Anda di halaman 1dari 20

Mekanika Tanah II TS2225

Oleh: Ferry Fatnanta Muhardi

Rencana Perkuliahan
MINGGU KEKRITERIA PENILAIAN (Indikator) BOBOT NILAI (%) 1 KOMPETENSI DASAR MATERI PEMBELAJARAN Kemampuan Kontrak Mampu menjelaskan perkuliahan, menjelaskan tentang konsep kuat RP/RKPP, teori komponen kuat geser tanah Mohr kuat geser tanah geser Mohr Coulomb

Mohr Coulomb, Coulomb, konsep konsep drained drained dan dan undrained undrainde 2 2 Kemampuan Uji kuat geser Mampu menentukan nilai langsung, Triaxial menentukan paramater kuat UU kohesi dan geser tanah dari uji sudugt geser laboratorium dalam 3 3 Kemampuan Uji Triaksial CU Mampu menentukan nilai dan CD menentukan paramater kuat kohesi dan sudut geser tanah dari uji geser kondisi laboratorium undrianed dan drained 3 4 Kemampuan Vane shear lab, Mampu menentukan nilai korelasi kohesi menjelaskan paramater kuat undrianed dan konsep pengujian geser tanah dari uji tekanan efektif vane shear, laboratorium overburden memperkirakan kohesi

3 5 Kemampuan Tekanan tanah Mampu menjelaskan lateral aktif dan menjelaskan konsep tekanan pasif dan konsep tekanan tanah lateral aktif dan pasif dan seimbang lateral aktif dan pasif dan kondisi 10 menerapkan dalam seimbang praktis dengan lingkaran Mohr 6 Kemampuan Tekanan tanah Mampu menjelaskan lateral Teori menggambarkan konsep tekanan Rankine dan distribus tekanan tanah lateral aktif Coulomb tanah lateral dan pasif dan terhadap menerapkan dalam kedalaman praktis 10 7 Kemampuan Pengaruh air dan Mampu menjelaskan beban luar, menentukan konsep tekanan pemadatan besar gaya tanah lateral aktif terhadap tekanan lateral akibat dan pasif dan

tanah lateral pengaruh air, menerapkan dalam beban luar dan praktik pemadatan 10 8 UTS 45

KRITERIA MINGGU KOMPETENSI KEDASAR MATERI PEMBELAJARAN PENILAIAN (Indikator) BOBOT NILAI (%) 9 Kemampuan Mekanisme Mampu menjelaskan menganalisa keruntuhan lereng mekanisme/klasifikasi stabillitas lereng dan konsep angka keruntuhan lereng 3 keamanan lereng dan faktor-faktor yang mempengaruhinya 10

Kemampuan Metode infinete Mampu menghitung menganalisa slopes angka keamanan stabillitas lereng lereng menerus 7 kondisi dengan dan tanpa rembesan 11 Kemampuan Metode lingkaran Mampu menghitung menganalisa dan irisan angka keamanan stabillitas lereng lereng dengan 3 metode lingkaran dan irisan 12 Kemampuan Cara grafis Mampu menghitung menganalisa analisa stabilitas angka keamanan stabillitas lereng lereng dan lereng dengan 12 pengantar metode irisan program 13 Kemampuan Software stabilitas Mampu menghitung menganalisa lereng angka keamanan stabillitas lereng. lereng menggunakan 5 software 14 Mampu merencanakan penyelidikan tanah 9

15 Kemampuan Kedalaman,jumlah merencanakan dan jenis2 penyelidikan tanah, penyedilikan menjelaskan tanah macam-macam pengujian tanah lapangan Kemampuan Interpretasi CPT, Mampu merencanakan SPT, menjelasakan penyelidikan tanah, interpretasi hasil uji menjelaskan lapangan macam-macam pengujian tanah lapangan 5
16 UAS 45

Aturan dan Evaluasi Perkuliahan


UR:
Tatap Muka < 75 % tidak diperkenankan diadakan UAS Kehadiran Mahasiswa < 75% tidak berhak mengikuti UAS

Dosen:
Tidak boleh menggunakan handphone,

tidak boleh pakai sandal, tidak boleh ribut/bising, tidak boleh nyontek, terlambat lebih dari 20 menit tidak diperkenankan mengikuti kuliah

Evaluasi (tentativ):
Tugas dan Quiz 10% UTS 45% UAS 45%

Mekanika Tanah II

Buku Acuan: a.Prinsip-prinsip Geoteknik oleh Braja M. Das (terjemahan oleh Noor Endah dan Indrasurya B. Mochtar) b. Buku-buku lain yang dianggap bisa mendukung materi ini

Kuat Geser Tanah


Tanah mempunyai dua karakteristik: Sifat Fisik, antara lain: kadar air, berat volume, atteberg limit, gradasi, permeabilitas dan lainlain

Sifat Teknis, antara lain: tahanan geser tanah, kompresibilitas, pemadatan dan lain-lain Sifat Fisik telah diajarkan di Mekanika Tanah I, dan pada materi ini akan dijelaskan mengenai kuat geser tanah.

Apakah kuat geser tanah? Kemampuan tanah untuk menahan sliding (geseran) pada sepanjang bidang geser. Stabilitas galian, timbunan dam, pondasi struktur, dan struktur lainnya yang dibangun di atas

tanah tergantung kepada tahanan geser tanah yang tersedia pada permukaan bidang gesernya. Untuk materi ini khusus dibahas mengenai kekuatan geser tanah dan pengujiannya.

Konsep Dasar: Suatu balok B terletak pada bidang permukaan MN. Balok B diberi gaya normal sebesar Pn dan gaya tangensial sebesar Fa. Apabila gaya normal Pn dibuat konstan, sedangkan Fa secara bertahap diperbesar sampai balok B mengalami sliding (geseran).

Pn Fa Fr

tan =
FaPn

( Bbalok diam )
tan
m

= FaP
n

( Bbalok bergerak )

a. Apabila gaya Fa relatif kecil, balok B dalam posisi stabil (tidak bergerak). Ini berarti gaya Fa < Fr. b. Fr adalah gaya penahan geser yang disumbangkan oleh kekasaran dasar balok terhadap MN. c. Sudut merupakan sudut yang dbentuk oleh gaya

tangesial, Fa dan gaya normal Pn terhadap bidang MN. d. Apabila gaya horisontal Fa secara bertahap ditingkatkan, maka balok B mulai bergeser. e. Gaya Fa disebut dengan gaya geser, sedangkan gaya Fr yang disumbangkan geseran (friction) disebut gaya penahan geseran (shearing resistance).