Anda di halaman 1dari 4

Binti Shofiatul Jannah 136020300111014 CHAPTER 4 EFESIENSI PASAR SEKURITAS Teori efisiensi pasar sekuritas memprediksi harga sekuritas

sebagai hasil dari interaksi beberapa property menarik. Harga mencerminkafully reflect pengetahuan dan informasi untuk investor. Efesiensi pasar sekuritas mempunyai implikasi yang penting untuk akuntansi keuangan. Efisiensi beimplikasi pada isi informasi dari pengungkapan, bukan bentuk dari bentuk pengungkapan itu yang dinilai oleh pasar. Sesungguhnya teori efesiensi pasar akuntansi digambarkan sebagai suatu keadaan kompetisi dengan sumber informasi lain seperti berita-berita, analisa keuangan, dan bahkan harga pasar itu sendiri. Akutansi akan dapat berjalan jika relevan, dapat dipercaya, tepat waktu, dan sarana biaya efektif untuk komunikasi informasi kepada investor. Teori efesien sekuritas pasar juga merupakan sinyal bagi kita apakah alasan utama teoritis untuk keberadaan akutansi, yaitu asimetris akutansi.

A. EFISIENSI PASAR SEKURITAS Efesiensi pasar sekuritas adalah suatu tempat dimana harga-harga dari sekuritas yang dipergunakan pada dasar setiap waktu menggambarkan sebagaimana mestinya bagi semua informasi bahwa di depan umum semua tahu tentang sekuritas itu. Di beberapa penelitian berasumsi bahwa pasar modal adalah efisien. Efisiensi pasar didefinisikan sesuai dengan Efficient Market Hypothesis (EMH) sebagai pasar yang menyesuaikan dengan cepar terhadap informasi sepenuhnya dalam harga pasar ketika informasi itu dirilis (Fama et al,., 1969). Penelitian pasar modal dalam akuntansi berasumsi bahwa pasar modal adalah semi-strong form efficient., bahwa semua informasi publik tersedia, termasuk informasi di laporan keuangan dan pengungkapan keuangan lainnya, yang dengan cepat dan sepenuhnya dalam harga pasar yang tidak bias. Informasi relevan tidak ditolak oleh pasar. Pandangan bahwa pasar tidak termasuk bahwa harga saham akan selalu menyediakan prediksi akurat terhadap nilai cash flow masa depan. Prediksi pasar terbukti salah. Asumsi efisiensi pasar adalah utama dalam penelitian pasar modal. Karena asumsi efisiensi diterima, sangat sulit untuk membenarkan usaha menghubungakn pergerakan harga terhadap pengeluaran informasi. Asumsi tentang efisiensi pasar berbelok pada dampak akuntansi. Jika pasar efisien, mereka akan menggunakan informasi dari berbagai sumber ketika memprediksi pendapatan

masa depan, dan karenanya ketika menentukan harga saham terkini. Jika informasi akuntansi tidak berdampak pada harga kemudian, berasumsi efisiensi semi-strong-form, itu akan dianggap tidak menyediakan informasi lain dan saat ini tersedia. Dalam buku Scott dijelaskan bahwa ada tiga poin penting dalam efisiensi pasar sekuritas, yaitu 1. Harga pasar adalah efesien dengan hal-hal pada informasi yang diketahui secara umum. 2. Harga pasar adalah konsep relatif. Pasar adalah relatif efesien terhadap saham bagi informasi yang tersedia untuk publik. 3. Investasi merupakan permainan jujur jika pasar adalah efesien. Artinya sewaktu-waktu harga sekuritas mungkin akan bergerak naik atau turun. Dalam efesien pasar, harga pasar sekuritas seharusnya fluktuatif secara acak tiap saat. Seharusnya hal itu tidak ada hubungan dengan return saham. Jika perusahaan mengeluarkan laporan keuangan hari ini, harga saham mencerminkan berita baru di hari yang sama. Alasan mengapa harga berfluktuasi acak adalah segala sesuatu tentang perusahaan yang diharapkan, seperti musim almai dari bisnis itu, pengunduran diri CEO, atau laba yang diharapkan , akan seluruhnya tercermin dalam harga sekuritas oleh efisiensi pasar dengan segera ekspektasi terbentuk. Harga menggambarkan informasi yang tersedia. Tak ada garansi bahwa semua individu akan bereaksi dengan identik terhadap informasi sama. Efesiensi didefinisikan sebagai hubungan terhadap informasi saham, jika informasi tidak lengkap maka dapat dikatakan informasi harga sekuritas akan salah. Kuantitas dan kualitas informasi yang tersedia untuk umum akan dipertinggi oleh laporan lengkap dan tepat.

B. IMPLIKASI DARI EFESIEN PASAR SEKURITAS UNTUK LAPORAN KEUANGAN Implikasi pelaporan efisiensi pasar sekuritas tampak di artikel W.H. Beaver apakah seharusnya tujuan FASB? (1973), pendapatnya adalah sebagai berikut: 1. Menejer dan akuntan tidak perlu memperhatikan penggunaan kebijaksanaan akutansi perusahaan kecuali kalau perbedaan kebijaksanaan akutansi membawa pengaruh secara langsung terhadap aliran kas. 2. Perusahaan seharusnya mengungkapkan sebanyak mungkin informassi tentang pandangan-pandangan mereka kenyataannya pengungkapan tersebut tidak berbentuk demikian.

3. Perusahaan tidak perlu memikirkan investor naif ketika pemilihan pengungkapan kebijaksanaan dan format. Ada berbagai media, termasuk website, pengungkapan manajemen, dan institusi keuangan, dengan jalan mana investor dapat mengambil keuntungan dari informasi yang canggih tanpa membutuhkan pemahaman penuh pada dirinya. Informasi harga. Harga adalah sepenuhnya informative. Logika yang tidak konsisten, jika harga sepenuhnya mencerminkan informasi yang tersedia, tidak ada motivasi investor untuk memperoleh informasi, karenanya, harga tidak akan sepenuhnya mencerminkan informasi yang tersedia. Tetapi ada jalan keluar dari inkonsistensi. Yaitu untuk mengakui ada sumber lain terhadap permintaan dan penawaran sekuritas daripada jual/beli keputusan rasional, investor informasi. Dari harga pasar untuk rata-rata kesalahan dari individu jatuhnya investor, seperti yang dicontohkan pada ramalan sepak bola pada tanjakan yang tepat proses dari formasi harga dalam pasar sekuritas harga adalah sangat komplek dari saat ini. Peraturan dalam harga hal ini berarti bahwa konsep efesiensi pasar sekuritas adalah invalit, tetapi lebih pada konsep yang harus diinterprestasikan secara hatihati. Perbaikan pengertian dari proses pada harga informasi menunjukkan produksi empiris dari bagaimana harga sekuritas merespon informasi akuntansi dan ultimatum terhadap laporan keuangan yang bermanfaat. Asimetri Informasi. Konsep terpenting dari teori akuntansi keuangan adalah asimetri informasi. Seseorang sebagai partisipan di pasar (contohnya penjual) mengetahui sesuatu tentang asset yang diperdagangkan, tetapi pembeli atau partisipan lainnya tidak mengetahui. Ada dua jenis asimetri informasi, yaitu adverse selection dan moral hazard. Salah satu alas an mengapa asimetri informasi penting di teori akuntansi adalah bahwa pasar sekuritas adalah subjek untuk masalah asimetri informasi, seperti insider informasi dan insider perdagangan. Dibawah kondisi ideal nilai pasar perusahaan menggambarkan semua informasi yang tersedia untuk publik jika sekuritas adalah efesien. perbedaan antara dua kumpulan. Informasi termasuk bagian informasi mereka adalah contoh dari masalah ini dengan jalan membuat laporan keungan yang lebih bermanfaat bagi investor dan memperbaiki operasional pasar sekuritas.

C. SIGNIFIKAN SOSIAL DARI PASAR SEKURITAS BEKERJA Di ekonomi kapitalis, pasar sekuritas adalah penggerak utama, dimana modal dinaikkan dan dialokasikan untuk kebutuhan persaingan investasi. Pasar efisisen dapat menyediakan incentive untuk melepaskan insider informasi dan dibutuhkan oleh regulasi. 3

Regulasi dan insentive pasar bukan eksklusif. Kesimpulannya adalah bahwa manfaat sosial dari pasar sekuritas kerja akan diperoleh jika informasi dibawah ini bertemu, yaitu 1. Semua informasi relevan adalah domain publik, setidaknya kemampuan pinalti dan insentiv terhadap motivasi biaya secara efekitiv berhubungan dengan bagian ekonomi. 2. Harga sekuritas pasar adalah relativ efesien terhadap informasi.