Anda di halaman 1dari 33

BEDAH UROLOGI

Batu Saluran Kemih/ Urolithiasis

Anamnesis Identitas

1. 2. 3. !. 5. -. .. /.

Nama Umur (sering ditemui oada usia 30-50 tahun) Jenis kelamin (laki-laki 3x> erem uan) "lamat (#e$erra a daerah %ang dikenal se$agai stone $elt angka ke&adian $atun%a le$ih tinggi) 'eker&aan ((ering ditemui ada orang dengan eker&aann%a $an%ak duduk atau kurang akti)itas* +ontoh, su ir* ilot) 'endidikan "gama (uku (#e$era a suku sering mengkonsumsi diet %ang mendukung ter&adin%a $atu* +ontoh, adang -> sering makan &eroan* melin&o* ka+ang-ka+angan)

0eluhan Utama 1i2a%at 'en%akit (ekarang

N%eri N%eri, - (e&ak ka an n%eri dirasakan3 - 4imana lokasi n%eri3 - #agaimana si5at n%eri %ang dirasakan3 6um ul7 ta&am3 (6um ul, N%eri dise$a$kan oleh kelainan ada organ )isera. 8eru akan n%eri non kolik dise$a$kan karena adan%a eregangan ada ka sul gin&al karena hidrone5rosis atau in5eksi ada gin&al) - " akah n%eri hilang tim$ul7 meneta 3 0a an3 (9ilang tim$ul, menun&ukkan $ah2a teda at n%eri kolik. N%eri kolik ter&adi karena akti)itas otot olos sistem kalises atau un ureter meningkat untuk mengeluarkan $atu dari saluran kemih. 'eningkatan eristaltik men%e$a$kan eningkatan tekanan intraluminal sehingga ter&adi eregangan dari terminal sara5 %ang men%e$a$kan rasa n%eri) (8eneta , menun&ukkan $ah2a $atu teta ada satu osisi* tidak ter&adi eningkatan ergerakan eristaltik untuk mengeluarkan $atu) - " akah n%eri menghilang dengan eru$ahan osisi3 - " akah n%eri han%a dirasakan di satu tem at7 men&alar3 0alau men&alar kese$elah mana3 #erkemih, - (e$era a sering $erkemih dalam sehari3 " akah &umlahn%a $an%ak3 (#atu saluran kemih mem$erikan +iri khas ge&ala iritasi se erti sering $erkemih &ika disertai oleh I(0) - " akah ada keluhan tidak $isa $ak sam ai ter&adi retensi urin3

(#iasan%a a a$ila miksi $erhenti ti$a-ti$a hingga ter&adi retensi urin le$ih mengarah ke ada $atu uretra) " akah aliran urin lan+ar atau terham$at di tengah-tengah lalu dengan eru$ahan osisi kem$ali lan+ar3 (#iasan%a ge&ala ini ter&adi ada $atu $uli-$uli) " akah urin terasa menetes di akhir $erkemih3 (Untuk men%ingkirkan gangguan $erkemih oleh karena #'9) #agaimana an+aran urin3 0uat atau lemah3 (Untuk men%ingkirkan gangguan $erkemih oleh karena #'9) #agaimana 2arna urin3 " akah $ak disertai dengan darah3 (6er&adi aki$at trauma ada mukosa saluran kemih %ang dise$a$kan oleh $atu* da at $eru a hematuria mikrosko is atu un makrosko is) " akah ernah mengeluarkan $atu ke+il7 asir ada saat $erkemih3 " akah n%eri ada saat $erkemih3 4irasakann%a di$agian mana3 ('ada $atu $uli-$uli asien merasakan n%eri saat miksi %ang dirasakan se$agai re55ered ain ada u&ung enis* skrotum* erineum* inggang sam ai kaki)

0eluhan tam$ahan, - " akah ada demam3 (8enandakan $ah2a kelainan $atu saluran kemih disertai dengan I(0* harus di+urigai suatu urose sis %ang meru akan suatu kedaruratan urologi) - " akah ada mengigil3 - " akah ada enurunan $erat $adan3 (:uriga adan%a hematuria %ang dise$a$kan oleh keganasan) 1i2a%at - " akah ernah mengalami hal %ang sama se$elumn%a3 en%akit 4ahulu - " akah ernah mengalami I(03 1i2a%at sakit gin&al se$elumn%a3 - " akah ada ri2a%at asam urat3 1ematik3 - " akah ada ri2a%at o erasi se$elumn%a3 - " akah ada hi ertensi3 4ia$etes3 (Untuk men+ari adan%a 5aktor resiko se erti en%e$a$ gagal gin&al dan adan%a $uli-$uli neurogenik) 1i2a%at - " akah di keluarga ada %ang mengalami hal %ang sama3 'en%akit - " akah ada ri2a%at en%akit gin&al dalam keluarga3 0eluarga - " akah ada ri2a%at keganasan dalam keluarga3 1i2a%at - " akah suka makan makanan %ang mengandung urin 0e$iasaan (+ontohn%a, )3

1i2a%at 'engo$atan -

#era a &umlah air %ang diminum dalam 1 hari3 " akah sering $erolahraga3 " akah sehari-hari le$ih sering melakukan akti)itas dengan osisi statis (misaln%a, duduk)3 " akah sudah ernah dio$ati se$elumn%a3 #agaimana kondisi setelah engo$atan3 " akah ada eru$ahan3 ;$at a a sa&a %ang dikonsumsi3 " akah ada ri2a%at emasangan kateter dalam &angka an&ang se$elumn%a3 (0ateter meru akan suatu $enda asing di saluran kemih* a a$ila di asang terlalu lama da at $ertindak se$agai inti $atu)

Pemeriksaan Fisik (tatus <okalis =in&al ada regio +osto)erte$ralis 1. Ins eksi, dalam $atas normal 'al asi, #allotement > (a a$ila sudah ter&adi hidrone5rosis)* n%eri tekan > 'erkusi, N%eri ketuk :?" > ( ositi5 ada hidrone5rosis dan in5eksi gin&al) 2. Ureter ada regio su ra u$ik Ins eksi, dalam $atas normal 'al asi, dalam $atas normal 'erkusi, dalam $atas normal 3. ?esika urinaria ada regio su ra u$ik Ins eksi, 8em$esar a a$ila sudah ter&adi retensio urin 'al asi, 6era$a $uli enuh (2 &ari di$a2ah um$ilikus)* n%eri tekan ( asien mengeluh se erti ingin $ak) 'erkusi, 1edu * N%eri ketuk > !. Uretra7;U@ ada regio genitalia eksterna Ins eksi, 6erlihat tanda radang* nanah7darah ada ;U@ Pemeriksaan Penunjan 'emeriksaan 1. Urinalisa Urin 9 - <eukosituria - 9ematuria - 0ristal em$entuk $atu - 0adar elektrolit em$entuk $atu, 0alsium* oksalat* 5os5at* urat 2. 0ultur urin Untuk menun&ukkan ertum$uhan kuman eme+ah urea

'emeriksaan darah

a. Aaal gin&al Ureum dan kreatinin Untuk men+ari ada atau tidakn%a kelainan 5ungsi gin&al dan mem ersia kan untuk dilakukann%a 'I?

'emeriksaan 'en+itraan

$. 0adar elektrolit em$entuk $atu, 0alsium* oksalat* 5os5at* urat 1. Aoto olos a$domen - =am$aran $atu radioo ak, 0alsium okasalat* kalsium 5os5at - 1adiolusent, asam urat - (emi o ak, 8"' 2. 'ielogra5i Intra ?ena ('I?) - 8enilai keadaan anatomi dan 5ungsi gin&al - Jika tidak $erhasill dilakukan ielogra5i retrograde 3. Ultrasonogra5i - Jika asien kontraindikasi terhada emeriksaan 'I? (alergi $ahan kontras* 5aal gin&al %ang menurun* 2anita hamil) - 8enilai $atu gin&al dan $uli-$uli* hidrone5rosis* ielone5rosis* engerutan gin&al

Pato!isiolo i #atu ter$entuk ada tem at dimana sering mengalami ham$atan aliran urine. #atu terdiri dari kristal kristal %ang tersusun oleh $ahan $ahan organik mau un anorganik %ang terlarut dalam urine. 0ristal kristal terse$ut teta dalam keadaan terlarut dalam urine &ika tidak ada keadaan keadaan tertentu %ang men%e$a$kan ter&adin%a resi itasi kristal. 0ristal kristal %ang saling mengadakan resi itasi mem$entuk $atu %ang kemudian mengadakan agregasi dan menarik $ahan $ahan lain hingga men&adi kristal %ang le$ih $esar. 8eski un ukurann%a +uku $esar* agregat kristal masih ra uh untuk men%e$a$kan sum$atan. Untuk itu agregat kristal menem el ada e itel saluran kemih dan kemudian dari sini ter&adi engenda an ada agregat untuk mem$entuk $atu %ang +uku $esar untuk men%e$a$an o$struksi. 0ondisi teta terlarutn%a kristal dalam urin (metasta$le) di engaruhi oleh suhu* h* adan%a koloid dalam urine* konsentrasi solute dalam urine * la&u aliran urine atau adan%a +or us alienum dalam saluran kemih %ang $ertindak se$agai inti $atu. Dia nosis Ban"in 0eluhan utama n%eri %ang dirasakan ada asien $atu gin&al miri dengan en%e$a$ n%eri )iseral a$domen %ang lain* se erti, - " endisitis - :hole+%stitis - Ulkus e tikum

0@6

Penatalaksanaan 1. Non 8edikamentosa, 8elakukan en+egahan hal-hal %ang da at mem er+e at ter$entukn%a $atu saluran kemih* %aitu, a. 8enghindari dehidrasi (minum air utih %ang +uku (2 <7 hari) dan $uang air ke+il 2 <7 hari) $. U$ah ke$iasaan sering menahan $uang air ke+il +. 4iet untuk mengurangi kadar Bat-Bat kom onen em$entuk $atu (rendah rotein* rendah oksalat* rendah garam* rendah urin) d. "kti)itas harian %ang +uku e. 8en+ari en%e$a$ dari statis urin dan menanggulangin%a (+ontoh. #'9* strikutur uretra). 5. 8en+ari kemungkinan kelainan meta$olik se$agai 5aktor resiko en%e$a$ ter$entukn%a $atu (9% er+al+iuria* 9% eroxaluria* 9% eruri+osuria* 9% o+itraturia* +%stinuria). 2. 8edikamentosa - Untuk $atu dengan ukuran C 5 mm - 'ada asien dengan kemungkinan engeluaran $atu se+ara s ontan di$erikan regimen 8@6 (medical expulsive therapy) selama 10-1! hari. 1egimen ini meli uti kortikosteroid ( rednisone)* +al+ium +hannel $lo+ker (ni5edi in) untuk relaksasi otot olos uretra dan al ha $lo+ker (teraBosin) atau al ha-1 sele+ti)e $lo+ker (tamsulosin) %ang &uga $erman5aat untuk merelaksasikan otot olos uretra dan saluran urinari $agian $a2ah. - 'em$erian analgesik %ang dikom$inasikan dengan 8@6 da at mem ermudah engeluaran $atu* mengurangi n%eri serta mem erke+il kemungkinan o erasi. a. ; ioid analgesik #er5ungsi se$agai enghilang rasa n%eri. 4a at digunakan kom$inasi o$at (se erti ox%+odone dan a+etamino hen) untuk menghilangkan rasa n%eri sedang sam ai $erat. 9an%a &ika di erlukan (prn= pro re nata). 8or hine sul hate 2-5 mg I? setia 15 menit &ika di erlukan (&ika 11C1- x7menit dan sistolik C 100 mm9g). ;x%+odone dan a+etamino hen 1-2 ta$let7ka sul '; setia !-- &am &ika di erlukan. 9%dro+odone dan a+etamino hen 1-2 ta$let7ka sul '; setia !-- &am &ika di erlukan. $. ;$at antiin5lamasi non-steroidD #eker&a dengan mengham$at akti)itas :;E %ang $ertanggung &a2a$ dalam sintesis rostaglandin ('=4) se$agai mediator n%eri. #erman5aat dalam mengatasi kolik injal# 0etorola+ 30 mg I? (15 mg &ika usia >-5 tahun* gangguan 5ungsi gin&al atau ## C50 kg) diikuti dosis 15 mg I? setia - &am &ika di erlukan.

4ian&urkan untuk tidak digunakan mele$ihi 5 hari karena kemungkinan tukak lam$ung.

I$u ro5en -00-/00 mg '; setia / &am. rednisone di$atasi tidak

+.

0ortikosteroid 'rednisone 10 mg '; dua kali sehari. 'enggunaan $oleh mele$ihi 5-10 hari.

d. :al+ium +hannel $lo+kers 8engham$at kontraksi otot +a e.

olos. Ni5edi ine 30 mg7hari '; extended release

"l ha $lo+ker 8engham$at konstriksi otot olos ( ada saluran kemih). 6amsulosine 0.! mg ta$let '; setia hari selama 10 hari. 6eraBosin ! mg '; setia hari selama 10 hari. ;$at urikosurik* "llo urinol 100-300 mg '; setia hari. "llo urinol meru akan o$at %ang mengham$at enBim xantin oksidase* suatu enBim %ang mengu$ah hi oxantin men&adi asam urat.

5.

g. "gen alkalis 'ada $atu %ang ditemukan ada 9 asam* +ontoh, #atu asam urat* kalsium oksalat* kalsium sitrat7 'otassium +itrate 30-F0 m@G7hari '; di$agi men&adi 3-! kali sehari* dimakan $ersama makanan. h. 4iureti+ 6hiaBide* hidroklorothiaBide 25-50 mg erhari

3. @(H< (@xtra+or oreal (ho+k2a)e <itotri s%) 8eru akan alat eme+ah $atu gin&al* ureter roksimal* $atu $uli-$uli tan a tindakan in)asi)e atau un em$iusan. 0om likasi, N%eri kolik aki$at $atu %ang keluar dari saluran kemih* hematuria !. @ndourologi 8eru akan tindakan in)asi)e minimal untuk mengeluarkan $atu dari saluran kemih melalui alat %ang dimasukkan langsung ke saluran kemih dengan suatu in+ise ke+il ada kulit ( erkutan). 'roses eme+ahan $atu da at dilakukan se+ara mekanik* dengan energi hidrauDik* energi gelom$ang suara* atau laser. #e$era a tindakan diantaran%a, a. 'N< ('er+utaneous Ne hro <ithola ax%)

6indakan eme+ahan $atu di saluran gin&al men&adi 5ragmen-5ragmen ke+il dengan memasukkan alat endosko i ke sistem kalises gin&al melalui in+isi ada kulit. $. <itotri si 8eme+ah $atu $uli-$uli atau $atu uretra dengan memasukkan alat eme+ah $atu7 litotri tor ke dalam $uli-$uli. 'e+ahan $atu dikeluarkan dengan menggunakan e)akuator @llik. 6eknik ini da at dilakukan ada $atu $uli-$uli +. Ureterosko i atau ureterorenosko i 8emasukkan alat ureterosko i eruretram untuk melihat ureter7 sistem ielokaliks gin&al. #atu kemudian di e+ah dengan tuntunan uretrerosko i ini. d. @kstraksi 4ormia 8engeluarkan $atu ureter dengan men&arinhn%a melalui alat keran&ang 4ormia. 5. #edah la arosko i #an%ak digunakan untuk mengam$il $atu ureter -. #edah ter$uka 'em$edahan ter$uka %ang dilakukan antara lain adalah ielotomi7 ne5roDitotomi untuk mengam$il $atu ada saluran gin&al* dan ureterolitotomi untuk mengam$il $atu di ureter. " a$ila gin&al asien sudah tidak $er5ungsi dan $erisi nanah ( iene5rosis)* korteksn%a sudah sangat ti is atai mengalami engerutan aki$at o$struksi menahun $atu saluran kemih dilakukan tindakan ne5rektomi. Untu $atu $uli-$uli %ang terlalu $esar dilakukan )esikolitotomi.

Or$hitis %# Anamnesis Anamnesis Identitas 1. Nama 2. Umur (or+hitits aki$at mum s, C10 tahun* or+hitis $akteri,>15

0eluhan Utama 1i2a%at 'en%akit (ekarang

tahun7 >50 tahun dengan #'9) 3. Jenis kelamin !. "lamat 5. 'eker&aan ($erhu$ungan dengan eker&aan dimana sering $ergantu-ganti asangan seksual) -. 'endidikan N%eri ada $uah Bakar N%eri, - (e&ak ka an n%eri dirasakan3 - 'ada kedua $uah Bakar atau salah satu3 - " akah disertai dengan em$engkakan $uah Bakar3 - " akah n%eri ketika $erkemih3 - " akah testis dirasakan terasa $erat3 - " akah n%eri dirasakan ketika sedang $erhu$ungan seksual7 e&akulasi3 0eluhan tam$ahan, - " akah ada 4emam - " akah ada mual - " akah ada menggigil - " akah ada n%eri ke ala3 - " akah ernah keluar nanah dari enis se$elumn%a3 - "dakah keluhan in5ertilitas7 sulit memiliki keturunan3 - " akah terda at luka disekitar testis3 - " akah ada ri2a%at terkena gondongan se$elumn%a3 - " akah ada ri2a%at terkena isk $erulang se$elumn%a3 - " akah ernah mengalami en%akit menular seksual se$elumn%a3 - " akah ernah didiagnosis memiliki kelainan saluran kemih se$elumn%a (striktur uretra* $ h)3 - " akah ernah menderita en%akit 6# aru7 (i5ilis3 - " akah menderita dia$etes3 - " akah asangan ada %ang ernah mengalami en%akit menular seksual se$elumn%a3 " akah ernah melakukan seks %ang $ukan dengan asangann%a3 " akah ernah )aksinasi 881 se$elumn%a3 " akah asien sedang mengunakan kateter dalam &angka an&ang3

1i2a%at 'en%akit 4ahulu

1i2a%at 'en%akit 0eluarga 1i2a%at 0e$iasaan 1i2a%at 'engo$atan

&#

Pemeriksaan !isik (tatus lokalis, 1egio genitalia interna7 testis Ins eksi, 6estis tam ak kemerahan dan mem$engkak* luka ada kulit skrotum

'al asi, 0ulit skrotum hangat ada era$aan dan n%eri tekan. 6estis tera$a dengan konsistensi ken%al dan lunak &ika masih $eru a in5iltrat dan tera$a 5luktuasi &ika sudah men&adi a$ses. . 'em$esaran 0=# regional '# Pemeriksaan (enunjann a. 'emeriksaan darah lengka 'emeriksaan dilakukan untuk menentukan kemungkinan en%e$a$ in5eksi dari testis. $. 'emeriksaan kultur urin +. Urethral smear 4ilakukan se$agai tes en%aring untuk klamidia dan gonorhoe. d. U(= 'emeriksaan usg dilakukan untuk men%ingkirkan diagnosis torsio testis serta mendeteksi adan%a a$ses ada skrotum. Pato!isiolo i ;r+hitis da at dise$a$kan oleh $akteri7 arasit namun )irus adalah en%e$a$ or+hitis %ang aling sering. 'en%e$arann%a se+ara hematogen* $iasan%a dimulai se+ara unilateral ada $agian $a2ah e ididmis. In5eksi da at men%e$ar melalui 5unikulus s ematikus menu&u testis. 'en%e$aran selan&utn%a meli$atkan e ididimis kandung kemih* gin&al dan testis. 0emudian kemun+ulan tanda dan ge&ala $erkisar dari ketidakmam uan dan ketikan%amanan dari testikuler dan edema sehingga ter&adin%a n%eri testikuler %ang arah dan ter$entukn%a edema dalam 2aktu sekitar ! hingga hari. ;r+hitis arotiditis adalah en%e$a$ or+hitis aki$at in5eksi )irus %ang aling sering ditemui. 'ada laki-laki $iasan%a ter&adi kerusakan tu$ulus semini5erus dengan resiko in5ertilitas dan ada $e$era a kasus terda at kerusakan sel-sel %ang men%e$a$kan hi ogonadisme de5isiensi testosteron. Di!!erential "ia nosis @ idieimidis 9ernia skrotalis 6orsio testis, ter&adi mendadak dan intensitas n%erin%a $erat. #iasan%a men%erang laki-laki di$a2ah usia 20 tahun 6umor testis 9%dro+ele Penatalaksanaan 1. Non medikamentosa #ed rest "nalgtik @le)asi skrotum 2. 8edikamentosa

)#

*#

+#

(e$enarn%a tidak ada o$at %ang $enar-$enar khusus ditu&ukan untuk enderita orkhitis karena en%e$a$ umumn%a adalah )irus. 6eta i ada asien orkhitis dengan ke+urigaan $akteri se$agai en%e$a$ dan masih $erhu$ungan aeksual akti5 $iasan%a di$erikan anti$iotik untuk in5eksi menular seksual (terutama klamidia dan gonorrhoe)* se 2rti,+e5triaxone* doksisiklin* aBitromisin. a. :e5triaxone 8eru akan se5alos orin generasi ketiga* akti)itas le$ih ke ada gram negati5. 8engham$at errum$uhan$akteri dengan mengikat satu atau lenih eni+illin $inding rotein. 4osis de2asa I8 125-250 mg sekali* anak 25-50 mg7kg$$7hari* tidak mele$ihi 125 mg7hari. $. 4ox%+%+line 8eru akan o$at %ang mengham$at sintesis rotein dan ertum$uhan $akteri dengan +ara mengikat 30( dan mungkin 50( su$unit rinosom $akteri. 4igunakan se$agai kom$inasi +e5triaxone untuk engo$atan gonorrhoe. 4e2asa )a 100 mg selama . hari* anak-anak 2-5 mg7kg$$7hari '; dalam 1-2 dosis ter$agi tidak mele$ihi 200mg. +. "Bitromisin 4iindikasikan untuk klamidia dan in5eksi gonorrheal saluran kelamin. 4e2asa 1 gr sekali untuk in5eksi klamidia* 2 )ram sekali untuk in5eksi klamidia dan gonokokus* anak 10 mg7kg '; sekali*tidak mele$ihi 250 mg7hari. d. 6rimetro im-(ul5ametoksaBol 8eng&am$at ertum$uhan $akteri dengan meng&am$at sintesis asam h%dto5oli+. Umumn%adiunakan untuk asien > 35 tahun dengan or+hitis. e. :i ro5loxaBin 8eru akan holongan kuinolon den$an akti)itas seudomonas* stre to+o++i* 81("* (.e idermidis* dan gram negati5 se$agian $esar organisme teta i tidak ada kuman anaero$. #eker&a +engan mengham$at sintesis 4N" aki$atn%a ertum$uhan $akteri terham$at. 4e2asata$ 500 mg '; selama 1! hari. "nak %idak dian&urkan. Untuk menan ulan i keluhan n,eri "a(at "i-erikan anal etik. nonsteroid anti-in5lammator% drugs (N("I4) se ertii$u ro5en ("d)il* 8otrin* dll)* na roxen ("le)e* dll)* atau "sam 8e5enamat. " a$ila sudah ter&adi a-ses maka dilakukan in$isi# +# Kom(likasi# - "tro5i testis - =angguan kesu$uran# 0emandulan &arang ter&adi dalam kasus or+hitis unilateral - 9%dro+ele +ommuni+ans atau %o+ele

/ "$ses skrotalis

0orsio 0estis Anamnesis Identitas 1. Nama 2. Umur ($a%i $aru lahir* anak ada masa u$ertas (12-20 tahun) 3. Jenis kelamin !. "lamat 5. 'eker&aan -. 'endidikan N%eri he$at di daerah skrotum - N%eri dirasakan ada salah satu skrotum atau keduan%a3 (6estis kiri le$ih sering mengalami torsi di$andingkan dengan testis kanan* hal ini mungkin dise$a$kan oleh karena se+ara normal s ermati+ +ord kiri le$ih an&ang) - " akah n%eri tim$ul se+ara erlahan-lahan7 mendadak3 - " akah n%eri diikuti em$engkakan ada testis3 - " akah n%eri men&alar3 0e arah mana3 (N%eri da at men&alar ke daerah inguinal atau erut se$elah $a2ah sehingga sering dika+aukan dengan a endisitis akut) 0eluhan lain, - " akah anak men&adi gelisah* re2el atau tidak mau men%usui3 ( ada $a%i) - " akah disertai dengan demam3 - " akah terda at mual dan muntah3 - " akah akhir-akhir ini mengalami $atuk3 - " akah ernah mengalami trauma %ang mengenai testis se$elumn%a3 - " akah ernah melakukan o erasi se$elumn%a3 -

0eluhan Utama 1i2a%at 'en%akit (ekarang

1i2a%at 'en%akit 4ahulu 1i2a%at 'en%akit 0eluarga

1i2a%at 0e$iasaan 1i2a%at 'engo$atan

" akah sering mengenakan +elana %ang terlalu ketat3 " akah sudah dilakukan engo$atan se$elumn%a3 " akah ada o$at-o$atan %ang sekarang tengah dikonsumsi3

2. 'emeriksaan 5isik -

(tatus <okalis, 1egio genitalia interna7 testis Ins eksi, 6estis mem$engkak dan letakn%a le$ih tinggi dan le$ih horiBontal dari ada testis sisi kontralateral. 4a at terlihat skrotum %ang $er2arna merah atau ke$iruan. 'al asi, 4a at dira$a adan%a lilitan atau ene$alan 5unikulus s ermatikus ( ada %ang $aru ter&adi).

3. 'emeriksaan 'enun&ang a. Urinalisa 'emeriksaan sedimen urine tidak menun&ukkan adan%a leukosit dalam urine $. 'emeriksaan darah 6idak menun&ukkan tanda in5lamasi (leukositosis* eningkatan <@4* ergeseran hitung &enis leukosit ke arah kiri)* ke+uali ada torsio testis %ang sudah lama dan telah mengalami keradangan steril. +. Ultrasonogra5i 4o ler d. (intigra5i testis 4engan alat ini da at dinilai adan%a aliran darah ke testis. 'ada torsio testis tidak dida atkan adan%a aliran darah ke testis sedangkan ada keradangan akut testis* ter&adi eningkatan aliran darah ke testis. )# Pato!isiolo i (e+ara 5isiologis otot kremaster $er5ungsi menggerakkan testis mendekati dan men&auhi rongga a$domen guna mem ertahankan suhu ideal untuk testis. "dan%a kelainan sistem en%anggah testis men%e$a$kan testis da at mengalami torsio &ika $ergerak se+ara $erle$ihan. #e$era a keadaan %ang men%e$a$kan ergerakan %ang $erle$ihan itu* antara lain adalah eru$ahan suhu %ang mendadak (se erti ada saat $erenang)* ketakutan* latihan %ang $erle$ihan* $atuk* +elana %ang terlalu ketat* de5ekasi* atau trauma %ang mengenai skrotum. 6er luntirn%a 5unikulus s ermatikus men%e$a$kan o$struksi aliran darah testis sehingga testis mengalami hi oksia* edema testis* dan iskemia. 'ada akhirn%a testis akan mengalami nekrosis. 5. Dia nosis -an"in a. @ ididimitis akut (e+ara klinis sulit di$edakan dengan torsio testis. N%eri skrotum akut $iasan%a disertai dengan kenaikan suhu tu$uh* keluarn%a nanah dari uretra* ada ri2a%at +oitus sus e+tus (dugaan melakukan senggama dengan $ukan isterin%a)* atau ernah men&alani kateterisasi uretra se$elumn%a. Jika

dilakukan ele)asi ( engangkatan) testis* ada e ididimitis akut terkadang n%eri akan $erkurang sedangkan ada torsio testis n%eri teta ada (tanda dari 'rehn). 'asien e ididimitis akut $iasan%a $erumur le$ih dari 20 tahun dan ada emeriksaan sedimen urine dida atkan adan%a leukosituria atau $akteriuria. b. 9ernia skrotalis inkarserata #iasan%a ada anamnesis dida atkan $en&olan %ang da at keluar dan masuk ke dalam skrotum. c. 9idrokel terin5eksi 4engan anamnesis se$elum%a sudah ada $en&olan di dalam skrotum. d. 6umor testis #en&olan tidak dirasakan n%eri ke+uali ter&adi testis. erdarahan di dalam

e. @dema skrotum 4a at dise$a$kan oleh hi o roteinemia* 5ilariasis* adan%a em$untuan saluran lim5e inguinal* kelainan &antung* atau kelainan-kelainan %ang tidak diketahui se$a$n%a (idio atik) +# Penatalaksanaan a. 4etorsi 8anual 8engem$alikan osisi testis ke asaln%a dengan &alan memutar testis ke arah $erla2anan dengan arah torsio. 6orsio testis $iasan%a ke medial maka dian&urkan untuk memutar testis ke arah lateral dahulu* kemudian &ika tidak ter&adi eru$ahan* di+o$a detorsi ke arah medial. 9ilangn%a n%eri setelah detorsi menandakan $ah2a detorsi telah $erhasil. Jika detorsi $erhasil o erasi harus teta dilaksanakan.
$. ; erasi

6indakan o erasi ini dimaksudkan untuk mengem$alikan osisi testis ada arah %ang $enar (re osisi) dan setelah itu dilakukan enilaian a akah testis %ang mengalami torsio masih )ia$le (hidu ) atau sudah mengalami nekrosis. Jika testis masih hidu * dilakukan orkido eksi (5iksasi testis) ada tunika dartos kemudian disusul orkido eksi ada testis kontralateral. ;rkido eksi dilakukan dengan mem ergunakan $enang %ang tidak disera ada 3 tem at untuk men+egah agar testis tidak ter luntir kem$ali* sedangkan ada testis %ang sudah mengalami nekrosis dilakukan engangkatan testis (orkidektomi) dan kemudian disusul orkido eksi ada testis kontralateral. 6estis %ang telah mengalami nekrosis &ika teta di$iarkan $erada di dalam skrotum akan merangsang ter$entukn%a anti$odi antis erma sehingga mengurangi kemam uan 5ertilitas dikemudian hari.
.. Kom(likasi

6orsio testis meru akann salah satu kega2at daruratan dalam $idang urologi. 0eterlam$atan le$ih dari --/ &am antara onset ge&ala %ang tim$ul dan 2aktu em$edahan atau detorsi manual akan menurunkan angka ertolongan terhada testis hingga 55-/5I. 'utusn%a su lai darah ke testis dalam &angka 2aktu %ang lama akan men%e$a$kan atro5i testis "tro5i da at ter&adi $e$era a hari hingga $e$era a $ulan setelah torsio dikoreksi. Insiden ter&adin%a atro5i testis meningkat $ila torsio telah ter&adi / &am atau le$ih. 0om likasi lain %ang sering tim$ul dari torsio testis meli uti, In5ark testis 9ilangn%a testis In5eksi In5ertilitas sekunder "namnesis =e&ala a2al tim$ul &ika rostat %ang mem$esar mulai men%um$at aliran air kemih. 'ada mulan%a* enderita memiliki kesulitan untuk memulai $erkemih. 'enderita &uga merasakan $ah2a roses $erkemihn%a $elum tuntas. 'enderita men&adi le$ih sering $erkemih ada malam hari (nokturia) dan &ika 'A :olok du$ur , $en&olan keras (menun&ukkan kanker) dan n%eri tekan (menun&ukkan adan%a in5eksi). emeriksaan darah untuk mengetahui 5ungsi gin&al dan untuk en%aringan kanker rostat (mengukur kadar antigen s esi5ik rostat atau '("). Untuk mengukur &umlah air kemih %ang tersisa di dalam kandung kemih setelah enderita $erkemih* dilakukan emasangan kateter atau enderita diminta untuk $erkemih ke dalam se$uah uro5lometer (alat %ang digunakan untuk mengukur la&u aliran air kemih). U(=* $isa diketahui ukuran kelen&ar dan ditentukan en%e$a$ 6hera % dd , 'em$erian 0elemaha o$at-o$atan n detrusor antara lain kandung "l5a 1kemih* $lo+ker kelainan se erti , medula doxaBosin* s inalis* raBosin neuro atia tamsulosin dia$etes dan mellitus* teraBosin. as+a ;$at-o$at $edah terse$ut radikal di men%e$a$k el)is* an 5armakolo engendura gik* n otot-otot 0andung ada kemih kandung neuro ati* kemih dise$a$ka sehingga n oleh enderita (kelainan le$ih neurologi+* mudah neuro ati $erkemih. eri5er* Ainasterid* dia$etes o$at ini mellitus* men%e$a$k alkoholism an e* meningkatn 5armakolo %a la&u

#'9

'em$esaran 'rostat Jinak (#'9* #enign 'rostati+ 9% er lasia) adalah ertum$uhan &inak ada kelen&ar rostat* %ang men%e$a$kan rostat mem$esar. 'em$esaran rostat sering ter&adi ada ria di atas 50 tahun. 'rostat adalah kelen&ar se$esar $uah kenari %ang letakn%a te at di $a2ah kandung kemih dan han%a ada ada kaum ria. 'rostat adalah enghasil

se$agian $esar +airan di dalam air mani (semen) %ang men&aga s erma agar teta hidu .

$erkemih harus mengedan le$ih kuat. ?olume dan kekuatan an+aran $erkemih &uga men&adi $erkurang dan ada akhir $erkemih air kemih masih menetes. "ki$atn%a kandung kemih terisi enuh sehingga ter&adi inkontinensia uri ($eser). Gejala o-strukti! meli uti hesitan+% (menunggu untuk memulai ken+ing)* an+aran ken+ing lemah* an+aran ken+ing ter utusutus* tidak uas saat selesai $erkemih* rasa ingin ken+ing lagi

ter&adin%a #'9. 0adang dilakukan emeriksaan dengan endosko i %ang dimasukkan melalui uretra untuk mengetahui en%e$a$ lainn%a dari en%um$atan aliran air kemih. Untuk mengetahui adan%a en%um$atan aliran air kemih $isa dilakukan emeriksaan rontgen I?'.

gik,o$at enenang* engham$ at al5a dan arasim a tolitik)

aliran kemih dan mengurangi ge&ala. @5ek sam ing dari o$at ini adalah $erkurangn %a gairah seksual. Untuk rostatitis kronis di$erikan anti$iotik. 'rostatekto mi* 6U1' (transurekta l reseksi rostat)* 6UI' (insisi rostat transuretral )

sesudah ken+ing dan keluarn%a sisa ken+ing atau tetesan urine ada akhir $erkemih. 2. Gejala iritati! 1iritasi2 adalah 5rekuensi ken+ing %ang tidak normal (terlalu sering)* ter$angun di tengah malam karena sering ken+ing* sulit menahan ken+ing* dan rasa sakit 2aktu ken+ing. 6erkadang $isa &uga ter&adi hematuria (ken+ing $erdarah). strikt (triktur uretra ur adalah en%em itan lumen uretra aki$at adan%a &aringan erut 0eluhan %ang mun+ul $eru a sulit ken+ing (harus menge&an)* 1. "namnesis %ang lengka (uretritis* trauma dengan kerusakan ada anggul* straddle injury* 1. #atu ureter dengan7ta n a in5iltrate urin 'enatalaks anaan striktur uretra tergantung ada

dan an+aran kontraksi. $er+a$ang* (triktur uretra menetes* da at ter&adi sam ai karena retensi urine. in5eksi* (elain itu* trauma ada $isa &uga uretra* dan disertai kelainan em$engkak $a2aan. an7a$ses di In5eksi %ang daerah aling sering erineum men&adi dan skrotum* en%e$a$n%a serta $ila adalah in5eksi ter&adi in5eksi oleh sistematik kuman &uga tim$ul gonokokus anas $adan* %ang telah menggigil* dan mengin5eksi ken+ing uretra $er2arna $e$era a keruh. tahun se$elumn%a. 6rauma %ang men%e$a$kan striktur uretra adalah trauma tum ul ada selangkangan (straddle injury)* 5raktur tulang el)is* dan instrumentasi7 tindakan transuretra uretra %ang kurang hatihati.

instrumentasi ada uretra* enggunaan kateter uretra* kelainan se&ak lahir) 2. Ins eksi, meatus eksternus sem it* em$engkaka n serta 5istula di daerah enis*skrotum* erineu m*su ra u$ik. 3. 'al asi, tera$a &aringan arut se an&ang er&alanan uretra anteriorD ada $agian )entral enis* muara 5istula $ila di i&it mengeluarkan getah7nanah !. Rectal toucher (+olok du$ur). Untuk mengetahui ola an+aran urine se+ara o$%ekti5* da at diukur dengan +ara sederhana atau dengan memakai alat uro5lo2metri. 0e+e atan an+aran urine untuk ria normal adalah 20 ml7detik. Jika ke+e atan an+aran kurang dari 10 ml7detik menandakan adan%a o$struksi. Untuk melihat letak en%em itan dan $esarn%a en%em itan uretra di$uat 5oto uretrogra5i. <e$ih lengka lagi di$uat 5oto $i olar sisto-

2. 0elainankelainan dari kelen&ar rostat

lokasin%a* an&ang7 e ndekn%a striktur* serta keadaan darurat (retensi urin* sistostomi (trokar* ter$uka)* in5iltrat urin* insisi multi el* dan drain). Jika asien datang karena retensi urine* se+e atn%a dilakukan sistostomi su ra u$ik untuk mengeluark an urine. Jika di&um ai a$ses eriuretra dilakukan insisi dan em$erian anti$iotika.

hidr okel

9idrokel adalah enum ukan +airan %ang $erle$ihan diantara la isan arietalis dan )iseralis tunika )aginalis* %ang dalam keadaan normal +airan ini $erada dalam keseim$anga n antara roduksi dan resor$si oleh sistem lim5atik di sekitarn%a. @6I;<;=J > '"6;AI(I;< ;=J 9idrokel ada $a%i $aru lahir da at dise$a$kan oleh $elum sem urnan%a

1. 'asien mengeluh adan%a $en&olan di kantong skrotum %ang tidak n%eri. 2. 'ada hidrokel testis dan hidrokel 5unikulus $esarn%a $en&olan dikantong skrotum tidak $eru$ah se an&ang hari* sedangkan ada hidrokel komunikan $esarn%a da at $eru$ahu$ah %aitu $ertam$ah $esar ada

uretrogra5i untuk mengetahui an&ang striktur* %aitu dengan memasukkan $ahan kontras se+ara antegrad dari $uli-$uli dan se+ara retrograd dari uretra. (elain itu* untuk melihat em$untuan uretra se+ara langsung dilakukan melalui uretrosko i* %aitu melihat striktur uretra transuretra. 1. 6am ak $en&olan di skrotum dengan konsistensi kistus dan ada enera2angan menun&ukkan adan%a transiluminasi. 2. 8enurut letak kantong hidrokel terhada testis* hidrokel da at di$edakan men&adi, a. hidrokel testis $ila kantong hidrokel seolah-olah mengelilingi testis sehingga testis tidak da at dira$a $. hidrokel 5unikulus $ila kantong hidrokel $erada di kranial dari testis dan hidrokel komunikan $ila terda at hu$ungan antara rosesus )aginalis dengan rongga eritoneum ( ada al asi kantong hidrokel ter isah dari

1. 6umor testis 2. @dema skrotum

9idrokel ada $a%i $iasan%a ditunggu hingga anak men+a ai usia 1 tahun dengan hara an setelah rosesus )aginalis menutu * hidrokel akan sem$uh sendiri* teta i &ika hidrokel masih teta ada atau $ertam$ah $esar maka erlu untuk dilakukan koreksi. 'ada hidrokel

enutu an saat anak rosesus menangis. )aginalis dan $elum sem urnan%a sistem lim5atik di daerah skrotum dalam melakukan resor$si +airan hidrokel. 9idrokel ada orang de2asa da at ter&adi se+ara idio atik( rim er) dan sekunder. 'en%e$a$ sekunder ter&adi karena kelainan ada testis atau e ididimis %ang men%e$a$kan terganggun%a sistem sekresi atau resor$si +airan di kantong hidrokel.

testis dan da at dimasukkan ke dalam rongga a$domen).

kongenital dilakukan endekatan inguinal karena seringkali disertai hernia inguinalis sehingga ada saat koreksi sekaligus melakukan herniora5i. 'ada hidrokel testis de2asa dilakukan endekatan skrotal dengan melakukan eksisi dan marsu ialis asi* sedang ada hidrokel 5unikuli dilakukan ekstir asi hidrokel se+ara intoto.

(esuai dengan dera&at en%em itan lumenn%a* striktur uretra di$agi men&adi 3 tingkatan* %aitu, 1) 1ingan , &ika oklusi %ang ter&adi kurang dari se ertiga diameter lumen uretra 2) (edang , &ika terda at oklusi setengah sam ai se ertiga diameter lumen uretra 3) #erat , &ika terda at oklusi le$ih $esar dari setengah diameter lumen uretra 'ada en%em itan dera&at $erat* kadang kala tera$a &aringan keras di kor us s ongiosum* %ang dikenal dengan spongiofibrosis 6indakan khusus %ang dilakukan terhada striktur uretra adalah, 1. #usinasi (dilatasi) dengan $usi logam %ang dilakukan se+ara hati-hati. 6indakan

%ang kasar tam$ah akan merusak uretra sehingga menim$ulkan luka $aru %ang ada akhirn%a menim$ulkan striktur lagi %ang le$ih $erat. 6indakan ini da at menim$ulkan salah &alan (false route). 2. Uretrotomi interna* %aitu memotong &aringan sikatriks uretra dengan isau ;tis7(a+hse. ;tis diker&akan $ila $elum ter&adi striktur uretra total* sedangkan ada striktur %ang le$ih $erat* emotongan striktur diker&akan se+ara )isual dengan memakai isau (a+hse. 3. Uretrotomi eksterna* adalah tindakan o erasi ter$uka $eru a emotongan &aringan 5i$rosis* kemudian dilakukan anastomosis di antara &aringan uretra %ang masih sehat..

3ARIKOKEL De!inisi 4ilatasi a$normal dari leksus am ini5ormis aku$at gangguan aliran $alik )ena s ermatika interna.

Etiolo i "an Anatomi @tiologi $elum diketahui se+ara asti. ?arikokel se$elah kiri le$ih sering di&um ai dari ada se$elah kanan hal ini dikarenakan 1. ?.s ermatika interna kiri meru akan muara langsung dari ). renalis kiri dengan arah tegak lurus sedangkan ).s ermatika interna kanan adalah muara )ena +a)a %ang letakn%a miring 2. ?.s ematika interna kiri le$ih an&ang 3. 0atu$n%a le$ih sedikit

Gam-aran Klinis 1. 6erda at $en&olan di atas testis 2. #en&olan terasa n%eri 3. #elum un%a anak setelah $e$era a tahun menikah ?arikokel da at mengganggu roses s ermatogenensis melalui, a. (tagnansi darah $alik ada sirkulasi testis sehingga testis mengalami hi oksia karena kekurangan oksigen $. 'eningkatan suhu testis +. 1e5luks hasil meta$olit gin&al dan adrenal melalui )ena s ermatika interna ke testis

Pemeriksaan Fisik "an Dia nosis 'emeriksaan dilakukan dalam osisi $erdiri lalu mem erhatikan keadaan skrotum kemudian dilakukan al asi. Ins eksi dan al asi se erti kum ulan +a+ing dalam kantung di se$elah atas

testis 8elalui ins eksi dan al asi da at di$edakan dalam 3 dera&at,

a. 1ingan )arikokel da at di al asi setelah )alsa)a manu)er $. (edang )arikokel da at di al asi tan a )alsa)a maneu)er +. #erat da at dillihat tan a )alsa)a maneu)er Pemeriksaan Penunjan 1. U(= 4o ler terda at eningkatan aliran darah

2. "nalisa semen &umlah s erma* motilitas* dan a akah terda at kelainan $entuk untuk mengetahui se$era a &auh )arikokel telah men%e$a$kan kerusakan ada tu$uli semini5erus

0era(i 1. <igasi tinggi ).s ermatika interna (se+ara 'alomo) 2. ?arikokelektomi 3. 'erkutan ( sklerosing )

E4aluasi (as$a tin"akan 1. #ertam$ahn%a )olume testis 2. 'er$aikan hasil analisis semen tia 3 $ulan

HE5A0URIA

De!inisi 9ematuria adalah dida atkann%a sel-sel darah merah di dalam urine. 9ematuri di$agi 2 %aitu, 1. 9ematuria makrosko ik 4ilihat se$agai urine %ang $er2arna merah 2. hematuria mikrosko ik Urine tidak $er2arna merah teta i ada emeriksaan mikrosko ik ditemukan le$ih dari 2 (dua) sel darah merah er la angan andang. 9ematuria makrosko ik %ang $erlangsung terus menerus da at mengan+am &i2a karena da at menim$ulkan en%ulit $eru a gum alan darah %ang da at men%um$at aliran urine* s%ok hi o)olemik7anemi* dan urose sis.

Pato!isiolo i 0elainan %ang $erasal dari s%stem urogenitalia antara lain, 1.In!eksi/in!lamasi sistitis* dan uretritis) 2.0umor jinak atau tumor tumor h% er lasia rostat &inak.) 3.Kelainan -a6aan (kista gin&al dan ren mo$ilis) !.0rauma 5.Batu saluran kemih. anas (tumor Hilm* tumor =ra2itB* rostat* dan ielum* tumor ureter* tumor $uli-$uli* tumor ( ielone5ritis* glomerulone5ritis* ureteritis*

kelainan-kelainan %ang $erasal dari luar sistem urogenitalia kelainan em$ekuan darah* (<@

Gejala Klinis 'asien dengan hematuria mikrosko ik di&um ai ke$etulan saat melakukan medi+al +he+k-u 'asien dengan gross hematuria $iasan%a 1. urine $er2arna merah 2. keluhan #"0 , n%eri saat #"0* tidak da at #"0

Pemeriksaan "an Dia nosis "namnesis #agaimanakah 2arna urine %ang keluar3 " akah diikuti dengan keluarn%a $ekuan-$ekuan darah3 4i $agian manakah ada saat miksi urine $er2arna merah3 " akah diikuti dengan erasaan sakit 3 0arakteristik suatu hematuria en%akit da at di akai se$agai edoman untuk

mem erkirakan lokasi

rimern%a* %aitu a akah 2arna merah ter&adi

ada a2al miksi* semua roses miksi* atau ada akhir miksi. Inisial "2al #"0 uretra 0otal (aat #"0 dari a2al-akhir #uli-$uli* ureter* gin&al 0erminal "khir #"0 <eher $uli -$uli

6e&adi ada 6em at kelainan

7arna urin 0em(at kelainan

8erah segar $uli-$uli* rostat*dan uretra

8erah tua7+oklat =in&al7glomerulus

N%eri %ang men%ertai hematuria da at $erasal dari n%eri di saluran kemih $agian atas $eru a kolik atau ge&ala iritasi dari saluran kemih $agian $a2ah $eru a disuria. Pemeriksaan Fisis 1. 9i ertensi mani5estasi en%akit gin&al. 2. (%okhi o)olemik dan anemia $an%ak darah %ang keluar. 3. 'erdarahan di tem at lain kelainan sistem em$ekuan darah %ang $ersi5at sistemik. 4. 'al asi $imanual gin&al a akah ada o$struksi* atau un in5eksi gin&al. 5. 8assa adasu rasim5isis retensi $ekuan darah ada $uli-$uli. em$esaran gin&al aki$at tumor*

Pemeriksaan (enunjan %#urinalisis men+ari en%e$a$ a akah glomerular atau non 'ada emeriksaan 9 urine %ang sangat alkalis menandakan adan%a in5eksi organisme dalam saluran kemih* sedangkan $erhu$ungan dengan $atu asam urat. (itologi urine keganasan sel-sel urotelial. &#Pielo ra!i Intra 3ena 1PI32 8eru akan emeriksaan rutin setia kasus hematuria. 4$atu salura at melihat adan%a $atu saluran kemih* kelainan $a2aan saluran kemih* tumor-tumor urotelium* trauma saluran kemih* serta $e$era a &um ai se$agai gam$aran 5illing de5e+t %ang $isa dilihat el)ikaliseal* ureter* dan $uli-$uli. '# USG en%akit in5eksi saluran kemih. "dan%a $ekuan darah atau tumor urotelium sering kita ada sistem eme+ah urea di 9 urine %ang sangat asam mungkin

melihat adan%a massa %ang solid atau kistik* $atu non o ak* $ekuan darah ada $uli-$uli7 ielum )#Sistosko(i atau sisto/uretero/renosko(i dilakukan $ila dengan emeriksaan urin*'I? atau U(= $elum da at mengetahu en%e$a$ hematuri. 6indakan itu $iasan%a dilakukan setelah $ekuan darah %ang ada di dalam $uli-$uli di$ersihkan sehingga da at diketahui asal erdarahan. Kom(likasi 1.1etensi urine karena $ekuan darah 2.In5eksi 3."nemia %ang $erat* $ila hematuria ro5us atau $erlangsung lama 0atalaksana 1. 0ateterisasi $ila terda atg gum alan darah %ang menim$ulkan retensi 2. 6rans5usi darah $ila ter&adi anemia $erat 3. "nti$iotik $ila terda at in5eksi !. .(etelah hematuria da at ditanggulangi* tindakan selan&utn%a adalah men+ari en%e$a$n%a dan selan&utn%a men%elesaikan masalah hemiamaturia . rimer en%e$a$

In5eksi (aluran 0emih (I(0) De!inisi suatu in5eksi %ang meli$atkan gin&al* ureter* $uli-$uli* atau un uretra. Klasi!ikasi 1. kandung kemih (sistitis) 2. utetra ( uretritis )

3.

rostat ( rostatitis)

!. gin&al ( ielone5ritis) I(0 &uga din%atakan se$agai a. I(0 un+om li+ated (sim le) ter&adi ada orang sehat dan tidak men%e$ar ke tem at tu$uh %ang lain. I(0 sim le ini $iasan%a sem$uh sem urna sesuai dengan em$erian o$at. $. I(0 +om li+ated dise$a$kan oleh kelainan anatomis ada saluran kemih* men%e$ar ke $agian tu$uh %ang lain* $ertam$ah $erat dengan underl%ing disease* atau un $ersi5at resisten terhada E(i"emiolo i I(0 tergantung $an%ak 5aktorD se erti usia* gender* re)alensi $akteriuria* dan 5aktor redis osisi %ang men%e$a$kan eru$ahan struktur saluran kemih termasuk gin&al. Etiolo i 1. #akteri7mikroorganisme 'ada keadaan normal urin adalah steril. Umumn%a I(0 dise$a$kan oleh , a. kuman gram negati5. @s+heri+hia +oli meru akan en%e$a$ ter$an%ak $aik ada %ang simtomatik mau un %ang asimtomatik %aitu .0 - F0I. @ntero$akteria se erti 'roteus mira$ilis 0le$siella neumonia 'seudomonas aeruginosa $. kuman gram ositi5 (tre to+o++us 5ae+alis (enterokokus)* engo$atan.

(ta h%lo+o++us e idermidis 2. 6erda atn%a retensi7sisa urin karena adan%a ham$atan*mo$ilitas kurang $aik*dll 5asukn,a Kuman 1. (e+ara as+ending 8asukn%a mikroorganisme dalam kandung kemih karena emasangan kateter* distensi kandung kemih 2. (e+ara hematogen 6erhadi ada asien dengan imun rendah sehingga mem ermudah en%e$aran in5eksi le2at aliran darah Gejala Klinis 1. I(0 $agian $a2ah 1asa n%eri dan anas saat $erkemih ( ame ada area kandung kemih dan su ra u$ik 9ematuria N%eri unggung 2. I(0 $agian atas 4emam 8enggigil N%eri anggul dan inggang N%eri $erkemih 8alaise 'using 8ual dan muntah 'emeriksaan enun&ang 1. Urinalisis "dan%a leukosuria dan iuria. ( leukosuris > $ila >5 leukosit7<'# )

9ematuria ( > $ila ada 5-10 eritrosit7<'# ) 2. 0ultur urin identi5ikasi adan%a organism s esi5ik 3. #akteriologis 8ikrosko ik #iakan $akteri !. 8etode tes 4i sti+k tes untuk H#: ( tes esterase leukosit) dan nitrit I?U* I?' dan U(= tera i

1. In5eksi saluran kemih $a2ah 'rinsi mana&emen I(0 $a2ah meli uti intake +airan %ang $an%ak* anti$iotika %ang adekuat* dan kalau erlu tera i asimtomatik untuk alkalinisasi urin, K9am ir /0I asien akan mem$erikan res on setelah !/&am dengan anti$iotika tunggalD se erti am isilin 3 gram* trimeto rim 200mg K#ila in5eksi meneta disertai kelainan urinalisi (lekositoria) di erlukan tera i kon)ensional selama 5-10 hari 2. In5eksi saluran kemih o In5eksi klamidia tetrasiklin. o In5eksi $akteri anaero$ anaero$i+ golongan kuinolon.

6umor =enitourinar% 6ra+k Jenis 6umor 6umor gin&al "namnesis 1. N%eri inggang 2. 8assa 3. 9ematuri 'emeriksaan Aisik 1. N%eri tekan di inggang 2. #allotement test > 3. N%eri ketuk :?" 1. 9ematiri 2. 1etensi urin 3. 6era$a massa di kandung kemih !. N%eri inggang 1. #en&olan adat keras 2. 6idak n%eri saat al asi 3. U&i 6ransilumi nasi negati5 Ins eksi* ulkus %ang mengalami in5eksi dan $erdarah 'em$esaran kelen&ar lim5e inguinal 'emeriksaan 'enun&ang 1. U(= gin&al 2. :6 (+an 6atalaksana 1. 2. 3. !. 5. -. 6umor kandung kemih 1. 9ematiri 2. 1etensi urin 3. 6era$a massa di kandung kemih 1. Ukuran mem$esar 2. 6idak n%eri* ke+uali nekrotik 3. 0esann%a adat 1. U(= 2. :6 s+an 3. (itologi urin 1. 2. 3. !. 5. 1. :6 (+an 2. U(= Ne5rektomi @m$olisasi 9ormonal Imunotera i 1adiasi eksterna Inhi$itor angiogenesis 6U1 $uli $uli ;$ser)asi (istektomi 1adiasi eksterna 0emotera i

6umor testis

;rkidektomi. 6idak $oleh di $io s%.

6umor enis

1. <uka %ang tidak ernah sem$u h 2. <uka

#io si atologi anatomi

1. (irkumsisi 2. 'enektomi arsial 3. 'enektomi total !. Urotrostomi erineal 5. 6era i laser

:a 'rostat

$au* kotor* dan sering kam$u h 1. =e&ala rostatismus 2. =ross hematuri usia asien lenih dari -0 tahun* metastatis ke tulang ada n%eri di tulang kemaluan

-. 0emotera i .. 1adiasi

1. 1e+tal tou+her, 'ermukaan $er$en&ol $en&ol* ukuran mem$esar* konsistensi adat. 2. 'emeriksaan la$, '(". <e)el ! atau le$ih, sus e+t +a # h $oleh kita tangani* :a rostat harus diru&uk.

1. U(= 6ransr ektal 2. :6 (+an 3. 81I

1. ;$ser)asi 2. 'rostatektomi radikal 3. 1adiasi !. 6era i hormonal

6rauma =enitourinar% 6ra+k Jenis "namnesis 'emeriksaan Aisik 'emeriksaan 6raum 'enun&ang a =in&al 1. 1i2a%at 1. 6era$a 1. #N; trauma massa 2. I?' inggang 2. N6 2. (akit 'inggang inggang 3. 6erda at 3. 9ematuri &a&as !. 9ematom #uli 1. 9ematuri 1. N6 1. 0ateterisasi 2. N%eri su ra u$ik 2. (istogram 3. 1etensio 2. 4e5ense dengan Urin atau mus+ular kontras $ias &uga anuri Urethr 1. 1i2a%at Ins eksi edeme a trauma uretra 2. 9ematuri 3. N%eri miksi

6atalaksa na 1u tur, 1u&uk 6idak ru ture, 6angani 1u tur, 1u&k :ontusio, 6angani 6idak $oleh di asang kateter