Anda di halaman 1dari 7

Kelompok 2

Intan Dilia Nurhadi, Khoerunnisa

Gerbang Logika Nand, Nor, dan Xor


RECHAN ZAHROTUN NUR (1127030056) FISIKA SAINS UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG TAHUN 2014 email : rechanzahra@gmail.com

memanfaatkan sifat-sifat elektromagnetik Abstak : Gerbang logika terdiri dari 7 gerbang logika dasar, yaitu And, Or, Not, Nand, Nor, XNor, dan XNor. Sebuah gerbang logika mempunyai satu terminal output dan satuatau lebih teminal input. Output-outputnya bernilai HIGH (1) atau LOW (0), hal itu tergantung pada level-level digital pada terminal inputnya. 1.2 Tujuan Praktikum ini bertujuan agar mahasiswa mengerti dan memahami gerbang-gerbang logika dasar Nand, Nor, dan Xor, mengerti bilangan Boolean, serta dapat memahami prinsip kerja gerbang logika Nand, Nor, dan Xor. Kata Kunci : Sinyal, Logika Nand, Nor, dan Xor, Bilangan Boolean. 1.3 Tinjauan Pustaka Gerbang logika merupakan blok dasar 1. PENDAHULUAN 1.1 Landasan Teori Gerbang logika adalah suatu entitas dalam elektronika dan matematika Boolean yang mengubah satu atau beberapa untuk membentuk rangkaian elektronika digital. Sebuah gerbang logika mempunyai satu terminal output dan satu terminal input. Ada 7 gerbang logika dasar, namun pada praktikum ini hanya 3 gerbang logika dasar yang dipraktikan, yaitu Nand, Nor, dan Xor. (relay), cairan, optik dan bahkan mekanik.

masukan logik menjadi sebuah sinyal keluaran logik. Gerbang logika terutama diimplementasikan secara elektronis

menggunakan diode atau transistor, akan tetapi dapat pula dibangun menggunakan susunan komponen-komponen yang
Gambar 1. Gerbang logika

Kelompok 2
Intan Dilia Nurhadi, Khoerunnisa

Rangkaian logika sering ditemukan pada sirkuit digital yang diimplementasikan

2.2 Alat dan Bahan Pada praktikum ini menggunakan Kit Elektronika Dasar untuk gerbang logika Nand, Nor, dan Xor.

secara elektronis menggunakan dioda atau transistor, akan tetapi dapat pula dibangun dengan menggunakan susunan komponenkomponen yang memanfaatkan sifat-sifat elektromagnetik (relay). Logika merupakan dasar dari semua penalaran (reasoning). Elektronik digital atau atau rangkaian digital apapun tersusun dari apa yang disebut sebagai gerbang logika. Gerbang logika melakukan operasi logika pada satu atau lebih input dan menghasilkan ouput yang tunggal. Output yang dihasilkan merupakan hasil dari serangkaian operasi logika berdasarkan prinsip prinsip aljabar boolean. Dalam pengertian elektronik, input dan output ini diwujudkan dan voltase atau arus (tergantung dari tipe elektronik yang digunakan). membutuhkan Setiap daya gerbang yang logika

2.3 Prosedur Percobaan Siapkan alat dan bahan yang akan digunakan. Periksa alat dan bahan sebelum digunakan, pastikan semua dalam keadaan baik. Siapkan data pengamatan dengan membuat 3 tabel hasil pengamatan. Pengujian dilakukan logika dengan awal dan

menginisialisasi logika akhir.

Perhatikan nyala lampu LED. Isi tabel pengamatan sesuai dengan eksperimen. Praktikum selesai. Rapihkan alat dan bahan.

digunakan

sebagai sumber dan tempat buangan dari arus untuk memperoleh voltase yang sesuai. 3. HASIL DAN PEMBAHASAN Tabel 3.1. Tabel Kebenaran untuk gerbang logika Nand No 1 Laboratorium Fisika 2 3 4 Gerbang Logika And ANand 1 1 0 0 BNand 1 0 1 0 YNand 0 1 1 1

2. METODE PERCOBAAN 2.1 Waktu dan Tempat Praktikum ini dilaksanakan pada hari Selasa, tanggal 18 Februari 2014. Pukul 09.30-12.00 WIB. Bertempat di

Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung.

Kelompok 2
Intan Dilia Nurhadi, Khoerunnisa

Tabel 3.2. Tabel Kebenaran untuk gerbang logika Nor No 1 2 3 4 Gerbang Logika Nor ANor 1 0 1 0 BNor 0 1 1 0 YNor 0 0 0 1 A=1; B=0; Y=1 A NAND B = 1 Tabel 3.3. Tabel Kebenaran untuk gerbang logika Xor No 1 2 3 4 Gerbang Logika Xor AXor 1 1 0 0 BXor 1 0 1 0 YXor 0 1 1 0 A=0; B=1; Y=1 A NAND B = 1

1. Pengujian Y output gerbang Nand (NotAnd)

A=0; B=1; Y=0 A NAND B = 0

A=0; B=0; Y=1 A NAND B = 1

Kelompok 2
Intan Dilia Nurhadi, Khoerunnisa

2. Pengujian Y output gerbang Nor (NotOr)

A=0; B=0; Y=0 A OR B = 0 A=0; B=0; Y=1 A=1; B=0; Y=0 A NOR B = 0 3. Pengujian Y output gerbang Xor (exclusive-Or) A NOR B = 1

A=0; B=1; Y=0 A NOR B = 0 A=1; B=1; Y=0 A X-OR B = 0

A=1; B=1; Y=0 A NOR B = 0 A=1; B=0; Y=1 A X-OR B =


4

Kelompok 2
Intan Dilia Nurhadi, Khoerunnisa

gerbang And dengan gerbang Not. Nand merupakan singkatan dari Not-And yang berarti kebalikan dari gerbang And. Gerbang Nand memiliki dua atau lebih sinyal masukkan, dan hanya mempunyai satu sinyal keluaran. Dalam gerbang Nand, jika ingin menghasilkan keluaran (output) yang rendah, maka semua sinyal inputan keduanya harus bernilai tinggi (input A And B bernilai A=0; B=1; Y=1 A X-OR B = 1 HIGH (1), maka output Y akan LOW (0). Jika input A dan B salah satunya atau keduanya bernilai LOW (0), maka output Y akan HIGH (1). Dilihat dari pernyataan tersebut dan eksperimen, bahwa gerbang logika Nand benar memiliki sifat inverter. Hal tersebut dapat dibuktikan secara

eksperimen pada tabel 3.1. Gerbang Nand mempunyai simbol sebagai berikut : A=0; B=0; Y=0 A X-OR B = 0
Gambar 2. Simbol gerbang NAND

Berdasarkan data pengamatan, gerbang logika adalah blok dasar untuk membentuk rangkaian elektronika digital. Pada praktikum ini dibahas mengenai tiga macam gerbang logika, yaitu Nand, Nor, dan Xor. Pengujian gerbang logika tersebut menggunakan kit elektronika dasar. Belum sampai simulasi pada komputer. Pengujian pertama yaitu gerbang logika Nand. Gerbang Nand adalah gabungan dari

Pengujian kedua yaitu gerbang logika Nor. Gerbang Nor merupakan gabungan antara gerbang Or dengan gerbang Not. Karena Nor adalah singkatan dari Not-Or, yang berarti kebalikan dari Or. Gerbang Nor memiliki kesamaan dengan gerbang Nand, yaitu sama-sama mempunyai dua, empat, atau delapan (kelipatan dua) masukkan. Dan mempunyai satu output.
5

Kelompok 2
Intan Dilia Nurhadi, Khoerunnisa

Perbedaan gerbang sedangkan

terletak Nand

pada

sifatnya. sifat

Jika

jika semua input LOW (0) atau semua bernilai HIGH (1), maka output Y akan LOW (0). Teori ini dapat dibuktikan secara eksperimen pada kit elektronika dasar. Kit elektronika dasar yang digunakan adalah bentuk rangkaian trainer gerbang logika dasar yang berfungsi untuk

adalah

perkalian, sifat

gerbang

Nor

adalah

penjumlahan. Dalam operasi Nor, jika input A Nor B atau keduanya LOW (0), maka ouput Y akan HIGH (1). Sedangkan, jika inputan A dan B keduanya bernilai HIGH (1), maka output yang dihasilkan adalah kebalikannya, yaitu LOW (0). Hal tersebut bisa dibuktikan dalam eksperimen yaitu pada tabel pengamatan 3.2.

membuktikan tabel kebenaran yang sudah ada. Karena pada rangkaian tersebut terlihat ada beberapa komponen, seperti LED yang difungsikan sebagai indikator output gerbang logika. Dan terdapat pula pushbutton yang difungsikan sebagai pemberian nilai input logika.

Gambar 3. Simbol gerbang NOR

Ketika kita salah menginisialkan input, maka LED tidak akan menyala.

Pengujian ketiga yaitu gerbang logika Xor. Gerbang EX-Nor sering disingkat dengan gerbang Xor. X-OR atau ExclusiveOR dinyatakan dalam sifat penjumlahan. Output menjadi 0 ketika input A dan B pada level yang sama, dan output Y menjadi bernilai 1 ketika kedua input mempunyai level yang berbeda. Xor mempunyai simbol sebagai berikut : 4. PENUTUP 4.1 Kesimpulan Dari praktikum Gerbang Logika Nand, Nor, dan Xor dapat disimpulkan bahwa gerbang logika adalah rangkaian dengan satu atau lebih dari satu sinyal masukkan tetapi hanya menghasilkan satu sinyal berupa tegangan tinggi atau tegangan rendah. Dikarenakan analisis gerbang logika dilakukan dengan Aljabar Boolean maka gerbang logika sering juga disebut
Gambar 4. Simbol gerbang X-OR

Rangkaian logika. Rangkaian logika sering ditemukan dalam sirkuit-sirkuit digital (elektonika) yang diimplemetasikan secara elekrtonik
6

Dalam operasi Xor, jika salah satu dari kedua inputnya HIGH (1), maka output Y akan HIGH (1) pula. Sedangkan sebaliknya,

Kelompok 2
Intan Dilia Nurhadi, Khoerunnisa

dengan transistor.

menggunakan

dioda

atau

4.2 Saran Dalam dibutuhkan praktikum kesabaran di laboratorium dan ketelitian

mahasiswa dalam pengambilan data. Konsentrasi mahasiswa akan apa yang sedang dipraktikumkan juga sangat

diperlukan. Karena jika pikiran tidak terpusat apa yang dikerjakan, maka hasilnya pun kurang baik.

DAFTAR PUSTAKA Sutrisno. 1987. Elektronika 2 Teori dan Penerapannya. Bandung : ITB Press. Malvino. 1994. Prinsip-prinsip Elektronika 1. Jakarta : Erlangga. Gerbang logika /Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas.htm// (pukul 09.00 WIB 16 Februari 2012) Gerbang Logika/ RANGKAIAN GERBANG LOGIKA NAND, NOR, EXNOR DAN FUNGSINYA _ Blogger Sep Asep.htm// (pukul 09.00 WIB 20 Februari 2014)