Anda di halaman 1dari 6

TUGAS MANDIRI ANALISIS KELAYAKAN USAHA TANI BAPAK KRISTANTO PETANI

PADI, DESA KEMIRI, KECAMATAN SINGOJURUH, KABUPATEN

BANYUWANGI USAHA TANI

Dikerjakan oleh : Nama Kelas NIM : ADE YOGA PRATAMA : F AGRIBISNIS 2012 : 125040100111194

PROGAM STUDI AGRIBISNIS FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA MALANG 2014

ANALISIS USAHA TANI PADI Bapak Kristanto Berikut ini merupakan hasil analisis usaha padi berdasarkan hasil wawancara dengan Bapak Kristanto warga desa Kemiri , Kecamatan Singojuruh, Kabupaten Banyuwangi . Modal usaha diperoleh dari modal sendiri. Analisis usaha padi

Biaya produksi No Biaya Tetap Barang Harga Satuan (Rp) 1 2 Sewa lahan Penyusutan alat : Tangki Cangkul Sabit Tempat Istirahat (Gubuk) 325.000 115.000 30.000 397.500 1 2 2 1 Jumlah 36.111,11 25.555,56 6.666,67 44.111,11 2.812.444,45 4.000.000/ha 0.675 ha 2.700.000 Satuan Nilai (Rp)

Ket * : biaya penyusutan diambil dari harga barang dibagi dengan umur ekonomis barang(3 tahun) dibagi dengan sekali tanam (4 bulan).

No

Biaya Variabel Barang Harga Satuan (Rp) Satuan Nilai (Rp)

Bibit : Inpari 13 8700/kg 30 kg 261.000

Pupuk : Urea SP36 Ponska 1.800/kg 2.000/kg 2300/ kg 350 kg 50 kg 100 kg 630.000 100.000 230.000

Pestisida : Furadan Hipotek Absidor Atonik Pandora 11.500/kg 80.000/liter 220.000/kg 86.000/liter 100.000/liter 6 kg 0.5 liter 0.2 kg 0.5 liter 0.5 liter 69.000 40.000 44.000 43.000 50.000

Tenaga kerja Pengolahan Tanah Penanaman Pemupukan Pemeliharaan Pemberantasan OPT Panen 25.000/HKPH 20.000/HKPH* 25.000/HKPH 25.000/HKPH 25.000/HKPH 25.000/HKPH 46 22,5 3,2 20 1,4 38,4 1.150.000 450.000 80.000 500.000 35.000 960.000

Lain-lain : Ongkos panggul Konsumsi tenaga kerja Karung Air 5000/ karung 6000/bungkus 1000/ karung 400.000/karung 60 karung 94 bungkus 60 karung 1 karung Jumlah 300.000 5.640.000 60.000 400.000 11.042.000

Ket : (*) upah tenaga kerja perempuan dan untuk biaya air dibayar menggunakan 1 karung hasil panen padi.

Biaya produksi ( TC )

= TFC + TVC 2.812.444,45+ 11.042.000= 13.854.444,45

Hasil penjualan TR =PXQ = 4000 X 6000 = Rp 24.000.000

Keuntungan Keuntungan Bersih = hasil penjualan biaya produksi = Rp 24.000.000 Rp. 13.854.444,45 = Rp. 10.145.555,55

Kelayakan usaha

Break even point (BEP) BEP unit = TFC P TVC Q = 2.812.444,45___ 4000 11.042.000 6000 = 1302,27 kg/ periode Hasil tersebut menandakan bahwa pada saat produksi mencapai 1302,27 kg padi, usaha tani tersebut tidak mengalami kerugian maupun keuntungan. Jadi pada produksi di atasnya, maka usaha tani padi mulai mendapat keuntungan dan sebaliknya. .

Hasil tersebut menandakan bahwa usaha tani tanaman padi pak Kristanto harus menerima uang penjualan dari padi sebesar Rp agar tidak mengalami kerugian maupun keuntungan.

Analisis R/C Ratio Revenue = Rp 24.000.000 Cost = Rp 13.854.444,45

R/C Ratio = TR/TC = 24.000.000/13.854.444,45 = 1,73

Karena nilai R/C Ratio lebih besar dari 1 yaitu 1,73 menunjukkan bahwa kegiatan usaha tani budidaya tanaman padi yang dilakukan pak Kristanto layak untuk dikembangkan atau diusahakan.

KESIMPULAN Dari perhitungan analisis kelayakan usaha dilihat dari : Berdasarkan BEP Unit saat produksi mencapai 1302,27 kg padi, usaha tani tersebut tidak mengalami kerugian maupun keuntungan. Dan pada produksi di atasnya, maka usaha tani padi yang dilakukan mulai mendapat keuntungan. Berdasarkan BEP Rupiah usaha tani tanaman padi yang dilakukan harus menerima uang penjualan dari padi sebesar Rp tidak mengalami kerugian maupun keuntungan. Nilai R/C Ratio lebih besar dari 1 yaitu 1,73 menunjukkan bahwa agar

kegiatan usaha tani budidaya tanaman padi yang dilakukan layak untuk dikembangkan atau diusahakan. Dari hasil analisis kelayakan usaha maka usaha tani dengan tanaman budidaya padi oleh Bapak Kristanto dapat dijadikan sebagai usaha yang berkelanjutan dan bisa dikatakan sebagai nilai usaha tani yang menguntungkan.