Anda di halaman 1dari 17

A.

Pertumbuhan dan Perkembangan Fisik Todler Masa todler berada dalam rentang dari masa kanak-kanak mulai berjalan sendiri sampai mereka berjalan dan berlari dengan mudah, yaitu mendekati usia 12 sampai 36 bulan (Potter & Perry, 200 !" #odler tersebut ditandai dengan peningkatan kemandirian yang diperkuat dengan kemampuan mobilitas $isik dan kogniti$ lebih besar" #odler terus meningkatkan ke%aspadaan terhadap kemampuan mereka untuk mengontrol dan senang dengan keberhasilan dan usaha keterampilan baru ini" &eberhasilan ini membuat mereka mengulangi usaha untuk mengontrol lingkungan mereka" &etidakberhasilan usaha pada pengontrolan dapat menimbulkan perilaku negati$" Perilaku ini paling umum terjadi pada saat orang tua menghalangi tindakan mandiri pertama kalinya" Penampilan $isik todler biasanya tampak montok, dengan ukuran kaki yang relati$ pendek dan kepala yang besar (&o'ier, 200(!" )ajah terlihat ke*il jika dibandingkan dengan tulang tengkorak, tetapi seiring pertumbuhan, %ajah tampak berkembang dari arah ba%ah tengkorak dan terlihat lebih proporsional" #odler juga mengalami lordosis lumbal dan perut yang bun*it" +tot-otot abdomen yang berkembang se*ara bertahap seiring pertumbuhan akan membuat abdomen menjadi rata" Pada a%al mulai berjalan, tubuh todler dalam posisi tegak dan mulai mengemudikan kursi, menggunakan pegangan atau dinding untuk mempertahankan keseimbangannya" Pada masa todler sistem jantung dan paru menjadi stabil" ,ata-rata denyut jantung dan pernapasan yaitu 110 kali per menit dan 2 kali pernapasan per menit" #ekanan darahnya agak ber-ariasi dan tergolong rendah" ,entangnya yaitu sistolik .0-110 dan diastolik (0-.0" /erat badan pada usia todler diperkirakan mendekati empat kali berat badan dari lahir" &enaikan berat badan antara usia 1 dan 2 tahun adalah sekitar 2 kg dan antara usia 2 dan 3 tahun adalah sekitar 1-2 kg" 0aat usia 3 tahun, berat badan todler kurang lebih 13,6 kg" #inggi badan todler dapat diukur sebagai tinggi badan atau panjang badan" #inggi badan diukur saat todler berdiri, sedangkan panjang badan diukur saat todler telentang" 1ntara usia 1 dan 2 tahun, rata-rata peningkatan tinggi badan todler adalah 10-12 *m, dan antara usia 2 dan 3 tahun peningkatan tinggi badan melambat hingga 6-2 *m" Pengukuran rutin terhadap lingkar kepala todler harus dilakukan dengan rutin yaitu sampai usia 3 tahun" 3ingkar kepala todler rata-rata meningkat sekitar 2, *m" 0etelah 2( bulan, ukuran kepala todler menjadi 204 kepala orang de%asa, dan ukuran otaknya .04 otak orang de%asa" /agian $ontanel anterior (ubun-ubun! juga sudah menutup antara usia 12 dan

12 bulan" 5ntuk ketajaman -isual juga sudah mulai berkembang hampir sempurna saat anak berusia 1 tahun" ,ata-rata ketajaman penglihatan untuk todler adalah 206.0 pada usia 12 bulan, dan 206(0 pada usia 2 tahun" 1komodasi untuk melihat benda dekat dan benda jauh berkembang *ukup baik saat anak berusia 12 bulan, dan berlanjut seiring bertambahnya usia" 0aat berusia 3 tahun, todler dapat melihat mainan yang terletak jauh sebelum berusaha meraih serta mengambilnya" &emampuan tersebut menandakan todler sudah dapat mengintegrasikan -isualnya dan mekanisme neuromuskular berjalan dengan baik" #ingkat pertumbuhan todler lebih lambat pada umur tahun ke dua dan na$su makan pun menurun" 0ebagian besar anak mulai berjalan sendiri mendekati usia satu tahun" Pada saat mulai berjalan, todler menjadi sangat akti$ bergerak" Pertama, todler akan berjalan tertatih-tatih, lutut membengkok, seluruh batang tubuh berputar pada setiap langkah, jari kaki mungkin menunjuk keluar atau ke dalam dan kaki menempel pada lantai (/erhman, 2000!" 0etelah beberapa bulan latihan, tubuh todler sudah menjadi lebih stabil dan mengayunkan lengan kesamping saat berjalan untuk keseimbangnya" 0ehingga todler dapat membungkuk, berlari dan melompat tanpa jatuh bahkan sudah dapat mengendarai sepeda roda tiga dengan baik" 7al tersebut membuktikan bah%a kemampuan motorik kasar telah berkembang dengan baik" 0elain itu, kemampuan motorik halus todler juga meningkat seperti dapat menggambar lingkaran se*ara spontan sampai menggambar garis silang dengan benar" Pertumbuhan $isik dari todler bergantung dari jumlah asupan gi'i yang diberikan oleh orang tuanya" &ebanyakan pada usia todler mulai beralih dari susu ibu ke susu sapi, yang biasanya dikonsumsi 3-( porsi 2(0 ** per harinya" &arena adanya asupan susu lebih dari 1 3 per harinya, biasanya akan menurunkan selera makan terhadap makanan padat dan pada akhirnya pemasukan 'at besi menjadi tidak adekuat" 0ebaiknya orang tua dari todler diberi saran agar membatasi asupan susu sampai 2(0 ** per hari" Pada usia todler juga sebaiknya tidak diberikan susu rendah lemak atau susu skim sampai usia 2 tahun, karena anak usia todler sangat membutuhkan lemak untuk pertumbuhan $isik dan intelektual yang memuaskan" #odler sering mengembangkan 8food jang9 atau keinginan untuk memakan satu makanan se*ara berulang (Potter & Perry, 200 !" +leh karena itu, orang tua harus diberikan dorongan untuk menyediakan berbagai ma*am makanan yang bergi'i pada saat makan dan hanya memberikan makanan ringan diantara %aktu makan" Memberikan makanan yang dapat dipegang oleh todler dapat melatih mereka untuk makan sendiri dan dapat memuaskan kebutuhan mereka terhadap kemandirian dan *ontrol" Porsi yang ke*il dan sesuai

memungkinkan todler untuk makan makanan yang telah disediakan sehingga asupan gi'i todler menjadi terpenuhi"

B. Perkembangan Kognitif dan Motorik pada Toddler #odler adalah anak dengan usia 12 bulan sampai 36 bulan" #odler biasanyan memiliki karakteristik yang #odler merupakan masa di mana anak semakin mandiri disertai kemampuan mobilitas dan kogniti$ yangmeningkat pesat ( Potter & Perry, 200:!" Pada masa ini todler sering sekali melakukan trial and error, apabila todler menemukan sesuatu ketrampilan yang membuatnya puas maka ia *enderung akan mengulanginya lagi" Pada usia ini tingkat kesadaran akan kemampuannya melakukan kendali semakin meningkat" 0elain itu todler melakukan in-estigasi mengenai bagaimana dirinya dan orang lain (/aker, """!" #odler juga *enderung akti$ bergerak" 7al tersebut terjadi karena pada masa ini todler mengalami perkembangan pesat pada kogniti$ dan motoriknya" a" Perkembangn kogniti$ 0edangkan Perkembangan kogniti$ adalah perkembangan intelektual yang dimulai ketika seseorang mulai berinteraksi dengan orang lain" Perkembangan kogniti$ akan berkembang seiring dengan berkembangnya pengetahuan todler" #odler sendiri mempeoleh pengetahuan tersebut melalui pendengaran, pengelihatan, sentuhan, dan alat sensoris mereka lainnya" ;alam tahapan perkembangan kognitid Piaget todler termasuk di dalam periode sensorimotor dan akhir periode pre operasional" 1" Periode sensorimotor adalah periode di mana anak mulai memahami keberadaannya di dunia dan perilaku $isik yang mereka lakukan terhadap dunia yang mereka pahami (Miller, 2011!" Pemahaman mereka dimulai dari suatu konsep sederhana sampai kepada tahapan perilaku sensorimotor yang teroragnisasi" <iri konkret yang terjadi pada anak pada periode ini adalah anak belajar se*ara akti$ mengenai objek dan hubungan antar objek (anak memperoleh hal ini melalui perbuatan yang mereka lakukan!" 0elanjutnya adalah anak mampu mengorganisasi skema pemikiran untuk diaplikasikan untuk meme*ahkan masalah" <iri selanjutnya adalah anak mampu membedakan objek, dan menemukan pengetahuan baru le%at asimilasi pengetahuan lama" 0elanjutnya adalah anak mulai memahami bah%a ia adalah objek yang terpisah dalam lingkungannya"

Menurut /erk (2003! selama masa ini anak melakukan membangun pola tindakan atau skema sebagai respon terhadap lingkungan (Potter & Perry, 200:!" Misalnya adalah bayi mulai bisa akan menggegam ketika memperoleh ransangan benda di tangannya" &erhasilan anak melakukan sesuatu akan mendorong anak untuk mengeksplorasi lingkungan lebih jauh lagi" 2" Periode Praoperasional Pada periode ini anak mulai mengaplikasikan hasil dari sensorimotor yaitu skema ke dalam reresentasi mental" Menurut Miller (2011! ada dua ma*am representasi yaitu symbol dan sign" 0imbol merupakan suatu objek atau kejadian yang telah diperoleh dan telah tersimpan dalam rekaman ingatan yang diperoleh kemudian ditiru sesuai dengan aslinya"0ehingga pengetahuan mereka adalah seseuai dengan apa yang mereka tiru" Misalnya seorang anak menganggap bajunya sebagai bantal setelah melihat orang menggunakannu sebagi bantal kemudian meniru dan menggunakan seolah-olah menjadi bantal" 0edangkan sign adalah keputusan yang seseuai dengan kejadian tertentu (Miller, 2011!" #idak ada kesamaan antara setap kata atau persepsi dan tidak ada hubungan antara keduanya" &arakteristik dari tahapan ini adalah a" =gosentrisme, egosentrisme yang dimaksud Piaget bukan merujuk pada sel$iskness atau keegoisan (Miller, 2011!" =gosentrisme menurut Piaget adalah ketidakmampuan anak untuk melihat sudut pandang orang lain karena mereka belum mampu membedakan dirinya dengan orang lain se*ara sempurna" 1nakanak pada masa todler sudah mampu berbi*ara, akan tetapi mereka belum mampu mende$inisikan se*ara lengkap apa yang mereka persepsikan dengan baik" 7al ini sering terjadi ketika anak-anak berbi*ara dengan teman sebayanya, seperti ada komunikasi, akan tetapi pembi*araan mereka lebih ke arah monolog (miller, 2011!" Misalnya seorang anak mengatakan 8 hari ini aku menggambar pesa%at9 lalu anak lainnya akan merespon dengan 8aku lapar sekali 8" b" &ekuaatan berpikir, menurut Piaget anak-anak *enderung lebih memikirkan mengenai hal-hal yang menonjol dibandingkan dengan yang tidak, kemudian mengabaikan mereka" 1nak-anak usia toddler *enderung hanya mampu $okus pada satu hal dan mengabaikan yang lain" 0elain itu, menurut Piaget toddler

*enderung $okus pada tahapan tanpa memperhatikan proses dari tahapan-tahapan itu" &arakterisitik lainnya dalam kekakuan berpikir adalah ketidakmampuan toddler untuk mengembalikan suatu kejadian yang berurutan, misalnya setelah membuka sebuah tutup botol, toddler *enderung tidak bisa menutupnya kembali" *" Semilogical reasoning, anak-anak preoperasional belum mampu menjelaskan suatu kejadian dengan logis" Mereka biasanya hanya menjelaskan sesuatu tanpa mengetahui alasan yang sebenarnya" d" Limited social cognition, todler memutuskan suatu tindakan itu salah hanya dengan mempertimbangkan $aktor eksternal" >aitu berdasarkan seberapa besar kerusakan yang terjadi, dan apakah ia mendapat hukuman" Menurut Mandle*o &Mandle*o ("""! pada usia todler perkembangan kogniti$ yang paling menonjol adalah perkembangan kemampuan berbahasa" Pada todler hasil dari perkembangan kognit$ se*ara ringkas bisa dilihat dari kemampuan mereka untuk membedakan benda, menggunakan simbol, menggambarkan objek, dan penggunaan bahasa untuk menjelaskan suatu objek (Potter & Perry, 200:!" 0emua yang kemampuan yang dimiliki todler diperoleh dari pengalaman dan meniru orang lain" b" Perkembangan Motorik Perkembangan motorik memiliki tiga tipe perkembangan yaitu head controll, hand controll, dan locomotion (Papalia & ?eldman, 2012!" Perkembangan motorik ini dimulai sejak in$ant" Pada todler umumnya telah mele%ati masa head controll dan hand controll, sehingga lebih ber$okus pada locomotion" Perkembangan motorik pada usia ini haruslah men*apai sampai tahap berjalan" Manusia mampu berjalan lebih lambat daripada spesies lainnya (Papalia & ?eldman, 2012!" 7al ini dikarenakan kepala manusia lebih besar dan berat dengan ukuran kaki yang ke*il (Palpalia & $eldman, 2012!" 0ehingga dbutuhkan %aktu untuk berjalan hingga kaki *ukup kuat untuk menopang kepala dan seluruh tubuh" pada a%al mula anak berjalan posisinya tegak dengan posisi kaki terpisah perut membusung dan lengan terbuka ke samping untuk mempertahankan keseimbangan (Potter & Perry, 200:!" 0elama tahun kedua anak-anak mulai untuk menaiki satu tangga, melangkahkan satu kaki dan melangkahkan yang lain setelahnya" 0elain itu mulai toddler berlari dan melompat ketika menginjak usia sekitar 3 tahun (Palpalia & ?eldman, 2012!"

Menurut Potter & perry (200:! setelah usia tiga tahun motorik halus anak akan berkembang" &emampuan motorik halus adalah ketrampilan menggunakan tangan" Pada usia tiga tahun anak sudah mampu menggambar dan menyusun bermain susun menyusun" 0elain itu anak-anak juga telah mampu melakukan kegiatan mengenakan pakaian sendiri" 0alah satu perkembangan motorrik halus todler yang sangat penting adalah kemampuan mengendalikan otot spingter" 0ehingga mengajari todler toilet training menjadi tugas bagi orang tua" Peran orang tua dalam mengajari dan menga%asi anak usia todler menjadi modal yang baik untuk tahap perkembangan selanjutnya di mana todler harus menghadapi lingungan dengan lebih mandiri" Perkembangan kogniti$ dan motorik pada todler sangat penting bagi persiapan menuju tahap perkembangan selanjutnya" #ugas orang tua adalah dengan membantu anak untuk belajar dengan benar dan menstimulus perkembangan kemampuan anak" Misalnya dengan mengajarkan bermain yang edukati$ dan menarik bagi anak untuk perkembangan kogniti$ yang baik" selain itu orang tua harus menjaga anak dari tindakan-tindakan berbahay yang dilakukan anak usia todler akibat tingginya rasa ingin tahu"

C. Perkembangan Psikososial Pada Anak Toddler Menurut ?reud, usia 2 dan 3 tahun men*erminkan $ase perkembangan anal, ketika anus dan re*tum dirasakan sebagai area tubuh yang sangat bermakna" =rikson memandang periode usia 12 bulan hingga 3 tahun sebagai %aktu untuk tugas perkembangan sentral otonomi -s rasa malu dan ragu" #oddler mulai mengembangkan rasa otonomi mereka dengan member penegasan melalui penggunaan kata 8tidak9 yang sering" #oddler sering ke*e%a dengan berbagai kekangan terhadap perilaku mereka, dan antara usia 1-3 tahun, toddler dapat mengalami temper tantrum. @amun, perlahan mereka mulai mampu mengontrol emosi, biasanya dengan bimbingan orangtua" +rangtua harus sabar dan memahami pentingnya karakteristik tersebut dalam $ase perkembangan anak" 5ntuk memberikan hasil yang e$ekti$, orangtua perlu melakukan tindakan untuk mengontrol, dan di saat yang sama berlaku konsisten dalam membuat batasan agar anak mempelajari akibat dari perilaku yang salah" Pera%at juga dapat membantu orangtua dan pengasuh dalam meningkatkan perkembangan toddler dengan menyarankan berbagai akti-itas, sepertiA

1. Memberikan mainan yang sesuai untuk toddler, menantang untuk memoti-asi tetapi tidak terlalu sulit supaya tidak berakhir dengan kegagalan karena akan membuatnya malu terhadap diri sendiri" 2. Membuat pertanyaan yang positi$ dan bukan perintah" 7indari suasana emosi berpa negati-ism, tindakan menyalahkan dan hukuman" 3. Memberikan toddler sebuah pilihan, yang semuanya nyaman dan aman bagi toddler" 4. 0aat toddler mengalami termper tantrum, pastikan bah%a kondisi anak aman dan kemudian tinggalkan" 5. Membantuk toddler untuk mengembangkan *ontrol diri dengan membuat dan menekankan berbagai batasan yang konsisten dan masuk akal" 6. Memberikan pujian atas pen*apaian toddler" &onsep diri terbentuk dari perkembangan *itra tubuh, perasaan mengenal diri sendiri, mekanisme adapti$ dan de$ensi-e, reaksi dari orang lain dan persepsi indi-idu terhadap reaksi tersebut, sikap, nilai-nilai dan berbagai pengalaman hidup" 1nak-anak belajar mengembangkan konsep diri melalui lingkungan so*ial terdekat mereka, misalnya keluarga" Bika interaksi so*ial anak dan orangtua negati-e (misalnyaA terus menerus tidak setuju dengan perilaku makan, toilet training, dan perilaku lain!, anak mulai menganggap diri mereka sebagai anak nakal" Persepsi tersebut merupakan konsep diri yang negati-e" +rangtua perlu member toddler masukan positi$ agar mereka dapat mengembangkan konsep diri yang positi$ dan sehat" ;engan harga diri yang sehat dan perasaan aman, toddler mampu menghadapi berbagai kegagalan hidup di kemudian hari tanpa mengakibatkan gangguan pada harga diri" Meskipun senang mengeksplorasi lingkungan, toddler selalu membutuhkan kehadiran orang terdekat di sekitar mereka" +rangtua perlu mengetahui bah%a anak yang masih ke*il akan mengalami ansietas perpisahan akut, yaitu rasa takut dan $rustasi yang mun*ul akibat ketidakhadiran orangtua" Pengabaian adalah ketakutan terbesar toddler" Pada usia ini, anak mungkin sulit menerima baby-sitter atau sangat memberontak terhadap lingkungan yang tidak mereka kenal sebelumnya" 0ebagai *ontoh, toddler akan menjadi *emas ketika dipisahkan dari orangtua dan saat mereka di ra%at di ,0" ,egresi atau kembali ke tahap perkembangan sebelumnya dapat ditunjukkan dengan perilaku mengompol atau melakukan baby talk" Pera%at dapat membantu orangtua dengan membantu mereka memahami bah%a

perilaku tersebut merupakan perilaku yang normal dan mengindikasikan bah%a toddler tengah berupaya menetapkan posisi mereka dalam keluarga" Pengalaman perpisahan membantu anak dengan ketidakhadiran orangtua untuk mengeksplorasi dan berinteraksi dengan anak-anak dan indi-idu de%asa lain" ;i saat yang sama, toddler juga perlu mengetahui bah%a ikatan *inta orangtua dan hubungan yang dekat akan tetap terjaga" #oddler menyatakan kemandirian mereka dengan berkata 8tidak9 atau dengan bermalas-malasan" 0elama masa toddler, keterampilan berbahasa resepti$ dan ekspresi$ berkembang *epat" 1nak-anak dapat memahami kata-kata dan mengikuti petunjuk, bahkan jauh sebelum mereka mampu membentuk kata-kata tersebut menjadi kalimat" 0etelah usia 1 tahun, toddler dapat mengenal nama mereka sendiri" Pada usia 1-3 tahun (toddler!, berikut adalah kemampuan so*ial yang dapat dilakukan oleh toddlerA 1. Menangkap dan melempar objek 2. Memegang dan melepaskan 3. Menggambar 4. Memegang erat saat seseorang berkata 8jangan dipegang9 5. Mengeluarkan makanan saat terasa tidak enak 6. Mampu melakukan toilet training (pergi ke toilet sendiri! 1nak toddler juga mengalami perkembangan so*ial dan personal so*ial (kemdirian dalam bergaul!" 1" Perkembangan so*ial 1. Mengembangkan sikap so*ial bermain 2. /elajar menjauhi orangtua %alaupun menjadi *emas 3. &emampuan berbahasa dan berhubungan dengan orang lain meningkat" /" Perkembangan personal so*ial 1-2 tahun

a" Meminta sesuatu dengan menunjuk atau menarik b" Mulai membantu orangtua *" Mulai menyadari benda miliknya 2-3 tahun a. /ermain sendiri atau kelompok b. &emandirian meningkat c. Perhatian se*ara intensi$ terhadap sesuatu yang disenangi d. 3ebih mudah dipisah dengan orangtua e. Mulai dapat membedakan jenis kelamin

D. Perkembangan Moral dan Spiritual pada Usia Toddler )ong (2000! mengemukakan pertumbuhan merupakan bertambah jumlah dan besarnya sel seluruh bagian tubuh yang se*ara kuantitati$ dapat diukur" 0edangkan perkembangan merupakan bertambahnya sempurnanya $ungsi alat tubuh yang dapat di*apai melalui tumbuh kematangan belajar" Pengertian #oddler adalah anak usia 12 C 36 bulan (1-3 tahun! pada periode ini anak berusaha men*ari tahu bagaimana sesuatu bekerja dan bagaimana mengontrol orang lain melalui kemarahan, penolakan dan tindakan keras kepala" 7al ini merupakan periode yang sangat pentinguntuk men*apai pertumbuhan dan perkembangan intelektual se*ara optimal (Potter and Perry, 200:!" #odler berkembang dari kondisi tidak memiliki kontrol -olunter hingga mampu berjalan dan berbi*ara" Mereka juga belajar untuk mengontrol /1/ dan /1&, serta memperoleh berbagai jenis in$ormasi mengenai lingkungan di sekitar mereka" Menurut &ohlberg (1:.6! menggolongkan $ase ini dalam 3 tahap, yaitu =gosentris, kebaikan seperti apa yang saya mau, tahap berikutnya adalah +rentasi hukuman dan ketaatan, baik dan buruk sebagai konsekuensi tindakan, dan tahapan yang terakhir adalah Dnisiati$" 1nak menjalankan aturan sebagai sesuatu yang menyenangkan dirinya" Perkembangan Moral

Perkembangan moral yaitu menunjukkan perubahan *ara berpikir indi-idu, emosi dan tingkah laku yang memengaruhi keper*ayaan tentang mana yang benar atau salah (&ohlberg, 1:.6!" Menurut &ohlberg (1:.6! tahapan perkembangan moral A 1" #ahap Pra kon-ensional #ahap Pra &on-ensional yakni anak menyadari aturan-aturan budaya atau sosial mengenai baik, buruk, benar, dan salah" @amun, kesadaran ini bukan didasari pemahaman, tapi didasari oleh akibat $isik yang dialami anak akan tingkah laku yang ia lakukan misalnya hukuman atau hadiah" #ahapan ini terbagi lagi dalam dua tahapA a! #ahap satu (orientasi hukuman dan kepatuhan! 0uatu perbuatan dinilai akibat $isik yang diperoleh" Badi, anak hanya berbuat patuh dan tidak mau dihukum" #api ia tidak paham mengapa jika ia tidak patuh ia harus dihukum" Dni juga berarti anak tidak mengerti man$aat melakukan perbuatan tersebut" b! #ahap dua (orientasi relati-isi-instrumental! 0uatu perbuatan dinilai baik atau benar karena sesuai dengan kebutuhannya sendiri, dan mungkin juga memenuhi kebutuhan orang lain" 1da unsur timbal balik" 2" #ahap &on-ensional Pada tahap ini, anak mengidenti$ikasi diri dengan orang tua, keluarg, dan lingkungan sosialnya" 1nak menyesuaikan diri, menerima, meyakini, mendukung, dan nilai-nilai keluarga dan lingkungan sosialnya" Pada usia toddler, seorang anak sepenuhnya bergantung pada ibu atau $igur ibu" &etika si ibu memenuhi kebutuhan si anak, $isik maupun mental, tumbuhlah keper*ayaan anak pada si ibu" &eper*ayaan ini kemudian berkembang tidak saja pada ibunya, tapi meluas pada lingkungannya" Badi, jika hubungan keper*ayaan antar anak dan ibu tidak terjadi pada masa ini, maka dapat memengaruhi tahapan berikutnya, yaitu keper*ayaan anak pada lingkungan" Perkembangan Spiritual Menurut ?o%ler (1:21! tahap perkembangan spiritual toddler tidak terdi$erensiasi" 1nak pada usia ini kemampuan kogniti$ untuk memahami keyakinan belum matang" #oddler menyadari beberapa praktik keagamaan, tetapi mereka lebih banyak terlihat dalam upaya belajar pengetahuan dan reaksi emosi dibandingkan dengan membangun keyakinan spiritual"

?o%ler membuat kasus yang kuat untuk pertimbangan tahap a%al pengembangan iman dalam kelompok usia ini" ?o%ler mende$inisikan iman sebagai $enomena yang relasional, hubungan akti$ dengan orang lain, komitmen, keper*ayaan, *inta atau harapan, pengarahan dari keluarga, agama, tuhan, atau teman-teman" Meskipun rituak agama dan simbol tidak dapat dipahami saat ini, anak tetap bahagia untuk berinteraksi dengan orang de%asa dan mengenal *erita-*erita anak mengenai keagamaan yang berada disekitarnya" +leh karena itu, rutinitas seperti berdoa sebelum makan dan sebelum tidur adalah penting dan mungkin menghibur bagi anak usia kelompok ini" #oddler mungkin akan mengulangi doadoa tersebut, sebab hasil tindakan tersebut adalah pujian dan kasih sayang" ,espon orang tua atau pemberi asuhan akan menambah rasa aman pada anak"

. Perkembangan Psikoseksual dan Citra Tubuh Pada Anak Toddler

Menurut Potter dan Perry (200:!, masa toddler dimana anak dapat berjalan hingga berlari tanpa bantuan orang lain" 1nak pada masa toddler yaitu anak pada usia 1 hingga 3 tahun" Masa yang paling utama dalam pertumbuhan dan perkembangan kepandaian ataupun intelektual seorang anak" Masa yang paling sulit pula bagi orang tua dalam menerapkan hal baru kepada anaknya" Memahami todler merupakan dasar untuk men*apai keberhasilan dalam pengasuhan anak" Pera%at yang berpusat di kesehatan anak memiliki peranan penting dalam membantu orang tua untuk memenuhi tugas dan kebutuhan anaknya pada kelompok usia ini" 0elain itu, sebagai pera%at diharapkan dapat memberikan kesempatan kepada orang tua untuk mengekspresikan, memenuhi kebutuhan $isik, mental, maupun spiritual anak pada usia todler tersebut" Perkembangan Psikoseksual Pembentukan karakter manusia berkaitan erat dengan pemenuhan kebutuhan seksual, dimana setiap manusia memiliki $ase psikoseksual yang seragam dan ditentukan oleh pertambahan umur" 7al atau pengalaman yang dialami manusia dalam setiap $asenya akan berpengaruh terhadap kepribadian manusia tersebut kelak nanti"

Menurut 0igmund ?reud, terdapat enam $ase perkembangan indi-idu yang sudah ada sejak lahir hingga usia lanjut" 0alah satu di antara enam $ase tersebut adalah $ase anal" ?ase anal merupakan $ase yang dialami oleh anak usia toddler (1 C 3 tahun!, meliputi daerah anus, pantat, dan juga akti-itas seksual yang berpusat pada pengeluaran dan menahan kotoran tubuh" Pada $ase ini pusat kenikmatannya terletak di anus, terutama saat pengeluaran $eses" Dnilah saat yang paling tepat untuk mengajarkan disiplin pada anak termasuk toilet training" Pada toilet training anak usia toddler harus berlatih untuk dapat mengatakan keinginan untuk buang air atau /1/, lalu dapat duduk, berjalan, ataupun berjongkok saat mengeluarkan $eses, melatih kebersihan, dan mengetahui perubahan /1/ yang terartur" 0elain hal tersebut pada $ase anal ini, anak usia toddler senang untuk mengekspresikan bagian tubuhnya dan mulai mempelajari kata C kata yang berhubungan dengan anatomi, eliminasi dan perbedaan gender di antara temah sebayanya" +rang tua sering meminta bantuan pera%at dalam minilai kesiapan mental anak untuk mempelajari toilet training" 1nak harus dimoti-asi untuk menahan dorongan untuk menyenangkan orang tua daripada melepaskan dorongan untuk menyenngkan dirinya sendiri agarr toilet training berhasil (7o*kenberry dan )ilson, 200.!" 0edangkan bila tugas perkembangan tidak ter*apai akan mun*ul beberapa masalah, seperti anak akan menahan dan melakukan $eses dengan mempermainkannya, berperilaku tidak rapi, dan kurang pengendalian diri" Peran lingkungan pada perkembangan psikoseksual anak usia toddler adalah membantu anak tersebut untuk belajar mengontrol pengeluaran tepat %aktu, tepat tempat, serta dapat melakukan dengan mandiri" Perkembangan Citra Tubuh &onsep diri adalah gambaran indi-idu atas dirinya sendiri" Pembentukan konsep diri juga akan menyebabkan indi-idu tersebut mulai mempelajari mengenai *itra tubuh dirinya sendiri" <itra tubuh terdiri atas si$at $isiologis (persepsi tentang karakter $isik!, psikologi (nilai dan sikap terhadap tubuh, kemampuyan, dan ideal diri!, dan si$at sosial tentang *itra diri seseorang (diri sendiri maupun orang lain!" Proses ini lebih akti$ dialami pada masa toddler" Perkemabangan *itra tubuh hampir beriringan dengan perkembangan kogniti$" ;engan meningkatnya motorik baik kasar maupun halus, toddler mulai mengenali kegunaan bagian tubuh dan se*ara bertahap mempelajari namanya" 1nak-anak beralih dari ketergantungan total kepada rasa kemandirian dan keterpisahan diri mereka dari orang lain"

+rang terdekat dalam kehidupan mereka memberikan dampak paling penting dan bermakna pada *itra tubuh anak" 3abel yang dilekatkan pada mereka atau pada bagian tubuh ikut mempengaruhi *itra tubuh mereka" #oddler belajar untuk mengenali berbagai bagian tubuh mereka, mengetahui penggunaan dari masing C masing tubuh, mampu menggunakan symbol dapat pula menggunakan nama atau dengan kata pengganti untuk menunjukkan objek, dan mengenal perberdaan seksual" <ontohnya, pada usia ini anak sudah mulai dapat berdiri tegak dengan kedua kakinya, hal tersebut menunjukkan peningkatan kemampuan anak untuk menggunakan bagian tubuhnya, serta meningkatkan koordinasi dan keseimbangan tubuhnya dan juga dapat melakukan akti-itas makan sendiri %alaupun masih terdapat makanan yang berjatuhan" 1nak mulai menunjukan kelakuannya, sikap sangat narsitik (*inta terhadap diri sendiri!, dan egois" Pada tahap ini anak sudah dapat dilatih dalam hal kebersihan atas dirinya" Peran pera%at dalam membantu orang tua dalam mengembangkan *itra tubuh anak usia toddler yaitu menyadari kesiapan mental saat pera%at melakukan mengenai hal yang menyangkut *itra tubuh" Pera%at harus men*iptakan suasana yang memungkinkan anak bebas berkembang atau bereskpresi tanpa rasa takut, memberikan moti-asi untuk mengubah perilaku toddler ke arah yangbaik, sehingga tumbuh kembang optimal, dan bertanggung ja%ab dalam dua hal yaitu tanggung ja%ab terhadap diri sendiri atas tindakan yang dilakukan dan tanggung ja%ab terhadap orang lain" F. Perkembangan Bahasa dan Kemampuan BermainToddler 1" &egiatan /ermain #oddler Pengertian bermain dalam %ebsite httpA66digilib"unimus"a*"id6 adalah seluruh akti-itas anak termasuk bekerja kesenangannya dan merupakan metode bagaimana mereka mengenal dunia" Masa bermain toddler diharapkan dapat mengenal sekitarnya" 0elain itu juga diharapkan dapat mendukung pertumbuhan dan perkembangan toddler, seperti $isik, emosional, dan mental sehingga anak akan tumbuh menjadi kreati$, *erdas, dan ino-ati$" 5ntuk mendukung perkembangan anak, baik $isik, bahasa, kogniti$, adaptasi sosialnya makan digunakanlah alat permainan edukati$ (1P=!" 1gar $ungsi dari 1P= dapat optimal, maka pengunaannya harus sesuai dengan usia anak, modelnya jelas, menarik, sederhana, tidak mudah rusak, dan pastinya aman saat digunakan oleh anak" D" #ujuan /ermain untuk toddler

a! Melatih motorik kasar dan halus Melatih motorik kasar dan halus toddler dapat dilakukan dengan melakukan gerakan menarik atau mendorong" 1P= yang dapat digunakan untuk melatih motorik kasar, yaitu sepeda roda tiga6dua, bola, serta mainan yang ditarik dan didorong" 0edangkan 1P= yang dapat digunakan untuk melatih motorik halus, yaitu gunting, pensil, bola, balok, dan lilin" b! Melatih imajinasi Melatih imajinasi anak usia toddler dapat dilakukan dengan salah satu jenis permainan, yaitu bermain dramatik" *! Melatih anak melakukan kegiatan sehari-hari 1P= yang dapat diigunakan untuk melatih anak usia toddler melakukan kegiatan sehari-hari, seperti gelas plastik, sendok, baju, sepatu, dan kaos kaki" d! Mengembangkan keterampilan bahasa 1P= yang dapat digunakan untuk anak usia toddler mengembangkan keterampilan bahasanya, seperti buku bergambar, buku *erita, majalah, radio, tape, dan tele-isi" e! Mengembangkan ke*erdasan Mengembangkan kemampuan kogniti$ toddler dapat melakukan

permainan seperti bermain keterampilan dan bermain konstruksi" 1P= yang dapat digunakan, seperti buku bergambar, buku *erita, boneka, pensil %arna, dan radio" DD" Permainan untuk toddler a! /ermain keterampilan Permainan ini bertujuan agar anak menjadi lebih kreati$ dan terampil" Permainan ini menuntut anak untuk akti$ dimana anak dituntut untuk berperan akti$ dalam permainan dan melaksanakan kegiatan dalam suatu permainan" <ontoh dari permainan ini adalah permainan bongkar pasang gambar"

b! /ermain dramatik Permainan ini diperuntukkan bagi anak yang sudah mampu untuk berkomunikasi dan mengenal kehidupan sosial" 0ebab dalam permainan ini, anak akan berpura-pura berperilaku seperti seorang ibu atau seorang guru" +leh karena itu, disini anak dituntut untuk akti$ dalam memerankan perannya" *! /ermain konstruksi Permainan ini bertujuan untuk membangun ke*erdasan anak dengan *ara menyusun suatu objek permainan agar menjadi sebuah konstruksi" <ontoh dari jenis permainan ini adalah permainan menyusun balok" /" Perkembangan bahasa toddler /ahasa adalah pen*apaian kogniti$ mayor selama masa toddler" Pada usia 12 bulan, perbendaharaan kata yang dimiliki anak berkisar 10 kata" 0edangkan pada usia 2( bulan, perbendaharaan kata yang dimiliki anak berkisar 300 kata" 0elain itu, pada usia 2( bulan anak, sudah bisa mengu*apkan kalimat yang tersusun dari dua kata serta meniru dan mengenal responsi$ terhadap orang lain sangat tinggi" &alimat yang biasa digunakan, seperti 8siapakah ituE9, 8apakah ituE9, 8saya saja9, atau 8itu punyaku9" ;an pada usia 36 bulan, anak sudah bisa mengu*apkan kalimat yang terdiri dari lima sampai enam kata"

;a$tar Pustaka /aker, ,obin"(200.!" #he Mighty #oddler" 1ustralia A Pan M*Milan 1ustralia Pyd /ehrman" (2000!" Ilmu Kesehatan Anak" =d-1 " BakartaA =F< 7idayat, 1 1" (200 !" Pengantar Ilmu Keperawatan Anak " BakartaA 0alemba Medika" 7o*kenberry, M", )ilson ;" (200.!" )ongGs @ursing <are o$ Dn$ants and <hildren" =d 2" 0t"3ouisA Mosby"

httpA66digilib"unimus"a*"id6$iles6disk1610 6jtptunimus-gdl-erlinapram- 22(-3-bab2"pd$" httpA66ners"unair"a*"id6materikuliah6todler420edit"pd$" ;iakses pada tanggal 12 ?ebruari 201( pukul 1:"30 )D/" Dbung, ;ian" (200:!" !engembangkan "ilai !oral Pada Anak" BakartaA =leH Media &omputindo" &o'ier, /", et"al" (200(!" #undamental of "ursing$ %oncepts, Process, and Practice. &th 'd" @e% BerseyA Pearson =du*ation" Mandle*o, /arbara 3" (200(!" (rowth and )e*elopment +andbook$ "ewborn ,hrough Adolescent" <anadaA #homson 3earning" Miller, Patri*ia 7", (2011 !" ,heories of de*elopment physchology -th edition " @e% >ork A )orth publisher Palpalia, ;iane =", ?eldman ,uth ;",(2012!" '.perience human de*elopment edition.@e% york A M*Fra% 7ill Patri*ia 1" Potter", 1nne F, Perry" (200:!" #undamentals of "ursing, &th 'dition" 0ingaporeA =lse-ier Dn*" Potter, P 1 & Perry, 1 F" (200:!" #undamental Keperawatan 0uku ?erderika, Penerjemah!" BakartaA 0alemba Medika" Potter, P" 1" & Perry, 1" F" (200 !" #undamentals of "ursing 1%oncepts, Process, and Practice2 3th" 0t 3ouis MissouriA Mosby" 0u$yanti, >uni" (200:!" Pertumbuhan dan Perkembangan Anak 4sia ,oddler" 'disi & (1drina /th

httpA66ners"unair"a*"id6materikuliah6toddler420edit"pd$" ;iakses pada tanggal 20-02201(, pukul 00"3( )D/" )ong, ;onna 3" (2002!" 0uku Ajar Keperawatan Pediatrik 'disi 5. (1lih /ahasa 1gus 0utarna, @eti Buniarti, 7"> &un*ara!" BakartaA =F<