Anda di halaman 1dari 2

ABSTRAK

DWI YULIANA SARAGIH: Evaluasi Karakteristik Beberapa Varietas Kedelai (Glycine max L.) Hasil Mutasi Kolkisin Pada Kondisi Naungan. Dibimbing oleh ISMAN NURIADI dan LOLLIE AGUSTINA P.PUTRI. Terdapat lahan yang cukup berpotensi untuk dimanfaatkan, yaitu dibawah kanopi tanaman perkebunan dan salah satu program pemuliaan tanaman yang dapat digunakan untuk mendapatkan kultivar atau varietas unggul adalah banyak dilakukan dengan teknik pemuliaan mutasi. Untuk itu suatu penelitian telah dilakukan di UPT Benih Induk Palawija Tanjung Selamat, Medan; Sumatera Utara (+ 25 m dpl.) pada Oktober-Februari 2011 menggunakan rancangan acak kelompok non faktorial yaitu V1 varietas Cikurai, V2 varietas Malikka, V3 varietas Tidar, V4 varietas Tanggamus, dan V5 varietas Anjasmoro kemudian dilanjutkan dengan Uji Jarak Berganda Duncan (DMRT). Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman, jumlah cabang, umur berbunga, warna daun, jumlah klorofil, luas daun spesifik, umur panen, jumlah polong per sampel, jumlah polong berisi per sampel, bobot 100 biji, produksi per sampel, produksi per plot, dan produksi per ha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pada beberapa varietas berpengaruh nyata terhadap umur berbunga, umur panen, jumlah polong per sampel, jumlah polong berisi per sampel, bobot 100 biji, produksi per sampel, produksi per plot, dan produksi per ha. Nilai duga heritabilitas berkisar antara 0.22-1. Koefisien Variasi Genotip berkisar antara 4.78-33.99 dan Koefisie Variasi Fenotip berkisar antara 5.78-34.94. Nilai korelasi tidak berpengaruh nyata pada semua parameter. Kata kunci : kedelai, naungan, kolkisin, heritabilitas, variasi genetik, korelasi.

Universitas Sumatera Utara

ABSTRACT
DWI YULIANA SARAGIH: The Caracteristics Evaluation on Some Soybean (Glycine max L) Varietiess Colchicyn Mutation on Light Indensity. Supervided by ISMAN NURIADI and LOLLIE AGUSTINA P. PUTRI. There is enough land has the potential to be used, which is under the canopy of the plantation and one of the breeding program which can be used to obtain cultivars or varieties are mostly done by breeding mutations technic. For that, a study has been conducted in UPT Balai Benih Induk Tanjung Selamat, Medan, North Sumatra (+ 25 m asl.) In October-February 2011 using nonfactorial randomized block design that was Cikurai varieties namely V1, Malikka varieties namely V2, Tidar varieties namely V3, Tanggamus varieties namely V4, and Anjasmoro varieties namely V5 then they are continued with Duncan's Multiple Range Test (DMRT). The parameters that observe are height of plant, number of branch, age of flower, color of leaf, number of chlorophyll, specific area of leaf, age of harvesting, number of pods per sample, number of pods containing per sample, 100 seeds weight, production per sample, production per plot, and production per ha. The results of research showed that the treatment in several varieties had significant effect on flowering, harvesting age, number of pods per sample, number of pods containing per sample, 100 seed weight, production per sample, production per plot, and production per ha. Value estimate of heritability range from 0.22-1. The coefficient of genotypes variations are about 4.78-33.99 and coefficient of phenotypic variation are about 5.78-34.94. No significant correlation values for all parameters. Key words: soybean, shade, Colchicine, heritability, genetic variation, correlation.

Universitas Sumatera Utara