Anda di halaman 1dari 26

BAB I PENDAHULUAN Adaptasi anatomi, fisiologis dan biokimiawi terjadi di dalam kehamilan.

Banyak perubahan dimulai setelah fertilisasi dan berlanjut selama kehamilan dan kebanyakan terjadi akibat respons terhadap stimulus fisiologis yang diberikan oleh janin dan plasenta. Ini dapat dibuktikan pada wanita hamil akan kembali ke dalam keadaan sebelum hamil setelah melahirkan dan laktasi. 1 Banyak dari adaptasi fisiologis dapat dikatakan abnormal wanita yang tidak hamil. Seperti contoh, perubahan kardiovaskular selama kehamilan normalnya melibatkan peningkatan jumlah darah dan cardiac ouput, yang menjadi mirip dengan tirotoksikosis. Selain itu, beberapa adaptasi dapat menyebabkan gagal ventrikel apabila terdapat penyakit jantung yang mendasari sebelumnya. memperburuk penyakit sebelumnya. 1 Selama kehamilan, setiap organ mengalami perubahan anatomi dan fungsional yang dapat merubah kriteria untuk mendiagnosis dan pengobatan penyakit. !leh karena itu, pemahaman mengenai adaptasi fisiologis yang terjadi pada kehamilan menjadi sasaran utama obstetrik dan tanpa memiliki pengetahuan mengenai ini, menjadi suatu hal yang tidak mungkin untuk memahami proses dari suatu penyakit yang membahayakan pada wanita selama kehamilan.1 apat dikatakan bahwa adaptasi fisiologis wanita hamil dapat dimisinterpretasikan sebagai kondisi patologis tetapi juga dapat tertutup atau

BAB II
1

PERUBAHAN ANATOMI PADA KEHAMILAN "erubahan anatomi dan fisiologi pada perempuan hamil sebagian besar sudah terjadi segera setelah fertilisasi dan terus berlanjut selama kehamilan. #ebanyakan perubahan ini merupakan respons terhadap janin. Satu hal yang menakjubkan adalah bahwa hampir semua perubahan ini akan kembali seperti keadaan sebelum hamil setelah proses persalinan dan menyusui selesai. "emahaman tentang perubahan anatomi dan fisiologi selama kehamilan merupakan salah satu tujuan utama dari ilmu kebidanan. $ampir tidak mungkin dapat mengerti proses penyakit yang terjadi selama kehamilan dan masa nifas tanpa disertai pemahamam mengenai perubahan anatomi dan fisiologi ini.% Sistem Reproduksi % Uterus &terus berbentuk seperti buah avokad atau buah pir yang sedikit gepeng, ke arah depan belakang. &kurannya seperti telur ayam dan mempunyai rongga. indingnya terdiri atas otot'otot polos. &kuran panjang uterus adalah ('(,) cm, lebar diatas ),%) cm tebal %,) cm dan tebal dinding 1,%) cm. *etak uterus dalam keadaan fisiologis adalah anterversiofleksio +serviks kearah depan dan membentuk sudut dengan vagina, sedangkan korpus uteri ke depan membentuk sudut dengan serviks uteri. &terus terdiri atas fundus uteri, korpus uteri, dan serviks uteri. ,undus uteri adalah bagian uterus proksimal- disitu kedua tuba fallopi masuk ke uterus. idalam klinik penting untuk diketahui sampai dimana fundus uteri berada, oleh karena tuanya kehamilan dapat diperkirakan dengan perabaan fundus uteri. #orpus uteri adalah bagian uterus yang terbesar. "ada kehamilan bagian ini mempunyai fungsi utama sebagai tempat janin berkembang. .ongga yang terdapat di korpus uteri disebut kavum uteri. Selama kehamilan uterus akan beradaptasi untuk menerima dan melindungi hasil konsepsi +janin, plasenta, amnion/ sampai persalinan. &terus mempunyai kemampuan luar biasa untuk bertambah besar dengan cepat selama kehamilan dan pulih kembali seperti keadaan semula dalam beberapa minggu setelah persalinan. "ada perempuan tidak hamil uterus mempunyai berat (0 g dan kapasitas 10 ml atau kurang. Selama hamil uterus akan berubah bentuk menjadi suatu organ yang menampung janin, plasenta dan cairan amnion
2

rata'rata pada akhir volume totalnya mencapai ) * bahkan dapat mencapai %0 * atau lebih dengan berat rata'rata 1100 g. "embesaran uterus meliputi peregangan dan penebalan sel'sel otot, sementara produksi miosit yang baru sangat terbatas. Bersamaan dengan hal itu terjadi akumulasi jaringan ikat dan elastik terutama pada lapisan otot luar. #erja sama tersebut akan meningkatkan kekuatan dinding uterus. aerah korpus pada bulan'bulan pertama akan menebal seiring dengan bertambahnya usia kehamilan akan menipis. "ada akhir kehamilan ketebalannya hanya berkisar 1,) cm bahkan kurang. "ada awal kehamilan penebalan uterus distimulasi terutama oleh hormon estrogen dan sedikit oleh progesteron. $al ini dapat dilihat dengan perubahan uterus pada awal kehamilan mirip dengan kehamilan ektopik. Akan tetapi setelah kehamilan 1% minggu lebih penambahan ukuran uterus didominasi oleh desakan dari hasil konsepsi. "ada awal kehamilan tuba fallopi, ovarium, dan ligamentum rotundum berada sedikit di bawah apeks fundus, sementara pada akhir kehamilan akan berada sedikit diatas pertengahan uterus. "osisi plasenta juga mempengaruhi penebalan sel'sel otot uterus, dimana bagian uterus yang mengelilingi tempat implantasi plasenta akan bertambah besar lebih cepat dibandingkan bagian lainnya sehingga akan menyebabkan uterus tidak rata. ,enomena ini dikenal dengan tanda Piscaseck. "ada minggu pertama kehamilan uterus masih sepeti bentuk aslinya seperti buah avokad. Seiring dengan perkembangan kehamilannya, daerah fundus dan korpus akan membulat dan akan menjadi bentuk sferis pada usia kehamilan 1% minggu. "anjang uterus akan bertambah lebih cepat dibandingkan lebarnya sehingga akan membentuk oval. ismus uteri pada minggu pertama mengadakan hipertrofi seperti korpus uteri yang mengakibatkan ismuys menjadi lebih panjang dan lunak yang dikenal dengan tanda Hegar. 1aksiran perbesaran uterus pada perabaan tinggi fundus 1idak hamil2normal #ehamilan 4 minggu #ehamilan 1% minggu #ehamilan 15 minggu 3 sebesar telur ayam 3 telur bebek 3 telur angsa 3 pertengahan simfis pubis
3

#ehamilan %0 minggu #ehamilan %6 minggu #ehamilan %4 minggu #ehamilan 8% minggu #ehamilan 85'6% minggu

3 pinggir bawah pusat 3 pinggir atas pusat 3 sepertiga pusat'7yphoid 3 pertengahan pusat'7yphoid 3 8 sampai 1 jari dibawah 7yphoid

"ada akhir kehamilan 1% minggu uterus akan terlalu besar dalam rongga pelvis dan seiring perkembangannya, uterus akan menyentuh dinding abdomen, mendorong usus ke samping dan ke atas, terus tumbuh hingga hampir menyentuh hati. "ada saat pertumbuhan uterus akan berotasi ke arah kanan, deksorotasi ini disebabkan oleh adanya rektosigmoid didaerah kiri pelvis. "ada triwulan akhir istmus akan berkembang menjadi segmen bawah uterus. "ada akhir kehamilan otot'otot uterus bagian atas akan berkontraksi sehingga segmen bawah uterus akan melebar dan menipis. Batas antara segmen atas yang tebal dan segmen bawah yang tipis disebut dengan lingkaran retraksi fisiologis. Sejak trimester pertama kehamilan uterus akan mengalami kontraksi yang tidak teratur dan umumnya tidak disertai nyeri. "ada trimester kedua kontraksi ini dapat dideteksi dengan pemeriksaan bimanual. ,enomena ini pertama kali diperkenalkan oleh Bra7ton $icks pada tahun 14(% sehingga disebut dengan kontraksi Braxton Hicks. #ontraksi ini muncul tiba'tiba dan sporadik, intensitasnya bervariasi antara )'%) mm$g. Sampai bulan terakhir kehamilan biasanya kontraksi ini sangat jarang dan meningkat pada satu atau dua minggu sebelum persalinan. $al ini erat kaitannya dengan meningkatnya jumlah reseptor oksitosin dan gap junction diantara sel'sel miometrium. "ada saat ini kontraksi akan terjadi setiap 10 sampai %0 menit, dan pada akhir kehamilan kontraksi ini akan menyebabkan rasa tidak nyaman dan dianggap sebagai persalinan palsu. Serviks % Saluran yang terdapat dalam serviks disebut kanalis servikalis, berbentuk seperti saluran lonjong dengan panjang %,) cm. Saluran ini dilapisi oleh kelenjar'kelenjar serviks, berbetuk sel torak bersilia dan berfungsi sebagai reseptakulum seminis. "intu saluran serviks sebelah dalam ostium uteri internum dan pintu di vagina disebut ostium uteri eksternum.

#edua pintu ini penting dalam klinik misalnya dalam penilaian jalannya persalinan, dan abortus. Secara histologik dari dalam ke luar, uterus terdiri atas endometrium di korpus uteri dan endoserviks di serviks uteri, otot'otot polos dan lapisan serosa yakni peritoneum viserale. 9ndometrium terdiri dari atas epitel kubik, kelenjar'kelenjar dan jaringan dengan banyak pembuluh darah yang berkeluk'keluk. 9ndometrium melapisi seluruh kavum uteri dan mempunyai arti penting dalam siklus haid perempuan dalam masa reproduksi. proliferasi yang selanjutnya diikuti dengan masa sekretorik. Satu bulan setelah konsepsi serviks akan menjadi lunak dan kebiruan. "erubahan ini terjadi akibat penambahan vaskularisasi dan terjadinya edema pada seluruh serviks, bersamaan dengan dengan terjadinya hipertrofi dan hiperplasia pada kelenjar'kelenjar serviks. Berbeda kontras dengan korpus, serviks hanya memiliki 10'1) : otot polos. ;aringan ikat ekstraseluler serviks terutama kolagen tipe 1 dan 8 dan sedikit tipe 6 pada membran basalis. iantara molekul'molekul kolagen itu, berkatalasi gikosaminolglikan dan proteoglikan terutama dermatan sulfat, asam hialuronat dan heparin sulfat. ;uga ditemukan fibronektin dan elastin diantara serabut kolagen. .asio tertinggi elastin terhadap kolagen terdapat di ostium interna, baik elastin maupun otot polos semakin menurun jumlahnya mulai dari ostium interna ke ostium eksterna. Serviks manusia merupakan organ yang kompleks dan heterogen yang mengalami perubahan luar biasa selama kehamilan dan persalinan. Bersifat seperti katup yang bertanggung jawab menjaga janin didalam uterus sampai akhir kehamilan dan selama persalinan. Serviks didominasi jaringan ikat fibrosa. #omposisinya berupa jaringan matriks ekstraseluler terutama mengandung kolagen elastin dan proteoglikan dan bagian sel yang mengandung otot dan fibroblas, epitel, serta pembuluh darah. .asio relatif jaringan ikat terhadap otot tidak sama sepanjang serviks yang semakin ke distal rasio ini semakin besar. "ada perempuan tidak hamil berkas kolagen pada serviks terbungkus rapat dan tidak beraturan. Selama kehamilan, kolagen secara aktif disintesis dan secara terus menerus diremodel oleh kolagenase yang disekresi oleh sel'sel serviks dan neutrofil. #olagen didegradasi oleh kolagenase intraseluler yang menyingkirkan struktur prokolagen yang tidak sempurna untuk mencegah pembentukan kolagen yang lemah dan kolagen ekstraseluler yang secara lambat akan melemahkan matriks kolagen agar persalinan dapat berlangsung.
5

alam masa

haid, endometrium sebagian besar dilepaskan, untuk kemudian tumbuh lagi dalam masa

"ada akhir trimester pertama kehamilan, berkas kolagen menjadi kurang kuat terbungkus. $al ini terjadi akibat penurunan konsentrasi kolagen secara keseluruhan. engan sel'sel otot polos dan jaringan elastis, serabut kolagen bersatu dengan arah paralel terhadap sesamanya sehingga serviks menjadi lunak dibanding kondisi tidak hamil, tetapi tetap mampu mempertahankan kehamilan. "ada saat kehamilan mendekati aterm, terjadi penurunan lebih lanjut dari konsentrasi kolagen. #onsentrasinya menurun secara nyata dari keadaan yang relatif dilusi dalam keadaan menyebar dan teremodel menjadi serat. dekorin terhadap kolagen. #arena serabut terdispersi, konsentrasi air meningkat seperti juga halnya asam hialuronat dan glikosaminoglikan. Asam hialuronat disekresikan oleh fibroblast dan memiliki afinitas yang tinggi terhadap molekul air. "enurunan konsentrasi kolagen lebih lanjut ini secara klinis terbukti dengan melunaknya serviks. Beberapa perubahan ini berhubungan dengan dispersi kolagen yang terjadi lebih awal pada kehamilan dan mengakibatkan keadaan patologis seperti serviks inkompeten. "roses remodelling sangat komples dan melibatkan proses kaskade biokimia, interaksi antara komponen seluler dan matriks ekstraseluler, serta infiltrasi stroma serviks oleh sel'sel inflamasi seperti neutrofil dan makrofag. "roses remodelling ini berfungsi agar uterus dapat mempertahankan kehamilan sampai aterm dan kemudian proses destruksi serviks yang membuatnya berdilatasi memfasilitasi persalinan. "roses perbaikan serviks terjadi setelah persalinan sehingga siklus kehamilan yang berikutnya akan berulang. <aktu yang tidak tepat gangguan persalinan spontan. bagi perubahan kompleks ini akan mengakibatkan persalinan preterm, penundaan persalinan menjadi postterm dan bahkan ispersi meningkat oleh peningkatan rasio

Ovarium % "roses ovulasi selama kehamilan akan terhenti dan pematangan folikel baru juga ditunda. $anya satu korpus luteum yang dapat ditemukan di ovarium. ,olikel ini akan
6

berfungsi maksimal selama 5'( minggu awal kehamilan dan setelah itu akan berperan sebagai progesteron dalam jumlah yang relatif minimal. .elaksin, suatu hormon protein yang mempunyai struktur mirip dengan insulin dan insulin like growth factor I = II, disekresikan oleh korpus luteum, desidua, plasenta dan hati. Aksi biologi utamanya adalah dalam proses remodelling jaringan ikat pada saluran reproduksi, yang kemudian akan mengakomodasi kehamilan dan keberhasilan proses persalinan. "erannya belum diketahui secara menyeluruh, tetapi diketahui mempunyai efek pada perubahan struktur biokimia serviks dan kontraksi miometrium yang akan berimplikasi pada kehamilan preterm. Va i!a da! Peri!eum % Selama kehamilan peningkatan vaskularisasi dan hiperemia terlihat jelas pada kulit dan otot'otot di perineum dan vulva, sehingga pada vagina akan terlihat berwarna keunguan yang dikenal dengan tanda Chadwick. "erubahan ini meliputi penipisan mukosa dan hilangnya sejumlah jaringan ikat dan hipertrofi dari sel'sel otot polos. inding vagina mengalami banyak perubahan yang merupakan persiapan untuk mengalami peregangan pada waktu persalinan dengan meningkatnya ketebalan mukosa, mengendornya jaringan ikat, dan hipertrofi sel otot polos. "erubahan ini mengakibatkan bertambah panjangnya dinding vagina. "apilla mukosa juga mengalami hipertrofi dengan gambaran seperti paku sepatu. "eningkatan volume sekresi vagina juga terjadi, dimana sekresi akan berwarna keputihan meningkat, menebal dan p$ antara 8,)'5 yang merupakan hasil dari peningkatan produksi asam laktat glikogen yang dihasilkan oleh epitel vagina sebgai asi dari lactobacillus acidophilus. Ku"it % "ada kulit dinding perut akan terjadi perubahan warna menjadi kemerahan, kusam dan kadang'kadang juga akan mengenai daerah payudara dan paha. "erubahan ini dikenal dengan nama striae gravidarum. "ada multipara selain striae kemerahan itu seringkali ditemukan garis berwarna perak berkilau yang merupakan sikatrik dari striae sebelumnya. "ada banyak perempuan kulit di garis pertengahan perutnya +linea alba/ akan berubah menjadi hitam kecoklatan yang disebut dengan linea nigra. #adang'kadang akan muncul
7

dalam ukuran bervariasi pada wajah dan leher yang disebut dengan chloasma atau melasma garvidarum. Selain itu pada areola dan daerah genital juga akan terlihat pigmentasi yang berlebihan. "igmentasi yang berlebihan itu biasanya akan hilang atau sangat jauh berkurang setelah persalinan. #ontrasepsi oral juga bisa menyebabkan terjadinya hiperpigmentasi yang sama. "erubahan ini dihasilkan dari cadangan melanin pada daerah epidermal dan dermal yang penyebab pastinya belum diketahui. Adanya peningkatan kadar serum melanocyte stimulating hormone pada akhir bulan kedua masih diragukan sebagai penyebabnya. 9strogen dan progesteron diketahui mempunyai peran dalam melanogenesis dan diduga bisa menjadi faktor pendorongnya. Pa#udara% "ada awal kehamilan perempuan akan merasakan payudaranya menjadi lebih lunak. Setelah bulan kedua payudara akan bertambah ukurannya dan vena'vena dibawah kulit akan lebih terlihat. "uting payudara akan lebih besar, kehitaman, dan tegak. Setelah bulan pertama suatu cairan berwarna kekuningan yang disebut kolustrum dapat keluar. #olustrum ini berasal dari kelenjar'kelenjar asinus yang mulai bersekresi. >eskipun dapat dikeluarkan, air susu belum dapat diproduksi karena hormon prolaktin ditekan oleh prolactin inhibiting hormone. Setelah persalinan kadar progesteron dan estrogen akan menurun sehingga pengaruh inhibisi progesteron terhadap ?' laktalbumin akan hilang. "eningkatan prolaktin akan merangsang sintesis laktosa dan pada akhirnya akan meningkatkan produksi air susu. "ada bulan yang sama areola akan lebih besar dan kehitaman. #elenjar Montgomery, yaitu kelenjar sebasea dari areola, akan membesar dan cenderung untuk menonjol keluar. ;ika payudara makin membesar, striae seperti yang terlihat pada perut akan muncul. &kuran payudara sebelum kehamilan tidak mempunyai hubungan dengan banyaknya air susu yang akan dihasilkan.

BAB II PERUBAHAN $ISIOLO%I PADA KEHAMILAN A& PERUBAHAN METABOLISME 'AIRAN TUBUH i& Peru(a)a! Tota" 'aira! Tu(u) *
8

"eningkatan total cairan tubuh mencapai 5,) * sampai 4,) * pada akhir kehamilan menunjukkan bahwa perubahan metabolisme cairan tubuh merupakan salah satu adaptasi yang sangat signifikan. $al yang menyebabkan peningkatan total cairan tubuh pada wanita hamil berupa adanya tambahan kandungan air pada fetus, plasenta dan cairan amnion mencapai jumlah 8,) *, dan tambahan cairan tubuh yang lain berupa peningkatan dari jumlah volume darah sekitar 1)00' 1500 m*, yang berupa 1%00'1800 m* merupakan plasma darah dan sel darah merah sekitar 800' 600 m* dan perubahan cairan tubuh yang lain adalah pada cairan ekstravaskuler, cairan intrasel pada uterus dan payudara dan peningkatan dari jaringan adiposa. #ehamilan merupakan suatu keadaan kelebihan volume2 volume overload yang bersifat kronik yang disebabkan oleh karena retensi natrium dan air yang merupakan akibat sekunder dari perubahan osmoregulasi dan sistem renin'angiotensin +.AAS/. Akibat dari peningkatan cairan tubuh sehingga berkontribusi pada peningkatan berat badan selama kehamilan, hemodilusi, anemia fisiologis akibat kehamilan dan peningkatan output jantung2 cardiac output @A!B selama hamil. #egagalan dalam mencapai ekspansi volume plasma yang cukup dihubungkan dengan peningkatan resiko terjadi pre'eklampsia dan pertumbuhan janin yang terhambat. ii& Osmore u"asi * 9kspansi volume plasma dimulai sesaat setelah terjadinya konsepsi, sebagian hal tersebut disebabkan oleh karena perubahan pada osmoregulasi maternal melalui sekresi arginine vasopressin peptide2 AC" dari hipofisis posterior. "erubahan awal pada regulasi AC" disebabkan oleh karena signal yang berasal dari plasenta antara lain Ditric !7ide +D!/ dan hormone relaksin. "ada wanita hamil kadar hormon AC" secara relatif tidak berubah walaupun produksi dari hormon AC" yang tinggi, hal ini dikarenakan peningkatan klirens yang mencapai 8 sampai 6 kali lipat. "eningkatan klirens disebabkan oleh karena plasenta yang secara cepat akan melakukan inaktivasi hormone AC". iii& Meta(o"isme Natrium *

"ada wanita hamil umumnya akan terjadi retensi natrium, dan umumnya akumulasi natrium selama kehamilan dapat mencapai E00 m9F. "ada wanita hamil 50 persen dari total natrium yang teretensi berada didalam unit fetoplasenta +termasuk cairan amnion/ dan umumnya akan hilang ketika melakukan persalinan. "eningkatan kadar natrium pada kehamilan terutama disebabkan oleh karena peningkatan absorbsi natrium pada tubulus ginjal, dimana absorbsi dari natrium tersebut sangat bergantung pada hormon renin'angiotensin'aldosteron sistem2 .AAS dan atrial natriuretik peptida2 AD". #adar natrium akan kembali dalam kadar normal seperti kadar pada prekonsepsi sekitar % bulan setelah melahirkan. iv& Sistem Re!i!+A! iote!si!o e!+A"dostero!, RAAS "ada wanita hamil akan terjadi peningkatan dari seluruh komponen .AAS sistem. "ada kehamilan dini akan terjadi penurunan tonus vaskuler +hal ini disebabkan oleh karena adanya hormon yang disekresi selama kehamilan dan peningkatan produksi D!/ sehingga menyebabkan penurunan tekanan arteri rata'rata2 mean arterial pressureB>A"B. Akibat penurunan >A" yang terjadi akan terjadi peningkatan volume intravaskuler akibat retensi natrium sebagai kompensasi. B& PERUBAHAN SISTEM KARDIOVASKULER i. Peru(a)a! pada -a!tu!
8

"ada wanita hamil akan terjadi perubahan dari posisi diafragma dan perubahan dari bentuk tulang rusuk yang merubah posisi jantung menjadi lebih keatas dan ke kiri, kadang dapat disertai rotasi dari jantung terhadap sumbu panjangnya. "ada wanita hamil gambaran dari bentuk jantung pada foto rontgen thora7 menjadi tidak spesifik terutama perubahan dari cardiac thoracic ratio2 A1., sehingga perlu dilakukan untuk dilakukan ekokardiografi jika terdapat kecurigaan kardiomegali secara klinis. <alaupun kardiomegali pada wanita hamil jarang ditemukan, namun terjadinya hipertrofi fisiologis miokardium sering ditemukan akibat peningkatan volume darah selama kehamilan dan peningkatan afterload pada kehamilan lanjut. &mumnya perubahan struktur jantung pada wanita hamil mirip dengan perubahan struktur akibat respons terhadap olahraga yaitu hipertrofi eksentrik, dimana akibat adanya hipertrofi
10

yang eksentrik akan membuat peningkatan kapasitas pompa jantung dalam memenuhi peningkatan kebutuhan selama kehamilan. ii. Peru(a)a! 'ura) -a!tu! , 'ardia. Output /'O0 8 Salah satu perubahan yang bermakna pada kehamilan adalah peningkatan curah jantung2 A!, dari penelitian yang dilakukan didapatkan bahwa peningkatan A! mencapai 80')0: dari nilai sebelum hamil pada awal kehamilan. "ada kehamilan ganda peningkatan A! mencapai %0: dari A! yang terjadi pada kehamilan tunggal. <alaupun berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan puncak peningkatan A! belum jelas, namun diperkirakan peningkatan A! mencapai puncak sekitar kehamilan %)'80 minggu. ari peningkatan A! yang terjadi pada hamil, mumnya peningkatan A! dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan dari uterus, plasenta dan payudara. "ada trimester pertama kehamilan, perfusi dari A! masih sama seperti keadaan wanita yang tidak hamil dimana uterus menerima %'8: dari A!, payudara menerima 1: dari A! dan presentasi A! yang memenuhi perfusi ginjal mencapai %0:, kulit 10:, otak 10: dan pembuluh darah koroner ):. Sedangkan pada wanita hamil yang cukup bulan uterus akan memperoleh 1(: dari total A! dan payudara mendapatkan %: dari total A!. Aurah jantung pada wanita hamil juga sangat dipengaruhi oleh posisi tubuh pada wanita hamil, misalnya pada posisi terlentang dan berdiri akan terjadi penurunan curah jantung akibat penurunan volume darah yang balik ke jantung. "enurunan curah jantung pada wanita hamil yang terlentang terutama disebabkan oleh karena pembesaran dari uterus yang menekan vena kava inferior sehingga menurunkan aliran balik vena ke jantung yang akan mengakibatkan penurunan curah jantung dan preload yang dapat menyebabkan hipotensi arterial. "ada kehamilan dibawah %6 minggu umumnya gejala akibat penekanan vena kava inferior masih belum jelas, namun pada kehamilan lanjut akan terjadi obstruksi yang total pada vena kava inferior sehingga mengakibatkan aliran darah balik ke jantung melalui sirkulasi kolateral di vena para'vertebralis.

11

"enurunan dari A! akibat perubahan posisi pada sebagian wanita tidak akan menimbulkan gejala oleh karena adanya kompensasi pada peningkatan resistensi vaskuler yang sistemik. "ada )'10: wanita hamil akan timbul keluhan akibat penurunan dari A! ketika berbaring yaitu gejala supine hipotensi seperti pusing, mual dan sinkope, umumnya hal tersebut timbul akibat tidak adekuatnya sirkulasi kolateral paravertebra. "ada keadaan anestesi spinal maupun epidural pada wanita hamil akan kehilangan efek dalam memelihara resistensi vaskuler sistemik. iii. Peru(a)a! Teka!a! Arteri da! Resiste!si Vasku"er Sistemik 8 "ada ibu hamil walaupun terjadi peningkatan A! yang cukup signifikan, namun umumnya tekanan darah selama kehamilan tetap menurun hal ini disebabkan oleh karena penurunan resistensi perifer sistemik yang disebabkan oleh karena adanya hormon progesteron yang dihasilkan selama kehamilan akan menyebabkan relaksasi otot polos pada pembuluh darah serta peningkatan dari nitirit oksida2 D! pada wanita hamil yang akan menurunkan resistensi perifer secara langsung dan D! juga akan menghambat dari aktivitas respons vaskular terhadap angiotensin II dan norepinefrin. ari mekanisme yang terjadi pada ibu hamil yang normal akan refrakter terhadap efek vasokonstriksi dari angiotensin II yang disebabkan oleh karena peningkatan sistem .AAS selama kehamilan. iv. Peru(a)a! Teka!a! pada Ve!a 8 "erubahan tekanan vena paad ibu hamil pada ekstremitas atas umumnya tidak akan mengalami perubahan yang berarti, namun tekanan pada ekstremitas bawah terutama vena femoralis meningkat hingga 1) cm $%! pada kehamilan yang sudah cukup bulan hal ini dikarenakan obstruksi dari vena kava inferior akibat pembesaran uterus, sehingga memicu terjadinya edema, vena varikosa, hemmoroid dan peningkatan resiko trombosis vena dalam. v. Peru(a)a! Norma" pada 1a!ita Hami" #a! Mirip Pe!#akit -a!tu!
8

"ada wanita hamil akan terjadi perubahan fisiologis akibat adaptasi terhadap kehamilan yang mirip dengan penyakit jantung sehingga kadang menimbulkan kesulitan diagnosis.

12

#eluhan sesak nafas merupakan keluhan yang sering dikeluhkan pada penyakit jantung dan pada saat hamil, terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk membedakan kedua penyebab tersebut. !nset dari kehamilan yang dihubungkan dengan sesak nafas umumnya dikeluhkan sebelum kehamilan %0 minggu dan (): mengeluhkan sesak nafas pada kehamilan trimester ketiga. Gejala sesak pada kehamilan umumnya tidak akan timbul saat istirahat dan memberat ketika melakukan aktivitas dan pada umumnya ringan. "emeriksaan fisik pada wanita hamil juga menyerupai kasus pada penyakit jantung, yang tidak boleh disalah artikan sebagai penyakit jantung, mulai dari edema tungkai, takikardia, distensi vena jugularis dan pergeseran apeks jantung kearah lateral. #adar dari enHim jantung sendiri yang umunya digunakan dalam memeriksa kecurigaan infark miokardium yaitu 1roponin dan Creatinine inase!Miokardial Band2 A#'>B. "ada ibu hamil akibat kontrakjsi uterus dapat mengakibatkan peningkatan kadar A#'>B didalam darah, namun tidak dengan kadar troponin. '& PERUBAHAN PADA SISTEM RESPIRASI i. Sistem Respirasi Ba ia! Atas 8 Selama kehamilan mukosa pada derah nasofaring cenderung hiperemis, edema dan mengalami hipersekresi mukus yang disebabkan oleh karena rangsangan estrogen. !leh sebab perubahan itu, wanita hamil sering mengeluh adanya gejala influenHa kronik. ii. Peru(a)a! Meka!ik 8 "erubahan konfigurasi dari cavum thora7 terjadi pada awal kehamilan, lebih awal dari perubahan yang terjadi yang disebabkan oleh penekanan mekanis oleh pembesaran uterus. Sudut subcostal meningkat dari 54 menjadi 108 derajat, diameter transversal dari cavum thora7 melebar % cm, dan diameter anteriorposterior melebar dari ) cm menjadi ( cm. engan berjalannya kehamilan, level dari diafragma meningkat 6 cm. ,ungsi otot pernafasan tidak terpengaruh kehamilan dan tekanan maksimal inspiratory dan e7piratory tidak mengalami perubahan. "osisi dari diafragma yang terdorong ke atas akan menurunkan volume dari paru pada saat istirahat, sehingga menurunkan total lung capacity dan functional
13

residual capacity +,.A/. ,.A dapat terbagi menjadi expiratory reserve volume dan residual volume, dan keduanya menurun. iii. Pertukara! as 6 >eningkatnya kadar progesteron memberikan keadaan hiperventilasi kronik, direfleksikan dengan meningkatnya volume tidal dari 80 : menjadi )0 : pada hamil 4 minggu. engan meningkatnya tidal volume menyebabkan meningkatnya ventilasi pada ventilasi semenit di kombinasikan dengan semenit, walaupun laju pernapasan stabil. +ventilasi semenitI tidal volume 7 laju pernapasan/. "eningkatan :. $iperventilasi kronik terjadi disebabkan oleh peningkatan "a! % dan penurunan "aA!% dari level normal. "aA!% ibu yang rendah dapat mengakibatkan chronic respiratory alkalosis. #ompensasi dari ginjal akan meningkatkan ekskresi bikarbonate untuk memantain p$ antara (,6'(,) dan menurunkan kadar bikarbonat dalam darah. "ada awal kehamilan "a!% meningkat +105 menjadi 104 mm$g/, "aA! % menurun, tetapi pada trimester ketiga terjadi penurunan "a!% oleh karena pembesaran uterus. "eningkatan ventilasi semenit disebabkan oleh kebutuhan oksigen janin, plasenta dan organ ibu. selama latihan, persalinan dan kontraksi akan meningkatkan ventilasi per menit dan kebutuhan oksigen. !leh karena peningkatan konsumsi oksigen dan penurunan kapasitas residual yang menurun terjadilah penurunan dari cadangan oksigen ibu. menurunnya ,.A, memberikan peningkatan ventilasi alveolar dari )0 : menjadi (0

D& PERUBAHAN PADA SISTEM DARAH i. Vo"ume P"asma da! -um"a) Se" dara) mera) 8,6 Colume darah maternal akan mulai meningkat pada usia kehamilan 5 minggu dan akan meningkat progresif hingga usia kehamilan 80'86 minggu dan akan mendatar pada melahirkan. .ata'rata peningkatan volume darah sekitar 60')0 :. "eningkatan volume darah terjadi oleh karena kombinasi ekspansi volume plasma dan sel darah merah. ;umlah eritrosit mulai meningkat pada usia kehamilan 10 minggu, walaupun
14

peningkatannya lebih lambat dari volume plasma, jumlah eritrosit akan meningkat progresif sampai melahirkan tanpa mengalami pendataran. 1anpa suplementasi besi, jumlah sel darah merah meningkat sekitar 14 : pada saat kehamilan. Suplementasi besi akan meningkatkan akumulasi jumlah .BA dari 600 menjadi 6)0 ml atau sekitar 80 :. !leh karena volume plasma meningkat meningkat daripada massa sel darah merah, hematocrit maternal akan turun. Ini disebut dengan anemia fisiologis pada wanita hamil pada 80'86 minggu. #arena jumlah .BA akan berlanjut meningkat setelah 80 minggu dimana volume plasma akan mengalami pendataran, hematorcrit akan meningkat setelah 80 minggu kehamilan. "ada kehamilan, kadar eritropoetin meningkat dimulai dari usia kehamilan 15 minggu dan menjadi penyebab terjadinya hiperplasia erythroid pada sumsum tulang dan peningkatan pada jumlah retikulosit. "eningkatan volume darah memberikan efek protektif pada kemungkinan adanya perdarahan selama kehamilan atau saat persalinan. Colume darah yang banyak membantu mengisi sistem vaskular dengan vasodilatasi dan menurunkan resistensi vaskular pada uteroplasenta untuk mencegah hipotensi. ii. Trom(osit 8 Sekitar 4 : wanita hamil mengalami trombositopenia dalam kehamilan dengan jumlah trombosit antara (0.000' 1)0.0002mm 8. 1rombositopenia pada wanita hamil tidak berhubungan dengan peningkatan komplikasi pada kehamilan dan jumlah trombosit akan kembali normal pada minggu pertama dan kedua postpartum. iii. Leukosit 8 Selama trimester pertama, jumlah <BA sekitar 40002mm 8, dengan nilai normal antara )110'EE00 mm8. Selama trimester kedua dan ke tiga berkisar 4)002mm 8, sekitar )500'1%%00mm8. "ada persalinan jumlah <BA dapat meningkat menjadi %0.000'80.000 mm8 dan ini dikaitkan oleh adanya dilatasi serviks. !leh karena peningkatan leukosit pada persalinan sehingga jumlah leukosit tidak digunakan untuk mendeteksi adanya infeksi. iv. Sistem Koa u"asi 8 #ehamilan meningkatkan resiko terjadinya penyakit tromboemboli. "eningkatan resiko ini disebabkan meningkatnya stasis pada vena, kerusakan pembuluh darah dan perubahan pada sistem koagulasi yang menyebabkan hiperkoagulabitas.
15

>eningkatnya status vena di ekstremitas bawah menyebabkan kompresi pada vena cava inferior dan vena pada pelvis oleh pembesaran uterus. $iperkoagulabitas terjadi oleh meningkatnya procoagulant, menurunnya inhibitor koagulasi dan penurunan aktivitas fibrinolitik. "erubahan ini terjadi secara fisiologis untuk mencegah peripartum hemoragik. E& PERUBAHAN PADA SISTEM URINARIUS i. Peru(a)a! A!atomi %i!2a" 8 Ginjal akan mengalami pembesaran selama kehamilan, umumnya panjang ginjal selama kehamilan akan membesar J 1 cm. "erubahan ukuran dan berat ginjal disebabkan karena peningkatan vaskularisasi, volume interstitial dan pertambahan ruang rugi urine. "ertambahan ruang rugi urine disebabkan oleh karena dilatasi pada pelvis renalis, kaliks ginjal dan ureter. ilatasi pada sistem pelvis renalis, ureter dan kaliks ginjal umumnya mulai timbul pada usia % bulan kehamilan dan maksimal pada pertengahan trimester kedua kehamilan. "embesaran ureter dicurigai disebabkan oleh karena kompresi mekanis akibat pembesaran uterus dan dilatasi pada sistem vena ovarium, namun dari penelitian baru, terungkap bahwa hormon progesteron juga berperan dalam dilatasi ureter akibat relaksasi pada otot polos ureter. ii. Peru(a)a! Hemodi!amik %i!2a" 8 "enal plasma flow2 .", akan meningkat mulai dari awal kehamilan, bahkan mulai dari fase luteal sebelum terjadinya implantasi. "enelitian yang dilakukan oleh dan peningkatan .", akan bertahan sampai usia kehamilan 86 minggu. Seperti .",, peningkatan laju filtrasi glomerulus2 *,G juga terjadi pada wanita hamil, pada akhir trimester pertama peningkatan *,G mencapai )0: dibandingkan dengan wanita tidak hamil, dan umumnya *,G akan kembali menurun menjadi normal dalam 8 bulan setelah melahirkan. "eningkatan .", dan *,G yang menyebabkan hiperfiltrasi berkaitan dengan peningkatan volume darah dan penurunan dari resistensi arteriol pre'dan post'
16

unlop

dkk, menyatakan bahwa .", akan meningkat sampai (): pada kehamilan 15 minggu

glomerular. "enurunan resistensi pada ginjal tersebut berkaitan dengan peningkatan sekresi D! selama kehamilan terutama pada ginjal, selain akibat D! terdapat hormon relaksin yang ikut berperan dalam penurun resistensi pada ginjal. "eningkatan hiperfiltrasi pada ginjal yang terjadi tanpa peningkatan tekanan intraglomerulus yang terjadi pada wanita hamil apabila terjadi dalam waktu jangka panjang berpotensi dalam menyebabkan kerusakan pada glomerulus. iii. Peru(a)a! pada Sistem Tu(u"er %i!2a" 8 "ada wanita hamil akan terjadi peningkatan dari ekskresi glukosa didalam urine, pada wanita yang tidak hamil umumnya kadar ekskresi glukosa kurang dari 100 mg2 hari namun pada wnaita hamil umumnya kadar glukosa yang diekskresikan mencapai 1 sampai 10 gram2 hari walaupun dengan kadar glukosa darah yang rendah. Glukosuria yang terjadi pada wanita hamil bersifat intermitten dan tidak selalu dihubungkan dengan peningkatan kadar glukosa pada darah ataupun usia kehamilan. Glukosa difiltrasi di glomerulus secara bebas dan dengan *,G yang tinggi akan menyebabkan peningkatan kadar glukosa yang berada di tubulus proksimal yang menyebabkan kadar glukosa yang melebihi kapasitas reasorbsi glukosa pada tubulus proksimal ginjal. 9kskresi protein dan albumin pada wanita hamil juga akan mengalami peningkatan pada wanita hamil dimana batas dari proteinuria adalah 800 mg2 %6 jam dan 80 mg albumin dalam %6 jam. "enyebab dari peningkatan ekskresi dari protein maupun albumin berkaitan dengan perubahan absorbsi di tubulus proksimal dan peningkatan *,G selama kehamilan. $& PERUBAHAN PADA SISTEM %ASTROINTESTINAL i. Lam(u!
8,6

"ada wanita hamil tonus dan motilitas lambung akan berkurang, hal ini mungkin disebabkan oleh karena relaksasi otot polos akibat peningkatan hormon progesteron dan estrogen. "ada wanita hamil juga berpotensi timbulnya gatroesofageal refluks +G9./, terjadinya G9. disebabkan oleh karena berbagai faktor misalnya peningkatan hormon'hormon pada kehamilan, peningkatan tekanan intragaster akibat penekana
17

uterus dan penurun tekanan pada sfingter esofagus bagian bawah yang diakibatkan oleh hormon progesteron. ii. Usus Ha"us da! Usus Besar 8 "ada wanita hamil akan terjadi penurunan dari motilitas usus yang akan meningkatkan oral!caecal transit time sehingga menimbulkan terjadinya konstipasi. "enurunan motilitas usus berkaitan dengan peningkatan sintesis prostaglandin selama kehamilan, selain itu hormon progesteron dan estrogen juga berperan dalam penuruna motilitas usus. "rogesteron menyebabkan penurunan dari motilitas gastrointestinal, sedangkan estrogen menyebabkan pelepasan D! dari ujug saraf yang akan menyebabkan penurunan motilitas gatrointestinal. iii. Mua" da! Mu!ta) se"ama Ke)ami"a!8 >ual dan muntah pada kehamilan + morning sickness/ umumnya terjadi pada (0: kehamilan. Awitan terjadinya hal tersebut dimulai antara dari minggu ke'6 sampai minggu ke'4, dan umumnya berkurang serelah 15 minggu namun pada sebagian kecil masih dialami sampai kehamilan %0'%% minggu. "enyebab terjadinya hal tersebut masih belum jelas, namun dikaitkan dengan penurunan motilitas lambung, peningkatan hormon human chorionic gonadotropin2 hAG dan peningkatan hormon estrogen dan progesteron.

%& PERUBAHAN PADA SISTEM SKELETAL i& Meta(o"isme ka"sium8 #ehamilan memberikan keadaan hiperparatirodisme fisiologis pada ibu dengan kehilangan kalsium tulang pada ibu untuk memberi suplai kalsium pada fetus. Ini yang menyebabkan kehilangan kalsium pada ibu dalam waktu yang lama. ;anin mengakumulasi %1 g kalsium + berkisar 18'88g/, 40 : dari jumlah ini selama trimester ketiga dimana mineralisasi tulang pada janin mencapai puncak. #alsium ditransportasikan aktif melewati plasenta dan kalsium di ekskresikan dalam jumlah yang banyak melewat ginjal ibu, jadi terjadi calsiuria yang banyak.
18

1otal kadar kalsium maternal menurun selama kehamilan. 1urunnya total kalsium disebabkan oleh penurunan albumin dalam darah yang mengakibatkan menurunnya ikatan albumin kalsium, tetapi kalsium yang terionisasi dalam darah tidak berubah dan konstan. !leh karena itu, kadar kalsium maternal dan kebutuhan kalsium janin tetap tercukupi lewat peningkatan absorpsi kalsium. #alsium diabsorbsi melewati usus halus dan diabsorbsi ganda pada usia kehamilan 1% minggu dengan maksimal absorbsi pada trimester ketiga. Awal peningkatan absorbsi, membuat tulang maternal untuk menyimpan kalsium untuk kebutuhan janin pada trimester ketiga. Citamin adalah prohormone yang berasal dari cholesterol dan terbagi menjadi %
8

bentuk nutrisi yaitu +%)K!$L

+cholecalciferol/ dimana berasal dari kulit dan

+ergocalciferol/ /

yang berasal dari tumbuhan dan diabsorbsi di usus. #adar level %)'hydro7yvitamin / meningkat oleh karena sintesis vitamin dan intake. *evel +%)K!$L menjadi indikator terbaik status vitamin ii& Tu"a! da! peru(a)a! postur 8 Seperti dijelaskan diatas, walaupun bone loss terjadi pada kehamilan, tetapi kejadian terjadi osteoporosis selama atau setelah kehamilan jarang. <alaupun penambahan intake kalsium selama kehamilan dan laktasi untuk mencegah bone loss adalah kontroversial. 1etapi studi terakhir menyatakan pemberian suplementasi tidak menurunkan bone loss. . A kalsium pada kehamilan dan laktasi sekitar 1000'1800 mg2hari. #ehamilan menyebabkan peningkatan progresif konveksivitas anterior dari lumbal +lordosis/. >ekanisme kompensasi ini untuk menjaga gravitasi pusat dari wanita dari kedua kaki dan untuk mencegah pembesaran uterus dari perubahan gravitasi pusat ke depan. 9fek yang tidak menguntungkan adalah adanya nyeri pinggang. *igamen dari simfisis pubis dan artikulasio sacroilliaca mengendur oleh karena. hormone rela7in. "elebaran nyata dari simfisis pubis nyata pada minggu %4'8% minggu. H& PERUBAHAN PADA SISTEM ENDOKRIN i& Tiroid 8 Gejala kehamilan normal menyerupai gejala tiroid, sehingga menyebabkan kesulitan untuk skrining penyakit tiroid. Interpretasi dari tes tiroid sulit. !leh karena itu, penting bagi dokter untuk mengenali perubahan yang terjadi pada fungsi tiroid. . #adar #,$%! dihydroxyvitamin & meningkat

selama kehamilan dimana terutama meningkat pada trimester kedua dan ketiga.

19

isamping perubahan pada morfologi, histologi dan laboratorium, wanita hamil cenderung eutiroid. Glandula tiroid meningkat dalam ukuran, tetapi tidak sebanyak yang diperkirakan. Apabila konsumsi iodine adekuat, ukuran dari glandula tiroid tidak berubah atau menjadi mengecil yang dapat dideteksi hanya dengan &SG. <$! merekomendasi konsumsi iodine meningkat pada wanita hamil dari 100 mg2hari menjadi 1)0'%00 mg2hari. Apabila terjadi suatu keadaan defisiensi iodine, maka glandula tiroid mengalami pembesaran %) : dan goiter terjadi pada 10 : wanita. Secara histologis, selama hamil akan terjadi peningkatan vaskularisasi dan hiperplasia folikel. "erkembangan klinis goiter selama hamil adalah abnormal dan harus dievaluasi. Selama hamil, serum iodida menurun oleh karena meningkatnya renal loss. Selain itu, pada pertengahan kehamilan iodine di transferkan ke janin, tetapi konsentrasi iodida tidak berkurang. <alaupun ada peningkatan pengambila iodine oleh tiroid, wanita hamil tetap dalam keadaan eutiroid pada evaluasi laboratorium. 1otal tiroksin +116/ dan total triiodothyronine +118/ mulai meningkat dalam trimester pertama dan meningkat pada pertengahan kehamilan akibat meningkat produksi thyroid binding globulin +1BG/. "eningkatan 1BG terlihat pada trimester pertama dan akan mengalami pendataran pada minggu 1%'16 kehamilan. #onsentrasi dari 11 6 meningkat bersamaan dengan 1BG dari kisaran normal )'1% mg2dl pada wanita tidak hamil menjadi E'15 mg2dl selama kehamilan. Bukti terbaru menyatakan bahwa 16 bebas meningkat pada trimester pertama dan akan menurun setelah melahirkan. 16 bebas 10'1) : lebih rendah pada pasien yang tidak hamil. 1etapi perubahan ini kecil dan pada kebanyakan wanita hamil, 1 6 bebas masih dalam kisaran normal wanita tidak hamil. alam praktis klinis, kadar 16 bebas dapat diukur dengan menggunakan free thyroxine index atau estimasi 16 bebas. #onsentrasi 'hyroid stimulating hormone +1S$/ menurun sementara pada trimester pertama dan akan meningkat pada trimester akhir. "enurunan transien dari 1S$ pada trimester pertama disebabkan oleh meningkatnya 16 bebas dan disebabkan oleh efek thyrotropic oleh hAG. <anita dengan kadar hAG yang tinggi mempunyai kadar 1S$ yang rendah. "ada beberapa wanita efek thyrotropic dari hAG dapat menyebabkan keadaan transien dari hipertiroidisme yang disebut dengan gestational transient thyrotoxicosis.
20

>aternal tiroid tidak secara langsung mengontrol fungsi tiroid, sistem berinteraksi dengan plasenta, dimana mengontrol transfer iodine dan tiroksin ke janin. 1 6 menembus plasenta dan pada awal kehamilan, janin bergantung pada suplai 1 6 maternal untuk perkembangan neurologik. 1etapi, sebagai akibat aktivitas deiodinase dari plasenta, kebanyakan persentase dari 16 pecah sebelum sampai ke janin. ;anin tidak dapat mensintesis hormon tiroid sampai setelah usia kehamilan 1% minggu dan beberapa kebutuhan janin sebelum waktu tersebut tergantung dari transfer maternal. <alaupun setelah fungsi tirod janin berfungsi, janin tetap bergantung pada suplai tiroksin dari maternal. Deonatus dengan tiroid agenesis atau total defek pada sintesis hormon tiroid mempunyai kadar tiroksin pada umbilical antara %0')0 : dari normal bayi. Ini menunjukkan plasenta tidak permeabel terhadap 16 "ada wanita yang hidup di daerah defisiensi iodine, hipotiroidisme maternal berhubungan dengan neonatus hipotiroidisme dan defek pada fungsi neurlogi jangka panjang dan retardarsi mental , ini yang disebut endemic cretinism. Abnormalitas ini dapat dicegah apabila ibu mengkonsumsi iodine dimulai awal trimester kedua.

ii& Ke"e!2ar adre!a" 8 >eningkatnya produksi steroid esensial dalam kehamilan untuk memenuhi kebutuhan peningkatan produksi estrogen maternal dan kortisol dan kebutuhan janin untuk reproduksi dan tumbuh kembang janin. #ehamilan berhubungan dengan perubahan pada fungsi adrenokorteks dengan meningkatnya kadar aldosteron dalam darah, doexycorticosterone, corticosteroid! binding globulin +ABG/, adrenocorticotropic hormone +AA1$/, kortisol dan kortisol bebas menyebabkan fisiologis hipercortilisme. #onsentrasi ABG dalam plasma meningkat oleh karena stimulasi hepatik oleh estrogen pada akhir bulan ke enam gestasi berbeda dengan wanita tidak hamil, ini membuat peningkatan kadar total kortisol. 1otal cortisol meningkat 8 kali setelah trimester pertama dan akhir kehamilan dibandingkan wanita tidak hamil. iii& Meta(o"isme protei! )
21

$asil dari konsepsi, uterus dan darah ibu relatif kaya akan protein dibandingkan dengan lemak dan karbohidrat. Saat kehamilan, janin dan plasenta berat sekitar 6 kg dan terdiri dari )00 g protein, sebagian untuk maternal gain yang ditambahkan untuk uterus untuk kontraksi, payudara dan darah ibu sebagai hemoglobin dan protein plasma dan sisa untuk janin dan plasenta. #onsentrasi asam amino pada janin lebih tinggi dibandingkan ibu, ini disebabkan regulasi yang besar oleh plasenta dimana tidak hanya mengkonsentrasi asam amino di sirkulasi janin, tetapi juga melibatkan sintesis protein, oksidasi dan transaminasi beberapa asam amino non essensial. #edua hormon chorionic gonadotrophin dan placental lactogen cenderung untuk mengurangi proses deaminasi sehingga hasil urea pada darah dan urin menurun. vi. Meta(o"isme kar(o)idrat 5 "ada wanita hamil normal terjadi banyak perubahan hormonal dan metabolik, yang dipengaruhi pertumbuhan dan perkembangan janin. "ada kehamilan normal, kadar glukosa plasma ibu menjadi lebih rendah secara bermakna karena3 1. Ambilan glukosa oleh aliran darah plasenta meningkat %. "roduksi glukosa dari hati menurun 8. "roduksi alanin +salah satu prekursos glukoneogenesis menurun/ 6. 9fektivitas ekskresi ginjal menurun ). 9fek hormon gestasional alam kehamilan terjadi perubahan metabolisme endokrin dan karbohidrat yang menunjang pemasokan makan bagi janin serta persiapan untuk menyusui. Glukosa dapat berdifusi secara tetap melalui plasenta kepada janin sehingga kadarnya dalam darah janin hampir menyerupai kadar darah ibu. Insulin ibu tidak dapat mencapai janin, sehingga kadar gula ibu yang mempengaruhi kadar pada janin. "engendalian kadar gula terutama dipengaruhi oleh insulin. Akibat lambatnya reabsorpsi makanan maka terjadi hiperglikemia yang relatif lama dan ini menuntut kebutuhan insulin. >enjelang aterm kebutuhan insulin meningkat sehingga mencapai 8 kali dari keadaan normal. $al ini disebut tekanan diabetogenik dalam kehamilan. Secara fisiologis telah terjadi resistensi
22

insulin. Mang menjadi masalah bila seorang ibu tidak mampu meningkatkan insulin, sehingga ia relatif hipoinsulin yang mengakibatkan hiperglikemia dan diabetes kehamilan. .esistensi insulin juga dapat disebabkan oleh adanya hormon estrogen, progesteron, kortisol, prolaktin dan plasenta laktogen. #adar kortisol wanita hamil meningkat dan mencapai 8 kali dari keadaan normal hal ini mengakibatkan kebutuhan insulin menjadi lebih tinggi demikian juga dengan hormon $"* yang dihasilkan oleh plasenta yang mempunyai sifat kerja mirip pada hormon tubuh yang bersifat diabetogenik. "embentukan $"* meningkat sesuai dengan umur kehamilan. $ormon tersebut mempengaruhi reseptor insulin pada sel sehingga mempengaruhi afinitas insulin. vii& Meta(o"isme "emak ) *emak adalah cadangan energi utama selama kehamilan. "ada minggu ke 80 terdapat penyimpanan sebesar 6 kg. Sebagian besar diantaranya tersimpan dicadangan lemak di perut, punggung dan paha. Aadangan lemak juga berada di payudara dalam jumlah yang sedang.

1erdapat 8 hal yang berkaitan dengan metabolisme lemak3 1. %. >etabolisme total dan kebutuhan energi dalam kehamilan meningkat "enyimpanan glikogen sangat terbatas dan dengan demikian maka energi diperoleh secra langsung dari karbohidrat berkurang 8. >eskipun kadar lemak dalam darah meningkat namun hanya sebagian yang tersimpan dalam cadangan lemak #onsentrasi lemak, lipoprotein dan apolipoprotein dalam plasma akan meningkat selama kehamilan. *emak akan disimpan sebagian besar di sentral yang kemudian akan digunakan janin sebagai nutrisi sehingga cadangan lemak itu akan berkurang. * * akan mencapai puncaknya pada minggu ke 85, sementara $ * akan mencapai puncaknya pada minggu ke %) berkurang sampai minggu ke 8% dan kemudian menetap. $al ini dipengaruhi oleh kenaikan hormon progesteron dan estrogen.

23

BAB IV KESIMPULAN "erubahan pada anatomi, fisiologis dan metabolisme sangat dibutuhkan untuk keberhasilan suatu kehamilan. "erubahan hormon mulai sebelum konsepsi secara signifikan mengubah fisiologis wanita hamil dan akan bertahan pada hamil dan periode nifas.<alaupun perubahan yang terjadi melibatkan hampir semua organ, wanita hamil akan kembali seperti keadaan sebelum hamil. "emahaman komprehensif dapat digunakan untuk membedakan perubahan yang fisiologis dan yang patologis. Apabila tidak memiliki pengetahuan mengenai ini, menjadi suatu hal yang tidak mungkin untuk memahami proses dari suatu penyakit yang membahayakan pada wanita selama kehamilan.

24

BAB V DA$TAR PUSTAKA 1. Aunningham ,G, *eveno #;, Bloom S*, $auth ;A, .ouse !bstetric. %8rd ed. &nited States3 1he >c Graw $ill. %010- p. %. "rawirohardjo S, Saifuddin AB, .achimdadhi 1, <iknjosastro G$. Ilmu #ebidanan. 9disi 6. ;akarta3 "1 Bina "usaka Sarwono "rawirohardjo. %010- p.1(6'4(. 8. Gordon <. >aternal "hysiology. In3 Gabbe SG, Diebyl ;., Simpson ;*, *andon >B, Galan $*, ;auniau7 9.>, et al. !bstetrics Dormal and "roblem "regnancies.5 th ed. "hiladelphia3 9lsevier Saunders. %01%- p.6%'5%. 6. $eidemann B$. Ahanges in >aternal "hysiological uring "regnancy. Available at3 ;, Spong AM. <illiams

http322update.anesthesiologists.org2wp'content2uploads2%00E20E2Ahanges'in'>aternal' "hysiology' uring'"regnancy'&pdate'%0.pdf . Accessed on 1(th September %018. ). $anretty #". !bstetric Illustrated. 5th ed. *ondon3 Ahurchill *ivingstone. %008- p %%').

25

5.

epartemen !bstetri dan Ginekologi ,akultas #edokteran &niversitas Indonesia .umah Sakit Aipto >angunkusumo. "erubahan >etabolisme Ibu $amil. Available at3 http322 www.obgyn'rscmfkui.com2berita.phpNidI(E. Accessed on 1(th September %018.

26