Anda di halaman 1dari 15

PEMBORAN SUMUR UJI ATAU SUMUR UJI PRODUKSI

A.

PEKERJAAN SUMUR BOR 1. Umum Pemboran akan dilaksanakan dengan maksud untuk penyelidikan potensi air tanah, termasuk kondisi geologi/hidrogeologi dan test permeabilitas lapisan aquifer. Penjelasan teknis di bawah ini dimaksudkan untuk memberi keterangan kepada pemborong mengenai lokasi proyek, gambaran umum macam pekerjaan, jumlah peralatan yang diperlukan, bahanbahan lain guna menghasilkan data-data yang dikehendaki. . !ara Pemboran Pemboran hendaknya disesuaikan dengan keadaan geologi daerahnya, pemilihan metode dan kontrolnya menjadi tanggung jawab pemborong. Prosedur pekerjaan agar disetujui terlebih oleh Pemberi "ugas. #emua bahan-bahan penunjang disediakan sendiri oleh Pemborong dan harus memenuhi persyaratan teknis yang telah ditentukan. Pemborong harus dapat mencegah dan menjaga kemungkinan terjadinya hal-hal yang dapat merugikan hasil pekerjaan. #emua kelalaian dan kelambatan pekerjaan adalah sepenuhnya menjadi tanggung jawab Pemborong. $. %edalaman Pemboran &aksimal kedalaman sumur bor untuk uji produksi adalah 1 ' meter. Pengamatan selama akti(itas pemboran seperti penetrasi per-jamcontoh batuan dan sebagainya harus dilaksanakan oleh pemborong dengan mengikuti table yang telah disetujui oleh Pemberi "ugas. ). %emiringan/*e(iasi +adial de(iasi dari pusat lubang bor terhadap kedudukan (ertical tidak lebih dari ',, meter. %emiringan ini akan ditest dengan system yang disetujui oleh Pemberi "ugas. Peralatan dan &aterial

,.

a.

*rilling +ig -.lat /or0 Pemborong harus menyediakan alat bor yang sesuai dengan spesifikasi teknis yang diminta. #ecara umum spesifikasi teknis tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut 1 Untuk mesin bor putar atau 2hydraulic rotary3 harus mempunyai kapasitas minimum yang berkemampuan membor dengan diameter $,' mm/1) inch pada kedalaman 1 ' meter. 4ika peralatan yang dipakai 1 a.1. #pindle "ype &inimum diameter dalam dari spindle type adalah 5$ mm atau mampu menggunakan stang bor/drilling dengan diameter 65 mm. +otary "able 7arus mempunyai pemberat/drill collar minimum 6'' kg dan alat bor harus menggunakan stang bor/drilling rod dengan diameter 65 mm yang lengkap dengan stabilisatornya. "op *ri(e &inimum torque kapasitas 8'' kgm. Untuk semua alat bor diatas harus mampu mengangkat beban seberat 8''' kg -hoisting capacity0

a. .

a.$.

b.

Pompa 9umpur #ebagai penunjang utama drilling ring. Pemborong harus pula menyediakan pompa lumpur untuk pompa sirkulasinya. Pompa lumpur harus bertype 2piston3 dengan kapasitas pompa adalah ,'' liter/mnt pada ) kg/cm didalam preparasi lumpur dilapangan harus diperhitungkan panjang sirkulasi dari lubang bor ke bak lumpur, sehingga dipertimbangkan sample cutting yang diperoleh cukup bisa mewakili penetrasi kedalamannya dan juga efek perembesan ke dalam lubang bor. Pemborong harus menyediakan pada setiap drilling alat pengetesan lumpur pemboran, seperti 1 &ud balance -timbangan lumpur0 &arsh furnel :o. '' sie(e -ayakan no. ''0 #edimen cone p7 indicator paper-kertas p70dan sebagainya

c.

#tang /or/*rilling +od Pemberat -!ollar0 dan #tabili;er

#emua alat bantu tersebut harus berstandard .P< atau standard lain yang sederajat. *iameter stang bor minimal adalah 65 mm atau $ inch. *alam pemborongannya harus digunakan drill colar dan stabili;er untuk mencegah kemungkinan tidak lurusnya lubang bor, sehingga akan merugikan pihak Pemborong sendiri. 8. Pipa %onduktor/#urface !assing/Pipa Pelindung Untuk system bor putar, pemakaian pipa konduktor untuk mencegah runtuhnya lubang bor adalah sangat penting. Pipa konduktor ini harus dipasang dalam keadaan yang normal minimum 1' meter, sebagai pengaman pada kondisi khusus mungkin perlu lebih dalam lagi. 7al ini perlu untuk mencegah kemungkinan terjadinya keruntuhan kedalam lubang bor. =. 9umpur Pemboran !ara sirkulasi dengan lumpur atau udara mungkin akan dipakai tergantung pada pertimbangan teknis. Pemilihan jenis lumpur harus mendapat persetujuan dari pemberi tugas. Pemborong akan meilih macam atau jenis dari lumpur pemboran yang sesuai dengan kondisi daerahnya / formasi geologisnya. Pemborong harus selalu memonitor densitas dan (iskositas dari 9umpur pemboran tersebut yang dituangkan dalam laporan harian. *isarankan untuk menggunakan 2biodegradable mud3 syarat untuk larutan pemboran adalah harus mempunyai kualitas yang tinggi dapat hilang fungsinya dalam selang waktu tertentu/hancur sendiri dengan (iskositas >1, centi poice -)' second0. Penggunaan bahan kimia tambahan seperti mika atau fu?sic tidak diijinkan, karena sumur ini adalah untuk kepentingan air bersih. /ila terjadi 2water losses3 agar segera dicatat dan diukur. 6. Pencatatan "inggi &uka .ir -#tattic @ater 9e(el0 Pemborong harus menyediakan alat pengukur tinggi muka air yang elektronis dengan ketelitian 1 cm dan selalu berada dilapangan selama akti(itas pekerjaan berlangsung. "inggi muka air harus selalu dicatat sebelum mulai pekerjaan pemboran dan sesudah selesai pemboran setiap harinya. /ila keadaan positif artesis, maka yang diukur adalah tinggi kolom airnya atau debitnyaA dilaksanakan setiap hari juga.

5.

.lat Pancing Pemborong harus menyediakan satu set -komplit0 alat pemancing untuk dipergunakan sewaktu-waktu diperlukan, sehingga tidak banyak waktu yang terbuang untuk menunggu.

1'.

#ampling !ontoh-contoh hasil pemboran/drill cutting sampling perlu diambil pada setiap meter kemajuan pemboran dan pada setiap perubahan lapisan batuan. Pemborong harus menyediakan dilokasi pemboran peralatan yang cocok untuk mengambil sampling. &inimum jumlah sample setiap contohnya adalah ',, kg, dimasukan kedalam kantong plastik dengan diberi identitas seperti nomor sample, kedalaman, tanggal dan diletakan secara teratur dalam bo? yang telah disediakan oleh Pemborong.

11.

#implified Permeability "est Prosedur simplified permeability test adalah sebagai berikut 1 Pump out test dengan lamanya pemompaan 1 -satu0 jam dan diteruskan dengan reco(ery test. .lternatif yang lain bisa diajukan dengan sebelumnya mendapat persetujuan dari Pemberi "ugas. &isalnya alternatifnya dalah dengan menggunakan methoda 9UBCD:, untuk ini selama ' menit dibagi kedalam tiga step, yaitu 1 #tep pertama 1 , menit dengan , kg/cm tekanan #tep kedua 1 1' menit dengan = kg/cm tekanan #tep ketiga 1 , menit dengan , kg/cm tekanan. "est permeability dilakukan dalam inter(al , meter. /iaya dari pemborongan pekerjaan ini adalah masuk kedalam pos pembuatan pilot hole. 7asil dari pekerjaan simplipied permeability test agar segera diberikan kepada Pemberi "ugas sebelum Pemborongan geofisika dimulai.

1 .

!ontoh .ir Pemberi "ugas akan menginstruksikan kepada seseorang untuk pengambilan contoh air dari lubang bor untuk diteliti di laboratorium.

/anyaknya contoh air tersebut adalah , liter pada setiap pengambilan sample, minimal adalah sebelum pumping test, pada saat pumping test dan pada saat pumping test akan berakhir. 1$. 4adwal dari Pemboran, %onstruksi dan %ontrol 9umpur Pemborong harus mengirimkan jadwal tentati(e akti(itas pekerjaan pemboran dan rencana penyediaan bahan. Program ini sangat diperlukan untuk perubahan konstruksi dari Pemberi "ugas dalam hal-hal lain. 1). 9aporan *iagram *ata 9og Pemborong harus selalu membuat dan menyimpan laporan harian di setiap lokasi pemboran. Usulan bentuk laporan harus segera dikirimkan pada pemberi tugas untuk mendapat persetujuan. 9aporan harus mencakup data-data teknis dan administrasi seperti 1 1. 7ari dan tanggal . !uaca $. :ama operator ). Peralatan yang dipakai ,. *iameter dan type mata bor 8. %ecepatan putar =. "ekanan pemboran 6. 4enis lapisan tanah yang ditembus 5. 4enis 9umpur pemboran, warna, loses dsb 1'. "inggi muka air -#@90 11. Eormasi geologi 1 . 9aporan permeabilitas test 1$. :ama site engineer Fang terpenting adalah ketelitian dari pencatatan data-data diatas, untuk itu Pemborong harus menjaga buku-buku laporan tersebut. "idak lebih dari 1 minggu setelah penyelesaian konstruksi sumur bor, Pemborong harus segera menyerahkan laporan yang bersisi 1 1. 9og deskripsi lapisan batuan . 9og geolistrik/gamma ray $. *ata-data pumping test ). Cle(asi data dan pumping test ,. Bambar teknis konstruksi sumur 8. Penetrasi mata bor =. %esimpulan dan saran pengambilan air 6. Bambaran umum keadaan hidrogeologi daerahnya

#kala dari log diagram adalah 111'' atau 11,'', dikirimkan sebanyak ,'' copy kepada pemberi tugas yang pendistribusiannya akan ditentukan kemudian. 1,. Prestasi Pekerjaan 7anya pekerjaan yang sempurna sesuai spesifikasi teknis yang ada, dapat diterima Pemberi "ugas. Pemberi "ugas mungkin akan menolak seluruhnya atau sebagian pekerjaan apabila terjadi hal-hal sebagai berikut 1 1. #ampling yang tidak sempurna . "idak ada distribusi batuan/lapisan geologi $. Einal diameter terlalu kecil ). %edalaman yang dicapai tidak sesuai persyaratan teknis ,. "erjadi kelongsoran atau penyumbatan pada lubang sumur bor 8. Pumping test dilaksanakan sebelum de(elopment sumur sempurna =. "erjadi kecerobohan dalam konstruksi sumur 6. &aterial yang dipasang tidak sesuai dengan persyaratan teknis yang ada 5. "erjadi kemiringan pada sumbu lubang sumur melewati batas yang disediakan. 1'. "idak mengikuti instruksi pemberi tugas 11. "idak memakai tenaga-tenaga professional sesuai dengan pengarahan teknis yang ada. /ila diperintahkan bahwa lubang sumur bor tersebut tidak diterima, maka Pemborong harus menutup sumur tersebut dengan cara penyemenan, untuk ini cara dan metodanya akan diberikan oleh Pemberi "ugas sesuai kondisi lapangan. +esiko dari pekerjaan ini ada pada Pihak Pemborong. 18. Pembayaran %onstruksi akan diukur sesuai dengan kedalaman yang telah dicapai sesuai dengan spesifikasi teknis yang ada. %edalaman sumur bor akan diukur dengan 2stang bor/drillred3 atau alternatif yang lain dengan ketelitian , cm. Pengukuran kedalaman ini harus ada pengawasan dari Pemberi "ugas. 2Unit price3 mengikuti yang telah disekapati dalam 2bill of quantity3 juga penggunaan bahan-bahan untuk konstruksi, bahan bakar, air, resiko casing, pengamanan, penyemenan, lumpur pemboran dan lain-lain tidak dibayarkan secara terpisah, tetapi sudah masuk dalam pos pengeboran -drilling with diameter0.

B.

PENYEDIAAN DAN INSTALASI KONSTRUKSI SUMUR BOR 1. Umum

PIPA

&

SARINGAN

UNTUK

&aksud dari pekerjaan pemboran ini adalah seperti telah dijelaskan pada pasal-pasal sebelumnya, yaitu bila hasilnya baik sesuai perencanaan yang ada akan langsung dipakai sebagai sumur produksi, sehingga dalam pekerjaan ini termasuk penyediaan pipapipa, pipa saringan, asesoris pipa, gra(el pack dan lain-lain sesuai spesifikasi teknis sehingga siap untuk dilanjutkan dengan instalasi pompa. #etelah penyelesaian konstruksi sumur, bibir sumur harus ditutup rapat, sehingga aman terhadap kemungkinan dirusak oleh pihak lain. %ecerobohan dari pekerjaan ini adalah menjadi tanggung jawab Pemborong. . %onstruksi #umur Untuk sempurnanya, konstruksi sumur bor harus terdiri dari 1 a. Pipa 4ambang/3pump house casing3 dari permukaan tanah sampai kira-kira 6' meter b. Pipa saringan/3screen3 dengan panjang sekitar $' meter c. Pipa obser(asi/3pie;ometric pipe3 diletakan diluar jambang dan pada bagian bawahnya dilengkapi dengan syarat-syarat teknis Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan pada kelurusan sumur, maka setiap $' meter harus dipasang centraliser -centering de(ice0. #ebelum instalasi pipa-pipa dan saringan, maka lubang bor harus dibersihkan terlebih dahulu dari kotoran-kotoran hasil pemboran, tanpa merusak kestabilan dari lubang bor tersebut. Penyambungan pipa jambang dan pipa buta atau saringan harus dengan reducer dia. )3 ? 63. %elurusan dari pipa jambang ini harus betul-betul diperhatikan karena akan bertindak sebagai rumah pompa. $. %onstruksi Pump 7ouse !assing %arena daerah proyek berada dipinggir sungai !itanduy, yang memungkinkan air permukaan masuk kedalam sumur. Untuk

mencegah hal ini ada beberapa hal yang harus menjadi perhatian, yaitu 1 a. /or 1)3 sampai kedalaman 1 ' meter b. Pasang pump house casing diameter 63 sampai 6' meter Brouting dengan cement untuk scaling antara lubang bor dengan pipa jambang. Untuk pekerjaan ini Pemborong harus konsultasi dahulu dengan Pemberi "ugas c. "eruskan pemboran dengan kedalaman 1 ' meter d. 9akukan logging pada lubang tersebut e. Pasang screen dan pipa naik f. Pemasangan gra(el pack dilakukan disekeliling lubang bor g. *e(elopment h. Pumping test ). /ahan- bahan / material ).a. *iameter *iameter dari pipa-pipa dan saringan yang akan dikonstruksi adalah sebagai berikut 1 Pipa jambang/pump house casing adalah diameter dalam '' mm dari bahan PG! dengan standard #.1' -mampu menahan tekanan sampai 1' bar0 Pipa saringan/screen, minimum diameter dalam adalah 1'' mm dari bahan PG! dengan standard #.1' Pipa pengaman sementara / temporary / surface casing pemeliharaannya terserah pada Pemborong disesuaikan dengan maksud dan tujuannya. ).b. Pipa 4ambang H Pipa /uta /ahan dari pipa-pipa jambang atau pipa buta adalah pipa PG! #.1' yang umum dipakai untuk perpipaan air bersih. Penggunaan material yang lain sebagai alternatif mungkin akan dipertimbangkan tergantung kepada keadaan. &aterial-material lain yang dimaksud adalah seperti fibre glass atau yang lainnya. ).c. Pipa #aringan/#creen "ype dari pipa saringan atau screen adalah 2wire round slot3 on 2rod base3 dengan persyaratan teknis sebagai berikut 1 Dpen slot 1 mm atau $'I open class 4umlah 2rod base3 , buah kawat penyangga

Pemborong harus menjamin kuat tekan dan kualitas dari pipa saringan / screen. Penyambungan pipa jambang dengan saringan bisa dengan system +ubber +ing 4oint atau #ol(ent !ement sementara sambungan antar pipa bisa menggunakan socket atau rubber ring. ).d. Pipa /uta Untuk Pie;ometer Pipe Pipa pie;ometer pada sumur produksi adalah dimaksudkan untuk memonitor kedalaman air pada saat pemompaan. &inimum diameter adalah ' mm -$/)30 dari pipa B<P. ).e. /atu %erikil -Bra(el for Eilter Packing0 7arus dari bahan-bahan yang mempunyai kuat tekanan/compressi(e baik, minimum '' kg/cm , mempunyai kebundaran yang baik dan rata. Prosentase bahan-bahan yang pipih, batu lunak, gamping atau yang lainnya. Ukuran butiran tidak lebih dari , J = mm tergantung dari lubang saringan yang dipakai, untuk ini akan ditentukan kemudian oleh Pemberi "ugas. Bra(el pack harus dicuci bersih sebelum dimasukan kedalam lubang antara pipa-pipa dan lubang bor. ).f. Penyemenan Pipa-Pipa dan Pengamanan #umur 9ubang antara pipa jambang dengan lubang bor harus dilindungi pada bagian atas dari posisi pemberian gra(el pack, tentang kedalaman ini akan ditentukan kemudian sesuai dengan kondisi gelogi lapangan. Pipa jambang harus minimal >,' cm di atas lantai dasar, dicat kemudian ditutup dengan bahan yang kuat, sehingga aman dari gangguan oleh pihak lain. Untuk mencegah kontaminasi yang disebabkan peresapan air yang tercemar melalui celah pelindung pompa dan lubang sumuran, maka lobang ini harus dipadati oleh semen sepanjang lebih dari ' meter -seperti terlihat pada gambar0. 4ika packer digunakan untukmengganti reducer maka celah yang ada pada bagian bawah pelindung pompa juga harus dipenuhi oleh semen lebih dari ' meter panjangnya. Ujung atas sumur harus mempunyai lubang untuk keperluan 1 1. %abel untuk listrik pompa sumur dalam

. $.

*ua lubang untuk elektroda sakelar muka air rendah dan muka air atas #tau lobang untuk mengukur muka air pada sumur dalam.

C.

PEMBERSIHAN DAN PENGURASAN SUMUR 1. &aksud Untuk mengeluarkan segala kotoran-kotoran dan sisa lumpur yang tertinggal di dalam lubang bor, penyumbatan lapisan aquifer oleh lumpur pemboran dan lain-lain. #elain itu yang terpenting adalah membersihkan open area dari pipa saringan -screen0, gra(el pack dan lain-lain. %esempurnaan dari pembuatan sumur bor adalah sangat tergantung dari pelaksana pekerjaan ini. . Prosedur !ara-cara yang dipakai untuk pekerjaan pembersihan dan pengurasan sumur harus sesuai dengan metode pemboran yang dilaksanakan, termasuk dipertimbangkan macam lumpur pemboran, sifat, karakteristik lapisan aquifer dan sebagainya. Untuk pemboran dengan metode 2rotary3, cara-cara berikut harus diikuti ketentuan 1 a. #irkulasi lumpur dengan air bersih untuk dibersihkan dari pecahan-pecahan batuan hasil pemboran. b. /ailing untuk mengambil kotoran dari dasar sumur c. 7igh (elocity jetting dari dasar sumur. d. /ubukan larutan liquifer atau bahan kimia lain seperti #""P, calgor dan sebagainya biarkan >1 jam s/d ) jam. e. /erulang-ulang lakukan metode high (elocity jetting di tiap pipa saringan beberapa kali sampai bersih dari kandungan pasir halus. f. 9aksanakan air lift system pada pipa-pipa saringan dari dasar sumur sampai kualitas air dari sumur bersih. g. Ulangi pekerjaan ini sampai kandungan pasir lebih kecil dari ',1 ml per liter. Pemborong harus menyediakan peralatan seperti pompa piston, pluggers, boiling, kompresor atau peralatan lain yang diperlukan untuk metode di atas. #elama pembersihan sumur mungkin diperlukan penambahan gra(el pack, hal ini bisa dilakukan dengan pipa penyetor di antara pipa jambang dan lubang bor.

#ebelum dilakukan metode pembersihan sumur ini, tinggi muka air harus selalu diukur. Pemborong bertanggung jawab terhadap pelaksanaan pembersihan sumur ini, diawasi oleh tenaga akhli yang berpengalaman untuk melakukan pengecekan setiap saat. $. Peralatan Untuk &etoda Pembersihan #umur Pemborong harus menggunakan perlatan yang sesuai spesifikasi dan senantiasa siap dilapangan. Persyaratan dari peralatan tersebut adalah sebagai berikut 1 a. Untuk jetting dengan ) no;el. Peralatan ini disesuaikan dengan diameter pipa saringan -screen0. Prinsipnya besar no;;le diatur sehingga mampu memberikan kecepatan $' m/detik. b. Pompa untuk sirkulasi dan high (elocity jetting harus bertype piston dan mempunyai kecepatan ,'' l minimum pada tekanan ' bar. c. %ompresor dengan kapasitas minimum 8'' cfs pada tekanan '' psi d. &ud balance, marsh funnel, sediment cone no. '' dan lainlain. D. PEMOMPAAN UJI 1. &aksud &aksud dari pekerjaan ini adalah untuk pengujian dari karakteristik geohidrolik, perhitungan pemompaan sumur secara aman -safe field0, ekonomis sumur dan kualitas airnya. . Prosedur Pekerjaan ini merupakan pekerjaan yang penting dan sangat membutuhkan ketelitian dalam pengerjaannya. Pemborong harus menyediakan peralatan dan tenaga ahli yang cakap dan berpengalaman dalam menggunakan peralatan yang akan dipakai. /anyaknya air yang dipompa dari dalam sumur akan diukur dengan alat ukur yang disediakan oleh Pmborong, tentang jenis alat ukur tersebut akan ditentukan oleh Pemberi "ugas. *emikian juga Pemborong harus menyediakan set peralatan yang elektronis dan mampu untuk mengukur tinggi muka air di dalam sumur secara teliti.

9etak pompa untuk pengetesan sumur sedemikian rupa, sehingga didapatkan hasil yang maksimum dari sumur yang akan diuji seperti yang ditentukan oleh Pemberi "ugas. Pemompaan uji terdiri dari step draw down test, log period test dan reco(ery test. Pemberi "ugas akan menentukan lamanya uji pemompaan sampai hasil yang memuaskan. .a. #tep draw down test %apasitas pemompaan dilakukan secara bertahap dari , 9/dtk, 1' l/dtk dan seterusnya "iap tahap lamanya jam atau lebih Prosedur pengukuran #ebelum pompa dijalankan muka air statis dalam sumur harus diukur dan dicatat. Pada saat dilakukan pemompaan, maka besarnya debit pemompaan diatur seteliti mungkin sesuai dengan yang dikehendaki. #etelah ditentukan kapasitas pemompaan, maka air dalam sumur akan diukur setiap 1 menit selama , menit, tiap , menit antara , sampai 8' menit, kemudian tiap 1' menit sampai 1 ' menit. #egera setelah tahap pertama pemompaan uji selesai dilakukan, maka kapasitas pemompaan dinaikan ke tahap pemompaan selanjutnya dan prosedur ini harus diikuti sampai tahap terakhir selesai, apabila pompa mengalami kerusakan sewaktu pengetesan sedang berlangsung, maka semua prosedur harus diulangi setelah permukaan air kembali ke kedudukan normal.

.b

"ime draw down test %apasitas pemompaan 1' 9/dtik, tergantung pertimbangan teknis dari hasil step test maksimum yang dapat dicapai. 9amanya test ? ) jam Prosedur pengukuran yaitu mengukur tinggi muka air didalam sumur diikuti prosedur sebagai berikut 1 Untuk waktu jam pertama agar diikuti cara pengukuran seperti pada step draw down test di atas, kemudian pengukuran tinggi muka air didalam sumur dilakukan tiap selang 1' menit sampai ? ) jam. @aktu pada saat pemompaan dimulai dan jam-jam pada saat dilakukan pengukuran harus dicatat dengan betul dan teliti.

.pabila terjadi kerusakan pompa, maka seluruh test ini diulang dari awal dan dimulai setelah tinggi muka air kembali semula seperti sebelum dipompa. .c. +eco(ery "est #egera setelah time draw down test selesai dan pada saat pompa berhenti, maka pengukuran reco(ery test dimulai. #elama 1, menit pertama pengukuran terhadap kambuhnya muka air didalam sumur dilakukan tiap selang $' menit. "est ini terus dilakukan sampai muka air kembali sama seperti sebelum dilmulainya time draw down test di atas. $. Pembuangan .ir #elama pengetesan sumur, Pemborong harus mermbuang air kedalam saluran pembuang terdekat atau ketempat lain yang telah disetujui oleh Pemberi "ugas. Pemborong harus bertanggung jawab untuk mencegah agar air buangan tidak akan merusak jalan, kembali kedalam sumur, bangunan dan lain-lain secara langsung. ). Pengambilan !ontoh Pengambilan contoh air untuk diperiksa di laboratorium dilakukan sebanyak $ kali, yaitu pada saat mulai pemompaan time draw down test, ditengah dan pada akhir pemboran draw down test. !ontoh air masing-masing minimum , liter dan dimasukan dalam tempat yang bersih dan tertutup, sebaiknya dari bahan gelas atau plastik. "empat contoh air harus jelas tertulis kapan waktu pengambilan contoh, hari dan tanggal. ,. Peralatan Pompa yang dipakai adalah dari jenis pompa selam / submersible pump, dengan kapasitas bisa diatur antara , J $' 9/dtk dan head antara 8' J 6' meter. #elain dari peralatan yang akan dipakai. Pemborong disyaratkan menyediakan pompa cadangan, bila sewaktu waktu terjadi gangguan pada saat pemompaan berlangsung. Pompa untuk testing harus pompa 2non return3 (alue untuk mengurangi pada saat reco(ery test. 8. .lat Pengukur "inggi &uka .ir dan "ekanan .ir Pemborong harus punya dilokasi pekerjaan paling tidak -dua0 elektronik probe untuk pengukuran kedalaman 1'' meter juga satu

unit alat pengukur tekanan air untuk mengontrol / menjaga kontinuitas pemompaan. =. !atatan test #etelah selesai pengetesan sumur, Pemborong harus menyerahkan catatan tersebut kepada Pemberi "ugas termasuk copy catatan harian Pemborong pekerjaan. 6. %egagalan Pekerjaan Pemberi tugas berhak menolak seluruh pekerjaan ini bila terjadi hal-hal sebagai berikut 1 a. "erjadi gangguan / interupsi pemompaan b. .ir yang keluar pada saat pemompaan tidak kontan c. "idak komplit atau tidak lengkap prosedur pencatatan selama test berlangsung. d. "idak lengkap pemborongan pekerjaan e. Pengambilan contoh yang keliru f. *ilaksanakan dengan urutan yang tidak sesuai dengan syarat teknis 5. Pembayaran Pemompaan uji diperlukan di semua sumur bor, penyediaan instalasi, pengangkutan dan lain-lain. *ari peralatan Pemborong pemompaan uji adalah termasuk dalam harga satuan pemompaan uji sumur. #emua biaya peminjaman, pekerjaan preparasi, bahan bakar, pengukuran tinggi muka air kambuh dan sebagainya adalah termasuk dalam harga satuan pekerjaan. E. PEMERIKSAAN KEMIRINGAN DAN KELURUSAN SUMUR 1. Umum 9ubang bor yang dibuat diharapkan terkonstruksi dengan sempurna, lurus dan tegak. Pengecekan pekerjaan ini akan diteliti dengan cara methoda .@@. ..1'' J88 dan difoto dengan 2down hole photo camera3 . !ara Pekerjaan Pengecekan dari kelurusan akan dilakukan dari pipa jambang/pipa untuk rumah pompa.

Pengukuran dilakukan dengan inter(al tidak lebih dari $ meter. Pekerjaan pengecekan harus diketahui dan diawasi oleh Pemberi "ugas. $. "oleransi %emiringan dari sumur tidak lebih dari ',,I. .pabila terjadi kemiringan lebih besar dari yang telah ditentukan, maka Pemborong harus merekonstruksi teknis yang diminta sebagai resiko Pemborong.