Anda di halaman 1dari 1

Densitometer adalah alat yang digunakan untuk mengukur density (kerapatan) zat cair secara langsung.

Angka-angka yang terterah pada tangkai berskala secara langsung menyatakan massa jenis zat cair yang permukaannya tepat pada angka yang tertera. Penentuan bobot jenis dengan densitometer didasarkanpada pembacaan seberapa dalamnya tabung gelas tercelup dan skala dibaca tepat tepat pada miniskus cairan. Pada alat densitometer, angka-angka yang tertera pada tangkai berskala secara langsung menyatakan massa jenis zat cair yang pemukaannya tepat pada angka yang tertera. Angkaangka tersebut dibuat secara empiris (berdasarkan percobaan-percobaan yang teliti). Jarak antara 0,5 ke 0,6 tidk sama dengan jarak 0,6 ke 0,7. Semakin kebawah angka-angka yang tertera semakin besar dan jaraknya semakin rapat. Prinsp kerja densitometer adalah prinsip Archimedes. Larutan zat cair yang diukur massa jenisnya ditempatkan pada suhu tabung kaca yang tinggi kemudian densitometer dicelupkan secara perlahan-lahan. Peralatan ini dibiarkan mengapung secara bebas. Dengan demikian tinggi zat cair harus cukup untuk mencelupkan densitometer, setelah posisi densitometer cukup stabil maka massa jenis zat cair dapat dibaca pada skala yang pada bagian ekor. Skala yang ditunjukkan adalah skala yang tepat berada pada permukaan zat cair yang diukur massa jenisnya. Cara Pemakaian Alat Densitometer Setelah dikalibrasi, densitometer dimasukkan kedalam sampel. Pastikan densitometer tidak boleh menyentuh dasar dan dinding pada wadah sampel (misalnya gelas ukur). Jika masih menyentuh dinding maka densitometer harus diputar sehingga posisinya tepat berada ditengah. Apabia densitometer tersebut ingin digunakan untuk mengukur bobot jenis sampel yang lain,maka densitometer tersebut harus dibilas dengan air dan dikeringkan dengan tissue halus. Untuk sampel dengan kerapatan tinggi (contohnya gliserin), densitometer harus dicuci menggunakan air sabun.