Anda di halaman 1dari 4

PERALATAN TERAPI Potorepaphi

6.1 Spesifikasi Alat:

6.1.1.

Nama Alat

: Neonate Bilirubin Phototherapy Equipment

6.1.2.

Model

: Cal XHZ 90

6.1.3

Tegangan

:220 V

6.14

Arus

:2A

90 6.1.3 Tegangan :220 V 6.14 Arus :2A 6.2 Dasar Teori Phototherapy adalah terapi dengan

6.2 Dasar Teori

Tegangan :220 V 6.14 Arus :2A 6.2 Dasar Teori Phototherapy adalah terapi dengan menggunakan penyinaran

Phototherapy adalah terapi dengan menggunakan penyinaran sinar dengan intensitas tinggi yaitu 425-475 nm (biasa terlihat sebagai sinar biru) untuk menghilangkan bilirubin tak langsung dalam tubuh. Sinar yang digunakan adalah sinar Blue Light yang mempunyai panjang gelombang antara 425-475 ηm dengan irradiance/radiasi untuk kadar bilirubin 12-15 mg/dl adalah 20µW.cm -2 .nm -1 dan Irradiance untuk kadar bilirubin 15-18 mg/dl adalah 30µW.cm -2 .nm -1 dan dengan jarak penyinarannya antara 35-45 cm dalam keadaan mata ditutup bahan yang tak tembus cahaya. Irradiance diukur dengan radiometer (W · cm-2) atau (Spectroradiometer μW · cm-2 · nm -1). Faktor-faktor yang mempengaruhi proses phototerapy adalah sbb :

1.Jenis cahaya yang digunakan

2.Intensitas/irradiance cahaya 3.Luas Permukaan yang terkena cahaya 4.Jarak dari cahaya ke bayi

Terapi disesuailkan dengan diagnose dan hasil laboratorium terhadap bilirubin yaitu

1.Bilirubin 10mg% : jemur matahari 2.Bilirubin 10-12mg%: jemur dan questran/urdafalk 3.Queatran 1/5 bks : berat badan <2500 g 4. Queatran ¼ bks : berat badan 2500-3500 g

5.Queatran 1/3 bks : berat badan >3500 g 6.Bilirubin 12-15 mg% : jemur, blue light dan questran/urdafalk

7. Bilirubin 15-20mg% : plasma/albumin, dosis 20-25cc/kg berat badan, jemur sinar Blue Light dan questran/urdafalk 8.Bilirubin >20mg% : exchange transfusion, dan questran

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam terpi ini adalah sebagai berikut :

1. Jarak bayi yang digunakan adalah antara 35-45 cm

2. Bayi harus dalam keadaan telanjang, khusus bayi laki-laki kelaminnya harus ditutup, Hindari dehidrasi, perhatikan beraknya.

3. Mata bayi ditutup dengan kain berwarna hitaam agar tidak tembus cahaya

4. Waktu penyinaran maksimal 2x24 jam, Alat dipakai lagi setelah 12 jam

5. Selama peaksanaan terapy , posisi bayi harus diubah-ubah tiap 6 jam sekali. Ambang batas normal bilirubin dalam darah adalah <10 mg/dl.

6.3 Prinsip Dasar Prinsip dasar alat ini yaitu dengan memberikan sinar pada kulit bayi secara langsung dengan jangka waktu tertentu. Sinar yang digunakan adalah

sinar Blue Light yang mempunyai panjang gelombang antara 425-475 ηm

dengan irradiance/radiasi 30µW.cm -2 .nm -1 dan 20µW.cm -2 .nm -1 sesuai

dengan kadar bilirubin pada bayi dan dengan jarak penyinarannya antara 35-

45 cm dalam keadaan mata ditutup bahan yang tak tembus cahaya.

6.4 Blok Diagram

PLN `
PLN
`
Power
Power
hourmeter
hourmeter
Control Head Lamp lamp
Control
Head Lamp
lamp

Phototeraphy

6.5 Cara Kerja Blok Diagram

Hubungkan Alat ke PLN, maka secara otomatis power supply akan

mendapat tegangan. Setelah power suplay mendapat tegangan maka akan

menyuplay tegangan pada control unit. tekan tombol Phototeraphy Lamp

untuk menghidupkan lampu Blue Light Teraphy dan tekan tombol Head Lamp

untuk menyalakan lampu biasa yang berfungsi untuk penerangan. Setalah

waktu therapy yang ditentukan telah habis maka lampu phototherapy akan

dimatikan oleh operator.

6.6 Pengoperasian

1. Hubungkan Alat Dengan PLN

2. Tekan Tombol ON

3. Tekan Tombol Phototeraphy Lamp dan Head Lamp

4. Setelah waktu habis matikan Alat

5. Rapikan dan simpan Alat.

Berikut ini tombol- tombol pengoperasian Alat Phototeraphy

Berikut ini tombol- tombol pengoperasian Alat Phototeraphy 6.7 Pemeliharaan 1. Bersihkan seluruh bagian ALat 2. Cek

6.7 Pemeliharaan

1. Bersihkan seluruh bagian ALat

2. Cek kondisi Lampu Blue Light, ganti bila perlu

3. Cek fungsi Tombol dan indicator