Anda di halaman 1dari 16

KONSERVASI LINGKUNGAN (TLI- 110) KONSERVASI AIR TANAH

KELOMPOK 2 Kelas A ANGGOTA: AHMAD RIFKI HARLAN TAUFIK ERFA !UNITA ANGELA P"# !OGI SAPUTRA FARAH D!NASTI !ODA DOSEN: !OMMI DE&ILDA' MT (10109 200 ) (10109 2009) (10109 2011) (10109 201$) (10109 202%)

(URUSAN TEKNIK LINGKUNGAN FAKULTAS TEKNIK - UNIVERSITAS ANDALAS PADANG 201 #A# I PENDAHULUAN

1"1

La)a* #ela+a,-

Di lingkungan sekitar kita terdapat berbagai jenis sumber daya alam. Sumber daya alam tersebut banyak memberikan banyak manfaat bagi kehidupan manusia baik itu untuk makan, tempat tinggal, berpakaian, berpakaian dengan menggunakan kendaraan, dan lain-lain. Berbagai manfaat tersebut tidak akan terus menerus diperoleh manusia dari sumber daya alam jika manusia tidak melakukan upaya-upaya pelestarian sumber daya alam. Upaya pelestarian sumber daya alam mutlak harus dilakukan agar manfaat yang diperoleh dapat terus menerus kita rasakan. Upaya pelestarian ini merupakan salah satu wujud tanggung jawab generasi saat ini kepada generasi yang akan datang agar mereka dapat memperoleh manfaat sumber daya alam. Upaya pelestarian sumber daya alam dapat dilakukan di berbagai lingkungan baik itu rumah, sekolah, maupun di tengah-tengah masyarakat luas. Upaya pelestarian sebagai berikut dapat dikatakan sebagai kegiatan konservasi yang dimana bertujuan untuk melindungi habitat atau tempat hidup berbagai jenis makhluk hidup dari kerusakan, melindungi hewan dan tumbuhan dari kepunahan, sumber daya air dan sebagainya. ir tanah merupakan salah satu sumber daya air yang digunakan manusia untuk beraktivitas baik untuk kegiatan domestik maupun non domestik. !amun air tanah yang dipakai se"ara terus menerus dapat merusak struktur tanah, ekosistem di dalam tanah dan sebagainya. #leh sebab itu, perlu dilakukan kajian lebih dalam mengenai upaya pelestarian atau konservasi lingkungan terhadap air tanah agar tetap terjaga kelestarian dan keseimbangan lingkungan di muka bumi.

1"2

T./.a,

$ujuan dari penulisan makalah ini adalah% a. b. Untuk mengetahui dan memahami upaya konservasi lingkungan khususnya terhadap air tanah& Untuk mengetahui usaha-usaha yang dilakukan dalam tindak nyata terhadap upaya pelestarian lingkungan khususnya air tanah.

#A# II TIN(AUAN PUSTAKA


2"1 De01,1s1 K2,se*3as1 'onservasi se"ara harifiah berasal dari kata Conservation yang terdiri atas kata con (together) dan servare (keep/save) yang memiliki pengertian mengenai upaya memelihara apa yang kita punya (keep/save what you have), namun se"ara bijaksana (wise use). *de ini dikemukakan oleh $heodore +oosevelt (1,-.) yang merupakan orang konsep konservasi. pabila merujuk pada pengertiannya, konservasi didefinisikan dalam beberapa batasan, sebagai berikut % 1. 'onservasi yaitu menggunakan sumber daya alam untuk memenuhi keperluan manusia dalam jumlah yang besar dalam waktu yang lama& .. 'onservasi adalah alokasi sumber daya alam antar waktu (generasi) yang optimal se"ara sosial& /. 'onservasi merupakan manajemen udara, air, tanah, mineral ke organisme hidup termasuk manusia sehingga dapat di"apai kualitas kehidupan manusia yang meningkat termasuk dalam kegiatan manajemen adalah survai, penelitian, administrasi, preservasi, pendidikan, pemanfaatan dan latihan& 0. 'onservasi adalah manajemen penggunaan biosfer oleh manusia sehingga dapat memberikan atau memenuhi keuntungan yang besar dan dapat diperbaharui untuk generasi-generasi yang akan datang. 1erlunya konservasi sumber daya alam dilakukan di dalam kehidupan didasarkan dari beberapa hal berikut% 1. rgumentasi konservasi dari sudut ekonomi a. 1elestarian tanah 2 air, keuntungan negara yg tidak langsung (penggundulan hutan mengakitbatkan terjadinya run off yg disertai hanyutnya tanah yang kemudian menyebabkan penimbunan saluran irigasi dll 34 produktivitas lahan 2 banyak pengaruh negatif lainnya)& b. ". Stabilitas iklim, keuntungan negara yg tidak langsung& 'onservasi sumberdaya hayati yg dapat diperbaharui kembali, keuntungan negara yg langsung 2 berjangka panjang& merika pertama yang mengemukakan tentang

d. e.

1erlindungan plasma nutfah, keuntungan negara yg langsung berjangka panjang& $urisme 2 rekreasi, keuntungan negara yg langsung (sekarang ada indikasi untuk kembali ke alam).

.. rgumentasi konservasi dari sudut sosial - filosofis a. 5utu kehidupan 'ita semua suka hidup di dalam dunia yg bersih 2 "erah sehingga perlu air bersih, udara bersih dll b. $anggung jawab moral manusia 5anusia sbg makhluk yg paling berkuasa 2 destruktif bertanggung jawab terhadap segala jenis lainnya, yang juga mempunyai hak mempertahankan hidupnya. 5anusia harus men"ari jalan bagian hidup berdampingan dengan jenis-jenis lain tersebut, bukan berusaha mengganti atau memusnahkannya ". 6arisan dan kebanggaan nasional Dari sudut kebanggaan nasional, *ndonesia harus berusaha melestarikan kekayaan warisan alamnya /. rgumentasi konservasi dari segi ekologis a. 1erlindungan proses-proses ekologis yang sangat penting sebagai sistem penyangga kehidupan meliputi % 1erlindungan daerah-daerah pegunungan yang berlereng "uram dan mudah tererosi yaitu dengan membentuk hutan lindung& 1erlindungan wilayah pantai dengan pengelolaan yang terkendali bagi daerah hutan bakau 2 hutan pantai serta daerah hamparan karang& 1erlindungan daerah aliran sungai, lereng perbukitan dan tepi tepi sungai, danau, ngarai dengan pengelolaan yang terkendali terhadap vegetasi, misalnya melarang kegiatan penebangan pohon dan melakukan penghutanan kembali& 1engembangan daerah-daerah aliran sungai, termasuk kawasan daerah daerah perlindungan jika sesuai dengan ren"ana pembangunan menyeluruh& 1erlindungan daerah-daerah hutan yang luas seperti misalnya dijadikan mintakat rimba di dalam taman nasional, penetapan suaka margasatwa dan "agar alam&

1erlindungan tempat-tempat yang mempunyai nilai unik, keindahan alam yang sangat menarik atau "iri-"iri khas alam atau budaya daerah tersebut& 5engadakan mengenai analisis dampak lingkungan ( mdal) sebagai suatu syarat mutlak untuk melakukan semua ren"ana pembangunan.

b.

1engawetan keanekaragaman genetik dan ekosistemnya meliputi % Di dalam kawasan konservasi terhadap semua habitat utama termasuk kawasan perairan laut, bersama-sama dengan fauna dan floranya& Di luar kawasan konservasi meliputi kegiatan pengumpulan dan pemeliharaan populasi yang mampu berkembang biak dalam kurungan (Captive breeding) dari jenis-jenis yang teran"am punah, yang unik 2 karakteristik ataupun menarik, misalnya di kebun binatang atau kebun raya dan taman safari& 5elalui pengawasan lalu lintas perdagangan 2 eksport flora-fauna mengatur tingkat-tingkat pemanfaatan jenis-jenis yang teran"am punah dengan memberikan status sepenuhnya dilindungi (11+* !o. 78 $h 1,,8)

".

1emanfaatan jenis dan ekosistem se"ara lestari meliputi % Se"ara terkendali mengembangkan perikanan, kehutanan dan pengambilan hasil-hasil hutan ikutan sesuai dengan prinsip-prinsip hasil lestari yang maksimum 5emajukan usaha-usaha pemanfaatan jenis 2 ekosistem se"ara nonkonsumen pendidikan 1engaturan lalu lintas dan perdagangan flora-fauna (binatang peliharaan, hasil 2 spesimen) melalui peraturan 2 pengawasan yang sesuai. *nventarisasi potensi diperlukan untuk menentukan jatah perijinan yang dikeluarkan agar sesuai dengan keadaan potensinya. 5emajukan budidaya, pengembangan dan perbaikan selektif semua jenis yang mempunyai nilai langsung bagi manusia, misalnya bibit buah-buahan liar, binatang-binatang yang mempunyai potensi dijinakkan atau hibridisasi dengan jenis-jenis binatang peliharaan. seperti rekreasi, pariwisata, riset9penelitian 2

Dalam usaha mewujudkan agar supaya kebijaksanaan yang telah di"anangkan menjadi kenyataan ditetapkan 1- program pokok serta langkah-langkah 2 kegiatan yang meliputi % 1. 'onservasi di dalam kawasan& .. 'onservasi di luar kawasan& /. 1embangunan taman nasional& 0. 1embinaan hutan lindung& :. 1engembangan wisata alam& 7. 1embinaan "inta alam dan penyuluhan konservasi sumberdaya alam& ;. 5onitoring dampak lingkungan& 8. 1erlindungan dan pengamanan hutan& ,. 1engembangan sarana dan prasarana& 1-. 'erjasama luar negeri& 11. 'erjasama dalam negeri. 2"2" K2,se*3as1 S.45e* Da6a Ala4 Sumber daya lam <ayati yaitu unsur-unsur hayati di alam yang terdiri dari

sumber daya alam nabati (tumbuhan) dan sumber daya alam hewani (satwa) yang bersama dengan unsur oon hayati disekitarnya se"ara keseluruhan membentuk ekosistem. 'onservasi Sumber daya lam <ayati yaitu pengelolaan sumberdaya alam hayati yang pemanfaatannya dilakukan se"ara bijaksana untuk menjamin kesinambungan persediaannya dengan tetap memelihara dan meningkatkan kualitas keanekaragaman dan nilainya. 2"7 K2,se*3as1 S.45e* Da6a A1* Sumber daya air merupakan bagian dari kekayaan alam dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk kemakmuran rakyat, se"ara lestari sebagaimana tertera dalam pasal // ayat / UUD 1,0:. 'etetapan ini ditegaskan kembali dalam pasal 1 Undang Undang 1okok graria tahun 1,7- bahwa bumi, air dan ruang angkasa termasuk kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dalam wilayah +epublik *ndonesia sebagai karunia $uhan =ang 5aha >sa adalah merupakan kekayaan nasional. Sumber daya air ini memberikan manfaat serba guna untuk mewujudkan kesejahteraan bagi seluruh rakyat di segala bidang baik sosial, ekonomi, budaya, politik maupun bidang ketahanan nasional. Dalam UU !o ; $ahun .--0 tentang Sumber Daya ir Bab * ayat * ditegaskan sumber daya air adalah air, sumber air dan daya (potensi) air yang terkandung di dalamnya.

Dalam UU tersebut ayat . ditegaskan istilah air adalah semua air yang terdapat pada, di atas atau di bawah permukaan tanah. $ermasuk pengertian air permukaan, air tanah, air hujan dan air laut yang berada di darat. Se"ara keseluruhan konservasi sumber daya air dalam UU tersebut ayat 18 mempunyai definisi% upaya memelihara keberadaan serta keberlanjutan keadaan, sifat dan fungsi sumber daya air agar senantiasa tersedia dalam kuantitas dan kualitas yang memadai untuk memenuhi kebutuhan mahluk hidup, baik pada waktu sekarang maupun yang akan datang.

#A# III ISI


7"1" Da)a 8a, Fa+)a 1enyediaan air minum di wilayah perdesaan sering mengalami kendala dalam keberlanjutannya. Salah satu kendala yang penting adalah kemiskinan yang dialami oleh sebagian besar masyarakat perdesaan. 'elompok masyarakat ini mempunyai keterbatasan akses terhadap pemenuhan kebutuhan air bersih yang aman dan layak. $elah diidentifikasi bahwa kemiskinan dan jenis proyek yang partisipatif merupakan faktor signifikan yang mempengaruhi kondisi sistem penyediaan air bersih. Untuk menjaga keberlanjutan pelayanan air bersih di perdesaan, diperlukan pengelolaan yang baik dan didukung oleh partisipasi masyarakat, baik dalam bentuk kelan"aran pembayaran pemakaian air atau keterlibatan langsung dalam setiap tahapan kegiatan pelayanan air bersih. 1engelolaan yang baik dan keterlibatan masyarakat menjadi pendorong keandalan sistem penyediaan air bersih, yang pada akhirnya menaikkan tingkat kepuasan masyarakat. 1engelolaan yang baik harus didukung oleh kemampuan pengelola yang memadai dalam mengoperasikan sistem penyediaan air bersih. 'eterbatasan kemampuan pengelola dapat diantisipasi dengan pemilihan teknologi penyediaan air bersih yang mudah pengoperasiannya dengan biaya yang terjangkau. 'emudahan pengoperasian dan keterjangkauan biaya inilah yang akan dibahas pada makalah ini. Studi kasus dilakukan di tiga desa di wilayah 'abupaten 5ojokerto. 7"2" Pe*4asala9a, S.45e* Da6a A1* Ta,a9 7"2"1 Desa M2/2*e/2 5ojorejo merupakan salah satu desa di wilayah 'e"amatan ?etis 'abupaten 5ojokerto. Desa 5ojorejo memiliki bentang wilayah datar dengan ketinggian // @ 7- m dpl. 6ilayah Desa 5ojorejo terdiri atas 0 dusun dengan ; +6. ?umlah penduduk sebanyak /../. jiwa yang terdiri dari ,:8 keluarga. 5ata pen"aharian pokok penduduk Desa 5ojorejo adalah petani, 1!S, peternak, tentara, dan wiraswasta (usaha perdagangan, kerajinan, dll).

Desa 5ojorejo terdiri atas lima dusun, yaitu Dusun Aamping, 'epuhsawo, 1antesrejo, 1utat, dan 5ojoroto. 'ebutuhan air masyarakat Desa 5ojorejo berasal dari air tanah. ir tanah digunakan untuk kebutuhan rumah tangga dan kebutuhan ber"o"ok tanam, terutama pada musim kemarau. ?umlah sarana air bersih di Desa 5ojorejo sekitar ::0 sarana (7:B) yang terdiri atas sumur gali, sumur pompa tangan, dan pompa listrik. Sisanya tidak memiliki sarana air bersih. 'husus untuk Dusun 5ojoroto yang wilayahnya berupa perbukitan dan bebatuan, untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat menggunakan sumur plendes, yakni modifikasi dari sumur bor menggunakan pompa listrik yang diletakkan pada kedalaman antara ;-1- m. Sumur plendes dipergunakan untuk / @ : keluarga. 1ada musim kemarau debit sumur berkurang dan hanya "ukup untuk kebutuhan masak dan minum. 7"2"2 Desa Kese4e, Desa 'esemen merupakan bagian dari wilayah 'e"amatan !goro, 'abupaten 5ojokerto yang terletak pada koordinat ;,:8--.8oCS dan 11.,:;800:oB$. Desa ini berada pada dataran tinggi dengan elevasi 1/- hingga .;: meter dpl. Cuas wilayah adalah .0/,-8, ha yang men"akup / dusun, yaitu Dusun 'esemen, Dusun 5ojo, dan Dusun ?ampang. ?umlah penduduk di Desa 'esemen adalah 17;, jiwa, rata-rata 0 jiwa9keluarga. 5ata pen"aharian penduduk sebagian besar adalah petani, sisanya sebagai wiraswasta, pegawai, dan karyawan pabrik. Sedangkan penggunaan lahan Desa 'esemen sebanyak .-B adalah wilayah pemukiman, sisanya sebesar 8-B adalah wilayah pertanian. Desa 'esemen telah memiliki sistem penyediaaan air bersih yang telah dikelola sendiri oleh masyarakat yaitu <impunan 1enduduk 1emakai ir 5inum (<*11 5). Sumber air bersih yang digunakan oleh penduduk Desa 'esemen berasal dari mata air Sumber 1andan yang berada di Desa 'esemen. 5ata air ini memilki kualitas, kuantitas dan kontinuitas yang baik sehingga menjadi satusatunya sumber air yang digunakan oleh penduduk Desa 'esemen untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari. ir yang keluar dari mata air sangat jernih dan mengalir terus sepanjang tahun. ?umlah pelanggan saat ini adalah /1. pelanggan atau ;:B dari penduduk Desa 'esemen yang berada di Dusun 'esemen, Dusun 5ojo dan Dusun ?ampang. Se"ara teknis, sistem pengaliran yang digunakan adalah sistem gravitasi, mulai dari sumber air ke reservoir hingga distribusi ke pelanggan. 1erpipaan yang digunakan mempunyai diameter

bervariasi, yaitu pipa induk dengan diameter 1- "m, pipa sekunder dengan diameter : "m dan pipa tersier dengan diameter .,: "m. 1enanaman pipa tidak dilakukan semestinya, hanya diletakkan di atas permukaaan tanah sehingga rawan terjadi kerusakan atau kebo"oran. $ekanan air pada beberapa konsumen pada jam-jam tertentu (pagi dan sore hari) sangat rendah. 7"2"7 Desa N-e45a) !gembat merupakan salah satu desa di wilayah 'e"amatan Aondang 'abupaten 5ojokerto. Desa ini terletak pada koordinat ;,7:;;.-oCS dan 11.,0:,8-,oB$. Cuas Desa !gembat 1/0.;1/ ha. Desa !gembat memiliki bentang wilayah datar dengan ketinggian /:--;-- m dpl. 6ilayah !gembat terdiri atas dua dusun, yaitu Dusun !gembat dan Dusun Blentreng men"akup 1+6 dengan jumlah penduduk sebanyak ,7: jiwa yang terdiri dari /0. keluarga. 5ata pen"aharian pokok penduduk Desa !gembat adalah petani, buruh tani, dan wiraswasta. Di Desa !gembat merupakan wilayah yang rawan air bersih. Untuk memenuhi kebutuhan minum dan masak, masyarakat menggunakan Dku"uranE, yakni sebuah tempat pengambilan air yang berasal dari sumber mata air, ada juga beberapa rumah yang sudah memiliki sambungan langsung dari sumber air melalui selang plastik, $eknologi 1enyediaan ir Bersih 1erdesaan% Studi 'asus di 'abupaten 5ojokerto (terdapat / buah ku"uran untuk melayani masyarakat Dusun Blentreng yang berjumlah /1. jiwa). 1ada musim hujan air ku"uran tersebut seringkali keruh karena bak penangkap mata airnya sudah rusak sehingga kemasukan tanah dan lumpur, di samping itu sambungan pipa ku"uran juga seringkali lepas karena pipa tidak ditanam sehingga waktu hujan turun terkena longsoran tanah. Untuk kebutuhan mandi dan "u"i masyarakat menggunakan air sungai yang jaraknya sekitar :-- meter dari pemukiman penduduk. ir sungai tersebut pada pun"ak musim hujan seringkali keruh karena kelongsoran tanah tetapi pada pun"ak musim kemarau sungai tersebut kering. Berdasarkan kondisi di atas, maka 1royek 6SC*F membangun sarana air bersih di Desa !gembat dengan dua sistem, yaitu satu sistem berada di Dusun Blentreng yakni sistem perpipaan dengan sistem gravitasi yang memanfaatkan mata air Sumber Bodong yang berjarak 1,: km dari Dusun Blentreng. Satu sistem lainnya berada di Dusun !gembat yakni sistem perpipaan dengan sistem gravitasi dengan mengambil sumber air baku dari Sungai $empuran yang berjarak 1 km dari Dusun !gembat. Sarana air bersih yang dibangun oleh

6SC*F ini sekarang masih berjalan dengan baik meskipun terlihat kurang terawat. 1engelolaan air bersih ini kurang terorganisir dengan baik karena tidak adanya struktur kepengurusan yang bertanggungjawab terhadap jalannya air bersih ini. pabila terjadi kerusakan maka masyarakat pelanggan urunan karena tidak iuran bulanan dan bekerjasama untuk memperbaikinya dengan dipimpin oleh kepala desa langsung. Sehingga pengembangan sarana ini masih sulit dilakukan. 7"7" Te+,2l2-1 K2,se*3as1 Desa 5ojorejo, Desa 'esemen, dan Desa !gembat merupakan desa-desa yang berada di wilayah 'abupaten 5ojokerto. 'etiga desa tersebut mendapat pelayanan air bersih dengan sistem yang berbeda. Desa 'esemen dan Desa !gembat dilayani dengan sistem perpipaan yang menyalurkan air bersih dari mata air dan Desa 5ojorejo menggunakan sistem non perpipaan, yaitu sumur pompa tangan, pompa listrik, dan plendes. Desa kesemen dengan teknologi yang lebih baik menghasilkan kualitas air sejak di sumber air hingga di pelanggan yang memenuhi baku mutu air minum. 'ualitas air di Desa !gembat memenuhi baku mutu ketika di sumber dan terjadi penurunan kualitas pada air yang diterima pelanggan. <al ini mengindikasikan adanya masalah di sistem transmisi dan9atau distribusi. ir di Desa 5ojorejo dengan system non-perpipaan mempunyai kualitas yang kurang memenuhi baku mutu. <al ini dimungkinkan karena sumber air berada di lokasi rumah penduduk yang kemungkinan terletak dekat dengan sumber pen"emar, seperti limbah rumah tangga. 5eskipun hasil laboratorium menunjukkan bahwa air kurang memenuhi persyaratan air minum, sistem penyediaan air bersih di tiga desa tersebut dianggap "ukup andal oleh masyarakat. 1ersepsi keandalan tersebut dapat dinyatakan dengan kuantitas, kualitas, dan kontinuitas air yang diterima oleh masyarakat. 1ada persepsi tentang kuantitas air, seluruh responden menyatakan bahwa air yang mereka terima telah men"ukupi kebutuhan sehari-hari. Dari sisi kualitas, semua responden menyatakan bahwa air yang diterima berkualitas baik, yaitu air tidak berasa, tidak berwarna, dan tidak berbau. 'ontinuitas pengaliran juga dianggap baik oleh hampir seluruh responden. Sejalan dengan andalnya sistem penyediaan air bersih, maka perlu dilihat tingkat kepuasan pelanggan atas pelayanan air bersih. Survey kepuasan pelanggan di tiga desa

tersebut diperoleh sebagian besar responden menyatakan sangat puas dan "ukup puas. !ampak bahwa keandalan sistem penyediaan air bersih merupakan fa"tor yang sangat mempengaruhi kepuasan pelanggan. 'epuasan pelanggan tidak sematamata dipengaruhi oleh keandalan sistem. Gaktor lain yang ditinjau adalah partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sistem penyediaan air bersih. 1artisipasi masyarakat dapat berupa keikutsertaan masyarakat pada semua tahapan kegiatan, yaitu pengambilan keputusan, peren"anaan, pemilihan teknologi, sosialisasi, dan pelaksanaan pembangunan. 1royek air bersih di Desa 5ojorejo dilaksanakan dengan bantuan 6SC*F-1roje"t, yang merupakan proyek yang menitikberatkan pada partisipasi masyarakat. 5asyarakat disadarkan akan pentingnya air bersih dan sanitasi. #leh karena itu sarana air bersih di desa ini dilaksanakan se"ara individual di tempat tinggal masing-masing warga. Desa !gembat juga mendapat bantuan 6SC*F-1roje"t. Sistem yang diterapkan adalah sistem EperpipaanE dengan selang yang menyalurkan air dari bak penampung menuju rumah penduduk. Ditinjau dari sisi teknologi penyediaan air bersih, fasilitas air bersih di desa ini jauh dari memadai. !amun, dengan fasilitas seadanya ini, masyarakat merasa puas. <al ini karena latar belakang penduduk Desa !gembat di masa lalu yang sering mengalami kesulitan air bersih. 1artisipasi masyarakat "ukup besar, ke"uali dalam pemilhan teknologi dan peren"anaan. Berbeda dengan dua desa di atas, warga Desa 'esemen mempunyai tingkat partisipasi yang rendah sampai sedang. Desa ini telah lama memiliki fasilitas air bersih melalui proyek yang bersifat top-down. 'arena itu masyarakat mempunyai tuntutan yang lebih tinggi dalam mendapatkan pelayanan air bersih. Dari sisi teknologi, kondisi fasilitas air bersih di desa ini lebih baik dari dua desa lainnya, namun tingkat kepuasan masyarakatnya lebih rendah. 'onservasi lingkungan terhadap air tanah dapat dilakukan dengan dua hal antara lain% a. 1embuatan sumur resapan Sumur resapan memungkinkan air untuk masuk ke dalam tanah dan dapat menambah kuantitas air tanah. Dengan "ara demikian, maka air tanah dapat tetap terjaga ketersediannya. Fara ini juga dianjurkan untuk mengurangi banjir karena aliran permukaan yang berkurang.

Ga45a* 2"1 S.4.* Resa:a, 5e*0.,-s1 4e,6e*a: a1* 9./a, se91,--a 4e,-.*a,-1 5a,/1*
Sumber: http://robbicahyadi.files.wordpress.com

b. 1embuatan biopori Biopori dibuat dengan maksud agar air dapat dengan mudah meresap ke dalam tanah. Ukurannya lebih ke"il dari sumur resapan dan lebih sederhana sehingga mudah dibuat. 'arena ukurannya yang lebih ke"il, biasanya dapat dibuat beberapa biopori dalam satu unit lahan. Dalam lubang biopori, kita menyimpan sampah-sampah organik. Setelah penuh dan membusuk sampahsampah tersebut diambil dan dimanfaatkan sebagai kompos atau pupuk.

Ga45a* 2"2 #12:2*1 sa,-a) 5e*:e*a, 8ala4 4e,1,-+a)+a, :e,6e*a:a, a1* +e 8ala4 )a,a9 (1,01l)*as1) 8a, se+al1-.s 4e45.a) :.:.+ 2*-a,1+
Sumber: http://desainlansekap.files.wordpress.com

#A# IV PENUTUP
"1 Kes14:.la, 'eandalan sistem penyediaan air bersih yang diindikasikan oleh kualitas air dipengaruhi oleh pemilihan teknologi penyediaan air bersih. $eknologi yang tepat menghasilkan kualitas air yang memenuhi persyaratan kualitas air minum. 'eandalan sistem berdasarkan analisis teknis berbeda dengan keandalan sistem menurut persepsi pelanggan. 'eandalan sistem menurut persepsi pelanggan sejalan dengan tingkat kepuasan pelanggan. 'epuasan pelanggan juga dipengaruhi oleh keterlibatan masyarakat dalam setiap tahapan pembangunan fasilitas air bersih. "2 Sa*a, dapun saran untuk pembuatan makalah selanjutnya, yaitu% 1. 5en"ari sumber atau referensi yang lebih variatif& .. 5akalah disusun lebih sistematis&

DAFTAR PUSTAKA
+iyanto, B dan Samedi, .--0. Dinamika 'ebijakan 'onservasi <ayati Di *ndonesia. Cembaga 1engkajian <ukum 'ehutanan dan Cingkungan. Bogor. Undang-Undang !o. : $ahun 1,,- $entang 'onservasi Sumberdaya <ayati dan >kosistemnya. lam