Anda di halaman 1dari 5

Laboratorium Geologi Citra Penginderaan Jauh 2012

FOTOGRAMETRI

Pada era informasi seperti sekarang ini, perkembangan teknologi Penginderaan Jauh dan Sistem Informasi Geografis semakin pesat. Perkembangan tersebut ditandai oleh perkembangan sensor (kamera, scanner, hingga hyperspectral). Pengelolaan dan penanganan data, maupun keragaman aplikasinya. (Hartono, 2004). Salah satu aplikasi dari penginderaan jauh dalah pada bigang ilmu fotogrametri. Fotogrametri ialah ilmu, seni dan teknologi untuk memperoleh ukuran terpercaya dari foto udara. (Kiefer, 1993). Dari pengertian tersebut obyek yang dikaji adalah kenampakan dari foto udara dengan menginterpretasinya menggunakan sistem penginderaan jauh. Akan tetapi analisis fotogrametri dapat berkisar dari pengukuran jarak, luas dan elevansi dengan alat atau teknik, sampai menghasilkan berupa peta topografik. (Kiefer, 1993). Fotogrametri adalah suatu seni, pengetahuan dan teknologi untuk memperoleh data dan informasi tentang suatu obyek serta keadaan di sekitarnya melalui suatu proses pencatatan, pengukuran dan interpretasi bayangan fotografis (hasil pemotretan). Bedasarkan definisi tersebut, maka pekerjaan fotogrametri dapat dibagi menjadi dua, yaitu: Metric fotogrametri, suatu pengukuran yang sangat teliti dengan hitungan-hitungannya untuk menentukan ukuran dan bentuk suatu objek. Intrepretasi fotogrametri, kegiatan-kegiatan pengenalan dan identifikasi suatu objek. Penginderaan jauh adalah suatu ilmu dan teknik untuk memperoleh data dan informasi tentang obyek dan gejala menggunakan alat tanpa kontak langsung denga obyek yang dikaji. (Hartono, 2004). Dalam penginderaan jauh terdapat interpretasi data baik itu berupa citra atau foto udara. Interpretasi citra merupakan perbuatan mengkaji foto udara dan atau citra dengan maksud untuk mengidentifikasi obyek dan menilai arti pentingnya obyek tersebut. Data pengindaran jauh berupa data digital dan data visual (manual). Dalam Interpretasi citra dilakukan melalui 6 tahap yaitu :

I Made Dwi Setiadi 111 090 110 Plug 3

Page 1

Laboratorium Geologi Citra Penginderaan Jauh 2012

1. Deteksi adalah penyadapan data secara selektif atas objek dan elemen dari citra. 2. Indentifikasi adalah proses penemukenali objek yang akan dikaji. 3. Proses analisis atau pemisahan dengan penarikan garis batas kelompok objek atau elemen yang memiliki kesamaan wujud. 4. Deduksi yaitu proses yang sangat rumit yang dilakukan berdasarkan asas Konvergensi Bukti yaitu penggunaan bukti-bukti yang masing-masing saling mengarah ke satu titik simpul 5. Klasifikasi yaitu dilakukan untuk menyusun objek dan elemen ke dalam sistem yang teratur 6. Idealisasi yaitu : penggambaran hasil interpretasi tersebut.

Gambar 1. Foto Udara

I Made Dwi Setiadi 111 090 110 Plug 3

Page 2

Laboratorium Geologi Citra Penginderaan Jauh 2012

Konsep Dasar Pemetaan Fotogrametri Pengadaan data geo-spasial dalam rangka pemetaan suatu daerah / kawasan antara lain dapat dilakukan melalui metode :

Terrestrial ( pengukuran langsung di lapangan ) Fotogrametri ( pemotretan udara ) Penginderaan Jauh GPS Fotogrametri adalah suatu metode pemetaan objek-objek dipermukaan bumi yang

menggunakan foto udara sebagi media, dimana dilakukan penafsiran objek dan pengukuran geometri untuk selanjutnya dihasilkan peta garis, peta digital maupun peta foto. Secara umum fotogrametri merupakan teknologi geo-informasi dengan memanfaatkan data geo-spasial yang diperoleh melalui pemotretan udara.

Gambaran umum pembuatan geo-informasi dengan metode fotogrametri Mengapa metode fotogrametri banyak dipakai dalam pembuatan geo-informasi ? karena :

Obyek yang terliput terlihat apa adanya Produk dapat berupa : peta garis , peta foto atau kombinasi peta foto-peta garis
Page 3

I Made Dwi Setiadi 111 090 110 Plug 3

Laboratorium Geologi Citra Penginderaan Jauh 2012

Proses pengambilan data geo-spatial relatif cepat

Efektif untuk cakupan daerah yang relatif luas Sebagai bahan dasar dalam pembuatan geo-informasi secara fotogrametris yaitu foto udara yang saling bertampalan (overlaped foto). Umumnya foto tersebut diperoleh melalui pemotretan udara pada ketinggian tertentu menggunakan pesawat udara. Skala Foto Udara Pengertian skala foto udara adalah perbandingan jarak pada foto udara dengan jarak di permukaan bumi Penentuan skala: S = f/H Keterangan : S : skala h : tinggi f : panjang fokus lensa

I Made Dwi Setiadi 111 090 110 Plug 3

Page 4

Laboratorium Geologi Citra Penginderaan Jauh 2012

Sumber :
http://anandageo.blogspot.com/2009/10/fotogrametri.html http://dony.blog.uns.ac.id/2010/05/26/fotogrametri/ http://arryprasetya.blogspot.com/2010/03/konsep-dasar-pemetaan-fotogrametri.html http://cutulputra.wordpress.com/2010/01/29/fotogrametri/ http://belajargeomatika.wordpress.com/2011/06/15/interpretasi-foto-udara/#more-86

I Made Dwi Setiadi 111 090 110 Plug 3

Page 5