Anda di halaman 1dari 17

Asuhan Keperawatan pada Ny. H dengan Gangguan Sistem Pernafasan Respiratory Distress Syndrome (RDS) diruang I ! RS!D "om#ang.

$%eh Ke%ompo& ' ( A%fan hoiron )arrah Di%%a Nur Is%ami )ransis*o +a,erius $#e -idha -idyaningrum .osfrid / Na#uasa Roswitha Aryani !s&ono Ah*mad Setyohari Rie&e Sri Suryani .ohanes /am#ang Sumantri Afrianti Poetri -inata

/as&oro D0a%u Pamung&as

PR$GRA1 S2!DI S3 I41! K5P5RA-A2AN S5K$4AH 2INGGI I41! K5S5HA2AN H!SADA "$1/ANG '633

4aporan Pendahu%uan
Asuhan Keperawatan pada Ny. H dengan Gangguan Sistem Pernafasan Respiratory Distress Syndrome (RDS) A.Konsep Dasar 3. Pengertian
A*ute Respiratory Distress Syndrom (ARDS) atau 0uga di&ena% dengan Adu%t Respiratory Distress Syndrom ada%ah rea&si serius yang menghasi%&an #er#agai ma*am #entu& penya&it pada paru. Ha% ini sangat %ah penting untu& menentu&an &esa%ahan da%am pening&atan edema pu%mona% yang #ersifat permiea#e%. ARDS ada%ah penya&it pada paru yang ter0adi #ai& se*ara %angsung maupun tida& %angsung. Ha% ini seperti inf%amasi pada paren&im paru7 hipo&semia7 dan &erusa&an organ %ainnya. (internet). Sindrom Gawat Pernapasan A&ut (ARDS) ada%ah per#uru&an paru yang a&ut o%eh &arena infe&si7 infi%trasi pada se%uruh %apang paru dan hipo&semia. (Prinsip Gawat Paru : Dr. H. Tabrani Rab). ARDS atau Sindroma Distres Pernapasan Dewasa (SDPD) ada%ah &ondisi &edaruratan paru yang ti#a8ti#a dan #entu& &egaga%an napas #erat7 #iasanya ter0adi pada orang yang se#e%umnya sehat yang te%ah terpa0an pada #er#agai penye#a# pu%mona% atau non8pu%mona% (Hudak, 399:).

'. 5tio%ogi
1enurut Huda& ; Ga%%o (399:)7 gangguan yang dapat men*etus&an ter0adinya ARDS ada%ah ( a. Sistemi& Syo& &arena #e#erapa penye#a#. Sepsis gram negati,e. Hipotermia. Hipertermia. 2a&ar %a0a& o#at (Nar&oti&7 Sa%isi%at7 2risi&%i&7 Para<uat7 1etadone7 /%eomisin) Gangguan hemato%ogy (DI 7 2ransfusi massif7 /ypass

&ardiopu%mona%). 5&%ampsia. 4u&a #a&ar

#. Pu%mona%

Pneumonia (=ira%7 #a&teri7 0amur7 penumosisti& &arinii) 2rauma (em#o%i %ema&7 &ontusio paru) Aspirasi (*airan gaster7 tengge%am7 *airan hidro&ar#on) Pneumositis

*. Non8Pu%mona% edera &epa%a. Pan&reatitis. Pening&atan 2IK. !remia

Pas*a&ardio,ersi.

>. Patofisio%ogi
1asa%ah fisio%ogis utama yang ditim#u%&an o%eh ARDS ada%ah hipo&semia arteri7 gangguan penge%uaran $' dan gangguan &ardio,as&u%er. Kegaga%an pernafasan diduga se#agai suatu masa%ah pada satu atau %e#ih %ang&ah yang diper%u&an untu& mempertahan&an produ&si pada ting&at mito&ondria. Setiap &ategori me&anisti& atama hipo&semia menye#a#&an pada ter0adinya desaturasi arteria% ARDS ( hipo,enti%asi7 gangguan difusi o&sigen a%,eo%ar7 &etida&sesuaian ,enti%asi perfusi (=?@)7 dan shuntdarah ,ena desaturasi yang a#norma% &e sir&uit arteri sistemi&. K&erusa&an terhadap sa%uran pernafasan &e*i% dan mem#rana &api%er a%,eo%i mengganggu se*ara serius &eseim#angan ,enti%asi dengan perfusi dengan mening&at&an 0ara& antara ruang udara dan darah. /anya& unit paru tertutup atau &o%aps7 &arena itu menim#u%&an shunt yang se#enarnya. Asidosis asam %a&tat dan penurunan saturasi o&sigen pada *ampuran darah ,ena merupa&an ha% yang &has pada &egaga%an transport o&sigen. Kegaga%an pengam#i%an $' #erarti &etida&mampuan 0aringan untu& menge&stra&si dan mengguna&an o&sigen untu& meta#o%isme. Restri&si *airan7 te&anan positif a&hir e&spirasi7 dan *idera paren&im mening&at&an &etida&sesuian ,enti%asi8perfisidan pem#entu&an ruang mati (dead spa*e). /arotraumas #erhu#ungan dengan ,enti%ator memper#esar rongga udara yang ter,enti%asi dengan mengor#an&an perfusi7 yang mem#antu ter0adinya &egaga%an untu& menge%iminasi $'. Karena me&anisme pengiriman o&sigen tergantung erat pada &eade&uatan perfusi7 tiap &erusa&an fungsi &ardio,as&u%er yang ditampi%&an dengan ARDS memper#esar &risis o&sigenasi 0aringan. Pathway Se*ara pathofisio%ogi ter0adinya ARDS dapat di0e%as&an se#agai #eri&ut (

2rauma endote%ium paru dan epite%ium a%,eo%ar

Kerusa&an 0aringan paru

2rauma tipe II Pneumo*ytes

Pening&atan permea#i%itas

Penurunan surfa&tan

5dema pu%mona%

Penurunan pengem#angan paru

Ate%e&tasis

A%,eo%i terendam

Hipo&semia

A#norma%itas ,enti%asi8perfusi

Proses penyem#uhan

)i#rosis

Sem#uhB

Kematian

A. 1anisfestasi K%ini&.
Ge0a%a &%inis utama pada &asus ARDS ada%ah ( a. Penurunan &esadaran menta% #. 2a&i&ardi7 ta&ipnea

*. Dispnea dengan &esu%itan #ernapas d. 2erdapat retra&si inter&osta e. Sianosis. f. Hipo&semia.

g. Aus&u%tasi paru ( ron&hi #asah7 &re&e%s7 stridor7 wheeCing. h. Aus&u%tasi 0antung ( /" norma% tanpa murmur atau ga%%op

D.

Pemeri&saan Diagnosti&.
a. Pemeri&saan hasi% Ana%isa Gas Darah ( Hipo&semia (penurunan te&anan parsia% $' (Pa$')) Hipo&apnia (penurunan te&anan parsia% awa% &arena hiper,enti%asi. Hiper&apnia (pening&atan te&anan parsia% $' (P $')) $' (P $')) pada tahap

menun0u&&an gaga% ,enti%asi. A%&a%osis respiratori (pH 2ahap %an0ut E Interstisia% #i%atera% F :7AD) pada tahap dini. Asidosis respiratori ? meta#o%i& ter0adi pada tahap %an0ut

#. Pemeri&saan Rontgent Dada ( 2ahap awa% E sedi&it norma%7 infi%trasi pada perihi%ir paru. difus pada paru7 infi%trate di a%,eo%i

*. 2es )ungsi paru (

Penurunan &omp%ain paru dan ,o%ume paru Pirau &anan8&iri mening&at

G. Komp%i&asi
Karena ARDS ada%ah suatu &ondisi he#at yang mana ini memer%u&an tinda&an terapi yang tida& tanpa resi&o sehingga per%u dipertim#ang&an #e#erapa &omp%i&asinya yaitu( a. Paru (5m#o%i Paru7 )i#rosis Paru7 /arotrauma (,o%utrauma)

#. Gastrointestina (Hemoragi7 dismoti%ity7 pneumoperitonium7trans%o&asi #a&teri


*. "antung

(Aritmia7 Disfungsi 1io&ardia% (Gaga% Gin0a% A&ut7 Keseim#angan airan Positif (In0uri =as&u%er7 Pneumothora&7 Stenosis? In0uri 2ra&ea% ( 1a%nutrisi7 Defisiensi 5%e&tro%it.

d. Rena% e. 1e&ani& f. Nutrisi

:.

Penata%a&saan 1edis
a. Pasang 0a%an napas yang ade&uat H Pen*egahan infe&si. #. =enti%asi 1e&ani& H Du&ungan nutrisi. *. 25AP H 1onitor sistem terhadap respon. d. Pemantauan o&sigenasi arteri H Perawatan &ondisi dasar. e. f. airan. )arma&o%ogi ( $'7 Diureti&7 A./ ).

g. Peme%iharaan 0a%an napas.

/. Konsep Asuhan Keperawatan.

3.

Peng&a0ian
a. A&ti,itas? Istirahat Ge0a%a ( Ke&urangan energi? &e%e%ahan7 Insomnia.

#. Kardio,as&u%er. Ge0a%a ( Riwayat adanya #edah 0antung? #ypass 0antung fenomena em#o%i& (darah7 udara7 %ema&) 2anda ( 2D ( dapat norma% atau mening&at pada awa% (#er%an0ut men0adi hipo&sia)7 hipotensi ter0adi pada tahap %an0ut (syo&) atau terdapat fa&tor pen*etus seperti pada e&%amsia. *. Intregitas 5go Ge0a%a ( 2anda ( Keta&utan7 an*aman perasaan ta&ut Ge%isah7 agitasi7 gemetar7 mudah terangsang7 peru#ahan menta%. d. 1a&anan? airan Ge0a%a ( 2anda ( Kehi%angan se%era ma&an7 mua%. 5dema ?peru#ahan #erat #adan7 hi%ang? #er&urangnya #unyi usus. e. Neurosensori Ge0a%a( 2anda( f. Pernapasan Ge0a%a ( Adanya aspirasi ?tengge%am7 inha%asi asap?gas7 infe&si difus paru7 tim#u% ti#a8ti#a? #ertahap7 &esu%itan napas7 %apar udara. 2anda ( Pernapasan *epat7 mendeng&ur7 dang&a%7 pening&atan &er0a napas7 penggunaan otot a&sesori pernapasan7 *ontoh ( Adanya trauma &epa%a menta% %am#an7 difungsi motor paru7

Retra&si inter&osta7 atau su#sterna%7 pe%e#aran nasa%7 memer%u&an o&sigen #er&onsentrasi tinggi7 e&spansi dada tida& sama7 pening&atan fremitus7 sputum sedi&it #er#usa7 pu*at? sianosis7 penurunan menta%? #inggung. #. Keamanan Ge0a%a ( Riwayat trauma ortopedi&? fra&tur7 sepsis7 transfusi darah7 episode anafi%a&ti&.

'.

Diagnosa Keperawatan
Prioritas masa%ah &eperawatan pada &%ien dengan ARDS menurut Doenges ('663) ada%ah se#agai #eri&ut ( a. 2ida& efe&tifnya 0a%an nafas #erhu#ungan dengan hi%angnya fungsi 0a%an nafas7 pening&atan se&ret pu%mona%7 pening&atan resistensi 0a%an nafas #. Gangguan pertu&aran gas #erhu#ungan dengan a%,eo%ar hipo,enti%asi7 penumpu&an *airan di permu&aan a%,eo%i7 hi%angnya surfa&tan pada permu&aan a%,eo%i *. Resi&o tinggi ter0adi &e&urangan ,o%ume *airan #erhu#ungan dengan penggunaan diureti& d. emas? Ansietas #erhu#ungan dengan peru#ahan status &esehatanE ta&ut mati.

>.

Inter,ensi Keperawatan.
a. 2ida& efe&tifnya 0a%an nafas #erhu#ungan dengan hi%angnya fungsi 0a%an nafas7 pening&atan se&ret pu%mona%7 pening&atan resistensi 0a%an nafas.

2u0uan ( Sete%ah di%a&u&an tinda&an &eperawatan se%ama 3I'A 0am7 pasien ( 1enyata&an? menun0u&&an hi%angnya dispnea 1empertahan&an 0a%an napas paten dengan #unyi napas #ersih? tida& ada ron*hi 1enge%uar&an se&ret tanpa &esu%itan 1enun0u&&an peri%a&u untu& memper#ai&i ? mempertahan&an #ersihan 0a%an napas Kriteria hasi% ( Pasien dapat mempertahan&an 0a%an nafas dengan #unyi nafas yang 0ernih dan ron*hi (8) Pasien #e#as dari dispneu RR norma% (3G8'AI?menit) 1enge%uar&an se&ret tanpa &esu%itan 1emper%ihat&an ting&ah %a&u mempertahan&an 0a%an nafas

IN25R=5NSI 3. atat peru#ahan da%am #ernafas dan po%a nafasnya Penggunaan

RASI$NA4 otot8otot inter&osta%?

a#domina%?%eher dapat mening&at&an usaha da%am #ernafas

'. $#ser,asi dari penurunan pengem#angan dada dan pening&atan fremitus

Pengem#angan dada dapat men0adi #atas dari a&umu%asi *airan dan adanya *airan dapat mening&at&an fremitus

>.

atat &ara&teristi& dari suara nafas

Suara nafas ter0adi &arena adanya a%iran udara me%ewati #atang tra*heo

#ran*hia% dan 0uga &arena adanya *airan7 mu&us atau sum#atan %ain dari sa%uran nafas A. atat &ara&teristi& dari #atu& Kara&teristi& #atu& dapat meru#ah &etergantungan pada penye#a# dan etio%ogi dari 0a%an nafas. Adanya sputum dapat da%am 0um%ah yang #anya&7 te#a% dan puru%ent D. Pertahan&an posisi tu#uh?posisi Peme%iharaan 0a%an nafas #agian nafas &epa%a dan #e#as&an 0a%an nafas G. Ka0i &emampuan #atu&7 %atihan nafas da%am7 peru#ahan posisi dan %a&u&an su*tion #i%a ada indi&asi :. Pening&atan ora% inta&e dengan paten Penim#unan ,enti%asi paru 0i&a Pening&atan *airan per ora% dapat mengen*er&an sputum se&ret dan mengganggu predisposisi

per&em#angan ate%e&tasis dan infe&si

memung&in&an J. Ko%a#oratif( /eri&an o&sigen7 *airan I= E tempat&an di &amar humidifier sesuai indi&asi /eri&an therapi aeroso%7 u%trasoni& na#u%asasi

1enge%uar&an mening&at&an o&sigen Dapat

se&ret

dan

transport

#erfungsi

se#agai dan

#ron*hodi%atasi menge%uar&an se&ret

/eri&an fisiotherapi

dada

1ening&at&an drainase se&ret paru7 pening&atan efisiensi otot8otot penggunaan pernafasan Di#eri&an untu& mengurangi #ron*hospasme7 ,is&ositas menurun&an dan se&ret

misa%nya ( postura% drainase7 per&usi dada?,i#rasi 0i&a ada indi&asi /eri&an misa%nya ( #ron*hodi%ator aminofi%in7

a%#utea% dan mu&o%iti&

mening&at&an ,enti%asi

#. Gangguan pertu&aran gas #erhu#ungan dengan a%,eo%ar hipo,enti%asi7 penumpu&an *airan di permu&aan a%,eo%i7 hi%angnya surfa&tan pada permu&aan a%,eo%i 2u0uan ( Sete%ah di%a&u&an tinda&an &eperawatan se%ama 3I'A 0am7 pasien ( 1enun0u&an per#ai&an ,enti%asi dan o&sigenasi ade&uat dengan GDA da%am rentang norma% dan #e#as ge0a%a distres pernapasan. /erpartisipasi da%am program pengo#atan da%am &emampuan? situasi Kriteria hasi% ( Pasien dapat memper%ihat&an ,enti%asi dan o&sigenasi yang ade&uat dengan ni%ai AGD (Ana%isa Gas Darah) norma% /e#as dari ge0a%a distress pernafasan

IN25R=5NSI 3. Ka0i status pernafasan7 respirasi *atat 2a&ipneu

RASI$NA4 ada%ah me&anisme

pening&atan

atau &ompensasi untu& hipo&semia dan pening&atan usaha nafas

peru#ahan po%a nafas '.

atat ada tida&nya suara nafas Suara nafas mung&in tida& sama atau dan adanya #unyi nafas tam#ahan tida& ada ditemu&an. seperti *ra&%es7 dan wheeCing &arena o%eh pening&atan pening&atan ra&%es ter0adi *airan di

permu&aan 0aringan yang dise#a#&an permea#i%itas mem#ran a%,eo%i K &api%er. -heeCing ter0adi &arena #ron*ho&ontri&si atau adanya mu&us pada 0a%an nafas

>. Ka0i adanya *yanosis

Se%a%u #erarti #i%a di#eri&an o&sigen (desaturasi D gr dari H#) se#e%um *yanosis mun*u%. 2anda *yanosis dapat dini%ai pada mu%ut7 #i#ir yang indi&asi adanya hipo&semia sistemi&7 *yanosis perifer seperti pada &u&u dan e&stremitas ada%ah ,aso&ontri&si

A. $#ser,asi *onfusion7

adanya apatis7

somno%en7 Hipo&semia

dapat

menye#a#&an

dan irita#i%itas dari mio&ardium

&etida&mampuan #eristirahat D. /eri&an istirahat yg *u&up dan nyaman G. Ko%a#oratif /eri&an humidifier o&sigen dengan mas&er ada indi&asi /eri&an pen*egahan IPP/ PAP 0i&a 1ema&sima%&an pertu&aran 1enyimpan tenaga pasien7

mengurangi penggunaan o&sigen

o&sigen se*ara terus menerus dengan te&anan yang sesuai Pening&atan e&spansi paru

mening&at&an o&sigenasi Re,iew +8ray dada /eri&an o#at8o#at 0i&a ada indi&asi seperti steroids7 anti#ioti&7 #ron*hodi%ator dan e&spe&torant 1emper%ihat&an &ongesti paru yang progresif !ntu& men*egah ARDS

*.

Resi&o tinggi defisit ,o%ume *airan #erhu#ungan dengan penggunaan deuriti&7 &e%uaran *airan &ompartementa% 2u0uan(

Sete%ah di%a&u&an tinda&an &eperawatan se%ama 3I'A 0am7 pasien ( 1enun0u&an penge%uaran. Kriteria Hasi% ( pasien dapat menun0u&&an &eadaan ,o%ume *airan norma% dengan tanda te&anan darah7 #erat #adan7 urine output pada #atas norma%. adanya &eseim#angan *airan antara pemasu&an dan

IN25R=5NSI 3. 1onitor te&anan denyut ,o%ume) ,ita% darah7 nadi signs heart (0um%ah

RASI$NA4 seperti /er&urangnya ,o%ume?&e%uarnya *airan rate7 dapat mening&at&an heart rate7 dan menurun&an te&anan darah7 dan ,o%ume denyut nadi menurun.

'. Amati peru#ahan &esadaran7 Penurunan *ardia* output mempengaruhi turgor sputum &u%it7 &e%em#a#an perfusi?fungsi *ere#ra%. Defi*it *airan turgor &u%it7 mem#ran mu&osa &ering7 se&ret &enta%. >. Hitung #a%an*e inta&e7 output dan 1em#eri&an informasi tentang status Amati *airan. Keseim#angan *airan negatif merupa&an indi&asi ter0adinya defi*it *airan. A. 2im#ang #erat #adan setiap Peru#ahan yang drastis merupa&an tanda hari D. Ko%a#oratif /eri&an *airan I= dengan o#ser,asi &etat 1empertahan&an?memper# ai&i ,o%ume sir&u%asi dan te&anan osmoti&. 1es&ipun *airan menga%ami defi*it7 1empertahan&an?memper#ai& i ,o%ume sir&u%asi dan te&anan osmoti&. 1es&ipun *airan menga%ami defi*it7 pem#erian *airan I= dapat mening&at&an &ongesti paru yang dapat penurunan tota% #ody water mem#ran mu&osa dan &ara&ter dapat diidentifi&asi dengan penurunan

*airan.

Linsesi#%e %ossM

pem#erian *airan I= dapat mening&at&an fungsi respirasi 1onitor?#eri&an penggantian sesuai indi&asi e%e&tro%it &ongesti paru yang dapat merusa&

merusa& fungsi respirasi 5%e&tro%it &hususnya pottasium dan sodium dapat #er&urang se#agai efe& therapi deuriti&.

d.

emas? Ansietas #erhu#ungan dengan peru#ahan status &esehatanE ta&ut mati. 2u0uan( Sete%ah di%a&u&an tinda&an &eperawatan se%ama 3I'A 0am7 pasien ( 1enyata&an &esadaran terhadap ansietas dan *ara sehat untu& mengatasinya. Kriteria hasi%( Pasien dapat mengung&ap&an perasaan *emasnya se*ara ,er#a% 1enga&ui dan mau mendis&usi&an &eta&utannya7 ri%e&s dan rasa *emasnya mu%ai #er&urang 1ampu menanggu%angi7 mampu mengguna&an sum#er8sum#er pendu&ung untu& meme*ah&an masa%ah yang dia%aminya

IN25R=5NSI 3. $#ser,asi pernafasan7 &ege%isahan emosi. '. Pertahan&an %ing&ungan yang dan pening&atan Hipo&semia agitasi7 &e*emasan. &esta#i%an

RASI$NA4 dapat menye#a#&an

emas #er&urang o%eh mening&at&an

tenang dengan meminima%&an re%a&sasi dan pengawetan energi yang stimu%asi. !saha&an perawatan diguna&an. dan prosedur tida& menggaggu wa&tu istirahat. >. /antu dengan te&ni& re%a&sasi7 1em#eri &esempatan untu& pasien untu& meditasi. mengenda%i&an &e*emasannya dan merasa&an sendiri dari pengontro%annya. A. Identifi&asi dari di%a&u&an D. Dorong pasien untu& 4ang&ah awa% da%am mengenda%i&an perasaan8perasaan dan tere&spresi yang teridentifi&asi persepsi pasien 1eno%ong mengena%i asa%

pengo#atan

yang &e*emasan?&eta&utan yang dia%ami

menge&spresi&an &e*emasannya.

G. 1em#antu menerima situsi dan 1enerima stress yang sedang dia%ami ha% terse#ut harus tanpa denia%7 #ahwa sega%anya a&an men0adi %e#ih #ai& tentang 1eno%ong pasien untu& menerima apa sedang yang sedang ter0adi dan dapat apa mengurangi &e*emasan?&eta&utan ditanggu%anginya.. :. Sedia&an &eadaan dia%aminya. informasi yang

yang tida& di&etahuinya. Penentraman hati yang pa%su tida& meno%ong se#a# tida& ada perawat maupun pasien tahu hasi% a&hir dari permasa%ahan itu J. Identifi&asi tehni& pasien yang Kemampuan yang dimi%i&i pasien a&an diguna&an se#e%umnya untu& mening&at&an menanggu%angi rasa *emas. 9. Ko%a#oratif 1em#eri&an sedati,e sesuai indi&asi dan monitor efe& yang merugi&an. 1ung&in di#utuh&an untu& meno%ong da%am mengontro% &e*emasan dan mening&at&an istirahat. /agaimanapun 0uga efe& samping seperti depresi sistem pengontro%an terhadap &e*emasannya

pernafasan mung&in #atas atau &ontraindi&asi penggunaan.

DA)2AR P!S2AKA arpenito74ynda "ua%%. '663. Buku Saku Diagnosa Keperawatan.5G . "a&arta. Doengoes7 1.5. '666. Rencana su!an Keperawatan: Pedo"an untuk Perencanaan dan Pendoku"entasian Perawatan Pasien. 5G . "a&arta. Huda&7 Ga%%6. 399:. Keperawatan Kritis. Pendekatan Ho#istik.$d.%&. %o#.&. 5G . "a&arta http(??aang*oy3>.#%ogspot.*om?'633?6:?as&ep8adu%t8respiratory8distress.htm% di am#i% pada tangga% D $&to#er '633 0am 33.>6 -I/