalikan dengan pendekatan teknologi dan9atau pengelolaan yang
baik atau dengan pemberian kompensasi kepada mereka yang terkena dampak
tersebut.
+eberapa hal yang menjadi perhatian dalam membuat arahan *#L maupun *L adalah
harus terlihat dengan jelas hubungan sebab-akibat antara kegiatan dan rona lingkungan
awal dengan dampak positip dan negatip yang diprakirakan timbul( hubungan timbal balik
&%
yang antagonis antara dampak yang satu dengan dampak lainnya( maupun luasan
dampak yang terjadi apakah dalam skala lokal( regional atau nasional.
3/ 5ra,an #encana Pengelolaan 6ingkungan #K6$
;alam merumuskan ren)ana pengelolaan lingkungan( pertimbangan utama adalah
pengendalian sumber penyebab dampak agar dampak yang masuk ke dalam
lingkungan dapat di)egah atau dikurangi. ,indakan pen)egahan dan minimalisasi
dampak tersebut dapat dilakukan melalui aplikasi ilmu pengetahuan dan teknologi
serta perubahan sikap manusia yang terlibat dalam aktivitas ren)ana kegiatan.
5ntuk dampak sosial-ekonomi-budaya( tindakan pen)egahan dapat dilakukan
melalui pendekatan yang intensif kepada instansi yang terkait dan masyarakat yang
terkena dampak sedini mungkin( selanjutnya ren)ana pengelolaan lingkungan
dirumuskan untuk mengendalikan dampak yang masuk ke dalam lingkungan. Selain
itu( pertimbangan ekonomi selalu diperhatikan agar perhitungan biaya9manfaat
ekonomi masih tetap menguntungkan( dengan kata lain penanganan dampak masih
layak se)ara ekonomi
$rahan *#L pada kegiatan #onservasi antai %andidasa di #abupaten #arangasem
dilakukan dengan beberapa pendekatan yaitu!
1. endekatan teknologi
endekatan teknologi merupakan pendekatan dengan memanfaatkan teknologi
yang ada dalam melakukan pen)egahan( pengendalian dan penanggulangan
dampak. endekatan teknologi pada prinsipnya memusatkan perhatian pada
alternatif )ara-)ara teknologi apa saja yang tepat dan dapat digunakan se)ara
berhasil guna dan berdaya guna dalam menangani dampak lingkungan yang
ditimbulkan. ,eknologi yang dipergunakan tentunya harus disesuaikan dengan
dampak yang diperkirakan akan timbul
". endekatan sosial-ekonomi-budaya
endekatan sosial-ekonomi-budaya merupakan tahapan-tahapan yang ditempuh
dalam upaya men)egah( menanggulangi dan menangani dampak besar dan
penting yang terjadi terhadap lingkungan terutama lingkungan sosial-ekonomi-
budaya melalui tindakan-tindakan yang berlandaskan pada interaksi sosial dan
bantuan peran serta pemerintah. 5paya-upaya tersebut dilakukan untuk
mengurangi terjadinya gesekan antara masyarakat sekitar proyek dan
pemrakarsa proyek.
1. endekatan institusional
&&
endekatan institusional adalah pendekatan yang dilakukan melalui mekanisme
kerjasama antara kelembagaan baik kelembagaan pemerintah maupun swasta
yang akan ditempuh pemrakarsa dalam rangka menanggulangi dampak besar
dan penting terhadap lingkungan hidup. endekatan institusional dilakukan untuk
mendapatkan pengelolaan lingkungan yang lebih efektif dan efisien.
*#L pada dasarnya disusun dengan tujuan agar pihak-pihak yang berkepentingan
atas terlaksananya pengelolaan lingkungan mempunyai dokumen tertulis resmi yang
disepakati dan menjadi komitmen pelaksanaan pengendalian dampak di dalam
kegiatan #onservasi antai %andidasa di #abupaten #arangasem tersebut.
rogram pengelolaan dan pemantauan lingkungan hidup dibuat dalam bentuk tabel
dengan urutan sebagai berikut !
a. :enis ;ampak(
b. Sumber ;ampak(
). ,olok 5kur ;ampak(
d. arameter ;ampak(
e. ,ujuan engelolaan(
f. endekatan ,eknologi( endekatan Sosial-8konomi-+udaya( endekatan
Institusi(
g. Lokasi engelolaan(
h. eriode engelolaan(
i. Institusi engelolaan Lingkungan yang meliputi elaksana( engawas dan
elaporan.
+/ 5ra,an #encana Pemantauan 6ingkungan
*en)ana pemantauan lingkungan dilakukan untuk mengetahui perubahan lingkungan
yang terjadi setelah dilakukan pengelolaan lingkungan. Selain itu( *L digunakan
untuk mengetahui ada tidaknya penyimpangan kegiatan pengelolaan lingkungan.
;asar penentuan titik pantauan adalah titik-titik sumber pen)emar yang akan dikelola(
sehingga dapat dikatakan bahwa lokasi pemantauan sama dengan lokasi
pengelolaan lingkungan. +ila terjadi penyimpangan di lapangan maka haruslah
dilakukan mitigasi atau pengelolaan baru atau kegiatan dikembalikan seperti yang
tertuang pada dokumen *#L yang telah disahkan.
ada dasarnya kegiatan *L ini dilakukan setelah kegiatan pada *#L dilakukan.
$pabila terjadi penyimpangan maka dipertimbangkan upaya-upaya perbaikan berupa
mitigasi atau pengelolaan lebih lanjut. ;engan demikian dapat dipahami bahwa
pemantauan adalah alat managemen atau alat pengambilan keputusan. emantauan
1
sendiri bukanlah sasaran akhir tetapi merupakan masukan bagi pengambilan
keputusan pengelolaan lingkungan.
;alam pemantauan lingkungan perlu diperhatikan prinsip-prinsip pemantauan
sebagai berikut!
a. #omponen lingkungan yang dipantau adalah yang diperkirakan mengalami
perubahan mendasar atau terkena dampak penting negatip.
b. emantauan dapat dilakukan pada sumber penyebab dampak atau pada
komponen9parameter lingkungan yang terkena dampak. ;engan memantau
kedua hal tersebut maka dapat dinilai9 diuji efektivitas kegiatan pengelolaan
lingkungan.
). emantauan lingkungan harus layak se)ara ekonomi.
d. *an)angan manajemen pengumpulan data dan informasi dari aspek-aspek yang
perlu dipantau( yakni yang men)akup !
e. Lokasi pemantauan.
f. <rekuensi atau jangka waktu pemantauan.
g. Metode pengumpulan data dan informasi.
h. Metode analitik data
i. #elembagaan pemantau lingkungan atau instansi yang bertanggung-jawab
sebagai penyandang dana pemantauan
B.5. P#1&#a )e#0a
B.5.1. Uu
*en)ana kerja merupakan gambaran menyeluruh dan komprehensif usulan dari
konsultan dalam melaksanakan pekerjaan yang akan ditangani sesuai dengan
#erangka $)uan #erja -#$#. yang telah diberikan. ;alam ren)ana kerja ini akan
diuraikan urutan = urutan pekerjaan( konsep penanganan masalah( tanggung jawab
dan personil yang terlibat( pengerahan sarana maupun personil pendukung( s)hedule
pelaksanaan pekerjaan serta s)hedule personil. 5ntuk memudahkan dalam
pelaksanaan pekerjaan( maka harus disusun +agan $lir elaksanaan ekerjaan.
+agan $lir ini berisikan tahapan-tahapan pekerjaan yang akan dikerjakan( sehingga
dalam penyusunan jadwal pelaksanaan pekerjaan harus berpatokkan pada +agan
$lir elaksanaan ekerjaan tersebut.
B.5.2. Ren9ana )e#0a
11
*en)ana kerja ini disusun berdasarkan tahapan kegiatan sesuai dengan lingkup
pekerjaan sesuai dengan #$#. Se)ara garis besar ren)ana kerja pelaksanaan
pekerjaan diuraikan sebagai berikut !
A. Pen&u+ulan Data P#!e#
;alam usaha pengumpulan data primer penunjang pelaksanaan pekerjaan( ada
beberapa metode yang akan digunakan.
1. Su#:e! La+an&an
ada tahap ini( lebih ditekankan pengumpulan data dan investigasi pada data
primer untuk melengkapi data yang sudah ada dan memperbaruhinya.
S1"!al E%1n1!
;ata sosial ekonomi didapatkan dari proje)t area pada saat studi dilakukan
yang mempunyai fungsi unuk meninjau kesiapan penduduk untuk menerima
pembangunan yang diren)anakan. ;ata tersebut meliputi kependudukan(
mata pen)aharian( pendapatan penduduk( pendidikan dan #etata Negaraan
Tata Guna Tanah
;ata tata guna tanah diperlukan untuk mengetahui peruntukan lahan pada
ren)ana lokasi dan gambaran tentang tingkat perkembangan yang telah
di)apai di lingkungan proje)t area pada saat ini.
)e+endudu%an
;ata kependudukan sangat diperlukan untuk mengetahui potensi kebutuhan
sumber daya manusia pada saat ini dan kebutuhannya untuk usulan
pembangunan.
A"+e% L!n&%un&an dan Pe'an&unan
Sebagaimana telah ditetapkan poleh pemerintah yaitu pembangunan yang
harus berwawasan lingkungan( maka kegiatan survei lingkungan ditujukan
untuk memprediksi kemungkinan yang bisa mempengaruhi kualitas
lingkungan sebagaimana akibat adanya pembangunan.
engamatan lapangan yang dilakukan dalam rangka pengumpulan data
umumnya dalam kurun waktu yang singkat dan lebih ditujukan untuk
mengidentifikasi dampak potensial yang timbul. ,arget pelaksanaan ini dapat
di)apai melalui serangkaian kegiatan sebagai berikut !
Melaksanakan pengamatan se)ara umum terhadap lokasi proyek berikut
ren)ana tata letak kegiatan. +ila kegiatan sudah berjalan perlu dilakukan pula
pengamatan terhadap jalannya proses konstruksi dan limbah yang mungkin
dihasilkan.
12
Melakukan diskusi dengan pemrakarsa kegiatan perihal karakteristik ren)ana
kegiatan -misal( asal dan jumlah bahan baku yang akan digunakan(
rangkaian proses #onstruksi( jenis limbah yang dihasilkan( jumlah karyawan
yang diserap( ren)ana penanganan limbah dan lain-lain.. 5ntuk kegiatan
yang telah berjalan dapat diperoleh data dan informasi yang lebih rin)i.
engamatan se)ara umum terhadap kondisi bentang alam( perairan umum(
kondisi biologi( dan sosial ekonomi wilayah sekitar ren)ana kegiatan proyek.
7awan)ara singkat dengan tokoh-tokoh masyarakat sekitar ren)ana
kegiatan dan pejabat pemerintahan setempat perihal ren)ana kegiatan.
7awan)ara singkat ini diperlukan dalam rangka untuk memperoleh masukan
tentang hal-hal yang dipandang penting oleh masyarakat dan pemerintahan
setempat sehubungan dengan adanya ren)ana kegiatan9proyek.
;ata primer yang didapat merupakan hasil pengamatan di lapangan( dimana
data pengamatan berbagai komponen fisik kimia( biotis dan sosial( budaya(
ekonomi serta budaya yang diteliti merupakan gambaran kondisi saat studi
dilakukan.
edoman pengumpulan data dan analsis data disesuaikan dengan data yang
telah ditetapkan dalam keputusan Menteri Negara #ependudukan dan
Lingkungan 'idup -#L'. Nomor 0& #ep.Men. #L'96914/3 tanggal 2 :uni
14/3 tentang edoman enyusunan $M;$L.
a. ersonil Cang +ertugas !
,eam Leader
$hli Sumber ;aya $ir
$hli Lingkungan
b. 7aktu #egiatan !
;ilaksanakan pada +ulan #e-1
B. Pen&u+ulan Data Se%unde#
;ata sekunder diperoleh dari laporan-laporan yang ada kaitannya dengan studi yang
dimaksud yang disediakan oleh +adan elaksana royek( dan instasi - instansi
terkait yang meliputi #antor 7ilayah9;inas ekerjaan 5mum ropinsi +ali9Sub ;inas
engairan dan instansi terkait di ;aerah ,ingkat II( ;aerah ,ingkat I +ali -+appeda(
#antor Statistik dan instansi lainnya. dan ;epartemen pekerjaan 5mum9;irektorat
:enderal engairan -usbitbang pengairan( ;irektorat +ina rogram pengairan dan
;irektorat Sungai .. ;ata yang diperlukan sebagai penunjang proses pelaksanaan
13
studi adalah data pertanian( data demografi( data sosial ekonomi( data teknis
mengenai ren)ana pembangunan dan data penunjang yang lain.
a. ersonil Cang +ertugas !
,eam Leader
$hli Sumber ;aya $ir
$hli Lingkungan
b. 7aktu #egiatan !
;ilaksanakan pada +ulan #e-1
C. Ident!/!%a"! Da+a%
Identifikasi dampak dilakukan untuk mengetahui ada9tidaknya pengaruh suatu
kegiatan proyek terhadap lingkungan. ;alam penelitian ini akan digunakan metode
)he)list atau daftar uji sederhana( yang pada dasarnya digunakan untuk menetukan
komponen lingkungan mana yang akan terkena dampak terhadap komponen
tersebut( komponen - komponen yang tekena dampak diberi tanda K.
a. ersonil Cang +ertugas !
,eam Leader
$hli Sumber ;aya $ir
,eknik Sipil
$hli Sosial 8konomi dan +udaya
$hli Lingkungan
b. 7aktu #egiatan !
;ilaksanakan pada +ulan #e-1 hingga bulan ke -1
D. Met1de P#a%!#aan dan E:alua"! Da+a%
erkiraan dampak ditekankan pada pengaruh ren)ana kegiatan terhadap komponen
lingkungan baik fisik kimia( biotis maupun sosekbudkesmas. Metode perkiraan
dampak didasarkan pada #eputusan Menteri #ependudukan dan Lingkungan 'idup
-#L'. Nomor #ep.249men.#L'96914/3 tanggal 2 :uni 14/3 tentang edoman
enentuan ;ampak enting( didalam dampak penting dari suatu kegiatan ditentukan
oleh hal-hal sebagai berikut !
erkiraan dampak ditekankan pada pengaruh ren)ana kegiatan terhadap komponen
lingkungan baik fisik kimia( biotis maupun sosekbudkes. Metode perkiraan dampak
14
pada keputusan Menteri #ependudukan dan Lingkungan 'idup -#L'.( tentang
edoman enentuan ;ampak enting. ;idalam dampak penting dari suatu kegiatan
ditentukan oleh hal-hal sebagai berikut !
:umlah Manusia yang terkena dampak
Luas wilayah persebaran dampak
Lamanya dampak berlangsung
Intensitas ;ampak
+anyaknya komponen lingkungan lainnya yang akan terkena dampak
Sifat kumulatif dampak
+erbalik atau tidak berbaliknya dampak tersebut
+erdasarkan hal tersebut diatas maka metode perkiraan digunakan dalam studi ini
bersifata informal yaitu metode perkiraan dan profesional judgement berdasarkan
profesi yang dimiliki pakar. Selanjutnya hasil dari penggunaan metode tersebut
digambarkan dalam matrik sederhana yang menunjukan interaksi antara komponen
lingkungan yang terkena dampak.
$dapun evaluasi dampak didasarkan atas intensitas dampak serta derajat
pentingnya dampak yang terjadi. ;ari hasil penelitian tersebut akan dapat diketahui
komponen kegiatan mana yang menimbulkan dampak dan komponen lingkungan
mana yang terkena dampak paling besar. Selanjutnya dapat memberikan
rekomendasi ren)ana kegiatan yang akan dilaksanakan perlu adanya evaluasi
dampak se)ara holistik dengan menialai dampak yang terjadi terhadap semua
komponen lingkungan se)ara integrasi dan menyimpulkan pengaruh keberadaan
proyek tersebut.
a. ersonil Cang +ertugas !
,eam Leader
$hli ;esain9Struktur
$hli Lingkungan
b. 7aktu #egiatan !
;ilaksanakan pada +ulan #e-" sampai bulan ke 1
E. Pen3u"unan R)L dan RPL
*en)ana engelolan Lingkungan dan *en)ana emantauan Lingkungan hendaknya
disusun dengan memperhatikan pendekatan-pendekatan teknis( ekonomis dan
15
kelembagaan dengan menga)u pada hasil studi evaluasi lingkungan yang telah
dilakukan( sehingga dapat dirumuskan sebagai berikut !
1. Ren9ana Pen&el1laan L!n&%un&an ,R)L.
*#L hendaknya berisi ketentuan-ketentuan pokok pengelolaan dampak berdasarkan
hasil kajian terhadap lingkungan dan ditulis se)ara singkat dan jelas bersifat instruktif
dan berisi ketentuan antara lain !
:enis dampak yang harus dikelola
,ata )ara atau teknik pengolahannya
Lingkup tugas dan tanggung jawab
pemrakarsa dan instansi terkait
Sumber dana
2. Ren9ana Peantauan L!n&%un&an ,RPL.
*L hendaknya berii tentang ketentuan-ketentuan pokok pemantauan hasil
pelaksanaan *#L dan ditulis se)ara singkat dan jelas( dan bersifat instruktif serta
berisi !
#omponen lingkungan yang
dipantau
,ata )ara pemantauan yang
men)akup lokasi dan periode atau lamanya waktu pemantauan
Lingkup tugas dan tanggung
jawab pmerakarsa dan instansi terkait.
a. ersonil Cang +ertugas !
,eam Leader
$hli ;esain9Struktur
$hli Lingkungan
b. 7aktu #egiatan !
;ilaksanakan pada Minggu #e-1 dan #e-2 pada +ulan #e-0
(. Pen3u"unan La+1#an
4.1. Jen!" dan Julah
#onsultan memahami bahwa produk dari pelaksanaan pekerjaan ini adalah
beberapa jenis laporan yang disusun dan diserahkan selama masa kontrak.
Sesuai dengan #$# maka #onsultan harus menyerahkan beberapa jenis laporan
16
dan jumlah sesuai dengan tertuang di #$# ke Satuan #erja( meliputi !
1$
1%
B.6. A+#e"!a"! dan In1:a"!
A. Telaahan Te#hada+ Da+a% Pent!n&
$da sebelas dampak penting yang bersifat negatif dan positif yang ditelaah dalam
uraian berikut( yang merupakan dampak dari kegiatan proyek terhadap lingkungan.
$dapun kesebelas dampak penting tersebut adalah sebagai berikut !
1. Menurunnya kualitas udara
". ,erganggunya aliran air sungai
1. Menurunnya kualitas air
2. Menurunnya flora dan fauna darat
0. ,erganggunya flora dan fauna air
6. Meningkatnya komunitas flora dan fauna air
3. ,imbulnya keresahan masyarakat
/. 'ilangnya mata pen)aharian penduduk
4. ,erganggunya kawasan su)i
1&. ,erjadinya ke)elakaan kerja
11. ,erjadinya kesehatan masyarakat
1. Menu#unn3a %ual!ta" uda#a
ada kegiatan #onservasi antai %andidasa ;i #abupaten #arangasem akan
mengakibatkan terjadinya peningkatan debu dari angkutan barang timbunan yang
dipindahkan dari Duary ke tempat konstruksi. eningkatan aktivitas angkutan
material ini akan mengakibatkan teremisinya debu ke atmosfer. 8misi gas lain
dari kendaraan pengangkutnya untuk kendaraan dengan bahan bakar solar yang
terbesar adalah gas N>" dan S>"-nya( sedangkan untuk kendaraan berbahan
bakar bensin emisi gas buangnya sebagian besar adalah '% dan %>.
#onsentrasi gas-gas ini akan meningkat dengan semakin besarnya beban yang
diterima kendaraan dan ma)am operasional mesin kendaraannya. +erdasarkan
besarnya nilai yang diemisikan oleh kendaraan proyek maka besaran dampaknya
dapat dikatagorikan besar.
,erjadinya penurunnya terhadap kualitas udara yang berasal dari kegiatan
pembangunan pengaman pantai utama ini akan terjadi sepanjang jalur
transportasi sementara yang dibangun di sekitar sungai dan selama masa
konstruksi. Masyarakat yang terkena dampak hanya terbatas pada yang bekerja
di proyek yang men)apai ratusan. #arena lokasi pengaman pantai jauh dari
pemukiman dan kondisi sekelilingnya masih sangat alami dan asri. Meskipun
demikian( khusus untuk komponen debu yang bila kegiatan proyek dilakukan
1&
pada musim kemarau( maka akan dapat beterbangan )ukup jauh ke daerah
pemukiman penduduk sehingga kesehatan masyarakat akan terganggu terutama
infeksi pada saluran pernafasan atas.
2. Menu#unn3a )ual!ta" A!#
Menurunnya kualitas air pada kegiatan pembersihan dan pematangan lahan serta
pada kegiatan pembangunan di sekitar pantai terutama akan terjadi pada air laut
yaitu kualitas air laut mengingat ditapak proyek dan sekitarnya adalah badan
pantai. ;ampak yang terjadi merupakan dampak turunan atau dampak tidak
langsung. Sebelum mengenai komponen lingkungan kualitas air terlebih dahulu
akan mengenai komponen lingkungan tanah dan hidrologi. #omponen lingkungan
tanah yang terkena dampak adalah berupa peningkatan erosi tanah yang
akhirnya diteruskan oleh limpasan air permukaan -run off. hasil erosi ke perairan
laut.
#egiatan pembersihan dan pematangan lahan yang meliputi kegiatan
pembersihan vegetasi dan bangunan( pengupasan lapisan permukaan serta
pengurugan lahan untuk pembangunan di lokasi kegiatan. #egiatan ini akan
menyebabkan adanya lahan yang terbuka dan adanya timbunan tanah yang
belum terlindungi yang akan mudah tererosi apabila turun hujan. $gregat dan
partikel tanah yang terlepas pada kegiatan ini akan terangkut oleh air hujan
yang mengalir dipermukaan akan masuk ke perairan pantai roses
pengangkutan agregat dan partikel tanah ini dapat meningkatkan nilai kekeruhan
dan kandungan padatan tersuspensi( pelumpuran dan pendangkalan sungai
termasuk menurunnya kualitas air sungai. ;isamping itu tingkat dekomposisi
kimia yang dibawa bersama-sama dengan material tanah akan dapat
meningkatkan +>; dan %>; dan menurunkan kadar oksigen terlarut -;>. pada
perairan disepanjang alirannya.
Intensitas dampak juga diprakirakan ke)il sebagai akibat sifat air laut yang
mengalir dan sangat dinamis. Intensitas dampak berlangsung selama kegiatan
konstruksi. Namun dampak ikutannya dapat terjadi pada komponen lingkungan
lainnya yaitu flora dan fauna air.
$. Menu#unn3a /l1#a dan /auna da#at
ada tahap konstruksi( kegiatan pembersihan dan pematangan lahan yang akan
mengawali pembangunan meliputi pembersihan lokasi pantai dan sepanjang
ren)ana konervasi dari berbagai jenis tumbuhan yang akan menurunkan
11
keberadaan flora dan fauna darat. +esarnya dampak berupa hilangnya berbagai
jenis flora darat pada berbagai tingkatan pertumbuhan yang ada baik pada strata
pohon dan strata tiang vegetasi tak stabil( walaupun strata anakan tergolong
stabil. $dapun kondisi lingkungan awal( se)ara umum flora daratnya dapat
dikelompokkan menjadi tanaman budidaya pertanian dan vegetasi sempadan
sungai.
$danya kegiatan penebangan pohon pada tapak proyek yang teridentifikasi pada
lingkungan yang asri serta memiliki keanekaragaman tanaman yang tinggi(
sehingga dampaknya tergolong besar dan penting. Se)ara ekologis( nampaknya
jenis flora penyusun ekosistem -ekosistim alami. pada tapak proyek relatif sama
dengan jenis flora penyusun ekosistem disekitarnya. Sehingga berkurangnya
populasi tegakan di areal ren)ana tapak kegiatan tidak akan berpengaruh nyata
terhadap keberadaan habitat fauna. Namun prakiraan dampak ini akan dapat
diantisipasi dengan proses penataan penanaman menjelang akhir tahap
konstruksi( sehingga dampak yang akan terjadi tidak akumulatif( serta bersifat
berbalik
+ermigrasinya fauna darat akan terjadi saat dilakukan kegiatan penebangan
tanaman. emakaian alat bantu mekanik pada saat penebangan akan
menimbulkan kebisingan dari pengoperasian alat berat( mobil )rane( eN)avator(
truk molen yang dapat menimbulkan kebisingan pun)ak men)apai /0 d+. yang
berdampak terhadap kenyamanan fauna khususnya burung( sehingga proses
migrasi akan terjadi. Migrasi fauna hanya akan terjadi ke tempat terdekat9O"&& m
disekitarnya( mengingat daerah sekitarnya mempunyai kondisi ekosistem yang
sama dan bahkan mengarah ke lebih baik. ;ari hasil pengamatan lapang tidak
ada teridentifikasi fauna langka.
4. Te#&an&&un3a /l1#a dan /auna a!#
#egiatan pembersihan dan pematangan lahan kemudian kegiatan pembangunan
jaringan distribusi( akan banyak melakukan pembongkaran terhadap lapisan
tanah sehingga )e)erannya akan menurunkan kualitas air laut yang selanjutnya
mengganggu flora dan fauna air sungai yang ada.
+esarnya dampak kegiatan konstruksi di tapak proyek berpotensi menimbulkan
terjadinya erosi tanah yang mengarah ke perairan sungai. Selanjutnya flora dan
fauna air terganggu. ;ampak yang ditimbulkan terjadi pada tahap kontruksi
hingga awal tahap pas)a konstruksi. Selama itu kondisi plankton( benthos dan
ikan akan mengalami tekanan.
111
5. Men!n&%atn3a %1un!ta" /l1#a dan /auna a!#
Setelah jaringan nantinya berfungsi maka ter)ipta suatu ekosistem perairan
dengan tipe tergenang dari yang tadinya jenis air mengalir ;engan demikian(
plankton yang biasanya sulit berkembang karena belum sempat tumbuh sudah
terlanjur hanyut ke hilir. ;engan tipe tergenang ini maka plankton memiliki
kesempatan besar untuk tumbuh dan berkembang( sehingga bukan hanya
jenisnya yang bertambah tetapi kelimpahannya juga meningkat. 'al ini memberi
implikasi terhadap bertambahnya ketersediaan makanan bagi benih-benih ikan.
$kibatnya biota lain juga turut berkembang di lokasi tersebut. ;engan kata lain
adanya air yang tergenang ini mema)u pertambahan jenis dan kelimpahan biota
lain sehingga kondisi ekosistem pantai menjadi komplit. Semua trofik level
ekologi perairan berkembang. rodusen perairan yang berkembang baik( akan
mengakibatkan level konsumennya berkembang sejalan dengan waktu untuk
membentuk kesetimbangan yang dinamis.
6. T!'uln3a %e#e"ahan a"3a#a%at
*en)ana kegiatan pembangunan ini( menimbulkan banyak pertanyaan di
masyarakat sekitarnya. #egiatan sosialisasi diperkirakan dapat menimbulkan
dampak berupa sikap dan persepsi negatif masyarakat terhadap ren)ana proyek.
'al ini dapat terjadi apabila sosialisasi proyek tidak dilakukan dengan baik.
Masyarakat tidak mendapatkan informasi yang baik dan benar tentang ren)ana
kegiatan yang akan dilakukan. Selama ini masyarakat belum jelas tahu proyek
apa sebenarnya yang akan diren)anakan dibangun( di mana tempat yang pasti
proyek tersebut dibangun( apa yang akan terjadi kemudian dengan para pemilik
lahan dan keluarga-keluarga yang tinggal dilokasi.
ersepsi dan sikap negatif masyarakat terhadap ren)ana pembangunan dapat
terjadi karena masyarakat tidak mendapat informasi yang baik( benar( dan
memadai. Maka dari itu pada tahap prakonstruksi kegiatan sosialisasi menjadi
bagian yang sangat penting dalam kegiatan ini. Masyarakat perlu mengetahui
tentang site plan dari ren)ana kegiatan( kepastian luas lahan yang diperlukan(
jumlah dan kualifikasi tenaga kerja yang diperlukan dan dampak apa yang
mungkin timbul sebagai akibat kegiatan ren)ana proyek -baik dampak positif
maupun dampak negatif.( ren)ana penggunaan tenaga kerja dan sebagainya
se)ara detail dan intensif.
#egiatan pas)a konstruksi berupa pemeliharaan jaringan distribusi( maka dalam
hal penggunaan air sungai dan mata air untuk berbagai kepentingan serta dalam
112
pembagian hasil retribusi( maka kalau tidak terkelola dengan baik akan
berpeluang terjadinya keresahan bahkan konflik( disamping itu pembagian air
yang tidak sesuai dengan harapan masyarakat juga akan memi)u terganggunya
keamanan dan ketertiban masyarakat khususnya penduduk yang berada di
sekitar lokasi hingga ke hilir.
7. Te#0ad!n3a )e9ela%aan )e#0a
embersihan dan pematangan lahan kemudian kegiatan pembangunan
bangunan utama dan kegiatan pembangunan sarana dan prasarana akan
menimbulkan dampak terhadap keselamatan dan kesehatan kerja. #ondisi lahan
yang amat terjal( kemudian banyaknya pohon baik besar maupun ke)il yang akan
ditebang( berpeluang terjadinya ke)elakaan kerja.
,enaga kerja yang dipergunakan dalam pembangunan ini men)apai puluhan.
+anyaknya pekerja yang beroperasi dalam waktu bersamaan bila tidak diatur
dengan baik dan bila mereka tidak mengindahkan aturan-aturan keselamatan
kerja( maka peluang terjadinya ke)elakaan kerja semakin tinggi.
+erdasarkan kriteria ukuran dampak penting maka jumlah manusia yang terkena
dampak oleh kegiatan pembersihan dan pematangan lahan adalah para pekerja
yang mengerjakan kegiatan itu. Luas wilayah persebaran dampak hanya di lokasi
kegiatan atau lahan yang dibuka dengan intensitas ringan( dan dampak yang
timbul bersifat sementara( hanya selama kegiatan pembersihan lahan
berlangsung. #omponen lingkungan lain yang ikut terkena dampak adalah
kualitas udara( estetika( flora dan fauna darat( kualitas air sungai. ;ampak tidak
bersifat kumulatif dan berbalik ketika kegiatan pembersihan lahan berakhir.
embangunan diprakirakan dapat menimbulkan dampak terhadap kesehatan
masyarakat khususnya kesehatan pekerja. ;ampak ini kemungkinan timbul
karena banyaknya alat berat yang digunakan serta tingginya resiko pekerjaan di
lokasi-lokasi yang sulit.
B. Telaah Se'a&a! Da"a# Pen&el1laan
+erdasarkan hasil evaluasi dampak penting( komponen lingkungan yang terkena
dampak penting adalah sebagai berikut !
1. ;ampak komponen lingkungan fisik
Menurunnya kualitas udara
,erganggunya aliran air sungai
Menurunnya #ualitas $ir
113
". ;ampak komponen biologi
Menurunnya flora dan fauna darat
,erganggunya flora dan fauna air
Meningkatnya komunitas flora dan fauna air
1. ;ampak pada komponen lingkungan sosial ekonomi dan budaya
,imbulnya #eresahan Masyarakat
'ilangnya mata pen)aharian penduduk
,erganggunya #awasan Su)i
2. ;ampak pada komponen lingkungan kesehatan masyarakat
,erjadinya #e)elakaan kerja
,erjadinya ke)elakaan masyarakat
$rahan pengelolaan lingkungan yang dapat dilakukan sebagai upaya untuk
mengurangi atau meminimalkan dampak penting yang terjadi adalah sebagai berikut !
1. engelolaan terhadap menurunnya kualitas udara
#egiatan yang menimbulkan menurunnya kualitas udara adalah adanya Eat
pen)emaran berupa debu dan gas-gas pen)emar pada kegiatan pengoperasian alat-
alat berat. 5ntuk mengurangi atau meminimalkan dampak negatip yang terjadi dapat
dilakukan dengan )ara !
Melakukan penyiraman jalan-jalan kerja se)ara berkala
emberian biaya perawatan9pengobatan kepada masyarakat yang sakit sebagai
akibat terpapar oleh debu dan gas pen)emar.
". engelolaan terhadap terganggunya aliran air laut
,erganggunya aliran air laut akan terjadi pada kegiatan pembersihan lahan dan
pembangunan konstruksi. 5ntuk mengurangi atau meminimalkan dampak penting
yang terjadi dapat dilakukan upaya-upaya pengelolaan sebagai berikut !
Men)egah terjadinya erosi ataupun longsor dari tebing-tebing pantai agar tidak
menutup jalan air
1. engelolaan terhadap menurunnya #ualitas $ir
114
#ualitas air yang mengalami penurunan adalah kualitas air laut yang terjadi pada
kegiatan pembersihan lahan dan pembangunan. 5ntuk mengurangi dampak negatip
yang timbul dapat dilakukan upaya-upaya sebagai berikut !
emasangan penutup bak kendaraan pengangkut tanah di sekitar lokasi untuk
men)egah ))erannya yang masuk ke perairan laut
Men)egah terjadinya erosi ataupun longsor dari tebing-tebing sungai agar tidak
masuk ke badan air laut
2. engelolaan terhadap menurunnya flora dan fauna darat
#egiatan pembersihan dan pematangan lahan yang akan mengawali pembangunan
meliputi pembersihan lokasi dari berbagai jenis tumbuhan yang akan menurunkan
keberadaan flora dan fauna darat. 5ntuk meminimalkan dampak penting yang terjadi
tersebut dapat dilakukan upaya-upaya pengelolaan sebagai berikut !
Menyisakan vegetasi-vegetasi yang tidak terkena genangan
Menanam kembali jenis-jenis vegetasi yang hilang setelah fase pembangunan
selesai
Meminimalkan gangguan di tempat-tempat lain sekitar lokasi sebagai tempat
hijrah sementara begi satwa-satwa yang ada di lokasi
0. engelolaan terhadap terganggunya flora dan fauna air
#egiatan pembersihan dan pematangan lahan kemudian kegiatan pembangunan
konstruksi serta pembangunan sarana dan prasarana( akan banyak melakukan
pembongkaran terhadap lapisan tanah sehingga )e)erannya akan menurunkan
kualitas air laut yang selanjutnya mengganggu flora dan fauna air laut yang ada.
5ntuk mengurangi dan meminimalkan dampak negatip penting yang timbul dapat
dilakukan upaya-upaya sebagai beikut !
emasangan penutup bak kendaraan pengangkut tanah di sekitar lokasi untuk
men)egah )e)erannya yang masuk ke perairan laut.
Men)egah terjadinya erosi ataupun longsor dari tebing-tebing pantai agar tidak
masuk ke badan air laut.
6. engelolaan terhadap meningkatnya komunitas flora dan fauna air
$danya air yang tergenang setelah fase pemeliharaan ini akan mema)u
pertambahan jenis dan kelimpahan biota lain sehingga kondisi ekosistem perairan
pantai menjadi komplit. Semua trofik level ekologi perairan berkembang. 5ntuk
115
meningkatkan dampak positif penting yang timbul dapat dilakukan upaya-upaya
sebagai beikut !
Melakukan monitoring kualitas air se)ara berkala di perairan pantai
3. engelolaan terhadap timbulnya keresahan masyarakat
$danya sikap dan persepsi negatif masyarakat disebabkan oleh beberapa kegiatan
antara lain B kegiatan pengadaan lahan( sosialisasi ren)ana kegiatanB perekrutan
tenaga kerja baik pada tahap konstruksi maupun pada tahap operasional. *en)ana
kegiatan pembangunan( menimbulkan banyak pertanyaan di masyarakat. 5ntuk
mengurangi dan meminimalkan dampak negatip yang timbul dapat dilakukan upaya-
upaya sebagai beikut !
Mengadakan sosialisasi se)ara terus menerus tentang ren)ana usaha dan9atau
kegiatan kepada masyarakat khususnya masyarakat yang terkena dampak
Mengutamakan tenaga kerja setempat( khususnya masyarakat yang lahannya
dibebaskan9masyarakat yang kehilangan mata pen)ahariannya baik pada tahap
konstruksi maupun pada tahap operasional
Menjalin kerjasama dan hubungan baik dengan semua instansi-instansi setempat.
Menyediakan dana untuk kegiatan %ommunity ;evelopment yang memadai untuk
pemberdayaan masyarakat desa sekitar.
/. engelolaan terhadap terjadinya ke)elakaan kerja
,erjadinya ke)elakaan kerja pada tahap konstruksi yang mana kondisi lahan yang
amat terjal( kemudian banyaknya pohon baik besar maupun ke)il yang akan
ditebang( berpeluang terjadinya ke)elakaan kerja. 5paya men)egah terjadinya
ke)elakaan kerja antara lain !
ekerja wajib menggunakan helm untuk melindungi kepala dari benturan benda
keras.
enggunaan masker pelindung muka dan mata wajib bagi para pekerja untuk
menghindari iritasi dan )edera pada mata.
ekerja harus menggunakan alat-alat keselamatan lainnya sesuai dengan
standard operating procedure -S>..
C. Re%1enda"! Pen!la!an )ela3a%an L!n&%un&an
5ntuk menetapkan rekomendasi penilaian kelayakan lingkungan dapat dilakukan
melalui empat pendekatan yaitu! -1. pendekatan tata ruang( -". pendekatan teknologi
116
pengelolaan lingkungan( -1. pendekatan manfaat( dan -2. pendekatan persetujuan
masyarakat.
Pende%atan tata #uan&. +erdasarkan eraturan emerintah rovinsi +ali Nomor 1
,ahun "&&0 tentang ren)ana tata ruang wilayah rovinsi +ali( bahwa pembangunan
pengaman pantai ini tidak bertentangan dengan *,*7 rovinsi +ali.
Pende%atan te%n1l1&! +en&el1laan l!n&%un&an. Se)ara umum dapat dikatakan
bahwa pembangunan apapun jenisnya( akan memberikan dampak baik positif
maupun negatif( tidak terke)uali hal yang sama akan terjadi pada pembangunan ini.
$danya dampak negatif yang akan terjadi harus diantisipasi sedini mungkin dan
dapat di)arikan upaya pengelolaannya agar dampak negatif yang terjadi dapat
ditekan seminimal mungkin( sedangkan dampak positifnya dapat dikembangkan
semaksimal mungkin agar dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi
masyarakat di sekitar.
Pende%atan an/aat. *en)ana pembangunan ini merupakan proyek yang sangat
penting dan strategis serta untuk kepentingan rakyat banyak( karena menghasilkan
berbagai manfaat dalam jangka pendek dan jangka panjang. Nilai manfaat lebih
banyak dibandingkan dengan dampak negatif yang terjadi. Nilai manfaat adalah
sebagai berikut !
Lebih tersedianya sumber air bagi kebutuhan air minum masyarakat.
Meningkatkan pengembangan pemanfaatan mata air untuk kemudian
dimanfaatkan bagi aktivitas masyarakat dan lingkungan.
Pende%atan +e#"etu0uan a"3a#a%at. ;ari hasil studi( masyarakat umum( tokoh-
tokoh masyarakat( dan pemilik lahan di sekitar lokasi ren)ana pembangunan
endekatan-pendekatan tersebut akan dituangkan dalam ren)ana pengelolaan dan
pemantauan lingkungan yang wajib diikuti oleh pemrakarsa( sehingga masyarakat
dapat menerima keberadaan proyek.
;engan memperhatikan hasil analisis dari pendekatan tata ruang( pendekatan
teknologi pengelolaan lingkungan( pendekatan manfaat( dan pendekatan persetujuan
masyarakat( maka se)ara umum semua dampak-dampak negative yang dapat terjadi
terhadap lingkungan di sekitar dapat dikelola dengan baik. engelolan tersebut
intinya adalah sosialisasi se)ara jelas terhadap aspek so)ial budaya dan ganti rugi
lahan penduduk sesuai kesepakatan. >leh karenanya( ren)ana pembangunan ini
layak dari segi lingkungan.
11$
C. JAD-AL PELA)SANAAN PE)ERJAAN
C.1. Uu
#onsultan dalam melaksanakan pekerjaan konsultan akan menyusun jadwal
pelaksanaan pekerjaan berdasarkan lingkup pekerjaan dan waktu pelasanaan
pekerjaan. 'al ini dimaksudkan untuk mendapatkan hasil pekerjaan yang sesuai
dengan mutu pekerjaan yang diharapkan #$# dan dengan waktu yang tersedia serta
kelan)aran serta terkoordinasinya pelaksanaan pekerjaan. :adwal pelaksanaan
pekerjaan menyangkut urutan dan jenis kegiatan yang akan dilaksanakan dengan
alokasi waktu yang disediakan.
C.2. Jad@al Pela%"anaan Pe%e#0aan
Sesuai dengan #erangka $)uan #erja( alokasi waktu untuk pelaksanaan pekerjaan ini
adalah selama 0 -lima. bulan atau 10& -seratus lima puluh. hari kalender. $gar
pelaksanaan pekerjaan ini tepat waktu maka dibutuhkan jadwal pelaksanaan yang
disusun se)ara )ermat. :adwal pelaksanaan pekerjaan merupakan jadwal yang
mengatur kapan suatu kegiatan harus dilaksanakan dan harus selesai sehingga waktu
pelaksanaan yang diberikan dapat ter)apai dengan tidak mengurangi mutu teknisnya.
:adwal pelaksanaan pekerjaan ini harus sesuai dengan bagan alir pelaksanaan
pekerjaan dan item-item pekerjaan sesuai dengan yang disyaratkan dalam #$#.
:adwal pelaksanaan pekerjaan ini dibuat untuk menyesuaikan antara kegiatan yang
harus dilakukan dengan waktu pelaksanaan yang disediakan( sehingga pengalokasian
waktu untuk masing-masing kegiatan menjadi jelas. :adwal elaksanaan ekerjaan
-,erlampir..
11%
1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4
I Persiapan
1 Administrasi dan oordinasi
2 !o"ilisasi personil dan peralatan
# $en%&s&nan !etodologi dan 'en(ana er)a
II Pengumpulan Data
1 $eng&mp&lan *ata +ek&nder
2 ,rientasi Lapangan A-al
# +osialisasi $eker)aan
(!edia .etak, $apan $eng&m&man dan +osialisasi di Lapangan)
III Penyusunan KA AMDAL
1 $en%&s&nan A A!*AL
2 $em"a/asan A A!*AL
# $enetapan A A!*AL
IV Pekerjaan Survei Lapangan
1 +&r0ei Aspek 1isik - imia dan 2iologi
2 +&r0ei Aspek +osial 3konomi dan 2&da%a
# +&r0ei Aspek 4ata 5&na la/an
6 +&r0e% +arana dan $rasarana 7m&m
IV Pekerjaan Kajian dan Analisis
1 $enent&an 'ona Lingk&ngan A-al
2 $en%&s&nan 8denti9ikasi *ampak
# $rakiraan dan 30al&asi *ampak
6 $er&m&san 'en(ana $engelolaan Lingk&ngan ('L)
5 $er&m&san 'en(ana $emanta&an Lingk&ngan ('$L)
: $en%&s&nan A!*AL
V Pelapran dan Pem!a"asan
5.1 $elaporan ;
1 Laporan $enda/&l&an
2 Laporan 2&lanan
# Laporan Antara
6 Laporan Ak/ir A-AN*AL
5 Laporan Ak/ir AN*AL
: Laporan Ak/ir 'L < '$L =
5 'ingkasan 3ksek&ti9
: >ard *isk 3ksternal =
5.2 $em"a/asan dengan ,!8+8 A!*AL
1 +osialisasi ?
2 $em"a/asan onsep A AN*AL ?
# $em"a/asan onsep AN*AL, 'L < '$L ?
#A$%L
&AD'AL P%LAKSA(AA( P%K%)&AA(
I II III (* +)AIA( K%,IA#A( V
'AK#+ P%LAKSA(AA( - $+LA( K% .
IV Keterangan
11&
D. )OMPOSISI TIM dan PENUGASAN
D.1. Uu
;alam bab ini diuraikan bagan organisasi pengguna jasa( penyedia jasa( struktur
organisasi( komposisi tim dan penugasaannya yang menggambarkan hubungan
koordinasi antara pengguna jasa dan penyedia jasa serta masing-masing ,im
#onsultan. ;alam struktur organisasi pelaksana pekerjaan yang melibatkan
beberapa tenaga profesional( tenaga sub profesional dan tenaga penunjang
dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing sesuai dengan bidang
keahliannya. 5ntuk memperjelas alur koordinasi dalam pelaksanaan pekerjaan ini(
maka dibuat bagan organisasi pelaksana agar pelaksanaan pekerjaan berjalan
sesuai #$#. ;isamping itu konsultan juga menyadari adanya mekanisme kontrol
terhadap proses dan hasil dari pekerjaan konsultan.
D.2. Ba&an O#&an!"a"! dan O#&an!"a"! Pela%"ana
D.2.1. STRU)TUR ORGANISASI PENGGUNA JASA
+erdasarkan dasar hukum yang ter)antum dalam dokumen kontrak maka
pelaksana kegiatan didukung oleh direksi pekerjaan akan mengontrol dan
mengevaluasi mutu seluruh proses pelaksanaan kegiatan dan produk yang akan
diserahkan.
+erikut disampaikan struktur organisasi engguna :asa yang terkait langsung
dengan pekerjaan.
1. #uasa engguna $nggaran ! #epala +alai 7ilayah Sungai +ali -
enida
- Ir. I ?usti Ngurah *aka( Msi ..
". engguna :asa ! ejabat embuat #omitmen
1. +endahara engeluaran ! ,o be name
2. ejabat enguji dan enerbit SM ! ,o be name
0. elaksana $dministrasi ! ,o be name
6. elaksana ,eknik ! ,o be name
151
3. ;ireksi ekerjaan ! ,o be name
/. ,im ,eknis ekerjaan !
1. ,o be name
". ,o be name
Struktur >rganisasi engguna :asa dalam hal ini adalah Satuan #erja +alai 7ilayah
Sungai +ali - enida se)ara lengkap disajikan pada ?ambar berikut ini.
152
F
?ambar Struktur >rganisasi engguna :asa
D.2.2. STRU)TUR ORGANISASI PENYEDIA JASA
;alam melaksanakan suatu pekerjaan diperlukan metode kerja dan ren)ana kerja
serta organisasi kerja yang efisien( sistematis dan sederhana( sehingga akan
menghasilkan suatu produk kerja yang baik( tepat waktu dan tepat mutu.
>rganisasi enyedia :asa -,im #onsultan. disusun berdasarkan ma)am pekerjaan
dan waktu yang sudah dijelaskan di dalam #erangka $)uan #erja -#$#.. ,im yang
bekerja didukung sepenuhnya oleh semua tingkat fungsional dari perusahaan
konsultan.
153
BENDAHARA PENGELUARAN
To be name
PENGUJI SPM
To be name
PPK
To be name
I#. I Gu"t! N&u#ah Ra%a* M"!
KEPALA SATUAN KERJA BWS BALI -
PENIDA
To be name
PELAKSANA TEKNIK
PELAKSANA ADMINISTRASI
To be name
DIREKSI PEKERJAAN
To be name
TIM TEKNIS PEKERJAAN
To be name
To be name
Struktur organisasi enyedia :asa merupakan ,im #onsultan yang diketuai oleh
,eam Leader yang bertanggung jawab penuh terhadap seluruh hasil atau produk dari
pekerjaan.
D.2.$. STRU)TUR ORGANISASI HUBUNGAN )ERJA ANTARA PENGGUNA JASA DAN
PENYEDIA JASA
;alam pelaksanaan pekerjaan ini faktor efektifitas dan efisiensi dalam hubungan
kerja antara pihak engguna :asa dan pihak enyedia :asa -#onsultan. se)ara tidak
langsung sangat mempengaruhi hasil akhir pekerjaan tersebut.
>leh karena itu koordinasi melalui tata laksana struktur organisasi antara engguna
:asa dan enyedia :asa -#onsultan. adalah sangat penting.
'ubungan kerja antara engguna :asa dengan enyedia :asa -#onsultan. dalam
pelaksanaan pekerjaan ini adalah sebagai berikut !
engguna :asa memberi informasi dan petunjuk-petunjuk yang berguna untuk
pelaksanaan pekerjaan.
enyedia :asa adalah ,im #onsultan sebagai ,im $hli yang bertanggung jawab
penuh atas hasil-hasil pekerjaan( dimana ,im didukung sepenuhnya oleh semua
tingkat fungsional dari perusahaan.
'ubungan kerja antara engguna :asa dengan enyedia :asa -#onsultan. dapat
diperiksa pada Ba&an O#&an!"a"! Pela%"ana Pe%e#0aan.
+agan organisasi untuk pelaksanaan pekerjaan dimaksudkan untuk membuat jalur
koordinasi untuk semua personil pelaksana. ;i dalam bagan organisasi tersebut
,eam Leader membawahi semua personil pelaksana yang terdiri dari !
P#1/e"!1nal Sta//.
A. Tea Leade#
Seorang Sarjana -S1. Multi ;isiplin Ilmu yang berpengalaman di bidang
peren)anaan sumber daya air dan kajian lingkungan minimal 6 tahun dan
memiliki Sertifikat $M;$L $ @ yang diterbitkan oleh $sosiasi rofesi yang telah
terakreditasi oleh Lembaga yang berwenang.
1. +ertanggung jawab atas kemajuan pekerjaan dan menjaga profesionalisme
dan standar teknis selama pelaksanaan pekerjaan.
". Membuat program kerja dan jadwal pelaksanaan pekerjaan
154
1. +ertanggung jawab terhadap seluruh isi laporan-laporan
2. 7aktu penugasan selama 0 -lima. bulan atau sesuai dengan kebutuhan.
B. Ahl! Te%n!% Panta!
Sarjana ,eknik Sipil 9 engairan 9 #elautan -S1. dengan pengalaman kerja
sedikitnya 2 -empat. tahun. Memiliki Sertifikat #eahlian -S#$. yang dikeluarkan
oleh asosiasi profesi atau Sertifikat #eahlian S#$. yang dikeluarkan oleh L:#
dengan #lasifikasi +idang Sipil( Sub +idang ,eknik *awa dan antai.
;alam bidang keahliannya terutama dalam analisa hasil survey bathimetry(
pembangkitan gelombang( analisa angin( gelombang dan arus -hydro-
)eanografi.( perhitungan peren)anaan struktur bangunan pantai dan system
planning untuk pekerjaan peren)anaan 9 desain bangunan pengamanan pantai
dalam kaitannya dengan pengembangan dan pengamanan daerah pantai.
Mampu bekerja sama dalam tim dan koordinasi desain pada pihak pemilik
pekerjaan. 7aktu penugasan selama " -dua. bulan atau sesuai dengan
kebutuhan.
C. Ahl! Su'e# Da3a A!#
Seorang Sarjana ,eknik engairan -S1. yang berpengalaman dibidangnya
minimal 2 tahun dan memiliki mempunyai Sertifikat #eahlian -S#$. di bidang
Sumber ;aya $ir yang diterbitkan oleh $sosiasi rofesi yang telah terakreditasi
oleh Lembaga yang berwenang. ,ugas dan tanggung-jawab sebagai berikut !
1. Membuat analisa pelaksanaan pekerjaan konstruksi sipil dalam
hubunganya dengan penyusunan matrik identifikasi dampak.
". Mengkaji dan menganalisa komponen kegiatan pada tahap pra konstruksi(
konstruksi dan paska konstruksi yang menimbulkan dampak lingkungan.
1. Mengkaji dampak yang ditimbulkan terhadap komponen lingkungan.
2. Membantu merumuskan dan penyusunan dokumen upaya pengelolaan
danpemantauan dampak lingkungan hidup.
0. 7aktu penugasan selama 1 -tiga. bulan atau sesuai dengan kebutuhan.
D. Ahl! S1"!al = E%1n1! dan Buda3a
Seorang Sarjana Sosiologi9Sosial 8konomi budaya -S1. yang berpengalaman
dibidangnya minimal 2 tahun. ,ugas dan tanggung-jawab sebagai berikut !
1. +ertanggung jawab dalam pengumpulan data( mengidentifikasi komponen
lingkungan so)ial( ekonomi dan budaya yang terkena dampak.
155
". Menyusun prakiraan dan evaluasi dampak lingkungan yang terjadi akibat
adanya proyek terhadap masyarakat sekitar proyek.
1. Membantu merumuskan dan penyusunan dokumen upaya pengelolaan
dan pemantauan dampak lingkungan hidup.
2. 7aktu penugasan selama " -dua. bulan atau sesuai dengan kebutuhan.
E. Ahl! Te%n!% L!n&%un&an
Seorang Sarjana ,eknik Lingkungan -S1. yang berpengalaman dibidangnya
minimal 2 tahun dan memiliki #eahlian -S#$. di bidang ,eknik Lingkungan yang
diterbitkan oleh $sosiasi rofesi yang telah terakreditasi oleh Lembaga yang
berwenang. ,anggung-jawab sebagai berikut !
1. +ertanggung jawab dalam pengumpulan data( mengidentifikasi komponen
lingkungan -fisik-kimia( biologi( kesehatan masyarakat. yang terkena
dampak.
". Mengidentifikasi lokasi titik-titik pengambilan sample dan menganalisis.
1. Menyusun prakiraan dan evaluasi dampak lingkungan yang timbul akibat
kegiatan proyek.
2. Membantu merumuskan dan penyusunan dokumen upaya pengelolaan
dan pemantauan dampak lingkungan hidup.
0. 7aktu penugasan selama 1 -tiga. bulan atau sesuai dengan kebutuhan.
Tena&a Su' P#1/e""!1nal
a. 8numerator -" orang.(
Seorang lulusan ;1 dengan pengalaman kerja di bidang survey sosial
ekonomi dan lingkungan sekurang-kurangnya " tahun dan bertugas untuk
mengumpulkan data sekunder. ;engan waktu penugasan selama 1 -tiga.
bulan atau sesuai dengan kebutuhan.
Tena&a Pendu%un&
a. ,enaga $dministrasi dan #euangan( -1 orang.
Seorang ,amatan S19;1 8konomi dengan pengalaman kerja minimal 2
-empat. tahun untuk S1( dan 6 -enam. tahun untuk ;1. +erpengalaman pada
bidang administrasi dan keuangan dan menguasai sistem aplikasi komputer.
;engan waktu penugasan selama 0 -lima. bulan atau sesuai dengan
kebutuhan
b. ,enaga >perator #omputer( -1 orang.
156
Seorang ,amatan SM$ Sederajad . Menguasai penyusunan serta pengetikan
laporan-laporan dan ahli dalam mengoperasikan komputer. ;engan waktu
penugasan selama 1(0 -tiga koma lima. bulan atau sesuai dengan kebutuhan.
Bagan Organisasi Pelaksana Pekerjaan
Ad!n!"t#a"!
4o 2e Name
BALAI -I LAYAH SUNGAI
BALI ; PENI DA
Tea Leade#
A/mad *ani, +4
Ahl! S1"e%Bud
Ahl! Su'e# Da3a A!#
DI RE)SI PE)ERJAAN
)ONSULTAN
O+e#at1# )1+ute#
*o Be Name
1. *o Be Name
2. *o Be Name
Enue#at1#2 (a"!l!tat1#
PP)
#eterangan !
?aris #oordinasi
?aris Instruksi
Ahl! Te%n!% Panta!
8r. 8 !ade +&dirga
8r. 3ko +&po%ono
8ka *ar-atiningsi/, +3
Ahl! L!n&%un&an
ar&ni /artini $&rnamasari, +4
157
Da/ta# Pe#"1n!l Pe%e#0aan AMDAL )1n"e#:a"! Panta! Cand!da"a d! )a'u+aten )a#an&a"e
NO. NAMA PERSONIL PERUSAHAAN
TENAGA AHLI
LO)AL2ASING
LING)UP
)EAHLIAN
POSISI
DIUSUL)AN
URAIAN PE)ERJAAN
JUMLAH
ORANG
BULAN

A P#1/e"!1nal Sta/

1 $hmad ;ani( S,
,. S$*$N$
8*8N%$N$
:$C$
,enaga $hli
Lokal
$hli
enyusunan
$M;$L
,eam
Leader
Mempunyai kemampuan memimpin
team dan dapat bekerja sama dengan
pihak lain yang terkait serta dapat
meme)ahkan segala persoalan yang
timbul.
+ertanggung jawab terhadap setiap
tahapan pelaksanaan kegiatan.
Melakukan kontrol dan koordinasi
terhadap semua personil
Menjalin kerjasama yang baik dengan
emberi ,ugas.
+ertanggung jawab atas kemajuan
pekerjaan dan menjaga profesionalisme
dan standar teknis selama pelaksanaan
pekerjaan.
Membuat program kerja dan jadwal
pelaksanaan pekerjaan.
+ertanggung jawab terhadap seluruh isi
laporan( hasil peren)anaan dan gambar
yang disusun.
0.&&
158
NO. NAMA PERSONIL PERUSAHAAN
TENAGA AHLI
LO)AL2ASING
LING)UP
)EAHLIAN
POSISI
DIUSUL)AN
URAIAN PE)ERJAAN
JUMLAH
ORANG
BULAN
" Ir. I Made Sudirga
,. S$*$N$
8*8N%$N$
:$C$
,enaga $hli
Lokal
+idang Sipil(
sub +idang
,eknik
*awa dan
antai
$hli ,eknik
antai
+ertanggung jawab terhadap
inventarisasi data berkaitan dengan
peren)anaan #onservasi pantai
Menghitung( mengevaluasi dan
menganalisa hasil pengumpulan data
yang dilakukan dan menganalisis
dampak pra konstruksi( konstruksi dan
pas)a konstruksi
Menyusun laporan yang berkaitan
dengan data teknis dan gambar
peren)anaan #onservasi pantai.
".&&
1 Ir. 8ko Supoyono
,. S$*$N$
8*8N%$N$
:$C$
,enaga $hli
Lokal
+idang
Sumber
;aya $ir
$hli Sumber
;aya $ir
Membuat analisa pelaksanaan
pekerjaan konstruksi sipil dalam
hubunganya dengan penyusunan matrik
identifikasi dampak.
Mengkaji dan menganalisa komponen
kegiatan pada tahap pra konstruksi(
konstruksi dan paska konstruksi yang
menimbulkan dampak lingkungan.
Mengkaji dampak yang ditimbulkan
terhadap komponen lingkungan.
Membantu merumuskan dan
penyusunan dokumen upaya
pengelolaan dan pemantauan dampak
lingkungan hidup.
1.&&
159
NO. NAMA PERSONIL PERUSAHAAN
TENAGA AHLI
LO)AL2ASING
LING)UP
)EAHLIAN
POSISI
DIUSUL)AN
URAIAN PE)ERJAAN
JUMLAH
ORANG
BULAN
2 Ike ;arwatiningsih( S8
,. S$*$N$
8*8N%$N$
:$C$
,enaga $hli
Lokal
+idang
Sosial
8konomi
+udaya
$hli Sosial
8konomi
+udaya
+ertanggung jawab terhadap
inventarisasi kebutuhan data mengenai
kondisi komponen sosio-ekonomi-
budaya dan kesehatan masyarakat.
Menghitung( mengevaluasi dan
menganalisa hasil pengumpulan data
yang dilakukan.
Mengidentifikasi( memprakirakan dan
mengevaluasi dampak ren)ana kegiatan
terhadap komponen sosio-ekonomi-
budaya dan kesehatan masyarakat.
Menyusun laporan yang berkaitan
dengan komponen sosio-ekonomi
budaya dan kesehatan masyarakat.
".&&
0 #arunia 'artini urnamasari( S,
,. S$*$N$
8*8N%$N$
:$C$
,enaga $hli
Lokal
+idang
,eknik
Lingkungan
$hli ,eknik
Lingkungan
+ertanggung jawab dalam pengumpulan
data( mengidentifikasi komponen
lingkungan -fisik-kimia( biologi(
kesehatan masyarakat. yang terkena
dampak.
Mengidentifikasi lokasi titik-titik
pengambilan sample dan menganalisis.
Menyusun prakiraan dan evaluasi
dampak lingkungan yang timbul akibat
kegiatan proyek.
Membantu merumuskan dan
penyusunan dokumen upaya
pengelolaan dan pemantauan dampak
lingkungan hidup
1.&&
160
NO. NAMA PERSONIL PERUSAHAAN
TENAGA AHLI
LO)AL2ASING
LING)UP
)EAHLIAN
POSISI
DIUSUL)AN
URAIAN PE)ERJAAN
JUMLAH
ORANG
BULAN

B Su' P#1/e"!1nal Sta//

1 ,o +e Name
,. S$*$N$
8*8N%$N$
:$C$
,enaga $hli
Lokal
+idang
Survey
Sosial
8konomi
8numerator Mengumpulkan data sekunder 1.&&
" ,o +e Name
,. S$*$N$
8*8N%$N$
:$C$
,enaga $hli
Lokal
+idang
Survey
Sosial
8konomi
8numerator Mengumpulkan data sekunder 1.&&
C Su++1#t!n& Sta//

1 ,o +e Name
,. S$*$N$
8*8N%$N$
:$C$
,enaga $hli
Lokal
+idang
administrasi
dan
keuangan
,enaga
$dministrasi
dan
#euangan
Membantu administrasi perusahaan 0.&&
1 ,o +e Name
,. S$*$N$
8*8N%$N$
:$C$
,enaga $hli
Lokal
+idang
komputer
>perator
#omputer
Membantu penyusunan serta pengetikan
laporan - laporan serta mengoperasikan
komputer
1.0&
161
E. JAD-AL PENUGASAN TENAGA AHLI
E.1. Uu
#onsultan dalam pelaksanaan pekerjaan ini akan menyediakan dan menugaskan
beberapa ,enaga $hli sesuai dengan yang dibutuhkan dalam #erangka $)uan #erja
-#$#.. ,enaga $hli yang akan ditugaskan tersebut dikoornidir oleh seorang ,eam Leader
yang memiliki kemampuan dalam koordinasi dan komunikasi dengan pihak pengguna
jasa( instansi teknis terkait dan ,enaga $hli lainnya. $dapun ,enaga $hli yang diusulkan
dalam pelaksanaan studi ini telah memilki kualifikasi pendidikan( pengalaman dibidang
penanganan pekerjaan sejenis dalam pengembangan sumber daya air. Masing-masing
,enaga $hli tersebut memilki tugas dan tanggung-jawab masing-masing sesuai dengan
bidang keahliannya.
#ualifikasi dan jumlah ,enaga $hli yang disediakan oleh penyedia jasa untuk menangani
pekerjaan ini sesuai dengan #$# dengan tugas dan tanggung jawab sebagai berikut !
162
Ta'el Penu&a"an Pe#"1n!l
NO POSISI NAMA PERSONIL
BULAN KE Orang
Bulan
Ket
I II III IV V

A Profesional Staf
Nasional
1 Team Leader Ahmad Dani, ST 5.00
2 Ahli Teknik Pantai Ir. I Made Sudirga 2.00
3 Ahli Sumber Daya Sir Ir. Eko Supyono 3.00
4 Ahli Sosio-Ekonomi-Budaya Ike Darwatiningsih, SE 3.00
5 Ahli Teknik Llingkungan Karunia Hartini Purnamasri, ST 3.00
Subtotal 16.00
B
Sub Professional&Supporting
Staf

Nasional
1
Tenaga Administrasi dan
Keuangan
To Be Name 5.00
2 Operator Komputer To be name 3.50
3 Enumerator To Be Name (2 orang) 3.00
163
NO POSISI NAMA PERSONIL
BULAN KE Orang
Bulan
Ket
I II III IV V
Subtotal 11.00
Total 27.00
164
(. (ASILITAS PENDU)UNG YANG DISEDIA)AN dan JAD-AL
PENGGUNAAN PERALATAN
#eberadaan fasilitas pendukung meskipun tidak se)ara langsung namun sangat
mempengaruhi kelan)aran kegiatan dalam rangka melaksanakan semua lingkup
pekerjaan yang di embankan dalam #erangka $)uan #erja. Se)ara umum fasilitas
pendukung yang dibutuhkan berupa sarana dan prasarana yang diperlukan akan
disediakan dan ditempatkan di kantor yang dimiliki oleh #onsultan saat ini.
5ntuk dapat melaksanakan pekerjaan dengan baik( #onsultan akan menyediakan
peralatan dan fasilitas kerja( antara lain !
1. (a"!l!ta" Ruan& )ant1#
<asilitas pendukung yang saat ini sudah dimiliki dan tersedia di kantor #onsultan
diantaranya !
a. *uang kerja sebanyak 1 ruangan yang memadai untuk menampung tenaga
ahli( asisten( dan tenaga pendukung untuk bekerja dengan baik(
b. *uang rapat dengan kapasitas "& orang yang )ukup untuk menampung
semua anggota tim konsultan ketika melakukan rapat terbuka maupun
pertemuan denagn pihak lain(
). <asilitas komunikasi berupa jalur telepon dan mesin fa)simile yang siap
digunakan setiap saat( termasuk sambungan dengan jalur intrnet untuk
mengumpulkan data( informasi dan komunikasi.
d. <asilitas penerangan( $%( dan fasum -7%( tempat ibadah( dll. yang telah
terpasang dan tersedia.
2. (a"!l!ta" Pendu%un& Yan& Ha#u" D!"ed!a%an
<asilitas pendukung yang saat ini belum dimiliki dan tersedia di #antor #onsultan
sehingga di usulkan untuk diadakan dalam rangka pelaksanaan pekerjaan ini(
diantaranya !
a. erangkat komputer tambahan untuk operasional asisten ahli dan operator
komputer sebanyak X " unit yang perlu disewa selama masa pelaksanaan
pekerjaan ini(
b. rinter dan tintanya yang khusus digunakan unutk melaksanakan pekerjaan
ini sebanyak X " unit yang disewa selama masa pelaksanaan pekerjaan ini(
165
). Sewa kendaraan untuk ,ransportasi ,im #onsultan ketika melaksanakan
survey di lapangan dan presentasi ke kantor emberi #erja. enyewaan
kendaraan dilakukan sesuai dengan kebutuhan.
Kndisi Lkasi
I Alat Kantr / Studi
1 !e)a er)a @ 2aik *enpasar 5.00
2 !esin etik 1 2aik *enpasar 5.00
# omp&ter 2 2aik *enpasar 5.00
6 $rinter 2 2aik *enpasar 5.00
5 1illing (a"inet 1 2aik *enpasar 5.00
: A/ite"oard 1 2aik *enpasar 5.00
B .amera 1 2aik *enpasar 5.00
II Peralatan Lapangan
1 2ottle +ampler 1 2aik *enpasar 1.00
2 +o&nd Le0el !eter 1 2aik *enpasar 1.00
# $lanton Net 1 2aik *enpasar 1.00
6 >at(/ 'eagent 1 2aik *enpasar 1.00
5 Nassler 'eagent 1 2aik *enpasar 1.00
III #ransprtasi
1 endaraan 'oda 6, 4ermas&k ,<! 2 2aik *enpasar 5.00
2 endaraan 'oda 2, 4ermas&k ,<! 2 2aik *enpasar 5.00
DA#A P%)ALA#A(
( (ama Alat
&umla"
Alat
$ulan
166
1 2 # 6 1 2 # 6 1 2 # 6 1 2 # 6 1 2 # 6
I Alat Kantr / Studi
1 !e)a er)a @ 5.00
2 !esin etik 1 5.00
# omp&ter 2 5.00
6 $rinter 2 5.00
5 1illing (a"inet 1 5.00
: A/ite"oard 1 5.00
B .amera 1 5.00
II Peralatan Lapangan
1 2ottle +ampler 1 1.00
2 +o&nd Le0el !eter 1 1.00
# $lanton Net 1 1.00
6 >at(/ 'eagent 1 1.00
5 Nassler 'eagent 1 1.00
III #ransprtasi
1 endaraan 'oda 6, 4ermas&k ,<! 1 5.00
2 endaraan 'oda 2, 4ermas&k ,<! 2 5.00
#A$%L
&AD'AL P%(,,+(AA( P%)ALA#A(
( 8 88 888 8C
$ulan Ke
(ama Alat
&umla"
Alat
$ulan C
167